P. 1
Penerapan Teknologi Kloning Pada Manusia

Penerapan Teknologi Kloning Pada Manusia

|Views: 1,089|Likes:
Published by Gumilang Prakarsa

More info:

Published by: Gumilang Prakarsa on Sep 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2013

pdf

text

original

PENERAPANTEKNOLOGI KLONING PADAMANUSIA DAN HAK-HAKPEREMPUAN

Oleh: Hartini*

Intisari
Perkembangan rekayasa genetika saat ini menunjukkan kemungkinan aplikasi teknologi kloning pada manusia yang dimaksudkan untuk menghasilkan individu baru atau untuk pengobatan medis dengan berbagai motivasi. Kloning dari sudut proses dimungkinkan menurut AI-Qur 'an karena beberapa ayat yang ada mengisyaratkan adanya proses reproduksi non konvensional, namun motif dan kewenangan untuk melakukannya masih menjadi perdebatan. Demikian pula tidak ada larangan dalam AI-Qur 'an untuk melakukan penelitian, bahkan mendorong manusia melakukan penelitian dan penyelidikan. Akan tetapi, ada isyarat bahwa ontologi dan epistomlogi keilmuan dalam perspektif AI-Qur 'an tidak boleh bebas nilai. Meskipun aplikasi teknologi kloning pada manusia menunjukkan beberapa keuntungan bagi individu tetapi tidak selalu berdampak positif bagi masyarakat secara umum. Keputusan untuk menerapkan kloning dalam rangka mengatasi masalah reproduksi (infertilitas) atau untuk pengobatan medis memiliki dampak secara agregat yaitu terutama adanya eksploitasi terhadap wanita khususnya berkaitan dengan hakhak reproduksi wanita, di samping menurunkan harkat dan martabat manusia melalui proses komersialisasi serta terjadinya kesenjangan antara orang yang kaya dengan si miskin. Oleh karenanya, sebagai antisipasi, pengaturan terhadap hak-hak perempuan terutama menyangkut fungsi-fungsi reproduksi dalam kaitannya dengan aplikasi rekayasa genetika secara umum, perlu dilakukan.
L Pendahuluan Semenjak dipublikasikannya penemuan kontroversial Dr. Ian Welmut beserta koleganya di Institut Roslin, Edinburgh, Skotlandia atas kloning seekor domba bernama Dolly I, maka kekhawatiran dan keprihatinan mulai melanda dunia. Kelahiran Dolly lang sung dikaitkan dengan kloning manusia dan kloning yang dibayangkan adalah kloning manusia seperti dalam cerita fiksi yang berkonotasi untuk kejahatan. Kekhawatiran lain terhadap kloning manusia ini adalah adanya ancaman terhadap institusi perkawinan dan kekacauan dalam hubungan kekeluargaan. Apa yang dikhawatirkan oleh dunia itu setidaknya akan menjadi kenyataan karena pada penghujung tahun 2002, tepatnya pada 26 Desember 2002, ada sebuah perusahaan bioteknologi Amerika Serikat, Clonaid, yang mengklaim telah sukses "menciptakan" manusia kloning pertama dengan jenis kelamin wanita yang diberi nama Eva," Sekalipun ke-

,

i

r

~ .

I

S.H., Staf Pengajar Pada Fakultas Hukum UGM Hasil penemuan tersebut dimuat pertama kali da\am Maja\ah Nature Edisi Februari \ 997 dengan Judu\ "Viable Offspring Derived from Foetal and Adult Mammalian Cells" Republika, "Manusia Kloning Pertama Telah Lahir", 28 Desember 2002.

MIMBAR HUKUM

171

Disadari atau tidak. clonal (adjective: bersifat kloniah). Jakarta.op. istilah kloning dipakai secara umum untuk menunjukkan segal a macam prosedur yang menghasilkan replika genetik yang sarna persis dati induk biologis. karena kloning merupakan salah satu produk dari teknologi tersebut. IVF (in vitro fertilization).suksesan Clonaid terhadap kloning manusia diragukan oleh para ahli karena hasil kloning perusahaan terse but sebelumnya dinilai gagal. sepanjang sejarah modem. Tulisan ini bermaksud menguraikan hak-hak perempuan terutama hakhak reproduksi perempuan dalam kaitannya dengan penerapan teknologi kloning pada manusia. . Kloning berasal dari kata Klon (Yunani) yang berarti tunas. Edisi 2 Tahun 1997. maka kedua kelompok terse but yang akan sangat mendorong dan memanfaatkan produk teknologi ini. sel atau organisme. partenogenesis dan kloning. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan meliputi inseminasi buatan.B. DaIam bioteknologi. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa terhadap penerapan teknologi kloning pada manusia. I. terlebih dahulu perlu melihat proses kloning pada manusia. IL K10ning pada Manusia dalam Perspektif Islam Untuk melihat bagaimana perspektif Islam terhadap penerapan kloning pada manusia.Kusmaryanto. donor sel telur dan sel sperma. 2-5. maka kelompok yang paling bisa memanfaatkan dan mendorong berkembangnya iptek tersebut adalah kelompok industri dan militer. kultur telur dan embrio. dalam setiap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peristiwa di atas setidaknya memberi gambaran bahwa secara teknis tidak ada halangan lagi untuk menerapkan teknik kloning yang semula dilakukan terhadap domba untuk selanjutnya diterapkan pada manusia. kemudian masuk ke bahasa Inggris menjadi clone (kata kerja: mengklon).B. Tampaknya memang ilmu pengetahuan sedang memasuki sebuah gerbang baru yang mendebarkan yang akan mempengaruhi kehidupan manusia di masa depan. pembekuan sperma dan embrio. I C. namun setidaknya telah ada sinyal bahwa kloning terhadap manusia akan dilakukan dan ada indikasi keberhasilan kloning tersebut. "Kloning dan Rekayasa Reproduksi" Tarjih. Oleh karena organisme itu dibuat dari satu sel dan dengan demikian mendapatkan faktorfaktor keturunan yang sarna persis dengan mastemya. 2001.• 172 MIMBAR HUKUM .religoustolerance. Disadari pula bahwa dalam upaya-upaya terse but ada implikasi kemanusiaan terhadap kelompok tertentu terutama menyangkut hak-hak kaum perempuan dan anak-anak. Embryo cloning Teknik ini dikembangkan dari embrio biasa yaitu hasil pembuahan sel telur dengan sel sperma. dalam http://www. GIFT (garnet intrafallopian transfer). cloner (kata benda: orang yang mengklon). perlakuan hormonal. Human Cloning. Grasundo. Dalam salah satu tahap per- J . Kusmaryanto. dua kelompok yang sering dicap sebagai destructive power. dan clonal/y (adverb: secara kloniahj Kloning tidak bisa dilepaskan dengan masalah teknologi reproduksi atau rekayasa reproduksi atau disebut juga Assisted 4 Reproductive Techniques (ART). termasuk DNA sequence. him. Dari bahasa Yunani. Ada beberapa macarn teknik yang dipakai 5 dalam kloning.htmLihatjugaC. 21FT (zygote intraffalopian transfer). Penelitian terhadap proses kloning sudah sejak lama dilakukan secara terus-menerus dati mulai kloning katak sampai pada penerapan teknologi kloning tersebut pada manusia.cil him. Sulchan Sofoewan. Problem Etis Kloning Manusia. yaitu: 1.orglclo-reac.

Disebut juga gene cloning atau biomolecular Engineering. Terhadap teknik kloning yang ketiga ini sebenamya belum tentu dimaksudkan untuk memproduksi manusia. Dengan demikian praktik dan prosedur pelaksanaan kloning dapat diidentiftkasikan ke dalam beberapa tujuan. Gen-vektor itu akan tumbuh dengan multiplikasi di dalam organisme itu sehingga menjadi banyak dan terjadilah kloning sel. sebingga bisa berkembang atau membelah diri menjadi organ tubuh manusia apa saja. IS April 2002. sedang dalam cara yang natural. Sementara itu kloning terhadap anggota badan dimaksudkan untuk mengganti jaringan tubuh 7 yang rusak. Embryo splitting ini biasa dikembangkan dalam program bayi tabung. proses embryo splitting ini terjadi pada anak kembar identik. Cara ini dibuat dengan menggabungkan gen yang akan diklon dengan sebuah vektor." Ini terjadi pada kloning stem cell terse but. lalu menanamkannya ke dalam sebuah sel telur yang sudah dibuang inti selnya. ditumbuhkembangkan dalam sebuah medium dengan aliran listrik untuk merangsang 2. menempel pada dinding rahim. Kompas.com!science/cloning-m. "Pandangan Islam Terhadap Kloning Manusia". yakni anak kembar yang berasal dari satu sel telur. tetapi tidak sarna secara genetis dengan induknya. Recombinant DNA Technology ini sudah lama diterapkan untuk menghasilkan bahan-bahan fannasi kedokteran. 3. tetapi bukan seorang individu manusia. Recombinant DNA Technology. Karena makhluk bidup yang baru ini berasal dari satu sel yang sudah terspesialisasi yang diambil dari sel manusia dewasa dan tidak terjadi percampuran dengan faktor genetis lain. Diakui bahwa Al-Qur'an pun sebenamya mengisyaratkan proses reproduksi non- 6 1 Therapeutic Cloning. Hal pertarna mempunyai dua tujuan yaitu untuk mengupayakan keturunan bagi pasangan yang mandul dengan cara mengkloning DNA dari suaminya yang sah dan tujuan kedua adalah untuk kepentingan sains dan teknologi semata. kloning dimaksudkan untuk "memproduksi" anak dan tujuan yang kedua. sebab masingmasing embrio ini mendapatkan faktor keturunan dari ayah dan ibunya. embrio itu berada dalam tahap yang disebut totipotenti. Dalam tahap ini bila masing-masing sel itu dipisahkan akan berkembang menjadi seorang individu (embryo splitting). Tampaknya. pertumbuhan sel sebagaimana terjadi dalam pembuahan biasa. to Create Human Organs dalam http. yakni gen dan vektor yang akan diIetakkan dalam organisme yang cocok. Somatic cell Nuclear Transfer Teknik ini dilakukan dengan mengambil inti sel somatis dati sebuah objek biologis yang sudah dewasa. Kemudian embrio tersebut dimasukkan ke dalam rahim yang sudah dipersiapkan secara biologis. kembangannya yakni sebelum embrio itu. DNA baru yang disebut recombiant DNA ini sekurangkurangnya hams terdiri dati dua bit DNA. Stem cell manusia adalah sel primordial yang ada dalam embrio manusia yang belum terspesialisasi. kloning yang sering diperdebatkan adalah kloning aseksual tanpa sperma sebagai upaya untuk menduplikasi genetik yang sarna dengan cara mempersiapkan sel telur yang sudah diambil intinya dan selanjutnya di "fusi" dengan sel donor yang merupakan sel dewasa dari suatu organtubuh. MIMBAR HUKUM 173 . kloning dimaksudkan untuk mengklon organ-organ tertentu dari anggota badan untuk keperluan tertentu.htm Nasaruddin Umar. Pertama. Individu yang berasal dati cara ini akan mempunyai kesamaan genetis di antara mereka. yakni sampai dengan tiga hari sesudah pembuahan dan embrio terdiri dari 2-8 sel.llthefamsworths. maka makbluk ini secara genetis sarna dengan mastemya.. yaitu sel-sel yang secara genetis satu dengan lainnya sarna.

Selanjutnya ada juga ayat yang mengisahkan adanya populasi burungl serangga (thairan ababil) dalamjumlah besar dan semuanya seragam membawa batu lalu menghancurkan pasukan Abraha (Q. Dengan demikian manusia akan selamat kalau dia hidup dalam aturan yang digariskan oleh agama. akan tetapi kewenangan dan motifuntuk melakukannya masih menjadi perdebatan. Bahkan. Ini mengisyaratkan bahwa ontologi dan epistomologi keilmuan dalam perspektif Al-Quran tidak boleh bebas nilai. The Islamic Verdict on Stem Cell Research. misalnya ada manusia tanpa bapak dan ibu yaitu Nabi Adam (Q. Allah Swt.khilafah. Akan tetapi. karena riset dengan tujuan apa pun tanpa dikaitkan dengan Tuhan tentu mempunyai risiko. bahkan mendorong manusia untuk melakukannya dalam rangka mengenal lebih dekat sang Khalik. Melihat fenomena penerapan kloning pada manusia dengan beberapa tujuan tersebut. kloningjenis apa saja? Apakah termasuk meng-klon dalam arti "memproduksi" manusia bam? Atau hal ini dimungkinkan bagi suatu pasangan yang betul-betul tidak bisa melahirkan anak secara konvensional? Atau kloning hanya dibatasi pada penciptaan sel jaringan tubuh tertentu yang memungkinkan seorang rnanusia menjadi khalifah dan hamba yang berkualitas? Islam tidak melarang manusia untuk mengadakan penelitian atau penyelidikan. pertimbangan moral dalam dunia penelitian sangat penting. ada manusia tanpa Bapak yaitu Nabi Isa (Q.Imran: 59). Kata i~ra' seakar dengan istiqra' berarti penelitian. ada manusia tanpa ibu yaitu Hawa (Q.S AI-Hud: 64) dan Nabi Isa mempunyai mukjizat untuk menyembuhkan penyakit cacad permanen dan menghidupkan orang yang sudah meninggal dua tahun sebelurnnya. of what will bring prosperity and what will bring disaster.S AI. AI-Fil: 1-5) Ayat-ayat tersebut mengisyaratkan dan sudut proses. He (Swt) created human beings and knows his nature. ada suatu fatwa yang dikeluarkan oleh Majma' Buhus Islamiyah Al-Azhar di Cairo Mesir. Fatwa ini juga menguatkan bahwa kloning manusia telah menjadikan manusia (sebagai makhluk yang dimuliakan Allah) menjadi obyek penelitian dan percobaan yang melahirkan beragam masalah pelik.1OOnly Allah (Swt) can define that way man should live. • [0 II Ibid Ibid Saqib Latif. present and future.com Nasaruddin Umar. mungkin bisa dikatakan membawa malapetaka bagi dunia kemanusiaan jika ilmu dan agama dipisahkan. what will satisfy him and what will make him miserable. fatwa ini juga mengharuskan untuk membedakan antara kloning pada manusia dan hewan untuk menghasilkan keturunan yang . dalam http://www. Ayat Al-Qur' an yang paling pertama diturunkan ialah iqra 'bi ismi Rabbik (Bacalah dengan Nama Tuhanmu).S. kloning dimungkinkan terjadinya.Nya. II yang intinya adalah bahwa kloning pada rnanusia itu haram dan hams dihalangi dengan berbagai cara. He (Swt) is aware of the past. has full knowledge of good and bad. Akan tetapi di dalam perspektif Al-Qur 'an. "Kloning Manusia adalah Haram". Only the Creator. Kata iqra ' sebagai simbol ilmu pengetahuan dan kata Rab sebagai simbol agama menjadi suatu kata majemuk di dalam ayat terse but. Sebagaimana dikatakan oleh Saqib Latif. 15 April 2002 174 MIMBAR HUKUM .S AI-Rahman:14). Bahkan di zaman Nabi Shaleh ada unta yang lahir dan keluar dati sela-sela bebatuan tanpa induk dan pejantan (Q.SAI-Nisa:1). Aktivitas riset dan penelitian harus selalu dikaitkan dengan Tuhan. Apakah manusia dalam kapasitasnya sebagai pengganti Tuhan (khalifah Allah) berkewenangan melakukan proses itu atau tidak?8 Kalau sekiranya dimungkinkan.konvensional. Kompas. mengetahui kebesaran-Nya sehingga menjadikan rnanusia lebih tunduk dan taat dalam mernatuhi perintah.

MIMBAR HUKUM 175 . antara lain dalam Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita (Convention on the Elimination of all forms of Discrimination against WomenICEDAW) yang telah diratifikasi Indonesia melalui UU Nomor 7 Tahun 1984. ibid .S. maka yang dimaksud dengan hak-hak reproduksi adalah bag ian dari keseluruhan hak-hak manusia perempuan selaku pengemban amanat reproduksi umat manusia. kelahiran seorang bayi tidak lagi IJ " Masdar F. danPasal 16 dapat disimpulkan bahwa setiap negara wajib membuat peraturan yang menjamin adanya perlindungan terhadap hak-hak reproduksi perempuan. 2000. m. menurut fatwa ini diperbolehkan karena asas manfaat yang lebih besar daripada mudharatnya. 77-78. Kloning pada manusia untuk tujuan pengobatan medis. Dalam kaitannya dengan fungsi-fungsi reproduksi tersebut. secara jelas dinyatakan dalamAl-Qur'an sebagaimana tersurat dalam Q. 2. Dari beberapa pasal yang ada antara lain Pasal 11 ayat(l) huruffdan ayat (2). terutama meliputi men~andung. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. terjadi perubahan posisi perempuan. Analisis Gender dan Transformasi Soaial. Mas'udi. hlrn.. Yogyakarta. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Adapun hak-hak reproduksi tersebut dapat dikategorikan ke dalam tiga hal. Pencipta Yang Paling Baik. Lihat juga Mansour Fakih. dengan kloning yang semata-mata untuk kepentingan sains dan teknologi. Mizan. 138-139. hal. perempuan mengemban fungsi reproduksi umat manusia. Selanjutnya dari pasangan suami isteri dilahirkan anak-anak yang merupakan amanah dari Rabb-nya. ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya juga dengan susah payah. islam dan Hak-hak Reproduksi Perempuan. Hak-hak reproduksi perempuan sebagai bag ian dari hak asasi manusia mendapat perhatian dalam beberapa peraturan di tingkat intemasional. lalu segumpal darah itu Kami jadikan tulangbelulang. hak atas jaminan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan fungsifungsi reproduksi. melahirkan dan menyusui anak.S. hak atas jaminan kesejahteraan. Pasal12. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). 3.baik dan bennanfaat atau untuk pengobatan medis. mengandungnya sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan (Q. Melalui metode kloning. 2001. lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Maka Maha Suci Allah. Pustaka Pelajar. hak untuk mengambil keputusan menyangkut kepentingan perempuan terutama yang berkaitan dengan prosesproses reproduksi. 2 Fungsi kemanusiaan yang amat berat ini diapresiasi demikian mendalam dalam sebuah ayat Al-Qur 'an yang artinya: Kami pesankan sungguh-sungguh kepada umat manusia untuk berbuat baik kepada ibu bapaknya. Sejarah penciptaan manusia itu sendiri.Dengan adanya perkembangan di bidang rekayasa genetika terutama kloning. Al-Mukminun: 13-14: Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.AI-Ahqaf: 15). baik selama proses-proses vital reproduksi maupun di luar itu dalam statusnya sebagai isteri dan ibu dari anak-anaknya. Hak-hak Reproduksi Perempuan dalam Kloning Secara kodrati. yaitu 13 1. Bandung. Hak-hak terse but muncul berkaitan dengan proses kelangsungan hidup manusia yang menurut Islam dilestarikan secara sunatullah melalui pembentukan keluarga yang disyahkan oleh syariat Islam. .

sedemikian pekatnya unsur cinta kasih itu. dan pengasuhan akan diserahkan kepada perempuan yang mempunyai karakter penyabar. yaitu seorang wanita yang disewa rahirnnya untuk keperluan penempatan embrio. Akan tetapi bagaimana menjamin kesejahteraan dari seorang perempuan terhadap kebutuhan irnmateriil yang mempunyai naluri untuk mernberikan kasih sayang dan perhatian terhadap seorang anak yang secara faktual telah dikandungnya selama beberapa bulan. Bahkan hubungan itu telah terbentuk sejak dalam kandungan.htrn Pikiran Rakyat. bahwa para wanita tersebut berisiko terkena sejenis kanker yang tidak lazirn dan unik pada manusia yang menyerang rahim. memberikan selnya dari salah satu organnya dan kemudian menitipkan anaknya pada rahim seorang wanita. cukup memesan sel telurpada suatu firma. sewa rahim. sehingga tempat janin itu sendiri disebut rahm (dari bahasa Arab yang secara etimologis berarti cinta kasih). Dengan demikian. risiko buruk mengintai para wanita yang memutuskan untuk mengandung bayi kloning. Adanya firma yang menyediakan sperma. . maka pertanyaan yang muncul adalah bagaimana jaminan kesejahteraan perempuan tersebut tidak saja selama proses reproduksi. yaitu choriocarcinoma. Kesejahteraan yang bersifat materiil tentunya bukan suatu persoalan karena teknologi kloning merupakan suatu teknologi tinggi yang menyediakan dana luar biasa. sementara kehamilan dilakukan oleh perempuan yang secara fisik mempunyai kemampuan yang kuat. Dari sisi kesehatan reproduksi perempuan. Bisa jadi nantinya seorang perempuan yang mempunyai genetika bagus hanya akan menyumbangkan sel telurnya.'4 Perubahan posisi itu terlihat nyata karena selama ini wanita memiliki hak-hak reproduksi yang dengan perantaraan keunggulan rahimnya bisa menyemai danmelahirkan sebuah kehidupan bam. Selarnat Datang Manusia Kloning I" 2 Januari 2003. Bermain Sebagai Sang Pencipta: Manusia Cloning 8_cloning. salah satunya adalah Clonaid. tetapi sudah berdiri di Amerika Serikat. apabila ingin mempunyai anak tidak perlu isteri. Pada kasus kloning. ibu rahim sewaan tidak memiliki hubungan genetik dengan bayi yang dikandungnya serta tidak memiliki hak sebagai orang tua setelah janin yang dikandungnya lahir.memerlukan spenna ayah. 10 Terhadap perempuan yang rahimnya disewa untuk menyemai janin yang seluruh infonnasi genetiknya berasal dari suami isteri yang menyewanya at au perempuan yang rahimnya disewa dan sel telurnya dibeIi untuk dibuahi sperma laki-laki yang menyewanya di suatu laboratorium. tetapi juga di luar masa-masa itu dalam statusnya sebagai seorang ibu yang telah melahirkan seorang anak. dan sebagainya itu bukan suatu khayalan. Sebagaimana dikatakan oleh Profesor Richard Gardner's. Implikasi lain dari ibu rahim sewaan ini adalah kemungkinan adanya gap an tara http://fithrah. Raras.. Seorang ibu sudah cukup secara teoritis untuk mempunyai anak. Keberadaan ibu rahim sewaan sebenarnya telah mempengaruhi posisi dan hak-hak perempuan. Sedangkan seorang laki-laki. seorang ahli perkembangan embrio pada mamalia.de/artikel/ IS Tri Yudani M. 176 MIMBAR HUKUM . Diyakini bahwa hubungan emosional yang amat pekat dan cinta kasih si ibu telah menjadi taruhan "survival" bagi si anak dalam memasuki dunia kehidupan. pada akhirnya surrogate mother tersebut hams menyerahkan bayi yang telah dikandungnya tersebut kepada pihak yang telah menyewanya atau kepada pihak temp at genetika pembentuknya berasal. Dalam penerapan teknologi kloning manusia ada fenomena yangdisebut ibu rahim sewaan (surrogate). Saat ini ada kecenderungan proses reproduksi manusia telah begitu terbagibagi dan terspesialisasi seolah reproduksi hanyalah sebuah cara produksi.

Penerapan kloning terhadap manusia disikapi secara beragam. Sekalipun dengan teknologikoning akan lebih memberikan kebebasan kepada perempuan untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan proses-proses reproduksi juga memberikan keleluasaan untuk tidak tergantung kepada seorang laki-laki dalam hal mendapatkan anak. "Kloning dan Posisi Perempuan" 15 April 2002 kolom Dikbud. Jadi bagaimana pun institusi perkawinan masih mempunyai arti penting bagi umat manusia. dari sisi surrogate ini sudah ada kecenderungan eksploitasi terhadap perempuan. baik laki-laki maupun perempuan. MIMBAR HUKUM 177 . Iv. dengan berbagai variasi. Upaya Perlindungan Hak-hak Repro- duksi. bukan saja oleh suatu kekuatan yang terorganisir untuk proyek kloning tersebut. Mewujudkan ketenteraman dan kedamaian adalah inti dari perkawinan itu sendiri.Ar-Ruum ayat 20: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Allah ialah menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. 17 tetapi tidak berarti secara otomatis akan memberi pengaruh positifbagi perempuan itu sendiri. Negara-negara Eropa Barat pada umumnya melarang pengklonan manusia. loc. agar kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya ". tetapi metode yang dipakai Ian Welmut (kloning dari sel dewasa) 16 17 Kompas. perlu dipettanyakan. Yogyakarta.cit.Adanya aspek ibadah itulah yang menjadikan sebuah perkawinan penting dan tetap relevan sepanjang jaman. " Aziz Mushoffa dan Imam Musbikin. tetapi juga eksploitasi oleh perempuan terhadap perempuan lain secara subordinat. sebagaimana dinyatakan dalam Q.S. Adanya rasa saling membutuhkan ini melahirkan per- hubungan-perhubungan antara pria dan wanita menuju suatu ikatan yang bemama perkawinan. Dengan kata lain. Judi Wacjman. 2001. 9_karena mendeklarasikan sesuatu yang tadinya haram mejadi boleh dilakukan antara kedua belah pihak sebagai suarni isteri. 19 Nasaruddin Umar.S. organ-organ tubuh perernpuan telah menjadi komoditas yang dikomersialkan Apalagi dengan masuknya unsur-unsur kapitalisme. Di Inggris sebenarnya sudah ada larangan untuk mengklon embrio manusia. him. 66-67. 76-77. Pustaka Pelajar. keinginan dari sebagian kaum feminis radikal untuk menjadikan perempuan tidak lagi membutuhkan laki-laki atau sebaliknya. 2001. Keluarga dibentuk tidak hanya untuk melahirkan keturunan. maka penggunaan rahim dan sel telur akan cenderung eksploitatif. Pihak yangsecara ekonomi kuat bisa dengan mudah Iftenyewa perempuan yang secara ekonomi lemah dengan kesepakatan yang mereka buat. SPBY. Dengan keberhasilankeberhasilan dibidang kloning. kini seolah-olah telah menjadi suatu alatproduksi dan komoditas yang dapat diperdagangkan. Feminisme Versus Teknologi. Ikatan perkawinan bukan hanya mengikat dua orang yang berlainanjenis secara lahiriah. Secara instinktif manusia dikaruniai rasa saling membutuhkan dan tertarik di antara lawan jenisnya (Q. him.perempuan yang kaya dengan perempuan 16 miskin yang disewa.AI Imron: 14). ju a berfungsi sebagai ibadah ( 'aqd aI9 'ibadah). Kloning Manusia abad XXI. Yogyakarta. Di sini terlihat bahwa rahim dan sel telur yang merupakan alat reproduksi perempuan yang selama ini dihormati karena keunggulannya. tetapi juga mengikatsecara batin dan menumbuhkan tanggungjawab yang berkelanjutan. tetapi yang lebih penting adalah memberikan perlindungan psikologis terhadap sanak keluarga: 18 Institusi perkawinan di samping berfungsi sebagai kontrak sosial ( 'aqd aI-tamIik) yang melahirkan kesadaran dan tanggung jawab sosial antara kedua belah pihak. Sehingga dengan penerapan teknologi kloning.

These include respects for the dignity of the human being and protection of the security of human genetic material". tindakan yang "membolehkan" tanpa batasbatas dan rambu-rambu tertentu. Resolusi ini disepakati dengan konsensus bersama 191 negara anggota WHO. dan community (ilmuwan atau konsumen). Demikian juga dalam 00 K. Tarjih. memang tidak dapat secara mutlak dihalangi. baik secara politis maupun secara agamis dipandang tidak arif. mereka menerima sebuah resolusi yang mengecam setiap usaha pengklonan manusia: "the use of cloning for the replication of human individuals is contrary to human integrity andmorality". Pada tanggal 11 Maret 1997 Direktur umum WHO. banyak yang tidak menyelesaikan persoalan dan bahkan tidak dipedulikan oleh para ilmuwan. Reaksi yang menarik atas masalah pengklonan berasal dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). product. "Kloning Ditinjau dari Aspek Kalam Era Modem". memberikan pemahaman pertumbuhan sel kanker. dalam http://www. sudah mengeluarkan sebuah pemyataan yang . Sebaliknya. Tetapi ini tidak berarti bahwa dengan demikian ia menolak semua prosedur pengklonan dari sel-sel manusia. akan tetapi hendaknya penelitian tersebut dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek terkait. Yogyakarta. Persoalannya adalah bahwa penelitian kloning pada manusia selain memiliki sisi gelap terutama berkaitan dengan usaha menduplikasi individu manusia. Hal ini diperkuat dengan pemyataan Organisasi Kesehatan Dunia Pertengahan bulan Mei 1997 yang mengadakan pertemuan tahunannya di Jenewa.htm ~ Amin Abdullah.religoustolerance. 178 MIMBAR HUKUM . hIm. Perspektif Etika. tampaknya sebagian besar masyarakat dunia sepakat bahwa kloning dengan tujuan untuk menduplikasi individu manusia adalah tidak etis. Ia mengakui manfaat medis dari pengklonan terakhir ini. Sejarah mencatat bahwa tindakan dan sikap "melarang" semata-mata. Betenz. 2001. Dengan kata lain kloning untuk menghasilkan bayi manusia haruslah dilarang.sebenamya tidak tercakup dalam undangundang itu. Hiroshi Nakajima. Edisi 2 Tahun 1997. Kanisius. yaitu process. maka pelarangan secara mutlak terhadap penelitian kloning pada manusia. Dengan melihat kemungkinan implikasi negatif yang timbul berkaitan dengan penerapan kloning pada manusia. tetapi tidak bersifat mengikat. juga dapat mengarah kepada keangkuhan intelelctual yang justru memberikan dampak negatifbagi manusia itu sendiri. " Human Cloning. Dengan mempertimbangkan pernyataan dari Direktur Umum sebelumnya. Teknik kloning memungkinkan dokter mengidentifikasikan penyebab keguguran spontan. menunjukkan bahwa pengklonan manusia 20 harus dianggap tidak etis. Karena itu Inggris akan memperketat peraturan hukumnya. sehingga pengklonan manusia dalam setiap bentuk dilarangjuga pada tarafUni Eropa. Inti pemyataannya: " WHO considers the use of cloning for the replication of human individuals to be ethically unacceptable as it would violate some of the basic principles which govern medically assisted procreation. 22 sudah banyak dilontarkan oleh beberapa kalangan. penggunaan sel stem untuk meregenerasi jaringan syaraf serta memberikan kemajuan dalam penelitian masalah penuaan. genetika 21 dan pengobatan. Sebagaimana diketahui bahwa terdapat sedikitnya tiga komponen pokok dalam pengembangan ilmu pengetahuan.orglclo-reac. Ide ini mendasarkan pada asumsi bahwa penelitian-penelitian rekayasa genetika termasuk kloning. Dr. Ide tentang pembentukan undangundang atau peraturan tentang keselamatan rekayasa genetika atau diistilahkan dengan Biosafety Act. juga terdapat aspek positif yang memberikan harapan bagi masa depan dunia kedokteran. 118. Melihat fenomena di atas.

demikianjuga terhadap sel telur. 2001. Mizan. Mas'udi..com/science/cloning -m. Farnsworth. Pasal 11 ayat (3) menentukan bahwa perundang-undangan yang bersifat melindungi sehubungan dengan hal-hal yang tercakup dalam pasal ini wajib ditinjau kembali secara berkala berdasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta direvisi.orglclo-reac. DAFfARPUSTAKA Abdullah. Yogyakarta. Human Cloning. Grasundo. Terkait dengan hak-hak perempuan. 2001. pemikiran terhadap perlindungan perempuan sudah seharusnya mendapat prioritas. Masing-masing komponen perlu mendapat perhatian proporsional demi tercapainya kemanfaatan teknologi secara aman. Perspektif Etika. Rahim selalu diperlukan baik dalam kloning dengan maksud untuk melahirkan individu manusia maupun kloning dengan tujuan memproduksi organ tubuh sebagai cadangan transplantasi. Saqib.. "Kloning Ditinjau dariAspek Kalam Era Modem". sehingga tidak secara khusus mengatur hak-hak reproduksi wanita berkaitan dengan teknologi. Akan tetapi dalam konvensi ini ada suatu pasal yang dapat dipakai sebagai dasar yang memungkinkan dibentuknya suatu aturan berkaitan dengan teknologi reproduksi. Debat Moral Kloning Manusia.. 2000. The Islamic Verdict on Stem Cell Research. Penutup Penerapan teknologi kloning pada manusia akan berpengaruh pada posisi hakhak reproduksi perempuan dan berimplikasi pada kecenderungan yang bersifat merugikan. dalam http://www. To Clone or not to Clone: The Ethical Question http://thefarnsworths. Kanisius. V. rahim perempuan mutlak diperlukan.penerapan teknologi kloning tentunya ketiga komponen tersebut akan terlibat dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Lihatjuga Teknologi Reproduksi Melahirkan Paradigma Baru Dalam Masyarakat. Pustaka Pelajar. Masdar F.reproduksi seperti kloning.Etis K/oning Manusia. Sementarajelas terlihat bahwa kloning akan berpengaruh besar terhadap posisi hak -hak reproduksi perempuan. Fakih. dicabut atau diperluas menurut keperluan. Aziz dan Imam Musbikin. Kloning Manusia abad XXI. Edisi 2 Tahun 1997. Problem. Yogyakarta. Analisis Gender dan Transformasi Soaial.B. Dengan mengambil semangat universal dari kaidah-kaidah intemasional. Betenz. MIMBAR HUKUM 179 . Kompas.khilafah. Saat ini belum ada teknik yang bisa menggantikan posisi rahim (rahim artifisial) sebagai tempat penitipan embrio. Sampai saat ini. Mansour. Kusmaryanto. Bandung. Amin. Tarjih. com.htm. Mushoffa. 200 I. Kompas 15 april 2002.com. 2001. Joseph. 15 April 2002. Jakarta. K. C. Yogyakarta.religoustolerance. Latif. Ketentuan-ketentuan mengenai hak-hak reproduksi perempuan yang ada dalam CEDAW memang mengindikasikan bahwa peraturan tersebut ditujukan untuk mengatur hak-hak wanita yang menjalankan proses reproduksinya secara alamiah. perlindungan hukum melalui peraturan positif dengan memperhatikan hak-hak perempuan terutama menyangkut fungsi-fungsi reproduksi akan dapat meminimalisir adanya bentuk-bentuk eksploitasi terhadap perempuan termasuk organ-organ tubuh yang selama ini dijadikan objek penelitian. Pustaka Pelajar. dalam www.htm. dalam http://www. Islam dan Hak-hak Reproduksi Perempuan.hayati-ipb.

Nasaruddin. Bennain Sebagai Sang Pencipta: Manusia Cloning" http:// fithrah. to Create Human Organs dalam http://hefamsworths. Versus 180 MIMBAR HUKUM . Sulchan. Sofoewan. Yogyakarta. Kompas.htm. " Selamat Datang Manusia Kloning !" 2 Januari 2003. Edisi 2 Tahun 1997. Raras. "Kloning dan Rekayasa Reproduksi" Tmjih. Umar. Tri Yudani M. 28 Desember 2002. SPBY. Umar. "Manusia Kloning Pertama Telah Lahir". Therapeutic Cloning.Pikiran Rakyat. Kompas. 15 April 2002.htm. Republika. "Kloning Manusia adalah Haram". 15April 2002. Wacjman. "Pandangan Islam Terhadap Kloning Manusia". 2001. Nasaruddin. Feminisme Teknologi.de/artikel/8 _cloning. com/science/cloning-m. Judi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->