Teknologi Identifikasi DNA

Identifikasi DNA
Akhir-akhir ini marak di bicarakan tentang kasus pembunuhan atau perselisihan rumah tangga,yang dibicarakan adalah tentang status dari si_Korban Pembunuhan atau identikasi dari korban serta identikasi dari seorang anak yang diragukan statusnya dengan melalui tes DNA Ketika seseorang dengan alasan yang sangat beragam dan pribadi ingin tahu akan identitasnya, maka salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah identifikasi DNA (Deoxyribo Nucleic Acid). Identifikasi DNA dapat dimanfaatkan untuk mengetahui hubungan biologis antar individu dalam sebuah keluarga dengan cara membandingkan pola DNA individu-individu tersebut. Lembaga Biologi Molekul Eijkman melalui Yayasan GenNeka menawarkan pelayanan identifikasi DNA, berupa tes paternitas dan tes maternitas.

Apakah DNA itu?
Setiap orang memiliki DNA yang unik. DNA adalah materi genetik yang membawa informasi yang dapat diturunkan. Di dalam sel manusia DNA dapat ditemukan di dalam inti sel dan di dalam mitokondria. Di dalam inti sel, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang terdiri dari 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX atau XY). DNA Mitokondria ? Tes mtDNA penurunan maternal

Pola penurunan matrilineal DNA Inti ?Tes Paternitas/Maternitas

Pola penurunan patrilineal dan matrilineal

Keunikan pola pewarisan DNA mitokondria menyebabkan DNA mitokondria dapat digunakan sebagai marka untuk mengidentifikasi hubungan kekerabatan secara maternal. . Cara pengambilan sampel: Sampel darah diambil sebanyak 2 ml dengan menggunakan tabung EDTA kemudian diberi label yang jelas. adopsi. Apakah tes paternitas? Tes paternitas adalah tes DNA untuk menentukan apakah seorang pria adalah ayah biologis dari seorang anak. Kita semua mewarisi DNA (materi genetik) dari orang tua biologis kita. pemeriksaan DNA dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan individu yang satu dengan individu yang lain Untuk apa saja tes DNA dilakukan? Tes DNA dilakukan dengan berbagai alasan seperti persoalan pribadi dan hukum antara lain: tunjangan anak. Sedangkan DNA yang berada pada mitokondria hanya diturunkan dari ibu kepada anak-anaknya. Sampel disimpan pada suhu 4°C. Dengan perkembangan teknologi.Setiap anak akan menerima setengah pasang kromosom dari ayah dan setengah pasang kromosom lainnya dari ibu sehingga setiap individu membawa sifat yang diturunkan baik dari ibu maupun ayah. rambut beserta akarnya. seperti buccal swab (usapan mulut pada pipi sebelah dalam). imigrasi. darah. warisan dan masalah forensic (dalam Identifikasi korban pembunuhan) Sampel apakah yang akan diambil untuk tes DNA? Hampir semua sampel biologis dapat dipakai untuk tes DNA. Kedua pola penurunan materi genetik dapat diilustrasi seperti gambar sebelumnya. perwalian anak. Tes paternitas membandingkan pola DNA anak dengan terduga ayah untuk memeriksa bukti pewarisan DNA yang menunjukkan kepastian adanya hubungan biologis. walaupun lebih dipilih penggunaan darah dalam tabung (sebanyak 2ml) sebagai sumber DNA. dan tanggal pengambilan sampel.

seperti kasus dugaan tertukarnya bayi. Siapa saja yang perlu di periksa untuk tes paternitas? Ibu.Apakah tes maternitas? Tes maternitas adalah tes DNA untuk menentukan apakah seorang wanita adalah ibu biologis dari seorang anak. Partisipasi ibu pada tes paternitas dapat membantu menyingkirkan separuh DNA anak. Metoda identifikasi DNA apakah yang digunakan dalam tes paternitas dan tes maternitas? Identifikasi DNA untuk tes paternitas dilakukan dengan menganalisa pola DNA menggunakan marka STR (short tandem repeat). dengan menggunakan analisis tambahan (penambahan penanda) memberikan hasil yang sama akuratnya. sehingga separuhnya lagi dapat dibandingkan dengan DNA terduga ayah. Seperti pada tes paternitas. Akan tetapi kami dapat melakukan tes paternitas tanpa partisipasi ibu. Dalam genom manusia dapat ditemukan pengulangan basa yang bervariasi jumlah dan jenisnya. . tetapi hanya bila ibu biologis tidak bersedia di tes.atau dapat dikatakan keluarga sekandung Dapatkah tes paternitas dilakukan bila hanya terduga ayah dan anak saja yang diperiksa? Dapat. kasus anak angkat dan lain-lain. anak dan terduga ayah. STR adalah lokus DNA yang tersusun atas pengulangan 2-6 basa. Umumnya tes maternitas dilakukan untuk kasus. tanpa dipungut biaya tambahan. Identifikasi DNA dengan penanda STR merupakan salah satu prosedur tes DNA yang sangat sensitif karena penanda STR memiliki tingkat variasi yang tinggi baik antar lokus STR maupun antar individu. kasus bayi tabung. Apabila anak belum dewasa maka di perlukan fotokopi surat kelahiran dan atau surat perwalian anak yang menyatakan terduga ayah atau wali anak memiliki hak untuk membawa anak tersebut untuk melakukan tes paternitas. tes ini membandingkan pola DNA anak dengan terduga ibu untuk menentukan kecocokan DNA anak yang diwariskan dari terduga ibu.

Bagaimana kalau terduga ayah berada di kota lain? Dengan surat pengantar dari dokter.Apakah perlu surat dokter untuk melakukan tes DNA? Tidak. Apabila DNA terduga ayah dan anak tidak cocok (mismatched) maka terduga ayah yang di tes 100% bukanlah merupakan ayah biologis anak tersebut. maka sampel tersebut memiliki kekuatan hukum. kecuali jika sampel yang diperiksa diambil melalui prosedur hukum (surat dan polisi atau jaksa). Untuk pengambilan jaringan janin ini harus dilakukan oleh ahli kebidanan/kandungan. terduga ayah dapat diambil darahnya di kota domisili dan mengisi formulir surat pernyataan persetujuan untuk melakukan tes paternitas serta menandatanganinya di atas materai. Konfirmasi dilakukan dengan mengulang tes terhadap terduga ayah. umur atau gaya hidup tidak akan mengubah pola DNA seseorang. makanan.99% probabilitas paternitas bila DNA terduga ayah dan DNA anak cocok (matched). Ibu yang ingin melakukan tes DNA prenatal harus berkonsultasi dengan ahli kebidanan/kandungan. Apakah tes paternitas dapat dilakukan sebelum anak lahir? Dapat. alkohol. atau dengan cara amniosentesis pada umur kehamilan 14-24 minggu. Apakah kerahasiaan hasilnya terjamin? . Berapa akurasi hasil tes paternitas dan tes maternitas? Tes DNA adalah 100% akurat bila dikerjakan dengan benar. tetapi untuk tes DNA ini tidak perlu surat pengantar dokter. CVS) umumnya pada umur kehamilan 10-13 minggu. walaupun kami sering bekerjasama dengan dokter dan banyak kasus kami berhubungan dengan mereka. tes paternitas dapat dilakukan sebelum anak dilahirkan (prenatal). Tes DNA dapat dilakukan dengan sampel dari jaringan janin (Chorionic Villi Sample. Apakah hasil ini dapat digunakan sebagai bukti hukum? Hasil tes ini hanya dapat digunakan sebagai referensi pribadi. obat2an. dengan analisis DNA. Pengguna jasa dapat meminta dan menjadwal tes paternitas dan/atau tes maternitas secara langsung sesuai dengan keinginannya. Berapa lamakah hasilnya dapat diperoleh? Hasil tes DNA akan selesai dalam 12 hari kerja terhitung dari tanggal diterimanya sampel. Apakah harus ada persiapan sebelum tes DNA? Tidak. Tes DNA ini memberikan hasil lebih dari 99.

karena pertanyaan mengenai paternitas sangat sensitif. dengan komponen DNA laki-laki pada sampel lebih sedikit dari komponen . Tes ini sering digunakan untuk memberikan bukti tambahan pada kasus paternitas yang sulit dimana terduga ayah tidak dapat di tes. seluruh informasi pasien. Hasil tes DNA hanya akan diberikan kepada individu yang melakukan tes. Pada tes ini. Tes dapat dilakukan pada janin dan bahkan pada orang yang sudah meninggal. Tes ini sering digunakan untuk memberikan bukti tambahan pada kasus maternitas yang sulit dimana terduga ibu tidak dapat di tes. Metode identifikasi DNA apakah yang digunakan dalam tes mtDNA penurunan maternal? Dalam tes mtDNA yang diturunkan secara maternal. sampel dapat diambil dan disimpan sampai seluruh individu yang akan diperiksa telah terkumpul. maka kedua individu tersebut dinyatakan 100% bukan berasal dari satu garis keturunan ibu. Kapan tes Y-STR harus digunakan? Apabila sampel DNA yang diperiksa merupakan campuran DNA wanita dan lakilaki. Apakah tes Y-STR penurunan paternal (Y-STR paternal lineage test)? Tes Y-STR penurunan paternal digunakan untuk menentukan apakah dua atau lebih laki-laki mempunyai hubungan keluarga melalui ayah mereka (secara paternal/garis ayah). bila pola mtDNA seorang ibu sama dengan pola mtDNA anak maka dikatakan bahwa kedua individu tersebut memiliki garis keturunan maternal yang sama. Apakah ada batasan umur untuk melakukan tes DNA? Tidak. dan pada saat itu tes baru dapat dilakukan. Apakah sampel yang akan diperiksa harus diambil pada waktu yang bersamaan? Tidak. tes DNA tidak dipengaruhi oleh umur. Apakah tes mtDNA penurunan maternal (mtDNA maternal lineage test)? Tes mtDNA penurunan maternal digunakan untuk menentukan apakah dua atau lebih individu mempunyai hubungan keluarga melalui ibu mereka (secara maternal/garis ibu). Hasil dari tes ini juga dapat digunakan untuk konfirmasi hubungan biologis dari anak angkat. identifikasi DNA dilakukan dengan membandingkan mtDNA ibu dengan mtDNA anak. Hasil tes ini juga dapat digunakan untuk konfirmasi hubungan biologis dari anak laki-laki angkat. Jika pola mtDNA nya tidak cocok. karena DNA mitokondria hanya diwariskan secara maternal pada anaknya. mengenai tes dan hasil tes akan dijamin kerahasiaannya.Tentu.

maka tes Y-STR dapat membantu membedakan kontributor.500.. Persyaratan yang diperlukan dalam melakukan identifikasi DNA Pengguna jasa harus menyerahkan fotokopi kartu identitas diri (KTP/ paspor).per paket * .000. mereka dapat dilibatkan dalam proses pemeriksaan dengan biaya tambahan Rp.DNA wanita.-.000.500. 4. akte atau surat keterangan lahir anak dan foto-foto dari individu yang diperiksa. 2..7. dll). 5.000.-/per orang *.000.000.-/per paket *.000. 350. Pengguna jasa juga harus menandatangani surat pernyataan persetujuan tes DNA di atas materai. dengan atau tanpa kehadiran ibu adalah Rp. Biaya tes Y-STR penurunan paternal untuk dua individu adalah Rp. saudara. Biaya pemeriksaan Biaya tes paternitas yang dilakukan oleh seorang anak dan seorang terduga ayah. biaya ini sudah termasuk biaya konsultasi pemeriksaan identifikasi DNA seharga Rp.000.per paket *. Jika anda akan memeriksakan lebih banyak orang (lebih dari satu tersangka ayah. maka tes Y-STR akan memberikan pola DNA laki-laki. Pada sampel yang diperiksa apabila terjadi kontribusi DNA laki-laki lebih dari satu. Biaya tes mtDNA penurunan maternal untuk dua individu adalah Rp.

dan universitas-universitas. pemeriksaan medis DNA dilakukan hanya untuk lebih memastikan. tulang. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Kerjasama yang telah dimulai itu semakin diperkuat dengan penyelenggaraan simposium dan workshop mengenai “Forensic DNA : Identification and medicolegal Aspecs. . kami lebih menekankan pada peran uji DNA dan aspek medikolegalnya. Tokoh-tokoh dunia mengutuk dan mengecam insiden tersebut dan meminta agar dalangnya segera ditangkap. Lihat saja. serologi. dan pemeriksaan berdasarkan prinsip eksklusi. Menurut Ketua Panitia. sidik jari. Adapun fokus utama acara ini adalah membahas tentang upaya dan strategi membangun bank data (data base) populasi dan kriminal. Bahkan sekarang telah dibangun laboratorium DNA forensik bertaraf internasional dibawah Biddokpol (Bidang Kedokteran Kepolisian) Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) POLRI Jakarta.” jelas Sangkot pada Farmacia. di Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. dan gigi. menjadi momentum mulainya Indonesia memasuki era DNA forensik Malam hari tanggal 12 Oktober 2002. desakan dunia internasional ini membuat kepolisian Indonesia tergopoh-gopoh melakukan investigasi. pakaian. bom Bali juga dianggap sebagai ’peletakan batu pertama’ dari kebangkitan terorisme di Tanah Air. sejak itu ledakan bom terus meneror kota-kota besar di Bumi Pertiwi ini setiap tahunnya. Menentukan identitas jenazah terkadang tidak mudah. adalah benar milik sang insinyur asal Negeri Jiran Malaysia. tiba-tiba sebuah ledakan dahsyat mengguncang kota Kuta di pulau Bali. dan merenggut 202 orang korban meninggal serta 209 korban cedera. Sangkot Marzuki. “Pada simposim perdana ini. Dalam hal ini kepolisian Indonesia bekerja sama dengan Kepolisian Federal Australia. Topik-topik yang disuguhkan cukup menarik minat peserta. pemeriksaan DNA menjadi sangat berperan bahkan penentu. kepolisian mulai menggunakan teknologi identifikasi yang lebih modern. Ibarat sapi dipecut. hingga Bom Bali II di Jimbaran Bali 1 Oktober 2005. Mulai dari ledakan bom di Hotel JW Marriott Jakarta 5 Agustus 2003. Tak tanggung-tanggung. Kejadian ini dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia. Azhari. korban dan prilaku kriminal teroris berhasil diungkap satu-persatu. Rentetan peristiwa tersebut membuat wajah Indonesia kian suram di mata internasional. Simposium ini adalah acara pertama yang digelar di Indonesia yang membahas keilmuan forensik DNA secara komprehensif dan overview yang lengkap. Tak hanya itu. Kesembilan metode itu ialah pemeriksaan secara visual. Dr.Identifikasi korban dan pelaku kejahatan terorisme di Tanah Air baru-baru ini. apalagi hangus terbakar. Apalagi pembicarapembicaranya adalah memang pakar di bidangnya. pemeriksaan gigi dan odontologi. Dr. Uji DNA semakin memberi kepastian bahwa potongan tubuh yang ditemukan di Batu. masih dapat diungkap lewat dua dari sembilan metode identifikasi. Kalau tubuhnya utuh.Sc. dari perhiasan. Identifikasi korban dan pelaku kejahatan terorisme tersebut menjadi momentum mulainya Indonesia memasuki era DNA forensik. data pemeriksaan medis. yakni Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) forensik. Prof. di tengah suasana pesta-pora. Tapi pada kasus tubuh hancur. Apalagi bila sampel yang ditemukan berupa serpihan seperti rambut. lewat dokumen atau surat. serta penggunaan teknologi masa depan atau modern semisal microarray dalam identifikasi DNA. M. Malang Jawa Timur pada 9 November 2005 silam itu.” pada 5-6 Februari 2007 di Hotel Borobudur Jakarta. Pada jasad yang masih dapat dikenali dengan metode identifikasi lain. Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. baik dari dalam maupun luar negeri. Termasuk buron paling dicari di Indonesia yang menjadi otak dari serangkaian bom tersebut. sepotong daging. Dengan teknologi DNA forensik ini. acara ini bertujuan untuk mempromosikan pengembangan kapasitas tes DNA forensik di Indonesia.

karena Indonesia adalah negara besar dan populasi sangat besar. Bayangkan saja. bencana-bencana besar seperti tsunami. LIPI. maka akan sangat mudah mengidentifikasi korban dan pelaku kriminal. Tapi nanti kita akan mengarah kesana. dan Australia.Di meja registrasi terdaftar sekitar 200 peserta yang berpartisipasi. Sangkot mengatakan. rumah sakit. Sistem ini akan mengidentifikasi markamarka DNA tertentu. bahkan untuk yang hanya berupa serpihan tubuh sekalipun. terbungkus kromosom Sirkular Diturunkan dari Ayah dan Ibu (kecuali Y) Ibu Keunikan Unik untuk tiap individu Tidak sepenuhnya unik/khas (kecuali saudara kembar identik0 Tingkat mutasi Rendah 5-10 kali DNA inti Sistem kodifikasi yang akrab disebut Codis itu. Indonesia terdiri dari beragam suku. sistem ini telah diaplikasikan. populasi di Indonesia sangat beragam. sebenarnya berasal dari Amerika Serikat. Setiap individu mempunyai pola pengulangan DNA yang berbeda. gempa. maka dilakukan pemeriksaan STR (Short Tandom Repeat) DNA. yakni dari 20 universitas. Lalu dengan hal sebesar ini. Sepanjang 5 tahun belakangan saja. Belum lagi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan banyak gunung aktif serta dikelilingi lautan dan samudera. Selain itu. yaitu ada sekitar 240 juta jiwa yang tersebar dari Barat ke Timur sejauh 4. lanjut Sangkot. Kondisi alam ini membuat Indonesia juga rawan mengalami bencana alam. sehingga bisa mengungkap jati diri seseorang. upaya untuk membangun data induk DNA (database) juga dilatari oleh kondisi Indonesia yang sangat kompleks.5 juta orang dan Malaysia 23 juta. Dengan ketersediaan database DNA populasi dan kriminal. database populasi ini nanti juga berguna untuk melihat varietas antar etnik dan mutasi genetik dari populasi Indonesia. bagaimana kita harus bertindak atau mengerjakannya?“ ujar Sangkot menegaskan bahwa proses pembangunan database DNA itu memang harus dilakukan secara bertahap. Mereka berasal dari 20 institusi di seluruh Indonesia. “Pertama-tama. longsor. Singapura. serta kolega dari Malaysia. dan lumpur panas telah merenggut banyak nyawa. Departemen Pertanian. Selain itu juga bisa dilakukan dengan pendekatan profil mitokondria DNA “ Sistem kodifikasi yang seperti itu belum dilakukan di Indonesia. yang dalam hal ini ada 13 marka. DNA Inti DNA Mitokondria Ukuran genoma -3 juta bp 16. seperti di Singapura dan Malaysia. Bangun Data Induk DNA Populasi dan Kriminal Selain maraknya kejahatan transnasional yang timbul belakangan ini. Sangkot . BPPT. Lebih lanjut Sangkot mengatakan. Untuk keperluan ini. Kemudian sistem ini telah banyak diadopsi dan dikembangkan di berbagai negara di seluruh jagad raya.“ Perbedaan Penanda DNA Nuklear dengan DNA Mitokondria. Sementara Singapura hanya berpenduduk sekitar 1. yaitu ada sekitar 350 populasi etnik. sehingga sangat rawan konflik dan terorisme. pemeriksaan DNA untuk pembuatan data base profil DNA umumnya dilakukan dengan sistem kodifikasi.500 km dan dari Utara ke Selatan sejauh 2000 km. yakni bagian DNA yang memiliki urutan berulang. budaya. serta akses yang gampang terhadap uji DNA. Namun untuk Indonesia tampak agak sedikit susah dan kompleks. banjir. dan agama.569 bp Kopi per sel 2 (1 dari tiap induk) Bisa lebih dari 1000 Struktur Linier. Di negara tetangga. dan POLRI. bila dibandingkan dengan Malaysia yang hanya terdiri dari 20 etnik.

Bila dilihat di antara populasi dunia. Selain itu belum ada standarisasi bagaimana strategi pengumpulan profil DNA kriminal tersebut. Apa yang harus dicantumkan dalam database. Eijkmen mulai menganalisa 1000 pria dari populasi yang terisolasi untuk penentuan gen Y STR. siapa saja atau apa kriteria kriminal yang diambil DNA databasenya. Sedangkan untuk membangun kriminal DNA database. Tapi masalahnya bagaimana membuat hal tersebut menjadi tersebar merata. sebenarnya Indonesia telah memiliki alat dan fasilitas yang canggih serta tenaga terlatih. sampel mana yang digunakan. Ini menunjukkan pada populasi di Indonesia banyak ditemukan telah terjadi mutasi enzim CYP2C19. mefenitoin. Penelitian ini didanai oleh USANSF. Dari sekitar 300 mutasi gen penyebab thalasemia yang diidentifikasi di dunia. Contoh lain dari mutasi genetik juga dilihat dari efek farmakokinetik suatu obat. di Eropa metabolismenya masih normal. Enzim ini penting untuk memetabolisme sederet obat-obatan terutama barbiturat. amitripilin. Dalam rangka membangun database populasi.Etnik dengan mutasi tertinggi adalah dari Makasar. Halaman: 56 (3740 hits) . Misalnya saja dari perbedaan mutasi enzim CYP2C19. diazepam.mencontohkan. Hingga kini Eijkmen sudah mengumpulkan lebih dari 6000 sampel yang dipilih secara acak. populasi Indonesia memiliki pola mutasi gen coding beta globin (penyebab thalasemia) dari hemoglobin yang berbeda antar etnik. sekitar 30 diantaranya ditemukan di Indonesia. proguanil. Di Indonesia saja sekitar 40 % poor metabolize. (Arnita) Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi Maret 2007 . dan kluster populasi. apakah harus mencatumkan DNA mitokondria juga. Temuan ini sangat penting untuk strategi pemberian dosis yang tepat. sitalopram. data distribusi. China. klomipramin. Mulai September 2005. omeprazol. Akibatnya metabolisme obat-obat ini jadi buruk. Sedangkan 307 pria dari 23 etnik populasi diperiksa untuk kromoson Y. imipramin. Lebih dari 1000 diantaranya yang berasal dari 35 etnik diuji untuk DNA mitokondria. Korea. prevalensi metabolisme yang buruk dari obat tersebut meningkat. klorproguanil. dan Indonesia). Tapi bila pergi ke Asia (Jepang. Eijkmen telah aktif melakukan suatu studi dan membuat strategi untuk mengumpulkan sampel. Tentu tidak mungkin semua kriminal ditentukan profil DNA-nya. Selanjutnya perlu dikaji bagaimana format databasenya. apalagi yang cuma nyolong ayam. Intinya Indonesia baru mulai merangkak ke era baru dan jalannya masih cukup panjang menuju DNA forensik. Belum lagi masalah akreditasi laboratorium (GLP). dan propanol.

78...3./.78-: %08 38073/:3.0/:..329-:/03.9  094/0/0391.2.3.9073.3/. .3./. .5./:3.7. .9073.3:39:202-07..8:-:3.-:9/.2.9.90739..29. -.9073.907/:.3/03.9/.3-..293.54..30:.3 54.9/908 .290829.703.2.3:39: 43172../.. 80.9083 .3.8.9073.9.54.3.:.7.9:.380.:-:3./.9073.3-:99.8.3./03..8/.298047..:0-.7809:7:3.20. /0391.380.5. 2025:3.7809:7:3..8.3-:  5.908 $%#503:7:3./.35..9073.3 2.78.7.  $%#5.0/:.3 202-.3.9073. !..9./:90780-:9 /3.8:82.5..32./..2-.5.3:39:203039:.79083:.4 2.7..3-07..38. .2..09089  %08 $%#503:7:3.2..2070..5.38:9 /2.3/:3.3-:8.3/.329./:..3.3/.3.3/3.3 -:..3/9:7:3.35.:..3-448/./.290829 503:7:3..9/:3./..8/.35.4.5.29443/7.30../:90780-:9202.7..9073.

 .3 5.38:9/2./.. 907/:.78.3 4254303  ..3 /5078.8:-:3..5.. %083 8073/:3...25:7. 8.8:85.3:39:202-07.39..90739. ..7 4254303 .9/.3.3 .. /.3908 $%#.3 .5..3:39:43172./.3-:99.35.3.-.5.3  .9/908 .2-.7:8/:3. 8. 207:5.9  .250  ../.89083:.  /03.7.3.250 0- 80/9 /.8./. 5..3 -448/.9/:3.. .

0-/.. .5./4397-:8.8/7 %!.. 8./..3/.5.34397-:947  !078.7:820307..7.9202-.  2.907..3/5078.39:202-0/.  !.3/507:.9: 2.3.3149445. .79:/0399.8 !03:3.78..3/0391.908  $%#/..:.8.250 . ..220.-.  . 908  $%# ..9.3 202-07.354.39.

9085. !03:3.3.:.502078.3/5078.90739.3907/:.:9.7.3 .73/...3/.3.8547 .38:7.  ....:.9.3.3./:.3-:.3.#5   .31494 1494/.9.90./.9 0907.9.3..9.35.  /03.82./.8.3.3908/..:8:7..9.95073..907.3/.5./.7:8 203.8.38047./7.3408047.0.3507809::.

8:-.3 /03..3.3 8:/.9/-.438:9.3/.3202078.5.3 0-/.09 -.3/....30--..9.8502078..2574808502078.9072.2-.7.#5   .3/0391.78.3..880.9.3#5   .:/....9: 9078. 8.7.3-...5075../. / 2070.47.

9073..9073..50747.:39:/:./:.35././.#5  5075.90829503:7:3.09    .32.#5  5075.908 $%#503:7:3.3/.3  .:39:/:./:.09  .3/...

3 4. /03.9203:3.3 147038  80.9..357.7..32.320703:9 47..  $2548:2 3 ./ 242039:22:..9/03.3 ! #.5  !. 90747820 9075..3 :39: 202574248.3 50..3 0548.3 /902:.90 202-..8 47-.  80. 3 202-:.3 50302-.3 90344 /0391.5..3... //454 /.7 /.7.943 .35738508:8 !../. 547. :..9.3 /902:.3.3 5.3 .3 / ..3 -42 / 490  ..2.3 0/4907. 3 .2.2 38/03 90780-:9 /.:. 9. ..89.3.3 50789.59.9 /4:203 ./.  %45 945 .3/.  02-.  94-07    / 903.7. 3/4308. .3 .22.  4.3.:723. 94-07   #03909.7  /.3/./.3 47-.3 /.  0.947:2  147038 -079..4440:072.3. 8079.5:3 14:8 :9.79.3/ 20/.8.8 908  147038 / 3/4308.3..9 -07507.. 825482 507/.3383:7. /-.7.8/.2 0- 2030.7 / 3/4308.-47.8   /.3. 9-.8  %.7. .8  .3 8:7..8 03.3 4/43944  8/ .3.8.202. 3  ..  :89:8    / 0/:9.850 20/40..3 0548.0077..:0... 8.3 3/4308.843. 3 0548.8:.7 0-.3 .90/4907../2-.35.9 8...3 90344 2.: 24/073 8028..  :.  5.7 9. 5089. -.0/..3 723.3.3 /0.3495.3080. 8007.5 80-.3/..3 .9./.3/4308.40.3 -.38050797.:9.9  /.3..3 2094/0/0391.3 82548:2 /.7. :39: 0- 202. :897.  . .8 /.3-. /.3 03.29: .3 203.8 .8 /. 202.3./.7.5.7.7/:2!0793809.8 9039.3 /.  !741 7 $.33.39./.39..73007  .502-.3  /./5:.9.39074782090780-:9 203.55.3. /.72..147038 .42.089.390.77.  0..3  /.3 2:./..907478-07.9 0548..2 /0391.7..8: -:743 5.. 3/4308. -. .3 20/8  80744  502078.3. 54943.8: 07./  147038  03039:. 502078.7.3 47845 20303./.:.3 80.3047-4:.3 %.3. 3 -079::. /-.9:802.843.9/03.-08.50.02-07   8..8:07. 8:..8 :3./.3 /.0789. /9.3 20/8  /...7-. 90780-:9 202-:.: 0.3.  %.3 9:-: .7 0/.3-4290780-:9 7 ..7/.7 507.3 .9.  %44 944 /:3.2 . 8./. 202-.. /.3 :3.3 :  /. 907.  03:7:9 09:.  147038  .::5 203.8. 2:/. 49..3503003.8 . 2.9/:3.7/-/.33.3.5.9.9:  %072.   /0391. 39073./.. -.9:  .5 /50.3 202-.8 /:3.9/:.:.349.9 8..3 80.3.3 2033.   47-. 503:3.3:3 9.. 3/4308..7   / 490 474-:/:7 .3.  0.7 &802.2.7... %2:75.5 8..350. /.3 /0399. 709:702-.8..2 / 2.8$.77499 .3  5.3 503039:  5..  8079.3 3/4308.79. 425700381 /.  9-.3. 5009.5 80-.7.3 0/07.3 08.0/07... .3  03..8:89:-:.3 2030.3 3 /..3 502078. 9:  -42 .3 2094/0 /0391.  /0391.202.3 9/. 203:3.2. /.0789.9:0/.8.7:897. 850.3 20239.7. 44 40:07 2.3 :5.3 .5  -.8.   0-7:./03. 203:9: /. 5079...7807.9: 5078./ 8. /.3.7: -..3 90.3 0-24/073 .3 9:./.8..3:3 ..3 /.3 !:8/408 !:8.349. 47038.3/507:.3903441470383 47-./. 502078..  /.3 /8::.9.2 . .. !. /2:../.7:3 203.3:3 -..1 39073..: 9:-:3.:5:3:.3-42907:8203074749.843.7:  $..80  545:./0391..3 /:3.3202-0705.07.3 897.9508079.9.. 507.8 0802-.7 23..89..3  /. 7  .  07. 80-:.:9  /08.2.3 -07:5.728.7802-.7 / 3/4308...$05902-07  3. /..:7 .9.8.3:8907-.0.3 3.3 203./ 49.8 02:.7 502078. /.0 ./.:33./ 242039:2 2:. 502-./. .3 2094/0 9: .847-.9: 5079.390747820/%...2-:9 8054943/. 39073.7.3 -.3  502078.9 . 907454 454 20.3/.8  5...3 .3 90747820 / %.79..3:3  0548.3-07/.:8:7. :9:  2.89.8.7.74. /05.3 .3. -007. 50789.2 80. 8075.5... .-03.250 .

2  $05. .8/.:.8. 8..08.  8079.. 2. /.2 8::  -:/.3.3/.3. $8902 4/1.3.9.3 -075.39:-:80.8075.203/0391.7985.  .3  $0.3.2 3 202-:.  -03. :.3  $09.8  !  !!%  05.5 3/.80 :..5 : 2.7. 203:3...2  025.3/:!45:..9 7.7   :3.:. %.74043/83/4308.383.9./.3 /.7.:3.3 203/0391.3 5741 29443/7.3 503/0.5 3/.3 8050799: -0:2 /.847-.7 9:7:3./.9 /7 808047.  .9.9..3 $%# $479 %. /.399..39443/7.3 :25:7 5.2.3/.38.9    .-.7 -07.3/3/4308.8.  43/8 .808 .3.3/.7  508079.8 90.3  .3 90747820  0:2 ..3 92-: -0.:3 -0.3  ..3 :39:.7.7./.3203.9.:.3 /03. 40.0-/.3.  /.8 $89023.3. 8..53.9.  3/4308.7.:723..2:/07.3.9.3/03.3 .3  7:2.9. :9./. 047..3 -07:.:..9  /./: %/.. /03 .5:7..9. 0. 54. /. 20703:9 -. 3 .. -8. :3:3 . :39:202-.3 -07-0/.3 3  2..8907/..3..843.3/. $0..:.  !07-0/.3:3.3.3 .3 30.349203.3:3/.3 8.7809.19. . 907/7 /.9 3/4308...  -: 0:3.18 3/4308.3:39:502-:.-07:5. -8.3  9.3 202 :7:9.-.3 97.7   3899:8 / 80:7: 3/4308.  9079039:  ..30342.3 090780/.3.388902 4/1.3 8. .3 /03.350.3./: 2025:3.3 /..3 /.80503:3.3 8.80  545:.  2.3/42 #050.7 805079 98:3.53/:  8.5 .    39 9443/7.790203 !079.3/: /.3.:.:0..9 42508  .3 907.3 &3 :39: 9.. -.3.79.3.3. &:7..3 -.3 502078.  &39: 0507:.25. -07.7  $97:9:7 307 907-:3:87424842 $7:.7/03.3 9: :.9...7 .8 .. 20.3 431 /.3723.3 :897.  03..3 203.3 8.  -.8 2..7 .8 /.2 .3.3 207:5.:9.7. -08.91 8079.3 3  :5..  $3.3 /.3 502078.3 2.  803. 05:.2 -03.  803.3 723.5:3  $.3 -. 503:. 3.3 ! #  8079.-. .70897.-5  -5 4550780  /./. 7..0789. -03.3.37  43847  /.8 070. /.  /.3..3!03...805741 :2:23. .92:/.3-: 0.

7 /.7   :9.3/3.3./458 /.3492030. /-./.:    2 /.9: .7.: /03.   .80545:..-07503/:/:809.73.30.349  80-03.  805079 / $3./. .  $0.: 2 $02039.39.-08.3 .-.9 ./.7/039  %3.3-.3 .8...  :9.3 .2..574808502-.3. .8 0.7.3 .-. 47..3.8 #03/.3 /.7$.9. -.8.5:7..2:3:39:3/4308.. .3 9:  545:./7.3 /03..-07:3.2.8 .3 /.7:8/. .:/.5..390780-.3 88902 3 90.. 809.7:8 -0793/.709.5:7.7.349 .88.7 545:.380.7 093 /. 9..3 /.3.39:.. / 80:7: ./. 909.- /80-:9 4/8 9:  .7   545:.9:.5  0-.7.33.3/.9 0%2:7 80.7.  $.2.3.2  .80 9:202.7. 8.0$0.9.7   093  .8 .809.3.80/98:8.703. $07./.3./. 80-08.7.380.7 207.8 093  -.. -07.3.8 /3/4308.7/. 30. 9.3 .-079. :.7   :9.3.9...7.7. /.3 /02-.02-.:39: 20.25.8 0309 /.:. .92:9.833.:.349203.3 .7  .9.7&9..3:9 $.3:9$..9.: 20307.9  02:/.8. 907/7 /..3545:. 88902390.342508  !079.$3.7 . /..8.3 2:9.3.9.   30.8 3/4308. ..8.3 / -07-.9-08.3/4308.8.9 -07.3:3.39 $8902 4/1.7 3  -.8.

802../ 2:9.803.7 207.9 .3. . /897-:8  /./8.9..-.7-9:7. /902:.5-.8 032 !  32 3 50393 :39: 20209. .3 5.05. 93/03.7    5447 209.  $0. 2:33 802:. 3/4308.3 5741  3.250  /.3 3 //.9 /.-40  3 203:3:.3.4  574:. 8.3.3 907:9.3  545:.23  /..7   /..2./. 89.-.  %039: 9/.7   2:9.- 9. -.:2. 8. 209.9  .9/.39..93.7   /.7 809.3.3-:7:/.5.9.39.7 545:..3  /.803.3 5745.3 2:9.9  %. 40 &$ $  $0/.93. 05. .9.-48204-. $05902-07    203 2:. -. :.83472. 202-.9: 89:/ /.3..3.038209..3.507 08.29753  47574:.9 4-.7.80309:./ 90780-. /902:.9.. 7907./. 907.- 9.90780-:9 0:2 .2-  /.90 503:25:.  0- /. 203:25:.. /.7:8/.2  4257..8.. /.8 /:3..8 032 !  %02:.  . 202-:..   57. . 90780-:9 203. 202 54. 723.7   4394. :39: 7424843   :.2 7..33. 5. 203.3 0- /.8  203 90..5 2. 2:9.2  257.-48203.3 03 $%# !0309.3:93.  $0/.709  . /.3905.007.3 8079. 3/4308.9.7.8 / 3/4308. 907./.-.::55..4/3 -09.34 -. 2.3.  470.72.9..3 //0391.89.3.9 4-...890793. 3443 . 723.39.-.3  8.3 /:3.90502-07..7:8 203. 8.3 -07-0/.7 507-0/.23  20103943  42057.70/9.-47.5.3  89.3 8:.9 /.2.2.3203::147038   739. 903.4394..3..9. -.9/. /.: .-4820.3 /.3/488.3 9: -0:2 .3.74-.3 1.9   3/4308. %./.8.2  393.2/.8 -.5.:.9:2..  8.8 :39: 503039:.8 03 5030-.7:/.-4820 80/0709 4-.7.72:9.8 /5078. -.3 /5 80.-..947:2 !  $0.39:2.3 -07.7 0244-3 .91 20.3   57.78.3.32:9.   $05079907.9.3 . .7.8 3/4308.80 . 570.209. 203..72. /9039:. /745.802.73..3 :39: 202-.. /.7  093 /: :39:  29443/7.3 5741 723.2.7  093 545:.9  8.. .3 90./.. 4-3 5030-.8.3 /.3.43098:.990780-:92033./.7   8..80 545:.250 . 507: /.8 / /:3. 90.3 202-:.90 :39: 203:25:.390784.-.9 50393:39:897.3:3 723..9 897.2.7: 2:.8 .8 03 .8  3.3.  /.3 :8907 545:.897.3./-:7: . 809. -.3..3/.8 . 202 . .8.9:4-.3 3.457.  /.250 2.3 .3  98  .80  80-03.3.8 .3.  809. .7.3 3 8.5.3  29443/7.3 8.9  .70101./.3.207..33/4308.8.2. 545:.. 1472.3:3 /.9.. .3/.2.7 093  ..39.09. .3/3/4308.8.545:. 3 203 8:/.