TELERADIOLOGYWednesday, May 11, 2011 12:14 PM Teleradiology adalah transmisi elektronik dari gambar pasien radiologi, seperti xray, CTs, dan

MRI, dari satu lokasi ke lokasi lain untuk tujuan penafsiran dan / atau konsultasi. Ahli radiologi semakin sumber daya yang langka mengingat bahwa prosedur pencitraan tumbuh sekitar 15% per tahun terhadap peningkatan hanya 2% pada populasi radiolog. Teleradiology meningkatkan perawatan pasien dengan memungkinkan Ahli Radiologi untuk memberikan layanan tanpa benar-benar harus berada di lokasi pasien. Hal ini terutama kunci ketika seorang spesialis sub seperti seorang ahli radiologi MRI radiolog, Neuroradiologist, Pediatrik ahli radiologi, atau otot diperlukan sebagai para profesional umumnya hanya terletak di wilayah metropolitan besar bekerja selama jam siang hari. Spesialis Teleradiology memungkinkan untuk dilatih untuk menjadi tersedia 24 / 7. Teleradiology jaringan dilakukan dengan menggunakan teknologi jaringan standar seperti internet, saluran telepon, wide area network (WAN), atau melalui jaringan area lokal (LAN). Sangat software khusus digunakan untuk mengirimkan gambar dan memungkinkan ahli radiologi untuk secara efektif menganalisis apa yang dapat 100's gambar untuk studi tertentu. Teknologi seperti pengolahan grafis lanjutan, pengenalan suara, dan kompresi gambar yang sering digunakan dalam Teleradiology. Melalui Teleradiology, gambar dapat dikirim ke bagian lain rumah sakit, atau ke lokasi lain di seluruh dunia. Teleradiologists dapat memberikan Baca awal untuk keperluan ruang gawat darurat atau Baca final untuk pasien catatan resmi dan untuk digunakan dalam penagihan. Laporan Teleradiology pendahuluan dapat disediakan untuk studi muncul. Laporan Pendahuluan mencakup semua temuan yang bersangkutan dan panggilan telepon untuk setiap temuan penting. Untuk beberapa layanan Teleradiology, waktu perputaran adalah etremely cepat dengan turnaround 30 menit dan melancarkan standar untuk studi kritis dan stroke. Teleradiology Akhir Laporan dapat disediakan untuk studi muncul dan non-muncul. laporan akhir mencakup semua temuan dan membutuhkan akses ke penelitian sebelumnya dan semua informasi pasien yang relevan untuk diagnosis lengkap. Panggilan telepon dengan temuan penting adalah tanda-tanda jasa quailty. Selain itu, beberapa teleradiologists adalah persekutuan ahli radiologi terlatih dan memiliki berbagai macam keahlian subspesialisasi termasuk seperti sulit-untukmenemukan area seperti: radiologi MRI, Neuroradiology, Anak Neuroradiology Laporan Teleradiology Awal atau Akhir dapat disediakan untuk semua dokter dan studi rumah sakit overflow. Teleradiology dapat tersedia untuk cakupan intermiten

sebagai perluasan dari praktek dan akan memberikan perawatan pasien dengan kualitas tertinggi. Di Amerika Serikat, Medicare dan Medicaid hukum mengharuskan Teleradiologist yang akan di tanah AS untuk memenuhi syarat untuk penggantian Baca Final. Selain itu, sistem teleradiology canggih juga harus HIPAA compliant, yang membantu untuk memastikan privasi pasien. HIPAA (Asuransi Kesehatan Portabilitas dan Akuntabilitas Act of 1996) adalah seragam, lantai federal perlindungan privasi bagi konsumen. Ini membatasi cara-cara yang entitas dapat menggunakan pasien 'informasi pribadi dan melindungi privasi semua informasi medis apa pun bentuknya adalah masuk teleradiology Kualitas harus mematuhi peraturan HIPAA penting untuk memastikan pasien privasi dilindungi. Spesifikasi kinerja untuk stasiun teleradiology penerima dapat dikelompokkan dalam 4 kategori besar: 1) modem 2) perangkat keras komputer (termasuk penyimpanan hard disk) 3) perangkat lunak peningkatan citra dan 4) TV monitor (s).

1. Modem Kecepatan maksimum modem (baud rate) mempengaruhi waktu transmisi data dari stasiun teleradiology pengiriman. Untuk mempertahankan kecepatan transmisi maksimum, unit penerima harus dilengkapi dengan modem kecepatan maksimum sama atau lebih besar sebagai stasiun pengiriman. 2. Perangkat Keras Komputer Kebanyakan vendor teleradiology menggunakan DOS atau platform komputer Macintosh. Parameter Spesifikasi untuk aplikasi teleradiology adalah sama seperti untuk aplikasi komputasi umum. Minimal, sistem teleradiology harus memiliki:

A. Empat Megabytes RAM (Random Access Memory) dengan kemampuan ekspansi;B. densitas tinggi floppy disk drive, danC. 486 prosesor (platform PC). The hard disk komputer digunakan untuk menyimpan gambar yang diterima. Disk drive ditentukan dalam megabytes (MB) kemampuan penyimpanan. Untuk menghitung kebutuhan kapasitas disk, satu menentukan jumlah maksimum gambar yang akan disimpan pada satu waktu. Berdasarkan ukuran matriks gambar vendor akan dapat menentukan ukuran disk yang sesuai. Sebuah FIRMAN PERHATIAN: Teleradiology sistem menyimpan data dalam format yang noncompressed atau dikompresi (lihat pembahasan sebelumnya tentang kompresi). Pastikan disk Anda cukup besar untuk menyimpan jumlah maksimum

gambar yang Anda butuhkan dalam mod noncompressed e. Sebagai aturan umum praktis adalah bahwa hard disk minimal 120 MB tapi lebih besar lebih baik. 3. Image Enhancement Software Teleradiology Kebanyakan sistem memiliki jendela skala abu-abu / tingkat dan pembesaran gambar perangkat lunak tambahan. Hal ini harus dimasukkan dalam sistem teleradiology dipertimbangkan untuk pembelian. Fitur tambahan lain perangkat lunak yang mungkin termasuk adalah warna, pemetaan gray-scale, pembalikan positif-negatif, penjelasan, minification, peningkatan tepi, gambar flip / memutar, cine dan ekualisasi histogram. Nilai dari perangkat tambahan software tambahan adalah subyektif, dan sangat tergantung pada jenis gambar dilihat dan preferensi ahli radiologi menggunakan stasiun review. Monitor TV: Spesifikasi yang paling umum lain untuk monitor TV teleradiology adalah resolusi monitor dan ukuran layar. Resolusi berkisar dari sekitar 512 dengan 512 piksel untuk 2048 oleh 2048 piksel. Hal ini umumnya direkomendasikan bahwa untuk aplikasi teleradiology, monitor memiliki resolusi piksel 1000 dengan 1000 atau di atas. Ukuran layar Monitor umumnya berkisar 14-21 inci. Monitor yang lebih besar menyediakan lingkungan melihat lebih baik.

Dua spesifikasi monitor lain mungkin dianggap ketika membeli sebuah sistem teleradiology:1. split screen2. monitor (CRT) brightness. Kemampuan layar Split adalah fitur yang memungkinkan tampilan dari dua atau lebih gambar yang berbeda pada monitor pada saat yang sama. Fitur ini sangat penting jika dua gambar perlu dibandingkan dengan ahli radiologi. Kecerahan Monitor adalah spesifikasi untuk intensitas maksimum cahaya putih yang CRT dapat menampilkan. Hal ini biasanya diberikan dalam footlambert. Informasi ini jarang diberikan dalam spesifikasi vendor, tetapi penting ketika membandingkan stasiun teleradiology melihat. Monitor cerah ini (dengan footlamberts tinggi) lebih baik untuk melihat karena perbedaan kecerahan antara nuansa lebih besar sehingga lebih mudah bagi mata manusia untuk dideteksi.

CARA PRAKTIS DAN EKONOMIS TELERADIOLOGY YANG DILAKUKAN TEAM KREATIF TRC Of INDONESIA Spesifikasi kinerja untuk stasiun teleradiology penerima dapat mengunakan CR/radiogram dasar dengan viwing box dan di foto dengan menggunakan HP/BB/I POT resolusi tunggi dengan besaran kamera minimal 5 Mega pixel yang dikirimkan melalui pesan MMS atau melalui e-mail ke dokter radiologi yang juga memiliki HP/BB/I POT resolusi tinggi ….hasilnya bias dibuktikan…..silahkan

mencobanya…..lab.dkk_bpnTeknik Radiografi Thorax Posisi APWednesday, April 27, 2011 7:40 AM (POSISI INI DILAKUKAN UNTUK PASIEN DEWASA YANG TIDAK DAPAT BERDIRI, BAYI, ANAK BALITA) POSISI UNTUK PASORDE :§ SETENGAH DUDUK ATAU SUPINE, KEDUA LENGAN LURUS DI SAMPING TUBUH§ KASET DI BELAKANG TUBUH, MSL // GRS TENGAH KASET§ FFD: 150 CM, CR TEGAK LURUS KASET, CR PADA MSL SETINGGI CVTH VI, BERI MARKER L / R§ EKSPOSI PADA SAAT PASIEN TAHAN NAFAS SETELAH INSPIRASI PENUH KRITERIA GAMBARAN THORAX PROYEKSI AP :§ BATAS ATAS APEX PARU§ BATAS BAWAH SINUS COSTOPHRENICUS§ DINDING LATERAL TIDAK TERPOTONG§ CV TH SAMPAI RUAS KE EMPAT§ DIAFRAGMA MENCAPAI IGA IX§ MARKER L / R & IDENTITAS PASIEN§ FOTO SIMETRIS FOTO THORAX POSISI AP UNTUK ANAK KECIL§ PS BAYI SUPINE, DENGAN KEDUA LENGAN KE ATAS DAN DIPEGANG / TEKAN PADA KEDUA SIKUNYA, KEDUA KAKI DIPEGANG/ TEKAN PADA KEDUA LUTUTNYA§ BALITA BISA SUPINE ATAU ERECT BAGI YANG SUDAH DAPAT BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK§ EKSPOSI DILAKUKAN TANPA ABA2 TETAPI SEDAPAT MUNGKIN PADA SAAT PASIEN DIAM SETELAH INSPIRASI§ KRITERIA GAMBAR SESUAI DENGAN FOTO PASORDE POSISI LATERAL§ TUJUAN : U/ MENDAPATKAN GAMBARAN THORAX PROYEKSI LATERAL§ INDIKASI PEMERIKSAAN : MASSA/ TUMOR PADA PARU/ MEDIASTINUM, CORPUS ALIENUM, PEMBESARAN JANTUNG§ TATA LAKSANA :–PASIEN ERECT, MSP // KASET–KEDUA LENGAN DILIPAT DI ATAS KEPALA–MARKER L / R SESUAI DENGAN SISI YANG DEKAT KE KASET–FFD: 150 CM, CR : HORIZONTAL, CP KIRA2 SATU INCI KE DEPAN DARI MCL SETINGGI CV TH VI–EKSPOSI PADA SAAT PASIEN TAHAN NAFAS SETELAH INSPIRASI PENUH KRITERIA GAMBAR§ TAMPAK GAMBARAN THORAX PROYEKSI LATERAL§ ANTERIOR MENCAKUP GAMBARAN STERNUM§ POSTERIOR MENCAKUP COL.VERT. THORACALIS§ BATAS ATAS APEX PARU§ BATAS BAWAH SINUS COCTOPRHENICUS DAN PARU POSTERIOR§ GAMBARAN BAHU TIDAK MENUTUPI APEX PARU POSISI UNTUK PASIEN BAYI/ BALITA/ ANAK KECIL§ DILAKUKAN DENGAN POSISI PASIEN LATERAL RECUMBENT, SEHINGGA DIDAPATKAN HASIL GAMBARAN YANG SESUAI DENGAN HASIL FOTO THORAX PASORDE§ U/ BALITA/ ANAK KECIL YANG DAPAT BERKOMUNIKASI DGN BAIK POSISI PASIEN SEBAIKNYA ERECT lab.dkk_bpnProtein UrineTuesday, April 26, 2011 8:21 AM Biasanya, hanya sebagian kecil protein plasma disaring di glomerulus yang diserap oleh tubulus ginjal dan diekskresikan ke dalam urin. Dengan menggunakan spesimen urin acak (random) atau urin sewaktu, protein dalam urin dapat dideteksi menggunakan strip reagen

dievaluasi 2-3x / 3 bulan) biasanya menunjukkan adanya kerusakan ginjal. protein Bence-Jones. Selama olah raga. Masalah Klinis Pengukuran proteinuria dapat dipakai untuk membedakan antara penderita yang memiliki risiko tinggi menderita penyakit ginjal kronik yang asimptomatik dengan yang sehat. yang sensitif terhadap albumin tetapi kurang sensitif terhadap globulin. Spesimen urin 24 jamKumpulkan urin 24 jam. Sejumlah kecil protein dapat dideteksi pada urin orang yang sehat karena perubahan fisiologis. stres atau diet yang tidak seimbang dengan daging dapat menyebabkan proteinuria transien. Bayi baru lahir dapat mengalami peningkatan proteinuria selama usia 3 hari pertama. Celupkan strip reagen (dipstick) ke dalam urin.Dipstick mendeteksi protein dengan indikator warna Bromphenol biru. amati perubahan warna yang terjadi dan cocokkan dengan bagan warna. tambahkan bahan pengawet. Pembacaan dipstick dengan instrument otomatis lebih dianjurkan untuk memperkecil kesalahan dalam pembacaan secara visual. masukkan dalam wadah besar dan simpan dalam lemari pendingin. Prosedur Spesimen urin acak (random)Kumpulkan spesimen acak (random)/urin sewaktu. Proteinuria persistent juga akan . Jika perlu. Proteinuria yang persistent (tetap ≥ +1. dan mukoprotein. Pra-menstruasi dan mandi air panas juga dapat menyebabkan proteinuria. Nilai Rujukan Urin acak : negatif (≤15 mg/dl) Urin 24 jam : 25 – 150 mg/24 jam. Ukur kadar protein dengan metode kolorimetri menggunakan fotometer atau analyzer kimiawi otomatis. Normal ekskresi protein biasanya tidak melebihi 150 mg/24 jam atau 10 mg/dl urin. Lebih dari 10 mg/dl didefinisikan sebagai proteinuria. Tunggu selama 60 detik.(dipstick).

Proteinuria sedang (500-4000 mg/24 jam) dapat berkaitan dengan glomerulonefritis akut atau kronis. asetazolamid (Diamox). Faktor yang Dapat Mempengaruhi Temuan Laboratorium Hasil positif palsu dapat disebabkan oleh hematuria. Peningkatan ekskresi albumin merupakan petanda yang sensitif untuk penyakit ginjal kronik yang disebabkan karena penyakit glomeruler. diabetes mellitus. Proteinuria positif perlu dipertimbangkan untuk analisis kuantitatif protein dengan menggunakan sampel urine tampung 24 jam. media kontras. penyakit amiloid. tingginya substansi molekular. glomerulonefritis akut atau kronis. tolbutamid (Orinase). nefritis lupus. April 25.dkk_bpnObjek Wisata Kota BanjarmasinMonday. Berikut Objek Wisata yang dapat anda kunjungi selama berada di Banjarmasin dalam rangka RAKERNAS PATELKI VIII dan Ulang Tahun PATELKI Ke-25 : . Jumlah proteinuria dalam 24 jam digunakan sebagai indikator untuk menilai tingkat keparahan ginjal. klorheksidin). infus polivinilpirolidon (pengganti darah).memberi hasil ≥ +1 yang terdeteksi baik pada spesimen urine pagi maupun urine sewaktu setelah melakukan aktivitas. toksisitas bahan kimia). sefalosporin. natrium bikarbonat. urine yang sangat basa (pH > 8)Hasil negatif palsu dapat disebabkan oleh urine yang sangat encer. Pengaruh obat : penisilin. urine sangat asam (pH di bawah 3)lab. Sedangkan peningkatan ekskresi globulin dengan berat molekul rendah merupakan petanda yang sensitif untuk beberapa tipe penyakit tubulointerstitiel. myeloma multiple. namun yang terdekat saja dengan kota Banjarmasin yang akan diberikan penjelasan. penyakit infeksius akut. obat (lihat pengaruh obat). dan hipertensi. Protein terdiri atas fraksi albumin dan globulin. pencemaran urine oleh senyawa ammonium kuaterner (pembersih kulit. 2011 10:20 AMSebenarnya masih banyak objek wisata yang dapat anda kunjungi selama di Kalimantan Selatan. Proteinuria tinggi (lebih dari 4000 mg/24 jam) dapat berkaitan dengan sindrom nefrotik. sulfonamide. Proteinuria rendah (kurang dari 500mg/24jam). gentamisin. nefropati toksik (toksisitas obat aminoglikosida. penyakit jantung. preeklampsia.

Pasar terapung ini merupakan pasar tradisional yang berada di Kelurahan Kuin Utara di alur sungai Barito dan juga pasar terapung di Lok Baintan Martapura Kabupaten Banjar. Toko Souvenir Batu Permata di Kota Intan MartapuraKota Martapura terkenal sebagai kota penghasil Intan/berlian kualitas dunia.Bagi anda yang berminat dapat berkunjung dan menikmati naik jukung sambil berfoto-foto.Anda dapat berbelanja souvenir mulai dari batu-batu permata seperti : cincin. Pasar setiap hari dimulai sejak jam 04. Jarak tempuh menuju Jembatan Barito sekitar 20 Km dari Kota Banjarmasin. safir. liontin dalam bentuk Intan/berlian.1. yang merupakan kesultanan Banjar. sayuran. Bekantan di Pulau KembangTidak lengkap rasanya apabila berada di Kalimantan Selatan bila tidak berwisata ke Pulau Kembang Kabupaten Barito Kuala yang dihuni oleh sekelompok binatang sejenis kera/monyet yang dinamakan Bekantan (Nasalis larvatus). Jembatan Barito dan Pulau BakutJembatan ini merupakan salah satu jembatan terpanjang di pulau Kalimantan. Barang dagangan yang dijual berupa : kebutuhan pokok sehari-hari. lupu. letak kota ini sekitar 40 Km dari Kota Banjarmasin. Pasar Terapung Kuin Banjarmasin dan Lok Baintan MartapuraAnda yang sering menonton televisi RCTI. Bekantan salah satu binatang langka yang dilindungi oleh pemerintah. makan jajanan khas Banjarmasin. Jembatan Barito dibangun untuk menghubungkan propinsi Kalimantan Selatan dengan propinsi Kalimantan Tengah dan menjadi lintas trans Kalimantan. Mesjid ini masuk dalam cagar budaya yang dilestarikan oleh pemerintah.30 WITA. 3. bahwa pasar ini merupakan kumpulan dari berpuluh-puluh jukung yang merapat satu sama lain sehingga apabila dilihat dari atas terlihat seperti daratan dengan lampu-lampu. 2. minum dan dapat berjalan dari satu jukung ke jukung yang lain seperti berjalan diatas dataran yang bergoyang. Selain itu juga hasil kerajinan khas anyaman rotan. namun memiliki hidung yang mancung. merah siam. . jamrud. Selain itu kota ini terkenal juga sebagai kota religius oleh sebab itu tidak heran mendapat julukan kota “Serambi Mekkah” Kalimantan Selatan. Jembatan ini berada di wilayah Kabupaten Barito Kuala. aquamarine. itulah pasar terapung. tubuh seperti monyet. tikar purun. alexandri hingga batu kecubung yang merupakan batu khas Kalimantan. yakut. jajanan kue basah dan minuman. Yang paling unik. dengan panjang jembatan sekitar 2 Km. kulit abu-abu dengan bulu coklat. Mesjid ini terletak di sungai kuin tidak jauh dengan pasar terapung. 5. Dibangun saat bertahta Sultan Suriansyah. akik.082 meter yang merupakan jembatan terpanjang nomor 5 di Indonesia. memiliki panjang 1. Masjid Sultan SuriansyahMesjid ini merupakan salah satu mesjid tertua di kalimantan selatan. Jembatan barito ditopang 4 beton tiang.30 WITA sampai jam 07. tidak akan pernah lupa dengan iklan RCTI Oke seorang nenek yang duduk diatas sampan kecil/jukung sambil acungkan jempol. 4.

April 14. baju kaos motif dayak kalimantan. telabang. 2011 7:26 PM Trombosit adalah fragmen atau kepingan-kepingan tidak berinti dari sitoplasma megakariosit yang berukuran 1-4 mikron dan beredar dalam sirkulasi darah selama 10 hari. Gambaran mikroskopik dengan pewarnaan Wright – Giemsa. trombosit harus memadai dalam kuantitas (jumlah) dan kualitasnya. batu aji hingga mutiara air tawar. Namun dapat juga ditemukan jajanan tradisional kota martapura khas banjar.mandau. Trombosit memiliki peran dalam sistem hemostasis. suatu mekanisme faali tubuh untuk melindungi diri terhadap kemungkinan perdarahan atau kehilangan darah. Fungsi utama trombosit adalah melindungi pembuluh darah terhadap kerusakan endotel akibat trauma-trauma kecil yang terjadi sehari-hari dan mengawali penyembuhan luka pada dinding pembuluh darah. Pendulangan Intan di Kecamatan Karang Intan Martapura Martapura merupakan kota dengan julukan “ Kota Intan” karena merupakan penghasil intan terbaik kualitas dunia. dan tidak dapat mengehentikan perdarahan akibat luka yang disengaja maupun yang tidak disengaja. tak berinti. retensi trombosit. Intan yang didapatkan kemudian di gosok/dibentuk menjadi berlian yang bernilai jual tinggi.dkk_bpnHitung TrombositThursday. Pembentukan sumbat hemostatik akan berlangsung dengan normal jika jumlah trombosit memadai dan kemampuan trombosit untuk beradhesi dan beragregasi juga bagus. Proses pencarian intan dilakukan dengan cara tradisional menggunakan peralatan yang sederhana oleh para pendulang intan. hiasan arguci. Beberapa uji laboratorium yang digunakan untuk menilai kualitas trombosit adalah agregasi trombosit. Orang-orang dengan kelainan trombosit. Objek Wisata tempat pendulangan intan di Kecamatan Karang Intan Martapura kabupaten Banjar berjarak sekitar 40 km dari kota Banjarmasin. sering mengalami perdarahan-perdarahan kecil di kulit dan permukaan mukosa yang disebut ptechiae. Agar dapat berfungsi dengan baik. Tersedia juga kain khas daerah “kain sasirangan” dan kain songket. bulat dengan sitoplasma berwarna birukeabu-abuan pucat yang berisi granula merah-ungu yang tersebar merata. Mereka membentuk sumbatan dengan jalan adhesi (perlekatan trombosit pada jaringan sub-endotel pada pembuluh darah yang luka) dan agregasi (perlekatan antar sel trombosit). retraksi bekuan. 6. Rasanya tidak lengkap ke Kalimantan Selatan apabila tidak melihat secara langsung proses pendulangan intan ini.lab. dan kain hiasan dinding. baik kualitatif maupun kuantitatif. dan antibody anti . trombosit tampak sebagai sel kecil.

