P. 1
MATERI4 OBSERVASI

MATERI4 OBSERVASI

|Views: 1,921|Likes:
Published by Arrida Ippoyoza

More info:

Published by: Arrida Ippoyoza on Sep 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2013

pdf

text

original

MATERI IV OBSERVASI

A. Pengertian Observasi adalah suatu penyelidikan yang dijalankan secara sistematis dan sengaja diadakan dengan menggunakan alat indra terutama mata terhadap kejadian-kejadian yang langsung (Bimo Walgito, 1987:54) Observasi adalah suatu tehnik untuk mengamati secara langsung maupun tidak langsung gejala-gejala yang sedang /berlangsung baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah (Djumhur, 1985:51). Observasi sebagai alat pengumpul data adalah pengamatan yang memiliki sifatsifat (depdikbud:1975:50): • • • • • dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan lebih dulu. direncanakan secara sistematis. hasilnya dicatat dan diolah sesuai dengan tujuannya. dapat diperiksa validitas, reliabilitas dan ketelitiannya. bersifat kwantitatif.

B. Macam-macam Observasi 1. Menurut peranan observer a.Observasi Partisipan: observasi di mana observer ikut aktif didalamkegiatan observee. b.Observasi Non Partisipan: observasi dimana observer tidak ikut aktif di dalam bagian kegiatan observee (hanya mengamati dari jauh).

2. 3. tidak ada hal-hal atau faktor-faktor yang membatasi jalannya observasi. Observasi Sistematis : adalah observasi yang dilakukan menurut struktur yang berisikan faktor-faktor yang telah diatur berdasarkan kategori. 2. Menurut situasinya a. masalah yang hendak di observasi. a.c. Sifatnya terkontrol ( dalam pengontrolan observer ). Alat Pencatat Observasi. b. dalam mengadakan observasi pengamat dapat melakukan pencatatan tentang kejadian yang berlakudengan suatu kasus atau individu. Free Situation : adalah observasi yang dijalankan dalam situasi bebas. Observasi Non Sistematis : adalah observasi yang dilakukan tanpa struktur atau rencana terlebih dahulu. dimana observer tinggal memberikan tanda check atau tanda-tanda lain terhadap ada tidaknya aspek-aspek yang di amati. . Anecdotal Records : merupakan cara untuk melengkapi observasi. Manipulated Stuation : adalah observasi yang situasinya dengan sengaja diadakan. Partially Controlled Situation : adalah campuran dari keadaan observasi free situation dan manipulated situation. dengan demikian observer dapat menangkap apa saja yang dapat di tangkap. c. b. Menurut sifatnya. C.Observasi Kuasi partisipasi : observasi dimana observer seolah-olah turut berpartisipasi yang sebenarnya hanya berpura-pura saja dalam kegiatan observee. 1. Check List : adalah suatu daftar pengamatan.

Menentukan tempat dan waktu 5. 4. Menentukan tujuan 2. Menentukan materi apa yang akan diobservasi 2. Menyusun laporan. 3. menggolongkan. Menentukan cara/teknik apa yang akan dipergunakan . Mulai mengadakan observasi. 7. Mencatat hasil observasi dengan menggunakan key words / key symbol. Menentukan sasaran 3. Mechanical Deviaces ( pencatatan dengan alat ) : dengan kemajuan tehnologi. Pencatatan sesudah observasi berlangsung. misalnya dengan alat potret. E. Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Observasi 1. memungkinkan observer menggunakan alat-alat yang lebih sempurna untuk mengadakan observasi. tape recorder dan lain-lain. Mengadakan pencatatan data. menilai individu atau situasi. 2.3. Rating Scale : adalah alat pengumpul data yang dipergunakan dalam observasi untuk menjelaskan. Pencatatan secara langsung ( 0n the spot ) yaitu mencatat semua kejadian yang terjadi pada saat itu juga. 6. D. Langkah-langkah Observasi 1. Cara Mencatat Hasil Observasi 1. F. Menentukan ruang lingkup 4. Mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Merupakan paduan dari cara langsung dan tidak langsung. 8.

Misalnya mengenai tingkah laku. Kemampuan observer untuk mengingat dan memusatkan perhatian. Keterbatasan Observasi 1. 3. 4. Menentukan cara dalam mencatat hasil observasi 4. Dalam menyusun laporan harus di bedakan antara data dan interprestasi. Kemampuan observer untuk menggunakan alat pencatat observasi. Kemampuan observer dalam menghubungkan fakta satu dengan fakta lainnya yang timbul selama observasi. Kemampuan fisik observer dalam melakukan observasi. 6. Misalnya kehidupan pribadi seseorang yang sangat dirahasiakan. . latar belakang sosial atau keadaan lain. Materi Observasi. Ketepatan dalam menggunakan alat pencatat. G. H. 7. Harus diingat bahwa kemahiran observasi hanya dapat dicapai dengan mengadakan latihan dalam observasi. Selama observasi berlangsung jangan sampai memberikan interprestasi dan interpretasi diberikan setelah oservasi selesai. 2. Hal-hal yang Mempengaruhi Kecermatan Hasil Observasi 1. I. Banyak hal yang tidak dapat diungkap dengan observasi.3. 5. Materi observasi tergantung pada maksud dan tujuan dalam melaksanakan observasi. 6. Ada tidaknya prasangka observer tentang obyek yang diobservasi. Kemampuan observer untuk memahami situasi keseluruhan dari hal-hal yang diamati. 5.

3. 5. Dengan observasi observer tidak memerlukan bahasa verbal untuk berkomunikasi dengan obyek yang ditelaah. Apabila obyek observasi tahu bahwa dia sedang diobservasi. 1. Faktor subyektif observer sukar dihindarkan. Observasi sangat baik dipergunakan sebagai teknik untuk melengkapi dan mencek fakta atau data yang diperoleh dengan alat pengumpul data lain. ia dapat melakukan kegiatannya dengan tidak wajar. Observasi memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala atau kejadian yang penting. Kelebihan Observasi. 4. 4. Banyak aspek tingkah laku manusia ataupun situasi yang hanya dapat diteliti melalui observasi langsung. . Observasi banyak tergantung dari faktor yang tidak terkontrol.2. Observasi merupakan teknik yang langsung dapat digunakan untuk memperhatikan berbagai gejala. J. 3. 2. Timbulnya suatu kegiatan / kejadian yang hendak diobservasi tidak dapat dipastikan sehingga observer sukar menentukan waktu yang tepat untuk melakukan observasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->