P. 1
tegangan-permukaan

tegangan-permukaan

|Views: 24|Likes:
Published by Abdul Hakim Audah

More info:

Published by: Abdul Hakim Audah on Sep 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2012

pdf

text

original

10/20/2010

TEGANGAN PERMUKAAN
WBS

 batas fase = daerah antarmuka  Antarmuka terjadi antara fase padat dan cair atau fase cair dan fase

cair.  Antarmuka antara fase cair maupun padat dengan udara disebut permukaan.  Pada bagian permukaan dan antarmuka ini terdapat gaya kohesi antara molekul dari zat yang sama dan gaya adhesi antara molekul dari zat yang berbeda.  Gaya kohesi yang lebih besar daripada gaya adhesi akan menghasilkan resultan gaya yang diimbangi oleh gaya lain yang berlawanan arah yang disebut dengan tegangan permukaan atau tegangan antarmuka.

1

molekul surfaktan akan membentuk misel dan aktivitasnya hampir tidak meningkat. Pada daerah temperatur kritisnya. tegangan permukaan suatu cairan menjadi nol.  Sedangkan tegangan antarmuka adalah gaya per satuan panjang yang terdapat pada antarmuka dua fase cair yang tidak bercampur. Surfaktan diabsorpsi pada kedua batas antarmuka sehingga mampu menurunkan tegangan antarmuka. oleh karena itu nilai tegangan antarmuka tidak berubah dengan penambahan konsentrasi. 2 . Konsentrasi di atas nilai cmc. Nilai tegangan permukaan semakin menurun dengan bertambahnya konsentrasi surfaktan sampai nilai tertentu yang disebut critical micelle concentration (cmc).10/20/2010  Tegangan permukaan adalah gaya per satuan panjang yang harus diberikan sejajar pada permukaan untuk mengimbangi tarikan ke dalam.  Tegangan permukaan dari kebanyakan cairan turun hampir secara linear     dengan naiknya suhu. yaitu dengan naiknya energi kinetik dari molekul tersebut. Tegangan antarmuka juga dipengaruhi oleh adanya penambahan bahan lain terutama yang bersifat aktif permukaan (surfaktan).

 Pipa kapiler dimasukkan ke dalam gelas beker yang berisi sampel. Sampel akan naik ke pipa sampai ketinggian tertentu  Kenaikan sampel dalam pipa kapiler diukur dari permukaan sampel dalam gelas beker. Sampel akan naik ke pipa sampai ketinggian tertentu  Kenaikan sampel dalam pipa kapiler diukur dari permukaan sampel dalam gelas beker.  Pipa kapiler dimasukkan ke dalam gelas beker yang berisi sampel. Menentukan pengaruh suhu terhadap tegangan permukaan  Sampel dimasukkan ke dalam gelas beker dan dipanaskan sampai suhu 40 .10/20/2010 Menentukan tegangan permukaan dengan metode kenaikan kapiler  Sampel (misalnya minyak) dimasukkan ke dalam gelas beker dan diukur suhunya. 3 .

10/20/2010 Tegangan permukaan ( ) = ½ rh g  r = jari-jari dalam pipa kapiler  h = kenaikan sampel dalam pipa kapiler = densitas  g = percepatan gravitasi (981 cm/detik2)  4 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->