P. 1
BUKU PANDUAN AKADEMIK

BUKU PANDUAN AKADEMIK

|Views: 652|Likes:
Published by Mahfuz Budi

More info:

Published by: Mahfuz Budi on Sep 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

BUKU PANDUAN AKADEMIK

JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI STRATA SATU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM TAPANULI PADANGSIDIMPUAN 2010
DAFTAR ISI

Daftar Isi Kata Pengantar BAGIAN PERTAMA A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D. E. A. B. A. B. C. D. E. F. A. B. Latar Belakang. Visi dan Misi Tujuan Kompetensi Persyaratan Masuk dan Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Baru Persyaratan Masuk dan Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Pindahan atau Akta IV. Pembayaran Kewajiban Administrasi Perkuliahan Tata Tertib Kampus Beban Studi dan Lama Perkuliahan Mata Kuliah Metode Perkuliahan Penilaian Hasil Belajar Indeks Prestasi BAGIAN KEEMPAT Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sistematika Laporan Akhir KKL Ujian Komprehensif Materi Ujian Komprehensif Persyaratan Penyusunan Skripsi Sistematika Penyusunan Skripsi Seminar Skripsi Sidang Munaqasyah Skripsi Wisuda Ijazah

BAGIAN KEDUA

BAGIAN KETIGA

BAGIAN KELIMA

BAGIAN KEENAM

Kata Pengantar BAGIAN PERTAMA E. F. G. H. Latar Belakang. Visi dan Misi Tujuan Kompetensi BAGIAN KEDUA A. Persyaratan Masuk dan Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Baru 1. 2. 3. 4. 5. a. b. c. d. e. Mengisi secara lengkap formulir pendaftaran mahasiswa baru Melampirkan tiga lembar fotokopi ijazah SMTA/Sederajat Melampirkan pas foto hitam putih 6 lembar ukuran 3 X 4, Membayar uang pendaftaran mahasiswa baru. Mengikuti seleksi ujian masuk yang terdiri dari ujian lisan dan yang disediakan Sekretariat Akademik. yang dilegalisir Kepala Sekolah. dengan ketentuan wajib mengenakan jilbab bagi calon mahasiswi.

ujian tertulis, sebagai berikut : Baca Tulis Al-Qur’an (Lisan) Praktik Ibadah (Lisan) Pengetahuan Agama (Tertulis) Pengetahuan Umum (Tertulis) Apabila dipandang perlu, dapat ditambah dengan sejumlah materi bidang lain. B. Persyaratan Masuk dan Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Pindahan atau Akta IV 1. 2. 3. Mengisi secara lengkap formulir pendaftaran mahasiswa yang Melampirkan satu lembar fotokopi ijazah SMTA/Sederajat Melampirkan dua lembar fotokopi ijazah terakhir dan dua disediakan Sekretariat Akademik. yang dilegalisir Kepala Sekolah. lembar fotokopi transkrip nilai yang dilegalisir pimpinan perguruan tinggi asal.

4. 5. 6. 7.

Melampirkan asli surat keterangan pindah dan fotokopi Melampirkan pas foto hitam putih 6 lembar ukuran 3 X 4, Membayar uang pendaftaran. Mengikuti seleksi ujian masuk yang terdiri dari ujian lisan

transkrip nilai bagi mahasiswa pindahan. dengan ketentuan wajib mengenakan jilbab bagi calon mahasiswi.

Baca Tulis Al-Qur’an dan Praktik Ibadah khusus mahasiswa pindahan dari fakultas/perguruan tinggi umum. C. Pembayaran Kewajiban Administrasi Perkuliahan 1. Pembayaran uang pendaftaran mahasiswa baru sebesar Rp 50.000 dilunasi langsung pada saat penyerahan berkas pendaftaran pada petugas Sekretariat Akademik. 2. Pembayaran uang kuliah sebesar Rp 300.000 per semester untuk mahasiswa baru dan pindahan serta Rp 500.000 per semester untuk mahasiswa khusus Akta IV dibayar paling lambat satu bulan setelah perkuliahan berlangsung. 3. Pembayaran uang kuliah dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening berikut : Bank Nama Pemilik Rekening Nomor Rekening Mandiri Sekolah Tinggi Agama 107-00-0468610-3 Islam Tapanuli (Jangan disingkat!) Mandiri Mahfuz Budi BRI Mahfuz Budi 4. 5. 107-00-0441739-2 0135-01-011665-50-3

Pembayaran baru dianggap sah apabila fotokopi/salinan bukti transfer diserahkan kepada petugas Sekretariat Akademik. Pembayaran uang ujian semester sebesar Rp 15.000 per mata kuliah dibayarkan langsung ke petugas Sekretariat Akademik paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum ujian semester dimulai.

6.

Pembayaran uang KKL sebesar Rp 300.000 juga dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di atas (poin C.3 dan C.4.) pada saat mendaftarkan diri sebagai peserta KKL. Waktu pendaftaran paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum KKL diselenggarakan. Biaya pembuatan jaket KKL sudah termasuk dalam biaya KKL.

7.

Pembayaran uang ujian komprehensif sebesar Rp 250.000 juga dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di atas (poin C.3 dan C.4.) pada saat mendaftarkan diri sebagai peserta ujian komprehensif. Waktu pendaftaran paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum ujian diselenggarakan.

8.

Pembayaran uang sidang munaqasyah skripsi sebesar Rp 500.000 juga dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di atas (poin C.3 dan C.4.) pada saat mendaftarkan diri sebagai peserta ujian munaqasyah. Waktu pendaftaran paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum ujian diselenggarakan.

9.

Pembayaran uang wisuda sebesar Rp 750.000 juga dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di atas (poin C.3 dan C.4.) pada saat mendaftarkan diri sebagai peserta wisuda. Waktu pendaftaran paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum wisuda diselenggarakan.

10. Pembayaran uang ijazah sebesar Rp 300.000 juga dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di atas (poin C.3 dan C.4.) selambat-lambatnya pada saat pengambilan ijazah. Biaya legalisasi ijazah pertama kali sudah termasuk dalam uang ijazah di atas. 11. Pembayaran uang jilid skripsi sebesar Rp 150.000 diserahkan langsung ke petugas Sekretariat Akademik pada saat skripsi yang telah diperbaiki/dikoreksi diserahkan. 12. Pembayaran kartu perpustakaan sebesar Rp 10.000 diserahkan langsung ke petugas perpustakaan saat mendaftarkan diri. 13. Biaya pinjam buku ditetapkan Rp 1.000/buku/minggu dan dibayarkan langsung pada saat meminjam kepada petugas perpustakaan. 14. Pemanfaatan internet (perpustakaan digital) di perpustakaan tidak dikenakan biaya. 15. Biaya legalisasi ijazah bagi alumni ditetapkan sebesar Rp 1.000/lembar dan dibayarkan langsung kepada petugas Sekretariat Akademik pada saat melegalisir. 16. Pengambilan Kartu Rencana Studi dan Kartu Hasil Studi (KRS/KHS) tidak dikenakan biaya. 17. Pengambilan surat keterangan kuliah juga tidak dikenakan biaya. 18. Mahasiswa disarankan memungut sendiri uang sumbangan dukacita dari sesama mahasiswa satu tingkat apabila ada anggota keluarga dekat mahasiswa yang tertimpa musibah.

Tata Tertib Kampus 1. 2. I PENDAHULUAN A. 2. BAGIAN KETIGA F. 3. 4. J.D. I. Mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan dengan tertib dan berpakaian rapi. Beban Studi dan Lama Perkuliahan Mata Kuliah Metode Perkuliahan Penilaian Hasil Belajar Indeks Prestasi BAGIAN KEEMPAT Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sistematika Laporan Akhir KKL Ujian Komprehensif Materi Ujian Komprehensif Persyaratan Penyusunan Skripsi Sistematika Penyusunan Skripsi Seminar Skripsi Sidang Munaqasyah Skripsi Wisuda BAGIAN KELIMA BAGIAN KEENAM 1. C. L. D. Ijazah SISTEMATIKA LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKL Kata Pengantar : Daftar Isi Bab. Identifikasi Masalah Keadaan Geografi Keadaan Penduduk Keadaan Sosial Kemasyarakatan Kedaaan Sosial Keagamaan . G. I. C. Keadaan Desa Lokasi . H. K. B. J. H. G.

Peta Lokasi KKL. Saran-saran LAMPIRAN_LAMPIRAN 1. Kegiatan yang dilaksanakan (setiap bidang yang diprogramkan) B. KESIMPULAN A. Analisa Situasi Masyarakat Menjelaskan beberapa permasalahan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan 2.1. Kegiatan yang diprogramkan. Pengertian dan tujuan Pengertian Komprehenshif /Pendalaman . Foto-foto Kegiatan 2. Fiagam/Surat penghargaan 3. yaitu ujian yang dilaksanakan tersendiri setelah menyelesaikan program pendidikan secara lengkap untuk melihat tingkat wawasan serta penalaran terhadap bahan yang telah diberikan selama satu program pendidikan sebagai syarat dapat mengikuti ujian munaqosyah Skripsi . Hasil kegiatan KKL C. a. a. PELAKSANAAN KEGIATAN A. b. Faktor penghambat dan Faktor Pendukung Bab IV. KOMPREHENSHIF PEDOMAN 1. Bab III. Kesimpulan B.Startegi dan Program Pemecahan Masyalah. Strategi pemecahan Masalah ……. Perumusan Masalah (menjelaskan beberapa point masalah yang muncul dalam msyarakat dan hal-hal yang menjadi factor Penyebabnya Bab II .

Prosedur Administrasi a. Dapat menambah nilai yang diperoleh dari ujian Munaqosyah C. radikal. Hasil Ujian tidak dapat Syarat bagi mahasiswa Sebagai bagian dan upaya penguatan penguasaan materi pelajaran dari setiap jurusan dan dibagi atau sebagai penambah dengan hasil ujian lain. 3. Tujuan Mengukur kemampuan seseorang dalam mengaitkan masalah pendidikan dan agama disiplin ilmu lainnya 2. Kedudukan. untuk dapat mengikuti ujian munaqosyah c. berlaku Peserta ujian adalah mahasiswa yang telah lulus seluruh mata kuliah yang jumlah SKSnya berdasarkan ketentuan yang Nilai ujian tidak dapat . Mengukur kemampuan seseorang dalam menjelaskan masalah-masalah keagamaan dan pendidikan dengan menggunakan pendekatan system ( agama sebagai system dan pendekatan sebagai sebuah system) 4.a. pendidikan dan social. d. dan sistematis dalam bidang agama dan pendidikan. a. prodi oleh setiap mahasiswa b. dikonversi ( 0 SKS) e. dengan berbagai B. Mengukur kemampuan seseorang dalam menjelaskan dasar pemikiran sebuah tindakan orang dewasa yang dapat dipertanggunga jawabkan secara agama. 1. Melatih peserta untuk mampu mengungkapkan pendapatnya secara konseptual akurat.

Agama. Mahasiswa peserta ujian telah memenuhi seluruh Mahasiswa peserta ujian mendaftarkan diri ke Mahasiswa peserta ujian berkonsultasi pada syarat administrasi yang telah ditentukan oleh jurusan /Prodi penasehat akademik (PA) dalam rangka mempersiapkan diri dengan memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) Ujian Konprehenshif e. Mencakup Bidang Dirosyah dan Tafsir yaitu bidang Aqqidah . Ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits Khusus yang berkenaan dengan kajian dasar jurusan/Prodi masing). mahasiswa Akta IV 5. TERAKHIR a. jurusan/Prodi d. syari’ah. Konprehenshif 3. Menjelaskan wilayah dan ruang lingkup materi BANK SOAL JURUSAN TARBIYAH STAITA PADANGSIDIMPUAN . ujian f. Materi Ujian 1. Pelaksanaan Ujian Foto copy ijazah SLTA/ IJAZAH Transksrif nilai Akademis bagi Surat keterangan telah Calon peserta ujian Konprehenshif diwajibkan melampirkan syarat administrasi sebabagi berikut : Kuitansi pembayaran kewajiban Formulir pendaftaran Ujian yang dibebankan kepada seluruh mahasiswa . 2. 4. 1. Pendidikan Mencakup dasar pendidikan umum dan Pendidikan Agama dan propesi keguruan untuk jurusan tarbiyah. melaksanakan KKL/Sertifikat.b. Ibadah. c. dan akhlak. 2.

kepribadian yang mantap dan mandiri serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan 4. Tujuan Intitutional ialah tujuan pendidikan yang akan dicapai menurut jenis serta tingkatan sekolah atau masing-masing lembaga pendidikan. Jelaskan maksud tujuan kurikuler dalam pendidikan.I. Mislanya tujuan dari pengajaran bidang studi kimia. 6. 2 Tahun 1989 Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa pekerti yang luhur . Sebutkan Pengertian Pendidikan Pendidikan ialah bimbingan secara sadar dan sistematis yang dilakukan pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya kepribadian yang uatama 2. Jelaskan perbedaan mendidikan dan mengajar Mendidik lebis luas dari mengajar. Dalam mendidikan dilakukan kegiatan mengajar. Tujuan kurikuler ialah tujuan pendidikan dan pengajaran dari suatu bidang studi atau kelompok bidang studi. 3. Jelaskan pengertian dari Intitutional dalam Pendidikan. Sebutkan Tujuan pendidikan Nasional Menurut UU No. yaitu manusia yang dan berbudi keterampilan . tetapi tidak semua perbuatan mengajar termasuk mendidik. Jelaskan maksud daripada tujuan intruksional dalam pendidikan . Bidang Pendidikan Umum 1. matematika dll. agama. 5. sedangkan mengajar selain hanya salah satu segi dari pendidikan yang cendrung pada pembinaan intelektual dan ia merupakan alat usaha dari pendidikan. Mendidik adalah usaha pembinaan seluruh potensi yang ada pada anak didik . memiliki pengetahuan dan dan mengembangkan menusia Indonesia seutuhnya. Bidang Pendidikan Islam /Umum A. kesehatan jasmani dan rohani .

nilai-nilai. ranah afektif dan psikomotorik. yakni ranah koknif. Menurut Konvergensi . pengetahuan kemampuan intelektual b. 7. Ranah Afektif ialah hasil belajar yang berhubungan dengan sikaf. Karenanya pendidikan tidak dapat mengubah sifat-sifat pembawaan seseorang b. c. Menurut Emprisme : Yang mempengaruhi perkembangan seseorang ialah factor lingkungan atau pendidikan dan pengamalan yang diterimanya sejak kecil c. ! a. Ranah Kognitif ialah hasil belajar yang berhubungan dengan ingatan. Dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran ada tiga ranah hasil belajar yang jhendak dicapai. Ranaha Fsikomotorik ialah hasil belajar yang berhubungan dengan keterampilan fisik/gerak yang didukung oleh kemampuan fsikis 8. emprisme. Jelaskan maksud dari ketiga ranah tersebut. Jelaskan maksud daripada Pendidikan informal. Pendidikan formal dan pendidikan non formal a. pendidikan formal ialah pendidikan yang berlangsung disekolah atau lembaga-lembaga pendidikan c. Jelaskanlah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan seseorang menurut aliran natfisme. Pendidikan non formal pendidikan yang berlangsung di lingungkungan pergaulan dalam masyarakat umum .Tujuan intrusional ialah tujuan pokok bahasan atau sub pokok bahasan dari suatu bidang studi yang ajan diajarkan guru. pendidikan informal adalah pendidikan yang berlangsung di dalam keluarga atau rumah tangga b. Menurut aliran Nativisme : yang mempengaruhi perkembangans eseorang ialah factor-faktor pembawaan yang dibawanya sejak lahir. perasaan dan minat. yang mempeengaruhi perkembangan seseorang ialah factor pembawaan dan lingkungan 9. dan konfergensi ! a.

Untuk meningkatkan keefektifan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru dan siswa. Pendidikan Agama Islam 1. c. . dapat menyebutkan dll. Sebutkan lah defenisi pendidikan Agama Islam . 11. Tujuan insturuksional khusus atau tujuan pembelajaran khusus b. b. bukan mengajarkan thermometer. Untuk mengatahui tingkat keberhasilan guru dalam melakukan kegiatan mengajar . dapat membedakan. sebutkanlah beberapa unsur penting yang tercantum dalam satuan pembelajaran . Kegiatan belajar mengajar c. seperti siswa dapat menyebutkan bukan siswa dapat memahami.Jelaskanlah tujuan dilaksanakannya evaluasi belajar.10. Tujuan dilaksanakan evalusi belajar antara lain ialah : a. 12. Metode mengajar d. Harus dapat diukur batas atau tingkat kemampuan yang harus dicapai oleh siswa . seperti siswa dapat menyebutkan secara tepat fungsi thermometer. Evaluasi. c. Harus dalam bentuk hasil (produk) belajar. Untuk mengatahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang telah diajarakna b.Seseorang guru yang hendak mengajar diharuskan membuat persiapan berupa penyusunan Satuan Pembelajaran. Syarat-syarat perumusan tujuan instruksional khusus antara lain ialah : a.Jelaskan syarat-syarat perumusan tujuan instruksional . Harus mempergunakan kata kerja operasional seperti dapat menuliskan . Unsur yang terpenting adalah : a.

a. beriman. ikhlash. b. 4/MPR/1973 yang menyatakan diusahakan bertambahnya saranasarana yang diperlukan bagi pengambangan kehidupan keagamaan dan kehidupan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. yakni Pancasila Yang MAha esa Dasar Struktural. Jelaskan syarat-syarat pendidik menurut Islam. 3. c. hukum Islam dan akhlak. Ibadah. dasar operasional. Jelaskanlah ruang lingkup pendidikan agama Islam . menurut Islam yaitu . Sebutkanlah dasar pendidikan agama Islam Dasar-dasar pendidikan Agama Islam ialah Al-Qur’an Hadits dan Ijtihad. Syarat-syarat pendidik berakhlak. Jelaskanlah tujuan pendidikan Agama Islam Tujuan pendidikan agama Islam ialah membentuk manusia manusia beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. 5. 6. Ruang lingkup pendidikan agama islam mencakup Tauhid atau keimanan. diantaranya Tap MPR No. Yang dapat melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi seluruh larangannya. yakni ketetpan MPR. termasuk pendidikan agama yang dimasukkan dalam kurikulum di sekola-sekolah dasar sampai Universitas. yakni UUD 1945 dalam bab XI pasal 29 ayat 1 dan 2 bahwa negera berdasarkan atas Ketuhanan Yang MAha Esa dan negera menjamin kemerdekanatia-tiap penddukan untuk memeluk agama masing-masing dan beibadah menurut agama dan kepercayaannya itu . . 4. Sebutkanlah dasar dilaksanakannya pendidikan agama Islam di Indonesia.Pendidikan Islam ialah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hokum-hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam 2. bertaqwa cakap bertanggung jawab dan memeiliki dengan sila pertamanya Ketuhanan kemampuan menjadi guru. Dasar ideal. Sehingga berguna bagi masyarakat dan bangsa.

pendidikan berlangsung sejak anak lahir ke duania ini hingga meninggala dunia. dalam surata at –Tahrim ayat 6 yang berbunyi :                                2. dan dia memberi kami pendengaran . Siapakah yang paling bertanggunga jawab terhadap pendidikan anak menurut ajaran islam dan sebutkan dasarnya ? Menurut ajaran islam. ajaran islam? Menurut ajaran Islam. Faktor pembawaan atau potensi-potensi yang telah diberikan oleh Allah SWTY sejak manusia lahir ke dunia. Jelaskanlah bentuk pendidikan yang diajarkan Islam pada Berapa lamakah berlangsungnya pendidikan menurut saat anak lahir ke dunia ? bentuk pendidikan yang diajarakan Islam harus diberikan kepada anak pada saat baru lahir ke dunia aalah pendidikan keimanan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulu7llah SAW . yang paling beragggung jawab terhadap pendidikan anak ialah para orang tua sianak atau ibu dan bapaknya. Jelaskan factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia menurut ajaran Islam !. penglihatan dan hati. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia menurut ajaran islam ialah a. 4. Hal ini sejalan dengan Firman llah SWT . agar kamu bersyukur. Yakni dengan mengazankan anak pada telinga kanannya dan mengikomatkan pada telinga kirinya . Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT pada sursat an-nahal ayat 78 yang artionya Allah mengeluarkan kami dari perut ibumu dalam keadaan tidak mnegathaui sesuatu apapun. yang menyatakan agar seseorang juslim menuntut ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat. .7.

Faktor hidayah Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT. dalam surat ar-Rumm ayat 30 yang artinya : maka hadapkanlah wajahmu kepada agam dengan selurus-lurusnya . II. Dalam Hadits Rasulullah SAW disebutkan bahwa manusia itu dilahirkan dalam keadaan fitrah . Yang artinya. Sebutankanlah aspek-aspek pokok ajaran Islam! Aspek-aspek pokok ajaran Islam ialah tauhid. tiap bayi dilahirkan dalam kedaan fitrah maka ibu dan bapaknyalah yang menjadikannya yahudi. Perkataan Fitrah berarti potensi dasar . Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa tiodak sedikit anak yang pada saat kecil ia berakhlak kurang baik. yang Allah menciptakan manusia di atas fitrah itu . itulah fitrah Allah . Namun Kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. BIDANG DIRASAH ISLAMIYAH 1. Jelaskan maksud tauhid . Jelaskan arti Fitrah dan bentuk fitrah manusia yang paling penting dikembangkan . terutama sekali lignkungan keluarga. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW . kesucian atu sifat yang menyipati segala yang ada pada saat selesai bentuk fitrah atau potensi dasar manusia diciptakan . nasrani. ibadah. c. itulah agama yang lurus. Faktor lingkungan. syariah dan akhlak 2.b. majusi. Kemudian yang paling penting dikembangakn adalah fitrah beragama. tetapi setelah dewasa tiba-tiba ia berubah menjadi orang yang sholeh 5.

Tauhid ialah beriman dan meng Esakan Allah SWT. Jelaskan maksud beriman kepada Kitab-kitab Allah Iman kepada Kitab-kitab Allah ialah meyakini Kitab-kitab yang berisikan Firman-firman Allah yang disampaikan pada para Nabi dan Rasul-Nya untuk menjadi pedoman hidup manusia dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat 8. b. mustahil. sifat yang mustahil pada Allah ialah segala sifat yang mesti tidak ada pada Allah dan mustahil ada pada-Nya. dan jaiz pada Allah a. Jelaskan maksud beriman kepada malaikat Iman kepada malikat ialah meyakini adanya makhluk Allah bersifat ghaib yang tidak memiliki nafsu dan senantiasa taat menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya 6. Jelaskan tauhid rububiyah Tauhid rububiyah ialah meyakini secara utuh bahwa hanya Allah sebagai Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam dan seluruh makhluknya. Jelaskan maksud sifat yang wajib. c. secara utuh sarta mempercayai segala yang dating daripada-Nya 3. Sifat yang wajib pada Allah ialah segala sifat yang mesti ada pada Allah dan mustahil tidak ada padanya. 4. Jelaskan maksud iman kepada Qodha dan Qadar Iman kepada Qodha dan qodar ialah mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam dan dalam kehidupan manusia adalah sesuai dengan undasng-undang atau ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah. Sifat yang Jaiz pada Allah ialah sifat yang boleh ada dan boleh tidak ada pada Allah. Jelaskan maksud tauhid uluhiyah Tauhid uluhiyah ialah meyakini secara utuh bahwa hanya Allah sebagai Tuhan yang patut di sembah 5. yakni Allah boleh berbuat dan boleh tidak berbuat terhadap makhluk-Nya . 9. Jelaskan maksud ber iman kepada para Nabi dan Rasul Iman kepada para Nabi dan Rasul ialah meyakini adanya orang-orang tertentu yang dipilih Allah menerima Wahyu-Nya untuk disampaikan kepada ummat Islam 7.

perbuatan maupun taqrir beliau. juga terdapat istilah al-Hadis. Jelaskan maksud al-Hadis menurut ulama Ahli Hadis ! Al-Hadis menurut ulama Ahli Hadis ialah segala perkataan. budi pekerti.Selain istilah as-Sunnah.Jelaskan maksud Al-qur’an ! Al-Qur’an ialah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.10. 11. Setiap Rasul diberikan Allah mu’jizat.Jelaskan maksud as-Sunnah menurut ulama ahli hadits ! As-Sunnah menurut ulama ahli hadits ialah segala yang bersumber dari Nabi SAW. perbuatan dan ikhwal Nabi Saw. jelaskanlah maksud mu’jizat : Mu’jizat ialah kelebihan-kelebihan yang diberikan Allah kepada Rasul yang tidak mungkin dimiliki manusia lainnya sebagai bukti kebenaran kerasulannya. perbuatan dan taqrir maupun perangai. 15. 16.Jelaskan maksud Al-Hadis menurut Ulama Usul Fiqih ! Al-Hadis menurut Ulama Usul Fiqih ialah segala perkataan. yang berkaitan dengan hokum syara’ dan ketetapannya. 13.Apakah sumber utama ajaran Islam ? Sumber utama ajaran islam ialah Al-qur’an dan as-Sunnah 12. baik berupa perkataan. baik berupa perkataan. perbuatan dan segala takriri Nabi Saw. yang berhubungan dengan hokum sara’. .Jelaskan pengertian as-Sunnah menurut ulama Usul fiqih As-Sunnah menurut Ulama usul fiqih ialah segala sesuatu yang disandarkan atau yang bersumber dari Nabi SAW. perjalanan hidup beliau sebelum dan sesudah menjadi Rasul 14. melalui perantaraan Malaikat jibril untuk disampaikan kepada ummat manusia sebagai pedoman hidup dan membacanya dipandang ibadah.

Dalam ilmu Hadis atau Ilmu al-Qur’an ada yang disebut dengan Hadis Qudsi. Jelaskanlah maksud Hadis Qudsi Hadis qudsi ialah hadis yang maknanya dari Allah Swt.Jelaskan perbedaan al-Qur’an dengan al-Hadis atau as-Sunnah ! Perbedaan Al-Qur’an dengan al-Hadis atau as-Sunnah ialah terletak pada lafaz dan maknanya.Dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an.Jelaskan maksud mentafsirkan Al-qur’an ! Mentafsirkan al-Qur’an ialah menerangkan makna-makna dari ayat-ayat al-Qur’an dan mengeluarkan hukum-hukum dan hikmah-hikmah yang terkandung didalamnya. Bayan at-Tafsir. Bayan at-Tasyiri’. yaitu menetapkan dan memperkuat sesuatu yang telah diterapkan di dalam al-Qur’an b. Bayan at-taqrir. sedangkan lafaznya dari nabi Saw.Jelaskan fungsi hadis terhadap al-qur’an ! Fungsi hadis terhadap al-Qur’an ada tiga yakni : a. 19. 22.17. para mufasirin terkadang melakukan ta’wil. yaitu memberikan rincian dan tafsiran terhadap ayat-ayat al-Qur’an yang masih mujmal c. lafaz dan maknanya dari Nabi Saw dengan berlandaskan hidayah Allah Swt 18. yaitu mewujudkan suatu hokum atau ajaranajaran yang tidak didapati dalam al-Qur’an 20.Sebutkan dua upaya untuk memahami kandungan al-Qur’an ! Upaya untuk memahami kandungan al-Qur’an ialah dengan menterjemahkan dan mentafsirkan ayat-ayat al-Qur’an 21. Lafaz dan makna al-Qur’an bersumber dari Allah Swt. Adapun As-Sunnah atau al-Hadis. Jelaskan maksud ta’wil ! Ta’wil ialah memalingkan makna lafaz ayat dari makna zahir kepada makna lain yang dipandang lebih sesuai dengan tidak bertentangan kepada maksud ayat .

lebih banyak dimulai dengan kalimat ‫ يها الذين أمنوا‬dan berkaitan dengan hukum.Jelaskan pengertian Rawy ! Rawy ialah orang yang meriwayatkan atau yang memberitakan hadis . Kapankah pertama sekali al-Qur’an ditulis menjadi sebuah musbab dan kapan dilakukan penyempurnaan penulisannya menjadi sebuah kitab yang dipedomani ummat Islam ? Al-Qur’an pertama sekali ditulis menjadi sebuah mushab ialah pada masa Khalifah Abu Bakar Siddik dan kemudian disempurnakan menjadi sebuah kitab ialah pada masa Khalifah Ussman Ibn Affan. sedangkan ayat-ayat Madaniyah ialah ayat ayat al-Qur’an yang ditureunkan di Madinah dan sekitarnya atau setelah Nabi Saw. hijrah ke Madinah. 24. Jelaskan maksud ayatayat makkiyah dan ayat-ayat madaniyah ! Ayat-ayat makkiyah ialah ayat-ayat al-Qr’an yang diturunkan dimekkah dan sekitarnya atau sebelum Nabi Saw.23. 26.Sebutkan Unsur-unsur Hadis Unsur-unsur Hadis ialah Sanad. yaitu ayat-ayat makkiyah dan Ayat-ayat madaniyah. 28.Jelaskan pengertian Matan ! Lafaz-lafaz hadis yang didalamnya terkandung makna-makna tertentu. 29. ‫يا‬ 25. Hijrah ke Mdinah. lebig banyak dimulai dengan kalimat ‫يا يها الناس‬dan berkaitan dengan masalah tauhid.Jelaskan perbedaan ayat-ayat Makkiyah dengan ayat-ayat Madaniyah ! Ayat-ayat Makkiyah terdiri dari ayat-ayat yang pendek.Secara umum ayat-ayat al-Qur’an dibagi kepada dua kel0ompok.Jelaskan pengertian sanad ! Sanad ialah silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadis yang menyampaikan kepada matan hadis. Matan dan Rawy 27. Adapun ayat-ayat Madaniyah terdiri dari ayat-ayat yang panjangpanjang.

Sebutkan pengertian Ijma’ Ijma’ ialah kesepakatan para imam mujatihid diantara ummat Islam pada suatu masa setelah Rasulullah Wafat terhadap hukum syara’ tentang suatu maslah atau peristiwa 31. 33.Sebutkan pengertian Al-Qiyas ! Qiyas ialah menetapkan hukum atas suatu kejadian yang tidak ada nashnya dengan mempersamakan kepada kejadian lain yang ada nashnya karena adanya kesamaan diantara dua kejadian itu dalam illat ( sebab terjadinya ) hukumnya.Sebutkan pengertian Ijtihad ! Merumuskan dan menetapkan hukum dengan mempergunakan akal pikiran yang sehat atau suatu perkara yang tidak diketemukan kepastian hukumnya baik dalam al-Qur’an maupun Sunnah. sunat.Sebutkan Pengertian Hukum Wadh’I ! Hukum wadhi’I ialah hukum yang menghendaki adanya sebab atau syarat penghalang atas sesuatu yang lain. 32.Sebutkan Pengertian Masalah Mursala ! Masalah Mursalah ialah melakukan atau menetapkan hukum atas suatu perkara yang tidak disyari’atkan oleh syara’ dengan melihat kemaslahatan yang diperoleh. makhruh dan mubah.30. 35. . baik berupa larangan melaksanakan atau memilih melaksanakan dan meninggalkannya. haram.Sebutkan Pembahagian Hukum Taklify ! Hukum Taklify terbagi kepada lima. 36.Sebutkan Pengertian Hukum Taklify ! Hukum taklify ialah hukum yang menghendaki dikerjakan oleh mukallaf. yakni wajib. 34.

6. bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. 3. Yang menguasai di hari Pembalasan Hanya Engkaulah yang Kami sembah dan hanya kepada Penyayang Engkaulah Kami meminta pertolongan Tunjukilah Kami jalan yang lurus. 7. 5.JUR. 2.MATERI UJIAN KONPREHENSIP STAITA BIDANG TAFSIR. Tuhan semesta alam Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka. TARBIYAH ‫سورة الفاتحة‬                                                Terjemahannya: 1. 4. ‫بسم ال‬ . Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Segala puji bagi Allah. Tafsirnya .

‫الرحمن الرحيم‬ Makana al-rahman dan al-Rahim mendorong kita berbuat baik/kasih sayang kepada orang dan makhlik lain. Dengan demikian dalam melakukan suatu pekerjaan yang baik harus dimulai dan disadari dengan nama Allah ( karena Allah ). Penting dicatat bahwa segala sesuatu yang ditimpakan Allah Swt kepada seseorang adalah kasih sayang Allah kepada yang bersangkutan. pekerjaan tersebut dianggap tidak ada. Maka dengan ucapan “basmalah” seseorang muslim harus menyadari bahwa keberhasilannya adalah karena izin ddan bantuan Allah. sedang al-Rahim adalah kasih sayang Allah di akhirat khusus kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Dan menurut sebahagian yang Mufassir. karena . berarti Allah memeberikan ni’mat-ni’mat sedang al-Rahim memberikan ni’mat-ni’mat non material seperti kecerdasan. Apabila bukan karena Allah. kerajinan bekerja dan lain-lain. bersifat al-Rahman material. Dikemukakan didalam suatu hadits : ‫كل أمرذى بال لم يبدأ فيه بسم ال فهو أبتر‬ ُ Artinya : Setiap pekerjaan yang mengandung nilai yang tidak dimulai dengan nama Allah maka pekerjaan tersebut berarti punah. maka wajib bersyukur kepada-Nya jangan sombong merasa diri mempunyai kemampuan yang tinggi lupa kepada Allah. sedang al-Rahim adalah suatu sifat yang sudah menetap bagi Allah Disampng itu al-Rahman juga berarti bahwa Allah Swt melimpahkan rahmat/kasih sayang-Nya kepada semua hamba di dunia baik beriman maupun kafir. kelembutan hati. Al-Rahman adalah berupa perbuatan yang menunjukkan kasih sayang. ‫الحمد ل رب العلمين‬ Ucapan Al-Hamdulillahi robbil ‘Alain adalah ucapan rasa syukur kepada Allah dibandingkan dengan syukur dalam hati serta syukur dengan anggota. tidak boleh disesali.Dengan menyebut nama Allah kita diajukan untuk mengingat kebesaran –Nya dan menyadari bahwa semua pekerjaan yang kita lakukan dapat terlaksana hanya karena ni’mat dari pada-Nya.

dengan ucapan tersebut berarti sekaligus memberi tahu dan mengajak orang lain bersyukur kepada Allah Adapun Syukur dengan hati. lebihlebih apabila manusia sengaja tidak adil. Rabbul ‘Alamin berarti Tuhan yang mendidik dan mengatur seluruh alam. Pendidikan yang diberikan Allah kepada manusia ada dua macam : 1. keadaannya sangat sembunyi. tidak seperti didunia (perhitungan yang dilakukan manusia ) walaupun manusia ingin berbuat adil kepada semua orang namun tidak terlaksana seadil -adilnya sebab manusia memiliki kelemahan . Tarbiyah Diniyah Tahzibiyah yaitu pendidikan keagamaan untuk menyempurnakan akal dan membersihkan jiwa melalui hukum Syara’    Ummat manusia harus menyadari bahwa semua yang dilakukannya didunia ini mendapat perhitungan yang seadil-adilnya di hari qiaymat. begitu juga syukur dengan anggota tidak jelas bagi orang lain.  Kita mengaku dan  berikrar bahwa hanya   kepada Allah saja menyembah/beribadah dan hanya kepadanya minta tolong. sedikit orang yang dapat mengetahuinya. hanyalah pemberian Allah kepada yang bersangkutan . Maka betapapun besarnya keagungan dan kemampuan seseorang atau kehormatan sesuatu benda . (Alam = semua yang ada selain Allah Swt). merasakan kebesaran Allah. Walaupun Allah Swt pengasih dan penyayang sebagai targhib ( kabar gembira ). namun jangan lupa tentang penghitungan pada hari kiyamat sebagai tarhio(ancaman) bagi orang yang berbuat kesalahan /dosa. Tak ada yang dizalimi sedikitpun. Ibadah adalah ketundukan/ketaatan yang terbit dalam hati . bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang tidak dapat digambarkan oleh akal. Tarbiyah Khalqiyah yaitu menumbuhkan jasad yang dibarengi dengan pengembangan jiwa dan akal. Yang dimaksud dengan “Syukur “ adalah penegnalan /kesadaran memperoleh nikmat dari Allah Swt. setiap manusia tidak boleh dan tidak wajar menyembah selain alllah . selanjutnya dalam melakukan berbagai aktifitasnya baik beribadah maupun tugas lainnya harus meyakini bahwa semuanya dapat terlaksana . 2.

wajib meyakini “Taufiq” dari Allah yakni persetujuan AllahSwt . kita tahu bahwa rasulullah Saw telah berupaya memberi petunjuk kepada pamannya Abu Thalib supaya mengikuti ajaran islam .karena itu perlu memohon hidayah kepada Allah Swt semoga selamat menempuhnya.           (yaitu )jalan orang-orang yang telah engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka. namun karena Allah tidak memberi Taufuq kepada Abu Thalib maka Abu Thalib tidak masuk islam. seperti lebih tajam penciuman dan pendengaran anjing dari manusia. dengan Hidayah akal semata manusia tak dapat mengetahui adanya kehidupan akhitay kelak. Manusia dapat menyakini kehidupan akhirat . Hidayah Hawwas : yakni ketajaman indra hidayah ini lebih sempurna diberikan kepada hewan dari pada manusia. 4.    Untuk menempuh kehidupan ini baik bersifat duniawiyah maupun ukhrawiyah . Hukum-Hukum. Untuk terwujudnya Hidayah Agama. Yang diomaksud dengan Hidayah adalah tanda-tanda yang dapat mengantarkan seseorang kepada sesuatu yang dituju. Hidayah Akal : yaitu kemampuan manusia mengethui berbagai hal.berkat pertolongan Allah Swt. 2. bukan (jalan ) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. . Yang dimaksud dengan Shiratal Mustaqim yang kita mohonkan adalah Syari’at Agama Allah berupa Aqidah . 3. manusia diliputi berbagai macam kelemahan. Hidayah Agama : manusia diberi kemampuan melihat dan memahami ajaran agama : megetahui mana dosa mana pahala mana yang baik dan mana yang buruk/dilarang. Hidayah Ilham : diberikan pada masa bayi antara lain sang bayi menangis minta minum. Adab dan berbagai ilu pengetahuan mengantarkan manusia bahagia dunia akhirat. Karena itu karena manusia harus minta bantuan Allah disamping upaya yang sungguh-sungguh. Hidayah Allah kepada manusia ada 4 tingkat : 1.

Allah berfirman “ Hai Adam beritahukanlah (terangkanlah) kepada mereka nama-nama benda itu “ maka setelah diterangkannya kepada mereka nama-nama benda itu (perihal masing-masing benda itu ). Mereka ( malaikat ) menjawab :” Maha Suci Engkau.ain dari apa yang telah engkau ajarkan kepada kami: Sesungguhnya engkaulah yang maha mengetahui lagi maha bijaksana . Dan yang dimaksud dengan orang-orang yang dimurkai Allah “ ialah mereka yang telah sampai karena kepadanya ajaran Agama Allah tetapi moyang mengingkari/menolaknya seperti kaum yahudi. Allah Swt Berfirman :”Bukankah sudah aku katakana kepadamu bahwa .Yang dimaksud dengan “orang-orang “ yang dianugerahkan Allah ni’mat kepada mereka” adalah para Nabi . para pengikut Nabi dan orang-orang yang shalih ummat-ummat terdahulu . lalu berfirman :”Sebutkanlah (terangkanlah) kepada-ku nama-nama benda itu jika kamu benar”. 33. tidak ada yang kami ketahui mel.Dan dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya. Yang dimaksud dengan mereka yang sesat adalah orang-orang yang belum pernah disampaikan kepadanya ajaran agama secara jelas sehingga belum pernah mengetahui ajaran Agama /kebenaran menyebabkan mereka mencampur adukkan yang hak dengan yang bathil: seperti penganut Agama Nasrani. 32. taqlid/mengikut agama nenek                                                        Terjemahnya: 31. kemudian mengemukakannya kepada para malaikat .

uk tersebut. .beluk masing-masing makhluk dialam ini sehingga Nabi Adam benar-benar mengetahui keadaan makhluk-makhluk tersebut . Perlu digaris bawahi bahwa ilmu pengetahuan yang sebenarnya adalah menemukan fakta-fakta sesuatu. Dalam konteks ini pengetahuan Nabi Adama tentang benda-benda makhluk-makhluk adalah jenis masing-masing makhluk Allah memberikan ilham kepada Nabi Adam mengetahui keadaan setiap jenis makhluk. Setelah Nabi Adam menjelaskannya kepada para malaikat maka Allah berfirman kepada para Malaikat :” Bukankah telah kukatakan sejak awal. Lantas Allah menyuruh Nabi Adam menjelaskan keadaan makhluk tersebut kepada para malaikat. Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui?” TAFSIRNYA : makhlukmengaku tak mampu menjelaskan keadaan  Dan Dia Allah mengajarkan kepada Nabi    Adam nama-nama (benda) semuanya.Apabila mereka mampu menjelaskannya wajarlah mereka (para malaikat ) jadi Khalifah dimuka bumi.sesungguhnya aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” Pengertian Umum : Allah Swt mengajarkan kepada Nabi Adam tentang nama-nama makhluk berikut dengan semua keadaan/seluk. Kemudian Allah menguji Malaikat apakah mampu menerangkan keadaan masing-masing makhl. mengetahui sifat-sifat dan cirri-cirinya. Hal ini mengandung arti bahwa Nabi Adam benar-benar mengetahui keadaan masing-masing makhlukdialam ini : dengan kata lain Nabi Adam memiliki ilmu pengetahuan yang cukup luas tentang keadaan benda-benda dialam ini. Ternyata para malaikat makhluk-makhluk tersebut . Yang dimaksud dengan “nama-nama “ adalah makhluk-makhluk yang punya nama ( dalam arti bendanya).

bukan Malaikat. lantas mereka menjawab: “Maha Suci Engkau ya Allah dari segala sesuatu yang tidak layak bagi-Mu:’ Khalifah yang akan engkau angkat dibuka bumi.         Para malaikat menjawab:” Maha Sucu Engkau . Allah Swt menyuruh para malaikat menerangkan keadaan setiap jenis makhluk supaya nyata bagi para malaikat akan kelemahannya sehingga menimbulkan pemahaman bahwa kekhalifahan dimuka bumi harus memenuhi persyaratan antara lain memiliki pengetahuan yang cukup luas serta memiliki berbagai potensi. Jawaban mereka itu memperlihatkan bahwa mereka benar-benar mengakui ketidak wajarannya menjadi Khalifah . Dalam jawaban tersebut dapat dilihat bahwa mereka lebih dahulu menyebutkan kemahasucian Allah kemudian diiringi dengan pengakuan kesalahannya. bukanlah suatu yang sia-sia. Yakni Allah memperlihatkan setiap jenis makhluk kepada para malaikat dan menanyakanya apakah para malaikat mampu menjelaskan keadaan makhluk-makhluk tersebut.        Maka Allah berfirman : terangkanlah kepadaku nama-nama benda itu jika kamu benar. bahkan mengandung berbagai hikmah sedangkan ilmu yang kami miliki sangat terbatas. Mungkin dipertanyakan kenapa Allah menanyakan kepada para malaikat pada hal Nabi Adam yang diajarinya. Hal ini mengandung hikmah untuk memuliakan Nabi Adam sekaligus menyadarkan para malaikat supaya mengakui kelemahan mereka sehingga menrima bahwa Adamlah (manusialah) yang pantas jadi Khalifah dimuka bumi. tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah engkau ajarkan kepada kami” Menyadari kesalahan mereka kepada Allah. .    Kemudian Allah mengemukakannya kepada para malaikat.

Syarat utama menjadi Khalifah adalah memiliki ilmu pengetahuan yang cukup luas.   Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Ayat ini menyatakan bahwa Allah menyuruh Adam menerangkan keadaan setiap jenis makhl. mengingat para malaikat yanag lebih banyak ibadahnya dari manusia namun manusia lebih mulia /utama dari malaikat 3.     Allah berfirman Hai Adam terangkanlah kepada mereka keadaan makhlukmakhluk ini”. Di samping itu ayat ini memberi isyarat supaya manusia jangan lalai tentang kekurangannya dan harus mensyukuri karunia Allah kepadanya. Manusia adalah makhluk yang paling mulia. Jawaban para malaikat selanjutnya menunjukkan bahwa mereka telah berserah kepada Allah Swt yang ilmunya Maha luas. tidak wajar mereka merasa keberatan terhadap ketentuan Allah mengangkat Nabi Adam jadi Khalifah. 2. .uk kepada para malaikat . Allah berfirman “ Bukankah sudah kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan”. juga suatu isyarat kepada ummat manusia bahwa ilmu itu pengetahuan yang dimiliki wajib diajarkan kepada orang lain. semua yang diciptakannya tak ada yang sia-sia termasuk pengangkatan Nabi Adama jadi Khalifah.                    Maka setelah diterangkannya keadaan setiap jenis makhluk kepada para malaikat. Ilmu lebih utama dari Ibadah. Ayat ini mengatakan bahwa Allah Swt mengetahui semua yang ghaib di langit dan dibumi . dalam arti ilmu pengetahuan Adam tidak diragukan lagi . Dalam ayat ini terkandung pengertian bahwa: 1.

Fardhu 4. Sipat 20 2. mahasiswa menjadikan ujian bahan bacaan ini sebagai STAITA menghadapi Komprehenshif Mahasaiswa .4. Fardhu Ain 3. Selayaknyalah persiapan untuk Padangsidimpuan. Manusia memiliki potensi untuk mengembangkan diri dan sangat berkeinginan mengolah isi bumi sepanjang hayatnya dan tidak ada kesudahannya sehingga ummat manusia hidup makmur di muka bumi apabila semuanya mengetahui perintah Allah. Materi Tambahan 1. Ibadah Kifayah Shalat berbagai macam sholat termasuk sholat sholat Sunat PENUTUP Demikian buku Panduan Penulisan Skripsi dan Bank soal untuk jurusan Tarbiyah dibuat dengan bepedoman kepada Buku panduan yang dipedomani oleh Perguruan tinggi lain juga bepedoman kepada pedoman yang dibuat oleh Kopertais wil IX Medan.

PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA STAITA PADANGSIDIMPUAN B. Pengajuan Rancangan skripsi 1. bagian muka skripsi yang berisi : a) halaman sampul (cover) . 1. Permasalahan c. Ketentuan Umum Pengertian. Rancangan Skripsi sekurang-kurangnya memuat : a. Skripsi mempunyai bobot 6 (enam) h. Metode Penelitian e.1) b. Judul skripsi/penelitian b. Skripsi adalah suatu bentuk karya ilmiah yang disusun atas dasar penelitian oleh mahasiswa dalam rangka penyelesaian studi Program Sarjana Starata 1 (S.00. 2. g. Pada prinsipnya skripsi ditulis dengan bahasa Indonesia e. Bahan penyusunan skripsi diperoleh dari penelitian lapangan (field research) dan atau penelitian kepustakaan (library Research). Tema skripsi bersumber dari masalah yang berkaitan dengan kompetensi program studi mahasiswa c. Tema dan Bobot Skripsi a. Struktur. Tujuan penulisan Skripsi/Penelitian d. Prosedur rancangan pengajuan skripsi malalui tahapan berikut: a. Rangcangan Judul Skripsi terlebih dahulu diajukan kepada tiem penyeleksi Judul yang terdiri dari Ketua. Skripsi disusun sendiri oleh mahasiswa dengan bimbingan seorang pembimbing dan jika dipandang perlu dibantu seorang asisten pembimbing. C. Penyusunan skripsi dapat dimulai oleh mahasiswa yang sekurang-kurangnya telah memperoleh 120 sks dengan IP serendah-rendahnya 2. b. f. PK I. PK III STAITA Padangsidimpuan. Mahasiswa mengajukan rancangan skripsi kepada Pembimbing II kemudian ke Pembimbing I dalam bentuk usulan proposal penelitian skripsi. Isi dan Format skripsi Skripsi sekurang-kurangnya memuat 3 bagian : 1. Daftar Pustaka D. Kerangka skripsi f. Ketua menetapakan pembimbing pembimbing atas usul Pembantu ketua I 3. d. Rancangan skripsi disampaikan kepada Pembimbing II kemudian ke Pembimbing I untuk diteliti dan dipertimbangkan. Rancangan skripsi disetujui dan disahkan oleh Pembimbing I dan II c.

yakni garis dasar yang memisahkan ruangan teks dengan ruangan catatan kaki. Idensi. b. penulisan nomor ini digunakan dua cara yaitu : b) c) d) e) f) g) h) i) 7. . 2. Barisan. lukisan. diagram. 80 mg.Halaman judul Halaman Persembahan (kalau ada) Halaman Persetujuan Pembimbing Halaman Pengesahan Halaman kata pengantar Halaman daftar isi Halaman daftar table (jika ada) Halaman daftar gambar.5 cm. kecuali yang disusun menggunakan bahasa arab (30-50) halaman. kanan 2. d. baris dan sebagainya. Tata tulis Tata halaman meliputi unsur-unsur : a. Setiap halaman skripsi harus diberi nomor. yaitu ukuran halaman dari kiri ke kanan. kiri 4 cm . i. Margin yakni batas halaman yang berisi tulisan skripsi baik kiri kanan atas dan bawah. 6. Warna Sampul Skripsi a) Jurusan Tarbiyah : Kuning b) Jurusan Syari’ah : Hijau E. Adapun tata halaman pengetikannya sebagaimana pada gambar berikut : Tata Tulis Nomor (paginasi) a. Skripsi Disusun dalam Bentuk Buku 5. bagian isi skripsi pada dasarnya terdiri dari : a) Bab pendahuluan b) Bab kajian teoritik (kalau ada) c) Bab Penyajian data d) Bab analisis e) Bab penutup 3. yakni ruang kosong yang menandai permukaan kalimat pada setiap alinea e. Jumlah halaman skripsi sekurang-kurangnya 62 (enam puluh dua) halaman dan sebanyak-banyaknya 100 (seratus) halaman. grafik. peta. Nomor halaman ruangan judul bab (ditempatkan di bawah) dan dilain poros kertas atas atau sudut kanan (margin kanan) g. Garis pemisah. Poros kertas/halaman untuk dasar simetris bagi setiap judul bab. Kaki halaman disediakan untuk catatan kaki (Foot note) c. (jika ada).5 dan bawah 2. yaitu jarak antara dua baris disebut spasi baris atau jarak antara dua huruf antara huruf dengan tanda baca tertentu atau antara dua tanda baca disebut spasi huruf. Bagian Pelengkap Berisi a) Daftar Pustaka b) Lampiran-Lampiran 4. Halaman berkolom satu adalah halaman yang dari kiri kekanan hanya terdiri dari satu kalimat. f. Spasi. yaitu berisi kalimat h. Teknik Penulisan Skripsi 6. Dengan uraian : Atas 4 cm menjadi 5 cm apabila halaman BAB. d) Skripsi dibuat minimal rangkap 4 (empat) 7. Kolom. Pengetikan Skripsi a) Skripsi diketik dengan WS atau Windows huruf standart (roman 12 atau 10 inci) b) Skripsi diketik dengan 1 ½ spasi c) Skripsi diketik diatas kertas HVS Kwarto putih berat 70.

-. g) Perincian berikutnya diberi nomor dengan angka dalam kurung (1). c). (3). Bab I. (2). 2. i) Apabila masih ada perincian berikutnya lagi diberi nomor dengan memberi tanda strip. 3 4 dan seterusnya. (b). rasional. (c). dan seterusnya. h) Perincian berikutnya diberi nomor dengan huruf kecil dalam kurung : (a). halaman pertama setiap bab.Agama dan Kepercayaan (b) Puasa menciptakan kesehatan rohani dan jasmani dan seterusnya serta diberi garis bawahnya. contoh . (2) ……. b. 3). 2). Penulisan teks Penggunaan bahasa Bahasa yang digunakan dalam penulisan skripsi adalah bahasa Indonesia yang baik dan benar. -. Bab III. ……… b………. b). c) Perincian dari sub Bab. f) Perincian berikutnya diberi nomor dengan huruf setangah kurung : a). a) Bab di beri nomor dengan angka romawi. tidak emosional.Anak sub Bab 2. . e) Perincian berikutnya diberi nomor dengan angka setengah kurung : 1). d) dan seterusnya. (4) dan seterusnya. -. Sub. b. Bab II. d dan seterusnya.1) Penomoran dengan menggunakan angka romawi kecil yang dimulai dari halam judul sampai halaman terakhir bab I 2) Penomoran dengan memakai angka arab. ……… …… Dan seterusnya. 1) …… 2) …… a) b) (1) ……. Bab 1. yang dimulai pad halaman pertama bab I sampai halaman terakhir indeks. 2) Secara konvensional angka arab maupun romawi ditulis sebagai berikut. disusun dalam kalimat yang lugas. dan tidak menggunakan istilah selagi kata itu belum ada kata Indonesianya atau karena lebih singkat dan jelas. (a) ……. (b) …… a. nomor tersebut tidak ditulis tetapi dihitung. Sub.. Contoh : BAB A. Teknik penilisan nomor 1) Nomor pad halaman judul halaman pertama pada daftar isi. dan seterusnya. menghindari penggunaan kata yang berarti ganada dan kiasan. Bab B. -. dan seterusnya b) Sub Bab dengan huruf besar bagian depannya contoh : (a). d) Perincian berikutnya ditulis dengan huruf kecil a. diberi angka 1.Anak Sub Bab a. 8. (d) dan seterusnya. c.

Pada setiap kutipan harus dicantumkan nomor sumber kutipan (referensi).Secara prinsip karangan ilmiah seperti skripsi disusun untuk dikomunikasikan kepada orang lain. d. prediket. 5) Menggunakan kata yang singkat dan tidak boros umpama “mengambil kesimpulan” cukup “berkesimpulan” dan “menyatakan pendapat” cukup “berpendapat”. Penggunan kata Pemakaian kata dalam penulisan karya ilmiah harus berpedoman pada Kamus Besar bahasa Indonesia tebitanterbaru pada saat penulis menyusunnya hingga terhindar dari kesalahan pemakaian kata. Penggunaan tanda baca Pemakaian tanda seperti titik. dan fakir adalah salah.” b) Khusus mengenai kuotasi berlaku ketentuan sebagai berkut : (2) Jangan terlalu sering menggunakan kutipan. b. hakekat. atau c. . dsb. wajar. sepertidiuraikan. dlsb. titik koma. Kata praktek. contoh : “dalam hal ini Fazlurrahman menyatakan bahwa sunnah itu merupakan tradisi yang hidup. dan ditulis secara berurutan sampai akhir bab. 4) Menggunakan kata yang mempunyai nilai rasa umum. serta tidak boleh ada sisipan seperti 2a. Nomor ini diletakkan sesudah tanda baca. titik dua tanda seru. atau yang sejenis termasuk kepanjangannya karena menunjukkan arti pemberian yang tidak terbatas. 6) Menghindari pemakaian “yang mana” dimana “kecuali dalam kalimat Tanya atau menunjukkan tempat. Kutipan Ada dua macam kutipan : 1. alinea yang satu dengan yang lain terangkai secara logis. ini. Supaya mudah dipahami. 8) Penulisan huruf harus mengerti benar yang ditulis sehingga satuan ide yang satu dengan yang lain. 7) Menghindari singkatan yang berangkai seperti dll. pendirian. koma. tanda petik. artinya diungkapkan dengan sususan bahasa penulis sendiri. dan tersebut diatas dalam satu halaman karena disamping membosankan juga membingungkan pembaca. dan koheren. dan tidak profokatif serta berlebihan. Ketentuan penulisan/pengetikan kutipan adalah sebagai berikut : a) Setiap kutipan harus disebutkan sumber aslinya sebagai pengakuan bahwa apa yang dikutip itu bukan hasil pemikiran sendri. aturan. atau tanda kurung biasa hendaklah berpedoman pada EYD. tanda kurung [ ]. dst. 3a. kutipan ini disebut kuotasi (quotation). Kutipan tidak langsung yaitu keterangan. dokumen resmi. Kutipan ini dipakai dalam menguraikan suatu undang-undang. 2. dan seterusnya. sedikit diatas baris. dan objek atau pelengkapnya sehingga tidak menimbulkan salah penafsiran 3) Jangan terlalu sering menggunakan kata yang diulangulang seperti oleh karena itu.gagasan ataupun hasil pemikiran orang lain yang dikutip secara langsung secara lisan atau tertulis kata demi kata. Kutipan langsung yaitu keterangan. hakikat dan pikir. yang benar menurut kamus adalah praktik. harmonis. gagasan pendirian ataupun hasil pemikiran orang lain secara lisan atau tertulis yang dikutip secara tidak langsung. dalam menulis karya ilmiah hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1) Menggunkan bahasa Indonesia dengan pola bahasa yang baku 2) Menggunakan kalimat-kalimat pendek yang jelas subjek.

(4) Kuotasi yang panjangnya kurang dari lima baris harus ditulisdalam teks biasa. contoh : kritikan Iqbal terhadap saintis yang tidak mempertimbangkan aspek moral diungkapkan dalam potongan syair sebagai berikut : “dia yang menyongsong sinar-sinar mentari tidak dapat memperlihatkan fajar dimalam kegelapan. bila ada kesalahan cetak dari yang dikutif hendaklah dibubuhi sic dalam tanda kurung siku.pendapat yang mengandung arti sangat ketat sehingga akan berubah arti bila kata-katanya dirubah. (11) Kuotasi yang berupa puisi dan terdiri dari lima baris keatas ditulis dalam spasi rapat. tempatkanlah sisipan tersebut dalam tanda kurung besar contoh : “arti the world [dalam bahasa arab al-ard wa as-samawat] adalah alamsemesta secara fisik dan material”. contoh : Pengamatan berperan serta atau pengamatan terlibat sebagai moda didefenisikan oleh bogdan adalah sebagai berikut : “Pengamatan berperanserta sebagai penelitian yang bercirikan interaksi social yang memakan waktu cukup lama antara peneliti dengan subjek dalam lingkungan subjek selama itu data dalm bentuk catatan lapangan dikumpulkan secara sistematis dan berlaku tanpa gangguan”. (3) Kuotasi dikutip secara tepat menurut apa adanya . (12) Kuotasi yang berbahasa arab ditulis tanpa tanda petik. maka apda ketukan ke 23 diletakkan ditengah-tengah kertas 23 ketukan kearah kiri sebagai huruf pertama kutipan tidak diberi tanda peik. dan baris terpanjang dicari hurup pertengahannya yang selanjutnya untuk menetukan ketukan mulai dari pengutipan. Contoh : umpama baris terpanjang terdiri atas 45 ketukan. (7) Jika ada bagian yang dibuang dalam kuotasi diganti dengan ellipsis yaitu titik tiga (…) jika bagian yang dibuang itu satu kalimat atau lebih maka diganti dengan titik-titik berjarak sepanjang satu baris. Contoh “ hakekat shalat menurut al-Dihlawi adalah tadarru’ menjadai hakekat shalat menurut al-Dihlawi adalah kata tadarru’ kata yang benar adalah “hakikat dan salat”. contoh : “Insan kamil seperti dikonsepsikan Moh. Iqbal adalah manusia yang telah mencapai derajat kesempurnaan insani. berspasi 1. (5) Kuotasi yang panjangnya lima baris keatas ditulis dalam spasi rapat (satu spasi) dan terpissah dari teks. Dia menyelidiki orabit-orbit dari bintang tapi tidak dapat menjangkau dunia pemikirannya terjerat dalam kesesatan pengetahuannya. Dalam hal ini ia bersenandung/ Kau ciptakan malam/dan akau ciptakan lampu-lampu/ kau ciptakan tanah liat/dan akau ciptklan pralah. Ia telah mencapai hidup secara dialektis dengan tuhannya. tepat seperti apa adanya baik dibawah atau diatas lima baris ditulis seperti teks dan diatur secara sitematis kanan kirinya contoh : ‫ولقوى على النار الجحيم‬ ‫الهى لست للفردوس أهل‬ ‫فهب لي توبة واغفر ذنوبى ذهب لى توبة ياذا الجلل‬ . Baris pertama dimulai pada ketukan ke tujuh dari garis margin. (8) Jika dalam kuotasi ada kata-kata penulis yang disisipkan. terpisah dari teks. contoh : “asik menceritakan bahwa ibunya menyuruhnya secara lembut belajar yang sungguh-sungguh nak supaya Ip-mu bagus”. baris selanjutnya pada ketukan keempat . (9) Jika dalam kuotasi ada tanda petik. (10) Kuotasi yang berupa puisi dan kurang dari lima baris ditulis dalam teks dan masing-masing tersebut dengan garia masing-masing tanpa ketukan pengantar. hendakalah dirubah menjadi tanda petik satu.5 spasi dalam dua tanda petik. (6) Kuotasi yang terdiri darisatu halaman dan lebih harus ditaruh di bagian belakang karya ilmiah sebagai lampiran.

Foot note (Catatan Kaki) dan Midle note (catatan tengah) Sumber kutipan ini bisa terdiri atas buku. Sebagai keterangan sumber kutipan hendaknya memuat unsur-unsur utama yang perlu dicantumkan yakni siapa pengarang atau penyusunnya. 2.. maka dia akan mendapat keampunan dari Allah sebagaimana dijelaskan rasul Allah di dalam sabda beliau : (14) Anotasi Keterangan pendek yang disisipkan di dalam kutipan tersebut “anotasi”. Kutipan ayat-ayat al-Qur’an dan al-hadits ditulis denga huruf arab popular sebagaimana aslinya. Tapi nama surat dan nomornya serta nomor ayat yang dipetik harus disebut dengan tepat dan akan seperti kata shalat dan zakat di dalam mushaf tertulis dengan maka didalam skripsi nboleh ditulis dengan dan dan seterusnya. harus dibuat dengan tangan dan tinta hitam. informasidari komunikasi lisan. Contoh : Barang sispa yanag berpuasa berdasarkan iman dan kesadaran yang tinggi. Khalifah abi Ja’far al-Manshur [khalifah kedua dari daulah abbasyiyah] memerintahkan Anas bin Malik mengumpulkan semua hadits yang ia ketahui. F. dimulai dari angka 1 (satu).[…. dimana diterbitkan dan pada halaman berapa kutipan itu diambil. Nomor catatan kaki diketik dua spasi angka 2 (dua) di bawah . Caranya denganyang tersebut pada kutipan prosa diatas. majalah. Namun khusus kutipan dari ayat-ayat diatas tidak harus mengikuti sepenuhnya bentuk dan teknik penulisan ayat yang termaktub di dalam mushaf.(13) Ayat ala-Qur’an dan al-hadits. Anotasi dapat disisipkan sesudah kata-kata ungkapan atau kalimat yang diberi keterangan tersebut. kalau kurung siku tersebut tak ada pada mesin ketik. Berikut ini beberapa ketentuan penulisan catatan kaki : 1.]…. setiap catatan kaki diberi nomor urut tersendiri. Catatan kaki ini. Nomor-nomor ini harus sesuai dengan teks kutipan. apa tulisannya.). Anotasi dituliskan diantara dua kurung siku (…. Contoh : ‫ليس البر أن تولوا وجوهكم قبل المشرق والمغرب ولكن البر‬ ‫من أمن‬ Diantara cirri-ciri orang yang bertaqwa itu ialah sebagaimana firman allah di dalam al-Qur’an : Kutipan dari hadits nabi harus dilengkapi dengan sanad dan prawinya. ensiklopedi dll. Apabila anotasi itu mencapaisatu baris atau lebih dituliskan sebagai footnote di dalam ruang catatan kaki seperti contoh berikut (anotasi yang kurang satu baris). surat kabar karangan yang diterbitkan. catatan kaki ditempatkan pada bagian bawah halaman dan dipisahkan dari bagian teks dengan sebuah garis horizontal sepanjang 20 kali pukulan ketik dimulai dari pinggir kaki.

10. Ir. 1. 46. 18. 4) Tidak ada nama pengarangnya Bila ada sumber yang dikutif tidak tercantum nama pengarangnya.(diberi garis bawah atau cetak miring) singkatan itu kepanjangan dari et alii (dengan orang lain). Pokok-pokok Pendayagunaan Zakat Fitrah Produktif. Government Printing Affice Washington D. hlm. hlm. hlm. contoh : Harun Hadiwijono. Agama Hindu dan Agama Budha. nama pengarang ditulis sesuai dengan nama yang tercantum dalam buku karangannya prangkat atau gelar seperti : Prof. Coleman . ditulis halaman dan diikuti nomor halaman. perkumpulan dan sebagainya yang menerbitkannya. Dari buku a) Nomor Footnote b) Nama pengarang diikuti koma. Locks. 1926. 2) Pengarangnya memakai nama samaran. vol 2. et a. Contoh : Ernest W. hlm. Badan Penerbit Kristen. 3. contoh : J. 5. hanya disebutkan nama pengarag pertama dan setelah tanda koma dituliskan singkatan et al. 3) Pengarang terdiri dari 2 atau 3 orang. dan ditulis sebagaimana sewajarnya c) Judul buku senantiasa digaris bawah atau dicetak miring dan diikuti koma d) Nama penerbit diikuti koma e) Kota tempat penerbit. 1971. KH. Badan Amil zakat dan Sedekah (Bazis). 15. Pustaka Islam. Bila pengarang terdiri dari dua orang. 1966. Dalam footnote buku ada beberapa kemungkinan diantaranya : 1) Pengerangnya hanya satu orang. Perkembangan Tasawuf dari Abad ke Abad. American Book Company New York. Proyek bimbingan aliran-aliran kepercayaan/ faham-faham keagamaan Republik . 1972. Bila pengarang memakai nama samaran. 4. apabila pada suatu halaman terdapat lebih dari satu catatan kaki. halaman boleh disingkat dengan hal. Selanjutnya dibawah ini dibicarakan bentuk-bentuk footnote untuk berbagai macam sumber. maka diantara kurung besar harus dicantumkan nama yang sebenarnya . Contoh : Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. yang dinggap dan yang dicantumkan sebagai pengarang adalah badan lembaga. nama-nama pengaranga tersebut harus dicantumkan saemuanya. Jakarta. dan sebagainya tidak perlu dicantumkan.garis pemisah diidentasikan sebanyak 7 (tujuh) pukulan ketik . bila pengarang buku lebih dari dua orang. diikuti koma f) Catatan/terbitan diikuti koma g) Tahun penerbitan diikuti koma h) Nomor halaman buku yang dikutip. maka catatan kaki yang lainnya dipisahklan selebar 1 ½ spasi. U. sedangkan catatan kakinya sendiri ditempatkan angka ½ spasi dibawah nomor footnote. hlm. Jakarta. sepenajang konsisten dengan pilihannya (nomor halaman dipisah dengan spasi huruf). Burgess dan HarveyJ. hlm. SH. Equality of education Opportunity. contoh : Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amarullah). 20. The Family. nama buku diberi garis bawah atau dicetak miring.S. Jakarta . Dr.C.S.

1966. Disini digunakan istilah Op. 35. yang langsung mendahului dan belum diselingi oleh buku lain). contoh : Harun Nasution. Segi-segi Sosial masyarakat Aceh. 1973. (Kumpulan Karangan) 1973. Ibid. Membangun Pikiran Agama Dalam Islam. hlm. 2. hlm. hlm. Singkatan loc-cit. L. 5) Merupakan kumpulan karangan dari seorang editor. 66. PT. Ke-5. Main Curent Andamerikan Thought. 25. Filsafat dan Mistisme dalam Islam. Jakarta. vol 2. Masalah-masalah Kerohanian dan keagmaan. Jakarta. Kumpulan karangan yang dirangkum oleh editor yang dicantumkandalam catatan kaki adalah nama editornya. jika ingin menyebutnya lagi sumber yang terdahulu dan diikuti dengan buku yang dimaksud. t. 10. 7) Tidak ada tahun penerbitan. Taufiq Ismail. (ibidem) artinya pada tempat yang sama. 45. 10. Bia tidak ada tahun penerbitan. Cit. Bandung 1973. Hlm. Loc-Cit. Bila dua buah sumber atau lebih pengarangnya sama. hlm. hlm. Islam di Indonesia.th (tanpa tahun) contoh : Abdurrahman Wahid. Harun Nasution. 1972. tinta Mas. Teologi Islam: Aliran-aliran Sejarah Aalisa Perbandingan. yang dicantumkan tetap nama pengarang aslinya dan dibelakang nama buku dicantumkan nama penerjemahnya. Contoh : Hamzah Ya’kub. Jakarta. al-Ma’arif. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat berikut ini : (a) Ibid. Parrington. hlm. Ali Audah. LP3ES. 90. Op-Cit. Jakarta (ed). Lembaga penunjang pembangunan Nasional (LEPPRNAS). Yayasan Penerbit Universitas Indonesia. Harun Nasution. Ke-4. Contoh : Alfian (Ed). 1971. Jilid 2 hlm. 82. Harun Nasution. 6) Merupakan buku terjemahan. untuk menyatakan sumber kutipan dari sumber (buku yang sama. Penerbit Tinta Mas. pada kutipan nomor 6 itu menunjuk pada kutipan tulisan nomor tiga pada halaman yang sama. cet. 1 Ibid. Bila buku terjemahan. PT. hlm. Gunawan Muhammad. 67. Cara penulisannya dibelakang nama editor tersebut dicantumkan kata “ed” di dalam kurung (edit) dan sesudah kata “ed” tersebut ditempatkan titik ( ) menjadi (ed). Muslim Ditengah Pergumulan. Jakarta. Bulan Bintang. Filsfat ketuhanan Yang Maha Esa. Terj. Filsafat dan Mistisme dalam Islam. 8) Pengarangnya sama. jilid I. hlm. an Aerbor Press New York. Teologi Islam: Aliran-aliran Sejarah Aalisa Perbandingan.Indonesia. Contoh : Sir Muhammad Iqbal.th. hlm. Jakarta. 1970. maka pada unsure tahun ditulis t. 19. cet. 1 .

(ed) “Dictionary of Mistiscism”.(b) Op-Cit. dan titik. Nomor halaman yang bersangkutan Contoh : Ricard Thomas. Driyarkara SY. . 334. diikuti volume. Kompas. kalau dari majalah nama judul artikel dituliskan diantara tanda petik rangkap dan nama majalah dicetak miring atau bergaris bawah. nama surat kabar diberi garis bawah atau cetak miring. Nama penyusu. New York. koma. hlm. Psychologi of Religion. “Mnguak Abad baru Hijrah di Eropa”. Kuliah Agama Islam di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara Lembang. Panji Masyarakat. Disini nama pengarang tetap disebutkan. Paul E. Kalau suatu kutipan diambil dari suatu artikel dengan nama yang jelas pada surat kabar. ketentuanny6a sama dengan pengarang buku bila tidak ketahui. 1981. 175. 14 Pebruari. 5 September 1995. 1970. No. Mukti Ali. Nomor majalah sebaiknya bisa digunakan angka rumawi atau angka biasa f. Dr. 4. c. hal. (opera Citato) artinya dalam karya yang sama untuk menyatakan suatu referensi dari buku yang sama dan ururtannya berdekatan satu sama lain tetapi sudah diselingi oleh sumber lain. Jakarta. 2. hlm. hlm. Disini nama pengarang masih disebut. 5. koma dan nomor halaman. Yogyakarta. yaitu dengan menuliskan judul tulisan atau rubrik. Ibid. hlm. Ibid. maka ditiadakan dan pengetikan dimulai dengan judul karangan. Contoh : Paul E. PT. 41. bulan koma. 16. hlm. 175. tahun. Judul karangan ditulis diantara tanda kutip d. Percikan Filsafat. Johnson. (c) Loc-Cit. 19. XII. catatan kakinya dimulai dengan nama pengarang dan judul artikel diapit tanda petik. Op-Cit. Nomor Footnote b. September. Yayasan Lida. A. Loc Cit. Bulan dan tahun penerbitan g. N. 1953. (loco-Citato) artinya pada tempat yang telah disebut untuk menyatakan suatu referensi dari buku yang sama dan pada halaman yang sama. Sarlito W. New York. Dari Surat Kabar Kutipan dari surat kabar. Nama penyusun artikel/ karangan –karangan. Nama majalah diberi garis bawah atau cetak miring e. Panji Masyarakat. “Tindakan kekerasan (suatu tujuan Psikologik)’. Arbingdon Press. 1981. tetapi nomor halaman tidak dicantumkan. hlm.th. t. Bentuk footnote dari majalah terdiri dari : a. tempat terbit. 3. Wirawan. 108-109. Mukti Ali. Johnson. Rencana Undang-Undang Pendidikan Nasional. Jakarta. Philoshopical Library. bulan dan tahun terbitnya dan diakhiri dengan nomor halamannya dan titik. Frank Gaynor. meupun arab pada prinsipnya sama dengan kutipan yang berasal dari buku. Pembangunan. hal. hal. 73. Nashville. Dari Majalah Majalah yang bertuliskan latin. tanggal. Bedanya.

234. Thesis dan lain-lain) bentuk footnote untuk jenis karangan ini terdiri dari : a. koma. laporan Survey BPU Perhutani. Shahih Muslim. hal. jilid 3. Dalam al-Qur’an catatan kaki dari sumber al-Qur’an tidak mengenal Ibid..” Tetapi apabila hadits tersebut bukan diambil dari kitab rawi berlaku ketentuan-ketentuan sebagaimana buku biasa. Dan tempat penerbitan. tetapi cukup dengan nama kitab dan identitasnya. 6 september 1995. Dari Wawancara Penulisan hasil wawancara. Catatan kaki dari sumber al-Qur’an tidak menuliskan nama pengarang tetapi cukup dengan nama surat dan nomor ayatnya serta penerjemahnya. Dari karangan yang tidak diterbitkan (risalah. Nama penyusun b. Judul karangan diantara tanda petik c. skripsi. Contoh : Al-Qur’an. Jakarta. Penulisan ayat dan penerjemahannya. tempat terbit. 6. Departemen Kehutanan. hal. Dari Encyclopedia Kutipan dari encyclopedia. 1) Ayat al-Qur’an yang ditulis sedapat mungkin sempurna dan disebutkan nama surat serta nomor ayatnya. Departemen Agama. serta nomor halamannya dan ditutup dengan titik. Contoh : Rahmat Hidayat. Jilid …. Nama Penerbit. c. 2) Antara ayat dan terjemahannya supaya diberi tulisan “artinya” . (ed) “Khamr” Shorter Encyclopedi of Islam. 22. nama entrinya dituliskan diantara tanda petik rangkap. Dari al. yaitu dengan menyebutkan orang yang diwawancarai (dengan siapa). Kompas. Catatan kaki sumber al-hadits tidak boleh menuliskan nama pengarangnya. Yayasan Penyelenggaraan Penerjemah Penafsir al-Qur’an. Brill Leyden. 4. hal. Cit. dan tanggal wawancara dan ditutup dengan titik. 7. “Pembiayaan kesehatan di Indonesia”. a.Qur’an dan al-hadits. 5.. instut) e. b. nama penerbit. 3.Contoh : Ridwan malik. Tahun f.. Jenis karya tulis d. Op. Surat al-Fatihah ayat 1-6. tulisan. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Jakarta : 1964. yaitu dengan menyebutkan nama editornya yang disingkat dengan ed. Wawancara Pribadi. 4 Desember 1995. misalnya al-Hadits. koma. 1974. hal 4. Contoh : H A R Gibb dan J H Krasmers. …. Kalimantan Timur”. Cit. atau loc. al-Qur’an dan Terjemahnya. nama encyclopedia dengan garis bawah atau setak miring. Lembaga (fakultas. Halaman yang bersangkutan Contoh : Tim survey Indonesia dan Jepang “Survey Hutan Malinau. 1968. hal.

Bila ada penerjemah/ penyunting/ editor ditulis sesudahnya dengan diberi keterangan (pent/peny/ed) setelah nama. karenma : “Wanita Indonesia lebih sedikit yang bekerja (yang menghasilkan uang) dibandingkan dengan laki-laki. Tahun penerbitan dan titik dua c. Skripsi yang menggunakan penelitian lapangan (field researct) harus mencatumkan surat researct dari tempat atau lokasi penelitian dengan terlebih dahulu meminta surat penelitian dari STAITA Padangsidimpuan.2% disbanding dengan laki-laki yang Cuma 3. Kota penerbit dan titik dua Nama penerbit dan titik dua 4) 5) . 1. 2) Buku-buku hadits yang dapat dijadikan sebagai sumber penukilan hanyalah kitab-kitab shahih dan kutubussittah beserta syaratsyaratnya.2% dari seluruh wanita Indonesia diatas umur 10 tahun yang bekerja dibanding laki-laki yang 71. Catatan tengan (Midlenote) Kutipan dengan menggunakan sistem mildnote dengan ketentuan sebagai berikut : a. tanpa titik sejajar dengan judul Judul dicetak miring atau bergaris bawah dan titik. 5) Tulisan arab dibuat menggunakan windows arab dan kalau memakai WS ditulis dengan tinta hitam (bukan ball point). Dsb.3% atau sekitar 14 kali lipat (Budiman. dan atau kitab hadist yang refresentatif dengan penyebutuan mata rantai sanadnya.3) Terjemahan supaya mengambil dari terjemahan al-Qur’an Departemen Agama. 1) Harus dicantumkan rawi hadits (missal. dari titik Tahun Penerbitan. d. masih sangat menyolok. Hanya 36. Penulisan hadits dan terjemahannya. Kebanyakan wanita bekerja mengurus rumah tangga 45. Rawahu Bukhori. 4) Jarak tulisan terjemahasn antara baris satu dengan yang lain 1 (satu) spasi. dan ini dicontoh semuanya jangan dipotongpotong. Apabila Penulisan sumber menggunakan sistem mildnote ( catatan tengah). Contoh 2 : d. 9.8% laki-laki yang bekerja hamper dua kali lipat wanita. Rawhul Muslim dan sebagainya). 1984:50). Nama pengarang dan koma b. dan titik. yaitu sumber kutipan ditulis ditengah halaman maka penulisan daftar pustakanya sebagaimana ketentuan berikut Z: 1) 2) 3) Nama pengarang berada paling atas. 8. Halaman Contoh : Tampaknya pembagian di Indonesia antara wanita dan pria.

Jakarta. b. kewajiban pembimbing : a. Setiap kali Munaqasah Skripsi. 5. Semarang H. d. pembimbing dan asisten pembimbing diangkat oleh ketua atas usul ketua jurusan / pembantu ketua I. b. mengoreksi dan menyetujui kerangka skripsi . Penguji yang berhalangan menguji harus menyerahkan tugas dan naskahnya kepada Ketua Jurusan sekurang-kurangy 4 (empat) hari sebelum pelaksanaan munaqasah. syarat –syarat pembimbing dan asisten pembimbing : a. f. atau minimal Lektor Muda (III/c) yang memiliki pendidikan tambahan sekurang-kurangnya S. Pembimbing wajib memberikan bimbingan berupa : 1) Mempertimbangkan. 2. Pembimbing dan proses bimbingan Skripsi 1. IAIN Wali Songo 1995 Buku Pnaduan IAIN Wali Songo. 4.2 (berijazah) c. Naskah skripsi disampaikan kepada penguji tidak kurang dari 10 (sepuluh) hari sebelum pelaksanaan munaqasah. Hasil Munaqasah Skripsi . Tahun 1994/1995. … Pelaksanaan Munaqasah Skripsi a.2 (berijazah).2 c. Setiap penguji disediakan waktu paling banyak 30 minit untuk seorang mahasiswa.Contoh : Anonim 1987 Pedoman Transleterasi Arab Latin. Jakarta Fakultas Fasca sarjana. c. IKIP Jakarta 1987 Penyusunan Karya Ilmiah. Munaqasah Skripsi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Ketua Jurusan. Yang berhak menjadi penguji skripsi adalah dosen yang berpangkat rendah Lektor (IV/a) atau serendah-rendahnya Lector Muda (III/c) yang memiliki pendidikan tambahan sekurang-kurangnya S. Pembimbing skripsi adalah Dosen yang berpangkat paling rendah Lektor (IV/a). 3. Penetapan pembimbing dan Asisten Pembimbing oleh STAITA sedapat mungkin didasarkan pada keahlian yang relevan mengungat beban kerja yang bersangkutan. Asisiten Pembimbing adalah orang yang berpangkat paling rendah Lektor Muda (III/c) atau minimal Asisten Ahli (III/b) yang meiliki pendidikan tambahan sekurang-kurangnya S. Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987. pembimbing pengarahan pertama setelahg skripsi disetujui STAITA Padangsidimpuan. Ketua menunjuk Dewan Penguji untuk melaksanakan munaqasah skeipsi yang terdiri dari: Seorang Ketua Seorang Sekretaris Dua Orang Penguji b. e.

IP Kumulatif Program S. b. Penguji memberi nilai berdasarkan atas kemampuan jawaban dan bobot isi skripsi. Skripsi yang akan dimunaqsah-ulangkan disampaikan kepada Ketua Jurusan setelah diadakan perbaikan sesuai dengan keberatan-keberatan yang diajukan oleh Penguji sebelumnya. Seorang mahasiswa yanga telah mengikuti munaqasah skripsi dan mendapat nilai C. Apabila karena sesuatu hal ketua dapat mengangkat penguji pengganti pada munaqasah ulangan atas usul Ketua Jurusan. Penguji mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menjurus kepada pengungkapan-pengungkapan kemampuan berpikir dan pertanggung jawaban mahasiswa terhadap skripsi. e. g. e. c. c. . Penguji dapat mengajukan pertanyaan mengenai segi materi ataupun metodologi yang digunakan dalam penulisan skripsi. f. Bata minimal nilai skripsi adalah 60 dengan uraian sebagai berikut : 80 . Mahasiswa yang dinyatakan gagal munaqasahnya diberi tahu mengenai keberatan-keberatan terhadap skripsinya secara tertulis oleh Ketua Sidang Munaqsah yang tembusannya disampaikan kepada Pembimbing. – 59 = D (gagal) nilai ini berlaku selama belum ada peraturan yang dikeluarkan oleh Kopertasi atau keputusan ketua STAITA Padangsidimpuan d.79 =B 60 . d. Penguji munaqasah ulangan sama dengan Penguji sebelumnya dan kalau yang bersangkutan berhalangan hadir dapat diganti dengan penguji lain. Hasil munaqasah skripsi dinyatakan dengan nilai sebagai berikut: c. Wewenang Penguji a. 7. b. jika dipandang perlu diberi kesempatan untuk memperbaiki nilai yang telah dicapai dengan menempuh ujian sekali lagi selama masa studinya belum habis.67 =C …. Muhasiswa yang mengajukan munaqasah ulang atau revisi skripsi harus berkonsultasi dengan penguji sebelumnya.100 = A 68 .a. Munaqasah skripsi dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai 60 – 100 . b. Nilai munaqasah skripsi diambil dari nilai nipura (nilai pukul rata) penilaian masing-masing penguji. Apabila mendapat nilai 59 ke bawah dinyatakan gagal. Mahasiswa yang dinyatakan gagal dalam munaqasah diberi kesempatan untuk mengulang munaqasah sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali. Penilai munaqasah skripsi dilakukan oleh Dewan Penguji skripsi yang telah ditunjuk oleh Ketua Jurusan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penilaian Munaqasah Skripsi a.1 diperoleh dari nilai munaqasah dan nilai seluruh mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa. 6. Penilaian munaqasah skripsi a.

bobot analisis dan bahan-bahan acuan skripsi. Penilaian masing-masing penguji diberikan terhadap seluruh komponen jawaban yang diberikan oleh mahasiswa sejak awal sampai akhir ujian. c. (3) Sistematika penulisan skripsi b) Format/tata tulisan dan bahasa tulisan skripsi dengan bobot 10% c) Presentasi skripsi dengan bobot 40% terdiri dari: (2) Kedalaman dan keluasan penguasaan materi (3) Ketetapan dan kelancaran dalam meberikan jawaban d) Penilaian akhir munaqasah skripsi menggunakan rumus: NP1 + NP2 + NP3 + NP4 NS = 4 Keterangan: NS NP1 NP2 NP3 NP4 = Nilai Skripsi = Nilai Penguji 1 = Nilai Penguji 2 = Nilai Penguji 3 = Nilai Penguji 4 . Penilaian munaqasah skripsi meliputi komponen: 1) Bimbingan Skripsi 2) Ujian Skripsi dengan rincian sebagai berikut: a) Materi skripsi dengan bobot 50% terdiri dari: (1) Konsistensi logis dari materi skripsi (2) Kadar keaslian.b.

Wb. Wr.Contoh Halaman Judul : PERAN ORANG TUA DAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NURUL ILMI KOTA PADANGSIDIMPUAN SKRIPSI Diajukan untuk mememnuhi salah satu syarat guna memperoleh Gelar sarjana Dalam Ilmu Tarbiyah Oleh : Kuny Luzayma Niamy NIM : 197 308 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM TAPANULI PADANGSIDMPUAN 2008 Contoh : HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING HAL : Nota persetujuan Pembimbing Kepada Yth. . Ketua Jurusan Di Tempat Assalamu’alaikum. Ketua STAIN Padangsidimpuan Cq.

Dan telahg diterima serta disahkan sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana dalam ilmu ……… Ketua Sidang (………………………. 2.Diberitahukan dengan hormat.) Pembimbing I (……………….) Penguji : 1. Wr. Setelah dikoreksi dan diteliti sesuai aturan proses pembimbing. Telah dimuqasahkan oleh Dewan Penguji Skripsi Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli Padangsidimpuan pada tanggal ………………. 4 dst. Wb. maka skripsi dimaksud dapat disetujui untuk dimunaqasyahkan. Padangsidmpuan. bahwa skripsi saudara ………. Pembimbing I (………………………. ……………………………... Denikian. mohon dengan hormat agar naskah skripsi tersebut diterima dan diajukan dalam program musnaqasyah sesuai jadawal yang direncanakan.. pada Jurusan ………. 3. kami sampaikan terima kasih. NPM………. Oleh karena itu.. NIM ……… dengan Judul ……………. (Nama Dosen Pembimbing) Contoh : HALAMAN PENGESAHAN PENGESAHAN Skripsi saudara …….…. …………. (………………………) (………………………) Contoh : HALAMAN PEGANTAR KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim . Hormat Kami. Wassalamu’alaikum.) NIP..

. Bapak/ibu kandung yang langsung maupun tidak telah membantu. Bapak/ Ibu ….Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat. taufiq dan hidayah-Nya. Untuk itu penulis menyampaikan terima kasih kepada : 1. 3. Skripsi yang berjudul …………. Padangsidimpuan. Bapak ……… Selau Ketua STAITA Padangsidimpuan yang telahmerestui pemabahasan skripsi ini 2.aupun materil dalam penyusunan skripsi in. Dan ……. sehingga pada kesempatan in penulis dapat menyelesaikan skripsi in. namun penulis berharap semoga skripsi in dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dana para pembaca pad umumnya.. Akhirnya penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi in masih jauh mencapai kesempurnaan dalam arti sebenarnya.. selaku kepala perpustakaan STAITA padangsidimpuan yang telah memeberikan izin dan layanan perpustakaan yang diperlukan dalam penyusunan skripsi ini. 5. KHOIRUL ANWAR NPM : 00 00 00 00 . dan semua pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu. Bapak ……. in disusun sehingga memenuhi salah satu syarat guna meperoleh gelar Sarjana Starata I (satu) STAITA Padangsidimpuan. Dalam penyususunan skripsi in penulisbenyak mendapatkan bimbingan dan saran-saran dari berbagai pihak sehingga penyususnan skripsi in dapat terrealisasikan. Selaku ketua jurusan ……. Bapak ……. Para Dosen / Staf dilngkungan STAITA Padangsidimpuan yang membekali berbagai pengetahuan sehingga mampu menyelesaikan p-enulisan skripsi ini 6.. pada STAITA Padangsidimpuan yang telah memberikan arahan tentang penulisan skripsi ini. tenaga dan fikiran untuk memberikan bimbingan. baik moril . ……… Penulis. pengarahan dalam penyusunan skripsi ini. selaku dosen pembimbing dan asisten Pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu. 4.

Contoh : HALAMAN DAFTAR TABEL DAFTAR TABEL Tabel : 2. 3. IBU DAN SAUDARAKU TERCINTA SERTA ORANG-ORANG YANG SELALU MEMBANTUKU SEMOGA PENGORBANANNYA DIBERKATI DAN DIRIDLOI ALLAH YANG MAHA PENGASIH CONTOH : HALAMAN MOTTO MOTTO : Jangan berharap apa yang pernah diberikan kepadamu Tapi. berharaplah apa yang pernah kau berikan kepada negaramu. Keadaan dosen STAITA Padangsidimpuan Keadaan mahasiswa STAITA Padangsidimpuan .Contoh : HALAMAN PERSEMBAHAN KUPERSEMBAHKAN KEPADA AYAH.

6. pendidikan dan social. dan sistematis dalam bidang agama dan pendidikan. . Melatih peserta untuk mampu mengungkapkan pendapatnya secara konseptual akurat. radikal. Mengukur kemampuan seseorang dalam menjelaskan masalah-masalah keagamaan dan pendidikan dengan menggunakan pendekatan system ( agama sebagai system dan pendekatan sebagai sebuah system) 8. Pengertian dan tujuan Pengertian Komprehenshif /Pendalaman .4. Padangsidimpuan Keadaan Karyawan STAITA Padangsidmpuan Pendidikan Tambahan paea dosen STAITA PEDOMAN KOMPREHEHNSHIF JURUSAN TARBIYAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM STAITA PADANGSIDIMPUAN 1. 7. 2. Kedudukan. a. 5. Tujuan Mengukur kemampuan seseorang dalam mengaitkan masalah pendidikan dan agama dengan berbagai disiplin ilmu lainnya Mengukur kemampuan seseorang dalam menjelaskan dasar pemikiran sebuah tindakan orang dewasa yang dapat dipertanggunga jawabkan secara agama. yaitu ujian yang dilaksanakan tersendiri setelah menyelesaikan program pendidikan secara lengkap untuk melihat tingkat wawasan serta penalaran terhadap bahan yang telah diberikan selama satu program pendidikan sebagai syarat dapat mengikuti ujian munaqosyah Skripsi b. 5.

dikonversi ( 0 SKS) Sebagai bagian dan upaya penguatan penguasaan materi pelajaran dari setiap jurusan dan prodi oleh setiap Syarat bagi mahasiswa untuk Hasil Ujian tidak dapat dibagi Nilai ujian tidak dapat e. Dapat menambah nilai yang diperoleh dari ujian Munaqosyah 3. c. dapat mengikuti ujian munaqosyah g. Konprehenshif Kuitansi Formulir pembayaran pendaftaran kewajiban Ujian yang dibebankan kepada seluruh mahasiswa . Mahasiswa peserta ujian berkonsultasi pada penasehat akademik (PA) dalam rangka mempersiapkan diri dengan memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) Ujian Konprehenshif e. atau sebagai penambah dengan hasil ujian lain. mahasiswa f. h. f. 2. . Prosedur Administrasi a. Menjelaskan wilayah dan ruang lingkup materi ujian Calon peserta ujian Konprehenshif diwajibkan Peserta ujian adalah mahasiswa yang telah lulus seluruh Mahasiswa peserta ujian telah memenuhi seluruh syarat Mahasiswa peserta ujian mendaftarkan diri ke mata kuliah yang jumlah SKSnya berdasarkan ketentuan yang berlaku administrasi yang telah ditentukan oleh jurusan /Prodi melampirkan syarat administrasi sebabagi berikut : 1. jurusan/Prodi d. b.e.

2. Mencakup Bidang Dirosyah dan Tafsir yaitu bidang Aqqidah . mahasiswa Akta IV 5. Ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits Khusus yang berkenaan dengan kajian dasar jurusan/Prodi masing). Pelaksanaan Ujian Pendidikan Mencakup dasar pendidikan umum dan Pendidikan Agama dan propesi keguruan untuk jurusan tarbiyah. TERAKHIR Surat keterangan telah melaksanakan Transksrif nilai Akademis bagi Foto copy ijazah SLTA/ IJAZAH 9. KKL/Sertifikat. Materi Ujian 1. dan akhlak. syari’ah.3. Ibadah. . 4. Agama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->