PAPER PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “ IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN ( DAUN ) MELATI “

Oleh :

REZKI PRATAMA
02043 / 2008

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG

1

2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada ALLAH SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum kimia organik 2 dengan judul “IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN (DAUN) MELATI” yang merupakan salah satu tugas akhir praktikum kimia organik 2. Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Dra.Isniyetti dan Bapak Dr.Nazulis sebagai dosen serta Bang Riki,Kak Nola dan Kak Dini sebagai asisten dosen yang telah memberikan bimbingan, petunjuk, saran, dan arahan serta penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini yang tidak dapat disebut namanya satu persatu. Penulis juga menyadari dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan dan juga masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu dengan tangan terbuka penulis mengharapkan sekali saran dan petunjuk menuju kesempurnaannya sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan kita semua.

Padang, Oktober 2010

Penulis

2

...... Botani Tumbuhan 4 B.....Manfaat Penulisan 3 2......Metabolit Sekunder 7 3...Perumusan Masalah 3 E..... DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR 1.... Hasil 16 B........ BAB III METOLOGI PENELITIAN A. BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN A....Alat dan Bahan 12 D..... Waktu Pelaksanaan 12 B.. PENDAHULUAN A..Latar Belakang 1 B...............Pembatasan Masalah 2 D.............DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.... BAB V KESIMPULAN dan SARAN A...Sampel Penelitian 12 C.. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.Saran 19 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 3 ..... Pembahasan 17 5...Tujuan Penulisan 2 C.............Prosedur Kerja 13 4.. BAB I.Kesimpulan 19 B...

DAFTAR TABEL 4 .

..................... 5 5 ............................................. Gambar Tumbuhan Melati .....................DAFTAR GAMBAR Gambar 1...............................................

sambac ) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Tidak itu saja.BAB 1 PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG Dalam kehidupan sehari-hari. steroid. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melatih putih (J. Bila ini terus berkembang. dan saponin. Asia pada umunya. Saat ini sudah banyak diketahui bahwa beberapa dari tumbuhtumbuhan merupakan salah satu sumber senyawa kimia baru yang penting dalam pengobatan berbagai macam penyakit.menempel di pohon . Ada yang berbunga dan ada yang tidak.tempat tumbuhnya pun berbeda-beda seperti di air. terpenoid. Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh nusantara. Berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang terlihat.dimanapun kita berada tidak sedikit kita temui tumbuh-tumbuhan. Senyawa kimia tersebut umumnya terdapat sebagai metabolit sekunder seperti alkaloid. flavonoid.di tanah yang lembab dan juga ada di tanah yang kering. Usaha untuk mengidentifikasi senyawa organik bahan alam berbagai jenis tumbuhan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit telah banyak dilakukan. Di Italia. diharapkan akan ditemukan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan berbagai penyakit dan sebagai bahan baku obat-obatan. Melati (jasminum sambac) merupakan tumbuhan yang berasal dari India khususnya. 6 . melati Casablanca (jasminum offcinalle) yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1662 untuk dijadikan parfum.

sakit kepala dan cacingan. biduran. Metabolit sekunder 7 . keseleo. air susu ibu (ASI) berlebih. diare. Berdasarkan dari hal ini maka penulis tertarik dan ingin mengetahui kandungan yang terdapat dalam melati. B PERUMUSAN MASALAH Bertitik tolak dari latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kandungan biologi aktif yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati (Jasminum Sambac) dan apa saja khasiat dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). Botani tumbuhan (daun ) melati b. cacingan. luka terpukul.bengkak karena gigitan binatang. dan sesak asma. Dengan demikian melati merupakan tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan.Tumbuhan bunga melati umunya dijadikan tanaman hias. C BATASAN MASALAH Untuk mengarahkan penelitian. sakit gigi. sakit kepala. selain dimanfaatkan untuk tanaman hias.khususnya pada daun melati Penulis memberi judul paper ini adalah.menghilangkan sakit pada tulang patah. Bunga dan daun untuk influenza. radang mata merah. maka penelitian ini dibatasi pada hal berikut: a. jerawat. Siapa sangka kalau bunga berwarna putih ini mengandung banyak khasiat obat.

2. Memberikan informasi tentang kandungan kimia yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati Memberikan infornasi tentang khasiat dari tumbuhan (daun) melati Sebagai bahan dasar penelitian di bidang ini. 2. BAB II 8 .D TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. 3. untuk menentukan senyawa-senyawa kimia yang terkandung didalam tumbuhan(daun) melati Untuk mengetahui manfaat dan khasiat dari tumbuhan(daun) melati Untuk memenuhi tugas praktikum kimia organik II E MANFAAT PENULISAN Percobaan ini diharapkan bermanfaat untuk: 1. 3.

TINJAUAN PUSTAKA A BOTANI TUMBUHAN Melati merupakan tanaman bunga hias berupa berbatang tegak yang hidup menahun. tanaman ini hidup membesar dalam keadaan menjalar pada tanaman-tanaman lain atau pada sesuatu bahan yang ia boleh berpaut. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomis dan sosialnya. Melati dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian 600 atau 800 meter di atas permukaan laut. Klasifikasi Ilmiah Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Oleales Famili : Oleaceae Genus : Jasminum Spesies : Jasminum Sambac (L) W. tanaman ini mempunyai kira – kira 200 jenis dan boleh didapati di kawasan tropika dan beriklim panas. Tanaman jenis belukar dan ia juga dikatakan tanaman yang merayap dan menjalar. asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Tunastunas akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Ai Gambar tanaman melati 9 . Melati dapat dikembangbiakan dengan cara stek.

bisul. sakit kepala dan cacingan. biduran. Manakala warna bunganya putih. Tanaman melati mengandung banyak khasiat obat.Sifat dan manfaat Melati merupakan tanaman hias. sakit kepala. melati biasa dimanfaatkan bunga. keseleo. radang mata merah.menghilangkan sakit pada tulang patah. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur).bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum. Satu bunga ada dijumpai 5 atau 6 kelopak. luka terpukul.bercabang tiga. dan sesak napas (asma). Air Susu Ibu (ASI) berlebih. sedikit berlilin dan warna hijau tua. Bunga dan daun dimanfaatkan untuk influenza. cacingan. jerawat. Bentuk daunnya ringkas dan mudah. 10 . sakit gigi. diare. daun dan akarnya. bengkak karena gigitan binatang .

Kandungan Melati mengandung senyawa-senyawa kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. farmasi. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol. bahan industri minyak wangi.setiap pagi sebelum mandi 2. parfum. apabila sudah kering diganti baru. penghias rangkaian bunga dan bahan campur atau pengharum teh. livalilacetaat. Menghentikan ASI yang berlebih Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel disekitar buah dada.Selain itu bunga melati juga bermanfaat sebagai bunga tabor. benzil. Bengkak karena sengatan lebah Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan : ditempel pada bagian yang disengat lebah 11 . ulangi sampai sembuh 3. Pemanfaatan 1. Sakit mata (mata merah) Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel pada dahi. kosmetika.

kemudian direndam dengan air dalam rantang Cara menggunakan : air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi 5. dan daun. Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian menjadi satu individu yang mempunyai akar. batang. Senyawa metabolit adalah senyawa-senyawa hasil metabolit sekunder. Tanpa adanya senyawa bioaktif dalam tumbuhan. Sesak napas Bahan : 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring Cara menggunakan : ditempel disekitar dada.setiap pagi sebelum mandi B METABOLIT SEKUNDER Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. bunga. kulit batang. Penggunaan tanaman sebagai obat berkaitan dengan kandungan kimia yang terdapat dalam tanaman tersebut terutama zat bioaktif.10 bunga melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas dengan tangan. secara umum tumbuhan tersebut tidak dapat digunakan sebagai obat. Yang dimaksud senyawa organik bahan alam adalah terbatas pada senyawa-senyawa yang dikenal sebagai metabolit sekunder. Demam dan sakit kepala Bahan : 1 genggam daun melati.yang tidak terdapat secara merata dalam makhluk hidup dan ditemukan pada semua organ tumbuhan pada akar. Senyawa bioaktif yang terdapat dalam 12 .4. buah dan biji dan sedikit pada hewan.

dari efek biologisnya yang menyegarkan tubuh sampai toksik. Sebagian flavonoid yang terdapat pada tumbuhan terikat pada molekul gula sebagai glikosida dan dalam bentuk campuran. Flavonoid Flavonoid adalah suatu kelompok senyawa fenol yang banyak terdapat di alam. Senyawa ini bertanggung jawab terhadap zat warna merah. Satu contoh yang sederhana. Alkaloid menurut winterstein dan trier didefinisikan sebagai senyawa yang bersifat basa mengandung atom Nitrogen berasal dari tumbuhan dan hewan Harborne dan Turner (1984) mengungkapkan bahwa tidak satupun definisi alkaloid yang memuaskan. saponin dan lain-lain. tekanan darah tinggi. biasanya dalam cincin heterosiklik dan bersifat aktif biologis menonjol. dan gangguan terhadap kehamilan dan janin. steroid. tetapi umumnya alkaloid adalah senyawa metabolit sekunder yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom Nitrogen. Jarang sekali 13 . kanker mulut. 2. kanker paru-paru. biru dan sebagai zat warna kuning dalam tumbuhan. Alkaloid Alkaloid merupakan senyawa organic bahan alam yang terbesar jumlahnya baik dari segi jumlah senyawa sebenarnya dalam dunia tumbuhan. tetapi yang efeknya tidak sederhana adalah nikotin. ungu. Struktur alkaloid beraneka ragam dari yang sederhana sampai yang rumit. Semua flavonoid menurut strukturnya merupakan turunan senyawa induk “Flavon” yang namanya sejenisnya flavonoid yang terbesar jumlahnya dan juga lazim ditemukan yang berupa tepung putih pada tumbuhan primula. Nikotin dapat menyebabkan penyakit jantung .tumbuhan biasanya merupakan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid. 1. terpenoid. flavonoid.

Dewasa ini baik terpen maupun terpenoid dikelompokkan sebagai senyawa terpenoid (isoprenoid). gugus karbonil atau gugus fungsional lain. Terpenoid Pada awalnya senyawa terpen merupakan suatu golongan senyawa yang hanya terdiri dari atom C dan H dengan perbandingan 5 : 8 dengan rumus empiris C5H8 (unit isoprena) yang bergabung secara head to tail (kepala-ekor). Terpen dapat mengandung dua. Molekulmolekulnya dapat berupa rantai terbuka atau siklik. Flavonoid dalam tumbuhan mempunyai empat fungsi : 1) Sebagai pigmen warna 2) Fungsi fisiologi 3) Aktivitas farmakologi 4) Flavonoid dalam makanan Aktivitas marfologi dianggap berasal dari rutin (glikosida flavonoid) yang digunakan untuk menguatkan susunan kapiler. Mereka dapat mengandung ikatan rangkap. Oleh sebab itu senyawa terpen lazim disebut isoprenoid. tiga atau lebih suatu isoprena. Misalnya antosianin dalam mahkota bunga yang berwarna merah. Berdasarkan jumlah unit isoterpena yang dikandungnya. menurunkan permeabilitas dan fragilitas pembuluh darah dan lain-lain. 3.dijumpai dalam bentuk senyawa tunggal. gugus hidroksil. senyawa terpenoid dibagi atas : 14 . hampir disertai oleh flavon atau flavonol yang tidak berwarna. diperkirakan telah berhasil diisolasi sekitar 3000 senyawa flavonoid. Disamping itu sering ditemukan campuran yang terdiri dari flavonoid yang khas. Dewasa ini. Struktur mirip yang mengandung unsur-unsur lain disamping C dan H disebut terpenoid.

karoten-karoten pigmen merah dan kuning tergolong tetraterpenoid dan lanosterol (suatu komponen lanolin yang diperoleh dari lemak wol). zat antara dalam pembentukan terpen adalah porofosfat (difosfat) dari asam mevalonat dan sepasang isopentil alcohol.senyawa-senyawa ini mempunyai efek fisiologi tertentu. 5. Beberapa steroid penting adalah kolesterol dimana steroid hewan yang terdapat paling meluas dan dijumpai pada hampir semua jaringan hewan. Batu kandung kemih dan kuning telur merupakan sumber yang kaya akan senyawa ini. Karet alam merupakan suatu politerpena. kecambah gandum dan minyak hati hiu) tergolong triterpenoid. Vitamin A adalah suatu diterpenoid. Kedua senyawa ini merupakan zat antara dalam biosintesis steroid.1. Monoterpen ( dua unit isoprene ) Seskiterpen ( tiga unit isoprene ) Diterpen (empat unit isoprene ) Tetraterpen ( delapan unit isoprene ) Politerpena ( banyak unit isoprene ) Monoterpen dan seskiterpen adalah komponen utama minyak Triterpena (lima unit isoprene ) esensial (minyak atsiri) yang dapat diperoleh dengan penyulingan. 2. Biosintesis terpen adalah kondensasi ester secara enzimatik dari porsi-porsi asetil dari asetilkoenzime A. 6. skualena (terdapat dalam ragi. Steroid Steroid adalah suatu kelompok senyawa yang mempunyai kerangka dasar siklopentanaperhidrofenantrena. 4. 3. mempunyai empat cincin terpadu. Kolesterol merupakan zat antara yang diperlukan dalam 15 .

Senyawa glikosida kompleks adalah suatu saponin yang merupakan senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non gula (aglikon). Saponin dapat diperoleh dari tumbuhan melalui metoda ekstraksi. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. Suatu steroid yang berkaitan dengan kolesterol yaitu 7-dehidrokolesterol yang dijumpai dalam kulit diubah menjadi vitamin D bila disinari dengan cahaya ultraviolet. Suatu keadaan dimana kolesterol dan lipid-lipid lain melapisi dinding dalam pembuluh darah. Hormon jantan disebut androgen dan hormon betina estrogen dan hormon kehamilan progesteron. kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan arterioksklerosis (pengerasan pembuluh darah). Hormon-hormon seks yang dihasilkan terutama pada testis dan indung telur adalah suatu steroid. Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. salah satunya banyak terdapat dalam lerak yang dapat digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampoo. Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin Saponin merupakan senyawa glikosida kompleks yaitu senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non-gula (aglikon). 16 . salah satunya terdapat dalam lerak yang digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampo.biosintesis hormon steroid. 4. Saponin dapat diperoleh dari tembuhan melalui ekstraksi. namun merupakan tak keharusan dalam makanan karena dapat disintesis dari asetilkoenzime A.

serbuk Magnesium. tabung reaksi. pereaksi mayer. plat tetes. pasir halus bersih dan kapas. kulit. corong. asam sulfat pekat. Universitas Negeri Padang . Bahan : Contoh/simplisia tumbuhan (akar. pipet tetes.005N (1 ML amoniak dalam 250 ML kloroform). buah atau biki) amoniak kloroform 0. 17 . pisau/gunting. batang. pereaksi Wagner dan Dragendorf. metanol. pemanas. B SAMPEL YANG DIGUNAKAN Sampel yang digunakan adalah daun melati (Jasminum sambac) C ALAT DAN BAHAN Alat –alat : lumpang. pada hari selasa tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2010. bunga. H2SO4 2N.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A TEMPAT DAN WAKTU PRAKTIKUM Praktikum ini dilakukan di Laboratorium Kimia organik Fakultas Matemtika dan Ilmu Pengetahuan Alam. daun.

Identifikasi Alkaloid 4 gram sampel dirajang halus dan digerus + kloroform sedikit Digerus lagi Membentuk pasta +10 ml larutan amoniak-kloroform 0.dikocok kuat Diamkan larutan Terbentuk 2 lapisan Dengan pipet yang diberi kapas untuk menyaring Diambil asam sulfat dimasukkan ke tabung reaksi Filtrat + pereaksi Mayer +pereaksi Wagner + pereaksi Dragendorf putih coklat oren 18 .D. PROSEDUR KERJA 1.05N Dan digerus lagi Disaring ke dalam tabung reaksi Filtrat 5ml H2SO4.

5 gram sampel dirajang halus Diekstrak dengan 5ml metanol Dipanaskan selama 5 menit Ekstrak +beberapa tetes HCl p. Identifikasi Steroid/Terpenoid Lapisan kloroform pada uji Alkaloid Ditempatkan pada plat tetes + 5 tetes anhidrat (biarkan mengering) + 3 tetes H2SO4 Warna merah / jingga (mengandung triterpenoid) Warna biru (mengandung steroid) 19 .a + sedikit serbuk magnesium Merah/pink atau kuning (mengandung flavonoid) 3.2. Identifikasi Flavonoid 0.

Identifikasi Saponin Sampel kering dirajang halus Dimasukkan reaksi + air suling Didihkan sampai 2-3menit Didinginkan Dikocok kuat-kuat Adanya busa yang stabil selama 5 menit (sampel mengandung saponin ) ke dalam tabung 20 .4.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A HASIL UJI ALKALOID PEREAKSI Mayer Wagner Dragendorf Methanol. asam Terjadi perubahan FLAVONOID 21 . HASIL Tidak terjadi perubahan warna.

tetapi tidak mengandung terpenoid Tidak menimbulkan busa Sample mengandung saponin tidak asetat dan asam sulfat warna menjadi biru SAPONIN Air suling B PEMBAHASAN Percobaan ini memberikan hasil bahwa : Identifikasi Alkaloid Pada test ini menggunakan metode Culvenol-Fitzgerald yang mana akan terjadi perubahan warna berdasarkan pereaksi-pereaksinya. Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan bahan alam daun melati.klorida pekat dan warna Mengandung serbuk magnesium STEROID/TERPENOID Kloroform. Wagner dan Dragendorf sehingga menunjukkan bahwa tumbuhan melati tidak mengandung 22 . pekat flavonoid anhidrat Terjadi perubahan Sample mengandung steroid. Baik dengan pereaksi Mayer. tidak terjadi perubahan warna pada sample.

Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa melati mengalami perubahan warna biru setelah ditetesi H2SO4 pekat. Identifikasi steroid/Terpenoid Identifikasi steroid/terpenoid menggunakan metoda Lieberman-Burchard. Pada melati memberikan hasil yang negatif dimana terjadi perubahan warna. Hasil percobaan menunjukkan hasil yang negatif.dimana hasil yang positif adalah setelah sampel ditambah air lalu dipanaskan dan dikocok kuat akan menunjukkan busa yang stabil. Yang mana akan dihasilkan perubahan warna sampel menjadi pink atau kuning. dimana tidak terlihat busa sehingga dapat dilihat bahwa melati tidak 23 .. Dari hasil percobaan ini daun melati mengandung flavonoid. Ini menandakan bahwa daun melati terkandung steroid. Hasil sesuai dengan teori bahwa melati mengandung senyawa flavonoid. Identifikasi Flavonoid Identifikasi flavonoid menggunakan metode shinoda test/sianidin test. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan literatur karena daun melati mengandung senyawa alkaloid. Hal ini sesuai dengan teori yang ada yaitu pada daun melati terkandung senyawa steroid Identifikasi saponin Identifikasi saponin dilakukan dengan uji busa. yang mana akan menghasilkan perubahan warna menjadi ungu/jingga yang menandakan test positif untuk tripenoid dan warna biru menandakan uji positif untuk steroid.alkaloid.

Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung alkaloid. 24 . BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A KESIMPULAN Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1. walaupun dalam percobaannya tidak didapatkan tes yang positif karena dapat digunakan sebagai obat.mengandung senyawa saponin. Hasil percobaan ini sesuai dengan literatur bahwa daun melati tidak mengandung senyawa saponin.

Jakarta: Erlangga Tim Kimia Organik. PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II.2. Harold. KIMIA ORGANIK. DAFTAR PUSTAKA Fessenden & fessenden. Penulis mengharapkan paper ini bermanfaat bagi pembaca.com. 2010. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung flavonoid. Oleh karena itu. penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan dalam pembuatan paper ini. 3. KANDUNGAN MELATI http//wikipedia. penulis membutuhkan saran dan kritikan untuk masukan dan penyempurnaan paper ini. 1990. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung steroid Tumbuhan melati (Jasminum sambac) tidak mengandung saponin B SARAN Dalam melakukan penelitian ini. 1982. Jakarta: Erlangga Hart. KIMIA ORGANIK JILID II. 4. Padang: FMIPA UNP http//google. MELATI 25 .com.

26 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful