P. 1
presentasi-tumbuhan-berbiji

presentasi-tumbuhan-berbiji

|Views: 81|Likes:
Published by epatrichia

More info:

Published by: epatrichia on Sep 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

Guru Bidang Studi : Sugeng Riyanto, S.

Pd

BAGIAN 3 : TUMBUHAN BERBIJI

Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun

• Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup.

Mengkomunikasikan keanekaragaman hayati Indonesia, dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam
Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun . Megasporangium yang besar dilindungi oleh lapisan pelindung yang disebut integumen. Ini adalah gambar ovum dari pinus (a gymnosperm). (Pada Angiospermae integumen ada 2 lapis.1. Memiliki organ /alat perkembangbiakan berupa biji 2.) Petal Sepal Receptakel Ovule Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Integumen Dinding spora Stamen Megasporangium (2n) Megaspora (n) Anthera Carpel/putik Stigma tangkai Ovary Tangkai antera (a) . Biji dihasilkan oleh bagian bunga atau strobilus.

Kepala sari Mikrospora / serbuk sari Serbuk sari berisi inti sel generatif dan inti vegetatif Bunga dewasa Kepala putik Tangkai putik Biji Inti Kandung Lembaga sekunder Ovum dibuahi oleh 1 inti generatif Inti kandung lembaga sekunder Antipoda ovum Ovum IKLS dibuahi oleh 1 inti generatif lainnya Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .

Serbuk sari berkecambah Tangkai putik Inti generatif 2 INTI GENERATIF Buluh tabung sari Inti vegetatif Bakal buah/ovari Inti kandung lembaga sekunder Antipoda Inti kandung lembaga sekunder ovum ovum Gbr. Pembuahan ovum dan inti kandung lembaga sekunder Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .

3 inti menuju kutub berlawanan (antipoda) dan 2 inti berada di tengah (inti kandung lembaga sekunder). Pembentukkan biji dimulai dengan terjadinya penyerbukan (polinasi). Setelah sampai pada bakal biji. Peristiwa ini di sebut pembuahan ganda. Inti generatif berfungsi membuahi sel ovum dan membuahi inti kandung lembaga. Inti generatif lalu membelah lagi menjadi 2 inti generatif (Sel Sperma). Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun . Sedangkan inti vegetatif berfungsi mengantarkan inti generatif menuju bakal biji. 8. Serbuk sari yang jatuh di kepala putik kemudian akan berkecambah membentuk buluh sari. 3. 4.1. 3 inti menghadap mikrofil (2 inti sinergid. Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. 6. 7. 2. Bersamaan saat terjadinya polinasi.Selama tumbuh. Dan akhirnya terbentukkah biji. Lalu 1 inti generatif akan masuk membuahi ovum yang akan berkembang menjadi embrio. inti serbuk sari membelah menjadi 2 yaitu 1 inti generatif dan 1 inti vegetatif. 9. inti kandung lembaga akan membelah 3 kali sehingga menghasilkan 8 inti. 5. Buluh sari akan tumbuh memanjang menuju bakal biji. 1 ovum). dan 1 inti generatif lain membuahi inti kandung lembaga sekunder dan akan terbentuk endospermae (kandung lembaga). inti vegetatif hancur lalu 2 inti generatif (sperma) akan masuk ke bakal biji melalui mikrofil.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .SPERMATOPHYTA GYMNOSPERMAE ANGIOSPERMAE CYCADOPHYTA PINOPHYTA GNETOPHYTA GINKGOPHYTA Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

pada musim gugur dan musim dingin berwarna coklat dan daun berguguran. yaitu Ginkgo biloba Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Pada musim panas dan semi berwarna hijau. 3.1. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun . Merupakan tumbuhan berumah dua (dioseus). Tumbuh berkelompok pada cabang batang yang pendek. batang lurus bercabang. Tubuh berupa pohon besar. 2. 6. 4. Bakal biji tidak dilindungi oleh bakal buah. Hanya tersisa 1 spesies. Bentuk daun seperti kipas. 5.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .Daun berbentuk kipas Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

Bakal biji tidak terlindung buah Buah Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .Pohon kayu merah raksasa Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

1 Pohon umumnya memiliki 2 konus. 4.1. Selalu hijau sepanjang tahun. 5. 3. Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. dilapisi lapisan kutikula. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun Contohnya : Pinus merkusii . Memiliki alat reproduksi berupa konus (strobilus). Merupakan tumbuhan gymnospermae yang terbesar dari ukuran sampai jumlah anggotanya. konus jantan di ujung cabang. 2. Daun berbentuk jarum. dan konus betina di bawahnya.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

Merupakan tumbuhan berumah dua (dioseus). menyerupai tumbuhan paku. 4. daun tersusun roset batang. Biji terbuka dan dihasilkan oleh strobilus betina. 2. Contohnya : Cycas rumphii Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.1. Daun muda tumbuh menggulung. 5. Strobilus tumbuh pada ujung batang. Menyerupai palem. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun . 3.

1. Ephedrales c. Terdiri dari 3 ordo. Bunga berkelamin tunggal (dioseus). Welwitschiales Welwitschia Gnetum gnemon Ephedra Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama. Gnetales b. 2. Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun . yaitu : a.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .SPERMATOPHYTA GYMNOSPERMAE ANGIOSPERMAE DICOTIL MONOCOTIL Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

Dilarang untuk dikomersilkan dengan alasan apapun .BERKEPING 1 BERKEPING 2 KELOPAK BUNGA KELIPATAN 3 KELOPAK KELIPATAN 4 ATAU 5 TULANG DAUN SEJAJAR TULANG DAUN BERCABANG SERBUK SARI MEMILIKI 1 PORI-PORI ATAU LEBIH SERBUK SARI MEMILIKI 3 PORI-PORI ATAU LEBIH JARINGAN PENGANGKUT TERSEBAR PADA BATANG TAK BERKAMBIUM JARINGAN PENGANGKUT TERATUR PADA BATANG BERKAMBIUM Copyright @ Sugeng SMAN14 Publishing _ Silahkan gunakan slide ini untuk kemajuan bersama.

3/03. 9:2-:. .3-078.3.5:3 .5./.8.:32:/.  07:5..39:2-:.:  907-:.5.9.38/03:39:02.9. /480:8  $974-:89:2-:5.3 .02 /.35./.3:3..2.3 /.3408974-:8 -093..9:2-: 203::3 20307:5.3 43943. ::3-..:..3:39:/42078.8. 0307:5.3 -07:2./:..:3 9078:8:374809-.87:25 4579$:03$!:-83*$.3  .7.

5:3 .:.9: . :3. 4579$:03$!:-83*$.3.2...8. 309:230243 50/7.38/03:39:02..3/03.3 .-070.239:3..7..08 . .3:3.5. /480:8  %07/7/.747/4 .3:39:/42078.3-078. 309.08 098. 098.08 - 50/7.

:..5:3 .3/03.3:3.7.8.3:39:/42078..3.3-078.5..2.38/03:39:02. .3 .$!#% !%  $!#  $!#  %    % 4579$:03$!:-83*$.

3:39:/42078.3 .3:3...7.5:3 .:.8..3.#! #!  !& !%  !!% %& %&& $# %&& # $#&$# ! # ! #%& $#&$# ! # ! #%& #!&% %#$#!% %#& #!&% %#%&#!% #& 4579$:03$!:-83*$.3/03. .2.38/03:39:02.3-078.5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->