P. 1
Rekabentuk Media - Workshop Jurnalistik

Rekabentuk Media - Workshop Jurnalistik

|Views: 915|Likes:
Published by Ipit Zulfan
Pengertian:
“Penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan ke dalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang.”

“Menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.”
Pengertian:
“Penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan ke dalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang.”

“Menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.”

More info:

Published by: Ipit Zulfan on Sep 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/26/2014

pdf

text

original

Oleh: Ipit Zulfan Makalah ini disajikan pada Workshop Jurnalistik bagi SMP yang diselenggarakan oleh Direktorat

Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementrian Pendidikan Nasional dalam rangka pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan
Hotel Grand Aquilla, Senin, 8 Agustus 2011

Orientasi pada pembaca

“Bukan sapinya tapi daging has dalam”

inovasi

Litbang

Orientasi pada pembaca

Francis M. Dwyer menggambarkan bahwa manusia belajar 1% dilakukan melalui indera perasa (taste), 1.5% melalui sentuhan (touch), 3.5% melalui penciuman (smell), 11% melalui pendengaran (hearing), dan 83%

melalui penglihatan. Knowing your readers!
(riset khalayak = ?)

The Newspaper Association of America (NAA) mencatat, sebanyak 57 juta penduduk Amerika rata-rata menghabiskan waktu sebanyak 1.37 menit per hari untuk penggunaan internet

4 tahun lalu, ratarata orang amerika menghabiskan waktu 20 menit untuk membaca koran harian. Sekarang kebiasaan itu menjadi 10 menit per hari

“If in 10 minutes you can just "look at" and not "read" a newspaper, in 1.37 minutes you will not be able to get either too much information on any news web site.

Newspapers are now literary written for today's time-starved audiences, and the
same happens with the design of our web sites.”

"sell the news, grade the news set the tone & guide the readers”
(menawarkan/menjual berita, menentukan rangking berita, membimbing para pembaca, akan hal-hal yang harus dibaca lebih dahulu)

Pengertian: “Penyusunan dari elemenelemen desain yang berhubungan ke dalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang.”

Tujuan: “Menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.”

Fungsi: • Estetika • Daya tarik • Katalisator pesan • Informatif • Untuk membentuk perasaan, sikap, perilaku, dan pola pikir pembaca.

Perangkat lunak yang dipakai: 1. Adobe Page Maker 2. Adobe Indesign 3. Microsoft Publisher 4. Corel Draw 5. Etc 6. Microsoft word?

Hal awal yang sebaiknya dipersiapkan untuk mendesain sebuah surat kabar adalah:

Harus Paham Teknologi !!!
(menguasai beberapa software aplikasi layout),

Know What Editor Want, Consider Goal of Newspaper, dan juga Best for Reader.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
1. Sederhana membawa mata nyaman untuk membaca

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
2.

Ada sesuatu yang ditonjolkan
(Buat satu dominasi, buat pembaca untuk fokus pada satu hal). Tidak meletakkan banyak foto dan gambar. Walaupun bagus, namun jika diletakkan dengan tidak proporsional, pembaca akan jenuh untuk melihatnya. Ataupun juga tidak mendominasi halaman dengan tulisan.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
3.

Buat semacam Hierarki. (Mengenai ukuran, aturan Headline, foto, posisi halaman, dll). Atraktif, simple. Hal ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
4. Keseimbangan. Jangan membuat layout bagian atas lebih ‘berat’ dibandingkan layout bagian bawah.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
5.

Pengaturan lebar dan panjang kolom.
Tidak terlalu lebar, dan juga tidak terlalu sempit. Tidak panjang dan tidak juga pendek. Idealnya, lebar kolom minimal 7 point, dan maksimal 18 point. Ukuran ini didapatkan berdasarkan hasil riset pada tahun 1980-an. Baik dari segi kenyamanan mata, maupun penyesuaian persaingan bisnis dengan media elektronik yang kala itu makin berkembang.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
6. Penggunaan warna lebih baik untuk kenyamanan pembaca. Terutama untuk rubrik yang berisikan informasi utama.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
7. Penentuan spasi yang tepat Tidak terlalu jarang, tidak juga terlalu dekat.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
8. Penggunaan garis. Setiap garis mempunyai filosofinya sendiri. Bukan asal garis.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
9. Pengelolaan Allignment. Ketika satu judul rata tengah, maka semua judul pada satu halaman sebaiknya rata tengah.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
10. Sering gunakan Pullout/Teaser. Ini baik untuk jeda pada berita.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
11. FIREWALL. Don’t you dare to forget it. Pemisah antara iklan dan berita.

12 aturan dasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar) adalah:
12. Foto yang baik adalah foto yang memuat informasi. Sebaiknya jangan meletakkan informasi di atas foto yang penting. Buat pembaca untuk melihat fotonya terlebih dahulu.

Unsur komunikasi grafis yang vital adalah teks/tulisan, ilustrasi (gambar, foto, diagram, dll), dan warna.

1. Proportion: Keseimbangan 2. Rhytm: Irama gerak dan warna 3. Contras: Penekanan objek utama 4. Harmony: Keserasian antarobjek 5. Unity: Kesatuan semua objek

1. Symitrical layout: Disebut juga foundry/ vertical lay-out, karena seperti jemuran, letak berita-beritanya seimbang. Tentu saja kelihatan stasis dan kolot, karena dari hard ke hard bentangannya tetap saja.

2. Informal balance lay-out: Dipakai oleh banyak suratkabar, karena mengarah kepada kesempurnaan suatu keseimbangan.

3. Quadran lay-out/segi empat: Sangat baik untuk suratkabar yang akan dijual di pinggir jalan secara eceran, karena koran akan berlipat empat, dan pada seperempat bagian yang tampak itu akan diperlihatkan berita-berita penting dan menarik.

4. Brace lay-out:
Lay out ini menonjolkan suatu berita besar. Sering menggunakan "Banner Headline", judul panjang. Berita penting ditempatkan di sebelah kanan suratkabar, sehingga mengikat pandangan pembaca ke sana. Kemudian judul lain di sebelah kiri, dan sebelah kanan lagi.

5. Circus lay-out: Tata-rias karnaval, karena ramainya halaman depan. Semua judul berita dipamerkan di halaman pertama, isinya di halaman lain. Contoh seperti ini adalah Pos Kota (Jakarta), atau koran-koran mingguan.

6. Horizontal lay-out: Tata-letak mendatar. judul berita dibuat mendatar, dengan berita yang tidak terlalu panjang.

7. Function lay-out: Tata-letak yang setiap hari berubah, bergantung kepada perkembangan dan isi berita hari itu. Bila terjadi hal-hal luar biasa, sering dipakai apa yang disebut "skyline heads". Jadi ada gejala pemindahan nama tempat nama suratkabar itu sendiri.

Merinci Isi Media

Membuat Sketsa kecil (thumbnail)

Membuat Tata Letak kasar (abrupt layout)
tahapan rancangan yang sudah berwujud gambar dan teks

Membuat Tata Komprehensif

Rancanagan isi media dalam bentuk tabel daftar isi, untuk mempermudah kapling setiap halaman yang akan dilayout

tahap perancangan dalam menentukan komposisi unsurunsur grafis yang akan ditempatkan. Visualisasinya masih berupa sket kolom teks dan gambar.

tahapan rancangan dimana keseluruhan unsur sudah disusun dengan baik dan benar dan sudah siap dicetak.

1. Nomor Edisi

Persiapan rubrikasi / isi
Graphicdesign volume 1
Terbit: Awal April 2011 1 6 3 2 5 7

Keterangan edisi dan tanggal terbit

2. Halaman
Menunjukkan posisi halaman sebuah rubrik

3. Rubrik
Menunjukkan nama rubrik

4. Isi
Tema yang ada dalam sebuah rubrik. Satu rubrik bisa terdiri dari beberapa tema

5. Jumlah Halaman
Menunjukkan jumlah halaman dsebuah rubrik

6. Penulis
4 penulis dari sebuah tulisan atau tema yang ada dalam rubrik

7. DL (Deadline)
Tenggat waktu tulisan yang akan dimuat di majalah

8. Keterangan
penjelasan dari halaman yang ada di sebuah rubrik

9.
9

Layout Keselurhan; tenggat waktu
penyelesaian layout majalah sebelum diproduksi

Gunakan warna berbeda untuk menambahkan catatan detil setiap halaman agar mudah terlihat

Menyiapkan Sketsa Desain

Terlalu banyak font

Typography Bodycopy terlalu tebal dan terlalu rapat Terlalu ramai, banyak yang ditonjolkan

Kurang teratur

Terlalu padat Terlalu banyak box dan permainan warna garis

Basic principles Layout
Keep it modular Headline size reduces down the page

A good designer
Understands how a reader views the page

Keep body text uniform Keep headline fonts within families Avoid clashing heads More weight to text than headline It’s all about balance Place main picture first

Directs the reader’s eye Enhances the journal’s readability

Tells the story in the best possible way

Try to keep main pic in middle of the page Avoid pictures on page edges Use boxes to separate stories, but not too many Keep legs even measures Keep in mind opposite pages Think vertical and horizontal Separate pictures Keep pictures off ads ”Z”

Innovation is not easy and leading from the back is the last strategy to adopt.

Newspaper publishers and editors need to take risks and lead taking the shots, because the "wait and see" is not an option anymore.
The Guardian's set of mine is perfect: let's start the

transition right now at the same time that we are investing big money in what is going to be the past very, very soon.
http://www.innovationsinnewspapers.com/2006/11/i nnovation-or-death-only-option-for.html

Daftar Pustaka
Dwyer, Francis M. Strategies for Improving Visual Learning. Kusrianto, Adi. (2007). Pengantar Desain Komunikasi Visual, Yogyakarta: Penerbit Andi. Purwanto, Bb. (2006). Desain Grafis: Pengantar Tata Letak dan Tipografi. Jakarta: LPMG-ATG Trisakti. Putra, R. Masri Sareb. (2007). Media Cetak: Bagaimana Merancang dan Memroduksi. Yogyakarta: Graha Ilmu S, Rismawan & Yuliandi Kusuma. 2010. Mudahnya Membuat Majalah. Jakarta: Grasindo.
http://www.innovationsinnewspapers.com/2006/11/reading-without-reading-newspaper.html http://www.innovationsinnewspapers.com/2006/11/innovation-or-death-only-option-for.html http://www.naa.org/trendsandnumbers.aspx http://www.reportr.net/category/newspapers/ Dll.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->