000 per mmk darah maka akan cenderung terjadi perdarahan.000 per mmk darah biasanya tidak terjadi perdarahan spontan.000 per mmk darah. Metode yang dianjurkan adalah penghitungan dengan mikroskop fase kontras dan otomatis. Keunggulan cara ini adalah dalam mengungkapkan ukuran dan morfologi trombosit. Metode secara langsung dengan menggunakan kamar hitung yaitu dengan mikroskop fase kontras dan mikroskop cahaya (Rees-Ecker) maupun secara otomatis. Dilihat dari segi klinik.000 per mmk darah. Apabila jumlah trombosit kurang dari 60. tetapi dapat terjadi perdarahan setelah trauma. Jika jumlah trombosit di atas 40. murah dan praktis.000 – 150. Dikatakan trombositopenia ringan apabila jumlah trombosit antara 100.000 – 450. Bila jumlah trombosit kurang dari 40.000 per mmk darah perdarahan akan lebih berat. biasanya terjadi perdarahan spontan dan bila jumlahnya kurang dari 10. Metode otomatis akhir-akhir ini banyak dilakukan karena bisa mengurangi subyektifitas pemeriksaan dan penampilan diagnostik alat ini cukup baik. Sedangkan uji laboratorium untuk menilai kuantitas trombosit adalah masa perdarahan (bleeding time) dan hitung trombosit Jumlah trombosit normal adalah 150. . penurunan jumlah trombosit lebih memerlukan perhatian daripada kenaikannya (trombositosis) karena adanya resiko perdarahan. Cara ini cukup sederhana. Sukar membedakan trombosit dengan kotoran. Hitung trombosit secara tidak langsung yaitu dengan menghitung jumlah trombosit pada sediaan apus darah yang telah diwarnai. Sebagai petunjuk praktis adalah bahwa hitung trombosit adekuat apabila apusan mengandung satu trombosit per duapuluh eritrosit. atau dua sampai tiga trombosit per lapang pandang besar (minyak imersi).000 per mmk darah. tetapi kekurangannya adalah bahwa perlekatan ke kaca obyek atau distribusi yang tidak merata di dalam apusan dapat menyebabkan perbedaan yang mencolok dalam perhitungan konsentrasi trombosit. Pemeriksaan apusan harus selalu dilakukan apabila hitung trombosit rendah karena penggumpalan trombosit dapat menyebabkan hitung trombosit rendah palsu. Metode untuk menghitung trombombosit telah banyak dibuat dan jumlahnya jelas tergantung dari kenyataan bahwa sukar untuk menghitung sel-sel trombosit yang merupakan partikel kecil. Hitung trombosit dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. mudah dikerjakan. Jika terjadi perdarahan spontan kemungkinan fungsi trombosit terganggu atau ada gangguan pembekuan darah. mudah aglutinasi dan mudah pecah.trombosit.

Metode fase-kontras Pada hitung trombosit metode fase kontras. Antikoagulan ini mencegah pembekuan darah dengan cara mengikat kalsium dan juga dapat menghambat agregasi trombosit. Sel trombosit dihitung dengan menggunakan kamar hitung standar dan mikroskop fase kontras. Pada hitung trombosit cara Rees-Ecker. Trombosit tampat bulat atau bulat telur dan berwarna biru muda/lila terang. adalah pencampuran yang belum merata dan adanya perlekatan trombosit atau agregasi. .Bahan pemeriksaan yang dianjurkan untuk pemeriksaan hitung trombosit adalah darah EDTA. selain faktor teknis atau pengenceran yang tidak akurat. Metode fase kontras adalah pengitungan secara manual yang paling baik. penyebabnya karena faktor teknik pengambilan sampel yang menyebabkan trombosit bergerombol sehingga sulit dihitung. Sel-sel lekosit dan trombosit tampak bersinar dengan latar belakang gelap. lonjong atau koma tersebar atau bergerombol. darah diencerkan ke dalam larutan yang mengandung Brilliant Cresyl Blue sehingga trombosit tercat biru muda. Cara ini memiliki kesalahan sebesar 16-25%. Penyebab kesalahan yang utama pada cara ini. Secara mikroskopik trombosit tampak refraktil dan mengkilat berwarna biru muda/lila lebih kecil dari eritrosit serta berbentuk bulat. pengenceran tidak akurat dan penyebaran trombosit yang tidak merata. Metode langsung (Rees Ecker) Hitung trombosit secara langsung menggunakan kamar hitung yaitu dengan mikroskop cahaya. darah diencerkan ke dalam larutan ammonium oksalat 1% sehingga semua eritrosit dihemolisis. Kesalahan dengan metode ini sebesar 8 – 10%. Sel trombosit dihitung dengan menggunakan kamar hitung standar dan mikroskop. mudah dibedakan dengan kotoran karena sifat refraktilnya. Bila fokus dinaikturunkan tampak perubahan yang bagus/kontras.

sedangkan jumlah eritrosit itulah yang sebenarnya dihitung. Hitung Trombosit Otomatis . Cara ini sekarang tidak digunakan lagi karena tidak praktis. Selanjutnya plasma diencerkan dengan larutan pengencer dan dihitung trombosit dengan kamar hitung seperti pada metode fase-kontras. Sel trombosit dihitung pada bagian sediaan dimana eritrosit tersebar secara merata dan tidak saling tumpang tindih. Penghitungan trombosit secara tidak langsung yang menggunakan sediaan apus dilakukan dalam 10 lpmi x 2000 atau 20 lpmi x 1000 memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang baik untuk populasi trombosit normal dan tinggi (trombositosis). juga harus dilakukan hitung eritrosit. penghitungan trombosit dianjurkan dalam 10 lpmi x 2000 karena memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang baik.Modifikasi metode fase-kontras dengan plasma darah Metodenya sama seperti fase-kontras tetapi sebagai pengganti pengenceran dipakai plasma. Metode tidak langsung Cara ini menggunakan sediaan apus darah yang diwarnai dengan pewarna Wright. Korelasi dengan metode lain cukup erat. Darah dibiarkan pada suhu kamar sampai tampak beberapa mm plasma. Giemsa atau May Grunwald. Sedangkan untuk populasi trombosit rendah (trombositopenia) di bawah 100. Korelasinya dengan metode otomatis dan bilik hitung cukup erat. Metode hitung trombosit tak langsung adalah metode Fonio yaitu jumlah trombosit dibandingkan dengan jumlah eritrosit.000 per mmk. dimana selain menghitung jumlah trombosit.

Tidak segera mencampur darah dengan antikoagulan atau pencampuran yang kurang adekuat juga dapat menyebabkan agregasi trombosit. Pengambilan sampel darah yang lamban menyebabkan trombosit saling melekat (agregasi) sehingga jumlahnya menurun palsu. trauma (fraktur. eklampsia.Perbandingan volume darah dengan antikoagulan tidak sesuai dapat menyebabkan kesalahan pada hasil : Jika volume terlalu sedikit (= EDTA terlalu berlebihan). fenilbutazon (Butazolidin). SLE. apabila terjadi fragmentasi eritrosit yang berat. diuretik tiazid. penyakit hati (sirosis. Dengan alat ini. sel-sel eritrosit mengalami krenasi. otak). demam rematik akut. aspirin (salisilat). Sebagian besar alat menghitung trombosit dan eritrosit bersama-sama. PENINGKATAN JUMLAH : Polisitemia vera. myeloma multiple. injeksi vaksin.Penghitung sel otomatis mampu mengukur secara langsung hitung trombosit selain hitung lekosit dan hitung eritrosit. tolbutamid (Orinase). Penggunaan darah kapiler menyebabkan hitung trombosit cenderung lebih rendah. sedangkan trombosit membesar dan mengalami disintegrasi. apabila sampel sudah terlalu lama didiamkan sewaktu pemrosesan atau apabila trombosit saling melekat. pembedahan). dataran tinggi. DIC. Pengaruh obat : epinefrin (adrenalin) Faktor yang dapat mempengaruhi temuan laboratorium : Kemoterapi dan sinar X dapat menurunkan hitung trombosit. meprobamat (Equanil). Teknik ini dapat mengalami kesalahan apabila jumlah lekosit lebih dari 100. kanker (tulang. paskasplenektomi. asetazolamid (Diamox). karsinoma metastatic. Pengaruh obat (lihat pengaruh obat). penyakit ginjal. retikulositosis. sulfonamide. mielositik. leukemia (limfositik. monositik). penghitungan dapat dilakukan terhadap lebih banyak trombosit. anemia aplastik. amidopirin. Pengaruh obat : antibiotik (kloromisetin. agen kemoterapeutik. saluran gastrointestinal. quinine. quinidin. latihan fisik berat.000/mmk. hepatitis aktif kronis). streptomisin). tuberculosis. namun keduanya dibedakan berdasarkan ukuran. apabila cairan pengencer berisi partikel-partikel eksogen. embolisme pulmonary. Masalah Klinis PENURUNAN JUMLAH : ITP.Jika volume terlalu banyak (=EDTA terlalu sedikit) . Partikel yang lebih kecil dihitung sebagai trombosit dan partikel yang lebih besar dihitung sebagai eritrosit. bahkan dapat terjadi bekuan.

. dan Setyawati. RS Dr.lab. Penundaan pemeriksaan lebih dari 1 jam menyebabkan perubahan jumlah trombosit Bahan Bacaan : Dacie. 2011 12:34 PM Kota Banjarmasin mendapat kesempatan dan kehormatan untuk menjadi penyelenggara RAKERNAS PATELKI VIII yang akan diadakan mulai tanggal 24-27 April 2011.J. Sardjito.Ratnaningsih. Hemostasis dan Trombosis. Edisi 6. (ed. Churchill Livingstone. Fisiologi Hemostasis dan Fibrinolisis. berikut Kutipannya : Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) PATELKI di Hotel Clarion Makassar tanggal 14-16 Oktober 2009. 2005. Practical Laboratory Hematology.). Dian Rakyat. Vol. alih bahasa : S. EGC. Bandung.Widmann. Joyce LeFever. EGC. Hasil rapat pleno DPP PATELKI tanggal 7 Agustus 2010 memutuskan bahwa pelaksanaan RAKERNAS PATELKI ke VIII tetap akan dilaksanakan di Banjarmasin sesuai hasil MUNAS VI di Makasar. Jakarta. Edisi 11. FK UGM. alih bahasa : Brahm U.25. Practical Hematology. Bagian Patologi Klinik FK-UGM. 117-132. 1.dkk_bpnRAKERNAS PATELKI VIII BANJARMASINMonday.Oesman.Gandasoebrata. dan Usi Sukorini. Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium.Laboratorium Patologi Klinik FK-UGM. RAKERNAS VIII akan dilaksanakan tanggal 25-27 April 2011 bertepatan dengan ulang tahun PATELKI ke. Juni 2003. 1992. Yogyakarta. Jakarta. April 11. Frances K. Penuntun Laboratorium Klinik. 7th ed. Tuntunan Praktikum Hematologi.. T.. DPW PATELKI Kalimantan Selatan mendapatkan kesempatan pertama tawaran untuk menjadi tuan rumah RAKERNAS VIII dan telah menyetujui tawaran tersebut. Longman Singapore Publishers Ptc. Pengaruh Konsentrasi Na2EDTA Terhadap Perubahan Parameter Hematologi. IX. DPP PATELKI meminta agar Kalimantan menjadi tuan rumah RAKERNAS VIII.Kee... editor : Huriawati Hartanto.. Pendit dan Dewi Wulandari. T.Koepke. hlm. 2003.. 1991. Perbandingan Antara hitung Trombosit Metode Langsung dan Tidak Langsung Pada Trombositopenia. 2004. Balai Penerbit FKUI. Yogyakarta. Jakarta. Setiabudy. 1992. Jakarta. New York. Singapore. 1992.dapat menyebabkan terbentuknya jendalan yang berakibat menurunnya jumlah trombosit. . dan Richard A. Ronald A.. 1992. R. No. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium dan Diagnostik.Sacher. cetakan ke-1. McPherson. J. EGC. Farida & R. 1995. 2007.M. 1st ed. Boedina Kresno dkk.A. edisi 9.Ratnaningsih. 1991. Berkala Kesehatan Klinik. Ltd. dan Lewis S.V. Yogyakarta. Tinjauan Klinis Atas Hasil Pemeriksaan Laboratorium. S. dalam : Setiabudy. R.

Tema : “Menyongsong Sertifikasi Profesi Tenaga Laboratorium Kesehatan Menuju Legalitas Kompetensi Dalam Upaya Perlindungan Hukum” Tujuan : 1. DPW dan DPC Seluruh Indonesia. Persiapan untuk kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Rakernas VIII PATELKI di Banjarmasin telah dipersiapkan.Indonesia. 2. Namun semua ini tidak lepas dari peran serta dan petunjuk dari pihak DPP PATELKI Pusat.Apresiasi yang diberikan oleh DPP PATELKI kepada DPW PATELKI Kalimantan Selatan merupakan kepercayaan dan kehormatan sebagai penyelenggara kegiatan event nasional yang baru pertama kali dilaksanakan di pulau Kalimantan. Khusus a. beberapa propinsi peninjau yang belum terbentuk PATELKI dan beberapa undangan lain yang berasal dari organisasi profesi kesehatan. meningkatkan kinerja dan komunikasi antar Insan laboratorium kesehatan dalam menggerakkan organisasi PATELKI di Indonesia. Umum Menjalin kerjasama secara profesional dalam memajukan. Pada kesempatan ini DPW PATELKI Kalimantan Selatan telah mempersiapkan untuk menyambut teman-teman PATELKI dari propinsi lain se. menampung dan menyalurkan aspirasi tenaga laboratorium kesehatan di Indonesia. Selain itu acara ini rencana akan dibuka secara simbolis oleh Pejabat Daerah : Gubernur Propinsi Kalimantan Selatan atau Walikota Banjarmasin. Tidak lupa juga vendor-vendor alat kesehatan laboratorium yang merupakan mitra bagi PATELKI dan bagi tenaga laboratorium kesehatan. pengurus DPP PATELKI. Hal ini terlebih bertepatan dengan hari ulang tahun PATELKI ke.25 yang memberikan kesan mendalam bahwa PATELKI telah lama eksis dan dewasa dalam membina. baik yang menyangkut kegiatan organisasi. Kegiatan ini rencana akan dihadiri oleh dewan kehormatan PATELKI. ilmiah maupun non ilmiah. Untuk itu perlu adanya saran dan masukkan dari DPP PATELKI Pusat demi kesempurnaan dan kelancaran kegiatan Rakernas VIII PATELKI yang nanti akan dilaksanakan tahun depan. Memantapkan eksistensi dan peran PATELKI di Indonesia yang menaungi Tenaga Laboratorium Kesehatan .

Cara Kegiatan : 1. (0511) 4780155. c. Pengenalan kesenian. Menjalin hubungan kerjasama saling menguntungkan antara PATELKI dengan Vendor/Provider alat kesehatan dan reagensia laboratorium. tari. Terjalinnya komunikasi antar sesama tenaga laboratorium kesehatan di Indonesia. d. Penanaman Pohon di Pinggir Jalan. g. Meningkatkan profesionalisme tenaga laboratorium kesehatan melalui legalitas kompetensi dan sertifikasi. Kegiatan Bakti Sosial a. Memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 PATELKI sebagai tanda bahwa telah dewasa. e. Validasi Hematology Analyzer . Workshop Lokal a. Didukung oleh Hotel Blue Atlantik Banjarmasin dan beberapa hotel lainnya. e. Akhmad Yani Km 4. kelebihan dan faktor kesalahan pada alat analiser hematologi dan kimia klinik.5. Tempat : Hotel Banjarmasin Internasional (HBI). 2. Kalimantan Selatan Telp. c. Phlebotomy b. Olah Raga Jalan Santai Rute Kota Banjarmasin b. 3253007. Kota Banjarmasin. d. budaya dan objek pariwisata daerah Propinsi Kalimantan Selatan kepada propinsi lain. (0511) 3251008. Pemeriksaan Gula Darah Gratis. Tebar Benih Ikan di Sungai/Tambak.b. Jl. Publikasi dan sosialisasi eksistensi DPW PATELKI h. f. Menambah pengetahuan tenaga laboratorium tentang manfaat. Donor Darah Sukarela bekerjasama dengan UTDC PMI Kota Banjarmasin. Fax.

Pleno Hasil Sidang Komisi . Seminar Ilmiah dan Pameran Alat Kesehatan Laboratorium (Alkeslab) terkini.Mars PATELKI . 3) Sidang Organisasi . Sidang Organisasi 1) Pembukaan .Sambutan dan Pengarahan Dirjen Yan Med .Pembacaan Tata Tertib Sidang .Indonesia 4) Pleno Hasil Sidang Organisasi .Lagu Indonesia Raya .Pembacaan Agenda Rakernas .Sambutan Ketua Umum DPP PATELKI . Rakernas a.Pembacaan Doa .Laporan Ketua Panitia/DPW Kalsel . Seminar/Symposium Ilmiah (dalam lampiran) 1) Pembicara Nasional : DPP PATELKI yang menentukan Topik/tema Seminar dan pembicara. Teknologi Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) 3.Sambutan Walikota Banjarmasin/Gubernur Kalimantan Selatan dan Membuka Resmi Rakernas.Perumusan Keputusan dan Rekomendasi b.Laporan Kegiatan DPP dan DPW-DPW Se.Pengesahan Quorum .Tarian Tradisional dan Musik Panting 2) Sambutan .c. Topik : .

Symposium Diabetes Mellitus . . . d.Laboratory Information System. .Perkembangan Metode Pemeriksaan Laboratorium Kesehatan. Potong Tumpeng dalam rangka Ulang Tahun Ke-25 4.Malpraktek dan Perlindungan Hukum Analis Kesehatan.Symposium penyakit Infeksi Tuberkulosis (TB) . . Pengumuman dan Pembagian Hadiah Pemenang Lomba Karya Ilmiah.Perkembangan Sertifikasi dan Standar Kompetensi Analis Kesehatan. .Symposium HIV/AIDS . Peserta Perusahaan Produsen/Vendor Alkeslab Nasional b. a. Perusahaan Produsen dan distributor materi lainnya yang menunjang fungsi laboratorium kesehatan dalam mensukseskan program otonomi daerah. c. 5.Symposium Thallasemia. Peserta lainnya.. e. PATELKI AWARD untuk sesepuh PATELKI.Pelayanan Prima Laboratorium Kesehatan. Penutup Peserta : . d. tanggal 25-27 April 2011. Pameran Alkeslab Pameran Alkeslab berupa alat-alat teknologi terkini dalam pemeriksaan laboratorium oleh pihak vendor dan DPW PATELKI Kalsel membuka stand pameran. 2) Pembicara Lokal : DPW PATELKI Kalimantan Selatan mempersiapkan beberapa topik/tema seminar dan pembicara. Warung Milik Patelki e. Peserta Vendor Alkeslab Lokal c.

Petugas Kesehatan lainnya 4.Seminar Ilmiah/Simposium/Workshop : 1..AK Kampus Politeknik Kesehatan Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan Jl. 123-00-0449892-1 . 2. Peserta Kehormatan Pendiri dan Mantan Ketua Umum DPP PATELKI 2.co. 2. Petugas laboratorium utusan Seluruh Indonesia. AMd. Utusan resmi DPW masing-masing 2 orang dan DPC 1 orang 4. Umum Sekretariat pendaftaran : 1. DPP PATELKI 3. Mistar Cokrokusumo No. Peninjau dari beberapa propinsi yang belum terbentuk PATELKI 5. Petugas Laboratorium se Kalimantan Selatan 3. 0511-4772718 081349524600 Fax. Mahasiswa-Mahasiswi Kesehatan 5. Pembina Nasional dan Pembina Wilayah PATELKI . H. Jakarta DPP PATELKI Jakarta Rekening DPP PATELKI Bank Mandiri Cabang TIM Rekening No.id Hp. 0511-4780155 Email: skh_nisya@yahoo. 4A Banjarbaru Telp.com atau analis_banjarmasin@yahoo.Peserta Sidang Organisasi dalam Kegiatan Rakernas VIII PATELKI di kota Banjarmasin : 1. Banjarmasin Siti Khairunnisa.

Air yang tercemar E. coli dan Coliform terhadap air yang akan digunakan sebagai air minum maupun air yang akan digunakan sebagai bahan pelarut bagi produk pangan mapun produk farmasi. penempatan dan pengelolaan septic tank yang tidak memenuhi persyaratan menjadi penyebab utama timbulnya cemaran mikroorganisme berbahaya pada air. silakan klik disini.00.dkk_bpnCemaran E.1.Sumber :PATELKI DPW KALIMANTAN SELATAN lab. terutama bakteri E.dkk_bpnANALISIS AIRThursday. sedikit banyak juga memberi dampak negatif bagi kualitas air bagi konsumsi manusia. Tubuh manusia sendiri hampir 70% komposisinya adalah air. Penanganan sampah yang tidak memadai. Oleh sebab itu. II. 2011 8:35 PM I.lab. Air Angkasa . Dalam molekul tsb. Saat ini pencemaran lingkungan begitu mengkhawatirkan. tidak berbau. Standar baku kualitas air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. maka Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan perlu menetapkan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia dalam Makanan di dalam peraturannya Nomor HK.coli dan Coliform.4011. Selain harus bebas dari cemaran bahan kimia. Simak dan unduh peraturannya dengan klik disini.06. 492 Tahun 2010. pasokan air bersih untuk dikonsumsi manusia sangatlah penting.Coli dan Coliform di sampel air minumMonday. 2011 10:09 AM Mengingat masyarakat perlu dilindungi dari makanan yang mengandung cemaran mikroba dan kimia yang melebihi batas keamanan karena dapat membahayakan kesehatan. Sumber Air Sumber air yg dpt dimanfaatkan bagi kehidupan manusia dpt dibedakan mjd 3 golongan : a. Kondisi lingkungan yang semakin buruk. air untuk dikonsumsi juga tidak boleh mengandung mikroorganisme berbahaya/patogen.lab. April 07. April 11.coli dan Coliform apabila terkonsumsi oleh manusia dapat mengakibatkan penyakit pada saluran pencernaan. April 11.Oleh karena itu sangat penting untuk selalu melakukan analisa cemaran E.52. Atom Oksigen berikatan dgn 2 atom Hidrogen dgn ikatan kovalen. Pendahuluan Air merupakan senyawa yg mempunyai rumus molekul H2O. 2011 10:24 AM Air adalah salah satu sumber utama kehidupan. tidak berwarna.dkk_bpnBatas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia dalam MakananMonday. seperti diare.

.Aliran air pd permukaan bumi dan didlm tanah.Kondensasi (Pembentukan awan) . Dpt mengakibatkan kerusakan pd logam yaitu timbulnya karat.Air baku yaitu air dari badan air yg diolah menjadi air minum dgn cara koagulasi. penyaringan dan penyucihamaan. pengendapan. daya berat. b. umumnya sumber air permukaan mrpkan air yg kurang baik utk langsung dikonsumsioleh manusiam krn ituperlu ada pengolahan. Sulfat. Umumnya kualitas cukup baik. Jadi siklus hidrologi adalah akibat panas. .Mrpkn air yang berasal dr. III. air dimanfaatkan.Presipitasi (jatuhnya air ke bumi) .Evaporasi (penguapan air) . waduk. embun. Air Tanah Mrpkan air yang sebagian terbentuk dari air hujan yg jatuh dipermukaan bumi dan sebagian meresap kedlm tanah. . Karena cenderung asam dengan kandungan nitrat. Air tanah memiliki kelebihan yaitu :. .Baku mutu air yaitu batas kadar zat atau bahan pencemar yg terdpt dlm air utk tetap berfungsi sesuai dgn golongan peruntukannnya. Air Permukaan Mrpkn air yg berada dipermukaan.. Misal : PDAM c.Badan air yaitu tempat dan wadah diatas permukaan daratan yg berisi dan menghasilkan air yaitu rawa. Istilah dalam kimia air . Atmosfir yaitu hujan. dan karbonat yang tinggi. air hujan jatuh ke bumi. salju. Ketiga sumber air tersebut tdk berdiri sendiri tetapi saling berhubungan dlm suatu siklus yang disebut daur Hidrologi. sungai. Sebagai sumber air. tetapi air angkasa tsb. danau. awan mendung. tdpt dlm berbagai bentuk yaitu : mata air dan sumur (sumur gali dan bor). Siklus air diartikan sbg pergerakan yg dialami oleh air yang terdiri dari berbagai peristiwa : .

Nitrat. Penentuan standart kualitas air minum berdasarkan pertimbangan : 1. Sianida. BOD. Kimia. Arsen. Kadmium dan Air raksa. Kromium. . 1. 3. NO2. Bahan-bahan kimia spesifik yg dpt mempengaruhi kesehatan jika kadarnya dlm air melebihi batas akan merugikan kesehatan misalnya : Fluorida. radioaktif dan mikrobiologi. Bahan-bahan beracun yg bila kadarnya dlm air melebihi batas akan membahayakan kesehatan misalnya : Timbal. Ca. 4. Mg. Pengambilan sampel . Sesuai PP No. 2. Pengambilan Sampel Air Agar diperoleh hasil analisa yg sesuai dgn keadaan sebenarnya diperlukan sample yg representatif yaitu sampel yg mewakili air/ badan air yg diperiksa. Bahan kimia yg mrpkn petunjuk adanya pencemaran yaitu Zat organik. fosfat. Digunakan tanpa melalui proses pengolahan dgn memenuhi syarat fisika. Zn.20 tahun 1990 sesaui dgn peruntukannya air dapat digolongkan mjd :  Golongan A yaitu air yang dpt digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa melalui pengolahan. COD. Cl dan Fenol. Pb. Bahan kimia / sifat fisik yg mempengaruhi air minum yaitu : Mn. SO4. Selenium..Air minum yaitu air yang tidak melalui proses pengolahan air yang bisa langsung dikonsumsi.Air bersih yaitu air yang harus melalui pengolahan untuk dapat dikonsumsi.  Golongan B yaitu air yang bisa digunakan sbg bahan baku air minum  Golongan C yaitu air yang diperuntukkan untuk keperluan industri dan peternakan  Golongan D yaitu air yang diperuntukkan untuk pertanian dan PLTA.

Disiapkan botol BOD bertutup asah .Dengan pembasaan Ditambah larutan NaOH sampai pH 10-11 3.Labeli sampel yang berisi :  Nomor sampel  Nama petugas pengambil sampel  Tanggal dan jam pengambilan  Tempat pengambilan  Jenis pengawet yang digunakan 2. Cara kimia Disesuaikan dengan parameter yg akan diperiksa caranya : .Bila sampel diambil beberapa titik.Pengambilan sampel untuk kimia air .Dengan pengasaman Ditambah dgn HNO3 pekat / H2SO4 pekat sampai pH kurang dari 2. . Pengepakan dan Pengiriman sampel . Cara Fisika dengan cara didinginkan pada suhu 40 C b. Pengawetan Sampel a. .Alat dibilas 3 kali .Isi botol sampai penuh (jangan ada gelembung udara) . .Ambil sesuai dgn keperluan .Celupkan botol kedlm air (posisi searah aliran air). Pengambilan sampel untuk oksigen terlarut (DO) . volume sampel garus sama. .

Danau Titik pengambilan contoh air didanau berdsrkan pada kedalaman .Pengepakan dilakukan supaya sampel tidak tumpah dan sesegera mungkin dikirim ke Laboratorium. ditengah danau dan setelah keluar danau. 2. Agar diperoleh contoh air yg andal tsb. faktor yg harus dipertimbangkan adalah titik pengambilan comtoh bagian dasar tidak dipengaruhi oleh endapan / sedimen. Lokasi Pengambilan 1. Contoh air yg andal adalah contoh air yg mewakili keadaan kualitas sumber air tersebut. Maka titik pengambilan conmtoh air yg dipilih adalah tempat dimana air sungai yg betul-betul tercampur dgn baik berdasarkan kecepatan aliran dan lebar sungai. B. Lokasi Pengambilan Contoh Air di Sungai Lokasi pengambilan contoh pada aliran sungai perlu ditetapkan karena utk mengetahui perubahan kualitas air akibat aktivitas lingkungan sekitarnya. Kualitas air alamiah diukur pada lokasi dihulu sungai yg belum mengalami perubahan oleh kegiatan manusia. sedangkan perubahan kualitas air diambil pada bagian hilir. Titik Pengambilan 1. . PENGAMBILAN CONTOH AIR A. Lokasi pengambilan contoh air diwaduk / danau Sekurang-kurangnya diperlukan 3 lokasi pengambilan contoh yaitu : sebelum masuk danau. 2. Sungai Pengambilan contoh air dilakukan bertujuan utk mendptkan contoh air yg andal.

Frekuensi Pengambilan Contoh Air Faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi pengambilan contoh air Kualitas air sungai dan sumber air lainnya pd umumnya selalu berubah dr waktu ke waktu. Sedangkan kegiatan domestik dpt menyebabkan perubahan harian dan mingguan. Penentuan Frekuensi Untuk memperoleh data yang diperlukan maka frekuensi pengambilan contoh pada suatu lokasi perlu direncanakan secara sistematis. Berdasarkan informasi awal tsb. • Perubahan Terus menerus Perubahan terus menerus setiap tahun dpt terjadi karena turunnya hujan / turunnnya suhu yg beraturan tiap musim. . Contoh turunnya hujan lebat akan menyebabkan bertambah debit air yg diikuti oleh terbawanya bahan pencemar dari pengikisan daerah sekitar. • Perubahan Sesaat Disebabkan oleh suatu kejadian yg tiba-tiba dan sering kali tidak bisa diramalkan. • Pengumpulan data hasil analisa yg ada utk membantu memperkirakan kualitas air dan perubahan kualitas air dan kadar unsur-unsur penting pada lokasi tsb. Contoh : kegiatan industri dan pertanian pd suatu daerah aliran sungai dpt mempengaruhi kualitas air secara teratur selama periode tjdnya kegiatan pembuangan limbah akibat aktivitasnya. Tahapannya adalah pengumpulan informasi : • Faktor-faktor yg mempengaruhi kualitas air yg diperlukan sesuai dgn pemanfaatannya diperlukan untuk menentukan titik pengambilan contoh. Dpt terjadi sesaat atau terus menerus dlm suatu periode tertentu. Perubahan tsb. Perubahan ini disebabkan oleh bbrp faktor antara lain : Pergantian musim. limbah yang masuk dan debit sungai. Akan diketahui parameter-parameter yg melebihi batas-batas kritis sehingga bisa ditentukan frekuensi pengambilan contoh air yg diperlukan.

berupa botol biasa atau ember plastik yg digunakan pd permukaan air secara langsung. pengujian thdp parameter hrs segera dilakukan agar hasil mencerminkan keadaan contoh pada waktu diambil. Contoh mudah dipindahkan ke dalam botol penampung / wadah penyimpan tanpa ada sisa bahan tersuspensi didalamnya. Jenis Unit Pengambil Contoh 1. 2. Alat pengambil contoh otomatis yg dilengkapi dgn alat pengatur waktu dan volume contoh air yg akan diambil. 3. tergantung dari maksud pemeriksaan 5. Botol biasa yg diberi pemberat shg dapat digunakan untuk mengambil contoh air pada kedalaman tertentu.Alat Pengambilan Contoh Air Beberapa ketentuan yg harus dipenuhi oleh pengambil contoh air tsb : 1. Kapasitas alat 1-5 liter. pada label tsb. Alat pengambil contoh sederhana. Oleh karena itu meski contoh sudah diawetkan. Mudah dan aman dibawa. alat pengambil contoh tidak terbuat daru logam) 2. 4. Mudah dicuci dari bekas sampel sebelumnya. Pengawetan Contoh Air Pengawetan contoh air adalah usaha utk menghambat perubahan komposisi zat-zat tertentu yg ada dil suatu contoh. 3. Terbuat dari bahan yang tidak terpengaruh sifat contoh (misalnya untuk keperluan pemeriksaan logam. Dicantumkan keterangan : Data sampel : Lokasi : Titik sampel : . Transportasi Contoh Air Contoh yg telah dimasukkan kedlm wadah segera diberi label.

ZO. Pendinginan ini dpt dilakukan dgn mengepak temapt sampel air kedlm es dlm wadah yang terisolasi. Dengan cara penambahan bahan pengawet Sampel dibagi beberapa tempat : • 1 tempat ditambah H2SO4. b. Jumlah asam yg ditambahkan 2 ml dlm 250 ml sampel. Senyawa-senyawa Nitrogen (Nitrit. Jumlah yg ditambahkan 4 tetes tiap 100 ml hingga volume 100 ml • 1 tempat untuk sampel air tanpa pengawet sebanyak 1 liter. • 1 tempat ditambah Zn.Sumber : Tgl dan jam pengambilan : Tanggal pengiriman : Pengawet : Nama pengambil sampel : Pengiriman sampel Apabila jarak tempat pengambilan sampel dan lab.Nitrat) Jumlah Toluol yg diperlukan 5 tetes tiap 250 ml sampel hingga volume 250 ml. • 1 tempat ditambah basa NaOH untuk mengawetkan sianida (pH 10-11) pada 100 ml • 1 tempat ditambah Toluol untuk mencegah penguapan dr. . HCl untuk mengawetkan logam dan lemak. Dengan cara pendinginan. Jauh (membutuhkan waktu melebihi 3 jam utk pengiriman) maka sampel air perlu diawetkan. Apabila wadah-wadah contoh telah ditutup rapat dimasukkan kedlm kotak yg telah dipasang khusus agar contoh tdk tertumpah selama pengangkutan ke laboratorium. Temperatur 4O – 10O C.asetat 2 N untuk pemeriksaan Sulfida. Cara pengawetan sampel : a.

Suhu .pH 2.pH 3. mikrobiologi.Oksigen terobsorbsi . Parameter-parameter yg diperiksa dilapangan : 1. SISA CHLOR DI LAPANGAN PENDAHULUAN Pemeriksaan kualitas air meliputi pemeriksaan fisika. pH.Bau . Parameter air kolam renang : .O2 terlarut .Kejernihan . Beberapa parameter fisika air.BOD .Rasa .Bau . Parameter air minum / air bersih : . Pemeriksaan dpt dilakukan dilapangan dan sebagian besar dilakukan di laboratorium.Khlor bebas .Minyak . Sisa Chlor . 2.Warna . Parameter Air Pemandian Umum : .pH .Bau .Kejernihan .Warna PEMERIKSAAN FISIKA AIR.Khlor . kimia. pH 3.ANALISIS AIR DI LAPANGAN Parameter yang diperiksa di lapangan 1.

Cara Pemeriksaan : . ditunggu 1-2 menit lalu dibaca. Sisa Klor Pembubuhan klor yang disebut klorinasi dlm air minum dan air tercemar dimaksudkan terutama untuk membunuh mikroba. Bila pemberiannya berlebihan. Cara : . pH air secara alami berkisar antara 4-9 .Kalau sampel air keruh maka disaring dulu.Syarat fisik Unsur-unsur didlm air harus sesuai dgn yg tercantum didlm standar kualitas agar tdk terjadi gangguan kesehatan. Warna Warna air ditimbulkan oleh ion-ion logam terutama besi dan mangan humus dll. . Cara Pemeriksaan : . perubahan pH dibawah atau diatas normal dapat tjd karena buangan industri yang bersifat asam kuat atau basa kuat. kertas pH. kolorimetrik.Baru dibandingkan pH Menggunakan pH meter. sisa Chlor akan mempengaruhi bau dan rasa air minum.Dalam 2 buah tabung Hellige yang sudah dibilas .Pemeriksaan bau dan rasa dgn alat panca indera. Batas syarat : 5-50 skala PtCo.Sampel air dituang kedlm erlenmayer yg telah dibilas lalu kertas pH dicelupkan. yaitu akibat adanya dekomposisi bahan organik didalam air demikian juga senyawa tertentu menyebabkan rasa dalam air. Rasa Biasanya bau dan rasa terjadi bersama-sama. Cara . .

segera dibaca (sebaiknya kurang dari 20 detik) Pembubuhan klor dapat sebagai unsurnya atau sebagai garam hipoklorit. Penyebab kekeruhan tsb : tanah. Batas syarat air minum : 5-25 skala SiO2. Kekeruhan ini sebaiknya diukur pada hari yg sama dgn pengambilan sampel. sehingga setiap 1 ml mengandung 1 mg SiO2 atau kekeruhannya 1 unit. Dimasukkan dlm komparator (menghadap cahaya) .5 ml (5 tetes) larutan Orthotolidin. bila ditunda sampel harus disimpan ditempat gelap dan diperiksa sebelum 24 jam.Menimbulkan busa pada ketel . . makin tinggi intensitas cahaya yang terhambur makin tingi kekeruhannya. Pemeriksaan kekeruhan dgn metode Turbidimetrik (Nefelometrik) Prinsip : Membandingkan intensitas cahaya yg dihamburkan oleh sampel dengan intensitas cahaya yang dihamburkan oleh suspensi baku pembanding pada kondisi sama. putar piringan sampai warna timbul karena reagen (A).  JUMLAH PADATAN TERLARUT ..Tabung yg lain diisi 10 ml sampel air + 0.Kemudian tabung-tabung tsb. Penyimpangan batas syarat . 1 mg SiO2/lt. partikel-partikel padat lain. kocok (A). lumpur. HOCl sifat desinfektannya 10 kali lebih tinggi dari ion hipoklorit.Rasa kurang enak .Pada tekstil warna kurang baik. Bila terlalu tinggi mengakibatkan : . sisa tumbuh-tumbuhan.Pada Pabrik kertas warna kertas kurang baik .Tabung I diisi 10 ml sampel air saja (B) . Sebagai pembanding pada turbidimeter dibuat dari 1 gr Silika gel yang dilarutkan dalam 1 liter air suling. PEMERIKSAAN AIR SECARA FISIKA  KEKERUHAN Air keruh terjadi bila dalam air banyak mengandung partikel-partikel padat sehingga kelihatan kotor.

2. b. Untuk mendapatkan sampel yang mewakili diperlukan seorang pengambil sampel yang dapat / mampu melakukan prosedur pengambilan dan pengawetan sampel dengan baik. pH. tepat dan mewakili. Pendahuluan. sisa Chlor. Maksud Metode pengambilan contoh ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam pengambilan contoh air dilapangan untuk uji kualitas air. Ruang lingkup Metode pengambilan contoh ini meliputi persyaratan dan tata cara pengambilan contoh kualitas air untuk keperluan pemeriksaan kualitas air yang mencakup pemeriksaan sifat fisik. Jumlah padatan terlarut adalah residu setelah sampel diuapkan kmd dikeringkan pada suhu 103-105O C.Dalam Air minum kandungan jumlah padatan terlarut dianjurkan tidak lebih dari 500 mg/l. 2011 8:20 PM 1. kimia dan lain-lain.lab. Tujuan Untuk mendapatkan contoh air yang andal. Hal ini berarti bahwa perbandingan atau konsentrasi relatif yang tepat dari semua komponen dalam sampel akan sama seperti dalam material yang disampling. serta tidak mengalami perubahan-perubahan yang berarti dalam komposisinya sebelum pemeriksaan dilakukan. . Pada waktu pengambilan sampel air dilakukan pemeriksaan parameter air yang harus dilakukan segera / dilakukan dilapangan seperti : pemeriksaan fisika. Kemungkinan kandungan pada sampel dapat hilang secara keseluruhan atau sebagian jika prosedur pengambilan dan pengawetan sampel yang baik tidak diikuti dengan benar. April 07. Tujuan dari pengambilan sampel / contoh adalah untuk mengumpulkan sebagian material / bahan dalam volume yang cukup kecil yang mewakili material / bahan yang akan diperiksa secara tepat / teliti untuk dapat dibawa dengan mudah dan diperiksa di laboratorium. 3. Maksud dan Tujuan a. agar hasil uji laboratorium nantinya merupakan hasil uji yang dapat dipertanggungjawabkan kualitas dan kuantitasnya.dkk_bpnPENGAMBILAN DAN PENGIRIMAN SAMPEL AIR UNTUK PEMERIKSAAN KIMIAThursday.

Hipolimnion adalah lapisan bawah danau yang mempunyai suhu relatif sama dan lebih dingin dari lapisan atasnya. 4. Melakukan pengambilan sampel 4. air saluran. 6. air tanah dan air meteorik 2. Air tanah tertekan adalah air dari akifer yang sepenuhnya jenuh air dengan bagian atas dan bawahnya dibatasi oleh lapisan yang kedap air. 8. 7. Termoklin / metalimnion adalah laipsan danau yang mengalami penurunan suhu yang cukup besar (lebih dari 1O C/m) ke arah dasar danau. Air permukaan adalah air yang terdiri dari : air sungai. 5. Contoh adalah contoh air uji untuk keperluan pemeriksaan kualitas air. air rawa dan air gua / air karst. 3. mata air. . Sumber air adalah air permukaan. Pengertian Beberapa pengertian yang dimaksud dalam metode ini meliputi : 1. Epilimnion adalah lapisan atas danau atau waduk yang suhunya relatif sama. Akifer adalah suatu laipsan pembawa air. 9. Melakukan pengawetan sampel 5. Air tanah bebas adalah air dari akifer yang hanya sebagian terisi air dan terletak pada suatu dasar yang kedap air serta mempunyai permukaan bebas. air meteroik yang ditampung langsung dari hujan dan air meteorik dari bak penampungan air hujan. Prinsip Pengambilan Sampel Dapat dilihat pada pola urutan kerja sebagai berikut : 1. Pengepakan sampel dan pengiriman ke laboratorium. air danau. Menentukan lokasi pengambilan sampel 2. Air Meteorik adalah air meteorik dari labu ukur di stasiun meteor . biasanya lapisan ini mengandung kadar oksigen yang rendah dan relatif stabil. 10. 5.4. 3. Menentukan titik pengambilan sampel. air waduk.

Contoh : sampel yang diambil dari sumber air permukaan. yaitu sebagai berikut : a. air minum / air bersih. Untuk pemeriksaan bakteriologi air diperlukan  100 ml. b. Jumlah / volume sampel yang diambil untuk keperluan pemeriksaan dilapangan dan dilaboratorium tergantung pada jenis pemeriksaan yang diperlukan. tetapi pada waktu yang berbeda dan dalam waktu yang tidak lebih dari 24 jam. Sampel masing-masing diambil dalam kapasitas  120 ml setiap interval waktu tertentu atau satu jam sekali. Sampel sesaat (grab sampel) Sampel yang diambil pada suatu waktu dan tempat tertentu. 2. Sampel gabungan waktu digunakan untuk menentukan komponen-komponen yang dapat ditunjukkan tetap tidak berubah. Alat dan reagen : 1. Bahan Pemeriksaan Sampel air. c. sehingga semua bagian atau porsi dari gabungan sampel akan diawetkan segera setelah diambil dan digabungkan. sumber air persediaan. air kolam renang. Alat Alat-alat yang perlu dipersiapkan dalam pengambilan sampel sebagai berikut : a. Jika zat pengawet diperlukan. Wadah untuk menyimpan sampel . Ada 2 macam sampel air : 1. Untuk pemeriksaan kimia air diperlukan  5 liter. Untuk pemeriksaan fisika air diperlukan  2 liter. yang berasal dari sumber air. air pemandian umum. Alat pengambil sampel b. Alat lain c. 7. masukkan zat tersebut kedalam wadah yang masih kosong (setelah dicuci dengan sampel).6. Sampel gabungan waktu Sampel yang dikumpulkan pada titik pengambilan sampel yang sama. Sampel-sampel kemudian dicampur pada akhir periode pengambilan sampel.

Karena peralatan laboratorium di Puskesmas terbatas. Alat pengambil contoh tersebut adalah : 1. 4. waduk. alat pengambil contoh tidak terbuat daru logam) 2. maka yang digunakan adalah alat pengambil contoh tipe sederhana. Contoh mudah dipindahkan ke dalam botol penampung / wadah penyimpan tanpa ada sisa bahan tersuspensi didalamnya. 5. Dipergunakan untuk mengambil contoh pada lokasi yang airnya tenang atau alirannya sangat lambat seperti di danau. tergantung dari maksud pemeriksaan Alat pengambil sampel terdiri dari bermacam-macam bentuk tergantung pada jenis pemeriksaan yang dibutuhkan. 2. 3. Mudah dan aman dibawa. Alat pengambil contoh setempat secara mendatar Dipergunakan untuk mengambil contoh di sungai atau di tempat yang airnya mengalir pada kedalaman tertentu. Pemberat ini diikat dengan kawat kuningan / kawat tembaga dan tidak boleh memakai kawat besi. . Alat pengambil contoh Alat pengambil contoh harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. dan muara sungai pada kedalaman tertentu. sebab besi mudah berkarat. Contoh alat ini adalah tipe Ruttner. Botol biasa yang diberi pemberat untuk digunakan pada kedalaman tertentu. Kapasitas 1-5 liter. Alat pengambil contoh setempat secara tegak. Terbuat dari bahan yang tidak terpengaruh sifat contoh (misalnya untuk keperluan pemeriksaan logam. Alat pengambil contoh sederhana Terdiri dari botol biasa atau ember plastik yang digunakan pada air permukaan secara langsung. 3. Mudah dicuci dari bekas sampel sebelumnya.Berikut penjelasan mengenai alat-alat yang diperlukan untuk pengambilan contoh : a. sehingga mudah putus dan karatnya dapat mencemari air dengan menambah tinggi kadar besi. Contoh alat ini adalah tipe Wohlenberg.

sehingga alat dapat ditutup segera setelah terisi penuh. yang dilengkapi tutup. Alat pendingin Alat ini dapat menyimpan contoh pada suhu 4O C. Alat pengambil contoh untuk pemeriksaan bakteriologi. Bahan Kimia untuk Pengawet . 2.45 um. Alat pengambil contoh untuk pemeriksaan gas terlarut. Alat penyaring Alat ini dilengkapi dengan pompa isap atau pompa tekan serta dapat menahan kertas saring yang mempunyai ukuran pori 0. Digunakan untuk contoh gabungan waktu dari air limbah atau air sungai yang tercemar. agar diperoleh kualitas air rata-rata selama periode tertentu. 5. 3. Contoh alat ini adalah tipe Casella. dapat membekukan contoh bila diperlukan dan mudah diangkut di lapangan. Alat lain 1. 7. Alat pengambil sampel pada kedalaman yang terpadu untuk pemeriksaan zat padat tersuspensi atau untuk mendapatkan contoh yang mewakili semua lapisan air. c. b. 6. Alat pengambil contoh secara otomatis yang dilengkapi alat pengatur waktu dan volume yang diambil. Contoh alat ini adalah tipe USDH.4. Alat Ekstraksi Alat ini terbuat dari bahan gelas atau teflon yang tembus pandang dan mudah memisahkan fase pelarut dari contoh.

3. Sarana Pengambilan Contoh Sarana yang dapat digunakan adalah : 1. Bila sarana jembatan / lintasan gantung tidak ada. maka dapat menggunakan perahu. 4. Wadah contoh untuk pemeriksaan mikrobiologi harus dapat disterilkan. 6. 2. Terbuat dari bahan gelas atau plastik. Tidak menimbulkan reaksi antara bahan wadah dengan contoh. d. 9. Sedapat mungkin menggunakan jembatan atau lintasan gantung sebagai tempat pengambilan contoh. Wadah untuk menyimpan contoh. 5. 2. Dapat ditutup dengan kuat dan rapat. Waktu Interval waktu pengambilan contoh diatur agar contoh diambil pada hari dan jam yang berbeda sehingga dapat diketahui perbedaan kualitas air setiap hari maupun . 3. 7. Untuk sumber air yang dangkal dapat dilakukan langsung. 2. Tidak mudah pecah. Wadah yang digunakan untuk menyimpan contoh harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Mudah dicuci. Tidak menyerap zat-zat kimia dari contoh. Tidak melarutkan zat-zat kimia ke dalam contoh 8. Reagen 8.Bahan kimia yang digunakan untuk pengawet harus memenuhi persyaratan bahan kimia untuk analisis dan tidak mengganggu atau mengubah kadar zat yang akan diperiksa.

perlu disesuaikan. Cara pengambilan sampel 1. b. e. f. b. Sumber air alamiah : Yaitu lokasi pada tempat yang belum terjadi atau masih sedikit pencemaran. Air tanah setiap tiga bulan sekali selama setahun. Caranya dilakukan dengan menggeser jam dan hari pengambilan pada waktu pengambilan contoh berikutnya. tergantung pada jenis sumber air dan tingkat pencemarannya sebagai berikut : a. yang diambil pada waktu tertentu dan periode yang tetap. Sumber air tercemar : .00 pengambilan berikutnya hari selasa jam 07. d. misalnya pengambilan pertama hari senin jam 06. Pemantauan kualitas air pada suatu daerah pengaliran sungai berdasarkan pada : a.setiap jam. 2. Waduk / danau setiap dua bulan sekali selama setahun. Lokasi pengambilan sampel air permukaan : Lokasi pengambilan sampel air permukaan dapat berasal dari daerah pengaliran sungai dan danau / waduk. 10. Air meteorik sesuai dengan keperluan. tiga bulan sekali selama setahun. Untuk keperluan survai pendahuluan dalam rangka pengenalan daerah. 2. Sungai / saluran alami yang belum tercemar. sebulan sekali selama setahun. Waktu pengambilan contoh dilakukan berdasarkan keperluan sebagai berikut : 1. Lokasi pengambilan sampel ditentukan berdasarkan tujuan dan keperluan pengambilan sampel : a. c. Untuk keperluan perencanaan dan pemanfaatan diperlukan data pemantauan kualitas air. Untuk studi dan penelitian. Menentukan lokasi pengambilan sampel : Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada air permukaan dan air tanah. Sungai / saluran yang telah tercemar ringa sampai sedang.00 dan seterusnya. setiap dua minggu sekali selama setahun. waktu pengambilan contoh dapat dilaksanakan pada saat survai. 3. Sungai / saluran yang tercemar berat.

Disebelah hulu dan hilir dari lokasi penimbunan / pembuangan sampah kota / industri. sumur pompa tangan dangkal / dalam. b.Tempat-tempat lain yang dianggap perlu. c. Lokasi pengambilan sampel air tanah : Pengambilan sampel air tanah dapat berasal dari air tanah bebas (tidak tertekan) dan air tanah tertekan denga penjelasansebagai berikut : 1.Di sumur produksi air tanah untuk pemenuhan kebutuhan perkotaan.Didaerah pantai dimana terjadi penyusupan air asin. 2. pedesaan.Di sumur-sumur pemantauan kualitas air tanah. . .Disebelah hilir daerah pertanian yang intensif menggunakan pestisida dan pupuk kimia.Di lokasi kawasan industri. . Sumber air yang dimanfaatkan Yaitu lokasi pada tempat penyadapan pemenfaatan sumber air tersebut. Air tanah tertekan . 3. Lokasi penyadapan air untuk pemanfaatan d. misal : sumur gali. .Yaitu lokasi pada tempat yang telah mengalami perubahan atau dihilir sumber pencemar. Ditengah danau / waduk. c. Tempat keluarnya air danau / waduk. Pemantauan kualitas air pada danau / waduk berdasarkan pada : a. . pertanian dan industri. . .Di sumur observasi untuk pengawasan imbuhan. Air tanah bebas (tidak tertekan). b. Tempat masuknya sungai ke danau / waduk. .Di sumur produksi air tanah PAM maupun sarana umum. .

titik pengambilan contoh dapat ditambah sesuai dengan keperluan.5 x kedalaman dari permukaan air. contoh diambil pada dua titik dipermukaan dan di dasar danau / waduk. Danau / waduk dengan kedalaman antara 30 – 100 m. . dengan penjelasan sebagai berikut : 1. titik pengambilan contoh di sungai dengan ketentuan : (1). contoh diambil pada empat titik. contoh diambil minimum pada enam titik masing-masing pada jarak ¼. (4) Danau / waduk yang kedalamannya lebih dari 100 m. Air permukaan. . 2.5 x kedalaman dari permukaan air. yaitu : di permukaan.Pada sumur observasi penimbunan / pengolahan limbah industri bahan berbahaya dan beracun (B3) . ½ dan ¾ lebar sungai pada 0. (2).Pada sumur lainnya yang dianggap perlu.Pada sumur observasi di wilayah pesisir dimana terjadi penyusupan air asin. (2).2 x dan 0. Di sungai. titik pengambilan contoh di danau / waduk dengan ketentuan : (1). 2. Danau / waduk dengan kedalaman antara 10-30 meter. (3). di lapisan termoklin dan di dasar danau / waduk. contoh diambil pada tiga titik.Pada sumur observasi air tanah di suatu cekungan air tanah artesis ( misalnya : cekungan artesis Bandung) . Danau / waduk yang kedalamannya kurang dari 10 m. contoh diambil pada satu titik di tengah sungai pada 0. Sungai dengan debit antara 5 – 150 m3 / detik. Menentukan titik pengambilan contoh a. (3). Sungai dengan debit lebih dari 150 m3 / detik.. di lapisan termoklin ( metalimnion). Titik pengambilan contoh dapat dilakukan di sungai dan danau / waduk . Di danau / waduk. yaitu di permukaan. Sungai dengan debit kurang dari 5 m3 / detik. contoh diambil pada dua titik masing-masing pada ada jarak 1/3 dan 2/3 lebar sungai pada 0. di atas lapisan hipolimnion dan di dasar danau / waduk.8 x kedalaman dari permukaan air.

Membilas alat dengan contoh yang akan diambil sebanyak tiga kali. . 3. 2. Pada sumur gali. contoh diambil pada dasar sumur setelah air dalam sumur bor / pipa dibuang sampai habis (dikuras) sebanyak tiga kali. Pada sumur observasi. 3. Sampel diambil pada beberapa titik pengambilan. Mengambil contoh sesuai dengan keperluan dan campurkan dalam penampung sementara hingga merata. 3. Air kolam renang / air pemandian umum. 2. contoh diambil pada titik yang telah ditentukan sesuai keperluan eksplorasi. Pengambilan sampel a. d. maka volume contoh yang diambil dari setiap titik harus sama. Air tanah Titik pengambilan contoh air tanah dapat berasal dari air tanah bebas dan air tanah tertekan (artesis) dengan penjelasan sebagai berikut : 1. Air PAM : Contoh diambil pada kran tempat keluarnya air. Air tanah tertekan 1. Air tanah bebas 1. contoh diambil pada kedalaman 20 cm dibawah permukaan air dan sebaiknya diambil pada pagi hari. Pada sumur produksi contoh diambil pada kran / mulut pompa keluarnya air. Tahapan pengambilan contoh untuk keperluan ini adalah : 1. 2. Pada sumur bor dengan pompa tangan / mesin. Pada sumur bor eksplorasi. 2. c. Pengambilan sampel untuk pemeriksaan sifat fisika dan kimia air.b. setelah kran air dibuka 1-2 menit. Menyiapkan alat pengambil contoh yang sesuai dengan keadaan sumber air. Apabila contoh dimabil dari beberapa titik. 4. contoh diambil dari kran / mulut pompa tempat keluarnya air setalh air dibuang selama lebih kurang 5 menit.

. Dengan alat khusus Tahapan pengambilan contoh / sampel dengan cara alat khusus sebagai berikut : .Siapkan botol KOB (BOD) yang bersih dan mempunyai volume  300 ml serta dilengkapi dengan tutup asah. yaitu : 1. sehingga air masuk kedalam botol dengan tenang. Tempat pengambilan contoh e. atau dapat pula dengan menggunakan sifon.b. 4. .Masukkan botol ke dalam alat khusus (tipe Casella). . Nama petugas pengambil contoh c. kemudian botol di tutup.Isi botol sampai penuh dan hindarkan terjadinya turbulensi dan gelembung udara selama pengisian dan penutupan botol. Jenis pengawet yang digunakan. Tanggal dan jam pengambilan contoh d.Contoh siap untuk dianalisis. Label contoh Contoh yang telah dimasukkan ke dalam wadah contoh diberi label. Cara langsung Tahapan pengambilan contoh dengan cara langsung sebagai berikut : .Ikuti prosedur pemakaian alat tersebut. . . 2.Celupkan botol dengan hati-hati ke dalam air dengan posisi mulut botol searah dengan aliran air. Pada label dicantumkan keterangan mengenai : a. Pengambilan contoh untuk pemeriksaan Oksigen terlarut (DO) Pengambilan contoh dapt dilakukan dengan dua cara.Siapkan botol KOB (BOD) yang bersih dan mempunyai volume  300 ml serta dilengkapi dengan tutup asah. Nomor contoh b. .

Tuangkan contoh ke dalam labu ekstrak. alkalinity. dilakukan langsung setelah pengambilan contoh . Ekstraksi contoh untuk Pemeriksaan Pestisida Ekstraksi contoh untuk pemeriksaan ini dilakukan sebagai berikut : 1. Pemeriksaan di Lapangan Pekerjaan yang dilakukan meliputi : 1. Pengolahan pendahuluan contoh a. 3.45 um dan saring sampai selesai. acidity dan oksigen terlarut. 2. 2. 4. Pemeriksaan unsur-unsur yang dapat berubah dengan cepat. . b. tanggal pengambilan contoh. suhu. unsur-unsur tersebut antara lain : pH. Masukkan ke dalam alat penyaring yang telah dilengkapi kertas saring yang mempunyai ukuran pori 0 – 0. bahan pengawet yang ditambahkan dan nama petugas. Contoh dikocok secara merata dan ukur volumenya sebanyak 1 liter dengan gelas ukur. 2. Biarkan sampai terjadi pemisahan fase paling sedikit  10 menit. 6. keadaan cuaca. Semua hasil pemeriksaan dicatat dalam buku catatan khusus pemeriksaan di lapangan. Air saringan ditampung ke dalam wadah yang telah disiapkan sesuai dengan keperluan. kemudian tuangkan pelarut organik tersebut ke dalam labu ekstrak dan kocok selama 2 menit. 3. yang meliputi : nama sumber air. Bilas gelas ukur dengan 60 ml campuran pelarut organik (n-heksana 85 % dan Diethyl ether 15 %). daya hantar listrik. Contoh yang akan disaring diukur volumenya sesuai dengan keperluan. Tampung fase air dari labu ekstrak ke dalam gelas ukur dan secara hati-hati tuangkanlah lapisan fase organik nelalui kolom yang berdiameter luar 2 cm dan berisi Na2SO4 bebas air setinggi 10 cm ke dalam wadah khusus. 5. Penyaringan Penyaringan contoh dilakukan untuk pemeriksaan parameter terlarut sebagai berikut : 1.5. jam.

dikocok lagi selama 5-10 menit. 7. Tuangkan kembali fase air di dalam gelas ukur tadi ke dalam labu ekstrak. Fase organiknya dikeluarkan melalui corong yang berisi kertas saring dan Na2SO4 ke dalam wadah contoh khusus. 8. Satukan hasil ekstrak dalam botol khusus. Dibiarkan sampai terjadi pemisahan fase. 8. Hasil ekstrak disatukan ke dalam wadah contoh khusus. Bilas kolom dengan pelarut Hexana  20 ml. Kertas saring dicuci dengan 10-20 ml pelarut organik dan disatukan dengan hasil ekstak ke dalam wadah comtoh khusus tadi. 11. Ekstraksi contoh untuk Pemeriksaan Minyak dan Lemak Ekstraksi contoh untuk Pemeriksaan ini dilakukan sebagi berikut : 1. 7. 9. 9. 5. Ditambahkan 5 ml asam chlorida (HCl 1:1) sampai pH <2. Ulangi langkah 3 sampai langkah 6 sebanyak 2 kali lagi. 7. 4. Kocok kuat-kuat selama 2 menit dan bila terjadi emulsi yang stabil (tidak terjadi pemisahan fase yang jelas). Diukur 1 liter contoh dengan gelas ukur 2. 10.6. . Pengawetan contoh 1. Gelas ukur tadi dibilas secara hati-hati dengan 30 ml pelarut organik (jenis pelarut organik disesuaikan dengan metode pemeriksaan yang digunakan) dan masukkan ke dalam labu ekstrak. c. 6. 3. Pengawetan cara Fisika Pengawetan secara fisika dilakukan dengan cara pendinginancontoh pada suhu 4O C atau pembekuan. Dimasukkan ke dalam labu ekstrak. Ulangi langkah 5 sampai 8 sebanyak 2 kali lagi. Dimasukkan lagi 30 ml pelarut organik ke dalam labu ekstrak.

Besi. Ferritin. Penabahan biosida ke dalam contoh. TIBC. NaOH) kedalam contoh sampai pH 10-11. 2.2. jenis pengawet yang ditambahkan. yaitu penambahan asam nitrat pekat atau asam klorida pekat atau asam sulfat ke dalam contoh sampai pH <2. Beberapa cara pengawetan adalah senagai berikut : 1. tanggal dan jam pengambilan. cuaca. April 04. Vitamin B12. Gambaran Darah Tepi Manfaat Mendiagnosis penyakit anemia defisiensi akibat kekurangan produksi sel darah merah yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kekurangan zat besi. Pada label tersebut dicantumkan keterangan mengenai lokasi pengambilan. Pengasaman. Retikulosit Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya penyakit kekurangan sel darah merah (anemia) yang dapat membahayakan tubuh. . diberi label. vitamin B12. dan asam folat serta kerusakan sumsum tulang. 8.lab. Nilai-nilai MC. petugas yang mengambil contoh dan sketsa lokasi. jenis biosida dan dosisnya tercantum pada tabel 1 3. Pengepakan dan pengiriman contoh Contoh yang telah dimasukkan ke dalam wadah. Panel Pemeriksaan Panel Anemia Defisiensi Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. Penambahan larutan basa (biasanya larutan Na. Eritrosit. Hematokrit. Hidroksida. Asam Folat. Pengawetan cara Kimia Pengawetan secara kimia dilakukan tergantung pada jenis parameter yang diawetkan.dkk_bpnPanel pemeriksaan LaboratoriumMonday. Gambaran Darah Tepi. 2011 9:29 AM Hematologi Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Anemia Jenis Pemeriksaan Hemoglobin. Wadah-wadah contoh yang telah ditutup rapat dimasukkan ke dalam kotak yang telah dirancang secara khusus agar contoh tidak tertumpah selama pengangkutan ke laboratorium. mengevaluasi derajat anemia.

Retikulosit. Fibrinogen. Bilirubin Total/ Direk. Panel Pemeriksaan Panel Risiko Trombosis (Genetik) Jenis Pemeriksaan Protein C. Panel Pemeriksaan Panel Anemia Aplastik Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. Rumpal Leede Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya gangguan proses hemostasis (mekanisme keseimbangan tubuh) yang berkaitan dengan peristiwa perdarahan dan pembekuan darah.lingkungan dan lain-lain. Protein S. Coombs' Test. stroke dan peningkatan lipid (lemak) dalam darah. Waktu Protrombin.Panel Pemeriksaan Panel Anemia Hemolitik Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. Analisa Hb (HPLC). Retraksi Bekuan. Kelainan sumsum tulang ini dapat terjadi karena faktor keturunan. Leukosit. Waktu Pembekuan. Homocysteine. APTT. AT III. Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Faal Hemostasis Jenis Pemeriksaan Waktu Perdarahan. Lp(a) Manfaat Mendeteksi adanya kelainan herediter (genetik) yang dapat mengkibatkan gangguan atau meningkatkan risiko terjadinya gangguan pembekuan darah (=trombosis) yang merupakan faktor risiko perkembangan penyakit jantung dan pembuluh darah terutama pada orang yang pernah terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK). lebih cepat dari kapasitas produksinya di sumsum tulang. Gambaran Sumsum Tulang Manfaat Memastikan diagnosis penyakit anemia aplastik (hipoplastik) yaitu kekurangan sel darah merah karena kelainan sumsum tulang sehingga kemampuan sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah terganggu atau berkurang. Retikulosit. Haptoglobin. Fibrinogen. radiasi. Gambaran Darah Tepi Manfaat Mendeteksi kemungkinan terjadinya proses hemolitik dan mendiagnosis penyakit anemia hemolitik yaitu penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah akibat sel darah merah cepat rusak. G6PD. mengevaluasi derajat anemia. . Trombosit.

Albumin/Globulin. Kolesterol LDL Direk. yaitu jenis kolesterol yang sangat berbahaya) yang dapat meningkatkan risiko kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah). Trigliserida. Adiponektin. Glukosa 2 jam PP. ACA (IgG dan IgM). Panel Pemeriksaan Panel Lemak Jenis Pemeriksaan Kolesterol Total. Cholesterol Total. Trigliserida. Lp(a). Kolesterol LDL Direk. Cholesterol HDL. Albumin Urin Kuantitatif (Mikroalbumin Kuantitatif). Apo B Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya kelainan lemak (dislipidemia) di dalam tubuh dan deteksi small dense LDL (LDL kecil padat. Cholesterol LDL Direk Manfaat Mendeteksi beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah (=trombosis) yang dapat mengakibatkan bermacam-macam gangguan misalnya keguguran berulang. hsCRP Manfaat Mendeteksi adanya berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko untuk terkena Penyakit Jantung Koroner dan/atau Stroke Imunoserologi . Insulin dan Glukosa Puasa. Kreatinin. Kolesterol Total. Glukosa 2 jam pp. Homocysteine. Urine Rutin.Panel Pemeriksaan Panel Risiko Trombosis (Dapatan) Jenis Pemeriksaan ACA (IgG. Panel Pemeriksaan Panel Risiko PJK/Stroke Jenis Pemeriksaan Kolesterol Total. Trigliserida. NT-proBNP Manfaat Memantau kondisi individu penyandang diabetes mellitus (DM) terutama untuk melihat kepatuhan penderita DM dalam menjalankan terapi dan mendeteksi faktor risiko komplikasi yang mungkin terjadi. Fibrinogen. Kolesterol HDL. sindrom lupus. Kimia Panel Pemeriksaan Panel Pengelolaan Diabetes Mellitus Jenis Pemeriksaan Glukosa Puasa. GPT. Trigliserida. Status Antioksidan Total. Kolesterol HDL. HbA1c. Kolesterol HDL. Homosistein. IgM). Kolesterol LDL Direk. dll. Apo B.

virus Rubella. malaria. (HLA-B27) Manfaat Untuk skrining. Widal. serta mengevaluasi penyakit rematik. Panel Pemeriksaan Panel Penyakit Menular Seksual Jenis Pemeriksaan VDRL/RPR. Manfaat Mengetahui adanya infeksi dan status kekebalan terhadap parasit Toxoplasma. dan virus Herpes tipe 2 yang dapat mempengaruhi kesehatan janin. dan penyakit infeksi lainnya sehingga penderita demam dapat memperoleh terapi yang lebih tepat. Cytomegalovirus. GOT. CRP. Gal Kultur. . Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Rematik Jenis Pemeriksaan ASTO. ANA. Asam Urat. Hepatitis atau Sifilis sehingga dapat dengan segera menentukan terapi yang lebih tepat. Panel Pemeriksaan Panel Demam Jenis Pemeriksaan Hematologi Lengkap. RF. Gonore. Klamidia. Anti-Hbc Manfaat Mengetahui adanya infeksi dan status kekebalan terhadap virus Hepatitis B. HBsAg. Anti-Rubella IgG & IgM. CRP Kuantitatif / hsCRP Manfaat Memastikan diagnosis penyebab penyakit demam seperti demam berdarah. LE Test. tifus. Anti-HIV Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya infeksi oleh penyakit Herpes. Anti-HBs. Anti-HSV2 IgM. Anti-HSV2 IgG & IgM. Panel Pemeriksaan Panel TORCH Jenis Pemeriksaan Anti-Toxoplasma IgG & IgM. mendiagnosis. Anti-CMV IgG & IgM. Anti-Dengue IgG & IgM.Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Vaksinasi Hepatitis B Virus Jenis Pemeriksaan HBsAg. Malaria. Urin Rutin. Chlamydia IgG & IgM. memantau aktivitas dan keberhasilan terapi. peradangan hati. C4 Komplemen. C3 Komplemen. TPHA. GO. GPT.

Endokrin Panel Pemeriksaan Panel Tiroid Jenis Pemeriksaan TSHs, FT4 Manfaat Mendiagnosis gangguan fungsi tiroid dan menentukan status tiroid (hipotiroid, eutiroid, atau hipertiroid)

Panel Pemeriksaan Panel Etiologi Gangguan Fungsi Tiroid Jenis Pemeriksaan Anti TPO, Tiroglobulin, TRAb Manfaat Mendiagnosis kelainan tiroid seperti hiperfungsi tiroid dan goiter, inflamasi atau luka fisik pada tiroid, tumor tiroid, dan tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid) sub akut; indikator terapi T4.

Panel Pemeriksaan Panel Ammenorrhea Jenis Pemeriksaan LH, FSH, Prolactin, Estradiol Manfaat Memastikan penyebab infertilitas pada wanita dengan mendiagnosis, apakah berasal dari gangguan anatomi atau fisiologi sistem reproduksi; mendeteksi kelainan atau gangguan fungsi/fisiologi sistem reproduksi.

Panel Pemeriksaan Panel Kesuburan Laki-Laki Jenis Pemeriksaan LH, FSH, Prolactin, Testosteron, Analisa Sperma, Fruktosa, Antibodi Sperma Manfaat Memastikan penyebab infertilitas pada pria dengan mendiagnosis, apakah berasal dari gangguan anatomi atau fisiologi sistem reproduksi; mendeteksi kelainan atau gangguan fungsi/fisiologi sistem reproduksi.

Osteoporosis Panel Pemeriksaan Panel Osteoporosis

Jenis Pemeriksaan CTx (C-Telopeptide) dan N-Mid Osteocalcin Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis secara dini, membantu memprediksi dan memantau respon individu terhadap terapi osteopororis terutama penggunaan obat antiresorpsi.

Penanda Tumor Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Tumor Jenis Pemeriksaan AFP, Darah Samar (Hb Spesifik), Anti-EBV VCA IgA, Anti-EBV EA IgA, PSA (Laki-laki), dan Pap Smear (Perempuan) Manfaat Untuk memperkirakan risiko terjadinya penyakit kanker tertentu atau mendeteksi kemungkinan adanya kanker tertentu yaitu kanker hati, kanker usus besar dan anus (kolorektal), kanker nasofaring, kanker prostat (khusus pria) dan kanker leher rahim (khusus wanita)

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Kolorektal Jenis Pemeriksaan Darah Samar(Hb Spesifik), CEA, CA 19-9 Manfaat Menunjang diagnosis, memperkirakan prognosis (perkembangan penyakit) dan pemantauan terapi/pengobatan kanker kolorektal (usus besar dan anus).

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Hati Jenis Pemeriksaan AFP, CEA Manfaat Mendiagnosis kanker hati Primer (KHP) dan metastatis hati (kanker hati akibat penyebaran sel kanker dari organ tubuh lain), menentukan risiko penyakit KHP, serta memantau penyakit kanker hati.

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Lambung Jenis Pemeriksaan CEA, CA 72-4, CA 19-9 Manfaat Mendeteksi kemungkinan adanya penyakit kanker lambung dan memperkirakan respon terapi penyakit kanker lambung (kemoterapi/radioterapi). Menunjang diagnosis dan pemantauan terapi kanker lambung

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Pankreas Jenis Pemeriksaan CEA, CA 19-9 Manfaat Menunjang diagnosis, memperkirakan prognosis (perkembangan kanker) dan pemantauan terapi kanker pankreas

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Tiroid Jenis Pemeriksaan Tiroglobulin, Calcitonin Manfaat 1. Mendeteksi dan memperkirakan prognosis penyakit kanker tiroid (jenis folikuler). 2. Mendeteksi penyebaran tumor di kelenjar tiroid. 3. Sebagai follow up bagi penderita tumor tiroid. 4. Pemantauan terhadap terapi penyakit karsinoma tiroid yang terdiferensiasi. 5. Memantau fungsi jaringan tiroid setelah pengangkatan kelenjar tiroid melalui pembedahan

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Ovarium Jenis Pemeriksaan CEA, CA 125, CA 72-4 Manfaat Uji saring untuk deteksi dini kanker ovarium dan menunjang diagnosis, memantau dan meramalkan prognosis kanker ovarium, serta sebagai follow up bagi penderita kanker ovarium.

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Cervix Jenis Pemeriksaan SCC, Pap Smear Manfaat Menunjang diagnosis, pemantauan terapi dan deteksi kekambuhan penyakit kanker serviks (kanker leher rahim).ng

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Payudara Jenis Pemeriksaan CEA, CA 15-3

Manfaat Menunjang diagnosis, memantau terapi, memperkirakan prognosis, serta untuk follow up dan diagnosis kekambuhan kanker payudara.

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Prostat Jenis Pemeriksaan PSA, Free PSA, (Rasio Free PSA/PSA) Manfaat 1. Mengidentifikasi risiko terjadinya kanker prostat terutama bagi individu berisiko tinggi (terdapat riwayat keluarga yang memiliki penyakit kanker prostat) 2. Mendeteksi kanker prostat pada stadium dini dan sebelum metastatis. 3. Memantau terapi dan deteksi dini kekambuhan kanker prostat.

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Paru-Paru Jenis Pemeriksaan CEA, SCC, NSE Manfaat Menunjang diagnosis, meramalkan prognosis dan memantau terapi penyakit kanker paru-paru, serta mendeteksi kemungkinan adanya kekambuhan.

Panel Pemeriksaan Panel Penanda Tumor Nasofaring Jenis Pemeriksaan Anti-EBV VCA IgA, Anti-EBV EA IgA Manfaat Uji saring untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya karsinoma nasofaring, memantau perkembangan tumor nasofaring dan deteksi dini kekambuhan, serta meramalkan prognosis dan mendeteksi metastatis.

Alergi Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Alergi Jenis Pemeriksaan IgE Total, Eosinofil (jumlah), Faeces Rutin Manfaat Uji saring untuk mendeteksi dan memastikan kemungkinan adanya reaksi alergi.

Panel Check-up Kesehatan

infeksi virus hepatitis. Fosfatase Alkali. dll Panel Pemeriksaan Panel Check-Up Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. terutama untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular. Urea N. Trigliserida. gangguan fungsi hati dan ginjal. Kolesterol Total. Urine Rutin. GOT. Gamma GT. diabetes mellitus. TSHs Manfaat Mengetahui kualitas kesehatan secara umum. Anti Rubella IgG. Anti-HCV. Kreatinin. Golongan Darah (A. Bilirubin Total. Faeces Rutin. Kolesterol HDL. Glukosa Puasa. Gamma GT. Protein Elektroforesis. Kreatinin. TSHs. Urea N. baik yang menyangkut fungsi organ maupun keadaan metabolisme tubuh dengan mendeteksi ada tidaknya kelainan atau penyakit yang sering dijumpai dan potensial membahayakan misalnya kelainan darah. GOT. Faeces Rutin. Asam Urat. Bilirubin Direk. Gambaran Darah Tepi. Trigliserida.Panel Pemeriksaan Panel Check-Up Plus Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. HBsAg. infeksi virus hepatitis. Bilirubin Direk. Urine Rutin. Protein Elektroforesis. Bilirubin Total.dan penyakit sifilis. hepatitis B. dll Panel Pemeriksaan Panel Pemeriksaan Panel Premarital Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. Apo B. atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin seperti kelainan darah(thallasemia dan hemofilia). Kolesterol Total. gangguan metabolisme (pengolahan) lemak dan gula. dan Anti CMV-IgG Manfaat Memastikan status kesehatan kedua calon mempelai.B. PSA (laki-laki). menahun. GPT. Panel Pemeriksaan Panel Awal Kehamilan . VDRL/RPR. gangguan fungsi hati dan ginjal. infeksi TORCH. HBsAg. Kolesterol LDL Direk. Fosfatase Alkali. Anti-HCV.O) dan Rhesus. Kolesterol LDL Direk. HBsAg. baik yang menyangkut fungsi organ maupun keadaan metabolisme tubuh dengan mendeteksi ada tidaknya kelainan atau penyakit yang sering dijumpai dan potensial membahayakan misalnya kelainan darah. Glukosa Puasa. Asam Urat. Apo B. Kolesterol HDL. Glukosa Puasa. Urine Rutin. GPT. AFP. Anti Toxoplasma IgG. gangguan metabolisme (pengolahan) lemak dan gula. Pap Smear (perempuan) Manfaat Mengetahui kualitas kesehatan secara umum.

Albumin Urin Kuantitatif (Mikroalbumin Kuantitatif). VDRL/RPR. HBsAg. Kreatinin. Kolesterol LDL Direk. Panel Pemeriksaan Panel Pemantauan Hipertensi Jenis Pemeriksaan Urine Rutin. dan Anti CMV-IgG (Perempuan) Manfaat Mengetahui adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil maupun janinnya. Urine Rutin. Kolesterol HDL.B. Glukosa 2 jam PP. Kolesterol HDL. Glukosa Puasa. SGPT. Albumin Urine Kuantitatif (Mikroalbumin Kuantitatif). Urea N. Panel Pemeriksaan Panel Uji Saring Neonatus Jenis Pemeriksaan TSH Neonatus. Urea N. Glukosa Puasa. menilai risiko terjadinya komplikasi. Glukosa Puasa. Golongan Darah (A. Gambaran Darah Tepi. mendeteksi kemungkinan adanya faktor risiko komplikasi dan kerusakan organ target akibat hipertensi serta penyakit lain yang menyertainya. Kolesterol HDL. Glukosa 2 jam PP. . Natrium (Serum). Adiponektin. Tekanan Darah.Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin.O) dan Rhesus. Anti Rubella IgG. Kalium (Serum). Kreatinin. Glukosa Puasa. Urine Rutin. Natrium (Serum). Trigliserida. Kalium (Serum) Manfaat Memantau kondisi dan keberhasilan terapi hipertensi. Apo B. Apo B. Kolesterol Total. Glukosa Puasa 2 jam PP. dan mendeteksi efek samping pengobatan Panel Pemeriksaan Panel Sindrom Metabolik Jenis Pemeriksaan Lingkar Pinggang. Kolesterol Total. Apo B. Kolesterol LDL Direk. Trigliserida. HbA1c. hsCRP. Asam Urat. G6PD Neonatus Manfaat Pemeriksaan dan skrining pada bayi yang baru lahir terhadap beberapa keadaan atau penyakit penting yang potensial berbahaya akibat gangguan metabolisme herediter (bawaan) Panel Pemeriksaan Panel Evaluasi Awal Hipertensi Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin. Asam Urat. Anti Toxoplasma IgG. Trigliserida. meramalkan prognosis hipertensi. hsCRP Manfaat Menilai pola hidup dan mengidentifikasi kemungkinan penyebab hipertensi.

Free ß hCG Manfaat Sebagai uji saring Down Syndrome (trisomi 21) yang merupakan penyakit neurologis ditandai dengan adanya keterbelakangan mental dan aging yang dipercepat karena adanya kelainan genetik pada kromosom 21. Albumin Urine Kuantitatif (sewaktu). stroke. Asam Urat. Kolesterol LDL Direk. Kolesterol Total.Kolesterol HDL. gangguan/infeksi saluran pencernaan. Panel Pemeriksaan Panel Sindrom Metabolik pada Usila . gangguan fungsi ginjal. gangguan fungsi kelenjar tiroid. diabetes mellitus. risiko penyakit kardiovaskular dan risiko demensia. Panel Geriatri Panel Pemeriksaan Panel Usila Umum Jenis Pemeriksaan Hematologi rutin. Panel Pemeriksaan Panel Sindrom Down TM I Jenis Pemeriksaan PAPP-A.NT-proBNP. CTx (C-Telopeptide). Collagen Type IV. Urine rutin. dan perlemakan hati. Panel ini ditujukan untuk mereka yang berusia > 55 tahun yang belum diketahui adanya gangguan/penyakit tertentu (terutama penyakit degeneratif) pada waktu sebelumnya. Kolesterol LDL Direk. hCG Manfaat Screening untuk memperkirakan risiko Down Syndrome(trisomi 21). gangguan fungsi hati. Panel Pemeriksaan Panel Sindrom Down TM II (Triple Screening) Jenis Pemeriksaan Ms AFP. Prealbumin. GPT. Homocysteine. PSA (pada Pria). TSHs. Pap Smear (pada Wanita) Manfaat Mendeteksi berbagai gangguan yang sering ditemukan pada usila (usia lanjut) yaitu kelainan/penyakit darah. namun dapat juga dilakukan pada usia kehamilan 15-22 minggu. Trigliserida. Kreatinin Manfaat Mendiagnosis sindrom metabolik dan mendeteksi kemungkinan adanya risiko komplikasi akibat sindrom metabolik seperti PJK. hs-CRP. Glukosa Puasa. Pemeriksaan triple skrining paling akurat apabila maternal serum diambil pada usia kehamilan antara 16-18 minggu. Apo B. Ue3. Cystatin C. GOT.

Lingkar Pinggang. Kolesterol LDL Direk. INR. agar perkembangan penyakit dapat dihambat. Apo B. Kolesterol HDL. Apo B. Kolesterol HDL. Fibrinogen. Panel Pemeriksaan Panel Diabetes Melitus pada Usila Jenis Pemeriksaan Kolesterol Total. Agregasi Trombosit. Trigliserida. APTT. Lp(a). Glukosa Puasa. Apo B. Panel Pemeriksaan Panel Penyakit Kardiovaskular pada Usila Jenis Pemeriksaan Tekanan darah. Kolesterol LDL Direk. Apo B. Glukosa Puasa. Homosistein. D-Dimer. Kolesterol Total. Homocysteine. Waktu Protrombin. Trigliserida.Jenis Pemeriksaan Tekanan darah. hs-CRP. Kolesterol HDL. Panel Pemeriksaan Panel Demensia pada Usila Jenis Pemeriksaan Kolesterol Total. Asam Folat. NT-proBNP Manfaat Memperkirakan kemungkinan berkembangnya penyakit kardiovaskular yang sudah ada sebelumnya. agar dapat segera ditangani sehingga kualitas hidup pasien dapat dipertahankan. Status Antioksidan Total Manfaat Mendeteksi faktor risiko yang dapat memperburuk kondisi Diabetes Melitus. Vitamin B12. Cholesterol Total. Trigliserida. hsCRP Manfaat Untuk mendiagnosis sindrom metabolik pada usia lanjut serta mendeteksi dini komplikasi akibat kondisi sindrom metabolik tersebut. Lp (a). Kolesterol HDL. Apo B. Status Antioksidan Total Manfaat Untuk pengelolaan pasien dalam kondisi demensia. hs-CRP Manfaat Memperkirakan kemungkinan terjadinya serangan stroke ulangan dan memantau perkembangan kondisi pasien setelah serangan. Lp(a). hs-CRP. hs-CRP. HbA1c. Kolesterol LDL Direk. Tekanan Darah. Kolesterol LDL Direk. Panel Pemeriksaan Panel Stroke pada Usila Jenis Pemeriksaan Tekanan darah. Trigliserida. Adiponektin. . Glukosa Puasa. Cholesterol LDL Direk. Albumin Urin Kuantitatif (Mikroalbumin Kuantitatif). Trigliserida. Glukosa 2 jam PP. NT-proBNP. Kolesterol Total.

Jumlah retikulosit dihitung per 1000 eritrosit dan dinyatakan dalam %. sebenarnya disebabkan oleh bahan ribosome tersebut. Hitung retikulosit merupakan indikator aktivitas sumsum tulang dan digunakan untuk mendiagnosis anemia. Sampel darah dicampur dengan larutan brilliant cresyl blue (BCB) atau new methylene blue maka ribosome akan terlihat sebagai filamen berwarna biru. . Pada pewarnaan Wright retikulosit tampak sebagai eritrosit yang berukuran lebih besar dan berwarna lebih biru daripada eritrosit. Retikulum terlihat sebagai bintikbintik abnormal. Metode Hitung retikulosit umumnya menggunakan metode pewarnaan supravital.dkk_bpnHitung RetiklusitTuesday.Panel Pemeriksaan Panel Tiroid Pada Usila Jenis Pemeriksaan TSHs. Sebaliknya. Peningkatan jumlah retikulosit di darah tepi menggambarkan akselerasi produksi eritrosit dalam sumsum tulang. sebaliknya retikulosit tertua hanya mempunyai beberapa titik ribosome. Retikulosit paling muda (imatur) adalah yang mengandung ribosome terbanyak. March 29. hitung retikulosit yang rendah terus-menerus dapat mengindikasikan keadan hipofungsi sumsum tulang atau anemia aplastik. Banyaknya retikulosit dalam darah tepi menggambarkan eritropoesis yang hampir akurat. Ribosome mempunyai kemampuan untuk bereaksi dengan pewarna tertentu seperti brilliant cresyl blue atau new methylene blue untuk membentuk endapan granula atau filamen yang berwarna biru. Oleh karena itu disebut pewarnaan supravital. Polikromatofilia yang menunjukkan warna kebiru-biruan dan bintik-bintik basofil pada eritrosit. jadi hasilnya dibagi 10. FT4 Manfaat Pengelolaan/Pemantauan Penyakit Kelenjar Tiroidlab. 2011 12:22 PM Retikulosit adalah eritrosit muda yang sitoplasmanya masih mengandung sejumlah besar sisa-sisa ribosome dan RNA yang berasal dari sisa inti dari bentuk penuh pendahulunya. Reaksi ini hanya terjadi pada pewarnaan terhadap sel yang masih hidup dan tidak difiksasi.

Prosedur Ke dalam tabung masukkan darah dan pewarna dengan perbandingan 1 : 1. terapi radiasi. pengobatan anemia (defisiensi zat besi. aplastik. kesalahan metode ini pada nilai normal 25 %.6. sirosis hati (alkohol menyupresi retikulosit)Peningkatan jumlah : Anemia (hemolitik.4 gr. defisiensi asam folat. pasca perdarahan (3 . sel sabit).Hitunglah jumlah retikulosit dalam 1000 sel eritrosit. new methylene blue N 0. Hitung retikulosit ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut :Hitung retikulosit = ( jumlah retikulosit per 1000 eritrosit : 10 ) % Nilai Rujukan Dewasa : 0.5 . Jika kesulitan menghitung.New methylene blue : NaCl 0.2. Eritrosit nampak biru muda dan retikulosit akan tampat sebagai sel yang mengadung granula/filamen yang berwarna biru.5 . biarkan kering di udara. asam folat).4 hari). kalium oksalat 1.5 %Anak : 0. Saring larutan sebelum dipergunakan. Saring larutan sebelum dipergunakan. campur baik-baik. Sampel darah yang digunakan untuk hitung retikulosit adalah darah kapiler atau vena. pengaruh iradiasi sinar-X. leukemia.3.Buatlah sediaan apus campuran itu.Periksalah di bawah mikroskop dengan perbesaran 100x. lakukan pengecilan medan penglihatan okuler dengan meletakkan kertas berlubang pada lensa okuler. NaCl 0.8 gr.5 . perdarahan kronis.Pewarna yang digunakan memiliki formula sebagai berikut : Brilliant Cresyl Blue (BCB) : brilliant cresyl blue 1.0 gr.0 ml. aquadest 100 ml. vit B12. hipofungsi adrenokortikal.Dianjurkan menggunaan new methylene blue.85% 99. . talasemia mayor.5 %Bayi baru lahir : 2. biarkan selama 15 menit agar pewarnaannya sempurna.5 %Bayi : 0.5 .5 gr.1. hipofungsi hipofisis anterior.0 % Masalah Klinis Penurunan jumlah : Anemia (pernisiosa. dengan antikoagulan (EDTA) atau tanpa antikoagulan (segar). Bila kurang jelas waktu pewarnaannya diperpanjang atau dicounterstain (dicat lagi) dengan cat Wright.

1. EDTA ( ethylenediaminetetraacetic acid. darah dapat mengalami koagulasi. spesimen harus dikumpulkan dalam sebuah tabung yang berisi antikoagulan. sehingga ideal untuk pengujian hematologi. Penggunaannya harus tepat. bila EDTA kelebihan. masing-masing digunakan dalam jenis pemeriksaan tertentu. kehamilan. hitung lekosit. Sebaliknya. Dari ketiga jenis EDTA tersebut. Na2EDTA dan K2EDTA biasanya digunakan dalam bentuk kering. Faktor-faktor yang mempengaruhi temuan hasil laboratorium : Bila hematokritnya rendah maka perlu ditambahkan darahCat yang tidak disaring menyebabkan pengendapan cat pada sel-sel eritrosit sehingga terlihat seperti retikulositMenghitung di daerah yang terlalu padatPeningkatan kadar glukose akan mengurangi pewarnaanlab. [CH2N(CH2CO2H)2]2 ) Umumnya tersedia dalam bentuk garam sodium (natrium) atau potassium (kalium). trombosit membesar dan mengalami disintegrasi. hitung trombosit. retikulosit. sedangkan K3EDTA biasanya digunakan dalam bentuk cair. EDTA memiliki keunggulan disbanding dengan antikoagulan yang lain. dipotassium EDTA (K2EDTA) dan tripotassium EDTA (K3EDTA). Jika tes membutuhkan darah atau plasma. seperti pemeriksaan hemoglobin. Bila jumlah EDTA kurang. K2EDTA biasanya digunakan dengan konsentrasi 1 . dsb. segera lakukan pencampuran/homogenisasi dengan cara membolakbalikkan tabung dengan lembut sebanyak 6 kali untuk menghindari penggumpalan trombosit dan pembentukan bekuan darah. hematokrit.dkk_bpnAntikoagulanSunday. Setelah darah dimasukkan ke dalam tabung. Spesimen-antikoagulan harus dicampur segera setelah pengambilan spesimen untuk mencegah pembentukan microclot. Ada tiga macam EDTA. yaitu dinatrium EDTA (Na2EDTA). penyakit hemoglobin C dan D. K2EDTA adalah yang paling baik dan . mencegah koagulasi dengan cara mengikat atau mengkhelasi kalsium. yaitu tidak mempengaruhi sel-sel darah. Pencampuran yang lembut sangat penting untuk mencegah hemolisis.5 mg/ml darah. apusan darah. March 27. KED. eritrosit mengalami krenasi.eritroblastosis fetalis (penyakit hemolitik pada bayi baru lahir). Ada berbagai jenis antikoagulan. 2011 3:25 PM Antikoagulan adalah zat yang mencegah penggumpalan darah dengan cara mengikat kalsium atau dengan menghambat pembentukan trombin yang diperlukan untuk mengkonversi fibrinogen menjadi fibrin dalam proses pembekuan .

Heparin tidak dianjurkan untuk pemeriksaan apusan darah karena menyebabkan latar belakang biru. Secara komersial. Konsentrasi dalam penggunaan adalah : 15IU/mL +/2. lithium heparin dan sodium heparin. Darah sitrat harus segera dicentrifuge selama 15 menit dengan kecepatan 1500 rpm dan dianalisa maksimal 2 jam setelah sampling.2% buffered natrium sitrat (109 mmol/L) direkomendasikan untuk pengujian koagulasi dan agregasi trombosit. Penggunaannya adalah 1 bagian sitrat + 4 bagian darah.dianjurkan oleh ICSH (International Council for Standardization in Hematology) dan CLSI (Clinical and Laboratory Standards Institute). OFT (osmotic fragility test).2 mg/ml darah.8% digunakan untuk pemeriksaan erythrocyte sedimentation rate (ESR) atau KED/LED cara Westergreen. karena pencampuran yang terlalu kuat dan berkali-kali (lebih dari 5 kali) dapat mengaktifkan penggumpalan platelet dan mempersingkat waktu pembekuan. Spesimen harus segera dicampur segera setelah pengambilan untuk mencegah aktivasi proses koagulasi dan pembentukan bekuan darah yang menyebabkan hasil tidak valid. enzim.1 – 0. Heparin Antikoagulan ini merupakan asam mukopolisacharida yang bekerja dengan cara menghentikan pembentukan trombin dari prothrombin sehingga menghentikan pembentukan fibrin dari fibrinogen. Dari ketiga macam heparin tersebut. Heparin banyak digunakan pada analisa kimia darah.5IU/mL atau 0. Natrium sitrat konsentrasi 3. Trisodium sitrat dihidrat 3. Trisodium citrate dihidrat (Na3C6H5O7 •2 H2O ) Citrat bekerja dengan mengikat atau mengkhelasi kalsium. kultur sel. Penggunaannya adalah 1 bagian citrate + 9 bagian darah. lithium heparin paling banyak digunakan sebagai antikoagulan karena tidak mengganggu analisa beberapa macam ion dalam darah. Tabung EDTA tersedia dalam bentuk tabung hampa udara (vacutainer tube) dengan tutup lavender (purple) atau pink seperti yang diproduksi oleh Becton Dickinson. tabung sitrat dapat dijumpai dalam bentuk tabung hampa udara dengan tutup berwarna biru terang. Pencampuran dilakukan dengan membolak-balikkan tabung sebanyak 45 kali secara lembut. Ada tiga macam heparin: ammonium heparin. .

Kalium Oksalat NaF. HAV tidak tidak berhubungan dengan penyakit hati kronis. IgM anti-HAV muncul pada awal infeksi dan menghilang dalam 2 sampai 3 bulan. dan biasanya menetap sumur hidup. enzyme linked fluorescent assay (ELFA). Penularan virus hampir selalu melalui jalur fekaloral. bentuk kubus dan simetris. atau radioimmunoassay (RIA). Oksalat Natrium Oksalat (Na2C2O4).Setelah dimasukkan dalam tabung. Pemeriksaan untuk anti-HAV total sebaiknya digunakan untuk menyaring infeksi lama dan pembuktian adanya imunitas pada orang yang mengunjungi daerah berisiko tinggi atau melakukan pekerjaan berisiko tinggi.lab. 2011 8:35 AMVirus hepatitis A merupakan Enterovirus RNA berukuran 27 nm. Membuktikan adanya . Masa inkubasi untuk HAV biasanya 2-6 minggu. seperti enzyme immunoassay (EIA). Natrium oksalat bekerja dengan cara mengikat kalsium. Biasanya digunakan untuk pembuatan adsorb plasma dalam pemeriksaan hemostasis. Darah heparin harus dianalisa dalam waktu maksimal 2 jam setelah sampling. demam dan mual. Diagnosis pasti ditegakkan dengan uji serologis. spesimen harus segera dihomogenisasi 6 kali dan dicentrifuge 1300-2000 rpm selama 10 menit kemudian plasma siap dianalisa. IgM anti-HAV bermanfaat untuk mendiagnosis infeksi sedang terjadi. Kombinasi ini digunakan pada pemeriksaan glukosa. IgG anti-HAV timbul pada masa pasca infeksi atau pemulihan (>4 minggu). Diagnosis hepatitis A dibuat atas pengamatan klinis dan laboratorium. PROSEDUR Metode Antibodi terhadap hepatitis A dapat ditemukan dengan tehnik immunoassay.dkk_bpnAntibodi Virus Hepatitis A ( Anti HAV )Friday. anoreksia. March 18. Penyakit hepatitis A dulu dinamakan hepatitis infeksiosa atau hepatitis berinkubasi pendek. fosfatase alkali dan bilirubin direk sering tinggi. Aminotransferase dan bilirubinemia hampir selalu ada. Penggunaannya 1 bagian oksalat + 9 bagian darah. enzyme linked immunoassay (ELISA). Penderita lesu. Kalium oksalat berfungsi sebagai antikoagulan dan NaF berfungsi sebagai antiglikolisis dengan cara menghambat kerja enzim Phosphoenol pyruvate dan urease sehingga kadar glukosa darah stabil.

Spesimen Spesimen yang digunakan untuk deteksi anti HAV adalah serum atau plasma (lithium heparin. ikterik) dapat mempengaruhi hasil pembacaan lab. Jika memungkinkan. Spesimen dapat disimpan pada suhu 2-8oC sampai dengan 7 hari. Hindari pembekuan dan pencairan (thawing) spesimen berkali-kali. dan untuk waktu yang lama dapat disimpan beku pada suhu -25 ± 6oC. 2011 7:33 PMLipid adalah senyawa yang mengandung karbon dan hidrogen yang tidak larut dalam air (hidrofobik) tetapi . EDTA. atau ikterik (hiperbilirubinemia) dapat mempengaruhi pengujian. lipemia. pengambilan sampel darah yang baru.dkk_bpnProfil LipidThursday.viremia tidak mungkin. tutup ungu (EDTA) atau tutup biru (sitrat). Spesimen hemolisis. lipemia. Kumpulkan 3-5 ml darah vena dalam tabung bertutup merah (tanpa antikoagulan). March 17. dan pisahkan serum atau plasma dari darah untuk diperiksa laboratorium. sedangkan untuk menyatakan virus dalam tinja diperlukan pemeriksaan mikroskop elektron. Tidak ada pembatasan asupan makanan atau cairan. Pusingkan sampel darah. NILAI RUJUKAN Tidak terdeteksi (negatif) MASALAH KLINIS Hasil positif : infeksi virus hepatitis A (HAV) Faktor yang Dapat Mempengaruhi Hasil Laboratorium • Pigmentasi specimen (hemolisis. dan sitrat). tutup hijau (heparin).

Kolesterol berasal dari makanan dan sintesis endogen di dalam tubuh. Proses pencernaan trigliserida dari asam lemak dalam diet (eksogenus). Jaringan adiposa memiliki simpanan trigliserid yang berfungsi sebagai ‘gudang’ lemak yang segera dapat digunakan. dan testis. Kolesterol disintesis di hati dan usus serta ditemukan dalam eritrosit. Komponen lipid utama yang dapat dijumpai dalam plasma adalah trigliserida. dan diantarkan ke aliran darah sebagai kilomikron (droplet lemak kecil yang diselubungi protein). Sebagian besar kolesterol yang dibutuhkan tubuh disintesis dari asetil koenzim A melalui betahidroksi-betametil glutamil KoA. Kolesterol digunakan tubuh untuk membentuk garam empedu sebagai fasilitator untuk pencernaan lemak dan untuk pembentukan hormon steroid (misal kortisol. dan sefalin merupakan komponen utama pada membrane sel dan juga bekerja dalam larutan untuk mengubah tegangan permukaan cairan (misal aktifitas surfaktan cairan di paru). Kira-kira 70% kolesterol yang diesterifikasi (dikombinasikan dengan asam lemak). Trigliserida merupakan asam lemak yang dibentuk dari esterifikasi tiga molekul asam lemak menjadi satu molekul gliserol. Fosfolipid dalam darah .larut dalam pelarut organik. Fosfolipid. ovarium. Lebih dari 95% lemak yang berasal dari makanan adalah trigliserida. membran sel. Dengan masuk dan keluar dari molekul trigliserida di jaringan adiposa. estrogen. androgen) oleh kalenjar adrenal. yang memberikan tampilan seperti susu atau krim pada serum setelah mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemaknya. daging. dan otot. tetapi juga berasal dari kelebihan glukosa yang diubah oleh hati dan jaringan lemak menjadi energi yang dapat disimpan. Kolesterol penting dalam struktur dinding sel dan dalam bahan yang membuat kulit kedap air. serta 30% dalam bentuk bebas. lemak (gajih). dan sebaginya terutama dalam keadaan ester. Sumber kolesterol dalam makanan seperti kuning telur. asam-asam lemak merupakan bahan untuk konversi menjadi glukosa (glukoneogenesis) serta untuk pembakaran langsung untuk menghasilkan energi. ester tersebut kemudian dihidrolisis oleh kolesterol esterase yang berasal dari pankreas dan kolesterol bebas yang terbentuk diserap oleh mukosa usus dengan kilomikron sebagai alat transport ke sistem limfatik dan akhirnya ke sirkulasi vena. kolesterol dan fosfolipid. lesitin. Asam lemak dapat berasal dari makanan. sfingomielin. susu. Dalam usus.

HDL). Sebagian besar trigliserida pada plasma tidak dalam keadaan puasa terdapat dalam bentuk kilomikron. maka itu memerlukan suatu ‘pengangkut’ agar bisa masuk dalam sirkulasi darah. sedangkan pada sampel plasma puasa. disertai pembentukan dan pembebasan kilomikron ke dalam limfe dank e aliran darah melalui duktur torasikus. LDL). Sebagian kecil (15-25%) kolesterol berada dalam HDL. dan lipoprotein densitas tinggi (high density lipoprotein. Lipoprotein terbesar dan paling rendah densitasnya adalah kilomikron. lipoprotein densitas rendah (low density lipoprotein. diikuti oleh lipoprotein densitas sangat rendah (very low density lipoprotein. Kilomikron membebaskan trigliserida ke jaringan adiposa sewaktu beredar dalam sirkulasi. Karena lipid tidak dapat larut dalam air. protein dalam jumlah berbeda sehingga masing-masing lipoprotein memiliki karakteristik densitas yang berbeda. VLDL terutama terdiri dari trigliserid endogen yang dibentuk oleh sel hati dari karbohidrat. trigliserida. Fosfolipid dalam darah dapat ikut serta dalam metabolisme sel dan juga dalam koagulasi darah. serta dalam jumlah kecil sintesis di berbagai jaringan. LDL mengandung 45% kolesterol. lipoprotein densitas sedang (intermediate density lipoprotein. Pengangkut itu adalah suatu protein yang dinamakan lipoprotein. LDL berasal dari katabolisme VLDL. trigliserida terutama terdapat dalam bentuk VLDL. IDL). sebagian oleh usus. juga mengaktifkan lipoprotein lipase yang dapat melepaskan asam lemak bebas dari trigliserida sehingga ukuran kilomikron berkurang menjadi sisa yang akhirnya diserap oleh hati.berasal dari hati dan usus. bertugas mengangkut kolesterol dalam plasma darah ke jaringan perifer untuk keperluan pertukaran zat. LDL ini mudah sekali menempel pada dinding pembuluh koroner . fosfolipid. Jalur eksogen atau makanan pengangkutan lemak melibatkan penyerapan trigliserida dan kolesterol melalui usus. Lipoprotein dalam sirkulasi terdiri dari partikel berbagai ukuran yang juga mengandung kolesterol. Sebagian kolesterol plasma terkandung dalam LDL. Asam-asam lemak yang dikeluarkan pada gilirannya diserap oleh sel otot dan adiposa. VLDL). VLDL terutama dibentuk oleh sel hati. Selain itu. Ia bertugas membawa kolesterol yang dikeluarkan dari hati ke jaringan otot untuk disimpan sebagai cadangan energi.

dan kolesterol LDL. . Sedangkan kolesterol LDL diukur dari pengukuran trigliserida. Pengukuran kolesterol total dapat menggunakan enzim kolesterol oksidase. Itu sebabnya LDL sering disebut sebagai “kolesterol jahat”. lalu mengangkutnya ke hati dan selanjutnya membuangnya ke dalam empedu. kolesterol HDL. HDL dibentuk oleh sel hati dan usus. harus disimpan dalam lemari es supaya distribusi kolesterol tidak berubah dan enzim-enzim tidak sempat mengubah proporsi lipoprotein. Bila HDL rendah. Karena itu maka HDL disebut sebagai “kolesterol baik”. Pengukuran lipid serum yang paling relevan adalah kolesterol total. Pengukuran lipid dapat dilakukan dengan metode kimiawi kolorimetrik. Pengukuran kolesterol HDL menggunakan pengendapan semua lipoprotein selain HDL. kolesterol total. Sekarang pengukuran kolesterol LDL dapat dilakukan langsung dengan tehnik imunopresipitasi selektif fraksi lipoprotein lain. bertugas menyedot timbunan kolesterol di jaringan tersebut. trigliserida. kemudian kolesterol HDL yang tersisa dalam larutan diukur. Sampel darah harus diperoleh setelah klien berpuasa 10 – 12 jam sebelum pengambilan. Trigliserida diukur melalui pengeluaran asam lemak secara hidrolisis diikuti oleh kuantifikasi gliserol yang dibebaskan. tetapi dapat juga menggunakan plasma EDTA atau plasma heparin. dan kolesterol HDL dengan pendekatan Friedewald sebagai berikut : Kolesterol LDL = Kolesterol total – kolesterol HDL – (trigliserida/5) Kalkulasi ini masih sahih untuk kadar trigliserida sampai sekitar 400 mg/dL. Pengukuran Lipid Penetapan lipid biasanya dilakukan dengan serum.sehingga menimbulkan kerak kolesterol (plak). maka kolesterol akan dideposit pada jaringan arteri. Baik serum maupun plasma harus segera dipisahkan dari sel-sel darah dan jika tidak segera diperiksa.

Risiko tinggi : > 240 mg/dl.">Risiko sedang : 200 – 240 mg/dl. Usia 30 – 39 tahun : 20 – 150 mg/dl. Bayi : 90 – 130 mg/dl. Kolesterol LDL Yang dianjurkan : Risiko sedang : 130 – 159 mg/dl. Kehamilan : kadar berisiko tinggi. Usia > 50 tahun : 40 – 190 mg/dl. Usia 40-44 tahun : 34 – 67 mg/dl. risiko tinggi > 185 mg/dl. risiko sedang 171 – 184 mg/dl. ANAK : Bayi : 5 – 40 mg/dl. Usia 25-29 tahun : 31 – 83 mg/dl. Kolesterol HDL Usia 20-24 tahun : 30 – 79 mg/dl. Usia 45-49 tahun : 30 – 87 mg/dl. Usia 35-39 tahun : 36 – 62 mg/dl. . Nilai ideal : < style="font-style: italic. ANAK.Nilai Rujukan Trigliserida DEWASA : Usia 12-29 tahun : 10 – 140 mg/dl. Risiko tinggi : >= 160 mg/dl. Usia 30-34 tahun : 28 – 77 mg/dl. Anak usia 2 – 19 tahun : nilai ideal 130 – 170 mg/dl. Usia 40-49 tahun : 30 – 160 mg/dl. tetapi akan kembali normal seperti sebelum kehamilan 1 bulan setelah kelahiran. Usia 50-54 tahun : 28 – 92 mg/dl. Kolesterol total DEWASA. Usia 5-11 tahun : 10 – 135 mg/dl.

Gajih yang berlebih akan diubah juga menjadi kolesterol LDL. Pengaruh obat : aspirin. miksedema. Vitamin A dan D.199Batas tinggi200 . aterosklerosis. hiperlipoproteinemia tipe II.Sedangkan menurut PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) tahun 2004. obstruksi bilier. kadar lipid serum yang dianggap optimal dan yang abnormal dapat dilihat pada tabel berikut : Kolesterol total (mg/dl) 200 atau kurangYang diinginkan200 . epinefrin dan norepinefrin. periode stress berat. trifluoperazin [Stelazine]). kolesterol LDL yang rendah dan kolesterol HDL tinggi dapat menurunkan risiko penyakit arteri koronaria. sulfonamide. kostikosteroid. pankreatektomi. bromide. dan/atau asupan diet. Peningkatan kadar kolesterol dapat dijumpai pada : infak miokardial (MCI) akut. hepatitis infeksiosa. Kadar kolesterol serum tinggi dapat berhubungan dengan kecenderungan genetik (herediter). fenotiazin (klorpromazin [Thorazine]. kontrasepsi oral. kehamilan trimester III. Peningkatan kadar kolesterol (hiperkolesterolemia) menyebabkan penumpukan kerak lemak di arteri koroner (arteriosklerosis) dan risiko penyakit jantung (infark miokardial). Kolesterol LDL yang tinggi dan kolesterol HDL yang rendah merupakan risiko penyakit aterosklerosis. III dan V. Sebaliknya.239Batas tinggi240 atau lebihTinggiKolesterol LDL (mg/dl) 100 atau kurangOptimal100 .499Batas tinggi500 atau lebihSangat tinggi Masalah Klinis Peningkatan kadar lemak darah dapat menimbulkan risiko penyakit arteri koronaria atau penyakit kardiovaskuler.189Tinggi190 atau lebihSangat TinggiKolesterol HDL (mg/dl) 40 atau kurangRendah (kurang baik)60 atau lebihTinggi (baik)Trigliserida (mg/dl) 150 atau kurangNormal150 . sirosis bilier.129Mendekati optimal160 . Peningkatan trigliserid dalam waktu yang lama akan menjadi gajih di bawah kulit dan menyebabkan obesitas. sindrom nefrotik. steroid (agens anabolic dan androgen). fenitoin (Dilantin) . DM yang tidak terkontrol. diet tinggi kolesterol (lemak hewani). hiperkolesterolemia keluarga. Selain itu juga dijumpai pada : hipotiroidisme. obstruksi bilier.

2011 7:24 PMSudah sering kita mendengar istilah "kompeten" dan "kompetensi".dkk_bpnStandar Kompetensi Analis KesehatanThursday. terutama mempengaruhi VLDL dan kadang-kadang kilomikron. March 17. diet tinggi karbohidrat. demikian juga asupan asam lemak jenuh melalui makanan. Asupan karbohidrat yang tinggi menyebabkan peningkatan cepat trigliserida dan VLDL.Diet tinggi karbohidrat dan alcohol dapat meningkatkan kadar trigliserida serum.Peningkatan kadar trigliserida dapat dijumpai pada : hiperlipoproteinemia. sirosis Laennec atau alkoholik. Kinerja atau hasil yang diinginkan dicapai dengan perilaku ditempat kerja yang didasarkan pada pengetahuan (knowledge). Pengaruh obat : Estrogen. stress. infark miokardial akut. . Lalu apa maksud dari kedua kata itu? Kompeten adalah ketrampilan yang diperlukan seseorang yang ditunjukkan oleh kemampuannya untuk dengan konsisten memberikan tingkat kinerja yang memadai atau tinggi dalam suatu fungsi pekerjaan spesifik. konsumsi asam lemak tak jenuh mungkin menurunkan kolesterol total. Peningkatan lemak darah umumnya dipengaruhi oleh faktor makanan. menyebabkan peningkatan persisten trigliserida yang terutama berada dalam partikel VLDL. DM tak terkontrol. Alkohol meningkatkan konsentrasi trigliserida. Juga dapat dijumpai pada : hipotiroidisme. pancreatitis. sikap (attitude) dan sifat-sifat pribadi lainnya. sindrom nefrotik. arteriosklerosis.lab. kontrasepsi oral. thrombosis serebral. Kolesterol dalam makanan meningkatkan kandungan kolesterol LDL.Hemolisis pada sampel darah dapat menyebabkan hasil uji kolesterol serum meningkat.Hipoksia berat dapat meningkatkan kadar kolesterol serum. sindrom Down. keterampilan (skills). Konsumsi makanan tinggi kalori dalam jangka waktu lama terutama yang banyak mengandung lemak. Faktor yang dapat mempengaruhi temuan laboratorium : Obat aspirin dan kortison dapat menyebabkan penurunan atau peningkatan kadar kolesterol serum. hipertensi.Diet tinggi kolesterol yang dikonsumsi sebelum pemeriksaan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol serum. kehamilan. Sedangkan kompetensi adalah apa yang seorang mampu kerjakan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari satu pekerjaan.

pelatihan dan pemagangan dalam periode yang lama dan cukup sulit. gas habis. Kompetensi profesional didapatkan melalui pendidikan. dan pengetahuan (knowledge) yang tercermin melalui perilaku kinerja (job behavior) yang dapat diamati. kompetensi sendiri dapat dipahami sebagai sebuah kombinasi antara ketrampilan (skill). Dimensi Kompetensi Mampu melakukan tugas per tugas (task skills).Mampu mengelola sejumlah tugas yang berbeda dalam melaksanakan pekerjaan (task management skills).Mampu mengahadapi tanggung jawab dan harapan dari lingkungan kerja termasuk . Contoh : Mampu melakukan pengambilan sampel dan memindahkan biakan secara aseptik. atribut personal. dan diakhiri dengan ujian sertifikasi (Keputusan Mendiknas Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi).Secara umum. sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh tempat kerja (industri). Contoh : Sedang memindahkan biakan. penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu. pembelajarannya dirancang cermat dan dilaksanakan secara ketat. diukur dan dievaluasi. Yang dimaksud dengan kompetensi adalah : seperangkat tindakan cerdas. Contoh : Mampu melakukan pengambilan sampel dan memindahkan biakan secara aseptik. Menggunakan lampu spiritus untuk sterilisasi ose. Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah pernyataan yang menguraikan keterampilan dan pengetahuan yang harus dilakukan saat bekerja serta penerapannya.Mampu menanggapi kelainan dan kerusakan dalam pekerjaan sehari-hari (contingency management skills).

Diterima tidaknya suatu hasil atau rangkaian hasil pemeriksaanKemampuan komunikasi dengan pelanggan atau pemakai jasa. sampai dengan paska analitik. pengawetan.Membuat SOP. pemrosesan.Jembatan kesenjangan antara kurikulum pendidikan dengan implementasi kewenangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan.Pelabelan.bekerjasama dengan orang lain (Job role Environment Skills). seperti pasien. Tujuan dan Manfaat Standar Kompetensi Dasar pemberian rekomendasi kewenangan pelayanan bagi tenaga kesehatan. alat bantu. menangani tumpahan (didisinfeksi) sehingga tidak membahayakan dirinya dan orang lain / lingkungan. reagent untuk pemeriksaan atau analisa tertentu. indikator kinerja dan proses analisis yang akan digunakan. Contoh : Biakan tumpah. pemantapan mutu yang akan digunakan untuk pengambilan keputusan proses selanjutnyaMampu menilai proses pemeriksaan atau rangkaian pemeriksaan. reagent alat yang digunakan atau lingkungan pemeriksaanmampu menilai validitas (kesahihan) suatu hasil pemeriksaan atau rangkaian hasil pemeriksaanKemampuan untuk melakukan koreksi atau penyesaian terhadap masalah teknis operasional yang muncul. analitik.Pedoman CPD (Continuing Profesional Development) bagi organisasi profesi.Mampu mendeteksi secara dini :munculnya penyimpangan dalam proses operasionalterjadinya kerusakan media. Contoh : Memindahkan biakan bakteri dalam safety cabinet.Kemampuan menjaga keselamatan kerja dan lingkungan kerjaKemampuan administrasi . Manual Mutu.Mampu mentransfer kompetensi yang dimiliki dalam setiap situasi yang berbeda /situasi yang baru/ tempat kerja yang baru (transfer skills/adaptation skills).Dasar pelaksanaan uji kompetensi tenaga kesehatan. metode. fiksasi.Dapat mengerjakan prosedur laboratoriumDapat memahami cara kerja dan menggunakan peralatan dalam proses teknis operasionalMengetahui cara-cara kalibrasi dan cara menguji kelaikan alatDapat memelihara alat dan menjaga kinerja alat tetap baikKemampuan untuk memberikan penilaian (judgement) hasil proses teknik operasioanl. klinisi.Sebagai salah satu alat untuk skrining tenaga kesehatan asing yang akan beri pelayanan kesehatan Standar Kompetensi Analis Kesehatan Ilmu pengetahuan yang melatarbelakangi dan berkaitan dengan fungsinya di laboratorium kesehatanKemampuan untuk merancang proses teknik operasionalDapat merancang alur kerja pengujian/pemeriksaan mulai tahap pra analitik.Kemampuan melaksanakan proses teknik operasional. penyimpanan. dll.Mampu menilai layak dan tidak hasil pemeriksaan.Melakukan pengambilan spesimen :pengetahuan persiapan pasienPenilaian terhadap spesimen (memenuhi syarat atau tidak). pengirimanDapat melakukan pemilihan alat. mitra kerja.

peran dan fungsi jelas. standar pelayanan.Mempunyai kompetensi jelas dan terukur. kondisi kesehatan dan faktor yang berpengaruh pada kesehatan perorangan atau masyarakat Peran Analis Kesehatan Pelaksanaan teknis dalam pelayanan laboratorium kesehatanPenyelia teknis operasional laboratorium kesehatanPeneliti dalam bidang laboratorium kesehatanPenyuluh dalam bidang laboratorium kesehatan (Promotion Health Laboratory) Analis Kesehatan Sebagai Profesi Memberikan pelayanan kepada masyarakat bersifat khusus atau spesialis. kimia lingkungan. Di dalam pelayanan laboratorium. kode etik. histokimia).Keberadaannya diakui dan diperlukan oleh masyarakat. standar praktek. Analis Kesehatan melakukan pengujian/analisis terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia yang tujuannya adalah menentukan jenis penyakit. imunoserologi. mikrobiologi. imunopatologi. kimia klinik. Standar Profesi Analis Kesehatan Profesionalisme : tuntutan profesi sebagai jawaban memenangkan kompetisi GLOBALStandar mutu : berlaku bagi semua Analis Kesehatan di IndonesiaMelindungi pasien/klien & masyarakat dari pelayanan yg tidak profesionalMelindungi Analis Kesehatan dari tuntutan klienPenapisan Ahli Laboratorium asing .Memiliki organisasi profesi. biologi dan fisika. standar pendidikan. histopatologi. toksikologi.Mempunyai kewenangan yang sah. patologi anatomi (histology.Melalui jenjang pendidikan tinggi.Tugas Pokok Analis Kesehatan Analis Kesehatan bertugas melaksanakan pelayanan laboratorium kesehatan meliputi bidang hematologi. penyebab penyakit.

audit. March 17.Melaksanakan uji analitik terhadap reagen maupun terhadap spesimen.Mengevaluasi teknik. pemrosesan.Kewajiban Analis Kesehatan Mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproses spesimen. 2011 6:59 PMPemantapan mutu (quality assurance) laboratorium adalah semua kegiatan yang ditujukan untuk menjamin ketelitian dan ketepatan hasil pemeriksaan laboratorium.Keterampilan dalam mengakses dan menguji keabsahan hasil uji melalui evaluasi mutu spesimen. verifikasi.Kewaspadaan terhadap faktor yang mempengaruhi hasil uji. pemantapan mutu eksternal (PME).Membantu klinisi dalam pemanfaatan yang benar dari data laboratorium untuk memastikan seleksi yang efektif dan efisien terhadap uji laboratorium dalam menginterpretasi hasil uji. Pemantapan Mutu Internal (PMI)Pemantapan mutu internal adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh setiap laboratorium secara terus-menerus agar diperoleh hasil pemeriksaan yang tepat. penyimpanan dan pengiriman spesimen.Membimbing dan membina tenaga kesehatan lain dalam bidang Teknik kelaboratoriuman.Kemampuan merencanakan kegiatan laboratorium sesuai dengan jenjangnya.Keterampilan dan pengetahuan dalam pengambilan spesimen. Kegiatan ini terdiri atas empat komponen penting. instrumen dan prosedur baru untuk menentukan manfaat kepraktisannya.Keterampilan dalam menginterpretasi hasil uji.Keterampilan dalam melaksanakan prosedur laboratorium. penanganan.Keterampilan dalam pembuatan uji kualitas media dan reagen untuk pemeriksaan laboratorium.Mengoperasikan dan memelihara peralatan laboratorium dari yang sederhana sampai dengan yang canggih.Keterampilan dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan alat. mengatur.Merancang dan melaksanakan penelitian dalam bidang laboratorium kesehatan. termasuk penyiapan pasien (bila diperlukan).Pengetahuan untuk melaksanakan kebijakan pengendalian mutu dan prosedur laboratorium. pengawetan.dkk_bpnPemantapan Mutu LaboratoriumThursday. validasi. sebelum melaporkan hasil uji. Kemampuan yang Harus Dimiliki Analis Kesehatan Ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan fungsinya di laboratorium kesehatan. atau fiksasi.Mengevaluasi data laboratorium untuk memastikan akurasi dan prosedur pengendalian mutu dan mengembangkan pemecahan masalah yang berkaitan dengan data hasil uji. kalibrasi dan penanganan masalah yang berkaitan dengan uji yang dilakukan.Merencanakan.Keterampilan dalam melaksanakan metode pengujian dan pemakaian alat dengan benar. dan pendidikan dan pelatihan. melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan laboratorium. yang berkisar dari yang sederhana sampai dengan yang kompleks. yaitu : pemantapan mutu internal (PMI). Kegiatan ini mencakup .lab. labeling.

analitik sampai dengan pascaanalitik.Beberapa kegiatan pemantapan mutu internal antara lain : persiapan penderita. pencatatan dan pelaporan hasil. prosedur kerja. protein dalam urin dapat dideteksi . pemeliharaan strain kuman. swasta atau internasional dan diikuti oleh semua laboratorium.lab. simposium. Dengan menggunakan spesimen urin acak (random) atau urin sewaktu.Validasi hasilValidasi hasil pemeriksaan merupakan upaya untuk memantapkan kualitas hasil pemeriksaan yang telah diperoleh melalui pemeriksaan ulang oleh laboratorium rujukan. Kegiatan ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dipantau pelaksanaannya. Setiap nilai yang diperoleh dari penyelenggara harus dicatat dan dievaluasi untuk mempertahankan mutu pemeriksaan atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk peningkatan mutu pemeriksaan. workshop. hanya sebagian kecil protein plasma disaring di glomerulus yang diserap oleh tubulus ginjal dan diekskresikan ke dalam urin. uji kualitas air. dsb. uji kualitas media. pelatihan teknis. baik milik pemerintah maupun swasta dan dikaitkan dengan akreditasi laboratorium kesehatan serta perizinan laboratorium kesehatan swasta.VerifikasiVerifikasi adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam melakukan kegiatan laboratorium mulai dari tahap pra-analitik.PME harus dilaksanakan sebagaimana kegiatan pemeriksaan yang biasa dilakukan oleh petugas yang biasa melakukan pemeriksaan dengan reagen/peralatan/metode yang biasa digunakan sehingga benar-benar dapat mencerminkan penampilan laboratorium tersebut yang sebenarnya. March 17. Pertemuan antara kepala-kepala laboratorium untuk membahas dan membandingkan berbagai metode. Penilaian yang dilakukan haruslah dapat mengukur berbagai indikator penampilan laboratorium.Pendidikan dan PelatihanPendidikan dan pelatihan bagi tanaga laboratorium sangat penting untuk meningkatkan mutu pelayanan laboratorium melalui pendidikan formal. seminar. uji ketelitian dan ketepatan.Audit internal dilakukan oleh tenaga laboratorium yang sudah senior. Validasi dapat mencegah keragu-raguan atas hasil laboratorium yang dikeluarkan. kalibrasi peralatan.Pemantapan Mutu Eksternal (PME)PME adalah kegiatan pemantapan mutu yang diselenggaralan secara periodik oleh pihak lain di luar laboratorium yang bersangkutan untuk memantau dan menilai penampilan suatu laboratorium di bidang pemeriksaan tertentu. misalnya kecepatan pelayanan. Audit ada dua macam. uji kualitas antigen-antisera. analitik dan paska analitik. Penyelenggaraan PME dilaksanakan oleh pihak pemerintah.AuditAudit adalah proses menilai atau memeriksa kembali secara kritis berbagai kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium. biaya dan lain-lain merupakan salah satu bentuk dari audit eksternal. yaitu pra-analitik. pengambilan dan penanganan spesimen.tiga tahapan proses. Setiap tahapan tersebut harus dipastikan selalu berpedoman pada mutu sesuai dengan bakuan mutu yang ditetapkan.Audit eksternal bertujuan untuk memperoleh masukan dari pihak lain di luar laboratorium atau pemakai jasa laboratorium terhadap pelayanan dan mutu laboratorium. 2011 6:44 PMBiasanya. ketelitian laporan hasil pemeriksaan laboratorium dan mengidentifikasi titik lemah dalam kegiatan laboratorium yang menyebabkan kesalahan sering terjadi.dkk_bpnProtein UrineThursday. uji kualitas reagen. yaitu audit internal dan audit eksternal.

menggunakan strip reagen (dipstick). masukkan dalam wadah besar dan simpan dalam lemari pendingin. Selama olah raga. dievaluasi 2-3x / 3 bulan) biasanya menunjukkan adanya kerusakan ginjal.Dipstick mendeteksi protein dengan indikator warna Bromphenol biru. Normal ekskresi protein biasanya tidak melebihi 150 mg/24 jam atau 10 mg/dl urin. Tunggu selama 60 detik. Bayi baru lahir dapat mengalami peningkatan proteinuria selama usia 3 hari pertama. Pra-menstruasi dan mandi air panas juga dapat menyebabkan proteinuria. Sejumlah kecil protein dapat dideteksi pada urin orang yang sehat karena perubahan fisiologis. yang sensitif terhadap albumin tetapi kurang sensitif terhadap globulin. protein Bence-Jones. Prosedur Spesimen urin acak (random)Kumpulkan spesimen acak (random)/urin sewaktu. Lebih dari 10 mg/dl didefinisikan sebagai proteinuria. Masalah Klinis Pengukuran proteinuria dapat dipakai untuk membedakan antara penderita yang memiliki risiko tinggi menderita penyakit ginjal kronik yang asimptomatik dengan yang sehat. Jika perlu. Proteinuria yang persistent (tetap ≥ +1. Ukur kadar protein dengan metode kolorimetri menggunakan fotometer atau analyzer kimiawi otomatis. stres atau diet yang tidak seimbang dengan daging dapat menyebabkan proteinuria transien. Pembacaan dipstick dengan instrument otomatis lebih dianjurkan untuk memperkecil kesalahan dalam pembacaan secara visual. amati perubahan warna yang terjadi dan cocokkan dengan bagan warna.Spesimen urin 24 jamKumpulkan urin 24 jam. tambahkan bahan pengawet. Proteinuria persistent juga akan . Celupkan strip reagen (dipstick) ke dalam urin. dan mukoprotein. Nilai Rujukan Urin acak : negatif (≤15 mg/dl) Urin 24 jam : 25 – 150 mg/24 jam.

LED tidak . dan hipertensi. penyakit infeksius akut. Sedangkan peningkatan ekskresi globulin dengan berat molekul rendah merupakan petanda yang sensitif untuk beberapa tipe penyakittubulointerstitiel. sulfonamide. Sebagian ahli hematologi. infeksi akut dan kronis. penyakit kolagen. media kontras. Pengaruh obat : penisilin. urine yang sangat basa (pH > 8)Hasil negatif palsu dapat disebabkan oleh urine yang sangat encer. ESR) yang juga disebut kecepatan endap darah (KED) atau laju sedimentasi eritrosit adalah kecepatan sedimentasi eritrosit dalam darah yang belum membeku. tolbutamid (Orinase). glomerulonefritis akut atau kronis. diabetes mellitus. 2011 6:36 PMLaju endap darah (erithrocyte sedimentation rate. malignansi. penyakit amiloid. gentamisin. infus polivinilpirolidon (pengganti darah). kerusakan jaringan (nekrosis). March 17. toksisitas bahan kimia). Faktor yang Dapat Mempengaruhi Temuan Laboratorium Hasil positif palsu dapat disebabkan oleh hematuria. penyakit jantung. nefropati toksik (toksisitas obat aminoglikosida. Proteinuria positif perlu dipertimbangkan untuk analisis kuantitatif protein dengan menggunakan sampel urine tampung 24 jam.memberi hasil ≥ +1 yang terdeteksi baik pada spesimen urine pagi maupun urine sewaktu setelah melakukan aktivitas. asetazolamid (Diamox). dan kondisi stress fisiologis (misalnya kehamilan). dengan satuan mm/jam. natrium bikarbonat. obat (lihat pengaruh obat). Proteinuria tinggi (lebih dari 4000 mg/24 jam) dapat berkaitan dengan sindrom nefrotik. myeloma multiple. klorheksidin). urine sangat asam (pH di bawah 3)lab. tingginya substansi molekular. Peningkatan ekskresi albumin merupakan petanda yang sensitif untuk penyakit ginjal kronik yang disebabkan karena penyakit glomeruler. rheumatoid. Protein terdiri atas fraksi albumin dan globulin. LED merupakan uji yang tidak spesifik. sefalosporin. Proteinuria rendah (kurang dari 500mg/24jam). preeklampsia. Proteinuria sedang (500-4000 mg/24 jam) dapat berkaitan dengan glomerulonefritis akut atau kronis. nefritis lupus.dkk_bpnLaju Endap Darah ( LED )Thursday. LED dijumpai meningkat selama proses inflamasi akut. pencemaran urine oleh senyawa ammonium kuaterner (pembersih kulit. Jumlah proteinuria dalam 24 jam digunakan sebagai indikator untuk menilai tingkat keparahan ginjal.

LED berlangsung 3 tahap. Namun. Dengan metode Westergreen bisa didapat nilai yang lebih tinggi. Kenyataan inilah yang menyebabkan para klinisi lebih menyukai metode Westergreen daribada metode Wintrobe. Tetapi jika nilai LED meningkat. dan bermanfaat untuk mengikuti perjalanan penyakit.Sampel darah yang telah diencerkan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tabung Westergreen sampai tanda/skala 0.85 % 4 : 1 (4 bagian darah EDTA + 1 bagian NaCl 0. International Commitee for Standardization in Hematology (ICSH) merekomendasikan untuk menggunakan metode Westergreen. Hasil pemeriksaan LED dengan menggunakan kedua metode tersebut sebenarnya tidak seberapa selisihnya jika nilai LED masih dalam batas normal. yaitu metode Wintrobe dan Westergreen. Homogenisasi sampel sebelum diperiksa.andal karena tidak spesifik. Selain itu. dan tahap ke-3 kecepatan sedimentasi sangat rendah. maka hasil pemeriksaan dengan metode Wintrobe kurang menyakinkan. maka uji laboratorium lain harus dilakukan untuk mengidentifikasi masalah klinis yang muncul. tahap ke-1 penyusunan letak eritrosit (rouleaux formation) dimana kecepatan sedimentasi sangat sedikit. dan lebih cepat juga kembali ke kadar normal daripada LED. dan dipengaruhi oleh faktor fisiologis yang menyebabkan temuan tidak akurat.Tabung diletakkan pada rak dengan posisi tegak . Jika nilai LED meningkat. hal itu disebabkan panjang pipet Westergreen yang dua kali panjang pipet Wintrobe.85%).2 % ) atau darah EDTA yang diencerkan dengan NaCl 0. beberapa dokter masih mengharuskan uji LED bila ingin membuat perhitungan kasar mengenai proses penyakit. Pemeriksaan CRP dipertimbangkan lebih berguna daripada LED karena kenaikan kadar CRP terjadi lebih cepat selama proses inflamasi akut. tahap ke-2 kecepatan sedimentasi agak cepat. Prosedur Metode WestergreenUntuk melakukan pemeriksaan LED cara Westergreen diperlukan sampel darah citrat 4 : 1 (4 bagian darah vena + 1 bagian natrium sitrat 3. Metode Metode yang digunakan untuk pemeriksaan LED ada dua.

tuberkulosis. OGTT) dilakukan pada kasus hiperglikemia yang tidak jelas. Pengaruh obat : Dextran. Uji ini dapat diindikasikan pada penderita yang gemuk dengan riwayat keluarga diabetes mellitus. sifilis. kemiringan tabung. limfosarkoma. riwayat meninggalnya janin pada kehamilan. Pengaruh obat : Etambutol (myambutol).Letakkan tabung dengan posisi tegak lurus.9 mm/jamWanita 0 . obat (lihat pengaruh obat).Sampel dimasukkan ke dalam tabung Wintrobe menggunakan pipet Pasteur sampai tanda 0. kehamilan (trimester kedua dan ketiga). March 17. 2011 6:09 PMTes toleransi glukosa oral/TTGO (oral glucose tolerance test. Banyak di antara ibu-ibu yang sebelum hamil tidak menunjukkan gejala. menstruasi. teofilin.Biarkan tepat 1 jam dan catatlah berapa mm menurunnya eritrosit.Metode WintrobeSampel yang digunakan berupa darah EDTA atau darah Amonium-kalium oksalat.15 mm/jamWanita : 0 . sirosis hati. glukosa sewaktu 140-200 mg/dl. dan juga pada wanita hamil dengan riwayat keluarga diabetes. salisilat (aspirin). inflamasi panggul akut. pada penderita penyakit vaskular.Faktor yang meningkatkan LED : kehamilan (trimester kedua dan ketiga). mononukleus infeksiosa. kanker (lambung. penurunan suhu. gula darah tinggi. gout.Biarkan tepat 1 jam dan catatlah berapa mm penurunan eritrosit. anemia sel sabit. payudara.dkk_bpnTes toleransi glukosa oral/TTGO (oral glucose tolerance test.15 mm/jam Masalah Klinik Penurunan kadar : polisitemia vera. penyakit Hodgkin. prokainamid (Pronestyl). hati. prednison. obat (lihat pengaruh obat). kortison. glomerulonefritis. metildopa (Aldomet). mieloma multipel.Peningkatan kadar : artirits reumatoid. albumin serum. jauhkan dari getaran maupun sinar matahari langsung. hepatitis.lab. atau glukosa puasa antara 110-126 mg/dl. kontrasepsi oral.20 mm/jamMetode Wintrobe :Pria : 0 . fosfolipid serum. angina pektoris. atau riwayat . OGTT)Thursday. Faktor-faktor yang mempengaruhi temuan laboratorium : Faktor yang mengurangi LED : bayi baru lahir (penurunan fibrinogen). metilsergid (Sansert). defisiensi faktor V. kolon. ginjal). Nilai Rujukan Metode Westergreen :Pria : 0 . artritis degeneratif. keberadan kolesterol. atau bila ada glukosuria yang tidak jelas sebabnya. SLE. CHF. atau neurologik. Penting untuk menyelidiki dengan teliti metabolisme glukosa pada waktu hamil yang menunjukkan glukosuria berulangkali. globulin. fibrinogen. tetapi menderita gangguan metabolisme glukosa pada waktu hamil. penyakit hemolitik pada bayi baru lahir (eritroblastosis fetalis). MCI akut. vitamin A.lurus. penisilamin (Cuprimine). kelebihan antikoagulan. demam rematik. TTGO juga dapat diindikasikan untuk diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional). endokarditis bakterial. atau infeksi yang tidak jelas sebabnya. Homogenisasi sampel sebelum diperiksa. peningkatan suhu. kinin.

Pada waktu 1 jam dan 2 jam penderita mengosongkan kandung kemihnya dan mengumpulkan sampel urinenya secara terpisah. kortikosteroid (kortison).Pada waktu ½ jam. penderita harus berpuasa selama 12 jam. Prosedur Selama 3 hari sebelum tes dilakukan penderita harus mengkonsumsi sekitar 150 gram karbohidrat setiap hari. atau orang yang dengan diit yang tidak mencukupi. Yang akan diuraikan di sini adalah pengambilan darah pada waktu ½ jam. Lebih baik jika dibumbui dengan perasa. kebanyakan pengambilan darah setelah puasa. Karena itu TTGO tidak boleh dilakukan pada penderita yang sedang sakit. penderita diambil darah untuk pemeriksaan glukosa. dan 2 jam. misalnya dengan limun. dan 2 jam. 1½ jam. anticonvulsant. atau melakukan aktifitas . asam askorbat. berjalan-jalan. penderita diambil darah vena 3-5 ml untuk uji glukosa darah puasa. makan permen. 1 jam. Kekurangan karbohidrat.melahirkan bayi dengan berat lahir > 4 kg. 1 jam. kontrasepsi oral. diuretik. tiazid. Pada mereka dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining lebih awal. Beberapa jenis obat yang dapat mempengaruhi hasil laboratorium adalah insulin. merokok. 1½ jam. tidak ada aktifitas atau tirah baring dapat mengganggu toleransi glukosa. Penderita mengosongkan kandung kemihnya dan mengumpulkan sampel urinenya. sedang dirawat baring atau yang tidak boleh turun dari tempat tidur. Selain itu penderita juga tidak boleh minum alkohol. Terapi obat yang dapat mempengaruhi hasil laboratorium harus dihentikan hingga tes dilaksanakan.Penderita diberikan minum glukosa 75 gram yang dilarutkan dalam segelas air (250ml). Protokol urutan pengambilan darah berbeda-beda. teh. estrogen. salisilat. dan setelah 1 dan 2 jam. Sebelum dilakukan tes. Pengambilan sampel darah dilakukan sebagai berikut :Pagi hari setelah puasa. Skrining diabetes hamil sebaiknya dilakukan pada umur kehamilan antara 26-32 minggu. penderita tidak boleh minum kopi. Ada beberapa yang mengambil darah jam ke-3.Selama TTGO dilakukan. sedangkan yang lainnya lagi mengambil darah pada ½ jam dan 1½ jam setelah pemberian glukosa.

8 – 19.1 – 9. Jika digunakan darah kapiler. akromegali.6 – 1.Toleransi glukosa yang lemah didapatkan pada obesitas (kegemukan). Nilai Rujukan Puasa : 70 – 110 mg/dl (3.1 mmol/L) ½ jam : 110 – 170 mg/dl (6. diabetes bisa didiagnosis bila kadar antara dan kadar 2 jam di atas 180 mg/dl (10 mmol/L).9 – 6.1 mmol/L).Gambaran yang diberikan di sini adalah untuk darah vena. walaupun tak selalu ada dalam sampel puasa.Toleransi glukosa melemahPada toleransi glukosa yang melemah.9 – 6. sindrom Conn.4 mmol/L) 1½ jam : 100 – 140 mg/dl (5. kadar puasa lebih tinggi 5.8 mg/dl (0.7 mmol/L) InterpretasiToleransi glukosa normalSetelah pemberian glukosa. kemudian turun ke kadar 2 jam yang besarnya di bawah 126 mg/dl (7. glukosa puasa normal. pada usia . tidak ada puncak 1 jam karena kadar glukosa darah meningkat pada keseluruhan waktu tes.8 mmol/L) 2 jam : 70 – 120 mg/dl (3. kadar glukosa darah di atas 126 mg/dl (7.4 mmol/L) 1 jam : 120 – 170 mg/dl (6. kehamilan lanjut (atau karena kontrasepsi hormonal).3 mmol/L).2 mmol/L).1 – 1.0 mmol/L).0 mmol/L). infeksi yang berat (terutama staphylococci.Pada diabetes gestasional.0 mmol/L). kurva glukosa darah terlihat meningkat dan memanjang. tirotoksikosis. kadar glukosa darah meningkat dan mencapai puncaknya pada waktu 1 jam. sindrom Cushing.0 mmol/L).6 – 7. Untuk plasma vena kadar ini lebih tinggi sekitar 18 mg/dl (1 mmol/L). glukosa 1 jam 165 mg/dl (9.6 mg/dl (1. Kurva diabetik dari jenis yang sama dijumpai pada penyakit Cushing yang berat.7 mmol/L). jika tak begitu meningkat. Minum air putih yang tidak mengandung gula masih diperkenankan. kadar puncak lebih tinggi 19. Tidak ada glukosuria. Toleransi glukosa melemah ringan (tak sebanyak diabetes) jika kadar glukosa puasa dibawah 126 mg/dl (7.8 – 30. Pada diabetes mellitus.4 mg/dl (0.7 – 9. penyakit ginjal kronik. Terdapat glukosuria. dan kadar 2 jam antara 126-180 mg/dl (7.0-10. keracunan menahun. dan glukosa 2 jam 145 mg/dl (8. dan kadar 2 jam lebih tinggi 10. kadar antara di bawah 180 mg/dl (10 mmol/L). kerusakan hepar yang luas.0 mmol/L).fisik yang berat.Pada banyak kasus diabetes.

Sebagian besar RF adalah IgM. Obat hipoglikemik dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kurva ini bisa terlihat pada penderita miksedema (yang mengurangi absorbsi karbohidrat) atau yang menderita antagonis insulin seperti pada penyakit Addison dan hipopituarisme. terutama penyimpanan glukosa sebagai glikogen.8 mg/dl (7.lab. walaupun aktivasi komplemen akibat adanya interaksi RF dengan IgG memegang peranan yang penting pada rematik artritis (rheumatoid arthritis. tirah baring.Tes toleransi glukosa yang ditambah dengan steroid dapat membantu mendeteksi diabetes yang baru mulai.Penyimpanan glukosa yang lambatKadar glukosa darah puasa normal. Karena penderita juga mengandung IgG dalam serum. Pada glukosuria renal.dkk_bpnRheumatoid Factor ( RF )Thursday. Faktor penyebab timbulnya RF ini belum diketahui pasti.7 mmol/L) pada orang-orang yang memiliki potensi menderita diabetes. RF) adalah immunoglobulin yang bereaksi dengan molekul IgG. dermatomiositis. infeksi. obesitas dapat meningkatkan kadar glukosa darah. tetapi dapat juga berupa IgG atau IgA. tetapi lebih lazim terlihat karena absorbsi yang cepat setelah gastrektomi. dan pada keseluruhan waktu tes kadarnya tidak bervariasi lebih dari ± 180 mg/dl (1.lanjut. Orang lansia memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi. dan pada diabetes mellitus yang ringan atau baru mulai. demam.0 mmol/L). RA) dan penyakit-penyakit lain dengan RF positif. kurva toleransi glukosa bisa rata atau ormal tergantung pada kecepatan hilangnya glukosa melalui urine. Kadar RF yang sangat tinggi menandakan prognosis yang buruk dengan kelainan sendi yang berat dan kemungkinan komplikasi sistemik. trauma. scleroderma. Biasanya ditemukan glukosuria transien. Pada pagi dini sebelum TTGO dilaksanakan. seperti LE.Toleransi glukosa meningkatKadar glukosa puasa normal atau rendah. tetapi kadarnya biasanya lebih rendah dibanding kadar RF pada .Usia. Sekresi insulin menurun karena proses penuaan. RF sering dijumpai pada penyakit autoimun lain. emosional). gastroenterostomi. Kurva yang rata juga sering dijumpai pada penyakit seliak. maka RF termasuk autoantibodi. maka glukosa darah pada 2 jam bisa meningkat di atas 138. Kemudian kadar menurun tajam dan tingkatan hipoglikemia dicapai sebelum waktu 2 jam. Tidak ada glukosuria. Terdapat kelambatan dalam memulai homeostasis normal. atau vagotomi. Kadar puncak dijumpai pada waktu ½ jam di atas 180 mg/dl (10 mmol/L). March 17. Kadang-kadang dapat dijumpai pada orang yang normal. RF positif ditemukan pada 80% penderita rematik artritis.Kurva seperti ini dijumpai pada penyakit hepar tertentu yang berat dan kadang-kadang para tirotoksikosis. 2011 6:07 PMFaktor reumatoid (rheumatoid factor. Terdapat peningkatan glukosa darah yang curam.Aktifitas berlebihan dan muntah dapat menurunkan kadar glukosa darah. penderita diberikan 100 mg kortison. Faktor yang Dapat Mempengaruhi Hasil laboratoriumPenggunaan obat-obatan tertentuStress (fisik.

mononucleosis infeksiosa. ANAK : biasanya tidak dilakukan LANSIA : sedikit meningkat *Nilai rujukan mungkin bisa berbeda untuk tiap laboratorium. Faktor yang dapat mempengaruhi temuan laboratorium : . hepatitis. infeksi kronis. diperlukan waktu sekitar 6 bulan untuk peningkatan titer yang signifikan. leukemia. tergantung metode yang digunakan. lansia. scleroderma. > 1/80 positif untuk rheumatoid arthritis. sifilis. tuberculosis. sirosis hati. Kadar RF yang rendah juga dijumpai pada penyakit non-imunologis dan orang tua (di atas 65 tahun). LE. Untuk diagnosis dan evaluasi RA sering digunakan tes CRP dan ANA. Uji RF untuk serum penderita diperiksa dengan menggunakan metode latex aglutinasi atau nephelometry. 1/20-1/80 positif untuk keadaan rheumatoid arthritis dan penyakit lain.rematik arthritis. Uji RF tidak digunakan untuk pemantauan pengobatan karena hasil tes sering dijumpai tetap positif. walaupun telah terjadi pemulihan klinis. Nilai Rujukan DEWASA : penyakit inflamasi kronis. Selain itu. sarkoidosis. Masalah Klinis PENINGKATAN KADAR : rematik arthritis. dermatomiositis.

lab.Lansia dapat mengalami peningkatan titer RF.dkk_bpnTeknik pengambilan darah vena pada pasien yang terpasang Intravena (IV)Thursday. misalnya infus.Hasil uji RF sering tetap didapati positif. 2011 5:53 PMAgar dapat diperoleh spesimen darah yang memenuhi syarat uji laboratorium. pengambilan sampel darah tidak boleh dilakukan pada lengan yang terpasang infus. kanker.Akibat keanekaragaman dalam sensitivitas dan spesifisitas uji skrining ini. Alternatif 2 Jika tidak memungkinkan. Jika kedua lengan terpasang infus. pemilihan letak vena. lakukan pengambilan sampel darah di daerah kaki. sirosis hati. Aternatif 1 Jika memungkinkan. maka pengambilan darah dilakukan pasa lengan yang tidak terpasang infus. tanpa menderita penyakit apapun. Lalu bagaimana jika seluruh akses vena tidak memungkinkan untuk dilakukan pengambilan sampel darah? Berikut ini adalah teknik pengambilan sampel darah pada pasien yang terpasang infus atau IV-lines (contoh kasus pasien luka bakar di atas 70%). temuan positif harus diinterpretasikan berdasarkan bukti yang terdapat dalam status klinis pasien.Hasil uji RF bisa positif pada berbagai masalah klinis. lakukan pengambilan pada vena kaki. lakukan pengambilan sampel darah pada lengan yang terpasang infus dengan cara :Mintalah perawat untuk menghentikan aliran infus selama minimal 2 menit sebelum pengambilan. Jika salah satu lengan terpasang infus.Lakukan pengambilan sampel darah pada vena yang berbeda dari yang terpasang infus atau di bagian bawah vena yang terpasang . tanpa terpengaruh apakah telah terjadi pemulihan klinis. Prinsipnya. seperti penyakit kolagen. maka prosedur pengambilan sampel darah harus dilakukan dengan benar. March 17. pemilihan jenis antikoagulan. lakukan pengambilan darah pada lengan yang tidak terpasang infus. Alternatif 3 Jika tidak ada akses vena di tempat lain. Pemilihan letak vena menjadi perhatian penting ketika pasien terpasang intravena (IV) line. teknik pengambilan sampai dengan pelabelan (klik di sini untuk melihat prosedur pengambilan sampel darah). mulai dari persiapan peralatan.Pasang tourniquet pada bagian sebelah bawah jarum infus.

" Tentang tren medical check up ke luar negeri. "Sebagian lain merasa sehat sehingga tak perlu memeriksakan kesehatannya. Di lab. buang 2-5 ml pertama." Medical check up mencakup serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya berbagai penyakit di dalam tubuh sejak dini. perjalanannya bisa dihentikan. Phlebotomis dapat bekerjasama dengan perawat untuk prosedur pengambilan ini.Mintalah perawat untuk me-restart infus setelah spesimen dikumpulkan. dan EKG." .lab. di Indonesia. USG. maka : Hentikan aliran infus seperti cara di atasKeluarkan darah dari vena tersebut. skrining kesehatan ini dilakukan tanpa mengenal usia.. dan feses akan diteliti. orang melakukannya sambil mengajak keluarga berwisata.Buatlah catatan bahwa spesimen dikumpulkan dari lengan yang terpasangi infus beserta jenis cairan infus yang diberikan.Anda pernah melakukan medical check up"? Di Jepang. urine. March 17. perjalanan penyakit bisa dihentikan atau paling tidak dilambatkan lajunya.Apa yang dapat kita ketahui dari uji darah lengkap? .. "Lainnya dilakukan denga foto rontgen. Persoalannya. jika diketahui di tahap awal. Kebanyakan melakukannya atas permintaan perusahaan tempat mereka bekerja. Sebaliknya." Uji darah lengkap Pemeriksaan kesehatan mencakup uji laboratorium dan nonlaboratori-um.Mintalah perawat untuk me-restart infus setelah spesimen dikumpulkan.infus. darah. 2011 5:38 PM Dengan mengetahui penyakit di tahap awal. ??Thursday.Buatlah catatan bahwa spesimen dikumpulkan dari lengan yang terpasangi infus beserta jenis cairan infus yang diberikan.dkk_bpnMEDICAL CHECK UP. Apa yang membuat masyarakat enggan ke rumah sakit untuk medical check up? sebagian besar takut jika nantinya mendapatkan kabar buruk tentang kesehatannya. faktor prestise. Tulislah informasi ini pada lembar permintaan lab. Bayi dan anak-anak pun disertakan dalam program ini. dan tampung aliran sampel darah selanjutnya dalam tabung.Mereka sadar betul sejuta manfaat medical check up. peralatan di rumah sakit di Indonesia dapat disandingkan dengan negara-negara tetangga. Logikanya. Tulislah informasi ini pada lembar permintaan lab.Alternatif 4 Jika hanya ada satu saja akses vena di tempat yang terpasang infus. Apa fungsinya. "Otomatis itu akan membuat peluang sembuh lebih besar dan memangkas biaya kesehatan. treadmill. "Terkadang. aktivitas ini belum membudaya. Perhatian : Pemilihan alternatif 3 dan 4 harus dengan ijin dan pengawasan dokter.

"Kami pun mengedukasi pasien tentang dampak kesehatan yang mendatang mungkin dirasakannya akibat pola hidupnya sekarang. Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyebab kematian utama dan angka kesakitan dengan urutan teratas setelah infeksi saluran . penyakit hepatitis.Usai menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan. ginjal. Kondisi ini tercipta menyusul pola makan yang tidak seimbang." . "Paru-paru mereka biasanya tampak corakan kasar. Kelainan refraksi. Para perokok baiknya mencermati betul gambaran foto dadanya." . agar kita bisa melakukan pencegahan sekaligus deteksi dini. dan prostat. Kasus ini cukup banyak dialami peserta medical check up. "Itulah tujuan utama medical check up. Namun. atau silindris dapat diketahui segera. "Seperti diabetes." Kebanyakan pasien di usia 30 sampai 40 tahunan bermasalah dengan kolesterol dan asam urat. seperti minus. "Dengan USG akan terlihat apakah ada kista di rahim. dapat melihat kadar hemoglobin dengan tes darah. Rontgen Selain rekam jantung. Mata Saat melakukan medical check up. "Selain itu. "Banyak yang mengira yang dialaminya tekanan darah rendah. pasien juga akan mengikuti pemeriksaan mata. plus. pasien dapat konsultasi dengan ahli gizi. batu di ginjal dan empedu. rahim. paru perokok akan terganggu fungsinya. Kondisi paru seperti itu mungkin belum mendatangkan masalah di usia muda. "Di sinilah mereka akan mendapat edukasi untuk meluruskan pemahaman yang keliru. tekanan bola mata juga diukur. Skrining TB Sampai sekarang. USG akan memperlihatkan kondisi hati.Pemeriksaan yang satu . suatu saat. di Indonesia. rontgen dada atau thorax photo termasuk pemeriksaan mendasar yang ada di setiap paket medical check up. ini penting dijalani untuk menyibak keberadaan beragam penyakit.". empedu." Kekeliruan pemahaman seperti itu juga dapat dikoreksi saat berkonsultasi dengan dokter ketika medical check up. ketika daya tahan tubuh menurun. hampir pingsan." Anda yang sering tiba-tiba merasa pandangannya menggelap.". dokter dapat langsung merujuk pasien ke dokter spesialis. Ahli gizi akan menuntun pasien menyusun dietnya. USG Pemeriksaan dengan ultrasonografi (USG) berguna untuk meneropong isi perut." . serta selubung lemak di hati. pembesaran prostat. Jika ditemukan masalah serius. dan anemia.

March 17.000 dokter-dokter yang terlihat sehat. mereka juga diberikan penyuluhan agar tidak menularkan ke orang lain.dkk_bpnC. menemukan bahwa tingkattingkat dari CRP yang naik dihubungkan dengan peningkatan risiko serangan jantung sebesar tiga kali.Reactive Protein ( CRP )Thursday. Pada studi kesehatan wanita Harvard. CRP adalah "penanda" untuk peradangan. Tubuh menghasilkan CRP sewaktu proses umum dari peradangan. CRP adalah peramal risiko yang paling kuat.". "Selain untuk pemeriksaan lanjutan dan pemberian obat. pasien akan dirujuk ke dokter spesialis paru. percobaan klinik yang melibatkan 18.lab. tingkat-tingkat CRP tampaknya berkorelasi dengan tingkat-tingkat dari risiko kardiovaskular. Oleh karenanya. Kendati termasuk ancaman besar. Kenyataannya.napas. dokter-dokter dapat menguji darah anda untuk C-reactive protein (CRP). Indonesia bertengger di posisi ketiga jumlah penderita TB terbanyak. Untuk melihat apakah arteri-arteri anda meradang sebagai akibat dari atherosclerosis. hasil-hasil dari tes CRP adalah lebih akurat daripada tingkat-tingkat kolesterol dalam memprediksi persoalan-persoalan koroneri. Penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis ini tercatat merenggut 175 ribu nyawa per tahun (Depkes. Wanita-wanita dalam kelompok dengan tingkat-tingkat CRP yang paling tinggi adalah lebih dari empat kali lebih mungkin telah meninggal dari penyakit koroneri. stroke dan penyakit arteri peripheral. Dua belas penanda-penanda yang berbeda dari peradangan dipelajari pada wanita-wanita yang sehat dan sudah menopause. atau telah menderita serangan jantung yang tidak fatal atau stroke. CRP tampaknya memprediksi risiko kardiovaskular paling sedikit sebaik yang dilakukan tingkattingkat kolesterol. Jika gambarannya mengarah ke ciri TB. . Sementara itu. Ia telah dihubungkan pada peningkatan risiko penyakit jantung. Kelompok ini juga lebih mungkin telah memerlukan prosedur kardiak seperti angioplasty (prosedur yang membuka arteri-arteri yang tersumbat dengan menggunakan tabung fleksibel) atau operasi bypass daripada wanita-wanita dalam kelompok dengan tingkat-tingkat yang paling rendah. Setelah tiga tahun. 2009). tak banyak orang yang betul-betul melihat secara utuh gambaran penyakit TB. setelah India dan Cina. 2011 5:21 PMKata Pengantar Pada C-Reactive Protein Testing Peradangan (pembengkakan) dari arteriarteri adalah faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular. serangan jantung. Dampak keberadaan bakteri TB dapat diketahui salah satunya dengan memantau rontgen dada (thorax). CRP dan Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada studi-studi yang melibatkan jumlah yang besar dari pasien-pasien. Data dari studi kesehatan dokter-dokter. yang berarti kehadirannya mengindikasikan keadaan peradangan yang meningkat didalam tubuh. secara global.

juga disebut ultra-sensitive CRP atau US-CRP) yang sangat peka. atau keluarnya arthritis yang serius.lab. Satu tes sejenis ini adalah tes C-reactive protein (HS-CRP. seperti infeksi. Risiko ditentukan berdasarkan pada hasil-hasil tes anda. Sebelum mendapatkan tes CRP.0 mg/L Tinggi Adalah penting untuk mencatat bahwa peradangan yang disebabkan oleh kondisi-kondisi lain.Mengukur CRP CRP diukur dengan tes darah sederhana. dapat menaikan tingkat-tingkat CRP. beritahukan dokter anda kondisi-kondisi medis lain mana yang anda punya.0-2. penyakit. yang dapat dilakukan pada saat yang sama dimana kolesterol anda diperiksa.0 mg/L Rendah 1.9 mg/L Menengah Lebih besar dari 3.dkk_bpn . CRP Risiko untuk Penyakit Kardiovaskular Kurang dari 1.