BAB I Pendahuluan

1.1 Latar belakang Indomie adalah merek produk mi instan yang sangat populer di Indonesia. Indomie diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur. Produk paling sukses dari perusahaan milik Sudono Salim ini mulai diluncurkan ke pasar sejak tahun 1982. Selain dipasarkan di Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara, antara lain di Amerika Serikat, Australia, berbagai negara Asia dan Afrika serta negaranegara Eropa, menjadikan Indomie sebagai salah satu dari segelintir produk asli Indonesia yang mampu menempus pasar internasional. Di Indonesia sendiri, sebutan "Indomie" sudah umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mi instan. Harga Indomie yang ekonomis dan cita rasanya yang telah disesuaikan dengan selera Indonesia membuat produk mi instan ini sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan, tidak jarang warga Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri membawa Indomie untuk mengatasi masalah ketersediaan makanan yang praktis dan sesuai dengan selera Indonesia. Kepraktisan dalam penyajiannya dan mudahnya pendistribusian membuat Indomie menjadi andalan warga Indonesia saat terjadi tragedi bencana alam untuk mengatasi masalah keterbatasan dan kelangkaan bahan pangan di lokasi dengan segera. Indomie diklaim sebagai makanan yang sehat dan bergizi oleh produsennya, produk mi instan ini disebut memiliki berbagai kandungan gizi seperti enegi, protein, niasin, asam folat, pantotenat, mineral besi, natrium, dan berbagai vitamin seperti vitamin A,C, B1, B6, dan B12. Bagaimanapun, konsumsi Indomie secara frekuentif tidak dianjurkan, sebab Indomie mengandung pewarna tartrazine yang tidak baik bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang. Perubahan gaya hidup acap mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Salah satu dari perubahan itu adalah digemarinya mie instan sebagai makanan substitusi nasi. Bahkan kian hari produk ini kian menjadi makanan pilihan konsumen, karena selain praktis dan harganya terjangkau, mie instan juga cukup mengenyangkan perut. Perkembangan produksi mie instan di Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006 sempat mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instant dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa yang akan datang. PT. Indofood Sukses Makmur menjadikan mutu dan kepuasan pelanggan sebagai basis bagi perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu keinginan dan kebutuhan konsumen harus diperhatikan oleh produsen karena kebutuhan ini akan senantiasa berubah. Perkembangan produk mie instan yang sudah dianggap sebagai makanan cepat saji dan bahkan sebagai makanan pokok, menyebabkan tingkat persaingan pada industri mie instan ini semakin tinggi. Perusahaan yang dijadikan kasus penelitian ini diperoleh melalui internet, yaitu PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Produk-produk Indofood dinikmati setiap hari pada setiap siklus kehidupan seperti makanan untuk anak-anak, makanan untuk masa pertumbuhan di usia sekolah hingga masa remaja dan menginjak usia dewasa serta makanan keceriaan dalam kehidupan. Adapun tujuan penulisan makalah ini untuk menelaah dan menganalisis strategi pemasaran yang dilakukan pada PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk.

1

1. Bab III memuat kesimpulan dan saran. • Browse and search internet.6 Sistematika Penulisan Makalah ini tersusun dalam 3 (tiga) Bab. Bab II memuat uraian tentang hasil penelitian berkenaan dengan strategi pemasaran indomie PT. 2 . penulisan makalah ini menggunakan metode: • Kepustakaan. kegunaan penelitian. 1.5 Kegunaan Penelitian Hasil karya tulis ini diharapkan dapat berguna khususnya bagi penulis sendiri serta bagi para pembaca umumnya. yaitu: Bab I memuat Pendahuluan yang berisi: latar belakang. mencari bahan kajian pada website yang bersangkutan mengenai masalah yang dibahas.2 Rumusan masalah Dengan latar belakang yang telah ada maka penulis dapat menemukan perumusan masalah yaitu membahas tentang “Strategi Indomie Merajai Pasar Mie Insatant” 1.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai untuk mengetahui dan memahami tentang apa itu “Strategi Indomie Merajai Pasar Mie Insatant”. 1.4 Metode Penelitian Dari hasil penelitian data – data di atas. rumusan masalah. Indofood. 1. mencari bahan kajian pada buku yang bersangkutan mengenai masalah yang dibahas. dan sistematika penulisan. tujuan penulisan.

Para produsen berhak menentukan kebijakan distribusi yang akan dipilih dan disesuaikan dengan jenis barang serta luasnya armada penjualan yang akan digunakan. yaitu : • manufaktur → konsumen • manufaktur → pedagang eceran → konsumen • manufaktur → pedagang besar → pedagang eceran → konsumen dan • manufaktur → agen → pedagang besar → pedagang eceran →konsumen 2. TBK. 2006). Ada beberapa alternatif yang mungkin dipilih penjual dalam mendistribusikan produknya kepada konsumen. Indofood Sukses Makmur. perusahaan harus segera mengadakan penelitian terhadap pasarnya. inovatif.1Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pada PT. namun banyak pula yang gagal memenuhi target pasarnya. Promosi adalah kegiatan pemasaran yang sangat penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen. harga. dan produk terjangkau yang disukai oleh pelanggan • Untuk memastikan ketersediaan produk kami kepada pelanggan domestik maupun internasional • Untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup orang Indonesia dengan penekanan pada gizi 3 . Dalam bauran pemasaran dikenal dengan produk. 2.1. Jika perusahaan berada dalam persaingan yang semakin tajam. sehingga biaya yang dikeluarkan untuk promosi merupakan pemborosan.BAB II Pembahasan 2.1. Keadaan ini disebabkan oleh kebijakan distribusi yang kurang tepat sehingga barang yang dihasilkan kurang laku dipasar dan menyebabkan banyak konsumen merasa kurang puas.2Saluran Distribusi Setiap perusahaan barang dan jasa tidak akan lepas dari masalah penyaluran barang yang dihasilkan atau barang yang akan dijual ke konsumen. promosi. sedangkan saluran distribusi dipakai oleh semua perusahaan untuk memproduksi barang dengan kualitas yang baik.1. saluran distribusi memeliki peranan penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh perusahaan. Dengan demikian. Misi • Untuk terus meningkatkan rakyat kami. Kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju perusahaan. proses dan teknologi kami • Untuk menghasilkan kualitas tinggi. sedangkan distribusi merupakan proses pendistribusian produk dan jasa yang sesuai dan terorganisir sehingga terjadi keefektifan penjualan. Penelitian tersebut untuk mengetahui kebutuhan serta selera konsumen dan jika mungkin menstimulir permintaan serta menciptakan langganan (Kotler. dan distribusi yang tujuannya untuk meningkatkan penjualan.3Visi Perusahaan dan Kegiatan Pemasaran Visi dan Misi PT Indofood Vision To Become a Total Food Solutions Company Visi Indofood adalah visi yang jelas dimana PT Indofood berusaha untuk selalu total dalam operasinya dan memberikan solusi dari kebutuhan yang ada.1 Strategi Pemasaran PT Indofood 2. Promosi yang tidak terkendali akan menurunkan tingkat penjualan.

namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung. Tbk. Dilakukan lewat distributor lalu pengecer dan grosir baru ke konsumen akhir. Mempunyai 63 perusahaan termasuk anak cabangnya dengan jaringan distribusinya meliputi lebih dari 350 depot dengan jumlah karyawan tetap sampai dengan 31 Desember 2006 sebanyak 49. Segmen Pasar Segmen utama yang dituju oleh Indomie adalah segmen pasar Indonesia dengan targetnya adalah kalangan kelas menengah ke atas. selain itu juga ada Indomie duo dan Indomie goreng Premium.6% menjadi Rp4.2 triliun pada periode yang sama 2002. melalui media cetak maupun elektronik.4. Indomie Kari Ayam. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth. Jawa. 2. PT. Meski terjadi penurunan penguasaan pasar. Indomie rasa soto. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin. namun divisi mie instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6. meliputi wilayah pemasaran di seluruh Indonesia.4. Indofood Sukses Makmur. Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present. Tbk. tahun lalu menurun menjadi 75%. dan bahkan ada Indomie citarasa tradisional seperti rasa Cakalang. bahkan pasar swalayan. Adalah menciptakan pilihan menjadi penyedia utama makanan dan consumer products bermerek terkemuka bagi jutaan consumen di Indonesia dan juga diberbagai penjuru dunia. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. Target terebut jujga dipertimbangkan karena produk Indomie merupakan produk yang health 4 .3 miliar bungkus. seperti mie sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings yang diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali.5 triliun dibanding Rp4. Sumatera. span. yaitu dilakukan dengan menggunakan armada penjualan sendiri yang beroprsi di DKI Jakarta. • penjualan tidak langsung. memanfaatkan competitive advantage melalui scale. dengan juga terus melakukan inovasi untuk menghasilkan cita rasa mie yang sesuai dengan selera konsumen. Ketatnya persaingan produk mi instan disadari benar oleh manajemen PT Indofood.1. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. dan • lewat promosi. Tentang strategi menghadapi persaingan. Tahun 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pasar mie instan. Bali. Selain itu. Sisanya yang 25% dikeroyok merk mie instan lainnya. scope.a Strategi Pemasaran Dominasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. Sumber yang tidak mau disebut namanya mengakui bahwa saat ini penguasaan Indofood terhadap pasar mi instan menurun dari 90% menjadi 75%. dan speed. Kalimantan dan Sulawesi.1. soto Betawi dan soto Madura.b Strategi dan Taktik Marketing Produk yang diproduksi oleh Indomie adalah mie berkualitas tinggi dengan berbagai macam varians. Apalagi baru-baru ini muncul produkproduk baru. 2. A. Pre-empting the Future.• Untuk terus meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan Visi Indofood Sukses Makmur. hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7. Kemunduran itu patut diwaspadai. Hal tersebut menunjukan bahwa Indomie ingin terus memberikan mie yang berkualitas kepada konsumennya.367 karyawan tetap dan 1200 kendaraan operasional yang kegiatan pemasaran memegang peranan sangat penting dalam menjual produknya kepada masyarakat dengan cara : • penjualan langsung. Ada Indomie goring.

walaupun target utamanya adalah kalangan menengah ke atas. diharapkan kebutuhan konsumen atau pasar dapat terpenuhi. dikarenakan Indofood menguasai jaringan produk ini dari hulu ke hilir. arab Saudi. suppliers tidak terlalu mempengaruhi penetapan harga produk Indomie. Bagi Indomie kegiatan proses produksi adalah suatu kegiatan terpenting bagi perusahaan. sehingga dinilai sesuai untuk kalangan menengah ke atas yang sudah mulai mengutamakan aspek kesehatan dalam mengkonsumsi suatu produk. Indofood juga menjadi lebih agresif dalam belanja iklan. C. paling tidak menurut pendapat penulis. akan tetapi hal tersebut tetap memicu kenaikan biaya pemsaran yang digunakan oleh Indomie. Hal tersebut terindikasi dari tersebarnya warung-warung yang khusus menjual 5 . Produksi Indomie ternyata sudah merambah produksinya hingga Nigeria. akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk semua kalangan menikmati produk Indomie. Walaupun Indomie bukanlah produk utama yang digunakan untuk melawan mie sedaap. Pada prinsipnya persediaan bahan baku ditujukan untuk mempermudah atau memperlancar jalannya jalannya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berurutan dalam upaya memproduksi barang jadi atau produk. Proses produksi dapat berjalan dengan lancar apabila ketersediaan akan bahan baku mencukupi. dan tentu saja hasil dari output bagian-bagian lain pula. maupun warung-warung Indomie pinggir jalan yang membuat Indomie siap makan. Distribusi Indofood memiliki satu grup tersendiri yang menangani pendistribusian produk-produknya yaitu Grup Distribusi Indofood. Akan tetapi saat ini Indomie telah mulai merambah pasar luar negeri. Indofood dalam pendistribusiannya concern sekali dengan stock point yang ada di kawasankawasan startegis. hal tersebut dikarenakan aspek target pasar yang dtuju oleh Indomie adalah kalangan menengah ke atas. Karena dengan berlangsungnya proses produksi yang efektif dan efisien. pendistribusiannya dapat dikatakan sudah cukup dalam. namun pembangunan pabrik disana masih dalam tahap penjajakan. merupakan satu hasil kerja keras dari Grup distribusi Indofood. Penetapan harga produk Indomie berbeda dengan produk Indofood lainnya. dan mesir. dikarenakan sangat banyak warung-warung kecil yang menjual produkk Indomie. sehingga yang memungkinkan adanya perubahan harga misalnya adalah ketika memang terjadi perubahan harga bahan baku utama yang cukup siginifikan. ataupun barang setengah jadi yang akan mengalami suatu proses produksi. sehingga dapat meningkatkan jumlah ritel yang dilayani dan dapat menjangkau kawasan-kawasan pedesaan. B. sehingga Indomie sebgai produk yang lebih elegan mempunyai harga yang sedikit lebih mahal. yang dapat menjamin kelancaran distribusi produk ke ritelritel. Apalagi ketika Wingsfood dengan mie sedap-nya muncul sebagai kompetitor baru yang agresif. Dalam konteks produk Indofood adalah mi instant. Peningkatan penjualan pada tahun 2007 misalnya. Dan mengenai masalah target pasarnya. Aktivitas pemasaran yang dilakukan Indomie untuk menjual produknya tergolong cukup gencar dan terintegrasi. Penetrasi yang dalam juga telah dilakukan oleh grup ini dengan menambah stock point. Pengertian bahan baku dalam hal ini adalah sebagai bagian dari aktifa yang meliputi bahan baku. Dalam penentuan harga.conscious. Grup distribusi Indofood sangat berperan dalam meningkatkan penjualan produknya.

pelatihan memasak indomie dengan rasa baru. D. di bawah ini merupakan indicatorindikator utama dalam menilai kondisi keuangan Indofood. Inovasi dari Indomie melalui pemunculan dua produk baru yaitu Supermi Super Ayam bawang dan Pop Mie Spesial. Untuk lebih jelasnya. Karyawannya memiliki kualifikasi sebagai berikut sebagai persyaratan bergabung jika ada lowongan : • Min Bachelor degree (S1) Food Science Technology • Max 1 year experience as R & D Specialist • Very Good Analytical thinking Management Information System Dalam strukturnya tidak terdapat direktur sistem informasi PT Indofood. dalam The Most Powerfull Distribution Performance tahun 2007. sehingga harganya lebih kompetitif dari indomie. Research and Development (R & D) Indomie memiliki Divisi R&D internal sehinga tidak membutuhkan R&D eksternal. Distribusi Mie Sedap selain melalui jalur distribusi konvensional juga berusaha mengakuisisi para penjual retailer yang sebelumnya menjual indomie. dan cash on hand. Selain itu juga Indofood mengeluarkan Supermi seri Go. sedangkan Mi Sedaap yang merupaklan pesaingnya mempunyai kekuatan distribusi sebesar 73%. Kualitas mie dari Indomie berada dalam kelas menengah ke atas dengan bumbu premium. Ketersediaan bahan baku Indomie lebih terjamin daripada Mie Sedap karena adanya dukungan dari bogasari. indikasi lain adalah keberadaan indomie di warung-warung kecil selain tentu saja keberadaannya di setiap supermarket di pelosok Indonesia.indomie yang siap makan. Tujuan Jangka Panjang 6 . dll Kesetiaan pelanggan dari Mie Sedap dilakukan dengan menerjunkan langsung supervisor salesnya di lapangan dan memberikan term of payment (TOM) yang lebih panjang bagi distributor. Iklan dari Mie Sedap mengedepankan rasa yang enak dan bergizi. kekuatan distribusi Indomie terbukti. lomba noodles display. Namun setiap manager menggunakan ahli sistem informasi yang telah diekrut E. Gokar Goso. Selain itu. Supermi Super Ayam Bawang menggunakan kaldu ayam asli dan Pop Mie Spesial menggunakan potongan daging ayam yang lebih besar dan kemasan yang lebih menarik. Iklan dari Indofood kini mengkampanyekan indomie selera nusantara dengan mengedepankan pluralitas. Distribusi dari Indomie masih cukup bagus dengan dukungan anak perusahaan distribusinya dan para penjual retailer. Finance/Accounting Kondisi keuangan perusahaan terus membaik pada tahun 2007. Kesetiaan pelanggan Indomie di maintain dengan mengadakan kompetisi Indomie jingle dare. Hal ini agar dapat menekan harga jual sehingga harga kompetitif di level bawah sampai menengah. Sedangkan mie sedap menggunakan mie dalam kelas menengah namun dengan bumbu premium. yang mencapai 95%. total asset. mudik bersama pedagang Indomie. Hal tersebut tercermin dari beberapa indicator yaitu naiknya net income. yaitu Supermi Gobang. F. Dan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Qasa Consulting. Inovasi dari mie sedap adalah menghadirkan rasa yang secara tepat di sukai masyarakat Indonesia. yaitu rasa bawang dan soto serta dengan tambahan bawang goring yang banyak dan serbuk koya.

1% di tahun 2007. Evaluasi dan koreksi yang dilakukan Indomie berdasarkan pada pencapaian tujuan strategisnya (kesetiaan. Sayang. Review. Indomie memperbaiki strateginya dengan tidak melakukan serangan terhadap merek lawan namun dengan memperkuat mereknya sendiri. strategi Indomie tidak dapat membendung Mie Sedap. maka diantisipasi dengan melakukan penghematan di lini produksinya dengan menggunakan sumber energy yang lebih murah. Tujuan jangka panjang indomie di topang oleh tujuan-tujuan strategisnya yaitu : • Menghadirkan mie instan yang berkualitas namun dengan harga yang terjangkau • Memelihara kesetiaan pelanggan dan distributor • Memberikan harga yang kompetitif dengan menekan biaya produksi melalui penghematan biaya dari hulu sampai hilir (dari supplier sampai distributor) Selain itu. indomie pun menggunakan tujuan keuangan sebagai gambaran tercapainya tujuan strategis dan tujuan jangka panjang. maka indomie melakukan penghematan dengan memakai bahan bakar berbiaya rendah dan menggunakan mesin yang efisien. Oleh karena itu diperlukan sinergi antara pencapaian tujuan keuangan dan tujuan strategis untuk meraih tujuan jangka panjang. dan memberikan bonus pembelian. Evaluasi. c. sehingga menurunkan profit marginnya. mengetahui bahwa biaya produksinya yang besar disebabkan factor eksternal yaitu meningkatnya harga gandum. 7 . biaya transportasi dan biaya listrik. Mengetahui hal ini. Misalnya saat profit margin turun dari dari 3. kualitas produk. maka hal tersebut secara kuat mengindikasikan bahwa tujuan strategisnya (berupa penjualan dan kesetiaan pelanggan) terganggu. meningkatkan kesetiaan retailer. yang disebabkan biaya produksi yang besar. Pada tahun 2004 Indomie melakukan kesalahan terhadap strategi untuk meng-counter Mie Sedap yaitu terjabak permainan competitor dengan membuat merk following yaitu Supermi Sedaaap dan Mie Sayap. Pada tahun 2007. Misalnya saat profit menurun akibat pangsa pasar yang menurun. dan pengendalian Strategi Evaluasi strategis meliputi 3 aktivitas dasar yaitu : • Memeriksa dasar strategi perusahaan • Membandingkan hasil yang diharapkan dan hasil actual • Mengambil tindakan koreksi untuk memastikan kinerja sejalan dengan rencana Richard Rumelt menemukan empat criteria yang bisa dipakai untuk mengevaluasi sebuah strategi yaitu : • Konsistensi • Konsonan • Kelayakan • Keunggulan Evaluasi secara keseluruhan dari Indomie yaitu : a. dan inovasi) dan tujuan keuangnnya (Pangsa pasar dan profit margin).Tujuan jangka panjang dari Indomie adalah menguasai pasar mie instant di Indonesia. b. G.7% di tahun 2006 menjadi 2. misalnya dengan melakukan inovasi.

mie premium.5% . Salah satu dari perubahan itu adalah digemarinya mie instan sebagai makanan substitusi nasi.. minyak palm. distribusi. Indomie juga tersedia dalam versi jumbo dengan massa 120 gram (Anonim. karena selain praktis dan harganya terjangkau.4% pada tahun 2006. mie instan juga cukup mengenyangkan perut. dan Sakura. mulai dari mie goreng. tercermin dari harga eceran Indomie yag terjangkau (Price) Sekarang mari kita tinjau dari sisi produk. mie regional (mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional daerah-daerah Indonesia). Indofood Sukses Makmur Tbk. bubuk perasa dan bawang goreng. serta mie jumbo. produk Indomie mudah diperoleh dimana saja (Place) • Affordability. dan promosi yang dilakukan PT. mie soup. Keberhasilan Indomie terus bercokol di urutan teratas Top Brand adalah berkat konsistensi Indomie dalam menjalankan strategi kunci 3A: • Acceptability. Indomie merupakan merek andalan Indofood. harga. dan 2008 (David. Indomie memiliki rasa yang sesuai dengan selera orang Indonesia. terhadap Indomie : 2. terbukti dengan semakin bertambahnya variasi produk Indomie.8% . dan terdapat 2 sachet berisi 5 bumbu-bumbuan yang disertakan. Saat ini. 2007.S. 8 . Satu bungkus Indomie standard memiliki massa 85 gram. sekaligus merupakan perusahaan mie instan terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 13 milyar bungkus. Indomie pun selalu berusaha memenuhi keinginan konsumen yang semakin banyak. Sarimi. yaitu rasa Indomie yang sudah bisa diterima di lidah konsumen (Product) • Avalaibility. yaitu kecap manis. Bahkan kian hari produk ini kian menjadi makanan pilihan konsumen.2.2 Strategi Indomie Merajai Pasar Mie Instant Perubahan gaya hidup acap mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Selain Supermi. Indomie menduduki posisi pertama dengan TBI berturutturut 65. dan 71. saus sambal.2. 2008. Majalah Marketing-Edisi Khusus TOP BRAND). Dalam Top Brand Index (TBI) periode 2006-2008. S. 2008). Indofood masih merajai pasar mie instan di Indonesia. Begitu kuatnya citra Indomie di pasar sehingga sebagian masyarakat menganggap seolah mie instan itu adalah Indomie (Indomie menjadi Top of Mind mie instan). 66.1Product (Produk) Brand name yang digunakan adalah Indomie.

sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin (www. promosi penjualan.2. di Indonesia. 2008).3Place Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia.4Promotion Promosi merupakan aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan informasi tentang perusahaan dan produknya kepada konsumen sehinggga menciptakan permintaan (Burnett. dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau 40 indomie. Harga Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.( Anonim. 2000). perusahaan harus menentukan terlebih dahulu pasar sasarannya (target market) dan mengkombinasikan dengan alat promosi seperti periklanan. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak. hubungan masyarakat.. menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan.Jenis -Jenis Produk Indomie 2.com). Untuk dapat mengkomunikasikan produknya dengan efektif. 900. perbungkus indomie dihargai hanya sekitar Rp.2. 2. • Tagline : Indomie Seleraku 9 .2. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005. sehingga mampu menyediakan penetrasi yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. pemasaran langsung dan tenaga penjual sedemian rupa sehingga konsumen dapat mengenal produk perusahaan dan tertarik untuk membeli produk tersebut (Payne. 2000).indofood.2Price (Harga) Indomie selain dapat dibeli perbungkus. termasuk pasar tradisional. Di Yogyakarta agen-agen Indofood juga bekerjasama dalam menyediakan Indomie dengan warung-warung seperti Burjo (warung yang menyediakan bubur kacang hijau dan mie instan/mie goreng sebagai menu utama) 2.

dalam artian Indomie masih tetap harus mengadakan promosi untuk me-remind customer bahwa Indomie masih exsist. meskipun masih tetap menguasai sebagian besar pasar. tahun ini Indofood meluncurkan strategi marketing yang lebih komprehensif yang lebih menunjukkan jati diri Indofood sebagai market leader. Sejak saat itu. Hal ini juga merupakan bagian dari marketing mix Indomie. Sehingga pada benak konsumen tertanam bahwa Burjo hanya menjual produk Indomie. yang berlangsung pada 24 April 2008. memiliki brand equity yang sangat kuat sehingga dapat bertahan sebagai Top of Mind merek mie instan. Reaksi Indofood yang cenderung impulsif ini dinilai para pengamat kurang strategis. Selain itu untuk memelihara eksistensinya. agen-agen Indofood menyalurkan langsung Indomie kepada Burjo.Iklan : billboard. namun ada sebagian pasar – bisa jadi konsumen baru – yang direbut oleh merek baru. Gita Gutawa. • 2. jadi sejak sekarang Indomie mulai memberikan semacam ”edukasi” mengenai Indomie. Indofood sebetulnya pernah bereaksi atas serangan Mie Sedaap dengan meluncurkan Indomie Kriuk. Indomie menggunakan endorser artis terkenal seperti 3 Diva. Bayangkan. Menyadari hal ini. Sehingga di pasar yang sebenarnya tumbuh. Persaingan yang ”tiba-tiba” ketat ini menyebabkan Indofood kehilangan pangsanya. iklan TV. ”terjebak permainan challenger”–kesalahan yang sering dilakukan oleh big brands. varian baru Supermi Sedaaap. ketika itu Indofood menguasai sekitar 90% pangsa pasar! Sebagai dominant market leader. • Pembuatan Shop Sign (Spanduk Nama Burjo dengan tema Indomie untuk setiap Burjo di Yogyakarta) Ditinjau dari aspek product life-cycle. Indomie saat ini berada pada posisi mature. Indomie mulai gencar beriklan lagi. Raksasa mie instant ini mengerahkan seluruh brand-nya untuk bertahan dan mengembalikan market share yang direbut kompetitor. Penjualan Indofood tetap naik. Indomie mulai “bangkit dari tidur panjangnya”. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan brand awareness remaja/pelajar mengenai produk Indomie. Indofood masih menjadi penguasa mutlak pasar mie instant Indonesia. terlalu pragmatis.3 Pasang Surut PT. Indomie sempat direbut pangsa pasarnya oleh Mie Sedaap (muncul tahun 2003) sehingga pangsa pasar Indomie menurun. Hampir semua brand dalam portfolio-nya disegarkan 10 . sudah stabil. terdapat banyak sekali warung yang menyediakan menu mie instan (disebut Burjo). sponsor acara • Event : Indomie menggelar ajang membuat lagu ”jingle” untuk pelajar SMA. Indofood ”bangkit” dari tidurnya. Untuk membangun relationship dengan Burjo (meskipun tidak semua Burjo). Pada tahap ini Indomie tidak boleh lengah. Indomie juga mengadakan acara ”Indomie Jingle Dare” untuk para pelajar SMA yang bertujuan untuk lebih memodernisasi Jingle-nya. Indomie melihat remaja/pelajar sebagai customer masa depan. Indofood Dalam Memasarkan Produk Enam tahun lalu. menyadari bahwa Mie Sedaap merupakan pesaing yang cukup kuat. Indofood sempat terlena me-maintain pasarnya sehingga kesempatan ini dimanfaatkan oleh pendatang baru Mie Sedaap dari WingsFood dan Mie Kare dari Orang Tua Group. dan selalu berinovasi untuk merejuvenasi produk maupun strategi promosinya. Indomie juga beriklan dengan cara membuatkan spanduk bertema Indomie yang berisikan nama Burjo (shop sign). Tidak mau tersandung di batu yang sama untuk kedua kalinya. maupun non artis seperti remaja/pelajar. Di Yogyakarta. Market share yang mencapai 90% itu pelan-pelan tergerogoti sehingga sekarang tinggal 70%. dan gimmick ”Beli 5 Gratis 1” dalam rentang waktu yang cukup panjang. acara tersebut berjudul Jingle Dare. pertumbuhan pasar Indofood – karena besarnya – tidak mampu mengimbangi pertumbuhan pasar secara total. Indomie semakin mengukuhkan bahwa dia masih menjadi mie instan nomor satu di Indonesia.

Indofood juga menggunakan Slank untuk meng-endorse Supermi—Supermi tampaknya akan dijadikan brand unggulan kedua Indofood setelah Indomie yang menyumbang hampir separuh omset divisi noodle Indofood. Akan halnya Pop Mie. market share-nya tidak akan turun lagi. Jawa Barat. Mie Sedaap. 11 . Kami melihat kompetitor sebagai teman dalam usaha membesarkan pasar mi instant. diperkirakan menjadi sekitar 75%–25% sisanya diperebutkan oleh pesaingnya. Menurutnya. “Anda bisa bayangkan bagaimana kalau ternyata iklan tersebut mampu mengubah image bahwa makan mie tidak sehat menjadi positive image. pada 2002 Indofood masih menguasai pasar mie sebesar 90%. malah mungkin akan meningkat. dan rasa kari (GoKar). diikuti oleh Mie Sedaap (2-4 karton per hari). demikian peserta milis itu menyamarkan jati dirinya.” kata Taufik diplomatis. Menurut catatan MIX. beranggapan bahwa langkah Indofood mengepung Mie Sedaap sangat tepat. hanya memiliki satu brand. Indomie disegarkan dengan kampanye ”Selera Nusantara” yang lebih modern. Agresivitas Indofood belakangan ini juga menjadi pembicaraan seru di komunitas Mix-MarketingClub. Direktur Indofood Taufik Wiraatmadja membantah agresivitas Indofood sebagai reaksi atau jawaban atas gencarnya program pemasaran kompetitor. melainkan berdasarkan segmentasi selera dan harga yang diwujudkan dalam varian rasa. Sedangkan produk baru Supermi GoSo. GoBang. jauh lebih cerdas dan berkonsep. yaitu Indomie. Indofood memiliki tiga brand utama. Supermi. ”Di antara merek-merek tersebut. ada pula yang membandingkannya dengan action kompetitor. meskipun saat ini bisa dibilang melenggang sendiri tanpa head on competitor. dan GoKar pada masa penetrasi ini terjual 2 karton sehari. Sarimi lebih difokuskan untuk membendung produk unggulan Mie Sedaap Soto Ayam—dengan meluncurkan produk Sarimi Soto Koya yang di-endorse oleh Luna Maya. Sarimi (½ karton). Hanya dengan menambahkan kata ‘bervitamin dan bergizi’. ”Kami tidak melihat kompetitor sebagai musuh. Indofood sudah mengantisipasinya dengan upaya building brand melalui kampanye dan promosi di kalangan remaja. BrandMaker mengkhawatirkan kemiripan target market—yang dipresentasikan oleh talent iklan Supermi. Padahal. Kare (1 karton). dan promo yang gebyar. Sementara itu. Begitu Mie Sedap masuk pada Mei 2003. lanjutnya. Indomie merupakan produk mi instan paling laris (terjual 4-6 karton per hari). Ada yang mengapresiasi. ada yang menilai negatif. Pop Mie—akan menyebabkan terjadinya kanibalisme atau ”perang saudara” antara sesama brand Indofood.kembali dengan kampanye baru maupun peluncuran produk baru. Seorang marketer yang enggan mengungkapkan jati dirinya menilai brand concept Mie Sedaap lebih baik. Indomie juga pernah mengusung tema kampanye ”bergizi” seperti yang dilakukan Mie Sedaap saat ini. Kini pangsa pasar Indofood tinggal 70%. Harris Pranata Wijaya. Tapi hasilnya Indofood tetap akan unggul. Kekhawatiran Indofood terhadap para pesaingnya sangat dimaklumi. dan Sarimi. Sementara WingFood.” urai BrandMaker. harga kompetitif. Pada 2006 pangsa pasar Indofood turun. Harris melihat brand portfolio Indofood dibuat bukan berdasar segmentasi target market. Masing-masing juga punya satu kesempatan untuk berinovasi. pangsa pasar Indofood mulai goyah. rasa bawang (GoBang).” ujar Harris memprediksi. Indofood memiliki kelebihan dibanding Mie Sedaap dalam hal brand portfolio. Setidaknya. dengan rasa baru. Sementara Supermi disegarkan dengan meluncurkan produk baru: mie goreng rasa soto (GoSo). Iklan Mie Sedaap versi Titi Kamal yang menawarkan pesan ”mie yang bergizi. dan Pop Mie (20 pieces per hari). pemasar yang turut berkomentar di milis. Pop Mie tidak diitung karena konsepnya berbeda. Supermi (1 karton). Tapi Indomie tidak me-maintain kampanye itu. Menurut pemantauan MIX di sebuah minimarket di kawasan Depok.” katanya. ”Kanibalisasi pasti akan terjadi.

ternyata. Dan saat saya berbicara dengan pemilik warung. dia diberikan insentif Rp 50 ribu per bulan. Dengan menggunakan iklan ini semua khalayak akan tahu dan dengan cepat menyebar kemana-mana apalagi dengan televisi dan media internet yang begitu gencar saat ini. Pembuatan Shop Sign. sebagai sponsor acara. Indofood memang layak khawatir karena agresivitas pemasaran Mie Sedaap sangat gencar. 2.4 Strategi Pemasaran Yang Paling Efektif Digunakan Dalam Memasarkan Produk Indomie Menurut Penulis.1Iklan Iklan adalah setiap bentu komunikasi nonpersonal mengenai suatu organisasi. Indofood mengajarkan para pengelola warung membuat Indomie. hanya beberapa bungkus. muraah. produk. ”Saat masih tinggal di Jogja. servis atau ide yang di bayar oleh satu ponsor yang diketahui. ”Saya juga melihat spanduk biru yang bututnya sudah diganti dengan spanduk Warung Sedaap yang bagus dan kinclong.” ucap Ronald mengingatkan. Warung Indomie adalah salah satu channel Indofood yang dibangun dan dikembangkan sekian lama. moderator milis Marketing Club. Untuk iklan banyak sekali yang sudah dijalankan dan malah dengan iklan itulah yang membuat semua orang tahu ternyata ada produk baru. Iklan ini biasanya di pasang di meddia cetak. Sejatinya. dengan bangganya mereka mengatakan betapa bagusnya support Indomie saat itu. ”Semoga kali ini Indomie tidak tutup mata dan terlambat bertindak. karyawan bagian merchandising minimarket yang dalam sehari dikunjungi sekitar 500 orang ini. Menurut penulis strategi pemasaran yang paling efektif dalam memasarkan produk indomie adalah dengan cara berikut. sekaligus memonitor ketersediaan produk Indomie di sana. 12 . media elektronik.hanya Mie Kare yang sampai sekarang masih melakukan promosi ”beli 10 dapat 1 mangkuk. seperti : Iklan. Indofood karena merupakan satusatunya strategi yang paling laris dan mnyeluruh. 2. Strategi pemasaran melalui iklan ini akan selalu tetap di adopsi dan di pertahankan oleh PT. Ronald Sipahutar. men-support warung-warung mereka dengan spanduk. Tidak hanya di above the line. Event. Kecepatan beraksi dan ketepatan bertindak adalah cara jitu memukul market leader. saya masih menemukan warung-warung dengan sisa spanduk yang kumuh bertuliskan ‘Warung Indomie. dia melihat warung tersebut juga mulai menjual Mie Sedaap—walaupun. ternyata indomie dan lain sebagainya. Namun ketika Ronald menyambangi kembali Warung Indomie langganannya.” ungkap Ronald mulai menangkap gejala sebuah aktivitas akuisisi sedang berlangsung. mengamati Mie Sedaap agresif mengakuisisi warung-warung Indomie siap saji. laku tidak laku Mie Sedaap-nya.” tutur Ronald. dan iklan lebih terbaru sekarang yaitu gencarnya pemasangan iklan di media internet.” tutur Haidir. billboard. di tataran trade marketing pun Mie Sedaap begitu intense. Menurut pedagangnya.4. iklan di TV.

Salah sato contuhnya pemasarannya yaitu seperti : (Spanduk Nama Burjo dengan tema Indomie untuk setiap Burjo di Yogyakarta) Itulah strategi yang paling efektif yang dapat dijalankan oleh pihak PT. Biasanya event ini menghadirkan orang-orang terkenal dan berpengaruh atau juga publik figur seperti artis. Gambar diatas merupakan salah satu contoh event 2.Gambar diatas salah contoh iklan yaitu billboard 2. acara tersebut berjudul Jingle Dare. namun dengan pihak warung atau kedai juga harus bekersama dengan pihak produsen dalam hal memasarkan produk yang ingin di pasarkan. Dalam hal ini kedua belah pihak saling mendapat keuntungan dan sampai saat ini startegi pemasaran ini masih digunakan dan berjalan lancar sampai saat ini.4.4. Indofood dan sampai saat ini strategi ini masih digunakan dan penulis juga sependapat dengan apa yang dilakukan oleh pihak PT. yang berlangsung pada 24 April 2008. Event juga bertujuan menawarkan dan mempromosi malah menjual produk yang di tawarkan. Salah satu dari kegiatan event yaitu seperti : Indomie menggelar ajang membuat lagu ”jingle” untuk pelajar SMA. Indofood.2Event Event adalah kegitan yang dilakukan dengan melakuakan roadshow atau membuat acara-acara meriah di suau wilayah ataupun tempat. Dengan melakukan kegiatan event ini kita selaku produsen dan masyarakat sebagai konsumen serasa lebih dekat dengan perusahaan ataupun produk yang ditawarkan. 13 . motivator dan lain sebagainya sebagai daya tarik dari acara tersebut.3Pembuatan shop sign Pembuatan shop sign ini adalah membuat pesan-pesan yang menarik tentang produk yang kita tawarkan berupa spanduk dan itu kita beri secra cuma-Cuma dan gratis kepada pihak warung dan kedai-kedai yang berada di seluruh penjuru negeri indonesia dengan juga menampilkan nama toko.kedai dan warung serta pemiliknya.

Gambar diatas merupakan salah satu contoh dari pembuatan shop sign 14 .

harus melakukan gebrakan yang sangat luar biasa. Jika dari biaya promosi. Melihat produk dari perusahaan yang menjadi pesaing perusahaan dengan melakukan riset terhadap pasar. Indomie harus meningkatkan kewaspadaan kepada produksi mie lain dengan melakukan promosi yang sangat agresif. 3. sehingga dapat diketahui kebutuhan dan keinginan konsumen akan suatu produk mie. Melakukan riset pemasaran yang dilakukan terhadap konsumen. melihat kebutuhan dari konsumen dan perusahaan melakukan gebrakan yang menjadi daya tarik konsumen terhadap produk yang dipasarkan. memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen yang heterogen.1 Kesimpulan Setiap tahunnya PT Indofood Sukses Makmur Tbk harus mengendalikan biaya promosi agar biaya promosi yang di keluarkan untuk promosi produk tidak mengeluarkan biaya yang terlalu banyak yang menjadi pemborosan perusahaan dan supaya tingkat penjualan tidak menurun. ditambah keunggulan-keunggulan lain. menentukan kualitas produk. sehingga dapat mengetahui dengan jelas kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut sesuai dengan karakteristik dari masing-masing atau tidak. harganya di bawah dari produk lain. produk yang yang dihasilkanpun harus memenuhi dengan minat konsumen. biaya distribusi. serta strategi-strategi yang menjadi modal perusahaan dapat berjalan baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan. memperhatikan kualitas produk yang ingin dipasarkan. 15 .BAB III Penutup 3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk harus melakukan pendistribusian yang sesuai dengan target pasar. Jika distribusi tidak sesuai dengan target pasar maka barang yang diproduksi kurang mendapat minat dari konsumen. perusahaan tidak akan mengalami penurunan disetiap tahun. Menambah unggulan-unggulan terhadap produk yang akan dipasarkan.2 Saran PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Daftar pustaka http://mix.com/2010/10/strategi-pemasaran-pt-indofood.com/2009/05/31/strategi-indomie-merajai-pasar-mieinstant/ http://riaanggraini25akuntansi.html 16 .id/index.blogspot.co.wordpress.php?option=com_content&task=view&id=114&Itemid=144 http://haryadhaagustian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful