PERAN PERAWAT PRE OPERASI

PERAN PERAWAT PADA FASE PRE-OPERATIF1. Pengkajian Praoperatif di klinik/per telepona. melakukan pengkajian perioperatif awalb. merencanakan metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan pasienc. melibatkan keluarga dalam wawancarad. memastikan kelengkapan pemeriksaan perioperatife. mengkaji kebutuhan pasien terhadap transportasi dan perawatan pascaoperatif.2. Unit Bedaha. melengkapi pengkajian praoperatifb. mengkoordinasi penyuluhan pasien dengan staf keperawatan lainc. menjelaskan fase-fase dalam periode perioperatif dan hal-hal yang diperkirakan terjadid. membuat rencana asuhan.3. Ruang Operatifa. mengkaji tingkat kesadaran pasienb. menelaah lembar observasi pasienc. mengidentifikasi pasiend. memastikan daerah pembedahan.4. Perencanaana. menentukan rencana asuhanb. mengkoordinasi pelayanan dan sumber-sumber yang sesuai.5. Dukungan Psikologisa. menceritakan pada pasien apa yang sedang terjadib. menentukan status psikologisc. memberikan peringatan akan stimuli nyerid. mengkomunikasikan status emosional pasien pada anggota tim kesehatan yang berkaitan.PENGKAJIAN FISIK UMUMPengkajian klien bedah meliputi evaluasi faktor-faktor fisik dan psikologis secara luas. Banyak parameter dipertimbangkan dalam pengkajian menyeluruh terhadap klien, dan berbagai masalah klien atau diagnosis keperawatan dapat diantisipasi atau diidentifikasi dengan dibandingkan pada data dasar. 1. Status Nutrisi dan Penggunaan Bahan Kimiaa. mengukur tinggi dan berat badanb. mengukur lipat kulit trisepc. mengukur lingkar lengan atasd. mengkaji kadar protein darah dan keseimbangan nitrogene. kadar elektrolit darahf. asupan makanan pre-operatifKeadaan khusus :a. Obesitas : jaringan lemak rantan terhadap infeksi, peningkatan masalah teknik dan mekanik (resiko dehisensi), dan nafas tidak optimal.b. Penggunaan obat dan alcohol : rentan terhadap cedera, malnutrisi, dan tremens delirium.2. Status Pernafasana. berhenti merokok 4 – 6 minggu sebelum pembedahanb. latihan nafas dan penggunaan spirometer intensifc. pemeriksaan fungsi paru dan analisa gas darah (AGD)d. riwayat sesak nafas atau penyakit saluran pernafasan yang lain.3. Status Kardiovaskulera. penyakit kardiovaskulerb. kebiasaan merubah posisi secara mendadakc. riwayat immobilisasi berkepanjangand. hipotensi atau hipoksiae. kelebihan cairan/darahf. tanda-tanda vitalg. riwayat perdarahan.4. Fungsi Hepatik dan Ginjala. kelainan heparb. riwayat penyakit heparc. status asam basa dan metabolismed. riwayat nefritis akut, insufisiensi renal akut.5. Fungsi Endokrina. riwayat penyakit diabetesb. kadar gula darahc. riwayat penggunaan kortikosteroid atau steroid (resiko insufisiensi adrenal)6. Fungsi Imunologia. kaji adanya alergib. riwayat transfusi darahc. riwayat asthma bronchiald. terapi kortikosteroide. riwayat transplantasi ginjalf. terapi radiasig. kemoterapih. penyakit gangguan imunitas (AIDS, Leukemia)i. suhu tubuh.7. Sistem Integumena. keluhan terbakar, gatal, nyeri, tidak nyaman, paresthesiab. warna, kelembaban, tekstur, suhu, turgor kulitc. alergi obat dan plesterriwayat puasa lama, malnutrisi, dehidrasi, fraktur mandibula, radiasi pada kepala, terapi obat, trauma mekanik.d. Perawatan mulut oleh pasien.8. Terapi Medikasi Sebelumnyaa. obat-obatan yang dijual bebas dan frekuensinyab. kortikosteroid adrenal : kolaps kardiovaskulerc. diuretic : depresi pernafasan berlebihan selama anesthesiad. fenotiasin : meningkatkan kerja hipotensif dari anesthesiae. antidepresan : Inhibitor Monoamine Oksidase (MAO) meningkatkan efek hipotensif anesthesiaf. tranquilizer : ansietas, ketegangan dan bahkan kejangg. insulin : interaksi insulin dan anestetik harus dipertimbangkanh. antibiotik : paralysis system pernafasan.9. Pertimbangan Gerontologia. penyakit kronisb. ketakutan lansia divonis sakit berat — bohong (tidak melaporkan gejala)c. fungsi jantungd. fungsi ginjale. aktivitas gastrointestinalf. dehidrasi, konstipasi, malbutrisig. keterbatasan sensori penglihatanh. penurunan sensitivitas sentuhani. riwayat cedera, kecelakaan dan luka bakarj. arthritisk. keadaan mulut (gigi palsu)l. kajian integumen (kulit) : gatal-gatal, penurunan lemak — perubahan suhu tubuhm. penyakit pribadiFAKTOR-

diatesis hemoragikh. malfungsi tiroid7. Buruk : gangguan sistemik beratContoh : diabetes dengan kontrol yang buruk.Operasi terkontaminasi(ex : perbaikan trauma baru. harus pula disertakan. status . dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolic. tidak melanggar teknik aseptic. gagal jantungc. viscera mungkin mengalami perforasi. hipertensie. identifikasi semua partisipan yang memberikan perawatan dan nama mereka.Saluran nafas. pemeriksaan awal saat kedatangan di unit perawatan perioperatif (tingkat kesadaran. obstruksi4. USG ginjal. Diabetes Mellitusb. Meskipuntidak dapat digunakan tanpa referansi dari data klinik yang lain. luka tidak terinfeksiNon traumatic. Luka terbuka traumatic yang baru. penyakit jantung berat5. MRI. HepatitisPEMERIKSAAN DIAGNOSTIKData laboratorium memberikan petunjuk yang bermanfaat untuk mengkaji status klinik pasien dan potensial risiko infeksi. dan GU tidak dimasuki. gelar. tidak terinfeksi. Penyakit Hepatika. Kondisi toksikh. Abnormalitas imunologi2. cerna dan GU dimasuki tanpa percikan yang berarti (atau urin atau empedu terinfeksi. usia tuae. defisit nutrisid. Moribund : kans bertahan hidup kecil tetapi pengiriman ke ruang operasi harus dilakukanContoh : ruptur aneurisme abdomen dengan syok hebat. disritmiad. fraktur2. Serius : penyakit sistemik yang mengancam jiwaContoh : penyakit ginjal berat. Luka terinfeksi.FORMULIR KEPERAWATAN PERIOPERATIFFormulir keperawatan perioperatif apapun bentuknya sesuai dengan ketentuan masing-masing pelayanan kesehatan/rumah sakit (seperti yang sudah dicontohkan pada halaman sebelumnya). inflamasi non purulen akut ditemui. tidak ada gangguan sistemikContoh : hernia tidak terkomplikasi. hasil pemeriksaan laboratorium dapat memberikan petunjuk penting untuk menentukan tindakan keperawatan perioperatif. komplikasi pulmonary. penutupan utama. penyakit arteri koronerb. kelainan restriktifc. Adapun pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan sebelum tindakan pembedahan adalah :Hematokrit BJ urinHemoglobin AGDTrombosit Leukosit atau sel darah putihAlbumin Gamma globulinElektrolit darahantibodi serum terhadap HIV HbSAgGula darah Golongan darahSelain itu hasil pemeriksaan radiologis seperti rontgen foto. penyakit serebrovaskuler6. Penyakit Saluran Perkemihan dan Ginjala. Infeksi dan sepsisg. Sirosisb. BB ekstrimf. dan kewenangan mereka3. Baik : tidak ada penyakit organic. cerna. penyakit obstruktifb.KLASIFIKASI STATUS FISIK UNTUK ANESTHESIA SEBELUM PEMBEDAHAN(ASA : American Society of Anesthesiology)1. tidak ada drain (beberapa institusi membolehkan penggunaan penghisapan luka tertutup untuk operasi bersih)Operasi bersih terkontaminasi(ex : appendiktomi)Kontaminasi bakteri dapat terjadi dari sumber endogenSaluran nafas.KLASIFIKASI PROSEDUR OPERASIKATEGORIDEFINISIKARAKTERISTIK INTERVENSI BEDAHOperasi bersih(ex : herniorrafi)Kontaminasi endogen minimal. Disfungsi Endokrina. Kedaruratan : semua dari yang telah disebutkan di atas ketika pembedahan dilakukan dalam suatu situasi kedaruratanContoh : Hernia tidak terkomplikasi yang menjadi strangulata dan berkaitan dengan mual muntah. katub jantung prostetikf. diabetes ringan3. harus mengandung hal-hal sebagai berikut :1. Cukup : gangguan sistemik ringan sampai sedangContoh : penyakit jantung ringan.Vagina dan orofaring dimasuki. Penyakit Kardiovaskulera. embolus pulmonary massif6. dll yang terkait dengan prosedur pembedahan atau kasus. infeksi saluran perkemihanc. untuk traktus GU dan pohon biliaris). Melanggar teknik aseptic. penurunan fungsi ginjalb. Luka dapat berair. Melanggar teknik aseptic. kelainan adrenalc. USG abdomen. hipovolemiab. KehamilanHilangnya cadangan fisiologis maternal5. Faktor-faktor Sistemika.Operasi kotor dan terinfeksi(ex : drainase abses)Dijumpai infeksi. urin atau empedu terinfeksi (pada prosedur traktus GU atau biliaris). jaringan mati. pengkajian dan perancanaan yang terus menerus selama periode perawatan perioperatif2. Penyakit Parua. terbuka)Kontaminasi telah terjadiPercikan dari traktus GI. penyakit jantung sedang4. BNO-IVP. infeksi pernafasan3. atau kontaminasi mikrobaLuka traumatic lama (lebih dari 12 jam). treomboembolismeg. tidak ada inflamasi.FAKTOR RESIKO UNTUK SEGALA PROSEDUR PEMBEDAHAN1.

status pasien dan alat pemindahan yang digunakan22. kategori klasifikasi luka. pemasangan semua drain. Persiapan nutrisi dan cairan10. tekanan torniquet14. sehingga perawat dapat mengidentifikasi pasien beresiko tinggi terhadap infeksi. nomor seri unit. Libatkan peran dari keluarga atau sahabat klien. televisi. area pemasangan bantalan bedah listrik. Sudah menjadi kebiasaan untuk mengirim klien lebih dahulu dari waktu operasi yang sesungguhnya2. penempatan lead EKG atau alat-alat elektronik lainnya (Doppler.emosional. Setelah pembedahan. Medikasi pre-anesthesia13. larutan persiapan tempat operasi. klien dibawa ke ruang unit pasca anesthesi (ruang pemulihan) untuk memastikan tidak adanya keadaan kedaruratan akibat anesthesi. Persiapan kulit pre-operatif12. Pertahankan komunikasi terbuka dengan klien8. kondisi kulit sebelum dan setelah pemakaian larutan18. alat-alat pemberi posisi dan alat-alat tambahan yang digunakan selama operasi (papan lengan. implan prostetik. Berikan dorongan untuk pengungkapan. Menurunkan ansietas pre-operatif2. telepon dan fasilitas-fasilitas untuk refreshing ringan. waktu penyelesaian operasi. integritas kulit pasien secara menyeluruh saat masuk dan keluar dari unit perawatan perioperatif5. Bantu klien untuk mendapatkan bantuan spiritual yang klien inginkan9. Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien** Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien :Kebanyakan rumah sakit dan pusat-pusat pembedahan mempunyai ruang tunggu khusus dimana keluarga dapat menunggu selama klien sedang menjalani pembedahan. Persiapan operasi segera4. dan dapat mengambil tindakan pengamanan yang tepat9. area penempatan unit termia. TakutPERENCANAAN dan IMPLEMENTASITujuan utama asuhan keperawatan pre-operatif pada klien bedah dapat meliputi : menghilangkan ansietas pre-operatif dan peningkatan pengetahuan tentang persiapan pre-operatif dan harapan pascaoperatif. pahami klien dan berikan informasi yang membantu menyingkirkan kekhawatiran klien5. batuk dan relaksasi. jenis spesimen dan pengirimannya21. pengikat pengaman. nomor. Cemas. Kadang-kadang dokter bedah memerlukan waktu lebih lama dari yang diperkirakan dengan kasus yang ada. dapat diinformasikan bahwa mungkin setelah . sepanjang masih memungkinkan6. penahan ekstremitas.INTERVENSI KEPERAWATAN1. diagnosis keperawatan pre-operatif mayor klien bedah dapat mencakup :1. ahli bedah dapat menemui keluarga di ruang tunggu dan mendiskusikan hasil dari operasi. Klien mungkin dalam pembedahan lebih lama daripada waktu operasi yang aktual untuk beberapa alasan :1. obatobatan yang diberikan selama operasi12. yang memperlambat mulainya prosedur pembedahan berikutnya4. Setelah pembedahan. Dengarkan. Jika alat-alat ini menyertai pasien ke dalam kamar operasi. keluaran urine dan perkiraan darah yang hilang20. pemberian anesthesia lokal17. pabrik. pemasangan manset torniquet. tipe unit bedah listrik.Keluarga seharusnya tidak menilai keseriusan operasi dengan lamanya waktu klien berada di ruang operasi. Persiapan intestinal11. dan kontrol kognitif)3. ada atau tidaknya alat bantu komunikasi (alat bantu dengar. gigi palsu.Bagi keluarga/sahabat yang menunggu klien selama pembedahan. perubahan posisi dan gerakan tubuh aktif. penghitungan alat-alat bedah dan hasilnya13. Lengkapi catatan pre-operatif14. ukuran16. berhubungan dengan pengalaman bedah (anesthesi. instruksi post-opDIAGNOSIS KEPERAWATANBerdasarkan pada data pengkajian. pemeriksaan diagnostik selama intraoperatif19. Ruangan ini mungkin dilengkapi dengan kursi yang nyaman. matras berbentuk telur)7. kontrol dan medikasi nyeri. Transportasi ke ruang bedah (OK)15. balutan dan kateter15. Ahli anesthesi sering membuat persiapan tambahan yang dapat memerlukan waktu sekitar 30 – 60 menit3. waktu pencatatan dan suhu11. nomor seri unit. dan fisik)4. waktu pemasangan dan pelepasan. nyeri) dan hasil akhir dari pembedahan2. tampon. dan tempatnya8. tipe. keluarnya pasien. Penyuluhan klien (lihat ―Persiapan Operasi jangka panjang : latihan nafas dalam. wig). Kurang pengetahuan mengenai prosedur dan protokol pre-operatif dan harapan pasca-operatif3. Dorong klien untuk mengekspresikan ketakutan atau kekhawatiran tentang pembedahan yang akan dihadapinya7. EEG)10. penempatannya harus dicatat6. alat bantu vokal) dan protese (lensa kontak.

selang oksigen. . Objektif : temuan fisik dan laboratorium serta observasi pasien3.EVALUASIBanyak institusi menggunakan catatan medis yang berorientasi pada masalah (POMR). Evaluasi umum pre-operatif :1. Dokumentasi POMR memuat masalah pasien dan luas masalah yang sudah teratasi. Meminta kunjungan petugas rohani. botol penghisap.sistem POMR mencakup catatan perawat.Konsep POMR telah dikembangkan menjadi catatan SOAP atau SOAPIE (Groah. pada klien dapat terpasang peralatan tertentu ketika kembali ke ruangan (mis : IV-line. hal ini merupakan tanggung jawab ahli bedah dan bukan prerogatif atau tanggung jawab perawat. Menunjukkan dan menggambarkan latihan yang diperkirakan akan dilakukan klien setelah operasic. Mendiskusikan kekhawatiran yang berkaitan dengan tipe anesthesia dan induksi dengan ahli anesthesiab. hasil yang diharapkan dan kriteria evaluasi4. kateter urine. peralatan pemantau dan jalur transfusi darah). bila diperlukane. masalah klien. apa yang ia pikirkan dan rasakan tentang masalah kesehatannya2.pembedahan. Mendiskusikan masalahmasalah finansial dengan pekerja sosial. Benar-benar rileks setelah dikunjungi oleh anggota tim kesehatan2. Subjektif : status kesehatan pasien. Menerima medikasi pra-anesthesie. Relaks selama transformasi ke unit operasig. temuan pembedahan dan prognosisnya. Evaluasi : sejauhmana pasien mencapai tujuan yang psesifik. Ikut serta dalam persiapan preoperatifb. Ansietas dikurangi :a.Bagaimanapun. drain. Mendiskusikan kekhawatiran saat-saat terakhir dengan perawat atau dokterd. dokter dan tim kesehatan lainnya yang diberi nomor dan label dalam urutan angka. Perencanaan : aktivitas-aktivitas yang diperlukan pasien untuk mencapai tujuan5. bila diperlukanf. bahkan ketika hasil pembedahannya memuaskan. Menelaah informasi tentang perawatan pasca-operatifd. Menyiapkan klien terhadap intervensi pembedahan :a. 1983) :1. Menyebutkan rasional penggunaan pagar tempat tidur. Implementasi : aktivitas keperawatan yang dilaksanakan6. Pengkajian : rumusan diagnosis keperawatan. Mengungkapkan suatu pemahaman tentang medikasi pra anesthesi dan anesthesi umumc. Tetap berada di tempat tidurf.

.7:2.9.3907:820307:880..2.3/:3.7./.90/.908.-07:9 503..3.9.3003./.3.  502078.3.3.35074507..91 93..9..9.35074507.5074/0507.3.3 89.7985.32070.380-0:23.91 /0391.3..3 5..3/.9 805079../.2.7:8203.8.3202-07.9:8 . .8802:.3 507. 0.3/:39507.4394.33.3/.8.2070.3507..2.. 5.7 /..80-.3.38:/. .

/.8570 4507.370.8.8/.8307 /.80380.1.8 .9 503025.0:.9.3089088073 202-:.8 2.33.:39:-0-07..9:502.4507.320/..350372.3-0/.3/.30-.5.89.9 .8. .5.37:2. .3802:.91 .9:/.9 203:3:80..93.9.39:.-0/.9.9:503008.2.9.91/.39.91/.....3..9 !078.5..2.8:/.92.3 03 ..3/..5.3.7..35005.303 -.2030:7:8.39:/03.3.3!%$%::.83.91 !03::.30.3.3 900.91 %#'$!#% 03:7:3.203.3-0/.9503.380.91/.3503.3 8579:.:0.5..7.5./..8 503025.32.35:8.35078.2.91  %7.5 /03.91 %.9 .2.:9.8.35.91  0:.3.38:: 4-.3./.92:.8 5039:3. 4507.2-93/....380.91 43974/.3-07:93. 4507.70.7.-.3.3203/8:8.35749080 038.2.3:395..39039..503025.3 .9-.308908 .8 5. .9:03-07.7   2039  .8 -07:-:3.7.39025.2.8/03.9-0/.397..9:503.35748909 5.318  39079.03200.5.8.3  $090.9.7.8030 /.7 :39507.   02-.3.5..9.9502-075488/.380994736:09 ./.3/.3 /.348980.2.3202507.:.8 032:33/.3 /:3.3/..8570 . 03 02-.7:9./.3.8. ..3 474303:39: 203085708.5...35488/.2-.3.8..3.2.3-0/.7.::/.3.:5  02./03.9 .9..33.35.95023/.9:4507.308908 307 /..-7 34247  950 ::7.32025:3.3 90.3 3897:85489 45 $$!#%07/.2543 -.39:3::8:8/2.3574944570 4507.3507.7.03-0/. .9502-0/..33..9:0-.3-../....439.5.3..5.9..8:.8-07-039:90:7  .4507.07:.30:.39:-:.331472.3./.0.3905.3:39:503:3.7/.3-0/.9.94507.5.3. 897 34247807:39 /..3.3./.3.203 /.807:.303.:9.024843.920302:0:.3570 4507.3/5077.3502-0/.3570 4507./.5.81.9.2.912.9 203/0391.350309.5.803/.3.308908..39:3:/.30/..5. .803-0708493907.2.5.9 9.3./.8.3/-07.35078.3.7 ..2.3203..3.8.3/4907-0/.3.3.:9!#/.9 -.3.39.7:7./.8 900543/.3 502-07. .91 0/..9:809.9.7 502-0/.3-07.9.9 .3 .8:39:701708373.  .3 503.0380/.9:4507...31./7:.2502-0/.34507.8907-:.3 :39: 202./7.30333.74507.3.8.3/.903 805./.03200.8202:33.9-.3 03/-.. 34247807:39 .3:39: 20372030-/.4.203./.89..7:8/.8  507:-.3.9 .73.9/.385479.33.7..93203079./.9.9203.342:3././7:.3:730/.3 ..3./. 07.70:.3502:.3808:3:3. .2..:8.3 /..-./.97.7.89.3.915.9.3.9/.38090.8.3 503.8. $090.34507.. 5.5.5.2.3/03.75.5.3:399072. /.3 0388508203/..7:83.9203..3502-0/.8.3.2.3/.9.9503.34880507. 502-0/.3202-.350309.  !078.8/.8:  ...9:85.7.. /.5.8.9047.39:42:3.3 0897029.3 .0:..3/03.9:.8 43/8:9 80-0:2/.3.3390893.309.57480/:7502-0/.39:0:. 45507    .3-.8:8.7.7..8:95.3809...2.3/..3 9.3 !078.:.7:9.9 .3.7.  502.30507.9..39039.20207:.2-.3/.39:03:39:203/.5..3 $:/.32. 503.3.57480/:7/.507.0807:8.3570 4507.35033.35074507. 03.9...307.9.9009743.4703-0/.5.3/:3.7.8.332:33/03.33:978/.9.53.88007.920207:.3:9570 4507.4507.3 #:./0-.3-0/..35.897 950:39-0/.39:20337.3:9.3439744391   !078./.3..502.3.4.8.3.35077.2. 8.7.70.3 5.3.90907 25.3809.502.3:78.303 .80.3 :7.803 89.3 503.3.8:.3 !078..8 570 4507.3.9.30..3 .394736:09  502.2-.34507....3570 4507.2 -..34507./.39:0:..308908 7:..39025.9/.3 03.9..030-.3.320303.8 0:.53108 /.././.8.3.33.7.97.502-0/.9 4-.3.3.5.9.9 5:8.97.5.39:.8 0:.3/4743.3..3 502078.95078.85..9205:9203..  !079. 803.7/.74507.39/.8.7:.9.3.7.9503.308908..8 1.3 507.:.5.:9/.

.502-0/.2:338090.5. .3 203:3:0380.9..3 /.2..-.3-.8.9/31472.8.

3  03.3 80.080.13..:.8/:7..9.3/.5.3 .. 030.3 ./9025.3 2.07:.5:3 902:.3207:5...7/03.8.-0/.9 /4907 /./.2.9.../.381472.9.392080.3203.9..3 ./507:. -.8..3:...9907.803 . 2.3-:..39.:7 97.8 88902! #203.3 -.8..34803 507.3..:/4907/ 03/8:8.32./.5.  -091 902:.91./..9::.843.39.:3:3...99/:71 #0.39039.3502-0/.4-807.91- 03:3:.31472./:3:340.9.3.9.9.92.5.8..8..-47.3/.8 .303 8090.8 74.8.7.3.9...3 20/8.8:2:2570 4507.38.3.3203.3.3/-0734247/.20/.3.39039.35.3.3/.:.9 8.880..8.3/.3.33.502-0/.3$ !.8.3:3.7.32..3:3.91/ 03072.9.3.5.3.3/.9.9.308908/.503:3./507:.97..03 ..3950.9.8 57..53907.3 8:.79025.320/.3507.9.99075..303907. 03/8:8.3.3.91 3809../..33/:8/03.-507.3.3-0747039.35..857.37.2.2..3 .3/03.2-.9.803 !03.:9.357434883.309.-0/.8.38.9 '&$..33.33. 03/8:8.907.7 -03.5-07.2:7:9.9...9::.37:2:8..9:502.8 !0703.2..8.3502.7.3 2502039.9. :98079.:2.:5..03/.9.:..9.25078.803/.9.803:39:203.8..82.:$ ! 74.8 502-0/./.5.3/507:.   $:-09189./02-.. 5.9.-.5 /7.8..3-07.349.8. 4507. .3507.35...97. 43805! # 90.381:8/.9.9:8 080.3.3507..9.3507.:.202:./.3/.3..8! #202:.77088090.5.308908:2:2.99/:7   .4507..3 0.90907:730 -4945038.038502-0/.0.85..9.30 0239..30..57.9.3488 0507.848.35.3509:.37.3.5.3..880.8 0507.39079039:09.85.5.3 28 ' 30 ...02-.8. ! # 4:2039. -.37907.97.803203. ..3/5077.92080.9..3089080 %09.8  030-:9.../03.3 58081 .:/..947:28079.9.31 03.8.308908.3.308908..3570 4507.- 03:3.3.3 5.3.3 57074.3/.9.5.3.318/.35007./.3899:8203:3.38:/.3.8.3.9.3/..80:394507.3.89039.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful