KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah yang maha kuasa sehingga atas rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan tulisan ini. Tulisan ini membahas tentang kelainan kongenital yang akan mengganggu pergerakan diafragma pada saat respirasi dari manifestasi klinis, pemeriksaan penunjang dan penatalaksanaannya. Saya merasa tulisan ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangannya, untuk itu kritikan maupun saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan.

Akhir kata semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua.

Kepajen, Januari 2011

Fachrizae Effendi

1

Selain itu. Gangguan pembentukan itu dapat berupa kegagalan pembentukan sebagian diafragma. septum transversum dan pertumbuhan dari tepi yang berasal dari otot-otot dinding dada. Kadang-kadang pada anak yang lebih besar juga sering diduga sebagai staphylococcal pneumonia. Hernia Bockdalek paling banyak dijumpai pada bayi dan anak-anak. vicera abdomen terdorong ke kaudal pula.BAB 1 PENDAHULUAN Diafragma adalah otot inspirasi utama.17% yang dilaporkan oleh mullens dkk sampai setinggi 6% yang dilaporkan oleh Gale. Pada dewasa sangat jarang (sekitar 10% dari semua kasus) dan sering terjadi misdiagnosis dengan pleuritis atau tuberkulosis paru. ia bergerak ke kaudal. Hal ini didapatdari penelitian retrospektif dari pemeriksaan CT Scan yang dilakukan untuk berbagai tujuan. Sewaktu diafragma berkontraksi. gangguan fusi ketiga unsur dan gangguan pembentukan otot. sehingga udara tersedot ke dalam paru. 2 . Diafragma dibentuk dari 3 unsur yaitu membran pleuroperitonei. Akibatnya ialah bahwa volume cavitas thoracalis dan terjadi penurunan tekanan intra thoracal. Pada gangguan pembentukan dan fusi akan terjadi lubang hernia. pada dewasa dilaporkan insidensi bervariasi antara 0. sedangkan pada gangguan pembentukan otot akan menyebabkan diafragma tipis dan menimbulkan eventerasi. volume cavitas abdominalis sedikit berkurang dan tekanan intraabdominal agak meningkat. Dengan menurunnya diafragma. Insiden pada neonatus tercatat 1 : 2000 – 5000.

1 Definisi Hernia Diafragmatika adalah penonjolan organ perut ke dalam rongga dada melalui suatu lubang pada diafragma.BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2. Diafragma adalah sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut. 3 .

tepat di atas glandula adrenal. Kanalis pleuroparietalis ini secara normal tertutup oleh membran pleuroparietal pada kehamilan minggu ke-8 sampai ke-10. gangguan fusi ketiga unsur dan gangguan pembentukan otot. septum transversum dan pertumbuhan dari tepi yang berasal dari otot-otot dinding dada. 4 . Bochdalek pada 1848 menggambarkan secara detil aspek embriologi pada hernia ini yang merupakan defek tersering (80%). Hal ini sering dihubungkan dengan penggunaan thalidomide. anterolateral (tipe Morgagni) atau di esofageal hiatus hernia. Hernia ini merupakan kelainan yang jarang terjadi. nitrofenide. Gangguan pembentukan itu dapat berupa kegagalan pembentukan sebagian diafragma. Foramen bochdalek merupakan celah sepanjang 2-3 cm di posterior diafragma setinggi costa 10 dan 11. atau defisiensi vitamin A selama kehamilan. Seperti diketahui diafragma dibentuk dari 3 unsur yaitu membran pleuroperitonei. Kadang-kadang defek ini meluas dari lateral dinding dada sampai ke hiatus esophagus. 2. antiepileptik.2 Etiologi Penyabab pasiti hernia masih belum diketahui. Mc Culley adalah orang pertama yang mendeskripsikan kelainan ini pada tahun 1754.Lubang hernia dapat terjadi di peritoneal (tipe Bochdalek) yang tersering ditemukan. sedangkan pada gangguan pembentukan otot akan menyebabkan diafragma tipis dan menimbulkan eventerasi. Pada gangguan pembentukan dan fusi akan terjadi lubang hernia. Pada neonatus hernia ini disebabkan oleh gangguan pembentukan diafragma. quinine. Kegagalan penutupan kanalis ini dapat menimbulkan terjadinya hernia Bochdalek.

Jika hernianya besar. maka sianosis akan berkurang. dada tampak menonjol.3 Manifestasi klinik Walaupun hernia morgagni merupakan kelainan kongenital. Terbentuk massa yang mendorong jantung sehingga menekan paru-paru dan terjadilah sindroma gawat pernafasan. Perut kempis dan menunjukkkan gambaran scapoid. Bila anak didudukan dan diberi oksigen. usus dan bahkan hati dan limpa menonjol melalui hernia. Anak sesak terutama kalau tidur datar.2. tetapi gerakan nafas tidak nyata. Sebaliknya hernia Bockdalek menyebabkan gangguan nafas segera setelah lahir sehingga memerlukan pembedahan darurat. biasanya paru-paru pada sisi hernia tidak berkembang secara sempurna. bayi akan menangis dan bernafas sehingga usus segera terisi oleh udara. hernia ini jarang bergejala sebelum usia dewasa. Lambung. Pulsasi apek jantung bergeser sehingga kadang-kadang terletak d hemithoraks kanan.Setelah lahir. 5 .

Sianosis (warna kulit kebiruan akibat kekurangan oksigen).Gerakan dada pada saat bernafas tidak simetris.tidak terdengar suara pernafasan pada sisi hernia. Pemeriksaan fisik didapatikan gerakan pernafasan yang tertinggal. fremitus menghilang.Gejalanya berupa: . . 2. perkusi pekak. . . .Takipneu (laju pernafasan yang cepat). . 6 .Bentuk dinding dada kiri dan kanan tidak sama (asimetris).Gangguan pernafasan yang berat. suara pernafasan menghilang dan mungkin terdengar bising usus pada hemitoraks yang mengalami gangguan.perut teraba kosong. Secara klinis hernia diafragmatika akan menyebabkan gangguan kardiopulmoner karena terjadi penekanan paru dan terdorongnya mediastinum ke arah kontralateral.Rontgen dada menunjukkan adanya organ perut di rongga dada. . yaitu: . .4 Pemeriksaan Penunjang Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Kesulitan untuk menegakkan diagnosis hernia diafragma preoperative menyebabkan sering terjadinya kesalahan diagnosis dan untuk itu diperlukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis hernia diafragmatika. .bising usus terdengar di dada.Takikardia (denyut jantung yang cepat).

5 Penatalaksanaan Anak ditidurkan dalam posisi duduk dan dipasang pipa nasogastrik yang dengan teratur dihisap. Kadang-kadang diperlukan fluoroskopi untuk membedakan antara paralisis diafragmatika dengan eventerasi.Gambar Anteroposterior (AP) pada pasien dengan Hernia diafragmatika congenital menunjukkan herniasi di hemithirax kiri. 2. Foto Thoraks akan memperlihatkan adanya bayangan usus didaerah thoraks. Diberikan antibiotika profilaksis dan selanjutnya anak 7 . Bila perlu dapat pula dilakukan untuk membuktikan apakah kelainan itu eventerasi atau hernia biasa.

Reposisi hernia dan penutupan defek memberi hasil baik.dipersiapkan untuk operasi. 8 . Tindakan darurat juga perlu jika dijumpai insufisiensi jantung paru pada neonatus. Hendaknya perlu diingat bahwa biasanya (70%) kasus ini disertai dengan hipospadia paru. Pembedahan elektif perlu untuk mencegah penyulit.

diperlukan adanya gambaran klinis yang sesuai serta diperlukan pemeriksaan penunjang yaitu Foto Thorax. 9 . Penatalaksanaan dengan tindakan operasi dan perlu diingat bahwa biasanya 70% kasus disertai dengan hipospadia paru. Pada hernia Bockdalek sering ditandai gejala namun pada hernia Morgagni biasanya asimtomatis. Sampai saat ini etiologi pasti belum diketahui.BAB 3 KESIMPULAN Telah dibahas mengenai hernia diafragmatika pada neonatus. Untuk menegakkan diagnosis hernia diafragmatika.

bedahugm. Bedah UGM. Hernia Diafragmatika.um. < community. < http://www. Hernia Diafragmatika. diakses tanggan 4 Januari 2011. diakses 3 Januari 2011.id%2Fshowthread. USU Press.ac. Jakarta 10 . Anonima 2010.net/hernia-diafragmatika/ > Fahmi 2010. Medan. Buku Kuliah 1 Ilmu kesehatan Anak. Anatomi dan Aspek Klinis Diafragma Thorax.DAFTAR PUSTAKA Anggraini. UM Community. Infomedika.php%3F57464-HerniaDiafragmatika&rct=j&q=hernia diafragma&ei=crghTfiAoHmrAf9mbjOCw&usg=AFQjCNEiyRbTxm6lqVk6Ee6tcod2e7iZtQ&s ig2=-Y37yrH60yOLgkhgIhx21Q&cad=rja > Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1998. DG 2005.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful