Pendekatan sistem terhadap pendidikan

Bangsa Indonesia sesungguhnya adalah bangsa yang terdidik. Hal tersebut terbukti dengan tumbuh suburnya pendidikan yang bersifat tradisional dan tersebar di seluruh nusantara,. Pengajaran Islam di langgar-langgar semakin mengukuhkan keberadaan pendidikan tradisional tersebut. Namun demikian, pendidikan tradisional mengalami pergeseran ke pendidikan kolonial, khususnya ketika pemerintah kolonial Belanda membutuhkan pegawai-pegawai administrasi rendahan untuk mengisi pos-pos pemerintahannya. Oleh karena itu, sistem yang diterapkannya tidak lepas dari tujuan politiknya dalam usaha mempertahakankan kekuasaan. Dengan demikian, tidaklah mengherankan jika pendidikan tersebut menjadi alat untuk memantapkan hegemoninya, dan melahirkan elit-elit baru yang nasionalis serta menjadi bumerang bagi kekuasaannya. Pengertian Sistem Dari segi Etimologi, kata sistem sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu “Systema”, yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan “SYSTEM”, yang mempunyai satu pengertian yaitu sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan yang tidak terpisahkan. Menurut filsuf Stoa, bahwa sistem adalah gabungan dari keseluruhan langit dan bumi yang bekerja bersama-sama, sehingga dapat kita lihat bahwa sistem terdiri dari unsur-unsur yang bekerja sama membentuk suatu keseluruhan dan apabila salah satu unsur tersebut hilang atau tidak berfungsi, maka gabungan keseluruhan tersebut tidak dapat lagi kita sebut suatu sistem. Berikut ini adalah definisi kata Sistem menurut beberapa para ahli. 1. Buckley Sistem adalah suatu kebulatan atau totalitas yang berfungsi secara utuh, disebabkan adanya saling ketergantungan diantara bagian-bagiannya. (A whole that functions as a whole by virtue of interdependence of its parts). 2. H. Kerzner Sistem adalah sekelompok komponen yang terdiri dari manusia dan/atau bukan manusia (non-human) yang diorganisir dan diatur sedemikian rupa sehingga komponen-komponen tersebut dapat bertindak sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan, sasaran bersama atau hasil akhir. Pengertian ini, mengandung arti pentingnya aspek pengaturan dan pengorganisasian komponen dari suatu sistem untuk mencapai sasaran bersama, karena bila tidak ada sinkronisasi dan

koordinasi yang tepat, maka kegiatan masing-masing komponen, sub-sistem, atau bidang dalam suatu organisasi akan kurang saling mendukung. 3. B.S. Blanchard (1990) Engineering System adalah aplikasi yang efektif dari usaha-usaha ilmu pengetahuan dan engineering dalam rangka mewujudkan kebutuhan operasional menjadi suatu sistem konfigurasi tertentu, melalui proses yang saling terkait berupa definisi keperluan analisis fungsional, sintesis, optimasi, desain, tes, dan evaluasi. Selanjutnya pengertian sistem ini pada kenyataannya juga dipakai untuk menunjukan banyak hal seperti: Sistem yang digunakan untuk menunjukan suatu kumpulan dan himpunan benda-benda yang disatukan atau dipadukan oleh suatu bentuk saling hubung atau saling ketergantungan yang teratur; sesuatu himpunan bagian-bagian yang tergabungkan secara alamiah maupun oleh budi daya manusia sehingga menjadi suatu kesatuan yang bulat dan terpadu; suatu keseluruhan yang terorganisasikan atau sesuatu yang organik; atau juga yang berfungsi bekerja atau bergerak secara serentak bersama-sama bahkan sering bergeraknya itu mengikuti suatu kontrol tertentu. Dari uraian di atas pemakaian sistem dapat digolongkan secara garis besar pada dua golongan pemakaian yaitu: Menunjukan pada suatu bentuk fisik, sesuatu wujud benda, abstrak maupun konkrit termasuk juga konsepsi yang dikenal dengan deskriptif. Menunjukan suatu metode atau tata-cara yang dikenal dengan preskriptif Sistem paling sering digunakan untuk menunjukan pengertian metode atau cara dan sesuatu himpunan unsur atau komponen yang saling berhubungan satu sama lain menjadi satu kesatuan. Konsep pengertian sistem sebagai suatu metode ini dikenal dalam pengertian umum sebagai pendekatan sistem yang merupakan penerapan metode ilmiah dalam memecahkan suatu masalah. Ada banyak penyebab atas terjadinya sesuatu masalah. Jadi pendekatan sistem menyadari adanya kerumitan di dalam kebanyakan permasalahan. Misalnya dalam kasus suatu kecelakaan mobil kita tidak bisa menganggap terjadinya kecelakaan akibat mobil dijalankan ngebut. Apabila dikaji lebih cermat banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kecelakaan mobil. Secara singkat dapat dikatakan bahwa banyak manfaat yang kita peroleh dengan mengambil kesimpulan atau keputusan secara sistematik ini. INPUT SEKOLAH

yaitu harapan. atau orang kebanyakan saja. rencana. Keadaan satu sekolah dengan sekolah yang lain amatlah berbeda. Untuk menghadapi keberagaman ini. limitasi. Mereka yang hidup di tengah kota. Sumberdaya dibagi menjadi dua yaitu sumberdaya manusia dan sumberdaya selebihnya (uang. tak berpendidikan. Ada sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang baik dan ada juga yang tidak Kondisi sekolah demikian membuat guru menghadapi kesulitan demi kesulitan. sasaran. dan pengendalian atau tindakan turun tangan. Secara garis besar. tujuan. Hal ini disebabkan berbagai faktor yang kadangkala tidak sesuai harapan. berpendidikan tinggi. dan input manajemen. Ada sekolah yang mendapat anak yang patuh-patuh dan cerdas-cerdas. hasil belajar mereka akan sangat rendah. Status sosial masyarakat telah menyebabkan input siswa berbeda di setiap sekolah. bahan). Sekolah yang berada di daerah pinggiran atau pedesaan akan beda dengan yang ada di kota. misalnya. misi. program. guru juga menghadapi input siswa yang beragam. Ada anak yang lahir dari keluarga kaya. sumberdaya. Essensi evaluasi pada input adalah untuk mendapatkan informasi tentang ketersediaan dan kesiapan input sebagai prasyarat untuk berlangsungnya proses. Semua ini membuat guru makin pusing dalam tugasnya. akan beda dengan di kampung. perlengkapan. Di sekolah yang kebanyakan siswanya lemah dan nakal. tetapi juga dapat berupa perangkat-perangkat lunak dan harapan-harapan sebagai pemandu bagi berlangsungnya proses.Input adalah segala sesuatu yang harus tersedia dan siap karena dibutuhkan untuk berlangsungnya proses. Bukan itu saja. regulasi (ketentuan-ketentuan. Tentang Siswa Guru dalam tugas rutinnya memang menghadapi banyak persoalan. peralatan. Sesuatu yang dimaksud tidak harus berupa barang. Namun banyak dianatara mereka yang datang dari kelaurga miskin. guru harus berusaha mencari metode. namun sebaliknya juga ada yang memperoleh input anak nakal. Mereka yang hidup di sepanjang pantai akan beda dengan yang hidup di kaki gunung. Hal ini . atau berpangkat. Keberagaman ini disebabkan oleh kondisi lingkungan sosial dan ekonomi masyarakat. Keberagaman ini telah membuat input siswa berbeda pula di setiap sekolah. teknik dan cara yang tepat untuk menangani pendidikan mereka. brandal dan bodoh. keadaan alam juga mempengaruhi prilaku siswa. Keadaan status sosial ini amat berpengaruh terhadap keadaan anak. input dapat diklarifikasikan menjadi tiga. Tingkat kelulusan siswa akan sangat kecil jika dibandingkan dengan sekolah yang memiliki siswa yang cerdas dan patuh. Input manajemen terdiri dari tugas. prosedur kerja. dan sebagainya). Selain masalah sarana dan prasarana. Harapan-harapan terdiri dari visi.

yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya . Semua pendidik dan tenaga kependidikan di negeri ini harus memahami hal itu sehingga dalam melaksanakan setiap aktivitas belajarmengajar. mandiri. . Oleh sebab itu. Semua yang terjadi dalam pembelajaran adalah tanggungjawab guru. Syaiful Bahri Djamarah dalam Psikologi Belajar berpendapat bahwa baik mengajar maupun mendidik merupakan tugas dan tanggung jawab guru sebagai tenaga profesional. tugas yang berat dari seorang guru ini pada dasarnya hanya dapat dilaksanakan oleh guru yang memiliki kompetensi profesional yang tinggi. Perkembangan pendidikan manusia akan berpengaruh terhadap dinamika sosial-budaya masyarakatnya. meso. Tulisan ini akan mendeskripsikan pendapat tentang arti pentingnya pendidikan bagi manusia. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi. dan berakhlak mulia. Proses belajar mengajar adalah urusan guru. Manusia Berbicara tentang pendidikan. Dalam proses pendidikan di sebuah sekolah. PROSES KEPENDIDIKAN DI SEKOLAH Proses pendidikan merupakan kegiatan mobilitas segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. aktif. guru memegang tugas ganda yaitu sebagai pengajar dan pendidik.akan merusak citra guru. pendidikan akan terus mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan kebudayaan. mikro. serta sasaran pendidikan secara umum di Indonesia. kreatif. Menghasilkan manusia Indonesia yang memadai merupakan keinginan insan pendidikan. a. Banyak pendapat para tokoh pendidikan yang kemudian berdampak terhadap peradaban manusia. tidak hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan kepada warga didik (warga belajar). Orang luar tak tahu apa yang terjadi di dalam lingkungan sekolah. Adapun tujuan utama pemgelolaan proses pendidikan yaitu terjadinya proses belajar dan pengalaman belajar yang optimal. Masyarakat yang mengirim anak ke sekolah hanya tahu bahwa anaknya harus pandai dan lulus dengan nilai yang baik. Sebagai pengajar guru bertugas menuangkan sejumlah bahan pelajaran ke dalam otak anak didik. tetapi kita harus membimbing mereka melalui melalui motivasi dan contoh keteladanan yang bermuara pada pembinaan sikap (behaviour) maupun etika/moral peserta didik ataupun warga belajar. Tenaga Pengajar Guru atau Tenaga Pengajar adalah salah satu unsur manusia dalam proses pendidikan. 1. Sejalan dengan itu. pengelolaan proses pendidikan meliputi ruang lingkup makro. maka membahas perkembangan peradaban manusia. sedangkan sebagai pendidik guru bertugas membimbing dan membina anak didik agar menjadi manusia susila yang cakap.

calculator. motivator. pelaksanaannya atau urutan. Langsung. expeditor. Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya. dan sosial. Nyata. dan sosial. personal.Guru memegang peranan sentral dalam proses belajar mengajar. Peranan Kepala Tenaga Administrasi adalah sebagai administrator. archivist. karena guru merupakan sentral serta sumber kegiatan belajar mengajar. dan Ahli.25 %. dan caretaker. dan evaluator. sender. personal. Singkatan PELAYANAN PRIMA adalah Pantas. delegator. Akurat. duplicator. Kompetensi profesional guru berdasarkan hasil Tes Kompetensi Guru yang dilakukan Depertemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama yang bekerja sama dengan Pusat Penilaian Pendidikan pada Tahun 2003. reporter. Fungsi dalam suatu organisasi dibebankan kepada seseorang petugas atau satuan tertentu yang harus dilaksanakan. Di Sekolah. dan manajer. Yakin. guru. Peranan sebagai administrator memiliki subperanan sebagai collector. Peranan memiliki sejumlah harapan terutama kewajiban. Semua peranan sama pentingnya dan saling mendukung untuk mencapai tujuan Sekolah. organizator. Aman. Nyaman. dan hak. waiter. menunjukkan bahwa rata-rata nilai kompetensi guru di Indonesia hanya mencapai 42. Mudah. decision maker. b. dan tenaga kependidikan termasuk Tenaga Administrasi. Arti singkatan ini sekaligus sebagai karakteristik pelayanan prima. programmer. Rahasia. guru merupakan faktor penentu bagi keberhasilan pendidikan di lembaga pendidikan. tanggung jawab. Informasi. problem solver. Alat. Empati. coordinator. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan atau kompetensi profesional dari seorang guru sangat menentukan mutu pendidikan. untuk itu mutu pendidikan di suatu lembaga pendidikan Islam sangat ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki seorang guru dalam menjalankan tugasnya. Peranan ialah kedudukan dan jabatan di Sekolah. Menurut Zainal Aqib. Fungsi Tenaga Administrasi adalah pelayanan prima di bidang administrasi baik dalam arti sebenarnya maupun singkatan. Lebih lanjut dia menyatakan bahwa guru merupakan komponen yang berpengaruh dalam peningkatan mutu suatu proses pendidikan di lembaga pendidikan. technician. . Peranan kadang-kadang berkonflik dengan kepribadian. siswa. Angka ini masih relatif jauh di bawah standar nilai kompetensi minimal yang diharapkan yaitu 75 %. ada yang berperan sebagai Kepala Sekolah. Perkataan. Peranan Tenaga Administrasi adalah sebagai: administrator. communicator. Tenaga Administrasi Peranan adalah bagian terpenting dari Sekolah. Peranan sebagai manajer memiliki subperanan sebagai: planner.

penulis menggunakan pengertian kurikulum dalam arti luas. Kurikulum adalah hal-hal yang termasuk dalam bahan ajar di sekolahsekolah. b. Arti pertama kurikulum mencakup pengertian yang sempit. seorang guru dikatakan telah . Dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan semua unsur yang terlibat di dalamnya bisa mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. termasuk sikap tertentu yang sebelumnya belum dimilikinya. Secara etimologi. Namun. 2. yaitu: seperangkat mata pelajaran (materi) yang diajarkan pada lembaga pendidikan. termasuk materi atau mata pelajaran yang diajarkan dan tempat pelaksanaan pendidikan. Kurikulum Banyak sekali definisi kurikulum yang dikemukakan oleh para ahli pendidikan. atau sistem pembelajaran yang diterapkan pada lembaga pendidikan. Arti yang ke dua mempunyai pengertian yang lebih luas. istilah metode berasal dari bahasa Yunani “metodos”. Dalam tulisan ini. Metode berarti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. Salah satu cara untuk mengefektifkan peranan dan fungsi Tenaga Administrasi ialah dengan mengadakan pelatihan manajerial Tenaga Administrasi berbasis kompetensi dengan langkah dari analisis kebutuhan pelatihan sampai laporan pelaksanaan pelatihan. pengetahuan. keterampilan. secara garis besar kurikulum mempunyai dua arti. Kurikulum yang baik akan menghasilkan sistem pendidikan yang baik. tanpa metode. a.Keefektifan individual ditentukan oleh sikap. Sebaliknya. suatu materi pelajaran tidak akan dapat berproses secara efesien dan efektif dalam kegiatan belajar mengajar menuju tujuan pendidikan. Seorang siswa telah dikatakan belajar apabila ia telah mengetahui sesuatu yang sebelumnya ia tidak dapat mengetahuinya. sebab tidak mungkin materi pendidikan dapat diterima dengan baik kecuali disampaikan dengan metode yang tepat. Proses Belajar Mengajar Dalam proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara yang belajar (siswa) dengan pengajar (guru). Metode Salah satu komponen penting untuk mencapai keberhasilan pendidikan dalam mencapai tujuan adalah ketepatan menentukan metode. cara. yaitu: segala metode. Metode diibaratkan sebagai alat yang dapat digunakan dalam suatu proses pencapaian tujuan. kata ini terdiri dari dua suku kata yaitu “metha” yang berarti melalui atau melewati dan “hodos” yang berarti jalan atau cara.

“Sebut saja peralatan laboratorium yang di sebagian daerah masih sangat minim dimiliki sekolah. Ruang. Sarana Secara Etimologis (bahasa) sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan.mengajar apabila ia telah membantu siswa atau orang lain untuk memperoleh perubahan yang dikehendaki. Pasal pendanaan pendidikan itu antara lain mewajibkan pemerintah untuk membiayai pendidikan dasar 9 tahun. Prasarana sedangkan prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan. Perpustakaan. Pendanaan Rancangan Undang Undang (RUU) Badan Hukum Pendidikan (BHP) diupayakan akan mengatur pasal-pasal pendanaan pendidikan. 4. misalnya: lokasi/tempat. Sarana dan prasarana ini padahal sangat vital dalam kegiatan proses belajar dan mengajar. apalagi kalau SMA itu milik swasta sungguh sangat jarang yang memiliki sarana dan prasarana seperti laboratorium yang memadai a. diantaranya adalah sarana dan prasarana pendidikan. jadi prasarana pendidikan itu adalah semua komponen yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri. uang dsb. sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki sebagian besar sekolah di Indonesia masih kurang memadai seperti fasiltas laboratorium dan sebagainya. dan bukan menjadi beban masyarakat. Guru sebagai fasilitator dalam proses belajar mengajar hendaknya berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar yang efektif dan efesien untuk para siswanya. . Dengan demikian sarana pendidikan itu adalah semua komponen yang secara langsung menunjang jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri. misalnya. Dalam hal ini dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar. Tapi sayangnya. bangunan sekolah. lapangan olahraga. Buku. Laboratorium dsb. 3. Material Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia selain tergantung kepada kualitas guru juga harus ditunjang dengan material pendidikan yang memadai. hingga sekarang ini. b.

Akibatnya selanjutnya. ada juga yang tidak mendapat dana. Formula alokasi dana yang selama ini digunakan pada umumnya hanya menggunakan kriteria-kriteria kualitatif dan subjektif. Dinas kabupaten/kota selanjutnya mengompilasikan usulan sekolah dan menjadikannya dasar penyusunan anggaran pendidikan sebagai bagian dari APBD yang dibiayai dengan DAU dan DAK. Sementara antartingkat dan antarprojek memiliki kebijakan sendiri-sendiri dalam hal sasaran yang ditargetkan. dan akibat lainnya adalah terjadi tumpang tindih dalam pemberian dana ke sasaran pendidikan dan komponen yang dibiayai. pendidik. Kemudian sekolah mengusulkannya kepada dinas pendidikan di masing-masing kabupaten/kota. ditambah lagi dengan adanya inkoordinasi. Ada sasaran pendidikan yang mendapat dana dari berbagai sumber dana. biaya yang ditanggung orang tua jauh lebih besar. sebagian besar dana pendidikan ditanggung orang tua sehingga jumlahnya jauh lebih tinggi daripada dana yang ditanggung pemerintah. Dalam mekanisme penyusunan anggaran pendidikan yang sifatnya bottom up ini. dan kabupaten/kota. rata-rata dana pendidikan yang berasal dari APBN dan APBD yang diterima sasaran pendidikan. Ketersediaan dana pendidikan yang rendah. Selama ini. Karakteristik utamanya adalah menggunakan komponen sistem pendidikan sebagai acuan ketimbang jenis pengeluaran. Sebaliknya biaya yang dikeluarkan untuk sektor yang bukan sasaran menjadi besar. dan peserta didik termasuk rendah. provinsi. Mekanisme pendanaan pendidikan yang rumit dan kurang efisien selama ini menjadi salah satu kelemahan dunia pendidikan tanah air.“Sedangkan. untuk pendidikan menengah dan tinggi. prosedur alokasi dana. mulai dari tingkat pusat. Akibatnya. baik itu sekolah. Alternatif mekanisme pendanaan yang bisa diterapkan adalah melalui pendekatan yang berbasis pada kegiatan pembelajaran. Penyaluran dana dari masing-masing tingkat pun dilakukan melalui banyak projek. serta formula pendanaan yang tidak baik ini mengakibatkan biaya satuan pendidikan di sekolah juga rendah. dana pendidikan yang diperuntukkan bagi sasaran pendidikan berasal dari berbagai sumber. setidaknya DPR akan mendorong agar ada upaya membebaskan anak-anak berpotensi dan tidak mampu dari sisi biaya. mekanisme. Kemudian Dinas Provinsi menyusun dana penyelenggaraan untuk penataran guru dan dana koordinasi penyelenggaraan pendidikan lintas . setiap sekolah menyusun RAPBS yang mencakup kebutuhan dana pokok pendidikan dan dana kompensasi kemiskinan serta peningkatan mutu.

efisiensinya. Kinerja sekolah diukur dari efektivitasnya. dan inovasinya. dalam keterbatasan pemerintah dalam memikul beban pembiayaan pendidikan di tanah air dan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing secara global maka keterlibatan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan masih diperlukan. Jadi. Untuk mencegah agar dana masyarakat tidak disalahgunakan. kualitasnya. inovasinya. dan lomba-lomba akademik lainnya) dan prestasi non-akademik (IMTAQ. dana dari masyarakat tersebut tepat sasaran dan prioritas untuk kepentingan siswa. surplusnya.daerah di mana anggaran pendidikan ini bersumber dari APBD dan bantuan APBN. Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya. efektivitasnya. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari proses pendidikan di sekolah. khususnya prestasi belajar peserta didik. . keolahragaan. efisiensinya. UAN. kualitas. efektivitas adalah sama dengan hasil nyata dibagi hasil yang diharapkan. karakter/kepribadian. waktu) telah dicapai. keseniaan. Output sekolah.) Sekolah sebagai sistem. keterampilan vokasional. Khusus yang berkaitan dengan kualitas dapat dijelaskan bahwa output sekolah dikatakan berkualitas tinggi jika prestasi sekolah. Yang penting adalah. kepramukaan. OUTPUT SEKOLAH Output merupakan kinerja sekolah. kualitas kehidupan kerjanya. keterlibatan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan merupakan solusi yang lebih masuk akal dan praktis dari pada kebijakan sekolah gratis yang pada akhirnya justru menghasilkan output pendidikan yang bersifat massal dengan mutu atau kualitas yang minimal. dsb. produktivitasnya. Dan terlebih penting lagi adalah sikap arif dan bijak pengelola sekolah dalam mengakomodasi kepentingan anggota masyarakat yang tidak mampu dengan cara memberi keringanan dan kalau perlu pembebasan biaya bagi siswa yang tidak mampu. menunjukkan pencapaian yang tinggi dalam prestasi akademik (ulangan umum. lomba karya ilmiah. produktivitasnya. diukur dari tingkat kinerjanya. pada umumnya. dengan keterangan seperlunya seperti berikut Efektivitas adalah ukuran yang menyatakan sejauhmana sasaran/tujuan (kuantitas. Kinerja sekolah adalah pencapaian atau prestasi sekolah yang dihasilkan melalui proses persekolahan. Sekolah yang efektif pada umumnya menunjukkan kedekatan/kemiripan antara hasil nyata dengan hasil yang diharapkan. Dalam bentuk persamaan. seharusnya menghasilkan output yang dapat dijamin kepastiannya. penting dilakukan pengawasan dan proses auditing yang lebih terbuka dan transparan sehingga prinsip akuntabilitas dapat terpenuhi. dan moral kerjanya.

adalah gambaran dan karakteristik menyeluruh dari lulusan yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan yang ditentukan atau yang tersirat. Apabila kita lihat mutu pendidikan di negara kita saat ini masih menghadapi beberapa problematika. sehingga segala yang ditanamkan (dilatensikan) melalui proses pendidikan merupakan hal-hal yang tidak bersentuhan dengan persoalan kehidupan nyata yang dihadapi masyarakat tersebut.Pembiasaaan atau penyimpangan arah pendidikan dari tujuan pokoknya . Beberapa problem mengenai mutu pendidikan kita adalah: .Pergeseran fokus pengukuran hasil pembelajaran yang lebih diarahkan pada aspek-aspek intelektual atau derajat kecerdasan nalar. Sistem pendidikan tidak menjadikan masyarakat sebagai dasar prosesualnya dan tidak berakar pada sosial budaya yang ada. Persoalan tersebut menjadi lebih komplek jika kita kaitkan dengan penumpukan lulusan karena tidak terserap oleh masyarakat atau dunia kerja karena rendahnya kompetensi mereka. Pendidikan berjalan di luar alam sosial budaya masyarakatnya. misalnya NEM. Kualitas tamatan dipengaruhi oleh tahapan-tahapan kegiatan sekolah yang saling berhubungan. prestasi olah raga. yaitu perencanaan. dan evaluasi. Indikator yang menunjukkkan rendahnya mutu hasil pendidikan kita adalah kepekaan sosial alumni sistem pendidikan terhadap persoalan masyarakat yang seharusnya menjadi konsen utama mereka. Sedangkan salah satu problematika pendidikan di Indonesia adalah keterbatasan anggaran dan sarana pendidikan. PENUTUP . Jelas bahwa kompetensi moral dan kompetensi sosial SDM keluaran sistem pendidikan kita sangat tidak compatible dengan tuntutan dunia kerja di dalam masyarakatnya. . pelaksanaan. Mutu dan hasil pendidikan tidak memenuhui harapan dan kebutuhan masyarakat atau mempunyai daya saing yang rendah.Kualitas. sehingga kinerja pendidikan tidak berjalan dengan optimal. dan prestasi pentas seni. Bagaimana hubungan output sekolah dengan masyarakat Untuk mewujudkan output pendidikan yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat dibutuhkan pendidikan yang bermutu.Malproses dan penyempitan simplikatif lingkup proses pendidikan menjadi sebatas pengajaran. dalam konteks sekolah. prestasi karya tulis ilmiah.

institusi. penelaahan. peserta didik. adanya keterpaduan (kesatuan . yaitu perumusan masalah. dan sistematik. Pendekatan sistem dapat digunakan sebagai suatu pendekatan dalam memecahkan permasalahan yang paling sederhana sampai pada tingkat permasalahan yang paling kompleks. Oleh karena itu. penelitian.Pepatah mengatakan: “kegemilangan masa depan tergantung apa yang diperbuat hari ini”. pelaksanaan. berbagai kegiatan (menunjuk fungsi dari setiap komponen). Memaksimalkan komponen-komponen stake holder dalam pendidikan bukanlah hal yang mudah. Ibarat sebuah sistem komponen-komponen tersebut perlu dikembangkan secara integratif melalui pendekatan sistem. adanya saling hubungan serta ketergantungan antar komponen. dan sebagainya. Analitik dalam pengertian permasalahan dalam dunia pendidikan perlu dianalisis sebab dan akibatnya dikaitkan dengan berbagai masalah yang ada. Hal ini karena keberadaan-keberadaan komponen tersebut saling melengkapi. analitik. masyarakat. pemeriksaan. pengelolaan dan. Hal ini dapat dilihat dari proses kegiatannya. sarana dan prasarana. baik di dalam maupun di luar sistem. Sedangkan sistematik dalam arti cara kerja dalam penyelesaian permasalahan harus beraturan atau runtut.com/2008/11/11/pendekatansistem-dalam-pendidikan/ PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI PENDEKATAN SISTEM Dalam cakupan pengertian sistem termuat adanya berbagai komponen (unsur). Permasalahan yang mengemuka dalam dunia pendidikan memang sangat kompleks dan sporadis. http://sma1kotabaruangkatan93.wordpress. Persoalan-persoalan yang mengemuka dalam dunia pendidikan dan merupakan tantangan pendidik di masa datang harus diselesaikan secara sistemik. penilaian. khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan. dan evaluasi kegiatan. Secara implisit hal tersebut dapat dikonotasikan bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan di masa depan sangat tergantung pada stake holder pendidikan yang meliputi: pendidik. Sistemik dalam arti permasalahan pendidikan harus dilihat dari konteks keseluruhan. di masa datang seorang pendidik harus tanggap sasmita terhadap arus reformasi dan transformasi pendidikan.

(Warijan. dan dapat dihubungkan dengan analisis gejala sosial (misalnya: kehidupan ekonomis. Tujuan sistem adalah pusat orientasi dalam suatu sistem. Kast. yaitu suatu sistem yang mudah dipengaruhi oleh kejadian-kejadian di luar sistemnya (rentan terhadap pengaruh luar). Komponen. dkk. rakitan mesin).organis = integrasi) antar komponen. Adanya tujuan: Setiap rakitan sistem pasti bertujuan. Karakter sistem pendidikan yang bersifat terbuka ini menuntut konsekuensi penyelenggaraan pendidikan sekolah yang kritis (dalam mawas diri) dan kreatif (dalam mencari alternatif pengembangan yang positif) secara berkesinambungan. Adanya komponen sistem (selain tujuan): . adanya keluasan sistem (ada kawasan di dalam sistem dan di luar sistem). batasan sistem tersebut. an assemblage or combination of things or parts forming a complex or unitary whole. Sistem adalah komposisi (susunan yang serasi) dari fungsi komponennya. (Johnson. dapat dihubungkan dengan analisis biotis (misalnya: jaring-jaring ekologis. 1973: 4). pola nilai hidup). Bertolak dari identifiÂkasi sistem tersebut. Pengertian dan ciri-ciri sistem atau pendekatan sistem dapat dihubungkan dengan analisis kondisi fisis (misalnya: sistem tata surya. Sistem adalah rangkaian komponen yang saling berkaitan dan berfungsi ke arah tercapainya tujuan sistem yang telah ditetapÂkan lebih dahulu. Secara lebih rinci. adalah: 1. koordinasi tubuh manusia). tujuan sistem telah ditentukan lebih dahulu. dan gerak dinamis semua fungsi dari semua komponen tersebut mengarah (berorientasi = berkiblat) ke pencapaian tujuan sistem yang telah ditetapkan lebih dahulu. adalah: 1. 4. dan Rosenzweig. 2.. dan itu menjadi tolok ukur pemilihan komponen serta kegiatan dalam proses kerja sistem. akan disajikan beberapa batasan sistem untuk diarifi seperlunya. A system is an organized or complex whole. misalnya: sistem sekolah mudah dipengaruhi oleh situasi masyaÂrakatnya (supra sistemnya). Analisis sistem sosial relatif lebih rumit dibanding analisis sistem fisis dan sistem biotis. 2. fungsi komponen. gejala pendidikan. Sistem adalah pengkoordinasian (pengorganisasian) seluruh komponen serta kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan lebih dulu. dan tahap kerja yang ada dalam suatu sistem mengarah ke pencapaian tujuan sistem. 1984: 1) 3. ciri-ciri yang terkandung dalam sistem atau pendekatan sistem. sistem sosial pada umumnya dan khususnya sistem pendidikan bersifat terbuka.

3. Transformasi yang terjadi dalam interaksi guru-siswa secara lebih teknis merupakan transaksi pesan-pesan (pemahaman -> pengintegrasian -> pengembangan diri). pengatur (organisator) situasi belajar siswa. siswa yang responsif. pengarah. 4. dan sebaliknya. dan saling ketergantungan. sebagai nara sumber (fasilitator). Adanya fungsi yang menjamin dinamika (gerak) dan kesatuan kerja sistem: Tubuh kita merupakan suatu sistem. maka setiap komponen yang mempunyai fungsi tertentu itu mesti menyumbang secara sepantasnya dalam rangka mencapai tujuan dan semua fungsi tersebut perlu dikoordinasikan secara terpadu agar proses pengajaran berlangsung secara efektif dan cfisien. kritis.). yang keseluruhannya (semua fungsi komponen sistem) dikoordinasikan secara kompak. penilai hasil belajar siswa. maka semua unsur yang tercakup di dalamnya (baik manusia maupun non manusia) dan kegiatan-kegiatan lain yang terj adi di dalamnya adalah merupakan komponen sistem. Dalam sistem pengajaran yang berinti pada interaksi personal. . Misalnya: fungsi komponen yang berstatus guru adalah pembimbing belajar siswa (pendorong motivasi belajar siswa. demikian pula halnya dengan pengajaran di sekolah sebagai sistem. jika guru cakap menjalankan fungsinya maka akan sangat membantu kelancaran serta keberhasilan belajar siswa. Penyelenggaraan pengajaran di sekolah merupakan suatu sistem. dan koordinatif banyak membantu guru dalam mengemÂbangkan kariernya. peran dari komponen-komponen (selain guru dan siswa) adalah untuk meningkatkan nilai interaksi personal tersebut demi keberhasilan belajar siswa. Adanya transformasi dan sekaligus umpan balik: Fungsi dari setiap komponen merupakan bagian tak terpisahkan dari keseluruhan fungsi sistem. Adanya interaksi antar komponen: Antar komponen dalam suatu sistem terdapat saling hubungan. Jadi setiap sistem pasti memiliki komponen-komponen sistem. agar diri kita dan kehidupan kita sebagai manusia berjalan secara sehat dan semestinya. setiap organ (bagian) dalam tubuh tersebut mengemban fungsi tertentu. Misalnya: keguruan seseorang barulah menjadi nyata jika ada siswa yang bersedia untuk dididiknya.Jika suatu sistem itu adalah sebuah mesin. saling mempengaruhi. maka setiap bagian (onderdil) adalah komponen dari mesin (sistemnya). dsb. bertindak sebagai penyebar kebijakan.

teori sistem adalah suatu ekspresi yang terorganisir dari rangkaian berbagai konsep dan prinsip yang saling terkait yang berlaku untuk semua sistem. klasifikasi dari sistem sebagai berikut: 1. misalnya sistem komputer. Pendekatan Prosedur Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. sistem sekolah. sistem akuntansi dan sistem transportasi. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. 2. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik. Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sebuah sistem yaitu: 1. Pendekatan Komponen atau Elemen Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada komponen atau elemen sehingga sistem sebagai sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. misalnya sistem komputer. 2. Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep. Sistem memiliki klasifikasi yang dapat membedakan sistem yang satu dengan sistem yang lain. Sedangkan sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat. .com/blog/2007/08/06/pengertian -dan-ciri-ciripendekatan-sistem/ PENDEKATAN SISTEM DALAM PENDIDIKAN Landasan Teori sistem Menurut Banathy. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. misalnya sistem arisan dan sistem sediaan. misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan.persimpangan.http://blog. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.

Tujuan (goal): Setiap sistem memiliki tujuan (goal) apakah hanya satu atau mungkin banyak dan tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda. maka perlu membedakan unsur-unsur dari pembentukan sebuah sistem. Terdapat tujuan yang sama meskipun mulainya berbeda. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi. Memiliki input dan output. misalnya sistem perusahaan dagang. Tujuan inilah yang menjadi pendorong yang mengarahkan sistem bekerja. 6. Tanpa tujuan yang jelas.3. misalnya sistem komputer. 9. Terdapat deferensiasi antar subsistem. Suatu keseluruhan tanpa memisahkan komponen pembentukannya. Terdapat aturan Terdapat subsistem yang lebih kecil. 4. Sedangkan sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia. 3. informasi. 1. 2. 7. sistem dibedakan menjadi sistem sederhana (misalnya sepeda) dan sistem kompleks (misalnya otak manusia). Terdapat proses yang merubah input menjadi output. Konsep dasar sistem secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. . sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan. dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan. 5. Komponen ini bisa merupakan subsistem dari sebuah sistem. 5. 4. misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi. 8. Komponen-komponen sistem saling berhubungan satu sama. misalnya sistem tata surya. Bersama-sama dalam mencapai tujuan. 2. Model sistem Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks Berdasarkan tingkat kerumitannya. Komponen (component): Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). atau energi dengan lingkungan. Berikut ini karakteristik sistem yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem yang lain. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia Sistem Alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam.

4. pola nilai hidup). Penghubung (interface): Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi. Sebagai contoh. rakitan mesin). dan dapat dihubungkan dengan analisis gejala sosial (misalnya: kehidupan ekonomis. sistem sosial seperti sistem pendidikan pada umumnya bersifat terbuka. Analisis sistem sosial relatif lebih rumit dibanding analisis sistem fisik dan sistem biotis. dapat dihubungkan dengan analisis biotis (misalnya: jaring-jaring ekologis. kendala dan input terhadap suatu sistem Pendekatan Sistem dan Sistem Pendidikan Pendekatan sistem merupakan suatu metode ilmiah. Pendekatan sistem diperlukan apabila kita menghadapi suatu masalah yang kompleks sehingga diperlukan analisa terhadap permasalahan tadi. koordinasi tubuh manusia). sistem persekolah yang mudah dipengaruhi oleh situasi/trend di masyarakat dan kebijakan pemerintah. Lingkungan (environment): Segala sesuatu diluar sistem. Menurut Reigeluth. pendekatan sistem merupakan aplikasi pandangan sistem (system view or system thinking) dalam upaya memahami sesuatu atau untuk memecahkan suatu permasalahan secara lebih efektif dan efisien. Jadi. yaitu suatu sistem yang mudah dipengaruhi oleh kejadian-kejadian di luar sistem (rentan terhadap pengaruh luar). Batasan (boundary): Penggambaran dari suatu elemen atau unsur yang termasuk didalam sistem dan yang diluar sistem. pendekatan sistem adalah transaksi dari suatu urutan logis dari operasi untuk tujuan mengubah satu atau lebih faktor dalam suatu sistem. 5. untuk memahami hubungan bagian dengan bagian lain dalam masalah tersebut. serta kaitan antara masalah tersebut dengan masalah lainnya. .3. tata cara dan kesanggupan yang sifatnya terbatas akan dapat dihindari. dimana proses pencapaian hasil atau tujuan logis dari pemecahan masalah dilakukan dengan cara efektif dan efisien. gejala pendidikan. Jenis dan jumlah masukan dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga penghamburan sumber. Pendekatan sistem dapat dihubungkan dengan analisis kondisi fisik (misalnya: sistem tata surya. Keuntungan yang diperoleh apabila pendekatan sistem ini dilaksanakan antara lain : 1. lingkungan yang menyediakan asumsi. Pendekatan sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan analisis secara sistem. Penerapan pendekatan sistem ini dapat membantu mencapai suatu efek sinergitis dimana tindakan-tindakan berbagai bagian yang berbeda dari sistem tersebut bila dipersatukan akan memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan terpisah bagian demi bagian. Karakter sistem pendidikan yang bersifat terbuka ini menuntut konsekuensi penyelenggaraan pendidikan sekolah yang lebih kritis dan kreatif dalam mencari alternatif pengembangan secara berkesinambungan.

Dalam pendekatan sistem upaya pemecahan masalah secara menyeluruh dilakukan dengan analisa sistem. Ada banyak batasan tentang analisa sistem. Umpan balik dapat diperoleh pada setiap tahap pelaksanaan program.Effectiveness : dengan input yang sedikit. 2. 4. lengkap dengan uraian. 2. beberapa di antaranya: 1. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam suatu analisa sistem yang baik adalah : 1. 5. Analisa sistem adalah suatu cara kerja yang dengan mempergunakan fasilitas yang ada. Tentukan proses yang dilakukan di tiap-tiap tahap. Proses yang dilaksanakan dapat diarahkan untuk mencapai keluaran sehingga dapat dihindari pelaksanaan kegiatan yang tidak diperlukan. Analisa sistem adalah proses untuk menentukan hubungan yang ada dan relevansi antara beberapa komponen (subsistem) dari suatu sistem yang ada. Keluaran yang dihasilkan dapat lebih optimal serta dapat diukur secara lebih cepat dan objektif. sehingga tidak ada yang luput dari perhatian. dilakukan pengumpulan pelbagai masalah yang dihadapi untuk kemudian dicarikan pelbagai jalan keluarnya. Rancang perbaikan sistem dan lakukan pengujian dengan : . sehingga membantu administrator dalam mengambil keputusan yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. sehingga menyulitkan pengambilan keputusan dan dengan demikian masalah yang dihadapi tidak akan dapat diselesaikan. Buat rencana kerja dan penunjukkan tenaga. Pendekatan sistem adalah satu kesatuan dalam: (1) a way of thinking (filsafat sistem). Tentukan input dan output dasar dari sistem. 3. 3. Implementasikan dan penilaian terhadap sistem yang baru. salah satu kelemahan yang penting adalah dapat terjebak dalam perhitungan yang terlalu rinci. yang . yaitu sebuah paradigma baru dari persepsi dan penjelasan.Fersibility : cari yang memungkinkan . Jadi pelbagai kemungkinan yang tersedia dapat diperhitungkan. Sekalipun demikian bukan berarti pendekatan sistem tidak mempunyai kelemahan.2. 4.Viability : kelangsungan .Cost : cari yang harganya murah/terjangkau . output besar.

seni. ilmu. teknologi. yaitu informasi produk dan informasi operasional. penghasilan nasional. energi atau tenaga dan bahan-bahan. dan desa. hubungan sebab akibat. Kuantitas peserta didik menyangkut jumlah keseluruhan peserta didik dalam umur siap sekolah dan mempunyai kebutuhan untuk mengikuti kegiatan pendidikan. Kualitas peserta didik meliputi identitas. tujuan-mencari. dimana sumber-sumber masukan dari masyarakat ke dalam sistem pendidikan nasional dapat berupa informasi. dan proses-penyelidikan yang fokus dengan titik sasaran dapat menggambarkan suatu rancang bangun atau unsur pendekatan sistem yang akan bermanfaat dan mudah diaplikasikan pada tugas-tugas manajerial dalam konteks merumuskan strategi. untuk mengintegrasikan operasi kerja melalui perencanaan operasional sehingga jaringan hubungan antar komponen menjadi jelas atau pendekatan yang berguna dalam pengelolaan organisasi-organisasi besar terutama dalam pengelolaan fungsi.diwujudkan dalam gabungan. latar belakang keluarga (termasuk sosial ekonomi). (2) a method or technique of analysis (analisis sistem). Jumlah keseluruhan peserta didik tersebut menurut kesatuan wilayah baik provinsi. Di samping . kabupaten. Manajemen sistem menggunakan metode sintesis (memadukan semua unsur dalam satu kesatuan). minat. Terdapat dua jenis masukan dalam bentuk informasi. Analisis sistem menekankan pada metode berfikir dan bekerja mengenai bagaimana menggunakan sumber-sumber yang tersedia secara optimal atau pendekatan yang bermanfaat pada proses pengambilan keputusan baik yang dilakukan pada tingkat manajerial maupun operasional. dan sebagainya. yaitu pengamatan dan pemeriksaan fenomena yang berhubungan untuk tujuan memahami cara berinteraksi dari beberapa faktor dan mempengaruhi kinerja sebuah sistem dalam periode waktu yang lama (Reigeluth). Hal ini dapat tergambar dari Sistem Pendidikan Nasional dalam Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 mengenai Standar Pendidikan Nasional di bawah ini. kecamatan. cita-cita nasional dan segala barang dan peralatan yang dipergunakan dalam kegiatan pendidikan. penghasilan perkapita. Sistem Pendidikan Nasional juga merupakan sebuah sistem yang kompleks. proyek. Sedangkan informasi operasional berupa sumber daya kependidikan. Salah satu model sistem yang sangat umum adalah model ”masukan-proseshasil”. Informasi produk berupa kualitas dan kuantitas peserta didik. atau program-program. berpikir holistik. (3) a managerial style (manajemen sistem). dimana antara masukan dan hasil terdapat sebuah proses yang memiliki banyak komponen yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang sama. kemampuan. yaitu menekankan pada metode berfikir dan bekerja dengan titik sasaran pada upaya pencarian manfaat.

Masukan berupa bahan-bahan adalah sumber-sumber Sistem Pendidikan Nasional non-manusia seperti kurikulum. dan sosial politik. yaitu keseluruhan tatanan hubungan antar bagianbagian dan antar unsur-unsur dalam sebuah kesatuan sistem pendidikan nasional. gas. Masa Pendidikan. yaitu semua anak. proses dalam sistem pendidikan nasional meliputi komponenkomponen sebagai berikut: 1. yaitu segala hal yang merupakan penunjang terselenggaranya proses pendidikan dalam sistem pendidikan nasional. 4. Di samping itu. Tujuan pada akhir keseluruhan proses adalah tujuan umum atau tujuan nasional pendidikan. Selanjutnya. Tujuan pendidikan. yaitu semua hal atau pengalaman yang perlu dipelajari oleh peserta didik. remaja. dan psikomotor yang secara optimal dapat dicapai oleh setiap orang. Adapun masukan dalam bentuk energi atau tenaga adalah energi manusia yang meliputi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan baik peserta didik. teknologi pendidikan.itu. Peserta didik. Isi Pendidikan. Di samping itu. sarana dan prasarana pendidikan dan administrasi. 6. Prasarana Pendidikan. yaitu pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pendidikan (guru. 5. 7. bangunan dan sebagainya. Sedangkan untuk sampai pada akhir proses. bensin. Sarana Pendidikan. 8. dan orang dewasa yang terlibat dalam proses pendidikan. pustakawan. hasil dari proses pendidikan dapat digambarkan sebagai sejumlah orang-orang terdidik dalam kemampuan kognitif. juga termasuk informasi lingkungan meliputi sistem bio-sosial. 3. yaitu jangka waktu kelangsungan seluruh kegiatan di sebuah satuan pendidikan. diperlukan energi bukan manusia berupa listrik. sistem sosial budaya. terdapat sederatan tujuan yang disebut tujuan khusus. Pada akhirnya setiap individu . Pendidik dan Tenaga Kependidikan. yaitu segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan dan membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pendidikan. Kemudian. dan sebagainya). dan sebagainya yang dapat dipergunakan sebagai peralatan pendidikan dan administratif dalam melancarkan operasional pendidikan dan administrasi. sosial ekonomi. Organisasi Pendidikan. termasuk masukan berupa penghasilan nasional dan penghasilan per kapita yang tersedia untuk membiayai seluruh kegiatan penyelenggaraan pendidikan nasional. Tujuan-tujuan ini berfungsi sebagai pengarah operasional kegiatan pendidikan. buku pelajaran. pendidik dan tenaga kependidikan. teknolog pendidikan. 2. afektif. yaitu sesuatu hal yang diharapkan dapat dicapai sepanjang proses.

standar dan pembiayaan Implementasi kebijakan. namun keberadaannya secara perlahan-lahan mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem pendidikan nasional. kurikulum. Sebagai contoh. National System District System School System Menentukan peraturan. menjadi anggota masyarakat yang baik dalam berperan sebagai anggota keluarga. learning to be. Level inilah yang akan menentukan apakah tujuan pendidikan (umum dan khusus) dapat dicapai secara efektif dan efisien. lahirnya SEAMOLEC atau jaringan sistem belajar jarak jauh mampu memberikan perubahan terhadap sistem pendidikan nasional dan masih banyak lagi perkembangan global yang harus dipertimbangkan secara kritis dan tepat untuk kepentingan sistem pendidikan nasional.mampi terus belajar dalam rangka meningkatkan kemampuan kognitif. penyelenggaraan suatu sistem pendidikan di sebuah negara dapat digambarkan ke dalam sebuah nested system yang sistematis dan sistemik. Nested system di atas dapat diperjelas dengan peran masing-masing sistem dalam mewujudkan tujuan pendidikan. dan warga negara. dan biaya Bertanggung jawab mengorganisasikan. sistem instruksional atau level ruang kelas menjadi tempat pertemuan utama sebuah sistem dengan komponen ”masukan” yaitu peserta didik. Sistem instruksional merupakan dasar yang sangat penting dari semua komponen sistem pendidikan dan berdampak pada sistem keseluruhan. afektif dan psikomotor secara maksimal. Instructional System Sedangkan global system menjadi bagian yang tidak berdampak langsung terhadap sistem pendidikan nasional. . mendukung dan melakukan supervisi terhadap implementasi kurikulum dan kegiatan instruksional Bertanggung jawab atas tercapainya kompetensi (pengalaman belajar) dan mengembangkan potensi-potensi peserta didik. regulasi. and learning to live together). mengkoordinasikan. fasilitas. baik berupa personel. Menurut Peter Senge. learning to do. Perubahan Sistemik dalam Pendidikan Analisis sistematik pertama dalam sistem pendidikan Indonesia telah dilakukan pada tahun 1968 melalui proyek The National Assesment of Education. dan menjadi hamba Tuhan yang beriman dan bertaqwa. anggota masyarakat. pilar-pilar pendidikan yang dirumuskan oleh UNESCO (Learning to know. Hal ini dikarenakan.

yaitu mempertimbangkan segala variabel yang mungkin berpengaruh dalam menentukan prosedur tindakan agar proses itu efektif. meningkatkan kualitas guru-guru pendidikan dasar. di antaranya merevisi kurikulum yang ada. . 3) tumbuh profesi baru yang masing-masing memerlukan pendidikan khusus. 2) adanya deferensiasi peranan para pelakunya yang tidak bebas dari nilai sosial yang berlaku. Namun. Teknologi juga merupakan suatu sistem dengan memiliki struktur tertentu yang dapat meliputi hal-hal sebagai berikut: 1) adanya organisasi dengan hierarki tertentu. serta dalam melaksanakan tugas berpegang pada norma dan etika profesi. memanfaatkan radio pendidikan. 6) memadukan berbagai prinsip. sehingga teknologi pembelajaran menjadi bagian dari pengertian teknologi secara luas. Teknologi sebagai proses memberikan pengertian bahwa pendidikan juga dapat diartikan sebagai satu teknologi. 2) harus menyistem. karena dalam sistem segala sesuatu akan mempunyai dampak dan dipengaruhi oleh hal lain dalam lingkungan. Kemudian teknologi sebagai alat (tools) berkembang sebagai proses dan struktur. Jacques Ellul (Miarso: 2007) mengartikan teknologi sebagai peranti. seperti yang dijelaskan oleh Reigeluth bahwa sebuah perubahan sistemik mencakup pengalaman belajar. Pengertian teknologi sebagai proses menghasilkan berbagai pandangan yaitu: 1) proses tersebut harus rasional dan efisien. 4) melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. 5) keberadaannya sebagai subsistem dari keseluruhan sistem teknologi dan sosial-ekonomi. 4) adanya pengintegrasian berbagai komponen fisik dan nonfisik ke dalam suatu sistem. sistem instruksional yang menerapkan pengalaman belajar tersebut. dan bahan belajar untuk guru setelah dilakukan penataran dan pelatihan serta peningkatan supervisi sekolah. dan 6) adanya kerjasama dan saling ketergantungan untuk mencapai tujuan bersama. perubahan yang telah dilakukan belum mencakup keseluruhan aspek atau belum menggunakan paradigma perubahan sistemik. nasional maupun global) untuk mencapai tujuan. Selain hal di atas. konsep dan gagasan. efisien dan serasi. 5) mengarah pada pemecahan masalah bersama. teknik. sistem administratif yang mendukung sistem instruksional dan sistem pemerintahan yang mengatur keseluruhan sistem pendidikan. Penggunaan media komunikasi seperti radio di atas merupakan awal dari penerapan teknologi pembelajaran secara formal. menyediakan buku teks.Rekomendasi yang dihasilkan adalah pada aspek kualitatif dari pendidikan dasar. yaitu mulai dipersiapkan tenaga-tenaga terlatih selain guru dan sumber-sumber belajar lainnya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. 3) harus bersistem. karena pendidikan merupakan proses untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang terdidik dan berkualitas. dan 7) mempertimbangkan kondisi lingkungan (lokal. dan keseluruhan struktur dalam masyarakat. telah banyak perubahan-perubahan yang terjadi di dalam sistem pendidikan nasional.

4. Orang tua. termasuk pengembangan pendidikan alternatif. Oleh karena itu. 3. menurut Yusufhasi Miarso dibutuhkan beberapa saran dalam melakukan perubahan yang sistemik dan sistematis dalam system pendidikan nasional. Jaringan sistem belajar jarak jauh (Indonesian Distance Learning Network) dan SEMOLEC (SEAMEO Open Learning Center). 5) Hasil-hasil dan . sehingga peran teknologi untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna (nilai tambah) dapat terwujud dalam sistem pendidikan nasional.Beberapa bentuk penerapan teknologi pembelajaran secara menyeluruh yaitu meliputi seluruh komponen sebagai berikut: 1. 7. 2. dan dibutuhkan pengkajian terpadu. Program KEJAR Paket A dan B. 4) Pemanfaatan teknologi pembelajaran dipriotaskan pada pelayanan pendidikan yang belum dimungkinkan pelaksanaannya atau kurang menguntungkan secara konvensional. 1) Kebijakan dan tindakan pembangunan pendidikan memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap teknologi pembelajaran. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). 2) Struktur organisasi pendidikan diperbarui sehingga mencerminkan model sinergistik (sistem pendidikan terbuka dan belajar mandiri). Pemanfaatan berbagai teknologi ini tidak hanya berdampak pada proses pembelajaran atau peserta didik saja namun diharapkan pula mampu menyentuh berbagai komponen sistem pendidikan. Dan lain sebagainya. Hal ini dapat dirasakan dari lahirnya konsep pendidikan terbuka dan jarak jauh sebagai perwujudan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dan tujuan terhadap peningkatan mutu dan akses pemerataan pendidikan. Proyek percontohan sistem PAMONG (Pendidikan Anak oleh Masyarakat. 5. Program pendidikan karakter melalui serial televisi ACI (Aku Cinta Indonesia) atau serial televisi (pendidikan). 9. tetapi melengkapi teknologi tradisional yang selama ini telah berjalan dengan baik. Proyek Pendidikan melalui Satelit (Rural Satellite Project) di perguruan tinggi wilayah Indonesia bagian Timur (BKSPT INTIM). SLTP Terbuka. Namun pemanfaatan teknologi seperti teknologi informasi dan komunikasi ini tidak merubah atau merevolusi system pendidikan yang sudah ada. Pemasyarakatan P4 melalui permainan yang diujicobakan di Kabupaten Batu. dan Guru) di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini perkembangan yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan terutama ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi pengelolaan dan penyelenggaraan system pendidikan nasional. 6. 10. Sistem Belajar Jarak Jauh yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan. 8. 3) Penggunaan teknologi pembelajaran tidak mereformasi total sistem konvensional yang sudah ada. Malang.

com/2010/06/03/landasan -teori-danpendekatan-sistem-sebuah-landasan-dalam-teknologi-pendidikan/ Sistem adalah kesatuan yang terdiri dari komponen-komponen yang terpadu dan berproses untuk mencapai tujuan (Gordon. . 2. http://edutechpreneur. 1990. hingga terjadi penyatuan secara bertahap. Peran Teknologi Pembelajaran dalam perubahan sistemik dalam sistem pendidikan nasional mampu meningkatkan nilai tambah terutama dalam peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses pendidikan. BAB III PENUTUP 1. 1990). 7) Diberikan perhatian besar untuk pendidikan dan peranan tenaga professional untuk mengembangkan dan memanfaatkan teknologi pembelajaran dalam pembangunan pendidikan. Hal ini dikarenakan peran dari teknologi yang mampu menunjang atau melengkapai bahkan memperbaiki sistem konvensional yang ada.wordpress. sebagai salah satu bentuk pengewajantahan prinsip pendidikan seumur hidup. untuk mencegah penyalahgunaan dan dampak negatif lainnya. 3. Landasan teori sistem merupakan cara-cara berfikir dan bekerja dengan menggunakan konsep-konsep teori sistem yang relevan . Puxty. 6) Teknologi pembelajaran perlu dikembangkan sebagai wahana untuk belajar berkelanjutan. Pendekatan sistem telah menjadi suatu metode ilmiah karena merupakan proses pencapaian hasil atau tujuan logis dari pemecahan masalah dengan cara efektif dan efisien. Namun perhatian terhadap teknologi pembelajaran belum mendapatkan perhatian yang optimal. efektif dan efisien dalam memecahkan masalah. Bagian suatu sistem yang melaksanakan suatu fungsi untuk menunjang usaha pencapaian tujuan disebut komponen.pelajaran yang diperoleh dengan pengembangan subsistem alternatif ini kemudian dicangkok kepada subsistem yang konvensional. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan-pengembangan yang lebih besar dan bermakna agar peranan Teknologi Pembelajaran mampu meningkatkan pembangunan pendidikan di masa depan. Dilakukan pendekatan dengan negara sahabat untuk kemungkinan penerapan teknologi pembelajaran dalam bentuk “telematika” dan 9) Mulai sekarang dapat disiapkan tatanan mengenai “telematika” serta pemanfaatannya.

.

.

.2 503//.9.3.3 88902 /.503/0.

3 08.0907.38079.3 :-:3.3.3.3./.9..3.-07-..7809.3503079.9.4254303 :38:7  -07-.    !#%# # !%$$%  ./:../.2.8.09075..9:.0./.54254303 .3 203:3:1:38/.39:3.39.:5.3889029072:.74254303 .3 .

.788902.71:3842543033.28802:.7:4089:.9 47039..507. 28./.:503/0./.9...3/.7 .503447/3.1:38/./:5 3.::  . 0/:5.8843/8188 28.7..3.5.5.3/03..390..5 .2:/.5..390.47../.3.5.32083 /..3804./503.3 .7.57.-./. .9907-:.9.88-498 28.5.848.7.3..788902 /.3.388902:39:/./.3-0781.503//./909.740  43843 .7.3 9::.39..388902/...3:8.8.7.425488 8:8:3..28:.8802-. 7.5:8.3/ /.3503//.3.91 /.9.388902.3/:.388902  ..3.3/:.7.3/.730448 447/3.5.88902503//.7889023.3 54891 80.3#48030   !03079.3 80:7:4254303 8079.8.39::.9150302-.9:8:.257480807.3.88902804.3 8890290780-:9 .3 $09..9 /:-:3./944::7502.5.9::.9.7/0391 .89-079::.3 0.3  .3. -.90788902503//. /./.42-3.7180507:3. 88902 4254303 1:384254303 /.3-071:380 . 425430390780-:9203.0503.5.30- /::    889028.9..3/.3 88902.7./503.:2:23.39::.8./.3/8.7.7.....22.28:.7:400..3:8:83.3203:39:94380:038503003.342543038079.3/3.39::.3.3.9.9.73 .390.9.9: 88902203.9 0503.5503.3/03.3. 7.889029..9073.9: 88902.8 /..3.3807.8/7 /...388902 .3.288902/.3.74254303 .5.8.3.7./.3-07.. 7039.79814723..425040...047 .347.::  /.3907.889023.388902 %::.9/:-:3.3.9/:-:3.3 54.38890290.3 907.8/.2-:3.3  $0..3.3798 /.7.3/.3./..8-07-.-07083.0-73.9.288902.34254303.   $8902.3.0:.3-0781.3../3.3/:3/. -0747039.32:/./.388902-49888902848.3.39.7802:.8888902848.0./. .8 ..3/03.388902.:: 0794.888902 90780-:9 ..27.93.9::.8.3043428 0.9.3..7 .3./.3.9:88902   /.307.7 28.503. 8:57.    $8902.  /.3/.39:203.9.910-7:29/-.89 /.8:7./9039:.9 907-:.38.30-/.383907.2203./.0.39::.7::.30-/.8 9:-:2.370.907.:503/0. .425047:39..425430388902 80.3889025.5./909.880.8888902188/. 70.8./.8./909./.9.30-/.3.3 /     $8902./.3 50347..8 2. 5.30/47.94341938475.38.3-0-07.

80.74254303/.3 /..3.8.39.8.3447/3.80-...7.1:38... :39:///3.788.8:7: 88.38.39: :7:/./.1:384254303 88902 /447/3../3.30/:5.7.3/.90758.3907..74254303 39..809.8.88902 2.425.7.8-0..3.. /.7073.502-2-3-0..38:380.88.1:3890780-:9507: /447/3..3503.1803  8..8.97..8-0.370854381 798 /..7: /..8.8.3 1:3888902 .3203. /8- .3 0.9..3808047.308.3:7:/.3-0780/.32025:3..9:7 47.3.7/79.98./.7../809.2083 2..80-:.3.  !03003.3-.27.9.9.1:389079039:9:2089203:2-. 4254303/..01091 /.3-0.39.7 88.788.3:8.381472.3/.54254303207:5.3.9:88902 809.7.9:8:7:.3-./.547..72083 889023.38020893.28:.3907./03.91-.3 503..31:389079039: .9:88902907/.3  8..202-.3-.3-07395.7... :38/./:..7...380-.3  50302-.33.8.// /./.2.3:-:3.23..39:3..307.3/7  .-07.380.3.3.3./..:8:25.3 508.7.. /02.74254303 4254303 80.802:.397.38:...8508.7.5. 805.3425430388902 .7809. 80-.23907..8:2-07 1.380.. 88902 %:-:9.3.30./.7.  /.3907.380.38.89..39.9075..5-.3503.8507843.8507843.80.38.:39: 2033.3..5030-.30907..3-0./.9::.35:.7:....3:8.788.3/804.220302 -.3.3802:. 07.3/.3:8. 2.1:384254303.9:88902 2.9:.83.:7:.5889025..207:5..7080:7:.3.3.3 1:383.  507.8/.8 -0.29:-:90780-:9 20302-.39.203.2.3-07.788..9202-.3 502. /.3.80-.7...3907.3. 503. 503/4743249. /.2.5.3.7.0:7:..3..38079.89202 4254303 425430388902   /.33..8:.381472.38:..288902503.. 802:.0-9038 207:5.3 43/07/ .3..9:889029:.38..203.3 5033907.809..9.23.3...39:0.9/.   /...3/ 804.7574808503.7 0-.2.3 8.380. 503.388..:5:33432.3 -.3 202503.88..23/3. -.947 -0793/.380.3907..788.:38:7.207:5.3907.//.80-..3080:7:.5203. .3.:5//.3-0789.0-07.7.5 4254303.7./. 2.  %7...207:5.947 89:. .../.90780-:9/020-07.

995.

.

-4 507825.42.3.3 .

-4.

 .

.

.

3 88902.7 503/0.7 .9.3 /.503079.3 .

757480/:7 57480/:7.38.3/./.9.73. 8890280-.9:.3 88902.7..88902 %07/..:39.80/.3%04788902 03:7:9.39.34507.88902 .380-:.8:../.34254303.:39:203.3:8..38:.7.9/570/880.-89 $8902/09072389 /09072389.8.5./.3-07.8   $890209072389/.2./.88902425:907 $0/.307.3.3-07:-:3.3/.04254503/0.3905.88902.78.7 7.:00203803.88902 ..32.9.9:8.43805/.3$89028  $8902.99/.88902.3907.9::39:202:.30-2030.:39:20.8..9 28./.3-078.3-07-./.3.3 5.357385.9.81..3 8.3.::39: 802:.388902.38.9.. 88902.3.9 904788902.3.9:  !03/0./.8:.9:085708.88902.88902. .3/./.387/.905.3:2.8:/.203.::39: 203008.9./.3 .3.5.388902.39039.3  $8902202.37.3.9/9039:.380.9.9:/03.3.18/..9202-0/.9/:.9 /9039:.30-2030.-89.-9./.89  .3/./..5.-89 574-. /.703.9/7.388902 574-.32..2.78890280-.988902 .3:-:3.35.89.9..35.3  -07:25:-078.9. 8. 88902.8 28..3-078.8:.5.2.5.8.3.57480/:7203/0138.81. 7.38890218 58..:0203 !03/0..889029044.8/03.388902 80/.3/03..3  $0/..3/:3:38:7574-.9:0.:.38/.9.   !%$$%! ..-07:9  $8902-897.800425400203 00203.83.8.5..8:.8/.:43805  28.9 28.9.3 0-:9:.3/.2..9:9::.3$8902!74-.2203/0138.385479..388902 80-.39079039:   !03/0.3.38.390747.9..-897..9:88902./.4254303./.-897.9.5.3!7480/:7 !03/0.7.88902425:907 88902804.35.39:.5.3..3.3.388902.9808.38:.88902 .3.388902 97.8.3909.53./03.39073907.9 /.9.

.3 %07/.3$8902%07-:.780-:..30-0.9402..7502-039:.5.2  28../9.9.33./.3.9.9.3.82./503/4743.9.39/..3$890242508 07/.9:88902/03.5.72. $0/.9/0107038.3  0235:9/.:20302-..9574808.3-07:-:3.8.39::.2.3 4.38:-88902/./.. %::.-:3.3.88902.3:8./8890280/07.33:3. 90703/.39/.907:29.3 88902-007.8..88902.9:7.99::.39. 3..3/-:.5.388902-:. /.3.2.2 9.3 /03.3.9078988902 .49.3-07:-:3.3 28.480/88902 .2203.2.703.390784.3./.3 4.33.3.2085:32:.88902 .507:202-0/.3:8. $89029079:9:5 .9..3 :38:7 :38:7/.907.:2:2/.3/.9/0.3.35:9203./.5.2028.7.70.7.9.9: 88902.393.88902 07:93.98:-88902.38:.7.78890280./.:574808/.8.39.9: .380-.3907.    4254303 .7.-07:9                   4254303 4254303889028. :2.3.38890239/.9.88902  .9./ 4:95:9 42543033-8. 88902507:8.8 88902203.78:-88902  %07/..5.9::.  4/088902 &39:202.3/03.8.8/.3..8 ./.3203.3/.9202-0/.32.7. 28.:2:33-.9:7.9::.335:9203..2. %.5889022029::...88902 .  43805/.34254303502-039:.3 28.5..3.3:8.3.8.3.2..2.9:080:7:.3.8:7.3.2.3$8902:./.3. 88902/-0/..35.8.9:88902/03..388902.35.-079:.8.5. $09./.3207:-.9:8. $8902.9:88902 2.. 8..38:.3    %::.3 0.7.320397.3:8.3/503./503.3   $8902.207:5.7:403:3.3.388902.8 $0/./-039:80903.9.39.3/. 28.  $:.  %07/.34:95:9  %07/.3. $8902%079:9:5/./0 88902 .3.28:.5./.889029.3203.  078.38.. -073907.88902425:907   $8902$0/07.. 450388902 .9..33.30.7:403:3.3-07-0/.3.8050/.:0307/03./.-07-0/./4:95:9  %07/.3 .5.907  31472.39..381472.42543039 0.38890242508 28./..3.3203.2..88902.388902907-:.9..32.33:3.38.380-:. .

8:..3/03.947/.3-07-0/.9:5072.3043428 0...3$8902!03//.5.388902.8.9.2:5.9:8:.3.3.70./.9/:-:3.788902 7039.9: 88902 !0307.75020.2-.9:/:..5./..0-01091/.288902/.35.9::7:9.7.9.3 90758.3202/.8.8.788902    3:3.3/.5. :2:23.74507.7.32:/.2 808:./ 503/0..880.788902 90780-:9-.335:9907.9:..01091/.-0781..  !03:-:3 39071..888890218/.3 01803 03:7:9#00:9 503/0..9:88902.3 93/.3/03.3/.7:40 0. /2.8:28 03/.574808503.3 .:.3/02-.7..7:4089:.-.3.32083 /.33.:9::.3/3./.9:.32.3.9:010 830798/2.388902207:5..78:.9.3.348/.3 !03/0..9.3907.9./503.38:.3/03..8888902848..::38:7..3 2030/.3.5.3./5078.9.0 %025.7 $0-.38:.9 /:-:3...5.3 54. 503//.::39:2020.3.9.88-498 28.5.5503.9/2..9/:-:3..7/-.4254303.3..9.9202-.3.3503/0.3.80507988902503//.9907-:...97.8.3 48/./.58:.9.89:-:2.3./503.9:.3 -4:3/.38.388902/.25.9.3/03.3 3:3.3.3.39:203...3/.3-07-. /...730448 447/3.3 03..3/3 .8.7 !03.7432039 $0..4394  88902507804..3.3203:-.848.8    .28:.:0-1.3/:.9..04788902933 /../.3./../.9.788902 3:3.0/:5..3 01803  !03/0.:-073907.3 .9..3$8902/.808:.93/.3.3.9.-07902:.202.. 7.3 0./:5 3.9:2094/02.3/:.7::.9:00203. 889029.5.30--08.9.3 9072.910-7:29/-.5.8:39:9::.8/.9:88902 !03/0.380.388902207:5.3.78:.3889023/..8843/818 28.8://.3./. 28.388902 88902.:88902/.73 ./.388902-498 88902848.8.3.32:/.-.3:8.8 5.8:7..3. .

3-0781.80..320.308.8...7./.30-:9:.2:-:3.3/03.9907-:.35020739.3/03..38:2-07 9.3/03.9150302-.93.3/808:.9:7/.5.9.388902/507:.8:..9.3.5.9/3/..2.3-.503.381.33.8880.7..3 9.3.8...9:2.9.7.7.9703//2.3.8./.8.3.2-:7.503/0.3503//...320.3.9..2203.9/.30-798/.3  !03/0..:5.3:5.8.3 ..3..3 70.:39:20.3.5.3/50740.3.3 803..-.3.907.3889023/.3 0-.88902 !03/0.9.3 /.3:2.3/.2.-07083.8....:.3/.3/.2030:7:/.8.203.342508803.32.3-. ..9.3.90788902503//..9073.3 203:39:94380:038503003.32.92.7.  0:39:3.90780-:9/03.7  .. 907-. .22.2-:3.8./.39.7.9..3.3   038/.7.5 8:.8./507:.5.3804.3..39..91/.8.7.9/...55072.-./.7.388902.380.:..../ :39:202..3./..35020...:. 90780-:9 8079.8.7..

89.3.3 078-9...3507-.3-.3.3/03.3.88902.7.39039.8.35747.39:.388902/.7.8.3202:33.3..88902...3/03.2- 05:9:8. .3/03./23897..3    0:.3202507:3.390780/.-.3 1.3 8.2025:3./.388902:5.3/.8..3..   3.7.3.59/..59. 0-./.25079:3.2:7.203:9..5.3 489.79 503/0.8.7.9/5079:3.02:33.3 $0.5.350-.8.3/./...9::.-90./.8.574808:39:203039:.34-091    &25.2203.3 700.3907.3./ 50-..3.3./..-.8:.:.3  ./.5.5 9.38:3.3 803. /.947/.39/..390..3-.9:002./.5../507:...3.7.78:.2503/0.   %039:.788902    %039:.39..07.8.0:..5. .80.59../....8..3..3.3:7.    3. 03.3.88902 /.7..  803.30:.3503:25:.3/.335:9/.202-.7.30.3/./.3/..9.5.3 2.5..3.3 803.5:39:02:/.3/.3/..5020.9:39:203.7.5    #.8..3..3.5././.3.3503:.5:3/02.3/.:.28:.5.9/::780..2-.32.5 /03.9:.:.3 /.3-07.9/.8....3 ./.3.7:8/.3503.38.9.9/3/.3/9./.:../..3  .8079./.3/.7507. ./.809.3/.3/02..3:5:9/.4254303 8:-88902 /...350393.350-./.3 '..:73.2 .7.3.73.5..3-:.3:-:3.3889029/.9/.88902  -0-07.3.550.8.-0-07.2030:7: /.7.9/.3/03.:.2.3905.5.8..9.3.7.8.7.8.3.3.39.3 ./.8.002.3574808.7/.05.9:.750./.9..88902.9/8008.9/507405.99070-..5.3:39:203./909..3 803.305:9:8.34:95:9/.9:88902.3.9.8..3..5.3.  !74808.90-4592.

/.380/9 4:95:9-08.3/.8.03088/03.907.75078058/.3-.1.35030.41933 18.7:  !03/0.3.07.3903.335:9.9:08.7   :.9.3907..9.2  .: 110.7.5.9703./2.3 .-.8.3 .3/.8..   2502039..9 88902 .9:.3503.3503:3:.../.388902.3..588902.7:/./.9:80-:.

9 203.-07:5.5. 9072.82.9.0503//.88889022030.8888902 .9.32./:.//205:9/0399.38.3.9-07:5.3.8.9.35.2094/4790.:5747.34507. -.8-08.:3 20303.9.399.38:2-07 8:2-07.3 -072.3/.3.20303.35.:.342479..3998.8: 848.9:31472.843..3 503.399.7-0-07.2.0-:9:.2.8/...2.32094/0839088 202.9:.3.8 0307.3./.3.39.3/..3..3  .3. :.8 47.3998.243908 207:2:8.3 8.3.90   .7.5804..04342 02.250304.30:../.3:3..3-.3 -.947/.9.3..//90780-:9203:7:908.31472.36:041.07.38.3.3..///.9.8..31:38 5740 .:903.20.39.07.305:9:8./.843.2-.7.803.843.8.843.3 90780/.3507.9.::38:7503/0.980-:.3 !020739.8.3-072.-.2-039:31472.20.9..4254303..7.88 .3:39:9::./..31./.574808 503..2  $.8.3-007.9:2030.84507.24/0 2./.: 503/0.3..35.:503/0..5.9:2:2.7907:9.73.3 -0757489 9::.9/:.3/.9:24/088902.2-.3/.:38:7 /.3-.80-:.903  0.5.3/.3 :39:2033907.380-:.3202503.80.- .3/.9 /.843.3 203.3.-./.8907/.74254303203.31.3.9  .7.3 508079.92.3.3-007.3. 31472.9:08..5.07.7/.3. .3.8:.72.3 /.7.-:3.8/.9/.1.3 23.3 574808 .9:503.9 /.250304..88902.8:..8.9.:5.8.9./..7./.3   %07/..9.28.3/..3508079.2!07.7.-.:.59.380-.9. /.:.32:/.38.7$8902!03//.9.8:.203:3.-:5./03.9.4592..380.8 9:.3/.3 :2..3202./.9.2..38.9:7.2 5747./.3 31472.3503//.574808.080:7:.3802:..5.3-007.8508079.9:.3 3.  $8902!03//..2.8 .342508  /2.843.843..:39:203.8:2-07 8:2-072.38:.288902503//.3/507:3.8.3.// 203.3-.38 .3.. -073907./.3:-:3.3.2.8574/:-07:5. 2: 803 90344 ./.8574/:/.2.843.5.8./ -.3.84507.35.3 4507.9.7:307.2./.3202 -..9::.3.020388902203:3.2.7.$9.3:..890 2.2..3.31.5.3.843..3.7.3503//.3-07:3..8:2-07/.3/08.3574808 5030/.2094/0 -0717/.0382.2.8 ..020388902 .3:9:2.8508079.3 3.388902.2-.2:2:78.   .8:.3.331472.:5:3 4507.2 5074/0.5.3897..3-07:-:3.2..95.9..25:.3:39:203:90.9./..3.253 .080:7:.380-.31034203.7-0..3 502078.207:5.3.9:7.574.9:.90/.88902/.2094/0 -0717/.7.35..347.7 :-:3..3.3/.38.8..3507.  $0/.3.843.3 2025:3.503.8508079.9907.93. // :...9:.807. 503./0..3/.3/...8 /2..:50703./::/.7!03//.314:8/03. #00:9 3..

:903.3 :2:2.3 3.    !08079. .3 !.3 503//.3. /.3/.33.// 503///.7:38:7 :38:7/..9::.843.9:802:..9.9/..202.7.8.3 .7.3/.3-07:5.33.33-071:3880-.9.3.3    8!03//..380:7:0.39.205:94254303 425430380-.5:32.-.9.3 47.3:3.843.843.9.3202-.3.3.288902503//.9.3.380-.3/..//    !03///.7.03072.380-.3:93.5.91/.7.3.9.2-039:0307.808:.7.0503//.7.38.5.35.3507....3/.3 .3 $0/.3 ...8.3.9:080:7:.5.3 .3503//.9 /507:3.3/...5.809..3503//.3:-:3.3503//.3 .83:3.9:.3.3503//.3/.3././23897./.3/.    .2-.3:39:8.. 508079.39.574808503//.549  /...38:3.3..2203.7.04342 /.9. 8..7.8.8:2.3/.3503//./.. 47..3..8 90344503//.!03//.843..380-.9.7.32...:503.2574808503//.39::.3 -..3.350.59.3%03. 805./. 88902848.9:5.8.8/. -:/.3.9:.3 .805079:7::2 -::50.3 9078003.9:.3:8.8..9:802:.358424947. 574808/.8.3574808 %::.547..39: 2033.380-.740 508079.8 -0383 /.3907-.9:.843./.3503003.3 205:9802:..3:8:8  %::..3/ 80-:.3..503.2539: /507:..7-.8:..:39:202-.4592.9:808:..9::..8./.!03//.3:8.3/.3-07:5..3.9.9/.33.. 848.503//.2503003.30109..:9::..3  02:/. 343 2.25.9:0.980/07..3503//.3..5.08.9 /.34391 .3018038574808503//.40809.3503//.5.3 ./23897.3...5..3 90344 503//.8:2-07 8:2-07$8902!03//.80:7:0.8:31472.25:.. 5..3 9::.3    7.0.80:2.220.9.3848.7574808503//.2 503003.7.3 /.39..9/..5..3 0307-:.9:80...  $0.503//.9. 702..5.3/..9/.3 80..4507..7574808 907/.9:.0503//..9/.7080:7:.-07:5.33..3 -.380-.3 8.3.3574808..3903./23897.357.7.503//.3 /..3    !7.380-.843.3907-.!03//.8:.9/:3.843.3907///.3/0.347.9: :./..7..3207:5.3.843.3 8..8  .507.388902503//.8!03//.3205:988902-4 848..5..3:8.7.3./.3/...// .3 -.3/..3503.3.9072.843.73.8:.503.897 .3907-.3/.3/.    $.2539:  9072.3 :7: 5:89.8.5..288902503//.53/./.3.3 4507.3503:3.3 90780/.3.9 503//.1091 /..8/.2.3 .3/80-:99::..280-:.33.9:80.3.5.-07:9   %::./: .7.3-.3507:/50.

9:508079.:320.388902-0.03..34254303 2..-20347.9.207:5.3/.843..349.349.2.8907..3 .3 .7.9.3..8808203941/:.7503//.3.8/03.33/4308.3549038 549038508079.5.:.3 2502039.588902503//.3 2.33.01091/.8388902/..25:..380-.7 /.3/.943  .340&$  0.33. 5078430 :7::2 1..3 3.73.0:.3.  03:7:9!0907$030 503003.34-..9::.280-:.380.3.3 5.3.8.388902.  !07:-.3-08.4254303 88902503//.98/.943.39/..-.5 2502039. 079. /..2   20::/.39::.0940907 ..25:202-07.32.3.7.3:9.3 20302-.7.30.25...82.90.7./.3      .3.3/. 3.8 89.3:3.7.25:202-07./.07:..73. 42509038 503.3503//.302.3.3:3.3.5.9:39: 050393.349.80-.3-0.. //  $0/.8.88902203.3-079.7907.3507.88902080:7:.2!03//.3./.588902503//.9/5070.3.3 70:.:.30..33.388902  $89023897:843..3.2.7.$8902 03039:./-.8-.7.9$8902  $.7802:.8:..25907:8-0.2. .943.3 507:-.7:.7.7.3503.9..3 5842494780.27.3  889023897:843.3 -.3/.  $0-.4394 5..8./..8.38.3 ..:2.843. 203..3 :2:2/.7. /.3 .3 20.8.3502-./.7 /.3-.588902503//. 80-:.3503//.34391 ..38:./.3-...950393/./.5.3203039:.:5740%0.507.9.32..80.38:507.9.3/80-:.-07/.3 203.33.733 9434 0.2 -07507. 80.3507..3:8:8 /.8888902.73394.7 5.33.7:8/50792-.-07:5.38:3 907.7.2.2..798/.943.1091/..3/0./.7.25.44$8902 3897:.9 /..73394/4 0.7.3-072.9.6.8/.30890/88902..8 /. $ .95079.3905.38..843.703.9.9:88902503//.89./.3$8902/.288902503//..301803  0890/88902/.30.30. 079.9./.3.:0.9/./9025.2:30-07.9/.3907.3 3897:843./.3-07/....3/7:2:8.2-.9:7.388902503//.%:./.5.2033.7/.$8902 897. 50702-.73394-0 .3/.2.:.5...30/.8907.8203..3 203/::3/.843./.// 0.8:7::2/.7.34-.5.83 2..9507902:..3  203447/3.3.2-.2..88902/03..5..7.

38:507.8./..-078.8 !03079.3 4.9:88902/03.39034480-.3 /.3-0.3.5.8..8.3207:5.8  %034480-.3-078.:5080:7:.9:.3 .3889025020739.703.-07:9 ..42:3.3-07-.3./..8:-88902/.2070.80-.9205:9.80-:.3.7080:7:.5020./ -.39/.3-07-.7.390344502-0.507:-.7.9::.843..2 3:3.2..8.3-07.3.5.9..././.33. 2033.3-0. 903./.25.2.90344502-0.3 507:-.9./4503//..8.574808203.3848.388902503//.7 9079039:  .38079.507.5.8:7: :7: 503//.:5:34-.288902 503//.703..30907.7:87../.503//.32.7.50.340 #00:9-.: -0:2203:3.574808/./.843..2.3 9034480-.320/.388902 90344/.3.3  $0..7.3 503//....2:3 507:-.9.35.2..8  20-.2203039:.3 080:7:.7.3 :39:203.38.3574808:39: 2025078..2.9: 574808 90780-:9.5.33.320307.7:8-0788902 ./.3-0././.7.9..6:08 : . !03:3.843.9.-.3..5.3/.3-07:.390.8507..:.7 202./.3 9034480-.3/.7.3.7:39::7:8090.39:3.3.784  203.3./5078.7..9.3503079.3 2030/.3.288902 80.32..1472.38:....3503.8/./.3.8. 5033..3 09.343/83:3.7503//..808:.22.850.3202897:9:79079039:.3203.8.850:..3:.9:7080:7:..5..79.3 -.3897:9:7/. 848.5.3-07-.5...843.3897:9:7 .8804.88050797..301803  .7:./:.73.5033907. .3.38:2-07/.7.790780-:9 88902 .3-07050393.39:.3/0.425430318/.380.38.750307.380-.28:.8./.#04203/.38:2-07 8:2-07-0.. ./.3   203.7:82038902 . 02:/.3./.39034480...8.9.3203/::3889023897:843./. :39:203.31.8 503//.3/..388902 805079..9.35..3807.8/03./4/..380.3:.388902203.3..3907.33.:39:203/::35033.3.7:/.9:2:.2.07..9 803.8.3././..3 2:33-07503..3  %0344:.357480/:793/.../2./.-0..5....:.507:-.3907///.3 203./..-0-..:  9:2-:574108-./.57385  43805/.  3.39 903 /.8 90.3...907..7503079.9 9448 -0702-.8.503//.79..8.5. 04342 /.37..35.5.///.47.2.9...:3.8 207:5.80-.3.3-::908 /..220..75748089: 01091 01803/.3472.7:40.9.574808202-07.7  889023897:843.8-0750.3503...3-07-.39..:5503.3.3343180 /../23897.507:-.9:88902  0-07.574108  .5.3 /.7.32025:3..9:90344 .980.7  /.8320207:.83 2.3:8:8 8079.3:8.  .3  .8.9.8:7::2.33..3/503.7.3-0:2203.3:.91/.9.3.9:20250792-.3/.  ../0107038.3/..9::..3:7: /..:.350./.207:5.9../.307.3.380-...3903.7.91.  202...3/.3-.3 20250792-.3.9..3/..9 /.

393/.7.3 803../.9..7:50304...20701472.7:803.350.3/.8.288902503//.390.3/507-. 3/4308.3/-:9:.5.3907-:.8500/:5..0-07.2#!.3!20./.::7.31.8:50302-..2:3502..30... 43.5.9.9 /507:7:.3.55033..-07/..7.9: 203:7:9:8:1.33.33.342:3./.3 9034431472.390344:39: 2033.//8.3..350.  0.35:.:3.8.389..507::/./.9.3503//.3/:.33.7.3.50.390344 502-0.7.8949.:.3/..7.98/.02-.7.839/..3.390344202503. -07.3 .8:3.843.8/.3503003.3.3 .38:/.40.7.3/.3 .9.5.9.2..31.39:.3-0.3907-:.3202-07.3.25:203039: -07-.7.3 502-.4:888902503//.9350702-.907.3.39/.9.9/7.-:5.8.7.9090!740.8 :39.    !02.   !02.-.39075.3-07-.8.0723.3507.:. 3.2-.8.3 .388902!  !03//.2-07-. /...9.39034480507990344 31472.903 ..3/03.2.324/0830789 88902503//.7.3:7: /-07-.3-.8/..:$...9073.3..9  7.31./843.900..9.380.784 /-:9:.00.3%2:7 $!%%    !747.8 503//.3.52003....380.73..5..9034439/.320.8/.3 88902.390344502-0.3/.-07:9   !740507. . .8503//.07.38.43805 503//.750702-..220...5.:807.909 #:7.843.3    !740!03//.3503.35.8/.7.9./.3507:-.9.507.9907:://...3-0-07.388902-0.390344502-0.9.3..  $.91  .:5072.9.340-07-....: 3/4308.5. 9072.7.425430388902503//.:508079.7.3/.3503//..3/5749.3/7  !03:3.3 88902503//.3    .80850207.900..3907.../.7.38:/.733 0947 /. 503//..3 93.-039:50307..3/4308...7.843.3/8003.203.7.90720.3503//..8. 909.342:3../:  $97:9:7 47.9 !    $%!%07-:.7.9.3907.8.90.:.8 .3/..4394.03843./.2..30--08.3.    $89020.39::.574808 502-0.7.3.:2070.207:-.3$  $  5030.4-.72./.3.3    !747.3907:9.7. /.3203:39:3.3/.73.2 88902503//. 2:50309.7...388902/.9: 205:980:7:425430380-.703..380-.3/.//.9: .5.3...7..9.3/.73303907   ./.9.3 .3.  0-.3.7...7..8890243.3:3.3-0:2/2:33.3.03843.3    !:8.3.380...33.2030:7:.:807./.5 90344502-0.8.09/.33.3503//.  !02.3 /.3/.$./3/4308.32:9:/.3.2503//.59034497.25.:80-.2:3/.

3:3.3507.350307..9073..-.8:-88902.3 01803/.350302-.5  %0344502-0.7.3.590344502-0./..3...3..203.288902 503//.33....3/03..3 01091/.2:3 507.5.3/50740/03.8./.5.32.2.75020.3/.39.3/.33.7.7. 9002.3:9.3503//. 3..3 /.3-0:2203/..7.843.7.3  995.:3.9.  0.3:3.790344.32.380-.3/.343805 43805904788902..: 2003.7:39:503//. -079.3/.3.22020.   !&%&!   ..3700. 8079.2 -039: 9002.3./.3 .3 .    !03/0.8.3502-..3 :.50.9..32..80.574108843.3/.7.7./503.3-007..3 ..03843.907.9.907:9.3202.3 . 30.350207.5...5.3/.3.3  ..39.9.8.38890290..207:5..9.8.320303.8.3-08.7..7/.9:2094/02.3.3.9.:39:20302-.9:-039:5030.3/.8.25:203:3..31..703.3..:9::..9...7.32:9:503//.3 574808503.3507.3%0344!02-0.7.:. :39:203..9.9.5.2502-.9.3/.388902/.7-070.3.34592.390344502-0.31.3.380:2:7/:5  -07.3/2.2.30--08.. /.3507..9...3/.3-072. .2-.3.3.-.3.-0717/.3405.8.3503/0.9.38:-88902.3503//.9:/-:9:..3907.3 /.703.25:2033..0.3 507.808503//.. .91.91302:/.502.343.5.9:39:02:33.7..8890243.01091/.2 5033..9:.3904788902207:5.3/.3%0344!02-0.25.7..3 80-.380.:39: -0..3 203:3.9./.33../03..25:2033.8.3.357385 503//..3 2...3/.503.9..703.9.7507.3.2507:-..3 30./8:.390344 502-0.9.3903.348/.7.3202507-.../03.350302-.9.9/8.301803    !07.03843.3 50302-.33.3507:/02-./05..9.

.

57030:7 47/57088 .42.0/:90.

  .

.

.

9.2 90344 503//..3 9047 /..3 503/0.8.3.3 88902 80-:.3/.3/.8.3 /. .

.3907/7/.74254303 4254303.3-07574808:39:203.3:8.8.5./:/.38:.    $8902.3..503.08..9:88902../.3.9:1:38 :39:203:3.3 9075.3 47/43   !:9  ...320.9::.38:.5.9:.39::.3/80-:94254303       ..

          .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful