P. 1
Pengertian kesegaran jasmani

Pengertian kesegaran jasmani

|Views: 230|Likes:

More info:

Published by: Widia 'Diah' Firstbutreerd on Sep 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/20/2014

pdf

text

original

http://www.docstoc.com/docs/2885744/KEBUGARAN-JASMANI-X2http://aadesanjaya.blogspot.

com/2011/09/kesegaran-jasmani-pengertianfungsi.html 1. Pengertian kesegaran jasmani. a. Kesegaran jasmani adalah kesanggupan dan kemauan tubuh melakukan penyesuaian b. adaptasi terhadap fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti (Dangsina Moeloek, 1984 : 2). Menurut Sutarman, kesegaran jasmani adalah suatu aspek, yaitu aspek fisik dan kebugaran yang menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak. c. Kesegaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya sehari-hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan, serta masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan mendadak (Sadoso Sumosardjuno, 1989 : 9) 2. Manfaat kesegaran jasmani. Manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh antara lain dapat mencegah berbagai penyakit seperti jantung, pembuluh darah, dan paru-paru sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan jasmani yang hugar, hidup menjadi semangat dan menyenangkan. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran Jasmani a. Umur Kebugaran jasmani anak-anak meningkat sampai mencapai maksimal pada usia 2530 tahun, kemudian akan terjadi penurunan kapasitas fungsional dari seluruh tubuh, kira-kira sebesar 0,8-1% per tahun, tetapi bila rajin berolahraga penurunan ini dapat dikurangi sampai separuhnya. b. Jenis Kelamin Sampai pubertas biasanya kebugaran jasmani anak laki-laki hampir sama dengan anak perempuan, tapi setelah pubertas anak laki-laki biasanya mempunayi nilai yang jauh lebih besar. c. Genetik terhadap kapasitas jantung paru, postur tubuh, obesitas, Berpengaruh d. Makanan

haemoglobin/sel darah dan serat otot.

otot. Dapat mengurangi cedera (orang yang kelenturannya tidak baik cenderung mudah mengalami cedera). IMT. 2. tanpa dipengaruhi oleh suatu paksaan atau tekanan. Kelenturan/fleksibilitas tubuh a. Adalah luas bidang gerak yang maksimal pada persendian. e. e. b. Diukur dengan dinamometer. nicotine yang ada. yang berpengaruh terhadap daya tahan. Adalah kontraksi maksimal yang dihasilkan otot. b. Lemak cepat meningkat setelah berumur 30 tahun dan cenderung menurun setelah berumur 60 tahun. d. dapat memperbesar pengeluaran energi dan mengurangi nafsu makan. Dipengaruhi oleh ?? Jenis sendi ?? Struktur tulang ?? Jaringan sekitar sendi. Diet tinggi protein terutama untuk memperbesar otot dan untuk olah raga yang memerlukan kekuatan otot yang bear. c. b. 3. d. h. Wanita (terutama ibu hamil) lebih lentur dari laki-laki. Anak-anak lebih besar dari orang dewasa. Pengukuran:Duduk tegak depan(Sit and reachTest)Flexometer. f. Obesitas pada orang dewasa oleh : hiperplasi dan hipertropi sel adiposit serta output yang kurang. IMT = (Berat Badan Dalam kg : Tinggi Badan Dalam M2) e. selain itu menurut penelitian Perkins dan Sexton. c. g. Puncak kelenturan terjadi pada akhir masa pubertas. Kekuatan Otot a. Laki-laki kira-kira 25% lebih besar dari wanita (Testoteron merupakan anabolik steroid). Daya tahan jantung paru a. . merupakan kemampuan untuk membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. Adalah persentase (%) lemak dari berat badan total dan Indeks Massa Tubuh (IMT).Daya tahan yang tinggi bila mengkonsumsi tinggi karbohidrat (60-70 %). tendon dan ligamen. Obesitas pada anak-anak disebabkan oleh : hipeplasi dan hipertropi sel adiposit serta input berlebihan. paru dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal pada waktu kerja dalam mengambil O2 secara maksimal (VO2 maks) dan menyalurkannya keseluruh tubuh terutama jaringan aktif sehingga dapat digunakan untuk proses metabolisme tubuh. Komposisi tubuh a. 4. Memberi bentuk tubuh. Kemampuan jantung. c. Rokok Kadar CO yang terhisap akan mengurangi nilai VO2 maks. Pengukuran : Skinfold callipers. Penting pada setiap gerak tubuh karena meningkatkan efisiensi kerja otot. f.

Kemampuan otot-otot besar untuk melakukan pekerjaan cukup berat dalam waktu lama secara terus menerus. Daya tahan otot a. Merupakan kemampuan untuk kontraksi sub maksimal secara berulang-ulang atau untuk berkontraksi terus menerus dalam suatu waktu tertentu.b. Pengukuran : test lari 2. Ergocycles test. Bangku Harvard test. Merupakan komponen kebugaran jasmani terpenting. Mengatasi kelelahan. c. Pengukuran : Push up test. 5.4 Km (12 menit). c. . d. Sit up test. b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->