MAKALAH

GEOMETRI BIDANG
Oleh Asmadi STKIP Muhammadiyah Pagaralam

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
1

Dalam geometri beberapa pernyataan sederhana diasumsikan. sehingga pada akhirnya. Dari contoh di atas dapat dipahami bahwa garis dan bidang merupakan faktor dasar geometri. dan juga planar (proyeksi bidang) dan benda-benda padat. definisidefinisi. dengan kata lain dapat disebut dengan istilah tak terdefinisikan (undefined term). Geometri adalah ilmu yang membahas tentang hubungan antara titik. Pada beberapa tingkatan. Berdasarkan sejarah. postulat-postulat dan selanjutnya teorema-teorema. garis-garis. proses tersebut akan berakhir. 2 . Misalnya adalah perpotongan dari dua bidang akan menghasilkan sebuah garis yang terletak pada dua bidang yang saling berpotongan. pertama digunakan kata yang lebih sederhana kemudian kata yang lebih sederhana ini pada gilirannya didefinisikan menjadi kata yang lebih sederhana lagi. dan bidang-bidang. Dengan berjalannya waktu. Dalam mendefinisikan sebuah kata.Kata “ geometri ” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “ ukuran bumi “. ini dikarenakan agar artinya diterima tanpa memerlukan definisi lagi. Geometri adalah sistem pertama untuk memahami ide. aksioma-aksioma. Maksudnya mencakup segala sesuatu yang ada di bumi. geometri telah berkembang menjadi pengetahuan yang disusun secara menarik dan logis. sehingga konsep garis dan bidang sering digunakan dalam geometri. Sistem seperti ini disebut sistem deduktif. garis. geometri telah mempunyai banyak penerapan yang sangat penting. Geometri terutama terdiri dari serangkaian pernyataan tentang titik-titik. Mempelajari geometri penting karena geometri telah menjadi alat utama untuk mengajar seni berpikir. bidang dan bangun-bangun ruang. dan kemudian ditarik menjadi pernyataan-pernyataan yang lebih kompleks. pembangunan jembatan. Geometri dimulai dari istilah-istilah yang tidak terdefinisikan. Geometri mengenalkan tentang ide konsekuensi deduktif dan logika yang dapat digunakan sepanjang hidup. definisi harus menggunakan sebuah kata yang artinya sudah sangat jelas. pembangunan stasiun luar angkasa dan lain sebagainya. balok dan lain sebagainya merupakan kumpulan dari bidang – bidang. Garis dan bidang merupakan salah satu contoh dari istilah tak terdefinisikan yang menjadi pijakan awal dari geometri. Kubus. misalnya dalam mensurvei tanah. tentunya dengan tidak melupakan bahwa titik juga merupakan dasar dari geometri. sudut.

seperti persegi. garis. yaitu bidang matematika yang mencakup tentang kaitan titik. Sudut 3 . Bagaimana pembahasan bentuk-bentuk bidang dalam ruang dimensi dua atau yang disebut dengan bidang datar. BAB II PEMBAHASAN A. Permasalahan Permasalahan dalam makalah ini yaitu bagaimana pembahasan geometri yang khusus pada geometri bidang. Disamping itu juga bagaimana pembahasan tentang keliling serta luasan dari bidang tersebut. layang-layang. jajaran genjang.B. trapesium dan lingkaran. yang penerapannya menyangkut luasan dari bidang. persegi panjang. bangun dan sejenisnya.

Macam-macam Sudut a.1.Sinar garis BC dan BA disebut kaki sudut B merupakan titik sudut A.Sudut dalam geometri adalah besaran rotasi suatu ruas garis dari satu titik pangkalnya ke posisi yang lain. Selain itu. Besar sudut pada persegi/segi empat 360°. Untuk mengukur sudut dapat digunakan busur derajat. Besar sudut pada lingkaran 360°. Besar sudut pada segitiga siku-siku 180°. Sudut Lancip Sudut yang besarnya lebih kecil dari 900 dan lebih besar dari 00 (00< α <900 ) b. Sudut Siku-siku Sudut yang besarnya 900 4 . sudut dapat pula diartikan sebagai ruang antara dua buah ruas garis lurus yang saling berpotongan. dalam bangun dua dimensi yang beraturan. - Sinar garis BC dan BA membentuk sudut ABC (∠ ABC) atau sudut CBA (∠ CBA) B .

Sudut Lingkaran Penuh Sudut yang besarnya 3600 B.) Titik merupakan sebuah noktah. ini dikarenakan titik hanya digunakan untuk menunjukkan posisi.1. Sudut Lurus Sudut yang besarnya 1800 e. Sudut Tumpul Sudut yang besarnya lebih kecil dari 1800 dan lebih besar dari 900 (900 < α <1800 ) d. Bangun Datar B. Titik (. 5 . Titik adalah bentuk yang paling sederhana dari geometri.c. sehingga tidak memiliki panjang. Bagian-bagian Bangun Datar 1.

Garis AB 3.2. Keliling dan Luas Bangun Datar 1. Sebuah garis (garis lurus) dapat dibayangkan sebagai kumpulan dari titik – titik yang memanjang secara tak terhingga ke kedua arah. B. Bidang Sebuah bidang dapat dianggap sebagai kumpulan titik yang jumlahnya tak terhingga yang membentuk permukaan rata yang melebar ke segala arah sampai tak terhingga. Garis.• Titik A 2. s s 6 . Apabila 2 titik dihubungkan maka diperoleh suatu garis. Bujur sangkar (Persegi sama sisi) Suatu bangunan segi empat yang keempat sisinya sama panjang dan keempat sudutnya siku-siku.

5 = 20 cm L =sxs =5x5 = 25 cm2 2.Panjang : AB = BC = CD = DA Karena panjang sisi-sisinya sama maka keliling persegi dinyatakan dengan K = AB + BC + CD + DA’ Rumus : K = 4s L=sxs L=s2 Contoh : Tentukan keliling dan luas dari sebuah persegi yang mempunyai sisi 5 cm! Penyelesaian : K = 4s = 4. p l 7 . Persegi panjang Suatu bangunan segi empat yang kedua sisi yang berhadapan sama panjang dan keempat sudutnya siku-siku.

Contoh : Tentukan keliling dan luas dari sebuah persegi panjang yang mempunyai s t sD s 8 . Segitiga Segitiga adalah suatu bangun datar yang jumlah sudutnya 1800 dan dibentuk dengan cara menghubungkan tiga buah titik yang tidak segaris dalam satu bidang.Panjang : AB = CD (p) BC = DA (l) Rumus : K = 2p +2l K = 2(p + l) L =pxl panjang 8 cm dan lebar 4 cm! Penyelesaian : K = 2(p + l) = 2(8 + 4) = 2(12) = 24 cm L =pxl =8x4 = 32 cm2 3. Segitiga Sama Sisi Segitiga sama sisi yaitu segitiga yang ketiga sisinya sama panjang. Jenis-jenis Segitiga : a.

Segitiga Siku-siku 9 . (CD) 2 1 .(AB) .t 2 b.a. Segitiga Sama Kaki Segitiga sama kaki yaitu segitiga yang mempunyai dua sudut yang sama dan dua buah sisi yang sama.Panjang AB = BC =CA ∠ A = ∠ B = ∠ C = 600 ∠ A + ∠ B + ∠ C = 1800 K = AB + BC + AC Rumus : K = 3s L= L= 1 . Panjang AC = CB Sudut ∠ A = ∠ B ∠ A + ∠ B + ∠ C = 1800 K = AB + BC + AC c.

∠ A +∠ B +∠ C = 1800 K = AB + BC + AC Rumus : L= L= 1 .Segitiga yang salah satu sudutnya 900 ∠ A = 900 K = AB + BC + AC c. Tentukan keliling dari sebuah segitiga yang mempunyai sisi 6 cm! 10 .Ketiga sudutnya tidak sama besar (∠ A ≠∠ B ≠∠ C ) . (CD) 2 1 .t 2 Contoh : 1. Segitiga Sembarang a .a.Ketiga sisinya tidak sama panjang ( AB ≠ BC≠ AC ) .(AB) .

6 = 18 cm 2.a. Jajaran Genjang Jajaran Genjang mempunyai dua pasang sisi yang saling sejajar.2.t panjang alas 6 cm. K = 3s = 3.4 2 =16 cm2 4.8. D l A K = AB + BC + CD + DA Rumus : K L = 2(p + l) = a. lebar 4 cm dan tinggi 3 cm! Penyelesaian : K = 2(p + l) = 2(6 + 4) = 2(10) = 20 cm 11 p t E p B l C Contoh : Tentukan keliling dan luas dari sebuah jajaran genjang yang mempunyai . L = = 1 .t 2 1 . Tentukan luas dari sebuah segitiga yang mempunyai panjang alas 8 cm dan tingginya 4cm! Penyelesaian : 1.

8.p 2 A Contoh : Tentukan luas dari sebuah layang-layang yang mempunyai panjang diagonal 9 cm dan lebar diagonal 8 cm! Penyelesaian : L = = 1 . D t A 12 C B .9 2 = 36 cm2 6.l.p 2 1 . Layang-layang Layang-layang dua pasang sisinya sama panjang.t =6x3 = 18 cm2 5.l. Trapesium Trapesium hanya memiliki sepasang sisi yang sejajar.L = a. C D l p B Rumus : K = AB + BC + CD + DA L = 1 .

π .(P1 + P2) 2 1 .r = 2. r Rumus : K = 2π r L = π r2 Contoh : Tentukan keliling dan luas dari sebuah lingkaran yang mempunyai diameter 60 cm! Penyelesaian : K = 2.t. π . (8 + 13) 2 = 63 cm2 7.t. P2 = 13 cm dan tinggi 6 cm! Penyelesaian : L = = 1 . 6 .Rumus : K = AB + BC + CD + DA L = 1 . Lingkaran Bentuk lingkaran diperoleh dengan menentukan tempat kedudukan atau himpunan semua titik-titik yang berjarak tetap terhadap sebuah titik. 30 = 60π cm2 L = π r2 13 .(AB + CD) 2 Contoh : Tentukan luas dari sebuah trapesium yang mempunyai P1 = 8 cm.

302 = 900π cm2 BAB III PENUTUP A. dan rumus-rumus yang digunakan untuk pemecahan masalah suatu bangun datar. dan disetiap bangun datar itu mempunyai rumus tersendiri untuk menentukan keliling dan luas dari bangun datar tersebut.= π . garis. Kesimpulan Didalam makalah ini dapat disimpulkan bahwa geometri adalah ilmu yang membahas tentang hubungan antara titik. sudut. 14 . bidang ataupun bangun datar.

15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful