P. 1
Menyajikan Data Dalam Bentuk Diagram

Menyajikan Data Dalam Bentuk Diagram

|Views: 693|Likes:

More info:

Published by: Friskha Erlin Septiyadi on Sep 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2013

pdf

text

original

Menyajikan data dalam bentuk diagram Diagram Garis Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis

lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan, sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY, selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal berikut.

Diagram Lingkaran Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian bagian atau persen dari keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran. Contoh soal Ranah privat (pengaduan) dari koran Solo Pos pada tanggal 22 Februari 2008 ditunjukkan seperti tabel berikut.

1. Persis/olahraga = 10/100 x 360° = 36° 10.8° 5. Lain-lain = 17/100 x 360° = 61. Kesehatan/PKMS/Askeskin = 3/100 x 360° = 10.2° Diagram lingkarannya adalah sebagai berikut. Revitalisasi/budaya Jawa = 20/100 x 360° = 72° 7. Masalah lingkungan/kebersihan = 6/100 x 360° = 21.8° 14. terlebih dahulu ditentukan besarnya sudut dalam lingkaran dari data tersebut. . PLN dan PDAM = 2/100 x 360° = 7.2° 11.Nyatakan data di atas dalam bentuk diagram lingkaran.2° 9. Provider HP = 7/100 x 360° = 25. Parkir = 3/100 x 360° = 10. Tayangan TV/radio/koran = 3/100 x 360° = 10. CPNS/Honda/GTT = 5/100 x 360° = 18° 2.2° 12. Penyelesaian Sebelum data pada tabel di atas disajikan dengan diagram lingkaran.2° 13.6° 6. Pekat/penipuan/preman = 7/100 x 360° = 25. Perbaikan/pembangunan/gangguan jalan = 9/100 x 360° = 32. PKL/Bangunan liar = 2/100 x 360° = 7.6° 4.8° 8.4° 3. Lalu lintas/penertiban jalan = 6/100 x 360° = 21.

. Penyelesaian Data tersebut dapat disajikan dengan diagram batang sebagai berikut. Nyatakan data di atas dalam bentuk diagram batang.Diagram Batang Diagram batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Contoh soal Jumlah lulusan SMA X di suatu daerah dari tahun 2001 sampai tahun 2004 adalah sebagai berikut. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah. Perhatikan contoh berikut ini.

77. sedangkan angka 67. 70. 73.Penyajian Data dalam Bentuk Tabel Distribusi Frekuensi Perhatikan contoh data hasil nilai pengerjaan tugas Matematika dari 40 siswa kelas XI berikut ini. 68. dapat dibuat tabel distribusi frekuensi sbb: Istilah-istilah yang banyak digunakan dalam pembahasan distribusi frekuensi bergolong atau distribusi frekuensi berkelompok antara lain sebagai berikut. dan 80 merupakan batas bawah dari tiap-tiap kelas. 66 75 74 72 79 78 75 75 79 71 75 76 74 73 71 72 74 74 71 70 74 77 73 73 70 74 72 72 80 70 73 67 72 72 75 74 74 68 69 80 dari data diatas. 71. 79. . angka 65. 74. Dalam contoh sebelumnya memuat enam interval ini. Batas Kelas Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas. Interval Kelas Tiap-tiap kelompok disebut interval kelas atau sering disebut interval atau kelas saja. 65 – 67 → Interval kelas pertama 68 – 70 → Interval kelas kedua 71 – 73 → Interval kelas ketiga 74 – 76 → Interval kelas keempat 77 – 79 → Interval kelas kelima 80 – 82 → Interval kelas keenam b. 76. a.

Untuk lebih jelasnya. Histogram . lebar kelas dari tabel diatas adalah 67. Tepi Kelas (Batas Nyata Kelas) Untuk mencari tepi kelas dapat dipakai rumus berikut ini. Titik Tengah Untuk mencari titik tengah dapat dipakai rumus: Titik tengah = 1/2 (batas atas + batas bawah) Dari tabel di atas: titik tengah kelas pertama = 1/2(67 + 65) = 66 titik tengah kedua = 1/2(70 + 68) = 69 dan seterusnya. Dari tabel di atas dapat dibuat daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari seperti berikut.5 – 64.5. yaitu sebagai berikut.5 Dari tabel di atas maka tepi bawah kelas pertama 64. Lebar kelas Untuk mencari lebar kelas dapat dipakai rumus: Lebar kelas = tepi atas – tepi bawah Jadi. Daftar distribusi kumulatif kurang dari (menggunakan tepi atas).5 dan tepi atasnya 67.5 Tepi atas = batas atas + 0. Daftar distribusi kumulatif lebih dari (menggunakan tepi bawah). b.5 dan seterusnya.5 = 3. tepi bawah kelas kedua 67. e.5 dan tepi atasnya 70. Distribusi Frekuensi Kumulatif Daftar distribusi kumulatif ada dua macam. Tepi bawah = batas bawah – 0.dan 82 merupakan batas atas dari tiap-tiap kelas. d. c. perhatikan contoh data berikut ini. a.

