P. 1
Peran Perawat Pre Operas1

Peran Perawat Pre Operas1

|Views: 12|Likes:

More info:

Published by: Rara Sii Putroe Aceh on Sep 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

PERAN PERAWAT PRE OPERASI

PERAN PERAWAT PADA FASE PRE-OPERATIF1. Pengkajian Praoperatif di klinik/per telepona. melakukan pengkajian perioperatif awalb. merencanakan metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan pasienc. melibatkan keluarga dalam wawancarad. memastikan kelengkapan pemeriksaan perioperatife. mengkaji kebutuhan pasien terhadap transportasi dan perawatan pascaoperatif.2. Unit Bedaha. melengkapi pengkajian praoperatifb. mengkoordinasi penyuluhan pasien dengan staf keperawatan lainc. menjelaskan fase-fase dalam periode perioperatif dan hal-hal yang diperkirakan terjadid. membuat rencana asuhan.3. Ruang Operatifa. mengkaji tingkat kesadaran pasienb. menelaah lembar observasi pasienc. mengidentifikasi pasiend. memastikan daerah pembedahan.4. Perencanaana. menentukan rencana asuhanb. mengkoordinasi pelayanan dan sumber-sumber yang sesuai.5. Dukungan Psikologisa. menceritakan pada pasien apa yang sedang terjadib. menentukan status psikologisc. memberikan peringatan akan stimuli nyerid. mengkomunikasikan status emosional pasien pada anggota tim kesehatan yang berkaitan.PENGKAJIAN FISIK UMUMPengkajian klien bedah meliputi evaluasi faktor-faktor fisik dan psikologis secara luas. Banyak parameter dipertimbangkan dalam pengkajian menyeluruh terhadap klien, dan berbagai masalah klien atau diagnosis keperawatan dapat diantisipasi atau diidentifikasi dengan dibandingkan pada data dasar. 1. Status Nutrisi dan Penggunaan Bahan Kimiaa. mengukur tinggi dan berat badanb. mengukur lipat kulit trisepc. mengukur lingkar lengan atasd. mengkaji kadar protein darah dan keseimbangan nitrogene. kadar elektrolit darahf. asupan makanan pre-operatifKeadaan khusus :a. Obesitas : jaringan lemak rantan terhadap infeksi, peningkatan masalah teknik dan mekanik (resiko dehisensi), dan nafas tidak optimal.b. Penggunaan obat dan alcohol : rentan terhadap cedera, malnutrisi, dan tremens delirium.2. Status Pernafasana. berhenti merokok 4 – 6 minggu sebelum pembedahanb. latihan nafas dan penggunaan spirometer intensifc. pemeriksaan fungsi paru dan analisa gas darah (AGD)d. riwayat sesak nafas atau penyakit saluran pernafasan yang lain.3. Status Kardiovaskulera. penyakit kardiovaskulerb. kebiasaan merubah posisi secara mendadakc. riwayat immobilisasi berkepanjangand. hipotensi atau hipoksiae. kelebihan cairan/darahf. tanda-tanda vitalg. riwayat perdarahan.4. Fungsi Hepatik dan Ginjala. kelainan heparb. riwayat penyakit heparc. status asam basa dan metabolismed. riwayat nefritis akut, insufisiensi renal akut.5. Fungsi Endokrina. riwayat penyakit diabetesb. kadar gula darahc. riwayat penggunaan kortikosteroid atau steroid (resiko insufisiensi adrenal)6. Fungsi Imunologia. kaji adanya alergib. riwayat transfusi darahc. riwayat asthma bronchiald. terapi kortikosteroide. riwayat transplantasi ginjalf. terapi radiasig. kemoterapih. penyakit gangguan imunitas (AIDS, Leukemia)i. suhu tubuh.7. Sistem Integumena. keluhan terbakar, gatal, nyeri, tidak nyaman, paresthesiab. warna, kelembaban, tekstur, suhu, turgor kulitc. alergi obat dan plesterriwayat puasa lama, malnutrisi, dehidrasi, fraktur mandibula, radiasi pada kepala, terapi obat, trauma mekanik.d. Perawatan mulut oleh pasien.8. Terapi Medikasi Sebelumnyaa. obat-obatan yang dijual bebas dan frekuensinyab. kortikosteroid adrenal : kolaps kardiovaskulerc. diuretic : depresi pernafasan berlebihan selama anesthesiad. fenotiasin : meningkatkan kerja hipotensif dari anesthesiae. antidepresan : Inhibitor Monoamine Oksidase (MAO) meningkatkan efek hipotensif anesthesiaf. tranquilizer : ansietas, ketegangan dan bahkan kejangg. insulin : interaksi insulin dan anestetik harus dipertimbangkanh. antibiotik : paralysis system pernafasan.9. Pertimbangan Gerontologia. penyakit kronisb. ketakutan lansia divonis sakit berat — bohong (tidak melaporkan gejala)c. fungsi jantungd. fungsi ginjale. aktivitas gastrointestinalf. dehidrasi, konstipasi, malbutrisig. keterbatasan sensori penglihatanh. penurunan sensitivitas sentuhani. riwayat cedera, kecelakaan dan luka bakarj. arthritisk. keadaan mulut (gigi palsu)l. kajian integumen (kulit) : gatal-gatal, penurunan lemak — perubahan suhu tubuhm. penyakit pribadiFAKTOR-

hipertensie. HepatitisPEMERIKSAAN DIAGNOSTIKData laboratorium memberikan petunjuk yang bermanfaat untuk mengkaji status klinik pasien dan potensial risiko infeksi. penyakit arteri koronerb. Penyakit Hepatika. USG abdomen. Luka dapat berair. Melanggar teknik aseptic. inflamasi non purulen akut ditemui. harus pula disertakan. Melanggar teknik aseptic. usia tuae. cerna dan GU dimasuki tanpa percikan yang berarti (atau urin atau empedu terinfeksi. tidak ada drain (beberapa institusi membolehkan penggunaan penghisapan luka tertutup untuk operasi bersih)Operasi bersih terkontaminasi(ex : appendiktomi)Kontaminasi bakteri dapat terjadi dari sumber endogenSaluran nafas. tidak terinfeksi. status . Buruk : gangguan sistemik beratContoh : diabetes dengan kontrol yang buruk. Adapun pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan sebelum tindakan pembedahan adalah :Hematokrit BJ urinHemoglobin AGDTrombosit Leukosit atau sel darah putihAlbumin Gamma globulinElektrolit darahantibodi serum terhadap HIV HbSAgGula darah Golongan darahSelain itu hasil pemeriksaan radiologis seperti rontgen foto. pengkajian dan perancanaan yang terus menerus selama periode perawatan perioperatif2.FORMULIR KEPERAWATAN PERIOPERATIFFormulir keperawatan perioperatif apapun bentuknya sesuai dengan ketentuan masing-masing pelayanan kesehatan/rumah sakit (seperti yang sudah dicontohkan pada halaman sebelumnya). Penyakit Kardiovaskulera. KehamilanHilangnya cadangan fisiologis maternal5. identifikasi semua partisipan yang memberikan perawatan dan nama mereka. Disfungsi Endokrina. hasil pemeriksaan laboratorium dapat memberikan petunjuk penting untuk menentukan tindakan keperawatan perioperatif. terbuka)Kontaminasi telah terjadiPercikan dari traktus GI. Kondisi toksikh. dan GU tidak dimasuki. Kedaruratan : semua dari yang telah disebutkan di atas ketika pembedahan dilakukan dalam suatu situasi kedaruratanContoh : Hernia tidak terkomplikasi yang menjadi strangulata dan berkaitan dengan mual muntah. katub jantung prostetikf.Operasi terkontaminasi(ex : perbaikan trauma baru. USG ginjal. treomboembolismeg. luka tidak terinfeksiNon traumatic. tidak ada gangguan sistemikContoh : hernia tidak terkomplikasi. penyakit jantung sedang4. untuk traktus GU dan pohon biliaris). Diabetes Mellitusb. Cukup : gangguan sistemik ringan sampai sedangContoh : penyakit jantung ringan. kelainan adrenalc. dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolic. embolus pulmonary massif6. Infeksi dan sepsisg. diabetes ringan3. Luka terinfeksi. Penyakit Parua.Operasi kotor dan terinfeksi(ex : drainase abses)Dijumpai infeksi. Abnormalitas imunologi2. penyakit obstruktifb. dan kewenangan mereka3. obstruksi4. disritmiad. tidak melanggar teknik aseptic. Penyakit Saluran Perkemihan dan Ginjala. MRI. BNO-IVP. diatesis hemoragikh. urin atau empedu terinfeksi (pada prosedur traktus GU atau biliaris). jaringan mati. Luka terbuka traumatic yang baru. harus mengandung hal-hal sebagai berikut :1. fraktur2.KLASIFIKASI STATUS FISIK UNTUK ANESTHESIA SEBELUM PEMBEDAHAN(ASA : American Society of Anesthesiology)1. Faktor-faktor Sistemika. infeksi saluran perkemihanc. penyakit serebrovaskuler6.FAKTOR RESIKO UNTUK SEGALA PROSEDUR PEMBEDAHAN1.KLASIFIKASI PROSEDUR OPERASIKATEGORIDEFINISIKARAKTERISTIK INTERVENSI BEDAHOperasi bersih(ex : herniorrafi)Kontaminasi endogen minimal. infeksi pernafasan3. cerna. tidak ada inflamasi. komplikasi pulmonary. Meskipuntidak dapat digunakan tanpa referansi dari data klinik yang lain. penutupan utama. Baik : tidak ada penyakit organic. Serius : penyakit sistemik yang mengancam jiwaContoh : penyakit ginjal berat. viscera mungkin mengalami perforasi. kelainan restriktifc. penurunan fungsi ginjalb. pemeriksaan awal saat kedatangan di unit perawatan perioperatif (tingkat kesadaran. Moribund : kans bertahan hidup kecil tetapi pengiriman ke ruang operasi harus dilakukanContoh : ruptur aneurisme abdomen dengan syok hebat. malfungsi tiroid7. defisit nutrisid. gagal jantungc. hipovolemiab. atau kontaminasi mikrobaLuka traumatic lama (lebih dari 12 jam).Saluran nafas. BB ekstrimf. Sirosisb. penyakit jantung berat5.Vagina dan orofaring dimasuki. dll yang terkait dengan prosedur pembedahan atau kasus. gelar.

penempatannya harus dicatat6. alat-alat pemberi posisi dan alat-alat tambahan yang digunakan selama operasi (papan lengan. Ruangan ini mungkin dilengkapi dengan kursi yang nyaman. wig). Persiapan nutrisi dan cairan10. pahami klien dan berikan informasi yang membantu menyingkirkan kekhawatiran klien5. dapat diinformasikan bahwa mungkin setelah . Lengkapi catatan pre-operatif14. Persiapan operasi segera4. dan dapat mengambil tindakan pengamanan yang tepat9. larutan persiapan tempat operasi. televisi. nyeri) dan hasil akhir dari pembedahan2. area pemasangan bantalan bedah listrik. Pertahankan komunikasi terbuka dengan klien8. pemasangan manset torniquet. kategori klasifikasi luka. Cemas. dan fisik)4. keluaran urine dan perkiraan darah yang hilang20. status pasien dan alat pemindahan yang digunakan22. berhubungan dengan pengalaman bedah (anesthesi. waktu penyelesaian operasi. diagnosis keperawatan pre-operatif mayor klien bedah dapat mencakup :1. Sudah menjadi kebiasaan untuk mengirim klien lebih dahulu dari waktu operasi yang sesungguhnya2. pemeriksaan diagnostik selama intraoperatif19. Klien mungkin dalam pembedahan lebih lama daripada waktu operasi yang aktual untuk beberapa alasan :1. ada atau tidaknya alat bantu komunikasi (alat bantu dengar. yang memperlambat mulainya prosedur pembedahan berikutnya4. Persiapan intestinal11. Ahli anesthesi sering membuat persiapan tambahan yang dapat memerlukan waktu sekitar 30 – 60 menit3. tipe unit bedah listrik. implan prostetik. Setelah pembedahan. keluarnya pasien. Libatkan peran dari keluarga atau sahabat klien. penempatan lead EKG atau alat-alat elektronik lainnya (Doppler. kontrol dan medikasi nyeri. matras berbentuk telur)7. EEG)10. instruksi post-opDIAGNOSIS KEPERAWATANBerdasarkan pada data pengkajian. waktu pemasangan dan pelepasan. Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien** Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien :Kebanyakan rumah sakit dan pusat-pusat pembedahan mempunyai ruang tunggu khusus dimana keluarga dapat menunggu selama klien sedang menjalani pembedahan. Jika alat-alat ini menyertai pasien ke dalam kamar operasi. Medikasi pre-anesthesia13. alat bantu vokal) dan protese (lensa kontak. klien dibawa ke ruang unit pasca anesthesi (ruang pemulihan) untuk memastikan tidak adanya keadaan kedaruratan akibat anesthesi. Setelah pembedahan. gigi palsu.INTERVENSI KEPERAWATAN1.emosional. ukuran16. Penyuluhan klien (lihat ―Persiapan Operasi jangka panjang : latihan nafas dalam. Berikan dorongan untuk pengungkapan. dan tempatnya8.Keluarga seharusnya tidak menilai keseriusan operasi dengan lamanya waktu klien berada di ruang operasi. TakutPERENCANAAN dan IMPLEMENTASITujuan utama asuhan keperawatan pre-operatif pada klien bedah dapat meliputi : menghilangkan ansietas pre-operatif dan peningkatan pengetahuan tentang persiapan pre-operatif dan harapan pascaoperatif. Dengarkan. tampon. tekanan torniquet14. Dorong klien untuk mengekspresikan ketakutan atau kekhawatiran tentang pembedahan yang akan dihadapinya7. sepanjang masih memungkinkan6. Kurang pengetahuan mengenai prosedur dan protokol pre-operatif dan harapan pasca-operatif3. Bantu klien untuk mendapatkan bantuan spiritual yang klien inginkan9. sehingga perawat dapat mengidentifikasi pasien beresiko tinggi terhadap infeksi. nomor seri unit. dan kontrol kognitif)3. nomor. area penempatan unit termia. Kadang-kadang dokter bedah memerlukan waktu lebih lama dari yang diperkirakan dengan kasus yang ada.Bagi keluarga/sahabat yang menunggu klien selama pembedahan. telepon dan fasilitas-fasilitas untuk refreshing ringan. balutan dan kateter15. jenis spesimen dan pengirimannya21. kondisi kulit sebelum dan setelah pemakaian larutan18. nomor seri unit. integritas kulit pasien secara menyeluruh saat masuk dan keluar dari unit perawatan perioperatif5. batuk dan relaksasi. penghitungan alat-alat bedah dan hasilnya13. perubahan posisi dan gerakan tubuh aktif. waktu pencatatan dan suhu11. pabrik. pemasangan semua drain. Transportasi ke ruang bedah (OK)15. pengikat pengaman. Persiapan kulit pre-operatif12. tipe. Menurunkan ansietas pre-operatif2. penahan ekstremitas. pemberian anesthesia lokal17. ahli bedah dapat menemui keluarga di ruang tunggu dan mendiskusikan hasil dari operasi. obatobatan yang diberikan selama operasi12.

Evaluasi : sejauhmana pasien mencapai tujuan yang psesifik. bila diperlukane. temuan pembedahan dan prognosisnya. hal ini merupakan tanggung jawab ahli bedah dan bukan prerogatif atau tanggung jawab perawat.Konsep POMR telah dikembangkan menjadi catatan SOAP atau SOAPIE (Groah. Pengkajian : rumusan diagnosis keperawatan.sistem POMR mencakup catatan perawat. Relaks selama transformasi ke unit operasig. hasil yang diharapkan dan kriteria evaluasi4. . kateter urine.Bagaimanapun. Dokumentasi POMR memuat masalah pasien dan luas masalah yang sudah teratasi. pada klien dapat terpasang peralatan tertentu ketika kembali ke ruangan (mis : IV-line. Perencanaan : aktivitas-aktivitas yang diperlukan pasien untuk mencapai tujuan5. bila diperlukanf. Mendiskusikan masalahmasalah finansial dengan pekerja sosial. drain. apa yang ia pikirkan dan rasakan tentang masalah kesehatannya2. masalah klien. Tetap berada di tempat tidurf. Ansietas dikurangi :a. Menyiapkan klien terhadap intervensi pembedahan :a. Mengungkapkan suatu pemahaman tentang medikasi pra anesthesi dan anesthesi umumc. Evaluasi umum pre-operatif :1. Subjektif : status kesehatan pasien. bahkan ketika hasil pembedahannya memuaskan. dokter dan tim kesehatan lainnya yang diberi nomor dan label dalam urutan angka.pembedahan. Menerima medikasi pra-anesthesie. Mendiskusikan kekhawatiran yang berkaitan dengan tipe anesthesia dan induksi dengan ahli anesthesiab. Implementasi : aktivitas keperawatan yang dilaksanakan6. Menunjukkan dan menggambarkan latihan yang diperkirakan akan dilakukan klien setelah operasic. Mendiskusikan kekhawatiran saat-saat terakhir dengan perawat atau dokterd. Meminta kunjungan petugas rohani. botol penghisap. selang oksigen.EVALUASIBanyak institusi menggunakan catatan medis yang berorientasi pada masalah (POMR). Benar-benar rileks setelah dikunjungi oleh anggota tim kesehatan2. Menelaah informasi tentang perawatan pasca-operatifd. Ikut serta dalam persiapan preoperatifb. peralatan pemantau dan jalur transfusi darah). 1983) :1. Objektif : temuan fisik dan laboratorium serta observasi pasien3. Menyebutkan rasional penggunaan pagar tempat tidur.

7 /.  502078. 0.90/.9 805079.7985.380-0:23.9.8.91 /0391..3..7.3/.35074507.4394.-07:9 503.8802:.3507./.7:2.3003...80-.9.3..3202-07.38:/.3/.9:8 .7:8203.2..3907:820307:880.32070.3.5074/0507.9.3./.3/:3.908.2070.9.3/:39507..2...33.3 89.3 507.2.3../.3.3.3 5. 5.. . .91 93.8.35074507..

8:8.33:978/.5.-0/.73.308908..3390893.. .3809.32025:3.9/.9.7. .34507.9503.3-0/.03200.39039.803-0708493907.8..3 .20207:.8..70.35033.3 .92:..397.9 9.7.39:0:.7:.3:399072.2030:7:8..34507..3 502078.8 0:.303./.3570 4507.3 0388508203/.3/.:39:-0-07.3.3.8-07-039:90:7  .34507.93.9503.9.0.9:.9 .33./.9.9:85.75.39:.8:39:701708373.320/.3:39:503:3.35..331472.3/.9.37:2..3:730/.5.9.  502.3.3 503.3. /././. 45507    .030-.7.380.2.8.53108 /.309.3570 4507.3-0/.32. .. 502-0/.9 . .912.3 $:/.3507.2 -.07:..3 .3.3.3.2.3:39: 20372030-/..5.807:.30-.2.3 3897:85489 45 $$!#%07/.3089088073 202-:....8/03..9.9:/.385479.03200.3/03.35077..2..3..439.3570 4507.9.7.7.88007.30.5.:0..-7 34247  950 ::7..3502:.9.3.8...9503.3.../.8 1. 03.3  $090.3.7:9.:. .:5  02.3905.3!%$%::.89.9.91  0:.2./.92.3/03.3809.5.2.0:.5.2.3574944570 4507.9:809. 34247807:39 .4..  !079. .8.3.2.9502-0/..9502-075488/.30507.39.3.30/.3/4743.:9.9.307.95023/.350309.35749080 038.35.3-.34507.320303.3.7:8/.3./.3502-0/.318  39079./.7:7.91/..:.3/-07.3802:.39:/03..9..:8.3 :39: 202.370.9203.8030 /.3-0/.803 89.5.3..30333.91 !03::. /..2-.8 5.9:4507.35748909 5.3.502.8 2.3 03 .35078.5.2-.8.91 43974/.9.3 503.91 .0380/.95078.:9!#/..33.3-0/..897 950:39-0/.803/.3.7/.9 -.342:3. 03 02-./.0:.3/.3.5.3:9.39/.3 474303:39: 203085708..35074507.9 !078.350309.7.8202:33.7../0-.3202-.89.2.3 #:.2.  .308908 ..3 03.9.7..308908 307 /.3 0897029.3./.5..91/.85.3 502-07. 503.8. $090.3.39:0:.2.8 032:33/...39:03:39:203/.915.39:-:.3.350372.3503.3.8 .3.9:03-07.5.7:9..7.3 03/-. ./.394736:09  502.8.39:..3.:9.3 503.3808:3:3.3/4907-0/.2502-0/.5.8 503025.9 .3202507.97.8.3.8:.91 0/..7/.34880507.9 203:3:80.::/.97.39:3:/.8/..3439744391   !078.8  507:-.303 ./.3 /.   02-.35488/.91 %.74507.57480/:7502-0/.3./.7.4507. 803.8:/.3/..1./7./.3/.9:503.-.9 503025.3 9.7.8..0807:8..903 805.8.94507.3.7.2.33.3/.3 !078.380.8 43/8:9 80-0:2/.3:9570 4507... 5.4./.9 ..8:.9.5.9.31.3 5.3...3-07:93.7 :39507./.9 5:8.80380.39025.3. 4507..8:  .3203/8:8.8570 4507./.3.9./03.39:3::8:8/2./7:.8 5039:3.8 900543/.5.9:0-.9:502.39..80.3502-0/.3 900.83.920302:0:.3.3:78.9047.35005..5.33.507.308908.9.3 .203..39:20337.502-0/.3 :7.9 .  !078.9 203/0391.3.5.303 -.90907 25.3/.5.3..9.03-0/..8 -07:-:3..2.53.35:8.74507.3.30.8 0:.2.9 4-.70:.3.../.9-0/.3.32.332:33/03.5. 4507.5 /03.3-07.3 /:3...8/..9-. .39025..9.9-.81.3/5077.5.8.91/.35.3/:3.5..3.8907-:.39039.3.3203.:.2.9203.348980..5.3 .8.57480/:7/.38090.9:4507.3.2-93/..97.3:395...8:95..9:503008.920207:.8.3 /.5.7 502-0/.:9/./7:.380994736:09 .3.3-.2.9 .3.7 .3.203.9.3.8570 ..3.33. 07.91  %7.4703-0/.9.4507.2-.3-0/.3570 4507.502.7:83./.9/.9205:9203.70.3 90.30:...203 /..7.7. 897 34247807:39 /..91 %#'$!#% 03:7:3.3/...-.8.3 8579:.8307 /.7. 8.7   2039  .4507.503025.5.024843.3 507.3.93203079.9009743.8 570 4507.2543 -.9/.308908 7:.7.89.8.9.35078.39:42:3.5.3 !078.38:: 4-.9.8.5./../.7..

3-..2:338090.9/31472.502-0/.8.. .-..3 203:3:0380.9.3 /.8.5.2.

.2:7:9.2.309.9 /4907 /.7 -03./.9.99/:71 #0.3507.3/.202:.3 0...3 .3 80.357434883./.880..3.503:3..99075..:.3 ./.33/:8/03.3/.9..8.3507.9.9::.9.8 74.20/.:.3/.3.8 57.848..33.7.803 .857..4507.9.8  030-:9...3570 4507.9::.3 28 ' 30 ..3.13. 5.4-807.8/:7.308908/.7.38.3$ !./..803 !03../.3.3 2502039..9:8 080.91 3809.8.91.8.3488 0507..80:394507.-47.77088090./507:.3 2.3.3.33.3509:.8./.3507.9.:.:..3-07.3089080 %09.3 8:.3/5077.39039.3..9.803:39:203.9.8 0507.5.03/...5-07.3.92080.. 030.   $:-09189..2-.85. 03/8:8..803/.33. .5.5.3203.8.3/-0734247/.9..3  03.392080./.  -091 902:.038502-0/..9.9..9.3.3.8.39..8.57.8.3.3 -.35.5 /7.9..37..-507.99/:7   .3502.9..3 58081 ..9.3 .880.9..3.:2.39079039:09. .3 .35.85.3/.- 03:3.38.89039.8.3/.-0/. 43805! # 90. ! # 4:2039.8:2:2570 4507..9.97.37:2:8..9..3502-0/.:/4907/ 03/8:8. 4507.7/03.8.308908.5.91- 03:3:..3 57074.30.37907.3203.9..5.07:.5...381:8/.30 0239.2.303907./:3:340.7.3:.3/.32.:$ ! 74.8 !0703.39039.9.381472.82.318/.34803 507.35.:9.9.79025.3 20/8.8 502-0/.3. -. 2.39.-0/.35007.3-:.5:3 902:..:3:3.3507./02-..3 5.080.2.3....9.31472.02-.8.9 '&$.03 .3899:8203:3.907.38:/.8.3/.0...3.3.803203.8.32.3:3.9.97.9:502.308908.9..9.3.3:3.3950.3.5..3/507:. -.91/ 03072..35.3-0747039.9.8 88902! #203.3/03.25078. 03/8:8.8./03..9.31 03.947:28079../9025..8.3207:5.:5..9907.37.3.92.8 .5.843.3....53907./.320/.502-0/..9..97.3.3/.3.303 8090./507:.8! #202:.349.2.308908:2:2.5.3.8. :98079.90907:730 -4945038.-.9 8.:7 97.3.:/..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->