P. 1
Konsep Kebahagiaan Dalam Islam

Konsep Kebahagiaan Dalam Islam

|Views: 61|Likes:
Published by Ikhsan Amanda Putra

More info:

Published by: Ikhsan Amanda Putra on Sep 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2012

pdf

text

original

Konsep Kebahagiaan Dalam Islam Ditulis oleh Ustadz Abdul Latief Kondisi senantiasa bahagia dalam situasi apa

pun, inilah. yang senantiasa dikejar oleh manusia. Manusia ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera. Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan. Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sehab menurtnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan sesrorang dapat berbuat banyak. Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan. Dan sangkaan-sangkaan lain. Lantas apakah yang disebut"bahagia' (sa'adah/happiness)? Selama ribuan tahun, para pemikir telah sibuk membincangkan tentang kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu yang ada di luar manusia, dan bersitat kondisional. Kebahagiaan bersifat sangat temporal. Jika dia sedang berjaya, maka di situ ada kebahagiaan. Jika sedang jatuh, maka hilanglah kebahagiaan. Maka. menurut pandangan ini tidak ada kebahagiaan yang abadi dalam jiwa manusia. Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, tergantung kondisi eksternal manusia. Inilah gambaran kondisi kejiwaan masyarakat Barat sebagai: "Mereka senantiasa dalam keadaan mencari dan mengejar kebahagiaan, tanpa merasa puas dan menetap dalam suatu keadaan. Islam menyatakan bahwa "Kesejahteraan' dan "kebahagiaan" itu bukan merujuk kepada sifat badani dan jasmani insan, bukan kepada diri hayawani sifat basyari; dan bukan pula dia suatu keadaan hayali insan yang hanva dapat dinikmati dalam alam fikiran belaka. Keselahteraan dan kebahagiaan itu merujuk kepada keyakinan diri akan hakikat terakhir yang mutlak yang dicari-cari itu — yakni: keyakinan akan Hak Ta'ala — dan penuaian amalan yang dikerjakan oleh diri berdasarkan keyakinan itu dan menuruti titah batinnya.' Jadi, kebahagiaan adalah kondisi hati yang dipenuhi dengan keyakinan (iman) dan berperilaku sesuai dengan keyakinannya itu. Bilal bin Rabah merasa bahagia dapat mempertahankan keimanannya meskipun dalam kondisi disiksa. Imam Abu Hanifah merasa bahagia meskipun harus dijebloskan ke penjara dan dicambuk setiap hari, karena menolak diangkat menjadi hakim negara. Para sahabat nabi, rela meninggalkan kampung halamannya demi mempertahankan iman. Mereka bahagia. Hidup dengan keyakinan dan menjalankan keyakinan.

Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannva. Sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Apakah kamu tidak memahaminya? Menurut al-Ghazali, puncak kebahagiaan pada manusia adalah jika dia berhasil mencapai

Maka tentu saja berkenalan dengan Allah. bahwa tiada Tuhan selain Allah" (Laa ilaaha illallah). untuk dapat meraih kebahagiaan yang abadi. Keberhasilan pendidikan dalam Islam bukan diukur dari berapa mahalnya uang hayaran sekolah. Selanjutnya. manusia wajib mengenal Allah. demikian pula segala anggota yang lain dan tubuh manusia. Maka kelezatan (mata) ialah melihat rupa yang indah. Kriteria inilah yang harusnya dijadikan indikator utama. Dan oleh sebab itu tidak ada ma'rifat yang lebih lezat daripada ma'rifatullah. Kebahagiaan yang sejati adalah yang terkait antara dunia dan akhirat." Inilah yang disebut ilmu yang mengantarkan kepada peradaban dan kebahagiaan. apakah suatu program pendidikan (ta'dib) berhasil atau tidak. baik ayat kauniyah maupun ayat qauliyah. termasuk memikirkan dirinya sendiri. telah mengenal Allah SWT. Caranya. Disamping ayat-ayat kauniyah. Untuk itulah. khususnya lembaga pendidikan Islam. dalam QS Ali Imran 18-19. berapa banyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan sebagainya. Dalam kondisi apa pun hidupnya bahagia. harus mampu mengantarkan sivitas akademika-nya menuju kepada tangga kebahagiaan yang hakiki dan abadi. dengan mengenal ayat-ayat-Nya. Setiap lembaga pendidikan. al-Ghazali menyatakan: "Ketahuilah bahagia tiap-tiap sesuatu bila kita rasakan nikmat. sebab tidak ada yang lebih tinggi dari kemuliaan Allah. Ilmu yang mampu mengantarkan manusia kepada keyakinan. kesenangan dan kelezatannya mara rasa itu ialah menurut perasaan masing-masing. kenikmatan telinga mendengar suara yang merdu. karena hati dijadikan tidak lain untuk mengingat Tuhan. kegembiraan itu naik berlipat-ganda kalau dia dapat berkenalan yang lebih tinggi lagi misalnya raja atau presiden. Allah SWT juga menurunkan ayat-ayat qauliyah. Manusia-manusia yang berilmu seperti inilah yang hidupnya hahagia dalam keimanan dan keyakinan: yang hidupnya tidak terombang-ambing oleh keadaan. dan bersakssi bahwa "Sesungguhnya ad-Din dalam pandangan Allah SWT adalah Islam. Karena itu. bahwa orang-orang yang berilmu adalah orang-orang yang bersaksi bahwa "Tiada tuhan selain Allah". Banyak sekali ayat-ayat al-Quran yang memerintahkan manusia memperhatikan dan memikirkan tentang fenomana alam semesta. Ma'rifalullah adalah buah dari ilmu.ma'rifatullah". adalah puncak dari segala macam kegembiraan. ridha dengan keputusanNya dan berusaha menyelaraskan hidupnya dengan segala macam peraturan Allah yang diturunkan melalui utusan- . Lebih dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia. Seorang rakyat jelata akan sangat gembira kalau dia dapat herkenalan dengan seorang pajabat tinggi atau menteri. karena dia mengenal Allah. Tetapi apakah pendidikan itu mampu melahirkan manusia-manusia yang beradab yang mengenal Tuhannya dan beribadah kepada Penciptanya. Ada pun kelezatan hati ialah ma'rifat kepada Allah. disebutkan. berupa wahyu verbal kepada utusan-Nya yang terakhir. yaitu Nabi Muhammad saw.

" "Kalau engkau dilupakan orang. kita tentu mendambakan hidup bahagia semacarn itu. mulut tak banyak mencacimu. lebih buruk dari suatu perbudakan.s. kurang masyhur. senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit melalui hartamu. dan kita pun bahagia menjalankan tugas amar ma'ruf nahi munkar. Kita mendambakan diri kita merasa bahagia dalam menjalankan shalat. Senangkanlah hatimu karena tak ada orang yang akan hasad dan dengki kepadamu lagi. Dalam kondisi apa pun. kita bahagia menolong orang lain. menerima keputusan-keputusan-Nva.. betapa berbahayanya paham relativisme kebenaran yang ditaburkan oleh kaum liberal. Sebab. senangkan pulalah hatimu! Karena lidah tidak banyak yang mencelamu. Karena itu kita paham. seorang Ibrahim a. senangkan pulalah hatimu! Karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa.. penyakit kesombongan yang sering menimpa orang-orang kaya. Amin. "Dan jika engkau fakir miskin. rela menceburkan dirinya ke dalam api. serta ikhlas menjalankan aturan-aturan-Nya. maka "senangkanlah hatimu!" Jangan pernah bersedih. paham ini menggerus keyakinan seseorang akan kebenaran. lantaran kemiskinanmu. dunia dan akhirat. kata Igbal. Dengan keyakinan itulah." Mudah-mudahan. Penyair besar Pakistan ini lalu bertutur hilangnya keyakinan dalam diri seseorang. Allah mengaruniai kita ilmu yang mengantarkan kita pada sebuah keyakinan dan kebahagiaan abadi.. "Kalau engkau kaya.Nya. Keyakinan dan iman adalah harta yang sangat mahal dalam hidup.. hidup dalam keyakinan: mulai dengan mengenal Allah dan ridha. Sebagai orang Muslim. kita bahagia menunaikan zakat. kita bahagia bersedekah. .

 20344347.8:7 803.3203.3/9.3/..89. .. 0 /.3..3. 2: .3. .3.7.9 0842-43./03.0.92:...3 3 ..92.3.7.3..30-03.3 47.5./.9..32:  .05:9:8. 803.79./.3.  9..3. 03.-.3 2.7.3.3.39. 207...33. .9..2-.. 47.3 8073 20325.2/:5 03.92:.3.203.3.2 203..... -.3 .47.2320307:80.73 9: /:5 /.3 203.3:39: 20307.3.3 0.:2-07.  9.703.3 /73.39.9:507-:/.9.38:9 8:920.-0780/  .78:..39:. 203.3.3 .5:3-.: 90.3 0--:7:/. .7 -08.3 /..3.3 5:. 203:3.9 23   .3.3..5.  .30. /. 8079.  503.5../.7.7.-./ /:3....3/0305.3.9  9.: -079:9:7 ..3/..3 05:9:8..3.340 .3  $0-. -.8.5..7 !.3.79.3808047.37/.9.9:7. 203.8.308025..2-.270.5.3 :7. -..703. 203/.:03.3 /7 9.3 .//./.3...2/7808047.2:  .2: 2::99.  203072.  $03. 8047.8 /.203. 80-:.3...9:7.39:.../.3 /.3  .. -0780/0.0.2 -09.....3 -7.92: ..3 .703.3.. $0-.3 .32..703.35073.803.-. .347.... 90705.7 8:..-07-...5  !03.3 .243/8.2 0..3.9:9.8200-03.0-:7.703.8 203.35:.39. 9039: 203/./.2:./.9  9. 2:/.7  .: 1.9 ../.3.. -. 03.72.3 .9.:.2 .7:3.2..32:907-039...3.92:.3 2:. 8  70..3 0283.3.3 8.9: 503.38.3.:/:5..39./.3 :82  9.:03..8.3 20303.3.3 .9/.5..30-..5.0.2:3.2:  :/..7 283  803...92:.3.5:3 2. 802.-:7. -./..3.3.3 /:5 -.2 . 7:13.:. 47.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->