P. 1
Hubungan Seksual Suami Istri Menurut Islam

Hubungan Seksual Suami Istri Menurut Islam

|Views: 222|Likes:
Published by Ahmad Aripin

More info:

Published by: Ahmad Aripin on Sep 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2015

pdf

text

original

HUBUNGAN SEKSUAL SUAMI ISTRI MENURUT ISLAM

Banyak diantara kita yang kurang mengetahui seperti apa sesungguhnya hubungan suami istri yang baik menurut syariat islam..Dan tanpa kita sadari. banyak kesalahan yang kita lakukan dalam berhubungan seksual karena ketidaktahuan kita atau karena kita yang bersikap masa bodoh saja...Untuk itu mari kita sama sama belajar mengenai hal tersebut. supaya kita bisa kembali berada dijalan yang benar. Islam telah menerangkan atas hal-hal kedua pasangan setelah pernikahan, mengenai hubungannya dengan cara menerima dorongan akan masalah-masalah seksual, bahkan mengerjakannya dianggap suatu ibadat. Sebagaimana keterangan Nabi saw.: "Di kemaluan kamu ada sedekah (pahala)." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah ketika kami bersetubuh dengan istri akan mendapat pahala?" Rasulullah saw. menjawab, "Ya. Andaikata bersetubuh pada tempat yang dilarang (diharamkan) itu berdosa. Begitu juga dilakuknnya pada tempat yang halal, pasti mendapat pahala. Kamu hanya menghitung hal-hal yang buruk saja, akan tetapi tidak menghitung hal-hal yang baik."

Berdasarkan tabiat dan fitrah, biasanya pihak laki-laki yang lebih agresif, tidak memiliki esabaran dan kurang dapat menahan diri. Sebaliknya wanita itu bersikap pemalu dan dapat menahan diri. Karenanya diharuskan bagi wanita menerima dan menaati panggilan suami. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis: "Jika si istri dipanggil oleh suaminya karena perlu, maka supaya segera datang, walaupun dia sedang masak." (H.r.Tirmidzi, dan dikatakan hadis Hasan). Dianjurkan oleh Nabi saw. supaya si istri jangan sampai menolak kehendak suaminya tanpa alasan, yang dapat menimbulkan kemarahan atau menyebabkannya menyimpang ke jalan yang tidak baik, atau membuatnya gelisah dan tegang.

atau hal-hal yang layak.Nabi saw.r. ahli fiqih dan tasawuf? dalam kitab Ihya' mengenai adab bersetubuh. Sang suami harus memelihara suasana dan enyesuaikan diri. tidak lupa hak wanita (istri) juga harus dipelihara dalam segala hal. Bagi suami. Muttafaq Alaih). Islam telah melarang bagi seorang istri yang berpuasa sunnah tanpa seizin suaminya. menyatakan kepada laki-laki (suami) yang terus-menerus puasa dan bangun malam.r. melanjutkan sabdanya. dengan menerima uzur hambaNya." (H. berhalangan. maka malaikat akan melaknat dia sampai pagi.jauhkanlah aku dan setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau berikan kepadaku'. mengatakan: "Ya Allah. misalnya sakit. sehingga kedua pasangan sama-sama dapat menikmati dan merasa puas. bersabda: "Dilarang bagi si istri (puasa sunnah) sedangkan suaminya ada. supaya menjaga hal itu. Beliau bersabda: "Sesungguhnya bagi jasadmu ada hak dan hagi keluargamu (istrimu) ada hak. sebagaimana Nabi saw. Muttafaq Alaih). menerima alasan tersebut. dan sadar bahwa Allah swt." Sedangkan adab/tatacara bersetubuh yang dianjurkan dalam islam yaitu : Abu Hamid Al-Ghazali. beliau berkata:Miring 1. Selanjutnya." (H. Keadaan yang demikian itu jika dilakukan tanpa uzur dan alasan yang masuk akal. Nabi saw. "Jika mendapat anak.maka tidak akan diganggu oleh setan. Dan hendaknya hambaNya juga menerima uzur tersebut. Al-Ghazali berkata. Nabi saw. karena baginya lebih diutamakan untuk memelihara haknya daripada mendapat pahala puasa. Disamping dipeliharanya hak kaum laki-laki (suami) dalam Islam. dan menutup diri mereka dengan selimut. kemudian suaminya marah kepadanya." . bermesra-mesraan dan sebagainya. letih. adalah Tuhan bagi hamba-hambaNya Yang Maha Pemberi Rezeki dan Hidayat. "Dalam suasana ini (akan bersetubuh) hendaknya didahului dengan katakata manis. jangan telanjang menyerupai binatang." Rasulullah saw." 2. telah bersabda: "Jika suami mengajak tidur si istri lalu dia menolak. kecuali dengan izinnya. "Disunnahkan memulainya dengan membaca Bismillahirrahmaanir-rahiim dan berdoa.

" bersabda: Selanjutnya "Wahai para pemuda! Barangsiapa yang mampu melaksanakan pernikahan. bercampur dengan istri-istri kamu. hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam. Ditambah lagi mengenai manfaatnya. yaitu: Menundukkan pandangan. mereka itu adalah pakaian bagimu. Selanjutnya Ibnul Qayyim berkata: Tujuan utama dari jimak (bersetubuh) itu ialah: 1. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu. karena itu.s. telah menyatakan: "Yang aku cintai di antara Nabi duniamu adalah saw. yang ada hubungannya dengan peraturan keluarga. maka hendaknya menikah. Nabi saw. 2. Al-Baqarah: 187). Sesungguhnya hal itu menundukkan penglihatan dan memelihara kemaluan." 3.Berkata Al-Imam Abu Abdullah Ibnul Qayyim dalam kitabnya Zaadul Ma'aad Fie Haadii Khainrul 'Ibaad.: "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa. enguatkan jiwa dan agar tidak berbuat serong bagi kedua pasangan. dan makan minumlah kamu. melakukannya. Kemudian Ibnul Qayyim berkata. "Sebaiknya sebelum bersetubuh hendaknya diajak bersenda-gurau dan menciumnya. Mencapai maksud dan merasakan kenikmatan.Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu..Kemudian. sedangkan kamu beriktikaf dalam masjid. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu. sempurnakanlah puasa itu sampai malam. Itulah larangan Allah. suami istri. sehingga mencapai jumlah yang ditetapkan menurut takdir Allah. Dipeliharanya nasab (keturunan). 3. Mengeluarkan air yang dapat mengganggu kesehatan badan jika ditahan terus. bahkan tidak kalah kemajuannya daripada penemuan-penemuan atau pendapat masa kini. sebagaimana kelak di surga. Firman Allah swt.sebagaimana Rasulullah saw. mengenai sunnah Nabi saw. yang telah diterangkan dalam Al-Qur'anul Karim pada Surat Al-Baqarah. maka janganlah kamu mendekatinya ." (Q. menahan nafsu." Ini semua menunjukkan bahwa para ulama dalam usaha mencari jalan baik tidak bersifat konservatif. . dan keterangannya dalam cara bersetubuh. Yang dapat disimpulkan di sini adalah bahwa sesungguhnya Islam telah mengenal hubungan seksual diantara kedua pasangan. yaitu fajar..dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu. wanita dan wewangian.

serta lebih benar. Pada ayat di atas disebutkan: "Maka. Dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang beriman." (Q. dan takwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemuiNya. Al-Baqarah: 223).s. Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam.s. tidak dilarang. Yusuf Pemecahan dan Hikmah Al-Qardhawi . katakanlah: Haid itu adalah suatu kotoran. sebagaimana diterangkan di atas. Pada ayat lain juga diterangkan. datangilah tanah tempat bercocok tanammu dengan cara bagaimanapun kamu kehendaki. apa saja yang dapat dilakukan. yaitu: "Mereka itu adalah pakaian bagimu. Maka. Permasalahan. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. dan janganlah kamu mendekati mereka." (Q.s. Tidak ada suatu perhatian yang melebihi daripada disebutnya masalah dan undang-undang atau peraturannya dalam Al-Qur'anul Karim secara langsung.Tidak ada kata yang lebih indah. sebelum mereka suci. dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Oleh sebab itu. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. yaitu: "Mereka bertanya kepadamu tentang haid. semua hadis yang menafsirkan bahwa dijauhinya yang disebut pada ayat di atas. mengenai hubungan antara suami-istri. kecuali yang telah disebutkan. hanya masalah persetubuhan saja. --------------------------------------------------FATAWA QARDHAWI. l-Baqarah 187). maka datangilah tanah tempat bercocok tanammu itu dengan cara bagaimana saja kamu kehendaki. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Al-Baqarah: 222-223). Dr." (Q. hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid.Selain itu.

Hubungan seks yang baik dan benar. maka demikian pula apabila ia menyalurkan pada yang halal. asik asik aja giitu loh. sebagaimana sabda Rasulullah saw.” (QS. Untuk itu mari sama sama kita kaji lebih dalam hukum oral seks ini.makruh bahkan ada yang mengatakan halal selama hal tersebut dilakukan oleh suami istri yang syah. dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. Ia tidaklah dilepas begitu saja sehingga manusia bisa berbuat sebebas-bebasnya dan juga tidak diperketat sedemikian rupa sehingga menjadi suatu pekerjaan yang membosankan. Muslim) .‖ (HR. Maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Al Baqoroh : 223) Ayat diatas menunjukkan betapa islam memandang seks sebagai sesuatu yang moderat sebagaimana karakteristik dari islam itu sendiri. Islam adalah agama fitrah yang sangat memperhatikan masalah seksualitas karena ini adalah kebutuhan setiap manusia. sebagaimana firman Allah swt.’Bukankah jika ia menyalurkan pada yang haram itu berdosa?.’Wahai Rasulullah. Oral seks dilakukan melalui mulut padahal mulut adalah tempat kita makan.padahal para ulama banyak yang berdebat soal ini.Oral seks menurut syariat islam ORAL SEKS MENURUT SYARIAT ISLAM Banyak diantara kita yang buta soal hukum oral seks menurut islam. Oral seks bagi yang bukan muhrim jelas jelas diharamkan karena termasuk ZINA.. apakah jika diantara kami menyalurkan hasrat biologisnya (bersetubuh) juga mendapat pahala?’ Beliau menjawab.‖. bicara bertasbih bahkan membaca alQur'an.minum. yang tidak melanggar syariat selain merupakan puncak keharmonisan suami istri serta penguat perasaan cinta dan kasih sayang diantara mereka berdua maka ia juga termasuk suatu ibadah disisi Allah swt. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Ada yang mengatakan haram. dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. maka ia juga akan mendapatkan pahala.”Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam..dan bersetubuh dengan istri juga sedekah. Mereka bertanya.

(asy Syarhul Kabir Lisy Syeikh ad Durdir juz II hal 215. karena tujuan dari berjima’ tidaklah sampai kecuali dengan hal yang demikian.‖Tidak mengapa.’Wahai Rasulullah aurat-aurat kami mana yang tutup dan mana yang kami biarkan? Beliau bersabda.‖ (HR. mencium hingga menelan kemaluan pasangannya kedalam mulutnya. Adapun hadits yang menyebutkan bahwa siapa yang melihat kemaluan (istrinya) akan menjadi buta adalah hadits munkar tidak ada landasannya. Imam Ahmad mengatakan. Dalam hal ini para ulama dari madzhab yang empat bersepakat diperbolehkan bagi suami untuk melihat seluruh tubuh istrinya hingga kemaluannya karena kemaluan adalah pusat kenikmatan. Maktabah Syamilah) Setiap pasangan suami istri yang diikat dengan pernikahan yang sah didalam berjima’ diperbolehkan untuk saling melihat setiap bagian dari tubuh pasangannya hingga kemaluannya.’Jagalah aurat kamu kecuali terhadap istrimu dan budak perempuanmu.‖ (al Mughni juz XV hal 79.‖ Aku bertanya. di dalam rumahnya dengan menampakkan auratnya yang hanya mengenakan pakaian tipis.” (HR. Hal yang tidak bisa dihindari ketika seorang ingin melakukan oral seks terhadap pasangannya adalah melihat dan menyentuh kemaluan pasangannya. Akan tetapi setiap dari mereka berdua dimakruhkan melihat kemaluan pasangannya terlebih lagi bagian dalamnya tanpa suatu keperluan. Tentunya ada bermacammacam oral seks ini.” Didalam riwayat Ja’far bin Muhammad tentang perempuan yang duduk dihadapan suaminya. dia berkata. yaitu adanya kontak seksual antara kemaluan dan mulut (lidah) pasangannya. tirmidzi.”Aku tidak pernah melihat kemaluannya saw dan beliau saw tidak pernah memperlihatkannya kepadaku.Diantara variasi seksual yang sering dibicarakan para seksolog adalah oral seks. dari mulai menyentuh. Aisyah menyebutkan : Aku tidak melihat kemaluan Rasulullah saw dan beliau saw tidak memperlihatkannya kepadaku.‖Ini hadits Hasan Shohih. (Bada’iush Shona’i juz VI hal 157 – 159. Dan dimakruhkan untuk melihat kemaluannya sebagaimana hadits yang diriwayatkan Aisyah yang berkata.”Aku tidak pernah melihat kemaluan Rasulullah saw. sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah yang mengatakan. maktabah Syamilah) .‖) Karena kemaluan boleh untuk dinikmati maka ia boleh pula dilihat dan disentuhnya seperti bagian tubuh yang lainnya.” (al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz IV hal 2650) Seorang suami berhak menikmati istrinya. Ibnu Majah) dalam lafazh yang lain. khususnya bagaimana dia menikmati berjima’ dengannya dan seluruh bagian tubuh istrinya dengan suatu kenikmatan atau menguasai tubuh dan jiwanya yang menjadi haknya untuk dinikmati maka telah terjadi perbedaan pendapat diantara para ulama kami. Maktabah Syamilah) Dibolehkan bagi setiap pasangan suami istri untuk saling melihat seluruh tubuh dari pasangannya serta menyentuhnya hingga kemaluannya sebagaimana diriwayatkan dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya berkata.

Mufti Saudi Arabia bagian Selatan. Meskipun banyak seksolog yang menempatkan oral seks ini kedalam kategori permainan seks yang aman berbeda dengan anal seks selama betul-betul dijamin kebersihan dan kesehatannya. Para ulama telah bersepakat bahwa madzi adalah najis. Madzi adalah cairan berwarna putih dan halus yang keluar dari kemaluan ketika adanya ketegangan syahwat. Sedangkan mani adalah cairan kental memancar yang keluar dari kemaluan ketika syahwatnya memuncak. hukumnya najis. Adapun Syeikh Yusuf al Qaradhawi memberikan fatwa bahwa oral seks selama tidak menelan madzi yang keluar dari kemaluan pasangannya maka ia adalah makruh dikarenakan hal yang demikian adalah salah satu bentuk kezhaliman (diluar kewajaran dalam berhubungan). menurut Prof DR Ali Al Jumu’ah dan Dr Sabri Abdur Rauf (Ahli Fiqih Univ Al Azhar) boleh dilakukan oleh pasangan suami istri selama hal itu memang dibutuhkan untuk menghadirkan kepuasan mereka berdua dalam berhubungan. hukumnya menurut para ulama madzhab Hanafi dan Maliki adalah najis sedangkan menurut para ulama Syafi‟i dan Hambali adalah suci.Oral seks yang merupakan bagian dari suatu aktivitas seksual ini. Jika ia masuk kedalam mulutnya dan tertelan sampai ke perut maka akan dapat menyebabkan penyakit.com ) . Hal itu dikarenakan yang keluar dari kemaluan adalah madzi dan mani. Asy-Syaikh Al`Allamah Ahmad bin Yahya An-Najmi berpenapat bahwa isapan istri terhadap kemaluan suaminya (oral seks) adalah haram dikarenakan kemaluannya itu bisa memancarkan cairan (madzi). Akan tetapi kemungkinan untuk terjangkitnya berbagai penyakit manakala tidak ekstra hati-hati didalam menjaga kebersihannya sangatlah besar. Terlebih lagi jika hanya dengan itu ia merasakan kepuasan ketimbang ia terjatuh didalam perzinahan. baik mulut ataupun kemaluannya.(copy from khabariislam.

desa yang indah. Untuk macam fantasi yang pertama dan kedua adalah boleh dan tidak dilarang menurut syari’at dikarenakan ia hanya mengkhayalkan tempat. sebuah tempat di Eropa atau yang lainnya. Berfantasi dengan waktu dan suasana bercinta. Bahkan hal ini mereka anggap sebagai sesuatu yang wajar dan normal bagi setiap manusia yang berhubungan untuk lebih menambah gairah bercintanya. yang sering disebut dengan istilah fantasi seks. Berfantasi dengan tempat bercinta. artinya seorang yang sedang bercinta dengan pasangannya membayangkan bahwa mereka berdua sedang berada dalam suatu momen atau suasana terindah. Begitupula didalam bercinta. liburan panjang di suatu pulau yang hanya ada mereka berdua saja. waktu atau suasana. Untuk macam yang ketiga para seksolog pada umumnya tidak melarang selama si suami atau si istri menyalurkan hasratnya kepada pasangannya yang sah meski dia membayangkan wanita atau lelaki lain. tidak jarang khayalan dibutuhkan untuk orang-orang tertentu dalam menambah gairah kenikmatan saat berhubungan dan memuaskan pasangannya. Suami atau istri membayangkan sebuah kamar di hotel berbintang dengan segala fasilitas didalamnya. Ada tiga macam fantasi yang sering menghiasi pemikirang orang-orang yang sedang bercinta dengan pasangannya : 1. Terkadang suatu khayalan bisa mendorong seseorang untuk lebih bersemangat didalam memburunya namun tidak jarang pula khayalan hanya sebatas hiasan fikiran yang tidak bisa terwujud. artinya seorang yang sedang bercinta dengan pasangannya membayangkan bahwa dia sedang berhubungan dengan seorang wanita selain istrinya atau si istri membayangkan bahwa dia tengah berhubungan dengan laki-laki selain suaminya. artinya seorang yang sedang bercinta dengan pasangannya membawa fikirannya ke suatu tempat yang menurutnya bisa menambah gairah seksual didalam memberikan kepuasan kepada pasangannya. terlepas apa dan bagaimana khayalan itu dikarenakan ia adalah sesuatu yang tanpa batas menghiasi pemikiran seseorang. vila yang mewah.BERFANTASI SEKS MENURUT ISLAM BERFANTASI SEKS BOLEH GAK YAAAA ?? Tentunya setiap orang tidak bisa dicegah dan dilarang untuk berkhayal. atau yang lainnya. 3. seperti membayangkan bahwa ia sedang berada dalam suasana malam pertama pernikahan. . 2. Berfantasi dengan seseorang atau banyak orang dalam bercinta.

bahkan sebagian dari mereka menganggap hal itu adalah bagian dari zina. Demikian pula dengan seorang istri yang membayangkan seorang laki-laki yang bukan suaminya.”Ibnu „Aqil menguatkan hal ini didalam bukunya “ar Riayah al Kubro” yaitu seandainya seorang suami membayangkan seorang wanita yang diharamkan baginya tatkala berjima‟ maka dia berdosa. Apabila seorang wanita melihat seorang laki-laki yang menarik perhatiannya dan ketika dia berjima‟ dengan suaminya dia membayangkan laki-laki yang dilihatnya tadi maka dia telah berzina. Hal seperti ini bisa lebih sering terjadi pada wanita di zaman sekarang dikarenakan seringnya ia keluar rumah dan memandang orang lain.‖…Jika seorang laki-laki melihat seorang wanita yang menarik hatinya. Seperti halnya perkataan ulama kita terhadap orang yang mengambil segelas air dan membayangkan air itu adalah khamr yang akan diminumnya maka air itu berubah menjadi haram baginya. Ibnul Hajj al Maliki mengatakan. dan dia mengatakan didalam ―ad duror‖. Hal ini tidak hanya untuk kaum lelaki saja akan tetapi juga untuk para wanita bahkan lebih kuat lagi. Efek yang bisa ditimbulkan darinya adalah bisa jadi orang itu akan meninggalkan istrinya pada masa yang akan datang. Maliki dan Hambali dan sebagian Syafi’i.Untuk macam yang ketiga menurut pendapat para ulama : Para ulama telah berbeda pendapat dalam masalah seorang laki-laki yang membayangkan wanita yang diharamkann atasnya apakah dibolehkan atau dilarang. Sebagian ulama berpendapat bahwa hal yang demikian termasuk dalam zina maknawi yang dibolehkan. Jumhur ulama mengharamkan bagi seorang laki-laki yang membayangkan dirinya tengah bersenggama dengan wanita asing dikarenakan ini adalah penyimpangan fitrah.” (Al Madkhol) Ibnu Muflih al Hambali mengatakan. kita meminta perlindungan kepada Allah.. Para ulama berbeda pendapat tentang seorang suami yang menggauli istrinya sambil membayangkan wanita lain.. ini adalah pendapat para ulama madzhab Hanafi.”al Iroqi menyebutkan didalam “Thorhut Tatsrib” yaitu seandainya seorang laki-laki menyetubuhi istrinya sementara di fikirannya ia sedang menyetubuhi wanita yang diharamkan baginya maka ini adalah haram dikarenakan ia memvisualkan yang haram” .” Ibnu Abidin al Hanafi—setelah menyebutkan perkataan Ibnu Hajar al Haitamiy asy Syafi‟i— mengatakan ―Aku tidak melihat seorang dari kami (dari kalangan Hanafi) yang menentang hal ini. ―… karena membayangkan dia sedang mensetubuhi wanita asing adalah memvisualkan kemaksiatan secara langsung terhadap fisik wanita itu…‖ Sebagian ulama Syafi’i mengharamkannya dengan mengatakan.. demikian pula seorang istri yang sedang digauli suaminya sedangkan dia membayangkan laki-laki lain : Sebagian besar ulama mengatakan bahwa hal yang demikian adalah haram. kemudian laki-laki itu mendatangi istrinya (jima‟) dan membayangkan wanita yang tadi dilihatnya hadir dikedua bola matanya maka ini adalah bagian dari zina. karena mata kadang berzina dan zinanya adalah memandang yang diharamkan. akal kadang berzina dan zinanya adalah menikmati khayalan yang diharamkan.

Wallahu A’lam ( uSTADZ Sigit Pranowo Lc ) .

: .344.            . .2 :$%$9!7..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->