P. 1
Pengertian Pengarsipan

Pengertian Pengarsipan

5.0

|Views: 15,213|Likes:
Published by zhebon

More info:

Published by: zhebon on Oct 13, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Berkenan dengan masih sedikitnya buku pegangan yang bisa dipakai sebagai buku acuan bagi mahasiswa untuk mata kuliah Sistem berkas, maka penulis berusa membuat buku diktat sistem berkas. Buku ini ditujukan terutama untuk menunjang matakuliah Sistem Berkas dan Pengarsipan dan Akses di jurusan Teknik Informatika dan Komputer dau Jurusan Komputer lainya. Diharapkan dengan adanya buku ini mahasiswa bisa menambah wawasan dan mengembangkan cabang ilmu yang ada di dalam buku ini dan mahasiswa diharapkan bisa memahami arah serta tujuan dari pengajaran matakuliah ini. Materi dalam buku ini disesuaikan dengan silabus dan kurikulum yang berlaku sehingga memudahkan bagi dosen pengajar untuk mengembangkan setiap materi yang akan diberikan pada mahasiswa, dan mahasiswa bisa memiliki gambaran dasar tentang sistem berkas. Penulis menyadari sekali, bahwa dari buku diktat ini banyak sekali kekurangannya. Dengan tangan terbuka penulis menerima saran dan kritik dari pembaca, dengan harapan penulis bisa memperbaiki dan melengkapinya untuk masa yang akan datang. Penulis berharap, semoga buku diktat ini bisa bermanfaat bagi pembaca baik dari mahasiswa, akademisi, atau masayarakat umum yang ingin mendalami tentang komputer.

Semarang, 16 Maret 2001 Penulis

1

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 KONSEP DASAR BERKAS 1.1 Pendahuluan 1.2 Operasi Berkas 1.3 Representasi Data Logika dan Fisik 1.3.1 Representasi daya Logika 1.3.2 Representasi Data Fisik 1.4 Representasi File 1.4.1 Organisasi Data dan Pengolhan File 1.5 Sistem File (File System) 1.5.1 Jenis-jenis File 1.5.2 Organisasi File (Akses dan Prosessing) BAB 2 PERANGKAT KERAS DAN PARAMETERNYA 2.1 Pendahuluan 2.1.1 Penyimpanan mekanis 2.1.2 Tape Magnetik 2.2.3 Disk Magnetik 2.2 Tipe-tipe magnetik Disk 2.3 Media Penyimpanan Lain 2.3.1 Optical Disk 2.3.2 Tekologi SuperDisk (LS-120) 2.4 Organisasi Pita 2.5 Penulisan dan/atau Perekaman Data 2.6 Parameter-parameter Dasar Perangkat Keras BAB 3 BLOKING DAN BUFFERING 3.1 Blok dan Sektor 3.2 Record dan Bloking 3.2.1 Record Fisik dan Record Logik 3.2.2 Bloking 3.2.3 Penandaan Record (Record mark) 3.3 Blok Pointer 3.4 Buffer 3.5 Arsitektur Penyimpanan BAB 4 PENYIMPANAN DATA 4.1 Waktu Akses Pada Pita 4.2 Piringan 4.2.1 Waktu Akses Pita Piringan 4.3 Akses ke File Data 4.3.1 Memilih Media Penyimpanan File Meto Akses 4.3.2 Kebutuhan Sistem Komputer 4.3.3 Mede Pemrosesan Yang Dipilih 4.4 Kebutuhana Penyimpanan Data v vii 1 1 3 6 6 6 6 6 9 9 13 16 17 17 18 19 21 24 24 27 29 30 30 37 37 38 38 40 44 46 46 47 51 52 54 57 59 59 60 63 64

2

BAB 1 KONSEP DASAR BERKAS

Model data menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk merancang struktur pentimpanan bagi pengumpulan data. Terutama struktur penyimpanan ini harus mendukung efesiensi pengaksesan data untuk sekumpulan program sistem informasi yang meliputi sistem berkas dan cara pengorganisasian file. Pengertian sistem berkas dan akses ü Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu : Suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. ü Sistem Akses : Cara untuk mengambil informasi dari suatu file.

Pengarsipan dan Akses adalah : ü Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali ü Sistem Berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolahan dan penyimpanan dada pada alat pentimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada sistem berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik. ü Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file terebut organisasi file. ü Secara lebih spesifik pengarsipan dan akses berhubungan dengan : 1. 2. Insert : mentimpan data baru atau tambahan ke dalamtumpukan data lama. Up-Date : mengubah data lama dengan data baru atau tambahan ke dalam ini bisa sebagai atau keseluruhan. 3. Reorganisasi : penyusunan kembali record-recor dari suatu file (untuk jumlah data tempat. Istilah-istilah dasar yang digunakan : Element data : Salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe (char, nomer, kode) dan panjang karakter atau digit.

3

Item data : - Referensi nama dan himpunan karakteristik element-element data yang menggambarkan duatu atribut. Tempat penyimpanan setiap attribut dari sebuah entitas. Contoh : item data ”identifikasi siswa” dapat dikarakteristik dengan nomer digit 4 dengan nilai antara 1 – 1000. Entitas : Sekumpulan obyek terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa bedakan dari lainnya. Obyak dapat berupa barang, Contoh : entitas Mobil, Mahasiswa , Nilai ujian, pegawai dan lainnya. Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyaek atau dengan kata lain kumpulan attribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribut No Polisi, No Registrasi, warna, jenis mobil, tahun, bahan bakar dan sebagainya. Field : - lokasi penyimpanan untuk salah satu element data. Contoh : ruang penyimpanan untuk identifikasi nomor siswa. suatu elment yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses. Record (fisik) : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi element-element data yang menggambarkan beberapa entitas. File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi element-element data yang menggambarkan himpunan entitas. Access Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

1.2 OPERASI BERKAS Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu : 1. Model penggunaannya 2. Model operasi berkas Model penggunaannya ada 2 cara : 1. Batch : suatu proses yang dilakukan secara kelompok 2. Interaktive : suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.

4

Model operasi berkas, ada 4 cara yaitu : 1. Creation 2. Up-Date meliputi : Insert / Add Modification Delete

3. Retrieval meliputi : Inquiry Report Generation

4. Maintenance meliputi : Restructure Reorganization

CREATION Pembuatan berkas ada 2 cara : 1. Membuat struktukr berkas lebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru kemudian record-record dimuat (diload) ke dalam berkas tersebut. 2. Membuat record dengan cara merekam record per record.

UP-DATE Pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap Up-to Date (diperbaharui). Ada tiga bagian dalam proses Up-to Date yaitu : 1. Penyisipan atau pemambahan record 2. Perbaikan record 3. penghapusan record

RETRIEVAL Pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi. Menurut ada tidaknya persyaratan retrival dibagi menjadi dua yaitu :

5

1. Comprehensive Retrival : proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas. Contoh : - Display All, - List Nama, Alamat. 2. Selective Retrival : mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : - List for gaji = 70000, - List Nama, NIM for angkatan = 1999/2000.

MAINTENACE Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas tersebut. Ada dua cara yaitu : 1. Restruction Perubahan struktur berkas. Misalnya : panjang field diubah penambahan field baru panjang record diubah

perubahab ini tidak mempengaruhi operasi berkas. 2. Reorganisasi Perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjasi organisasi berkas yang lain. Misalnya : dari organisasi berkas squensial menjadi berkas sequensial diindeks dari langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)

Kriteria dalam pengarsipan dan akses adalah : Kriteria teknis dalam penyimpanan data, terutama bila jumlah data tersebut besar adalah : 1. 2. 3. 4. kecepatan akses dalam pengambilan data kemudahan peremajaan (up-date/insert/delete) kemudahan reorganisasi data. pemakain penyimpanan (sttorage) seminimal mungkin.

Beberapa kriteria non-teknik 1. 2. 3. ekonomis (segala sesuatu yang berhubungan dengan perancangan) pemeliharaan (maintenance) dan integritas data mudah dan konsisten andal

6

4.

proteksi (keamanan perusahaan).

