Tutorial SWISH MAX

MEMBUAT PRESENTASI MULTIMEDIA
Pengenalan 1. Mengenal Movie Untuk memulai membuat Movie, pertama kita harus mengatur ukuran movie pada Menu Panel

Untuk Presentasi kita menggunakan ukuran default 800 x 600 pixel, Frame rate 12 per second. Maksudnya Movie akan menjalankan 12 frame per detik. Lalu selanjutnya kita atur Warna Background Movie. 2. Mengenal Scene Pengertian dari Scene mudahnya adalah sebuah halaman buku. Tiap halaman kita dapat menampilkan gambar yang berbeda. Tiap Scene kita dapat memasukan baik Text maupun gambar sekaligus.

3. Mengenal Timeline Kunci dari Animasi terletak dari penguasaan tentang Timeline. Sebuah Movie berjalan sesuai dengan Frame. Didalam Timeline kita dapat mengatur panjang pendek suatu Effect dari Tampilan animasi dengan mengatur 1 Oleh Wawan Darmawan, S.Kom Samudra Anugrah Fajar, PT

dengan memilih insert Text.Tutorial SWISH MAX jumlah frame suatu effect tampilan. Pada tollbox kita pilih Zoom Out agar ukuran layer scene mengecil. background putih. Memberi Judul Presentasi. Buatlah Movie dengan ukuran 800x600 dengan 12 frame per second. PT . 1. Perhatikan Panel disebelah kiri berubah menjadi panel Shape. perhatikan panel disebelah kanan telah berubah menjadi panel text. Atau kita dapat mengganti warna dengan mengklik dua buah kotak kecil yang melambangkan dua buah warna dari gradient dibawah kotak warna gradient. Mengenal Penggunaan Toolbox Penggunaan Toolbox harus dibiasakan karena sesuai namanya yaitu sebagai alat bantu dalam menggambar. 3. memilih object dan mempermudah pengeditan suatu animasi. Atur ukuran dan jenis huruf lalu ketik “COMPANY PROFILE PT.Kom Samudra Anugrah Fajar. 4. SAF” (Tanpa tanda petik) pada panel Text. lalu pilih Rectangle kemudian kita penuhi scene dengan menutupnya. Kita atur Letaknya dengan menggunakan select tool pada toolbox. Biarkan pilihan check kita kosongkan. Pada Panel Scene kita ganti nama scene dengan “Loading” (Tanpa tanda petik). 2. Beri nama dengan “Background” (Tanpa tanda petik). S. pada line kita beri nilai “none” kemudian pada fill kita ganti dengan “Radial Gradient”. 2 Oleh Wawan Darmawan. CONTOH KASUS Kita akan membuat sebuah presentasi sederhana tentang Profil Company. Pilih warna yang diinginkan dengan mengklik tanda panah kecil.

Artinya text tersebut akan menjalankan effect zoom in dengan panjang 10 frame.Kom Samudra Anugrah Fajar. Sekarang perhatikan menu Outline disebelah kiri. kita dapat memperpanjang lamanya effect tersebut dengan mengklik ganda effect tersebut pada timeline hingga muncul tampilan menu effect. Jalankan animasi dengan mengklik tombol play movie pada menu control. Kini kita mempunyai satu buah scene dengan dua buah object. Pilih object text lalu pada Menu Timeline kita pilih “Add Effect” – Zoom In. Rubah ukuran durasinya menjadi 20 frame lalu klik tombol close. S. yaitu background dan text. 3 Oleh Wawan Darmawan. Kini kita akan memberikan effect agar tampilan menjadi menarik.Tutorial SWISH MAX 4. Untuk mengedit tampilan kita dapat memilih salah satu dari object tersebut. Perhatikan pada tampilan time line kita mendapatkan object text kita telah mendapatkan effect dengan ditandai kotak putih sepanjang 10 frame. Klik tombol stop untuk dapat mengedit kembali. 5. PT .

Membuat Scene kedua dengan mengklik menu insert scene. 8. Tombol navigasi dapat kita import dari image diluar. 4 Oleh Wawan Darmawan. seperti berubah warna ketika terlewati oleh mouse.atau pada panel button di sebelah kanan kita beri tanda silang pada Has separate over state. 10. Kita mendapatkan layer kosong. Buatlah object teks dari isi visi dan misi kemudian berikanlah effect yang berbeda. Lalu kita klik insert image pilih gambar tombol pertama. Sebelum mengimport gambar tombol kita buat dahulu tempatnya pada SWISH dengan memilih insert button beri nama “Next”. Beri effect pada object teks. Sekarang kita membuat tombol navigasi. Biasanya saya membuat dahulu 2 buah tombol yang sama tetapi dengan warna yang berbeda dengan photoshop. Jika object text tertutup oleh gambar kita dapat mengaturnya dengan mengklik tombol send to backward pada menu toolbar atau outline toolbar. biasakan menyimpan tombol dengan format gif dan bentuknya transparan. disini saya memberi effect transform dengan mengklik add effect . Klik Play Scene untuk melihat effect yang dihasilkan. 9. PT . Perhatikan urutan dari masing-masing effect dari masing-masing object !!. Beri backgrond dengan mengimport gambar yang telah tersedia pada komputer anda dengan cara insert image. Hal ini berguna jika kita ingin membuat tombol tersebut lebih menarik. kemudian atur hingga menutupi layar scene seperti langkah kedua. Catatan : (Kita dapat memberikan beberapa buah effect pada satu object).Tutorial SWISH MAX 6. 7.core effect – transform. Beri nama “Sesi 1” (tanpa tanda petik). S. Insert image tombol kedua.Kom Samudra Anugrah Fajar. Kemudian pada menu outline panel kita klik mouse kanan pilih has over state. Beri tanda check pada bagian Stop playing at end scene. (masing-masing state memiliki gambar yang berbeda).

Klik gambar tersebut tahan tombol mouse lalu tarik ke pojok kanan bawah. Membuat gambar berjalan dari berbagai arah. Kita membutuhkan beberapa gambar yang akan kita tampilkan pada presentasi kita. Import sebuat gambar. Buatlah tombol navigasi kembali. atur ukuran gambar lebih kecil dari ukuran scene lalu letakan diluar area scene sebelah kiri atas. Akan terlihat garis putus-putus. PT . (hati hati dalam menarik gambar) 5 Oleh Wawan Darmawan. S. Contohnya bila tombol yang pertama kita buat kita asumsikan sebagai tombol “Next” atau “Lanjut” yang kedua kita asumsikan sebaga tombol “Preview” atau “Kembali”. 12. tapi kebalikan dari yang pertama beri nama “Preview”. Pada Toolbox kita pilih “Motion Path”.Tutorial SWISH MAX 11. 13.Kom Samudra Anugrah Fajar.

6 Oleh Wawan Darmawan. Lakukan langkah ke 6 sampai 14. Agar dapat menggunakan navigasi. S.Kom Samudra Anugrah Fajar. 16.Tutorial SWISH MAX 14. Perhatikan menu layout yang terbagi menjadi dua bagian. Misalnya profil dari perusahaan. kita harus menggunakan bahasa Scipt. Lakukan langkah 12 dengan menggunakan beberapa image yang berbeda dan arah yang berbeda. Bekerja dengan Scipt. PT . yaitu layout dan script tab. Beri nama “Sesi 2” (tanpa tanda petik). 15. tapi gunakanlah effect yang berbeda. Langkah Selanjutnya kita membuat Scene ke 3.

untuk mengeditnya kembali. Buatlah shape rectangle dengan posisi tepat dibawah garis horisontal beri nama tutup. misalnya tahun digaris/sumbu ( x ) dan angka di garis ( y ). Pertama kita klik tombol preview di scene ke dua (sesi 1) pada menu Outline. Ubah warnanya menjadi putih (sesuai dengan warna latar). 20. Perhatian. beri nama Sesi_3. Buatlah Batasannya. Buat judul “Grafik Penjualan”.Tutorial SWISH MAX 17. Sekarang kita mencoba membuat halaman grafik penjualan. Gunakan Langkah ke 17 untuk memberikan navigasi pada tombol Next. lihat pada outline panel geser dibagian paling bawah (Lihat gambar). dengan cara insert teks lalu tempatkan di tengah atas. Untuk melihat hasilnya Klik Play Movie. 7 Oleh Wawan Darmawan.Kom Samudra Anugrah Fajar. Langkah pertama buatlah scene ke 4. Selanjutnya kita memberikan action selanjutnya. 19. Klik Add Script – Movie Control – GoTo and Play – PrevSceneAndPlay. Movie harus dalam keadaan Stop. S. 21. Ulangi kembali langkah ke 17 -18 untuk sceene ke 3 (Sesi 2). Satukan hingga membentuk sudut 90 derajat ( L ). tapi yang kita pilih pada langkah terakhir adalah NextSceneAndPlay. Jangan diberikan gambar sebagai background. jika ingin gunakan satu warna saja. Klik Sript tab pilih Add Script – Event – Button – On (Release)/On (Press). Ini berguna sebagai batas dari grafik (sumbu x dan sumbu y). PT . 18. Maksudnya kita menggunakan perintah jika tombol di tekan. Buatlah garis vertikal dengan menggunakan menu tool disebelah kiri layar. kemudian buatlah garis horizontal.

Langkah selanjutnya kita membuat bar (batang) sebagai grafik. PT .Kom Samudra Anugrah Fajar. 23.Tutorial SWISH MAX 22. Buatlah lima buah bar dengan warna dan ukuran yang berbeda kemudian letakan di atas garis/sumbu x. 8 Oleh Wawan Darmawan. S. Beri nama graf1 sampai graf5. Ubahlah urutan pada menu Outline seperti di bawah ini.

S. Perhatikan urutan effect pada menu Timeline. Pilih bar pertama kemudian klik Add Effect – Slide – In From Bottom. 9 Oleh Wawan Darmawan. PT . Agar tampilan grafik lebih animatif.Tutorial SWISH MAX 24. kitagunakan effect. Play Sceene untuk meliahat hasilnya. Kemudian kita stop dan lakukan penambahan effek tadi untuk bar 2 sampai bar 5.Kom Samudra Anugrah Fajar. 25.

klik Add Effect – Slide from Right. Timeline berguna untuk mengatur urutan jalannya suatu eefect. Posisikan di sudut kanan bawah layer. pada contoh diatas kita menjalankan effect dari graf1 pada frame 31. buatlah tampilan seperti di bawah ini. Selanjutnya klik shape garis horizontal pertama beri nama “Garis1”. Kemudian buat text “Keluar” dengan ukuran sama dan tempatkan diatas text “Replay”. S. Klik Shape atau gambar logo. Klik kanan mouse pilih Copy Object. Caranya kita pilih salah satu scene ke 2 atau scene ke 3. PT”. Secara otomatis button navigasi akan di tampilkan sesuai penempatannya seperti pada scene 2 dan 3 beserta script atau actionnya. klik effect pada timeline lalu kita geser ke frame yang kita inginkan. Lalu kita pilih scene ke 4 atau Sesi_3/Grafik. Klik play scene untuk melihat hasilnya 27. Untuk mengubah urutan effect. Insert Text “Replay” dengan ukuran 16. Selanjutnya alamat Add Effect – Appear into Position – Shoot in from the Hip.Kom Samudra Anugrah Fajar. Beri effect Add Effect – Appear into Position – Wild Strom In. klik kanan pada scene lalu pilih Paste in Place. (catatan : untuk logo jika tidak ada dapat menggunakan gambar lain). pilih button next tahan tombol Shift pada keyboard lalu pilih button preview. Insert Scene baru. Sekarang kita akan membuat navigasi 10 Oleh Wawan Darmawan. Sekarang kita kita membuat sceene tampilan penutup. Sekarang kita pilih Text pertama yaitu “Samudra Anugrah Fajar. 29. stop untuk mengedit kembali. Klik play scene untuk melihat hasilnya. Klik Add Effect – Appear into Position Wild_Wrap In. PT . 30. Lakukan langkahnya dengan shape garis2. 28.Tutorial SWISH MAX 26. Berikan tombol navigasi seperti pada scene ke 2 dan scene ke 3. beri nama dengan Logo.

Kom Samudra Anugrah Fajar. 11 Oleh Wawan Darmawan. lalu klik tab Script pada Layout sehingga muncul tampilan untuk script. Pilih text Replay pada Outline. S. Pada target pilih <First Scene> atau Scene Loading. Langkah selanjutnya klik text “Keluar” pada Outline Menu.. Klik kembali Add Script – Browser/Network – fscommand(. Klik Add Script – Event – Button – On (Release). masih pada tampilan script kita klik Add Script – Event – Button – On (Release).). Kemudian klik kembali Add Script – Movie Control – gotoAndPlay(Frame). PT .Tutorial SWISH MAX dari text yang kita fungsikan sebagai tombol tersebut. sekarang klik Play Movie untuk melihat hasilnya. Pada Command kita pilih “Quit”. Klik kembali layout Penutup. lalu pada argumen kita ketik “True”.

Kini anda mempunya file EXE yang dapat di jalankan pada komputer manapun walaupun komputer tersebut tidak memiliki program SWISH. Tips : Agar file SWISH kita dapat dilihat secara Full Screen kita harus membuat script sederhana. S. beri nama file exe tekan tombol OK.. PT . pilih scene pertama pada movie pilih frame 1 pada Timeline.Kom Samudra Anugrah Fajar. Klik Tab Script Layout. Kemudian export dalam format Flash Player agar dapat dijadikan ke dalam bentuk EXE.Tutorial SWISH MAX Sekarang anda telah dapat membuat sebuah presentasi sederhana. Add Script – Browser/Network – fscommand(. klik File – Create Projector. Jalankan file flash playernya tekan ESC untuk mengecilkan tampilan. Pada kolom command pilih “Full Screen” dan argument ketik “True”.). Anda dapat menambah scene sesuai dengan keinginan anda. 12 Oleh Wawan Darmawan.