P. 1
Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia

Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia

|Views: 4,798|Likes:

More info:

Published by: Ayu'x BurrbleeQueenn on Sep 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia

Menurut UUD 1945, bahwa sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia tidak menganut sistem pemisahan kekuasaan atau separation of power (Trias Politica) murni sebagaimana yang diajarkan Montesquieu, akan tetapi menganut sistem pembagian kekuasaan (distribution of power). Hal-hal yang mendukung argumentasi tersebut, karena Undang-Undang Dasar 1945 : a. Tidak membatasi secara tajam, bahwa tiap kekuasaan itu harus dilakukan oleh suatu organisasi/badan tertentu yang tidak boleh saling campur tangan. b. Tidak membatasi kekuasaan itu dibagi atas 3 bagian saja dan juga tidak membatasi kekuasaan dilakukan oleh 3 organ saja c. Tidak membagi habis kekuasaan rakyat yang dilakukan MPR, pasal 1 ayat 2, kepada lembagalembaga negara lainnya. a. Pokok-pokok Sistem Pemerintahan Republik Indonesia 1) Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi yang luas. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. Provinsi tersebut adalah Nanggroe Aceh Darussalam, Bali, Banten, Bengkulu, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan. 2) Bentuk pemerintahan adalah republik, sedangkan sistem pemerintahan adalah presidensial. 3) Pemegang kekuasaan eksekutif adalah Presiden yang merangkap sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden dan wakilnya dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan 5 tahun. Namun pada pemilu tahun 2004, Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket untuk masa jabatan 2004 – 2009. 4) Kabinet atau menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden, serta bertanggung jawab kepada presiden. 5) Parlemen terdiri atas 2 bagian (bikameral), yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Para anggota DPR dan DPD merupakan anggota MPR. DPR terdiri atas para wakil rakyat yang dipilih melalui pemilu dengan sistem proporsional terbuka. Anggota DPD adalah para wakil dari masing-masing provinsi yang berjumlah 4 orang dari tiap provinsi. Anggota DPD dipilih oleh rakyat melalui pemilu dengan sistem distrik perwakilan banyak. Selain lembaga DPR dan DPD, terdapat DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang anggotanya juga dipilih melaui pemilu. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan.

Contohnya pembuatan perjanjian internasional. pemberian amnesti dan abolisi.6) Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. karena Presiden tetap sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Beberapa variasi dari Sistem Pemerintahan Presidensial RI 1) Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul DPR. Contohnya dalam pengangkatan Duta untuk negara asing. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas. Namun sistem pemerintahan ini juga mengambil unsur-unsur dari sistem parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahankelemahan yang ada dalam sistem presidensial. tanda kehormatan. Gubernur Bank Indonesia. 3) Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR. Perubahan baru tersebut antara lain. DPR tetap memiliki kekuasaan mengawasi presiden meskipun secara tidak langsung. dicantumkan pokok-pokok Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia sebagai berikut : . mekanisme cheks and balance dan pemberian kekuasaan yang lebih besar pada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. hak asasi manusia. pemberian gelar. pertahanan keamanan dan sebagainya. yaitu pengadilan tinggi dan pengadilan negeri serta sebuah Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial. 4) Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran). Secara umum dengan dilaksanakannya amandemen Undang-Undang Dasar 1945 pada era reformasi. Presiden juga berada di luar pengawasan langsung DPR dan tidak bertanggung jawab pada parlemen. tanda jasa. Hal itu diperuntukkan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. telah banyak membawa perubahan yang mendasar baik terhadap ketatanegaraan (kedudukan lembaga-lembaga negara). 2) Presiden dalam mengangkat pejabat negara perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR. Berikut ini dapat dilihat perbandingan model sistem pemerintahan negara republik Indonesia sebelum dan setelah dilaksanakan amandemen Undang-Undang Dasar 1945 : Masa Orde Baru (Sebelum amandemen UUD 1945) Di dalam Penjelasan UUD 1945. dapat difahami bahwa dalam perkembangan sistem pemerintahan presidensial di negara Indonesia (terutama setelah amandemen UUD 1945) terdapat perubahan-perubahan sesuai dengan dinamika politik bangsa Indonesia. 7) Sistem pemerintahan negara Indonesia setelah amandemen UUD 1945. Jadi. sistem bikameral. sistem politik. b. Panglima TNI dan kepala kepolisian. masih tetap menganut Sistem Pemerintahan Presidensial. adanya pemilihan presiden langsung. hukum.

Presiden ialah penyelenggara peme-rintah Negara yang tertinggi menurut UUD. Presiden tidak bertanggungjawab kepada Dewan. Sistem Konstitusional Pemerintahan berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar). tunduk dan bertanggungjawab kepada Majelis. mengangkat dan memberhentikan mentri-mentri negara. Presiden memilih. e. Undang-undang. Presiden tidak dapat membu-barkan DPR seperti dalam kabinet parlementer. Presiden tidak bertanggungjawab ke-pada Dewan Perwakilan Rakyat. dalam melaksanakan tugasnya/ tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kekuasaan negara tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Oleh karena itu. menteri negara tidak ber-tanggungjawab kepada Dewan Perwa-kilan Rakyat. tidak berdasarkan atas kekua-saan belaka (machtsaat). seperti Ketetapan-Ketetapan MPR. tetapi juga dipercaya dan diberi tugas untuk melaksanakan kebijaksanaan rakyat yang berupa Garis-garis Besar Haluan Negara ataupun ketetapan MPR lainnya. Peraturan Pemerintah. Ini mengandung arti bahwa negara. b. c. termasuk di dalamnya pemerintah dan lembagalembaga negara lain. Hal itu karena Presiden bukan saja dilantik oleh Majelis. Presiden harus bekerja sama dengan DPR.a. Majelis inilah yang memegang kekuasaan negara tertinggi. d. f. Presiden yang diangkat oleh Majelis. dan sebagainya. Dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Sistem ini memberikan ketegasan cara pengendalian pemerintahan negara yang dibatasi oleh ketentuan konstitusi. Presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. Dalam hal pembentukan undangundang dan menetapkan APBN. artinya kedudukan Presiden tidak tergantung dari Dewan. Indonesia adalah negara hukum (rechtssaat) Negara Indonesia berdasar atas hukum (rechtsstaat). dan DPR pun tidak dapat menjatuhkan Presiden. Presiden adalah “mandataris” dari Majelis yang berkewajiban menjalankan ketetapan-ketetapan Majelis. Menteri-mentri itu . dengan sendirinya juga ketentuan dalam hukum lain yang merupakan produk konstitusional. Kedaulatan rakyat dipegang oleh suatu badan yang bernama MPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia Tugas Majelis adalah: 1) Menetapkan Undang-Undang Dasar. tanggung jawab penuh ada di tangan Presiden. sedang Presiden harus menjalankan haluan negara menurut garis-garis besar yang telah ditetapkan oleh Majelis. 3) Mengangkat kepala negara (Presiden) dan wakil kepala negara (wakil presiden). Kedudukan Presiden dengan DPR adalah neben atau sejajar. Menteri negara ialah pembantu Presiden. 2) Menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara.

tetapi bukan berarti ia “diktator” atau tidak terbatas.. apabila dianggap sungguh-sungguh melanggar hukum berupa pengkhianatan terhadap negara.Pasal 4 ayat (1) . Menteri-menteri merupakan pembantu presiden.Pasal 3 ayat (3) . mempunyai wewenang dan tugas sebagai berikut : . tanpa ada penjelasan.Pasal 5 ayat (1) dan (2) . Presiden. b. Tentang sistem pemerintahan negara republik Indonesia dapat dilihat di dalam pasalpasal sebagai berikut : a. MPR berdasarkan Pasal 3. namun secara substantif dapat dilihat pada pasal-pasal sebagai berikut : . korupsi. Tercantum di dalam Pasal 1 ayat (3). Kekuasaan negara tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Sistem Konstitusional Secara eksplisit tidak tertulis.Melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden. DPR juga mempunyai wewenang mengajukan usul kepada MPR untuk mengadakan sidang istimewa guna meminta pertanggungjawaban Presiden.Pasal 2 ayat (1) .Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar. .Dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD. d. Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas. Sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) bahwa MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). g. . juga harus memperhatikan sungguh-sungguh suara-suara dari DPR karena DPR berhak mengadakan pengawasan terhadap Presiden (DPR adalah anggota MPR). Presiden ialah penyelenggara peme-rintah Negara yang tertinggi menurut UUD. penyuapan. Masa Reformasi (Setelah Amandemen UUD 1945) Undang-Undang Dasar 1945 berdasarkan Pasal II Aturan Tambahan terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. .tidak bertanggungjawab kapada DPR dan kedudukannya tidak tergantung dari Dewan. tindak pidana berat lainnya atau perbuatan tarcela.Dan lain-lain c. Negara Indonesia adalah negara Hukum. selain harus bertanggung jawab kepada MPR. Meskipun kepala negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. tetapi tergantung pada Presiden.

maka ketentuan bahwa Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR masih relevan. Presiden sebagai kepala negara. 16. juga hak mengajukan pertanyaan. Dengan memperhatikan pasal-pasal tentang kekuasaan pemerintahan negara (Presiden) dari Pasal 4 s. menteri negara tidak ber-tanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Menteri-menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden yang pembentukan. Demikian juga DPR.d. selain mempunyai hak interpelasi. menyampaikan usul dan pendapat serta hak imunitas (Pasal 20 A ayat 2 dan 3) Sistem Pemerintahan Negara Berdasarkan UUD 1945 .Masih relevan dengan jiwa Pasal 3 ayat (2). g. Sistem pemerintahan negara republik Indonesia masih tetap menerapkan sistem presidensial. hak angket. dan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 19 s. e. dan menyatakan pendapat. f. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara. Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2).d. 22B). MPR berwenang memberhentikan Presiden dalam masa jabatanya (Pasal 3 ayat 3). pengubahan dan pembubarannya diatur dalam undang-undang Pasal 17). Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas. Menteri negara ialah pembantu Presiden. kekua-saannya dibatasi oleh undang-undang.

tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka. Oleh karena itu sistem pemerintahan di Indonesia dikenal dengan TUJUH KUNCI POKOK SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA. INDONESIA ADALAH NEGARA YANG BERDASAR ATAS HUKUM Negara Indonesia berdasar atas hukum. SISTEM KONVENSIONAL Pemerintahan Indonesia berdasarkan atas sistem konstitusi. 2.Sistem pemerintahan negara Indonesia dibagi menjadi 7 point yang merupakan perwujudan kedaulatan rakyat. maka ketujuh kunci pokok sistem pemerintahan itu juga mengalami perubahan. Hal ini mengandung arti negara yang di dalamnya termasuk pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tugas dan tindakan apapun harus berdasarkan dan dilandasi oleh peraturan hukum serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum pula. tidak bersifat absolute (mempunyai . Seiring dengan adanya amandemen UUD 1945. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara menurut UUD 1945 hasil dari amandemen : 1.

MENTERI NEGARA ADALAH PEMBANTU PRESIDEN. dan sebagainya. PRESIDEN IALAH PENYELENGGARA NEGARA YANG TERTINGGI di SAMPING MPR dan DPR Berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen. Dengan demikian Presiden bertanggung jawab langsung terhadap rakyat. maka MPR dapat melakukan IMPEACHMANT (pemberhentian). Ini berarti bahwa kedudukan Presiden tidak tergantung pada dewan. 3. Menteri negara diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Sehingga sistem konstitusional ini merupakan penegasan dari sistem hukum yang telah dijelaskan pada poin 1 diatas. Presiden merupakan penyelenggara pemerintahan tertinggi di samping MPR dan DPR. 4. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara sesuai dengan pasal 17 ayat 1 UUD 1945. Jadi menurut UUD 1945. MENTERI NEGARA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DPR Dalam menjalankan tugas pemerintahannya. kekuasaan negara tertinggi ada di tangan MPR. Sehingga Presiden harus mendapatkan persetujuan DPR untuk membentuk Undang-Undang dan menetapkan APBN. KEKUASAAN NEGARA TERTINGGI ADA DI TANGAN RAKYAT Sebelum dilakukan amandemen terhadap UUD 1945 pada tahun 2002.kekuasaan yang tidak terbatas). seperti Ketetapan MPR. Presiden tidak lagi merupakan Mandataris MPR bahkan sejajar dengan MPR dan DPR. Namun. Presiden tidak bertanggung jawab kepada dewan. UndangUndang. Dimana MPR yang merupakan penjelmaan dari seluruh rakyat Indonesia juga memegang kedaulatan rakyat. karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Namun setelah dilakukan amandemen. namun apabila Presiden terbukti melanggar Undang-Undang maupun UUD 1945. Presiden bukan lagi sebagai mandataris MPR. Sistem konvensional ini memberikan penegasan bahwa cara pengendalian pemerintahan dibatasi oleh ketentuan-ketentuan konstitusi dan oleh ketentuanketentuan hukum lain yang merupakan produk konstitusional. PRESIDEN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DPR DPR mempunyai kedudukan yang sejajar dengan Presiden. Oleh karena itu Presiden harus bekerjasama dengan dewan. 5. Sehingga dalam sistem kekuasaan kelembagaan negara. Kedudukan Menteri Negara juga tidak tergantung kepada DPR 7. 6. kekuasaan negara tertinggi beralih ke tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 sesuai dengan pasal 1 ayat 2. Sehingga Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Pencarian Terbaru (100) . KEKUASAAN KEPALA NEGARA TIDAK TAK TERBATAS Hasil Amandemen UUD 1945 menyebutkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.

Uud 1945. Sistem pemerintahan ri menurut uud negara republik indonesia. . Hukum menurut uud 1945. Deskripsi tentang sistem pemerintahan di indonesia menurut uud 1945. Sistem pemerintahan yang digunakan indonesia menurut uud 1945. Makalah sistem pemerintahan negara. Sistem pemerintahan indonesia menurut uud 45. Tulisan tentang sistem ketata negaraan indonesia berdasarkan uud 1945. Makalah sistem pemerintahan negara indonesia. Struktur pemerintah setelah amandemen uud 1945. Penjelasan poin ke 6 dari 7 kunci pokok negara. Tanggapan ketentuan sistem pemerintah ri menurut uud 1945. Pokok pokok sistem pemerintahan indonesia. 7 kunci pokok pemerintahan parlementer. Mengapa presiden ri menurut uud tidak bertangung jawab kepada dpr ri. Pemerintahan yang dipilih secara langsung. Pengertian negara menurut uud 1945. Makalah sistem pemerintahan negara republik indonesia. Sistem pemerintahan negara indonesia menurut uud 1945. Artikel sistem pemerintahan indonesia.Sistem pemerintahan negara indonesia berdasarkan uud 1945. Sistem ketatanegaraan negara indonesia. Republik indonesia berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945. Kunci pokok sistem pemerintahan indonesia. Sistem kekuasaan negara menurut uud setelah amademen. Sistem pemerintahan negara menurut uud 1945. Makalah sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan negara berdasarkan uud 1945. Sistem uud. Sistem ketatanegaraan menurut uud 1945. Sistem pemerintahan nkri. Sistem pemerintahan ri menurut uud 1945 hasil amandemen. Sistim pemerintahan nkri. Sistematis hukum apa ajah yang ada di indo. Definisi kepresidenan. Sistem ketatanegaraan ri berdasarkan pancasila dan uud 1945. Pengertian pemerintah menurut uud 1945. Sistem ketatanegaraan dan amandemen uud 1945. Sistem pemerintahan yang digunakan indonesia. Sistematika hukum dan politik. Uud 1945 sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan indonesia menurut uud 1945. Sistem kekuasaan negara menurut uud 45. Pengertian sistem pemerintahan negara. Rangkuman tentang sistem pemerintahan republik indonesia. Cara menjalankan pemerintahan berdasarkan uud dan pancasila. Sistem pemerintahan presidensial. Kedaulatan rakyat di negara indonesia. Makalah sistem kekuasaan negara berdasarkan uud. Makalah tentang sistem pemerintahan menurut uud 1945. Sistem pemerintahan negara indonesia berdasarkan uud 1945 hasil amandemen. Sistem pemerintahan berdasarkan hukum. Sistem pemerintahan negara indonesia. Makalah sistem pemerintahan negara menurut uud 1945. Kedudukan presiden indonesia setelah amandemen uud45. Sistem pemerintahan ri menurut uud 45 tahun 1945 sekarang. Sistematika hukum sebelum amandemen yang ke 2. Sistem pemerintahan negara republik indonesia menurut uud 1945. Struktur pemerintahan menurut uud. Kunci pemerintahan di indonesia. Struktur pemerintah negara ri uud 1945 di amendemen. Uud 1945 tentang pemerintahan. 7 kunci pokok sistem pemerintahan berdasarkan uud 1945 hasil amandemen.

Nkri menurut uud 1945. Yang dimaksud pemerintah dalam uud 1945. Sistem pemerintahan indonesia berdasarkan uud 45. Tanggapan uud 1945.Makalah perubahan sistem ketatanegaraan pasca uud 1945. Berdasarkan pasal 1 ayat 2 uud 1945 (amandemen) kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakan oleh. Kedudukan presiden sejajar dengan mpr karena. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. 7 kunci pokok sistem pemerintahan yang berdasarkan uud 1945 Summarize It SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA Berdasarkan undang – undang dasar 1945 sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Contoh makalah uud 1945. Negara berdasarkan hukum. Makalah negara dan pemerintahan. Pemerintahan berdasarkan atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas) 3. 7 kunci pokok yang sudah diamandemen. Presiden harus mendapat persetujuan dewan . Sistem pemerintahan indonesia berdasarkan hukum. Hukum pemerintahan di indonesia. Pengertian negara secara universal menurut uud 1945. Contoh makala uud 45. Skripsi terkait sistem pemerintahan indonesia pasca amandemen. Sistem ketatanegaraan indonesia menurut uud 1945. Deskripsi tentang sistem pemerintahan menurut uud 1945. Cara sistem pemerintahan negara indonesia. Sistem ketatanegaraan republik indonesia beradsarkan pancasila dan uud 1945. Negara Indonesia berdasarkan atas hukum. Pengertian kekuasaan negara tertinggi berada di tangan mpr. Sistem ketatanegaraan indonesia berdasarkan pancasila dan uud 45. Sistem pemerintahan yangdi gunakan oleh negara indonesia. System kekuasaan negara berdasarkan uud 45 hasil amandemen. tidak berdasarkan kekuasaan belaka. Sistem pemerintahan negara dan kelembagaan negara. 4. Sistem pemerintahan negara indonesia menurut uu 45. Materi sistem pemerintahan indonesia. 5. Sistem pemerintahan yang digunakan oleh negara indonesia menurut uud 1945. Struktur pemerintahan negara indonesia. Dalam menjalankan pemerintahan Negara kekuasaan dan tanggung jawab adalah ditangan prsiden. Sistem ketatanegaraan berdasarkan uud 1945. Sistem pemerintahan negaran indonesia menurut uud 1945. Sistem pemerintahan nkri menurut uud 1945. Tugas pemerintahan secara konvensional. 2. Sistem pemerintahan negara indonesia sekarang. Makna negara berdasarkan atas hukum tidak bedasarkan atas kekuasaan. Pemerintahan negara indonesia. Presiden adalah penyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi dibawah MPR. Kekuasaan Negara yang tertinggi berada di tangan majelis permusyawaratan rakyat.

Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas. berhalangan tetap sesuai dengan pasal 8 UUD 1945. Dalam melaksanakan kegiatannya dibantu oleh seorang wakil presiden. e. dan MA (pasal 24). c. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah sebauh badan legislative yang dipilih oleh masyarakat berkewajiban selain bersama – sama dengan presiden membuat UU juga wajib mengawasi tindakkan – tindakan presiden dalam pelaksanaan haluan Negara. Lembaga – lembaga tinggi Negara sesuai dengan urutan yang terdapat dalam UUD 1945 ialah presiden (pasal 4 – 15). BPK memriksa semua pelaksanaan APBN. Kekuasaan pemerintahan Negara Indonesia menurut undang–undang dasar 1 sampai dengan pasal 16. MPR dapat pula diberhentikan presiden sebelum masa jabatan berakhir atas permintaan sendiri. Mehkamah Agung (MA) adalah Badan yang melaksanakan kekuasaan kehakiman yang dalam pelaksanaan tugasnya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh lainnya. 1. BPK (pasal 23). atau sungguh – sungguh melanggar haluan Negara yang ditetapkan oleh MPR. Kekuasaan mengadakan pemeriksaan keuangan Negara atau kekuasaan eksaminatif atau kekuasaan inspektif yang dilakukan oleh BPK. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Dalam pelaksanaan tugasnya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah. Lembaga tertinggi Negara adalah majelis permusyawaratan rakyat. b. pasal 19 sampai dengan pasal 23 ayat (1) dan ayat (5). 2. Kekuasaan mempertahankan perundang – undangan Negara atau kekuasaan yudikatif yang dilakukan oleh MA. MA . 4. Berdasarkan ketetapan MPR nomor III / MPR/1978 tentang kedudukan dan hubungan tata kerja lembaga tertinggi Negara dengan atau antara Lembaga – lembaga Tinggi Negara ialah sebagai berikut. MPR sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam Negara dengan pelaksana kedaulatan rakyat memilih dan mengangkat presiden atau mandataris dan wakil presiden untuk melaksanakan garis – garis Besar Haluan Negara (GBHN) dan putusan – putusan MPR lainnya. DPA (pasal 16).perwakilan rakyat dalam membentuk undang – undang dan untuk menetapkan anggaran dan belanja Negara. Badan pemeriksa keuangan (BPK) ialah Badan yang memeriksa tanggung jawab tentang keuangan Negara. Hasil pemeriksaannya dilaporkan kepada DPR. Kekuasaan membentuk perundang – undang Negara atau kekuasaan legislatif yang dilakukan oleh DPR. Kekuasaan menjalan perundang – undangan Negara atau kekuasaan eksekutif yang dilakukan oleh pemerintah. a. 5. 2. Presiden atas nama pemerintah (eksekutif) bersama – sama dengan DPR membentuk UU termasuk menetapkan APBN. 7. Dengan persetujuan DPR. presiden dapat menyatakan perang. Menteri Negara adalah pembantu presiden yang mengangkat dan memberhentikan mentri Negara. Presiden adalah penyelenggara kekuasaan pemerintahan tertinggi dibawah MPR. d. serta pasal 24 adalah: 1. DPR (pasal 19-22). 6. Dewan pertimbangan Agung (DPA) adalah sebuah bahan penasehat pemerintah yang berkewajiban memberi jawaban atas pertanyaan presien. Selain itu DPA berhak mengajukan pertimbangan kepada presiden. 3. presiden harus memperhatikan dengan sungguh – sungguh usaha DPR. Kekuasaan memberikan pertimbangan kenegaraan kepada pemerintah atau kekuasaan konsultatif yang dilakukan oleh DPA.

Aperatur Pemrintah daerah dan usaha – usaha Negara. 2) Wakil presiden 3) Menteri – menteri Negara / lembaga non departemen.com/law-and-politics/administrative-law/2026005-makalah-sistempemerintahan-indonesia/#ixzz1YNyULHyR .dapat mempertimbangkan dalam bidang hukum. Menurut keputusan prsiden Republik Indonesia nomor 102 Tahun 2001 tanggal 13 september 2001 bahwa departemen merupakan unsure pelaksana pemerintah yang di pimpin oleh seorang menteri Negara yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada presiden. baik diminta maupun tidak diminta kepada kepada lembaga – lembaga tinggi Negara. seperti publik Indonesia (ANRI).: EKSEKUTIF Kekuasaan pemerintah (eksekutif) diatur dalam UUD 1945 pada BAB II pasal 4 sampai dengan pasal 15. Aperatur pemrintah pusat terdiri dari : a. Pemerintahan republic Indonesia terdiri dari Aparatur pemerintah republic Indonesia terdiri dari Aparatur Pemerintah Pusat. LAN. Kepresidenan beserta Aparatur utamanya meliputi : 1) Presiden sebagai kepala Negara merangkap kepala pemerintahan (eksekutif). perhatikan dengan seksama bagan – bagan dibawah ini yang di elaborasi oleh kansil.shvoong. Untuk memperjelas bagaimana hubungan antara lembaga tertinggi Negara dengan lembaga tinggi Negara dan lembaga tinggi Negara dengan lembaga tinggi Negara lainnya menurut UUD 1945. Departemen luar negeri. BKN. 4) Kejaksaan agung 5) Sekretariat Negara 6) Dewan – dewan nasional 7) Lembaga – lembaga non departemen menurut keputusan presiden RI nomor 166 tahun 2000. departemen pertahanan dan dewpartemen lainnya. dan perpunas. dan lain – lain Sumber: http://id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->