gambar batangbatangnya terpisah maka pada histogram gambar batang-batangnya berimpit. contoh soal: Hasil pengukuran berat badan terhadap 100 siswa SMP X digambarkan dalam distribusi bergolong seperti di bawah ini. maka akan diperoleh poligon frekuensi. Jika pada diagram batang. Berdasarkan contoh di atas dapat dibuat poligon frekuensinya seperti gambar berikut ini. .Dari suatu data yang diperoleh dapat disusun dalam tabel distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram. perhatikan contoh berikut ini. Histogram dapat disajikan dari distribusi frekuensi tunggal maupun distribusi frekuensi bergolong. Poligon Frekuensi Apabila pada titik-titik tengah dari histogram dihubungkan dengan garis dan batangbatangnya dihapus. Untuk lebih jelasnya. Data banyaknya siswa kelas XI IPA yang tidak masuk sekolah dalam 8 hari berurutan sebagai berikut. Sajikan data tersebut dalam histogram dan poligon frekuensi.

b. Buatlah daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari. Gambarlah ogive naik dan ogive turun. diperoleh kurva yang disebut kurva ogive. .Penyelesaian Histogram dan poligon frekuensi dari tabel di atas dapat ditunjukkan sebagai berikut. Hasil tes ulangan Matematika terhadap 40 siswa kelas XI IPA digambarkan dalam tabel di samping. Untuk lebih jelasnya. a. Poligon Frekuensi Kumulatif Dari distribusi frekuensi kumulatif dapat dibuat grafik garis yang disebut poligon frekuensi kumulatif. perhatikan contoh soal berikut ini. Jika poligon frekuensi kumulatif dihaluskan.

. Ogive naik apabila grafik disusun berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif kurang dari.5) diletakkan pada sumbu X sedangkan frekuensi kumulatif kurang dari atau frekuensi kumulatif lebih dari diletakkan pada sumbu Y. ….5.5. Tepi atas (67. Ogive naik dan ogive turun data di atas adalah sebagai berikut.5. Sedangkan ogive turun apabila berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif lebih dari. Ogive naik dan ogive turun Daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari dapat disajikan dalam bidang Cartesius. 70.5.b. 79. 67.5) atau tepi bawah (64. Ada dua macam ogive. …. Apabila titik-titik yang diperlukan dihubungkan. yaitu ogive naik dan ogive turun. maka terbentuk kurva yang disebut ogive. 82.

19xx). Dengan demikian. berapa nilai ujian yang paling banyak atau berapa banyak mahasiswa yang mendapatkan nilai tertentu. perhatikan contoh data pada Tabel 1. kita belum bisa mengetahui dengan tepat. kita harus mengolah data tersebut terlebih dulu agar dapat memberikan gambaran atau keterangan yang lebih baik. Bandingkan dengan tabel yang sudah disusun dalam bentuk daftar frekuensi (Tabel 2a dan Tabel 2b). Daftar Nilai Ujian Matakuliah Statistik 79 49 48 74 81 98 87 80 80 84 90 70 91 93 82 78 70 71 92 38 56 81 74 73 68 72 85 51 65 93 83 86 90 35 83 73 74 43 86 88 92 93 76 71 90 72 67 75 80 91 61 72 97 91 88 81 70 74 99 95 80 59 71 77 63 60 83 82 60 67 89 63 76 63 88 70 66 88 79 75 Sangatlah sulit untuk menarik suatu kesimpulan dari daftar data tersebut. kita belum bisa menentukan berapa nilai ujian terkecil atau terbesar. Tabel 2a. Kita bisa memperoleh beberapa informasi atau karakteristik dari data nilai ujian mahasiswa. Tabel 2a merupakan daftar frekuensi dari data tunggal dan Tabel 2b merupakan daftar frekuensi yang disusun dari data yang sudah di kelompokkan pada kelas yang sesuai dengan selangnya. No Nilai Ujian Frekuensi xi fi 1 35 1 2 36 0 3 37 0 4 38 1 : : : 16 70 4 17 71 3 : : 1 42 98 1 43 99 1 Total 80 . Secara sepintas.Sebagai contoh. Tabel 1. Demikian pula. Tabel tersebut adalah daftar nilai ujian Matakuliah Statistik dari 80 Mahasiswa (Sudjana.

5 65.5 2 41 – 50 40.5 – 40. berapa nilai sebenarnya dari 2 orang mahasiswa tersebut. Daftar ini merupakan daftar frekuensi yang sering digunakan. kita bisa mengetahui bahwa mahasiswa yang mengikuti ujian ada 80. tidak ada satu pun mahasiswa yang mendapatkan nilai 36. selang kelas nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa adalah sekitar 71 sampai 80.5 85.5 – 100. atau hanya satu orang mahasiswa yang mendapatkan nilai 35.5 21 91 – 100 90. Kita sering kali mengelompokkan data contoh ke dalam selang-selang tertentu agar memperoleh gambaran yang lebih baik mengenai karakteristik dari data. kita bisa mengetahui bahwa ada 2 orang yang mendapatkan nilai antara 31 sampai 40. Tabel 3. nilai ujian terkecil adalah 35 dan tertinggi adalah 99.5 – 70. Meskipun demikian. Tabel 2b. kita tidak akan tahu dengan persis.5 55.5 13 71 – 80 70.5 – 60. dan seterusnya.5 24 81 – 90 80. yaitu ada 24 orang.Pada Tabel 2a. Kelas ke1 2 3 4 5 6 7 Selang Nilai Kelas Frekuensi Batas Kelas Nilai Ujian (xi) (fi) 31 – 40 30.5 45.5 3 51 – 60 50.5 5 61 – 70 60.5 35. Kelas ke.Nilai Ujian Frekuensi fi 1 31 – 40 2 2 41 – 50 3 3 51 – 60 5 4 61 – 70 13 5 71 – 80 24 6 81 – 90 21 7 91 – 100 12 Jumlah 80 Tabel 2b merupakan daftar frekuensi dari data yang sudah dikelompokkan. Sebagai contoh.5 – 80.5 75. yaitu ada 4 orang. apakah 31 apakah 32 atau 36 dst.5 95. Dari daftar tersebut. atau kita juga bisa mengatakan ada 4 mahasiswa yang memperoleh nilai 70. Hanya saja perlu diingat bahwa dengan cara ini kita bisa kehilangan identitas dari data aslinya. Nilai 70 merupakan nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa.5 12 Jumlah 80 .5 – 50.5 – 90. kita bisa mengetahui bahwa ada 80 mahasiswa yang mengikuti ujian. Ada beberapa istilah yang harus dipahami terlebih dahulu dalam menyusun daftar frekuensi.

5 . Nilai ini yang dijadikan pewakil dari selang kelas tertentu untuk perhitungan analisis statistik selanjutnya. batas kelas terkecilnya yaitu 30. (selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas pada kelas ke1) Nilai tengah kelas: Nilai kelas merupakan nilai tengah dari kelas yang bersangkutan yang diperoleh dengan formula berikut: ½ (batas atas kelas+batas bawah kelas).5). Contoh: Pada kelas ke-1.5.Range : Selisih antara nilai tertinggi dan terendah. Pada contoh ujian di atas. 61. apakah harus ditempatkan pada kelas-1 ataukah kelas ke-2? Panjang/lebar kelas (selang kelas): Selisih antara dua nilai batas bawah kelas yang berurutan atau selisih antara dua nilai batas atas kelas yang berurutan atau selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas bagi kelas yang bersangkutan. …. Pada kelas ke-2.5 – 30.5 = 10. batas bawah kelasnya adalah 31. 91) Batas atas kelas: Nilai terbesar yang berada pada setiap kelas.5. 60. Contoh: lebar kelas = 41 – 31 = 10 (selisih antara 2 batas bawah kelas yang berurutan) atau lebar kelas = 50 – 40 = 10 (selisih antara 2 batas atas kelas yang berurutan) atau lebar kelas = 40.5 dan terbesar 40. batas bawah kelasnya adalah 40. Batas kelas selalu dinyatakan dengan jumlah digit satu desimal lebih banyak daripada data pengamatan asalnya. Apabila ada nilai ujian dengan angka 40. (Contoh: Pada Tabel 3 di atas. sehingga menghindarkan keraguan pada kelas mana data tersebut harus ditempatkan. 51. Biasanya lebar kelas tersebut memiliki lebar yang sama. 50. Hal ini dilakukan untuk menjamin tidak ada nilai pengamatan yang jatuh tepat pada batas kelasnya. …. 100) Batas kelas (Class boundary): Nilai yang digunakan untuk memisahkan antar kelas. (Contoh: Pada Tabel 3 di atas. Nilai pada batas atas kelas ke-1 (40. tapi tanpa adanya jarak antara batas atas kelas dengan batas bawah kelas berikutnya. batas kelasnya yaitu 40. Range = 99 – 35 = 64 Batas bawah kelas: Nilai terkecil yang berada pada setiap kelas. 41. Contoh: bila batas kelas di buat seperti ini: Kelas ke-1 : 30 – 40 Kelas ke-2 : 40 – 50 : dst. Contoh: Nilai kelas ke-1 adalah ½(31+40) = 35.5 dan 50.5) sama dengan dan merupakan nilai batas bawah bagi kelas ke-2 (40.

Berikut adalah nilai ujian yang sudah diurutkan: . di sini tetap akan diuraikan mengenai prosedur dasar dalam membuat tabel distribusi frekuensi.3 log n. pastikan bahwa kelas tidak tumpang tindih sehingga setiap nilai-nilai pengamatan harus masuk tepat ke dalam satu kelas. Cobalah untuk menggunakan lebar yang sama untuk semua kelas. Contoh. Meskipun demikian. meskipun kadang-kadang tidak mungkin untuk menghindari interval terbuka. Mungkin juga ada kelas tertentu dengan frekuensi nol. Nilai frekuensi = 2 karena pada selang antara 30. frekuensinya = 2. Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi:      Urutkan data. biasanya diurutkan dari nilai yang paling kecil o Tujuannya agar range data diketahui dan mempermudah penghitungan frekuensi tiap kelas! Tentukan range (rentang atau jangkauan) o Range = nilai maksimum – nilai minimum Tentukan banyak kelas yang diinginkan. seperti ” ≥ 91 ” (91 atau lebih). Frekuensi kelas: Banyaknya kejadian (nilai) yang muncul pada selang kelas tertentu. berkisar antara 5 dan 20.Banyak kelas: Sudah jelas! Pada tabel ada 7 kelas. pada kelas ke-1. hanya ada 2 angka yang muncul. Pastikan juga bahwa tidak akan ada data pengamatan yang tertinggal (tidak dapat dimasukkan ke dalam kelas tertentu). tergantung dari banyak dan sebaran datanya. Contoh: Kita gunakan prosedur di atas untuk menyusun tabel distribusi frekuensi nilai ujian mahasiswa (Tabel 1). o Aturan Sturges: o Banyak kelas = 1 + 3. Banyak software (teknologi komputasi ) yang bisa digunakan untuk membuat tabel distribusi frekuensi secara otomatis. yaitu nilai ujian 31 dan 38. Teknik pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi (TDF) Distribusi frekuensi dibuat dengan alasan berikut:    kumpulan data yang besar dapat diringkas kita dapat memperoleh beberapa gambaran mengenai karakteristik data. dimana n = banyaknya data Tentukan panjang/lebar kelas interval (p) o Panjang kelas (p) = [rentang]/[banyak kelas] Tentukan nilai ujung bawah kelas interval pertama Pada saat menyusun TDF. Jangan terlalu banyak/sedikit.5.5 – 40. dan merupakan dasar dalam pembuatan grafik penting (seperti histogram).

3 x log(n) = 1 + 3. maka interval kelas pertama: 26 – 35. asalkan nilai terkecil masih masuk ke dalam kelas tersebut. Namun apabila kita pilih nilai batas bawah kelas 20 atau 25. 35. Range: [nilai tertinggi – nilai terendah] = 99 – 35 = 64 3.. Dari prosedur di atas. lebih baik kita memilih batas bawah 30 atau 31. mungkin banyak kelas sekitar 6 atau 7. kita dapat info sebagai berikut: Banyak kelas : 7 Panjang kelas : 10 Batas bawah kelas : 31 Selanjutnya kita susun TDF: Form TDF: -----------------------------------------------------------Kelas ke. banyak kelas = 1 + 3. kita gunakan aturan Sturges. tidak akan masuk ke dalam kelas tersebut. saya tertarik dengan angka 31.28 ≈ 7 4. Ok. tentunya juga untuk keindahan. Misalkan: apabila nilai batas bawah yang kita pilih adalah 26. Nilai ujian terkecil = 35 Penentuan nilai batas bawah kelas bebas saja. Banyak Kelas: Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Sebagai latihan. Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas pertama.35 61 70 73 78 82 88 91 38 63 70 74 79 82 88 92 43 63 70 74 79 83 88 92 48 63 71 74 80 83 88 93 49 65 71 74 80 83 89 93 51 66 71 75 80 84 90 93 56 67 72 75 80 85 90 95 59 67 72 76 81 86 90 97 60 68 72 76 81 86 91 98 60 70 73 77 81 87 91 99 2. nilai 35 tepat jatuh di batas atas kelas ke-1. Apabila kita lihat nilai Range = 64. jelas nilai terkecil. Namun untuk kemudahan dalam penyusunan dan pembacaan TDF. Panjang Kelas: Panjang Kelas = [range]/[banyak kelas] = 64/7 = 9. sehingga batas bawahnya adalah 31. he2.14 ≈ 10 (untuk memudahkan dalam penyusunan TDF) 5.| Nilai Ujian | Batas Kelas | Turus | Frekuensi -----------------------------------------------------------1 31 2 41 3 51 : : 6 81 7 91 ------------------------------------------------------------ .3 x log(80) = 7.

5 2 40.5 21 90.50 .5 – 100.5 – 90.5 5 60.5 24 80.5 13 70. tetapi frekuensi yang digunakan bukan frekuensi aktual melainkan frekuensi relatif.Nilai Ujian Frekuensi relatif (%) 1 31 – 40 2. n = 80 Frekuensi relatif = 2/80 x 100% = 2. Frekuensi relatif kadang-kadang dinyatakan sebagai persen.5 – 60.5 12 80 Frekuensi (fi) 2 3 5 13 24 21 12 80 atau dalam bentuk yang lebih ringkas: Kelas ke.5 – 80.5 – 40.Nilai Ujian 1 2 3 4 5 6 7 31 – 40 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah Distribusi Frekuensi Relatif dan Kumulatif Variasi penting dari distribusi frekuensi dasar adalah dengan menggunakan nilai frekuensi relatifnya.Jumlah -----------------------------------------------------------Tabel berikut merupakan tabel yang sudah dilengkapi Kelas ke.5% Kelas ke.Nilai Ujian Batas Kelas 1 2 3 4 5 6 7 31 – 40 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah Frekuensi (fi) 30.5 – 70. Sebuah distribusi frekuensi relatif mencakup batas-batas kelas yang sama seperti TDF.5 3 50.5 – 50. yang disusun dengan membagi frekuensi setiap kelas dengan total dari semua frekuensi (banyaknya data). Frekuensi relatif = Contoh: frekuensi relatif kelas ke-1: fi = 2.

5 2 kurang dari 50.00 Distribusi Frekuensi kumulatif Variasi lain dari distribusi frekuensi standar adalah frekuensi kumulatif.00 100.5 80 atau kadang disusun dalam bentuk seperti ini: Nilai Ujian Frekuensi kumulatif kurang dari kurang dari 41 2 kurang dari 51 5 kurang dari 61 10 kurang dari 71 23 kurang dari 81 47 kurang dari 91 68 kurang dari 101 80 Variasi lain adalah Frekuensi kumulatif lebih dari. batas-batas kelas diganti dengan “kurang dari” ekspresi yang menggambarkan kisaran nilai-nilai baru.5 23 kurang dari 80. Histogram . Nilai Ujian Frekuensi kumulatif kurang dari kurang dari 30.25 30.2 3 4 5 6 7 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah 3.5 47 kurang dari 90.25 16. Prinsipnya hampir sama dengan prosedur di atas.5 68 kurang dari 100. Perhatikan bahwa kolom frekuensi selain label headernya diganti dengan frekuensi kumulatif kurang dari.5 0 kurang dari 40.5 5 kurang dari 60.5 10 kurang dari 70. Frekuensi kumulatif untuk suatu kelas adalah nilai frekuensi untuk kelas tersebut ditambah dengan jumlah frekuensi semua kelas sebelumnya.25 15.00 26.75 6.

Kita dapat membuat histogram setelah tabel distribusi frekuensi data pengamatan dibuat. tidak ada jarak/ gap diantara batang.Histogram adalah merupakan bagian dari grafik batang di mana skala horisontal mewakili nilainilai data kelas dan skala vertikal mewakili nilai frekuensinya. Ketinggian dari titik-titik sesuai dengan frekuensi kelas. Poligon Frekuensi: Poligon Frekuensi menggunakan segmen garis yang terhubung ke titik yang terletak tepat di atas nilai-nilai titik tengah kelas. . dan segmen garis diperluas ke kanan dan kiri sehingga grafik dimulai dan berakhir pada sumbu horisontal. dan batang satu dengan lainnya saling berdempetan. Tinggi batang sesuai dengan nilai frekuensinya.

5. Perhatikan bahwa batas-batas kelas dihubungkan oleh segmen garis yang dimulai dari batas bawah kelas pertama dan berakhir pada batas atas dari kelas terakhir. Sebagai contoh. . pada gambar berikut menunjukkan bahwa 68 mahasiswa mendapatkan nilai kurang dari 90. Ogive berguna untuk menentukan jumlah nilai di bawah nilai tertentu. seperti daftar distribusi frekuensi kumulatif.Ogive Ogive adalah grafik garis yang menggambarkan frekuensi kumulatif.

9.  S S  !0.

3.5035:.

3.5702.

  S S  !0788.

.7.4. .

  SS  !.

7.3:3.3..

  S S  !/.3!.

  S S  !74./07!.

.  S S  %.3%'.3.

7./4.

3.47.

3 .  S S  .3.

.  S S .7.33.80-...7.-07:9  ./.23.

3 /03..  !07.9:9079039: .3/.2:7:3.9.9.7/03. :2.7.3.:3 .9.-07:9  ./.:203/.390.7.3.3 0907.:3 8.9.07.9/8.2-.9..3/.3$/8:..3/03.9.79.9.380-.3.3-.9.2-.25.3.3203:3:.7.7.3-.9:4-0 50309.7.9..9.3  !03008.390758..8/.30907.-07:9   .8:.9..350702-.38.3:39:203../.3:2:23.9.9.2.3 -.9:/.2.7.0-..3 -./:3.::8.2-039:/.7/.. .3/.3 .5./.33.3 .9.9.4394-07:93  439484. 80-.90780-:9/..2-.2-.9.9.2-.

903.8.39...3.202:..9.   3907.9.0.0.3    3907.50307..2039:%.:0.79.380-.0.9.9.:8073/80-:93907.8.-0897-:870:038 !07.4394/.3.8-. !03.      .7/.9/-:.3-.7.-0/897-:8170:0388--  89.439480-0:23..8 80/..80.8.39. 89..    3907.3.    3907.2502-..3/897-:8170:038 -07443..9. 3907.9.0.8 . ./:3..8 8.8 /..8.8 07/.0...80/:..     /..9.8-07:93           /.2..9..50.809.-0/897-:8170:038/.9.99.83.85079.3.3/.8003.-07:9  .5 9..9.504254/80-:93907. /.80025.9.9   3907.:/897-:8170:038-0704254./.7 88..0.2.3.5 9.3.0./.8 %.7.23907.902.3.802.3-..39:.3  207:5../..   3907.2 - .0.5.0...9..

82.9/5.9.8905./.79.8/.79050.8-.8..8-.  / 0-. /.7:2:8-07:93  %05-.8 905-.70.8  .3905.9.5.80/:..905-.5..9/5.8/.83. &39:203.  905 -.9.8   .   %05.0..-...2.8.5 9.70.8.85079.9.79.3905.70.0.9.9.70.9.8 &39:203./.83.799903..-0/..7:2:8 0-...8/. .8.380907:83.9.8/.50. /.     0 %9%03..9.79.7:2:8 %9903..0.9/5./..8 . /.-0/.70-..8  &39:203. %050./ 0-.9.9.9.9..5.3-.3207:5.

2.9.9.79.85079.  .. -.9.8.8-.9.8 -.-0/..899903.0.

    99903..0/:.

-07:93   .30-/.19.83.910-/.7/897-:8:2:./:.4394/.-0/./.  897-:870:038:2:.7/897-:8:2:..-07:9  ..79.3.7170:038:2:.9/.3/.7 203:3.91:7.2.2 .19.9/-:.8  - .7/897-:8:2:.380907:83.9.9.3/.3905-.91 .7/. 507.19.5.7 203:3.3905. .8/.9:80-.  &39:0-0.19.9.9.91....91:7.     /..7805079 -07:9   8947.2 .

2.3/03.3.3 /. 507.././. /.3  .3-.9.9. -07259  8947.88.9..9: /.9.2 -.4394-07:93  ..2-.-0 /897-:8 170:038 /.-.9.33.2 /.5.2 .3-./.78/.9 /8.:5:3 /897-:8 170:038 -07443  &39: 0- 0.9/-:.2-.90780-:9/.2/.8.7-07:93   . 90758. /.9-.2/:-:3.7. 2.4394/.0.9.9.3 /8..7-07:7:9.3 /50740 /. 8947.3.3/.7 /897-:8 170:038 9:3.7 8:.5.2-.3.3/.39/.9.9.5:8 2.7 -.28947.$!/.33.3-07.-.95443170:0383.439484.3./.3907.9...7.8!.2.2-.2 .805079.3 /./../.. .78947.9. 2./. 5.-07:9   !44370:038 5.8503::7.33. .3 -.3.7.3 -..8 /.3 $.83.3/507405443170:038 07/.2  .5.2/897-:8 -07443805079/-.....5 88.2 -039: /.9.7.3 80-..7 -.3 /80-:9 8947.5.. 5.99 99903.8:804.35443170:038  .9 /8:8:3 /.2 9.

0 &39:0-0.380-.9.2/.0.5443170:038:2:.9/-:.34.7.78..902.7/897-:8170:038:2:.439484.5. !03008.. 4.91/.5.3 8947.5 88.1.9/9:3:.. 507..:8.91 .-07:9   !44370:038:2:.9.-07:93  .09:7:3  .35443170:038/.7170:038:2:.7.83.91 .03.7  - .3/.9.-0/././.7/.97.3/80-:9:7.3.253  .3.8908:. :.8/.29./.3/80-:95443170:038 :2:.19.3 /50740:7.79.8!/.30-/.2-..907.4.-0/ 8.9.2-.91/.3.91:7.3/..

03./.7/.03.7  ...7170:038:2:.       /09.3/507:.7.09:7:3  ..9.3/./.09:7:3/./.7/.8.91:7.34.03.8.3 /897-:8170:038:2:.5..-.7.-07/.3 2.24.3170:038:2:.:905-.3/.9.34.  -  .91:7.3 ..7908:8 %05..5.3/80-:94.0 /.0  .7/09.7...34.7 $0/./.2.34./.99 99.3..9:4.907-039::7.3 /897-:8170:038:2:.1/8:8:3-07/.-.3/..9.19.5./.7.3.35.3/.3 /:-:3.9.9/8.09:7:3 .-07:9     .:170:038 :2:.8./..8:2-:80/.8:2-: 5.80-.91:7.2-/.910-/..9..03.30-/./:.35.910-/.-.8      .09:7:3.

5...$9. -0:2-8.-0-207:5.9.0..989/..&.35.8.2-.3.80539.-.9.7. ..:-07.3203/.3.-0.39.%.:.3.:.19.3/03.3/3.90780-:99070- /::.:0907.3-. 9.39070.7 170:038.  4.78:.3.3.3/.3-07.&.-0.$0-.  ./.19. 9. $:/.-0 %.9.5.90789/.3.-0:2-8.2-039:/.3.9079039: 03..3.38:/.:.:./.207:5.7/.989                        $.3.7.. %.5.8..31472.5./.3/02.9.5.   %.3/..4394 507.30--.9..3 80.3.3808:.7170:038/.8:9:39:203.3.19.33.9.:.9.9.9.7/.3 .3 9.-0 .5..35./04254.2.9.7.3%.3.-0.3.9.9.8 9.-8..:/03.203039:.9:3.7/./.370:038  1                             %49.5.    .3905.3%.9./8:8:3/.:.-0 .35:.3 2.88.38:/.7/./.7.9:0825:.3.  %.9 -07.88..-090780-:9.73.7/.9.7 .:.7 02.3/.19..7170:038 %./.-0. 20309.90780-:9 $0.3/8:8:3/.$9.7/.33.20250740-0-07./03.19.19./.88.9202-07..:907-08.9.7:82034.4394/.

.73207:5.47.3 .9-.33.25.. 9/.9:.5.-8..8/..2.    %.:-.870:038 0..-0..7.3203:9:.20304254. 207:5.39079039:.0.747.88.80 .9:5:32.7170:038.7/. .3 /.%..47.7.3 70:0381                                    :2.38073/:3..39.35./03.&./. 2. /50740402.720250740.80.3.3 80..7.3/0399.19.-8.3203/.../.3./...3202507403.3. 0. .30--.3203/.5.88.809.83.19.3 50788 -07....78.3-.8..20303.8 .20309.3..20309.7170:038  %.80-03. . ..3   1                                                                              :2.80  .39.29070-/..8073.!.90780-:9 .9..19.73.9/.3/.5. .-0-07.9.3 9070..7/.5.7:8/5.3.9:..7170:038/.9.790780-:9 9. 9.32.38:/./.: /89  /.3../.3 3.-8.380907:83.19.7.3/./.      .90789/./...9.  %.88.3. $0-.3 ./..19.. 8..  .-8.39.88..20309.3-.8.3 9.33.88..9..2203:8:3/.9.:.7 /. .507:/3..-8.9.5.88..-0  $0.9.9../..88.8.9:47.2..3.203.9.3.43940/.3203/.  80.5..2 80.::/.&..3.89..2-./..:.5.47.:./.3203:9:.3 /.7/.:-.9.3 9..390793.33.88./.-0-207:5./50740402.30.3 ....:/03.83.:9..33.35./.4394 9.:-..3..9.32.3 ..-0-  0..25../04254. 085:3/02.

35. .7:8/9025.:.-0/.9:  /.3.88-4:3/.9070.9./.9.7.8 0  -..5.3 07.%.39.9././.-.2033/.3:2.3/.9:905.0.3/:3.35.9..83.9.503.%.9.7.-.-0/.9.23 9/./.80      /89  5.5.9.       ./.7.3.880..3/.75.3907-08.9./.8-.9.8 .8-.-.3207:5..9.3.9.3.59.3:39:203.80.8 0  !.80.3-07. !.0.80     0.5.4394:.83./.80.0.3. .9: /082.9.3/03.8-07:93.:/3.      ..3-07.90780-:9./98.3.2.8.9.9.9.3/.8  4394!...9..5.:. ./.8.9./.0.80.8.8/-:.-.3 4394-.7...-./.39././.9.9: /.80.:.80.3:39:2028.3.9.83.3-.50./.503.2./.9 8050793 0.50.30$08.8.8  4394!.82.8 ..8  -.7  !.809.-..8.390703/.39.3.80.35.33.9.907-08.90793/.8  -..0--. 803..8 #. 4394!.8-.0./03.././.7.-.9..3.3../.9..3.83.8/03./.3.2.0..7:8/9025.:.80..80    8.80.0.95.70.89070.3/03.3  .80  -.0.0.../..3.3.809.8 -.8 9.9./../.9.8-.#.9.0.3.9.80    .30   .9.8.7 ./.3.

7/.3.3.3:93./.39.8.890780-:92020-..9.-.7/.9../.85.3.9.3 /.9..80 .: 0-.0.3-078.8-.3-07:7:9.9.7.3-07:7:9.3-078.350.70.0.:808.0./:.3 .8.-.39.70.0./.39070.8-.-.8 .8     808.89079039::39:5079:3.80.3-07:7:9.3.-07:9  -.3:9.3 .9.8.0.30.8207:5.903.9.80.780.907-08.9.9.7.-.39..8.3 /50740/03.70./:.80.8-.7.9.0.8   808.39.     .70.3./.33.80  .70.8.8.  4394.8-.7.8 80.8.8.3 9070./.70.31472:.-.-.80.0-.3.9.3-07:7:9.3.8     808.8889.0-. 4394 0-.8.38.8 -.80.98980.907-08.3:9.7.9.: 0-.3 .7 .2.8 $08.3.30.3 .9.0..8.3.39.9.903.0.3.7.39.9.8.:808.

5.30.7.7/..50.99.8 .:-...0.3./.3:39:202-:.0.:/.8!.-0897-:870:038 %  897-:8170:038/-:.3  %03502-:./09.73.8419.3907.4942.7/.0..9.170:038.150393 8050798947.3/.0.2202-:. 4 %::.3/.33.-0/897-:8170:038  .70 90344425:9.5.7.3/..9:3.2502-:.3.7.920250740-0-07.37.320303.80.30 7039.82:2 3.3. ./.80  170:0383./.9.7..3 /83909.3.-0/897-:8170:038 O O O O O &7:9./.3.8./:3../.99./.9/73.     .. -.32:3.3.8.3 207:5.-0/897-:8 170:03880.8 %039:..5.3 3.3  4 #.2  .3.0.32025072:/..3/:7.35..2-. .3..9.8.303.0.8 9.3-8.232:2 %039:.3.9.5039:3./..-0.:5.8  70:0380..3/33..7/.3%.3-07:9 O O O :25:..30/. /.89079039: 4394  5.77./.32:3.9..3 .37.3.5.3.3.90789/.9.3/./.9.3.:.9/03.80.8. .9.2203:8:39.30.3/.8.3170:038 9./:7:9.703.:.:.3-.3.8$:/.: .3.2.39.98 085:3/02..57480/:7 /.3.3-08..320303.8..5.

380-.3.7.9.7.80/9 -078. /.39:3/.3.3-./.35.3$9:708 4 .8  43 /2.3.0.3.  4 9:7.3 907./.3/.3.7-.39.3.3.7.3. %039:.9.

8 5 7039.70.83907. 5  4 !.3(.30.3..0-.

8:39:203:8:39.-./.. !.-0/897-:8170:0383.3.3./. %.3:.3  .2..90/./.89.:39: 203:3.9.9/2. 3.53.2.8:...0.8( %039:..7../.5./.89079039: 4-.:39:802:. 503...:0- :33:.3-.28.907-:.3./.88.39/.-.:..0.8:905.33.2.89/..3.393/803../.9/./.7:82..390793.83907.38.0..9.3 . 9/.3.3.8.38:/.73907.89.:./:7:9.357480/:7/.20.0.:3.9:25.9.30-.3170:03834  4394 9. 805079 _  .809.::3-..30/.32..9.8 !..-0  07:9.2:33 :39:2033/.0.9.9:0.8 9079039:/03.9203:8:3% 5. 503.5079.8 2085:3.2.

0.9:7.30(.#.3.3..3.3  5.30.3-.8  4 3    4        !.:3.9..3.9.8.30 3.0.3 9.3.3$9:708  -.3.                       #..0.:  $0-.3/33.8 !.9.7.30.87..8 809.3.0.(    .8 %039:.90793 3.93.-.90703/.30 2:33-.

-.3.8( .0.

3.80 .3.9.3.9.3.931480-.85./.9.  ..3.3.9070.80  .8-0-..3:93..8-.8:0/.9.9.8:8:3% 472%   0.3%  9039:3..  2..      :39:202:/..0..85079.8 .9.20..3./.890780-:9  .3 0 0--....9.905.: 0..2...9..2503:8:3.8.8-.5.0..85079.3502-.2503:8:3...&.9.9070.7/03.88.:39:03/.2:3:39:02:/.-.5 3.  .0.3%    %039:.9. !03039:.:.9: /-.3.  3.-07:9 .9.757480/:7/.-.5.-.82.0.33.8 $0.-./..9.33.0.3/.8.:.9.   ..-.8-.39.0.2:3.:   8.80..  803.5..8-.-.202 -.9079..9.8-.3/.-.20.33.39070.9...8-./.0.9.8  ..8 !.30.83.8:0/.890780-:9  8.80.2.3907.8%:7:870:038                 .   9/.3/..8 9. .5...9.32.8-.2..

3.3 8.9:.30-73.&.8 1                                                                :2.3:2:.33.170:038809.3170:038.20./.8.3 .3-:.3 1                                     :2.91/.9.50.7802:.8/03.5 70:038 0.:5-.. $0-:./.8 70:038 0.:2.3.91 4394170:03870.39.91.913.8 -.9.380-.80 .9.91 70:03870.7.3/:3..850393/.3170:038 70./897-:8170:03870.91...80.9.7.3/8:8:3/03./. 170:038 -./03.    897-:870:038#0..507803  70:03870..91 '.-0-07:9207:5.170:038 70.9.80  13  70:03870.91203. .3203:3.:/.8.3.3949.&.3 .9./03.2.3/3.910.3202-.2-039:../.80 .7/897-:8170:038/.-0.     .805079% 909.80.5170:038./.38:/..   %.

80 .91           .&.    0.3 70:03870.

3/.  !07.3/.7   :7.7  :7./.7   .3/.7.3/.7 085708.7 -.7  :7.7/897-:8170:03889.3.70:038:2:.7.7   '.39/03.9.91:7.910-/..3/.7   :7.3/.7   :7.7  :7.170:038:2:.&.7   :7.7 :7./073.8  8947.                         :2./.91 70:038:2:.2578..3/.7.3 8.3/.7:  .33.91:7.3/.8 -.39/03.7   :7.0.442170:03880.3/.7    :7.3/.7   :7.3/.               897-:870:038:2:.3 70:038:2:.91 :7..7.880-0:23.3/.91 :39:8:.9:0.3/.7 !73853.3/.7.2-039:8050793 .3203.3/.2.3/8:8:3/.3.91 '.8.3 :7.357480/:7/ .9.9.2 ./.3/.&.3/.3/.7 :7.2-.2-.8/.890780-:9/9.9.-00.3170:038:2:. 3.3-.170:038 802:.7   :7./.170:038:39:0.3/.3/.9..3.7  :7.:.8.-.8.3:2../03.3 70:038:2:./..7  :7./03.80.

.8947.20..478439.3 9/..38.3808:.20. 3. /..77.9:/03.170:0383.3...3-07/02509.3.33.3/./.1-. 170:0383.7.9..38.3.9.9.079.3/2./03.8./.3-.207:5..3-.8/.3.33.0../. %3-.2.8.9.

78.0.37803.503.5. 3.9.3/-:./.9.380203.80././03.7.83.9..3/.390709.99903.3/./.905.9.78/507:.9.799 99808:. -.8 093.1/2:.5/.3907:-:3099.3-07.7.2.9/ .-0/897-:8170:038/.9   !44370:038 !44370:038203:3.98947.75.28090.8 /.3..   .8:2-: 478439.3 9.39.3170:0380.3 80203.9202-:.

78.8.8/.1.0.91 !07.3.4394 5.9.2.203/.-.2-.3/.3170:038:2:.7-.:7.8/:-:3.3.0..9079039: $0-.5./..8 -.70.9./-.7 -07:9203:3:.7.7/897-:8 170:038:2:.3-07.19.2..0 -07:3.-.9.3-..88.3-.33..2-.9./.9.8-.3203..3:2..0 .34080203.91 805079/.8907..9./.7.80..85079.7  ./.7     .78..9./.:39:203039:.75.3 /2:.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->