PAPER PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “ IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN ( DAUN ) MELATI “

Oleh :

REZKI PRATAMA
02043 / 2008

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG

1

2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada ALLAH SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum kimia organik 2 dengan judul “IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM PADA TUMBUHAN (DAUN) MELATI” yang merupakan salah satu tugas akhir praktikum kimia organik 2. Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Dra.Isniyetti dan Bapak Dr.Nazulis sebagai dosen serta Bang Riki,Kak Nola dan Kak Dini sebagai asisten dosen yang telah memberikan bimbingan, petunjuk, saran, dan arahan serta penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini yang tidak dapat disebut namanya satu persatu. Penulis juga menyadari dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan dan juga masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu dengan tangan terbuka penulis mengharapkan sekali saran dan petunjuk menuju kesempurnaannya sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan kita semua.

Padang, Oktober 2010

Penulis

2

Hasil 16 B...Latar Belakang 1 B..Manfaat Penulisan 3 2. BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN A. PENDAHULUAN A. BAB V KESIMPULAN dan SARAN A.........................Saran 19 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 3 . BAB I......Alat dan Bahan 12 D.Kesimpulan 19 B....... Waktu Pelaksanaan 12 B....Tujuan Penulisan 2 C...Sampel Penelitian 12 C.Metabolit Sekunder 7 3. Pembahasan 17 5.........Prosedur Kerja 13 4..... BAB III METOLOGI PENELITIAN A. DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR 1............Perumusan Masalah 3 E....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... Botani Tumbuhan 4 B..........Pembatasan Masalah 2 D............. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A..

DAFTAR TABEL 4 .

...................................................................... Gambar Tumbuhan Melati ............DAFTAR GAMBAR Gambar 1.................................... 5 5 ................

Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh nusantara. dan saponin. Bila ini terus berkembang.di tanah yang lembab dan juga ada di tanah yang kering. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melatih putih (J. diharapkan akan ditemukan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan berbagai penyakit dan sebagai bahan baku obat-obatan. Ada yang berbunga dan ada yang tidak.dimanapun kita berada tidak sedikit kita temui tumbuh-tumbuhan. melati Casablanca (jasminum offcinalle) yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1662 untuk dijadikan parfum.tempat tumbuhnya pun berbeda-beda seperti di air. flavonoid. Melati (jasminum sambac) merupakan tumbuhan yang berasal dari India khususnya.BAB 1 PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG Dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini sudah banyak diketahui bahwa beberapa dari tumbuhtumbuhan merupakan salah satu sumber senyawa kimia baru yang penting dalam pengobatan berbagai macam penyakit. Tidak itu saja. 6 . Senyawa kimia tersebut umumnya terdapat sebagai metabolit sekunder seperti alkaloid. terpenoid. Di Italia. Asia pada umunya. steroid.menempel di pohon . sambac ) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang terlihat. Usaha untuk mengidentifikasi senyawa organik bahan alam berbagai jenis tumbuhan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit telah banyak dilakukan.

khususnya pada daun melati Penulis memberi judul paper ini adalah. jerawat. Metabolit sekunder 7 .Tumbuhan bunga melati umunya dijadikan tanaman hias. maka penelitian ini dibatasi pada hal berikut: a. sakit kepala. Botani tumbuhan (daun ) melati b.menghilangkan sakit pada tulang patah. sakit gigi.bengkak karena gigitan binatang. Bunga dan daun untuk influenza. luka terpukul. biduran. Siapa sangka kalau bunga berwarna putih ini mengandung banyak khasiat obat. Berdasarkan dari hal ini maka penulis tertarik dan ingin mengetahui kandungan yang terdapat dalam melati. B PERUMUSAN MASALAH Bertitik tolak dari latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kandungan biologi aktif yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati (Jasminum Sambac) dan apa saja khasiat dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. sakit kepala dan cacingan. dan sesak asma. Dengan demikian melati merupakan tumbuhan yang banyak manfaatnya bagi kehidupan. diare. selain dimanfaatkan untuk tanaman hias. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). keseleo. radang mata merah. C BATASAN MASALAH Untuk mengarahkan penelitian. cacingan. air susu ibu (ASI) berlebih.

Memberikan informasi tentang kandungan kimia yang terdapat pada tumbuhan ( daun ) melati Memberikan infornasi tentang khasiat dari tumbuhan (daun) melati Sebagai bahan dasar penelitian di bidang ini. untuk menentukan senyawa-senyawa kimia yang terkandung didalam tumbuhan(daun) melati Untuk mengetahui manfaat dan khasiat dari tumbuhan(daun) melati Untuk memenuhi tugas praktikum kimia organik II E MANFAAT PENULISAN Percobaan ini diharapkan bermanfaat untuk: 1. 3. 2. 2. 3.D TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. BAB II 8 .

asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Melati dapat dikembangbiakan dengan cara stek. Melati dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian 600 atau 800 meter di atas permukaan laut. Tanaman jenis belukar dan ia juga dikatakan tanaman yang merayap dan menjalar. tanaman ini hidup membesar dalam keadaan menjalar pada tanaman-tanaman lain atau pada sesuatu bahan yang ia boleh berpaut. Ai Gambar tanaman melati 9 . Klasifikasi Ilmiah Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Oleales Famili : Oleaceae Genus : Jasminum Spesies : Jasminum Sambac (L) W.TINJAUAN PUSTAKA A BOTANI TUMBUHAN Melati merupakan tanaman bunga hias berupa berbatang tegak yang hidup menahun. Tunastunas akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. tanaman ini mempunyai kira – kira 200 jenis dan boleh didapati di kawasan tropika dan beriklim panas. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomis dan sosialnya.

luka terpukul.bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum. sakit kepala. sakit kepala dan cacingan. sedikit berlilin dan warna hijau tua.menghilangkan sakit pada tulang patah. melati biasa dimanfaatkan bunga. 10 . bengkak karena gigitan binatang . diare. Tanaman melati mengandung banyak khasiat obat. Air Susu Ibu (ASI) berlebih. Manakala warna bunganya putih. Bunga dan daun dimanfaatkan untuk influenza. Bentuk daunnya ringkas dan mudah. dan sesak napas (asma). biduran. cacingan.bercabang tiga.Sifat dan manfaat Melati merupakan tanaman hias. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur). daun dan akarnya. radang mata merah. Satu bunga ada dijumpai 5 atau 6 kelopak. keseleo. sakit gigi. bisul. jerawat.

penghias rangkaian bunga dan bahan campur atau pengharum teh. kosmetika. ulangi sampai sembuh 3. apabila sudah kering diganti baru. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol. livalilacetaat. Sakit mata (mata merah) Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel pada dahi. parfum. Kandungan Melati mengandung senyawa-senyawa kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. benzil.Selain itu bunga melati juga bermanfaat sebagai bunga tabor. Bengkak karena sengatan lebah Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan : ditempel pada bagian yang disengat lebah 11 . bahan industri minyak wangi. Pemanfaatan 1.setiap pagi sebelum mandi 2. farmasi. Menghentikan ASI yang berlebih Bahan : 1 genggam daun melati Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan : ditempel disekitar buah dada.

Demam dan sakit kepala Bahan : 1 genggam daun melati. Senyawa bioaktif yang terdapat dalam 12 . Penggunaan tanaman sebagai obat berkaitan dengan kandungan kimia yang terdapat dalam tanaman tersebut terutama zat bioaktif. batang.yang tidak terdapat secara merata dalam makhluk hidup dan ditemukan pada semua organ tumbuhan pada akar. kulit batang. Senyawa metabolit adalah senyawa-senyawa hasil metabolit sekunder. dan daun. Sesak napas Bahan : 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring Cara menggunakan : ditempel disekitar dada. kemudian direndam dengan air dalam rantang Cara menggunakan : air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi 5. Yang dimaksud senyawa organik bahan alam adalah terbatas pada senyawa-senyawa yang dikenal sebagai metabolit sekunder.10 bunga melati Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas dengan tangan. secara umum tumbuhan tersebut tidak dapat digunakan sebagai obat. buah dan biji dan sedikit pada hewan.setiap pagi sebelum mandi B METABOLIT SEKUNDER Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian menjadi satu individu yang mempunyai akar.4. Tanpa adanya senyawa bioaktif dalam tumbuhan. bunga.

tetapi yang efeknya tidak sederhana adalah nikotin. tetapi umumnya alkaloid adalah senyawa metabolit sekunder yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom Nitrogen. biru dan sebagai zat warna kuning dalam tumbuhan. Nikotin dapat menyebabkan penyakit jantung . flavonoid. terpenoid. Satu contoh yang sederhana. kanker mulut. Flavonoid Flavonoid adalah suatu kelompok senyawa fenol yang banyak terdapat di alam. biasanya dalam cincin heterosiklik dan bersifat aktif biologis menonjol. Struktur alkaloid beraneka ragam dari yang sederhana sampai yang rumit. dari efek biologisnya yang menyegarkan tubuh sampai toksik. Jarang sekali 13 . ungu. Alkaloid Alkaloid merupakan senyawa organic bahan alam yang terbesar jumlahnya baik dari segi jumlah senyawa sebenarnya dalam dunia tumbuhan. dan gangguan terhadap kehamilan dan janin. Sebagian flavonoid yang terdapat pada tumbuhan terikat pada molekul gula sebagai glikosida dan dalam bentuk campuran. 2.tumbuhan biasanya merupakan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid. Senyawa ini bertanggung jawab terhadap zat warna merah. kanker paru-paru. Semua flavonoid menurut strukturnya merupakan turunan senyawa induk “Flavon” yang namanya sejenisnya flavonoid yang terbesar jumlahnya dan juga lazim ditemukan yang berupa tepung putih pada tumbuhan primula. tekanan darah tinggi. 1. steroid. saponin dan lain-lain. Alkaloid menurut winterstein dan trier didefinisikan sebagai senyawa yang bersifat basa mengandung atom Nitrogen berasal dari tumbuhan dan hewan Harborne dan Turner (1984) mengungkapkan bahwa tidak satupun definisi alkaloid yang memuaskan.

diperkirakan telah berhasil diisolasi sekitar 3000 senyawa flavonoid. senyawa terpenoid dibagi atas : 14 . 3. Flavonoid dalam tumbuhan mempunyai empat fungsi : 1) Sebagai pigmen warna 2) Fungsi fisiologi 3) Aktivitas farmakologi 4) Flavonoid dalam makanan Aktivitas marfologi dianggap berasal dari rutin (glikosida flavonoid) yang digunakan untuk menguatkan susunan kapiler. hampir disertai oleh flavon atau flavonol yang tidak berwarna. Terpen dapat mengandung dua. gugus karbonil atau gugus fungsional lain. menurunkan permeabilitas dan fragilitas pembuluh darah dan lain-lain. Terpenoid Pada awalnya senyawa terpen merupakan suatu golongan senyawa yang hanya terdiri dari atom C dan H dengan perbandingan 5 : 8 dengan rumus empiris C5H8 (unit isoprena) yang bergabung secara head to tail (kepala-ekor). tiga atau lebih suatu isoprena. Dewasa ini baik terpen maupun terpenoid dikelompokkan sebagai senyawa terpenoid (isoprenoid). Oleh sebab itu senyawa terpen lazim disebut isoprenoid. Molekulmolekulnya dapat berupa rantai terbuka atau siklik. Dewasa ini. Disamping itu sering ditemukan campuran yang terdiri dari flavonoid yang khas. Misalnya antosianin dalam mahkota bunga yang berwarna merah.dijumpai dalam bentuk senyawa tunggal. Berdasarkan jumlah unit isoterpena yang dikandungnya. gugus hidroksil. Mereka dapat mengandung ikatan rangkap. Struktur mirip yang mengandung unsur-unsur lain disamping C dan H disebut terpenoid.

Kolesterol merupakan zat antara yang diperlukan dalam 15 . Karet alam merupakan suatu politerpena. Kedua senyawa ini merupakan zat antara dalam biosintesis steroid. 4.senyawa-senyawa ini mempunyai efek fisiologi tertentu. skualena (terdapat dalam ragi. zat antara dalam pembentukan terpen adalah porofosfat (difosfat) dari asam mevalonat dan sepasang isopentil alcohol. Monoterpen ( dua unit isoprene ) Seskiterpen ( tiga unit isoprene ) Diterpen (empat unit isoprene ) Tetraterpen ( delapan unit isoprene ) Politerpena ( banyak unit isoprene ) Monoterpen dan seskiterpen adalah komponen utama minyak Triterpena (lima unit isoprene ) esensial (minyak atsiri) yang dapat diperoleh dengan penyulingan. mempunyai empat cincin terpadu. karoten-karoten pigmen merah dan kuning tergolong tetraterpenoid dan lanosterol (suatu komponen lanolin yang diperoleh dari lemak wol). 6. 3. 2. Beberapa steroid penting adalah kolesterol dimana steroid hewan yang terdapat paling meluas dan dijumpai pada hampir semua jaringan hewan.1. 5. Steroid Steroid adalah suatu kelompok senyawa yang mempunyai kerangka dasar siklopentanaperhidrofenantrena. kecambah gandum dan minyak hati hiu) tergolong triterpenoid. Vitamin A adalah suatu diterpenoid. Biosintesis terpen adalah kondensasi ester secara enzimatik dari porsi-porsi asetil dari asetilkoenzime A. Batu kandung kemih dan kuning telur merupakan sumber yang kaya akan senyawa ini.

16 . salah satunya banyak terdapat dalam lerak yang dapat digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampoo. salah satunya terdapat dalam lerak yang digunakan untuk bahan pencuci kain (batik) dan sebagai shampo. namun merupakan tak keharusan dalam makanan karena dapat disintesis dari asetilkoenzime A. Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid. Suatu steroid yang berkaitan dengan kolesterol yaitu 7-dehidrokolesterol yang dijumpai dalam kulit diubah menjadi vitamin D bila disinari dengan cahaya ultraviolet. Senyawa glikosida kompleks adalah suatu saponin yang merupakan senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non gula (aglikon). Suatu keadaan dimana kolesterol dan lipid-lipid lain melapisi dinding dalam pembuluh darah. Saponin dapat diperoleh dari tumbuhan melalui metoda ekstraksi. Hormon jantan disebut androgen dan hormon betina estrogen dan hormon kehamilan progesteron. Saponin Saponin merupakan senyawa glikosida kompleks yaitu senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non-gula (aglikon). Hormon-hormon seks yang dihasilkan terutama pada testis dan indung telur adalah suatu steroid. Saponin dapat diperoleh dari tembuhan melalui ekstraksi. 4. kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan arterioksklerosis (pengerasan pembuluh darah).biosintesis hormon steroid. Saponin ini terdiri dari dua kelompok : saponin triterpenoid dan saponin steroid.

kulit.005N (1 ML amoniak dalam 250 ML kloroform). 17 . tabung reaksi. pipet tetes. serbuk Magnesium. daun. pasir halus bersih dan kapas. pereaksi Wagner dan Dragendorf. bunga. corong. metanol. B SAMPEL YANG DIGUNAKAN Sampel yang digunakan adalah daun melati (Jasminum sambac) C ALAT DAN BAHAN Alat –alat : lumpang. Universitas Negeri Padang . pereaksi mayer. batang. pada hari selasa tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2010. H2SO4 2N. plat tetes. buah atau biki) amoniak kloroform 0.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A TEMPAT DAN WAKTU PRAKTIKUM Praktikum ini dilakukan di Laboratorium Kimia organik Fakultas Matemtika dan Ilmu Pengetahuan Alam. asam sulfat pekat. pisau/gunting. pemanas. Bahan : Contoh/simplisia tumbuhan (akar.

PROSEDUR KERJA 1.dikocok kuat Diamkan larutan Terbentuk 2 lapisan Dengan pipet yang diberi kapas untuk menyaring Diambil asam sulfat dimasukkan ke tabung reaksi Filtrat + pereaksi Mayer +pereaksi Wagner + pereaksi Dragendorf putih coklat oren 18 .D. Identifikasi Alkaloid 4 gram sampel dirajang halus dan digerus + kloroform sedikit Digerus lagi Membentuk pasta +10 ml larutan amoniak-kloroform 0.05N Dan digerus lagi Disaring ke dalam tabung reaksi Filtrat 5ml H2SO4.

2.a + sedikit serbuk magnesium Merah/pink atau kuning (mengandung flavonoid) 3.5 gram sampel dirajang halus Diekstrak dengan 5ml metanol Dipanaskan selama 5 menit Ekstrak +beberapa tetes HCl p. Identifikasi Steroid/Terpenoid Lapisan kloroform pada uji Alkaloid Ditempatkan pada plat tetes + 5 tetes anhidrat (biarkan mengering) + 3 tetes H2SO4 Warna merah / jingga (mengandung triterpenoid) Warna biru (mengandung steroid) 19 . Identifikasi Flavonoid 0.

4. Identifikasi Saponin Sampel kering dirajang halus Dimasukkan reaksi + air suling Didihkan sampai 2-3menit Didinginkan Dikocok kuat-kuat Adanya busa yang stabil selama 5 menit (sampel mengandung saponin ) ke dalam tabung 20 .

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A HASIL UJI ALKALOID PEREAKSI Mayer Wagner Dragendorf Methanol. asam Terjadi perubahan FLAVONOID 21 . HASIL Tidak terjadi perubahan warna.

Baik dengan pereaksi Mayer. pekat flavonoid anhidrat Terjadi perubahan Sample mengandung steroid. tidak terjadi perubahan warna pada sample. Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan bahan alam daun melati. tetapi tidak mengandung terpenoid Tidak menimbulkan busa Sample mengandung saponin tidak asetat dan asam sulfat warna menjadi biru SAPONIN Air suling B PEMBAHASAN Percobaan ini memberikan hasil bahwa : Identifikasi Alkaloid Pada test ini menggunakan metode Culvenol-Fitzgerald yang mana akan terjadi perubahan warna berdasarkan pereaksi-pereaksinya. Wagner dan Dragendorf sehingga menunjukkan bahwa tumbuhan melati tidak mengandung 22 .klorida pekat dan warna Mengandung serbuk magnesium STEROID/TERPENOID Kloroform.

Hasil percobaan menunjukkan hasil yang negatif. Dari hasil percobaan ini daun melati mengandung flavonoid. Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa melati mengalami perubahan warna biru setelah ditetesi H2SO4 pekat. Hal ini sesuai dengan teori yang ada yaitu pada daun melati terkandung senyawa steroid Identifikasi saponin Identifikasi saponin dilakukan dengan uji busa. Identifikasi Flavonoid Identifikasi flavonoid menggunakan metode shinoda test/sianidin test.alkaloid. Yang mana akan dihasilkan perubahan warna sampel menjadi pink atau kuning. Pada melati memberikan hasil yang negatif dimana terjadi perubahan warna. yang mana akan menghasilkan perubahan warna menjadi ungu/jingga yang menandakan test positif untuk tripenoid dan warna biru menandakan uji positif untuk steroid. Ini menandakan bahwa daun melati terkandung steroid..dimana hasil yang positif adalah setelah sampel ditambah air lalu dipanaskan dan dikocok kuat akan menunjukkan busa yang stabil. dimana tidak terlihat busa sehingga dapat dilihat bahwa melati tidak 23 . Identifikasi steroid/Terpenoid Identifikasi steroid/terpenoid menggunakan metoda Lieberman-Burchard. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan literatur karena daun melati mengandung senyawa alkaloid. Hasil sesuai dengan teori bahwa melati mengandung senyawa flavonoid.

Hasil percobaan ini sesuai dengan literatur bahwa daun melati tidak mengandung senyawa saponin. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung alkaloid. 24 .mengandung senyawa saponin. walaupun dalam percobaannya tidak didapatkan tes yang positif karena dapat digunakan sebagai obat. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A KESIMPULAN Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1.

Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung steroid Tumbuhan melati (Jasminum sambac) tidak mengandung saponin B SARAN Dalam melakukan penelitian ini.com. penulis membutuhkan saran dan kritikan untuk masukan dan penyempurnaan paper ini. Oleh karena itu. Jakarta: Erlangga Tim Kimia Organik. penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan dalam pembuatan paper ini. DAFTAR PUSTAKA Fessenden & fessenden. 3. KIMIA ORGANIK. Jakarta: Erlangga Hart. PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II. Tumbuhan melati (Jasminum sambac) mengandung flavonoid.2. 1982. MELATI 25 . Penulis mengharapkan paper ini bermanfaat bagi pembaca. Harold. 2010.com. KIMIA ORGANIK JILID II. KANDUNGAN MELATI http//wikipedia. 1990. 4. Padang: FMIPA UNP http//google.

26 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful