BANK SOAL PEMERIKSAAN AKUNTANSI 1 I. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 1.

Berikut adalah kriteria yang digunakan oleh Akuntan Publik dalam melakukan Pemeriksaan Akuntansi : A. Standar Akuntansi Keuangan B. Standar Profesional Akuntan Publik C. Peraturan-peraturan yang ditetapkan Pemerintah D. Anggaran atau ukuran prestasi yang ditetapkan perusahaan Jawaban : A
2.

Bobot : 1

Dibawah ini adalah tipe akuntan , kecuali : A. Pemeriksaan Pemerintah B. Pemeriksaan Akuntan Publik C. Pemeriksaan Intern D. Pemeriksaan Junior Jawaban : D Bobot : 1

3.

Obyek pemeriksaan akuntan publik dalam penugasan untuk tujuan umum adalah : A. Struktur pengendalian Intern yang berlaku dalam perusahaan klien B. Catatan akuntansi klien C. Laporan keuangan klien D. Neraca yang dihasilkan oleh catatan akuntansi klien Jawaban : C Bobot : 2

4.

Standar Umum yang pertama berisi : A. B. C. D. Standar yang mengatur persyaratan pendidikan Akuntan Pedoman bagi akuntan dalam melaksanakan pemeriksaannya Standar yang mengatur Independensi Akuntan Standar yang mengatur penyusunan laporan Akuntan Bobot : 1

Jawaban : A 5.

Berikut ini adalah berbagai tipe pendapat akuntan : A. Pendapat Wajar (Unqualified Opinion) B. Pendapat Tidak Wajar C. Pendapat Wajar dengan Syarat D. Jawaban a, b dan c betul

___________________________________________________________Universitas

Gunadarma hal

1

dan akuntan intern D. Akuntan yang menjadi anggota IAI C. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 24 C. Kebutuhan akan kepercayaan masyarakat atas mutu jasa profesi Jawaban : D Bobot : 2 7. Kode etik yang dikeluarkan oleh IAI berlaku bagi : A. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang kedua D. Bobot : 1 Dasar pemikiran yang melandasi penyusunan kode etik bagi setiap profesi adalah : A. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 25 D. Untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah B. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 24 C. Tidak melanggar kode etik akuntan Indonesia Jawaban : A Bobot : 3 9. Ditinjau dari kode etik akuntan indonesia. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang mewajibkan akuntan memperoleh pemahaman terhadap Struktur Pengendalian Intern adalah : A. Akuntan publik. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang ketiga C. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 25 D. Dalam memperoleh klien. seorang akuntan publik memberikan imbalan jasa kepada siapa saja yang membawa klien baru ke kantornya sebesar 10 % dari jumlah fee yang diperoleh kantor akuntan publik tersebut. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 23 B. Menuruti Standar Profesional Akuntan Publik D. Akuntan publik saja B. Melanggar kode etik akuntan indonesia pasal 23 B. akuntan pemerintah. Menuruti prinsip akuntansi yang lazim (Standar Akuntansi Keuangan) C. Akuntan publik dan akuntan intern Jawaban : B Bobot : 1 8.Jawaban : D 6. Tindakan kantor akuntan publik ini : A. tindakan akuntan publik ini A. Seorang akuntan publik mengumumkan pembukaan kantor akuntannya dengan memasang iklan sederhana di surat kabar lokal. Tidak melanggar kode etik akuntan indonesia Jawaban : B Bobot : 3 untuk 10. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang pertama B. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang keempat ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 2 .

14 saja Jawaban : A Bobot : 2 untuk 15. Kode Etik Akuntan pasal 12 D. Tidak termasuk bukti pemeriksaan adalah : A. dokumen intern klien Jawaban : C Bobot : 2 13. Internal control B. 16.Saham PT “ABC” 30% (mayoritas) adalah milik Hendi. Kode Etik akuntan yang mengatur kecakapan profesional adalah : A. pengamatan fisik persediaan oleh auditor B. Jawaban a dan b benar Jawaban : D Bobot : 3 12. Buku besar dan jurnal D. Apabila Kantor Akuntan Publik Hendi & Rekan tetap melakukan penugasan pemeriksaan untuk PT “ABC” maka Kantor Akuntan Publik Zaki & Rekan melanggar : A. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang pertama B. Kode Etik Akuntan pasal 12. Laporan keuangan Jawaban : D Bobot : 3 14. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang keempat Jawaban : B Bobot : 2 ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 3 . 14 dan 15 D. Kode Etik Akuntan pasal 15. 13. 16. Kode Etik Akuntan pasal 13 B. Bukti dokumenter yang paling dapat dipercaya adalah : A. Hasil wawancara C. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang ketiga C.Jawaban : C 11. Kode Etik Akuntan pasal 15. perhitungan yang dilakukan oleh auditor C. 17 dan 18 B. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang mewajibkan akuntan memperoleh bukti pemeriksaan yang kompeten dan cuku p adalah : A. Kode Etik Akuntan pasal 12. konfirmasi yang diperoleh dari pihak luar D. 17 saja C. 13. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang kedua D. Standar Auditing pada Standar Umum yang ke dua C. Bobot : 2 Kantor Akuntan Publik Zaki & Rekan melakukan pemeriksaan pada PT “ABC”.

Hubungan antara akuntan dengan rekan seprofesi/akuntan C. Pemeriksaan yang independen paling tepat diartikan sebagai : A. Hubungan antara akuntan dengan masyarakat umumnya D. Dibuat oleh kantor akuntan publik D. Suatu cabang dari ilmu akuntansi C. Suatu disiplin ilmu yang menilai hasil dari penyelenggarakan akuntansi dan lain-lain pelaksanaan kerja fungsional serta pengolahan data B. Hubungan antara akuntan dengan klien B. Berikut ini adalah faktor-faktor pemeriksaan. Suatu peraturan yang mencegah dikeluarkannya informasi keuangan yang tidak benar D. Kode Etik akuntan merupakan prinsip moral yang mengatur : A. sumber bukti C. Kegiatan profesional yang mengukur dan menyampaikan data keuangan dan usaha Jawaban : D Bobot : 3 Gunadarma hal ___________________________________________________________Universitas 4 . Jawaban a. Tipe bukti B. Melakukan penghitungan kembali terhadap perhitungan yang dilakukan oleh klien B. Dibuat oleh pihak luar yang bebas dan disimpan dalam arsip klien C. Jawaban : D Bobot : 3 20. Melakukan analytical review D. kecuali : A.16. Pengendalian intern Jawaban : C Bobot : 2 18. Dibuat dan disimpan oleh klien Jawaban : B Bobot : 3 19. Mengumpulkan bukti dokumenter. Mengumpulkan bukti fisik C. Dalam melaksanakan prosedur pemeriksaan “pengusutan (tracing)” akuntan akan : A. b dan c benar Jawaban : D Bobot : 3 yang mempengaruhi keandalan bukti 17. Dibuat oleh pihak luar yang bebas dan dikirimkan langsung kepada akuntan publik B. cara untuk memperoleh bukti D. Faktur pembelian termasuk golongan bukti dokumenter yang : A.

Mengumpulkan bukti bahwa transaksi telah dianalisa dan dicatat B. Berikut ini adalah tujuan akuntan melakukan pengujian terhadap catatan akuntansi. Tugas utama seorang auditor independen dalam pemeriksaan akuntan adalah : A. Struktur Pengendalian Intern baik Gunadarma hal ___________________________________________________________Universitas 5 . Kompetensi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut . Menilai kewajaran laporan keuangan yang disajikan klien atas dasar prinsip akuntansi yang berlaku C. kecuali : A. Bukti bahwa peringkasan rekening dan pembuatan laporan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi Jawaban : C Bobot : 3 22. Ketepatan Waktu Jawaban : C Bobot : 1 23. Relevansi B. Laporan Keuangan betul D. Jumlah bukti D. Bila akuntan memberikan pendapat wajar tanpa syarat. Kompeten B.21. Bukti pemeriksaan dipandang cukup apabila : A. pembaca laporan keuangan mengasumsikan : A. Sumber bukti C. Perusahaan baik dalam masalah keuangan C. Memeriksa laporan keuangan untuk menemukan kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh manajemen klien Jawaban : B Bobot : 2 25. Dipilih melalui random sample D. Membantu perusahaan menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum B. Obyektif dan bebas dari bias C. Mengumpulkan bukti tentang ketelitian perhitungan dalam catatan C. Menilai sistem pengendalian intern D. Akuntan tidak menemukan ketidakberesan B. Relevan. kecuali : A. Telah memenuhi untuk dijadikan sebagai dasar dalam memberikan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa Jawaban : D Bobot : 2 24. Melakukan pemeriksaan secara sistematis atas aktivitas operasional perusahaan D.

Arti kata wajar (fairly present) dalam alinea pendapat laporan bentuk pendek yang berisi pendapat wajar tanpa syarat adalah : A. No Opinion Gunadarma hal ___________________________________________________________Universitas 6 . Prinsip akuntansi yang lazim diterapkan secara konsisten dengan tahun sebelumnya B. Laporan pemeriksaan akuntan diberi tanggal sesuai dengan : A. Bobot : 3 Tanggung jawab utama terhadap kecukupan pernyataan dalam laporan keuangan dan catatan yang berkaitan dengan laporan keuangan tersebut adalah pada : A. Terdapat ketidakpastian yang luar biasa sifatnya. Jawaban : Bobot : 29. D. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran serta lengkap informasinya B. Jika setelah melaksanakan pemeriksaan seoran akuntan mengetahui bahwa laporan keuangan kliennya tidak wajar. Manajemen perusahaan B. yang mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan yang diperiksanya. Berikut ini adalah keadaan-keadaan yang menyebabkan akuntan publik tidak dapat memberikan pendapat wajar tanpa tanpa syarat. Akuntan publik tidak dapat melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan norma pemeriksaan akuntan Jawaban : Bobot : 30. Akuntan Publik C.Jawaban : A 26. Bursa saham Jawaban : A Bobot : 1 27. C. maka ia akan memberika : A. Lengkap informasinya D. Angka angka yang disajikan oleh manajemen dalam laporan keuangan adalah benar. Pemeriksa lapangan D. Tanggal diterimanya penugasan dari klien D. Tanggal laporan dibuat dan dikirim C. Tanggal tutup buku klien B. Tanggal pelaksanaan pemeriksaan lapangan selesai Jawaban : D Bobot : 2 28. Akuntan publik tidak bebas dalam hubungannya dnegan kliennya C. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran. kecuali : A.

B. D. Merupakan pemeriksaan secara obyektif terhadap kegiatan dan kejadian ekonomi. Jawaban : Bobot : 32. Akuntan boleh mempunyai kepentingan keuangan atas perusahaan klien sepanjang tidak material. Dalam hubungannya dengan klien. B. Menjadikan laporan keuangan sebagai obyek pemeriksaannya. Akuntan harus selalu kritis dalam menjalankan pemeriksaan C. Melaporkan ketelitian semua informasi dalam laporan keuangan.B. akuntan tidak boleh memihak. C. Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik adalah sangat penting bagi pembaca laporan keuangan. Menentukan kepemimpinan manajemen perusahaan yang diperiksa di masa mendatang. D. Dibawah ini adalah termasuk tipe bukti pemeriksaan . Bukti lisan Jawaban : Bobot : 35. Dalam arti luas. D. Akuntan mempunyai tanggung jawab kepada pihak ketiga B. Disclaimer of Opinion Adverse Opinion Qualified Opinion Bobot : Jawaban : 31. Jawaban : Bobot : 33. Jawaban : Bobot : 34. Menjamin kebenaran laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen. kecuali : A. Yang dimaksud dengan independen menurut Standar Auditing adalah : A. Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam penampilan yaitu : ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 7 . D. karena pemeriksaan akuntan tersebut : A. Penelaahan analitik D. Dilakukan oleh akuntan publik C. Dilakukan oleh akuntan intern. Mengukur dan mengkomunikasikan data keuangan perusahaan yang tercantum dalam laporan keuangan. Dokumenter C. C. pemeriksaan akuntan (auditing) : A. Bukti fisik B.

Paragraf pendahuluan C. Tanggal saat dimulainya audit D. Jawaban a dan c benar. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada perusahaan yang dipimpin ayahnya . Menetapkan resiko pengendalian D. C. Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam kenyataan yaitu : A. Analisis C. C. Pernyataan pendapat auditor B. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan komputer. Penelaahan secara cepat terhadap dokumen-dokumen . catatan-catatan dan daftar-daftar dengan tujuan untuk menemukan kemungkinan adanya hal-hal yang luar biasa disebut : A. Alasan utama bagi auditor untuk mengumpulkan bahan bukti audit adalah untuk : A. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan komputer. Vouching B. Bobot : Jawaban : 36. Membuat pendapat mengenai laporan keuangan. Scaning Jawaban : Bobot : 39. Jawaban : Bobot : 37. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya. D. Jawaban b dan c benar. D. Testing D. kecuali : A. Jawaban : Bobot : 38. Mengevaluasi manajemen C. B. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada perusahaan yang dipimpin ayahnya . Mendeteksi usaha penipuan B. B. Dibawah ini adalah bagian-bagian yang terdapat dalam laporan audit . Alamat yang memberi penugasan ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 8 .A.

Jawaban : Bobot : 40. B. Tidak wajar C.Dalam hubungannya dengan pendapat auditor. Pekerjaan yang akan dilakukan oleh auditor B. Paragraf Pendahuluan C. maka auditor dapat memberikan pendapat : A. dan harus menggunakan kemahiran profesional. Jawaban : Bobot : 41. Lampiran penjelasan pada laporan keuangan harus cukup lengkap.Wajar dengan syarat Tidak memberikan pendapat Jawaban : Bobot : 43. D. Judul Audit B.Laporan Auditor menyatakan apakah Laporan keuangan yang bersangkutan sesuai dangan prinsip akuntansi yang berlaku.Dari Pernyataan dibawah ini mana yang paling tepat menggambarkan apa yang dimaksud Standar Pemeriksaan akuntan ?: A. Wajar tanpa syarat B. Ukuran mutu pekerjaan auditor C.Nama Auditor ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 9 .Berikut ini adalah bagian dari Laporan audit. mengandung persyaratan bahwa : A. C.Paragraf Pendapat D.Auditor harus melaksanakan tugasnya dengan penuh kesungguhan dan kecermatan. D.Prosedur yang akan digunakan untuk menyimpulkan bukti-bukti pendukung laporan keuangan.Dalam Standar Auditing pada Standar Umum. Jawaban : Bobot : 42. Pelaksanaan Kerja Lapangan harus direncanakan dan diawasi dengan baik. kecuali : A. apabila laporan keuangan disajikan tidak secara konsisten.Tujuan audit secara umum telah ditentukan pada waktu pemrograman audit.

Penilaian orang lain terhadap akuntan publik D.Berikut ini adalah pasal-pasal yang memuat kecakapan profesional. Kejujuran dalam melakukan pemeriksaan C.independensi menurut keahlian D.Kode etik yang mengatur tanggung jawab auditor terhadap rekan seprofesi.Jawaban : Bobot : 44. kecuali : A. Bab tersebut termuat dalam : A.Dalam paragraf ruang lingkup. kecuali : A. auditor menyatakan bahwa : A. maka akuntan publik dapat memenuhi semua aspek independensi. Pernyataan tentang laporan-laporan yang diperiksa C. Pasal 15 C.Keahlian akuntan publik Jawaban : Bobot : 46.Berikut ini pernyataan yang benar mengenai independesi dalam kenyataan. independensi dalam kenyataan C. B. Pasal 14 B.Pasal 17 Jawaban : Bobot : 48.Pasal 16 D. Pasal 20 dan 21 ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 10 .Pernyataan faktual tentang apa yang dilakukan oleh auditor D.independence in apperance Jawaban : Bobot : 47.Apabila seorang akuntan publik memeriksa perusahaan milik saudaranya. Independensi in fact B. kecuali .Pernyataan tentang pendapat auditor Jawaban : Bobot : 45. Periode-periode laporan keuangan yang diperiksa B. A. Kejujuran dalam diri akuntan publik.

Pasal 19 dari kode etik akuntan indonesia mengatur mengenai: A.Yang menjadi tanggal dari pendapat akuntan publik atas laporan keuangan kliennya harus tanggal dari : A. kecuali : A.Penyerahan laporan kepada klien Jawaban : Bobot : 52. B. A.Akuntan publik tidak diperbolehkan menerima pekerjaan apabila tidak mampu. Kerahasiaan informasi C. kecuali .Auditor bertanggung jawab pada laporan keuangan D.Pasal 23 dan 24 Jawaban : Bobot : 49. Penutupan pembukuan klien B. Penerimaan surat penunjukkan dari klien C. ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 11 . Auditor bertanggung jawab pada klien C. Akuntan publik tidak boleh mengiklankan atau membiarkan orang lain mengiklankan nama atau jasa yang dijualnya. Independensi Auditor B.Berikut ini pernyataan yang benar mangenai konsep “Prudent Man” adalah. Pasal 21 dan 22 C.Auditor bertanggung jawab pada pemeriksaan laporan keuangan Jawaban : Bobot : 51. Akuntan publik menerima jasa atas pekerjaannya C.Berikut ini pernyataan yang sesuai dengan Kode Etik Akuntan Indonesia. D. Auditor bertanggung jawab pada pihak ketiga B.Akuntan publik diperbolehkan menawarkan jasanya secara tertulis pada kliennya.B.Pasal 22 dan 23 D.Pengaturan Honorarium Jawaban : Bobot : 50.Kecakapan profesional D.Penyelesaian semua prosedur auditing yang penting D.

Tahun 1973 B. C.Laporan Keuangan tidak dapat diberikan pendapat wajar tanpa syarat.Organisasi yang menyusun masalah mengenai etika akuntan di Indonesia adalah Ikatan akuntan Indonesia. Dalam Standar auditing yang mengatur mengenai keharusan akuntan menilai terlebih dahulu terhadap struktur pengendalian intern klien dalam pemeriksaan adalah : ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 12 .Prinsip akuntansi yang lazim tidak digunakan dalam menyusun laporan keuangan D.53. Akuntan Pemerintah 57. 56. Menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan dalam satu periode. yang pertama kali ditetapkan pada : A. Luas pemeriksaan dibatasi oleh klien B. Akuntan Ekstern C. Departemen Keuangan B. D. Pemeriksaan dengan tujuan untuk menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan dilakukan oleh : A. B. Menilai Struktur pengendalian Intern perusahaan. Menilai ketaatan penerapan kebijakan yang terdapat dalam perusahaan. Ikatan Akuntan Indonesia C.Akuntan mempunyai hubungan yang bebas dengan klien 54. bila : A. Dewan Kehormatan 58. Ikatan Kantor Akuntan Publik D. Tujuan pemeriksaan Laporan Keuangan oleh Akuntan Publik adalah untuk : A. Akuntan publik tidak dapat memperoleh informasi penting karena kondisi diluar kekuasaan klien. C. Dalam melaksanakan pemeriksaan Akuntan diharuskan mematuhi Standar Auditing yaitu yang dibuat oleh : A. Akuntan Publik B. Tahun 1975 C.Tahun 1983 D.Tahun 1986 55. Menilai kewajaran laporan kekuangan yang dibuat oleh manajemen. Akuntan Intern D.

Compliance Audit ( pemeriksaan ketaatan) 102. maka audit dapat dibedakan menjadi : 1. dan 3 betul. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua II. Jika jawaban 1 dan 3 betul. Jika jawaban 1. Special Audit ( Pemeriksaan Khusus) 4. 2.A. C. Standar Umum yang kedua C. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua 59. Dalam Pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama. Operational Audit (Manajemen audit) 3. Standar Umum yang pertama B. dan lingkup pengujian yang akan dilakukan. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama D. D. 3. (Jika jawaban 4 betul) 101. Standar Umum yang pertama B. Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yan memiliki keahli-an dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor. saat. 2. Ditinjau dari jenis pemeriksaan. Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat. B. 4. Standar auditing yang mengatur mengenai seorang Akuntan harus memiliki sikap mental independen adalah pada : A. ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 13 . Dibawah ini termasuk Standar Perkerjaan Lapangan : 1. 3 dan 4 betul. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama D. 50 s/d 100 Pilihlah : A. Jika jawaban 1. General Audit ( Pemeriksaan Umum) 2. Standar Umum yang kedua C. 2.Untuk soal No. Jika jawaban 2 dan 4 betul. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya.

Mengumpulkan bukti bahwa peringkasan rekening dan pembuatan laporan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi. dirancang untuk membuktikan : 1. Validitas perlakuan 3. 108. Jumlah bukti 106. Memempelajari dan mengevaluasi SPI 104. Tidak adanya penggelapan 2. Internal Control yang cukup 4. Proses pemeriksaan laporan keuangan diantaranya adalah : 1. Waktu 4. Menentukan kesesuaian laporan keuangan dengan Prinsip yang lazim (Standar Akuntansi Keuangan) 3.103. Keabsahan perlakuan akuntansi. Penghitungan0 3. Keadaan-keadaan yang menyebabkan independensi seorang auditor dipandang tidak ada atau berkurang adalah : ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 14 . Mengumpulkan bukti tentang kepemilikan dari rekening yang dicatat 4. Membuat laporan pemerikasaan 4. Sumber bukti 3. Pengujian subtantive atas transaksi dan saldo. Mengumpulkan bukti tentang ketelitian perhitungan dalam catatan 3. 2. 105. Memperoleh dan mengevaluasi bukti 2. Kompetensi bukti dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut : 1. Mengumpulkan bukti tentang keandalan struktur pengendalian intern. Inspeksi 2. Observasi 4. Relevansi 2. Pengusutan 107. Dalam pemeriksaan auditor dapat memperoleh bukti fisik dengan melakukan prosedur pemeriksaan : 1. Berikut ini adalah tujuan auditor melakukan pengujian terhadap catatan akuntansi : 1.

Melanggar Standar Umum yang pertama 4. pedoman utama yang harus selalu digunakan oleh akuntan publik adalah : 1. Peraturan-peraturan yang ditetapkan pemerintah 110. 3. Dalam melakukan Pemeriksaan. Melanggar Standar Umum yang kedua 112. Kantor Akuntan Publik Alwansyah & Rekan melakukan pemeriksaan pada PT”TIMIS” . Adanya batasan yang bersifat ekonomis 2. Pernyataan dibawah ini yang tidak benar adalah : 1. Pengendalian Intern 2. Melanggar Kode Etik Akuntan pasal 12 2. Melanggar Kode Etik Akuntan pasal 13 3. Apakah Kantor Akuntan Publik Alwansyah dianggap melanggar apabila melakukan pemeriksaan terhadap PT “TIMIS” ? 1. Konfirmasi 4. Prosedur pemeriksaan observasi menghasilkan bukti phisik 4. Batasan dari kerangka kerja akuntansi 4. Mampu mencegah tindakan kolusi 3. 4. Standar Profesional Akuntan Publik 2. Standar Akuntansi Keuangan 3. Memiliki hutang kepada perusahaan yang diperiksanya Sebagai underwriter perusahaan yang diperiksanya Tidak memiliki kompetensi terhadap obyek yang diperiksanya Mempunyai hubungan keluarga dengan pemilik perusahaan 109. Faktur Penjualan 3. Faktur pembelian 113. Prosedur pemeriksaan pengusutan menghasilkan bukti konfirmasi 3. Saham PT “TIMIS” 30 % (mayoritas) adalah milik Alwansyah. 2. Keterbatasan pemeriksaan oleh auditor terhadap keuangan klien yang telah diperiksa yaitu : 1. Prosedur pemeriksaan inspeksi menghasilkan bukti phisik 2.1. Prosedur pemeriksaan wawancara menghasilkan bukti dokumenter ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 15 . Tidak ada keterbatasan yang bersifat ekonomis laporan 111. Dibawah ini termasuk bukti pemeriksaan : 1. Kode Etik Akuntan 4.

Cek 2. hal ini diatur dalam 1. Kode Etik Akuntan pasal 12. adanya keragaman komputer dan keragaman dari operasi usaha. Masyarakat semakin dapat menerima gugatan . Paragraf Ruang lingkup 3. Meningkatnya kesadaran para pemakai laporan keuangan akan tanggung jawab akuntan publik. Kode Etik Akuntan pasal 19.114. Paragraf pendahuluan 2. Paragraf tambahan 4. 2. 4. 13. 20 3. 3. Internal Control yang cukup baik 4. Konfirmasi 4. Dibawah ini termasuk kelompok bukti pendukung pemeriksaan : 1. Bertambahnya kesadaran pihak securities dan Exchange commision akan tanggung jawabnya dalam melindungi kepentingan investor. Faktor-faktor utama perlunya kewajiban hukum terhadap akuntan publik adalah karena alasan : 1. Seorang akuntan harus memiliki sikap mental independen . dirancang untuk membuktikan : 1. Makin rumitnya auditing dan akuntansi yang disebabkan oleh adanya faktor-faktor seperti semakin besarnya perusahaan. 118. Faktor-faktor yang mempengaruhi keandalan bukti pemeriksaan adalah : ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 16 . Standar Umum yang ke dua 4. Tanggal Laporan 119. Tidak adanya penggelapan 2.gugatan oleh pihak-pihak yang dirugikan. 14 117. Pernyataan manajemen 115. Catatan rapat 3. Bagian yang terdapat dalam laporan auditor Disclaimer of opinion report adalah : 1. Validitas perlakuan akuntansi 3. Standar Umum yang ke satu 2. Keabsahan perlakuan akuntansi 116. Pengujian subtantive atas transaksi dan saldo .

Faktur penjualan III. Bukti dokumenter dibawah ini yang kompetensinya paling tinggi adalah 1. Jika pernyataan (a) benar dan pernyataan (b) benar dan keduanya mempunyai hubungan. Jawaban konfirmasi Piutang dari debitur 2. C. Jika kedua pernyataan salah . (Jika jawaban 4 betul IV. 153. 151. A. Kantor Akuntan Publik yang memberikan kliennya kepada Kantor Akuntan Publik lain untuk memperoleh imbalan dianggap melanggar Kode Etik Akuntan. 3 dan 4 betul. Jika pernyataan (a) benar dan pernyataan (b) benar tetapi keduanya tidak mempunyai hubungan. dan 3 betul. Tipe bukti 4. Jika jawaban 1. Jika salah satu dari kedua pernyataan salah. Jika jawaban 1 dan 3 betul. 2. B. Sebab jawaban konfirmasi bank adalah bukti dokumenter yang berasal dari pihak luar dan diterima langsung oleh Akuntan. C. B. 151 s/d 200 Pilihlah : A. Untuk soal No. Sumber bukti 2. Dalam Kode Etik Akuntan pasal 18 mengungkapkan bahwa tidak diperkenankan membayar imbalan untuk memperoleh pekerjaannya. Faktur dari pemasok yang disimpan dalam arsip klien 4. Jika jawaban 2 dan 4 betul. D. Jawaban konfirmasi bank adalah bukti dokumenter yang memiliki kompetensi rendah. soal No. 50 s/d 100 Pilihlah : Jika jawaban 1. Pemeriksaan dokumen pendukung adalah pemeriksaan yang meliputi inspeksi terhadap dokumen-dokumen yang mendukung 152. Jawaban konfirmasi Bank 3. Untuk A. ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 17 .1. Cara untuk memperoleh bukti 120. 2. Struktur pengengalian intern 3.

Baik tidak nya hasil penilaian struktur pengendalian intern dapat menunjukkan kondisi yang terjadi dalam kegiatan perusahaan. ___________________________________________________________Universitas Gunadarma hal 18 . Perlunya sikap profesional di atur dalam standar auditing pada standar umum yang ke tiga dan Kode Etik Akuntan pasal 16. 155. suatu transaksi atau data keuangan untuk menentukan kewajaran dan kebenarannya. 156. Untuk melaksanakan pemeriksaan auditor harus mempunyai sikap profesioanal. Dalam pemeriksaan dokumen pendukung dapat menghasilkan tipe bukti Fisik.154. Hasil penilaian struktur pengendalian intern sangat mempengaruhi tehadapat keandalan bukti.