TABEL SISTEM PERIODIK UNSUR H Li Be B Na Mg Al K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Cs Ba La Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Ti Fr Ra Ac Unq Unp Unh Uns Uno Une Unn C Si Ge Sn Pb N P As Sb Bi O S Se Te Po F Cl Br I At He Ne

Ar Kr Xe Rn

Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr 1. Sejarah dalam pengelompokan unsur Tabel periodik pada mulanya diciptakan tanpa mengetahui struktur dalam atom: jika unsurunsur diurutkan berdasarkan massa atom lalu dibuat grafik yang menggambarkan hubungan antara beberapa sifat tertentu dan massa atom unsur-unsur tersebut, akan terlihat suatu perulangan atau periodisitas sifat-sifat tadi sebagai fungsi dari massa atom. Orang pertama yang mengenali keteraturan tersebut adalah ahli kimia Jerman, yaitu Johann Wolfgang Döbereiner, yang pada tahun 1829 memperhatikan adanya beberapa triade unsur-unsur yang hampir sama. Beberapa triade Unsur Klorin Bromin Iodin Kalsium Barium Massa atom Kepadatan 35,5 79,9 126,9 40,1 137 0,00156 g/cm3 0,00312 g/cm3 0,00495 g/cm3 1,55 g/cm3 2,6 g/cm3 3,5 g/cm

Stronsium 87,6

Temuan ini kemudian diikuti oleh ahli kimia Inggris, yaitu John Alexander Reina Newlands, yang pada tahun 1865 memperhatikan bahwa unsur-unsur yang bersifat mirip ini berulang dalam interval delapan, yang ia persamakan dengan oktaf musik, meskipun hukum oktaf-nya diejek oleh rekan sejawatnya. Akhirnya, pada tahun 1869, ahli kimia Jerman Lothar Meyer dan ahli kimia Rusia Dmitry Ivanovich Mendeleyev hampir secara bersamaan mengembangkan tabel periodik pertama, mengurutkan unsur-unsur berdasarkan massanya.

timah. asam flourida.perak. nesi.Akan tetapi. tobel. membetulkan kesalahan beberapa nilai massa atom. dan meramalkan keberadaan dan sifat-sifat beberapa unsur baru dalam sel-sel kosong di tabelnya. Se dan Te c. karbon. Mendeleyev meletakkan beberapa unsur menyimpang dari aturan urutan massa agar unsur-unsur tersebut cocok dengan sifat-sifat tetangganya dalam tabel. Keputusan Mendeleyev itu belakangan terbukti benar dengan ditemukannya struktur elektronik unsur-unsur pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. emas. Hukum oktaf newland Apabila unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom. dan hidrogen. oksigen. bismuth. azote ( nitrogen ). fosfor. Kelemahan dari teori Lavoisior : Penglompokan masih terlalu umum kelebihan dari teori Lavoisior : Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarka sifat kimia sehingga bisa di jadikan referensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya. Unsur gas yang di kelompokan oleh Lavoisier adalah cahaya. platina. barium oksida. Pengelompokan unsur tersebut berdasarka sifat kimianya. Triade dobereiner Dobereiner menemukan adanya beberapa kelompok tiga unsur yang memiliki kemiripan sifat. Pengelompokan ini masih terlalu umum karena ternyata dalam kelompok unsur logam masih terdapat berbagai unsur yang memiliki sifat berbeda. dan silikon oksida. molibdenum. Unsur-unsur kimia di bagi menjadi empat kelompok. Br dan I. Sr dan Ba. yang ada hubungannya dengan massa atom. tembaga. raksa. aluminium oksida. logam dan non logam. asam klorida. Contoh kelompok-kelompok triade: Cl. Adapun yang tergolong unsur tanah adalah kapur. S. arsenik. maka unsur kesembilan mempunyai sifat-sifat yang mirip dengan unsur pertama. tanah. Pengelompokan atas logam dan non logam Pada 1789. mangan. Karena setelah unsur kedelapan sifat-sifatnya selalu terulang. (+8) Contoh: Li (nomor atom 3) akan mirip sifatnya dengan Na 11(nomor atom 11) 3 . kalor. Adapun unsur-unsur logam adalah antimon. Ca. dan asam borak. Yaitu gas. nikel. maka dinamakan hukum Oktaf. tungsten. Kobalt. magnesium oksida. Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia. unsur kesepuluh mirip dengan unsur kedua dan seterusnya. dan seng. b. Unsur-unsur yang etrgolong logam adalah sulfur. a.

Unsur-unsur transisi dalam semua termasuk golongan IIIB. Pengelompokan unsur-unsur sisitem periodik modern merupakan penyempurnaan hukum periodik Mendeleev. untuk unsur-unsur berdasarkan pada kenaikan massa atom relatifnya dan disebut Periode. yang di sebut juga sistem periodik bentuk panjang. yang disebut golongan. yang disebut periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom . Unsur-unsur lantanida pada periode 6 . e. Kenaikan jumlah proton ini mencerminkan kenaikan nonor atom unsur tersebut. Sistem periodik modern terdriri atas 7 periode dan 8 golongan. melakukan penggolongan unsur. melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. Dengan cara ini maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai golongan 12. yaitu unsur-unsur antanida dan aktinida. Kini atom di yakini terdiri atas tiga jenis partikel dasar yaitu proton. Jumlah proton dalam satu atom ini disebut nomor atom. pada 1913. Ha tersebut diakibatkan adanya unsur-unsur yang memiliki massa atom berbeda. diperolehkesimpulan bahwasifat dasar atom bukan didasari oleh massa atom relative. Golongan-golongan juga dapat ditandai dengn bilangan 1 sampai dengan 18 secara berurutan dari kiri ke kanan. Berdasarkan hasil eksperimenya tersebut. dan neuron. artinya setiap unsur mempunyai jumlah proton tertentu yang berbeda dari unsur lainya. 2) Lothar Meyer lebih mengutamakan sifat-sifat kimia unsur sedangkan Mendeleev lebih mengutamakan kenaikan massa atom. Para ahli menemukan bahwa atom bukanlah suatu partikel yang tak terbagi melainkan terdiri dari partikel yang lebih kecil yang di sebut partikel dasar atau partikel subatom. Setiap golongan dibagi lagi menjadi 8 golongan A( IA-VIIIA ) dan 8 golongan B (IB – VIIIB). Sistem periodik mendeleev 1) Dua ahli kimia. Sistem periodik modern moseley Pada awal abad 20. 3) Menurut Mendeleev : sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. sedangkan golongan B disebut golongan transisi. Artinya : jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya. 4) Unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat serupa ditempatkan pada satu lajur tegak. Lajur-lajur horizontal. Jumlah proton merupakan sifat khas dari unsur. pengetahuan kita terhadap atom mengalami perkembangan yang sangat mendasar. maka sifat tertentu akan berulang secara periodik.d. Sistem periodik modern disusun berdasarkan kebaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Pada periode 6 dan 7 terdapat masing-masing 14 unsur yang disebut unsur-unsur transisi dalam. 5) Sedangkan lajur horizontal. elektron. tetapi memiliki jumlah proton sama atau disebut isotop. seorang kimiawan inggris bernama Henry Moseley melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-X. Lothar Meyer (Jerman) dan Dmitri Ivanovich Mendeleev (Rusia) berdasarkan pada prinsip dari Newlands. sedangkan lajur-lajur vertikal. disusun berdasarkan kemiripan sifat. disebut Golongan. Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama.

periode ke-3: terdiri atas 8 unsur. Ada 18 golongan dalam tabel periodik baku. kolom menunjukkan golongan (konfigurasi elektron yang mirip) dan baris menunjukkan periode (kenaikan nomer atom). Sistem Periodik Modern Sistem ini merupakan penyempurnaan dari gagasan penemu-penemu terdahulu seperti yang dijelaskan dalam sejarah penemuan sistem periodik. Golongan Kolom dalam tabel periodik disebut golongan. Sistem penamaan tersebut dikembangkan untuk menggantikan kedua sistem lama yang menggunakan angka Romawi karena kedua sistem tersebut membingungkan. Dalam sistem periodik modern terdapat 7 periode. System periodic modern dibedakan menjadi 2 yaitu berdasarkan kenaikan nomor atom (periode) berdasarkan kemiripan sifat (golongan berikut dijelaskan 2. Penempatan unsurunsur tersebut di bagian bawah tabel periodik adalah untuk alasan teknis. Dalam sistem periodik modern. b. periode ke-5: terdiri atas 18 unsur. Sistem pertama memakai angka Arab dan dua sistem lainnya memakai angka Romawi. Sifat-sifat periodik unsur . Pada periode ini terdapat deret aktinida. Konfiguration electron adalah persebaran electron dalam kulit-kulit atomnya. 3. a. dan 14 unsur lagi merupakan deret lantanida. sehingga daftr tidak terlalu panjang. yaitu : periode ke-1: terdiri atas 2 unsur. Nama dengan angka Romawi adalah nama golongan yang asli tradisional.golongan IIIB.Ada tiga sistem pemberian nomor golongan. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensi yang mirip. Nama dengan angka Arab adalah sistem tatanama baru yang disarankan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC). periode ke-6: terdiri atas 32 unsur yaitu. Periode suatu unsur menunjukan suatu nomor kulit yang sudah terisi elektron (n terbesar) berdasarkan konfigurasi elektron. dan periode ke-7: merupakan periode unsur yang belum lengkap. 18 unsur seperti pada periode 4 atau ke-5. Periode Periode ditempatkan pada lajur horizontal dalam sistem periodik modern. menggunakan satu nama untuk beberapa hal yang berbeda. sehingga mempunyai sifat yang mirip pula. periode ke-2: terdiri atas 8 unsur. dan unsur-unsur aktinida pada periode 7 golongan IIIB. periode ke-4: terdiri atas 18 unsur.

Jari-jari atom sukar diukur sehingga pengukuran jari-jari atom dilakukan dengan cara mengukur jarak inti antar dua atom yang berikatan sesamanya. untuk melepaskan elektron dari suatu atom dperlukan energi. gaya tarik menarik elektron dengan inti lebih kecil (jari-jarinya semakain besar). Akibatnya. Jari-jari atom Jari-jari atom merupakan jarak elaktron terluar ke inti atom dan menunjukan ukuran suatu atom. jari-jari atom semakin ke atas cenderung semakin kecil. Hal ini terjadi karena semakin ke kanan jumlah proton dan jumlah elektron semakin banyak. sehingga elektron terluar makin mudah di lepaskan. Jika jumlah elektronnya sedikit.a. d. c. Dalam suatu golongan. Unsur-unsur yang segolongan : energi ionisasi makin ke bawah makin kecil. Afinitas elektron . Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari suatu atom di namakan energi ionisasi. Hal ini terjadi karena semakin ke atas. sedangkan ion bermuatan negatif (anion) mempunyai jari-jari yang lebih besar jika dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya. sedangkan jumlah kulit terluar yang terisi elekteron tetap sama sehingga tarikan inti terhadap elektron terluar semakin kuat. karena elektron terluar akin jauh dari inti (gaya tarik inti makin lemah). Namun. karena makin ke kanan gaya tarik inti makin kuat. kulit elektron semakin kecil. Kekecualian : Unsur-unsur golongan II A memiliki energi ionisasi yang lebih besar dari pada golongan III A. elektron ini cenderung mudah lepas supaya mempunyai konfigurasi seperti gas mulia. Hal ini berarti energi ionisasi besar. Dalam suatu periode. Energi ionisasi Jika dalam suatu atom terdapat satu elektron di luar subkulit yang mantab. Jari-jari ion Ion mempunyai jari-jari yang berbeda secara nyata (signifikan) jika dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya. semakin ke kanan jari-jari atom cenderung semakin kecil. Unsur-unsur yan seperiode : energi ionisai pada umumnya makin ke kanan makin besar. Dalam suatu periode semakin banyak elektron dan proton gaya tarik menarik elektron terluar dengan inti semakin besar (jari-jari kecil) Akibatnya. energi untuk melepaskan elektron terluar relatif lebih kecil berarti energi ionisasi kecil. b. Ion bermuatan positif (kation) mempunyai jari-jari yang lebih kecil. elektron sukar lepas sehingga energi untuk melepas elektron semakin besar. dan energi ionisasi golongan V A lebih besar dari pada golongan VI A.

Unsur-unsur yang segolongan : keelktronegatifan makin ke bawah makin kecil.Afinitas elektron ialah energi yang dibebaskan atau yang diserap apabila suatu atom menerima elektron. menghantarkan panas dan listrik. e. Jika ion negatif yeng terbentuk bersifat stabil. Faktor yang mempengaruhi keelektronegatifan adalah gaya tarik dari inti terhadap elektron dan jari-jari atom. Jika harga keelektronegatifan kecil. Dalam satu periode dari kiri ke kanan. jari-jari atom makin besar. Unsur-unsur yang seperiode : keelektronegatifan makin kekanan makin besar. maka atom semakin mudah menarik elektron dari luar sehingga afinitas elektron semakin besar.0. maka proses penyerapan elektron akan membutuhkan energi dan afinitas elektronnya dinyatakan dengan tanda positif. serta dapat ditentangkan menjadi kawat / kabel panjang. sehingga afinitas elektron semakin kecil. f. dan harga terkecil terdapat pada fransium (Fr) yakni 0. jari-jari semkain kecil dan gaya tarik inti terhadap elektron semakin besar.keelektronegatifan terbesar pada setiap periode dimiliki oleh golongan VII A (unsurunsur halogen). Jumlah atom yang diikat bergantung pada elektron valensinya. Harga keelektronegatifan penting untuk menentukan bilangan oksidasi (biloks) unsur dalam sutu senyawa. . Keelektronegatifan Kelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron dari atom lain. dalam sistem periodik makin kebawah makin bertambah. Makin negative nilai afinitas elektron berarti makin besar kecenderungan menyerap elktron. sehingga gaya tarik inti terhadap elektron makin kecil. Harga kelektronegatifan terbesar terdapat pada flour (F) yakni 4. dapat ditempa menjadi lempengan tipis. Harga keelektronegatifan bersifat relatif (berupa perbandingan suatu atom yag lain). unsur cenderung melepaskan elektron dan membentuk bilangan oksidasi positif. karena gaya taik-menarik inti makin lemah. Unsur-unsur bagian bawah dalam sistem periodik cenderung melepaskan elektron. Pada satu golongan dari atas ke bawah. dan makin ke kanan makin berkurang. Sifat logam dan non logam Sifat-sifat unsur logam yang spesifik. Sifat-sifat logam. maka atom semakin sulit menarik elektron dari luar. Akan tetapi jika ion negative yang terbentuk tidak stabil. Jika harga kelektronegatifan besar. Jadi. unsur yang mempunyai afinitas elektron bertanda negatif mempunyai kecenderungan lebih besar menyerap elektron daripada unsur yang afinitas elektronnya bertanda positif.7. Sifat-sifat logam tersebut diatas yang membedakan dengan unsur-unsur bukan logam. maka proses penyerapan elektron itu disertai pelepasan energi dan afinitas elektronnya dinyatakan dengan tanda negative. antara lain : mengkilap. berarti unsur yang bersangkutan cenderung menerim elektron dan membentuk bilangan oksidasi negatif.

mula-mula kereaktifan menurun kemudian bertambah hingga golongan VIIA. Dari kiri ke kanan dalam satu periode. Unsur-unsur logam pada system periodik. Baron dan Silikon adalah unsur bukan logam yang memiliki beberapa sifat logam.Batas unsur-unsur logam yang terletak di sebelah kiri dengan batas unsur-unsur bukan logam di sebelah kanan pada system periodic sering digambarkan dengan tangga diagonal bergaris tebal. 2. karena makin mudah melepaskan elektron. unsur logam yang paling reatif adalah golongan VIIA (halogen). Reaksi dengan Air Natrium Natrium mengalami reaksi yang sangat eksoterm dengan air dingin menghasilkan hidrogen dan larutan NaOH yang tak berwarna. Ditulis dalam Kimia 111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111 1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111 Reaksi-reaksi Kimia Unsur-unsur Periode 3 Halaman ini menggambarkan reaksi dari unsur-unsur periode 3 dari natrium hingga argon dengan air. makin ke bawah makin reaktif. makin ke bawah makin kurang reakatif. oksigen dan klor. Sistem Periodik Modern . g. Berilium dan Aluminium adalah logam yang memiliki beberapa sifat bukan logam. Kereaktifan suatu unsur bergantung pada kecenderungannya melepas atau menarik elektron. Jadi. Unsur-unsur yang berada pada batas antara logam dengan bukan logam menunjukkan sifat ganda. Unsur-unsur bukan logam pada sistem periodik. Hal ini disebut unsur-unsur metalloid. Kereaktifan Reaktif artinya mudah bereaksi. Hal ini disebut unsur-unsur amfoter. karena makin sukar menangkap electron. Golongan VIIA tidak rekatif. Contoh : 1.

4. 4. periode ke-4: terdiri atas 18 unsur. Golongan VA disebut golongan nitrogen-fosforus. yaitu : 1. periode ke-3: terdiri atas 8 unsur. . Golongan VIIIA disebut golongan gas mulia. Konfiguration electron adalah persebaran electron dalam kulit-kulit atomnya. 4. 2. yaitu : 1. periode ke-2: terdiri atas 8 unsur.Sistem periodik modern dibedakan menjadi 2 yaitu berdasarkan kenaikan nomor atom (periode) berdasarkan kemiripan sifat (golongan). Golongan Golongan di tempatkan pada lajur vertikal dalam sistem periodik modern. Golongan IIA disebut golongan alkali tanah. Golongan IA ( kecuali H ) disebut golongan alkali. periode ke-1: terdiri atas 2 unsur. VA. Unsur-unsur dalam satu golongan memiliki sifat-sifat yang mirip. 2. Golongan VIIIA disebut golongan halogen. Periode Periode ditempatkan pada lajur horizontal dalam sistem periodik modern. 5. Golongan IIIA disebut golongan baron aluminium. dan VIA desebut sesuai dengan unsur yang terdapat dalam golongan tersebut. Golongan VIA disebut golongan oksigen-belerang. Beberapa golongan diberi nama khusus. 3. Golongan IB sampai dengan VIIIB disebut golongan golongan transisi 2. Dalam sistem periodik modern terdapat 7 periode. 3. 3. 6. Golongan IIIA. Periode suatu unsur menunjukan suatu nomor kulit yang sudah terisi elektron (n terbesar) berdasarkan konfigurasi elektron. 2. IV. berikut dijelaskan 1. Penentuan golongan berkaitan dengan sifat-sifat yang dimiliki unsur tersebut. yaitu : 1. 5. periode ke-5: terdiri atas 18 unsur. Golongan IVA disebut golongan karbon-silikon.

Pada periode ini terdapat deretaktinida.klbihan:brdsarkn perhtungan triade dbr ada yg hmpir mndkati masa atm d tbel priode yg skarang kta gnakn Oktav newlend : berdasarkan knaikan masa atom . dan 14 unsur lagi merupakan deret lantanida. 7. periode ke-7: merupakan periode unsur yang belum lengkap. Kelebihan dan kekurangan Dobrner: berdasarkan rata2 massa atom relaif ktiga unsur. Mendelev: berdasarkan kenaikan masa atom relativx. Kelebihan: dpt meramalkan unsur yag blm d tmkan dan meramalkan masa atom unsur tersebut .kekurangan msih blum bnyak triade yg dtmkan .kekurangan:hanya berlaku unt unsur2 yg ringan ato sampai unsur2 yag mwmiliki masa atom 40.6. 18 unsur seperti pada periode 4 atau ke-5. Kekurangan: ada unsur yg kenaikan masa atomx tdk sesuai karna lebh d utamajkan kemiripan sifat. Kelebihan: unsur yg berselisih 1 oktav menunjukan adanya kemiripan sifat. periode ke-6: terdiri atas 32 unsur yaitu.

.   $1.3 :39: 203. !074/0 !074/0 /9025. .3 2025:3.9.943.7..3 0/:.9 443.943 00. 5074/0  .2889025074/24/073907/.3  :38:7 .8. &343 41 !:70 .8:38:7 5074/00 907/7.93/.2 88902 5074/ 24/073  !074/0 8:.3/.3 275 5:.3 88902 5074/  ..2 88902 5074/ 24/073  442 203:3:.  ..3-07:9/0.443.381.3 5.8 97.7 .9.95074/:38:7 ..9.3  /.9. 207:5.9.3 :38:7 :38:7 .8:38:7 5074/00 907/7. 50302:. #42.- /.8009743.443.-05074/-.3 /0.: 0   /.2.3 5074/0 03.5.1979/...:: 805079 . 88902 . 7.3 /.3 .:39:.3.. 50780-.2..9:   :38:7 805079 5.3 40 39073./.3 -.38:.3. /.  ./.7.8:38:7 5074/0 0  907/7 .9./  .3 431:7.38:/./.2 80.39038 803. 9. /03.3   /.3..9743 .. /./.3 275 803.3 443.2 :9 :9 ..3 503025:73.9078009743 3907-08.29. 81.8. #42.38.2.3  $8902 5079.9/0709.9.8:38:7 5074/00 907/7.30275..3 . 907.3.3 34247 443...7.9: 5074/00 907/7.5074/03907/.:39:-0-07. 88902 90780-:9 202-3:3.3   !03025.:  &38:7 :38:7.3 /.3 00./.334207.7.33. /03.39.3.3 :38:7 :38:790780-:9/-..2.-05074/.3 203.3 03..78 203:3:.2.9:34247:9..3 203:3.8 :38:7 .3 5074/0 :38:7 ..3 275  /. .8.93/.9.3 .8.  .9743 /.8 009743 ..3 203:3.8:38:7 5074/00 907/7./.29.3 -0:203. 202.3/ 550/ 02897 &! $8902 503./843.038.9./.3 /0709 .431:7.7: .3.2. 443.8.5.:7 47439.7..:5. 202.9::38:7203:3:.3 50302: 50302:907/..9 81. .95074/0 . 3.- ..5.3-.3  $8902 5074/.3 5074/0 0  207:5. .3 /.3-07-0/.390780-:9 /02-.2.  - 443. #42.8.9423. 5.3  $8902!074/4/073 $8902 3 207:5.39.3 /8.9: -07/.3 . 24/073 /-0/. /. 7.. 5074/0  443. 88902 9.703. -.. 2025:3.9:3.942 5074/0 -07/.9.9 ..3 442 /./. ..7 -07/.3.3. 88902 502-07.9.8./.-05074/ /80-:9443.380443.8 009743  431:7..3 /:.7.3 431:7. 88902 . ..3 .3.2.3 34247 . 0/:.5 !..942  .

:.3  .3 0307  307 ..7 8:. :2:23.3   202 0307 438.39.8443.3-07.3 0- -08.9.7  -.3  &38:7 :38:7 .942 / 3..7 .3 .7 . 009743 802.7 .7.790307438.30.0097433 .3/03.9:.7/.70.  .28:.3 :39: 2005.7.8009743 .9.7392.7 70.8 2.3.3.9: 5074/0 802.39.7 2..32.7. .7 .3 0307 438.7 . /-.03/07:3 2:/.3 0- 0. /-.3 0- -08.9: 443.3 2.703.3..91 .703.7.-07. .343  2025:3. 802.3 0 .  O43 -072:. 3907.8.3 .790307438. 831.3-08.803.3-.3 009743 /.3 /03.3.7.  803.9:5074/0 802.7 ..5009743907:.3..28:.3 0.3 :2.7/03.9.3 -07-0/..30307438.9.7 .703.7./. 2025:3.7 .942 /507:.75.9  00.  .3.9./. 80.339802.8-08.802.7 .8 .942 802.9: .9423097.30. .  &38:7 :38:7.7802.03/07:3 802.3 90780090743909.7 .3.7 .3 :2. 80/9  . 9.7 . 0..8 8:5.:.7 ./ .3 /03.7.3 0 . 3.203::7. 2.7.339907.3:.7 .3 -.3-07.9  - .9.3.9423097.7 .943  2025:3.942/.7 039.58.9./. 574943 /.3 8:..9428:.9743907:.3 -08.2. 443. :2..2 8:.503::7.3 -08./.3.  80/.7 . :9 907:. ..7009743907:. 0097433.3.  0307 :39: 2005.3:./05.3/3. 009743 907:. 802.7 39 2.942.2.380443.942 207:5.8 .3 0.3 02.73.  .443.3.705.  .  .7 .3 &38:7 :38:7 443.3'0--08.3  .78:-:9.3 .942 .9:. 5.30. -.942 /..2.9.3 -08.7.03/07:3 802.7 /.8 :9009743802.98. .3 009743 /....009743/..7 .7 203.3 .7/::7803.942 .3 /507:./.9:009743/:./. 05.93..3 805074/0  0307 438.942907/.3 0307438.2.3 0 .91 0-0..3 0 -.3 30.7 .7203.3 .8 2:.7 .3808.9.80.3 0 .3/3.0307:39:2005.3 0.3 203:3:. 431:7.8 805079 .2:3  :39: 2005.3 43 -072:..8803.7 39 . 009743 907:.8  .7.9: .743 O43 2025:3.7 5.: /.7 .8009743 802.3.8 . 0097438:.  .942 .3.7/:. 9.7 .7 .7 8:.  80/.3'  / 139.8.7 .8.3 ::7.7 009743 /03.3 39 0- 0.3 009743 907:.2 8:.3 :2.39.8.703.7 .7 .3 54891 .3574943. . 2.3 . 3 907.3 /. 307438.5.7  .93.32:/.

. /...7 009743 /.9:443.350393:39:203039:./. 574808 50307.3.0383.942  . 02.7 .7 ..3-08.3 /03.3 .8 0097433. 00097430. 9.7 :.91. 0097430..7.139..5.  1 $1.8 0097433.39.3-0781.139.  :38:7 .3 .5.91.7 5... 0307 .3 2.9.25:.91.3. 0.14:7  .3 009743 /. 5005.942 :39: 203.3 .8.9-07.792..302.3203.3-.3  203.3././02503.9.03/07:3./.7 39 907.854891 :2.3 80443.3 48/. .3  .3 202503.8.403 .3   ./.330.3/.8009743-07.320307.9.9: ./.95.139..39.91 -07:5.3 907-039: 9/.03/07:3 2005.3 0.3 8:9 203.91.7: 00097430.3 0.3 9.8009743802.9 81.2889025074/ ..139.7. 574808 50307.91.3 0307 /.3  0097430. 43 30.39:35.  .7 009743 /.348/..2/.91.7392.942 .8 30.5.:38:7.7 /./. /3.3.3  &38:7 :38:7 .9.  . 9070.3 2:/..9.91. 30.91.3 0.3 202-039: -.5009743/.942.91./.3 202-:9:.91 2025:3.91 03 907-039: -0781.203.7  -07.80-.8 009743.7.3-.2 8.7 39 907.9:.009743.5..3 9.7 00097430.8 /..-. .3  .9: 5074/0 /.5 009743 802.7 7 0 ..2 .03/07:32005. . .00097430.91..7  !.139.5.79 :38:7 .03/07:3.3 2025:3..33434. .9.3 2.3 .3 909.7 39 907.3 009743 9: /8079.8.3 8:./..3 202-039: -.942 802.5.5 009743/.3/.3 /03. 54891  .03/07:3 203072 009743 /.009743  .-  2.3 -08.3.7. 203.947 .70.3-08.9.7 803.0  .3009743  &38:7 :38:7 .: .7 009743 /.3 907-08.7.2 8:9: 803.3/.509743  .3 /-0-.0 .9422.9 :38:74.5..3.35.7 :.7 .9. 2./.. 203./  :38:7 ././.8 009743 -079.9.0 3. /3.3.9: .3.3 -08./.7..7 803.8:..  0 00097430.3 /.3 0 -.8.907/.3:9..91.3 0.3-08.75.17.-079..9.3907-08.3 -078.00097430.5 203.5 .3 .3 2..3 0307 /. 43 30..0097430...54891 .95.3 0- -08. 89.-  2.3 0.8009743802.  2.30.7. 809.7907/..91  .7.7 802.7.80097433.3 .38:2 7 .703.9/9025.507-.3/3. .3/.3/.3 0097430.7  2.3 805074/0  00097430. &38:7 :38:7-.942 802. 30./.3.7.3.7 .2 $1.3958 8079.7.8 -48 :38:7 /..3..5 5074/0 /2 40 443.9 89.3 85081 .139.139.3/. .3897 /.7  803.3 -08.5.9/9039.94./.970.5 009743 2.3 '  :38:7 :38:7.7 20307.3 /807.942.942 203072.139. 9.38:.8.3 009743 .3 48/.

94.3202-0/.9 81.2-.8. /.3..2 $1.3 0.94. .2.9.3/03..32.3-07:7.3 $1.3-079.2 /.-05.3:38:7 :38:7-:.2889025074/2..290780-:9/.3  .30-.3 4.3.9 81.32.

91.8.7/03.3.33.91.43. 8073 /.3:7.:38:7-:.94.8.7:9.3 5.34.7. /. 070.743 /03. 3.9743  070.3 /03.3.3 81.889025074/ 2. 4.91.: 203.39.3/7403 /.403  .390709.743/.81.7.270.91  .2.3 /80-:9:38:7 :38:7209.33203.703.3202-0-07.97:2 .3 4.7..9: :38:7 -07.3'9/.39.9.3/.   #0.2 5.2-.  4394  07:2/.8:38:7 :38:74.3:23:2.214907   .  &38:7 :38:7 . 2:/.2 / 80-0.7 4803/.7:38:7 :38:75074/0/. -..7890-.2 5.73.2 .3.. . 0.2 203:3:.370.37 . 2005.9: 5074/0  2:.8/03.793. -070.8 . 443.8:38:7 :38:7-:.5./..91 .82.3$43. .3 /./.73.97:23.7 7 0 .3202-0-07.3 203:7:3 02:/.3.2 8.-07.8 70.2.81./.3 -:.9-:.7/33203..2-. 2005.8  &38:7 :38:7 4.22.2 /03.3.3 8:. 2:.91  9:8/.30-.3 4. 88902 5074/.35.3.70./.3 #0.7 009743 .9.3' 443./.9.3..&38:7 :38:7!074/0 .3 /80-:9:38:7 :38:7.3.5 00.90849072/03.2 ..3 4.39:3 5.34./..3 9.5.03/07:3..8/../ :38:74.3.91..2 .3 2:/./.3 009743  &38:7 :38:7 -:. 443.3 ' .7203.91 . -07.2.370.  $8902!074/4/073   ./.38:../. 2.9 ./80-0.9.2.38. 5.370.3-.3 70.3 0 -.8.4. 88902 5074/  2.2-. 2.97:2203.4/   070.2.3 -07.703.8 .3 -079.2.347  #0.

9:  5074/00 907/7.9..3/03.2889025074/24/073 !03039:.9.9.3/80-:9443.8:38:7  5074/00 907/7.38:..3-.3 ' ' /.8:38:7  5074/00 907/7.2.3  443.9.3.9:  443.9.3./..$89025074/24/073/-0/.7 -07/.  443.9 443../.3.9.9:34247:9.8:38:7 .7.403  443.7-43 843  443.9743/.30275.3'/80-:9443.3'/80-:9443.8.8.9..7.8.5.3203..3397403 148147:8  443.  443.320281.9.8:38:7  5074/00 907/7.3 443.3 0.38:/.9078009743 3907-08.2889025074/24/073 !074/08:.397.8..388  !074/0 !074/0/9025.3'/080-:9808:.9.9:-07/.3:38:7.5.7.443.:23:2  443.25.35.:747439.38.3-07.50780-.3/-073.9/.8 009743 431:7..8:38:7  5074/00 907/7.3 443.5.3'/80-:9443..079.303.743. /80-:9443.:8:8 .2:9 :9.3'/80-:9443..3  443.9.3 -07:9/0.9::38:7 203:3:.94300./03.3.390780-:9 .9:  443..381.3275 0-07.2 443.2889025074/24/073907/.9 81.334247.9 81.300.7.28.3'/80-:9443.3.3443.3'/80-:9443.95074/0 ./.:7.9: 443.35.82:.  443.3/9025.:.942 5074/0 -07/./.3/2:38:790780-:9 &38:7 :38:7/.3907/.  .381.9././03.9423.3431:7..34803 -007.9743.3./..3/80-:9443.

3:38:7.9.    f° f° f°–f°  °    f¾ff°ff¯f¾¾ff¯ f€–f°¾  f°–f°¯¾ ¯ °ff – ¯f°  f°  ¾f°½ °–f°f  f f–¯½¯° f¯f¾ff¯  ½ – ¾ff°–f–°f° f°  °    f¾ff°°ff°¯f¾ff¯  f°–f° f°f f°°¾–°–f° f¾f¯½f°¾f–¯¯¯f¾ff¯   f° °¾– ¾ ¾f¯ °°©f° f f°f ¯½f°¾€f  .5074/0.3-0:203..3/.39.5074/03 907/.9: :38:78050795./.9.  5074/00 207:5./.3/0709. 5074/00 907/7.9/0709.5 !..8:38:7.:0   /.207:5.35074/0:38:7.5.93/. °     f¾ff° °ff°¯f¾ff¯ f  f°–f° f f°¾– °ff°¯f¾f f¯ ¾ ¾ff°f  f¯f©f° ¯½f°¾€f   f°  ½¯ f¯ff°°¾f– ¯ ¯f° f°¯ f¯ff°¯f¾ff¯°¾ ¾   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful