ABSTRAK Percobaan pembuatan kalium nitrat ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan garam kalium nitrat hasil reaksi

antara Natrium nitrat Kalium klorida serta mempelajari pemisahan garam kalium nitrat dari hasil samping natrium klorida berdasarkan perbedaan kelarutan. Prinsip dalam percobaan pembutan garam kalium nitrat ini adalah berdasarkan pada perbedaan kelarutan. Metode yang digunakan yaitu Kristalisasi atau pemurnian endapan yang dihasilkan. Percobaan ini dilakukan dengan mereaksikan kalium korida (KCl) dengan natriun nitrat (NaNO3). Dari percobaan yang telah dilakukan didapatkan suatu garam Kristal kalium nitrat berwarna putih dengan berat rendemen

Tumpukan kotoran juga sumber umum yang utama. ammonia dari dekomposisi urea dan zat nitrogen lainnya akan melalui oksidasi bakteri untuk menghasilkan nitrat. 2. Sebelum fiksasi industry nitrogen skala besar (proses Harker).PERCOBAAN VIII PEMBUATAN KALIUM NITRAT I.1. TUJUAN PERCOBAAN 1. Kalium nitrat juga dapat dibuat dari kalium klorida yang terdapat dalam mineral sulvit dengan garam natrium nitrat. 2009) . Kalium nitrat merupakan komponen bubuk hitam teroksidasi (disuplai energy). Endpan ini dapat dipisahkan kemudian dimurnikan dengan cara rekristalisasi. Senyawa ini tergolong senyawa nitrat dengan rumus kimia KNO3. NaCl yang kurang larut akan mengendap. Persamaan reaksinya : KCl (aq) + NaNO3 NaCl (s) + KNO3 (aq) Jika larutan didinginkan. Nama umumnya termasuk sendawa (saltpeter). Mempelajari pembuatan garam kalium nitrat hasil reaksi antara Natrium nitrat Mempelajari pemisahan garam kalium nitrat dari hasil samping natrium klorida Kalium klorida berdasarkan perbedaan kelarutan II. TINJAUAN PUSTAKA II. maka laruta akan mengendap. Kalium nitrat mengkristal dalam bentuk prisma rombik. Kalium Nitrat Kalium nitrat adalah senyawa kimia yang merupakan sumber alami nitrogen. (Wikipedi. Jika larutan jenuh dari masing-masing reaksi dicampur. tetapi jika larutannya diuapkan perlahan-lahan pada kaca arloji maka akan mengkristal dalam bentuk rombohedial isomof. Sumber utama kalium nitrat adalah deposit yang mengkristalkan dari dinding gua atau mengalirkn bahan organic yang membusuk.

Suatu zat gas atau cair dapat mendingin atau memadat serta membentuk Kristal karena menalami proses kristalisasi. (Arsyad. 1957) II.4.2. Proses-proses dalam kristalisasi . (Fisher. Larutan jenuh Larutan yang titik bekunya tidak mengganggu. Endapan terbentuk jika larutan menjadi terlalu jenuh dengan zat yang bersngkutan. Kristalisasi Merupakan metode pemisahan dengan cara pembentukan Kristal sehingga campuran dapat dipishkan.3. meskipun dlam beberapa hal istimewa terjadi yang sebaliknya. Kelarutan endapan Endapan adalah zat yang memisahkan diri sebagai suatu fase yang keluar dari larutan. Endapan dapat dipisahkan dari larutan dengan penyaringan atau contripage. Lalu kenaikan kelarutan dengan suhu berbeda-beda. dalam beberapa hal-hal lainnya sangat besar. Semakin kristalnya maka semakin baik. Kelarutan bergantung pada berbagai kondisi seperti suhu. Waktu beberapa menit bahkan sampai dua jam. tekanan. (Vogel. Suatu kelarutan endapan menurut definisi adalah sama dengan konsentrsi molar dari larutan jenuhnya. 1990) II. Kristalisasi tidak akan terjadi sebelum ada jarak. 2001) II.5. karena semakin kecil kemungkinan tercemar oleh kotoran. Kejenuhan membuat kristalisasi sangat efektif dengan penyaringan dan pemisahan. artinya kristalisasi membiarkan suatu proses tanpa perpindahan laju. Perubahan kelarutan dengan berubahnya suhu dapat menjadi dasar untuk pemisahan. konsentrasi bahan-bahan lain didalam larutan itu dan pada komposisi pelarutnya.II. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa kelarutan endapan bertambah seiring kenaikan suhu. Kristal-kristal juga akan terbentuk dari suatu larutan yang akan dijenuhkan dengan pelarut tertentu. dalam beberapa hal sngat kecil.

kondisi lewat jenuh dicapai dengan pendinginan larutan panas yang jenuh. Garam Nitrat Sebagian besar garam nitrat bersifat higroskopis dan mudah larut dalam air. Kristalisasi secara adiabatic Metode ini sering disebut metode vakum.6. Kristalisasi dengan penguapan Kelarutan sutu bahan yang berkurang sedikit demi sedikit dengan menurunnya suhu. Hal ini merupakan proses fisika. 3. Beberapa garam nitrat diperoleh dalam bentuk anhidrat dan tidak mengalami dekomposisi pada pemanasan yang cukup tinggi. Untuk mengkristalisasi dari lelehan. Kristalisasi dengan pendinginan Untuk bahan-bahan yang kelarutannya berkurang drastis dengan menurunnya temperature. sedangkan maksud dari penguapan adalah untuk membuat tekanan total dengan permukaan lebih kecil dari tekanan uap pada suhu tersebut. Sehingga perubahan ini secara adiabatic karena pendinginan yang terjadi pada system penguapan itu sendiri. Kristalisasi dengan salting out Pemisahan bahan organic dari larutan akuatik dapat dilakukan dengan penambahan suatu garam yang harganya murah. Garam ini larut lebih baik dari pada bahan yang diinginkan. Kondisi lewat jenuhnya dapat dipakai dengan penguapan sebagian pelarut (yang artinya pemikatan larutan).1. merupakan gabungn antara kristalisasi dengan pendinginan dan penguapan. 1991) II. Ion nitrat memiliki struktur sebagai berikut : Struktur ini dalam teori ikatan valensi dijelaskan sebagai hibrida resonansi sebagai berikut : . (Cahyono. dapat juga dilkukan. Sehingga terjadi penambahan bahan padat terkristalisasi. 4. Pendinginan bertujuan untuk memperkecil daya larut. 2.

Jika derajat lewat jenuh dalam larutan semakin besar maka proses ini semakin cepat. (Handoyo. Factor-faktor terbentuknya Kristal Factor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya Kristal tergantung pada : 1. yang dapat terbentuk secara spontan sebagai dari akibat keadaan larutan yang lewat jenuh.8. 2. 1995) 2. Pembentukan inti Kristal merupakan langkah pertama kristalisasi atau dengan menmbahkn benih Kristal kedalam larutan lewat jenuh.Sedngkan dalam teori orbital molekul dijelaskan bahwa nitrogen membentuk tiga ikatan menggunkan orbital hibrida SP dan orbital P nitrogen dan tiga orbital atom oksigen bergabung membentuk orbital molekul yang ditempati oleh 2 elektron. Pembentukan inti Kristal Inti Kristal adalah partikel-partikel yang amat kecil. (Handoyo.7. Jenis sert banyaknya pengotor . Rekristalisasi Salah satu pemurnian padatan atau dalm bentuk serbuk yaitu dengan menggunakan kristalisasi agar diperoleh zat Kristal murni. Proses rekristalisasi meliputi proses pelarutan dan kritalisasi. Factor-faktor yang mempengaruhi kecepatan pembentukn Kristal a. 1995) II. Semakin luas permukaan total Kristal maka semakin banyak bahan yang akan ditempatkan pada kisi Kristal persatuan waktu. Pembentukan Kristal Merupakan penggabungan 2 proses yaitu : a.arutan kepermukaan Kristal dengan difusi. b.9. Transportasi dari molekul-molekul atau ion-ion (dari bahan yang akan di kristalisasi) dalam l. (Vogel. 1990) II.

(Fisher. Viskositas larutan d. KY. keasaman permukaan bahan.10. 1957) 2.b.11.11. Derajat lewat jenuh c. silica. Inilah yang akan menjadi factor penting yang akan mempengaruhi hasil dari dasar yang kuat KNO3 / Al2O3 berpern sebagai katalis. Jumlah inti yang ada atau luas permukaan Kristal yang ada (Handoyo. Dekomposisi KNO3 pertama-tama menyatakan bahwa KNO3 mulai di dekomposisi pada rentang 400-500 K dalam mengisi hasil pembentukan bahan anorganik dari interaksi. Factor lain seperti ruang kosong pada struktur octahedral susunan raung atau geometri. Selanjutnya sejumlah KNO3 yang memuat alumina yang telah di dekomposisi pada suhu ruangan selama proses persiapan. Natrium Nitrat (NaNO3) . dan lingkungan mikro menyediakan bahan anorganik yang mudah menyerap selama semua factor tersebut saling mempengaruhi dalam dekomposisi KNO3 pada temperature rendah dalam suatu pengukuran. titanium. ß %. Analisa bahan 2. KNO3 di dekomposisi dalam bahan organic yang dapat menyerap seperti alumina. zeolit seperti MCM-41 (molekul hasil saringan yang menyerap). K 1 %.1. bersama NaY. Pergerakan antara larutan dan Kristal e. Dekomposisi rangkap Kristal KNO3 Pada temperature rendah. 1995) 2.

III.1 g/100 Ml (00C). Sifat fisik : Berat molekul 85 sma. Sifat fisik BM 74. METODE PERCOBAAN . 2. titik bekunya 00C tidak berwarna (bening). 2.11. 2009) 4.1. 56. mata dan sakit perut (Wikipedia.l 7. 1.2.11. t. Aquades 1. densitas 1. berupa serbuk putih atau Kristal tak berwarna Titik lebur 580 K. iritasi kulit.d 15000C Berupa Kristal putih padat Sifat kimia Larut dalam air yaitu. titik didih 380 0C Densitas 2. tidak berbau Sifat kimia sebagai pelarut rumus molekul H2O (Dintith. 28. 3. 2. 2.3. 2.7 g/mL (1000C) (Wikipedia. Sifat fisik Air murni dari penyulingan titik didih 1000C. 2.3 x 103 Kg/m3 Kelarutan 92 gram dalam 100 mL air Sifat kimia S padat = 117 J/mol K Menyebabkan iritasi pernapasan. Kalium Klorida (KCl) 1. tidak berasa. 34 g/100 Ml (200C).987 g/cm3 t.55 g/mol. 2009) 3.7590C. 2. 3. 1994) 1.

5 g NaNO3 Pelarutan dalam 50 mL air panas Pelarutan dalam 50 mL air panas Pencampuran Penguapan hingga volume 40 mL Penyaringan Penguapan hingga volume 20 mL Pendinginn Penyaringan Hasil III. III.1. III.1.1.2. Gelas ukur 3. Corong penguapan III.1. Gelas bekker 2. Skema kerja Pembuatan garam kalium Nitrat 7.1.2. Alat dan Bahan Alat 1. Penangas 4. Bahan Natrium Nitrat (NaNO3) Kalium Klorida (KCl) Aquades 2. 1.2.5 g KCl Gelas beker 8. kertas saring 6. 3. Corong gelas 5. Pemurnian .2. III. Erlenmeyer 7.2.III.

HIPOTESA . DATA PENGAMATAN No 1 Perlakuan Pembuatan garam KNO3 KCl + NaNO3 Penguapan Penyaringan 1 Pendinginan 2 Penyaringan 2 Pemurnian garam KNO3 Pemanasan Pendinginan Penyaringan Penimbangan Hasil Ket V. Perhitungan rendemen Hasil IV.Larutan KNO3 Gelas Penguapan Pendinginan Penyaringan Penimbangan.

VI. PEMBAHASAN . Hasil yang kan diperoleh yaitu suatu Kristal KNO3 yang berwrna putih. Prinsip dalam percobaan pembutan garam kalium nitrat ini adalah berdasarkan pada perbedaan kelarutan.Dari percobaan pembuatan kalium Nitrat dalam tekhnik pemurnian dari suatu campuran lautan menggunakan metode Kristalissi atau pemurnian endapan yng dihasilkan.

Setelah itu dilakukan penyaringan saat masih panas dengan tujuan untuk memisahkan hasil reaksi campuran natrium nitrat dan kalium klorida dengan pengotornya yang masih terdapat dalam filtrat. pemurnian endapan yang dihasilkan). Metode yang digunakan yaitu Kristalisasi (yaitu. Untuk menghasilkan suatu Kalium nitrat dapat dibuat dari kalium klorida dengan garam natrium nitrat. Perubahan kelarutan dengan berubahnya suhu dapat menjadi dasar untuk pemisahan. Didapat pengotornya berupa endapan putih.Percobaan pembuatan kalium nitrat ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan garam kalium nitrat hasil reaksi antara Natrium nitrat dan Kalium klorida serta mempelajari pemisahan garam kalium nitrat dari hasil samping natrium klorida berdasarkan perbedaan kelarutan antara kalium klorida dengan natrium nitrat. Kelarutan bergantung pada berbagai kondisi seperti suhu. Pada proses pemanasan terjadi suatu proses penguapan yaitu dengan tujuan agar larutan pengotor atau aquadest berkurang jumlahnya karena menguap. tekanan. konsentrasi bahan-bahan lain didalam larutan itu dan pada komposisi pelarutnya.6 x 10-5 ) dan garam-garam cenderung mudah larut dalam air. Pembuatan garam kalium Nitrat Percobaan pembuatan garam kalium nitrat ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan garam kalium nitrat hasil reaksi antara Natrium nitrat dan Kalium klorida. Garam Kalium klorida dan garam natrium nitrat masing-masing dilarutkan kedalam aquadest dengan tujuan agar garam Kalium klorida dan garam natrium nitrat dapat melarut sehingga reaksi dapat terjadi karena hampir semua reaksi kimia berlangsung pada fase larutan. yakni endapan NaCl karena NaCl kurang larut dalam air dibandingkan KNO3 ( Ksp NaCl= 1. Prinsip dalam percobaan pembutan garam kalium nitrat ini adalah berdasarkan pada perbedaan kelarutan. metode pemisahan dengan cara pembentukan Kristal sehingga campuran dapat dipisahkan). Metode yang digunakan yaitu Kristalisasi. Larutan kalium klorida lebih keruh daripada larutan natrium nitrat karena b . dan Rekristalisasi (yaitu. 6. Percobaan ini dilakukan dengan mereaksikan kalium korida (KCl) dengan natriun nitrat (NaNO3). Campuran larutan Kalium klorida dan garam natrium nitrat ini dipanaskan dengan tujuan untuk mempercepat reaksi antara larutan Kalium klorida dan garam natrium nitrat. .1.

Pada proses pemanasan terjadi suatu proses penguapan yaitu dengan tujuan agar larutan pengotor atau aquadest dapat hilang karena menguap. Setelah itu dilakukan penyaringan dengan tujuan untuk memisahkan suatu endapan dari larutan sehingga diperoleh kristal garam Kalium Nitrat. Larutan garam campuran antara kalium nitrat dan ion klorida dipanaskan dengan tujuan agar kalium nitrat dapat dipisahkan dengan ion klorida.5 gram. Sebaiknya setelah dipanaskan. Kristal ini berwarna putih dan masih mengandung air. . Fungsi aquadest yaitu untuk mengikat ion klorida sehingga kalium nitrat dapat dipisahkan dari ion klorida. Rekristalisasi Rekristalisasi bertujuan untuk mendapatkan kristal kalium nitrat yang lebih murni. maka larutan akan mengendap membentuk kristal. jangan langsung didinginkan dengan es agar kristal yang diperoleh banyak dan tidak rapuh. Setelah kering atau kandungan air hilang.2. Jika larutan didinginkan. Larutan garam Kalium nitrat dapat terpisah dari ion klorida karena ion klorida terikat dengan molekul air. Setelah itu lalu didinginkan dalam penangas air yang berisi air dingin dan es agar endapan kristal cepat terbentuk. filtrat ini didinginkan dalam suhu ruang. dilakukan penimbangan dan diperoleh rendemen nyata kristal garam kalium nitrat seberat 2. Untuk menghilangkan kandungan air dilakukan pemanasan dengan oven selama 20 menit pada suhu 100ºC. Garam kalium nitrat mudah larut dalam aquadest sehingga aquadest yang dipakai hanya sedikit untuk meminimalisir garam kalium nitrat yang larut dan agar diperoleh kristal kalim nitrat yang banyak. Endapan kalium nitrat yang dihasilkan ditambahkan sedikit aquadest dengan tujuan agar larutan garam Kalium nitrat dapat terpisah dari hasil samping yang berupa ion klorida. Selanjutnya dilakukan pendinginan dengan tujuan untuk mempercepat pembentukan kristal.6.

2. Salah satu pemurnian padatan atau dalam bentuk serbuk yaitu dengan menggunakan rekristalisasi agar diperoleh zat Kristal murni 4. Kelarutan bergantung pada berbagai kondisi seperti suhu. KESIMPULAN 1.VII. tekanan. Berat rendemen kristal Kalium nitrat yaitu . Kalium nitrat dan natrium klorida memiliki perbedaan kelarutan 5. 3. Campuran antara kalium korida (KCl) dengan natriun nitrat (NaNO3) menghasilkan suatu kristal kalium nitrat dan natrium klorida. konsentrasi bahanbahan lain didalam larutan itu dan pada komposisi pelarutnya.

New York Handoyo. 1992. kamus kimia. 1994. Chemistry dictionary complete. 1995. Prentice-Hall Inc. kamus kimia. Vogel.VIII. Organic analysis qualitative macro and micro. Oxford. 2001. Elementary chemistry. 1991. Segi praktisi dan Metode pemisahan senyawa organic. Semarang Daintith. 1990. New york . Kimia MIPA UNDIP. PT Gramedia Pustaka utama. Oxford. Bambang. New york Petrucci. Jakarta Basri. 1996. Jakarta Cahyono. Rineka cipta. DAFTAR PUSTAKA Arsyad.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful