P. 1
ASKEP HIPOPARATIROID

ASKEP HIPOPARATIROID

5.0

|Views: 204|Likes:
Published by Suci Amalya Uchiil

More info:

Published by: Suci Amalya Uchiil on Sep 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/01/2014

pdf

text

original

ASKEP HIPOPARATIROID I. TINJAUAN TEORI A.

PENGERTIAN lHipoparatiroidisme adalah kondisi dimana tubuh tidak membuat cukup hormon paratiroid atau parathyroid hormone (PTH). lHipoparatiroid adalah gabungan gejala dari produksi hormon paratiroid yang tidak adekuat. Keadaan ini jarang sekali ditemukan dan umumnya sering sering disebabkan oleh kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi paratiroid atau tiroid, dan yang lebih jarang lagi ialah tidak adanya kelenjar paratiroid (secara congenital). Kadang-kadang penyebab spesifik tidak dapat diketahui. B. KLASIFIKASI Ada empat kategori dari hipoparatiroidisme:1) Defisiensi sekresi hormon paratiroid, ada dua penyebab utama: o Post operasi pengangkatan kelenjar partiroid dan total tiroidektomi. o Idiopatik, penyakit ini jarang dan dapat kongenital atau didapat (acquired).2) Hipomagnesemia.3) Sekresi hormon paratiroid yang tidak aktif.4) Resistensi terhadap hormon paratiroid (pseudohipoparatiroidisme) C. ETIOLOGI 1. Penyebab hipoparatiroidisme paling serin terjadi adalah skresi hormon paratiroid yang kurang adekuat akibat suplai darah terganggu atau setelah jaringan kelenjar paratiroid di angkat pada saat dilakukan tiroidektomi atau diseksi radikal leher. Atrofi kelenjar paratiroid yang etiologinya tidak diketahui merupakan penyebab hipoparatiroiddisme yang jarang dijumpai. 2. Penyebab yang paling umum dari hipoparatiroidisme adalah luka pada kelenjar-kelenjar paratiroid, seperti selama operasi kepala dan leher. Kelenjar-kelenjar paratiroid adalah kelenjar-kelenjar endokrin yang kecil yang berlokasi di leher dibelakang kelenjar tiroid. D. FAKTOR RESIKO congenital, genetic atau autoimun Wanita mempunyai resiko untuk terkena hipoparatiroidisme lebih besar dari pria.

Sekresi hormon paratiroid diatur secara langsung oleh konsentrasi cairan ion kalsium. LATAR BELAKANG Selama sekresi hormone paratiroid (PTH). Hiperparatiroidisme adalah karakter penyakit yang disebabkan kelebihan sekresi hormone paratiroid. B.Tujuan Khusus a. Hormon paratiroid juga menyebabkan phosphaturia.Tujuan Umum Mahasiswa dapat memahami asuhan keperawatan pada pasien gangguan kelenjar paratiroid 2. Mahasiswa mampu memahami etiologi hiperparatiroid dan hipoparatiroid . Mahasiswa mampu memahami pengertian hiperparatiroid dan hipoparatiroid b. hiperparatiroidisme biasanya terbagi menjadi primer. kelenjar paratiroid bertanggung jawab mempertahankan kadar kalsium ekstraseluler. meningkatkan penyerapan kalsium oleh ginjal. Efek utama dari hormon paratiroid adalah meningkatkan konsentrasi cairan kalsium dengan meningkatkan pelepasan kalsium dan fosfat dari matriks tulang. dan yang lebih jarang lagi ialah tidak adanya kelenjar paratiroid (secara congenital). Kadang-kadang penyebab spesifik tidak dapat diketahui. hormon asam amino polipeptida. jika kekurangan cairan fosfat. dan meningkatkan produksi ginjal. (Lawrence Kim. MD. sekunder dan tersier. 2005) Hipoparatiroid adalah gabungan gejala dari produksi hormon paratiroid yang tidak adekuat. TUJUAN 1. Keadaan ini jarang sekali ditemukan dan umumnya sering sering disebabkan oleh kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi paratiroid atau tiroid.BAB I PENDAHULUAN A.

Kelenjar paratiroid bagian kaudal ini bisa dijumpai pada posterolateral kutub bawah kelenjar tiroid. yang kadang menyatu dengan kutub bawah tiroid. Sjamsuhidajat. atau didalam timus. Kelenjar paratiroid kadang kala dijumpai di dalam parenkim kelenjar tiroid. 2004. Mahasiswa mampu memahami pemeriksaan diagnosk hiperparatiroid dan hipoparatiroid f.c. Kelenjar paratiroid yang berasal dari sulcus pharyngeus keempat cenderung bersatu dengan kutub atas kelenjar tiroid yang membentuk kelenjar paratiroid dibagian kranial. Kelenjar yang berasal dari sulcus pharyngeus ketiga merupakan kelenjar paratiroid bagian kaudal. Anatomi Kelenjar paratiroid tumbuh dari jaringan endoderm. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar asuhan keperawatan hiperparatiroid dan hipoparatiroid BAB II TINJAUAN TEORI A. yaitu sulcus pharyngeus ketiga dan keempat. dua tertanam di kutub superior kelenjar tiroid dan dua di kutub . sering kali posisinya sangat bervariasi. 695) Secara normal ada empat buah kelenjar paratiroid pada manusia. Mahasiswa mampu memahami penatalaksanaan hiperparatiroid dan hipoparatiroid h. Wim de Jong. yang terletak tepat dibelakang kelenjar tiroid. bahkan berada dimediastinum. Mahasiswa mampu memahamimanifestasi klinik hiperparatiroid dan hipoparatiroid e. Mahasiswa mampu memahami komplikasi hiperparatiroid dan hipoparatiroid g. Akan tetapi. ANATOMI FISIOLOGI KELENJAR PARATIROID 1. (R. Mahasiswa mampu memahami patofisiologi hiperparatiroid dan hipoparatiroid d.

KONSEP DASAR 1. Sel oksifil yang lebih sedikit namun lebih besar mengandung granula oksifil dan sejumlah besar mitokondria dalam sitoplasmanya Pada manusia. jaringan paratiroid kadang-kadang ditemukan di mediastinum. Hiperparatiroidisme a. Sjamsuhidayat. yaitu dihambat sintesisnya bila kadar kalsium tinggi dan dirangsang bila kadar kalsium rendah. meningkatkan absorbsi kalsium pada usus halus. Namun. Setiap kelenjar paratiroid panjangnya kira-kira 6 milimeter. dan setelah itu jumlah sel ini meningkat seiring usia. Fisiologi Kelenjar paratiroid mengeluarkan hormon paratiroid (parathiroid hormone. sebaliknya menghambat reabsorbsi fosfat dan melepaskan kalsium dari tulang. PTH) yang bersama-sama dengan Vit D3. sebelum pubertas hanya sedikit dijumpai. Jadi PTH akan aktif bekerja pada tiga titik sasaran utama dalam mengendalikan homeostasis kalsium yaitu di ginjal. PTH akan merangsang reabsorbsi kalsium pada tubulus ginjal. tulang dan usus. Sintesis PTH dikendalikan oleh kadar kalsium plasma. letak masing-masing paratiroid dan jumlahnya dapat cukup bervariasi. 2.inferiornya. Kelenjar paratiroid orang dewasa terutama terutama mengandung sel utama (chief cell) yang mengandung apparatus Golgi yang mencolok plus retikulum endoplasma dan granula sekretorik yang mensintesis dan mensekresi hormon paratiroid (PTH). sel oksifil ini tidak ditemukan.Fungsi sel oksifil masih belum jelas. dan tebalnya dua millimeter dan memiliki gambaran makroskopik lemak coklat kehitaman. Wim de Jong. lebar 3 milimeter. tetapi pada sebagian besar binatang dan manusia muda. dan kalsitonin mengatur kadar kalsium dalam darah. 695) B. sel-sel ini mungkin merupakan modifikasi atau sisa sel utama yang tidak lagi mensekresi sejumlah hormon. Pengertian . 2004. (R.

Hormon paratiroid juga menyebabkan phosphaturia. jika kekurangan cairan fosfat. hiperparatiroidisme biasanya terbagi menjadi primer. (Brunner & Suddath. satu dari keempat kelenjar paratiroid yang tidak normal dapat membuat kadar hormon paratiroid tinggi tanpa mempedulikan kadar kalsium. Etiologi Menurut Lawrence Kim. hormon asam amino polipeptida. Efek utama dari hormon paratiroid adalah meningkatkan konsentrasi cairan kalsium dengan meningkatkan pelepasan kalsium dan fosfat dari matriks tulang. 2005. (www. Hiperparatiroidisme adalah suatu keadaan dimana kelenjar-kelenjar paratiroid memproduksi lebih banyak hormon paratiroid dari biasanya. Sekresi hormon paratiroid diatur secara langsung oleh konsentrasi cairan ion kalsium. dan meningkatkan produksi ginjal. Hiperparatiroidisme dibagi menjadi 2. Sedangkan hiperparatiroidisme sekunder disertai manifestasi yang sama dengan pasien gagal ginjal kronis. (Lawrence Kim. . MD. meningkatkan penyerapan kalsium oleh ginjal. Hiperparatiroidisme primer terjadi dua atau tiga kali lebih sering pada wanita daripada laki-laki dan pada pasien-pasien yang berusia 60-70 tahun. Rakitisi ginjal akibat retensi fosfor akan meningkatkan stimulasi pada kelenjar paratiroid dan meningkatkan sekresi hormon paratiroid.Hiperparatiroidisme adalah berlebihnya produksi hormon paratiroid oleh kelenjar paratiroid ditandai dengan dekalsifikasi tulang dan terbentuknya batu ginjal yang mengandung kalsium. MD. Pada pasien dengan hiperparatiroid. 2005.endocrine. sekunder dan tersier. section 2). Kira-kira 85% dari kasus hiperparatiroid primer disebabkan oleh adenoma tunggal. yaitu hiperparatiroidisme primer dan sekunder.etiologi hiperparatiroid yaitu: 1. dengan kata lain satu dari keempat terus mensekresi hormon paratiroid yang banyak walaupun kadar kalsium dalam darah normal atau meningkat. 2001) Hiperparatiroidisme adalah karakter penyakit yang disebabkan kelebihan sekresi hormone paratiroid.com) b.

4. Jika teridentifikasi salah satu kelenjar tersebut mengalami pembesaran adenomatosa. Beberapa ahli bedah dan ahli patologis melaporkan bahwa pembesaran dari kelenjar yang multiple umumnya jenis adenoma yang ganda. biasanya kelenjar tersebut diangkat dan laninnya dibiarkan utuh. Normalnya terdapat empat kelenjar paratiroid. dengan kelenjar lainnya tetap normal. Kasus keluarga dapat terjadi baik sebagai bagian dari berbagai sindrom endrokin neoplasia. . chief cell parathyroid hyperplasia. c. Biasanya herediter dan frekuensinya berhubungan dengan kelainan endokrin lainny 3.2. jadi penting bagi ahli bedah untuk meneliti keempat kelenjar tersebut. Pada 80% kasus. Karena diagnosa adenoma atau hiperplasia tidak dapat ditegakan preoperatif. Etiologi dari adenoma dan hyperplasia pada kebanyakan kasus tidak diketahui. 18% kasus diakibatkan oleh hiperplasia kelenjar paratiroid: dan 2% kasus disebabkan oleh karsinoma paratiroid (damjanov. syndrome hiperparatiroid tumor atau hiperparatiroidisme turunan.1996). keempat kelenja membesar. Adenoma atau karsinoma paratiroid ditandai oleh pembesaran satu kelenjar. Sedangkan 15% lainnya melibatkan berbagai kelenjar (contoh berbagai adenoma atau hyperplasia). Jika ternyata keempat kelenjar tersebut mengalami pembesaran ahli bedah akan mengangkat ketiga kelelanjar dan meninggalkan satu kelenjar saja yang seharusnya mencukupi untuk mempertahankan homeostasis kalsium-fosfat. dimana kasus biasanya berhubungan dengan gagal ginjal kronis. Familial hypocalcuric dan hypercalcemia dan neonatal severe hyperparathyroidism juga termasuk kedalam kategori ini. Patofisiologi Hiperparatiroidisme dapat bersifat primer (yaitu yang disebabkan oleh hiperplasia atau neoplasma paratiroid) atau sekunder. Pada ± 15 % pasien semua kelenjar hiperfungsi. Pada hiperplasia paratiroid. hiperparatiroidisme primer disebabkan oleh adenoma paratiroid jinak. Sedikit kasus hiperparatiroidisme utama disebabkan oleh paratiroid karsinoma.

Hiperparatiroidisme ditandai oleh kelebihan PTH dalam sirkulasi. seperti pada riketsia. Penyakit tulang lainnya juga sering terjadi pada pasien. Reabsorpsi kalsium dari tulang dan peningkatan absorpsi dari usus merupakan efek langsung dari peningkatan PTH. Dengan demikian mengurangi eksresi kalsium dalam urine. (Lawrence Kim. Hotma. tubular ginjal mereabsorpsi kalsium secara berlebihan sehingga terjadi keadaan hiperkalsiuria. penyakit tulng yang sering terjadi adalah osteitis fibrosa cystica. PTH terutama bekerja pada tulang dan ginjal. Sehingga hiperkalsemia dan hipofosatmia kompensatori adalah abnormlitas biokimia yang dideteksi melalui analisis darah. MD.1999) Produksi hormon paratiroid yang berlebih disertai dengan gagal ginjal dapat menyebabkan berbagai macam penyakit tulang. suatu penyakit meningkatnya resorpsi tulang karena peningkatan kadar hormon paratiroid. 2005. atau hiperplasia kelenjar. dan ginjal. yang selanjutnya memudahkan ambilan kalsium dari makanan dalam usus. Pada saat kadar kalsium serum mendekati 12 mg/dL. Osteomalasia yang disebabkan oleh hipovitaminosis D. karena keempat kelenjar membesar secara simetris. Mekanisme ini tidak aktif pada keadaan adenoma. section 5) Kelebihan jumlah sekresi PTH menyebabkan hiperkalsemia yang langsung bisa menimbulkan efek pada reseptor di tulang. Secara fisiologis sekresi PTH dihambat dengan tingginya ion kalsium serum. PTH juga meningkatkan bentuk vitamin D3 aktif dalam ginjal. Hal ini dapat meningkatkan insidens nefrolithiasis. Dalam tulang. Konsentrasi PTH serum juga meningkat. dimana hipersekresi PTH berlangsung bersamaan dengan hiperkalsemia. tapi tidak muncul secara langsung. PTH meningkatkan resorpsi kalsium dari limen tubulus ginjal. traktus intestinal. ( Rumahorbor. yang mana dapt menimbulkan penurunan kreanini klearens . Pembesaran kelanjar paratiroid dan hiperfungsinya adalah mekanisme kompensasi yang dicetuskan oleh retensi format dan hiperkalsemia yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis.Hiperplasia paratiroid sekunder dapat dibedakan dengan hiperplasia primer. dapat mengakibatkan dampak yang sama.

jaringan subkutis. Manifestasi psikologis dapat bervariasi mulai dari emosi yang mudah tersinggung dan neurosis hingga keadaan psikosis yang disebabkan oleh efek langsung kalsium pada otak serta sistem saraf. mual. muntah. dan kartilago (khondrokalsinosis). Rasa sakit timbul akibat kalsifikasi berbentuk nodul pada kulit. Kerusakan ginjal terjadi akibat presipitasi kalsium fosfat . Pembentukan batu pada salah satu atau kedua ginjal yang berkaitan dengan peningkatan ekskresi kalsium dan fosfor merupakan salah satu komplikasi hiperparatiroidisme primer. tendon (kalsifikasi tendonitis). hipertensi dan aritmia jantung dapat terjadi.dan gagal ginjal. Peningkatan kadar kalsium akan menurunkan potensial eksitasi jaringan saraf dan otot. semua ini berkaitan dengan peningkatan kadar kalsium dalam darah. Vitamin D memainkan peranan penting dalam metabolisme kalsium sebab dibutuhkan oleh PTH untuk bekerja di target organ. Gejala apatis. Manifestasi Klinik Pasien mungkin tidak atau mengalami tanda-tanda dan gejala akibat terganggunya beberapa sistem organ. kelemahan otot. Peningkatan kadar kalsium ekstraselular dapat mengendap pada jaringan halus. d. keluhan mudah lelah. konstipasi.

Penggambaran dengan sinar X pada abdomen bisa mengungkapkan adanya batu ginjal dan jumlah urin selama 24 jam dapat menyediakan informasi kerusakan ginjal dan resiko batu ginjal. obat-obatan dan perubahan pada ginjal serta tulang. Pemeriksaan Diagnostik Hiperparatiroidisme didiagnosis ketika tes menunjukkan tingginya level kalsium dalam darah disebabkan tingginya kadar hormone paratiroid. Pasien dapat mengalami nyeri skeletal dan nyeri tekan. tapi hanya hiperparatiroidisme yang menaikkan kadar kalsium karena terlalu banyak hormon paratiroid. Gejala muskuloskeletal yang menyertai hiperparatiroidisme dapat terjadi akibat demineralisasi tulang atau tumor tulang.dalam pelvis da ginjal parenkim yang mengakibatkan batu ginjal (rena calculi). 2001) e. deformitas. nyeri ketika menyangga tubuh. obstruksi. fraktur patologik. yang dapat menyebabkan . Pemeriksaan radioimmunoassay untuk parathormon sangat sensitif dan dapat membedakan hiperparatiroidisme primer dengan penyebab hiperkalasemia lainnya pada lebih dari 90 % pasien yang mengalami kenaikan kadar kalsium serum. dan pemendekkan badan. Insidens ulkus peptikum dan prankreatis meningkat pada hiperparatiroidisme dan dapat menyebabkan terjadinya gejala gastroitestinal. pielonefritis serta gagal ginjal. Perubahan tulang dapat dideteksi dengan pemeriksaan sinarx atau pemindai tulang pada kasus-kasus penyakit yang sudah lanjut. yang muncul berupa sel-sel raksasa benigna akibat pertumbuhan osteoklast yang berlebihan. Pemeriksaan antibodi ganda hormon paratiroid digunakan untuk membedakan hiperparatiroidisme primer dengan keganasan. Penyakit lain dapat menyebabkan tingginya kadar kalsium dalam darah. Kehilangan tulang yang berkaitan dengan hiperparatiroidisme merupakan faktor risiko terjadinya fraktur. (Brunner & Suddath. khususnya di daerah punggung dan persendian. Kenaikkan kadar kalsium serum saja merupakan gambaran yang nonspesifik karena kadar dalam serum ini dapat berubah akibat diet.

2005. osteoblast. Sekali diagnosis didirikan. Taylor.hiperkalsemia. Salah satu kelemahan diagnostik adalah terjadinya penurunan bersihan fragmen akhir karboksil PTH pada pasien gagal ginjal. ada dekalsifikasi o Cystic-cystic dalam tulang o Trabeculae di tulang PA: osteoklas. dan jaringan fibreus bertambah f. Tes darah mempermudah diagnosis hiperparatiroidisme karena menunjukkan penilaian yang akurat berapa jumlah hormon paratiroid. MRI. adenoma serta hiperplasia pada kelenjar paratiroid. Karena tingginya kadar hormon paratiroid dapat menyebabkan kerapuhan tulang karena kekurangan kalsium. dan pengukuran kepadatan tulang sebaiknya dilakukan untuk memastikan keadaan tulang dan resiko fraktura. menyebabkan peningkatan palsu kadar PTH serum total. Penetuan PTH amino akhir atau PTH utuh direkomendasikan untuk menilai fungsi paratiroid pasien gagal ginjal. Pemindai thallium serta biopsi jarum halus telah digunakan untuk mengevaluasi fungsi paratiroid dan untuk menentukan lokasi kista. Pemeriksaan USG. 783) Laboratorium: 1) Kalsium serum meninggi 2) Fosfat serum rendah 3) Fosfatase alkali meninggi 4) Kalsium dan fosfat dalam urin bertambah 5) Foto Rontgen: o Tulang menjadi tipis. Komplikasi . tes yang lain sebaiknya dilakukan untuk melihat adanya komplikasi. (Clivge R.

Disamping itu. kepada pasien harus diberitahukan untuk segera mencari bantuan medis jika terjadi kondisi yang menimbulkan dehidrasi (muntah. Karena adanya resiko krisis hiperkalsemia. pasien dianjurkan untuk minum sebanyak 2000 ml cairan atau lebih untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Jus buah yang asam dapat dianjurkan karena terdapat bukti bahwa minuman ini dapt menurunkan pH urin.1) peningkatan ekskresi kalsium dan fosfor 2) Dehidrasi 3) batu ginjal 4) hiperkalsemia 5) Osteoklastik 6) osteitis fibrosa cystica g. pembedahan dapat ditunda dan keadaan pasien dipantau dengan cermat akan adanya kemungkinan bertambah parahnya hiperkalsemia. Penatalaksanaan Terapi yang dianjurkan bagi pasien hiperparatiroidisme primer adalah tindakan bedah untuk mengangkat jaringan paratiriod yang abnormal. pasien harus mengambil tindakan untuk menghindari dehidrasi. gangguan ginjal atau pembentukan batu ginjal (renal calculi). Namun demikian. Kepada pasien diuminta untuk melaporkan manifestasi batu ginjal yang lain seperti nyeri abdomen dan hemapturia. kemunduran kondisi tulang. pada sebagian pasien yang asimtomatik disertai kenaikaan kadar kalsium serum ringan dan fungsi ginjal yang normal. Dehidrasi karena gangguan pada ginjal mungkin terjadi. maka penderita hiperparatiroidisme primer dapat menderita penyakit batu ginjal. Pemberian preparat diuretik thiazida harus dihindari oleh pasien hiperparatiroidisme primer karena obat ini akan menurunkan eksresi kalsium lewat ginjal dan menyebabkan kenaikan kadar kalsium serum. . diare). Karena itu.

Jika pasien juga menderita ulkus peptikum. ada dua penyebab utama: . Diet dan obat-obatan. preparat pelunak feses dan aktivitas fisik disertai dengan peningkatan asupan cairan akan membantu mengurangi gejal konstipasi yang merupakan masalah pascaoperatif yang sering dijumpai pada pasien-pasien ini.com) b. Etiologi Jarang sekali terjadi hipoparatiroidisme primer. 2. dan yang lebih jarang lagi ialah tidak adanya kelenjar paratiroid (secara congenital). Keadaan ini jarang sekali ditemukan dan umumnya sering sering disebabkan oleh kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi paratiroid atau tiroid. Kadang-kadang penyebab spesifik tidak dapat diketahui.Mobilitas pasien dengan banyak berjalan atau penggunaan kursi goyang harus diupayakan sebanyak mungkin karena tulang yang mengalami stress normal akan melepaskan kalsium merupakan predisposisi terbentuknya batu ginjal. Karena anoreksia umum terjadi. peningkatan selera makan pasien harus diupayakan. ia memerlukan preparat antasid dan diet protein yang khusus. Hipoparatiroidisme a. dan jika ada biasanya terdapat pada anak-anak dibawah umur 16 tahun. Ada tiga kategori dari hipoparatiroidisme: 1) Defisiensi sekresi hormon paratiroid. Kebutuhan nutrisi harus dipenuhi meskipun pasien dianjurkan untuk menghindari diet kalsium terbatas atau kalsium berlebih. Jus buah.endocrine. Penggunaan jangka panjang tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan pengendapan ektopik kalsium fosfat dalam jaringan lunak. (www. Pengertian Hipoparatiroid adalah gabungan gejala dari produksi hormon paratiroid yang tidak adekuat. Pemberian fosfat per oral menurunkan kadar kalsium serum pada sebagian pasien.

Terdapat dua bentuk: (1) pada bentuk yang lebih sering. Operasi kedua berhubungan dengan operasi total tiroidektomi. Patofisiologi Pada hipoparatiroidisme terdapat gangguan dari metabolisme kalsium dan fosfat.5-12.5 mgr%). Pada yang post operasi disebabkan tidak adekuat produksi hormon paratiroid karena pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi. Hal ini disebabkan karena letak anatomi kelenjar tiroid dan paratiroid yang dekat (diperdarahi oleh pembuluh darah yang sama) sehingga kelenjar paratiroid dapat terkena sayatan atau terangkat. Karena jaringan tidak berespons terhadap hormon. Tujuannya adalah untuk mengatasi sekresi hormon paratiroid yang berlebihan. 3) Sekresi hormon paratiroid yang tidak aktif. 2) Hipomagnesemia. maka penyakit ini adalah penyakit reseptor. Hal ini sangat jarang dan biasanya kurang dari 1 % pada operasi tiroid. Operasi yang pertama adalah untuk mengatasi keadaan hiperparatiroid dengan mengangkat kelenjar paratiroid. tetapi biasanya terlalu banyak jaringan yang diangkat. terjadi pengurangan congenital aktivitas Gs sebesar 50 %. jadi diagnosis tidak dapat dibuat segera sesudah operasi. 4) Resistensi terhadap hormon paratiroid (pseudohipoparatiroidisme) c. penyakit ini jarang dan dapat kongenital atau didapat (acquired). Pada banyak pasien tidak adekuatnya produksi sekresi hormon paratiroid bersifat sementara sesudah operasi kelenjar tiroid atau kelenjar paratiroid. (2) .a) Post operasi pengangkatan kelenjar partiroid dan total tiroidektomi. yakni kalsium serum menurun (bisa sampai 5 mgr%) dan fosfat serum meninggi (bisa sampai 9. dan PTH tidak dapat meningkatkan secara normal konsentrasi AMP siklik. Pada pseudohipoparatiroidisme timbul gejala dan tanda hipoparatiroidisme tetapi kadar PTH dalam darah normal atau meningkat. b) Idiopatik.

pada bentuk yang lebih jarang. (Brunner & Suddath. Pada keadaan tetanus laten terdapat gejala patirasa. Tetanus merupakan hipertonia otot yang menyeluruh disertai tremor dan kontraksi spasmodik atau tak terkoordinasi yang terjadi dengan atau tanpa upaya untuk melakukan gerakan volunter. tanda-tanda mencakup bronkospasme. spasme laring. iritabilitas. depresi dan bahkan delirium. kesemutan dan kram pada ekstremitas dengan keluhan perasaan kaku pada kedua belah tangan serta kaki. Manifestasi Klinik Hipokalsemia menyebabkan iritablitas sistem neuromuskeler dan turut menimbulkan gejala utama hipoparatiroidisme yang berupa tetanus. spasme karpopedal (fleksi sendi siku serta pergelangan tangan dan ekstensi sensi karpofalangeal). 2001) e. Pemeriksaan Diagnostik . Gejala lainnya mencakup ansietas. disfagia. Perubahan pada EKG dan hipotensi dapat terjadi. d. fotopobia. aritmia jantung serta kejang. respons AMP siklik normal tetapi efek fosfaturik hormon terganggu. Pada keadaan tetanus yang nyata.

Penatalaksanaan .2 . yaitu: 1. Fosfatase alkali normal atau rendah 4. Diagnosa sering sulit ditegakkan karena gejala yang tidak jelas seperti rasa nyeri dan pegal-pegal. hidung dan mata. EKG: biasanya QT-interval lebih panjang f. Fosfat anorganik dalam serum tinggi 3. Density dari tulang bisa bertambah 6. oleh sebab itu pemeriksaan laboratorium akan membantu. Foto Rontgen: a) Sering terdapat kalsifikasi yang bilateral pada ganglion basalis di tengkorak b) Kadang-kadang terdapat pula kalsifikasi di serebellum dan pleksus koroid 5. Tanda Chvostek menujukkan hasil positif apabila pengetukan yang dilakukan secara tiba-tiba didaerah nervous fasialis tepat di kelenjar parotis dan disebelah anterior telinga menyebabkan spasme atau gerakan kedutan pada mulut. Komplikasi 1) Kalsium serum menurun 2) Fosfat serum meninggi g. Tanda trousseau dianggap positif apabila terjadi spasme karpopedal yang ditimbulkan akibat penyumabtan aliran darah ke lengan selama 3 menit dengan manset tensimeter. Biasanya hasil laboratorium yang ditunjukkan.1.5mmol/L) atau lebih rendah lagi.Tetanus laten ditunjukan oleh tanda trousseau atau tanda Chvostek yang positif. Tetanus terjadi pada kadar kalsium serum yang berkisar dari 5-6 mg/dl (1. 2. Kalsium serum rendah.

Diet tinggi kalsium rendah fosfor diresepkan. Apabila terjadi hipokalsemia dan tetanus pascatiroidektomi. Pemberian peparat parathormon parenteral dapat dilakukan untuk mengatasi hipoparatiroidisme akut disertai tetanus. Terapi bagi penderita hipoparatiroidisme kronis ditentukan sesudah kadar kalsium serum diketahui. jenis makanan ini harus dibatasi karena kandungan fosfor yang tinggi. Preparat vitamin D dengan dosis yang bervariasi dihidrotakisterol (AT 10 atau Hytakerol).22. cahaya yang terang atau gerakan yang mendadak. hembusan angin yang tiba-tiba. akibat tingginya insidens reaksi alergi pada penyuntikan parathormon. Jika terapi ini tidak segera menurunkan iritabilitas neuromuskular dan serangan kejang. Bayam juga perlu dihindari karena mengandung oksalat yang akan membentuk garam kalsium yang tidak laut. Akibat adanya iritabilitas neuromuskuler. Amphojel) diberikan sesudah makan untuk mengikat fosfat dan meningkatkan eksresinya lewat traktus gastrointestinal. terapi yang harus segera dilakukan adalah pemberian kalsium glukonas intravena. produk susu dan kuning telur merupakan makanan tinggi kalsium. preparat sedatif seperti pentobarbital dapat dapat diberikan. dapat diberikan sebagai suplemen dalam diet.5 mmol/L) dan menghilangkan gejala hipoparatiroidisme serta hipokalsemia. atau ergokalsiferol (vitamin D2) atau koolekalsiferpol (vitamin D3) . Meskipun susu. Tablet oral garam kalsium seperti kalsium glukonat. maka penggunaan preparat ini dibatasi hanya pada hipokalsemia akut.Tujuan adalah untuk menaikkan kadar kalsium serum sampai 9-10 mg/dl (2. penderita hipokalsemia dan tetanus memerlukan lingkungan yang bebas dari suara bising. Namun demikian. Trakeostomi atau ventilasi mekanis mungkin dibutuhkan bersama dengan obat-obat bronkodilator jika pasien mengalami gangguan pernafasan. Pasien yang mendapatkan parathormon memerlukan pemantauan akan adanya perubahan kadar kalsium serum dan reaksi alergi. Gel alumunium karbonat (Gelusil.

kelemahan. antara lain : a) Sakit kepala. 5) Riwayat radiasi daerah leher dan kepala. . C. Pengkajian Tidak terdapat manifestasi yang jelas tentang hiperparatiroidisme dan hiperkalsemia resultan. Pengkajian keperawatan yang rinci mencakup : 1) Riwayat kesehatan klien. apakah tampak pucat. 4) Riwayat trauma/fraktur tulang. dan nyeri lambung yang akan disertai penurunan berat badan c) Depresi d) Nyeri tulang dan sendi.biasanya diperlukan dan akan meningkatkan absorpsi kalsium dari traktus gastrointestinal. 6) Pemeriksaan fisik yang mencakup : a) Observasi dan palpasi adanya deformitas tulang. lethargi dan kelelahan otot b) Gangguan pencernaan seperti mual. b) Amati warna kulit. anorexia. Hiperparatiroidisme a. 3) Keluhan utama. ASUHAN KEPERAWATAN 1. 2) Riwayat penyakit dalam keluarga. obstipasi. muntah. c) Perubahan tingkat kesadaran.

maka akan tampak tanda psikosis organik seperti bingung bahkan koma dan bila tidak ditangani kematian akan mengancam. Hasil pemeriksaan laboratorium pada hiperparatiroidisme primer akan ditemukan peningkatan kadar kalsium serum.7) Bila kadar kalsium tetap tinggi. termasuk : a) Pemeriksaan laboratorium : dilakukan untuk menentukan kadar kalsium dalam plasma yang merupakan pemeriksaan terpenting dalam menegakkan kondisi hiperparatiroidisme. akan tampak penipisan tulang dan terbentuk kista dan trabekula pada tulang. . kadar serum posfat anorganik menurun sementara kadar kalsium dan posfat urine meningkat. 8) Pemeriksaan diagnostik. b) Pemeriksaan radiologi.

3472..-079.9.3./..8.81.2807:293  481.9.8.95:.3508:8474/  0389/."% 3907.3 1 425. $073907/.3 .  -.9..:703/.9. .907. ..   481.:0-703/...3-.3./.9.8.3/.80.8  ..3907/.3 .  494#43903 ./.0-5.5.5.9807:22033  !03...3.8/8070-0:2/.3-8.343-.81..79:.347.8/90347.8.8:2807:2203:7:3  481.2-.9.5.

25.8:2807:28.  2./.3.%::.:39:203./.3...7.

/     224.

  /.:07. 5..07 5..9 .3 2./54.2. 54.802.507:-.8:2 807:2 /09..703. 545..802.3/488./. /.5.91 805079 50394-.78:.974/0942 907.947.: 9. 0.703. /.9.8 .7.5.3.9:8 .-09 47. 203:7:3..5.3 .  .:9  !.. 54.: 440.9 5./.3 807.5 39/./. .3.2/09 0..3.3.8:2 .803203.2 .3907.9  /.  5.3-07.3  %07.9. 503/079.54.9 4-. %7.7-9..3.3:.3:8 20207:. ./.38 2:33/-:9:.9 /.3..9.3 5.07  -.7.3/:3.907.048942.039.7:8 /-.:9  %.8 30:742:8:07 503/079.9 /.5.3 :33 90:7 207:5.3.802.3 203.9.3909.3-078.:.3 505.3 502.2:3 /02..8/. 203.3..7.9./03.2 .: 074.9.8:2 :43.9 80/.3.7.3 202-039: .7:88007.3/:3 48. .:9/8079.3.7 .8 .9.9./.81074 .-.89074 % ./.7.8:2 805079 .3 93  . 545.3 148147 .9. 79.3.802.7.3 :39: 203.8974390893. 148147 /70805.3...3 0.9.-9.3.9. 503:3.7.3 79.9/.947243 20207:.9.5.8.820.9 0:8 2540 /-07.-9.23   ..3. 2.7.3:85.8:2807:2/.3 3 .3 .3909.974/820 8079.35073.-83 02-:8.8:2  038 2..9.7-43.9 3 /-.8:50203/.947243  2.2 ..9.8:2 :43.3.3 93 ./.7.3 5.3 203/.3:8 .  !705.7.3 808:/.3 9/. 9-.8//749.370...34-.947243 5.803 .909.3-0-.23   . 38/038 70.7 /.8 .9 1481.9-7434/.5 -.39-.074  .8 545.:.1. 503:39.39.8 397.3 087083.33.03./.907.9 /-07..8:2 703/.7.810754 .7.3203/.7.8.3 0..8 30:742:8:.3 5705.9933.9/-07. 507: /3/.9 97.3 808:/.3 :39: 203..9.3  !02-07..7 .23/03.:.:.3 2033./.3 80-.3  085:3 8:8:  574/: 8:8: /..2 :. .8../.974/820 7438 /9039:.33:3.7.:  09 93 .3  5705.:2:3:2.  .3.7./.502-07. .3.703907.974/820.5.8007.5.-.

2-:3..:5  #.3 !03.5.3 507. .3 09.3 ..974/820 .3803/   #.3/.8:2 /.3 5075.503:7:3.9 2...3470.3 307 .3 0.3.3:9.802.3 503.203. /507:.8.7.8  /.300.7/.20:.708:9..3 2033.9. 05708 / 079:..3/8079.3 .905.-.30507.31089.3.3:..3 /.3-07..7 97.   0:.8 .7.-84758 . 002.7.  .9.   $&!#%  5075..8 9039.997.3 .9:8 .8974390893..3 %/.  4-895.. $../.. 907/.303   #.34949 .9503.9-.9080.9/. .3 805079 2:.073.373.7.2.:2.974/820 /. !03..3 .39.3.  2:39..9.

25.8..393.318...3   #.9.9..17.:9 ..89:.9  ./.305.3  ..:5 .9:79:.5:.73.2.8/.3203./.8/.007/..   !02078.97.3..5.35.7./.5./014729.  -807.3  .908. !07:-.07.

.7.9.3805079 -3:3-.39./.5848847.3-.947:2/./.39:./.50358../44 .9  ../.3..974/820 57207..9:7302033...3203.3/.3 502078.3489 9072.3   .9/.342.3.8:2/.7.37.7.3 97. ./.5.302.3/.3.7..974/820 ..3:39:203039:.-47.3.8502078.2 2030.8: ..2   !02078.3 43/8 5075.593  2../.3.25.2 5.39.82.25. !02078...7.9.3907-039:89.3 207:5.3.7807:25481./..!02078..5075.3203:7:3802039.9.7.3/.3.35033.35481.8:2909.947:25./9.:.347.9 ../.9:.-47..8:2807:2.3/902:.-0:.3 90750393 /.8:2/./..7. ..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->