1.3

Representasi Data Logik Fisik

Ada 2 aspek data yaitu data logik dan data fisik. 1.3.1 menunjukan satu kelas objek (seperti interger), attribut-attribut, nilai dan operasi yang dilakukannya. 1.3.2 Menyinggung bagaimana data digambarkan dalam media penyimpanan. Perubahan representasi logika ke fisik diekspresikan sebagai pemetaan tipe data ke media penyimpanan. Contoh ditipe data interger disimpan dalam 1 lokasi memori. Bit pertama dala lokasi/cell adalah tanda bit yang menunjukan apakah interger + atau – tanda bit 0 sama dengan +. 0 1 2 3 15

Representasi fisik interger dalam lokasi memori 16 bit

1.4 Representasikan File Disimpan dan digunakan dengan cara yang berbeda untuk tujuan yang berbeda. Cakupan berikutnya adalah file yang sering digunakan kumpulan lebih besar dari rangkain informasi yang saling berhubungan. 1.4.1 Organisasi Data dan Pengelolahan Element-element data umum :

Data base Personal fileGaji / file skill

Pegawai Record #1
Field nama Field No-id Field gaji

Pegawai Record #2
Field nama Field nama Field gaji

Pegawai Record #1
Field No-id Field dept Field skill

Pegawai Record #2
Field No-id Field No-id Field skill

Fina

5601

….

….

Gambar 1-1. element-element data dasar

7

Karakter Element data dasar karakter barisi alphabetik, numerik atau simbol-simbol lain. Bit atau byte merupakan element data yang lebih kecil. Untuk elemen-elemen data komputer (sepanjang pemakain word dan page), karakter merupakan elemen data yang paling kecil.

Field Leevel data lebih tinggi berikutnya adalah field yang berisi sekumpulan karakter. Field kadang-kadang juga disebut item.

Record Hubungan field-field data yang digabungkan menjadi bentuk satu record. Suatu record menggambarkan kumpulan attribute menggambarkan entitas.

File Sekumpulan record yang saling berhubungan yang dikenal sebagai data file (data set). File daftar gaji berisi record daftar gaji untik semua karyawan disuatu perusahaan.

Hubungan antara field, record dan file suatu record merupakan sekumpulan beraneka ragam element yang mungkin diperlakukan sebagai 1 unit. Satu record dibedakan dengan duatu arrray dimana semua elemen dalam arrray memiliki struktur bisa memiliki struktur data yang berbeda.. elemen-elemen disebut field.

1.5

Sistem Berkas (File System) Pengaksesan (membaca dan menulis) data file memerlukan aktifitas yang

trasparan untuk programer aplikasi.

Tanggung jawab sistem berkas banyak dan beragam yang meliputi : 1. Pemeliharaan direkti\ori file yang mengidentifikasikan dan melokasi informasi.

8

2.

Menentukan lintasan aliran data antara memori utama dan pentimpanan tambahan (secara penyimpanan).

3.

Mengkoordinasikan komunikasi antara CPU dan media penyimpangan atau sebaliknya.

Pokok-pokok bahasa meliputi : ♦ Jenis-jenis informasi yang diperlukan dalam file harus ditentukan sebelum merancang file. ♦ Informasi dapat dinyatakan dalam betuk kode untuk menghemat ruang penyimpanan file data. ♦ Informasi yang disimpan dalam file sebaiknya hanya informasi yang digunakan sekarang dan kira-kira pasti digunakan pada waktu dekat. ♦ Cara penggunaan file mempengaruhi apakah file disusun secara acak atau berurutan. ♦ Bagaian pemrosesan data bertanggung jawab atas pengamanan data dan membatasi siapa-siapa yang berwenang mendapatkan file.

1.5.1 Jenis-jenis File File data dapat digolongkan menurut cara organisasinya seperti file berurutan atau file acak. Dapat juga menurut jenisnya misalnya master, file transaksi dll. File data yang digolongkan menurut jenisnya adalah sebagai berikut : 1. File Induk : suatu file yang diperlukan untuk memperlancar operasi sistem dan diperbaharui secara teratur. 2. File Transaksi : digunakan untuk memperbaharui file induk dengan konformasi yang baru. 3. File Penunjang : Merupakan kutipan dari file untuk enjada kemungkinan adanya file asli yang rusak. 4. File Riwayat hidup : Informasi yang dikumpulkan selama periode waktu tertentu atau tahun yang lalu dan biasanya digunakan untuk menyusun laporan statistik. 5. File Data Transaksi : Merupakan sebuah rekaman pada pita atau piringan untuk setiap ttransaksi yang melengkapi file induk.

9

6.

File Kesalahan : Rekaman tentang kesalahan yang disimpan pada file untuk pembetulan dikemudian hari.

7.

File Laporan : Merupakan turunan laporan tercetak yang ditahan pada piringan atau menunggu printer siap mencetak.

8. 9.

File sementara : File yang disiapkan untuk memproses peralihan. File Pustaka : File yang digunakan untuk menyimpan program aplikasi,program utility, program lain.

10. File Kerja : File ini berisi record-record yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat dibuat sebuah program dan dipakai oleh program lain sebagai input. 11. FILE Program : File berisi perintah-perintah untuk memproses data. Perintah dapat ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (COBOL, Fortran, Pascal, BASIC, PL/1,RPG, dan lian-lain)

File Induk File induk merupakan yang terpenting pada sistem sebuah file induk merupakan file yang digunakan untuk menyelesaikan tugas pokok tertentu dan dipelihara secara teratur.

File Transaksi File transaksi berisi informasi yang digunakan untuk memperbaharui file induk.

File Data Transaksi Pada umumnya berkas diperbaharui secara ”online”. Perubahan-perubahan dilakukan segera setelah kejadiannya timbul. Informasi tentang pasien baru dimasukan melalui terminal. Jika file rusak/hilang dan tidak ada rekaman lain. Bila itu tidak terjadi tidak mungkin dapat dibuat kembali file dengan data yang tepat. Alternatif setiap terjadi transaksi suatu catatan sebaiknya ditulis dalam ”file data transaksi” yang dapat disimpan pada piringan atau pita.

10

Master File

Sort Program

Master Distorsi (sementara) Program Transaksi

Laporan

File-File lain

Gambar 1-3 Hubungan antar tipe-tipe file

File Kesalahan Selama file transaksi diproses untuk menunjang file induk, mungkin ditemukan kesalahan pada rekaman transaksi yang lolos dari proses sebelumnya. Menghentikan program setiap kali terjadi kesalahan dan membentulkan kesalahan dinilai tidak menguntuntungkan sehingga kesalahan direkaman pada file kesalahan.

File Laporan Waktu yang tersedia untuk sebuah pencetakan sangan terbiasa sehingga pada operasi multi proses sangat mungkin terjadi pemrosesan 2/3 kegiatan sekaligus yang sama-sama membutuhkan proses pencetakan. Jika hanya tersedia 1 printer maka hanya bisa dikerjakan satu kegiatan. Dua kegiatan lain akan ditahan (SPOOL/Simultaneos Periperial Operation On-line) dan sisimpan sebagai file cetakan (print file) pada piringan

11

atau pita. File demikian disbut file laporan (report file), bila output nya berupa laporanlaporan tertentu. Jika printer sudah kosong file laporan tersebut akan dicetak.

File Sementara Suatu file sementara penyimpanan dapat berupa piringan atau pita yang disiapkan untuk pemrosesan peralihan sementara yang kemudian dapat dibuang sehingga ruang data dapat digunakan untuk job lain.

File Penunjang (Back Up) File penunjang merupakan kutipan sebuah file induk dan kadang –kadang kutipan sebuah file transaksi. Frekuensi penggunaan file penunjang tergantung pada frekuensi perubahan isi file dan banyak rekaman transaksi yang digunakan untuk pembaharuan file.

File Riwayat Hidup (History) Seringkali suatu sistem memelihara informasi untuk periode waktu tertentu. Misal untuk menghasilkan laporan statistik yang lebih dari satu tahun, sehingga beberapa informasi harus dikumpulkan pada file riwayar hidup yang akan jarang diproses.

1.5.2 Organisasi File (Akses dan Prosessing) File disimpan di bermacam tipe media penyimpanan dan biasanya diorganisasikan dalam cara untuk memudahkan pengaksesan (store, locate dan retrive) data. Ø 2 tipe dasar media penyimpanan 1. Device penyimpanan sequensial akses Contoh : magnetic tape 2. Device penyimpanan akses langsung Contoh : magnetic disk Ø Data record dalam suatu file secara fisik diorganisasikan pada suatu devise penyimpanan dalam 2 cara dasar. 1. Organisasi file secara equensial (dalam rangkaian fisik berikutnya satu dengan yang lain)

12

2. Organisasi file secara random sering disebut meetode organissi file secara direct (langsung) atau nonsequensial. Bermcam metode telah dikembangkan untuk mengakses data record yang disimpan dalam file. Metode pengaksesan file berisi : 1. Metode akses sequensial dan akses sequensial dan kss sequensial berindeks untuk file-file yang diorganisasikan secara sequensial 2. Metode Key-transformation, Linked-list dan bermacam metode indexing untuk file=file yang menggunakan metode organisasi secara random.

Ringkasan : Konsep-konsep file penting : ⇒ Media penyimpanan file device penyimpanan dengan akses sequensial device penyimpanan dengan akses secara direct

⇒ Media organisasi file organisasi secara sequensial organisasi random

⇒ Metode Akses file o sequensial sequensial transformasi key index llinked list inverted file

sejumlah besar obyek yang sama disebat entitas yang masing-masing digambarkan oleh suatu nilai sekumpul attribute. Sekumpulan nilai-nilai attribut untuk salah satu entitas sisimpan dalam record fisik. Setiap nilai attribut menepati satu field dalam satu record. Field dan record memiliki panjang yang bermacam-macam. bervariasi. Format record bisa

13

o

Record menggambarkan entitas yang sama yang disimpan secara bersama dalam file. Kunci adalah attribut atau kombinasi nilai-nilai attribut yang digunakan untuk pengurutan dan / atau menemukan record-record dalam satu file. Kunci utama (promary key) mempunayi kemampuan secara mengidentifikasi satu record dan bisa sebagai dasar untuk menandai suatu lokasi record dalam file.

14

Latihan : 1. a. Jelaskan dan beri contoh tentang file, record, field, character dan key! b. Sebutkan dan jelaskan dengan singkat tentang jenis-jenis berkas! 2. Jelaskan tipe-tipe operasi apa sajakah yang berlangsung saat memproses rcord didalam file? 3. Jelaskan dan bandingkan perbedaan kedua pasangan kata berikut ini : a. b. c. Master file dan Transaksi file File dan Database Record dan Array

4. Bagaimana proses ”RETRIEVE” data pada a. b. Pita magnetic Magnetic disk

5. Jelaskan tentang arti fungsi dan contoh dari istilah-istilah berikut ini yang kaitannya dengan sistem berkas : a. b. c. Attribut Index Block d. e. f. Printer Entry backup

6. Berikan contoh operasi inquiry pada record!

15

BAB 2 PERANGKAT KERAS DAN PARAMETERNYA

2.1 Pendahuluan Pada bab ini akan dibahas mengenai tipe-tipe dasar perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan file-file data meliputi ; card, tape, disk, dan drum. Deskripsi ini menyediakan latar belakang pengetahuan tentang operasi dan kinerja media penyimpanan dengan kata lain apa yang devisi lakukan dan bagaimana melakukan nya.

Media penyimpanan data yang sering digunakan adalah : 1. mechanical storage (penyimpanan mekanis) 2. magnetic tape (tape magnetic) 3. magnetic disk (disk magnetic)

2.1.1 Penyimpanan Mekanis Jenisnya : Punch card (Hollerith card) Paper tape (memiliki 8 track)

Teknologi punch card Hollerth digunakan awal mula dari otomatisa pada waktu melakukan sensus di USA tahun 1890 secara elektro-mekanis. Kemudian punch card digunakan untuk menyortir dan menyusun menjadi tabel dalam perhitungan komersil.

Karakteristik dari penyimpanan mekanis adalah : Penulisan data dilakukan dengan kartu untuk menyandikan satu karakter per kolom. Card dengan posisi 80 kolom dan 2 bit atau dengan posisi 90 x 6. Paper tape masih digunakan untuk menyimpan pesan komunikasi dan untuk merekam baris data dari instrumen pengukuran. Hanya sekali digunakan untuk perekaman data, karena itu secara ekonomis mahal Banyak digunakan sebelum tahun’80-an.

16

2.1.2 Tape Magnetic Suatu media rekaman yang dibuat satu pita tape tipis dengan material lapisan magnetis yang sangat halus yang digunakan untuk merekam data analog atau data digital. Data dsimpan dalam frame yang membentang sepanjang lebar tape. Frame-frame dikelompokan dalam blok-blok atau setiap record dimana antar blok atau record dipisahkan oleh gap. Tape Magnetic merupakan medium untuk pengaksesan secara serial. Tape magnetic dibuat dari pita plastik tipis yang dilapisi dengan partikel-partikel besi oksida (iron oxida) atau material yang bersifat magnet lainnya. Perekaman pada tape, dilakukan dimana sinyal listrik dikirim melalui head perekam tape yang dialirkan, menghasilkan jejakan magnetik pada permukaan tape pada saat tape direkam.aliran akan dilewatkan kembali atau head memproduksi kembali, atau sinyal yang dihasilkan adalah sama dengan sinyal yang direkam. Kemudian sinyal ini dikuatkan dengan intensitas yang sesuai untuk keluaran. (EncyclopediaBritanicaOnline). Tape merupakan media penyimpanan utama pada permakaian generasi pertama komputer ditahun 1950 an pada komputer main frame. Michael Lesk memperkirakan di tahun 1995 ., industri tape magnetic akan menghasilkan sekitar 200 petabyte tape blank. (Lesk, M., ”Preserving Digital Object : RECCURENT Needs and Challengers”). Seperti pada kaset tape, informasi yang dsimpan pada tape magnetik bisa diproses kembali atau diulang kembali disetiap waktu. Informasi di tape juga bisa dihapus atau juga bisa digunakan kembali. Salah satu keuntungan dari tape magnetic adalah tidak ada yang hilang dalam kualitas perekam pada pemakai ulang.

7/9

7 track untuk tape dengan kode BCD

Track

9 track untuk tape dengan kode EBCDIC

-

Lebar pira : 0,5 inc Tebal pita : 0,5 onci (3,8 mm) atau 0,25 inci (6,4 mm)

17

-

Panjang pita : 300, 600, 1200, 2400 feet setiap reel Media rekaman : ⇒ ⇒ Feerum oxide Chromic oxide

-

Kapasitas dari tape magnetic dinyaatakan kerapatannya dengan satuan Bit per inci (Bpi) yang diukur tiap tracknya. Disamping kondisi fisiknya, cara perekaman juga mempengaruhi kerapatan dari suatu tape magnetik.

2.1.3 Disk Magnetik Umumnya : Merupakan piranti masukan / keluaran yang paling banyak digunakan daat ini Memilki beberapa kelebihan dibandingkan dengan tape magnitic yaitu : a. Mudah dipelihara b. Tidak terlalu sensitif c. Digunakan untuk penyimpanan data dengan organisasi file langsung

Karakter fisik : medium rekaman : • • -

ferous oxida campuran choromis oxida dengan ferous oxide

bahan dasar : almunium berbentuk lingkaran dengan diameter 14 inci (untuk mainframe), umumnya untuk fleksibel disk : 31/2 inci, 51/4 inci, 8 inci dengan ketebalan 0,03 inci.

Perekam data • Pada disk magnetic, kode on dan off direpresentasikan oleh kedudukan elemen magnetiknya. Fleksibelitas disk magnetik disatu sisi menguntungkan, karena informasi didalamnya bisa kapan saja dihapus dan diganati dengan data baru. • Dengan mengimbas permukaan disk dengan magnetic (yang ada pada head), kedudukan elemen magnetik berubah. Artinya kode on bisa diganti off dan

sebaliknya. Dengan kata lain disk magnetic bisa dihapus untuk kemudian ditulis lagi.

18

Lubang-lubang dipermukaan disk mrepresentasikan data yang tersusun dalam suatu jalur yang disssebut track. Data disimpan dalam track yang berbentuk konsentris (lingkaran penuh).

Kemampuan Disk Magnetik Kecepatan unit disk magnetik diekspresikan dengan ”average access time (ratarata waktu akses)” dan transfer rate date (kecepatan transfer data). Rata-rata waktu akses : Waktu dimana disk mendapatkan head baca/tulis untuk mengakses data khusus pada suatu lokasi di mgnetik disk. Kecepatan Transefer Data : Kecepatan dimana data dapat ditransfer diantara init disk dan CPU. Kecepatan transfer data dari 100.000 sampai lebih dari 3 milyar bps. Waktu akses rata-rarta memindahkan head dari disk dengan memasukan kedua waktu yang diperlukan untuk memindahkan head read/write ke posisi melalui track dimana data disimpan (seek time) dan waktu mengambil disk untuk berotasi sampai data yang diinginkan dibawah/ berada dihead baca/tulis (rotational delay). Disk dengan fixed-head menyediakan head baca/tulis setiap track pada disk, seek time dihapuskan. Waktu akses rata-rata untuk memindahkan head dari disk sekitar 30-60 milidetik dan 15-30 milidetik untuk unit disk dengan fixed-head.

2.2 Tipe-tipe Magnetik Disk § Disk Pack Adalah kumpulan disk magnetik yang bisa dipindahkan sebaga satu keseluruhan dari disk drive bersama-sama dengan satu muatan dimana pemasangannya harus dipisah ketika operasi atau satu tumpukan hard disk removable yang dibungkus dengan satu logam atau yang bermuatan plastik. • Hanya bagian sistem operasi yang mengetahui tentang disk controler yaitu : • Berapa banyak register-registernya, sektor, track, dan silinder. Pergerakan lengan, kecepatan motor drive, waktu setting head

Sector id : inditifier unik untuk satu sektor data pada dsk pack

19

Satu sektor dikenali dengan julah silinder c, julah track t, dan julah sektor number s.

SectorId = (c*Track Per Silinder + t) * Sektor Per Track + s

Dimana : c = jumlah silinder t = jumlah track dalam satu silinder = jumlah permukaan platter s = jumlah sektor dalam satu track § Winchester disk module Kombinasikan disk-disk magnetik, lengan pengaksesan dan head read/write dalam satu odule yang disegel/tertutup, satu disk module berisi 4 magnetik dsk, tiap 8 inci diameternya dapat menyimpan lebih dari 70 milyar byte. § Fixed Disk Magnetik disk yang tidak dapat bergerak (non removable) yang menggunakan susunan beberapa unit disk. Memungkinkan kecepatan yang lebih tinggi, kerapatan rekaman data lebih besar dan toleransi lebih tertutup dala satu segel, lebih stabil terhadap lingkungan.. fixed-disk memakai mekanisme akses fixed-head (satu kali head read/write per track) dan memiliki kecepatan tinggi, kapastas dan tahan uji. Contoh Fixed disk adalah Hard disk. Satu Harddisk berisi beberapa disk platter (piringan disk). Setiap piringan memiliki dua head baca/tulis. Salah satu sisi piringan, yang tersebar pada datu lembaran tipis udara tepat diatas permukaan magnet. Semu head baca/tulis dilekatkan ke satu lengan tunggalhead dimana mereka tidak dipindahkan secara bebas. Setiap piringan memiliki jumlah trask yang sama, dan sekelompok track dalam satu lokasi sisemua piringan sisebut silinder.

Silinder Kumpulan semua Track (lingkaran konsentrik) dengan lokasi di kumpulan posisi yang sama disetiap rekaman permukan disk atau disetiap yang sama rekaman permukaan disk

20

atau disetiap sisi Platter dalam drive hard disk. Pada disk Double Sided, satu silinder berisi 2 track. Pada Hard DISK, satu silinder berisi 2 track (1 disetiap sisi) dari masingmasing platter. Jika hard disk memiliki 600 track sisetiap 4 platter, maka akan memiliki 600 silinder. Masing-masing berisi sekumpulan 8 trac vertikal.

21

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->