P. 1
Pengertian Anjak Piutang

Pengertian Anjak Piutang

|Views: 299|Likes:
Published by miieko

More info:

Published by: miieko on Sep 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

Pengertian Anjak Piutang Anjak Piutang atau yang lebih dikenal dengan istilah factoring adalah perusahaan yang

kegiatannya melakukan penagihan atau pembelian atau pengambilalihan atau pengelolaan hutang piutang suatu perusahaan dengan imbalan atau pembayaran tertentu dari perusahaan (klien). Anjak Piutang atau factoring merupakan suatu badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri (Keputusan Menteri Keuangan RI No. 1251/KMK013/1988 tertanggal 20 desember 1988). Selanjutnya ditegaskan kembali dalam Keputusan Menteri Keuangan No.172/KMK.06/2002 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam dan luar negeri. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman yaitu: a) Penekanan Anjak Piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. b) Anjak Piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang) c) Pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan Anjak Piutang melibatkan tiga pihak Dari pengertian di atas dapat diambil beberapa poin-poin penting, yaitu: a) Transaksi Anjak Piutang terdiri dari dua jenis yaitu, pembiayaan (financing activity) dan non pembiayaan (non-financing activity). b) Transaksi Anjak Piutang mencakup transaksi domestik dan internasional c) Obyek pembiayaan piutang berupa tagihan jangka pendek d) Pembiayaan hanya dapat dilakukan kepada perusahaan dan bukan kepada individu

dengan melakukan perjanjian leasing akan dapat membantu perusahaan dalam menjalankan roda kegiatannya. triwulan atau enam bulan sekali kepada pihak lessor. Disamping hal tersebut di atas para pengusaha juga memperoleh keuntungan-keuntungan lainnya seperti kemudahan dalam pengurusan.32/M/SK/2/1974. Dengan melakukan leasing akan lebih menghemat biaya dalam hal pengeluaran dana dibanding dengan membeli secara tunai. Biaya-biaya yang berkaitan dengan transaksi lease dianggap sebagai biaya usaha bagi pihak lessee. perusahaan dapat membeli barang modal yang bersangkutan. dan adanya hak opsi. Bagi perusahaan yang modalnya kurang atau menengah. Melalui pembiayaan leasing perusahaan dapat memperoleh barang-barang modal untuk operasional dengan mudah dan cepat. Setelah jangka leasing selesai. sedangkan untuk operating lease disamping dikenakan pajak pertambahan nilai juga dikenakan pemotongan pajak penghasilan pasal 23.30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari 1974 tentang perizinan usaha leasing. Munculnya lembaga leasing merupakan alternatif yang menarik bagi para pengusaha karena saat ini mereka cenderung menggunakan dana rupiah tunai untuk kegiatan operasional perusahaan. berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang yang telah disepakati bersama.KEP-122/MK/IV/2/1974. Mulai dari jenis leasing yang paling sederhana sampai yang rumit. No. Di Indonesia leasing baru dikenal melalui surat keputusan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan Republik Indonesia dengan No. Perbedaan jenis leasing menyebabkan perbedaan dalam pengungkapan laporan keuangan. . Capital lease dan operating lease sama-sama dikenakan pajak pertambahan nilai.LEASING (SEWA-GUNA-USAHA) -Pengertian Leasing atau sewa-guna-usaha adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Perusahaan yang memerlukan sebagian barang modal tertentu dalam suatu proses produksi secara tibatiba. yang dapat diangsur setiap bulan. dapat mengadakan perjanjian leasing untuk mengatasinya. perlakuan pajak dan akibatnya pada pajak penghasilan badan akhir tahun. Dengan melakukan leasing perusahaan dapat memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat langsung digunakan berproduksi. Hal ini sungguh berbeda jika kita mengajukan kredit kepada bank yang memerlukan persyaratan serta jaminan yang besar. hal ini karena diperlakukan sebagai sewa menyewa biasa. Melalui leasing mereka bisa memperoleh dana untuk membiayai pembelian barang-barang modal dengan jangka waktu pengembalian antara tiga tahun hingga lima tahun atau lebih. dan No. Sejalan dengan perkembangan waktu dan perekonomian Indonesia permasalahan yang melibatkan leasing semakin banyak dan kompleks. tetapi tidak mempunyai dana tunai yang cukup.

3. Equipment Leasing Association di London memberikan definisi leasing sebagai berikut: “Leasing adalah perjanjian antara lessor dan lessee untuk menyewa sesuatu atas barang modal tertentu yang dipilih/ditentukan oleh lessee. maka pada prinsipnya pengertian leasing terdiri dari beberapa elemen di bawah ini: 1. 7. 4. Nomor 32/M/SK/2/1974.122/MK/IV/2/1974.Suatu keuntungan lain jika ditinjau dari laporan keuangan fiskal adalah transaksi capital lease diperhitungkan sebagai operational lease pembayaran lease dianggap sebagai biaya mengurangi pendapatan kena pajak. 6. 8. KEP. Fleksibel. 2. Sebagai suatu alternatif sumber pembiayaan modal bagi perusahaanperusahaan. artinya struktur kontrak dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yaitu besarnya pembayaran atau periode lease dapat diatur sedemikian rupa sesuai dengan kondisi perusahaan. 5. Tetapi tidak begitu halnya jika ditinjau dari segi komersial. Pengertian leasing menurut surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia No. Hak pemilikan barang modal tersebut ada pada lessor sedangkan lessee hanya menggunakan barang modal tersebut berdasarkan pembayaran uang sewa yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu”. Pembiayaan perusahaan Penyediaan barang-barang modal Jangka waktu tertentu Pembayaran secara berkala Adanya hak pilih (option right) Adanya nilai sisa yang disepakati bersama Adanya pihak lessor Adanya pihak lessee Pembiayaan melalui leasing merupakan pembiayaan yang sangat sederhana dalam prosedur dan pelaksanaannya dan oleh karena itu leasing yang digunakan sebagai pembayaran alternatif tampak lebih menarik. Secara umum leasing artinya Equipment funding. dan Nomor 30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari 1974 adalah: ”Setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Berdasarkan beberapa pengertian di atas. berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang telah disepakati bersama”. . yaitu pembiayaan peralatan/barang modal untuk digunakan pada proses produksi suatu perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. maka leasing didukung oleh keuntungan-keuntungan sebagai berikut: 1.

Lessee yang akan membutuhkan suatu barang modal menentukan sendiri jenis serta spesifikasi dari barang yang dibutuhkan. jadi dalam hal ini bisa dikatakan menjadi suatu penghematan modal bagi lessee. syarat-syarat perawatan serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengoperasian barang tersebut. sehingga dalam keadaan keuangan atau moneter yang sesulit apapun perjanjian leasing tetap berlaku. Tidak diperlukan jaminan. maksimum hanya menyediakan down payment yang jumlahnya dalam kebiasaan lease tidak terlalu besar. Adanya kepastian hukum. 5. yaitu lessee dapat menggunakan modal yang tersedia untuk keperluan lain. 3.2. 8. artinya pembayaran lease langsung dihitung sebagai biaya dalam penentuan laba rugi perusahaan. Klasifikasi Leasing 1. jadi tanpa prosedur yang rumit dan hal itu memberikan kemudahan bagi para pengusaha untuk memperoleh mesinmesin dan peralatan yang mutakhir untuk memungkinkan dibukanya suatu bidang usaha produksi yang baru atau untuk memodernisasi perusahaan. bukan dari laba yang terkena pajak. Terkadang leasing merupakan satu-satunya cara untuk mendapatkan aktiva bagi suatu perusahaan. Lessee juga mengadakan negoisasi langsung dengan supplier mengenai harga. 9. Capital saving. Sebagai pelindung terhadap inflasi. Adanya hak opsi bagi lessee pada akhir masa lease. Capital Lease Perusahaan leasing pada jenis ini berlaku sebagai suatu lembaga keuangan. Pembayaran angsuran lease diperlakukan sebagai biaya operasional. artinya terhindar dari resiko penurunan nilai uang yang disebabkan oleh inflasi. 4. artinya secara prosedur leasing lebih sederhana dan relatif lebih cepat dalam realisasi pembiayaan bila dibandingkan dengan kredit investasi bank. 6. yaitu tidak menyediakan dana yang besar. Cepat dalam pelayanan. karena hak kepemilikan sah atas aktiva yang di lease serta pengaturan pembayaran lease sesuai dengan pendapatan yang dihasilkan oleh aktiva yang dilease sudah merupakan jaminan bagi lease itu sendiri. Lessor akan mengeluarkan dananya untuk membayar barang tersebut kepada supplier dan kemudian barang tersebut diserahkan kepada lessee. 7. Karena leasing umumnya membiayai 100% barang modal yang dibutuhkan. yaitu lessee sampai kapan pun tetap membayar dengan satuan moneter yang lalu terhadap sisa kewajibannya. terutama perusahaan ekonomi lemah. Sebagai imbalan atas jasa pengguanaan . jadi pembayarannya dihitung dari pendapatan sebelum pajak. artinya suatu perjanjian leasing tidak dapat dibatalkan dalam keadaan keuangan umum yang sangat sulit. untuk dapat memodernisasi pabriknya.

Kemudian sisa dari harga barang tersebut akan dibiayai oleh credit provider. Di sini lessee memerlukan cash yang bisa dipergunakan untuk tambahan modal kerja atau untuk kepentingan lainnya. Direct finance lease Transaksi ini terjadi jika lessee sebelumnya belum pernah memiliki barang yang dijadikan objek lease. Lessor tidak membiayai objek leasing hingga sebesar 100% dari harga barang melainkan hanya antara 20% hingga 40%. Dengan memperhatikan mekanisme ini. Dalam kontrak penjualan lease diakui dua macam pendapatan yaitu pendapatan penjualan barang dan pendapatan bunga atas jasa pembelanjaan selama jangka waktu lease. lessor tidak memperhitungkan biaya-biaya tersebut karena setelah masa lease berakhir diharapkan harga barang tersebut masih cukup tinggi. b. Atas barang yang sama ini kemudian dilakukan suatu kontrak leasing antara lessee dengan lessor. 4. 3. Operating Lease Pada operating lease. maka perjanjian ini memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan direct finance lease. Di dalam menentukan besarnya pembayaran lease. Bisa dikatakan bahwa dengan sistem sale and lease back memungkinkan lessor memberikan dana untuk keperluan apa saja kepada kliennya dan tentu saja dana yang dibutuhkan sesuai dengan nilai objek barang lease. 2. Leverage Lease Pada leasing ini dilibatkan pihak ketiga yang disebut credit provider. Sales type lease (Lease Penjualan) Lease penjualan biasanya dilakukan oleh perusahaan industri yang menjual lease barang hasil produksinya. Dalam praktik lessee membayar rental yang besarnya secara keseluruhan tidak meliputi harga barang serta biaya yang telah dikeluarkan oleh lessor. Selanjutnya capital atau finance lease masih bisa dibedakan menjadi dua yaitu: a. Sale and lease back Sesuai dengan namanya dalam transaksi ini lessee menjual barang yang telah dimilikinya kepada lessor. . Jumlah rental ini secara keseluruhan akan meliputi harga barang yang dibayar oleh lessor ditambah faktor bunga serta keuntungan pihak lessor.barang tersebut lessee akan membayar secara berkala kepada lessor sejumlah uang yang berupa rental untuk jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama. Secara sederhana bisa dikatakan bahwa lessor membeli suatu barang atas permintaan lessee dan akan dipergunakan oleh lessee. lessor membeli barang dan kemudian menyewakan kepada lessee untuk jangka waktu tertentu. Di sini jelas tidak ditentukan adanya nilai sisa serta hak opsi bagi lessee.

Seperti Pesawat terbang bermesin jet dari Pabrikan Boeing dan Airbus. 2. Aspek perpajakan yang berkaitan dengan leasing. Lessee menandatangani tanda terima peralatan dan menyerahkan kepada suppplier. seperti yang tercantum dalam kontrak lease. setelah ini maka kontrak lease dapat ditandatangani. 6. 9. Antara lessor dan perusahaan asuransi terjalin perjanjian kontrak utama. 8.5. Lessee bebas memilih dan menentukan peralatan yang dibutuhkan. 1. Kontrak pembelian peralatan akan ditandatangani lessor dengan supplier peralatan tersebut. Lessor membayar harga peralatan yang dilease kepada supplier. Lessee membayar sewa lease secara periodik sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditentukan dalam kontrak lease. Pada saat yang sama. Cross Border Lease Transaksi pada jenis ini merupakan suatu transaksi leasing yang dilakukan dengan melewati batas suatu negara. 10. Prosedur Mekanisme Leasing Dalam melakukan perjanjian leasing terdapat prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan yang secara garis besar dapat diuraikan sebagai berikut: 1. bukti pemilikan dan pemindahan pemilikan kepada lessor. 3. 5. lessee dapat menandatangani kontrak asuransi untuk peralatan yang dilease dangan perusahaan asuransi yang disetujui lessor. 4. Pajak Penghasilan (PPh) . Supplier dapat mengirimkan peralatan yang dilease ke lokasi lessee. Barang-barang atau peralatan yang ditransaksikan dalam cross border lease meliputi nilai jutaan dollar Amerika Serikat. Supplier menyerahkan tanda terima (yang diterima dari lessee). 7. mengadakan penawaran harga dan menunjuk supplier peralatan yang dimaksudkan. Lessor mengevaluasi kelayakan kredit dan memutuskan untuk memberikan fasilitas lease dengan syarat dan kondisi yang disetujui lessee (lama kontrak pembayaran sewa lease). Dengan demikian antara lessor dan lessee terletak pada dua negara yang berbeda. Setelah lessee mengisi formulir permohonan lease. maka dikirimkan kepada lessor disertai dokumen lengkap. Untuk mempertahankan dan memelihara kondisi peralatan tersebut. supplier akan menandatangani perjanjian purna jual.

penyerahan jasa dalam transaksi capital lease dari lessor kepada lessee adalah penyerahan jasa yang terutang PPN. maka lessor harus mengenakan PPN yang terutang atas jasa persewaan barang yang dilakukan. 2. Dalam hal lessee kemudian melease kembali barang tersebut. 4) PPN sebagaimana dimaksud dalam angka 3) merupakan PPN Keluaran bagi lessor dan merupakan PPN Masukan bagi lessee dalam hal lessee adalah Pengusaha Kena Pajak. Pasal 17 ayat 2 menyatakan: a. Lease : Suatu kontrak sewa atas penggunaan harta untuk suatu periode tertentu dengan sewa tertentu. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) a. b. 1169/KMK. b. 3) Besarnya PPN yang terutang adalah 10% dari Nilai Penggantian. Peng. Pasal 17 ayat 2a mengatur tentang perlakuan pembayaran leasing oleh lessee. Dalam pasal tersebut dengan jelas menyatakan bahwa angsuran-angsuran atau pembayaran yang diterima lessor dari lessee untuk jenis transaksi finance lease tidak dikenakan pemotongan pajak penghasilan. Dalam hal transaksi sale and lease back tanpa hak opsi. PPN yang dibayar atas perolehan barang kena pajak (BKP) yang dilease merupakan PPN Pajak Masukan yang dapat dikreditkan dengan PPN Pajak Keluaran lessor.139/PJ. Di sini dijelaskan bahwa pembayaran leasing dari lessee kepada lessor untuk transaksi operational lease diperlukan pemotongan pajak penghasilan pasal 23 karena menurut pajak diperlakukan sebagi sewamenyewa biasa. Perlakuan PPN atas transaksi capital lease: 1) Berdasarkan ketentuan pasal 13 Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 1994 huruf d dan e. karena lessor sebagai perusahaan jasa persewaan barang dengan demikian adalah pengusaha kena pajak.Berdasarkan Undang-undang no 17 tahun 2000 dan surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. Pengumuman Direktur Jenderal Pajak No. PPN masukan atas perolehan barang tidak boleh dikreditkan oleh lessee. Pembayaran sewa guna usaha tanpa hak opsi yang dibayar atau terutang oleh lessee adalah biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Lessee wajib memotong pajak penghasilan pasal 23 atas pembayaran sewa guna usaha tanpa hak opsi yang dibayarkan atau terutang kepada lessor. . 2) Pengalihan barang dalam transaksi operating lease bukan merupakan penyerahan barang kena pajak karena pengalihan barang tersebut adalah dalam rangka persewaan biasa.63/1989 dan Pasal 1 angka 4 Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep05/PJ/1994.01/1991 Pasal 16 ayat 2 menyatakan: “Lessee tidak memotong pajak penghasilan pasal 23 atas pembayaran sewa guna usaha yang dibayar atau terutang berdasarkan perjanjian sewa guna usaha dengan hak opsi”.

Periode yang mencakup hak opsi untuk memperbarui kontrak leasing. Perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan satu group usaha dengan pemasok. Lessor : Pemilik dari aktiva yang akan di lease. b. Security Deposit (SD): Jaminan kas yang diminta lessor dari sewa lessee untuk menjamin pembayaran sewa atau kewajiban sewa lainnya. Periode yang mencakup hak opsi pembaruan yang biasa yaitu diberikan jaminan oleh lessee atas utang lessor yang mungkin terjadi. disebut perusahaan pembiayaan konsumen (Customer Finance Company). . Residual Value: Nilai leased asset yang diperkirakan dapat direalisasi pada akhir periode sewa. c. Pengertian Pembiayaan Konsumen Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman atau kredit yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitur untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung dikonsumsikan oelh konsumen. d. Perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiayaan dari pihak perusahaan leasing.Lessee : Pemakai aktiva yang akan di lease. Perusahaan pembiayaan konsumen yang tidak mempunyai kaitan kepemilikan dengan pemasok. dan bukan untuk tujuan produksi atau distribusi. Periode dimana lessor mempunyai hak untuk memperbarui atau memperpanjang masa lease. Perusahaan yang memberikan pembiayaan diatas. b. Adapun jenis pembiayaan konsumen berdasarkan kepemilikannya : a. Periode yang mencakup digunakannya hak opsi untuk membeli aktiva yang dilease. Lease term: Jangka waktu lease yang tetap dan tidak dapat dibatalkan. e. termasuk: a. Periode dimana denda dikenakan bagi lessee atas kegagalannya untuk memperbarui lease dan jumlah denda tersebut dijamin pada permulaan lease. Perusahaan pembiayaan konsuemen yang merupakan anak perusahaan dari pemasok. c.

.

  4 .

.

$.

.

  /.3 4  .

5-.

.

-.83 . /03. 3 .703.8.7 9.3 .   .8.3 .3 7:29  !07-0/. -.2 503:7:8.85.. -.2-.9 3 2070..3 . 0.2 503:3..3 /.:3..03/07:3 203:3.7 038 0. /. . /507..5..3.843.3.. .7.3.3 24/.3 :39:4507.90780-:9/.3 5. 5.  0-7:.3203. /03.  .3 97.8.... 9. 20250740 0:39:3. 502-0.25. 9.80 /.7.3 038 0.3. 2030.3 /.458  ..80 8.3.30:. 8.. 80./.9.3 .:.83207:5. :8.3.2.8 0. 5072.38.7  9039.5. .3 3/4308. -8..3.3 /. 9.93 0.2-.3 5. 9.703.3 . 805079 02:/.3 0.7.: 0.3 :8.3 -.8..3 .3 /.503..7-..3 .7.3 /03.. 5079.9. :39: 202-. 5079..83 2070.. :.9073... :.. 0.93. -.80 /..5.83  $0.:3  .253 /03.2. /.3 80/07.3.3 -.3 5.08800  :3./.33. 8.-.9.91.80 /8. 503.8. 507:8.3 5.5....8. 2. /03..83 802..59..3 50702-.3 20-.3 5024943.3.3 /03.3 50704342. 9:3.3.3 -.3 3.9: 50302-.3 42508  :. 7:5.3 80-....3 507...-. 503:8..3 507-0/.9.3 5.547.3 0:39:3..3.02-.83 2030-.39.3 .9: /.: 0-  8. 20250740 /..3  0.:3 3.3 4507.0.3 5073.3 -07.:.5 80-. :39: 0././.253.3 4507.9.  80/. .503:8.93 0.:3 .35.3.3 3.3 -.3.7.

303. 0.3 507..580-.380-.5.3.793./93.30. ..:/..9: 502-.  $0.-..9.3..7.. 0.59/.943. /93. 97.8 .9.83 .3 . :2:2 0.9: 0:39:3.547.7.5..78042078.4507...3.80/.59.7 .$:..: /.80502-.3 .3 503/.80 /5079:3. %09.38.3 18.203:7./.-09:.3 0:.. 6:52039 1:3/3  .3..

83 203:7:9 8:7.9 05:9:8. .3 078.3 -. 574808 574/:8 8:.-..3 /../.9: 507:8. 80.3.2..3 3/:897 #05:- 3/4308.3 /.3 03907 !07/.. .3 5..7.3 0.7.3.38:3  !03079. 03907 0:. :39: /:3. 4  !  .38:3 2.:5:3 9/.3 24/.

.

'.

.

  4247 .

.

$.

.

3 4247  .  /.

5-.

.

5 0.7.7.33. :39: /:3..9.3 /.3 80. 08847 /.:..3 24/.3. ....7. 507.3 -./.9: 507:8.8.8 -./.3 .7.3.3.7.  0-7:..3 502-. .507:8. 9079039: ..83 80-.3 /0138 0.88.7.3 40 8:....3 -078./03.3 :39: .3.7  .3. /805.  6:52039 0.7.: 2025075.83 ..3 507:8.3 -. 9..83 884.7.39../8079..3 /5.2 -039: 5030/.8. -07. -07:9 0.3 502-.5-.943 / 43/43 202-07..324/.9.3 502-.9: ..390.3.3:9. 808:.3 -..7.9.9-078.9:0.7..83 -07/.2.7.3 .. $09..3..9: 9079039:  -07/.3 08800 :39: 2030.390780-:9:39:202-0-.3 24/.

8.8  2.5..8.3 . 507:8.83//::3400:39:3.7./.3-.3502-.38.390../.3 507:8..... ..3.9: -08.3 :.7 -0-07.0.9: .3 !030/. 897:9:7 4397.7.-07./.9.3. 0- 203...08800 !02-.3.793.3507:8..5 4594379  /.73.7.3 40 . /03..3 2.3.3/805. 5... 203:3.320.3 -0-07.5.9073. 90780-:9 -07/.3. 5.3 -.380-.324/.5. 502..3  .83207:5.5..3.:0. 808:.3 502-..7..3 -.9:7 80/02.3.3 507:8.9:9079039:  07/..3.33. 503079..980/07.3 08800 .3 -.3 /03..3 24/. /.7... 8:.9:9079039: !02-..25.3 40 08800  . 08847 80/.3. /.7.2../9039:.2.3 7:5. /..380....257480/:7/.9..3 24/.08847 /. 573853.9073. 90780-:9 .-07:9   08-0  ..3 0.9 /808:...3 0:39:3.5..3 80-.91 9.9-078.5.3 / .83 .7.7  $0-.7...7.83 907/7 /. -.. 9: 0.380..3.91 8:2-07 502-. /.: 5074/0 0.3 43/8 507:8....3.3 .88.3                 !02-. 502-..3 0-:9:./..3/.3 /:3.3 24/.3.703.00203/-.80 /.3.3 ..7..9 /.3 50. 502-.8.7./9039:. 503079.

..9: 9/..3./..3  08800 :.3 :8. 0:.9:7.23.57480/:70.7.7:../.3 8.3-.5 31.7/03.3.3-.83909.3. :.3 5034507.3 0..:.3503/.207:5.7..3  .3 507.3 .9:3.. 038 3 -07.3 /03...9. 203.9... .3 /.85..324/.458-.7.088005./8:..33.2.9: 507.30. 574/:8.-73.3 ..8-.502-.3.:39:202507402083 2083 /.0.20-.: 80-. .80/507.35.7. .8 .3..3-8.80 8:/.3 -07:-:3.3 /./.80 8079.9.3 2430907 .7.35:3909.3/03.3.250.9..8507:8..0.. .3.30. ..7.3/3.3  .3 .3  .3 8:5507 20303.9 /-. 7: 507:8.3/-:9:../.9.9/.370/93.0.3 90780-:9 /807.3 24/.9:08800/.7 :39: 202:33. ..-.7 -. .4507.83 9/.7.7 /.7 -.8 .83 5. . .3.3/.8.9.910-.3 .33.5. /.38.3 8. 0502.9 8.9: 507:8.3. 8:..3 /80-.3.3 0..9.5.380-.08800 .    $0-.3 907:9. :39:/.3 /-:9:.8  .7.3 24/..5:3507.3.5-07.7.3..3.3 ::2  .3 -.80 !07:8.59.3 /-:.80    /.9:202-07.3-.80 ./..5.83 :2:23.809/.793.3 90780-:9 05.3 8079.:-08./...82:2 .703..37:29/.30.3  08800 .7503/..793.3..843..380-0:25.  S_XS_ WS_ZY  .  %/.2 0.2 0.3808:9.5.23.2039. 08800  $0-.7./-.8.3  .3 ..9 507.9.3 .-../..302:/.3 -.907.   /.83 207:5.72.2 503039:.7  2..793.7 7084 503:7:3.793.9203:3.7.7.3 0:.9..9 8:9  803.3 /435.3:2.8502-.38:7.3.3.5.3 8:..340././/..3 0.503:8. 8:.2.. 503/:3 907.3.30434202.05.5.3 .3 .:    %07.9.::39:2024/0738..3.3 8..8 .38:3 /03...7.370.507:8.3203. /.8.3 3../9.-..9.7.089.3 .9..3 -08.80808:.3 3048.7 .9: 8.. 85081.30. 05.3.3/..9.. -.3-.8  .3 .. -.3 0:..9:50302..9: 088008. :39: 203/. 0.7..830-80/07.. ./.5.5. 2030/.3 .3.57480/:7 .  8.. :39: 202-. 503:.3 05.3 /.324/..7.92024/0738.3 02:/.80.3 ./.390703.5.:907.38:3 /9:3 80-.3 :2:2 ..-..30.0.3 2:9.9: 02-. 203039:.3 ../.8.3502-. 8:5507 /.: 2430907 . 8:.-.9:.25. /507:../03.588.. 202-.3 202-:9:.-.3   !02-.3   05.3 803/7 038 8079.8.8 /./ 502-.7. 2030/. -:.340 31..   -.9: -.3.9: -/.3 / 0.3 2030:. :39: 0507:. /9:3/.5202-. /. ..3 90780-:9  08847 ..9 /.5. . /.9. 9073/.270. 503. 8.3 90780/.9.3 .703.89...7./.3. 2-.3/0.809:803/7    . 8:.59.8..

3 08800/. 2.83 3 /-.80   83 08800 20207:. /507:3.390780-:908800.3..7..3 02:/./.  :2.3. /03.8090.9: -..7.332029::.7.458-.3. 202-.3.257. 08847 202-0 8:. /.-0:25073.73./.3 /..: :39: 050393.2-..3 .7.7./.7. ./.80-08.  .9-078. 503:. 4507.:.9:9079039:..390.. 05.205:9. 3 80.3 .7.7/.3.00.::593  830. 1.7...80!03:.390.. 080:7:.2 503/.05.83 .930. 09. -.40.....3 :39: 9./805..  8.388. /.8 -.7.833.80  08847 202-0 -.9: .3 88902 8.8.3 8:.507.780.3 3/:897 .908800202-.3/-.80   0.7. 07.7.:..3.3503/..-.9 13.3..089500./..7 40 08847 /9.3.-./23.0. 2025079:3. 0.3 /70.3 05. 08800 :39: . 202:33.3 2030.. :39: 0507:..-.0880080-0:23..-.9.8.3-07:5.0 0.2-.3.. 033.7.9. . 7039.390780-:92.9.80 %7.0 ..3 .80 !.3 .3-:3.89/.7.3/0.3 -.3202-.70/9574. 08847  $0.33.0.3.59.80  08847 9/.39.//:.77039.3 0..9.202-.3 9/.3 40 507:8.80 -.3.3 24/.3 -.. 8. $08:./07  .5..3-08.7.9.3 -07-0/.3 5.8.3 /80-:9 .80 503:.7.7..947 -:3.080:7:.8.3 /03.00.3 205:9 ..8-8.3 -08. /-.: /:.3/ 0./0:.9:9079039: .3/..-.07.70/9 574.. 7039. 0.7.:39:.34008800  - $./.3 ..3/.3 .-07../07  08847 9/. /..8 .3.3.30.3203..80. 90780-:9.9.: 13.../.390780-:9.390.3 -.7. 8079.3.-.2 203039:.7. -. 3 02:/.-.3:93.7. 4-0-.   02:/.9.8079.39.3 -8.3 808:. 502-.7.320. 80/07.3 /.297.. .80-.3.80 0.34008847   /.5... 0:39:3.3 08847 202-07. .3 .7.3..3 3. /.../-0/.9.3202507.38079.2 4397.3 503:.9: 4397./9039:.3..80  $0.3 -.8.8 507239...9: 503/.80 !.83907.3 .3 /-.. 4-00.3 203:.7. ..3-. 0.80-07.3 /-:9:.93 0.502-0./.7.9.2.3.3.3/507:3.9.. -8./.05.0 0..80    507. /03./.5.3 /.38. 3.3.33.2.320.3/3..5.7.9:0..34-0 0.8308800203:.7 /.:.38.3.3 0.2..88.38203 2. 08800 /03./03.9.80 2.7.3 5.7.2. 08847  9.5.80 /..913..703.380.3 8..08800   $.3..7.7.3.73..8 574/:83.3.80 -./.7.2.3  0..3 9039: 8. 70.0884780:2.3 .3.308847 03. /.

3 0.3/...502-.780.507..39.3 /0.7!.3 .7.8:7.7.9.7.:507.308847/03. .3507:8.80/.3 8:.3./. .38 :39: 507.  03../.8:5507   08800202-. 748847/070.8004.8 5./. 30.9072.3 1.3/2.9.0.:9.  08800 /.83 .3.9.3 503.7.38.7.9 -..80  _\W\W^\SSSZ SZYTW^S`SZVWZYSZWS_ZY  !.$07.3 70/9 /.3 ..8:7...3907.80 %7..-7.80  2. 0.3.80 /03.38.   08800203.:.0.320307..3 5023/.80 8090.3  203.3.:.3 05.9 .3/.3 20.3.3. /9039:.3    !.9/:7...9907-.7.3/.3/.83 907/.3 :39: 202-07.3403/.. 08847 /.7.8.0...3820 ... 32..507.39.34397.9.8005.5. 08800 2038 1472:7 5072443.3 /.3.80205:93.3.37-:8  ^[_WVa^ WSZ_W WS_ZY .3    $090.9 57480/:7 /.3.8 8:.3 80.  .3203.38:5507507.38.4397.3 -07-0/.7.920372..7.3/97.08847   08847202-.9.8 0.:./..9 $05079!08.502-.7.9.3.3203:3:8:5507507.8:55507   $:550720307..9.. 0..:.390780-:9   $:5507/.7.3.8 0.9.3 /-:9:.:9.8:/..3.9.5074/808:.3.3/.5    08847 2030.   4397.9.5.305.3507.89.5...5.3 507.3/0.7.3/809::08847 805079.3 . 08847 /8079.9..2.9 203. 8.3/0.80 39.7..43/8507.3/.3.390. 038 3 207:5...3/9072.3 4397.08847/.8.2 20..3 203039:..2.9..502-0.8080.3 /.9.3 /03.3507./.390780-:9 8:5507../.39.3 507.7./03.7/..305.9/9..38.3 08800 90709.3.7.7.3.7488-47/070. /4:20303.3... /:.3./.808800 &39:2025079.9.3507:8.3/809:: 08800 .8:7.... /72.3/.3 /4.2.9/.3 0.3 .3507.24397.9.9: 97..3-07208309/.380-.708800 -:9502..3507.3/.3/.343/8 .8 0.380.2.3/.35:73.9072./. ..3 202:9:8.7:8 /.39:2/..24397. 5.3 !!  .38907..!03.3 .9./.3502.4397.38./.3 -.3/9.8 202 /.32020.5.9.3.-07:9   08800 -0-.9: 30.3 200.3 /02./.3 8.78-08..3.3/.80/.7207.3.3 .

303907 0:.3.3 :3/.07/.:3 /.3349.8.905:9:8.38:7.3&3/.7.3#4  .

 .

8.3.3 40 08800 . 203:7:9 5.3!!. :3.8.703.8 13.!..3/.  .3502-.8. 503. . !07..3..:.8 203.502-.3 5.!079. .38:7.3 80.3 -07/.3 80-.3 .8.9..30..30.3.:.3 80.9.8.834008800 83/0.7 .3 507.  .0.3 80./03.  !02-.. /03.-20249435.3 5.9.9  203..7.8502-.38.8.3709:703/07....8.8.3 5.  !07.3 5024943.35024943.8 502-...3 .7503.:3  :7:1 / /.80   07/.7.2-.3..8. !!  . 458 .:907:9./.3 /-.7.8.3 0  !03:2:2.3 0.8....943.3 ..9:79039.3 09039:.9/:7.7..35.3 /-.9.59.-.3 /9072..203. 90780-:9 /03.08847:39:97.80/507:..503. :8..9.. :8..3 -. /507./. !.3 !020739.897.7.70880005. . :3.9.83/.9.: 502-.8.3/.3/-.2 5.7 08800 :39: 038 97.3  !.380.3-7:94  - 08800. 458  ./..7.458.7 .4 !03 ...0.38:7.7..00.8.8.   !.. :3.08847  !.9..9.8.7.. ..3.  . 34247   9. 2030.7.35..35.8.305.. -.:..809/.:8.84507..3507.: 907:9.3 .3 08800 9/.9. 9. 08847 /.38.3 -.3 .503. 2024943 5. :8.8.3 5. 503.9..38.8.. 80.9203.5.: 907:9..35.9.:3.9:7.

! .

05:9:8. 4247 05 ../.3!.8.3 709:7 03/07.3. !..

!.

8:. !  .3-.308847  - .350307...08800. 08800 ..3-...3 907:9.08800/.!!.50780.930..7:820303.297..3.3 /-.7. 9079039:  .3 !!  .97.390780-:9.84507.3 .303. 80.2 97.39.3200.703. ../..3..3 -.8.   207:5.88.7 08847 05.8. !!.503. 08847 80-.3907:9.  50307.3/. 507:8...2.08847./.3 ..3. :39: 8:.3-. 0.03.3/..2. .38.3/02.9.80 207:5.850740.2 .3-....-..../..458 !!2.7..3.:.3207:5.8 50740.5.35.3-.9.0:.3..7./..703.3 9/.3 /0.3 -..80 /.80  $:.3. 50307.2.7 .!03.. /..80-./.3.390780-:9  2..7.73.503:8.9..3!!.79.7.3907:9.3 207:5.7.8:.3/.3 80.59.27./.3-.34008800 .3!!.3 !! 0:.8 503:3.0880002:/.7.8 .0.7.-40/70/9.3 !! !./..38.7..3 .9: 4397..7. ...8..8.50780. 5...8:. 08847 /.3.50780.3-..03.!.   08..9..38..8002-.   !03.80-:...3.3 .9: 5074/0 9079039: /03.2.9/70/9.8.3/03.3!!!.8:/ /.3    !! 80-.7.3-. 5.3/0.9.3 03.8.3/03. /2.!03:8..5.3  0. /.

3 438:203 ./  #08/:./.38:3 /438:28.3 203:3...3438:203 !02-..0.0.8..8.23.:70/9.3 438:0203 .9.. 08800 :39: 203.3.088472025:3.9.33.5.  !07:8.9:0.3.5072:.3 502-.84  ...9:/-07.0.3 :39: 9::.  !07:8.3408:.8 .7 502.3 -:.9.3 . ..9:507:8.3 203.80/.83  08847!02/.3 502-...9:53..3 8.0 425.3 .3 502...  $0.3/5077.7..308847..3/0.5:3038502-.3 .3  /.9.7:..8: . /03. !074/0.3 .8:..33..3 9072.3 .9.:39:202507-..9./.809072....235.30.3438:203.80  .3 207:5.3 .....8  /80-:9 507:8.: /897-:8  !07:8..3502-.3 / 0.32:33907.5..3 438:203 :894207 3.3 .5/.9.80.9.3 438:203 ..3 -. ..8.3909.3 /./.80/.'.39/.3 .3 -.3 05. .3 502-.75..23. /0-9:7 :39: 502-0...3.32..3203..  !03079.3 . 08847 /.84  -  !07:8. 2025:3./.7..80  !07:8.3-.3 :2..8:9..3 /.83  - !074/0. !074/0/2.30502.3 9/.:5/:3.3 502-.3..33./03/./03.3 /03...3 -.3 40 438:203  /.. ../03.9.:79 05489 $  .84   .:39:202507-../03/.380.458:39:202507-.: 50747.3 574/:8 .  .458502-.-.7:4397.340 08800 .8.9...3 207:5.3.3438:203-07/.3 .23 502-.9.7....2..3203..458:39:202-0.507:8.3 /.:0.3!02-.3/0.3 /239.75074/080.9.9.:0.3.90780-:9/..8809..7....80  0.9: 74:5 :8.33.80.08800  !02.3 502-.30.9/70..7:0.3 0502.3/..08800.7.3.380.3.7:.3/.324/.3/-07.7 80.. 507:8.8..80  / !074/0/2.9/-.3 ...:2025075./...:5..85.80  0 !074/0 ...3.3 502.3 202-07.:5 . .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->