Pengertian [Pengertian, Konsep Dasar, Klasifikasi] C.M. Krishna, Kang G.

Shin (1997) Real-time Systems Suatu sistem komputasi dinamakan real-time jika sistem tersebut dapat mendukung eksekusi program / aplikasi dengan waktu yang memiliki batasan, atau dengan kata lain suatu sistem real-time harus memiliki : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Referensi C.M. Krishna, Kang G. Shin ( 1997 ), Real-time Systems, Mc Graw Hill Book Company. http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2004/51/produk/SistemOperasi.ht ml Batasan waktu dan memenuhi deadline, artinya bahwa aplikasi harus Dapat diprediksi, artinya bahwa sistem harus bereaksi terhadap semua Proses bersamaan, artinya jika ada beberapa proses yang terjadi Dapat mengerjakan hal-hal yang penting saja, mengatur strategi task-task Membuat processor agar bekerja lebih cepat, sehingga dapat ditingkatkan Menemukan tingkat effisiensi waktu. Waktu proses merupakan sesuatu yang vital dan dianggap penting Suatu sistem dimana respon tepat waktu oleh komputer merupakan hal

menyelesaikan tugasnya dalam waktu yang telah dibatasi atau ditentukan kemungkinan kejadian selama kejadian tersebut dapat diprediksi. bersamaan, maka semua deadline nya harus terpenuhi. mana yang harus dikerjakan lebih dahulu. jumlah taskyang diselesaikan

yangdianggap vital.

Pre-Processing.M. yaitu sebuah metode penjumlahan bit dengan cara menjumlahkan dari sisi sebelah kiri (Most Significant Bit). menggambarkan kurva perbedaan antara pengolah dengan satu prosessor dan dua prosessor. Sampling. 5. maka terlihat perbedaannya. Paralel Processor. yaitu pada LSB Fisrt dan MSB First. yaitu sebuah metode untuk menjumlahkan secara cepat dengan cara mengambil sample data secara acak (random sampling) dari populasi data. sehingga dihasilkan proses yang lebih cepat. 4.Konsep Dasar [Pengertian. tugas akan lebih cepat dikerjakan. Hasilnya akan mendekati nilai sebenarnya. hasilnya akan mendekati nilai totalnya. Konsep Dasar. Berdasarkan pengalaman tersebut. Proses lebih cepat karena sebagian tugas telah dikerjakan sebelum waktu proses dimulai. Dengan cara ini memungkinkan pemberian nilai dengan cara estimasi pada saat belum diberikan waktu proses. dengan nilai bit yang terbesar. 6. Shin (1997) Real-time Systems Dalam Real-Time System ada beberapa konsep dasar yaitu : 1. Pada penerapannya menggunakan teknologi sistem cerdas atau sistem pakar. Krishna. Seleksi. Kang G. 3. Dengan menerapkan banyak prosesor diasumsikan tugas akan cepat diselesaikan. Heuristic. yaitu sebuah metode yang menerapkan beberapa prosessor (n prosessor) untuk mengerjakan satu tugas dengan kompleksitas tinggi atau tugas dengan jumlah yang banyak. . yaitu sebuah metode untuk mempercepat pengerjaan tugas dengan cara menyiapkan hal-hal yang akan diproses sebelum waktu proses dimulai atau tugas belum datang. Data yang telah diambil dijumlahkan dan kemudian dikalikan dengan bilangan berdasarkan pembagian jumlah sampel dari total sampel. yaitu sebuah metode yang akan mempercepat pengerjaan tugas dengan cara menyeleksi dan mengurutkan (sorting) dari nilai yang terbesar ke nilai yang terendah (decreasing).Cara ini akan cepat menghasilkan nilai yang mendekati nilai sebenarnya. Setelah diurutkan kemudian dijumlahkan. Klasifikasi] C. Gambar 1 dan 2. Jika digambarkan dengan kurva. MSB (Most Significant Bit) First. yaitu sebuah metode yang menggunakan pengalaman sebelumnya untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. 2.

Real Time Systems Design And Analysis. embedded. Menghardware-kan software berarti mengurangi beban pengolah dan berarti pula mempercepat kinerja pengolah sehingga dihasilkan pengerjaan yang cepat. (David B. Kang G. Krishna. An Engineer’s Hand Book. Compression. Laplante. 1997. Philip A. Shin.7.com.. Referensi 1.C. pada metode ini juga harus diperhatikan waktu yang dibutuhkan kompresi dan dekompresinya... yaitu metode untuk mempercepat proses pengerjaan tugas dengan cara meng-hardware-kan software yang dipakai dalam pengerjaan tugas. Institute of Electrical and Electronics Engineers. Stewart) 2. Inc. . yaitu metode untuk mempercepat pengerjaan tugas dengan cara mengompres data yang akan diolah. Hardware-isasi..1997 3. introduction of realtime. M. Singapore : Mc-Graw Hill Book Co. Second Edition. maka akan dihasilkan proses yang lebih cepat jika dibandingkan dengan data yang tidak terkompres. 8. Jika data yang diolah adalah data terkompres. http//: www. Real Time Systems.

Secara umum. Dengan demikian waktu deadlinenya lebih pendek jika dibandingkan dengan soft real-time ( SRTS ).Klasifikasi [Pengertian. 3. maka komputasi real-time dapat dibedakan menjadi : 1. atau mungkin menyebabkan starvation. maka aplikasi akan gagal. Dalam sistem ini. Oleh karena itu setiap operasi harus dijamin dengan waktu maksimum. Sistem Soft Real-Time ( SRTS ) Komputasi soft real-time memiliki sedikit kelonggaran. Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS ) Metoda ini merupakan gabungan antara Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS ). Krishna. Kang G. hasilnya adalah tujuan secara umum sistem yang dapat mendukung multimedia. Sistem Hard Real-Time ( HRTS ) Sistem hard real-time dibutuhkan untuk menyelesaikan critical task dengan jaminan waktu tertentu. Walaupun menambah fungsi soft real-time ke sistem time sharing mungkin akan mengakibatkan ketidakadilan pembagian sumber daya dan mengakibatkan delay yang lebih lama.M. Shin (1997) Real-time Systems Response Rime dan dampaknya. karena sistem seperti ini tidak dapat meramalkan waktu yang dibutuhkan untuk mengeksekusi suatu proses. Jika kebutuhan waktu tidak terpenuhi. dan variasi tugas yang tidak dapat diterima di lingkungan yang tidak mendukung komputasi soft real-time. 2. Pemberian jaminan seperti ini tidak dapat dilakukan dalam sistem dengan secondary storage atau virtual memory. proses yang kritis menerima prioritas lebih daripada yang lain. Mekanisme ini dikenal dengan resource reservation. sebuah proses dikirim dengan sebuah pernyataan jumlah waktu dimana dibutuhkan untuk menyelesaikan atau menjalankan I/O. Dalam definisi lain disebutkan bahwa kontrol sistem hard real-time dapat mentoleransi keterlambatan tidak lebih dari 100 mikro detik. Kemudian penjadual dapat menjamin proses untuk selesai atau menolak permintaan karena tidak mungkin dilakukan. Klasifikasi] C. Konsep Dasar. grafik berkecepatan tinggi. .

http://www.ernet. Mc Graw Hill Book Company.in http://bebas.4. 5. tugas akan lebih cepat dikerjakan. Real-time Systems. maka waktu deadlinennya bisa ditawar.html . Shin ( 1997 ). Kang G. yaitu sebuah metode yang menggunakan pengalaman sebelumnya untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. artinya tidak secara mutlak pada titik tertentu. Interaktif Deadline ( Waktu Deadlinenya Bisa Ditawar ) Pada interaktif real-time. Pada penerapannya menggunakan teknologi sistem cerdas atau sistem pakar Referensi C. tetapi tergantung dari kesepakatan yang ditentukan dan fleksibel. 6 Intelligence RTS Metode ini biasanya menggunakan Expert Systems / Kecerdasan buatan / Artifial Inteligence atau Kendali Cerdas.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2004/51/produk/SistemOperasi. Berdasarkan pengalaman tersebut. Probabilistic / Statistik Metode ini biasanya menggunakan teori probabilitas / teori kemungkinan dengan metoda statistik.vlsm.M.ncst. Krishna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful