OLEH

:

AMIRUL HAKIM SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA HUSADA TAHUN 2010/2011

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah S. nikmat serta hidayahnya kepada kami semua. karunia. Dapat dipastikan bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Wassalamu’alaikum wr.wb. Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah membimbing kami dan kami menerima kritik dan saran yang mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk kami.wb.T yang telah memberikan rahmat.W. Tak lupa. semoga menjadi amal pahala yang di ridhai oleh Allah S. kami ucapkan terima kasih kepada rekan kelompok kami yang telah bekerja keras dalam mengerjakan makalah ini. tetapi mudah-mudahan dapat bermanfaat dalam mengkaji Ilmu Komunikasi khusunya dalam bidang Ilmu Komunikasi Konseling.W.Kata Pengantar Assalamu’alaikum wr. sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. I . akhirnya kami ucapakan terima kasih atas perhatiannya dan kepada Allah kami memohon ampun.T.

10 Bab VI Lebih Akrab Dengan Kepribadian………………………………………………11 Bab ..i Bab I Komunikasi Konseling………………………………………….7 Bab IV Komunikasi Empatik……………………………………………………………....…………………1 Bab II Komunikasi Interpersonal Dalam Konseling…………………………………….Daftar isi Kata Pengantar……………………………………………………………………………...5 Bab III Seni Mendengar Efektif…………………………………………………………...9 Bab V Kemampuan interpretasi………………………………………………………….

komunikasi menjadi jembatan untuk mengantar kita pada berbagai kebutuhan. Menurut Wood (1997). karena itu komunikasi merupakan bagian dari kehidupan. dan membantu kita untuk mempunyai pengaruh pribadi. alasan penting mempelajari komunikasi adalah bahwa teori dan prinsip-prinsip komunikasi akan membantu kita memeahami apa yang terjadi dalam kehidupan seharihari. komunikasi dilupakan dan dianggap sebagai sesuatu yang biasa dan tidak perlu dipelajari secara khusus. karena dianggap sebagai sesuatu yang biasa digunakan dalam setiap sisi kehidupan. artinya pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Namun. Mempelajari komunikasi merupakan hal yang amat penting. apapun bentuk hubungan yang dilakukan. awal mulanya bersumber dari bahasa latin communication. Komunikasi yang di praktikkan dan dipahami selama ini. selanjutnya dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah komunikasi. dan dapat dipastikan bahwa kita bahwa kita berkomunikasi hampir pada semua aspek kehidupan. keterampilan berkomunikasi sangat memengaruhi keberhasilan dalam profesi tersebut. Dengan demikian. kebutuhan yang ingin didapatkan. Mengingat pentingnya komunikasi untuk dijadikan sebagai jembatan dalam menyampaikan sesuatu. Istilah itu kemudian diadopsi dalam bahasa Inggris communication dan diartikan “hubungan”. kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dari pada aktivitas yang lainnya. baik dalam kehidupan pribadi maupun profesi. yang penting bagi setiap aspek kehidupan. Dalam keseharian. 1 . karena komunikasi senantiasa menyertai setiap langkah dan sisi kehidupan. profesi yang ditekuni.BAB I Komunikasi Konseling A. Bahkan bagi seseorang yang menggeluti suatu profesi. komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan. Pengertian Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari.

Komunikasi mempunyai beberapa bagian. : Orang yang menerima pesan. Apabila di strukturisasikan komponenkomponen itu adalah sebagai berikut: 1. : Dampak sebagai pengaruh dari pesan 2 . atau banyak jumlahnya. karena uniknya maka hampir dapat dipastikan bahwa komunikasi terdapat pada setiap aspek kehidupan manusia. jika di antara orang yang terlibat hubungan tertentu terjadi kesamaan arti mengenai apa yang disampaikannya sebagai sebuah pesan maka dapat dikatakan bahwa komunikasi mereka telah terjadi secara efektif. 2. itu lebih baik dari pada tidak pernah mencoba untuk mempersoalkannya. seluas kehidupan manusia itu sendiri. Komunikator Komunikan Pesan Media Efek : Orang yang menyampaikan pesan. Bertolak dari pengertian dan batasan komunikasi sebagaimana telah diuraikan sebelumnya. dengan begitu makna asal komunikasi adalah terjadinya kesamaan arti antara orang-orang yang saling berhubungan. Oleh sebab itu. kita tentunya mendapat gambaran mengenai sejumlah komponen atau unsur yang terlibat dalam komunikasi.Makna hakiki communication (Latin) adalah communis yang berarti sama. B. 3. 4. atau adanya kesamaan arti. : Sarana atau aturan yang mendukung pesan bila Komunikan jauh dari tempatnya. Batasan Komunikasi Peristiwa komunikasi merupakan sesuatu yang unik. di mana semua itu menjadi persyaratan bagi terjadinya proses komunikasi. terlepas apakah lawan mereka setuju atau tidak mengenai apa yang disampaikannya. Sehingga ketika membicarakan persoalan komunikasi hanya dengan pengetahuan ala kadarnya untuk menyebrangi luasnya samudra komunikasi. Oleh sebab itu komunikasi merupakan sebuah wilayah yang sangat luas. 5. : Pernyataan yang didukung oleh lambang atau aksesoris atau aksesoris lainnya.

Komunikasi terjadi bila seseorang memberi makna pada perilaku orang lain atau perilakunya sendiri. Lary A. Salah satu kebutuhan pokok manusia seperti yang diaktakan Sussane K. Gudykunts dan Young Yun Kim menyebut prinsip komunikasi ini sebagai asumsi-asumsi komunikasi. Sekalipun prinsipprinsip itu tidak begitu baku. yang paling penting adalah mengetahui prinsip-prinsip yang terdapat dalam komunikasi. Langer yaitu kebutuhan simbolisasi atau penggunaan lambang. menyebutnya sebagai karakteristik komunikasi. Sedangkan Cassabdra L Book. Bradley. yaitu “ who says what in which channel to whom with what effect” RULE PLAY KOMUNIKASI Salah satu factor pendukung keberhasilan komunikasi adalah mengetahui rule play (aturan main) yang menjadi acuan utamanya dan lebih dari itu. Ada bagian dari dalam dirinya yang bisa memberikan pesan-pesan komunikasi. William B. Prinsip 2: Setiap perilaku berpotensi untuk berkomunikasi We cannot communicatem anggapan ini bukan berarti bahwa semua orang benarbenar tidak bias berkomunikasi sama sekali. Deddy Mulyana seorang pakar komunikasi dari Indonesia merumuskan prinsipprinsip komunikasi sebagai berikut: Prinsip 1: komunikasi sebagai proses simbolik. tetapi jika menjadikannya sebagai tujukan ketika berkomunikasi maka sangat mungkin komunikasi itu terjadi secara efektif. 3 . Samovar.Komponen-komponen tersebut apabila dikomparasikan dengan konsep atau penjelasan tentang komunikasi dari laswell. Bert E.

Prinsip 3: Komunikasi memiliki dimensi isi dan dimensi hubungan. Yang satu sebagai penyampai pesan atau adanya arus pengaliran pesan dari komunikator pada komunikan. Jika kita kembali mengamati proses terjadinya interaksi atau komunikasi. orientasi pengembangan potensi. orientasi penyesuaian diri. Orientasi Klasik. Ketiga. ada dua kegiatan di dalam komunikasi. yaitu bila seseorang dianggap mencapai taraf kesehatan mental. bila mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensinya menuju kedewasaanm sehingga ia dihargai orang lain dan dirinya sendiri. yaitu seseoarang dianggap sehat secara psikis bila ia mampu mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan orang lain dan lingkungan sekitar. yaitu seseorang dianggap sehat bila tidak mempunyai keluhan tertentu. 4 . ISLAM BICARA KONSELING Dimulai dari salah seorang ahli psikoterapi. atau sebaliknya. Pertama. Saparinah Sadli yang mengemukakan adanya tiga orientasi dalam kesehatan mental. Kedua.

Komunikasi interpersonal bersifat relasional. Dalam pelaksanaan komunikasi interpersonal. kita selalu berinteraksi dengan orang lain baik satu orang maupun lebih. yaitu: a. yang memungkinkan setiap peserta menangkap reaksi yang lain secara langsung. inter berarti antara atau antar dan personal yang berarti pribadi. komunikasi interpersonal memiliki beberapa prinsip yaitu: 1. Komunikasi non verbal. sehingga memudahkan kita dalam mengkategorikan kegiatan dalam komunikasi interpersonal. terdapat pula bentuk-bentuk komunikasi. baik formal maupun informal ketika mengarah kepada mekanismenya masing-masing. sebelumnya terjadi dulu komunikasi intra pribadi yaitu komunikasi dengan diri sendiri. b. Komunikasi Insani. Sedangkan definisi komunikasi interpersonal sendiri adalah komunikasi anta orang-orang secara tatap muka. Mendefinisikan Komunikasi Interpersonal Komunikasi interpersonal disebut juga dengan komunikasi antarpribadi. Sangat terbatas dan sedikit sekali yang berkomunikasi hanya dengan diri kita saja. 5 . Dalam komunikasi interpersonal.BAB II KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KONSELING Dalam aktivitas apapun. baik secara verbal maupun nonverbal. Untuk menuju pada efektivitas berkomunikasi. yang terbagi dalam dua kata. Diambil dari terjemahan kata interpersonal. Prinsip Komunikasi Interpersonal Setiap bentuk komunikasi memiliki prosedur.

peristiwa diwaktu yang lalu. Proses Komunikasi Interpersonal Segera setelah dua orang menyadari satu dan lainnya. Pengirim. Yaitu variabel tetap dan variabel tidak tetap. 5. Perbedaan pengalaman itu disebabkan oleh perbedaan karakteristik. 6 . 4. a. Komunikasi interpersonal mengandung maksud tertentu. Pengirim dalam rangkaian komunikasi dapat dianggap sebagai pencipta pesan. Komunikasi interpersonal mempunyai implikasi. 6. geografis dan psikografis terntentu. misalnya dari lingkungan demografis. Pesan komunikasi interpersonal berubah-ubah dalam proses encoding secara sadar. kejadian. titika mulai (starting point).2. Pengalaman. Pengalaman merupakan suatu catatan kenangan atas obyek. Komunikasi interpersonal berlangsung terus menerus. b. Pengalaman memengaruhi orang untuk mengantisipasi masa yang akan datang. 3. Komunikasi interpersonal bisa dipelajari. di mana komputer memiliki jenis perangkat yang bertugas memilih dan merancang satu perilaku sesuai bahasa dan aturan komputer demi penciptaan suatu pesan. Variabel Tetap dalam Proses Komuninkasi Pertama. sebenarnya dianalogi dari kerja computer. orang. Variabel Tetap dalam Proses Komunikasi Pertama. penginisiatif suatu proses kegiatan komunikasi. Istilah sender. mereka akan mengirim pesan yang memungkinkan terciptanya ikatan antara pribadi. Akibatnya ada perbedaan dari lapangan pengalaman yang dapat menghasilkan kesenjangan komunikasi. encoder.Komunikasi mengenal dua variable dalam proses kerjanya.

Yang termasuk dalam gangguan pertama adalah: 1. yaitu gangguangangguan dalam situasi komunikasi dan gangguan-gangguan internal untuk mendengar efektif. Proses Mendengar Meski kita sering menggunakan pendengaran dalam kehidupan. maka akan mengakibatkan kesalahpahaman. namun hal itu kadang menjadi boomerang. namun belum tentu kita sedang mendengarkan. 7 . Terkadang hambatan-hambatan mendengarkan secara efektif ini sering diabaikan para pelakunya. Ada sejumlah komunikasi yang membuatnya sulit didengarkan secara utuh.BAB III SENI MENDENGAR EFEKTIF Ketika seseorang tidak mendengarkan secara cermat mengenai suatu pekerjaan. Mendengarkan merupakan aktivitas psikologis saat gelombang suara menyentuh gendang telinga. Mungkin akan menyadarkan bahwa mendengarkan atau mencoba untuk mendengarkan tentang apa. tidak mendengarkan secara cermat tentang apa yang disampaikan orang lain. Hambatan Ketika Mendengarkan Hambatan-hambatan untuk mendengarkan secara efektif. tidaklah sesulit yang kita bayangkan. cobalah sekali lagi kita pikirkan tentang hari-hari yang telah dilalui. mereka sering kehilangan informasi penting yang mempengaruhi pekerjaan dan kemajuannya. yang akhirnya menimbulkan mis-persepsi atau mis-interpretasi dari penerimaan sebuah pesan. dan untuk apa seseorang mengatakan sesuatu dalam kehidupannya. Kata-kata yang merupakan sebuah sinonim sebenarnya hal tersebut bukan. bagaimana. Di antara hambatan-hambatan yang dapat merusak proses pendengaran ada dua. Oleh karena itu. Pesan yang terlalu banyak. Ketika seseorang dalam pergaulannya.

4. Kompleksitas pesan. 3. Menggunakan pikiran untuk menilai seseorang. 3. Memperkirakan hubungan Memahami Orang Lain Memahami orang lain amat penting dan dalam proses pemahaman eksistensi orang lain. Mendengar sebagai proses terapeutik. Tiga Perhatian Utama 1. Mendengar sebagai penilaian. perlu untuk memahami beberapa tahapan: 1. artinya bagaimana kita bisa berinteraksi tanpa mengembangkan karakteristik-karakteristik yang hinggap di dalam tubuh kita. 2. 3. Mendengarkan juga terganggu oleh pesan yang kompleks sehingga sangat sulit untuk mengikuti dan memahami. Analisis diri 3. Amati bagaimana kita mengklasifikasikan orang-orang. Tujuan Mendengarkan 1. Gangguan lingkungan. Narsisisme 2. 8 . Mendengar sebagai ungkapan dukungan atau bantuan. Mendengarkan efektif juga diganggu oleh hambatan lingkungan. Identifikasi skrip. Mendengar sebagai cara mencari tahu persoalan. 2.2.

4. dan banyak lagi yang menyatakan sebagai penemuan besar yang akan membebaskan kita dari keyakinan picik bahwa semua orang sama hal nya dengan kita. Adopsi salah satu dari tiga pendekatan dalam melakukan empati. Mengadopsi sikap memperhatikan orang lain dengan jalan memandangnya sebagai manusia. 7. 5. Pergunakan isyarat perilaku seseorang untuk memastikan keadaan emosionalnya. ketika sedang mendengarkan apa yang dikatakan orang lain. Empati Sebagai Faktor Determinan Berdasarkan hal itu. atau menyesal seperti apa yang dialami orang lain. prihatin. 9 . yang secara harfiah bermakna aliran yang berpusat pada diri sendiri. dapat dipahami bahwa salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas konseling ialah faktor kemampuan berempati seorang konselor. jika berada dalam situasi yang sama. Pendapat Brian Fay itu meruapakan salah satu contoh dari sebuah kedudukan filosofis yang umum sifatnya dengan sebutan silopisme. Agar menjadi lebih efektif dalam melakukan empati terhadap seseorang. Pusatkan perhatian untuk memahami pesan-pesan verbal dan nonverbal. 3. Pernyataan tersebut atau pernyataan lain yang serupa menurut Brian Fay merupakan embrio sebuah tesis yang oleh banyak orang dianggap seabgai truisme . 6. Biarkan diri kita mengalami perasaan sedih.BAB IV KOMUNIKASI EMPATIK Pernahkah kita mendengar pernyataan. 2. lakukan beberapa hal berikut: 1. Coba mengingat atau membayangkan bagaimana perasaan kita. Coba merasakan apa yang dirasakan orang lain. “Hanya wanita yang tahu bagaimana berjalan sendirian di jalanan yang asing pada malam hari” atau “Kamu tidak akan tahu perasaan wanita karena kamu bukan wanita”.

Sepanjang pancaindera masih baik. Mengorganisir Stimuli. Menginterpretasi Objek. Mengorganisasi Karakter Kesan. e. termasuk pula pengalaman yang bertalian dengan simbol yang dipergunakan untuk berkomunikasi. i. karena komunikasi merupakan terpenting bagi manusia. Orientasi Diri Sendiri j. 10 . Kognisi sosial dan kontrol c. Empat Proses Dalam Persepsi. Kognisi sosial dan tindakan b. secara sederhana akan merekam apa yang terjadi di sana dengan cara yang kurang lebih obyektif. Kognisi sosial dan perubahan Bagaimana Terjadinya Persepsi Ada dua pandangan mengenai hubungan antara kejadian dan persepsi tentang kejadian tersebut. h. f. d. g.BAB V KEMAMPUAN INTERPRETASI Prinsip dasar komunikasi secara tidak langsung menyimpulkan bahwa pihakpihak yang turut serta serta dalam komunikasi. Menyeleksi Terpaan dan Perhatian. Hal ini disebabkan karena dasar-dasar hakiki dari makna yang dimiliki untuk simbol-simbol diperoleh dari semua pengalaman yang ada. Stabilitas dan Arti. Menciptakan Pola. mau tidak mau pasti mengalami beberapa perubahan. Kognisi Sosial a. Pandangan pertama bahwa hal itu sebagai kenyataan fisik yang terjadi begitu saja pada pancaindera.

Berhubungan kepribadian berkembang melalui pematangan dalam lingkungan yang menunjang dan oleh usaha aktif pada pihak pribadi untuk merealisasikan kodratnya. Setiap individu terdapat kemauan yang aktif ke arah kesehatan.Jika individu menjalani masa kecil sekitar lima tahun pertama yang kelam.Kodrat batin adalah lemah. maka daya kreatif dalam manusia menyatakan dirinya dengan lebih jelas. Struktur Kepribadian Freud menjelaskan kepribadian manusia tersusun dari tiga system pokok. lembut. Motivasi manusia dapat dibedakan atas kebutuhan-kebutuhan dasar dan meta kebutuhan 5. halus. neurotic. 3. ego. seakan-akan tidak ada lagi harapan baginya untuk hidup secara normal. implus ke arah pertumbuhan atau ke arah aktualisasi potensi manusia. Kodrat batin tidaklah sekuat. yakni id. 4. dan super ego. 2.Dalam konsep dasar Freud tentang kepribadian manusia adalah buruk. Maslow yakin bahwa apabila para psikolog hanya mempelajari orang-orang lumpuhm kerdil. Asumsi Pokok Kepribadian Asumsi-asumsi dasar Abraham Maslow tentang kepribadian manusia dapat ringkas sebagai berikut: 1. maka hanya menghasilkan suatu psikologi yang lumpuh.BAB VI LEBIH AKRAB DENGAN KEPRIBADIAN Memahami orang lain akan berlangsung lebih baik melebihi analisis data demografis. sekuasa dan tidak bisa salah seperti insting binatang. dan sikap yang salah terhadapnya. 11 . dan terlalu menekankan pada pengaruh masa lalu/ masa kecil terhadap perjalanan hidup masa berikutnya.Konsep ini terlalu pesimistis terhadap setiap upaya pengembangan diri manusia.

Perhatian utama super ego adalah memutuskan apakah suatu itu benar atau salah. Ia mereaksi rangsangan dari lingkungan fisik dan sosial anak-anak atau bayi. Ia mencerminkan yang ideal dan bukan yang real. namun ketiganya brinterkasi begitu erat satu samalain sehingga sulit untuk memisahkan pengaruhnya dan menilai sumbangan relatifnya terhadap tingkah laku. Super ego adalah wewenang moral dari kepribadian.Meskipun masing-masing bagian mempunyai fungsi. dan dengan demikian super ego bertindak sesuai dengan norm-norma moral yang diakui oleh wakil-wakil masyarakat. Kecemasan Dinamika kepribadian sebagian besar dikuasai oleh keharusan untuk memuaskan kebutuhan seorang lewat transaksi dengan obyek di dunia luar. EGO Ego adalah bagian luaran atau superficial dari Id. Insting Insting didefinisikan sebagai perwujudan psikologis dari suatu sumber rangsangan somatic dalam yang dibawa sejak lahir. Perwujudan psikologisnya disebut hasrat. b. Ego timbul karena kebutuhan organisme memerlukan transaksi yang sesuai dengan dunia kenyataan yang obyektif. dan dilaksanakan dengan cara memberikan hadiah-hadiah atau hukuman. DINAMIKA KEPRIBADIAN a. atau jiwa kekanak-kanakan primitif yang muncul dan berkembang dari Id. prinsip kerja. SUPER EGO Super ego adalah perwujudan internal dari nilai dan cita-cita tradisional masyarakat sebagaimana diterangkan orang tua kepada anak-anaknya. komponen. yang memperjuangkan kesempurnaan dan bukan kenikmatan. Lingkungan sekitar menyediakan makanan bagi organisme yang lapar dan minuman bagi yang haus. sifat. dinamisme dan mekanismenya sendiri. 12 .

Hasrat Hidup Bermakna Dimana manusia mengarahkan seluruh aktivitas untuk mencapai tujuan dan nilai hidup yang bermakna. Kepribadian Manusia Aliran psikologi humanistik Abraham Maslow mempunyai sudut pandangan yang jauh berbeda dengan aliran psikologi psikoanalisis dan behavioristik. c. Represi 2. b. Proyeksi 3. Selain itu ada pernyataan yang menyatakan bahwa kebahagiaan hidup adalah mirip dengan pandangan hidup. Pembentukan Reaksi 4. Fiksasi dan Regresi ISLAM MEMANDANGKAN KEPRIBADIAN a. Dorongan Beragama Menurut Djamaludin Ancok (1995: 75) yang menyebutkan kalau pendekatan humanistik yang dikembangkan Abraham Maslow sebenarnya telah mengakui eksistensi agama.MEKANISME PERTAHANAN EGO 1. 13 .

1992. Bandung. Bandung. Rollo. Psikoterapi dan Konseling Islami. 2000. The Art of Listening. Jendela. Yogyakarta. Djumhur. Yogyakarta. Fajar Pustaka Baru. Psikologi Islam: Solusi Islam atas Problem Psikologi. Yogyakarta. Remaja Rosdakarya. I dan Surya. Pustaka Pelajar. Deddy. Pustaka Pelajar. 2001 Ancok. Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah. Onong Uchjana. Djamaluddin Suroso. Seni Konseling. 1975. Hamdani Bakran. 14 . RosdaKarya. Muhammad.DAFTAR PUSTAKA Adz-Dzaky. Fromm. 1995 Effendy. Yogyakarta. Erich. Alih bahasa: Apri Danarto. Remaja. Ilmu Komunikasi:Suatu Pengantar. 1997. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik. Fuat Nashori. Mulyana. 2002 May. Bandung. CV Ilmu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful