Metodologi Penelitian

Asumsi dan Hipotesis
Oleh Totok Chamidy

1. Pengertian Asumsi dan Hipotesis.
• • Banyak pakar mengemukakan tentang pengertian hipotesis Dari pendapat mereka dapat disimpulkan bahwa hipotesis adalah dugaan sementara yang dinyatakan secara spesifik dan perlu diuji kebenarannya, sebagai prediksi atas langkah-langkah pemecahan masalah yang telah ditetapkan. Dikatakan dugaan sementara karena fakta atau kenyataan di lapangan mungkin mendukung atau membenarkannya, atau sebaliknya tidak membenarkan. Spesifik, artinya dugaan tersebut dirumuskan dalam bentuk kalimat yang bermakna tunggal.

1. Jenis-jenis Hipotesis.
• Ada dua jenis hipotesis yang digunakan dalam penelitian, yaitu:
• Hipotesis kerja, atau disebut hipotesis alternatif, disingkat Ha. Hipotesis kerja menyatakan adanya hubungan antara variabel X dan Y, atau adanya perbedaan antara dua kelompok • Hipotesis nol, disingkat Ho. Hipotesis nol sering juga disebut hipotesis statistik, karena sering dipakai dalam penelitian yang bersifat statistik, yaitu diuji dengan perhitungan statistik. Hipotesis nol menyatakan tidak adanya perbedaan antara dua variabel, atau tidak adanya pengaruh variabel X terhadap variabel Y.

1. Dari pendapat para pakar,dapat disimpulkan bahwa kriteria atau ciri-ciri hipotesis yang baik adalah
– Masuk akal (reasonable) – Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel – Dapat diuji – Daya penjelas/eksplanasi yang rasional – Konsisten dengan pengetahuan yang sudah ada – Dinyatakan sederhana dan seringkas mungkin.

1. Dari pendapat para pakar, fungsi hipotesis dapat dirangkum sebagai berikut:
– – – – – – – – Sebagai alat untuk menyatakan asumsi Sebagai alat untuk menyajikan penjelasan Sebagai pegangan dalam menentukan faktafakta yang relevan Sebagai pegangan dalam menentukan desain penelitian Sebagai kerangka kerja kesimpulan Sebagai sumber untuk memformulasikan hipotesis baru Memberikan arah kepada penelitian Memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan penyelidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful