PAPER PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “ IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN ( DAUN ) MELATI “

Oleh :

REZKI PRATAMA
02043 / 2008

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG

1

2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada ALLAH SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum kimia organik 2 dengan judul “IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN (DAUN) MELATI” yang merupakan salah satu tugas akhir praktikum kimia organik 2. Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Dra.Isniyetti dan Bapak Dr.Nazulis sebagai dosen serta Bang Riki,Kak Nola dan Kak Dini sebagai asisten dosen yang telah memberikan bimbingan, petunjuk, saran, dan arahan serta penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini yang tidak dapat disebut namanya satu persatu. Penulis juga menyadari dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan dan juga masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu dengan tangan terbuka penulis mengharapkan sekali saran dan petunjuk menuju kesempurnaannya sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan kita semua.

Padang, Oktober 2010

Penulis

2

........ Botani Tumbuhan 4 B.....Kesimpulan 19 B. BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN A..... BAB III METOLOGI PENELITIAN A.....Latar Belakang 1 B...Perumusan Masalah 3 E.Alat dan Bahan 12 D... BAB V KESIMPULAN dan SARAN A. Pembahasan 17 5...Prosedur Kerja 13 4.................Pembatasan Masalah 2 D.Sampel Penelitian 12 C.......Tujuan Penulisan 2 C.. Waktu Pelaksanaan 12 B..Saran 19 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 3 ... BAB I....Metabolit Sekunder 7 3.. DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR 1.Manfaat Penulisan 3 2..... Hasil 16 B................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR....... PENDAHULUAN A....... BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.......

DAFTAR TABEL 4 .

....... 5 5 ........ Gambar Tumbuhan Melati .............................................................................................................DAFTAR GAMBAR Gambar 1..........

Berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang terlihat. terpenoid. Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh nusantara.dimanapun kita berada tidak sedikit kita temui tumbuh-tumbuhan. flavonoid. dan saponin. Tidak itu saja. steroid. Melati (jasminum sambac) merupakan tumbuhan yang berasal dari India khususnya. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melatih putih (J. Saat ini sudah banyak diketahui bahwa beberapa dari tumbuhtumbuhan merupakan salah satu sumber senyawa kimia baru yang penting dalam pengobatan berbagai macam penyakit. Senyawa kimia tersebut umumnya terdapat sebagai metabolit sekunder seperti alkaloid. Usaha untuk mengidentifikasi senyawa organik bahan alam berbagai jenis tumbuhan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit telah banyak dilakukan. Bila ini terus berkembang.menempel di pohon . Ada yang berbunga dan ada yang tidak. Di Italia. sambac ) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici.BAB 1 PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG Dalam kehidupan sehari-hari. Asia pada umunya. melati Casablanca (jasminum offcinalle) yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1662 untuk dijadikan parfum.tempat tumbuhnya pun berbeda-beda seperti di air. diharapkan akan ditemukan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan berbagai penyakit dan sebagai bahan baku obat-obatan.di tanah yang lembab dan juga ada di tanah yang kering. 6 .

biduran. jerawat.bengkak karena gigitan binatang.khususnya pada daun melati Penulis memberi judul paper ini adalah. diare. C BATASAN MASALAH Untuk mengarahkan penelitian. Botani tumbuhan (daun ) melati b. sakit kepala dan cacingan.menghilangkan sakit pada tulang patah.Tumbuhan bunga melati umunya dijadikan tanaman hias. maka penelitian ini dibatasi pada hal berikut: a. sakit gigi. dan sesak asma. cacingan. Siapa sangka kalau bunga berwarna putih ini mengandung banyak khasiat obat. selain dimanfaatkan untuk tanaman hias. B PERUMUSAN MASALAH Bertitik tolak dari latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kandungan biologi aktif yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati (Jasminum Sambac) dan apa saja khasiat dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Berdasarkan dari hal ini maka penulis tertarik dan ingin mengetahui kandungan yang terdapat dalam melati. radang mata merah. Metabolit sekunder 7 . luka terpukul. Dengan demikian melati merupakan tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan. Bunga dan daun untuk influenza. sakit kepala. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). keseleo. air susu ibu (ASI) berlebih.

Memberikan informasi tentang kandungan kimia yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati Memberikan infornasi tentang khasiat dari tumbuhan (daun) melati Sebagai bahan dasar penelitian di bidang ini. 3. untuk menentukan senyawa-senyawa kimia yang terkandung didalam tumbuhan(daun) melati Untuk mengetahui manfaat dan khasiat dari tumbuhan(daun) melati Untuk memenuhi tugas praktikum kimia organik II E MANFAAT PENULISAN Percobaan ini diharapkan bermanfaat untuk: 1. 2. BAB II 8 .D TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. 3. 2.

Ai Gambar tanaman melati 9 . tanaman ini hidup membesar dalam keadaan menjalar pada tanaman-tanaman lain atau pada sesuatu bahan yang ia boleh berpaut. Melati dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian 600 atau 800 meter di atas permukaan laut. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomis dan sosialnya. Klasifikasi Ilmiah Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Oleales Famili : Oleaceae Genus : Jasminum Spesies : Jasminum Sambac (L) W. Melati dapat dikembangbiakan dengan cara stek. Tanaman jenis belukar dan ia juga dikatakan tanaman yang merayap dan menjalar. tanaman ini mempunyai kira – kira 200 jenis dan boleh didapati di kawasan tropika dan beriklim panas. asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Tunastunas akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu.TINJAUAN PUSTAKA A BOTANI TUMBUHAN Melati merupakan tanaman bunga hias berupa berbatang tegak yang hidup menahun.

Bentuk daunnya ringkas dan mudah. melati biasa dimanfaatkan bunga. radang mata merah. jerawat. bengkak karena gigitan binatang . diare. biduran. Satu bunga ada dijumpai 5 atau 6 kelopak. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). sakit gigi.bercabang tiga. Air Susu Ibu (ASI) berlebih.bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum. bisul. cacingan. Bunga dan daun dimanfaatkan untuk influenza. luka terpukul. Tanaman melati mengandung banyak khasiat obat. sedikit berlilin dan warna hijau tua. daun dan akarnya. keseleo. sakit kepala dan cacingan.menghilangkan sakit pada tulang patah. dan sesak napas (asma). Manakala warna bunganya putih. sakit kepala. 10 .Sifat dan manfaat Melati merupakan tanaman hias.

kosmetika. Menghentikan ASI yang berlebih Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel disekitar buah dada. Pemanfaatan 1. Kandungan Melati mengandung senyawa-senyawa kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol. farmasi. apabila sudah kering diganti baru. Bengkak karena sengatan lebah Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan : ditempel pada bagian yang disengat lebah 11 . benzil.setiap pagi sebelum mandi 2. bahan industri minyak wangi. parfum. Sakit mata (mata merah) Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel pada dahi.Selain itu bunga melati juga bermanfaat sebagai bunga tabor. livalilacetaat. ulangi sampai sembuh 3. penghias rangkaian bunga dan bahan campur atau pengharum teh.

yang tidak terdapat secara merata dalam makhluk hidup dan ditemukan pada semua organ tumbuhan pada akar.4. dan daun. kemudian direndam dengan air dalam rantang Cara menggunakan : air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi 5.10 bunga melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas dengan tangan. Sesak napas Bahan : 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring Cara menggunakan : ditempel disekitar dada. Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian menjadi satu individu yang mempunyai akar. Tanpa adanya senyawa bioaktif dalam tumbuhan. bunga. kulit batang.setiap pagi sebelum mandi B METABOLIT SEKUNDER Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. Yang dimaksud senyawa organik bahan alam adalah terbatas pada senyawa-senyawa yang dikenal sebagai metabolit sekunder. secara umum tumbuhan tersebut tidak dapat digunakan sebagai obat. Demam dan sakit kepala Bahan : 1 genggam daun melati. Senyawa bioaktif yang terdapat dalam 12 . Penggunaan tanaman sebagai obat berkaitan dengan kandungan kimia yang terdapat dalam tanaman tersebut terutama zat bioaktif. Senyawa metabolit adalah senyawa-senyawa hasil metabolit sekunder. buah dan biji dan sedikit pada hewan. batang.

Struktur alkaloid beraneka ragam dari yang sederhana sampai yang rumit. Alkaloid Alkaloid merupakan senyawa organic bahan alam yang terbesar jumlahnya baik dari segi jumlah senyawa sebenarnya dalam dunia tumbuhan. Alkaloid menurut winterstein dan trier didefinisikan sebagai senyawa yang bersifat basa mengandung atom Nitrogen berasal dari tumbuhan dan hewan Harborne dan Turner (1984) mengungkapkan bahwa tidak satupun definisi alkaloid yang memuaskan. Jarang sekali 13 . Nikotin dapat menyebabkan penyakit jantung . dari efek biologisnya yang menyegarkan tubuh sampai toksik. tekanan darah tinggi. tetapi umumnya alkaloid adalah senyawa metabolit sekunder yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom Nitrogen. tetapi yang efeknya tidak sederhana adalah nikotin. Sebagian flavonoid yang terdapat pada tumbuhan terikat pada molekul gula sebagai glikosida dan dalam bentuk campuran. 1. flavonoid. biru dan sebagai zat warna kuning dalam tumbuhan. dan gangguan terhadap kehamilan dan janin.tumbuhan biasanya merupakan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid. Satu contoh yang sederhana. Semua flavonoid menurut strukturnya merupakan turunan senyawa induk “Flavon” yang namanya sejenisnya flavonoid yang terbesar jumlahnya dan juga lazim ditemukan yang berupa tepung putih pada tumbuhan primula. saponin dan lain-lain. terpenoid. kanker paru-paru. Senyawa ini bertanggung jawab terhadap zat warna merah. kanker mulut. ungu. steroid. 2. biasanya dalam cincin heterosiklik dan bersifat aktif biologis menonjol. Flavonoid Flavonoid adalah suatu kelompok senyawa fenol yang banyak terdapat di alam.

gugus karbonil atau gugus fungsional lain. tiga atau lebih suatu isoprena. hampir disertai oleh flavon atau flavonol yang tidak berwarna. menurunkan permeabilitas dan fragilitas pembuluh darah dan lain-lain. Struktur mirip yang mengandung unsur-unsur lain disamping C dan H disebut terpenoid. 3. Oleh sebab itu senyawa terpen lazim disebut isoprenoid. Misalnya antosianin dalam mahkota bunga yang berwarna merah. Dewasa ini.dijumpai dalam bentuk senyawa tunggal. senyawa terpenoid dibagi atas : 14 . Disamping itu sering ditemukan campuran yang terdiri dari flavonoid yang khas. Berdasarkan jumlah unit isoterpena yang dikandungnya. Molekulmolekulnya dapat berupa rantai terbuka atau siklik. Flavonoid dalam tumbuhan mempunyai empat fungsi : 1) Sebagai pigmen warna 2) Fungsi fisiologi 3) Aktivitas farmakologi 4) Flavonoid dalam makanan Aktivitas marfologi dianggap berasal dari rutin (glikosida flavonoid) yang digunakan untuk menguatkan susunan kapiler. Terpen dapat mengandung dua. Mereka dapat mengandung ikatan rangkap. diperkirakan telah berhasil diisolasi sekitar 3000 senyawa flavonoid. Dewasa ini baik terpen maupun terpenoid dikelompokkan sebagai senyawa terpenoid (isoprenoid). Terpenoid Pada awalnya senyawa terpen merupakan suatu golongan senyawa yang hanya terdiri dari atom C dan H dengan perbandingan 5 : 8 dengan rumus empiris C5H8 (unit isoprena) yang bergabung secara head to tail (kepala-ekor). gugus hidroksil.

4.1. Monoterpen ( dua unit isoprene ) Seskiterpen ( tiga unit isoprene ) Diterpen (empat unit isoprene ) Tetraterpen ( delapan unit isoprene ) Politerpena ( banyak unit isoprene ) Monoterpen dan seskiterpen adalah komponen utama minyak Triterpena (lima unit isoprene ) esensial (minyak atsiri) yang dapat diperoleh dengan penyulingan. 5. skualena (terdapat dalam ragi. 6. Biosintesis terpen adalah kondensasi ester secara enzimatik dari porsi-porsi asetil dari asetilkoenzime A. Vitamin A adalah suatu diterpenoid. Karet alam merupakan suatu politerpena. 2. 3. Beberapa steroid penting adalah kolesterol dimana steroid hewan yang terdapat paling meluas dan dijumpai pada hampir semua jaringan hewan. kecambah gandum dan minyak hati hiu) tergolong triterpenoid. karoten-karoten pigmen merah dan kuning tergolong tetraterpenoid dan lanosterol (suatu komponen lanolin yang diperoleh dari lemak wol). Steroid Steroid adalah suatu kelompok senyawa yang mempunyai kerangka dasar siklopentanaperhidrofenantrena. zat antara dalam pembentukan terpen adalah porofosfat (difosfat) dari asam mevalonat dan sepasang isopentil alcohol. Kedua senyawa ini merupakan zat antara dalam biosintesis steroid.senyawa-senyawa ini mempunyai efek fisiologi tertentu. Batu kandung kemih dan kuning telur merupakan sumber yang kaya akan senyawa ini. Kolesterol merupakan zat antara yang diperlukan dalam 15 . mempunyai empat cincin terpadu.

Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. Senyawa glikosida kompleks adalah suatu saponin yang merupakan senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non gula (aglikon). Suatu keadaan dimana kolesterol dan lipid-lipid lain melapisi dinding dalam pembuluh darah. Saponin dapat diperoleh dari tumbuhan melalui metoda ekstraksi. 16 . Hormon-hormon seks yang dihasilkan terutama pada testis dan indung telur adalah suatu steroid. 4. Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin Saponin merupakan senyawa glikosida kompleks yaitu senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non-gula (aglikon). Saponin dapat diperoleh dari tembuhan melalui ekstraksi. salah satunya terdapat dalam lerak yang digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampo. Hormon jantan disebut androgen dan hormon betina estrogen dan hormon kehamilan progesteron. Suatu steroid yang berkaitan dengan kolesterol yaitu 7-dehidrokolesterol yang dijumpai dalam kulit diubah menjadi vitamin D bila disinari dengan cahaya ultraviolet.biosintesis hormon steroid. kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan arterioksklerosis (pengerasan pembuluh darah). Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. salah satunya banyak terdapat dalam lerak yang dapat digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampoo. namun merupakan tak keharusan dalam makanan karena dapat disintesis dari asetilkoenzime A.

pereaksi Wagner dan Dragendorf. pisau/gunting. kulit. serbuk Magnesium. pasir halus bersih dan kapas. pipet tetes. plat tetes. pereaksi mayer. buah atau biki) amoniak kloroform 0. corong.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A TEMPAT DAN WAKTU PRAKTIKUM Praktikum ini dilakukan di Laboratorium Kimia organik Fakultas Matemtika dan Ilmu Pengetahuan Alam. bunga. B SAMPEL YANG DIGUNAKAN Sampel yang digunakan adalah daun melati (Jasminum sambac) C ALAT DAN BAHAN Alat –alat : lumpang. batang. pada hari selasa tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2010. pemanas. asam sulfat pekat. 17 . H2SO4 2N. tabung reaksi. Bahan : Contoh/simplisia tumbuhan (akar.005N (1 ML amoniak dalam 250 ML kloroform). daun. metanol. Universitas Negeri Padang .

D. PROSEDUR KERJA 1.dikocok kuat Diamkan larutan Terbentuk 2 lapisan Dengan pipet yang diberi kapas untuk menyaring Diambil asam sulfat dimasukkan ke tabung reaksi Filtrat + pereaksi Mayer +pereaksi Wagner + pereaksi Dragendorf putih coklat oren 18 .05N Dan digerus lagi Disaring ke dalam tabung reaksi Filtrat 5ml H2SO4. Identifikasi Alkaloid 4 gram sampel dirajang halus dan digerus + kloroform sedikit Digerus lagi Membentuk pasta +10 ml larutan amoniak-kloroform 0.

5 gram sampel dirajang halus Diekstrak dengan 5ml metanol Dipanaskan selama 5 menit Ekstrak +beberapa tetes HCl p. Identifikasi Steroid/Terpenoid Lapisan kloroform pada uji Alkaloid Ditempatkan pada plat tetes + 5 tetes anhidrat (biarkan mengering) + 3 tetes H2SO4 Warna merah / jingga (mengandung triterpenoid) Warna biru (mengandung steroid) 19 .a + sedikit serbuk magnesium Merah/pink atau kuning (mengandung flavonoid) 3. Identifikasi Flavonoid 0.2.

4. Identifikasi Saponin Sampel kering dirajang halus Dimasukkan reaksi + air suling Didihkan sampai 2-3menit Didinginkan Dikocok kuat-kuat Adanya busa yang stabil selama 5 menit (sampel mengandung saponin ) ke dalam tabung 20 .

asam Terjadi perubahan FLAVONOID 21 . HASIL Tidak terjadi perubahan warna.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A HASIL UJI ALKALOID PEREAKSI Mayer Wagner Dragendorf Methanol.

tetapi tidak mengandung terpenoid Tidak menimbulkan busa Sample mengandung saponin tidak asetat dan asam sulfat warna menjadi biru SAPONIN Air suling B PEMBAHASAN Percobaan ini memberikan hasil bahwa : Identifikasi Alkaloid Pada test ini menggunakan metode Culvenol-Fitzgerald yang mana akan terjadi perubahan warna berdasarkan pereaksi-pereaksinya. pekat flavonoid anhidrat Terjadi perubahan Sample mengandung steroid. Wagner dan Dragendorf sehingga menunjukkan bahwa tumbuhan melati tidak mengandung 22 .klorida pekat dan warna Mengandung serbuk magnesium STEROID/TERPENOID Kloroform. Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan bahan alam daun melati. tidak terjadi perubahan warna pada sample. Baik dengan pereaksi Mayer.

Pada melati memberikan hasil yang negatif dimana terjadi perubahan warna. Hal ini sesuai dengan teori yang ada yaitu pada daun melati terkandung senyawa steroid Identifikasi saponin Identifikasi saponin dilakukan dengan uji busa. Hasil percobaan menunjukkan hasil yang negatif.. Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa melati mengalami perubahan warna biru setelah ditetesi H2SO4 pekat. Ini menandakan bahwa daun melati terkandung steroid. Identifikasi steroid/Terpenoid Identifikasi steroid/terpenoid menggunakan metoda Lieberman-Burchard.dimana hasil yang positif adalah setelah sampel ditambah air lalu dipanaskan dan dikocok kuat akan menunjukkan busa yang stabil. Identifikasi Flavonoid Identifikasi flavonoid menggunakan metode shinoda test/sianidin test. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan literatur karena daun melati mengandung senyawa alkaloid. dimana tidak terlihat busa sehingga dapat dilihat bahwa melati tidak 23 . yang mana akan menghasilkan perubahan warna menjadi ungu/jingga yang menandakan test positif untuk tripenoid dan warna biru menandakan uji positif untuk steroid. Dari hasil percobaan ini daun melati mengandung flavonoid. Hasil sesuai dengan teori bahwa melati mengandung senyawa flavonoid.alkaloid. Yang mana akan dihasilkan perubahan warna sampel menjadi pink atau kuning.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A KESIMPULAN Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1. walaupun dalam percobaannya tidak didapatkan tes yang positif karena dapat digunakan sebagai obat. 24 . Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung alkaloid.mengandung senyawa saponin. Hasil percobaan ini sesuai dengan literatur bahwa daun melati tidak mengandung senyawa saponin.

3. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung steroid Tumbuhan melati (Jasminum sambac) tidak mengandung saponin B SARAN Dalam melakukan penelitian ini. KIMIA ORGANIK JILID II. Penulis mengharapkan paper ini bermanfaat bagi pembaca. MELATI 25 . 4. Harold. KIMIA ORGANIK. penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan dalam pembuatan paper ini. Jakarta: Erlangga Hart. PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II.com. KANDUNGAN MELATI http//wikipedia. Jakarta: Erlangga Tim Kimia Organik. 1990. Padang: FMIPA UNP http//google. 1982. Oleh karena itu. penulis membutuhkan saran dan kritikan untuk masukan dan penyempurnaan paper ini.2.com. DAFTAR PUSTAKA Fessenden & fessenden. 2010. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung flavonoid.

26 .