Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau

seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masingmasing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan. Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan. Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata. Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi. Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. ] Jenis-jenis gerhana bulan

 

Gerhana bulan total Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra. Gerhana bulan sebagian Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan. Gerhana bulan penumbra Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

masyarakat industri. ~ Pendidikan untuk pengembangan sistem nilai. . Kita menyaksikan pesona peradaban yang disatukan oleh corak budaya yang sama. Hal ini mengundang berbagai gejolak dalam masyarakat. Berbagai Masalah yang Berpengaruh pada Pendidikan Dewasa ini bangsa Indonesia dilanda berbagai krisis. dapat menjadi ancaman terhadap kelangsungan pendidikan di Indonesia. dapat setara dengan kualitas pendidikan negara-negara maju. misalnya kurang terjaminnya kemanan diri apalagi di daerah pertikaian antasuku. kita memiliki agenda masa depan . 2. informasi. Walaupun isu tersebut telah lama dikemukakan seiring dengan keinginan mengganti sistem pemerintahan otoriter yang melanda Erpa Tengah dan Timur akhir tahun 1989 dan awal 1990. bahkan substansi kehidupan yang nyaris sama yang disebut globalisasi. dan tepat pada sasaran yang diinginkan.1. Gejolak lain adalah munculnya tuntutan masyarakat dalam berbagai demonstrasi yang menuntut hak dan keadilan. Reformasi menjadi bentuk pertaubatan kita secara total terhadap berbagai kesalahan yang kita lakukan selama ini. Strategi konvergensi paling banyak dipengaruhi oleh pergolakan dunia yang apabila tidak diantisipasi dengan baik. Apapun bentuknya. ~ Pendidikan untuk pengolahan kependudukan. maupun krisis kepercayaan. Pada arus global. Apabila pendidikan diposisikan sebagai alat memecahkan masalah bangsa sekarang ini. yang dalam perspektif perjalanannya menawarkan sebah fenomena baru di rentang sejarah peradaban manusia. Reformasi harus berjalan hikmat. Berkenaan dengan hal tersebut. ~ Konsentris. antaragama yang dikhawatirkan menjadi awal kehancuran dan runtuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). maupun politik. demokrasi. termasuk penguasaan bahasa asing. apa yang terjadi di belahan bumi timur terakses kemana-mana dalam batas waktu relatif singkat. Khusus menyongsong era globalisasi yang makin tidak terbendung. Apalagi kita mencermati wacana sosial saat ini. Reformasi berarti perubahan dengan tetap meperhatikan pendahulu kita. sistematis.untuk membuat tatanan internal baru dalam tubuh bangsa Indonesia yaitu reformasi. kita dihadapkan dengan tantangan globalisasi berupa peniadaan sekat-sekat ideologis. Pendidikan sebagai suatu sistem pencerdasan anak bangsa. Dahulu peradaban manusia tidak dapat diketahui. hal ini tidak efektif. pelaksanaan otonomi pendidikan merupakan tawaran yang perlu diterapkan dan dikembangkan dengan baik. dewasa ini dihadapkan pada berbagai persoalan. dan sebagainya. Santoso S. dan masyarakat informasi. dan otonomi merupakan isu yang populer akhir-akhir ini. ~ Pendidikan untuk mempertinggi mutu tenaga kependidikan dan pelatihan. baik ekonomi. pembangunan merupakan jalan menuju sebuah perubahan. sosial. lingkungan. krisis moneter. dan Kontinuitas). sekarang dengan perkembangan teknologi di era globalisasi. Modelmodel masyarakat itu membawa kosekuensi logis manakala terjadi pergeseran dari satu bentuk masyarakat ke bentuk lainnya. pendidikan harus dibangun dengan strategi Tri-Kon yaitu Konvergen. ekonomi yang sama. tampaknya tiga bentuk masyarakat sebagaimana disebutsebut dalam Buku Alvin Tofler benar-benar menjadi kenyataan yaitu masyarakat agraris. negara. politik. ~ Konvergen maksudnya agar pendidikan di Indonesia dapat berkembang dengan baik. Ini menjadi tugas kita agar dapat memecahkan berbagai masalah yang berkembang di era globalisasi melalaui pendidikan. serta pulau yang tidak dibatasi olesh sesuatu apapun. dan dalam konteks sosiologis perubahan harus berjalan seiring dengan berbagai sistem yang menjadi komponen perubahan itu sendiri. Dikatakan demikian karena untuk mengarahkan pendidikan kita yang dapat mengatasi masalah bangsa selama ini diperlukan produk pendidikan yang bukan otoritarisme. maksudnya bahwa pendidikan di Indonesia haruslah dilakukan secara terus-menerus Agar pengembangan pendidikan dengan strategi Tri-Kon dapat berjalan. meskipun demikian perlu diadakan filter penggunaannya. Dengan kata lain terjadi keterlambatan memposisikan pendidikan sebagai alat untuk mengatasi masalah. baik krisis ekonomi. maka sebaiknya ada adopsi nilai yang dipinjam dari budaya barat. Isu yang Berkembang di Masyarakat Desentralisasi. dan kesehatan sebagai penangkal terhadap menurunnya kualitas hidup dan hancurnya sistem pendukung kehidupan manusia. keluarga berencana. budaya. Hamijoyo mengemukakan lima strategi dasar dalam era globalisasi tersebut yaitu: ~ Pendidikan untuk pengembangan iptek dipilih terutama dalam bidang yang vital. Demikian globalisasi. melainkan pendidikan yang dibangun pada budaya bangsa Indonesia yang mendunia atau kita meminjam istilah tokoh pendidikan Ki Hadjar Dewantoro. dan budaya. Seperti manufakturing pertanian. Istilah global seolah mengajak kita berhadapan dengan suatu media globe yang akan terlihat seluruh daratan dan lautan. ~ Pendidikan untuk pengembangan keterampilan manajemen. ~ Kontinuitas. maksudnya bahwa untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia haruslah bertolak dari kebudayaan yang meng-Indonesia sehingga nilai-nilai luhur bangsa tetap tertanam dalam generasi bangsa. terdapat beberapa hal yang secara khusus memerlukan perhatian dalam bidang pendidikan. krisis politik. Konsentris. Berbagai tuntutan dan demonstrasi ini seakan menjadi fenomena yang lumrah di negara kita.

Pendidikan harus mampu mengenali siapa pelanggannya. Ada yang menyatakan hal ini merupakan paradigma akhir dari negara nasional/ The End of National State. implementasi. Berperannya masyarakat dalam pendidikan berarti memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengontrol pelaksanaan pendidikan. dan dari pengenalan ini pendidikan memahami apa aspirasi dan kebutuhannya (need assessment). dan evaluasi kebijaksanaan dilakukan secara terpusat dan dilakukan oleh aparat pemerintahan pusat. dan dalam sisteme pemerintahan yang baru ini peranan kedaulatan rakyat menjadi penting untuk diterapkan. Kurikulum mengajar harus mencerminkan praktik demokrasi pada setiap pokok pelajaran di sekolah. melainkan bisa berada pada beberapa pusat kekuasaan. Di bidang pendidikan dilakukan repositioning bagaimana sebaiknya pendidikan dikelola. Perubahan paradigma dan orientasi manajemen pemerintahan yang sarwa negara menjadi berorientasi pasar. Pendidikan mulai dari tingkat dasar harus ditanamkan dan diajarkan pemahaman demokrasi dan bagaimana praktik demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan kekuasaan yang terkonsentrasi kepada negara menjadikan aspek kepentingan rakyat terabaikan. Perubahan itu sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman yang semakin hari semakin maju dan dinamis. Perubahan sistem pemerintahan yang membatasi pada batas dan aturan yang mengikat suatu negara yang jelas menjadi tatanan pemerintahan yang cenderung Boundaryless Organization (pengorganisasian tanpa batas). dan persyaratan pengajarnya. termasuk di dalamnya menata manajemen pendidikan. Perubahan dan orientasi manajemen pemerintahan yang otoritarian menjadi berorientasi kepada demokrasi. Kita juga harus mengamati seberapa jauh masyarakat terlibat dan ikut berperan dalam proses pengelolaan pendidikan. Kita harus mampu hidup dalam suasana schooling and working in democratic state. melainkan disebarkan ke beberapa pusat kekuasaan. 4. Kedaulatan rakyat menjadi pertimbangan pertama jika menginginkan tatanan pemerintahan yang demokratis. Kekuasaan dan peran masyarakat amat menentukan corak dan demokrasi atau pelaksanaan sistem desentralisasi. baru ditentukan sistem pendidikan. Berperannya masyarakat dalam bidang pendidikan menunjukkan bahwa negara bukan satu-satunya penyelenggara pendidikan. Esensi demokrasi yang di dalamnya terkandung pemahaman perbedaan pendapat harus ditanamkan pada kurikulum dan proses pengajarannya. Sekarang kecenderungan yang kencang ialah dilakukannya desentralisasi kewenangan. “ putting customers first” menjadi kebijaksanaan. Kecenderungan orientasi yang mementingkan aspirasi negara bisa melahirkan sistem yang bersifat otoritarian. Visi Pendidikan Sehubungan dengan situasi yang disebutkan di atas. maka visi pendidikan hendaknya diarahkan untuk menyesuaikan terhadap perubahan paradigma tesebut. Kepentingan negara menjadi pertimbangan pertama dalam mengatasi berbagai persoalan yang timbul. Selama ini manajemen pemerintahan lebih berorientasi untuk kepentingan dan ditentukan oleh negara. atau pasar menjadi pertimbangan yang kesekian kalinya. Perubahan Paradigma Sekarang sedang berlangsung perubahan paradigma manajemen pemerintahan. Setelah mengetahui aspirasi dan kebutuhan mereka. slogan. Aspirasi masyarakat menjadi pertimbangan pertama dalam mengatasi berbagai persoalan yang timbul. Beberapa perubahan tersebut antara lain: a. Berdasarkan perubahan paradigma di atas. orientasi manajemen pemerintahan diarahkan pada pasar. Sistem pemerintahan yang demokratis menjadi ganti dari sistem yang otoriter. Di masa depan demokrasi dalam bidang pendidikan harus menjadi rujukan bagi praktik di Indonesia. macam kurikulumnya. 3. Masing-masing memiliki keseimbangan kekuasaan dan kewenangan yang saling melakukan cross check. Visi ini harus ditempuh melalui sistem pendidikan kita diwaktu-waktu yang akan datang. Pendekatan sarwa negara mengakibatkan terjadinya sentralisasi sistem pendidikan. Desentralisasi dan otonomi pendidikan merupakan isu masa depan yang harus diwujudkan dalam visi pendidikan di masa-masa yang akan datang. . Dalam manajemen pendidikan kita harus melihat seberapa jauh kekuasaan pembuatan kebijaksanaan pendidikan itu tersentralisasi atau terdesentralisasi. visi pendidikan tidak lagi berorientasi pada sentralisasi kekuasaan. Perumusan dan implementasi kebijaksanaan pendidikan yang tersentralisasi dengan mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada sarwa negara. dan tindakan dalam mengatasi berbagai persoalan manajemen pemerintahan yang timbul. Pemerintahan yang otoriter telah banyak ditinggalkan dan diganti dengan sistem yang mengutamakan kepentingan rakyat. Selama ini kekuasaan pemerintahan lebih condong dilakukan secara sentral. masyarakat. Kekuasaan tidak lagi terpusat di satu tangan. salah satu aspek yang amat menonjol yang dapat dijadikan indikator apakah manajemen pemerintahan itu dijalankan secara otoriter atau demokratis adalah dilihat sampai seberapa jauh fokus kekuasaan itu diaplikasikan. sekaligus sebagai dorongan permasalahan di bidang pendidikan. maka pengelolaan pendidikan perlu menyesuaikan terhadap arus perubahan tersebut. Upaya mulai dari pembuatan kebijaksanaan. Di sisi lain. d. Sering kali dikemukakan bahwa sekarang ini merupakan zamannya tata manajemen pemerintahan yang cenderung dipengaruhi oleh tata aturan global. Sekarang sistem ini dibalik. Rakyat. Dalam manajemen pemerintahan. Untuk masa depan. melainkan desentralisasi dan memberikan otonomi kepada satuan di bawah atau di daerah. Perubahan paradigma dari sentralisasi kekuasaan menjadi desentralisasi kewenangan. Sistem pemerintahan tidak boleh lagi hanya berada pada satu pusat kekuasaan. indikator peran rakyat atau masyarakat juga ikut menentukan tentang demokratisasi manajemen pemerintahan. b. dan kurang memperhatikan arus modernisasi kiranya tidak perlu dianut dan diganti ke arah sebaliknya. c. Pelaksanaan pendidikan selama ini yang banyak diwarnai dengan pendekatan sarwa negara (state driven) di masa yang akan datang harus berorientasi pada aspirasi masyarrakat (putting customers first).Sekarang telah terjadi perubahan paradigma dalam menata manajemen pemerintahan. otoritarian.

terkesan belum mampu mengembangkan kreatifitas dalam kehidupan mereka. Misi Pendidikan Nasional adalah: a) Mengupayakan perluasan danpemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. dan pengamalan ilmu dan teknologi di lembaga pendidikan. Sementara Ijazah yang diperoleh selama puluhan tahun dari lembaga pendidikan formal terabaikan. pengalaman. b) Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar. pengalaman.dan nilai berdasarkan standar nasional dan global. c) Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. kreatif. 5. Keterampilan dan kemampuan yang dimiliki semisal penguasaan Bahasa Inggris. pemerintah sering menuntut persyaratan tertentu terhadap lulusan pendidikan formal untuk bekerja di lembaga tersebut. Indikator keberhasilan pendidikan ini dapat dilihat dari peningkatan kemampuan baca tulis masyarakat sebagai dampak dari program pemerataan pendidikan. dan pengalaman bekerja merupakan syarat utama yang diminta. Hal ini memberi indikasi kapada kita bahwa kualitas lulusan pendidikan kita belum layak pakai di dunia kerja. Dengan memperhatikan visi pendidikan masa depan tersebut dan juga memperhatikan prospek otonomi daerah seperti yang telah dijelaskan. Adapun Visi Pendidikan Nasional yaitu “ Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Bagi sarjana. Keahlian dan profesionalisasi yang melekat pada lembaga pendidikan tinggi terkesan hanyalah simbol belaka. Namun demikian. Sehingga bangsa Indonesia tidak akan ketinggalan dengan percaturan perkembangan ilmu pengetahuan yang ada di belahan dunia luar Indonesia. Adapun yang menjadi tujuan Pendidikan Nasional menurut Undang-Undang Sisdiknas adalah: a) Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. pemahaman. keterampilan. b) Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar. pengenalan. karena belum memiliki keterampilan khusus. Lulusan sekolah menengah sukar untuk bekerja di sektor formal. Lembaga industri baik swasta. maka dapat diduga bahwa terjadi kesenjangan antara tujuan yang ingin dicapai dalam menghasilkan output pendidikan formal dengan pengelolaan pendidikan. apalagi unggul. e) Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks NKRI. . sikap. BUMN.Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sesuai Ketentuan Umum Penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. maka proses dan sistem pendidikan di negara kita harus melakukan repositioning. Departemen Pendidikan Nasional berkewajiban untuk mencapai Visi Pendidikan Nasional. Dengan kata lain.Visi pendidikan berikutnya yang perlu memperoleh perhatian ialah meletakkan information technology. keterampilan. mereka yang dapat berperan secara aktif dalam bekerja di sektor formal terbilang hanya sedikit. yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pendidikan. Dalam rangka mewujudkan Visi Pendidikan Nasional dan sesuai dengan Undang. Keberhasilan Pendidikan Dewasa Ini Secara kuantitatif kita dapat mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia telah mengalami kemajuan. baik dari tingkat sekolah menengah maupun dari perguruan tinggi.dan nilai berdasarkan standar nasional dan global. d) Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga pendidikan dan pengelolanya sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. keterampilan komputer. Melihat kenyataan ini. Banyaknya lulusan lembaga pendidikan formal. kita tidak bisa mempertahankan sistem lama yang telah ketinggalan bersamaan dengan munculnya paradigma baru pendidikan. Hal ini berarti mulai dari jaringan tingkat pendidikan rendah sampai perguruan tinggi merupakan jalur linier pendidikan. sikap. d) Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga pendidikan dan pengelolanya sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. keberhasilan dari segi kualitatif pendidikan di Indonesia belum berhasil membangun karakter bangsa yang cerdas. c) Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. e) Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks NKRI.

302.80.3503.9502-:/.3:.503//.9/.25:.'8503//.3.3.843.780:.7.25.:3 9039.3.3.5..9:9.:./0.8.3502-039:..3.3-.2.3503//.503:.7  ...3503//..3   .34247 %. $02039.8.3:.850302-..:.09039:.3.5::8.843.5.9502-:/..3&2:2!030.9.3-..3503//.3 &3/.7.-0:2202 0907..07.3507.:9:80.843.38.8..80:7:7.:8..3 /.:3 9039.574808/./03.7:39:-007./.7.73/4308.91203.919.20::/.91503//.202./03.32:/.3:39:203.3!03//..3/..308025.507:7:.203.3-072:9:-. .90780-:9 0907.7.3  0907.:39:202-07/.02-.2.. ::8.3507:./.33..33.203:7:9&3/.91/..89.2009.9:7.3-0:22.3507.73...3.3-072:9:-.  0 02-07/.8.8..3 093.393.3 .7.703..3.7.3&3/.25.7.357410843.9..3 &3/.8.25.  .32.820/.93/4308../.3425:907 /..  03.9.38079.5.9.9.8202-.7.27.30.3/28028.20303.3-07:93.75033.-0:2-07..378 0907.7.3...7..75747.25:.34:95:9503//.3:3.843.8..  0 02-07/.3.5.80/9 0.503//..3/.3.32021.-..9.7.3..370.9/././809471472.-.3-07247.3507:.3$0.3/.25.8  70.919.3. ..  / 033.3./2.503//.7.-07/...34247 %..3:..3703/.3.9804.73.39.3.7:503//.3..2.3202-073/..503//.31472...39.3/5074080..3 503.7.:9:80.  02-.3.7.:.8.25.393 90708.3/4308..3:39:2034592.32.3..8503//.3$8902!03//.3/3/4308.2.3 503.3.20/:5.39.207:5.5:3'8!03//.-9.31472.503//.702-.3.3:8:8 .8.843.:8.3.3503.8.8.9/.8:.3/.308.3-07/.. 8!03//.9-07507.380.3/3/4308..243908#   0-07.8.3804.390780-:9/.2.9.02-.3/03.9470-07.7../2.7..8/.3057-.07.3574850494342/.3.-.7  .80-./ 02-.8..3 0-07.3/:897-.5..3-07247.8.8.3.389.5 /.9.3507:20250740507...2503003.02-.82-4-0..9-0.-.9.3203.. .3 ..357385494342/.3...5.3&3/.32:50309.34-.3 &3/.9/.503//.3.7507:7:.331472..::8..3.3.7.3./809471472../.8574808503//..89.90..8.32070.9203.8:.843.903.9/.:..3/. 033.3507..302-. -.80.31472.-8.2025079.9.34-.5:8.5:3.8803.-..33/.73.3  2.2:3/02.8. 03:5.2203.3.7..3  $08:..20::/..25.792:.390344/02-.20::/.3/4308..350702-.  / 033.-07/.88902503//.5:8.3/.5 /.-0:2.9.:7 307503//.3.3.3 ./.39390708././...3/03.'8!03//.350304..3 -07:.25./.980-.3 50303.07/.3503//...9//:.3-078.8073203:39:95078.:3:  .3/30././38.3:.39..7.../.8.3.320250740503//.:5:3/.350304.344 .805079.320250740503//.3..3 502. 03:5..5.9..8.9-0. 033..9..2574808503//.25.:39:-007.3/.2./..3503//.5.389.3-.3 -007.27.30.3202507.32. /.3/239.:.3:8.25:/../9::.790203!03//.3 $03.7.25: 20302-.9.3/:3.-. 90758.80-.-..9.8.3!03//./. & 5020739.093.39:/.3 8.5.3-07.390.3.91 .3-07-..202507.3 57410843.3549038..32021.3 503//.3.3$8902!03//..8..3.8::8.7./-0.80:7:7.3207:5.2..3 .7.9503//.848..8574808503//./.843.3/.357385494342/.-0702-.9/./.388902503//.-9.793.243908#  /.3..3/../.8:./.-.7.8.8.38.2..9/.3 8.7. 907..:.802-.3/.907-.3.9.2.38079.350207. .2.:39.9...2.9.333/..25.9::.3  3/.3.820/.9/.3503//..907..308.95.3'8!03//.3$8/3. 2070.39:/.503//.9.3057-.3 2.//:3.3 2.302../38..3802:.8.3.9:82.3574....8../05.7.7..5::.9.3/..8.31472.3.9.357410843.9: %07::/3.9.38.3:39:2034592...39/.3.20303.3808:.2.802-.  ..:.:3/.399.2.5.2-007.38.:-07:-.380.32:3.57.2.9.9.3502-039:.93/4308.7.850302-.250207.843.39079039:907. 0.:39..388902.32:50309.89.5.3.3 80-.350207.3...3.7.3200.9.843.27.308025.7:820.9/.94390.  .:.3 ./.3203.3-07/.907-. 05../0803.843.3.-9...390...3/..38.3549038.3  0907.393207:5.3 9...3.2503003.8.33  2.8.32:50309.3 50304.3705489433 03..-070.5.:3.3/..

 .