BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Jauh sebelum dimulai perhitungan tahun masehi, dibeberapa tempat di daerah timur sudah memperlihatkan suatu kebudayaan yang bermutu tinggi. Dan sangat berpengaruh baik di timur maupun di daerah barat Kesenian timur pada awal perkembangannya berpusat di Mesir, Mesopotamia dan India (lembah sungai Indus). Ketiga daerah ini menampilkan bentuk seni yang memiliki ciri khas masing – masing sesuai dengan kepercayaan, pandangan hidup dan tradisinya Mesopotamia adalah suatu daratan yang terletak antara sungai Efrat dan sungai Tigris. Masyarakatnya makmur sehingga kebudayaannya berkembang dengan baik, telah mengenal berbagai ilmu pengetahuan dan tulisan yang disebut tulisan Paku Daerah ini merupakan lalu lintas yang sangat ramai dan sering dijadikan sasaran invansi oleh berbagai bangsa, antara lain oleh bangsa Sumeria, Babilonia, Asiria dan Persia Masyarakat Mesopotamia tidak mengenal kultus kematian sehingga jarang ditemukan makam sebagai bentuk arsitektur yang khas. Keseniannya lebih bersifat duniawi, tetapi sisa – sisa peninggalannya tidak sampai ke jaman kita karena:  Mengunakan bahan yang tidak tahan lama (batu bata)  Sering terjadi bencana banjir Masyarakatnya bersifat vandalis (perusak) karena sering terjadi perebutan kekuasaan (perang) Sesuai dengan perkembangan kebudayaan merekapun pada saat itu sudah mengenal seni Tari dan musik. Hal ini berdasarkan pahatn mereka (relief) pada dinding bangunan. Diantaranya terdapat adegan yang sedang memainkan suling dan harva serta adegan Tari Tarian ritual sesuai dengan kepercayaan mereka pada saat itu.

1

bidang. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagianbagiannya. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah 2 . dan busana atau pakaian yang bagus yang memerlukan unsur-unsur seni rupa. patung dan seni terapan dapat digunakan untuk memperindah bangunan rumah atau gedung baik interior maupun eksteriornya. dan desain.1 Seni Rupa Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. tekstur. Lukisan. ruang dan warna. Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu: karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna. sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi. relief. volume. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi. perabotan rumah. kriya. Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya. akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. tekstur. Seni rupa telah berkembang sejak zaman lampau hingga masa kini yang melahirkan beraneka ragam corak serta mempunyai bermacam fungsi. warna. bentuk. yaitu seni rupa murni atau seni murni. dan pencahayaan dengan acuan estetika. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis. Dekorasi rumah baik interior maupun eksteior tidak bisa lepas dari sentuhan seni rupa.BAB 2 PEMBAHASAN 2. bidang. Setiap orang menghendaki memiliki rumah. tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu.2 Karakteristik Seni Rupa dan Cabang-cabangnya Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa yaitu: garis. bentuk. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern. 2.

seni lukis. dan jas beludru yang dihiasi dengan jalinan berpita emas. Kesenian wayang di Jawa menjadi alas dakwah dan pendidikan paling efektif dan telah diterima masyarakat sehingga tetap hidup dalam berbagai bentuk 3 . kepemimpinan dan kepahlawanan. melainkan juga sumber nilai. atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang. relief dan sebagainya. Wayang selalu berubah dan menyesuaikan diri dengan konteks keagamaan dan zamannya. 3. wayang tetap mengandung pakem-pakem cerita utama. Pada masa sekarang busana adat Jawa Tengah sering kita lihat pada upacara-upacara perkawinan Di Jawa Tengah pakaian adat menjadi pakaian resmi yang terpengaruh dari kalangan istana yang biasa digunakan untuk upacara kerajaaan atau upacara-upacara Keraton. dan tempat beribadah. Demikian pula dengan masjid Demak yang struktur bangunannya sangat dekat dengan struktur rumah joglo. seperti Ramayana dan Mahabarata.3 Seni Rupa Murni Terapan Daerah Setempat 1. Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang. lumbung padi. Seni Bangun / Arsitektur Seni bangun merupakan salah satu hasil budaya masyarakat. Meskipun sudah berkembang sejak masa Hindu-Buddha. Misalnya pada busana kenegaraan abdi dalem yang mengiringi kereta kuda Sultan Yogyakarta dan Surakarta dalam iring-iringan upacara. Wayang Pertunjukan wayang di Indonesia bukan saja sebuah kesenian. 2.Selain itu penghormatan semacam itu dilakukan sebagai bentuk hubungan manusia dengan Tuhan. Contoh : seni patung. Di Jawa Tengah terdapat rumah Joglo yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan sekaligus menjadi ciri khas budaya masyarakatnya. seni kriya. seni arsitektur dan berbagai desain produk. seni grafis. 2. gesper. Meskipun begitu. seni ilustrasi. seni keramik. dan juga hubungan manusia dengan manusia lain. Busana tersebut berupa kaos kaki sutera. Sentuhan itu bukan saja terlihat dalam bentuknya melainkan juga pada tema-temanya. Kesenian wayang umumnya memuat ajaran keagamaan dan kehidupan. Contohnya. yaitu tempat tinggal. nenek moyang dan para dewa-dewi. kesenian wayang selalu dimanfaatkan sebagai media yang popular dan efektif untuk dakwah keagamaan. Pada masa penyebaran agama Hindu-Budha dan juga Islam dan Kristen. Penghormatan itu dilakukan oleh manusia sebagai keinginan dasar untuk berhubungan dengan kekuatan adikodrati (supranatural). Wayang dalam perkembangannya sebagai sumber nilai. Masyarakat Nusantara membuat bangunan dalam berbagai fungsi.pandang saja. Pakian Adat Pengaruh budaya setempat juga sangat terlihat pada pakaian adat. kesenian wayang di Jawa mendapat sentuhan kreatif pada masa Islam. Busana adat Jawa Tengah mendapat pengaruh dari Eropa pada era Kolonial Belanda. lebar dan tinggi. sepatu. menyerap berbagai ajaran tentang penghormatan kepada alam.

tradisi batik memang cenderung menjadi bagian dari tradisi istana. Dari kesenian wayang yang bernafaskan Islam tersebut lahirlah sejumlah jenis wayang antara lain Wayang Kulit. nilai-nilai batik menjadi memasyarakat. Kakbah dan permadani. Namun dalam perkembangannya. Hingga sekarang rumah-rumah dan perabotan orang Indonesia banyak mengandung unsur arsitektur yang mencerminkan kebesaran pemerintah Belanda. jauh sebelum masuknya Islam. Pola-pola hiasnya kemudian ditiru oleh para perajin lokal. Wayang Beber. Batikpun dibuat dan dipakai oleh banyak kalangan. membatik dan mewarnai kain. serta saat Sultan dan pegawai belanda muncul bersamaan. Selain kursi. batik telah menjadi bagian dari kekayaan seni rupa tradisional di Nusantara. Dia seorang putrid dari Coromandel. Akhirnya Sultanpun mulai menggunakan kursi. 4. Perabot rumah tangga mulai digunakan di kalangan istana karena pada masa itu Sultan tidak dapat menerima perbedaan yang kontras antara dirinya dengan orang-orang Eropa. Dalam mitologi Cina. seperti kursi atau sofa sedangkan dirinya duduk di lantai atau tikar. Perabot rumah tangga asli didatangkan kalangan istana dan orang-orang Eropa serta dipakai sebagai lambang kebesaran. Di samping itu motif Cina sangat kental pada motif batik. Pada masa Islam dan masa sebelumnya. yaitu: 4 . terutama di tempat kegiatan. Orang Eropa duduk di tempat yang tinggi. Mitos awal tentang batik sudah ada sejak sekitar taun 700 Masehi. Pada masa Islam batik terus berkembang. Dalam sebuah cerita disebutkan bahwa Sultan Agung. di wilayah Galuh di wilayah Barat laut Jawa. Pada masa Islam motif animisme dan Hinduisme yang muncul pada masa kerajaan Hindu diperkaya dengan motif Kaligrafi Arab. Ia mengajari orang Jawa menenun. terutama dalam kekayaan motif dan arti perlambangannya. 5. Wayang Kayu. bahkan Wayang Suket. ketika nilai-nilai keistanaan meluntur. perabot rumah tangga yang lain banyak juga yang disertai hiasan dengan motif gaya Eropa. Wayang Golek. Mitos tersebut bercerita tentang istri Pangeran Jenggala. burung Huk melambangkan keberuntungan. Perabot dan Benda Rumah Tangga Perabot rumah tangga di Indonesia khususnya di Jawa banyak dipengaruhi gaya Eropa dan muncul pertama kali di kalangan istana. Hasanuddin dalam bukunya yang berjudul Batik Pesisiran menyebutkan bahwa kegiatan membatik didasarkan pada lima motivasi dasar. Wayang Krucil.perkembangannya sampai sekarang. Sejak itu kain batik dengan berbagai motif tertentu menjadi bagian dari identitas busana dan budaya raja. Lembu Ami Luhur. Masjid. Raja Islam pertam Mataram (16131645) memakai batik dengan motif burung Huk. permaisuri dan keluarga istana pada masa kerajaan Hindu. Namun catatan tertulis tentang batik baru muncul pada tahun 1518. Batik Seperti halnya kesenian wayang.

yaitu awan dan batu. Payung ini terbuat dari kertas dengan rangka dan batang dari kayu dan bambu. perdagangan batik di Indonesia berkembang pesat. Batik yang dibuat di daerah Pantai Utara Laut Jawa menggunakan corak terang. dan cokelat. Di daerah Lasem misalnya. Warna yang digunakan antara lain merah. kuning. Hal itu jelas menandakan adanya pengaruh Cina. meander dan swastika. e) Membatik sebagai kebutuhan seni atau desain dengan konsep kontemporer. ragam hias. Ragam hias model ini banyak dipakai pada selendang lokcan berbahan sutera. Para pekerjanya adalah warga pribumi dengan disiplin kerja yang ketat. serta memadukan lukisan burung dan bunga.4 Seni Rupa Khas Jawa Barat Berikut ini adalah beberapa bentuk seni rupa yang berasal dari jawa barat: 1) Payung Geulis Kerajinan Payung Geulis berasal dari Tasikmalaya. Batik Cirebon juga dikenal karena penggunaan pola ragam hias Cina. Kegiatan membatik sebagai komoditas. 5 . Ragam Hias / Pola Wastra Pada abad ke 18 dan 19. ragam hias batik Cina lebih rumit dan datar. orang-orang Cina mulai merintis dan membuka peruahaan batik sendiri. Oleh karena kepesatan tersebut mulailah orang-orang Cina terjun sebagai pedagang batik dalam skala kecil maupun besar. 6.a) b) c) d) Membatik sebagai kegiatan sambilan wong cilik. Ragam hias yang batik yang paling popular adalah burung funiks yang berekor panjang. Oleh sebab itu mutu batiknya cukup baik Batik produksi pengusaha Cina cenderung menggunakan warna terang dan beraneka ragam. Perkembangan ragam hias batik Cina dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan selera konsumen. ungu. Kegiatan membatik sebagau usaha dagang orang Cina dan Indo-Belanda yang ragam hias dan fungsinya diperuntukan bagi kalangan terbatas. 2. biru. Membatik sebagai tradisi kalangan bangsawan. Selain terjun sebagai pengusaha. dan warna batik Cina dan pribumi saling mempengaruhi dan melengkapi. Pengaruh Cina juga terdapat pada sarung songket yang berbenang emas dari Bali dan Sumatera serta kain perada Bali. Pewarna yang digunakan adalah indigosol yang cukup tahan gosokan dan sinar matahari. Adapun keunikan dari payung geulis ini adalah kertas yang menjadi bagian penutup payung dicat dengan beraneka warna dan hiasan pada kertas dilukis tangan oleh pembuatnya. Dalam proses perkembangannya susunan corak.

digunakan cat duko. 6 . Untuk mewarnai dan menggambar mata. Berbeda dengan wayang pada umumnya. Cara pembuatannya adalah dengan meraut dan mengukirnya.2) Wayang Golek Wayang golek adalah salah satu kesenian khas tanah Sunda. Mulai tahun 1910 hingga sekarang kuda renggong secara tradisional sering dipertontonkan pada acara khitanan / sunatan. Oleh sebab itulah pertunjukan ini juga sering disebut dengan pertunjukan kuda pencak. Adapun warna dasar yang biasa digunakan dalam wayang ada empat yaitu: merah. Sebelum seorang anak dikhitan. putih. Cat ini menjadikan wayang tampak lebih cerah. 3) Koda renggong Koda renggong merupakan seni pertunjukan tradisional yang sangat populer di kabupaten Sumedang. Atraksi ini berupa pertunjukan dimana seekor kuda yang terlatih melakukan gerakan menari dan berjalan mengikuti hentakan musik tradisional sunda yang disebut kendang pencak. Pada umumnya wayang golek masih dibuat secara tradisional oleh penduduk desa-desa tertentu di Jawa Barat. Seekor kuda dilatih dengan baik untuk membuat gerakan seperti menari atau kadang juga melakukan gerakan seperti berkelahi melawan pelatihnya dengan gaya pencak silat. dan hitam. prada. alis. bibir dan motif di kepala wayang. Pewarnaan wayang merupakan bagian penting karena dapat menghasilkan berbagai karakter tokoh. sang anak diarak mengelilingi kota di atas punggung kuda renggong diikuti oleh anggota keluarga dan kerabat dekat yang ikut menari di depanya dan berkeliling dari satu desa ke desa lainya. wayang golek berbentuk menyerupai boneka dan terbuat dari kayu. hingga menyerupai bentuk yang diinginkan.

pencugan. Perhatiannya pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan/Bajidoran atau Ketuk Tilu. nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid dari beberapa kesenian di atas cukup memiliki inspirasi untuk mengembangkan tari atau kesenian yang kini dikenal dengan nama Jaipongan.4) Tari jaipongan Jaipongan adalah sebuah genre seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung. hal ini nampak pada beberapa acara-acara penting yang berkenaan dengan tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat. dan hampir semua pertunjukan rakyat maupun pada musik dangdut modern yang dikolaborasikan dengan Jaipong. kacapi jaipong. Dewasa ini tari Jaipongan boleh disebut sebagai salah satu identitas kesenian Jawa Barat. Gerak-gerak bukaan. Tari Jaipongan banyak mempengaruhi kesenian-kesenian lain yang ada di masyarakat Jawa Barat. 7 . baik pada seni pertunjukan wayang. Gugum Gumbira. genjring/terbangan. maka disambut dengan pertunjukan tari Jaipongan. degung. Demikian pula dengan misi-misi kesenian ke manca negara senantiasa dilengkapi dengan tari Jaipongan.

seni rupa terapan menggunakan desain dan idealisme kreatif untuk menciptakan benda-benda keperluan sehari-hari. seperti cangkir atau bangku. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat merasakan betapa kita sangat membutuhkan sarana berekspresi dalam menikmati keindahan bentuk. Seni rupa terapan mengacu kepada aplikasi desain dan estetika terhadap bendabenda yang dipergunakan manusia sehari-harinya. warna. bentuk. volume. Sementara seni rupa murni. seni hadir atau diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik lahir maupun batin. 8 . bidang. dekorasi taman.BAB 3 PENUTUP 3. diciptakan hanya untuk pemuasan ekspresi pribadi. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis. dan pencahayaan dengan acuan estetika.1 Kesimpulan Sebagai unsur budaya. Sebuah unsur budaya akan tetap terpelihara keberadaannya jika unsur budaya tersebut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. tekstur. Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.

karena berkat rahmatNya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Seni Rupa Murni Daerah Setempat” Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata Pelajaran Seni Rupa Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata’ala. i 9 . Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.Makalah ini masih jauh dari sempurna.

................... 3 2......................4 Seni Rupa Khas Jawa Barat ................................................................3 Seni Rupa Murni Terapan Daerah Setempat ..................1 Seni Rupa ...............................................................................................1 Latar Belakang .............................................................. 8 3.. 1 BAB 2 PEMBAHASAN .................................................................................................. 2 2................................................. 5 BAB 3 PENUTUP ....................................................................................................................................................... ii BAB 1 PENDAHULUAN ........................................................... 1 1........................... 2 2............................................................................................................................................................................................. 2 2............... i DAFTAR ISI........................................ 8 ii 10 ......................2 Karakteristik Seni Rupa dan Cabang-cabangnya ..........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..............................................................................................1 Kesimpulan .........................................................

3 /.39.7 .9  -.3 .9. . .7 .3 .9.2 07.543.3 3.3.7 30.543..7.8 :39: 20302-. 5.7 ..3  503..2-:9 /03..9 ./.543.8. 7.3 -.50393.7: 0803./..3.3 0 2.3 .3.3 . 0803.9  2..9.9.3-40/80-:980-..3-0703.::5 202 3857..5. /03.3 -0-07...543.39../47.543. . 202503. / 2.3 9. /03./03.3. 07.3 5079:3:./.3 28 28 0803.3 /03.:0803.3 0803..7.7.7.7.33.3  3-. .3  %.7.25.9:/0399.5.2: /.3 / . 23.3 5:.3   0..3 0 . /8.3 .8..33/03.3 9. 803 5079:3:.39.5.8 ./ /.3 9.. .: 09: %:  07.5 /03..83 ..3.9 .8.3  /0:3  0373.:. 30.80803.7. 803.8.7 -0-07. -:.-0-07.8.7..7.0:3 /.2.5.7.3  02..

543         .3. 5079:3:.5 .543  /.-47.3 .3 /4.3/:9 24/073 .3.. 2:8 /.907-..3 7.9 2.3/03.257 802:.3  ./.:5:3 5..8.

78 -/..3 /7.7 .3 2034.5.-./.5 2.3 2.:-./. 907.3 /507:3..3. 90780-:9 2.9. 2:73  /..3 -09.3 085708 57-.308909.59..4:20 . 0-07.2. :39: 502:. :38:7 -:/.38.3-8.3803.3 /. .3 909.5.7.3:8.93  $0-:.3.7 805079. 9089:7 /. -03/. .7.3 848.  $02039.7 2..8.: 05.820 70.3 203:3.3 203.3 /03.. .3      .59.9. !&%&!  0825:....: /.9 202-:9:.:.7.3202-039:..89..3 08909.3 /08. .3503.3 80.3 -03/.73.8 -071:38 /.5 90750.5 -03/.59.3 /. 803 7:5..33.43805.3:8. /.   $03 7:5.3 /0.3.3 3 /.3 /03....8.5..3-039:   $037:5.8...803/03./.3 $0-. /9. 907.:5:3 -.3 7./.3: /047..5.2 0/:5...3.8 /08.3.3  08.59.7...380.7 ./  803 7:5.3 :39: 20203: 0-:9:. -. 8.5. 907..73.7 .-./7 .  .-07085708/. /. 0507:. -03/.9 207.9.3 . :38:7 -:/.  803 . .3 -039: ..3 /03.3 2.7 9. 80... 9. :38:7 -:/..903/...22032..320/.91 :39: 203.37.2 0/:5.

703.9:3.7..8 .3 8. 3 /.. 2.3 79 /.9.3-.3 31472.5.9.3 -0781...2.8 -.7 8025:73. 2.%!%#   !:8::7503:8:35.2/.20203:9:. 202-.9203008.802:. .32.  40 . 9: . 5.3 808:.5./.  .$09025.7.9.3. ... 802:.2 203./7.       .9 .-07.$:-. /03. .3..3-07:/: $03#:5.5..7.9 /.3 -072.9 202-.07...3   $024.3:3. .2 203:.3$03#:5.3/.. .3 90.82.3....8.9 :39: 50302-.9  ....3:3 /0208025:73.30.3 .97.:73.3 9072.!0.8 05.9 /8008..703.9.5. 2.32:50309.7...:. 3 2.32.39: 803..3 .:.:.9.: /.31.. 3 202-07.

9    !&%&!     0825:.3.     ..33.3            .8.-../.9     $03#:5.3 .-.90789$03#:5..     $03#:5.70...3    !$     $03#:5.3.%#$  %!%#  %#$  !&&     .5.07.:73%07.9.$09025.7.7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful