Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

Nilai-nilai Pancasila
 Pengertian Nilai menurut :

a. Para Ahli b. Kamus Ilmiah dan Laboratorium Pancasila IKIP Malang  Pengertian Nilai secara umum  Ciri-ciri nilai  Macam-macam nilai : a. Menurut para ahli b. Menurut ilmu filasafat  Substansi dan Makna nilai dalam pancasila

Pengertian Nilai menurut para Ahli
 1. Nietzche : nilai adalah tingkat atau derajat yang di

inginkan oleh manusia .  2. Nursal Luth dan Daniel Fernandez : nilai adalah perasaan-perasaan tentang apa yang diinginkan atau tidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu.  3. Kluckhoorn : nilai adalah suatu konsepsi yang eksplisit khas dari perorangan atau karakteristik dari sekelompok orang mengenai sesuatu yang didambakan, yang berpengaruh pada pemilihan pola, sarana, dan tujuan dari tindakan.

 4. George Spindler : Nilai adalah pola-pola sikap dan

tindakan yang menjadi acuan bagi individu atau masyarakat  5. Charles F.Andrian : Nilai adalah konsep-konsep yang sangat umum mengenai sesuatu yang ingin di capai .  6. Purwodarminto : Nilai adalah harga dan hal-hal yang penting .

yang berguna. yang indah. sifatnya lebih abstrak dari norma.  Laboratorium Pancasila IKIP Malang : nilai adalah suatu yang berharga. benar. . dan apa yang berguna. bijaksana. yang menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. yang memperkaya batin.Kamus Ilmiah dan Laboratorium Pancasila IKIP Malang  Kamus Ilmiah Populer : nilai adalah ide tentang apa yang baik.

Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. dan berguna bagi manusia.  Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi  Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. bermutu. menunjukkan kualitas. .Pengertian Nilai secara umum  Nilai adalah sesuatu yang berharga.

cita-cita .  Nilai mengandung harapan .Ciri-ciri Nilai  nilai adalah suatu realitas abstrak yang ada dalam kehidupan manusia  Nilai memiliki sifat normatif . dan suatu keharusan sehingga memiliki sifat ideal  Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator dan manusia adalah pendukung nilai .

Nilai-nilai kejiwaan (keindahan . Max Scheler mengelompokkan empat tingkatan sebagai berikut : 1.Macam-macam Nilai A. Nilai-nilai kerohanian (nilai-nilai yang suci atau tidak) . Menurut para ahli : 1. kebenaran) 1.d.c. Nilai-nilai kehidupan (nilai yang penting bagi kehidupan) 1.b. Nilai-nilai kenikmatan (mengenakkan atau tidak) 1.a.

Nilai-nilai sosial 2. Nilai-nilai ekonomis 2.g.Everet menggolongkan Nilai ke dalam delapan kelompok . yaitu : 2. Nilai-nilai watak 2.b.a. 2.e.d. Nilai-nilai keagamaan . Nilai-nilai estetis 2.h.f. Nilai-nilai hiburan 2. Nilai-nilai kejasmanian 2. Nilai-nilai intelektual 2.c. Walter G.

 3.a. Notonagoro membagi nilai menjadi tiga kelompok .c. Nilai Vital (untuk mengadakan kegiatan atau aktivitas)  3. Nilai Kerohanian (rohani manusia) . yaitu :  3.b. Nilai Material (jasmani manusia)  3.

Nilai Etika/moral (nilai baik dan buruk) 1.B. Menurut ilmu filasafat : Nilai Logika (nilai benar salah) 2. . Nilai estetika (nilai indah dan tidak indah) 3.

Substansi Nilai Pancasila  Pada dasarnya . nilai-nilai pancasila merupakan nilai-nilai religius. dan nilai kenegaraan yang berkembang dalam kehidupan bangsa Indonesia . kebudayaan. adat istiadat. nilai Instrumental : bersifat kontekstual  c. nilai praktis : nilai yang terkandung dalam kenyataan sehari-hari .  a. nilai dasar : bersifat abstrak  b.

Makna Nilai dalam Pancasila  Nilai Ketuhanan  Nilai Kemanusiaan  Nilai Persatuan  Nilai Kerakyatan  Nilai Keadilan .

.Nilai ketuhanan  Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta.

Nilai kemanusiaan  Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya .

Nilai persatuan  Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia .

Nilai kerakyatan  Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. oleh rakyat. dan untuk rakyat .

Nilai Keadilan  Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. . yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah.

nilai persatuan.  nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. . nilai kerakyatan. nilai kemanusiaan. dan nilai keadilan.Pancasila sebagai sumber nilai  Berkaitan dengan kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang mengandung nilainilail dan norma-norma .

.Sifat nilai Pancasila sebagai Ideologi Negara  a. Nilai objektif Pancasila :  Rumusan dari sila-sila  Inti dari nilai Pancasila akan tetap ada sepanjang masa  sebagai pokok kaidah negara yang mendasar b. Nilai subjektif Pancasila : Keberadaan nilai-nilai Pancasila itu bergantung atau terlekat pada bangsa Indonesia sendiri.

Etika ekonomi dan bisnis d. Etika sosial dan budaya b. Etika pemerintahan dan politik c. Etika penegakan Hukum yang berkeadilan e.Bentuk pancasila sebagai sumber Nilai  Nilai pancasila sebagai sumber  Nilai pancasila sebagai sumber a. Etika keilmuan dan disiplin kehidupan Norma Hukum Norma Etika : .

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan  Pengertian “Paradigma”  Menurut Ilmuan  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Sosial Budaya  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan  Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Hukum  Pancasila Sebagai Paradigma Kehidupan Beragama .

 Sesuatu dijadikan paradigma berarti sesuatu itu dijadikan sebagai kerangka.Pengertian “Paradigma”  Istilah paradigma pada mulanya dipakai dalam bidang filsafat ilmu pengetahuan. parameter. tolok ukur.  Paradigma menempati posisi tinggi dan penting dalam melaksanakan segala hal dalam kehidupan manusia. arah. acuan. dan tujuan dari sebuah kegiatan. .

Orang yang pertama kali mengemukakan istilah tersebut menyatakan bahwa ilmu pada waktu tertentu didominasi oleh suatu paradigma  Paradigma sebagai alat bantu para illmuwan dalam merumuskan apa yang harus dipelajari. bagaimana seharusnya dalam menjawab dan aturan-aturan yang bagaimana yang harus dijalankan dalam mengetahui persoalan tersebut . apa yang harus dijawab.Menurut Ilmuan  Menurut Thomas Kuhn.

dan aspek ketuhanan. dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. .Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan  Pancasila sebagai paradigma. raga. sosial.pribadi. artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar.  pembangunan nasional diarahkan sebagai upaya meningkatkan harkat dan martabat manusia yang meliputi aspek jiwa. kerangka acuan.

. moral kerakyatan. moral kemanusiaan.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik  Pancasila bertolak dari kodrat manusia maka pembangunan politik harus dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia. moral persatuan. dan moral keadilan.  Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah sistem politik demokrasi bukan otoriter  sistem politik Indonesia dikembangkan atas moral ketuhanan.

 Sistem ekonomi yang berdasar pancasila berbeda dengan sistem ekonomi liberal yang hanya menguntungkan individu-individu tanpa perhatian pada manusia lain .Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi  Sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar moralitas ketuhanan (sila I Pancasila) dan kemanusiaan ( sila II Pancasila).

yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan beradab. . brutal dan bersifat anarkis jelas bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia adil dan beradab  Pembangunan sosial budaya dikembangkan atas dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya-budaya yang beragam si seluruh wilayah Nusantara menuju pada tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Sosial Budaya  Pembangunan sosial budaya harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia. kejam.  Pembangunan sosial budaya yang menghasilkan manusia-manusia biadab.

dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.  Sistem pertahanan yang bersifat semesta melibatkan seluruh warga negara. wilayah. serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total terpadu. terarah. . dan sumber daya nasional lainnya.Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan  Sistem pembangunan pertahanan dan keamanan Indonesia disebut sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata). keutuhan wilayah. dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara.

yaitu suatu gerakan untuk memformat ulang.  Makna Reformasi . menata ulang atau menata kembali hal-hal yang menyimpang untuk dikembalikan pada format atau bentuk semula .Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi  Tatanan kehidupan yang berjalan pada era orde baru dianggap tidak mampu memberi kedaulatan dan keadilan pada rakyat.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia . Kemanusiaan yang adil dan beradab .Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi a) Pancasila Sebagai Dasar Cita-Cita Reformasi   Menurut Hamengkubuwono X : gerakan reformasi harus tetap di letakkan dalam kerangka perspektif Hakikatnya harus berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan Yang maha Esa . Persatuan Indonesia .

Sumber hukum Material .b) Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi Hukum  Untuk menata kembali subsistem yang mengalami kerusakan akibat runtuhnya kekuasaan Orde Baru  Sumber Hukum :  1. Sumber hukum Formal  2.

c) Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi Politik  Landasan aksilogis (sumber nilai) sistem politik Indonesia : Pembukaan UUD 1945 alinea IV  Prinsip-prinsip demokrasi menunjukkan kedaulatan tertinggi negara adalah ditangan Rakyat .

. yaitu dilakukan dengan program “social safety net” yang populer dengan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS).  Pemerintah harus secara konsisten menghapuskan KKN .d) Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi Ekonomi  Keamanan pangan dan mengembalikkan kepercayaan .

 Reformasi yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab.  Reformasi yang bertujuan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  Reformasi yang berdasarkan nilai persatuan.Reformasi dengan paradigma pancasila  Reformasi yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa  Reformasi yang berakar pada asas kerakyatan. .

yaitu… A. dan pertahanan keamanan C. ekonomi. ekonomi dan kebudayaan D. . dan kewarganegaraan B. dan pertahanan keamanan. kewarganegaraan dan ekonomi . keamanan dan kenyamanan E. sosial budaya. politik. yaitu Pembangunan. sosial budaya. meliputi bidang politik. kebudayaan  Pembahasan : karena pembangunan dilaksanakan di berbagai bidang yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.Soal-soal Devita Saraswati Raja 1. Pancasila menjadi paradigma pembangunan dalam berbagai macam bidang. kebudayaan . ekonomi. politik .

penjabaran estetika D.Soal-soal Devita Saraswati Raja 2. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran pancasila  Pembahasan : Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Penjabaran Dasar B. Penjabaran praktis C. . Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Penjabaran nilai-nilai dasar Pancasila dinamakan… A. Penjabaran Instrumental E.

nilai religious  pembahasan : Nilai material. nilai kebenaran D. nilai Material B. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani manusia atau kebutuhan ragawmanusia. Nilai religius yang merupakan nilai keohanian tertinggi dan mutlak serta bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia. nilai yg berguna untuk kebutuhan Jasmani Manusia adalah Nilai material . Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa. nilai kebaikan E. Nilai kerohanian meliputi Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio.  Jadi. Nilai kerohanian. cipta) manusia. nilai kerohanian C.Nilai yang berguna bagi kebutuhan Jasmani manusia disebut dengan nilai… A.Will) manusia.Soal-soal Devita Saraswati Raja 3.  . budi.

Sistem politik otoriter c. Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah. Sistem politik liberal d.Soal-soal Maharani Tanjung sari 1. Sistem politik demokrasi b. a. c dan d benar Pembahasan: karena sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma ialah sistem politik demokrasi bukan otoriter .... Sistem politik komunisme e.

4 macam e. . 2 macam c. berapa macam nilai yang sejalan dengan penegasan pancasila ? a. 5 macam Pembahasan: Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. 1 macam b. 3 macam d.Soal-soal Maharani Tanjung sari 2.

. a. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama.. Nilai persatuan d. Nilai ketuhanan b. Nilai kerakyatan e.Soal-soal Maharani Tanjung sari 3.Nilai yang mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta adalah .. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai kemanusiaan c. Nilai keadilan  Pembahasan : Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. menghormati kemerdekaan beragama.

Nilai kerohanian. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsure manusia. Dr. Nilai material. dan agama  Jawaban : A  Pembahasan :  Prof. Nilai ekonomi b. teori . Dr. Nilai estetika.Soal-soal Rahmi Jayanti 1. Notonegoro menggolongkan nilai ke dalam 3 bagian. vital dan estetika e. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas. yaitu : Nilai material. Nilai teori. Menurut Prof. kerohanian d. Notonegoro nilai itu di golongkan dalam 3 bagian. vital . yaitu… a. . yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jiwa/rohani manusia. Nilai agama c. Nilai vital.

paradigma adalah asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai) yang merupakan sumber hokum. . metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat. Dr. Hal tersebut dikemukakan oleh… a. Paradigma adalah asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai) yang merupakan sumber hokum. Prof. Kluckhoorn d. Notonegoro c. Nursal Luth e. C. Nietzche  Jawaban : D  Pembahasan :  Menurut Thomas S. metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan.Soal-soal Rahmi Jayanti 2. dan karakter ilmu pengetahuan tersebut. cirri. Kuhn. Kuhn b. Thomas S.

yaitu …… Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. memajukan kesejahteraan umum. Misi pembangunan nasional c. Tujuan pembangunan nasional d. Makna pembangunan nasional  Jawaban : C  Pembahasan :  Pembangunan nasional dilaksanakan untuk mewujudkan tujuan nasional seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV. Isi Pembukaan UUD 1945 pada alinea II merupakan… a. Visi pembangunan nasional b. (sumber : erlangga KTSP 2006) . perdamaian abadi. Hakikat pembangunan nasional e. mencerdaskan kehidupan bangsa. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.Soal-soal Rahmi Jayanti 3. dan keadilan social serta mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam alinea II Pembukaan UUD 1945.

:..2 802089.. .3/:3 ..3 /.3.3 3.. 907..3. 9/.91 . 9/.0.9 0207/0.. 09:.. 5.3 80-.3 .79 ././.2.3 8079..3 70:8 -:.3 -.8.3:38.9:.. 5.3 - .79 .5 ./.8./. 03. . 207:5.3:8.3 :.3. 5. 503.59.7.. ./.5 . 503.3 0.3 :39: 2020: .7  . 907..3 80-..$4.3 -. ./. . .79 .5078. .8.3.3%.:.3/:3..3 -.3 O !02-.3203..38. -07.3./. 03. .3 .3 / . 203472.2.3 0 .3.. . .3. 84.9.38.:.02. 8. 202 ./.2 802089.3 .9 -07. 3/4308.3.39..59.07. 09:.3..3. 3 203.3.3 /.09:.3 -..38.3 -07.9.3 -. %:./.2. 503. %:..7:2.3.3./.3.908 . .3 0.3.: /8723.38.3 0-0-.38.

3:8. :38:702.9: .9.9: ...$4.2 -.3. -. 9047 /. 2. 808:.9. 0 .2. :39: /.9. .9: 80.9: . . -.907. 808:..: .3 .9: .3-07:3.907. 08909.8 .8.9 203..3.39  03:7:9 !741 7 49430474 3.3 .3:8.3  O !741 7 49430474 203443.3 0. 9: / 443.2. 0 /.. . .-.308909..9. 04342 - ..2.3  .. #. O .9./. .3 /.3 3. 2..3-07:3.3  O !02-.9.. 84. .3.5.9: 80. 2.3 / .. . ../. 074.3-07:3. 074.9: 80. 9047 .3 .9.9:  . 808:.2 -. . . -..

3 2.74.3:8. .

0 O . 09./..4473 / %42.3 ...9: 8:2-07 3. :9 0 !741 7 49430474 .8$ :3 - :78..3  O 03:7:9 %42. .3 /....8:28 .8:28 904798 .:.3 40 .3207:5.5..2 2: 50309.  :.3 81.3 8:.3 /.7.:.7. . .3 90780-:9  ..7..3 .3 207:5..3 8:2-07 4:2 2094/0 8079.8.3 8:.-... #. 50307..77 /.3. . 84. 8.7./2.:.8:28 904798 .90780-:9 /02:.7. .2.3:2:2 207:5.3  O !02-.3 803.8$ :3 5. . . .9 . 50307.9: 8:2-07 3.$4././2.9 203039:.8:28 .2 2: 50309.3:2:2 207:5.3 8:2-07 4:2 2094/0 8079.5.907 2: 50309.39  !.

3 &&5.30.3 9::.07/.3 84.8.8. 3/4308.3 3.. !02-:.38.3 . 84. 3/4308. -. O .5 -. #..$4.3.8.3 3.3:3. .33. 20::/.7.3:3. .3. 80-. 207:5.8079.843.3..3 0207/0. /.3  O !02-./..3:3..843.3 &&.3 . %::.3:3.-.843.3-07/.907.9.3 :9 20.3  O !02-.3 080.38. / .39  8 !02-:.843..2.843..3 507/. 202.2.. 805079 9072.3 :39: 20::/.3 -./.3 3.2 .. - 8 502-.2.7. .:.8.3.3 502-.3 3.3 09079-.3 0.30./ /..3 0/:5./.8.3 :2:2 203.2 !02-:.3 3.30... %$!  . /./.-.3 &&   8:2-07 07.3:3. 0 ...38.. 502-.3 80:7: 9:25.3 3.9:.843.843.9./. /.9:. .3 /:3. 9072.3.3 .9:  03/:3 8003.. ' ..9 502-. '8 502-.3:3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful