P. 1
depresiasi

depresiasi

|Views: 10|Likes:
Published by redmixred

More info:

Published by: redmixred on Sep 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2011

pdf

text

original

Sebuah perusahaan membeli sebuah mesin untuk digunakan dalam pabriknya.

Berikut ini adalah data yang
berhubungan dengan mesin tersebut:
Harga Faktur Rp 9.000.000,-
Biaya pengangkutan Rp 100.000,-
Biaya pemasangan Rp 400.000,-
Taksiran nilai residu Rp 500.000,-
Tanggal pembelian: 1/4/1997
Taksiran umur ekonomis: 5 tahun
Taksiran jam kerja mesin: 10.000 jam

a. Hitung biaya depresiasi tahun 1997 dan 1998 dengan metode jam kerja mesin jika tahun 1997 mesin beroperasi
1000 jam dan tahun dan tahun 1998 beroperasi 1250 jam, buat jurnalnya!
b. Buat tabel penyusutan dengan metode garis lurus!
c. Buat tabel penyusutan dengan metode jumlah angka tahun!
d. Buat tabel penyusutan dengan metode saldo menurun ganda!

JAWABAN

Harga Perolehan = Harga Faktur + Biaya-biaya sampai aktiva siap dipakai
= Rp 9.000.000,- + Rp 100.000,- + Rp 400.000,-
= Rp 9.500.000,-
a. Penyusutan per jam mesin = (Harga Perolehan - Nilai Residu) : Total jam
= (Rp 9.500.000,- - Rp 500.000,-) : 10.000
= Rp 9.000.000,- : 10.000
= Rp 900,-
Penyusutan tahun 1997 = Penyusutan per jam x Jam operasi tahun 1997
= Rp 900 x 1000
= Rp 900.000,-
Jurnal:
31/12 1997 Beban Penyusutan Mesin Rp 900.000,-
Akumulasi Penyusutan Mesin Rp 900.000,-


Penyusutan tahun 1998 = Penyusutan per jam x Jam operasi tahun 1998
= Rp 900 x 1250
= Rp 1.125.000,-
Jurnal:
31/12 1998 Beban Penyusutan Mesin Rp 1.125.000,-
Akumulasi Penyusutan Mesin Rp 1.125.000,-


b. Penyusutan Metode Garis Lurus
Penyusutan per tahun = (Harga Perolehan - Nilai Residu) : taksiran umur ekonomis
= (Rp 9.500.000 - Rp 500.000,-) : 5
= Rp 9.000.000,- :5
= Rp 1.800.000,-

Tahun
Harga
Perolehan Beban Penyusutan
Akumulasi
Penyusutan Nilai Buku
1997 Rp 9.500.000,- 9/12 x Rp 1.800.000,- = Rp 1.350.000,- Rp 1.350.000,- Rp 8.150.000,-
1998 Rp 9.500.000,- Rp 1.800.000,- Rp 3.150.000,- Rp 6.350.000,-
1999 Rp 9.500.000,- Rp 1.800.000,- Rp 4.950.000,- Rp 4.550.000,-
2000 Rp 9.500.000,- Rp 1.800.000,- Rp 6.750.000,- Rp 2.750.000,-
2001 Rp 9.500.000,- Rp 1.800.000,- Rp 8.550.000,- Rp 950.000,-
2002 Rp 9.500.000,- 3/12 x Rp 1.800.000,- = Rp 450.000,- Rp 9.000.000,- Rp 500.000,-

Keterangan
* beban penyusutan tiap tahun adalah sama (untuk metode garis lurus)
* Untuk setiap metode berlaku:
@ Akumulasi Penyusutan adalah jumlah beban penyusutan dari awal periode
@ Nilai Buku = Harga Perolehan - Akumulasi Penyusutan

c. Penyusutan Metode Jumlah Angka Tahun
Jumlah Angka Tahun = 1+2+3+4+5 = 15

Dasar penyusutan = harga perolehan - nilai residu
= Rp 9.500.000,- - Rp 500.000,-
= Rp 9.000.000,-

Penyusutan tahun 1997 = 9/12 x 5/15 x Rp 9.000.000,- = Rp 2.250.000,-
Penyusutan tahun 1998 = 3/12 x 5/15 x Rp 9.000.000,- + 9/12 x 4/15 x Rp 9.000.000,- = Rp 2.550.000,-
Penyusutan tahun 1999 = 3/12 x 4/15 x Rp 9.000.000,- + 9/12 x 3/15 x Rp 9.000.000,- = Rp 1.950.000,-
Penyusutan tahun 2000 = 3/12 x 3/15 x Rp 9.000.000,- + 9/12 x 2/15 x Rp 9.000.000,- = Rp 1.350.000,-
Penyusutan tahun 2001 = 3/12 x 2/15 x Rp 9.000.000,- + 9/12 x 1/15 x Rp 9.000.000,- = Rp
750.000,-
Penyusutan tahun 2002 = 3/12 x 1/15 x Rp 9.000.000,- = Rp 150.000,-

Tahun
Harga
Perolehan Beban Penyusutan
Akumulasi
Penyusutan Nilai Buku
1997 Rp 9.500.000,- Rp 2.250.000,- Rp 2.250.000,- Rp 7.250.000,-
1998 Rp 9.500.000,- Rp 2.550.000,- Rp 4.800.000,- Rp 4.700.000,-
1999 Rp 9.500.000,- Rp 1.950.000,- Rp 6.750.000,- Rp 2.750.000,-
2000 Rp 9.500.000,- Rp 1.350.000,- Rp 8.100.000,- Rp 1.400.000,-
2001 Rp 9.500.000,- Rp 750.000,- Rp 8.850.000,- Rp 650.000,-
2002 Rp 9.500.000,- Rp 150.000,- Rp 9.000.000,- Rp 500.000,-

Keterangan
* Tahun akuntansi dimulai 1 Januari sampai 31 Desember sedangkan tahun mesin dimulai 1/4 sampai 31/3
* Tahun mesin pertama mendapat bobot 5, tahun mesin kedua mendapat bobot 4, dst.
* Dalam satu tahun akuntansi terdapat 2 tahun mesin yang berbeda karena pembelian pada tanggal 1/4
* Jumlah angka tahun dapat pula dihitung dengan n(n+1)/2

d. Penyusutan Metode Saldo Menurun Ganda

Tarif penyusutan = 2 x (100%/n) = 2 x (100%/5) = 40%


Tahun
Harga
Perolehan Beban Penyusutan
Akumulasi
Penyusutan Nilai Buku
1997 Rp 9.500.000,- 9/12x40%xRp 9.500.000,-=Rp 2.850.000,- Rp 2.850.000,- Rp 6.650.000,-
1998 Rp 9.500.000,- 40%xRp 6.650.000,- = Rp 2.660.000,- Rp 5.510.000,- Rp 3.990.000,-
1999 Rp 9.500.000,- 40%xRp 3.990.000,- = Rp 1.596.000,- Rp 7.106.000,- Rp 2.394.000,-
2000 Rp 9.500.000,- 40%xRp 2.394.000,- = Rp 957.600,- Rp 8.063.600,- Rp 1.436.400,-
2001 Rp 9.500.000,- 40%xRp 1.436.400,- = Rp 574.560,- Rp 8.638.160,- Rp 861.840,-
2002 Rp 9.500.000,- 40%xRp 861.840,- = Rp 344.736,- Rp 8.982.896,- Rp 517.104,-

Keterangan
Dasar penyusutan untuk metode saldo menurun ganda adalah Nilai Buku akhir tahun lalu

Rp 2.000.000.= Rp 1..Penyusutan tahun 1997 = 9/12 x 5/15 x Rp 9.= Rp 1.Rp 7.000.350.Rp 9.Rp 3.250.- Nilai Buku Rp 7.250.Rp 8..000.000.000.- Keterangan Dasar penyusutan untuk metode saldo menurun ganda adalah Nilai Buku akhir tahun lalu .990.000..Rp 9.Harga Perolehan Rp 9.000.Rp 2.+ 9/12 x 3/15 x Rp 9.Rp 4.000.000.000. tahun mesin kedua mendapat bobot 4..- Beban Penyusutan 9/12x40%xRp 9.840.000.Rp 9. * Dalam satu tahun akuntansi terdapat 2 tahun mesin yang berbeda karena pembelian pada tanggal 1/4 * Jumlah angka tahun dapat pula dihitung dengan n(n+1)/2 d.100.Rp 1.436.40%xRp 3.Rp 9.400.000.000.000.500.896.000.500.Rp 2.160.000.750.+ 9/12 x 2/15 x Rp 9.Rp 9.= Rp 9.Penyusutan tahun 1998 = 3/12 x 5/15 x Rp 9..000.= Rp 2.Penyusutan tahun 2000 = 3/12 x 3/15 x Rp 9..800.400.000.436.850..736.. Penyusutan Metode Jumlah Angka Tahun Jumlah Angka Tahun = 1+2+3+4+5 = 15 Dasar penyusutan = harga perolehan .000..394.000.600..000.+ 9/12 x 1/15 x Rp 9.000.063.000.000.Rp 9.700..106.Rp 6.000.000.Rp 8.Rp 9.596.- Keterangan * Tahun akuntansi dimulai 1 Januari sampai 31 Desember sedangkan tahun mesin dimulai 1/4 sampai 31/3 * Tahun mesin pertama mendapat bobot 5.Rp 9.000.Rp 500.000.000.000.990.- Tahun 1997 1998 1999 2000 2001 2002 Beban Penyusutan Rp 2.550.500.Rp 650.500.000.750.= Rp 1.250.000.Penyusutan tahun 2002 = 3/12 x 1/15 x Rp 9.000.550.982.000.000.Rp 750..950.000.650.350.Penyusutan tahun 2001 = 3/12 x 2/15 x Rp 9.Penyusutan tahun 1999 = 3/12 x 4/15 x Rp 9.000.560.000.500.000.500.Rp 861.394.000.000.000..400.000.000.Rp 517.000.000.000.000.-=Rp 2.650.000.104.000..850.000.000.000.Akumulasi Penyusutan Rp 2.Rp 500.40%xRp 861.510.= Rp 2.40%xRp 1.= Rp 957.500.40%xRp 6.840.+ 9/12 x 4/15 x Rp 9.= Rp 344.Rp 4.000.Rp 150.Rp 8.- Akumulasi Penyusutan Rp 2.000.000.Rp 1.500.000.Rp 1.* Untuk setiap metode berlaku: @ Akumulasi Penyusutan adalah jumlah beban penyusutan dari awal periode @ Nilai Buku = Harga Perolehan .- Nilai Buku Rp 6..= Rp 2.000.= Rp 574.000.nilai residu = Rp 9.Rp 9.950.= Rp 750.Akumulasi Penyusutan c.000.850.40%xRp 2.660.000.600.000.500.500.000.Rp 9.000.000. Penyusutan Metode Saldo Menurun Ganda Tarif penyusutan = 2 x (100%/n) = 2 x (100%/5) = 40% Tahun 1997 1998 1999 2000 2001 2002 Harga Perolehan Rp 9.000.Rp 9. dst..Rp 1.000.500.638.500.250.000.000.= Rp 150.000.000.000.Rp 8.500.000.Rp 8.500.Rp 5..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->