TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Oleh : Fadli 1. A.

Pendahuluan John Broades Watson dilahirkan di Greenville pada tanggal 9 Januari 1878 dan wafat di New York City pada tanggal 25 September 1958.Ia mempelajari ilmu filsafat di University of Chicago dan memperoleh gelar Ph.D pada tahun 1903 dengan disertasi berjudul “Animal Education”. Watson dikenal sebagai ilmuwan yang banyak melakukan penyelidikan tentang psikologi binatang. Pada tahun 1908 ia menjadi profesor dalam psikologi eksperimenal dan psikologi komparatif di John Hopkins University di Baltimore dan sekaligus menjadi direktur laboratorium psikologi di universitas tersebut. Antara tahun 1920-1945 ia meninggalkan universitas dan bekerja dalam bidang psikologi konsumen. John Watson dikenal sebagai pendiri aliran behaviorisme di Amerika Serikat. Karyanya yang paling dikenal adalah “Psychology as the Behaviourist view it” (1913). Menurut Watson dalam beberapa karyanya, psikologi haruslah menjadi ilmu yang obyektif, oleh karena itu ia tidak mengakui adanya kesadaran yang hanya diteliti melalui metode introspeksi. Watson juga berpendapat bahwa psikologi harus dipelajari seperti orang mempelajari ilmu pasti atau ilmu alam. Oleh karena itu, psikologi harus dibatasi dengan ketat pada penyelidikan-penyelidikan tentang tingkahlaku yang nyata saja. Meskipun banyak kritik terhadap pendapat Watson, namun harus diakui bahwa peran Watson tetap dianggap penting, karena melalui dia berkembang metode-metode obyektif dalam psikologi. Peran Watson dalam bidang pendidikan juga cukup penting. Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam perkembangan tingkahlaku. Ia percaya bahwa dengan memberikan kondisioning tertentu dalam proses pendidikan, maka akan dapat membuat seorang anak mempunyai sifat-sifat tertentu. Ia bahkan memberikan ucapan yang sangat ekstrim untuk mendukung pendapatnya tersebut, dengan mengatakan: ―Berikan kepada saya sepuluh orang anak, maka saya akan jadikan ke sepuluh anak itu sesuai dengan kehendak saya‖. 1. B. Pandangan utama Watson Psikologi adalah cabang eksperimental dari natural science. Posisinya setara dengan ilmu kimia dan fisika sehingga introspeksi tidak punya tempat di dalamnya. Sejauh ini psikologi gagal dalam usahanya membuktikan jati diri sebagai natural science. Salah satu halangannya adalah keputusan untuk menjadikan bidang kesadaran sebagai obyek psikologi. Oleh karenanya kesadaran/mind harus dihapus dari ruang lingkup psikologi. Beberapa pandangan utama Watson:

1. Psikologi mempelajari stimulus dan respons (S-R Psychology). Yang dimaksud dengan stimulus adalah semua obyek di lingkungan, termasuk juga perubahan jaringan dalam tubuh. Respon adalah apapun yang dilakukan sebagai jawaban terhadap stimulus, mulai dari tingkat sederhana hingga tingkat tinggi, juga termasuk pengeluaran kelenjar. Respon ada yang overt dan covert, learned dan unlearned 2. Tidak mempercayai unsur herediter (keturunan) sebagai penentu perilaku. Perilaku manusia adalah hasil belajar sehingga unsur lingkungan sangat penting. Dengan demikian pandangan Watson bersifat deterministik, perilaku manusia ditentukan oleh faktor eksternal, bukan berdasarkan free will. 3. Dalam kerangka mind-body, pandangan Watson sederhana saja. Baginya, mind mungkin saja ada, tetapi bukan sesuatu yang dipelajari ataupun akan dijelaskan melalui pendekatan ilmiah. Jadi bukan berarti bahwa Watson menolak mind secara total. Ia hanya mengakui body sebagai obyek studi ilmiah. Penolakan dari consciousness, soul atau mind ini adalah ciri utama behaviorisme dan kelak dipegang kuat oleh para tokoh aliran ini, meskipun dalam derajat yang berbeda-beda. [Pada titik ini sejarah psikologi mencatat pertama kalinya sejak jaman filsafat Yunani terjadi penolakan total terhadap konsep soul dan mind. Tidak heran bila pandangan ini di awal mendapat banyak reaksi keras, namun dengan berjalannya waktu behaviorisme justru menjadi populer.] 4. Sejalan dengan fokusnya terhadap ilmu yang obyektif, maka psikologi harus menggunakan metode empiris. Dalam hal ini metode psikologi adalah observation, conditioning, testing, dan verbal reports. 5. Secara bertahap Watson menolak konsep insting, mulai dari karakteristiknya sebagai refleks yang unlearned, hanya milik anak-anak yang tergantikan oleh habits, dan akhirnya ditolak sama sekali kecuali simple reflex seperti bersin, merangkak, dan lain-lain. 6. Sebaliknya, konsep learning adalah sesuatu yang vital dalam pandangan Watson, juga bagi tokoh behaviorisme lainnya. Habits yang merupakan dasar perilaku adalah hasil belajar yang ditentukan oleh dua hukum utama, recency dan frequency. Watson mendukung conditioning respon Pavlov dan menolak law of effect dari Thorndike. Maka habits adalah proses conditioning yang kompleks. Ia menerapkannya pada percobaan phobia (subyek Albert). Kelak terbukti bahwa teori belajar dari Watson punya banyak kekurangan dan pandangannya yang menolak Thorndike salah. 7. Pandangannya tentang memory membawanya pada pertentangan dengan William James. Menurut Watson apa yang diingat dan dilupakan ditentukan oleh seringnya sesuatu digunakan/dilakukan. Dengan kata lain, sejauhmana sesuatu dijadikan habits. Faktor yang menentukan adalah kebutuhan. 8. Proses thinking and speech terkait erat. Thinking adalah subvocal talking. Artinya proses berpikir didasarkan pada keterampilan berbicara dan dapat disamakan dengan proses bicara yang ‗tidak terlihat‘, masih dapat diidentifikasi melalui gerakan halus seperti gerak bibir atau gesture lainnya. 9. Sumbangan utama Watson adalah ketegasan pendapatnya bahwa perilaku dapat dikontrol dan ada hukum yang mengaturnya. Jadi psikologi adlaah ilmu yang bertujuan meramalkan perilaku. Pandangan ini dipegang terus oleh banyak ahli dan diterapkan pada situasi praktis. Dengan penolakannya pada mind dan kesadaran, Watson juga membangkitkan kembali semangat obyektivitas dalam psikologi yang membuka jalan bagi riset-riset empiris pada eksperimen terkontrol.

1. C. Teori dan Konsep Behaviorisme dari Watson Teori belajar S-R (stimulus – respon) yang langsung ini disebut juga dengan koneksionisme menurut Thorndike, dan behaviorisme menurut Watson, namun dalam perkembangan besarnya koneksionisme juga dikenal dengan psikologi behavioristik. Stimulus dan respon (S-R) tersebut memang harus dapat diamati, meskipun perubahan yang tidak dapat diamati seperti perubahan mental itu penting, namun menurutnya tidak menjelaskan apakah proses belajar tersebut sudah terjadi apa belum. Dengan asumsi demikian, dapat diramalkan perubahan apa yang akan terjadi pada anak. Teori perubahan perilaku (belajar) dalam kelompok behaviorisme ini memandang manusia sebagai produk lingkungan. Segala perilaku manusia sebagian besar akibat pengaruh lingkungan sekitarnya. Lingkunganlah yang membentuk kepribadian manusia.Behaviorisme tidak bermaksud mempermasalahkan norma-norma pada manusia. Apakah seorang manusia tergolong baik, tidak baik, emosional, rasional, ataupun irasional. Di sini hanya dibicarakan bahwa perilaku manusia itu sebagai akibat berinteraksi dengan lingkungan, dan pola interaksi tersebut harus bisa diamati dari luar. Belajar dalam teori behaviorisme ini selanjutnya dikatakan sebagai hubungan langsung antara stimulus yang datang dari luar dengan respons yang ditampilkan oleh individu. Respons tertentu akan muncul dari individu, jika diberi stimulus dari luar. S singkatan dari Stimulus, dan R singkatan dari Respons. Pada umumnya teori belajar yang termasuk ke dalam keluarga besar behaviorisme memandang manusia sebagai organisme yang netral-pasif-reaktif terhadap stimuli di sekitar lingkungannya. Orang akan bereaksi jika diberi rangsangan oleh lingkungan luarnya. Demikian juga jika stimulus dilakukan secara terus menerus dan dalam waktu yang cukup lama, akan berakibat berubahnya perilaku individu. Misalnya dalam hal kepercayaan sebagian masyarakat tentang obat-obatan yang diiklankan di televisi. Mereka sudah tahu dan terbiasa menggunakan obat-obat tertentu yang secara gencar ditayangkan media televisi. Jika orang sakit maag maka obatnya adalah promag, waisan, mylanta, ataupun obat-obat lain yang sering diiklankan televisi. Jenis obat lain tidak pernah digunakannya untuk penyakit maag tadi, padahal mungkin saja secara higienis obat yang tidak tertampilkan, lebih manjur, misalnya : Syarat terjadinya proses belajar dalam pola hubungan S-R ini adalah adanya unsur: dorongan (drive), rangsangan (stimulus), respons, dan penguatan (reinforcement). Unsur yang pertama, dorongan, adalah suatu keinginan dalam diri seseorang untuk memenuhi kebutuhan yang sedang dirasakannya. Seorang anak merasakan adanya kebutuhan akan tersedianya sejumlah uang untuk membeli buku bacaan tertentu, maka ia terdorong untuk membelinya dengan cara meminta uang kepada ibu atau bapaknya. Unsur dorongan ini ada pada setiap orang, meskipun kadarnya tidak sama, ada yang kuat menggebu, ada yang lemah tidak terlalu peduli akan terpenuhi atau tidaknya. Unsur berikutnya adalah rangsangan atau stimulus. Unsur ini datang dari luar diri individu, dan tentu saja berbeda dengan dorongan tadi yang datangnya dari dalam. Contoh rangsangan antara lain adalah bau masakan yang lezat, rayuan gombal, dan bahkan bisa juga penampilan seorang gadis cantik dengan bikininya yang ketat.

sang anak tidak merasa dilarang menulis. namun akibat yang paling buruk di kemudian hari adalah bisa menjadi trauma untuk mencoreti buku karena takut bentakan. akan tetapi dengan bicara yang halus sambil membawa alat tulis lain berupa selembar kertas kosong sebagai penggantinya. atau setidaknya dipuji oleh orang tuanya. kondisi. Itu penguatan yang salah dari seorang kakak terhadap adiknya yang masih kecil ketika sedang mau memulai menulis buku. bahkan diupayakan terjadinya yang ditujukan kepada pihak sasaran agar mereka bereaksi sesuai dengan yang diharapkan. 1. Unsur ini datangnya dari pihak luar. atau bisa juga dengan mengadakan sedikit humor segar untuk membangkitkan kesiagaan peserta dalam belajar. maka ia bisa terkejut dan bahkan bisa menderita guncangan sehingga berakibat buruk pada anak tadi. orang tuanya memberi hadiah berwisata ke tempat-tempat tertentu yang menarik. Ada tiga kelompok model belajar yang sesuai dengan teori belajar behaviorisme ini. ―Bagus!. Barangkali akan lebih baik jika kakaknya tadi tidak dengan cara membentak kasar. Misalnya. Dengan cara penguatan seperti itu. Reaksi-reaksi dari seseorang akibat dari adanya rangsangan dari luar inilah yang disebut dengan respons dalam dunia teori belajar ini. bergantung pada situasi. misalnya dengan bertanya tentang masalah-masalah tertentu yang sedang trendy saat ini. Yang positif disebabkan oleh adanya ketepatan seseorang melakukan respons terhadap stimulus yang ada. dan pembiasaan dengan penguatan (conditioning through reinforcemant). Memang anak tadi tidak mencoreti buku lagi. Seorang anak kecil yang sedang mencoreti buku kepunyaan kakaknya. Sedangkan yang negatif adalah apabila seseorang memberi reaksi justru sebaliknya dari yang diharapkan oleh pemberi rangsangan. coba kalau menggambarnya di tempat ini. ditujukan kepada orang yang sedang merespons. Penutup . maka anak akan berusaha untuk mempertahankan rankingnya tadi pada masa yang akan datang. Dari adanya rangsangan atau stimulus ini maka timbul reaksi di pihak sasaran atau komunikan. pasti lebih bagus‖. pembiasaan tanpapenguatan (conditioning with no reinforcement). D. dan tentunya yang sesuai dengan yang diharapkan. maka diberi penguatan agar individu tersebut merasa adanya kebutuhan untuk melakukan respons seperti tadi lagi. Itu namanya penguatan positif. Respons ada yang positif. Dalam kegiatan mengajar ataupun kuliah.Dalam dunia aplikasi komunikasi instruksional. Bentuk reaksi ini bisa bermacam-macam. di mana banyak pesertanya yang tidak tertarik atau mengantuk. dan bahkan bentuk dari rangsangan tadi. Bahkan yang lebih dikhawatirkan lagi akibatnya adalah jika ia tidak mau bermain dengan buku lagi atau alat tulis lainnya. maka sang komunikator instruksional atau pengajarnya bisa merangsangnya dengan sejumlah cara yang bisa dilakukan. tiba-tiba dibentak dengan kasar oleh kakaknya. Contoh penguatan positif lagi. Unsur yang keempat adalah masalah penguatan (reinforcement). Apabila respons telah benar. setiap anak mendapat ranking bagus di sekolahnya. yaitu yang menurut namanya disebut sebagai hubungan stimulus-respons (S-R bond). dan ada pula yang negatif. rangsangan bisa terjadi. Ada satu lagi teori belajar yang masih menganut paham behaviorisme ini adalah teori belajar sosial dari Bandura. Respons ini bisa diamati dari luar.

terbentuk pola-pola bertingkah laku yang menjadi ciri-ciri khas dari kepribadiannya. Manusia mampu untuk memperoleh dan membentuk sendiri pola-pola tingkah laku yang baru melalui suatu proses belajar. Diskriminasi. 4. yaitu : 1. Respon Alamiah. Generalisasi. dapat diubah dengan belajar baru. berangsurangsur. tepat atau salah. b.F. bagus atau jelek. Pelopor-pelopor pendekatan Behavioristik pada dasarnya berpegang pada keyakinan bahwa banyak perilaku manusia merupakan hasil suatu proses belajar dan karena itu. 3. Manusia pada dasarnya tidak berakhlak baik atau buruk. Berdasarkan bekal keturunan atau pembawaan dan berkat interaksi antara bekal keturunan dan lingkungan.Penekanan Teori Behviorisme adalah perubahan tingkah laku setelah terjadi proses belajar dalam diri siswa. John B. Skinner Asumsi: . Watson Asumsi: Perkembangan sebagai hasil belajar—asosiasi temporal antara dua peristiwa yang terjadi secara simultan Konsep: Stimulus Alamiah. Teori belajar • • • Perkembangan lebih ditentukan oleh faktor lingkungan-pengalaman. Teori Belajar Behavioristik mengandung banyak variasi dalam sudut pandangan. yang sebagian bersifat falsafah dan sebagian lagi bercorak psikologis. sedikit demi sedikit 1. Teori Kondisioning Klasik • • • • Tokoh: Ivan Pavlov. Behavioristik berpangkal pada beberapa keyakinan tentang martabat manusia. Stimulus Bersyarat. dan mengatur serta mengontrol perilakunya sendiri.menangkap apa yang dilakukannya. Manusia mempunyai potensi untuk bertingkah laku baik atau buruk. Manusia mampu untuk berefleksi atas tingkah lakunya sendiri. belajar Perkembangan sebagai proses kontinyu-perubahan terjadi secara gradual. Extinction. Manusia dapat mempengaruhi perilaku orang lain dan dirinya pun dipengaruhi oleh perilaku orang lain. Teori-teori Kondisioning a. Teori Kondisioning Operan/Instrumental Tokoh: B. 2. Respon Bersyarat.

Konsep: Reinforcement (+/-). Production. Teori Belajar Sosial Kognitif 15. people give structure. 2008 by motivasibelajar 8 Votes Motivasi Belajar dan Teori Perilaku (Bandura) Konsep motivasi belajar berkaitan erat dengan prinsip bahwa perilaku yang memperoleh penguatan (reinforcement) di masa lalu lebih memiliki kemungkinan diulang dibandingkan dengan perilaku yang tidak .10. People are viewed as self-organizing. Self Reaction (self satisfaction. self worth.afektif. perilaku. Perkembangan manusia ditentukan oleh interaksi dinamis antara personal. Human fundamental capabilities Individuals have the capability to symbolize. Motivation ndividuals have the capability to plan alternative strategies-forethought Individuals have the capabilty to regulate their own behavior-internal self-regulation. Personal environmental 19. proactive. Subfunctions of self-regulation are Self Observation (self monitoring). distress) Individuals have the capability to self reflect-self efficacy Motivasi Belajar dan Teori Perilaku (Bandura) Posted on Mei 16. Performance Judgement (referential comparisons). By symbolizing their experience. Behaviour 18. a. Modeling. b. Imitation. Asumsi: 17. continuity to their lives Individuals have the capability to learn from others. and self-regulating rather than as reactive organism shaped by by environmental forces or driven by concealed inner forces c. Reward & Punishment 12. Retention. (cognitif. meaning. 14. self-reflecting. Observatiobal learning. Perkembangan ditentukan oleh reinforcement 11. dan lingkungan Tokoh: Albert Bandura 16. 13.biological 20. Observational learning is governed by four component subfunctions: Attention.

Apabila guru mengatakan kepada seorang siswa. Terhadap binatang yang sangat lapar kita dapat meramalkan bahwa makanan akan merupakan penguat yang sangat efektif. kita tidak dapat sepenuhnya yakin apa yang merupakan penguat dan apa yang bukan penguat. 1995). Kadang-kadang suatu jenis motivasi jelas-jelas menentukan perilaku. Terhadap manusia. karena nilai penguatan dari penguat yang paling potensial sebagian besar ditentukan oleh faktor-faktor pribadi dan situsional. Tetapi bagaimanapun juga sejumlah siswa dapat tidak menghiraukan nilai karena orang tua mereka tidak menghiraukannya atau mereka memiliki catatan kegagalan di sekolah dan telah mengambil sikap bahwa nilai itu tidak penting. dan sementara itu ada yang tidak berminat terhadap bahan pelajaran yang seharusnya mereka pelajari? Mengapa ada sejumlah siswa mencapai hasil belajar jauh lebih baik dari yang diperkirakan berdasarkan kemampuan mereka dan sementara itu ada sejumlah siswa mencapai hasil belajar jauh lebih jelek jika dilihat potensi kemampuan mereka? Mengkaji penguatan yang telah diterima dan kapan penguatan itu diperoleh dapat memberikan jawaban atas pertanyaan di atas.” guru itu mungkin mengasumsikan bahwa nilai merupakan insentif yang efektif untuk siswa pada umumnya. meskipun ia lapar. Penentuan Nilai dari Suatu Insentif Ilustrasi berikut menunjukkan poin penting: nilai motivasi belajar dari suatu insentif tidak dapat diasumsikan. karena nilai itu dapat bergantung pada banyak faktor (Chance. penganut teori perilaku lebih memfokuskan pada seberapa jauh siswa telah belajar untuk mengerjakan pekerjaan sekolah dalam rangka mendapatkan hasil yang diinginkan (Bandura. . 1992). Pada saat guru mengatakan “Saya ingin kamu semua mengumpulkan laporan buku pada waktunya karena laporan itu akan diperhitungkan dalam menentukan nilaimu.memperoleh penguatan atau perilaku yang terkena hukuman (punishment). “Pekerjaan yang bagus! Saya tahu kamu dapat mengerjakan tugas itu apabila kamu mencobanya!” Ucapan ini dapat memotivasi seorang siswa yang baru saja menyelesaikan suatu tugas yang ia anggap sulit namun dapat berarti hukuman (punishment) bagi siswa yang berfikir bahwa tugas itu mudah (karena pujian guru itu memiliki implikasi bahwa ia harus bekerja keras untuk menyelesaikan tugas itu). Dalam kenyataannya. yang lain berupaya mendapatkan nilai yang baik. ada motivasi lain yang berpengaruh (mempengaruhi) terhadap perilaku belajar siswa. tetapi pada saat yang lain. daripada membahas konsep motivasi belajar. Mengapa sejumlah siswa tetap bertahan dalam menghadapi kegagalan sedang yang lain menyerah? Mengapa ada sejumlah siswa yang bekerja untuk menyenangkan guru. 1986 dan Wielkeiwicks. Seringkali sukar menentukan motivasi belajar siswa dari perilaku mereka karena banyak motivasi yang berbeda dapat mempengaruhi perilaku. namun pada umumnya akan lebih mudah meninjaunya dari sudut motivasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Penghargaan (Reward) dan Penguatan (Reinforcement) Suatu alasan mengapa penguatan yang pernah diterima merupakan penjelasan yang tidak memadai untuk motivasi karena motivasi belajar manusia itu sangat kompleks dan tidak bebas dari konteks (situasi yang berhubungan).

. anak seorang pendeta ortodoks pedesaan. hasil belajar. penguatan. Ia menemukan bahwa ia dapat menggunakan stimulus netral. Dalam hal ini. teori pembelajaran perilaku. 14 Sept 2009 · 07:30 WIB Ivan Petrovich Pavlov Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936) adalah seorang behavioristik terkenal dengan teori pengkondisian asosiatif stimulus-respons dan hal ini yang dikenang darinya hingga kini. Ia tidak pernah memiliki hambatan serius dalam sepanjang kariernya meskipun terjadi kekacauan dalam revolusi rusia. Bandura. kebutuhan. guru. Petersburg untuk mengajar pada tahun 1870. hukuman. Pavlov lahir di kota kecil di Rusia tengah. Pada awalnya ia berniat mengikuti jejak ayahnya. Teori Ivan Petrovich Pavlov. sekolah.Kata Kunci: Motivasi belajar. seperti sebuah nada atau sinar untuk membentuk perilaku (respons). punishment. eksperimen yang dilakukan oleh pavlov menggunakan anjing sebagai subyek penelitian. siswa. namun mengurungkan dan pergi ke universitas di St. Dari sinilah karir seorang pavlov mulai berjalan hingga ia memimpin institut Fisiologi Pavlovian di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Stimulus Respons M Baitul Alim · Senin. reinforcement.

Dalam ekperimen ini bagaimana cara untuk membentuk perilaku anjing agar ketika bunyi bel di berikan ia akan merespon dengan mengeluarkan air liur walapun tanpa diberikan makanan. Jika anjing secara terus menerus diberikan stimulus berupa bunyi bel dan kemudian mengeluarkan air liur tanpa diberikan sebuah hadiah berupa makanan. Gambar ketiga. Gambar keempat. secara otonom anjing akan memberikan respon berupa keluarnya air liur dari mulutnya (CR).Berikut adalah tahap-tahap eksperimen dan penjelasan dari gambar diatas: Gambar pertama. bila diberikan sebuah makanan (UCS) maka secara otonom anjing akan mengeluarkan air liur (UCR). sehingga anjing akan mengeluarkan air liur (UCR) akibat pemberian makanan. . maka ketika anjing mendengar bunyi bel (CS) tanpa diberikan makanan. Maka kemampuan stimulus terkondisi (bunyi bel) untuk menimbulkan respons (air liur) akan hilang. Jika anjing dibunyikan sebuah bel maka ia tidak merespon atau mengeluarkan air liur. Hal ini disebut dengan extinction atau penghapusan. Karena pada awalnya (gambar 2) anjing tidak merespon apapun ketika mendengar bunyi bel. Sehingga dalam eksperimen ini anjing diberikan sebuah makanan (UCS) setelah diberikan bunyi bel (CS) terlebih dahulu. Dimana anjing. Setelah perlakukan ini dilakukan secara berulang-ulang. Gambar kedua.

Pavlov mengemukakan empat peristiwa eksperimental dalam proses akuisisi dan penghapusan sebagai berikut: 1. Bila dicontohkan dalam kehidupan nyata teori pavlov ini bisa diterapkan. Contoh: keluarnya air liur akibat penggabungan bunyi bel dengan makanan. Menilik psikologi behavioristik menggunakan suatu pendekatan ekperimental. Jika anda mempunyai pasangan yang ―sangat suka (UCR)‖ dengan coklat (UCS). Respons tidak terkondisi (UCR). refleks yang dipelajari dan muncul akibat dari penggabungan CS dan US. suatu peristiwa lingkungan yang melalui kemampuan bawaan dapat menimbulkan refleks organismik. Sejarah dan Sistem Psikologi.RajaGrafindo Persada Beranda » Psikologi Kepribadian » Mengapa Beberapa Orang Lebih Mudah Marah dari Pada Lainnya? Mengapa Beberapa Orang Lebih Mudah Marah dari Pada Lainnya? M Baitul Alim · Ahad. Respos terkondisi (CR). 3. maka secara otonom pasangan anda akan sangat suka (CR) dengan anda. James F. Jakarta: PT. UCR. Contoh: makanan 2. Disetiap anda bertemu (CS) dengan kekasih anda maka berikanlah sebuah coklat untuk kekasih anda. Contoh: Bunyi bel adalah stimulus netral yang di pasangkan dengan stimulus tidak terkondisi berupa makanan. hal ini dapat terjadi karena pembentukan perilaku antara UCS. Sebagai contoh untuk menambah kelekatan dengan pasangan. Suatu peristiwa lingkungan yang bersifat netral dipasangkan dengan stimulus tak terkondisi (UCS). refleks alami yang ditimbulkan secara otonom atau dengan sendirinya. 24 Jul 2011 · 19:11 WIB . dan CR seperti ekperimen yang telah dilakukan oleh pavlov. secara otonom dia akan sangat suka dengan coklat pemberian anda. Menarik bukan? Daftar Pustaka Brennan. 2006. CS. Contoh: mengeluarkan air liur 4. selanjutnya cukup dengan bertemu dengan anda tanpa memberikan coklat. Stimulus terkondisi (CS). refleksiologis objektif pavlov tetap merupakan model yang luar biasa dan tidak tertandingi. ketika hal itu dilakukan secara berulang-ulang. Berdasarkan teori. Stimulus tidak terkondisi (UCS).

sudah dimiliki sejak usia dini. tetapi tidak untuk mengekspresikan kemarahan. . Kemarahan sering dianggap sebagai negatif. Jangan kurang dari 8 jam tidur setiap malam. seorang psikolog yang mengkhususkan diri dalam manajemen kemarahan. mudah tersinggung. beberapa orang memang lebih ―pemarah‖ daripada orang lain. Jangan meremehkan waktu tidur dan pemberian gizi. atau segala sesuatu yang membuat mereka jengkel. Bahkan tanda-tanda yang ada. Ada bukti bahwa beberapa anak dilahirkan memang memiliki kecenderungan mudah marah. Penelitian juga menemukan bahwa latar belakang keluarga memainkan peran juga dalam hal ini. Beberapa petunjuk untuk meminimalkan anak stres dalam kehidupan mereka 1. depresi. Misalnya. yang berarti mereka tidak menerima adanya ketidaknyamanan. Faktor lainnya adalah sosiokultural. Akibatnya.Ilustrasi (myjoyonline) Menurut Jerry Deffenbacher. orangorang yang mudah marah berasal dari keluarga yang kacau dan tidak terampil dalam komunikasi emosional. mereka mendapatkan koreksi hanya untuk sebuah kesalahan kecil. kita mungkin diajarkan untuk mengekspresikan kecemasan. PhD. Mereka tidak dapat menerima sesuatu dengan tenang dan mereka sangat marah jika situasi yang tidak adil menimpa mereka. atau emosi lain. Ada juga yang tidak menunjukkan kemarahan mereka dengan keras. tetapi mudah tersinggung dan menjadi kronis. Orang yang mudah marah umumnya memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap frustrasi. Biasanya. Kurangi gula dan kafein. mereka lebih mudah dan lebih kuat dalam meledakkan emosi marah daripada kebanyakan orang. Apa yang membuat orang-orang mudah marah? Salah satu penyebab yang dapat dikaitkan adalah faktor genetik atau fisiologis. kita tidak belajar bagaimana untuk menanganinya atau menyalurkannya secara konstruktif.

22 Jul 2011 · 12:56 WIB . 9. Bicara. di tahun-tahun berikutnya. Bila tidak. Perbolehkan anak melakukan aktivitas fisik. dan bicara. 4. Atur waktu teratur mengobrol dengan anak soal teman-temannya. hidup dalam pendapatan rumah tangga yang lebih tinggi. 6. Anak-anak juga membutuhkan waktu untuk bersantai. baik ibu yang bekerja ataupun tidak. 3. dan kemungkinan memiliki depresi yang kecil dibandingkan ibu yang tidak bekerja. persiapkan anak untuk menanti hari masuk sekolah setelah liburan panjang dengan mengajak mereka membeli buku baru dll.2. tahun pertama bagi anak-anak akan sangat menentukan perkembangan mereka. 8. menikmati waktu bermain. 7. Jangan berlebihan dalam memberikan anak berbagai kegiatan. Masuk dalam sebuah tim olahraga atau bersepeda dan berjalan adalah suatu keharusan untuk keberhasilan pengelolaan stres. Jadi. Ini dapat menghindari stres anak. 5. maka ini adalah sumber utama stres. Misalnya. bicara. Membantu anak stres ketika mereka mengalami kesulitan adalah hadiah yang luar biasa untuk mengurangi beban mereka. sekolah dan keluarga. Ingat bahwa kita tidak bisa sepenuhnya melindungi anak dari stres. Share Temukan Waktu Berkualitas Bersama Anak M Baitul Alim · Jumat. ibu yang bekerja lebih cenderung memiliki kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi. Persiapkan anak untuk situasi stres. Bahkan jika Anda tidak setuju dengan pikiran dan perasaan mereka. Dr Anne McMunn mengatakan. cukuplah menjadi pendengar. Inti utama dari obrolan adalah mengeluarkan perasaan anak yang mungkin tidak terungkapkan.

Jadi bagaimana Anda bisa menemukan waktu ketika Anda merasa Anda tidak memiliki waktu untuk dihabiskan dengan mereka? Simak tips dari Life Hack berikut ini. Bagaimana pengelolaan pergantian peran ini terserah kesepakatan Anda dan pasangan. berkelahi. Kita harus mencari cara mencari waktu yang dapat memberikan kenangan yang akan membuat anak-anak kita tahu. Banyak anak bukan menginginkan berapa banyak waktu yang dihabiskan dengan mereka. Pasti kita sebagai orangtua tidak menginginkan hal itu. bila saya tidak mendapatkan perhatian dengan cara baik. Banyak dari mereka juga ingin mendapatkan perhatian dengan melakukan tindakan negatif. Apakah kita memiliki pekerjaan baru. Anak. maka saya akan melakukan dengan tindakan buruk.Ilustrasi Bila Anda seperti kebanyakan orangtua. membanting mainan. bersikap nakal dan lain-lain. Habiskanlah waktu berkualitas sebagai sebuah keluarga. waktu adalah komoditas berharga yang sering tidak ingin terlewatkan. bayi baru. bahkan untuk anak. Apakah itu berarti kita tidak mencintai anak? Tentu saja tidak bukan. atau kita hanya perlu membuat kopi atau merapikan tempat tidur. ternyata juga memberikan isyarat bila mereka tidak mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan. Saling bergiliran Ayah dan ibu dapat saling bertukar peran dalam satu waktu. Bagi anda seorang single parent dapat memilih untuk menghabiskan waktu berkualitas pada akhir pekan. bukan. misalnya. tetapi bagaimana kualitas yang diberikan. Menghabiskan waktu berkualitas dengan anak-anak kita sangat penting bagi perkembangan dan kebahagiaan mereka. Tapi sering kita merasa tidak memiliki banyak waktu. bahwa kita menyayangi dan perhatian pada mereka. sedangkan sang ibu turut menemani anak yang lain untuk bermain atau sekedar menemani mereka belajar. Pemikiran yang bisa saja muncul pada anak-anak adalah. misalnya ayah dapat bertukar untuk mengasuh adik bayi. sekaligus menunjukkan pada anak-anak Anda waktu yang tepat itu. Menandai tanggal di atas kalender adalah ide bagus. kita sepertinya selalu berharap mendapatkan lebih banyak waktu. . Mereka mungkin akan menarik diri ataupun tidak mendekati Anda.

Perlu untuk membuat makan malam? Biarkan mereka membantu Anda dengan membantu persiapan piring. dan global. Jadi ambil momen-momen ekstra untuk menghabiskannya dengan anak Anda. Share Tags: temukan waktu berkualitas bersama anak. Gunakan waktu tak terduga Bila memang Anda sibuk mulai pagi hingga malam hari dan tidak sempat menghabiskan waktu dengan anak. tidak punya waktu untuk anak.Mengintegrasikan Waktu Bersama dalam Jadwal Harian Anda Anak-anak senang untuk membantu. Biarkan ide kreatif anda muncul dan tunjukkan kasih sayang Anda. temukan waktu bersama anak. Anda akan bersyukur dengan semua kenangan itu. regional. Anda masih dapat memberikan isyarat bahwa Anda menyayangi mereka. Buatlah sebuah catatan kecil dalam kotak makannya. Perlu untuk pergi berbelanja? Ajak mereka berbelanja yang menyenangkan. MISI . Menghabiskan waktu dengan anak Anda memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan didengar. namun lambat laun Anda akan melihat anak-anak ternyata bisa menjadi penolong terbesar Anda. Manfaat dari itu semua adalah untuk membuat sebuah ikatan erat antara orangtua dan anak. waktu bersama anak Visi & Misi 2009-06-10 15:38:31 VISI Tahun 2030 FIK UI menjadi pusat riset keperawatan yang merupakan unggulan IPTEK yang peka budaya dalam merespon kebutuhan kesehatan masyarakat secara nasional. Walaupun mungkin pada awalnya akan terganggu. waktu berkualitas bersama anak. Ketika Anda melihat ke belakang kelak. Apakah Anda memiliki surat untuk dikirimkan? Mintalah mereka meletakkan perangko pada amplop. Hubungan ini akan membuat anak merasa dicintai. bahwa anda sangat menyayangi mereka.

Maksudnya adalah untuk memicu demam sains tidak hanya bagi kalangan pendidikan tapi juga kalangan praktisi keperawatan. Hal tersebut dapat dipahami karena salah satu ciri profesi adalah memiliki dasar keilmuan (pohon ilmu). Dihadiri kurang lebih tigaratus tamu dari berbagai lapangan praktik keperawatan dan pendidikan keperawatan yang berasal dari wilayah Jabodetabek. gratis lagi. karena beberapa literatur sendiri mengatakan bahwa sains keperawatan hanya diminati oleh kaum scholar saja. Menemukan dan mengembangkan IPTEK keperawatan yang peka budaya untuk kesejahteraan masyarakat Mengembangkan evidence-based practice (praktik berdasarkan pembuktian ilmiah) dalam bidang keperawatan Seminar Sains Keperawatan Oleh: Wastu Adi Mulyono Sains Keperawatan merupakan dasar praktik keperawatan profesional. kalau ada yang melihat dan kebetulan punya kesempatan pasti akan menyediakan diri mengikutinya. Menyiapkan peserta didik menjadi perawat profesional yang mampu bersaing secara nasional. maupun global 2.1. Maklum saja topik seminar ini sangat menarik dan langka. sains keperawatan kepada seluruh perawat di Indonesia. . hari Jumat tanggal 19 Desember 2008. regional. Meskipun demikian ternyata sains keperawatan masih belum populer dalam dunia keperawatan di Indonesia. Seminar yang membedah teori-teori keperawatan level middle range seperti tidal care. cronic sorrow. menyelenggarakan seminar dengan tema aplikasi model konseptual keperawatan untuk untuk menyongsong praktik mandiri keperawatan. bahkan mungkin di seluruh dunia. Jawa Barat dan bahkan dari Jawa Tengah. mahasiswa Program Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia angkatan 2008. Berinisiatif ingin menyebarluaskan Tema tersebut diusung sebagai bentuk action kecil untuk sedikit menimbulkan riak gelombang pada lautan energi keperawatan agar dapat ditangkap sensor potensial energi yang lebih besar sebagai amplifier agar dapat menggema ke seluruh ruang jagad raya. jadi.

Tetapi sebagai nurse consultant tentu kami merekomendasikan jadi INOVATOR. peacefull end of live. no 3 action no 4 action no 5 action no 6 action no 7 action no 8 action no 9 action. Topiknya disesuiakan dengan 6 kekhususan Magister Keperawatan yang ada di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia yaitu: Maternitas. dan comfort disajikan dengan variatif dan menarik. Tinggal kita semua. Selamat berjuang Fellow. Sebuah tantangan bagi para perawat untuk mulai praktik keperawatan secara mandiri. Sayang sekali. Kami yakin sekali sebentar lagi praktik keperawatan akan menjadi trend dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Anak. Jiwa. Kunci no 1 adalah Action. late majority. Kunci no. Dengan demikian jati diri keperawatan akan semakin jelas dan kemandiriannya dapat terukur. Improvisasi dan permainan watak para pemain sangat mengesankan. Meskipun demikian panitia telah menyediakan kopi materi dalam bentuk cde jika ada yang menghendaki memilikinya. Semua bergantung pada siapa anda dan memilih sebagai kelompok yang mana. Diposkan oleh Ns. yang mengaku sebagi ners profesional mau jadi inovator. bahkan dalam pemutaran video akhir yang merupakan topik terakhir disajikan dengan menggugah emosi. Komuitas dan Manajemen-Kepemimpinan. Wastu di 18:40 Label: keperawatan. sains dan praktik keperawatan 0 komentar: Poskan Komentar Link ke posting ini Buat sebuah Link Manajemen Keperawatan: Manajemen Konflik Posted on 8 Juli 2011 by andaners . becoming a mother. dokumentasi diskusi maupun permainan roleplay mungkin tidak akan seindah tampilan aslinya.2 action. Metode bervariasi mulai dari diskusi panel. late adopter atau bahkan menjadi kelompok laggard. Sebab para guru sukses telah menyatakan ada 9 kunci sukses. live role play dan pemutaran clip video singkat sangat menggugah peserta untuk menanggapi maupun untuk menikmati sampai akhir sesi diskusi menjelang shalat jumat pukul 12:00. Medikal Bedah. Harapannya setiap perawat dapat menerapkan teori ini dalam kehidupan sehari-hari atau menerapkan dalam bentuk praktis disertai riset-riset berkesinambungan yang akhirnya akan mendorong praktik keperawatan mandiri yang evident based proven. Rugi sekali rasanya jika tidak menghadirinya. beberapa sempat menitikkan air mata.caring. early adapter. Sains keperawatan memang sangat menantang untuk digali dan diterapkan.

ditinggalkan. serta berbagai macam kepribadian individu. manajemen. Suatu hubungan akan berhasil apabila dikehendaki oleh kedua belah pihak. baik antara kelompok staf dengan staf. manajemen keperawatan. Mc.PENDAHULUAN Setiap kelompok dalam satu organisasi. Apa yang terjadi dengan orang tersebut merupakan akibat dari perilaku orang lain. Manajemen Keperawatan | Ditandai: konflik. dimana didalamnya terjadi interaksi antara satu dengan lainnya. info perawat. Perasaan-perasaan tersebut sewaktu-waktu dapat memicu timbulnya kemarahan. Bawahan sangat tergantung pada pimpinan dan berkeinginan untuk diperlakukan adil. maupun dengan lainnya yang mana situasi tersebut seringkali dapat memicu terjadinya konflik. pasien membutuhkan manajer perawat yang terdidik dalam pengetahuan dan ketrampilan tentang perilaku manusia untuk mengelola perawat profesional serta pekerja keperawatan non profesional. Gregor menyatakan bahwa setiap manusia merupakan kehidupan individu secara keseluruhan yang selalu mengadakan interaksi dengan dunia individu lainnya. Dalam institusi layanan kesehatan terjadi kelompok interaksi. Bawahan memerlukan rasa aman dan akan memperjuangkan untuk melindungi diri dari ancaman yang bersifat semu atau yang benar – benar ancaman terhadap tidak terpenuhinya kebutuhan dalam situasi kerja. Keadaan tersebut akan mempengaruhi seseorang dalam melaksanakan kegiatannya secara langsung. Emergency Nurse. antara lain: kemajuan teknologi baru. staf dengan keluarga dan pengunjung. dan juga perasaan jengkel karena kelebihan beban kerja. Konflik sangat erat kaitannya dengan perasaan manusia. manajemen konflik | Tinggalkan sebuah Komentar » KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN Posted on 24 Juni 2011 by andaners KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN Pendahuluan Manajemen keperawatan pada dasarnya berfokus pada perilaku manusia. disepelekan. dapat disebabkan oleh suatu perubahan secara tiba-tiba. Untuk mencapai tingkat tertinggi dari produktivitas pada pelayanan keperawatan. Sikap dan emosi dari orang lain mempengaruhi orang tersebut. . Dalam suatu organisasi. staf dengan dokter. kecenderungan terjadinya konflik. tidak dihargai. dan dapat menurunkan produktivitas kerja organisasi secara tidak langsung dengan melakukan banyak kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. termasuk perasaan diabaikan. perbedaan kebudayaan dan sistem nilai. staf dengan pasen. Baca selebihnya » Filed under: CATATAN KULIAH. persaingan ketat. memiliki kecenderungan timbulnya konflik.

1. Kepemimpinan adalah hubungan yang tercipta dari adanya pengaruh yang dimiliki seseorang terhadap orang lain sehingga orang lain tersebut secara sukarela mau dan bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan ( Georgy R.Atasan / pimpinan menciptakan kondisi untuk mewujudkan kepemimpinan yang efektif dengan membentuk suasana yang dapat diterima oleh bawahan. yang mencakup interaksi antar manusia dan berfokus pada kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain. dan ataupun berbuat sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkannya. Fungsi manajemen ini sangat terkait dengan faktor manusia dalam suatu organisasi. Pengertian Kepemimpinan Ada beberapa batasan tentang kepemimpinan . Kepemimpinan adalah perpaduan berbagai perilaku yang dimiliki seseorang sehingga orang tersebut mempunyai kemampuan untuk mendorong orang lain bersedia dan dapat menyelesaikan tugas – tugas tertentu yang dipercayakan kepadanya ( Ordway Tead ). dan memotivasi bawahan. Terry ). Setiap perawat mempunyai potensi yang berbeda dalam . antara lain : a. c. Dapat dipahami dari empat batasan di atas bahwa kepemimpinan akan muncul apabila ada seseorang yang karena sifat – sifat dan perilakunya mempunyai kemampuan untuk mendorong orang lain untuk berpikir. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan dalam suatu situasi tertentu ( Paul Hersay. d. b. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas seseorang atau sekelompok orang untuk mau berbuat dan mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan ( Stogdill ). bersikap. Ken Blanchard ). Kepemimpinan dalam konteks organisasi utamanya menekankan pada fungsi pengarahan yang meliputi memberitahu. yang pada akhirnya akan terbentuk motivasi dan sikap kepemimpinan yang profesional. Di dalam keperawatan kepemimpinan merupakan penggunaan ketrampilan seorang pemimpin ( perawat ) dalam mempengaruhi perawat – perawat lain yang berada di bawah pengawasannya untuk pembagian tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan sehingga tujuan keperawatan tercapai. sehingga bawahan tidak merasa terancam dan ketakutan. menunjukkan. baik atasan maupun bawahan perlu memahami tentang pengelolaan kepemimpinan secara baik. Untuk dapat melakukan hal tersebut di atas.

Dibandingkan dengan dokter. namun ketrampilan ini dapat dipelajari sehingga selalu dapat diterapkan dan ditingkatkan.kepemimpinan. Kepemimpinan. Sebagaimana kita sadari bersama bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas masih menjadi problem di semua negara di dunia termasuk di Indonesia. yaitu hampir mencapai 60%. khususnya bagi masyarakat yang berasal dari kelompok miskin. tenaga perawat merupakan tenaga kesehatan yang saat ini hampir terdistribusi secara merata di setiap desa di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN Posted on 14 April 2011 by andaners . kepemimpinan dalam keperawatan. Perawat merupakan tenaga kesehatan dalam jumlah terbesar di Indonesia. Baca selebihnya » Filed under: ASUHAN KEPERAWATAN | Ditandai: kDK. Selain akses. Indonesia masih sedang mencari formula yang tepat untuk mengatasi kedua problem kesehatan ini. persoalan keadilan yaitu pelayanan kesehatan yang cenderung diskriminatif juga menjadi hal yang sangat nyata dirasakan oleh masyarakat kita saat ini. baik dari sisi memperluas akses pelayanan kesehatan maupun dari aspek menjamin keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. KEPERAWATAN | 1 Komentar » HARI PERAWAT SEDUNIA Posted on 12 Mei 2011 by andaners Tema Hari Perawat Sedunia Tahun 2011 adalah ―Closing the gap: Increasing access and equity―.

Konsep adalah suatu keyakinan yang kompleks terhadap suatu obyek. menerangkan. pandangan atau keyakinan. Kumpulan beberapa konsep ke dalam suatu kerangka yang dapat dipahami membentuk suatu model atau kerangka konsep. meramalkan dan atau mengendalikan suatu fenomena. Mengklarifikasi ide/pola pikir tentang keperawatan dan kaitannya dengan praktek keperawatan Meningkatkan pola pikir kreatif perawat untuk membantu mengembangkan profesi Memberi arahan bagi pelayanan klien Memberi corak/warna pada pelayanan yang diberikan TEORI KEPERAWATAN Teori adalah hubungan beberapa konsep atau suatu kerangka konsep atau definisi yang memberikan suatu pandangan sistematis terhadap gejala-gejala atau fenomena –fenomena dengan menentukan hubungan spesifik antara konsep tersebut dengan maksud untuk menguraikan.MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN Model adalah contoh. menggambarkan teori dari skema konseptual melalui penggunaan symbol dan diafragma. Jenis konsep : 1. mengekspresikan asumsi dan mencerminkan masalah Model konsep keperawatan berfungsi untuk : 1. Teori dapat . Abstract concept Model konsep adalah rangkaian konstruksi yang sangat abstrak dan berkaitan yang menjelaskan secara luas fenomena-fenomena. 4. Empirical concept : observable concept : konsep yang dapat diamati dalam kehidupan seharihari. 2. misalnya meja. merupakan pernyataan simbolik tentang fenomena. Inferential concept : non observable concept : konsep yang sulit diamati dalam kehidupan sehari-hari. 3. menyerupai. kursi 2. benda. contoh tekanan darah 3. suatu peristiwa atau fenomena berdasarkan pengalaman dan persepsi seseorang berupa ide. Konsep dapat dianalogikan sebagai batu bata dan papan untuk membangun sebuah rumah dimana rumah yang dibangun diibaratkan sebagai kerangka konsep.

Teori keperawatan bersifat ilmiah. Teori keperawatan mengidentifikasikan dan mendefinisikan sebagai hubungan yang spesifik dari konsep-konsep keperawatan seperti hubungan antara konsep manusia. beberapa pernyataan telah diuji 3. dikembangkan oleh disiplin ilmu lain. konsep lingkungan dan keperawatan 2. generalisasi empiris 2. belum banyak dikritik oleh disiplin ilmu tersebut Teori Keperawatan Teori keperawatan didefinisikan oleh Stevens (1981) sebagai usaha untuk menguraikan dan menjelaskan berbagai fenomena dalam keperawatan. Peplau Penekanan Proses interpersonal merupakan dorongan pendewasaan kepribadian Masalah pasien menentukan perawatan yang dibutuhkan 1960 Faye G. artinya teori keperawatan digunakan dengan alasan atau rasional yang jelas dan dikembangkan dengan menggunakan cara berpikir yang logis 3. Karakteristik dasar teori keperawatan Torrest (1985) dan Chinn & Jacob (1983) menegaskan terdapat lima karakteristik dasar teori keperawatan : 1. Scientific theory : merupakan metode yang valid dan reliabel. Teori keperawatan bersifat sederhana dan umum. baru diusulkan. Jenis teori : 1. Abdellah . Teori dapat dikembangkan melalui dua metode dasar. artinya teori keperawatan dapat digunakan pada masalah sederhana maupun masalah kesehatan yang kompleks sesuai dengan situasi praktek keperawatan 4.diuji. sedikit atau belum diuji coba. Teori keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lainnya dan bertujuan untuk menggambarkan. Teori keperawatan menjadi pedoman dan berperan dalam memperbaiki kualitas praktek keperawatan Perkembangan teori keperawatan : Tahun 1952 Nama Hildergerad E. konsep sehat-sakit. diubah atau digunakan sebagai suatu pedoman dalam penelitian. Tentative theory. Teori keperawatan berperan dalam memperkaya body of knowledge keperawatan yang dilakukan melalui penelitian 5. diuji berulang kali melalui riset. menjelaskan memperkirakan dan mengontrol hasil asuhan keperawatan yang dilakukan. Substantive theory : menjelaskan fenomena penting suatu disiplin ilmu. yaitu metode induktif dan metode deduktif.

Paterson 1978 1979 Madeline M. Leininger Jean Watson Margaret A.1961 1964 Ida Jean Orlando Ernestine Weidenbach Proses interpersonal menghilangkan distress Proses pemberian bantuan untuk memenuhi kebutuhan dengan menggunakan seni perawatan individu Asuhan keperawatan sebagai pengarahan orang untuk dapat mencintai diri sendiri Pemahaman tentang arti sakit menentukan bagaimana orang merespon Manusia-lingkungan merupakan medan energi yang menghasilkan kondisi negentropi Perawatan diri mempertahankan keseluruhan/ keutuhan Transaksi memberikan kerangka untuk mencapai tujuan Penekanan Hubungan stimulus dengan system adaptif Keperawatan merupakan pengalaman dalam mempedulikan orang/nurthuring Caring bersifat universal dan bervariasi secara budaya Caring sebagai moral ideal : akal. King Tahun 1974 1976 Nama Sister Calista Roy Josephine G. jia terkait satu sama lain Penyakit sebagai bukti bagi pola hidup yang belum terjadi Subsistem berada pada stabilitas yang dinamis Manusia dan lingkungan sehat yang konkrit 1966 Lydia E. Newman 1980 1981 Dorothy E. Orem Imogine M. Hall 1967 Joyce Travelbee 1970 Martha E. Johnson Rosemarie Rizzo Parse Share this:    StumbleUpon Digg Reddit . Rogers 1971 Dorothea E. pikiran.

2. 1989). Stressor Stressor adalah kekuatan lingkungan yang menghasilkan ketegangan dan berpotensial untuk menyebabkan sistem tidak stabil. Neuman mengklasifikasi stressor sebagai berikut : a. Garis pertahanan dan perlawanan Garis pertahanan menurut Neuman‘s terdiri dari garis pertahanan normal dan garis pertahanan fleksibel. lima variabel sistem klien. sistem atau kondisi yang menyertai pengaturan karena adanya stressor yang disebut wellness normal dan digunakan sebagai dasar untuk menentukan adanya deviasi dari keadaan wellness untuk sistem klien. Stressor ekstrapersonal : juga terjadi diluar lingkup sistem atau individu/keluarga tetapi lebih jauh jaraknya dari sistem dari pada stressor interpersonal. Selain itu ada berbagai stressor yang dapat menginvasi . Garis pertahanan normal merupakan lingkaran utuh yang mencerminkan suatu keadaan stabil untuk individu. Konsep Dasar Konsep utama yang terdapat pada model Neuman. struktur dasar. garis pertahanan dan perlawanan. intervensi dan rekonstitusi (Fitzpatrick & Whall. tingkatan pencegahan. Stressor interpersonal : yang terjadi pada satu individu/keluarga atau lebih yang memiliki pengaruh pada sistem. Misalnya : respons autoimmun b. meliputi: stresor. Stressor intrapersonal : terjadi dalam diri individu/keluarga dan berhubungan dengan lingkungan internal. Misalnya : ekspektasi peran c. Misalnya : sosial politik. Berikut ini akan diuraikan tentang masing-masing veriabel 1.TEORI MODEL BETTY NEUMAN Posted on 31 Maret 2011 by andaners TEORI MODEL BETTY NEUMAN A.

mengurangi reaksi dan meningkatkan faktor-faktor resisten sehingga melindungi struktur dasar melalui tindakan-tindakan yang tepat sesuai gejala. Sistem klien . Oleh sebab itu untuk mempertahankan keadaan stabil dari sistem klien. maka sistem depan berkonstitusi. Garis pertahanan fleksibel berperan memberikan respon awal atau perlindungan pada sistem dari stressor. Meliputi berbagai tindakan yang dimulai setelah ada gejala dari stressor. Kondisi ini bersifat dinamis dan dapat berubah dalam waktu relatif singkat. Pencegahan tersier difokuskan pada perbaikan kembali ke arah stabilitas sistem klien secara optimal. Garis ini bisa menjauh atau mendekat pada garis pertahanan normal. sosiokultur. b. Garis pertahanan normal ini terbentuk dari beberapa variabel dan perilaku seperti pola koping individu. Pencegahan sekunder mengutamakan pada penguatan internal lines of resistance. Tingkatan pencegahan Tingkatan pencegahan ini membantu memelihara keseimbangan yang terdiri dari pencegahan primer. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat resistansi terhadap stressor untuk mencegah reaksi timbul kembali atau regresi. Aplikasi Model Sistem Neuman dalam Keluarga (Stepans & Knight. a. Strateginya mencakup : immunisasi. Jika itu terjadi. pendidikan kesehatan. Jika pencegahan sekunder tidak berhasil dan rekonstitusi tidak terjadi maka struktur dasar tidak dapat mendukung sistem dan intervensiintervensinya sehingga bisa menyebabkan kematian.1. Intervensi dilakukan jika resiko atau masalah sudah diidentifikasi tapi sebelum reaksi terjadi. 4. Misalnya mekanisme sistem immun tubuh. sekunder dan tersier. meliputi : promosi kesehatan dan mempertahankan kesehatan.1. perkembangan dan spiritual) dapat mempengaruhi tingkat penggunaan garis pertahanan diri fleksibel terhadap berbagai reaksi terhadap stressor. Gambar 2. Pencegahan Tersier Dilakukan setelah sistem ditangani dengan strategi-strategi pencegahan sekunder. Pencegahan primer : terjadi sebelum sistem bereaksi terhadap stressor. dapat dilihat dari gambar 2. Garis pertahanan normal ini merupakan bagian dari garis pertahanan fleksibel. Pencegahan sekunder. Pencegahan tersier cenderung untuk kembali pada pencegahan primer. c. Disamping itu hubungan dari berbagai variabel (fisiologi. Bila jarak antara garis pertahanan meningkat maka tingkat proteksipun meningkat. Pencegahan primer mengutamakan pada penguatan flexible lines of defense dengan cara mencegah stress dan mengurangi faktor-faktor resiko. Artinya garis resisten ini melindungi struktur dasar dan akan teraktivasi jika ada invasi dari stressor lingkungan melalui garis normal pertahanan (normal line of defense). Jika lines of resistance efektif dalam merespon stressor tersebut. 3. maka perlu melindungi garis pertahanan normal dan bertindak sebagai buffer. 2002) Sedangkan garis perlawanan menurut Neuman‘s merupakan serangkaian lingkaran putus-putus yang mengelilingi struktur dasar. psikologis. jika tidak efektif maka energi berkurang dan bisa timbul kematian. maka sistem klien akan bereaksi dengan menampakan adanya gejala ketidakstabilan atau sakit dan akan mengurangi kemampuan sistem untuk mengatasi stressor tambahan. olah raga dan perubahan gaya hidup.garis pertahanan normal jika garis pertahanan fleksibelnya tidak dapat melindungi secara adekuat. gaya hidup dan tahap perkembangan. Untuk lebih jelasnya tentang garis pertahanan ini. sehingga dapat mempertahankan energi. Tujuannya adalah untuk memperoleh kestabilan sistem secara optimal dan memelihara energi.

memiliki lima variabel yang membentuk sistem klien yaitu fisik. Klien sebagai suatu sistem memberikan arti bahwa adanya keterkaitan antar aspek yang terdapat dalam sistem tersebut. dan mengembalikannya pada tingkat semula sebelum sakit. Stress dan reaksi terhadap stres merupakan komponen dasar dari sistem terbuka.. psikologis. Rekonstitusi dapat dimulai menyertai tindakan terhadap invasi stressor. perubazhan dapat mempertahankan kesehatan secara adekuat.hari. sosiokultural. Rekonstitusi bisa memperluas normal line defense ke tingkat sebelumnya. Rekonstitusi Neuman (1995) mendefinisikan rekonstitusi sebagai peningkatan energi yang terjadi berkaitan dengan tingkat reaksi terhadap stressor. komunitasnya. 5. intrapersonal. keluarga. Intervensi Merupakan tindakan-tindakan yang membantu untuk memperoleh. 6. Yang termasuk rekonstitusi adalah faktor-faktor interpersonal. 2005). perkembangan dan spiritual.tan atau stabilitasasi system. sosiokultur. Neuman meyakini bahwa klien adalah sebagai suatu sistem. ekstrapersonal dan lingkungan yang berkaitan dengan variabel fisiologis. Elemen-elemen yang ada dalam sistem terbuka mengalami pertukaran energi informasi dalam organisasi kompleksnya. Apabila bagian-bagian dari klien berinteraksi secara harmonis. Namun apabila terjadi ketidakharmonisan diantara bagianbagian dari system. hal ini disebabkan karena adanya kebutuhan yang tidak terpenuhi. dan kekuatan/kelemahan bagian-bagian sistem.Rekonstitusi adalah suatu adaptasi terhadap stressor dalam lingkungan internal dan eksternal. terdiri dari pencegahan primer. kelompoknya. komunitas atau sosial issue (Tomey & Alligood. menstabilkan sistem pada tingkat yang lebih rendah. Perubahan istilah dari Holistik menjadi Wholistik untuk meningkatkan pemahaman terhadap orang secara keseluruhan. meningkatkan dan memelihara sistem keseimbangan. Pernyataan tersebut membuktikan bahwa setiap orang itu akan memiliki keunikan masing-masing dalam mempersepsikan dan menanggapi suatu peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari. 1998). Selanjutnya juga dijelaskan oleh Neuman bahwa klien merupakan cerminan secara wholistik dan multidimensional (Fawcett. perkembangan dan spiritual. Kesehatan klien akan dipengaruhi oleh keluarganya. genetik. sekunder dan tertier. Variabel-variabel tersebut yaitu variabel sistem. Share this: . Disamping itu klien atau sistem dapat menangani stressor dengan baik. Struktur dasar Struktur dasar berisi seluruh variable untuk mempertahankan hidup dasar yang biasa terdapat pada manusia sesuai karakteristik individu yang unik. Dimana secara wholistik klien dipandang sebagai keseluruhan yang bagian-bagiannya berada dalam suatu interaksi dinamis. Keseimbangan fungsional atau harmonis menjaga keutuhan integritas sistem.Model Sistem Neuman merupakan suatu pendekatan sistem yang terbuka dan dinamis terhadap klien yang dikembangkan untuk memberikan suatu kesatuan fokus definisi masalah keperawatan dan pemahaman terbaik dari interaksi klien dengan lingkungannya. karena pendekatan yang dipergunakan adalah pada komunitas sebagai sistem klien. 7. kelompok. maka akan terwujud jika kebutuhankebutuhan sistem telah terpenuhi. Model Sistem Neuman ini sangat sesuai untuk diterapkan pada pengkajian di masyarakat. bahkan lingkungan sosialnya. Klien sebagai sistem bisa individu. psikologis. sehingga sakit atau kematian.

TEORI MODEL BETTY NEUMAN « APLIKASI MODEL HEALTH PROMOTION NOLA J. dan kiat/art (Watson. and ethical human are transaction. esthetic. PENDER MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN » Teori Filosofi Keperawatan Jean Watson Posted on 18 Maret 2011 by andaners TEORI FILOSOFI KEPERAWATAN JEAN WATSON A. seperti yang dinyatakan oleh Watson (1985) “human care is the heart of nursing‖. Sebagai human science keperawatan berupaya mengintegrasikan pengetahuan empiris dengan estetika. 1985). Sebagai pengetahuan tentang human care fokusnya untuk mengembangkan pengetahuan yang menjadi inti keperawatan. humanities. scientific. nursing theory. konsep keperawatan. Filed under: ASUHAN KEPERAWATAN Ditandai: | BETTY NEUMAN. Dasar Pemikiran 1. personal. Filosofi / Keyakinan Keperawatan menurut Jean Watson adalah “…. Ini termasuk pengembangan pengetahuan sebagai basis dalam area: 1.” Keperawatan sebagai sains tentang human care didasarkam pada asumsi bahwa human science and human care merupakan domain utama dan menyatukan tujuan keperawatan. Implikasi dari pengalaman manusia dan responnya terhadap kondisi sehat sakit. nursing. 3.    StumbleUpon Digg Reddit Like this: Suka Be the first to like this post. Pandangan tentang keperawatan sebagai science tentang human care adalah komprehensif. Pengkajian terhadap kondisi manusia 2. nursing science.. Telaah terhadap pengelolaan kondisi-kondisi yang menyertainya .Human science of person and human health-illness experiences that are mediated by professional.

2. Pengembangan sensisitifitas atau kepekaan diri kepada orang lain. Dimana nilai-nilai ini didapatkan dari orang tua. Pengembangan hubungan yang bersifat membantu dan saling percaya (a helping trust relationship) . ini berkaitan dengan tingkat kesesuaian antara diri yang dipersepsikan dan diri yang diwujudkan. d.4. Pembentukan sistem nilai humanistic dan altruistic dalam diri seseorang dapat dinilai pada usia dini. tetapi berubah-ubah tergantung pada kapasitasnya untuk berfungsi pada lingkungan yang dinamis. Sistem nilai humanistic altruiistic ditingkatkan melalui pengalaman hidup seseorang. Penanaman (melalui pendidikan) faith-Hope Merupakan hal yang sangat penting dalam caratif dan curatif. karena pikiran dan emosi seseorang adalah jendela jiwa. b. Fokus keperawatan ditujukan pada promosi kesehatan dan penyembuhan penyakit dan dibangun dari sepuluh factor carativ. Sehat menggambarkan suatu keutuhan kondisi seseorang yang sifatnya multidimensional. dan jiwa. antara lain: 1. Pembentukan sistem humanistic dan altruistic. proses pembelajar dan paparan terhadap nilainilai kemanusiaan. pikiran. Sehat tidak dapat dinyatakan sebagai suatu kondisi yang terhenti pada titik tertentu. Deskripsi dari atribut-atribut caring relationship 5. Studi tentang sistem bagaimana human care harus diwujudkan. Dari beberapa konsep sehat sakit di atas dapat dikemukakan beberapa hal prinsip. Kondisi sehat dapat dicapai. karena adanya kemampuan seseorang untuk beradaptasi terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal. yang meliputi : a. c. as a fully functional integrated self. 3. yang dapat berfluktuasi tergantung dari interrelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi. Perawat perlu selalu memiliki positif thingking sehingga dapat menularkan kepada klien yang akan membantu meningkatkan kesembuhan dan kesejahteraan klien. Jean Watson mendefinisikan sehat sebagai kondisi yang utuh dan selaras antara badan. manusia diyakini sebagai person as a whole. Dalam pandangan keperawatan Jean Watson.

baik ekpresi perasaan positif maupun negatif. Caring yang efektif akan menigkatkan status kesehatan dan perkembangan individu dan keluarga. Meningkatkan dan saling menerima pengungkapan ekspresi perasaan. e. dimana caring melengkapi curing. Caring bersifat healthogenic‖ daripada sekedar curing. yaitu: a. 2. f. kejujuran. Mengembangkan kekuatan faktor excistensial phenomenologic Dalam praktek keperawatan ―caring‖ ditujukan untuk perawatan kesehatan yang holistik dalam meningkatkan kontrol. . kehangatan dan komunikasi efektif. Caring meliputi faktor-faktor caratif yang dihasilkan dari kepuasan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar manusia. e. Respon caring adalah menerima seseorang tidak hanya sebagai seseorang berdasarkan saat ini tetapi seperti apa dia mungkin akan menjadi dimasa depannya. c. fungsional. menyediakan perkembangan potensi dan memberikan keluasan memilih kegiatan yang terbaik bagi diri seseorang dalam waktu yang telah ditentukan. sosial. Caring merupakan inti dari keperawatan. empati. melindungi dan meningkatkan atau memperbaiki keadaan mental. Caring dapat dilakukan dipraktekkan secara interpersonal b. Dan untuk membantu pasien yang sakit. Membantu pemenuhan kebutuhan dasar manusia dengan antusias (kebutuhan-kebutuhan survival. Asumsi dasar Asumsi dasar teori watson terletak pada 7 asumsi dasar yang menjadi kerangka kerja dalam pengembangan teori. i. Menggunakan metode ilmiah dan menyelesaikan masalah dan pengambilan keputusan. pengetahuan dan promosi kesehatan. Menciptakan lingkungan yang mendukung. kultural dan lingkungan spiritual. g. g.Sebuah hubungan saling percaya digambarkan sebagai hubungan yang memfasilitasi untuk penerimaan perasaan positif dan negatif yang termasuk dalam hal ini. h. d. Praktek caring mengitegrasikan pengetahuan biopisikal dan perilaku manusia untuk meningkatkan kesehatan. Meningkatkan dan memfasilitasi proses belajar mengajar yang bersifat interpersonal. Caring environment. integratif dan grup) j. f.

Kesehatan merupakan keadaan terbebas dari keadaan penyakit. Perilaku caring tidak diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. 3. akan tetapi hal tersebut diwariskan dengan pengaruh budaya sebagai strategi untuk melakukan mekanisme koping terhadap lingkungan tertentu. Menekankan pada fungsi pemeliharaan dan adaptasi untuk meningkatkan fungsi dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. 2. 4. Konsep tentang manusia Manusia merupakan suatu fungsi yang utuh dari diri yang terintegrasi (ingin dirawat. Teori keperawatan Menurut Jean Watson Posted on 18 Maret 2011 by andaners MANUSIA sebagai FOKUS SENTRAL Keperawatan sebagai sains tentang human care didasarkan pada asumsi bahwa human science . dan merasa dicintai dan merasa mencintai. pencegahan penyakit dan caring ditujukan untuk klien baik dalam keadaan sakit maupun sehat. dan Jean Watson menekankan pada usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut. caring dan nursing merupakan konstanta dalam setiap keadaan di masyarakat. dipahami dan dibantu) Manusia pada dasarnya ingin merasa dimiliki oleh lingkungan sekitarnya merasa dimiliki dan merasa menjadi bagian dari kelompok atau masyarakat. dihormati. mendapatkan asuhan. Konsep tentang keperawatan Keperawatan berfokus pada promosi kesehatan.B. Konsep tentang lingkungan Berdasarkan teori Jean Watson. Komponen Model Nilai-nilai yang mendasari konsep caring menurut Jean Watson meliputi: 1. Konsep tentang kesehatan Kesehatan merupakan kuutuhan dan keharmonisan pikiran fungsi fisik dan fungsi sosial.

kesehatan dan keperawatan dapat dilakukan. dan responnya terhadap berbagai kondisi sehatsakit 3. berkesinambungan dan itu semua penting untuk perkembangan personalnya. kajian terhadap makna. dunia objektifitas dapat dihubungkan dengan dunia subjektif dari pengalaman manusia untuk mencapai linkage ini. Sebagai pengetahuan tentang human care fokusnya untuk mengembangkan pengetahuan yang menjadi inti keperawatan. Melalui strategi integrasi dan analisis. humanities dan kiat/art (Watson. Pandangan tentang kesehatan berfokus pada individu secara utuh meliputi hal-hal yang bersifat fisik.perilaku. Telaah terhadap pengelolaan kondisi-kondisi yang menyertainya 4.pikiran dan jiwa. Ini termasuk pengembangan pengetahuan sebagai basis dalam area-area : 1.esthetic and moral realms-instead of just certain aspects oh human behavior and physiology. Such a viewed of health focuses on the entire nature of the individual in his or her physical. Its also associated with the degree of congruence between the self as perceived and the self as experienced.1985:14) yang bermakna bahwa keberadaan berbagai aspek dari diri seorang manusia. manusia dilihat sebagai sosok yang utuh.etis dan moral. tidak sekedar berfokus pada aspek-aspek perilaku dan fisiologi manusia semata. Sebagai human science keperawatan berupaya mengintegrasikan pengetahuan empiris dengan estetia. the sum of his or her parts ….sosiokultural. guna meletakkan dasar-dasar subject matter serta tanggung jawab ilmiah dan sosialnya. seni dan humaniora untuk menemukan pengetahuan keperawatan baru. berbeda dari manusia lain.and human care merupakan domain utama dan menyatukan tujuan keperawatan.social.1985).the human is viewed as greater than. Perspektif tentang human science memberi kesempatan bagi pemikir/peneliti keperawatan untuk melakukan telaah terhadap keilmuan keperawatan dan arahnya. Pandangan dasar tentang manusia ini.body and soul. Melalui perspektif ini. Dalam konsep holism ini. SEHAT/KESEHATAN • Watson (1985:48) menyatakan sehat sebagai unity and harmony within the mind. unik dan manusiawi. Pengkajian terhadap kondisi manusia 2. yang dalam paradigma keperawatan merupakan fokus sentral pada saatnya memberi arah pada eksplorasi tentang human science . as a fully functional integrated self. Pandangan tentang keperawatan sebagai sains tentang human care adalah komprehensif.nilai etika tentang manusia. secara bersama-sama berfungsi dan berespon untuk mewujudkan keutuhannya. and different from. Dari beberapa konsep sehat (dan .sosial. Definisi tersebut mengungkap bahwa sehat merupakan kondisi yang utuh dan selaras antara badan. yang berinteraksi dengan manusia lain dan lingkungannya secara dinamis. human responses (to health and illness) dan human care serta menuntun perawat untuk memahami dan memperlakukan manusia lain (klien) secara utuh. dan ini berkaitan dengan tingkat kesesuaian antara diri yang dipersepsikan dan diri yang diwujudkan. Karena keutuhan ini maka manusia itu unik. Dalam pandangan keperawatan manusia diyakini sebagai person as a whole. Eksplikasi dari pengalaman manusia dengan. (Watson. Studi tentang sistem untuk bagaimana human care mesti diwujudkan Dalam eksplikasi sains tentang human care pencarian harus termasuk beragam metoda untuk memperoleh pemahaman utuh dari human phenomena. Pencarian ini harus memfasilitasi integrasi pengetahuan dari biomedical. …. Deskripsi dari atribut-atribut caring relationship 5. Manusia juga diyakini sebagai sistem terbuka (openned system). seperti dinyatakan oleh Watson (1985) human care is the heart of nursing..

sakit/illness) diatas dapat dikemDari beberapa konsep sehat (dan sakit/illness) diatas dapat dikemukakan beberapa hal prinsip antara lain : • Sehat menggambarkan suatu keutuhan kondisi seseorang yang sifatnya multidimensional. Pengekspresian perasaan positif dan negative 6.social dan spiritual.  hadir secara jiwa dan raga. Watson kemudian memperkenalkan ―clinical caritas process‖(CCP).Jadi clinical caritas process adalah suatu praktek perawatan pasien dengan sepenuh hati kesadaran. A.perbaikan fisik. Clinical caritas process. Bantuan kepada kebutuhan manusia(Human needs assistance) 10. compassion‖.Carrative factor Elemen-elemen yang terdapat dalam carative factor adalah: 1.1985) ini berkenaan dengan proses yang humanitis dalam menentukan kondisi terpenuhi tidaknya kebutuhan dasar manusia dan melakukan upaya pemenuhannya melalui berbagai bentuk intervensi yang bukan hanya berupa kemampuan teknis tetapi disertai ―warmth. • Kondisi sehat dapat terwujud bila kebutuhan dasar manusiawinya terpenuhi• . Dari kesepuluh carrative factors diatas. Eksistensi fenomena kekuatan spiritual. tetapi berubah-ubah tergantung pada kapasitasnya untuk berfungsi pada lingkungan yang dinamis.perlindungan. Peka pada diri sendiri dan kepada oran lain(Sensitivity to self and others) 4. .mental. • Carative factor menurut Watson adalah mencoba menghargai dimensi manusia dalam perawatan dan pengalaman-pengalaman subjektif dari orang yang kita rawat. Nilai-nilai kemanusiaan dan Altruistik(Humanistic-Altruistic System Value ) 2.supportif dan mampu mengekspresikan perasaan negative dan positif dari dasar-dasar nilai spiritual diri dalam hubunganya dengan pasien sebagai one-beingcared-for.yang berarti memberi cinta dan perhatian khusus. yang dapat berfluktuasi tergantung dari interrelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi. 9.yang berasal dari bahasa yunani ―cherish‖. Proses pemecahan masalah perawatan secara kreativ (creative problem-solving caring process) 7.sepenuh hati dan cinta.melampaui diri sendiri dan supaya lebih terbuka peka dan iba. • Sehat sebagai suatu kondisi keseimbangan yang dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh (manusia) karena keberhasilannya menyesuaikan diri terhadap pengaruh-pengaruh yang dapat mengganggu (agent.dan cinta. Pembelajaran secara transpersonal(transpersonal teaching learning) 8. Membantu menumbuhkan kepercayaan.environment). keyakinan dan harapan(Faith and Hope) 3.untuk menempatkan carative factor nya. • Sehat tidak dapat dinyatakan sebagai suatu kondisi yang berhenti pada titik tertentu.adalah sebagai berikut: Merawat pasien dengan penuh kesadaran. kindness. Kondisi sehat dapat dicapai karena adanya kemampuan seseorang untuk beradaptasi terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal. Caring dalam keperawatan menyangkut upaya memperlakukan klien secara manusiawi dan utuh sebagai manusia yang berbeda dari manusia lainnya (Watson.membuat hubungan dalam perawatan secara manusiawi 5. Budidaya nilai spiritual dan transpersonal. Dukungan.

Watson (1999) menekankan bahwa perawat dalam hal ini sebagai care giver juga perlu memahami kesadaan dan kehadiranya dalam moment merawat dengan pasienya . Istilah transpersonal berarti pergi keluar diri sendiri dan memungkinkan untuk menggapai kedalaman spiritual dalam meningkatkan kenyamanan dan penyembuhan pasien. B.Kesadaran perawat menjadi perhatian penting untuk keberlanjutan dan pemahaman terhadap persepsi orang lain. Pendekatan ini menyoroti keunikan dari kedua belah pihak.yaitu perawat dan pasien.Oleh karena itu.meningkatkan dan mempertahankan martabat .yang menjadi dasar dari suatu hubungan.dan mungkin mampu merasakan penderitaan pasien. arti persepsi seseorang kesemuanya berdasar pada pengalaman hidup yang dialami seseorang .secara artistk. dan lebih mendalami situasi kesehatan diri mereka sendiri.  Perawat merawat dengan kesadaran yang dikomunikasikan untuk melestarikan dan menghargai spiritual .yang merawat dan yang di rawat keduanya terhubung dalam mencari makna dan kesatuan.kenyamanan.transpersonal caring relationship itu berkarakteriskkan hubungan khusus manusia yang tergantung pada: Moral perawat yang berkomitmen melindungi dan meningkatkan martabat manusia seperti dirinya atau lebih tinggi dari dirinya.sebagai bagian dari caring-healing-practice. sensasi tubuh.pengalaman dan persepsi sedang berlangsung. pikiran atau kepercayaan spiritual .yang dihadirkan sebagai kesatuan ―menjadi dan berarti‖(being and meaning). dan dari keduanya dengan phenomena tempat yang unik mempunyai kesempatan secara bersama datang dalam moment interaksi human to human .oleh karena itu tidak memperlakukan seseorang sebagai sebuah objek.yang memperhatikan keindahan.  menciptakan lingkungan penyembuhan di semua level. Transpersonal caring relationship Menurut Watson(1999).Pada akhirnya. 1999) adalah kesempatan (mengenai tempat dan waktu) pada saat perawat dan orang lain datang pada saat human caring dilaksanakan .kreatif menggunakan diri dan segala cara dalam proses perawatan. Bagi Watson (1988 b. tujuan-tujuan. 1999) bidang yang luar biasa yang sesuai dengan kerangka refensi seseorang atau perasaan-perasaan yang dialami seseorang .tujuan dari transpersonal caring relationship adalah berkaitan dengan melindungi. C.kemanusiaan.menunjukkan perhatian kepada subjektifitas seseorang.dan juga hubungan saling mneguntungkan antara dua individu. CARING OCCATION/MOMENT  CARING OCCATION menurut Watson(1988.fisik dan non fisik.kesatuan dan keselarasan batin.dengan penuh kesadaran dan keseluruhan.dan mencoba melihat dan mengacu pada kerangka berfikir orang lain. Perawatan berkesadaran bahwa mempunyai hubungan dan potensi untuk menyembuhkan sejak. dengan demikian akan menjadi bagian dari pengalaman hidupnya sendiri Caring occation bisa menjadi tranpersonal bilamana memungkinkan adanya semangat dari . sekarang atau masa yang akan . lebih lanjut dari kedua belah pihak perawat maupun yang dirawat dapat dipengaruhi oleh perawatan dan tindakan yang dilakukan keduanya . Hubungan ini menjelaskan bagaimana perawat telah melampaui penilain secara objektif. Terlibat dalam proses pengalaman belajar mengajar.kehormatan dan kedamaian.hubungan. harapan-harapan pertimbangan dari lingkungan.

.keduanya(perawat dan pasien) kemudian adanya kesempatan yang memungkinkan keterbukaan dan kemampuan –kemampuan untuk berkembang. pp. 116-117)  3. (Watson 1999 .

3.8.9.

3:3.3:39:2.3././../..3.7.38.3 202-039:8:.3203.503..9.3.:. :39:502-.3 205:9202-079.3808047.  7/.5.3:39:203/4743 47./.9.9.30507.3502253  507.30502253..8808047.8.7./..503.3:8.3/.3..3 803.28:./.3-0780/./.9::.3/.8.25.3:39:203./.8/.:/.3/.3 :382.3.7.3202503.50502253.549038.2202-07.39.92025:3...30502253..9 907..390.3..33.3.9:808:.40-.547.9/9072.39079039:.9::.3/2808047.25:.30502253.9.32:3.919..72.89079039:.5.9::.5.5. 808047.2030.38.24390847.7.9 203008...2202503.3..301091/03.  0502253.1:38503./-.7/   ./.8:.3-07../.7:.9::.350304.3.3.2/.309.70.9:47.390780-:92025:3.3  &39:/.3 /33./.:..:078.3 /..8 9079039: !.59.7.3 047# %077  / 0502253.3 /.9.3907.3.8./:.:53907./.3/33.02.5507.39079039:.3.3207:5. -007.39:.:5:3-07-:.9.3..3907-039:249.3.9 81.-.3-07-0/.:39:203.39039.-.3803.39..7:507.3:39:-0757 -078.920.3..5.3203.3507:202..2.. 03.3 .2 .380.8-.3.3.8.3.81.7:47.3.9.3. 0502253...390.3..5.8:.3:8.:5:3-.507.9808:.5 /../  - 0502253.: 800425447.3.8 -.5.3507. 0502253./909./..8.7:.8 .59..3/2 808047.3097.9 /.3.8 9:./.3  $94/  ..3/507.3.3.02.2202503.9/5.5.3.3/..39.3/.3..3.3.0502253.5.9..8.25:.90780-:9/.:-07-:. .2.3907.207.9.3/.3.-.. 907.9..3-07-.7025.8-.8808047.38047.5253.703.30502253.35../.2 9039./909.919.-0-07.3.20507.9-.-/.9.3907. 47..9/...28:.3202503.9:89:..305.9:574808.8:.2025:3.5..2./.350.3203.320249.35.31. $09.30502253..3:39:203/474347..343/8:39:20::/.:-:3.3..39/.9/.47..3.:9.33..5....5.%0..2/.    !03079.3-0714:85../03.5075.357410843.. /.3-0780/.30507.9472.3803..02..8/.3 ..: 203:3:..8:9.32.5..25:.3.-....9.8.: 800425447.:3..8:.8.9 507..3  /.9:574808.3503:3.020338.3 8...390780-:980.9/03..39:.3 803.7:.73.:.

.20507.7.9.3.2.8 !07.3 /93.3 0502253.9207:5..3.350.3/4907 903.9.800-3.3 /. $0.5.203.8.2./.38.5/08.850203..-.8 .33 -.3080.907-08.2..257203.3203..3.230.  0/:3/07$&!#%9.. 48390 .0502253.80.93..3.3905.70.080./.%.8203.3/...38.3.9.9..9.93.9:.3/.7.7$.5.33/.3080.2.9.91:./.2:3097.9./.-....8: /3/4308.82.3-07. 07.58.3/3.32.:/.3/03.880/./.9. 0502253.7/3/4308.9/50..3..5 50.-..7!07..3..53.80:7:. .5.2:2.7      9¾ °..:0 .3903.3../809./.9.25./.8.788202507:.080.507.3.30.207..7.3848.  f° f° ¾ %02.3 !#%42039.3-07:.8..5.99..9.//:3.3 3.3.3080.3.9207:5.7 1472:.8.9.9:39:203/.8..808 50784.3.9.83.7803..3080.8.9:50.25.9..257 907/897-:880.7./574-02/802:..80850.9/907..9..3.   -.9..3402..30.9072.808907..3/./80:7:./7.38.088./.9.3 2...3/4308.03/07:3 /8723..7.3  .8.704254283 3/4308.574-02080.93  :8:83./..:3 .3-07:.7-078.3 903.5.9..-.3/06:9 $0-.80/:.:5:3/.9:39:203.7.9$0/:3..

   .

     9¾ °½ f° f° ¾ .

.

   .

43805 43805/..8:/:39: 203:7.342508907.32. .:/0138.7..:-:3.38:.3.32.3503.38:.3 80.9.380-.39047/.3/-.438059:.2202-039:8:./2.  203.32030.3.9..8:28/.7.3:380-:./.2.5.380-.3  :25:.382-49039..9.3/.8.5.5.3.8:.9.3. 4/0438050507.98907.81034203.9:-.3.3...9:50789.3.9.:1034203.3:39: 202-. 203085708.9..9 .-07/./.3-0-07.3.43805  03843805   ¯½nfn°n ½  ¾ f  n°n ½ °¾ ½f°– f½f f¯f ff¯  ½f°¾ f f ¯¾f°f¯ ©f ¾   °€  °fn°n ½ °° ¾ f  n°n ½ °¾ ½f°–¾ f¯f ff¯  ½f° ¾ f f n° f°f° ff    ¾fnn°n ½ 4/043805.4380590780-:9/03../..4394 20307:5.31034203.7.9:07.3/. 207:5./.9: 24/0. °°–ff°½f½ f€½ ff°¯ ¯ f°¯ °– ¯ f°–f°½€ ¾ .385081.2.3:-:3.3.9.9/.3.07./.. °–f€f¾ $½f½ °f°– ½ fff° f°ff°°f °–f°½f  ½ fff° .3203.9:1034203.35078058808047..9.3/.3.3.3-07.5..:.:503:3.9. 0..9.9.3-0-07./.50.7.382-4/...3-071:38:39:     .:20303/.28:.2. ¯ fff° f–½ ff°f° ° .3 20307.:1034203.7:2.9:5.9:4-0 -03/.388902.3203039:.5..35073.7.7.3.343897:8.3/.3/. ¯ nf$f°f½f f½ ff°f°f°–  f° % #!#% %047.5./. 1034203.:07.58:.3.7:2.2-.       4/0.3 207. /03.17.8.8..3.9.20.0723..-.7802.438050/. 1034203.43805..3:3/-...3-07:5.3./...  43805.: 0..35.43805.3. %047/.3.3 202-07.-897.9:0.39./0 5.4.9.3/.38.9/5.:8:.9:07. 8:..

8.5.2094/0/..2-..9.3  2030.8.9.8.9 /02-.3.3   @  ½ fff°¯ °– °€f¾f° f°¯ ° €°¾f°¾ f–f °–f°f°–¾½ ¾€ f °¾ ½ °¾ ½ ½ fff°¾ ½  °–f°f°ff°¾ ½¯f°¾f °¾ ½¾ f ¾f  °¾ ½°–°–f° f° ½ fff°   @  ½ fff° ¾€f¯f f°f  ½ fff° –°ff° °–f°ff¾f°ff f¾°ff°–© f¾ f°  ¯ f°–f° °–f°¯ °––°ff°nff ½f°––¾   @  ½ fff° ¾€f¾ f°f f°¯¯ f°f  ½ fff° f½f –°ff° ½f f¯f¾ff¾ f°f¯f½°¯f¾ff ¾ ff°f°–¯½ ¾¾ ¾f °–f°¾f¾ ½f  ½ fff°   @  ½ fff° ½ f° ff¯¯ ¯½ ff  €° –  ½ fff°f°– ff°¯ f½ ° f°   @  ½ fff°¯ °©f ½ ¯f° f° ½ f° ff¯¯ ¯½  fff¾½f   ½ fff° !0702-...9..79047 0507.7.3./.320343974.7 ...7..3-07507.3-07-.3 2030.30507.3-079::./: /:-.4-  2030..2 202-0/.380-.:8.90789/.32094/0/0/:91  0389047   n °€n  ¯ ½ff°¯  f°–f  f° f   © f°–f¯ f¾   – ° f¾f¾ ¯½¾    ¾f°   ¯ °© f¾f°€ °¯ °f½ °°–¾f ¾½°¯   ¯ f°–f°  ¾½°¯f°  f½f½ °fff° f ©   @ °f    f ¾f° ¾ ff ¯ ©n f  ¯ f°f   ¾½°¯ ¾  %0470507..f¾ff½f¾ °¯ ° °f°½ fff°f°–  f°  f   f ...3/.9.92.20507.9.:..8.3 %477089  /.30507.3907/.9:50/42.7.3/8532:.8:.5.3 @f°  -f¯f  – f  9 ½f 9 ° f°f° 9¾ ¾° ½ ¾°f¯ ½ff° °–f° ½ ° f¾ff° ½ f f° .250309.3 %047/.340$90./.3/.3 %0470507.90789/.3  .790470507.3//0138.3/03.3 %0470507..9..9:2094/03/:91/.9..9.3/.:/:...3/.390470507.3..3/.8:.9.:/:3.333 .1034203.3:39:203..:39:203:7...8.33.038  80-.320.32025077.8.9..8.

   f f°f°  ° ¾° J  ° fn 9¾ ¾° ½ ¾°f¯ °–f°–f° ¾ ¾¾ 9¾ ¾½ ¯ f° f°f°°¯ ¯ °  f° °–f°¯ °––°ff°¾ °½ fff° °   ¾f° ½ fff°¾ f–f½ °–fff°f°– ° f½f¯ °n°f ¾ °  9 ¯ff¯f° °f°–f¾f¯ ° °f° f–f¯f°ff°–¯  ¾½° .f°¾f °–°–f°¯ ½ff°¯ f° ° –f°– ¯ °–f¾f°° ¾° – °½ 9 fff° ¯ ¯½ ff°f° ¾ f°$  f° @f°¾f¾¯ ¯ f° f°–f°¯ °nf½f ©f° 9 ° f°f°  °–f°¾¯¾ °–f°¾¾ ¯f f½€  ½ fff°¯ ½ff°½ °–ff¯f° ff¯ ¯ ¯½ f°f°–$°°– .

f°– ¾€f° ¾f f° ff¾¾ nff  ff .

f°¾f f°°–°–f°¾ ff°–°   f f  n @f    .ff – ¾   f  ¯  ¯–° . °– @f°   -f¯f ¾ .f°–¾ f–f¯f f ff ½f° ©f f ¾f¾f¯ff° 9 °f¾ f–f  f–½f ½f°– ¯  ©f   ¾¾ ¯ f f½f f¾f f¾f°– °f¯¾ .

7098 O O O ¯  D½° ––   .f–f  - ¯f°    °¾° ¾ ¯f 9f¾  $.f ° .f¾f ¾ ½°  9f ¾°   .  °°–   f°Jf¾°  .

.

  .

:39: 2030-.3 93.9.3503.507843..3.907.//.f  f° f° ¾ % # %%&   43805.3/.3-07549038.785079./.83 2.8.0:.5..8.- 0:2.2/73/.3889029/.95.33:3..7.89./:.     9¾ °.-08890203 897:9:7/.3 205:98970847 .-0  $9708847 $9708847.32.3.3.8.  07:93.3203.3/:7.-.3907/.3 7043899:8 95.3090..39039...3/.7 3907. .88970884780-.97.3 2.24/00:2.-07:9 . $9708847397.3203.9.07..2.3 507.7 43805:9..0../.81.3...83 .038/.

/.8./.3 3:3.7085438./5.3/03.3../:.9:3/.0:.:9422:3 - $97088473907507843.339073.7.3-07:-:3. 8.3907.

8507.507843.907.3.0:.3 . $97088470897.9..7:5./.7.//:.73:588902./:.9.:0-.08509.:.88902 8.3202 503.:3/.

785079.7:39:203039:./..897088473907507843.9.3../.5.3.-07-.:.3.92033.3./.38:.8 /.33472....:43/8.50- .0:.3.909./.7...703.33472.3507./.3:9:.3203.3.3.785079.3 8907/7/.8.39:.89708847./.3203079. 8....3 ./0.207:5.3/.7.7.-:39:3/../: 88902.3.0723.9:7.3.788902/./.3.7.33.3/80-:9030883472.303088:39:8890203 $0.9:0.380-..549    .3/:3.89708847 .75.70..785079.3/.3.3 108-0 .3203:7:90:2.848././../..785079.503.785079.3.3 89.8 .3.

9/.39.3 907807/14:8.3207:5.503./.7.8.9477088903803.../.88902/05..589708847 205:9574248 080.302-.././  $97.7.7.9.302.3 :9.9/.:203/0./80-0:288902-070.785079.9/.3084170889..3084170889.38208890222:39:-: .7084.25:..80-..:93/.89.28/./:5  - !03.580-0:270.9.8 /.9.88902/.785079.3905.3   %3.7-07-.89.3.9 ..3.3 -.:.357207   $890203 .39:2020./.78507..20:.93.9:70..3/.7 89708847 !03.3.357207907.38090.503:..9.39.897:9:7/..9183.3.31.-0 1844 58448  8484:9:7 50702-.897088/..8.2.3.3.3108-03.2 207085438970884790780-:9 2.35.3 ..8/.9 8.-.33./..:39:20250740 089.38907..3 57207 80:3/07/..:.-9::39: 2025079./.38 39    $0/.3.88902/9.0.0./.90503.95749085:32033.9808:.//0391.7870889033203/:3897:9:7/.3.3/.7.550702-.7-0-07.503./.3%07807 .3 %3.5079.:70708 803.3.31.-.3.8890203.783472...9..3.7.380:3/079/.9.4592..7..83...70.3.380:3/07 05:9-07-.0.-07.7.:80507954.907.7.3 4...3907/7/.5..3/.389..3/.9..35:9:8 5:9:8 .0.3203:7...33202-.302..3 3472.3-0793/.3 907./..3507.0. 09/.8090..785079.3080.3503..947 1.5..3807.8...038 3907..2.889708847 9.3203:7:90:2.5./.203.2030-.3 10-030841/010380/03./.203.3.9..35.78890203 2.33907..0307 .9-07:-.5.3 .3.92-:02.3203..3.3././.2. !03.001091/.9.8.320303897:9:7/./2.803.9:907.2-.3 8207:5.90 897..:2.35.3.203/:3897:9:7/.:5073/:3.9503:3.0.9202503.0383..32025079.-9.38890280.32020.3/.-/.3.7.3...7.33 /.3  .3-0743899:8 .3./.010912.33.7 793.8.5...9  080-./..0.8889020380./.79/...-:1107 43/83-0781.:8.339073./.3/2:.3..507-./: .9477084  3907..:.3.3708543...9.7.3507:-.95..7503.3/03.3.785079.7:93.7./..503:.380:3/07203:9.785079.38579:.3.3907807.7 20. %::.37043899:89/.84/0$89020:2.8.3907-039:/.7.0.32033..9/3.3202-07.92.3907807  .3.35.. .8907.9.20.3.203./ 2.2 .33472...0.3 3472.5-07-./0:..5.0.8 503//.589708847 &39:0-0.30307 !03.70.0.370.33472.5.380:3/07 !03.30./.3.2-.320.7.0.9.3..9039..947 1.3/7108-0907.93/.3..7/.03/07:3 :39:02-..7897088473:3./.30 41/010380 8.0.2539::-:3.2-.:522:38.32033. !03.3 .589708847:39:203.783-8..9.785079..0..3.785079.4592.0.9..7   .8/03.3. /....3.5.0.:39:202507:.9/.3-070.3203:7.0  203:7.. ..:.3../.0...038/.3108-0  .388902:39:203../.3 !03.33472.357207203:9.9/..785079.33472.9..7..785079.3.3/..0802-..8907.92025079.3/./.3897..3..3...3.3. %::.9203/:380.9203/::388902/.3-8.-.8/.903...9.0307 -07:7.78 5079.7.0.3503.-0/.3 93/.3108-0-07507..3.8:/. .7 89708847 .0./:5/.507:203/:3.3080.785079./..-8.7  5.9..89. $905. 4533/.25.970889..892-: 02-.8907.3..

3.38.3/.3907..3:3 '.390780-:9202-:9.080:7:.. 0203 00203..38579:.0:9:..7....3.22025078058.380.80-.0507.7.38890290.907/.808:.3:39:202-07.9/..7.3 9.-0.3 2:9/203843.. .2.3907-:.7.8907../489:39:2033. 88902-8..34254303/.3 -.83.7 . -.5./.3-./.7 $97:9:7/.9203.7.  0:2.8...03207:5.5.3./:.9:...73907..28:.9..  042543.9.33:3..7 489203.7.9:88902 2022.../.  $0..907503: .3/.5.8.3907.388902.-0:39:2025079.3.3.203..9:88902202-07.3/.3.33:3..:89.../.72438..33./.5./0:.7.9:503/0..3.850.39.2539:03.3 0-:9:..28890290780-:9 080.-07.3/.907503:   $97:9:7/.7.8425083.9.-090780-:9..3/./.8.5 03.58:. -.3030731472.3/02-.3907::/.8.880.3 907/.39:.-./.3 /.38:.9.9.3:93.380.2..9.9.8/3.9.8..3.8:..907893/.3../09/.-0 88902 0309 /.-.7..288902907-:..3:8.80.. /.30:..9:08..3400:2.9..2:3.0723.3.79-.888902 507:-./.0-:9:.9.809.92025079..:.2.888902 5.03..3.589708207:5..803/03.3907-.8./0../.8.38:.0-:9:.83 2.7:400:.7/.303.7.3-. 0380-.72438203.3.389..7.703-073907...099   2.9.9 0802-.5.370.7.3502.:.3080.3.3502.3/.8/.3 203.339079.20/:5.3848.3 202-039:8890203.3/503.9:50789.3 -.//.-0 .380.8:./..7.320.3..7.907.9.3.080:7:.788902907-:. ...703.3 -.8..7.83/. 04254 42:39.48903/5.247.3.0907..32./.-. 803.7.-9.380.: 02..389708847/03./.547.3/.3.31:3843.7 !07:-.3/:5/.88:0 %420 44/   0380-.3.33.. 42:39..  $97088/.7-07880:7:.380-.3/3.3-.-.9.39/.25079:.32020:3./: 0:.8.547.3  8.72438 2.788902 .8.9.3.3-.9 5.3-.3207:5.28907.9:18 58448 8484:9:7 50702-.39.4/0$89020:2.:848.9:3907.9.3.3 ./.3/80-..:88902/.7.28 !073..3/..9:.3 -..314:8/01382.489/.

23:3.35.30-703/.5.3.9.39::39:20250740 2033..338.3889025.  20389.9 . 503/0.  4/0$89020:2.202507:.1.9/2:.9.880-.5.9808:.3.3907. 397.507843.947 1.93.42:39.93.39072.3-07..9.83472..3 -./.393/.5 3.9802:.8:.8:7043899:8.9.3/.889020802-.-018448 58448  8484:9:7.0./...320302-.7098 .9.7.589708847/.3.59././.7..3-.-.038 07:5./.980-0:23.93/.507843.357207 80:3/07/..339073.3907907   #043899:8 0:2.388902   3907.3089073.3 /03.8907.8907./.5033.3.33:3./-07. 50702-.3 907/7/.3907.8.3/.889708847 #043899:8../.002.3/507:3.5.3 93/.30307./.203079.589708847 #043899:8/.3./..9./.3 2020..5./.33.393.3  203/0138.38579:...9 .:39:/907.37043899:880-.9473907507843. /.3.7.. 80-0:28.. /.  0897./.8890203  $.3202-.7503.3.3/03.9:.503..30/010380093.3...970.703..3/2... #043899:8-8.

@9.03.0 3:7839047 % # %%& 9..f  f° f° ¾ % # $ !#% %$   .@-- 9-.3/.9.3  3:783 3:7838.%%& 438050507.--99J@-  W[^ [_[X W\W^ScS`SZ WSZS`_[Z 9¾ °.O O O O ¯  D½° ––    098 f  €¾ ¾½¾  0/:3/07$&!#%9.7!027.3  4841.8.

.8.70207:5.0391...25.:2.3.302578/03.9.0..9.9843.3203:7:90.3 8.2.:2.  :2.943  0507.3:9.00507. 507843.3203./.7097.3.089.38.3/:2..30.3/42.3.39::.9.7020/.041507843..3./. :2..3:2.90/- 574108843.350309.38. .3 0507.9.7. 8.9:.30507.3/09.308909.9.8:28-..3 $0-.0 .3.8.03. 08909...389039.3/:2.3-07:5.:2.:.03....3.2033907.380-.9./..38.9 3088050703..03.70//.8.3908 /.

3 80-..543/880.3203079.343/8 43/8.3203.  !03..39039.3...3:2.70.3././... :39:20302-.03.9..  25.3 40.8/.8:50302-.9843  $0-.9.3.-.708900.8.3907.543/82.907.550304.09039./.30507... .9843   :2.3:2.:..70./.7503.3 50309.3/.9..39039..32.3..350309.79413:783 !.907.3.98.3.50309..88/.3.:.7014:83.:.2.9   %0.425700381 39072.37085433..3.380-.3:8.3/3./390507.3 805079.3:8../.79 .2.

9. 08758/. 3.7.7-0-07.3.3:3 /.7370.7/.97:89.7:8/::/.2/7808047.3  $0.99/...8907.5.:503//.3202-.7./.999079039: 909.3.3.39:35.350302-:.3/.9843 2.393.38.574248080.35.38:.3808047.7..35.747./7 .9.3/::/.5./.  !02-039:.2.3205:9 .3.53.3/.39070395.3 57./.3:9: /.30.3//.8.3907.:050.9.7.28   4:80507.343/8808047..9:0:9:. $89023.9/.5.25.7805::1.3/.25:../.90/801 0.9202-.57385 .3503.7:   43/880.39:. ..3-0-07.9.83./.3889023.97-:9..30507.9.:7.:5:3089073.3.5.5.2:9/203843.3-.39:3/..   $0.5.89.4380580.57.9.3:8..8./.3 20.3.507843.9/.3507.03/0.39.2.9.94385  .8. 3.2..-.3/9::.3/./.3.9:43/8.5.389.7390770.3..380-..:2..9.980-.7.3/7./.5.380388919.97:89..:503. .9203.3  - !03.5. /93.3.3-0781..2-.3 1.9843203/0138.5 3:3.7.02.3   ./.3  .3/.:39:-071:385.9/3.380.70.9.02.3/3.947 1.9203:.381.38.5.7.40 .3:8./.97-:9 .9..59.3/03.3:39:-07.7.950393/.9/3.5.39.9 /02:.9.3.3. /3 2.3080.305. !02-039:...3/. :-.3.703.8907./.380-.2./.8/.943..3.3/:5808047.3.3/-..:2.91/.93.5 -07:-.39:2033.7...703.3.1. 1:1:3.30248808047.91 !07.3.388902-./.3 574808502-0.907.39:/.  .43/8..90808:.9507:80.9/..9 450 07:5./..303  ./. 3-07.907.3:3..  / !0302-.8. .98.3..39.3.39073./.8:.7.:8.8..3..:202 54891933803.388902:2..9-071:9:.389.3/.05397:89 70.947.3 .3.389.380.3. !0302-.947.3/5078058.3./.3 0802-:.3202503.39..3:-:3.9/.3.3907..5.97:89.3 /.2.:2.5.47..3..94385  $9:/9039.3/./.../.7.03.3/705.320.

/.3203..7432039 2030/..3 50309.3:8./.3/.9.32094/02.3 0::7..7.32021.3   8:28/.38579:.9:.5805079.3.330.8.79047..947.:./:/.8:39: 503072..73.73207:5.5.3.808047..9 /2.9.39/.350702-.30:.   02-./7808047.3-0781..91..9470.380-.91/.3907507843.7.3907.3  1 .73205:91.3:39: 202-.9.9.350702-.8.72.8.75./.33:3.8 0-:9:.73 /9::.3549038/.33:3..3 . 848..  0 .38.2:33.3202 0.3085708507.8.2 50302-...3.9.90.9.3203/::3 203/:3/.8.:.39047.3080./.  / #08543..2-.339/.3-07/. - .3202-07.31.73.3203072.3/.3 -..93 909.:-:3.73-0781.38.984390709.3.9.89.33.9/.90.-.7203.3907-.3080../.91.3.808047.8.8.9.800/.$0-:.3.33/.9.3507. 1:3843./.:73   ./07.9.73203907.732003...90.: 202507-.354891/.32039.//2.343974 50309./.8. :9:7.5.:-:3./.../03.32.900507.:39:2033.3 0:..:2./.7..3 .3/.30:.3203..550203:.3:39:507..3507.3   033.8.3548912. .8.7.9.705:. 3907..89.203072.7.8.257..3 0-:9:.30-:9:.380.2..3:8.59.  . ..9.3489/..8:/.3/.05708 507././.3/.7.9.73/. /.32021.3503.3.3  .7.2 2033.3507.390.3 0-:9:.342:3.3:8.9.:73 !7..7.3-458.8:28/.39:5.3.301091.5.3. .3/.38.93907507843.39072..8.8.389.70507.2-.   03.3 025.3/.39:50203:.5.3./9039:.9403..3/.3203008..38.305:9:8.9..3/...3./05...5./.89038.3 8:7.9:8080.32033.3574248080.07.:.0.3/.72.9..7 8:28/.:5:330.3/57..8.2.3203.9.3.39:8.3.7303.91  1 03:3.8.503420344.9: .37:5   0302-.8574808-0.803.80-.947 1.503:3.801091  0 033.9  0..3.

59.5.30.9/..:.5.3 080.3 0507.73/.3...30-:9:.3503.39.800307.3.739/..9.8-07:93.:8.0./-.7.9843 .3-0714:85.8.   438059039.3.8.9.320.8...3/03..3.2809././.3:2.39079039:    438059039..3/.9 !07./.8.9.3:39:203..3909.38.9    W[^W\W^ScS`SZ WZa^a` WSZS`_[Z 9¾ °.3/-./.39073907.2/.8.743805.3:8.390470.9 /.90780-:9/.8:..73.3207:5.1:385020. 203..3 /5.9 /..34389.8.39...  030..39.8/.30. .5.98432030.33:783207:5./..9.3207.50..:./2403:3.38:.:5:380.35./.3/.3207:5.3503.3.3/.3:8.3.3207..7.8./.  42543034/0 .3...389039.:2.3:9:/.70//...8..897.7.3907-0-.9  203/.207:5./.380-.207.0 ./././.7 ..8:39:2033.73/9::./.9.:2.. 90780-:9   438059039.8..31:38/.31:3818/..8..3080.9.53:3.3.3..7:-:/.8.3 207./.:.574248080.70../.3/ 2.380. :8.30.3 07/.3/.3:39: 03-./.33207.78.3:8.f  f° f° ¾ &$80-.30507.78.38.8./.35.20.33:3.203.7.3820 453907. ./2/..92.90:39:20.3 503.3::9:.7 080.39:  .9843205:9  438059039.9.73203:7:90.7.3809.9 /472.9.35.3/.31:38848./.80-..7/7.2 50203:..72438.5 . &$$%# 0507.9.704254.8:28-..3 503.8 33/7.73..70307.9..32..03.3203/.9:1:38.. 3..357.

2.03..:2..3/:2..70207:5.3 8./.9.00507.3/42..9.308909.2033907.350309...8.3.3-07:5.39::.9:.302578/03.:. :2.3:9.9.3908 /..30507.3203.3 $0-.3.

33.8/.7503..3:8.350309.:39: 20302-.3 .79413:783 !.30507.7:89072.:2.425700381 39072.3:2.9.3/.5..3.343/8 43/8.543/82....3. !03.8:50302-.2.3 805079/3.88 /:3./.79 .70.: 8484:9:7.9843  $0-...3.8/.5.94385  $9:/9039.39039.8:-07..8 3907.3.:.32.850309.7:82021.2.389039.0202-0708025. 4-0919..  !03.9  %0.70.3/03.388902:39:-.-.88/.3..:39: 20250740502.3.3-.3:2.  85..70./.347.907.550304.3..3.2.32.37085433.:.35034203.9. 803/.3:8.03..:897../.3:9:/.7.03 !07850919039.:39: 20302:..708900.5-07-..7.389039.22094/.3-.2 .7014:83.9843  :2.3:2.89.3..9/:-:3..43/880..7.38.9.3:8.702089/::/.8:-091/.340.380-.7:2.  08758/..97-:9 .7-420/. 3.350309.30507.3./..3.3..3 :2..3 /.9...7370.7503.7: 0.:. .907./03.8.50309.9.3/:3.2.3907..:..88./390507...70503.9 8.350309.39039.3:2.3/.3203079. 507.903907.8/.:.380-.3203.3.2085.3.5027.:39:203..97-:9.

3-0708543:39:20::/.3:2..9039../.9./.92..3-072.5./.3. 3.32.7.:9: :3/.99078079.3.943.08547.390.3  .3/.3:39:20.907.50309 0507.7./.32.: 507850913 ..2..3/..89039..8..90/801 .3.50393:39:50702-.3./.380-.3907.380-.5. 8.9...3:8.3:8. 8.7..00/. /3.32.3:8.3//11070391742 908:241847075.32..8.32.9. !.3:8.3.3.-078.2-:3.3 .3 /.88902 907-:..2.3:8.:.79039.8.8..507843.9/.3:2..3.-071:38/.3 03 80.9./.3:8..09.3/.0-07.502:.3.980-.:./2..2.0507.40 .3/.9:39:202.3/.33:3.1:1:3./. 080.7/78047.3-073907.3:8. :3.38.3:8.3202507. 450330/88902 .78:-0..5.39:802:. .7.32.203:39:3507.3207:5.3708543808 940.25.30507.9.7 /.3/.3.2438054823 2./.3/.93.3 /..30:9:.3:8...:.25.8/03.  $%.8.-2.3 .9::3 -07-0/.3507843.3 .3:8.30507. 2009.3/ 3088 /.-.9.3-07-.38.3/.80.3:8.03..:.30507.2/.3 32.28 -07083.9.72.8484..7.202-07.. .7.850/.3848.314:880397.708079.. 0.3:9:  90 :2..33./.33.0 :2..870.703.32.. 3907.0:9:.798  .  80..52.9079..3.3:3.9843  ./.9.

3-0781.3/.90808:.343/8.8 .:/.884..5.84.850 ./.$% W..80.3/..9.0-0900390801.380.850507.437:03.3/247.-../..:39.393.3/ 5844 013890780-:9203:3.3 57...984:2.918 848.0/.9.47..3080.3/7. 08909./: 80. ././7.7.70.:8084390039703..39.33-07.7.079. .90/990/070041.980-.9.3:8..3/::/.7.5-.7.3./.3:9:/../:.3/.0/ $:.802.380.3/.39..3 !.7243939023/ -4/.800/.9.39039.7-0-07.3/84:  98.3/90801.9:7041903/./41:89.9843  203.9207:5.00/410.8 050703. 098/. .914.:9:205:9.28 3890.0. 9/.3 /5078058.3/.384707 58.3 .3.3/03..3-0.7-0714:85..3247.3.3.850.318442.3-0714:85.9 /. 84.4380580.8507.

9.8.

9.8/.4380580.9/02.9.5.3088 /.5.7-0-07.9 /.38.

.83...3.907503:W 43/880./.3..8 .039 03.2.9/.7.5 3:3.:5:3089073.3 $0389.3.77.9:43/80802-.729  3/3088 .3/..38507843.3.9473./.73.3907/./.70805::.9.. .5503.  3.9.38579:..01.0   8890381034203.80380-.999079039: 909.3..733   ::3..703.59.5.8.0-07.:/7803/7/.3/7907. 97:89.50203:.:.9.3 54891/./780.3.3 ../.39.93..30507. .9.907.330..380..3:9:5.947 0203 00203.3:8./.9907::/-.3-07..3 202-:.9 203.8../...33.3:8.430 -03 .3..77..79202-07.8.33.30380.9:57.38579:.35.389.9:43/8..3-.9.038.3088 /.73574.2.7:.305.3-. 2./7803/7/.02.9..380503:.-039:3907.70.994801.-07:9 07.1.: -07-.38:-091/./.9.3:5.3...9 /02:.381.3/.7:  W43/880.9.38507843.02.0/.2:9/203843.9..9478/.0:.320250703.7/..  . .-039:/.39.9. .3:39:-07.3.80-.3507.  !03085708.2-.7390770.9.947203:7:9..9203.3-070395.7.31:389:-: 2.354891/././.20.-07:5.9..7..25:./.47.0-:9:.90507..0574-02 84./.8:...7.7.3.3:8.3.380-. :-.9/3.38:..507.01.25.9843  3-0703.8574.9.5 -07:-./.203.:./.3202503. 202507.0-:9:./.3..:0   0.7432039  W./.7..3./.7.  W$0..90.37.72.5/8079.9/..3/3.38507843.9.3:8:8 .39.2507.9:0:9:../..3808047..908.3.3:8.39038909.9.:39:-071:385.01.747. . 20.2.3.5./.$8902'.3300/8...39073.3/.9   .8889.9...3 80503:.2.70.398/.3:3.9/.97.7: 503.3 /../03.8574. 3.8579:.3.320..39.3507.9.32.3/450   !0.8.3-0-07. 8:.7.5..3 .9.3/.7 /..3-07. 8:554791/.7.7./..088 ! :39:203025.28  W$0.3574808.947.35.088.02.39.3:8.7.8.8.7.343/8808047..5.79.3/.39.3/./.5..5..39:..0-907-:.3.088 .8.25:.397.7.3 5073/:3.2 507.3 /./.8907. 50.39:3/.3 W$0..73/.5./.305..203.99/.380.3.703.2203039:.8907.3-:.9.39:35.9..8.3:8.25:203085708.0-:9:.3:8.3.28.984302:/.3:8.01.39..3503:08.  .8:.7..2:-:3.7.9/..7... ..3/3.32.425.4-..3:8.9843.330.   .980-..3:8.9.8/.32./..3..2.8.8 574.3:9:80-.2.57385.89../.  . :2.9/.72.380.3/03... 97.803/03.5.3:2.33.3507.8579:.3503. 84...20507./20382../.7-..9:-:3.  .3 .3: .078 .5.20308:.79.343/8 907503:9/.397:89 :2...3/49078   02-.3 503.3-07-0/.5.088   !02-0.72.947.318 2039.947 1./7/..9-071:9:.0  !748085020.39:203:2-:.3203.5. .70/ 147  ://.803/03./.95.3 507-.8.38:5.3/.3.7.3./.79./.5.8.30.8843 ..7...:3...01..

.70/:.32:332..94385.9.38507843..7.7/73.38:3  :-:3.9../..308..7.803 !.3/7/....2..8..:0-93/..3-0.38507843.9.8.2.7989 80-. 47.3 /.380.350302-:.4-.79.795070:.7./.9.3502.//.3:8:8 2. 4-091 203:3:.90/:.990.3507..9:.7.91203:3./.3207.3-07429203203/:3/.7.3:39:20089.. :-:3..8808047..20./.  !07..350302-:.3/.07.8:-0919.3.3202:33.3-07.:.3:9.9 02.8.907:-:3/..3 080.3:8.9...7.9.3/..3 08.3/.3.9:507.3 503..3/.202507..3503: 08./.35.9843  97.3 203./.22033.3 203.25:207.3..3/42:3.3/.-0..38579:.9.3/.3808047.2.703.38.943859:-07.9/..79 -03.././.3:8.3.2574808503.5507805847.3-..9/..7370.2.2.30-203/.:503.9: .-.-.3 /.39:35.289:.3/03..305.9203.80-:.7/.7370.3-07...303..3 203/:3 2033.3/20.380.70.803  89.8579:..-07.93   # % .3/7.38507843.92.35.3 03.7.32.-07.3  %07-.2./.9.9/.3  !03/0.9:.3:39:203...78:.703.3:-:3.33 /.3-.0 18/..3202507.380-.3/.3503/079.9: :-:3.3   %7. 9::.3/72070.3 80.9/.32025079.9:.797.7/7803/7/.3 57.08.33:3./.3907.3549038:39:20302-:.380-.35.94385 03:7:9.8 080.39.332030.7.73.9..9:9/...3.3:8.803/7 08.3.2574808507.3203.4-0  !07.3/./507.20.3-./7.7..3.:-:3. 0/.3 /.3.//.3 .. ..803 /..3/./:.308.3/.7.3507..79.59.3 0.9.9/03.3080:7:.5.9207../. ./.3/...3:.3-0708.3.7370.3 80.2203.9.:5..3320347490:3. 40./: ..3907.7.805079 /73.9.7.334318 /03..38507843.7 2.0.507.9.73 0.3 0/.2.3230:39:3.8.7.9. -071747.3/.-..7 .2.3.9078.3203.3.32.3 /..25.3/802:./.5.3507805880/.3.9.0  203.32033.8. :-:3.2025:3.3 0472..97.507.3203.7203.350393:39:0-07.303/.

35..9.9.2.3 /.8:2.795078058808047.3. /03..394:2..3..3 .3 /:5../03.3/.3 .3..3.3203..9./. 0-.3.38579:.8.89:-: 57.7 -.9.-078.2.3 20303./7..3/.701038808047.7./.3.8.3 .8.3/7..2808047.08025./97.2242039207.3/..202:33.5.5.8.. % # % 203:7:9.203.7.3:../..3/.3.3507843.9843 .3:9/.3.-..208.9.3/./-..3....9/.73/.8.30/:.9.9/503.9/. /.393/.3.9843   .9025.3808:.70/:.943-8.347.:0507./.3 9::.2..70/:....75.3/.3.3.3 507.3.3/.3 /02...7.8.2 808047.9 /.-07/.:2.30802:.9.35034203..3..22420393907..9/.7503.3 8038.3.5.2. -/.9.5.:507.3.380-.3.3 -.35..803..9843  2030.307.803/7 .08025.7 .9: 5.3.7:40507.3 /.3...9507.70.3 .9/.-0.3/.3.3..734..503..:5:3 . /.507.3 50792-.8../.3/.92./.9/03.:.3:32025:3.3.3 80.9:2..9.380.7.07:.802..507:202..3 . 9::.30.2./03.8..73:3.9025.507.3/:53.3.

25:.3202:33. 507.3.35.30907-:.3..08025.3 /.3  .302.0/:.3../.3:39:-0702-.9/.9.3 02.803 02:/.3.25:.9843 55    O            .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful