P. 1
Anatomi Fisiologi Sistem Respirasi Manusia

Anatomi Fisiologi Sistem Respirasi Manusia

|Views: 3,722|Likes:
Published by chusnul.laili
Chusnul Laili STIKes STRADA Kediri
(09110764)
Chusnul Laili STIKes STRADA Kediri
(09110764)

More info:

Published by: chusnul.laili on Sep 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2015

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Teknologi Informatika adalah hal yang penting yang harus dipelajari oleh setiap mahasiswa keperawatan. Salah satunya adalah ilmu yang mempelajari tentang suatu perangkat yang diperlukan dalam penyelesaian suatu bidang studi. Didalam Teknologi Informatika kita mempelajari tentang Microsoft Word, Excell, Power Point dan cara mengaplikasikannya didalam kehidupan untuk menjalani suatu pengetahuan yang diperlukan untuk berbagai bidang studi. Pada makalah ini akan membahas tentang sistem pernafasan pada manusia. Manusia membutuhkan suply oksigen secara terus-menerus untuk proses respirasi sel, dan membuang kelebihan karbondioksida sebagai limbah beracun produk dari proses tersebut. Pertukatan gas antara oksigen dengan karbondioksida dilakukan agar proses respirasi sel terus berlangsung. Oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi sel ini berasal dari atmosfer, yang menyediakan kandungan gas oksigen sebanyak 21% dari seluruh gas yang ada. Oksigen masuk kedalam tubuh melalui perantaraan alat pernapasan yang berada di luar. Pada manusia, alveolus yang terdapat di paru-paru berfungsi sebagai permukaan untuk tempat pertukaran gas.

B. Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam makalah ini adalah : a) Pengertian Sistem Pernafasan b) Organ Pernafasan c) Fungsi Organ-organ Pernafasan

C. Tujuan Makalah
Adapun tujuan pembuatan makalah ini untuk : 1. Sebagai salah satu tugas Semester Pendek 2. Untuk mengenal bermacam-macam anatomi fisiologi sistem pernafasan 3. Agar dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan khususnya dalam pendidikan kesehatan 4. Untuk mendapatkan pengetahuan dari Aplikasi yang kita pelajari.

1

BAB II PEMBAHASAN ANATOMI DAN FISIOLOGI DASAR SISTEM PERNAPASAN
PENGERTIAN
PERNAPASAN Definisi :  Pernapasan adalah proses keluar dan masuknya udara ke dalam & keluar paru  Pernapasan adalah proses ganda, yaitu terjadinya pertukaran gas dalam jaringan atau “pernafasan dalam” dan yang terjadi di dalam paru-paru yaitu “pernapasan luar” Manusia membutuhkan suply oksigen secara terus-menerus untuk proses respirasi sel, dan membuang kelebihan karbondioksida sebagai limbah beracun produk dari proses tersebut. Pertukatan gas antara oksigen dengan karbondioksida dilakukan agar proses respirasi sel terus berlangsung. Oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi sel ini berasal dari atmosfer, yang menyediakan kandungan gas oksigen sebanyak 21% dari seluruh gas yang ada. Oksigen masuk kedalam tubuh melalui perantaraan alat pernapasan yang berada di luar. Pada manusia, alveolus yang terdapat di paru-paru berfungsi sebagai permukaan untuk tempat pertukaran gas.

FUNGSI DAN STRUKTUR SISTEM RESPIRASI
Respirasi adalah pertukaran gas, yaitu oksigen (O²) yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme sel dan karbondioksida (CO²) yang dihasilkan dari metabolisme tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui paru.  Berdasar anatomi: Saluran nafas bagian atas tdd : rongga hidung, faring dan laring Saluran nafas bagian bawah; trachea, bronchi, bronchioli dan percabangannya sampai alveoli  Berdasar fungsionalnya: – Area konduksi: sepanjang saluran nafas berakhir sampai bronchioli terminalis, tempat lewatnya udara pernapasan, membersihkan, melembabkan &

menyamakan udara dg suhu tubuh hidung, faring, trakhea, bronkus, bronkiolus terminalis. – Area fungsional atau respirasi: mulai bronchioli respiratory sampai alveoli, proses pertukaran udara dengan darah.

2

STRUKTUR

SALURAN PERNAPASAN BAGIAN ATAS
 HIDUNG fungsi : penyaring, pelembab, dan penghangat udara yang dihirup  SINUS PARANASALIS adalah rongga dalam tulang tengkorak yang terletak di dekat hidung dan mata Fungsi : memperingan tulang tengkorak, memproduksi mukosa serosa dan memberikan resonansi suara  FARING adalah rongga yg menghubungkan hidung dan rongga mulut ke laring ada tiga area : nasal, oral, dan laring nasofaring,orofaring dan laringofaring  LARING adalah unit organ terakhir pada jalan napas atas Fungsi : memisahkan makanan & udara,suara, dan timbulnya batuk

SALURAN PERNAPASAN BAGIAN BAWAH
 Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring bendabenda asing yang masuk ke saluran pernapasan.

3

 Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Bronkus

bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.  Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis).

Jalannya Udara Pernapasan:
1. udara masuk melalui lubang hidung 2. melewati nasofaring 3. melewati oralfaring 4. melewati glotis 5. masuk ke trakea 6. masuk ke percabangan trakea yang disebut bronchus 7. masuk ke percabangan bronchus yang disebut bronchiolus 8. udara berakhir pada ujung bronchus berupa gelembung yang disebut alveolus (jamak: alveoli)

MEKANISME PERNAPASAN
 VENTILASI proses keluar dan masuknya udara dari luar menuju paruhingga alveoli atau sebaliknya

4

 PERTUKARAN GAS

Proses ketika terjadi pertukaran o2 & co2 pd tempt pertemuan udara & darah
Proses selanjutnya yg terjadi setelah udara (o2) mengalami ventilasi (masuk dlm paru).
•Tempatnya di membran alveoli hingga kapiler darah pulmonal

O2 dan CO2 dari paru menuju sirkulasi darah

 TRANSPORTASI GAS pengangkutan gas dengan darah dari paru menuju jantung untuk dibawa ke seluruh tubuh sebaliknya dari seluruh organ tubuh menuju jantung & paru.

COMPLIANCE
 Adalah kemampuan paru untuk melakukan pengembangan yang dipengaruhi oleh tekanan dan volume paru  Dan kemampuan paru untuk mengecil adalah alastisitas  Semakin besar volume paru, semakin kecil compliance sehingga tekanan paru juga kecil  Elastic Recoil Kemampuan paru untuk kembali ke bentuk semula dlm keadaan istirahat  Surfaktan campuran lipoprotein yang mempengarui paru utk ekspansi

Volume Paru
 Tidal volume (TV) ; vol yg diinspirasi atau diekpirasi tiap kali bernafas normal, kira kira 500 mililiter pada rata2 orang dewasa muda  Vol. cadangan inspirasi (IRV) ialah volume udara ekstra yang diinspirasi mel. inspirasi kuat setelah volume alun nafas normal, mencapai 3000 mililiter  Volume cadangan ekspirasi (ERV) yaitu jumlah udara ekstra yang dpt diekspirasi oleh ekspirasi kuat setelah ekpirasi alun, sekitar 1100 mililiter.  Volume residu (RV) yaitu volume udara yang tersisa dalam paru setelah ekspirasi maksimal.

5

 Vital capacity (VC);IRV+TV+ERV adalah; vol udara max yang dapat dikeluarkan , setelah terlebih dahulu inspirasi maksimum & kemudian ekspirasi sekuat-kuatnya/maximal (±4600ml).  Total lung capacity(TLC); volume udara max pengembangan paru dengan inspirasi maksimal (kira-kira 5800 mililiter): = RV + ERV + TV + IRV = FRC + IC

Fungsi Pernafasan Hidung
1. Udara dihangatkan pada permukaan konka dan septum 2. Sebagai pelembab udara 3. Udara disaring. Adanya halangan konka membentuk turbulensi udara, sementara partikel dengan massa dan momentum > udara, sehingga mudah dijerat mukus dan silia  Suhu udara inspirasi meningkat sampai 10F dibawah suhu tubuh dengan kelembapan 2 – 3 % di bawah kejenuhan (100%) saat mencapai trakhea. Bila orang bernafas langsung ke trakea (seperti pada trakeostomi), efek pendinginan & terutama efek pengeringan bagian bawah paru dapat menimbulkan kerusakan & infeksi paru yg serius.

6

DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia.org/wiki/sistem_pernapasan. http://fraxawant.wordpress.com/2008/07/16/anatomi-dan-fisiologi-sistem-pernapasan/

www.docstoc.com/docs/.../Makalah-sistem-Pernafasan-Manusia

7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->