PERAN PERAWAT PRE OPERASI

PERAN PERAWAT PADA FASE PRE-OPERATIF1. Pengkajian Praoperatif di klinik/per telepona. melakukan pengkajian perioperatif awalb. merencanakan metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan pasienc. melibatkan keluarga dalam wawancarad. memastikan kelengkapan pemeriksaan perioperatife. mengkaji kebutuhan pasien terhadap transportasi dan perawatan pascaoperatif.2. Unit Bedaha. melengkapi pengkajian praoperatifb. mengkoordinasi penyuluhan pasien dengan staf keperawatan lainc. menjelaskan fase-fase dalam periode perioperatif dan hal-hal yang diperkirakan terjadid. membuat rencana asuhan.3. Ruang Operatifa. mengkaji tingkat kesadaran pasienb. menelaah lembar observasi pasienc. mengidentifikasi pasiend. memastikan daerah pembedahan.4. Perencanaana. menentukan rencana asuhanb. mengkoordinasi pelayanan dan sumber-sumber yang sesuai.5. Dukungan Psikologisa. menceritakan pada pasien apa yang sedang terjadib. menentukan status psikologisc. memberikan peringatan akan stimuli nyerid. mengkomunikasikan status emosional pasien pada anggota tim kesehatan yang berkaitan.PENGKAJIAN FISIK UMUMPengkajian klien bedah meliputi evaluasi faktor-faktor fisik dan psikologis secara luas. Banyak parameter dipertimbangkan dalam pengkajian menyeluruh terhadap klien, dan berbagai masalah klien atau diagnosis keperawatan dapat diantisipasi atau diidentifikasi dengan dibandingkan pada data dasar. 1. Status Nutrisi dan Penggunaan Bahan Kimiaa. mengukur tinggi dan berat badanb. mengukur lipat kulit trisepc. mengukur lingkar lengan atasd. mengkaji kadar protein darah dan keseimbangan nitrogene. kadar elektrolit darahf. asupan makanan pre-operatifKeadaan khusus :a. Obesitas : jaringan lemak rantan terhadap infeksi, peningkatan masalah teknik dan mekanik (resiko dehisensi), dan nafas tidak optimal.b. Penggunaan obat dan alcohol : rentan terhadap cedera, malnutrisi, dan tremens delirium.2. Status Pernafasana. berhenti merokok 4 – 6 minggu sebelum pembedahanb. latihan nafas dan penggunaan spirometer intensifc. pemeriksaan fungsi paru dan analisa gas darah (AGD)d. riwayat sesak nafas atau penyakit saluran pernafasan yang lain.3. Status Kardiovaskulera. penyakit kardiovaskulerb. kebiasaan merubah posisi secara mendadakc. riwayat immobilisasi berkepanjangand. hipotensi atau hipoksiae. kelebihan cairan/darahf. tanda-tanda vitalg. riwayat perdarahan.4. Fungsi Hepatik dan Ginjala. kelainan heparb. riwayat penyakit heparc. status asam basa dan metabolismed. riwayat nefritis akut, insufisiensi renal akut.5. Fungsi Endokrina. riwayat penyakit diabetesb. kadar gula darahc. riwayat penggunaan kortikosteroid atau steroid (resiko insufisiensi adrenal)6. Fungsi Imunologia. kaji adanya alergib. riwayat transfusi darahc. riwayat asthma bronchiald. terapi kortikosteroide. riwayat transplantasi ginjalf. terapi radiasig. kemoterapih. penyakit gangguan imunitas (AIDS, Leukemia)i. suhu tubuh.7. Sistem Integumena. keluhan terbakar, gatal, nyeri, tidak nyaman, paresthesiab. warna, kelembaban, tekstur, suhu, turgor kulitc. alergi obat dan plesterriwayat puasa lama, malnutrisi, dehidrasi, fraktur mandibula, radiasi pada kepala, terapi obat, trauma mekanik.d. Perawatan mulut oleh pasien.8. Terapi Medikasi Sebelumnyaa. obat-obatan yang dijual bebas dan frekuensinyab. kortikosteroid adrenal : kolaps kardiovaskulerc. diuretic : depresi pernafasan berlebihan selama anesthesiad. fenotiasin : meningkatkan kerja hipotensif dari anesthesiae. antidepresan : Inhibitor Monoamine Oksidase (MAO) meningkatkan efek hipotensif anesthesiaf. tranquilizer : ansietas, ketegangan dan bahkan kejangg. insulin : interaksi insulin dan anestetik harus dipertimbangkanh. antibiotik : paralysis system pernafasan.9. Pertimbangan Gerontologia. penyakit kronisb. ketakutan lansia divonis sakit berat — bohong (tidak melaporkan gejala)c. fungsi jantungd. fungsi ginjale. aktivitas gastrointestinalf. dehidrasi, konstipasi, malbutrisig. keterbatasan sensori penglihatanh. penurunan sensitivitas sentuhani. riwayat cedera, kecelakaan dan luka bakarj. arthritisk. keadaan mulut (gigi palsu)l. kajian integumen (kulit) : gatal-gatal, penurunan lemak — perubahan suhu tubuhm. penyakit pribadiFAKTOR-

viscera mungkin mengalami perforasi. embolus pulmonary massif6. Faktor-faktor Sistemika. jaringan mati. urin atau empedu terinfeksi (pada prosedur traktus GU atau biliaris). pengkajian dan perancanaan yang terus menerus selama periode perawatan perioperatif2.KLASIFIKASI STATUS FISIK UNTUK ANESTHESIA SEBELUM PEMBEDAHAN(ASA : American Society of Anesthesiology)1. penyakit arteri koronerb. dan GU tidak dimasuki. disritmiad. HepatitisPEMERIKSAAN DIAGNOSTIKData laboratorium memberikan petunjuk yang bermanfaat untuk mengkaji status klinik pasien dan potensial risiko infeksi. hipertensie. penyakit obstruktifb. Penyakit Hepatika. tidak ada gangguan sistemikContoh : hernia tidak terkomplikasi. terbuka)Kontaminasi telah terjadiPercikan dari traktus GI. Adapun pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan sebelum tindakan pembedahan adalah :Hematokrit BJ urinHemoglobin AGDTrombosit Leukosit atau sel darah putihAlbumin Gamma globulinElektrolit darahantibodi serum terhadap HIV HbSAgGula darah Golongan darahSelain itu hasil pemeriksaan radiologis seperti rontgen foto. Kondisi toksikh. komplikasi pulmonary. USG abdomen.KLASIFIKASI PROSEDUR OPERASIKATEGORIDEFINISIKARAKTERISTIK INTERVENSI BEDAHOperasi bersih(ex : herniorrafi)Kontaminasi endogen minimal. treomboembolismeg. pemeriksaan awal saat kedatangan di unit perawatan perioperatif (tingkat kesadaran. harus mengandung hal-hal sebagai berikut :1. dan kewenangan mereka3. cerna dan GU dimasuki tanpa percikan yang berarti (atau urin atau empedu terinfeksi. Moribund : kans bertahan hidup kecil tetapi pengiriman ke ruang operasi harus dilakukanContoh : ruptur aneurisme abdomen dengan syok hebat. Luka dapat berair. Penyakit Kardiovaskulera. harus pula disertakan. BNO-IVP. infeksi pernafasan3. diabetes ringan3. cerna.Vagina dan orofaring dimasuki. katub jantung prostetikf. Abnormalitas imunologi2. dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolic. Baik : tidak ada penyakit organic. Disfungsi Endokrina. malfungsi tiroid7. hasil pemeriksaan laboratorium dapat memberikan petunjuk penting untuk menentukan tindakan keperawatan perioperatif. Diabetes Mellitusb. kelainan adrenalc. inflamasi non purulen akut ditemui. fraktur2. Melanggar teknik aseptic. penurunan fungsi ginjalb. Sirosisb.Operasi terkontaminasi(ex : perbaikan trauma baru. infeksi saluran perkemihanc. untuk traktus GU dan pohon biliaris). penyakit serebrovaskuler6.Saluran nafas. obstruksi4. gagal jantungc. Buruk : gangguan sistemik beratContoh : diabetes dengan kontrol yang buruk. BB ekstrimf. usia tuae. penutupan utama. Luka terinfeksi. MRI. status . Melanggar teknik aseptic. tidak ada drain (beberapa institusi membolehkan penggunaan penghisapan luka tertutup untuk operasi bersih)Operasi bersih terkontaminasi(ex : appendiktomi)Kontaminasi bakteri dapat terjadi dari sumber endogenSaluran nafas. Penyakit Saluran Perkemihan dan Ginjala.FAKTOR RESIKO UNTUK SEGALA PROSEDUR PEMBEDAHAN1. Infeksi dan sepsisg. tidak melanggar teknik aseptic. hipovolemiab. gelar. luka tidak terinfeksiNon traumatic. defisit nutrisid. KehamilanHilangnya cadangan fisiologis maternal5. penyakit jantung berat5. tidak terinfeksi. USG ginjal. Kedaruratan : semua dari yang telah disebutkan di atas ketika pembedahan dilakukan dalam suatu situasi kedaruratanContoh : Hernia tidak terkomplikasi yang menjadi strangulata dan berkaitan dengan mual muntah. Luka terbuka traumatic yang baru. diatesis hemoragikh.FORMULIR KEPERAWATAN PERIOPERATIFFormulir keperawatan perioperatif apapun bentuknya sesuai dengan ketentuan masing-masing pelayanan kesehatan/rumah sakit (seperti yang sudah dicontohkan pada halaman sebelumnya). penyakit jantung sedang4. tidak ada inflamasi. Serius : penyakit sistemik yang mengancam jiwaContoh : penyakit ginjal berat. kelainan restriktifc. Meskipuntidak dapat digunakan tanpa referansi dari data klinik yang lain. atau kontaminasi mikrobaLuka traumatic lama (lebih dari 12 jam). Cukup : gangguan sistemik ringan sampai sedangContoh : penyakit jantung ringan. identifikasi semua partisipan yang memberikan perawatan dan nama mereka.Operasi kotor dan terinfeksi(ex : drainase abses)Dijumpai infeksi. Penyakit Parua. dll yang terkait dengan prosedur pembedahan atau kasus.

perubahan posisi dan gerakan tubuh aktif. dapat diinformasikan bahwa mungkin setelah . Jika alat-alat ini menyertai pasien ke dalam kamar operasi. Dorong klien untuk mengekspresikan ketakutan atau kekhawatiran tentang pembedahan yang akan dihadapinya7. ahli bedah dapat menemui keluarga di ruang tunggu dan mendiskusikan hasil dari operasi. Pertahankan komunikasi terbuka dengan klien8. telepon dan fasilitas-fasilitas untuk refreshing ringan. obatobatan yang diberikan selama operasi12. diagnosis keperawatan pre-operatif mayor klien bedah dapat mencakup :1. tekanan torniquet14. nomor. pemberian anesthesia lokal17. Cemas. kontrol dan medikasi nyeri. Persiapan kulit pre-operatif12. implan prostetik. waktu penyelesaian operasi. TakutPERENCANAAN dan IMPLEMENTASITujuan utama asuhan keperawatan pre-operatif pada klien bedah dapat meliputi : menghilangkan ansietas pre-operatif dan peningkatan pengetahuan tentang persiapan pre-operatif dan harapan pascaoperatif. waktu pemasangan dan pelepasan. nyeri) dan hasil akhir dari pembedahan2. Ruangan ini mungkin dilengkapi dengan kursi yang nyaman. Medikasi pre-anesthesia13. larutan persiapan tempat operasi. Persiapan nutrisi dan cairan10. ukuran16. matras berbentuk telur)7. tampon. Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien** Membantu keluarga klien melewati pengalaman bedah klien :Kebanyakan rumah sakit dan pusat-pusat pembedahan mempunyai ruang tunggu khusus dimana keluarga dapat menunggu selama klien sedang menjalani pembedahan. integritas kulit pasien secara menyeluruh saat masuk dan keluar dari unit perawatan perioperatif5. penghitungan alat-alat bedah dan hasilnya13. Klien mungkin dalam pembedahan lebih lama daripada waktu operasi yang aktual untuk beberapa alasan :1. pemasangan manset torniquet. sepanjang masih memungkinkan6. dan kontrol kognitif)3. Kurang pengetahuan mengenai prosedur dan protokol pre-operatif dan harapan pasca-operatif3. nomor seri unit. status pasien dan alat pemindahan yang digunakan22. pemeriksaan diagnostik selama intraoperatif19. berhubungan dengan pengalaman bedah (anesthesi. Menurunkan ansietas pre-operatif2. Bantu klien untuk mendapatkan bantuan spiritual yang klien inginkan9. dan fisik)4. Dengarkan. klien dibawa ke ruang unit pasca anesthesi (ruang pemulihan) untuk memastikan tidak adanya keadaan kedaruratan akibat anesthesi. penempatannya harus dicatat6. Setelah pembedahan. alat-alat pemberi posisi dan alat-alat tambahan yang digunakan selama operasi (papan lengan. Kadang-kadang dokter bedah memerlukan waktu lebih lama dari yang diperkirakan dengan kasus yang ada. Penyuluhan klien (lihat ―Persiapan Operasi jangka panjang : latihan nafas dalam. balutan dan kateter15. keluaran urine dan perkiraan darah yang hilang20.emosional.Bagi keluarga/sahabat yang menunggu klien selama pembedahan. instruksi post-opDIAGNOSIS KEPERAWATANBerdasarkan pada data pengkajian. pemasangan semua drain. wig). pengikat pengaman. pabrik. Sudah menjadi kebiasaan untuk mengirim klien lebih dahulu dari waktu operasi yang sesungguhnya2. Ahli anesthesi sering membuat persiapan tambahan yang dapat memerlukan waktu sekitar 30 – 60 menit3. penempatan lead EKG atau alat-alat elektronik lainnya (Doppler. jenis spesimen dan pengirimannya21. tipe. dan tempatnya8. nomor seri unit. area penempatan unit termia. Transportasi ke ruang bedah (OK)15. gigi palsu. televisi. dan dapat mengambil tindakan pengamanan yang tepat9.Keluarga seharusnya tidak menilai keseriusan operasi dengan lamanya waktu klien berada di ruang operasi. EEG)10. area pemasangan bantalan bedah listrik. keluarnya pasien. Persiapan intestinal11. batuk dan relaksasi. penahan ekstremitas. ada atau tidaknya alat bantu komunikasi (alat bantu dengar. alat bantu vokal) dan protese (lensa kontak. Berikan dorongan untuk pengungkapan. Setelah pembedahan. Persiapan operasi segera4. Libatkan peran dari keluarga atau sahabat klien. kondisi kulit sebelum dan setelah pemakaian larutan18. yang memperlambat mulainya prosedur pembedahan berikutnya4. sehingga perawat dapat mengidentifikasi pasien beresiko tinggi terhadap infeksi. tipe unit bedah listrik.INTERVENSI KEPERAWATAN1. kategori klasifikasi luka. pahami klien dan berikan informasi yang membantu menyingkirkan kekhawatiran klien5. Lengkapi catatan pre-operatif14. waktu pencatatan dan suhu11.

Implementasi : aktivitas keperawatan yang dilaksanakan6. Menunjukkan dan menggambarkan latihan yang diperkirakan akan dilakukan klien setelah operasic. Evaluasi : sejauhmana pasien mencapai tujuan yang psesifik. Mendiskusikan kekhawatiran saat-saat terakhir dengan perawat atau dokterd. bila diperlukane. Tetap berada di tempat tidurf. apa yang ia pikirkan dan rasakan tentang masalah kesehatannya2. drain. Objektif : temuan fisik dan laboratorium serta observasi pasien3. Menyiapkan klien terhadap intervensi pembedahan :a. botol penghisap. Evaluasi umum pre-operatif :1.Konsep POMR telah dikembangkan menjadi catatan SOAP atau SOAPIE (Groah. Ansietas dikurangi :a. Dokumentasi POMR memuat masalah pasien dan luas masalah yang sudah teratasi. hal ini merupakan tanggung jawab ahli bedah dan bukan prerogatif atau tanggung jawab perawat. Subjektif : status kesehatan pasien. bahkan ketika hasil pembedahannya memuaskan. Menerima medikasi pra-anesthesie. . Relaks selama transformasi ke unit operasig.sistem POMR mencakup catatan perawat. masalah klien. Mengungkapkan suatu pemahaman tentang medikasi pra anesthesi dan anesthesi umumc. dokter dan tim kesehatan lainnya yang diberi nomor dan label dalam urutan angka. temuan pembedahan dan prognosisnya. selang oksigen.Bagaimanapun. Ikut serta dalam persiapan preoperatifb.pembedahan. hasil yang diharapkan dan kriteria evaluasi4.EVALUASIBanyak institusi menggunakan catatan medis yang berorientasi pada masalah (POMR). 1983) :1. Perencanaan : aktivitas-aktivitas yang diperlukan pasien untuk mencapai tujuan5. Meminta kunjungan petugas rohani. Mendiskusikan kekhawatiran yang berkaitan dengan tipe anesthesia dan induksi dengan ahli anesthesiab. pada klien dapat terpasang peralatan tertentu ketika kembali ke ruangan (mis : IV-line. Menyebutkan rasional penggunaan pagar tempat tidur. peralatan pemantau dan jalur transfusi darah). kateter urine. Pengkajian : rumusan diagnosis keperawatan. Menelaah informasi tentang perawatan pasca-operatifd. bila diperlukanf. Benar-benar rileks setelah dikunjungi oleh anggota tim kesehatan2. Mendiskusikan masalahmasalah finansial dengan pekerja sosial.

3907:820307:880.3 507.7:8203.9.3003..3 5.9.3/..8.3.8802:.380-0:23.9... 0..7 /.3./..2070.80-.2.3.3.908.3 89.91 /0391.3.9 805079.3/:3.38:/.3.8. .3202-07.  502078..3/:39507..7.3507.35074507...4394.91 93.2..7985.32070.5074/0507.7:2./.35074507.2./.90/. . 5.3/.3.9..33.9:8 .-07:9 503.

3.3 $:/.3 90.:.303 -.9503..53.5.307..350372.9.8.8 503025.5.3.3.2.30.30333./.3-07.03-0/.3 .9:503. 34247807:39 ././.91/.380.803 89.8:39:701708373.3507..350309.3...7   2039  ./03..-0/.91  %7... 07.3!%$%::.9 503025.89.3.3503.39:/03.7..9 .3 5.5.3-07:93. .3:730/.9. /..30/.57480/:7502-0/./.9502-0/.9/.9203.75.8./.332:33/03.2.3.3 03/-.8.9047.9.85.5../.7. .3-0/..9 203:3:80..3-.3 /:3.9203.3 :7.3.3 503.5..3.394736:09  502.7:8/.39/.915.3/5077.7.35.203./7:.2030:7:8.370.503025.3./.91 .3/03.3/03.9-.3:9570 4507.5.2.318  39079..897 950:39-0/.3809.:9!#/.97.35748909 5.7/.8 0:.7 :39507..35077.7.3.3.95078.39039.9.903 805.3809.3:39: 20372030-/. 8.303.9:809.92.2.348980.35005.1.  502.57480/:7/.5.380.2.9..3089088073 202-:. .3 03./0-.30-.91 !03::.203.3 503.3 !078.7./.07:.2-.2543 -. 5.8030 /..4507..8.2.39:.8.0:..7./.7.3/:3.0.502.8202:33.4507.9-0/.3 .9:4507.3439744391   !078.4703-0/.:5  02.3.2-.342:3...5.39:0:./.3.3 .3.31.5.2.5.39:-:.3.5..39:03:39:203/.5.3570 4507.3..33:978/...7:7.3 474303:39: 203085708.3.3/-07.3502-0/.8.91 0/.9.331472.3 .912.8570 4507.3/4907-0/.  !078.9.3.9.33.3 3897:85489 45 $$!#%07/.5.91 %#'$!#% 03:7:3..3 #:.39:20337.8...9.::/..5.2-.3/.20207:.3.32025:3.:39:-0-07.3 /.9503.8907-:.309.33.3/.39025.308908 307 /.33.9:0-..35488/..3-0/..3574944570 4507.3:395.39.8 1..8 5.91  0:.3.3 503.8.70.91/.030-.5.9:/.9./.3.2502-0/.3 .7:9...34880507.3./.3 507.9.308908.3/.8:95.320/.3.3.95023/.8  507:-.203 /.5.3570 4507.8/.7:.3.74507.803/.9 .8:.3-0/..35033.35749080 038.3/4743.8..3.34507.9/..30.35:8./.97.3.9009743.7. .9:502.3/.8 5039:3.  .7:83../.:9/.9.7 502-0/..9:503008..9 .80.32. 03.8 -07:-:3./.3 502-07.3203.2.. 03 02-.7..2 -.8.93..9:03-07.385479.8:/.32.8307 /.:8.:9.0:.8.3502:..7:9.024843.439. 897 34247807:39 /.803-0708493907.35.9:.3203/8:8.8.9.3 0388508203/.308908..35078.5.3.3.3 0897029. 803.7././7. 503.39:42:3.3905.39:3:/..8 032:33/.3:78.502-0/.3-0/.92:.83.   02-. ..3.9 !078.3570 4507.34507.350309.-.-7 34247  950 ::7..7..8 0:.81.9 5:8..3. 502-0/.8:8..8 43/8:9 80-0:2/.3802:.89./.8.2..38:: 4-. 45507    .8-07-039:90:7  .3-0/.3/.807:..3 :39: 202.5.9.380994736:09 .:9.  !079.9.34507.3/.3502-0/.9:4507.320303.5.9502-075488/.8.30:....3202507.5.39.91 43974/.9.5.2.2.03200.9 .97. $090../.93203079./.89.3 502078.74507.3 8579:..3... /.3.37:2.7.3 !078.2..7 .91 %.8 2.3570 4507.3 900..397..:0.9 4-.8.8:  .2.3202-.39039.4507.9 .8 570 4507.8:.5 /03.:.303 .30507.3  $090.35.3.9..:. 4507./.8 ... .3.9.8/03.502..3:399072.7.35074507.9205:9203.-.3/.3.7.70:.39025.7.53108 /.3:9. .35078.3.3 9.3 /.73.9/.8 900543/.88007.34507. .9 -.3:39:503:3.9..39:3::8:8/2.3..3390893.39:.3..9-.9.2.2.2..8.9.9..3-.308908 ..91/./7:. 4507.3...0380/./.33.2-93/.8/.90907 25.8.920302:0:.3/.38090.5.5.507.7/.94507.9 .3.9 203/0391.920207:.5.03200.3.3.33..9503.9 9.5.3..3 03 .4.0807:8.9.7.308908 7:...9:85.80380.3.4.7.3.70.8570 .39:0:.3808:3:3.

 .5.8.-.3 203:3:0380.3 /..9...8.3-.502-0/.2:338090.9/31472.2.

:9./:3:340.8.3/.5 /7.3 .3507..3089080 %09.31 03.38.9..:/.8....38:/.3 28 ' 30 .3.39.85. 4507.907./9025.30 0239.803 ...3203.9. 2.9.947:28079.31472.:2..3 .9.9.97.3207:5.3/.8.9./.880..2.3.3502.9 8.880.57./03..03 .3 -..3.381:8/.35.3.8 74..3/. .857.97.7/03.3/.8 0507..92.5.080.3203.3 . .3:3.309.9..9.9. -..9::.803/.8 502-0/.9.9./.3. ! # 4:2039. 5.07:.:7 97.35.33/:8/03. 43805! # 90.3.3.9.3.9.7.25078..320/.33.308908:2:2.-0/...9.5.3570 4507.9.4-807.  -091 902:.:$ ! 74.3.3.3/5077. 030.3 8:.99075.-507..33.91/ 03072.9..202:.30.3/.2:7:9.8.38.3 58081 .9 '&$.8/:7..3/-0734247/.9.90907:730 -4945038..3 57074./.-0/.99/:71 #0.7.3$ !.3.37907.3..32.9.9.303907.37.97.308908.3/.53907.:.91..8.9.2.3507.03/.7.-...5.3 0.5-07.3  03.7 -03.39039.9:502.3 20/8..3.8.:.35007.3:./...5.3 80.9.9..3/507:.357434883.308908.3.8.303 8090.8.79025.91 3809.8  030-:9.3:3./.85.   $:-09189.5.99/:7   .3/03.392080.9.2.. 03/8:8.82.9.39079039:09.5:3 902:..843..:/4907/ 03/8:8..2.80:394507.- 03:3.3502-0/.3.8.3 2.8 .35.89039..37.3507.8..3.318/.5.3899:8203:3.3-:...8.-47.0..8! #202:.8..381472.3.92080.9.3 .803 !03.3 5.8.20/.803:39:203.5..9./02-..:.4507.34803 507.3./507:..8:2:2570 4507.3.. :98079.8 57.32../.9907.9 /4907 /../..39039.77088090.13.9.:3:3..3-0747039.2-./.8.33..3507.5.9.3.9:8 080.8 !0703...3/.3509:.3.3. -.3.848...39.503:3.91- 03:3:..3/./507:.3.:...35.37:2:8.502-0/..038502-0/. 03/8:8.349.02-.3950.5.:5.8.3 2502039.8.3488 0507..803203.308908/..8 88902! #203.3-07.9::.