P. 1
LAPORAN STUDI kasus

LAPORAN STUDI kasus

|Views: 68|Likes:
Published by Ansyar_Chievit_8508

More info:

Published by: Ansyar_Chievit_8508 on Sep 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/08/2013

pdf

text

original

LAPORAN STUDI KASUS Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Program Pengalaman Lapangan ( PPL ) DI MTS NEGERI

KEPANJEN

Oleh: HASIS 070401090141 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG

KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan keharibaan Ilahi Robbi, Allah SWT. yang selalu memberikan nikmat kesehatan dan ridlonya sehingga saya dapat menyelesaikan Laporan Studi Kasus di MTS NEGERI KEPANJEN ini yang merupakan salah satu persyaratan dalam pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan ( PPL) dalam waktu yang telah ditentukan. Laporan Studi Kasus ini memuat tentang permasalahan – permasalahan yang sedang dihadapi oleh klien yang praktikan temukan selama pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan ( PPL ). Laporan Studi Kasus ini juga memuat teantang usaha – usaha bantuan yang praktikan berikan kepada klien dengan harapan usaha - usaha ini dapat membantu memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh klien terkait dengan belajar klien Selesainya Laporan Studi Kasus ini merupakan hasil kerjasama dan bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak. Oleh Karena itu saya mengucapkanterima kasih yang sebesar – besarnya kepada: 1. Bapak. Drs.Khairul Anam, M.Ag, Selaku Kepala Madrasah 2. Bapak/Ibu wakil kepala Madrasah 3. Bapak. Akhmad Bajuri, S.Pd, Selaku Guru Pamong 4. Ibu. Nurul Khotimah, S.Pd, Selaku Konselor Madarasah 5. Ibu Yayuk Widyastuti Heriawati, S.Pd, M.Pd Selaku DPL 6. Teman – teman Mahasiswa PPL

7. Siswa yang sudah bersedia untuk diteliti Praktikan menyadari bahwa penyusunan Laporan Studi Kasus ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu praktikan mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk perbaikan dalam kesempatan berikutnya. Akhirnya praktikan mengucapkan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin Kepanjen, 04 Desember 2010 Praktikan Hasis NPM. 070401090141

kesehatan.Dr. Berkaitan dengan hal tersebut. Guru diharapkan peka dan tanggap terhadap masalah yang dihadapi oleh anak didiknya. maka disamping berperan sebagai penyampai materi pelajaran. praktikan sebagai calon guru tentunya tidak hanya berkewajiban menyampaikan materi pembelajaran. kemauan dan sosial. Karena guru merupakan orang yang terdekat dengan peserta didik. mentransfer pengetahuan tetapi lebih dari pada itu. Dengan adanya program ini. perasaan. keterampilan. . Menurut Prof. dalam menyelenggarakan Program Pengalaman Lapangan ( PPL ). seorang guru diharapkan selalu siap membantu siswa yang mempunyai masalah dengan proses belajarnya. Made Pidarta. Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan dan membentuk serta merancang calon tenaga pendidik yang professional dan kompeten serta menguasai kemampuan keguruan yang utuh melalui praktek secara langsung di sekolah yang sudah ditentukan. Seorang guru juga dituntut untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar dan mencarikan pemecahan sebagai jalan keluarnya.BAB I PENDAHULUAN A. setelah menyelesaikan pendidikannya calon pendidik diharapkan siap secara mandiri dalam mengemban tugas guru sesuai bidangnya. pekerjaan mendidik mencakup banyak hal yang terkait dengan segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia mulai dari perkembangan fisik. seorang guru dituntut untuk memahami kondisi peserta didik dalam penerimaan pembelajaran tersebut. Latar Belakang Program Pengalaman Lapangan ( PPL ) merupakan kegiatan intrakurukuler yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang.

praktikantertarik untuk melakukan penelitian dalam bentuk studi kasus di MTS Negeri Kepanjen untuk . Akan tetapi yang lebih menyedihkan adalah perlakuan yang diterima pesrta didik yang mengalami kesulitan belajar dari orang tua dan guru yang tidak mengetahui masalah yang sebenarnya. sehingga mereka memberikan cap kepada anak mereka sebagai anak yang bodoh. tolol. kreatif dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” Melihat pentingnya dalam memahami karakteristik peserta didik. ataupun gagal tanpa memahami dan menelusuri latar belakang.Sedangkan menurutMulyono. sehat. mandiri. cakap. mendapatkan nilai yang baik di sekolah menambah kesedihan mereka ketika melihat kenyataan bahwa anak-anak mereka kesulitan dalam belajar. BAB II Pasal 3 “untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Esa berahlak mulia. Harapan agar anak mereka menjadi anak yang pandai. berilmu. Jika hal yang dapat menhambat pembelajaran dibiarkan.MA (2008) belajar bukanlah sekedar transmisi ilmu pengetahuan semata sebagai fakta. 20 TH 2003. Menyelenggarkan studi kasus adalah salah satu usaha yang bertujuan untuk memahami siswa sebagai individu dalam penyesuain diri yang baik dan membantu perkembangan klien secara optimal agar dapat membantu dalam membentuk peserta didik yang unggul sesuai amanat UU tentang tujuan pendidikan formal yang tercantum dalam UU RI No. sebab akibat kenapa pesrta didik tersebut tersebut mengalami kesulitan dalam belajar. maka tentu tujuan proses belajar mengajar tidak akan pernah tercapai.

klien tersebut perlu mendapatkan bantuan dari praktikan dalam menyelesaikan masalahnya. memprognosis. dan memantapkan siswa kasus dengan cara mengidentifikasi. mendiagnosis. Dalamriset yang menggunakan metode ini. pengumpulan data. keluarga maupun dari lingkungan temapt tinggal klien serta mengupayakan perkembangan secara optimal sesuai dengan kondisi klien. akan diperoleh pemahaman yang mendalam tentang mengapa sesuatu terjadi dan dapat menjadi dasar bagi riset selanjutnya. Berikut ini adalah beberapa pendapat tentang pengertian studi kasus yang praktikan kutib dari buka. dan pelaporan hasilnya. makalah laporan studi kasus dan internet. dilakukan pemeriksaan longitudinal yang mendalam terhadap suatu keadaan atau kejadian yang disebut sebagai kasus dengan menggunakan cara-cara yang sistematis dalam melakukan pengamatan. Berdasarkan data.wordpress. praktikan berusaha mengenal dan memahami klien secara menyeluruh baik tentang dirinya sendiri. B. memahami. Sebagai hasilnya. dam memberikan pemecahan yang dihadapi oleh siswa klien. Studi kasus adalah salah satu metode penelitian dalam ilmu sosial.mengetahui permasalahan – permasalahan secara menyeluruh dan mendalam yang betul – betul dihadapi oleh siswa serta penanganannya.com ) studi kasus merupakan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang subjek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertentu . analisis informasi. Studi kasus dapat digunakan untuk menghasilkan dan menguji hipotesis. Dari data yang diperoleh. Pengertian studi kasus Studi kasus secara luas dapat didefinisikan sebuah usaha dalam mengenal. klien yang dikenakan dalam studi kasus ini menunjukkan bahwa klien mengalami kesulitan belajar yang ditunjukkkan dengan turun atau rendahnya prestasi yang dicapai dalam mengikuti proses belajar mengajar sehingga dari keadaan ini. Menurut Bogdan dan Bikien (1982) ( dalam tulisan Erna Febru Aries S diardhana12. Surachrnad (1982) membatasi .

dan Razavieh (1985) menjelasan bahwa dalam studi kasus hendaknya peneliti berusaha menguji unit atau individu secara mendalarn.1983 ). SementaraYin (1987) memberikan batasan yang lebih bersifat teknis dengan penekanan pada ciricirinya. Winkel. Studi kasus merupakan suatu proses yang terus menerus dalam membantu perkembangan individu untuk mencapai kemampuannya secara maksimal dalam mengarahkan sehingga memberikan manfaat bagi dirinya dan masyarakat.pendekatan studi kasus sebagai suatu pendekatan dengan memusatkan perhatian pada suatu kasus secara intensif dan rinci. Ary. Integratif artinya menggunakan berbagai tehnik pendekatan dan bersifat komprehensif artinya data yang dikumpulkan meliputi seluruh aspek pribadi individusecara lengkap ( Dewa Ktut Sukardi. Djumhur. Studi kasus adalah metode pengumpulan data yang bersifat integrative dan komprehensif. Jacobs. Winkel. Studi kasus adalah metode pengumpulan data yang bersifat integratif dan komprehensif. Studi kasus adalah suatu tehnik mempelajari seseorang individu secara mendalam untuk membantu memperoleh penyesuaian diri yang lebih baik ( I. Studi kasus adalah suatu metode untuk mempelajari keadaan dan perkembangan seorang murid secra mendalam dengan tujuan membantu murid untuk mencapai penyesuaian diri yang lebih baik ( WS. Para peneliti berusaha menernukan sernua variabel yang penting. Studi kasus adalah suatu metode untuk mempelajari keadaan dan perkembangan seorang murid secara mendalam dengan tujuan membantu murid untuk mencapai penyesuaian yang lebih baik (WS.(Stoops. 1995). Integrative artinya menggunakan berbagai teknik pendekatan dan bersifat . 1985 ). 1995 ). 1975).

Agar praktikan dapat memahami dan meneliti karakteristik dan tingkah laku klien yang memiliki masalah atau hambatan untuk diberikan bantuan atau bimbingan dalam mengatasi masalah yang sedang dihadapinya agar klien dapat memahami dirinya sendiri. C. Dengan demikian diharapkan praktikan kelak menjadi seorang konselor sekolah yang mampu dan terampil melaksanakan tugas sesuai dengan predikatnya sebagai seorang konselor yang profesional 4. Tujuan studi kasus Adapun tujuan dari studi kasus ini yaitu : 1. Data itu meliputi studi yang hati-hati dan interpretasi data yang berhubungan dan bertalian dengan perkembangan dan problema serta rekomendasi yang tepat. Studi kasus menggunakan hasil dari bermacam-macam teknik dan alat untuk mengenal siswa sebaik mungkin. Studi kasus merupakan teknik yang paling tepat digunakan dalam pelayanan bimbingan dan konseling karena sifatnya yang komprehensif dan menyeluruh. Agar praktikan bisa memperoleh tambahan pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani masalah yang dihadapi oleh klien secara lebih dalam. 1983). Mengenal kepribadian klien yang dianggap mempunyai masalah 2. 3.komprehensif yaitu data yang dikumpulkan meliputi seluruh aspek pribadi individu secara lengkap (Dewa Ketut Sukardi. merakit dan mengkoordinasikan data yang bermanfaat yang dikumpulkan melalui berbagai alat. mampu menyelesaikan masalah yang dapat . Mamahami dan menetapkan faktor-faktor penyebab permasalahan yang dihadapi klien.

Klien dapat memahami karakteristik keribadiannya sendiri b. 2. Manfaat tersebut antara lain : 1. Klien dapat memperoleh informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajarnya. 3. mengidentifikasi permasalahan – permasalahan dan bantuan dalam penenuan permasalahan dan jalan . D. Klien mendapatkan pemecahannya c.menghambat proses perkembanganya dengan baik. Bagi Calon Guru Pengalaman ini memberikan masukan dan bekal dalam usaha mengatasi masalah yang dialami siswa yang juga merupakan pengalaman praktis untuk menunjang profesionalisme sebagai guru di masa yang akan datang. sehingga klien mampu mencapai perkembangan baik fisik maupun psikis secara baik tanpa adanya kendala. dan berprestasi seoptimal mungkin. Bagi Klien a. Bagi Wali Kelas Layanan bimbingan siswa bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memahami peserta didik. Manfaat Layanan Bimbingan Siswa Layanan bimbingan siswa ini sangat bermanfaat sebagai salah satu usaha dalam meningkatkan pencapain hasil belajar baik secara akademik maupun non akademik untuk dijadikan referensi. Serta dapat mengembangkan dirinya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Meningkatkan komunikasi antara orang tua dan sekolah sehingga dapat dihindari kesalahan atau kekeliruan dalam mendidik anak. sehingga dapat digunakan sebagai landasan menentukan kebijaksanaan tentang masalahklien 6. Orang Tua a. E. Identifikasi kasus 1. Bagi Konselor Laporan bimbingan siswa ini diharapkan untuk bisa dijadikan sebagai solusi alternatif dalam mengetahui sekaligus memahami siswa yang bermasalah dan penyelesaiannya serta pemberian bimbingan atas latar belakang penyebabnya sehingga siswa mampu menjadi insan seutuhnya.jalan pemecahan dalam rangka membimbing dan membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar. sehingga dengan informasi ini orang tua dapat mengendalikan dan membina anaknnya. Memberikan informasi tentang situasi dan kondisi anaknya disekolah pada umumnya. Proses Penemuan Kasus . b. 4. b. terutama berkaitan dengan studi kasus. Merupakan salah satu sumber informasi tentang siswanya. Bagi Kepala Sekolah a. Bahan pertimbangan dalam monitoring keadaan klien dan kemampuan guru. 5.

Agama : Islam 6. Suku : Jawa 7. observasi. Kelas : VIII C 9. Anak ke : 3 . Jumlah saudara : 4 11. Alamat : Mojosari 5. Oleh karena itu praktikan memandang perlu untuk membantu dan menangani klien agar masalah yang dihadapi klien dapat diseselaikan. Umur : 14 th 10. cheklist kebiasaan belajar. pengidentifikasian kasusnya dilakukan pencatatan informasi-informasi yang berhubungan dengan jenis kasus yang dihadapi klien yang perlu mendapat bimbingan dengan menggunakan teknik problem cheklist. Sekolah : MTS Negeri Kepanjen 8. Tempat/tgl lahir : Malang. Berdasarkan hasil pencatatan didapat informasi bahwa klien sedang menghadapi masalah dalam belajar yang ditunjukan oleh menurunnya prestasi klien. dan wawancara. Identitas klien 1.1996 3. Jenis kelamin : Laki-laki 4.Dalam menyelengarakan studi kasus ini. Nama klien : Alvan ( Fiktif ) 2. 31 – 3. Identitas klien a. 2.

Pendengaran : Normal 4. membaca 15. Kendaraan sekolah : Sepeda Pancal b. Badminton. Warna kulit : Sawo matang 2. Penyakit yang pernah diderita: Mag lambung d. Kebangsaan : WNI 14. Berat badan : 53 kg 3. Status dalam keluarga : Anak Kandung 13. Penglihatan : Tidak normal 2. Pembicaraan : Normal 3. Tinggi badan : 165 cm 2. Cita – cita : Pemain Profesional 16. Ayah 1. Keadaan Keluarga b. Keadaan Jasmani 1. Warna rambut : Hitam c.12. Kondisi Kesehatan 1. Nama : Didik ( Fiktif ) . Hobi : Sepak Bola.

Pekerjaan : Tukang banguna 3. Pendidikan : SD 4. Alamat : Wonoayu b. Nama : Susi ( fiktif) 2. Agama : Islam 5. Agama : Islam 5. Kebangsaan : WNI 6. Pekerjaan : Ibu rumah tangga 3. Kebangsaan : WNI 6.2. Pendidikan : SMP 4. Ibu 1. Alamat : Wonoayu .

5. Prestasi belajar klien semakin menurun . maka jelas klien mempunyai masalah dalam belajar. Klien kurang bergaul dengan teman-temannya B. Gejala yang dimunculkan adalah sebagai berikut: 1. Hal ini bisa dibuktikan dari gejala yang dialami oleh klien. praktikan melihat ada beberapa kemungkina yang akan terjadi apabila klien tidak segera mendapat bantuan dan penanganan secara serius. Klien lebih banyak menyendiri 6. Klien kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran 3. Oleh karena itu penting untuk dicarikan solusi. Kemungkina – kemungkinan tersebut antara lain : 1. Dikwatirkan kesulitan belajarnya akan terus berlangsung 2. Selain itu . Klien mengalami penurunan secara drastis dalam prestasi 2. Klien cenderung hanya berdiam diri.BAB II KAJIAN TEORI A. Klien tidak pernah bertanya saat proses pembelajaran berlangsung 4. Alasan Pemilihan Kasus Dilihat dari gejala – gejala yang ada. Gejala Pemilihan Kasus Berdasarkan informasi yang didapat oleh praktikan dengan melihat hasil identifikasi kasus dapat disimpulkan bahwa klien sedang mengalami kesulitan dalam belajar.

keluarga klien.3. Data tersebut meliputi tentang diri pribadi klien. Analisis Analisis adalah pengumpulan informasi mengenai klien yang mencakup segala aspek kehidupan klien. hubungan sosial klien. lingkungan klien. Dengan demikian dapat menunjukkan keseluruhan gambaran tentang diri klien 3. jenis masalah serta latar belakang masalah yang sedang dihadapi klien. 4. Prognosis Prognosis adalah langkah yang ditempuh untuk menetapkan jenis atau teknik bantuan yang di berikan kepada klien serta memprediksi kemungkinan . Diagnosis Diagnosa merupakan kegiatan yang diambil untuk menentukan letak masalah. menggolongkan dan menghubungkan data – data yang telah terkumpul dengan tahap analisis. Ancangan Studi Kasus Ancangan adalah tahap – tahap sistematis untuk memudahkan dalam pemecahan masalah dan memiliki teknik yang bervariasi sehingga mudah dalam mengenali masalah Adapun tahap-tahap dalam ancangan ini adalah: 1. Dikwatirkan untuk tidak naik kelas C. 2. Sintesis Sintesis adalah usaha untuk merangkum.

Dalam langkah ini hendaknya ditentukan pihak-pihak yang terlibat dalam menangani masalah klien. orang tua. 5. Treatmen Pemberian bantuan adalah suatu langkah pelaksanaan bantuan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi klien. guru kelas yang paling dekat dengan klien. Follow Up Follow up adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menilai menyeluruh terhadap hasil bimbingan setelah masing-masing pihak yang terlibat melaksanakan kewajibannya. kepala sekolah. Seluruh pihak tersebut hendaknya memberikan partisipasi yang besar dalam memberikan bimbingan.yang akan terjadi atau yang sedang dialami klien sehubungan dengan masalah yang sedanng dihadapinya. misalnya: guru. 6. Tindak lanjut atau follow up ini dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana bantuan yang sudah diberikan mampu berpengaruh dengan optimal terhadap diri klien dalam mengatasi permasalahan – permasalahan yang sedang dihadapi . Pihak-pihak yang perlu diikutsertakan. teman-teman. saudara.

Keringat dingin keluar bila sedang tidur 3. sehingga mengganggu kesehatan saya 4. Di rumah hawa kurang segar b. Daftar Cek Masalah (DCM) Masalah – masalah yang dihadapi klien: a. praktikan menggunakan beberapa metode dalam dalam pengumpulan data. Merasa lelah dan tidak bersemangat 6. Uang sekolah saya sering tidak terbayar 4. Metode Pengumpulan Data Untuk mengidentifikasi klien yang bermasalah. Selalu kurang nafsu makan 5. Rekreasi dan hobi .BAB III PROSEDUR DAN METODE PENYELIDIKAN KASUS A. Mengharapkan untk mendapat bea siswa 5. Penglihatan saya kurang 7. Keadaan penghidupan 1. seperti : 1. Kesehatan 1. Merasa terlalu kurus. Banyak adik yanng masih menjadi tanggungan orang tua 3. Uang saku saya kurang mencukupi 2. Jantung sering terasa berdebar-debar 2. Ikut bersama kakek/nenek yang penghasilannya pas-pasan c.

bermain dll ) tidak tersalurkan karena dihalangi orang tua 9. Merasa tidak disenangi oleh kawan-kawan sekolah 4. Merasa harga diri kurang . Rekreasi ( nointon TV. Hobi olahraga saya menyita waktu belajar saya 7. Hobi-hobi saya tidak tersalurkan karena tidak ada waktu d. Hubungan pribadi 1. bioskop. Tidak pernah menjadi pemimpin 6. Kegiatan rekreasi saya menyita waktu belajar saya 10. tennis. basket. Hobi keterampilan saya tidak tersalurkan karena fasilitas/ biaya kurang mendukung 4. Hobi penelitian saya menyita waktu belajar saya 3. Hobi keterampilan saya menyita waktu belajar saya 5.1. Kehidupan sosial kegiatan berorganisasi 1. voli. Sukar bergaul 3. mejeng. Hobi olahraga saya ( renang. Hobi saya membaca tidak tersalurkan karena fasilitas/ biaya kurang mendukung 8. Sering gagal dalam usaha mencari kawan 2. fittnes/ aerobic dll ) tidak tersalurkan karena dihalangi orang tua 6. shopping. Tidak bergaul dengan orang yang tingkat sosial ekonominya lebih tinggi 2. Mudah nerasa malu e. jalan-jalan. Hobi penelitian saya tidak tersalurkan karena fasilitas/ biaya kurang mendukung 2. Sukar menyesuaikan diri 5.

Pertentangan ayah dan ibu di rumah menggangu pikiran saya 4. selalu sibuk dengan tugas-tugas dirumah 3. Di rumah hampir tidak ada waktu untuk diri sendiri.3. Dilarang berpacaran boleh orang tua 6. Mermilih pacar sukar bagi saya 4. Saya merasa berdosa sekali . Ingin mengadakan perubahan terhadap suasana hubungan keluarga 8. Orang tua kurang memperhatikan saya 5. Sopan dan santun lahirah lebih berharga bagi saya 3. Kehidupan keluarga 1. Agama dan moral 1. Muda-mudi dan asmara 1. Saya merasa kesepian karena tidak mempunyai pacar 2. Orang tua sering berpergian 6. Keluarga kami kurang tolong-menolong h. Luka hati saya menyebabkan sukar untuk mencintai orang lain 5. Bergaul dengan teman sejenis lebih menyenangkan dari pada dengan lawan jenis g. Saya ingin hidup tenang f. Saya merasa diri saya tidak sebaik orang lain 4. Ayah dan ibu pulang kerja terlalu petang 2. Iri melihat kawan-kawan berpasangan 3. Di rumah saya merasa kurang senang 7. Sering berdusta dan tidak jujur 2.

Cita-cita selalu goyah 10. Ingin mengetahui bakat dan kemampuan saya 7. Cita-cita saya tidak disetujui olah orang tua 8. Kuatir tidak dapat diterima di perguruan tinggi 6. Saya merasa dibenci oleh kawan-kawan saya di sekolah 6. Saya takut terhadap ulangan . Catatan pelajaran tidak lengkap dan tidak teratur j. Masa depan dan Cita-cita Pemdidikan/Jabatan 1. Beberapa mata pelajaran saya anggap tidak perlu. Bagi saya sulit untuk memilih pekerjaan 4. Peraturan sekolah selalu menekan saya 3. Penyesuaian terhadap kurikulum 1. Sering tidak dapat menyelesaikan tugas sekolah 7.i. Masa depan saya tidak ditentukan oleh usaha saat sekarang k. sehingga saya malas untuk mempelajarinya.cita tertentu 9. Sulit mengerti isi buku pelajaran 3. Belum mempunyai cita. Pelajaran sekolah terlalu sulit bagi saya 2. Bagi saya sulit imtuk menentukan pilihan jurusan 5. Pribadi seorang guru menyebabkan pelajarannya tidak saya perhatikan 4. 5. Penyesuaian terhadap sekolah 1. Kuatir tidak dapat mandiri kelak 2. Bagi saya sulit untuk menetapkan pilihan perguruan tinggi 3. Saya ingin pindah kelas lain 2.

Saya mempunyai daftar waktu untuk belajar 5. Sering kuatir kalau-kalau mendapat giliran 6. Saya belajar kalau ada ulangan 4. Saya sering mendapat angka rendah 5. Saya belajar setiap hari secara teratur 3. Apakah anda biasanya membicarakan kesulitan anda dengan orang lain ? Jawab: Ya / Tidak Mengapa? Karena itu kepribadian saya sendiri 2. Cheklist Kebiasaan Belajar 1. .4. Saya tidak bisa tidur siang 7. Saya mempunyai waktu belajar di rumah 2. Merasa kurang memiliki pengetahuan dasar 8. organisasi atau kegiatan lain selain membantu orang tua. Di rumah saya mempunyai kegiatan olahraga. Suara bising diluar sering mengganggu belajar saya 6. Sukar menyesuaikan diri dengan suasana belajar di kelas 9. Sering mendapat kesukaran dalam menyelesaikan tugas pewkerjaan rumah 7. Sering kesulitan untuk memahami soal-soal ulangan 10.

Ada beberapa pelajaran yang sulit yang saya ikuti 10. Buku-buku pelajaran saya tidak lengkap 15. Saya tidak mengetahui manfaat pelajaran yang saya ikuti 14. Uang SPP selalu mengganggu belajar saya 11. Saya tidak pernah membaca buku-buku di perpustakaan 18. Saya kadang-kadang bertanya kepada teman tentang pelajaran 20. Saya belajar karena dorongan dan kebutuhan saya sendiri 13. Saya tidak pernah bertanya kepada Bapak/Ibu guru tentang pelajaran 19.8. Biasanya bahan-bahan pelajaran yang sulit. Observasi Observasi merupakan salah satu metode pengumpulan data yang sangat efektif dalam mempelajari suatu objek penelitian tertentu dengan mengamati individu atau kelompok secara langsung. Di rumah ada yang membantu saya dalam soal pelajaran 3. saya pelajari lebih dahulu sebelum materi tersebut dijelaskan oleh guru 9. Saya sulit memahami buku-buku pelajaran 17. Catatan saya kurang lengkap 16. Observasi dibutuhkan untuk mendapatkan data – data yang . Orang tua/wali saya selalu memperhatikan penggunaan waktu belajar saya di rumah 12.

Wawancara Wawancara adalah salah mewancarai klien baik secara satu teknik pengumpulan data dengan yang Cara dekat langsung maupun melalui orang-orang dengan klien. Klien sering kelihatan lemas tidak bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar. Klien kelihatan tidak perduli dengan mata pelajaran yang sedang diajarkan 4. Klien sering menangis pada saat didekati 4. Observasi membantu memberikan penegasan ataupun penolakan terhadap apa yang telah ditemukan melalui wawancara atau melalui kuisioner. Data yang didapatkan dari hasil obsevasi adalah: 1. seperti wali kelas dan teman dekat di kelas.akurat berdasarkan fakta – fakta yang diamati dilapangan. Dengan observasi data – data yang dikumpulakan akan mempunyai tingkat kevalidan yang tinggi karena berangkat dari fakta yang terjadi. Klien merasa diasingkan dari keluarganya . Klien membenarkan hasil data yang didapat melalui teknik pengumpulan data sebelumnya 2. Sering terlambat dalam mengerjakan tugas dan terkesan seadanya 3. Data yang didapatkan dari hasil wawancara adalah : 1. Teknik ini dilakukan dengan cara pengamatan dan pencatatan gejala dan tingkah laku pada diri klien selama mengikuti proses belajar mengajar di kelas dan juga pada saat diluar kelas. 2.

Klien sering tidak bersama dengan keluarga karena permasalahan yang terjadi dalam keluarganya antara ayah dan ibunya akibatnya.3. Keluarga kurang memperhatikan klien 3. Sintesis Dalam tahap ini dilakukan perangkuman dan menyimpulkan data yang telah diperoleh. Hal ini dilakukan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh tentang klien. klien kurang mendapatkan perhatian yang memadai dan belajarnya pun terganggu yang awalnya baik prestasi klien sekarang menjadi menurun sangat drastis. Keadaan ekonomi klien belum bisa mendukung belajar klien 2. Dari hasil analisis identifikasi kasus tersebut. C. Hal ini dilakukan setelah menganalisi identifikasi kasus pada klien yang didapatkan sebelumnya. diidentifikasi dan dianalisis.Adanya perbedaan keinginan atara klien dan orang tuanya juga menyebabkan menurunnya prestasi belajar klien. Klien merasa kurang berguna karena keadaan ekonomi dan kesehatannya B. Diagnosis Pada tahap ini dicari faktor penyebab yang melatar belakangi segala permasalahan yang sedang dihadapi oleh klien. Penglihatan klien tidak normal . Suasana keluarga mengganggu klien 4. Dari data yang dikumpulkan dengan mengaitkan seluruh data yang relevan dengan masalah klien maka dapat disimpulkan beberapa hal: bahwa klien adalah berasal dari keluarga yang kurang berkecukupan dan mempunyai masalah dengan kesehatan sehingga menyebabkan klien kurang percaya diri dan sulit bergaul dengan orang lain. maka dapat diketahui faktor penyebab timbulnya masalah pada klien seperti berikut: 1.

Buku dan catatan klien kurang lengkap 10. Klien bisa naik kelas .kemungkinan tersebut dapat segera diatasi maka yang akan terjadi adalah sebagai berikut: 1. Klien tidak mengetahui manfaat pelajaran yang dipelajari 7. Klien akan terus mengalami kesulitan dalam belajar 5. Prognosis Prognosa adalah langkah yang ditempuh dalam usaha memprediksi hal-hal yang akan terjadi bila klien tidak segara atau tidak diberi bimbingan dan bantuan. Klien tidak pernah pernah bertanya tentang pelajaran pada guru D.5. Klien semakin tidak percaya diri karena keadaan ekonomi dan kesehatannya. Konsentrasi belajar klien tidak optimal 4. Ada pelajaran yang tidak disenangi oleh klien 9. Prestasi belajar klien akan meningkat 2. Akan tetapi jika kemungkinan . Prestasi belajar klien semakin menurun 2. Klien bisa tidak naik kelas 3. Berdasarkan masalah yang sedang dihadapi oleh klien maka dapatdiprediksi beberapa kemungkinan yang dapat terjadi sebagai berikut : 1. Klien menganggap ada beberapa pelajaran yang tidak perlu 8. Klien jarang membaca buku 11. Situasi yang ramai mengganngu belajar klien 6.

Klien tidak akan mengalami kesulitan dalam belajar 5. Klien diminta untuk percaya bahwa apapun yang diberikan tuhan adalah nikamat yang perlu disyukuri. Klien semakin akan percaya diri dengan keadaan ekonomi dan kesehatannya. Treatment Pada tahap ini adalah proses pemberian usaha bantuan kepada klien agar klien dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang ada. Tuhan memberikan sesuatu pada makhluknya sesuai dengan kemampuannya. faktor-faktor penyebab timbulnya masalah serta kemungkinan jika masalah klien diatasi dan tidak diatasi. Karena banyak juga orang sukses justru berasal dari keluarga yang kurang bahkan tidak mampu. Konsentrasi belajar klien akan optimal 4. 1. Bantuan yang direncanakan a. Sehingga hal itu tidak perlu dianggap menjadi penghambat belajar klien.3. memahami dirinya sendiri sehingga dapat mencapai hasil yang optimal. Bimbingan dan konseling privat kepada klien Bimbingan ini diberikan kepada klien secara individu setelah melihat dan memperhatihan faktor penyebab terjadinya masalah yang sedang dihadapi oleh klien sehingga klien mampu mengatasi masalahnya dengan klasifikasi sebagai berikut: 1. Menganjurkan klien unutk tidak minder karena statusnya dan terus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dimana klien berada . E. Keadaan ekonomi klien tidak mendukung belajar klien Memberikan pemahaman kepada klien bahwa mengenai kaya dan miskin merupakan ketentuan tuhan. Pemberian usahan bantuan ini dilaksanakan setelah diketahui masalah klien.

Ada pelajaran yang tidak disenangi oleh klien Membrikan pengertian kepada klien bahwa semua pelajaran itu adalah penting dan mempunyai banyak manfaat. Yang terpenting adalah klien harus terus belajar dengan rajin agar menjadi orang yang bermanfaat Menganjurkan klien untuk terus menggali potesi yang ada dalam didirnya agar kelak menjadi orang yang berguna 4. Suasana keluarga mengganggu klien Menganjurkan kepada klien untuk tidak terlalu memikirkan hal – hal yang berhubungan dengan keluarganya yang justru dapat menghambat belajar klien.2. Situasi yang ramai mengganngu belajar klien Menganjurkan kepada klien untuk menegur teman – teman yang ramai agar berhenti supaya tidak mengganggu belajar klien 6. Memotivasi klien agar terus semangat dalam mengikuti peajaran 9. Penglihatan klien tidak normal Menganjurkan kepada klien untuk berterus terang kepada orang tua klien bahwa klien sedang mengalami masalah dengan penglihatan dan itu sangat mengganggu belajar klien agar orang tua mau mengupayakan pengobatan sesuai kemampuan. Klien menganggap ada beberapa pelajaran yang tidak perlu 8. 5. Klien jarang membaca buku pelajaran Menganjurkan klien untuk selalu mencatat materi pelajaran agar apabila klien lupa bisa melihat kembali materi pelajaran yang sudah klien catat . Keluarga kurang memperhatikan klien 3. Buku dan catatan klien kurang lengkap 10. Ilmu itu cahaya yang dapat menerangi kehidupan klien . Klien tidak mengetahui manfaat pelajaran yang dipelajari 7.

c.Menganjurkan kepada klien untuk mulai rajin membaca buku agar menjadi orang pintar karena dengan membaca klien dapat menemukan banyak ketidaktahuannya sehingga menjadi orang pandai 11. klien dapat mengetahui bagaimana merencanakan waktu dan kegiatan belajar dan pendalaman terhadap materi pelajaran di sekolah. Adapun tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau menggugah seseorang agar timbul keinginan dan kemauan untuk melakukan sesuatu sehingga dapat atau mencapai tujuan.Pd (2009) Motivasi dapat dipandang sebagai suatu istilah umum yang menunjuk pada pengaturan tingkah laku individu ketika kebutuhan dari dalam dan dari luar mendorong individu untuk memuaskan kebutuhan menuju tercapainya tujuan yang diharapkan. Karena dengan bertanya klien akan lebih mudah mengerti b. Klien tidak pernah pernah bertanya tentang pelajaran pada guru Memberikan dorongan kepada klien untuk tidak selalu diam tetapi harus selale bertanya kepada guru mengenai pelajaran yang tidak dimengerti.H. Baharuddin. . Bimbingan belajar Dengan mendapatkan informasi belajar yang efektif. M. Praktikan selalu menekankan kepada klien agar selalu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar baik di sekolah maupun di tempat tinggal klien. d. Bimbingan sosial Bimbingan sosial sangat penting bagi klien agar klien dapat berinteraksi dengan lingkungan sosial dimana klien berada. Praktikan berusaha menganjurkan klien untuk selalu menggunakan waktu denan baik dengan tanpa mengabaikan pekerjaan – pekerjaan rumah dalam membantu keluarga. Dr. Pemberian motivasi Menurut Prof.

Keadaan ekonomi klien tidak mendukung belajar klien Memberikan pemahaman kepada klien bahwa mengenai kaya dan miskin merupakan ketentuan tuhan. Klien diminta untuk percaya bahwa apapun yang diberikan tuhan adalah nikamat yang perlu disyukuri. Bimbingan dan konseling privat kepada klien Bimbingan ini diberikan kepada klien secara individu setelah melihat dan memperhatihan faktor penyebab terjadinya masalah yang sedang dihadapi oleh klien sehingga klien mampu mengatasi masalahnya dengan klasifikasi sebagai berikut: 1. Karena banyak juga orang sukses justru berasal dari keluarga yang kurang bahkan tidak mampu. Kunjungan rumah dimaksudkan untuk mengetahui keadaan tempat tinggal klien. Bantuan yang terlaksana a. e. Sehingga hal itu tidak perlu dianggap menjadi penghambat belajar klien. Dengan demikian hubungan antara klien dan orang tuanya bisa menjadi lebih baik sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan akhirnya belajar klien lebih maksimal 2. Menganjurkan klien unutk tidak minder karena statusnya dan terus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dimana klien berada . Tuhan memberikan sesuatu pada makhluknya sesuai dengan kemampuannya.Praktikan memotivasi klien untuk terus menggali dan mengembangkan potesi dan bakat yang dimiliki. lingkungan sosialnya serta pengaruhnya terhadap klien. Kunjungan rumah. Kunjungan rumah ini juga dimaksudkan agar praktikan bisa bertemu dan berkomunikasi secara langsung dengan orang tua klien untuk melaporkan dan membicarakan hal – hal yang terkait dengan masalah yang sedang dihadapi oleh klien yang kemudian dicarikan solusinya bersama orang tua.

Ada pelajaran yang tidak disenangi oleh klien Membrikan pengertian kepada klien bahwa semua pelajaran itu adalah penting dan mempunyai banyak manfaat. Ilmu itu cahaya yang dapat menerangi kehidupan klien . Situasi yang ramai mengganngu belajar klien Menganjurkan kepada klien untuk menegur teman – teman yang ramai agar berhenti supaya tidak mengganggu belajar klien 6. Suasana keluarga mengganggu klien Menganjurkan kepada klien untuk tidak terlalu memikirkan hal – hal yang berhubungan dengan keluarganya yang justru dapat menghambat belajar klien. Penglihatan klien tidak normal Menganjurkan kepada klien untuk berterus terang kepada orang tua klien bahwa klien sedang mengalami masalah dengan penglihatan dan itu sangat mengganggu belajar klien agar orang tua mau mengupayakan pengobatan sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah klien harus terus belajar dengan rajin agar menjadi orang yang bermanfaat Menganjurkan klien untuk terus menggali potesi yang ada dalam didirnya agar kelak menjadi orang yang berguna 4. 5. Klien jarang membaca buku pelajaran Menganjurkan klien untuk selalu mencatat materi pelajaran agar apabila klien lupa bisa melihat kembali materi pelajaran yang sudah klien catat . Klien menganggap ada beberapa pelajaran yang tidak perlu 8. Keluarga kurang memperhatikan klien 3.2. Buku dan catatan klien kurang lengkap 10. Memotivasi klien agar terus semangat dalam mengikuti peajaran 9. Klien tidak mengetahui manfaat pelajaran yang dipelajari 7.

Menganjurkan kepada klien untuk mulai rajin membaca buku agar menjadi orang pintar karena dengan membaca klien dapat menemukan banyak ketidaktahuannya sehingga menjadi orang pandai 11. Dr. Bimbingan belajar Dengan mendapatkan informasi belajar yang efektif klien dapat mengetahui bagaimana merencanakan waktu dan kegiatan belajar dan pendalaman terhadap materi pelajaran di sekolah. Bimbingan sosial Bimbingan sosial sangat penting bagi klien agar klien dapat berinteraksi dengan lingkungan sosial dimana klien berada.Pd (2009) Motivasi dapat dipandang sebagai suatu istilah umum yang menunjuk pada pengaturan tingkah laku individu ketika kebutuhan dari dalam dan dari luar mendorong individu untuk memuaskan kebutuhan menuju tercapainya tujuan yang diharapkan. d. Adapun tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau menggugah seseorang agar timbul keinginan dan kemauan untuk melakukan sesuatu sehingga dapat atau mencapai tujuan. M. Pemberian motivasi Menurut Prof. c.H. Karena dengan bertanya klien akan lebih mudah mengerti b. Praktikan berusaha menganjurkan klien untuk selalu menggunakan waktu denan baik dengan tanpa mengabaikan pekerjaan – pekerjaan rumah dalam membantu keluarga. . Klien tidak pernah pernah bertanya tentang pelajaran pada guru Memberikan dorongan kepada klien untuk tidak selalu diam tetapi harus selale bertanya kepada guru mengenai pelajaran yang tidak dimengerti. Baharuddin. Praktikan selalu menekankan kepada klien agar selalu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar baik di sekolah maupun di tempat tinggal klien.

Disamping itu. Setelah mengamati praktikan melihat ada kemajuan yang baik dalam diri klien dimana klien mulai tidak lagi kelihatan minder.Rencana bantuan itu adalah Kunjungan Rumah. Observasi Pada observasi ini praktikan mengamati sejumlah perkembangan klien pasca diberi bantuan bimbingan. lebih semangat belajar dan mencatat materi pelajaran yang disampaikan karena sudah mengetahui manfaat belajar. 2. 3.Praktikan memotivasi klien untuk terus menggali dan mengembangkan potesi dan bakat yang dimiliki. F. Metode yang digunakan adalah : 1. klien juga terlihat lebih aktiv pada saat proses belajar mengajar sedang berlangsung yang di tunjukkan olek sikap klien yang mulai sering bertanya tentang materi pelajaran yang dianggapnya kurang dimengerti. Sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan dan dilaksanakan. Bantuan yang belum terlaksana Dari beberapa bantuan yang direncanakan diatas terdapat rencana yang belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan waktu mengingat pada saat yang bersamaan praktikan masih mempunyai kewajiban terkait dengan perkulihan di kampus. Wawancara . Follow Up Praktikan melakukan usaha tindak lanjut terhadap usaha – sahan bantuan yang telah diberikan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan keefektifannya yang juga dugunakan sebagai barometer atas usaha – usaha tersebut untuk melakukan jenis bantuan lainnya apabila dirasa perlu.

BAB IV PENUTUP A. Guru harus memahami siswa agar dapat menbatu pertumbuhan siswa dan perkembangannya secara efektif. Oemar Hamalik) Sedangkan dari data yang diperoleh tentang klien dapat disimpulkan bahwa klien sedang mengalami masalah yang dapat mengganggu dan menghambat proses dan pencapain belajar klien. Oleh karena itu. Guru harus mengetahui lebih dari sekedar masalah bagaimana mengajar efktif ( Prof. Soetjipto.Dari hasil wawancara praktikan mendapatkan infomasi bahwa klien sudah mulai mengalami perkembangan dan perubahan yang baik apabila dibandingkan sebelum adanya usaha pemberian bimbingan dari praktikan 3. dapat disimpulkan bahwa seorang guru harus membantu bukan hanya dalam mengembangkan aspek intelektualitas siswa. Drs. Raflis Kosasi). Kesimpulan Dari penjelasan diatas.(Prof. Hasilnya adalah bahwa klien mengalami peningkatan walaupu tidak terlalu signifikan. Anilis nilai Anilisis nilai dilakukan dengan cara melihat langsung nilai yang diperoleh oleh klien sebelum pemberian bantuan yang kemudian dibandingkan dengan nilai yang diperoleh oleh klien pasca pemberian bantuan. . Dr. tetapi juga mengenai kemampuan siswa dalam mengatasi segala permasalahan yang dihadapi oleh siswa itu sendiri secara mandiri dan permasalahan yang ditemui dalam interaksi dengan lingkunagn sekitar. praktikan melakukan beberapa tindakan untuk membantu klien dalam mengatasi masalah tersebut dengan mengadakan studi kasus dan bimbingan.

Sikap orang tua dalam bentuk perhatian dan motivasi serata pengawasan dan pendampingan belajar akan sangat penting. Saran 1. Jakarta. Keterampilan Dasar Mengajar. Saran untuk guru. hubungan yang harmonis antara guru dan siswa dengan menciptakan hubungan kekeluargaan dan menjadikan siswa sebagai partner belajar yang baik sangat mempengaruhi proses dan pencapaian belajar mengajar. Ar-ruzz Media . Universitas Kanjuruhan malang Tim LP3L. 2008. 3. Dr. Universitas Kanjuruhan Malang Prof. Karena pendidikan pertama adalah lingkungan keluarga 2. Lndasan Pendidikan .B. Saran untuk konselor Konselor agar selalu melakukan studi kasu agar dapat mengetahui lebih mendalam dan menyeluruh tentang siswanya yang sedang mengalami masalah terkait dengan belajarnya agar dengan cepat bisa dicarikan jalan keluarnya sehingga tidak mengganggu belajar siswa. Made Pidart. stimulus ilmu pendidikan bercorak Indonesia/Rineka Cipta. 2010. 2008. Anggota IKAPI Mulyono. Diharapkan agar guru tidak hanya mementingkan nilai kognitif semata. Selain itu. Saran untuk orang tua. MA. DAFTAR PUSTAKA Tim LP3L. Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. tetapi juga aspek – apek lainnya terutama nilai afektif serta pemecahan masalah. Pedoman Program Pengalaman Lapangan (PPL).

Profesi Keguruan Dr.Prof. Soetjipto. Drs.Sc. Dr. Mudjiono. 2009. Belajar Pembelajaran Prof. Proses Belajar Mengajar . Drs. Dr. 2001. Oemar Hamalik. Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. M. Arruzz Media Prof.M.Dimyati.H.Pd. Baharuddin. Raplis Kosasi.

..33.39/.9.39:..7   03802. .7.9/570/8-0-07.3907.  .98007.3 .5.304342/.7./..3907:8203.950.8 .32033..8.0.3202-..703.32.. .80-./..-07:9  !7089.:9/.31. 202570/8 ./80-.208:9.7.3.5 40 032.39/..0.3.703.303.0.34003  ::/.37.5..3.9.5073..3./...:2.39/.4592.8..02:33.303:7.5./..8-0.507..9/.3.3909.039/.. /./.8-0..3203:7:3  03-8.3/.5073./7. .3 /.203.5  03.02:33.3-. ./803...380/. ./-./-07-2-3..350.9.3  07/..  03.3.507:  /.33:-0.2 :8.7.3.9.8. .9907.7.8   4380397.3080.5.2..3..20309..3/..-0-07.7039/.3/50.-::  039/. ..2-0.80.50.../.-079. $9:..3 02:33.703  039/...5.390780-:9/./.5.3/.3 /9025: /.3.9039.3907../.35.-07:9  !7089.7  03203.7.7.703802.9  03-8.8-0.9.5.:7:  !743488 !74348.3.50.82.3.

/.2-0.8 2. ./.8-0.3:7.8 08:9.8 80-.305.703  .-07:9  0. 2.203/::3-0.3 /.30.-.25: 203.:39:507..  039/..9: 5. /03../.9 ...3.3.3 1.../.3 808:. 2-3.8/03.7 03 /.703./...03/.9.2.39:.. :.8079.3 3 /.5 40 03 803.3 8:808 :897: -07.3..703.03-07.9.5:3..5..3 -.309039:.3.3 . 803/7 803.3 ..8   .  !02-07.5.3 . .304342/.7 0:.25:.3809..208:9.9 203.39/.2.947 1.8.3 03 :3:9 9/.39:..9 203. 9: 9/.33.3 9:.3507.9:83. /.8.3./. 2.3. /09./.9.  202.34380357.5203...2. 03  1.2-.20.03.3 8090.3 502.. 808:. /.3/703.3 -.3:8. 23/07 .947 5030-.0380.. 03 -.5..39:./.703. 20303.7./.7   03802.. 4380397.02:33. 89. -./.574808502-07. 47.33:3./..  $03.8/..9.- 92-:3..3203.9-0./3.507:/.3 . ..305.3 .3 :7.304342039/.9. 03 2.9/.33.947 5030-.34592.8 .. 2./.3 /-07./7/03.8.3 :8.3/..39/..8..3.:3.../.33/-07..7/2..3.3 03/239..7.3 02..3 283 207:5./503./:8090./. /03..8.: 2.9.2 /73.3/.703 O 02-07..3 80/.81.53.3 4592.3/.39:.3 202507.3080.. /.3 08:9.9.8.   @ f¯ °  !...8.3 907:8 -07848. .8.- 907. /.2. .5..-.3 507: /8::7  %:.905.3. 3.3 202-07.03 2-3.3 05. .25:  O 03.

3  902.3039/.9.. 03 .802:..3/.7.2 2.3 :897: /.305./.203.03.7 -070398:5. 03 :39: -07907:8 907.34003 O 02-7.50..3 /03. -.9.33:-0.3 .7.3 2025:3.31.:2.  !03.203.5.-..7...03 :5.8.2.37.3 90750393 .2. 03 -.03-.39/.7..950./47. 47...38:/...3-07:3.9/.8./.7907:8802./.20../..3 5034-.3472.3202507. .:203.803..: 2027.7 47.3:7.3././. 0:.9 20307....3.9.5.7 203.3.3503079.3 808:.3 0/:5.2//73..3..7 /03.303:39:80..3.3 05..  .3/50./..9 203.7.902-..3 9:.0:.703 03.7..3: -0.50393 /.3..9..3 /.31.303:39:907:8203.39:8.-8.3 7.7.7.5.50.3 0:../.3..50.9 ..5  03.7.3.3 -07:-:3.3 ...9 O 03.3 7.8.9.9  2: 9: .7.-::50.9.-0-07.3.2-.02..3.3:03 O 03.703  039/. 03 :39: 9/.3 203.7 03  .2.3.3202-.39:.203. ..:7.7:8 907:8 -0..90750.3 05.507:  /.54908.: 203:5.303  O 0249.3.3:7.9 203.3:7.3   $9:. 2./47. 907.2203:950..7 0..9../803.3./.39/.3 9:.31....9/.0380/.25:.7  03203.9 -0. .303  $:. 03 :39: 2030:7 902.303:7.303.3  ::/.3 .92.90750.9.203.20309..7.. O 03. 2.3:7.3 05.3:7./.3:-0.5.7..3-072.7 03 .3 05.3 O 03. .5.3503.3../03.7.3.

: 203:.3 .5073..7.3/.5.3-07:8.8 -0.-.3 ..03.3 80. /03.: -.20703.8 /.9:/..:..9. 50.3  5007. /203079  .3 249.3/804.7 92-: 033.3249..9.3 /.. .7 80. 9::.3 /./.3.90750.9 20302:..7.: -07848.7/.3:7.  039/.. 03 :39: 9/..3 31472.:.9 .5:3 9::.3 .8.5 .303:39:80.5 2.203. 2.9. /03./.03  / !02-07.: 3/.9. 8:.5073.. 2-3.7 03.5.9: 803.: 2030.. / 804.8 /03..8./.3 9. 09/.: /.3 848..3 3:3. :39: 20307.3.33..30.7.703.2 /.3 808:.35.3.35..5.3 3:3.3 93.203079 - 2-3.3.39:0:.3 0-:9:.3 05.7 203.-079.8/03.7://3   !/    49.3 05. :2:2 .. 0-:9:./.7 ..3 202-.5.3 80-.  .3-079.8 03:7:9 !741  7   .3 203:: 907./: :39: 202:.5.9: /03./ 47.3.3 01091  03 /.203.7.703/.3.803.703. 03 .9.3 :39: 20.3.0 -079./.: 203:3./../.5. 80. 203..3 .3 203:3: 5.O 03.3/.3. 03 :39: 2:.3 5007.:7: 02-07.5.: 203.. /03. 03 -07.2.9::. 03 /.  !7.5.5.3848./: 09.9 20309.:5:3/9025. -:: .3-0../. 7..:.9:7.3 02..35.3 -.3  .3:7.3 /...3 202-..7 -.9039.3 9/.350.7 :.7:8 80.3 809.3 -.3 /.. 808047..3 203/.3.2202-.9 /5.3907.8.7 .9. 503. :7: 20303.3 05.3503/.8..37:2.993.3 .3. !7.3848.7 203/4743 3/.3  /. 05..3 /4743../.950393-. /2..9./.2 909.9: 89.9-073907.7 /.2./47.7.. 2-3.3 539. /.03...30-2:/.3.3-0.

.- 907./2.2.503.5:3.:39:507. 9: 9/.3:-:3. /2.3907.3 9:.203/::3-0.!7./.703.../.3 03 :3:9 9/. .:3.. .38:3/03.:0. .905..9 /03.7.3848..2.5 4003 803.-078. -8.03 /.8/03.3 .7:3.34380357.9.25:. 907. .3.9:83. 808:./3..3/2  0 :3:3....309039:.8079..3 907. 47. 23/07 . 507: /. ../.9.3 05.7./ 503.25:  O 03.9.3 /. 3 :.39:./ 0- -.03 2-3./:8090.5. :.3.9.8 80.3. /.384:83.25: 203.8.9 .72438/.947 5030-.3-.33/-07.3/./.3 02:/./. 03.3 1. 803.39:.33:3.7030-2.39/.-. ..3 -0742:3.3 54908/./...7. 03 -.39:..503 :3:3.3.9 -0.3 /.37:2..-07:9  0.0380.. 89.37:2.8.703.703 O 02-07.33.8 03 :39: 907:8 203.8..3 907:8 -07848. -07902: /. -.3 507: /8::7  %:.3 ./. /.  $03.81.47..3 808:.3 9:.  :3:3. 2.8.7 57.304342039/.3 202507.9.3 47.8:/.3.39025.3809.3/02.2. 0:.3.907.3 02.73.3 /.39.3.305.7. .5 40 03 . 2-3.3 80/.3./. .. 03 3:3.8:/.8 80-.3 502.37:2. .3:39:20309.2.3-. 03 2.7.3 80/. /03.5 203.2-..03:39:20.7.7.9: 5.. 2..3 20249..3 03/239././.3 -8.7 03  .8 2.8. 20303. /03..3.  .3:7.547. 3. 203. ..3 /-07.3 2.82.3 20302-.3/. /.03-07.3.3.3 .3/.3 .20.39:./.38:808:897:-07.70:.9/./..7/2.3:7.993.-0.8.3 283 207:5.347.59.3.3 202-07.3202-..

3...9 O 03.: 2027. -.: 203:5.8.7 203.3503.39:8.7 47.31.3:03 O 03..37.3.38:/.. 03 -..0380/.9 203.3:7..2 //73.2.3 03 :39: 907:8 203.3   $9:. 03 :39: 2030:7 902..3 9:./803..8.3039/..3.7 03 .3 05...3 O 03.3  902.7..7.305.3:7.2 2.3 0:..3/50.3.203.7  03203..:7.20..3.3 203.7.2-.5..3 5034-. 0:. /.8.7 /03.9  2: 9: .3 . .3-07:3.3 05..3 ...9.9.9..7./. O 03.3:7.3 7.2..802:.3:7.50.03..303:39:80.3202-.5.5.3 /. .3 /03.3 90750393 . 03 :39: 9/. 54908 .33:-0. 2.703  039/.7:8 907:8 -0./.3. 03 :39: -07907:8 907.9 203.39/.9 -0.  !03..-8.20309.902-.9 20307.2203:950.5.3503079./.9.950.3 2025:3../..203.7907:8802.7 -070398:5.3: -0./.9.3.7.50393 /...2.3 9:..39/.3202507.3 05.-::50..7.9.203.7.3.3.90750.303  $:.9.3.3.7. 2.203.-.9./03. 907.3 .34003 O 02-7./47.7.92.02..-0-07./.3./. 47.3.9/.3 :897: /.303:7.9/...:203.7 03  .  ...31...3/.3 808:.3-072. .3:7.7.3 -07:-:3.803.39:.507:  /.703 O 03.3 0/:5.50.3:-0.3 . .3  ::/. 03 .5  03.3 05.7.03 :5...7../.5.31.3 7.3...7.90750.9 .303./47.0:.303  O 0249.70.. .3472.:2../.03-.25:.50.

8.203./.35.3 ..5.3:7. :39: 20307.5.803.O 03.7 80./.35.9: /03..3848.9. 0-:9:.3 539.3 9/./.9: 803.37:2.9 20309.3-0.8 -0..3 .3 02.8 .7.3 80. 2.8.5:3 9::.3-0.3 .: 3/.3.3  .7 ..  039/.:.9.3 05.3 /. /03.3 203:3: 5.3...2 /.:/.8 03:7:9 !741  7   .3 3:3./.5.7.:7: O 02-07.3/...3 80-.3848.3 9.3/804.3 93.2202-.3 :39: 20.9::.3:7..5073. / 804..350.03.39:0:.3503/.3 31472./: :39: 202:.5073. :2:2 .: -.3.2.0 -079.3 /.. /03.3.3.9-073907. 05. 2-3.3 202-.3 01091 03 /.3. :7: 20303..33.:.: -07848.203.7 ..  !7.9 .9 20302:.:.3 .3 /.7 92-: 033.. 03 /. 8:.3 0-:9:.3/4743../: 09.703.993.8 /03. /03.703.80.. 03 :39: 2:.7/. 7.3 05.9: 89./47.203079 - 2-3..3 5007.5.7 203/4743 3/.950393-..303:39:80.35. 203.: 203.: 203:.5. 503.7 -.-.2.90750./.3 809..3.9.3-079.8/03./.7.5.5.../. -:: .9 /5. 808047.30.703/.2909..3 848./.3 /.7.. 2-3.9:/./.7:880.3.  .3  5007..7 :./ 47..9.7 03.5 2. /203079  .3.5.30-2:/.. 9::.9.3  /.3907..: 203:3.3 808:. 09/.3 249.3 -.: 2030.9.7://3   !/    49./.03  / !02-07.3 203/..8.7. !7.7 /.5..9039.3 -.9.03:39:9/..3/. 03 -07.3 203:: 907. /.3 ..5. 50.3. 03 .3-07:8. /2.8 /...:5:3/9025.-079.3 3:3.20703.3 202-..9:7.7 203. .3249.305..3.03.

7 -0-07.7  8.8 2025:3..3 :8.3 /8.9.33. 02.3 907.3 203.3 .2.9 2.:.8..5.9: 2033.3. /-07 -.39:. .3 :39: /.980:2./.9 -0.5.3 #03..9 . /-07.. 9/..3 :39: 20309./.3/203079   . .3 .3 23/07  0- 802.90-.   -807.8357.8.3.3  $090.3 507:.50702-..5.3 40 8..3 57.-. 507:  094/0 .3 /9:3:.8.907 50. 0907-.31.39:.9 0-07.2 /7 03 /2..3.8 907/.3:9 907. /7.3 -2-3.:.3.3..9.:.5 :8.7203.53.3 :.:7..3 20.3/2   .9.9 -0. 8073-079.9 5.8.2.3.3 /703.9 /03./.780/.:3:3. 203.8 !. .25.-..253 9:  03 :.3 .3 -0:2 -8.  :8. 9/.9.3 2.3 /.: 2.3..4-807.-.: 93.7.8 :8.907 50.39:.. ..!7..9574808-0.9 .3... 93/.8. 202:33. 0.9..   D½ !7.3 2.9 703.9. 03 2:. .3./.3/:3.3 001091.3 90....3#:2.3 20302-.7.../.703. 8. /::3..3 . .38:3 .3 / . 20309.703.3 2:.7.3 -. 90780-:9 :39: 20.  8.3.3 20..:.9..33.3 /.3 -078. 0. .3.3.3 .39:.3-0:2907.9.9 57./.5. /..25:8 $03..8.503 .3 54908/.3. 8:/.39:.3.3-07.9..9..3./.303 5.8 03 :39: 907:8 203. /.3 .3-. -.3203. -.7420907 ...8.3 ..907.8..3 20249. /...3 038 -.2.3 80-.9.9.7 /.3 /.3 /.39:. 9039.3 .3/.39:.3.3 -.

33:3. 20303.3 203.7 5030.3 :7: .39:.7  :7: .3-..3 /50740400380-0:2502-07.8 2..3 . /-.3  383.5.3 88..3 3.8. .3 203.: 0-/.3/-. 388 3...2.25:.3/3. /.3 :39: 202-.3 50702-.9 ...7/...3 /.9. /.9 /825:.3.9 203-.38:3 3.320.3  ' !&%&!  0825:.83.7.9/825:..3 .2 50702-.8.3 -.3 /..3/902:/.3 ..5.7 2..3 .9.8. .502-07./.:5:9/.2.-.3. /.:.  $0/.9: 5079:2-:.5.3-.39: 03/. 03 8:/.8..3  .3 /..2 203.9 574808 /.25033.39: -:..2 203.5.3 507:-.3 .3/507409039.2 20302-.850 39009:..8:8/.9.8.7.3/3. . 9:  57.3 -.3-2-3. 203.3.7:8 202-..03203.5..3 /03.907..9 203.7. 93/. 2:.3 -2-3.3 203/./.703. 8047.9.5. 20. 02.3.8 -...3.303/./.80..1848.9..7800/.7 .7:820309.:831.3: /. 203. /.5.8 88. .  909.389:/ .01091 !741 7  02.3 503.3 /03.8/03..2-.:.. 90780-:9/03.8 .33.3. 502-07.3 3142.5.2 2..5 :.7 /.3..9. 57.3/..3.:8. ..757. 5072.39:.8  /.3 /..03 80/.7 03  0 .7:8 202.23907.9.3 -0-07. 9: 803/780.3 /50740 40 03 5.2.8 80..7 0191  !741 $409594 78 #.3 -0.5 40 88.3 88.9.8.-.35072.3/.9.3 ..3  .7.-..8  :7: .7.3/7/..380-0:2.9..302:/.3. .8./.3 203.3..3 809.3 -.2 88..3..

3.2.3249.  $.5 :.9 /03.9/..4391802.9 50393  .. 803.7.7 /03.9.7 /.3 ....8.788.3:39::7:  .5. 503//.7:7:9/.:.. 909.253.79307-0.3...f  9 f  ° f¾f° 9 °  f°  ¾¯¾ ¯ ½ °  f° nf ° ° ¾f$° f. 5020.3/.3 0:.7./.3:-0.. °–f©f D° ¾f¾f°©f°...3/.7:574808/.7.3503.5.3 89:/ .8807.30:..3 8.7. .388.9 -8.503..3:3.3:39:438047 438047 .388.5.3203.1091 8079./.39.203..7.3  $.3203. . . 3.9202503.3.7.. 8.. $.850  ./.59./03.50 .7 80.33.: 0- 203/.3:39:47.33.3 /.703.7.32030:7:9039. .39:.7.380/.7   $. /.388.3-0.3 -0.39:.8.  $.9 20309.05.3 .9.2/.9.8.72438.:7:/.2.3203. 907...3 503/.3..2-039:507...2020393.7203. 907:9.7.  %#!&$% O @¯ 9    9 ¯f° 9–f¯ 9 °–ff¯f° f½f°–f° %99%  D° ¾f¾ f°©f°¯ff°– O @¯9    f¯½f°f¾f....3 5079.3.  $0.7 ..3-.22.3 -0.ff°– O 9€    ..300:.3.73..73.3 :-:3.8: .5.547..39: :-:3.: 20..3 2.3.80-. .7.

½f fff °––f9 O .f°f© ¯ ° ¯°¾f¾ f°–f°¾f¾9 °  f°   .  .° . f .

f O 9€  ©½ ¾ f½¾¾f¾ . ©°  f©f9 ¯ f©ff° O 9€   ¯ff¯f  9¾ ¾ f©f.O 9€    ff ° . n 9€ ¾ –f° O  ¯f ¾ . °–f©f           . 9  9 °  f° f°9¾–9  ¯ f°–f°  .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->