LAPORAN KUNJUNGAN MATA KULIAH KLIMATOLOGI LAUT

DI BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

OLEH ILHAM FATHUL HOIR K2E 008 023

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merupakan badan resmi milik pemerintah Indonesia yang bergerak dibidang Meteorologi. iklim. sehingga perlu adanya suatu peramalan yang berhubungan dengan kemaritiman. yaitu wilayahnya sebagian besar didominsai oleh laut.PROGRAM STUDI OSEANOGRAFI JURUSAN ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011 BAB I PENDAHULUAN 1. Hal tersebut tidak dapat diketahui banyak oleh orang awam. Industri global misalnya perdagangan telah memaksa masyarakat untuk lebih terpacu. misalnya keselamatan yang berhubungan dengan bencana yang terjadi dilaut misalnya cuaca buruk. dan Geofisika yang memiliki tugas untuk melakukan suatu penelitian misalnya untuk memperkirakan cuaca. sehingga segala hal yang berhubungan dengan laut. Klimatologi. karena lingkupnya global laut menjadi suatu jalan untuk pengiriman barang atau transportasi. gelombang tinggi. masyarakat khususnya yang berada di daerah pesisir harus banyak tahu. kapal-kapal yang melintasi laut pada suatu wilayah sangat banyak sekalai dan sangat memerlukan panduan.1 Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan dengan panjang garis pantai terpanjang di dunia indonesia menjadi negara maritim. badai dan kain-lain. serta keadaan-keadaan yang kemungkinan dapat terjadi udara. Salah satu sub-bagian dari BMKG ini adalah yang bergerak dibidang kemaritiman yaitu dengan memiliki stasiun meteorologi .

yang isinya menjelaskan tentang tugas umum dari BMKG stasiun maritim semarang.00 – 11.1 Deskripsi Acara Kunjungan Acara 1 Pada acara pertama ini.2 • • Tujuan dan Manfaat Tujuan diadakannya praktikum lapangan Klimatologi Laut ini adalah : Mengetahui pelaksanaan kerja Stasiun Meteorologi Semarang dalam melakukan pekerjaannya dibidang kemaritiman. juga penjelasan teknis alur data yang diperoleh sampai menjadi pengumuman untung masyarakat. 7 Juni 2011 Pukul Tempat 2. praktikan diberi pengetahuan dengan : 09.maritim. Mengetahui alat-alat pendukung yang digunakan dan cara kerjanya. 1.1 Waktu dan Tempat Praktikum kunjungan mata kuliah Klimatologi Laut dilaksanakan pada.3 2. Hari/Tanggal : Selasa. . mendengarkan persentasi dari pihak BMKG stasiun maritim Semarang.3. BAB II MATERI DAN METODE 2.2 Alat Alat yang digunakan dalam praktikum lapangan Klimatologi Laut ini adalah : • Alat tulis • Kamera 2. Stasiun ini dimanfaatkan untuk dapat melakukan pemberian informasi terkait masalah kemaritiman.00 WIB : Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang.

2.2 Acara 2 (Cara Kerja Stasiun Meteorologi Maritim Semarang) Pada acara Ke dua ini praktikan diberi kesempatan untuk mengetahui secara langsung yang dikerjakan oleh pengolah data di BMKG.1 Hasil 3. BMKG mempunyai status sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementrian (LPNK). 2. Tahun demi tahun kegiatannya berkembang sesuai dengan semakin diperlukannya data hasil pengamatan cuaca dan geofisika.3. Juga pengenalan terhadap software-software yang dipakai dalam pengolahan data.1. Susilo Bambang Yudhoyono. sebelumnya bernama Badan Meteorologi dan Geofisika (disingkat BMG) adalah Lembaga Pemerintah Non Kementrian di Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi. Klimatologi. Onnen. klimatologi. dan Geofisika (disingkat BMKG). Kepala Rumah Sakit di Bogor. dan geofisika.3. 3. Pada tanggal 1 Oktober 2009 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi. Klimatologi dan Geofisika disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.3 Acara 3 (Kunjungan ke taman alat) Pada acara ketiga ini praktikan diberi kesempatan untuk melihat langsung alat-alat yang digunakan untuk pengambilan data dan dijelaskan sistem kerjanya juga cara memakai alatnya. BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN 3. .2 Profil Badan Meteorologi.1 Sejarah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Indonesia Sejarah pengamatan meteorologi dan geofisika di Indonesia dimulai pada tahun 1841 diawali dengan pengamatan yang dilakukan secara perorangan oleh Dr.1. dipimpin oleh seorang Kepala Badan.

2. Klimatologi. Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.471 dan No. serta prakiraan cuaca dan gelombang laut untuk wilayah perairan.3 Tugas. • • 3. Penyedia informasi cuaca kelautan untuk transportasi laut Dilakukan agar dapat mendukung keselamatan dan efesiensi pengelolaan transportasi laut.295/MG-201/PHB-1981 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pengamatan Cuaca dan Pengiriman Data Cuaca.21 Tahun 1992 tentang Pelayaran.Dasar hukum operasional Stasiun Meteorologi Maritim ini adalah : • • • UU No. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sub-bidang Stasiun Meteorologi Maritim memiliki tugas pokok yaitu : 1. Ketentuan World Meteorogical Organization (WMO) No. • Informasi cuaca pelabuhan Informasi cuaca harian yang berisi peringatan adanya badai.1. Kepres No.9 Volume D No.SK. fungsi dan kewenangan BMKG mempunyai tugas : melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi. Peraturan Kepala BMG No. • Pelayanan jasa informasi cuaca kelautan Informasi cuaca pelayaran (weather bulletin for shipping) Informasi cuaca harian berisi peringatan adanya badai.170/ME.KM.558. • Informasi cuaca khusus . Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas.007/KB/BMG-2006 tentang Petunjuk Teknis Operasional Stasiun Meteorologi Maritim. Kepmen Perhubungan No. cuaca buruk dan ringkasan keadaan cuaca umum yang signifikan. cuaca buruk dan ringkasan keadaan cuaca umum yang signifikan serta prakiraan cuaca dan gelombang laut untukpelabuhan dan perairan sekitarnya.65 Tahun 1980 tentang Ratrifikasi Konvensi Internasional “Safety of Life at Sea” (SOLAS) Tahun 1974.

1 Bentuk Logo .1.1. guna mendukung keselamatan pelayaran.5. Logo Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 3. Misi • • • Mengamati dan memahami fenomena Meteorologi Maritim. dan pengumpulan data cuaca.4 Visi dan Misi Visi Terwujudnya Stasiun Meteorologi Maritim yang tanggap dan mampu memberikan pelayanan meteorologi. Melaksanakan kewajiban dalam bidang Meteorologi Maritim. 3. Bimbingan kepada kapal-kapal dalam rangka program pengamatan Pengamatan dan pengumpulan data cuaca. 4.1.5 Berdasarkan : Keputusan Kepala BMKG No: 04 TAHUN 2009 Tentang : Logo dan Penggunaan Cap Dinas. Menyediakan data dan informasi Meteorologi Maritim. 3. Keputusan Kepala BMKG No: 03 TAHUN 2010 Tentang : Perubahan Logo dan Penggunaan Cap Dinas BMKG.Informasi cuaca harian/mingguan yang berupa data cuaca olahan dan atau prakiraan cuaca untuk penggunaan jasa yang memerlukan layanan khusus sesuai permintaan 3.

Bidang warna biru bergaris melambangkan klimatologi. • Warna hijau diartikan kesuburan.6 Struktur Organisasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Arti Warna Logo . Makna Logo Makna dari logo BMKG menggambarkan bahwa BMKG berupaya semaksimal mungkin dapat menyediakan dan memberikan informasi meteorologi klimatologi dan geofisika dengan mengaplikasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dan dapat berkembang secara dinamis sesuai kemajuan zaman. Dalam menjalankan fungsinya. Bidang berwarna hijau bergaris patah melambangkan geofisika. Dibawah logo yang berbentuk lingkaran terdapat tulisan BMKG. 1 (satu) garis melintang di tengah melambangkan garis kathulistiwa. di tengah-tengah warna putih terdapat satu garis berwarna abu-abu. Klimatologi. Arti Logo • • • • • • • Bentuk lingkaran melambangkan BMKG sebagai institusi yang dinamis.1. 9 (sembilan) garis di bagian bawah merupakan angka tertinggi yang melambangkan hasil maksimal yang diharapkan. • Warna biru diartikan keagungan/ ketaqwaan. BMKG berupaya memberikan yang terbaik dan penuh keikhlasan berdasarkan pancasila untuk bangsa dan tanah air Indonesia yang subur yang terletak di garis khatulistiwa. 3. • Warna putih diartikan keikhlasan/ suci. 5 (lima) garis di bagian atas melambangkan dasar Negara RI yaitu Pancasila. dan Geofisika berbentuk lingkaran dengan warna dasar biru. Gumpalan awan putih melambangkan meteorologi. putih dan hijau. • Warna abu-abu diartikan bebas/ tidak ada batas administrasi.Logo Badan Meteorologi.

umumnya digunakan thermometer kaca (liquid-in-glass thermometer) untuk peralatan Konvensional dan thermometer PT-100 untuk peralatan-peralatan digital. • Higrometer . Ada beberapa jenis thermometer yang digunakan dewasa ini.3. namun dalam pengamatan meteorologi dan klimatologi.1.7 Alat-alat pendukung pengamatan Stasiun Meteorologi Maritim Berikut ini adalah beberapa contoh instrumen yang digunakan untuk pengamatan meteorologi maritim : • Termometer Alat untuk mengukur temperatur adalah thermometer.

Dan alat yang dapat digunakan untuk mengukur kelembaban udara (Relative Humidity) adalah Higrometer. • Anemometer .Secara umum kelembaban (Relative Humidity) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah uap air yang ada di udara dan dinyatakan dalam persen dari jumlah uap air maksimum dalam kondisi jenuh.

Alat ini terdiri dari suatu objek tidak simetris (contohnya suatu anak panah atau panah berbentuk ayam jago yang menempel pada pusat gravitasinya sehingga panah itu dapat bergerak dengan bebas di sekitar poros horizontalnya) yang dihubungkan pada vane/weather cock sensor pada anemometer. Alat ini dipakai di stasiun-stasiun pengamatan udara permukaan. . yang terputar oleh ketiga mangkuk. Pada bagian bawah dari sumbu vertical dipasang generator. Karakteristik dari peralatan ini dirancang untuk mengoperasikan penakar hujan secara otomatis untuk menampung atau mengumpulkan sampel air hujan.Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin yaitu cup counter anemometer.mangkuk. Alat ini mencatat jumlah curah hujan yang terkumpul dalam bentuk garis vertikal yang tercatat pada kertas pias.Wind Vane atau alat penunjuk arah angin adalah sebuah instrumen yang digunakan untuk mengetahui arah horizontal pergerakan angin (angin permukaan). Alat ini terdiri dari tiga buah mangkuk yang dipasang simetris pada sumbu vertikal. • Takaran Hujan Penakar hujan jenis Hellman merupakan suatu instrument/alat untuk mengukur curah hujan. Pengamatan dengan menggunakan alat ini dilakukan setiap hari pada jam-jam tertentu mekipun cuaca dalam keadaan baik/hari sedang cerah. Tegangan dari generator sebanding dengan kecepatan berputar dari mangkuk . Penakar hujan jenis hellman ini merupakan suatu alat penakar hujan berjenis recording atau dapat mencatat sendiri.

• Pengukur Intensitas Matahari Pengukur intensitas matahari merupakan suatu instrument/alat untuk mengukur lamanya penyinaran matahari ke bumi. Sedangkan untuk mikrokontroler sebagai sistem perangkat keras dari peralatan AUTOMATIC RAIN WATER SAMPLER MGA-02 digunakan rangkaian Time Delay yang selanjutnya dibuat dalam bentuk Papan rangkaian elektronik tercetak (PCB/ Print Circuits Boards) sebagai pengontrol Stepper motor serta membuat stimulasi percobaan hasil perancangan dengan sensor utama.2 Pembahasan .Peralatan sensor yang akan dipakai ini adalah sangat peka begitu saat hujan terjadi maka motor penggerak akan membuka tutup peralatan pengumpul sampel air hujan secara otomatis yang kemudian sampel selanjutnya dialirkan melalui selang ke botol plastik yang berbahan dasar polyethylene. Alat ini dipakai di stasiun-stasiun pengamatan udara permukaan. Peralatan AUTOMATIC RAIN WATER SAMPLER MGA-02 menggunakan Data Logger sebagai konter penghitung curah hujan dimana software yang akan digunakan adalah Microsoft View Basic sebagai software untuk mengakses data dari Data Logger ( dalam bentuk format Microsoft Excel ) ke PC yang dilengkapi dengan Komunikasi kabel RS-232. Sensor ini akan menutup secara otomatis selama tidak ada periode hujan (saat hujan berhenti) yang bertujuan untuk menghindari atau mencegah terkontaminasinya sampel air hujan oleh polutan yang terbawa saat periode endapan kering ( dry deposition ). Pengukur intensitas matahari ini merupakan suatu alat pengukur berjenis recording atau dapat mencatat secara langsung lewat secarik kertas khusus yang dapat terbakar akibat panas yang diterima oleh bola. Pengamatan dengan menggunakan alat ini dilakukan setiap hari mekipun cuaca dalam keadaan baik/hari sedang cerah 3.

Pengolahan data informasi yang didapatkan akan diproses terlebih dahulu oleh pihak Stasiun Meteorologi Maritim baik secara manual atau automatis yang kemudian dikirim kepada pihak BMKG pusat. anemometer. Kanpel perikanan setempat. termometer. serta keadaan laut (tinggi gelombang). Kanpel. serta pelestarian lingkungan. serta pengukur intensitas penyinaran matahari. Pengambilan data sebaiknya harus dilakukan setiap harinya namun ada pula data yang diambil secara harian ataupun bulanan. kondisi cuaca. misalnya dalam penyampaian informasi cuaca. BAB IV . tabulasi. data kelembaban udara. data salinitas.Wilayah cakupan informasi cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Semarang meliputi wilayah perairan Karimunjawa-Belitung dan wilayah perairan Pantai Tegal-Semarang. penakar hujan. pertambangan. higrometer. Parameter-parameter yang dibutuhkan dalam proses pengambilan informasi ini adalah arah dan kecepatan angin. data penyinaran matahari. dan teks. Pemberian informasi cuaca untuk transportasi laut dan perikanan memungkinkan kapal-kapal yang akan berlayar menjadi lancar. perikanan. awan. Stasiun Meteorologi Maritim menggunakan peralatan-peralatan pendukung yang berupa Automatic Weather Station. pencarian dan penyelamatan. serta data tekanan udara. tekanan udara. wisata laut. data pasang surut. Pengambilan data di Stasiun Meteorologi Maritim di tanjung emas Semarang bukan suatu data pokok yang digunakan tetapi data yang inti ialah data yang dipakai dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di jakarta. temperatur laut dan udara. pertahanan dan keamanan. Kanpel penyebrangan. data suhu air laut. grafis. serta SROP untuk dipublikasikan secara luas baik ke publik atau ke kapal-kapal yang sedang berlayar. Stasiun Meteorologi Maritim Semarang memiliki peran dalam pemberian jasa dan informasi terkait bidang maritim. data hujan. Contoh data-data yang diambil oleh pihak Stasiun Meteorologi Maritim Semarang adalah data angin dan gelombang. serta pihak-pihak yang telah bekerjasama seperti kantor Adpel. Produk data dan informasi Meteorologi disajikan dalam tampilan peta. Informasi cuaca yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk keperluan transportasi laut. kecerahan.

KESIMPULAN 4. . pelabuhan atau cuaca khusus.1 • • Stasiun Meteorologi Maritim memiliki tugas pokok yaitu : Penyedia informasi cuaca kelautan untuk transportasi laut Pelayanan jasa informasi cuaca kelautan misalnya untuk pelayaran. Pengamatan dan pengumpulan data cuaca. • • Bimbingan kepada kapal-kapal dalam rangka program pengamatan dan pengumpulan data cuaca.2 4.3 Badan Meteorologi Maritim sangat penting bagi kemaritiman Indonesia. Alat-alat pendukung pengamatan Stasiun Meteorologi Maritim      Termometer Higrometer Anemometer Penakar hujan Pengukur intensitas matahari 4.

. agar pada saat praktikum lebih leluasa waktunya sehingga pengetahuan tentang alat dapat lebih mendetail. Semoga dipraktikum yang akan datang dapat dilakukan lebih baik lagi dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh praktikan.BAB V PENUTUP 5. Kurangnya asisten sehingga kurang terkoordinirnya praktikan. 5. banyak praktikan yang tidak terfokus terhadap yang dijelaskan.2 Saran Praktikan datang serempak dengan berangkat satu bis sehingga tidak ada yang telat dan nyasar.1Kritik Pemilihan waktu praktikum yang tepat.

go.bmkg.19 WIB.id. .DAFTAR PUSTAKA http://www. Diakses pada tanggal 13 Juni 2011 pukul 20.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful