Pengertian Anjak Piutang

Anjak Piutang atau yang lebih dikenal dengan istilah factoring adalah perusahaan yang kegiatannya melakukan penagihan atau pembelian atau pengambilalihan atau pengelolaan hutang piutang suatu perusahaan dengan imbalan atau pembayaran tertentu dari perusahaan (klien). Anjak Piutang atau factoring merupakan suatu badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri (Keputusan Menteri Keuangan RI No. 1251/KMK013/1988 tertanggal 20 desember 1988). Selanjutnya ditegaskan kembali dalam Keputusan Menteri Keuangan No.172/KMK.06/2002 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam dan luar negeri. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman yaitu: a) Penekanan Anjak Piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. b) Anjak Piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang) c) Pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan Anjak Piutang melibatkan tiga pihak Dari pengertian di atas dapat diambil beberapa poin-poin penting, yaitu: a) Transaksi Anjak Piutang terdiri dari dua jenis yaitu, pembiayaan (financing activity) dan non pembiayaan (non-financing activity) b) Transaksi Anjak Piutang mencakup transaksi domestik dan internasional c) Obyek pembiayaan piutang berupa tagihan jangka pendek d) Pembiayaan hanya dapat dilakukan kepada perusahaan dan bukan kepada individu

Setelah jangka leasing selesai. Disamping hal tersebut di atas para pengusaha juga memperoleh keuntungan-keuntungan lainnya seperti kemudahan dalam pengurusan. tetapi tidak mempunyai dana tunai yang cukup. Di Indonesia leasing baru dikenal melalui surat keputusan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan Republik Indonesia dengan No. Capital lease dan operating lease sama-sama dikenakan pajak pertambahan nilai. Sejalan dengan perkembangan waktu dan perekonomian Indonesia permasalahan yang melibatkan leasing semakin banyak dan kompleks. Mulai dari jenis leasing yang paling sederhana sampai yang rumit. triwulan atau enam bulan sekali kepada pihak lessor. No. dan No. perusahaan dapat membeli barang modal yang bersangkutan. dan adanya hak opsi.30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari 1974 tentang perizinan usaha leasing. Melalui leasing mereka bisa memperoleh dana untuk membiayai pembelian barang-barang modal dengan jangka waktu pengembalian antara tiga tahun hingga lima tahun atau lebih. sedangkan untuk operating lease disamping dikenakan pajak pertambahan nilai juga dikenakan pemotongan pajak penghasilan pasal 23. hal ini karena diperlakukan sebagai sewa menyewa biasa. .LEASING (SEWA-GUNA-USAHA) -Pengertian Leasing atau sewa-guna-usaha adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Perbedaan jenis leasing menyebabkan perbedaan dalam pengungkapan laporan keuangan.KEP-122/MK/IV/2/1974. Dengan melakukan leasing akan lebih menghemat biaya dalam hal pengeluaran dana dibanding dengan membeli secara tunai. perlakuan pajak dan akibatnya pada pajak penghasilan badan akhir tahun. Dengan melakukan leasing perusahaan dapat memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat langsung digunakan berproduksi. berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang yang telah disepakati bersama. Munculnya lembaga leasing merupakan alternatif yang menarik bagi para pengusaha karena saat ini mereka cenderung menggunakan dana rupiah tunai untuk kegiatan operasional perusahaan. Bagi perusahaan yang modalnya kurang atau menengah. dapat mengadakan perjanjian leasing untuk mengatasinya. yang dapat diangsur setiap bulan.32/M/SK/2/1974. Hal ini sungguh berbeda jika kita mengajukan kredit kepada bank yang memerlukan persyaratan serta jaminan yang besar. Perusahaan yang memerlukan sebagian barang modal tertentu dalam suatu proses produksi secara tibatiba. Melalui pembiayaan leasing perusahaan dapat memperoleh barang-barang modal untuk operasional dengan mudah dan cepat. Biaya-biaya yang berkaitan dengan transaksi lease dianggap sebagai biaya usaha bagi pihak lessee. dengan melakukan perjanjian leasing akan dapat membantu perusahaan dalam menjalankan roda kegiatannya.

maka pada prinsipnya pengertian leasing terdiri dari beberapa elemen di bawah ini: 1. Equipment Leasing Association di London memberikan definisi leasing sebagai berikut: “Leasing adalah perjanjian antara lessor dan lessee untuk menyewa sesuatu atas barang modal tertentu yang dipilih/ditentukan oleh lessee. Adanya hak pilih (option right) 6. berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang telah disepakati bersama”. Adanya nilai sisa yang disepakati bersama 7. Pembiayaan perusahaan 2. Berdasarkan beberapa pengertian di atas. Hak pemilikan barang modal tersebut ada pada lessor sedangkan lessee hanya menggunakan barang modal tersebut berdasarkan pembayaran uang sewa yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu”.Suatu keuntungan lain jika ditinjau dari laporan keuangan fiskal adalah transaksi capital lease diperhitungkan sebagai operational lease pembayaran lease dianggap sebagai biaya mengurangi pendapatan kena pajak. Penyediaan barang-barang modal 3. Adanya pihak lessee Pembiayaan melalui leasing merupakan pembiayaan yang sangat sederhana dalam prosedur dan pelaksanaannya dan oleh karena itu leasing yang digunakan sebagai pembayaran alternatif .122/MK/IV/2/1974. Jangka waktu tertentu 4. Adanya pihak lessor 8. dan Nomor 30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari 1974 adalah: ”Setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Pembayaran secara berkala 5. Tetapi tidak begitu halnya jika ditinjau dari segi komersial. Pengertian leasing menurut surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia No. Nomor 32/M/SK/2/1974. Secara umum leasing artinya Equipment funding. yaitu pembiayaan peralatan/barang modal untuk digunakan pada proses produksi suatu perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. KEP.

Klasifikasi Leasing 1. yaitu lessee sampai kapan pun tetap membayar dengan satuan moneter yang lalu terhadap sisa kewajibannya. Adanya kepastian hukum. yaitu tidak menyediakan dana yang besar. Pembayaran angsuran lease diperlakukan sebagai biaya operasional. artinya terhindar dari resiko penurunan nilai uang yang disebabkan oleh inflasi. 2. Lessee yang akan membutuhkan suatu barang modal menentukan sendiri jenis serta spesifikasi dari barang yang . 4. artinya struktur kontrak dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yaitu besarnya pembayaran atau periode lease dapat diatur sedemikian rupa sesuai dengan kondisi perusahaan. 3. Karena leasing umumnya membiayai 100% barang modal yang dibutuhkan. untuk dapat memodernisasi pabriknya.tampak lebih menarik. jadi dalam hal ini bisa dikatakan menjadi suatu penghematan modal bagi lessee. Capital Lease Perusahaan leasing pada jenis ini berlaku sebagai suatu lembaga keuangan. Cepat dalam pelayanan. 7. Terkadang leasing merupakan satu-satunya cara untuk mendapatkan aktiva bagi suatu perusahaan. artinya secara prosedur leasing lebih sederhana dan relatif lebih cepat dalam realisasi pembiayaan bila dibandingkan dengan kredit investasi bank. karena hak kepemilikan sah atas aktiva yang di lease serta pengaturan pembayaran lease sesuai dengan pendapatan yang dihasilkan oleh aktiva yang dilease sudah merupakan jaminan bagi lease itu sendiri. Tidak diperlukan jaminan. 9. yaitu lessee dapat menggunakan modal yang tersedia untuk keperluan lain. Capital saving. maka leasing didukung oleh keuntungan-keuntungan sebagai berikut: 1. 6. terutama perusahaan ekonomi lemah. artinya pembayaran lease langsung dihitung sebagai biaya dalam penentuan laba rugi perusahaan. maksimum hanya menyediakan down payment yang jumlahnya dalam kebiasaan lease tidak terlalu besar. 5. bukan dari laba yang terkena pajak. 8. artinya suatu perjanjian leasing tidak dapat dibatalkan dalam keadaan keuangan umum yang sangat sulit. Sebagai pelindung terhadap inflasi. jadi tanpa prosedur yang rumit dan hal itu memberikan kemudahan bagi para pengusaha untuk memperoleh mesinmesin dan peralatan yang mutakhir untuk memungkinkan dibukanya suatu bidang usaha produksi yang baru atau untuk memodernisasi perusahaan. Fleksibel. jadi pembayarannya dihitung dari pendapatan sebelum pajak. Adanya hak opsi bagi lessee pada akhir masa lease. sehingga dalam keadaan keuangan atau moneter yang sesulit apapun perjanjian leasing tetap berlaku. Sebagai suatu alternatif sumber pembiayaan modal bagi perusahaanperusahaan.

Lessor akan mengeluarkan dananya untuk membayar barang tersebut kepada supplier dan kemudian barang tersebut diserahkan kepada lessee. Di dalam menentukan besarnya pembayaran lease. Sale and lease back Sesuai dengan namanya. Dalam kontrak penjualan lease diakui dua macam pendapatan yaitu pendapatan penjualan barang dan pendapatan bunga atas jasa pembelanjaan selama jangka waktu lease. Operating Lease Pada operating lease. lessor membeli barang dan kemudian menyewakan kepada lessee untuk jangka waktu tertentu. b. syarat-syarat perawatan serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengoperasian barang tersebut. dalam transaksi ini lessee menjual barang yang telah dimilikinya kepada lessor.dibutuhkan. 3. Sales type lease (Lease Penjualan) Lease penjualan biasanya dilakukan oleh perusahaan industri yang menjual lease barang hasil produksinya. Sebagai imbalan atas jasa pengguanaan barang tersebut lessee akan membayar secara berkala kepada lessor sejumlah uang yang berupa rental untuk jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama. Dalam praktik lessee membayar rental yang besarnya secara keseluruhan tidak meliputi harga barang serta biaya yang telah dikeluarkan oleh lessor. 2. Bisa dikatakan bahwa dengan sistem sale and lease back memungkinkan lessor memberikan dana untuk keperluan apa saja kepada kliennya dan tentu saja dana yang dibutuhkan sesuai dengan nilai objek barang lease. Atas barang yang sama ini kemudian dilakukan suatu kontrak leasing antara lessee dengan lessor. maka perjanjian ini memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan direct finance lease. Jumlah rental ini secara keseluruhan akan meliputi harga barang yang dibayar oleh lessor ditambah faktor bunga serta keuntungan pihak lessor. Di sini jelas tidak ditentukan adanya nilai sisa serta hak opsi bagi lessee. . Lessee juga mengadakan negoisasi langsung dengan supplier mengenai harga. lessor tidak memperhitungkan biaya-biaya tersebut karena setelah masa lease berakhir diharapkan harga barang tersebut masih cukup tinggi. Dengan memperhatikan mekanisme ini. Secara sederhana bisa dikatakan bahwa lessor membeli suatu barang atas permintaan lessee dan akan dipergunakan oleh lessee. Selanjutnya capital atau finance lease masih bisa dibedakan menjadi dua yaitu: a. Direct finance lease Transaksi ini terjadi jika lessee sebelumnya belum pernah memiliki barang yang dijadikan objek lease. Di sini lessee memerlukan cash yang bisa dipergunakan untuk tambahan modal kerja atau untuk kepentingan lainnya.

maka dikirimkan kepada lessor disertai dokumen lengkap. Kemudian sisa dari harga barang tersebut akan dibiayai oleh credit provider. supplier akan menandatangani perjanjian purna jual. Supplier menyerahkan tanda terima (yang diterima dari lessee). Prosedur Mekanisme Leasing Dalam melakukan perjanjian leasing terdapat prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan yang secara garis besar dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Pada saat yang sama. Kontrak pembelian peralatan akan ditandatangani lessor dengan supplier peralatan tersebut. 7. Lessee bebas memilih dan menentukan peralatan yang dibutuhkan. Seperti Pesawat terbang bermesin jet dari Pabrikan Boeing dan Airbus.4. . 2. 8. seperti yang tercantum dalam kontrak lease. Lessor tidak membiayai objek leasing hingga sebesar 100% dari harga barang melainkan hanya antara 20% hingga 40%. 6. Lessee menandatangani tanda terima peralatan dan menyerahkan kepada suppplier. Setelah lessee mengisi formulir permohonan lease. bukti pemilikan dan pemindahan pemilikan kepada lessor. Untuk mempertahankan dan memelihara kondisi peralatan tersebut. lessee dapat menandatangani kontrak asuransi untuk peralatan yang dilease dangan perusahaan asuransi yang disetujui lessor. Cross Border Lease Transaksi pada jenis ini merupakan suatu transaksi leasing yang dilakukan dengan melewati batas suatu negara. setelah ini maka kontrak lease dapat ditandatangani. Barang-barang atau peralatan yang ditransaksikan dalam cross border lease meliputi nilai jutaan dollar Amerika Serikat. 3. 4. Supplier dapat mengirimkan peralatan yang dilease ke lokasi lessee. 5. Antara lessor dan perusahaan asuransi terjalin perjanjian kontrak utama. Dengan demikian antara lessor dan lessee terletak pada dua negara yang berbeda. Leverage Lease Pada leasing ini dilibatkan pihak ketiga yang disebut credit provider. Lessor mengevaluasi kelayakan kredit dan memutuskan untuk memberikan fasilitas lease dengan syarat dan kondisi yang disetujui lessee (lama kontrak pembayaran sewa lease). mengadakan penawaran harga dan menunjuk supplier peralatan yang dimaksudkan.

Lessee membayar sewa lease secara periodik sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditentukan dalam kontrak lease. Pasal 17 ayat 2 menyatakan: a. Pembayaran sewa guna usaha tanpa hak opsi yang dibayar atau terutang oleh lessee adalah biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. 1. 1169/KMK. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) a. Dalam pasal tersebut dengan jelas menyatakan bahwa angsuran-angsuran atau pembayaran yang diterima lessor dari lessee untuk jenis transaksi finance lease tidak dikenakan pemotongan pajak penghasilan. Perlakuan PPN atas transaksi capital lease: 1) Berdasarkan ketentuan pasal 13 Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 1994 huruf d dan e. PPN yang . 2. Lessee wajib memotong pajak penghasilan pasal 23 atas pembayaran sewa guna usaha tanpa hak opsi yang dibayarkan atau terutang kepada lessor. penyerahan jasa dalam transaksi capital lease dari lessor kepada lessee adalah penyerahan jasa yang terutang PPN. Pajak Penghasilan (PPh) Berdasarkan Undang-undang no 17 tahun 2000 dan surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. karena lessor sebagai perusahaan jasa persewaan barang dengan demikian adalah pengusaha kena pajak. 2) Pengalihan barang dalam transaksi operating lease bukan merupakan penyerahan barang kena pajak karena pengalihan barang tersebut adalah dalam rangka persewaan biasa. Peng.9. Pasal 17 ayat 2a mengatur tentang perlakuan pembayaran leasing oleh lessee. Pengumuman Direktur Jenderal Pajak No.139/PJ. 4) PPN sebagaimana dimaksud dalam angka 3) merupakan PPN Keluaran bagi lessor dan merupakan PPN Masukan bagi lessee dalam hal lessee adalah Pengusaha Kena Pajak.63/1989 dan Pasal 1 angka 4 Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep05/PJ/1994. 10. 3) Besarnya PPN yang terutang adalah 10% dari Nilai Penggantian. b. Aspek perpajakan yang berkaitan dengan leasing. Di sini dijelaskan bahwa pembayaran leasing dari lessee kepada lessor untuk transaksi operational lease diperlukan pemotongan pajak penghasilan pasal 23 karena menurut pajak diperlakukan sebagi sewamenyewa biasa.01/1991 Pasal 16 ayat 2 menyatakan: “Lessee tidak memotong pajak penghasilan pasal 23 atas pembayaran sewa guna usaha yang dibayar atau terutang berdasarkan perjanjian sewa guna usaha dengan hak opsi”. Lessor membayar harga peralatan yang dilease kepada supplier.

Residual Value: Nilai leased asset yang diperkirakan dapat direalisasi pada akhir periode sewa. Perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiayaan dari pihak perusahaan leasing. Dalam hal lessee kemudian melease kembali barang tersebut. Periode yang mencakup digunakannya hak opsi untuk membeli aktiva yang dilease. PPN masukan atas perolehan barang tidak boleh dikreditkan oleh lessee. Lessor : Pemilik dari aktiva yang akan di lease. c. Lessee : Pemakai aktiva yang akan di lease. Security Deposit (SD): Jaminan kas yang diminta lessor dari sewa lessee untuk menjamin pembayaran sewa atau kewajiban sewa lainnya. Periode yang mencakup hak opsi untuk memperbarui kontrak leasing. Lease term: Jangka waktu lease yang tetap dan tidak dapat dibatalkan. . termasuk: a.dibayar atas perolehan barang kena pajak (BKP) yang dilease merupakan PPN Pajak Masukan yang dapat dikreditkan dengan PPN Pajak Keluaran lessor. Periode dimana denda dikenakan bagi lessee atas kegagalannya untuk memperbarui lease dan jumlah denda tersebut dijamin pada permulaan lease. d. Periode dimana lessor mempunyai hak untuk memperbarui atau memperpanjang masa lease. Periode yang mencakup hak opsi pembaruan yang biasa yaitu diberikan jaminan oleh lessee atas utang lessor yang mungkin terjadi. b. Lease : Suatu kontrak sewa atas penggunaan harta untuk suatu periode tertentu dengan sewa tertentu. e. b. Dalam hal transaksi sale and lease back tanpa hak opsi. maka lessor harus mengenakan PPN yang terutang atas jasa persewaan barang yang dilakukan.

Perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan satu group usaha dengan pemasok. Perusahaan pembiayaan konsumen yang tidak mempunyai kaitan kepemilikan dengan pemasok. c. dan bukan untuk tujuan produksi atau distribusi. Perusahaan pembiayaan konsuemen yang merupakan anak perusahaan dari pemasok. disebut perusahaan pembiayaan konsumen (Customer Finance Company).Pengertian Pembiayaan Konsumen Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman atau kredit yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitur untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung dikonsumsikan oelh konsumen. Perusahaan yang memberikan pembiayaan diatas. b. . Adapun jenis pembiayaan konsumen berdasarkan kepemilikannya : a.

  4 .

.

$.

.

 /.34  .

5-.

.

3 -.20250740/..34507..3.5079.3/03.:39:202-.35.83207:5.:3 . -.8.37:29 !07-0/.3:39:4507.3.3.:33.08800  :3.33..2.502-0.8.:3.9 32070. 8.9.70380..3/.3.25.342508 :.2..580-.3:8.350704342.8.458  ..3.....3-07.83 $0.83802.3.9.:.02-..843.:8.3 5024943./../.397.7:5./.3 0:39:3.91.:3./.7.30:././03...9..8.34507.3.5072.3/..3.9073.33.3 24/.808.0-7:.3.:39:0.59./..9.:0-  8./507.507:8.3 507./03...80.202507400:39:3..79.3 20-.7-.35.930.3/03.7.380-..5..33.:.03/07:3203:3....3./03.80507902:/. -.3203.2 503:3.9. 5.350702-.0.5.  80/.30.-8.80/.3  0.547.2-. ..9..39.3/.3 /.. 503:8.3.90780-:9/.3-.3-.2-.9.7.3..5.3.-.832070.80/.:0. 0.2 503:7:8.35073.3507-0/.5.503:8.3-.8.35..253/03.35.35..5079.9.80/8..3.8..3.35..930.-..2.9..8.38.33/4308. .3.7.832030-.2030.-.3.703.253.79039.3.3.83.503..503.3 ..0...7.9:3.9:/.30380.3.703.:.:.-.3..93.9:50302-.3 80/07.80.85.

.59/.7.59.3.-.318.9..0.5.3507.4507.3....580-.80/.943.303.380-.38.8.5..3.793.30:.80502-.80 /5079:3.3 503/./.$:.7.9.  $0./93./93.9:502-.6:520391:3/3 .-09:.7.3..:2:20..547.:/.9:0:39:3. %09..3.30..83.78042078..203:7...97.0.:/.3.

 .38:32.83203:7:98:7.324/.2.3.039070:..38:3  !03079.905:9:8.7.30.9:507:8.80./.7.3/.-.....3/.3078.3.:5:39/.3-.33/:897#05:-3/4308.303907 !07/. :39:/:3..35.4 ! .574808574/:88:.

.

'.

.

 4247 .

.

$.

.

34247 . /.

5-.

.

3 -.8.7.8-.39..7.9.7..7.3.3:9.9.50.324/.324/./03.7.9:9079039: -07/.3-.33.3.507..88./.83-07/..9:..:2025075..3 -.7....:.8.3 502-.. 9079039:.7....83.380.3502-.9.5-.324/.7./.8380-.  6:520390..-07:9 0.3507:8.7..0-7:. $09..08847/.3/5.390780-:9:39:202-0-.9-078..943/43/43202-07.3.2-039:5030/.9:507:8.308800:39:2030.3.390.. -07.7./8079..3-078.83884.3 502-. .3.3.7.3.808:.9.3/01380.3:39:.7..9:0.3..507:8.340 8:.3..3/. /805.2.:39:/:3.

3 :.573853.7 -0-07.88..3-...83907/7/.5.  ..5...00203/-.3 50.257480/:7/.502.34008800 .9-078...38.8.9..  /.5.5 4594379   /.3-0-07../9039:./.90780-:9-07/..8.324/.380.503079. 0884780/.5../.-07.90780-:9.3.../9039:.7.3502-.3-.83207:5..30.8 2.3507:8.9:0.3  !030/.7.7.390.2.3...380.3 /..324/.3.9:9079039:  !02-...7.3/805.3.340.3  !02-.5.324/.3.3/.3-.3502-./..308800.3.3..08847  /.7./.91 .3.33.7.3..3/:3..320./.203:3.3.  /.8.3.7..3.83.:0.380-.2.9073.7.08800 !02-.9:9079039:  07/.980/07.502-.3 -.3...503079.7.5..7.703..3.

502-.9073.3.80 8:/.2030/.  S_XS_ WS_ZY  .324/.3 .9.3 .793.:2430907 .9: 507:8..3:2:2.809:803/7   ...7./.82:2. ..57480/:70.72.23./9....3/03.3/3.73.5:3507./507:.390703./.8:.202-..80 .7 $0-.3.3..503/:3907. -:.9073/./.7-..3/.33....-...324/.3.458-.80   /../.5..3 507:8.0-203..... 574/:8..30.37:5.3 .38:7.9.59./..//..08800 .2...3.3 2..5.3.5.:   %07.088005.3. /.5.390780/.3 .05.:.2039.57480/:7 .3-8.30.38:3/9:380-.0...9:50302..8 ..0.324/.7./502-.20-.7.809/.7:.2030/.5.9.8-.30.32430907 .9..85081.33.77084503:7:3.25.3/0.2503039:..7.7:507:8..3/.503:8.92024/0738.38.9:507.23..:-08.9.343/8 507:8.35..9.3..25.3:8.9:9/..80.3::2 .59.:80-.:907.380-.0.835.83:2:23.9:02-.-07:9  08-0 .9/.3:2.7. .207:5..250.7.::39:2024/0738. 503..3.38..8507:8.7.98:9 803.3.9:7.9: -08.5202-.7/03.3.:39:0507:.5.340.0:.3.9.5. /9:3/.8502-..:.3 /435.3 /80-.0383-07.3.9 /.324/.2 0..-.380-.9: 8..3 .3.3/0.30:.:5074/00.5./8:.3-.8:.7.34031.9203:3.910-.8 ...80/.703.3/-:.9/..8:.7.83207:5.3.9..3.7...5.3203.907.8/.9:08800/.80/507.3/-:9:..302:/.9:-/.588.4507.8.8:.-.7.2.3.30.32:9..843.3-./.35:3909.9:088008.-...-73.89...808:.8././.507:8.30.-.089.3 907:9.3   %/.30434202.30.9:780/02.5./03.3.83//::3400:39:3.:39:202507402083 2083/..3   05.507:8.3803/70388079..203039:..   /..20.3 .3.0.30./../-.3808:9.5-07.:39:203/..270.9:202-07.839/.3507.3/.8.5.3/03.9.3.38.30-:9:..9./.324/. :39:/.30.3.7.370/93.3.-.3 202-:9:.9.830-80/07.3   !02-...38..793.9/808:.38:.85.8.3-.3 08800...3.3507:8.502-.793.9.8.9/-..7503/.9:./03.0502.531. .5..918:2-07502-..3 .9.3. -./..3.9:.30:.37:29/.33.897:9:74397.793.80808:.3502-.370..8:..8.793.9.9:-.7/.-.05./.7 2..3-.0..808079.3 0:39:3.3.0.703./.3503/...3.83909.3/.7:39:202:33..-.3.9.3..3-08.80 !07:8.380-0:25.-.   $0-.7 .3..9:3.

3.3..7.3889028...8.930../23.3..2.390780-:92.033.3205:9. 90780-:9.3202-.908800202-.3/.0:39:3..07.-.3/.3.9..5..3.8.3.8..33048.7/.7.38:..390780-:905.80 088479/../.7.205:9.2.305.80!03:..7.3 02:/./...9:9079039: .3 -07-0/.77039.-0:25073.3.88./03.2.73.9507.3..913.8-.3..3-..3.0././..3..913../-.3.390.:39: 0507:.7.//:./..:/:.80.5.-.302:/.7.503:.:39:202-.089500.34008847  /.39.08800   $.9:4397.9.3.390780-:9/807.947-:3.3-08.3-..3 503:.:.-.3503/.3/03..3 08800:.::593  830.2-.39039:8.3/507:3.340507:8.7.30...80-07.3-8.3.../. /.8079.33/:897.7.38203 2.3..3 90780-:9  08847..3202507.7.80/07.8308800203:..7.38:3/03.7.  8.7.3/3.0.5.458-.930.3-..3-.38079.9:0.8.7.:13./.390.35..33.33.2203039:. 8.3./.7.9.80 2./.:.38:550720303.::39:050393.3.3/.80-.9.3/70.8.308847 03.9:9079039:.780.1..9.3203.202:33.80/.3 -..9.3-.3.8.7039.80 $0.5..3.3/-:9:.-.3 -.080:7:.7.305..7..502-0.08800:39: ./03.9.3-07:5.7./805.05.3/.7.9 8..80 830880020207:./9039:.3.34008800  - $..8079.332029::.9.7-.83.38..3 9/.507.2-.3:93.9.-07.08847202-08:.2. .. 05.7./03.24397.8.3-07:-:3..0.-8.3.9.00.0.:39:.38079.0880080-0:23.08847 9.3/.8090.:.38...502-.. ./.3. 70.2025079:3.80  .38../.8.7.80 08847202-0-.00.7.08847 $0.8-8.8507239. /507:3.3:39:9.00..7.8.7.73. 7039.324/.80503:.3..0..503:..9:-./-0/.080:7:.3-:3./.9.5.74008847 /9..59.202-./.3.80 !.380.3  0.380.34-0 0.7.08800 $0-.83907.32030:..308847202-07.80 0.3.7.7.3-08.35034507./.3.3.3.30.7.7..3/0.89/...8..2.3/0.2.3.3/03.  :2.3.3.80-.9-078.30..05.08800 /03.3..3 08800/...33.9:503/.8.80    507.3/.320.80-../-:9:.390780-:908800.2503/.-.2-./0:././.7..3-.9: .3.. 4-0-..257.7. $08:.390.4507.3...80 %7.0884780:2.32030..3.3/-.297..203.302:/.3203:. -.703.3..9.8 574/:83.3808:..8:5507/.

9.305.3403/.9072./.09.7.-.9:30.3507.38..3/.3-07208309/.7.9.9.502-.:9.31.3.38../.3/.80205:93.35:73.43/8507.3.3.80.38.808800 &39:2025079.0./.3.:.80 2.3.....38..7207.3507.3.38:..9907-.7/.08847/8079. 0./.3 .85.8:/.3907./.3/9072.3/809::08847 805079.3./.380.7.40.80./.3.3 203.:.380. 0.88:.80-08.7.3 -.3 5023/./:...08847/.3/.39.320.320.3.3/9.7.9.9.3 .7.9.2.. 3.80.  4397.3.7..3/0.3/-.390780-:9. .390780-:9   $:5507/.:.3.957480/:7/.9.9.-7. 03.7..3.3.80 !.3/03.388.78-08..220.3.3507:8. 08800/.-07:9  08800-0-.37-:8  ^[_WVa^ WSZ_W WS_ZY .7:8/.80/.8./..9.2.34397.3/-:9:../07 088479/.3 8:5507507..3/.80/.3/..0.  .308847/03.3..9.:9.4397..833/-.9.3/809::08800 .3203.3507.3.3/2...4397. 4-00.507.5./07   748847/070..9.7.....00.8:7.3/80-:9.3820.89.39.5   088472030.8:7.9.3507.3507:8.38907.7!..5.9.202-.08847/. /4:20303.9.8:7.3.38:39:507.7./72..305.80 /03.7./.3   !.305.0383207:5..32020..3202:9:8.80 8090.5.70/9574.3.3...7488-47/070.9/:7.39.3/.3507.8004.3 /.9072.30.3203:3:8:5507507.83./.3507.08847  ..5.2.8:55507   $:550720307..34397.3502.3 /4.3.3.30..9/.920372.3200.83907/.7..9 $05079!08.7.   08800203.80 %7.370/9/. 32.8202/.7.380-.3 -07-0/.3.38.3.0880020381472:75072443..3203039:.0..7..9:97./...   02:/.38.24397.5.9.7.343/8.7.07.3:39:202-07.3/02.:507.8.30880090709.3/.9.7.9203..3/.502-0.3.9/9.$07.708800 -:9502..35.39.3 /0.3/.3/.70/9574..3/97.30.7.3/.39:2/.3503.:.833.3.9 -.3   $090.-.80 39.9..390780-:9 8:5507.7 /.5.2.320307..

8005.0.8.:3 /.8080.3..390.7.7.8:5507   08800202-.502-.38:7.3/..780.3/0. /9039:./03..80  _\W\W^\SSSZ SZYTW^S`SZVWZYSZWS_ZY  !.7.3#4  .3&3/.. 08847202-.8...3./.7.!03./.5074/808:.3.507.3 !!  07/.24397.3 :3/.0.7.905:9:8.3349.9..3039070:.3.

 .

3.38:7.3507..3.9./03./03.08847:39:97.380.4 !03 .8.:3..3-07/.3709:703/07.   !.:907:9.59..3-.458..!.380..38.:.80/507:.35024943.7.9:79039.708800:39:03897.9203.35.!07.70880005..8.3502-.:3:7:1//.897. .3 088009/.38.8..3!020739.3/.8.5.3 .9.00.9...:502-.:3..:3..3!!. -.309039:.8..9.9203.80.84507.8.:8..8.:8.503.458.7..08847  !...0.80  07/.203:7:95.8502-.7.9./. !07...8203..7.3.8.7.9.8.8.-20249435.7.305.:8.9/:7.35.-.25..8.3..3/-.3/9072.../.7..3/-.9.809/.30.9. !!  .2-....30  !03:2:2.35....3 ..20249435..943..8.35.380.3.08847/. !02-..502-.3  !.35.3 5024943.38:7.7.:8.8 13.3 -.9:7.38.9.:.35.35.7.203..503.0.503./.3/.90780-:9/03...8.7503..9.503.3-7:94  - 08800..34008800.!079.8.:907:9. .8.9./507.9.30.458 .8.8.3507.3/-.3.7..:3.3 5... 2030.8502-.!.7.:907:9.9.30.:.3.8.83/.834008800 83/0.703.3 80.3.34247 9..380-.

! .

3!.3 709:703/07./...8.!.424705 .3.05:9:8.

!.

 50307../.7.80 /..5.7.03.390780-:9..8.38..80-:.3.   08.39..8://.8./.8.3 207:5.08800/...3.!!.503:8..930..50780.350307.297.03.703. 5...!.2./.50780.38..297../.3907:9. /.08800./.2.3. !!.3   !!80-./.3-./2.73.3..70884705.3-..0884780-.8.3907:9..!03..08847/..3-. 207:5../. 507:8..3!! .8.3.2.27..3../..3/03.3-.3-..7.3 .0.3..703.3207:5.503.08800.7..3!!.   !03.84507.8:.3..3/02..3-.3/...7.59.50307.3!!0:...3-.7.!03:8.303.

.9..3-.458 !!2..:50747.5072:.3 -.324/..3!!...458502-.:5/:3..3.80./.380.9:4397.8809.7:.3907:9.7.-.780.80 !07:8.5...7:4397.'.38.5..8.0.9.3/5077..9:0..7:820303.9/70/9.3./.3-.303..7:.8002-.3!!!.5..3/.3.308847  - .088472025:3.80  0 !074/0.. ! .3/03.:39:202507-.3/0..3  0.3/.3203..:0.9/70.33./03/.30..9.3.3 :2.90780-:9/.390780-:9  2.8./03/.23 502-.3-.:39:8:.83  08847!02/.3.380.850740./03.23...80-.:39:202507-.0.7.3.9/-..5/.9./03...80$:.3-.9.9:/-07.9.2. 9079039:  08800!02./-..458:39:202507-..88.80.3/0.3/0.08847.3200.3.3.3!!!.  $0.80207:5.. !074/0.08800:39:203.85.3..08800..3..8.3.809072.3203.3.75..3/0.:5..33.8.7.9..39/.:.23..3/.2.80/..30.7.80  0.:5.80  .:0..83  - !074/0.3-.9.8503:3...34008800 .8: .3 9072. !074/0/2.97./  #08/:.0.380.458:39:202-0..9.34008800 .79.3/239..8:.507:8.80.33..0.:2025075.9.3.-..-40/70/9.        .32:33907.3203.0:.850740.0880002:/.9.235.3 9/.3/0.9.3 .80  / !074/0/2.8.75074/080.3203:3.8:..8./..7.308847..7.9.3/..3909.7.32.8:9.08847/.3...5.35.7.:7905489 $ .3..50780..3502-.7:0.9.3..9:5074/09079039:/03.80/.7.

3207:5.8.3-:..3/.3438:0203.3.3/03.507:8.3408:.:/897-:8 !07:8.3  /.3 05.3502-.9.7..3207:5.3502-....3-.3!02-.3/-07..0425..9...../.3502-....3.3/..84                  .3438:203..3438:203 :8942073.3202-07.30502.8.7502. !07:8...9:507:8.9.38:3/438:28.3/..3.8 /80-:9507:8.9.../0-9:7:39:502-0.3..33.340 438:203 /.3502..84  - !07:8..5:3038502-.7.3438:203./03..3438:203  !02-.3./.3..84  .3438:203-07/..3:39:9::..2025:3.. .3 502-.38.3..3438:203..!03079.3 502.3574/:8. !07:8.3.:70/9.30502...3502-....39/.8:..9:74:5:8.2.9:53.

 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful