PAPER PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “ IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN ( DAUN ) MELATI “

Oleh :

REZKI PRATAMA
02043 / 2008

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG

1

2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada ALLAH SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum kimia organik 2 dengan judul “IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN (DAUN) MELATI” yang merupakan salah satu tugas akhir praktikum kimia organik 2. Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Dra.Isniyetti dan Bapak Dr.Nazulis sebagai dosen serta Bang Riki,Kak Nola dan Kak Dini sebagai asisten dosen yang telah memberikan bimbingan, petunjuk, saran, dan arahan serta penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini yang tidak dapat disebut namanya satu persatu. Penulis juga menyadari dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan dan juga masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu dengan tangan terbuka penulis mengharapkan sekali saran dan petunjuk menuju kesempurnaannya sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan kita semua.

Padang, Oktober 2010

Penulis

2

Prosedur Kerja 13 4.. Waktu Pelaksanaan 12 B........... BAB I.....Latar Belakang 1 B....Saran 19 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 3 .Metabolit Sekunder 7 3.Alat dan Bahan 12 D....... Pembahasan 17 5.... PENDAHULUAN A.... BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN A......Kesimpulan 19 B....Tujuan Penulisan 2 C.............. DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR 1. Hasil 16 B..... BAB V KESIMPULAN dan SARAN A........... BAB II TINJAUAN PUSTAKA A........ Botani Tumbuhan 4 B....Manfaat Penulisan 3 2..Perumusan Masalah 3 E..Sampel Penelitian 12 C....Pembatasan Masalah 2 D.. BAB III METOLOGI PENELITIAN A......DAFTAR ISI KATA PENGANTAR........

DAFTAR TABEL 4 .

............................DAFTAR GAMBAR Gambar 1....................... 5 5 ..................................................................... Gambar Tumbuhan Melati ..............

dimanapun kita berada tidak sedikit kita temui tumbuh-tumbuhan. melati Casablanca (jasminum offcinalle) yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1662 untuk dijadikan parfum.menempel di pohon .di tanah yang lembab dan juga ada di tanah yang kering. Usaha untuk mengidentifikasi senyawa organik bahan alam berbagai jenis tumbuhan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit telah banyak dilakukan. terpenoid. Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh nusantara. Di Italia. Saat ini sudah banyak diketahui bahwa beberapa dari tumbuhtumbuhan merupakan salah satu sumber senyawa kimia baru yang penting dalam pengobatan berbagai macam penyakit. steroid. Ada yang berbunga dan ada yang tidak. Bila ini terus berkembang. Tidak itu saja. sambac ) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang terlihat. Melati (jasminum sambac) merupakan tumbuhan yang berasal dari India khususnya. Asia pada umunya.BAB 1 PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG Dalam kehidupan sehari-hari. diharapkan akan ditemukan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan berbagai penyakit dan sebagai bahan baku obat-obatan. flavonoid.tempat tumbuhnya pun berbeda-beda seperti di air. dan saponin. Senyawa kimia tersebut umumnya terdapat sebagai metabolit sekunder seperti alkaloid. 6 . Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melatih putih (J.

Siapa sangka kalau bunga berwarna putih ini mengandung banyak khasiat obat. biduran. sakit kepala.Tumbuhan bunga melati umunya dijadikan tanaman hias. luka terpukul. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur).menghilangkan sakit pada tulang patah. sakit kepala dan cacingan.khususnya pada daun melati Penulis memberi judul paper ini adalah. air susu ibu (ASI) berlebih. diare. selain dimanfaatkan untuk tanaman hias. cacingan. Berdasarkan dari hal ini maka penulis tertarik dan ingin mengetahui kandungan yang terdapat dalam melati. Metabolit sekunder 7 . Botani tumbuhan (daun ) melati b.bengkak karena gigitan binatang. dan sesak asma. jerawat. sakit gigi. Bunga dan daun untuk influenza. radang mata merah. Dengan demikian melati merupakan tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan. keseleo. maka penelitian ini dibatasi pada hal berikut: a. C BATASAN MASALAH Untuk mengarahkan penelitian. B PERUMUSAN MASALAH Bertitik tolak dari latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kandungan biologi aktif yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati (Jasminum Sambac) dan apa saja khasiat dan manfaatnya bagi kehidupan manusia.

BAB II 8 . Memberikan informasi tentang kandungan kimia yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati Memberikan infornasi tentang khasiat dari tumbuhan (daun) melati Sebagai bahan dasar penelitian di bidang ini.D TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. 3. 3. untuk menentukan senyawa-senyawa kimia yang terkandung didalam tumbuhan(daun) melati Untuk mengetahui manfaat dan khasiat dari tumbuhan(daun) melati Untuk memenuhi tugas praktikum kimia organik II E MANFAAT PENULISAN Percobaan ini diharapkan bermanfaat untuk: 1. 2. 2.

tanaman ini mempunyai kira – kira 200 jenis dan boleh didapati di kawasan tropika dan beriklim panas. Klasifikasi Ilmiah Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Oleales Famili : Oleaceae Genus : Jasminum Spesies : Jasminum Sambac (L) W. Ai Gambar tanaman melati 9 . Tunastunas akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu.TINJAUAN PUSTAKA A BOTANI TUMBUHAN Melati merupakan tanaman bunga hias berupa berbatang tegak yang hidup menahun. Melati dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian 600 atau 800 meter di atas permukaan laut. Melati dapat dikembangbiakan dengan cara stek. tanaman ini hidup membesar dalam keadaan menjalar pada tanaman-tanaman lain atau pada sesuatu bahan yang ia boleh berpaut. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomis dan sosialnya. Tanaman jenis belukar dan ia juga dikatakan tanaman yang merayap dan menjalar. asalkan mendapatkan cukup sinar matahari.

sakit gigi. radang mata merah. sedikit berlilin dan warna hijau tua. dan sesak napas (asma). cacingan. Satu bunga ada dijumpai 5 atau 6 kelopak. daun dan akarnya. bengkak karena gigitan binatang . Air Susu Ibu (ASI) berlebih. Tanaman melati mengandung banyak khasiat obat. jerawat. Manakala warna bunganya putih. 10 . diare. bisul.bercabang tiga. melati biasa dimanfaatkan bunga. luka terpukul.menghilangkan sakit pada tulang patah. Bentuk daunnya ringkas dan mudah. Bunga dan daun dimanfaatkan untuk influenza. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). biduran. keseleo.Sifat dan manfaat Melati merupakan tanaman hias. sakit kepala dan cacingan. sakit kepala.bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum.

farmasi. Bengkak karena sengatan lebah Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan : ditempel pada bagian yang disengat lebah 11 . kosmetika.setiap pagi sebelum mandi 2. Kandungan Melati mengandung senyawa-senyawa kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Sakit mata (mata merah) Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel pada dahi. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol. apabila sudah kering diganti baru. livalilacetaat. penghias rangkaian bunga dan bahan campur atau pengharum teh. Menghentikan ASI yang berlebih Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel disekitar buah dada. benzil. Pemanfaatan 1.Selain itu bunga melati juga bermanfaat sebagai bunga tabor. parfum. bahan industri minyak wangi. ulangi sampai sembuh 3.

buah dan biji dan sedikit pada hewan. kulit batang.setiap pagi sebelum mandi B METABOLIT SEKUNDER Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang.10 bunga melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas dengan tangan. bunga.yang tidak terdapat secara merata dalam makhluk hidup dan ditemukan pada semua organ tumbuhan pada akar. Sesak napas Bahan : 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring Cara menggunakan : ditempel disekitar dada. batang. Demam dan sakit kepala Bahan : 1 genggam daun melati. Penggunaan tanaman sebagai obat berkaitan dengan kandungan kimia yang terdapat dalam tanaman tersebut terutama zat bioaktif. Senyawa metabolit adalah senyawa-senyawa hasil metabolit sekunder. kemudian direndam dengan air dalam rantang Cara menggunakan : air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi 5. Yang dimaksud senyawa organik bahan alam adalah terbatas pada senyawa-senyawa yang dikenal sebagai metabolit sekunder. secara umum tumbuhan tersebut tidak dapat digunakan sebagai obat. Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian menjadi satu individu yang mempunyai akar.4. Senyawa bioaktif yang terdapat dalam 12 . dan daun. Tanpa adanya senyawa bioaktif dalam tumbuhan.

kanker paru-paru. Alkaloid menurut winterstein dan trier didefinisikan sebagai senyawa yang bersifat basa mengandung atom Nitrogen berasal dari tumbuhan dan hewan Harborne dan Turner (1984) mengungkapkan bahwa tidak satupun definisi alkaloid yang memuaskan. Senyawa ini bertanggung jawab terhadap zat warna merah. terpenoid. 1. Nikotin dapat menyebabkan penyakit jantung . flavonoid. ungu. Jarang sekali 13 .tumbuhan biasanya merupakan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid. tetapi yang efeknya tidak sederhana adalah nikotin. Semua flavonoid menurut strukturnya merupakan turunan senyawa induk “Flavon” yang namanya sejenisnya flavonoid yang terbesar jumlahnya dan juga lazim ditemukan yang berupa tepung putih pada tumbuhan primula. Satu contoh yang sederhana. dari efek biologisnya yang menyegarkan tubuh sampai toksik. Alkaloid Alkaloid merupakan senyawa organic bahan alam yang terbesar jumlahnya baik dari segi jumlah senyawa sebenarnya dalam dunia tumbuhan. Sebagian flavonoid yang terdapat pada tumbuhan terikat pada molekul gula sebagai glikosida dan dalam bentuk campuran. Struktur alkaloid beraneka ragam dari yang sederhana sampai yang rumit. tekanan darah tinggi. 2. tetapi umumnya alkaloid adalah senyawa metabolit sekunder yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom Nitrogen. kanker mulut. steroid. dan gangguan terhadap kehamilan dan janin. saponin dan lain-lain. Flavonoid Flavonoid adalah suatu kelompok senyawa fenol yang banyak terdapat di alam. biasanya dalam cincin heterosiklik dan bersifat aktif biologis menonjol. biru dan sebagai zat warna kuning dalam tumbuhan.

Misalnya antosianin dalam mahkota bunga yang berwarna merah. Terpenoid Pada awalnya senyawa terpen merupakan suatu golongan senyawa yang hanya terdiri dari atom C dan H dengan perbandingan 5 : 8 dengan rumus empiris C5H8 (unit isoprena) yang bergabung secara head to tail (kepala-ekor). hampir disertai oleh flavon atau flavonol yang tidak berwarna. 3. Dewasa ini.dijumpai dalam bentuk senyawa tunggal. Dewasa ini baik terpen maupun terpenoid dikelompokkan sebagai senyawa terpenoid (isoprenoid). Molekulmolekulnya dapat berupa rantai terbuka atau siklik. senyawa terpenoid dibagi atas : 14 . gugus karbonil atau gugus fungsional lain. Mereka dapat mengandung ikatan rangkap. Berdasarkan jumlah unit isoterpena yang dikandungnya. gugus hidroksil. Flavonoid dalam tumbuhan mempunyai empat fungsi : 1) Sebagai pigmen warna 2) Fungsi fisiologi 3) Aktivitas farmakologi 4) Flavonoid dalam makanan Aktivitas marfologi dianggap berasal dari rutin (glikosida flavonoid) yang digunakan untuk menguatkan susunan kapiler. Disamping itu sering ditemukan campuran yang terdiri dari flavonoid yang khas. Oleh sebab itu senyawa terpen lazim disebut isoprenoid. Struktur mirip yang mengandung unsur-unsur lain disamping C dan H disebut terpenoid. tiga atau lebih suatu isoprena. diperkirakan telah berhasil diisolasi sekitar 3000 senyawa flavonoid. menurunkan permeabilitas dan fragilitas pembuluh darah dan lain-lain. Terpen dapat mengandung dua.

6. 2. kecambah gandum dan minyak hati hiu) tergolong triterpenoid. Beberapa steroid penting adalah kolesterol dimana steroid hewan yang terdapat paling meluas dan dijumpai pada hampir semua jaringan hewan. Kolesterol merupakan zat antara yang diperlukan dalam 15 . 4. karoten-karoten pigmen merah dan kuning tergolong tetraterpenoid dan lanosterol (suatu komponen lanolin yang diperoleh dari lemak wol). Biosintesis terpen adalah kondensasi ester secara enzimatik dari porsi-porsi asetil dari asetilkoenzime A. Batu kandung kemih dan kuning telur merupakan sumber yang kaya akan senyawa ini. mempunyai empat cincin terpadu. Vitamin A adalah suatu diterpenoid. zat antara dalam pembentukan terpen adalah porofosfat (difosfat) dari asam mevalonat dan sepasang isopentil alcohol.1. 5. Karet alam merupakan suatu politerpena. skualena (terdapat dalam ragi. Monoterpen ( dua unit isoprene ) Seskiterpen ( tiga unit isoprene ) Diterpen (empat unit isoprene ) Tetraterpen ( delapan unit isoprene ) Politerpena ( banyak unit isoprene ) Monoterpen dan seskiterpen adalah komponen utama minyak Triterpena (lima unit isoprene ) esensial (minyak atsiri) yang dapat diperoleh dengan penyulingan.senyawa-senyawa ini mempunyai efek fisiologi tertentu. Kedua senyawa ini merupakan zat antara dalam biosintesis steroid. 3. Steroid Steroid adalah suatu kelompok senyawa yang mempunyai kerangka dasar siklopentanaperhidrofenantrena.

salah satunya terdapat dalam lerak yang digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampo.biosintesis hormon steroid. Saponin dapat diperoleh dari tumbuhan melalui metoda ekstraksi. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. Suatu keadaan dimana kolesterol dan lipid-lipid lain melapisi dinding dalam pembuluh darah. 4. Hormon-hormon seks yang dihasilkan terutama pada testis dan indung telur adalah suatu steroid. 16 . Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. Saponin Saponin merupakan senyawa glikosida kompleks yaitu senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non-gula (aglikon). Suatu steroid yang berkaitan dengan kolesterol yaitu 7-dehidrokolesterol yang dijumpai dalam kulit diubah menjadi vitamin D bila disinari dengan cahaya ultraviolet. kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan arterioksklerosis (pengerasan pembuluh darah). Senyawa glikosida kompleks adalah suatu saponin yang merupakan senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non gula (aglikon). Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin dapat diperoleh dari tembuhan melalui ekstraksi. salah satunya banyak terdapat dalam lerak yang dapat digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampoo. namun merupakan tak keharusan dalam makanan karena dapat disintesis dari asetilkoenzime A. Hormon jantan disebut androgen dan hormon betina estrogen dan hormon kehamilan progesteron.

bunga. kulit. batang. buah atau biki) amoniak kloroform 0. tabung reaksi. Bahan : Contoh/simplisia tumbuhan (akar. pada hari selasa tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2010. Universitas Negeri Padang . asam sulfat pekat. daun.005N (1 ML amoniak dalam 250 ML kloroform). pisau/gunting. pereaksi Wagner dan Dragendorf.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A TEMPAT DAN WAKTU PRAKTIKUM Praktikum ini dilakukan di Laboratorium Kimia organik Fakultas Matemtika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 17 . pereaksi mayer. plat tetes. B SAMPEL YANG DIGUNAKAN Sampel yang digunakan adalah daun melati (Jasminum sambac) C ALAT DAN BAHAN Alat –alat : lumpang. pipet tetes. H2SO4 2N. metanol. pasir halus bersih dan kapas. pemanas. serbuk Magnesium. corong.

Identifikasi Alkaloid 4 gram sampel dirajang halus dan digerus + kloroform sedikit Digerus lagi Membentuk pasta +10 ml larutan amoniak-kloroform 0. PROSEDUR KERJA 1.05N Dan digerus lagi Disaring ke dalam tabung reaksi Filtrat 5ml H2SO4.dikocok kuat Diamkan larutan Terbentuk 2 lapisan Dengan pipet yang diberi kapas untuk menyaring Diambil asam sulfat dimasukkan ke tabung reaksi Filtrat + pereaksi Mayer +pereaksi Wagner + pereaksi Dragendorf putih coklat oren 18 .D.

2.5 gram sampel dirajang halus Diekstrak dengan 5ml metanol Dipanaskan selama 5 menit Ekstrak +beberapa tetes HCl p. Identifikasi Flavonoid 0.a + sedikit serbuk magnesium Merah/pink atau kuning (mengandung flavonoid) 3. Identifikasi Steroid/Terpenoid Lapisan kloroform pada uji Alkaloid Ditempatkan pada plat tetes + 5 tetes anhidrat (biarkan mengering) + 3 tetes H2SO4 Warna merah / jingga (mengandung triterpenoid) Warna biru (mengandung steroid) 19 .

4. Identifikasi Saponin Sampel kering dirajang halus Dimasukkan reaksi + air suling Didihkan sampai 2-3menit Didinginkan Dikocok kuat-kuat Adanya busa yang stabil selama 5 menit (sampel mengandung saponin ) ke dalam tabung 20 .

asam Terjadi perubahan FLAVONOID 21 .BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A HASIL UJI ALKALOID PEREAKSI Mayer Wagner Dragendorf Methanol. HASIL Tidak terjadi perubahan warna.

Wagner dan Dragendorf sehingga menunjukkan bahwa tumbuhan melati tidak mengandung 22 . Baik dengan pereaksi Mayer. tetapi tidak mengandung terpenoid Tidak menimbulkan busa Sample mengandung saponin tidak asetat dan asam sulfat warna menjadi biru SAPONIN Air suling B PEMBAHASAN Percobaan ini memberikan hasil bahwa : Identifikasi Alkaloid Pada test ini menggunakan metode Culvenol-Fitzgerald yang mana akan terjadi perubahan warna berdasarkan pereaksi-pereaksinya. pekat flavonoid anhidrat Terjadi perubahan Sample mengandung steroid. tidak terjadi perubahan warna pada sample. Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan bahan alam daun melati.klorida pekat dan warna Mengandung serbuk magnesium STEROID/TERPENOID Kloroform.

Hal ini sesuai dengan teori yang ada yaitu pada daun melati terkandung senyawa steroid Identifikasi saponin Identifikasi saponin dilakukan dengan uji busa. Hasil percobaan menunjukkan hasil yang negatif. Ini menandakan bahwa daun melati terkandung steroid. Yang mana akan dihasilkan perubahan warna sampel menjadi pink atau kuning. Hasil sesuai dengan teori bahwa melati mengandung senyawa flavonoid. Identifikasi Flavonoid Identifikasi flavonoid menggunakan metode shinoda test/sianidin test.. Identifikasi steroid/Terpenoid Identifikasi steroid/terpenoid menggunakan metoda Lieberman-Burchard. Pada melati memberikan hasil yang negatif dimana terjadi perubahan warna.dimana hasil yang positif adalah setelah sampel ditambah air lalu dipanaskan dan dikocok kuat akan menunjukkan busa yang stabil. Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa melati mengalami perubahan warna biru setelah ditetesi H2SO4 pekat.alkaloid. Dari hasil percobaan ini daun melati mengandung flavonoid. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan literatur karena daun melati mengandung senyawa alkaloid. dimana tidak terlihat busa sehingga dapat dilihat bahwa melati tidak 23 . yang mana akan menghasilkan perubahan warna menjadi ungu/jingga yang menandakan test positif untuk tripenoid dan warna biru menandakan uji positif untuk steroid.

walaupun dalam percobaannya tidak didapatkan tes yang positif karena dapat digunakan sebagai obat. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A KESIMPULAN Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1. 24 .mengandung senyawa saponin. Hasil percobaan ini sesuai dengan literatur bahwa daun melati tidak mengandung senyawa saponin. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung alkaloid.

penulis membutuhkan saran dan kritikan untuk masukan dan penyempurnaan paper ini. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung flavonoid. penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan dalam pembuatan paper ini. Harold. 4. 1982. Penulis mengharapkan paper ini bermanfaat bagi pembaca. KANDUNGAN MELATI http//wikipedia. DAFTAR PUSTAKA Fessenden & fessenden. 1990. Padang: FMIPA UNP http//google. KIMIA ORGANIK.com. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung steroid Tumbuhan melati (Jasminum sambac) tidak mengandung saponin B SARAN Dalam melakukan penelitian ini.2. Oleh karena itu. PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II. Jakarta: Erlangga Tim Kimia Organik. 3.com. Jakarta: Erlangga Hart. KIMIA ORGANIK JILID II. 2010. MELATI 25 .

26 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful