P. 1
Pengertian Dan Prinsip Partisipasi Masyarakat

Pengertian Dan Prinsip Partisipasi Masyarakat

|Views: 668|Likes:
Published by susaei

More info:

Published by: susaei on Sep 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2014

pdf

text

original

Pengertian dan Prinsip Partisipasi Masyarakat Menurut Ach. Wazir Ws., et al.

(1999: 29) partisipasi bisa diartikan sebagai keterlibatan seseorang secara sadar ke dalam interaksi sosial dalam situasi tertentu. Dengan pengertian itu, seseorang bisa berpartisipasi bila ia menemukan dirinya dengan atau dalam kelompok, melalui berbagai proses berbagi dengan orang lain dalam hal nilai, tradisi, perasaan, kesetiaan, kepatuhan dan tanggungjawab bersama. Partisipasi masyarakat menurut Isbandi (2007: 27) adalah keikutsertaan masyarakat dalam proses pengidentifikasian masalah dan potensi yang ada di masyarakat, pemilihan dan pengambilan keputusan tentang alternatif solusi untuk menangani masalah, pelaksanaan upaya mengatasi masalah, dan keterlibatan masyarakat dalam proses mengevaluasi perubahan yang terjadi. Mikkelsen (1999: 64) membagi partisipasi menjadi 6 (enam) pengertian, yaitu: 1. Partisipasi adalah kontribusi sukarela dari masyarakat kepada proyek tanpa ikut serta dalam pengambilan keputusan; 2. Partisipasi adalah “pemekaan” (membuat peka) pihak masyarakat untuk meningkatkan kemauan menerima dan kemampuan untuk menanggapi proyek-proyek pembangunan; 3. Partisipasi adalah keterlibatan sukarela oleh masyarakat dalam perubahan yang ditentukannya sendiri; 4. Partisipasi adalah suatu proses yang aktif, yang mengandung arti bahwa orang atau kelompok yang terkait, mengambil inisiatif dan menggunakan kebebasannya untuk melakukan hal itu; 5. Partisipasi adalah pemantapan dialog antara masyarakat setempat dengan para staf yang melakukan persiapan, pelaksanaan, monitoring proyek, agar supaya memperoleh informasi mengenai konteks lokal, dan dampak-dampak sosial; 6. Partisipasi adalah keterlibatan masyarakat dalam pembangunan diri, kehidupan, dan lingkungan mereka. Dari tiga pakar yang mengungkapkan definisi partisipasi di atas, dapat dibuat kesimpulan bahwa partisipasi adalah keterlibatan aktif dari seseorang, atau sekelompok orang (masyarakat) secara sadar untuk berkontribusi secara sukarela dalam program pembangunan dan terlibat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring sampai pada tahap evaluasi. Pentingnya partisipasi dikemukakan oleh Conyers (1991: 154-155) sebagai berikut: pertama, partisipasi masyarakat merupakan suatu alat guna memperoleh informasi mengenai kondisi, kebutuhan, dan sikap masyarakat setempat, yang tanpa kehadirannya program pembangunan serta proyekproyek akan gagal; kedua, bahwa masyarakat akan lebih mempercayai proyek atau program pembangunan jika merasa dilibatkan dalam proses persiapan dan perencanaannya, karena mereka akan lebih mengetahui seluk-beluk proyek tersebut dan akan mempunyai rasa memiliki terhadap proyek tersebut; ketiga, bahwa merupakan suatu hak demokrasi bila masyarakat dilibatkan dalam pembangunan masyarakat mereka sendiri. Apa yang ingin dicapai dengan adanya partisipasi adalah meningkatnya kemampuan (pemberdayaan) setiap orang yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam sebuah program pembangunan dengan cara melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan dan kegiatan-kegiatan

yaitu bentuk partisipasi yang diberikan dalam bentuk nyata (memiliki wujud) dan juga bentuk partisipasi yang diberikan dalam bentuk tidak nyata (abstrak). Keterlibatan berbagai pihak tidak lepas dari segala kekuatan dan kelemahan yang dimiliki setiap pihak. Pada dasarnya setiap orang mempunyai keterampilan. yaitu memberikan dorongan melalui keterampilan yang dimilikinya kepada anggota masyarakat lain yang membutuhkannya. kemampuan dan prakarsa serta mempunyai hak untuk menggunakan prakarsa tersebut terlibat dalam setiap proses guna membangun dialog tanpa memperhitungkan jenjang dan struktur masingmasing pihak. (d) Kesetaraan kewenangan (Sharing Power/Equal Powership). . khususnya yang berkaitan dengan kemampuan sumber daya manusia. Berbagai pihak mempunyai tanggung jawab yang jelas dalam setiap proses karena adanya kesetaraan kewenangan (sharing power) dan keterlibatannya dalam proses pengambilan keputusan dan langkah-langkah selanjutnya. partisipasi keterampilan. partisipasi sosial. terjadi suatu proses saling belajar dan saling memberdayakan satu sama lain. Partisipasi tenaga adalah partisipasi yang diberikan dalam bentuk tenaga untuk pelaksanaan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan suatu program. Partisipasi uang adalah bentuk partisipasi untuk memperlancar usaha-usaha bagi pencapaian kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan Partisipasi harta benda adalah partisipasi dalam bentuk menyumbang harta benda. partisipasi tenaga. partisipasi sosial. sebagaimana tertuang dalam Panduan Pelaksanaan Pendekatan Partisipatif yang disusun oleh Department for International Development (DFID) (dalam Monique Sumampouw. Dengan berbagai bentuk partisipasi yang telah disebutkan diatas. partisipasi buah pikiran. Sedangkan partisipasi keterampilan. tenaga dan keterampilan sedangkan bentuk partisipasi yang tidak nyata adalah partisipasi buah pikiran. (e) Kesetaraan Tanggung Jawab (Sharing Responsibility). (f) Pemberdayaan (Empowerment). yaitu partisipasi uang. partisipasi dalam proses pengambilan keputusan. biasanya berupa alat-alat kerja atau perkakas. pengambilan keputusan dan partisipasi representatif. 2004: 106-107) adalah: (a) Cakupan. partisipasi harta benda. Bentuk partisipasi yang nyata misalnya uang.selanjutnya dan untuk jangka yang lebih panjang. Semua pihak harus dapat menumbuhkembangkan komunikasi dan iklim berkomunikasi terbuka dan kondusif sehingga menimbulkan dialog. dan partisipasi representatif. Diperlukan adanya kerja sama berbagai pihak yang terlibat untuk saling berbagi kelebihan guna mengurangi berbagai kelemahan yang ada. Bentuk dan Tipe Partisipasi Ada beberapa bentuk partisipasi yang dapat diberikan masyarakat dalam suatu program pembangunan. Semua orang atau wakil-wakil dari semua kelompok yang terkena dampak dari hasil-hasil suatu keputusan atau proses proyek pembangunan. Adapun prinsip-prinsip partisipasi tersebut. (g) Kerjasama. maka bentuk partisipasi dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis. (b) Kesetaraan dan kemitraan (Equal Partnership). Berbagai pihak yang terlibat harus dapat menyeimbangkan distribusi kewenangan dan kekuasaan untuk menghindari terjadinya dominasi. (c) Transparansi. harta benda. sehingga melalui keterlibatan aktif dalam setiap proses kegiatan.

2007: 21. 2005: 11) perkakas. 2005: 11) pelaksanaan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan suatu program. Tabel 1. pendapat atau buah pikiran konstruktif. baik untuk menyusun program maupun untuk memperlancar pelaksanaan program dan juga untuk mewujudkannya dengan memberikan pengalaman dan pengetahuan guna mengembangkan kegiatan yang diikutinya.1. Misalnya arisan. Penjelasan mengenai bentuk-bentuk partisipasi dan beberapa ahli yang mengungkapkannya dapat dilihat dalam Tabel 1. menghadiri kematian. . Partisipasi buah pikiran lebih merupakan partisipasi berupa sumbangan ide. pendapat Simanjutak. 1980: 81 & dalam bentuk menyumbang harta benda. 1980: 81) pencapaian kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan. Pemikiran Tentang Bentuk Partisipasi Nama Pakar Pemikiran Tentang Bentuk Partisipasi (Hamijoyo. dan lainnya dan dapat juga sumbangan perhatian atau tanda kedekatan dalam rangka memotivasi orang lain untuk berpartisipasi. 2007: 21. Partisipasi uang adalah bentuk partisipasi Chapin. (Hamijoyo.Dengan maksud agar orang tersebut dapat melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosialnya. 2007: 21 Partisipasi keterampilan. (Hamijoyo. 2007: 21 Partisipasi tenaga adalah partisipasi yang & Pasaribu dan diberikan dalam bentuk tenaga untuk Simanjutak. 2002: 43 & untuk memperlancar usaha-usaha bagi Holil. Partisipasi harta benda adalah partisipasi Holil. Pada partisipasi dalam proses pengambilan keputusan. 2007: 21 Partisipasi buah pikiran adalah partisipasi & Pasaribu dan berupa sumbangan berupa ide. Dengan maksud agar orang tersebut dapat melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosialnya. Partisipasi sosial diberikan oleh partisipan sebagai tanda paguyuban. Sedangkan partisipasi representatif dilakukan dengan cara memberikan kepercayaan/mandat kepada wakilnya yang duduk dalam organisasi atau panitia.1. 2005: 11) atau buah pikiran konstruktif. 2005: 11) keterampilan yang dimilikinya kepada anggota masyarakat lain yang membutuhkannya. (Hamijoyo. (Hamijoyo. masyarakat terlibat dalam setiap diskusi/forum dalam rangka untuk mengambil keputusan yang terkait dengan kepentingan bersama. yaitu & Pasaribu dan memberikan dorongan melalui Simanjutak. baik untuk menyusun program maupun untuk memperlancar pelaksanaan program dan juga untuk mewujudkannya dengan memberikan pengalaman dan pengetahuan guna mengembangkan kegiatan yang diikutinya. Pasaribu dan biasanya berupa alat-alat kerja atau Simanjutak.

2002: 43 & Partisipasi dalam proses pengambilan Holil. partisipasi dengan cara memberikan informasi. partisipasi untuk insentif materil.2.(b) Orang luar mendengarkan dan membangun pandangan-pandangannya sendiri untuk kemudian mendefinisikan permasalahan dan pemecahannya. menghadiri kematian. Partisipasi dengan cara (a) Masyarakat berpartisipasi dengan cara memberikan informasi menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian seperti dalam kuesioner atau sejenisnya. (c) Akurasi hasil penelitian tidak dibahas bersama masyarakat.(b) Pengumuman sepihak oleh manajemen atau pelaksana proyek tanpa memperhatikan tanggapan masyarakat. dan self mobilization. 2002: 43 & Partisipasi representatif. (c) Tidak ada peluang bagi pembuat keputusan bersama. Partisipasi melalui (a) Masyarakat berpartisipasi dengan cara konsultasi berkonsultasi. Masyarakat terlibat dalam setiap diskusi/forum dalam rangka untuk mengambil keputusan yang terkait dengan kepentingan bersama.(Hamijoyo. Tipe Partisipasi No. Partisipasi jenis ini & Pasaribu dan diberikan oleh partisipan sebagai tanda Simanjutak. yaitu partisipasi pasif/manipulatif. Tabel 1. . dan lainnya dan dapat juga sumbangan perhatian atau tanda kedekatan dalam rangka memotivasi orang lain untuk berpartisipasi. 2. 1980: 81) keputusan. partisipasi fungsional.(b) Masyarakat tidak punya kesempatan untuk terlibat dan mempengaruhi proses penyelesaian. Misalnya arisan. 1980: 81) dilakukan dengan cara memberikan kepercayaan/mandat kepada wakilnya yang duduk dalam organisasi atau panitia. (Chapin. Partisipasi pasif/ (a) Masyarakat berpartisipasi dengan cara manipulatif diberitahu apa yang sedang atau telah terjadi. partisipasi interaktif. 2005: 11) paguyuban. dengan memodifikasi tanggapan-tanggapan masyarakat. Sekretariat Bina Desa (1999: 32-33) mengidentifikasikan partisipasi masyarakat menjadi 7 (tujuh) tipe berdasarkan karakteristiknya. Tipologi Karakteristik 1. Tipe partisipasi masyarakat pada dasarnya dapat kita sebut juga sebagai tingkatan partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat. (Chapin.2. Partisipasi yang Holil. Untuk lebih jelasnya lihat Tabel 1. (c) Informasi yang dipertukarkan terbatas pada kalangan profesional di luar kelompok sasaran. 3. dapat ditarik sebuah kesimpulan mengenai tipe partisipasi yang diberikan masyarakat. Berdasarkan bentuk-bentuk partisipasi yang telah dianalisis. partisipasi melalui konsultasi. 2007: 21 Partisipasi sosial.

demi mendapatkan makanan. Self mobilization (a) Masyarakat berpartisipasi dengan mengambil inisiatif secara bebas (tidak dipengaruhi/ditekan pihak luar) untuk mengubah sistem-sistem atau nilai-nilai yang mereka miliki. 5.(b) Masyarakat mengembangkan kontak dengan lembaga-lembaga lain untuk mendapatkan bantuan-bantuan teknis dan sumberdaya yang dibutuhkan. dll) tetapi pada saatnya mampu mandiri. 6. Keberhasilannya tergantung sampai pada tipe macam apa partisipasi masyarakat dalam proses penerapannya. tidak ada jaminan bahwa suatu program akan berkelanjutan melalui partisipasi semata. Partisipasi interaktif (a) Masyarakat berpartisipasi dalam analisis bersama yang mengarah pada perencanaan kegiatan dan pembentukan lembaga sosial baru atau penguatan kelembagaan yang telah ada. (c) Kelompok-kelompok masyarakat mempunyai peran kontrol atas keputusan-keputusan mereka.(b) Partisipasi ini cenderung melibatkan metode inter-disiplin yang mencari keragaman perspektif dalam proses belajar yang terstruktur dan sistematik. (c) Masyarakat memegang kendali atas pemanfaatan sumberdaya yang ada. kelompok masyarakat ini bergantung pada pihak luar (fasilitator. Sumber: Sekretariat Bina Desa (1999: 32-33) Pada dasarnya. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi . upah.(d) Para profesional tidak berkewajiban mengajukan pandangan-pandangan masyarakat (sebagai masukan) untuk ditindaklanjuti. 7. (c) Masyarakat tidak mempunyai andil untuk melanjutkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada saat insentif yang disediakan/diterima habis.(b) Pembentukan kelompok (biasanya) setelah ada keputusan-keputusan utama yang disepakati. ganti rugi. sampai sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap suatu program sehingga ia turut berpartisipasi. (c) Pada awalnya.(b) Masyarakat tidak dilibatkan dalam eksperimen atau proses pembelajarannya. Artinya. sehingga mereka mempunyai andil dalam seluruh penyelenggaraan kegiatan. 4. dan sebagainya. Partisipasi untuk insentif (a) Masyarakat berpartisipasi dengan cara materil menyediakan sumber daya seperti tenaga kerja. Partisipasi fungsional (a) Masyarakat berpartisipasi dengan membentuk kelompok untuk mencapai tujuan yang berhubungan dengan proyek.

pendidikan. Misalnya saja faktor usia. 1. harus didukung oleh suasana yang mapan perekonomian. 5. 2. cenderung lebih banyak yang berpartisipasi daripada mereka yang dari kelompok usia lainnya. Pekerjaan dan penghasilan yang baik dan mencukupi kebutuhan sehari-hari dapat mendorong seseorang untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan masyarakat. Kepercayaan diri masyarakat. Jenis kelamin Nilai yang cukup lama dominan dalam kultur berbagai bangsa mengatakan bahwa pada dasarnya tempat perempuan adalah “di dapur” yang berarti bahwa dalam banyak masyarakat peranan perempuan yang terutama adalah mengurus rumah tangga. . suatu sikap yang diperlukan bagi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat. Mereka dari kelompok usia menengah ke atas dengan keterikatan moral kepada nilai dan norma masyarakat yang lebih mantap. Pekerjaan dan penghasilan Hal ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena pekerjaan seseorang akan menentukan berapa penghasilan yang akan diperolehnya. 1967: 130) mengatakan partisipasi yang tumbuh dalam masyarakat dipengaruhi oleh banyak faktor. 3. terbatasnya harta benda.Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam suatu program. akan tetapi semakin lama nilai peran perempuan tersebut telah bergeser dengan adanya gerakan emansipasi dan pendidikan perempuan yang semakin baik. Sedangkan menurut Holil (1980: 9-10). Semakin lama ia tinggal dalam lingkungan tertentu. Solidaritas dan integritas sosial masyarakat. Pendidikan Dikatakan sebagai salah satu syarat mutlak untuk berpartisipasi. yaitu: 1. Pendidikan dianggap dapat mempengaruhi sikap hidup seseorang terhadap lingkungannya. Lamanya tinggal Lamanya seseorang tinggal dalam lingkungan tertentu dan pengalamannya berinteraksi dengan lingkungan tersebut akan berpengaruh pada partisipasi seseorang. Tanggungjawab sosial dan komitmen masyarakat. 4. pekerjaan dan penghasilan. unsur-unsur dasar partisipasi sosial yang juga dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat adalah: 1. Pengertiannya bahwa untuk berpartisipasi dalam suatu kegiatan. sifat faktor-faktor tersebut dapat mendukung suatu keberhasilan program namun ada juga yang sifatnya dapat menghambat keberhasilan program. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan seseorang dalam berpartisipasi. Usia Faktor usia merupakan faktor yang mempengaruhi sikap seseorang terhadap kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang ada. Angell (dalam Ross. 1. maka rasa memiliki terhadap lingkungan cenderung lebih terlihat dalam partisipasinya yang besar dalam setiap kegiatan lingkungan tersebut.

permainan. (1967). Wazir Ws. yaitu: 1. Lingkungan di dalam keluarga masyarakat atau lingkungan politik. Kepekaan dan ketanggapan masyarakat terhadap masalah.” Jacub Rais. . Menurut Holil (1980: 10) ada 4 poin yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat yang berasal dari luar/lingkungan. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upayaupaya Pemberdayaan: sebuah buku pegangan bagi para praktisi lapangan. Kebebasan untuk berprakarsa dan berkreasi. Community Organization: theory. budaya yang memungkinkan dan mendorong timbul dan berkembangnya prakarsa. Panduan Penguatan Menejemen Lembaga Swadaya Masyarakat. pergaulan. Britha. Bandung. 4. keputusan rasional dan efisiensi usaha.3. and B. Keadaan lingkungan serta proses dan struktur sosial. Kepentingan umum murni. (1991). 8. Menata Ruang Laut Terpadu. (1999).. Partisipasi Sosial dalam Usaha Kesejahteraan Sosial. Daftar Referensi: Ach. politik dan budaya. sosial. NewYork: Harper & Row Publishers. baik dalam kehidupan keluarga. Isbandi Rukminto Adi. Diana. gagasan. Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas: dari Pemikiran Menuju Penerapan. Organisasi. (1980). 7. (2007). perseorangan atau kelompok. Yogyakarta: UGM Press. 4. Murray G. Kesempatan untuk berpartisipasi. setidak-tidaknya umum dalam lingkungan masyarakat yang bersangkutan. Conyers. Musyawarah untuk mufakat dalam pengambilan keputusan. principles and practice. Ross. 91-117. (2004). et al. “Perencanaan Darat-Laut yang Terintegrasi dengan Menggunakan Informasi Spasial yang Partisipatif. Monique. Depok: FISIP UI Press. Prakarsa masyarakat atau prakarsa perseorangan yang diterima dan diakui sebagai/menjadi milik masyarakat. (1999).. Kemauan dan kemampuan untuk mengubah atau memperbaiki keadaan dan membangun atas kekuatan sendiri. ed. Komunikasi yang intensif antara sesama warga masyarakat. ekonomi. et al. Mikkelsen. sistem nilai dan norma-norma yang memungkinkan dan mendorong terjadinya partisipasi sosial.W. Perencanaan Sosial di Dunia ketiga. dalam pengertian bukan kepentingan umum yang semu karena penunggangan oleh kepentingan perseorangan atau sebagian kecil dari masyarakat. Sumampouw. 2. Iklim sosial. antara warga masyarakat dengan pimpinannya serta antara sistem sosial di dalam masyarakat dengan sistem di luarnya. Lappin. 5. Jakarta: Sekretariat Bina Desa dengan dukungan AusAID melalui Indonesia HIV/AIDS and STD Prevention and Care Project.. sekolah maupun masyarakat dan bangsa yang menguntungkan bagi serta mendorong tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat. 3. Faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam suatu program juga dapat berasal dari unsur luar/lingkungan. 6. Second Edition. Jakarta: Pradnya Paramita. kebutuhankebutuhan dan kepentingan-kepentingan umum masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Holil Soelaiman.

dan manfaat. Pengertian prinsip partisipasi adalah masyarakat berperan secara aktif dalam proses atau alur tahapan program dan pengawasannya. Participation becomes. Oleh karena itu. Keikutsertaan atau keterlibatan yang dimaksud di sini bukanlah bersifat pasif tetapi secara aktif ditujukan oleh yang bersangkutan. perencanaan. a process of empowerment and active involvement in decision making throughout a programme. Theodorson dalam Mardikanto (1994) mengemukakan bahwa dalam pengertian seharihari. pelaksanaan. pikiran. partisipasi akan lebih tepat diartikan sebagi keikutsertaan seseorang didalam suatu kelompok sosial untuk mengambil bagian dalam kegiatan masyarakatnya. partisipasi merupakan keikutsertaan atau keterlibatan seseorang (individu atau warga masyarakat) dalam suatu kegiatan tertentu.Partisipasi adalah keikutsertaan. 2007). Hoofsteede (1971) menyatakan bahwa patisipasi adalah the taking part in one ore more phases of the process sedangkan Keith Davis (1967) menyatakan bahwa patisipasi “as mental and emotional involment of persons of person in a group situation which encourages him to contribute to group goals and share responsibility in them” Verhangen (1979) dalam Mardikanto (2003) menyatakan bahwa. mulai dari tahap sosialisasi.1995). people’s involvement in reflection and action. atau dalam bentuk materill (PTO PNPM PPK. . then. peranserta tau keterlibatan yang berkitan dengan keadaaan lahiriahnya (Sastropoetro. di luar pekerjaan atau profesinya sendiri. tanggung jawab. 1990). dan pelestarian kegiatan dengan memberikan sumbangan tenaga. partisipasi merupakan suatu bentuk khusus dari interaksi dan komunikasi yang berkaitan dengan pembagian: kewenangan. and access and control over resources and institutions (Cristóvão.

Berikut adalah macam tipologi partisipasi masyarakat 1). Soemarto (2003) adalah proses ketika warga sebagai individu maupun kelompok sosial dan organisasi. Hal ini selaras dengan konsep man-cetered development yaitu pembangunan yang diarahkan demi perbaiakan nasib manusia. karena mereka akan mengetahui seluk beluk proyek tersebut dan akan mempunyai rasa memiliki terhadap poyek tersebut. yang dalam hal ini. tanggapan merupakan fungsi dari manfaat (rewards) yang dapat diharapkan (Berlo. partisipasi merupakan bentuk tanggapan atau responses atas rangsangan-rangsangan yang diberikan.Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap tumbuh dan berkembangnya partisipasi dapat didekati dengan beragam pendekatan disiplin keilmuan. tanpa kehadirannya program pembangunan serta proyek-proyek akan gagal. yang menilai masyarakat “sulit diajak maju” oleh sebab itu kesulitan penumbuhan dan pengembangan partisipasi masyrakat juga disebabkan karena sudah adanya campur tangan dari pihak penguasa. alasan kedua adalah bahwa masyarakat akan lebih mempercayai proyek atau program pembangunan jika merasa dilibatkan dalam proses persiapan dan perencanaannya. 2). masyarakat tidak diberikesempatan untuk . pengumuman sepihak oleh pelkasan proyek yanpa memperhatikan tanggapan masyarakat dan informasi yang diperlukan terbatas pada kalangan profesional di luar kelompok sasaran. Tipologi Partisipasi Penumbuhan dan pengembangan partisipasi masyrakat serngkali terhambat oleh persepsi yang kurang tepat. dan pemantauan kebijakan kebijakan yang langsung mempengaruhi kehiduapan mereka. Alasan ketiga yang mendorong adanya partisiapsi umum di banyak negara karena timbul anggapan bahwa merupakan suatu hak demokrasi bila masyarakat dilibatkan dalam pembangunan masyarakat mereka sendiri. mengambil peran serta ikut mempengaruhi proses perencanaan. kebutuhan. Pertama partispasi masyarakat merupakan suatu alat guna memperoleh informasi mengenai kondisi. b. Conyers (1991) menyebutkan tiga alasan mengapa partisipasi masyarakat mempunyai sifat sangat penting. Partisipasi Pasif / manipulatif dengan karakteristik masyrakat diberitahu apa yang sedang atau telah terjadi. Partisipasi Informatif memilki kararkteristik dimana masyarakat menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian. Menurut konsep proses pendidikan. dan sikap masyarakata. Partisipasi masyarakat merutut Hetifah Sj. 1961). pelaksanaan.

3). pada tahap awal masyarakat tergantung terhadap pihak luar namun secara bertahap menunjukkan kemandiriannya.terlibat dan mempengaruhi proses penelitian dan akuarasi hasil penelitian tidak dibahas bersama masyarakat. 7). Partisipasi intensif memiliki karakteristik masyarakat memberikan korbanan atau jasanya untuk memperolh imbalan berupa intensif/upah. tidak ada peluang pembutsn keputusan bersama. Masyarakat memiliki peran untuk mengontrol atas (pelaksanaan) keputusan-keputusan merek. 6). Masyarakat mengambangkan kontak dengan lembaga-lemabaga lain untuk mendapatkan bantuan-bantuan teknis dan sumberdaya yang diperlukan. 5). Self mobilization (mandiri) memiliki karakter masyarakat mengambil inisiatif sendiri secara bebabas (tidak dipengaruhi oleh pihak luar) untuk mengubah sistem atau nilai-niloai yang mereka miliki. Tahap partisipasi dalam pengambilan keputusan Pada umumnya. Masyarakat memegang kendali atas pemanfaatan sumberdaya yang ada dan atau digunakan c. Tahap-Tahap Partisipasi Uraian dari masing-masing tahapan partisipasi adalah sebagai berikut : 1). sehingga memiliki andil dalam keseluruhan proses kegitan. Partisipasi Fungsional memiliki karakteristik masyarakat membentuk kelompok untuk mencapai tujuan proyek. Partisipasi konsultatif dengan karateristik masyaakat berpartisipasi dengan cara berkonsultasi. yang dalam hal ini lebih mencerminkan sifat kebutuhan kelompok-kelompok elit yang berkuasa dan kurang mencerminkan . Masyarakat tidak dilibatkan dalam proses pembelajan atau eksperimeneksperimen yang dilakukan dan asyarakat tidak memiliki andil untuk melanjutkan kegiatan-kegiatan setelah intensif dihentikan. setiap program pembangunan masyarakat (termasuk pemanfaatan sumber daya lokal dan alokasi anggarannya) selalu ditetapkan sendiri oleh pemerintah pusat. pembentukan kelompok biasanya setelah ada keptusan-keputusan utama yang di sepakati. Partisipasi interaktif memiliki ciri dimana masyarakat berperan dalam analisis untuk perencanaan kegiatan dan pembentukan penguatan kelembagaan dan cenderung melibatkan metoda interdisipliner yang mencari keragaman prespektik dalam proses belajar mengajar yang terstuktur dan sisteatis. dan para profesional tidak berkewajiban untuk mengajukan pandangan masyarakat (sebagi masukan) atau tindak lanjut 4).

Oleh karena keadaan ini. partisipasi dalam tahap pelaksanaan. 2). dan atau beragam bentuk korbanan lainnya yang sepadan dengan manfaat yang akan diterima oleh warga yang bersangkutan (Mardikanto.keinginan dan kebutuhan masyarakat banyak. Tahap partisipasi dalam pemantauan dan evaluasi kegiatan Kegiatan pemantauan dan evaluasi program dan proyek pembangunan sangat . Di lain pihak. bukan hanya karena keterlibatan mereka yang begitu esensial dalam meraih komitmen. uang tunai. sistem perencanaan harus didesain sesuai dengan respon masyarakat. 1993). peranan masyarakat sendirilah akhirnya yang mau membuat pilihan akhir sebab mereka yang akan menanggung kehidupan mereka. partisipasi dalam tahap pemanfaatan. 2001). Karena itu. tetapi karena masyarakatlah yang mempunyai informasi yang relevan yang tidak dapat dijangkau perencanaan teknis atasan (Slamet. Karena itu. seringkali diartikan sebagai partisipasi masyarakat banyak (yang umumnya lebih miskin) untuk secara sukarela menyumbangkan tenaganya di dalam kegiatan pembangunan. Tahap partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan Partisipasi masyarakat dalam pembangunan. partisipasi masyarakat dalam pembangunan perlu ditumbuhkan melalui dibukanya forum yang memungkinkan masyarakat banyak berpartisipasi langsung di dalam proses pengambilan keputusan tentang program-program pembangunan di wilayah setempat atau di tingkat lokal (Mardikanto. Partisipasi dalam tahap perencanaan merupakan tahapan yang paling tinggi tingkatannya diukur dari derajat keterlibatannya. Salah satu metodologi perencanaan pembangunan yang baru adalah mengakui adanya kemampuan yang berbeda dari setiap kelompok masyarakat dalam mengontrol dan ketergantungan mereka terhadap sumbersumber yang dapat diraih di dalam sistem lingkungannya. 4). Oleh sebab itu. partisipasi masyarakat dalam tahap pelaksanaan pembangunan harus diartikan sebagai pemerataan sumbangan masyarakat dalam bentuk tenaga kerja. Tahap partisipasi dalam perencanaan kegiatan Slamet (1993) membedakan ada tingkatan partisipasi yaitu : partisipasi dalam tahap perencanaan. Pengetahuan para perencana teknis yang berasal dari atas umumnya amat mendalam. lapisan yang ada di atasnya (yang umumnya terdiri atas orang kaya) yang lebih banyak memperoleh manfaat dari hasil pembangunan. tidak dituntut sumbangannya secara proposional. 3). 2001). orang sekaligus diajak turut membuat keputusan yang mencakup merumusan tujuan. Dalam tahap perencanaan. maksud dan target.

2001). yaitu peranserta yang dilakukan karena takut menerima hukuman dari peraturan/ketentuan-ketentuan yang sudah diberlakukan. nilai-nilai. merupakan unsur terpenting yang sering terlupakan. Syarat tumbuh partisipasi Margono Slamet (1985) menyatakan bahwa tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Partisipasi spontan. Dalam hal ini.diperlukan. 2). atau peranserta yang dilakukan untuk mematuhi kebiasaan. Partisipasi tertekan oleh kebiasaan. d. tetapi juga diperlukan untuk memperoleh umpan balik tentang masalahmasalah dan kendala yang muncul dalam pelaksanaan pembangunan yang bersangkutan. pemanfaaatan hasil pembangunan akan merangsang kemauan dan kesukarelaan masyarakat untuk selalu berpartisipasi dalam setiap program pembangunan yang akan datang (Mardikanto. 4). meskipun yang bersangkutan tetap memiliki kebebasan penuh untuk berpartisipasi. 5). e. 2001). yaitu peranserta yang dilakukan karena takut akan kehilangan status sosial atau menderita kerugian/tidak memperoleh bagian manfaat dari kegiatan yang dilaksanakan. 3). penghayatan. atau norma yang dianut oleh masyarakat setempat. dan keyakinannya sendiri. Partisipasi terinduksi. dorongan) dari luar. Partisipasi tertekan oleh peraturan. Tingkat Kesukarelaan Partisipasi Dusseldorp (1981) membedakan adanya beberapa jenjang kesukarelaan sebagai berikut: 1). yaitu peranserta yang tumbuh karena terinduksi oleh adanya motivasi ekstrinsik (berupa bujukan. yaitu peranserta yang tumbuh karena adanya tekanan yang dirasakan sebagaimana layaknya warga masyarakat pada umumnya. pengaruh. yaitu peranserta yang tumbuh karena motivasi intrinsik berupa pemahaman. Bukan saja agar tujuannya dapat dicapai seperti yang diharapkan. Di samping itu. Jika tidak berperanserta. Partisipasi tertekan oleh alasan sosial-ekonomi. Sebab tujuan pembangunan adalah untuk memperbaiki mutu hidup masyarakat banyak sehingga pemerataan hasil pembangunan merupakan tujuan utama. sangat ditentukan oleh 3 (tiga) . Tahap partisipasi dalam pemanfaatan hasil kegiatan Partisipasi dalam pemanfaatan hasil pembangunan. khawatir akan tersisih atau dikucilkan masyarakatnya. partisipasi masyarakat mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan perkembangan kegiatan serta perilaku aparat pembangunan sangat diperlukan (Mardikanto. 5).

Tumbuh dan berkembangnya kemauan berpartisipasi sedikitnya diperlukan sikap-sikap yang: 1) Sikap untuk meninggalkan nilai-nilai yang menghambat pembangunan. dorongan atau tekanan dari pihak luar). 3) Sikap untuk selalu ingin memperbaiki mutu hidup dan tidak cepat puas sendiri. 5) Sikap kemandirian atau percaya diri atas kemampuannya untuk memperbaiki mutu hidupnya b). untuk berpartisipasi 2). Kemampuan Beberapa kemampuan yang dituntut untuk dapat berpartisipasi dengan baik itu antara lain adalah: 1) Kemampuan untuk mengidentifikasi masalah. Adanya kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi Lebih rinci Slamet menjelaskan tiga persyaratan yang menyangkut kemauan. c). dan tercapainya tujuan pembangunan. . 2) Kemampuan untuk memahami kesempatan-kesempatan yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia. 4) Sikap kebersamaan untuk dapat memecahkan masalah. 3) Kemampuan untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan serta sumber daya lain yang dimiliki Robbins (1998) kemampuan adalah kapasitas individu melaksanakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan. 2) Sikap terhadap penguasa atau pelaksana pembangunan pada umumnya. Kemauan Secara psikologis kemauan berpartisipasi muncul oleh adanya motif intrinsik (dari dalam sendiri) maupun ekstrinsik (karena rangsangan.unsur pokok. Lebih lanjut Robbins (1998) menyatakan pada hakikatnya kemampuan individu tersuusun dari dua perangkat faktor yaitu kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. kemampuan dan kesempatan untuk berpartisipasi adalah sebagai berikut a). Adanya kemauan yang diberikan kepada masyarakat. Adanya kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi 3). Kesempatan Berbagai kesempatan untuk berpartisipasi ini sangat dipengaruhi oleh: 1) Kemauan politik dari penguasa/pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam pembangunan. yaitu: 1).

belum merupakan jaminan bagi tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat.2) Kesempatan untuk memperoleh informasi. menggerakkan dan mengembangkan serta memelihara partisipasi masyarakat dalam pembangunan. adanya kemauan akan mendorong seseorang untuk meningkatkan kemam-puan dan aktif memburu serta memanfaatkan setiap kesempatan. kesempatan dan kemampuan yang cukup. (Mardikanto. pelaksanaan. akan tetapi secara bertahap harus semakin memanfaatkan orang-orang dalam untuk merumuskan perencanaan yang sebaik-baiknya dalam masyarakatnya sendiri. Mardikanto (2003) menjelaskan beberapa kesempatan yang dimaksud adalah kemauan politik dari penguasa untuk melibatkan masyarakat dalam pembagunan. Gambar 1. 5) Kesempatan untuk berorganisasi. 3) Kesempatan untuk memobilisasi dan memanfaatkan sumberdaya. akan tetapi harus mampu menjadikan warga masyarakatnya menjadi lebih kreatif. Dengan dimikian. sejak di tingkat pusat sampai di jajaran birokrasi yang paling . jika mereka sendiri tidak memiliki kemauan untuk (turut) membangun. baik dalam pengambilan kepu-tusan perencanaan. setiap pelaksanaan aksi tidak hanya dilakukan dengan mengirimkan orang dari luar ke dalam masrakat sasaran. Karena itu setiap hubungan atau interaksi antara orang luar dengan masyarakat sasaran yang sifatnya asimetris (seperti: menggurui. hak yang tidak sama dalam berbicara.2003). dan kemauan akan sangat menentukan kemampuannya. sering merupakan faktor pendorong tumbuhnya kemauan. serta mekanisme yang menindas) tidak boleh terjadi. perizinan dan prosedur kegiatan yang harus dilaksanakan. dan pemanfaatan pembangunan. Sementara Mardikanto (1994) menyatakan bahwa pembangunan yang partisipatoris tidak sekedar dimaksudkan untuk mencapai perbaikan kesejahteraan masyarakat (secara material). 6) Kesempatan untuk mengembangkan kepemimpinan yang mampu menumbuhkan. Sebaliknya. termasuk untuk memperoleh dan mempergunakan peraturan. 4) Kesempatan untuk memperoleh dan menggunakan teknologi tepat guna. monitoring dan evaluasi. Mardikanto (2003) menjelaskan adanya kesempatan yang diberikan. Sebab. Syarat Tumbuh dan Berkembangnya Partisipasi Masyarakat Kemauan untuk berpartisipasi merupakan kunci utama bagi tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat. pemeliharaan.

Adanya kesempatan-kesempatan yang disediakan untuk menggerakkkan partisipasi masyarakat akan tidak banyak berarti. partisipasi dalam pemantauan dan evaluasi. Selain hal tersebut terdapat kesempatankesempatan yang lain diantaranya kesempatan untuk memperoleh informasi pembangunan. menggerakkan. yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan keterampilan yang dimiliki. jika masyarakatnya tidak memiliki kemampuan untuk berpartisipasi. pelaksanaan. Artinya. memberikan indikasi adanya pengakuan (aparat) pemerintah bahwa masyarakat bukanlah sekedar obyek atau penikmat hasil pembangunan. termasuk untuk memperoleh dan menggunakan peraturan. 3. Mardikanto (2003) menjelaskan yang dimaksud dengan kemampuan di sini adalah : 1. dan Kesempatan mengembangkan kepemimpinan yang mampu menumbuhkan. 2.2003). atau pengetahuan tentang peluang untuk membangun (memperbaiki mutu hidupnya). dan prosedur kegiatan yang harus dilaksanakan. melainkan subyek atau pelaku pembangunan yang memiliki kemauan dan kemampuan yang dapat diandalkan sejak perencanaan. partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan. Kesempatan untuk berorganisasi. Kemampuan untuk melaksanakan pembangunan.bawah. perijinan. kesempatan memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya (alam dan manusia) untuk pelaksanaan pembangunan. dan mengembangkan serta memelihara partisipasi masyarakat (Mardikanto. Kemampuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi dengan menggunakan sumberdaya dan kesempatan (peluang) lain yang tersedia secara optimal. Yadav dalam Mardikanto (1994) mengemukakan adanya empat macam kegiatan yang menunjukkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yaitu : partisipasi dalam pengambilan keputusan. tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat. pengawasan. Kemampuan untuk menemukan dan memahami kesempatan-kesempatan untuk membangun. dan pemanfaatan hasil-hasil pembangunan . dan partisipasi dalam pemanfaatan hasil pembangunan. Ke sempatan untuk memperoleh dan menggunakan teknologi yang tepat (termasuk peralatan perlengkapan penunjangnya). menunjukkan adanya kepercayaan dan kesempatan yang diberikan “pemerintah” kepada masyarakatnya untuk terlibat secara aktif di dalam proses pembangunan. Tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Perlunya memberikan peran bagi semua orang untuk terlibat dalam proses. strengthening the powers of civil society in the management of its own affairs. Pendekatan Partisipatif dan Pemberdayaan. 1 October-Desember 2001 telah menetapkan pemberdayaan sebagai salah satu ujung-tombak dari Strategi Trisula (three-pronged strategy) untuk memerangi kemiskinan yang dilaksanakan sejak memasuki dasarwarsa 90-an. Pelaksanaan proyek atau program lebih terfokus pada kebutuhan masyarakat Dalam pembangunan partisipatif. 1992) Empowerment is the process of increasing the capacity of individuals or groups to make choices and to transform those choices into desired actions and outcomes. 2. and making corporate business more socially responsible” (Friedmann.(Mardikanto. sehingga dampaknya dan begitu pula program itu sendiri berkesinambungan. Friedman menyatakan bahwa pemecahan masalah pembangunan melalui pemeberdayaan adalah sebagai berikut “…involves a process of social an political empowerment whose long term objective is to rebalance the structure of power in society by making state action more accountable. Ini menyiratkan kebijakan desentralisasi. 4.4/Vol. Program dan pelaksanaannya lebih aplikatif terhadap konteks sosial. 2008) World Bank dalam Bulletinnya Vol. sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat. Dampak pendekatan partisipatif secara umum adalah sebagai berikut: 1. khususnya dalam hal pengambilan dan pertanggungan jawab keputusan sehingga memberdayakan semua orang yang terlibat (terberdayakan). 6. yang terdiri dari: . (World Bank. 2 No. Menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab diantara semua pihak terkait dalam merencanakan dan melaksanakan program. pemberdayaan merupakan salah satu strategi yang dianggap paling tepat jika faktor-faktor determinan dikondiskana terlebih dahulu sedemikian rupa agar esensi pemberdayaan tidak terdistorsi. ekonomi dan budaya yang sudah ada. f. 11 No. 5. 3. Transparansi semakin terbuka lebar akibat penyebaran informasi dan wewenang. Kegiatan-kegiatan pelaksanaan menjadi lebih obyektif dan fleksibel berdasarkan keadaan setempat. 2001).

keterlibatan dalam pemenuhan kebutuhan serta partisipasi dalam keseluruhan proses pembangunan. Dalam konsep pemberdayaan tersebut.2003). 2003) .penggalakan peluang (promoting opportunity) fasilitasi pemberdayaan (facilitating empowerment) dan peningkatan keamanan (enhancing security) (Mardikanto. bertanggung-gugat (akuntabilitas publik). dan penguatan kapasitas lokal. terkandung pema-haman bahwa pemberdayaan tersebut diarahkan terwujudnya masyarakat madani (yang beradab) dan dalam pengertian dapat mengambil keputusan (yang terbaik) bagi kesejahteraannya sendiri. dll) (Mardikanto. Pemberdayaan masyarakat. terutama pembangunan yang ditawarkan oleh penguasa dan atau pihak luar yang lain (penyuluh. LSM. World bank dalam Mardikanto (2003) menyatakan yang dimaksud dengan pemberdayaan adalah pemberian kesempatan kepada kelompok grassroot untuk bersuara dan menentukan sendiri pilihan-pilihannya (voice and choice) kaitannya dengan: aksesibilitas informasi. agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam keselu-ruahn proses pembangunan. dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan (capacity strenghtening) masyarakat.

5.3 -07.8.7.7.7: 5.9 202503.  543 ./.3  03:7:9 4     ..7 :.3 /.9 .8.7985.8 2. /.3:3.

78 09. 2.9.3 202:33.9..8. / /.7985.2 0/:5.8  0.. /03.9:   42:3...3  804. /.3 897:9:7 848.7..   2 848./.9 .5.3 3:3.3!03:.8.. 574808 /.. 3472.39.73.78.3 203:39:3. $.3 -:/.33. 808.3 :820..7.. .8. 0/   !. 2.8.3:3..8  3:3.3 :39: -075. .39. 8079./.7.7.8.7.8.3/.7#0107038 .7.7. /.7.8 .3  5072.8848.33.:3/4308..: 3:3.7985.38. .3203/474392-:/.  -.3.388902/:..3 549  848.3 :39: -0757. .9/03.2 0:.:.9 /03.9 /.5.8.3 202:33.3 -0770.19. .7. 88902 848.. .8.9  .3203/4743907..7.3 5253.7.   0-0-..  04342  549 /.9 3.78.3 3472.3 390381 .:04254  .7.3 -.3-0702-.7.22. 08.3 / /.8.2.3.3.3 -.3030020302-.9  ./3.3 /::3. $0709.3 -0702-.9. .  -:/.3 8079..82.:5:3 2. 203/4743 9:2-: /. 8079.79.  .  507.7985.3/.'..7. 2.3 0:.33.9.3/:.7.9   08025.  88902 3.39. .. /.3 5078047.3 .57. 2..

303::!0307.70!740.3   !.88 809 42:39.7985.553   422:39 7.3.3 !.3.03943. . /.3. .8.9439047  573.3/:3  8-.5.3/.3.:9%075....3 &5.  #488 :77.3.7.9478 /.3 %073907.0 $0.    .3  ..3.!.907.3-.3 03:3..3 31472..   !0703..43//943 047.7.#:.3 -473/4308.9478 07-.3 054$!&!7088  0803  79.7985..9 .3 !. ./3.$.8 09 .98.3/$%!70.7!027..9....7985.8/.3 !.3/  .9  43078  . 09. 080.2 &8.8 $5..8 $48.3.  4..7985...3/ #:2394 /    !0703.3 .8..79. :5.!02-07/. 03.. / :3./: .8 /03.508.5.9. &!7088  4 $40.:9 .380-:..7507 #4!:-8078  $:2..3/57.91  .2.254:  436:0     !0703.-::50.:- #.3 $48.79.29.3 $48..7.3.57.5.   094/0 !0309.79.!7.

-0781..8.7 .:.394   203.3 /03..7.39079039:  0:98079.943 .:39:203.8 207:5.3/024943./..3 -.35.:/..9:  5.73907.793430 47024705.7/..9.8.3573855.707085438-93902  '07.4:7.9.:0907-..3..8432.38079.7.8.342:3..9.9.3.03..3/.74:589:.3808047.8..79.9.3 507..35747.3.93.81 909.8./.3-07.3.. !..9.3//.8084190574.439744.3..020393/0..32.30..7985.4397-:909474:54.309.3/.08841 0254072039.8974540974 !..38:.8 ..5. /:..9 %04/47843 /.9.5 848.91/9::.4208  903 50450 83.350089..5.3/03.7985.3808047.9:04254848.9..2--..7.0:98079.985.380-.3-.08880/..7.79.7.9.3.3 2...9..3 .9.3.8.3.7985.3.79.2 574808.3974:4:9./.943.9.303  /.909.:79..3.8 50703.9/.9:0.3. $..91/.3503.8.9 /.3/.380.7 5. 5....2.2-039:2.28:.3/ 8.340..:5741083.20.:0907-. 57..8.2.:...4.7.3.077084:7.4./.380.8207:5.088.3 9.0:98079.2/.0203937010.3.2.38:2-.9.33.3/.943-0.3  0.3-.8.5.31.3.3 202-07.9.3003.3 /..3-078.985.3/.7985.:0907-..8.3-.3:9.03.220 ..08./..9.574.3:3.7.3502-.2 8:.3/2..9-07507./.75007.7..394  20302:.95.3903....703..8.2503079.803/7  .8.9.9:-039::8:8/..3 3/.3 /03.30.7/.2.5../:.7985.580.42039415078438415078433 .4    !03079../.9.3 50.82039.8/.8  203.3-079.943. 2:..30:98079....9..3/3899:9438 789O.907 !%  !!!!    4418900/0  203..8://83-:.08294. 5747.30-905.

350302-.9:.7. 207:5.8207:5..8/. 9.30-.3-039:9.9.92-:.7985.82.3 .8  203.295445.320309.8..202907....-.950393 !079.82.5.35.9.3/.3/.7.9/03.9:502-.52.2 502-...3..3:7.3  /.5.7:907.9.5..87.5747.98..3..7985.8...3.7..3/.7.30-..3/.82.2025074031472.7985.350302-.:9202503.9 8:9/.3/-07.3.  - %544!.3 /.7./. 3 9.3/.8 2..2-. 207.3.3.38.3.33.8.8.39.3.3:3.32..0452039.:80:-0:574090780-:9/.703. 7....9/-.98073.3203/4743 .:.3 7.9 .9 /..33.3:8.3-07. 07:9..3.38..58:2:2/-./.7.9//0.3/85302:.5..5.3/02 507-.3..9 70..8.7/8 ./.947 1.947.30/:.32025:3.2.5.8.3.3203.09070//0.3/.32070.7985.7:57480850703.7.8-..3:3.8.:  4080-.8-2.:708543808.8 2.30-202507./...3/.8.554090780-:9 .3 074   !.9  !.81.3.3 50.92070.7.2.798./7.38079./.8..9.3.9:.2.25:79.3/. 5.8 !03:2-:../.3.9:.3/.7..:5747..8.5.80-./80-..$ $402.-9:08:9.7.3.3.9:3..92025:3.31.35.5.8!..31:38/.7.7.38:.38:3202503.3-.39.3203.3.2.3503:2-:.3:3.25748085078.82.703.9 405078058.3:3.8../0247.8.2-507.5740.8...794   .343805 2.9.7.81.30.3202503.3905.2502-.:5:304254848.820303.38..33.7.3.9207:5.574808 09.35.5.3..3/..5.380.8/03.3-0702-....9.5. 5.0./:2.-.87..2..8.3.8.33.3  03:7:943805574808503//../...3.7985.72.. 2070...309.3.3502. 43078  2030-:9.38.38079.8./-.59:2-:/.38:. ..75..803/7 .3 . 43/8 0-:9:.2..5740 5740.87.2 502-.3.7985..7: 0/:.2503/0.7985./. 503:..8:/.7985. 2..9.7985.347.9.907.9207:9:9091.350703.3207:5.703.3.7985.3 5. .

3 2.3 5079...3   !.3.2.99/.331472./:.85.9/-079.3.790789/2.8.3.8.3:39: .8..8.3.3 5740.350309.907892.5.3.7.32..5.4050.3907-.3.91202..3.8..87.9.357410843.202507..9.9203.9.7042548.7985./ 503:2:2.380/.8.3805.2.907.7.9/.39.7..: .35.9.35:.:90./-0708025.7../..- 5079.7.91/03.3 /507:.831472.7.

2.2.8.:93/.3/.9 80-.:.8.9/..390381..8-078..8.57410843.-070.7.-.9.:.7./-.8 9/.907892.907892.50:.3/.2.3 47-.8:.7...9202-07.8/03./.9.3-078.9   !.8390381202.3 ..91/03.-07438:9.3202503.8.7.3.3 5.7:57480850309.7985.3:9  !.7985.3.3 .8438:9.3-07:5.3 9/.7985.9/..:.3:39:203.7.7. /.850309.3502-:98305:9:8.7.3 2.8.3.7.9-075.2.3.3.35..907-.:39:20250742-.8...3.

.7985.:...7 :39: 203:-.33..3/.3/.2502-.3/:39: 20.3 57480809.3 803/7405020739.3 .9 203.3 8890.3.3 05:9:8..7/2.3/507:.:08507203 08507203.99/.3/805.-.8502./.9907.9.8 &7.2 ./.9.9.2.7.5:8.8..83907.3.   !...4.3.39038/.-.8: 502.0723./.38:2-07/.9202507.3502-039:..5...2.9.9..88902.9202-039: 04254:39:203.7.2503.7.3/.7.39:3907.9203.3 .3  05:9:8./-.3.39:.3/7 202./.381.7./503..99/.3 !.8 9/.3   $0124-.2574808502-0.7203.305:9:8.8.9::.304254 0425409..7.:5.80-.3:9.3/.3/../. 80.5!..3.8.38090...2-.2080:7:..202.7 07.7.059:8.9 2020.3203.72..55.3/7.8.3 0...7985.3.8.0723.:.5 203:3:.-0-.3/..7..9.2574808-0.390381/039.303/.9..7985.9.32070...8 50.-079.2- 38.8.91803/780.8.7.8:3843..8.3/.3:3.35. 02.8..32070 803.3.98 .8.3/.3907/85307. 809.302..302-. 2.202.9-07507.8.7.7.9.  .03/07:320-.:2:23./.3439.7985.5 %.5.31.9 .3:39:203/.55.839.30.83 2.9 0-:9:.88:39:50703.3.9.38:2-07/.3 ..8/.8..2 .3-07:../03.91202./.943 2.7.9..7.5.9.30-203.5.3203.4.3   !.. 8090..2:380.7985.3./.32.9..2.9 5..3.55747.304254-.:.3:39:20343974..33.8.7.3 -.7.30.9.3 002-.9 9072.9.3.: /:3. %.5..35740 502-039:...2.2-..31.3503:..7..3 -.35708509/.....3:7.8./.38:2-07/.3...390789:9:7/.7:405.-07:9  %.3 05:9:8.:/909.202....8.73.32094/.39:.3.3:9.3//.907892.:3..9072. 34.

9803/7.3 2070.3.7985.3.703.3-07-0/.8.8 2.550703.35740502-.35./.8://.8/.8.8..394     %.3.30.//.8:2:23../.20..3:9. :..3.8./::7/.29.79.2-039:47-..3.3/9072.7985.3.033.3..3 0.7985.8.8/./.3../.2502-.55..30.32.02.:-07..9-.58:2-07 8:2-07.39:3.5502.. /9:39:98:2-..8..9..3.9.37085432../.8...7.79.33.320.29.. 50703. 5.3..3502-...9/.209  202-0/.8./.9.8.94.905:9:8.:5207:2:8...7.9.9: 5.9. ...93.3 .9...550.907/7..7.3.703.3 5.8..9/.7:8/...31.2/.9:5.3/ .82.7.203:2-.33.2-...2207..3..39:3.3-09:08038.7809.3/.-2070.3:3.30907.2.3..9-...7.3:3.3207:5. .3.32070.2502-.703.9.3502-.... 50207.9.3.703..30. 203.394     %.7/.3 9.8502-.8.  /.3 2.2 5747.7:.39.9/..8 /.429203  909.3.8 2.8.7...38.39038.39::.39393.5..5.8.3:3.703.3.9/7..3 9/./.39.80.7..907.73.32.:/93.9/.:/-:.3502..32025:3.7.7985.....3202:33./..3.29..5.8.3 .9.3.33 507.33..32.3805.38:2-.7./.3903.3.9/.30.3.550.3 !.3502-.780-.9.40..55.7. .33. 8:.7985. .8.29.250.3 $...80.9.3.0.550703.90907-.5.9 .7985.3203.3....9.3 8073.202507402.709  $.847.3..809025.2  0 .3507:/9:2-:.:.35.7/07.3.8/.3:2:23.8.:.8.8.35.3.32070.9.-9: 88902 50703..:50703.3..9: 5.7/.:.3.7..3.3 5.2 574808503..3808:..7:8//08.3700.209    %.504254 2.39.7985.95.31.9.8.9..3 47..32.3..9 .55..380.3..:.8 /.3.  080-.:.29.29.9203/.8/.32.38:3//.58.7.3:3..3.3-07.2889023:3.3./.3:3./.9.3 9/.380-.2..3:3.9/.7985.31...9:7:9202-:.3 .9:2094/4450703..3-078.3-.32.3203..147:2 .30-:9:...8.25:.9 -:..70./.0-283 :39:80.3/03.//.83.. .9.2502.:.9..2-039:903....3 $.7985.7985./.3:3.39039.  .7.57454843.3/. !0309.220343974/.82.3.9/.3.3.7.9038. .3.85747.31472.3/.7.7985.3.35747.9-.:8/.0907-.550703.250703..3 !.305:9:8.  .: 202-:.07.30--.7985.3:30/:5.3.7.7.2502-. .3 5.3:2:23.8/.7985.3:3.3/.9.3.380-.3...../03.33.-075.

890790.7.302.249. 3.:/:.9:507.5.9.70..805079..8.2.3 /.3 .3 207:5.3..2.7./507:..3 :./.3 $0-.38079./.80. -07507.3 503..3.7985.703.3207.3.3..38079.9.3:3.3.502.2:9:/:52.3-.:/.7/.3.32:3.8.3-078.5.38.390788.3...8.3!.8/.908:..3.7985.9:8848.-07:9  !.31..7985..3 503.30.9 :39:80.3  909.52020-0-.:2:23.31..3-07.55747.8 39738-07:5.7: /4743.7.3:9.03.3/.3:9./.9:507..3.7..8   !.3 80-.7985.9:507.249.   !..7/..340..3207:5...38079.39:2-:.3:39:20250740:25.:-075.8.3.3400-.3502-.7 :.7.:203/079.9.3/7.9-.32.8/.32.394    / %3.3:3.38.70.-9::.3.7.3/03.380-.7985.3 .9.:.3.8.3/.:39: 202507-.31.3:9402..890790.2.885439.3502-.33.-0-07.38073907:5.7985.308:.8089738 -07:5.703..3.2539: 502.8.38079.8.3/.5.2...5.9 502-.9:0-.50207.9/...8.30.703.8502-.8.3/.3.33..3:38:7 90750393.7985.2.331472.3  3.9/.7.3:3.9.9.9.:.8.:3472.8 :880/475  202-0/../.3:3.70.394     %.3 5..39::.3848.38079.389...803.3 .3 .3 /.3.3:3. 8.3 !.7985.3:3.3 -078. 04342 ..8 .5:.3:3...303/...39:2-:.32.3 /.7.3:39:202.3./.82..79::./.2502.7985..2502-./..8.3.7985..9.9.39:2-:.3:9.9 5.350702-.3909.97. .-::.9.93..5...8.55..9809025.9039.89073/:8 ..8.3.38.3. .2809.3.9.8 502-..90.8.9/507:.703...38079.3.3 .9203:25:.72085:3. 2.7.9:507.3. .9.308:.9 . 07:....:9....3.3.30.38079.9. .250.2502.8 502-.507.9..803/7   !.:507.:.3 /./507:..:.3503::39: -075.....3.8/.9073/:8 40..

9.3.70.3 .9:7.703..3/..::2.31.890790.38079..32.3/.3/.3   !.7507.9:507.9/.340507.9/.3.9:7.8.:9203072.:.7985.9.3 .20250740-.3..

3-.340 9.3-0702-.3.9/.09039:.3 8.3 09039:.7985..9.209  203.3  0 $.7.7.8 .99:2-:5.:.3:3.82.7434$../-07.33.8.7985..9:2-:/..  .3 8:/.3.9/9039:. 5.2502-.

3:3./.9/503.3  02.32../507:.3.3.. 9::./03.38. 08025.8 803/7   $.33/.7.3:39:203/0391.3-..   02.502-.318  .7/:./7.8 0-73..:33202507-.7.39.3 8:2-07/.:2:23. 3..83/.502.: 90.7:40  02.:39: 202507-../.5 8.9:39:-075.7985.7985.3.-07:9 .3..8  /.3.:.38.31..5:39:2033.25:.08025.3.2..  02..3:39:-075.9.703.8.:..8./.3-0702-.3.3 0-07.7985.3:39:202.3.3.3/-07.3/2 #4--38  02.3.802./.5.8.7..9.:..7. ..82.7985. .9.8.9.2-. 02..05.95:.9.3.50-078.3.5.8.3 /4743.25:.5/03.3.9.7503:./:9078::8:3/.2:9:/:5/.9 /. 9:.3 -075..32.30907..3.25:.8.33./.3808:.93.25:.7985./.249139738 /.:50.9:  /.25:.3/.3.:5:3089738 .9.7985...8.25:.08025.39.3/9:39:9:39:/.:.7985.8.3502-..2:9:/:53.02.3   $.:38:7544 .8.02.:507.25:.:.2803/7 2..02. 9:..9.75.9-075.3:3.3549/.3/.3 07-.3:3.880/93.9.5.9.7/.25:.3:39:/.3.9:5007.3203..339009:.305.5907..3 08025.3:3.35.5503:.:.3.8./..32.3:9#4--38  203.947..9: 02.7.9.5844802.3907..9.33.3202.25:.02.3 0-.5..:.89.3:39:20.28:.9..35.91.838.9502-.3203.3   $.:.3/7.32.308025.3./:20..5:39:80.9:39:-075.3 50309.3/.5078./. 02.3/..39/.3-07-.3.5././.3:39:-075.208025.25:.5.5...8.$..2.8.3  $.507.3502-..2092030. /.7985.3 $0.3:39:2020..92020.02.8/..25:.7.   02.25:.3..25.   $..7.38079.80-.7 %:2-:/.8  /.302.9 :39:-075.3/..3.33.:40.3-075.8:2-07/.390780/..8.82:3.8/03.:.3:902.

32..3:3.9 /.2502-.5020739..:39:20-.7.3  .9.8.

8.3/2...7..305: 9:8.!..3  $02039.3.25: 203:2-:..02.7.8.08025.3820.3:3.302.8.7.5 :-:3.38.3.98.3/.3 .7.20202.9:2-:/.3.3 809.9%:2-:/.39/.3-747.8:/.7.7/.:9.3909.5.93.31.9.803/7  .3.82.7./.7/.2-.3:3.7.33..9 80.9/.3.2503.3 502-.3:39:2033..3/.3 -.7:.33.32.30702-.   08025.3:39:20302-.32.3 47.3 8073 207:5.2-07-.3 080.9 02.3:39:2025074031472.5.3 5..3.3:.../ 03..9 .3 202.:.7985.7/03.3-.2-.394    ..8.8.:.91202-:7:8079..3 202507:3.3-. . -.3/2.31.8..3.:.7:8 /.08025./.3 2439473/.3 .9.7:82.7.3  50..7.33.502-.7.3.. 02.8.7 0/.7.-079...8.8 9072.380.3 80-.320372.7.3-0-07.3.9...7985.3/-07.. 08025.20.:.  8079.820978 805079203:7: .8207:5.3 /.22.23.47.:./.203.82.3:39:2024-8.2.38079.89/.9.350703.8..-40907.3/03.31.3.9 $0-.8 5020.947503/47439:2-:3.3909.35.3.3203/4743 808047.3:39:20250740/.3.7985.7.7985.8::39:20250740/.3 20307.3/...3..31.3-0702-..:39:20-./0-70.91 .9.3.08025..25:.3 81.8.3:3.22. .93.9..   08025.302.32.32.3:39:203.347.8.580..7./.7/.9.9:2-:/.3.5.::5 -0:2207:5.7.8.9.98.2 502-.9.7985.3203:3.30..3.9/.32033/.25.9203039:.320302-.3.3/.:.7.9.7/.3:39:-0747..3809..7/2.3 8.98.2 5:.8.507-.5.907.3/.7985..302.9:809.8.3  .7 $..3..703..3:3 $0-.7503:.800/.3 5073.  .9.390344905.9.394  203..3:39: 9:7:9 202-.7.3202.2.7.3.394   2030.7.02..3.:3907.:.7.2.39..907.9.3 /.357480/:70.3/.38:2-07/.9.82../.25:./.9:7.3.-.3.8   08025.508025..3:39:-075.3.347.3:3.302.2502-..87.7..8..2020.3.5.9:3.8.../.3   08025.95:8..25: 203.3.33.....803/79/.3.9.2:39:207:2:8.3 .9..31.93./93.:.9.3.9..30502253. 202./.8:/./..3.2.2070.8 9/.394   2030.3549/.3507.3.8.3502..8.3 -0702-..7:8802.8.:3.350703.8. 5.5 50. 5.8/..94789/.8.3.

3202 02.3 5020739. $0.9.390344.350703.5.9503//.3 503.93.3.39039.38:-0.33/.9..-07.7. -.7985.8..9/...3507.2502-.. 08025.3.3 /-07. 80.9-:.3-0702-.8.3.7..3/.8/.:.3 08025.9/.9.308025.25:.9 202-07.7985.7:40 93.2/.82.3:39:2025074031472.3 2.8 /.8..  .3.3502-.3.3:39:20.8502-.3:39:2020./.8.8 .3 5.8.8.30907.30.3 :39:202-.3503:3.3.2502.9.7..800/..2503.3/.3 .3202.3502-..3/.2502.8..3..3 793.32.8 502-.9..7985.33./..3/.9.3:3..9..9. 05..30502253.3..2 50.7.7:8/.2.394   2030.8502-.3 /.3 /.3203:3.3:3.380.3.9/..8..:50.4592.3:8.3.2020.9.9 9072.025.9.. 20202.3.  02.7985.3203:3.3502.3 5.3 20302-.9..33.:.3 .92..3/.908025.91/ /.3:39:20307.7985.8/..35..3.25:..7.3:39:-075.7985.8 9072.8/.3:3.5.2-.3:39:202-.357480/:70.980..9.3.3 .7.31..:..9.31..2574808502-..2.5.3. :39:50.7/.3/.82.2.3:3...305:9:8.5.9.9.5/03.08025.38:2-07/.3/.:.9:5.25:203:2-:.:5032.3/2   02.25.3.3 0 8025.:50309.8.3:39:20302:..3 20.50703.9.3.308025.88:2-07/...9.-./.3 203:3:.5.8:507.8/.3 /.9.7.9 .2 0..3 .3  %:2-:/.390780/.25:.3:3.39/.8::39:20250740/.394  20302:.3  20307..38079.-.3.8://03.3/503.8 2...3 5.3.0507.308025.3.3  50.9.8 ./. 9:2-:/.7.3:39:20250740/.3  08025.3-0702-.:39:907-.2:9:/:53.3/.7985.93..   02.74-0.3/.9.25:.79 ..8 2.7.:.7/...9...82.3.3 .3:3 .5.3905.3.3:3 202507-.25:./.38..3/83./.394    /.2.3.9.8..9/.3:3.3 /.30.3203:3:.8502-.2574808 502-.308025.3.8.32.7..302.3.3 08025.3 /.3 5.9.5.3:3.3  5073.3.9.25:.3.7. .7...8.3.9..208025.8.9:7.3:3..3 ..8.:502-.90780-:9907/.3:3.3202..33..32024-8.39.3.503.9 5020739.31.7985.7985.7985.320302-./.3/80/.3 203:3.8.3.3./.3.3.7./.350:...39.3.3:3.8.3 50:.7/.3:39: -0747.08025.302.8.3/2.

91 502-07/.8.3-09:5:.7.3 9/.9/.  04342/.3 003.9413/..320..7..5747.3907-..3..3/.70.-.847 74:58942.3/9497.35747.37.08.2-:3.3.331472.8..3.29:803/7-07083.3.9..3   0..:5020-07/.202-07/.503/0./.4:39.90 .-/..3:3.088413.3 /43/8..09-2..02039419843.3 2.78 .3.0254072039480439072 4-0.3/.947 1.9180..350.3802:.3207:5.39./.. 803.8   03..20-90714:85..1.'4 4 .5..2502-.7985...47.503..4..9. /.9 .3.3.35079..9.33   254072039890574.9.3/080397.39.2 803./.3    47/.47547.3-.2.350.3  .3.3/2..9.3!..91/..3./. 7085438-0  70/2.8.33..8.7985.3907-:..8.-05:9:8.3 803.9/.90.0-:9:.8.90-:83088247084...202/..3..9 32037.3:39:907-.3-:/...8.08394/0870/.907/89478 70/2.:5747.7.7.37:5.9./:.3809025.3108-0 -07/.2:0933.11.090897:.08...38:/.8...9432470.-07:9 3.394    1 !03/0..5020...3/4:9.3/.2/.32../.25.80-.5.4....385.7.-07:9  !747.35.9..47.7.3.30.38.80-.0.9:70415407384.2574808  :8:83.3!02-07/.708038502-07/.3.7985....3203.802:.3   !0.802:.3507.55..3.3814729480.35740.320.8./.38802.3:3.::80/02./..202-07.30-.0884184..089470-./.8.0-.25...-0 897039033905407841..7.2-.7.3 0.3/.3-.0-.95030-.20203:0-:9:..7/..3.8.3:3.09390 2../0-4-091/.389.59.3549..9070-/.91907.84.220703..9: 897..8/.947/090723.3   !07:3.9.9438 .9 907-07/.3 2.9.5. 502-.3905.543908848. 907.:2:2.4.574.8390.4208  47/..35.3203.9   %7.3:3.

'4 4  .30283.7.3502-07/.90 :39:20207. 9700 57430/897.3.8.8./.. .7 ..20309.3 .9:::3 942-.8:/.7 $97.8.3.3 /.3907/7/..94-07 0802-07  90.78.90%78:..380-.202.5.380..8.

2080: 7:..3.32.394     ...042547.3574808502-.9.8502-07/.340503:.502-07.:79  .33.3/.8.3 0-:9:.3 .7/../.3 .9 /2.0  .8 0907-.3 5. ..3  -079.  -..3 .2.803/7 !02-07/.7..250203:./03.7.3/9...3503:.3/.3:3.3.5..7 2070.7.3.902./...9 .92..390780-:9 907...394    47/-.3:3 :.7.7.3 .9..85:- /..831472.3574808 502-.2080:7:.7/.4.4.2.2-05:9:8.3.3203039:. 502-07/.880.3 502-07/..5.9-075.30.38079.7985.2..-9..380.3/:3502.8./.8://03./.3/.3:3.3 5742493455479:39 1.394   203.3 03.243805502-07/..89.930254072039 /.7/./.3 1.350:.308025.3.305.3 907:9.503.9.3./.0.9203.5.3/2.080..9...390780-:9/.3803/75./.5.887449 :39:-078:.9.3/.3:3.3 503:: $ /  ..3 :39:202507:.84.808-9.25:.3907::/3.33.8.8...:5.  ..502-.:.3907-.8:/./..35033..3 -07.3/.7985.2.9 .3. .:39.7.8/....3-.2.91/.9897039033 2.2503079.9.5.33.7.9.3..7.9.907.89.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->