Analisis Laporan Keuangan Koperasi Karyawan Pemerintah Provinsi (KKPP) Jawa Barat

MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Manajemen Keuangan Koperasi yang diampu oleh Ibu Dra. Neti Budiwati, M.Si

Oleh Asep Jamaludin 0805702

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI DAN KOPERASI FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2010

seperti di sektor perdagangan. industri manufaktur. Seperti badan usaha lain. Perlakuan akuntansi yang timbul dari hubungan transaksi antara koperasi dengan anggotanya dan transaksi lain yang spesifik pada badan usaha koperasi berpedoman pada PSAK No. jasa asuransi. Untuk kepentingan tersebut maka diperlukan peran manajemen keuangan merupakan salah satu dari fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi/perusahaan yang memegang peranan sentral dibanding dengan fungsi lain. dan produktif. Koperasi harus dikelola secara profesional dengan menggunakan prinsip usaha pada umumnya. dan jasa lainnya. jasa profesi. Sebagai badan usaha koperasi memiliki tujuan untuk mendapatkan laba sehingga dapat mensejahterakan anggotanya. koperasi dapat melakukan usaha-usaha sebagaimana badan usaha lain. yaitu rasional. 27. . efisien. Keadaan ini mungkin membuat manajemen koperasi menjadi kurang mengerti bagaimana membuat pembukuan secara benar sesuai dengan PSAK. Oleh karena itu. jasa transportasi. efektif. jasa keuangan dan pembiayaan. sedangkan yang bersifat umum diperlakukan dengan mengacu pada PSAK yang lain.Pendahuluan Usaha koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota.

926. Hal ini terjadi mengingat adanya penambahan jumlah anggota KKPP provinsi Jawa Barat yang tentu saja berbanding lurus dengan transaksi pinjaman yang terjadi. 7.250.00 Rp (49.01) Dari data diatas dapat dilihat bahwa realisasi kredit koperasi kepada anggota mengalami kenaikan sebesar 4.99.500.00 dan pendapatan jasa pinjaman bank Mega Rp.263. Unit Simpan Pinjam Realisasi kredit kepada anggota selama tahun buku 2008 adalah sebesar Rp. Unit Usaha Niaga Barang / Mini Market Pada perkembangannya kehadiran unit usaha niaga barang dirasaka cukup memeberi manfaat sebagai salah satu bentuk aktifitas anggota dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah tangganya baik primer maupun sekunder.638. Hal ini dikarenakan jumlah penerimaan berupa potogani.294.773.388.00 sedangkan perolehan pendapatan terdiri atas pendapatan jasa pinjaman Rp. 36. koperasi harus mampu meningkatkan kerjasama dengan pihak ketiga terutama pemilik dana seperti Bank.378.181.205.704.233. Kondisi sebaliknya pada perolehan hasil jasa yang justru mengalami penurunan sebesar 7.233. 187.00 2008 Rp 4. 2007 Perolehan kredit Perolehan hasil jasa Rp 4. Omzet penjualan mini market selama tahun 2008 adalah sebesar Rp 1. pendapatan provisi pinjaman Rp.620.00 Rp 634. cicilan maupun setoran langsung dari anggota secara keseluruhan kurang lancara dari tahun sebelumnya. Unit simpan pinjam KKPP Jawa Barat selalu mendapat respon yang cukup tinggi dari anggota tetai belum disertai dengan kemampuan koperasi dalam menyediakan dana yang memadai.750.977.172.250.75%.00. 590.475.00 Rp 683.773.000. Oleh karena itu.901.196.99 Naik/Turun Rp 228.544.Gambaran Unit Usaha 1.816 dengan perolehan laba sebesar Rp.78%.828.255. 4. . 2.

475.2007 Omset Penjualan Laba USaha Rp. 485. 112.181.927.05%.821 Rp. 187.294. 989. baik dalam hal spesifikasi pengadaan.199. dimana hal ini berdampak pada kenaikan laba sebesar 40.025 Data perbandingan diatas dapat dilihat bawa omzet penjualan pada tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar 32. Kenaikan omset penjualan yang cukup signifikan menggambarkan semakin banyak anggota dan non-anggota yang berbelanja di Koperasi sedangkan peningkatan labayang relatif tinggi menunjukan semakin membaiknya manajemen pengelolaan mini market yang dilaksanakan pengelola. 74.995 Rp. 1.679 2008 Rp.94%.816 Rp. lay out barang dan lainnya.167. .981. manajemen persediaan.704 Naik/Turun Rp.

Sebagai akibatnya. laporan keuangan koperasi meliputi Neraca. 27. Meskipun demikian laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan perhitungan hasil usaha disajikan cukup rinci. KKPP tidak membedakan pendapatannya antara dari anggota dan non-anggota. dan ekuitas KKPP per tanggal 31 Desember. 27.Laporan Keuangan Koperasi KKPP telah memenuhi sebagian ketentuan laporan keuangan koperasi yang tertera pada PSAK no. daftar inventaris. Berdasarkan PSAK no. Hal yang sama juga pada penyimpan dan penabung. KKPP belum menyusun laporan arus kas. kewajiban. Penyajian perhitungan hasil usaha KKPP kurang sesuai dengan yang dipersyaratkan pada PSAK no. Laporan Perhitungan Hasil Usaha yang disusun tidak memisahkan antara pendapatan dari anggota dan non-anggota. Beban-beban yang ada juga harus dipisahkan antara beban usaha dengan beban-beban perkoperasian. dan catatan atas laporan keuangan. Neraca telah disusun dengan format yang benar. Menurut PSAK tersebut. pengguna dapat menilai pertanggungjawaban pengurus dengan lebih baik. laporan promosi ekonomi anggota. daftar sisa piutang sepeda motor. perhitungan hasil usaha harus memuat hasil usaha anggota dengan anggota dan laba atau rugi kotor dengan non-anggota. Laporan Promosi Ekonomi Anggota. KKPP telah menyusun Neraca dan Laporan Perhitungan Hasil Usaha. Laporan perhitungan usaha didukung dengan daftar perincian pendapatan dan biaya-biaya. Beban-beban koperasi yang yang timbul juga tidak dibedakan antara beban usaha dan beban perkoperasian. dan Catatan atas Laporan Keuangan. daftar tabungan umum koperasi. . Dengan laporan yang cukup rinci tersebut. daftar piutang simpanan jangka panjang. Neraca didukung oleh daftar piutang simpanan jangka pendek. Perhitungan Hasil Usaha. Daftar simpanan dan daftar tabungan memuat daftar simpanan dan tabungan masing-masing anggota. dan daftar simpanan anggota. Neraca disajikan dalam perbandingan dua tahun terakhir. Laporan Arus Kas. Neraca tersebut telah menyajikan informasi mengenai aktiva. 27. Laporan-laporan tersebut didukung dengan neraca lajur yang juga dilampirkan.

Alternatifnya. Dengan belum adanya laporan tersebut maka KKPP belum melaporkan manfaat ekonomi yang diperoleh anggota koperasi selama satu tahun tertentu. tabungan. Anggota juga dapat melihat daftar tabungan anggota lain. Oleh karena itu. pengguna laporan keuangan tidak mengetahui tentang pengungkapan laporan keuangan. dan hutangnya. KKPP juga belum memberikan catatan atas laporan keuangannya.Anggota dapat memeriksa dan mencocokkan jumlah simpanan dan tabungannya. KKPP belum menyusun menyusun laporan promosi ekonomi anggota. dalam undang-undang perbankan. KKPP dapat membuat format laporan yang informatif tanpa mencantumkan nama anggota beserta jumlah simpanan. Sebagai perbandingan. nasabah dan simpanannya merupakan rahasia bank yang tidak boleh diketahui oleh pihak lain. Hal tersebut akan menimbulkan masalah jika ada anggota yang keberatan jika tabungan dan simpanannya dipublikasikan. . Pengungkapan tersebut biasanya memuat tentang perlakuan akuntansi seperti pengakuan pendapatan dan beban sehubungan dengan transaksi koperasi dengan anggota dan non-anggota dan informasi lainnya. Manfaat tersebut mencakup manfaat yang diperoleh selama tahun berjalan dari transaksi pelayanan yang dilakukan untuk anggota dan manfaat yang diperoleh pada akhir tahun buku dari pembagian sisa hasil usaha.

293.00. Kas yang dipisahkan pada kas dan bank tidak menimbulkan masalah karena kedua saldo tersebut direkonsiliasi. dan dapat diterima sebagai suatu setoran ke bank dengan jumlah sebesar nominalnya. Saldo kas per tanggal 31 Desember 2008 adalah Rp 446.643. Dengan adanya saldo tersebut. Hal tersebut menyebabkan pengendalian internalnya kurang baik. .352. dan juga simpanan dalam bank. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan adanya pembukuan yang tidak sesuai untuk menyembunyikan penyalahgunaan penerimaan kas dan pengeluaran kas. KKPP mempunyai compensating balance artinya komposisi Kas dan Utang Jangka Pendek diupayakan dalam keadaan mendekati seimbang. Kuitansi yang prenumbered tersebut diisi dihadapan pihak yang menerima kas. Saldo kas yang tercantum benar-benar ada (available) dan tidak dibatasi penggunaannya. maka KKPP kemungkinan akan dapat menghindari kesulitan untuk memenuhi pelunasan hutangnya terutama hutang jangka pendek.00. Terdapat beberapa sistem untuk mengendalikan kas. Pengendalian ini dapat mengurangi kemungkinan penyelewengan kas yang diterima. Kas telah dikategorikan secara benar yaitu sebagai aktiva lancar. Pada KKPP tidak terdapat pemisahan fungsi antara yang melakukan pencatatan dan yang memegang kas. Secara umum pengendalian kas meniadakan akses atas pencatatan dari orang yang memegang kas. kas tersebut sebelum dicatat pada Buku Harian Kas. terlebih dahulu dicatat pada kuitansi. KKPP telah melakukan pengendalian atas kas yang diterima. Jumlah kas pada neraca merupakan saldo uang kas yang dapat digunakan sebagai alat pertukaran. Penyimpanan kas di bank mempunyai kebaikan yaitu lebih aman dan sebagai alat pengendalian kas.Perberlakuan Aktiva Lancar 1) Kas Bentuk aktiva yang diakui sebagai kas sudah benar.325. Pada saat kas diterima. dapat diterima untuk pelunasan utang. sedangkan saldo hutang jangka pendeknya adalah Rp 550.

Sebelum pengeluaran kas dicatat pada Buku Harian Kas. Voucher tersebut mencantumkan jumlah uang yang keluar dan kepada siapa kas dibayarkan. Kas benar-benar dapat keluar jika voucher tersebut telah diotorisasi oleh Bendahara. KKPP melakukan imprest fund untuk uang kas yang dipegang oleh pembantu manajer tiap unit usaha dan menetapkan batas minimal dan maksimal jumlah kas yang dipegang. terlebih dahulu dicatat pada suatu prenumbered voucher. dan hari kerja bank adalah lima hari kerja dari hari Senin sampai dengan Jum’at. Persamaan hari kerja KKPP dan bank serta adanya jumlah minimal kas dapat menyebabkan KKPP tak akan kekurangan kas. Hari kerja KKPP adalah lima hari kerja dari hari Senin sampai dengan jum’at. .Pengendalian atas kas yang dikeluarkan juga dilakukan atas pengeluaran kas.

Kegiatan utama KKPP adalah simpan pinjam. Pada akhir tahun tidak ada pengakuan akan bunga akrual dan piutang bunga. Pendapatan terbesar disumbangkan oleh bunga dari pinjaman anggota yaitu Rp. Pengklasifikasian piutang menjadi jangka pendek dan jangka panjang sudah benar. .654.78 atau sekitar 60% dari total pendapatan. Oleh karena itu. 639. Unit simpan pinjam mencatat pendapatan berdasarkan atas basis kas dimana pendapatan bunga dicatat sebagai pendapatan jika kas sudah diterima.2) Piutang Piutang Jangka Pendek dan Piutang Jangka Panjang KKPP telah memenuhi definisi piutang yaitu tersebut merupakan klaim terhadap pihak lain. jumlah saldo piutang jangka pendek menjadi lebih kecil dibandingkan dengan apabila pembukuan dilakukan berdasarkan basis akrual.613.

dan inventaris. komputer dan inventaris lainnya digunakan untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan tujuan pemilikan ini sudah ada dalam pengertian aktiva tetap perusahaan. Tanah beserta gedung digunakan untuk kantor perusahaan. Tanah. Mempunyai manfaat lebih dari satu tahun. Aktiva tetap yang diperoleh melalui pembelian disajikan menurut harga beli yang tercantum pada kuitansi atau faktur pembelian. gedung. c. Biaya perolehan aktiva dapat diukur secara andal. Inventaris kantor seperti lemari arsip. b. Tidak dimaksudkan untuk dijual. gedung. Berwujud. Tanah. gedung. dan inventaris yang dimiliki dapat dilihat bentuknya. dan inventaris dapat diukur dengan andal. d. Hal tersebut mempunyai beberapa kelemahan.Aktiva Tetap Aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan terdiri dari tanah. Biaya perolehan tanah. Nilai yang tercantum pada nilai aktiva akan berbeda dengan yang seharusnya jika KKPP tidak memasukkan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung kepada aktiva tetap yang bersangkutan. yaitu: a. Digunakan untuk kegiatan normal. aktiva tetap yang dimiliki mempunyai wujud pasti. meja kerja. dan inventaris diperoleh untuk mendukung kegiatan operasi kkpp bukan untuk dijual kembali.kendaraan. gedung. Manfaat keekonomian dimasa yang akan datang yang berkaitan dengan aktiva tersebut kemungkinan besar dapat diterima. e. dapat diraba dan dirasakan keberadaannya. . aktiva tetap digunakan untuk operasi normal perusahaan. Aktiva tersebut telah memenuhi persyaratan untuk dikelompokkan sebagai aktiva tetap.

Sehingga meghasilkan pula apa yang disebut utang jasa Bank. Hampir 35% kewajiban jangka pendek berupa Utang Bank. Kompensasi simpanan anggota merupakan kewajiban koperasi untuk memberi return atas simpanan anggota. Nilai yang dicatat juga sudah benar. Kompensasi tersebut dicatat sebagai kewajiban jangka pendek.Kewajiban KKPP telah membedakan kewajibannya menjadi kewajiban jangka panjang dan kewajiban jangka pendek. Dalam perkiraan kewajiban jangka pendek terdapat perkiraaan Dana Anggota. Utang Bank tersebut tidaklah megherankan karena Koperasi menjalin kerjasama dalam sisi pengadaan dana. Dana Pendidikan. Dana-dana tersebut berasal dari pembagian SHU. kewajiban yang ada hanyalah kewajiban jangka pendek. Pengklasifikasian kompensasi tersebut sebagai kewajiban jangka pendek sudah benar. Dana Pengurus. Dana-dana tersebut merupakan dana dari pembagian SHU yang tidak menjadi hak koperasi yang telah dicatat sebesar nilai nominalnya. . Pada tahun 2008. Dana Sosial. dan Dana Perkoperasian. Pencatatan tabungan tersebut telah sesuai dengan PSAK no. Nilai yang dicatat pada neraca sebesar nilai nominal. Dana Karyawan. karena pemberian kompensasi tersebut kemungkinan besar akan menyebabkan KKPP mengeluarkan kas dalam jangka pendek. 27. Perlakuan dana-dana tersebut sudah sesuai dengan PSAK no. 27.

Nilai yang dicatat sebesar nilai nominalnya. jasa. penggolongannya sebagai ekuitas sudah benar. Nilai yang tercatat adalah sebesar nilai nominal simpanan. Simpanan ini mempunyai karakteristik seperti ekuitas. Kompensasi simpanan anggota merupakan modal yang sudah disisihkan untuk pemberian kompensasi atas simpanan anggota. Simpanansimpanan tersebut berfungsi sebagai penutup resiko dan karena itu tidak dapat diambil selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. Dengan melakukan penyisihan modal. Kompensasi tersebut ikut menanggung resiko. Sumbangan yang diterima tidak ada yang beserta persyaratan tertentu yang dipersyaratkan oleh penyumbang. Dana resiko kredit ini ikut menanggung resiko. diakui pada saat penyerahan kepemilikan sebesar nilai nominal yang diterima. . Selain memperoleh modal dari anggota.Ekuitas Simpanan wajib khusus merupakan simpanan yang tidak disetorkankan secara langsung oleh anggota namun berasal dari SHU. Perlakuan akuntansi tersebut sudah benar. dan/atau THR yang tidak diambil oleh anggota. Dalam PSAK no. Modal yang berasal dari sumbangan atau Modal Donasi. Simpanan pokok dan simpanan wajib telah dicatat dengan benar. Nama perkiraannya adalah Dana Resiko Kredit. Modal koperasi juga disisihkan sebagian untuk menutup terjadinya beban piutang tak tertagih. Perlakuan kompensasi anggota sebagai ekuitas tersebut sudah benar. KKPP telah mengakui simpanansimpanan tersebut sebagai ekuitas dan telah dicatat sebesar nilai niminalnya. koperasi juga menerima modal dari sumbangan. yaitu tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan menjadi anggota koperasi dan ikut menanggung resiko. Modal yang berasal dari sumbangan ini ikut menanggung resiko. 27 dijelaskan bahwa simpanan pokok dan simpanan wajib merupakan ekuitas koperasi dan dicatat sebesar nilai nominalnya. Simpanan ini sudah dicatat dengan benar yaitu sebagai ekuitas yang dicatat sebesar nilai nominalnya. KKPP belum mempunyai kewajiban untuk membayar kompensasi tabungan kepada anggota. Oleh karena itu.

Setiap hari raya. jumlah beban usaha menjadi terlalu tinggi. Sebagai akibat dari perlakuan tersebut. Oleh karena itu. karyawan memberikan THR kepada anggotanya. Dalam PSAK tersebut disebutkan bahwa pembayaran kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi diatas jumlah simpanan pokok. Pemberian THR tersebut besarnya tidak tergantung pada besarnya simpanan atau tabungan anggota. KKPP memberikan menetapkan pembayaran tambahan selain pengembalian simpanan pokok. Pembayaran tersebut dicatat sebagai beban kompensasi simpanan anggota. pemberian THR tersebut seharusnya dibebankan pada cadangan.Modal koperasi yang belum disisihkan atau diapropriasikan dicatat sebagai Dana Cadangan. Beban usaha yang terlalu tinggi tersebut mengakibatkan jumlah SHU tahun yang bersangkutan tersaji terlalu rendah. Pencatatan tersebut kurang sesuai dengan PSAK no. dan simpanan lainnya. . simpanan wajib. Kepada anggota yang keluar. 27. Pembayaran tambahan tersebut tergantung pada berapa lama yang bersangkutan menjadi anggota. simpanan wajib. dan simpanan lain-lain dibebankan pada cadangan. bukan pada beban operasi. Pembebanan pembayaran THR kepada anggota kepada beban usaha periode berjalan mengakibatkan jumlah beban pada periode tersebut menjadi terlalu tinggi dan akibatnya SHU yang dihitung menjadi terlalu rendah. THR tersebut hakekatnya adalah sebagai distribusi kepada pemilik dalam hal ini adalah anggota koperasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful