Pengertian Halal Dan Haram

Pengertian Halal dan Haram Halal (‫ ,حالل‬halāl, halaal) adalah istilah bahasa Arab dalam agama Islam yang

berarti "diizinkan" atau "boleh". Istilah ini dalam kosakata sehari-hari lebih sering digunakan untuk merujuk kepada makanan dan minuman yang diizinkan untuk dikonsumsi menurut dalam Islam. Sedangkan dalam konteks yang lebih luas istilah halal merujuk kepada segala sesuatu yang diizinkan menurut hukum Islam (aktivitas, tingkah laku, cara berpakaian dll). Di Indonesia, sertifikasi kehalalan produk pangan ditangani oleh Majelis Ulama Indonesia–secara spesifik Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. Haram adalah sebuah status hukum terhadap suatu aktivitas atau keadaan suatu benda (misalnya makanan). Aktivitas yang berstatus hukum haram atau makanan yang dianggap haram adalah dilarang secara keras. Orang yang melakukan tindakan haram atau makan binatang haram ini akan mendapatkan konsekuensi berupa dosa. Jenis Makanan yang Halal dan haram Makanan yang Halal Halal artinya boleh, jadi makanan yang halal ialah makanan yang dibolehkan untuk dimakan menurut ketentuan syari‟at Islam. segala sesuatu baik berupa tumbuhan, buah-buahan ataupun binatang pada dasarnya adalah hahal dimakan, kecuali apabila ada nash Al-Quran atau Al-Hadits yang menghatamkannya. Ada kemungkinan sesuatu itu menjadi haram karena memberi mudharat bagi kehidupan manusia seperti racun, barang-barang yang menjijikan dan sebagainya. Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah : 17) “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi.” (QS. AlBaqarah : 168). “Menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (QS. Al-A‟raf : 157) Dari Abu Hurairah RA. ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT adalah Zat Yang Maha Baik, tidak mau menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mu‟min sesuai dengan apa yang diperintahkan kepada para Rasul. Allah Ta‟ala berfirman : Hai para Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang sholeh. Allah Ta‟ala berfirman : Hai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kamu sekalian…”. (HR. Muslim) Rasulullah SAW, ditanya tentang minyak sanin, keju dan kulit binatang yang dipergunakan untuk perhiasan atau tempat duduk. Rasulullah SAW bersabda : Apa yang dihalalkan oleh Allah

dalam Kitab-Nya adalah halal dan apa yang diharamkan Allah di dalam Kitab-Nya adalah haram, dan apa yang didiamkan (tidak diterangkan), maka barang itu termasuk yang dimaafkan”. (HR. Ibnu Majah dan Turmudzi). Berdasarkan firman Allah dan hadits Nabi SAW, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis makanan yang halal ialah : 1. Semua makanan yang baik, tidak kotor dan tidak menjijikan. 2. Semua makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. 3. semua makanan yang tidak memberi mudharat, tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah. 4. Binatang yang hidup di dalam air, baik air laut maupun air tawar. Makanan yang Haram Haram artinya dilarang, jadi makanan yang haram adalah makanan yang dilarang oleh syara‟ untuk dimakan. Setiap makanan yang dilarang oleh syara‟ pasti ada bahayanya dan meninggalkan yang dilarang syara‟ pasti ada faidahnya dan mendapat pahala. Yang termasuk makanan yang diharamkan adalah : 1. Semua makanan yang disebutkan dalam firman Allah surat Al-Maidah ayat 3 dan AlAn‟am ayat 145 : “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al-Maidah : 3) “Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An‟am : 145) Catatan : semua bangkai adalah haram kecuali bangkai ikan dan belalang. semua darah haram kecuali hati dan limpa. 2. Semua makanan yang keji, yaitu yang kotor, menjijikan. “Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (QS. Al-A‟raf : 157)

Sabda Nabi SAW : “Daging yang dipotong dari binatang yang masih hidup. Minuman dari benda najis atau benda yang terkena najis. Semua jenis makanan yang dapat mendatangkan mudharat terhadap jiwa. Al-Maidah : 90) Nabi SAW bersabda : “Sesuatu yang memabukkan dalam keadaan banyak. akal. “Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji. Abu Dawud dan Turmudzi). Semua jenis aiar atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia. adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis. berjudi. Allah berfirman : Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Al-Baqarah : 219) Dalam ayat lain Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman. sesungguhnya (meminum) khamar. . (QS. 2. moral dan aqidah.3. jiwa. maupun aqidah. 4. melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar. dan perbuatan dosa. jiwa. 3. rampasan. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti arak yang berubah menjadi cuka. baik yang nampak atau pun yang tersembunyi (akibatnya). akal. tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. dan sejenisnya. 4. Minuman yang Halal Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian : 1. Minuman yang Haram 1. baik membahayakan dari segi jasmani. Semua minuman yang memabukkan atau apabila diminum menimbulkan mudharat dan merusak badan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Makanan yang didapat dengan cara yang tidak halal seperti makanan hasil curian.” (QS. korupsi. Al-A‟raf : 33). khamar. (berkorban untuk) berhala. Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. raga.” (QS.” (HR An-Nasa‟i. akal. Ahmad) 5. 2. (HR. riba dan cara-cara lain yang dilarang agama. Katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. maka dalam keadaan sedikit juga tetap haram. Bagian yang dipotong dari binatang yang masih hidup. mengundi nasib dengan panah. moral dan aqidah seperti arak. maka yang terpotong itu termasuk bangkai”.

Minuman yang didapatkan dengan cara-cara yang tidak halan atau yang bertentangan dengan ajaran Islam. dia telah menempuh perjalanan jauh. dan kerjakanlah amal yang shaleh. sedang dua darah yaitu hati dan limpa.3. dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu‟min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul. dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram. Bangkai ada beberapa macam sbb : A. BANGKAI Yaitu hewan yang mati bukan karena disembelih atau diburu.11) . ia menengadahkan kedua tangannya ke langit: Yaa Rabbi ! Yaa Rabbi ! Sedangkan ia memakan makanan yang haram. bagaimana mungkin akan diterima do‟anya”. Al-Munkhaniqoh yaitu hewan yang mati karena tercekik baik secara sengaja atau tidak. Lihat Takhrijnya dalam Al-Furqan hal 27 edisi 4/Th. sebab pada bangkai terdapat darah yang mengendap sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan. 1015). Adapun dua bangkai yaitu ikan dan belalang. Jenis Makanan HARAM: 1. Allah berfirman: “Hai rasul-rasul. rambutnya kusut serta berdebu. Al-Mutaraddiyah yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat tinggi atau jatuh ke dalam sumur sehingga mati. B. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” Dan firmanNya yang lain: “Hai orang-orang yang beriman. An-Nathihah yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya (lihat Tafsir AlQur‟an Al-Adzim 3/22 oleh Imam Ibnu Katsir). Al-Mauqudhah yaitu hewan yang mati karena dipukul dengan alat/benda keras hingga mati olehnya atau disetrum dengan alat listrik. Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Hukumnya jelas haram dan bahaya yang ditimbulkannya bagi agama dan badan manusia sangat nyata. makanlah dari makanan yang baik-baik. C. Rasulullah bersabda: “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: ” Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik. dan ia meminum dari minuman yang haram. makanlah di antara rezki yang baikbaik yang Kami berikan kepadamu” Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki. dan dibesarkan dari hal-hal yang haram. Sekalipun bangkai haram hukumnya tetapi ada yang dikecualikan yaitu bangkai ikan dan belalang berdasarkan hadits: “Dari Ibnu Umar berkata: ” Dihalalkan untuk dua bangkai dan dua darah. D.” (Shahih. (HR Muslim no.

Adapun hadits tentang larangan memakan sesuatu yang terapung di atas laut tidaklah shahih. DAGING BABI Babi baik peliharaan maupun liar. Daraqutni: 538). Shahih Al-Fauzan). jantan maupun betina. Demikian pula sisa-sisa darah yang menempel pada daging atau leher setelah disembelih. 2. (Dinukil dari Al-Mulakhas Al-Fiqhi 2/461 oleh Syaikh Dr. 3. 4.Semuanya itu hukumnya halal.Rasululah juga pernah ditanya tentang air laut. Adapun sisa darah yang menempel pada daging. Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: “Pendapat yang benar. karena Allah mewajibkan agar setiap makhlukNya disembelih dengan nama-Nya yang mulia. DARAH Yaitu darah yang mengalir sebagaimana dijelaskan dalam ayat lainnya: “Atau darah yang mengalir” (QS. Al-An‟Am: 145) Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Abbas dan Sa‟id bin Jubair. Allah mengharamkan darah pada umat ini.”: (Shahih. Oleh karena itulah. hadits dan ijma‟ ulama. Oleh karenanya. tetapi ada pengecualian yaitu hati dan limpa berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas tadi. SEMBELIHAN UNTUK SELAIN ALLAH Yakni setiap hewan yang disembelih dengan selain nama Allah hukumnya haram.480): “Dalam hadits ini terdapat faedah penting yaitu halalnya setiap bangkai hewan laut sekalipun terapung di atas air (laut)? Beliau menjawab: “Sesungguhnya yang terapung itu termasuk bangkainya sedangkan Rasulullah bersabda: “Laut itu suci airnya dan halal bangkainya” (HR. . berhala dan lain sebagainya . lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. maka tidak ada satupun dari kalangan ulama‟ yang mengharamkannya”. bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. Diceritakan bahwa orang-orang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar. taghut. Tentang keharamannya. Lihat Takhrijnya dalam Al-Furqan 26 edisi 3/Th 11) Syaikh Muhammad Nasiruddin Al–Albani berkata dalam Silsilah As-Shahihah (no. Dan mencakup seluruh anggota tubuh babi sekalipun minyaknya. maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya. maka hukum sembelihan tersebut adalah haram dengan kesepakatan ulama. apabila seorang tidak mengindahkan hal itu bahkan menyebut nama selain Allah baik patung. telah ditandaskan dalam al-Qur‟an. Sekalipun darah adalah haram. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24). (Lihat pula Al-Muhalla (6/60-65) oleh Ibnu Hazm dan Syarh Shahih Muslim (13/76) oleh AnNawawi). maka beliau bersabda: “Laut itu suci airnya dan halal bangkainya.

Dan hujjah adalah sabda Nabi saw bukan pendapat orang…. Ibnu Hibban. Para ulama berselisih pendapat tentang musang. Aku bertanya lagi: Apakah engkau mendengarnya dari Rasulullah ? Jawabnya: Ya. I‟lamul Muwaqqi‟in (4-356) oleh Ibnu Qayyim dan As-Shahihah no. HEWAN YANG DITERKAM BINATANG BUAS Yakni hewan yang diterkam oleh harimau. Muslim no. Imam Ibnu Abdil Barr juga mengatakan dalam At-Tamhid (1/127): “Saya tidak mengetahui persilanganpendapat di kalangan ulama kaum muslimin bahwa kera tidak boleh dimakan dan tidak boleh dijual karena tidak ada manfaatnya. Ibnu Khuzaimah. Apakah termasuk binatang buas yang haram ataukah tidak ? Pendapat yang rajih bahwa musang adalah halal sebagaimana pendapat Imam Ahmad dan Syafi‟i berdasarkan hadits : “Dari Ibnu Abi Ammar berkata: Aku pernah bertanya kepada Jabir tentang musang.anjing. Lalu aku bertanya: apakah boleh dimakan ? Beliau menjawab: Ya. Al. Adapun hewan yang diterkam binatang buasa apabila dijumpai masih hidup (bernyawa) seperti kalau tangan dan kakinya masih bergerak atau masih bernafas kemudian disembelih secara syar‟i. Hadits ini secara jelas menunjukkan haramnya memakan binatang buas yang bertaring bukan hanya makruh saja. Demikianpula anjing. 6. HR.”. harimau. .beruang. 476 oleh Al-Albani. 1933) Perlu diketahui bahwa hadits ini mutawatir sebagaimana ditegaskan Imam Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid (1/125) dan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam I‟lamul Muwaqqi‟in (2/118-119) Maksudnya “dziinaab” yakni binatang yang memiliki taring atau kuku tajam untuk melawan manusia seperti serigala. maka Allah mengharamkan hal itu bagi kaum mukminin. Nasa‟i (5/191) dan dishahihkan Bukhari. Al-Hakim. Semua itu haram dimakan”. macan tutul. Semua itu hukumnya haram dengan kesepakatan ulama. maka hukumnya adalah haram sekalipun darahnya mengalir dan bagian lehernya yang kena. Ibnu Qoyyim serta Ibnu Hajar dalam At-Talkhis Habir (1/1507).Baihaqi. (Lihat Syarh Sunnah (11/234) oleh Imam Al-Baghawi). BINATANG BUAS BERTARING Hal ini berdasarkan hadits : “Dari Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda: “Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan” (HR. maka hewan tersebut adalah halal karena telah disembelih secara halal.5. Tirmidzi. Semuanya sama saja bagiku (keharamannya). Orang-orang jahiliyah dulu biasa memakan hewan yang diterkam oleh binatang buas baik kambing.gajah dan seluruh binatang buas yang bertaring.sapi dsb. (Shahih. apakah ia termasuk hewan buruan ? Jawabnya: “Ya”. unta. serigala atau anjing lalu dimakan sebagiannya kemudia mati karenanya. Dan kami tidak mengetahui seorang ulama‟pun yang membolehkan untuk memakannya. (lihat At-Tamhid (1/111) oleh Ibnu Abdil Barr.kera dan sejenisnya. Abu Daud (3801). Tirmidzi (851). Pendapat yang menyatakan makruh saja adalah pendapat yang salah. singa.

Abu Hanifah. Ahmad. Kedua : Halalnya daging kuda. HR Abu Daud (3789). Ibnu Hibban (5272). Ahmad (3/356). Sebab musang tidaklah termasuk kategori binatang buas. elang dan sejenisnya”. Imam Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim 13/72-73: “Dalam hadits ini terdapat dalil bagi madzab Syafi‟i.Lantas apakah hadits Jabir ini bertentangan dengan hadits larangan di atas? ! Imam Ibnu Qoyyim menjelaskan dalam I‟lamul Muwaqqi‟in (2/120) bahwa tidak ada kontradiksi antara dua hadits di atas. (HR Bukhori no. 1934) Imam Al-Baghawi berkata dalam Syarh Sunnah (11/234): “Demikian juga setiap burung yang berkuku tajam seperti burung garuda. Nasa‟i (7/201). Dalam hadits di atas terdapat dua masalah : Pertama : Haramnya keledai jinak. AL-JALLALAH . bighal dan khimar. maka hukumnya halal dengan kesepakatan ulama. BURUNG YANG BERKUKU TAJAM Hal ini berdasarkan hadits : Dari Ibnu Abbas berkata: “Rasulullah melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam” (HR Muslim no. Ahmad. (Lihat Sailul Jarrar (4/99) oleh Imam Syaukani). (Lihat Subulus Salam (4/146-147) oleh Imam As-Shan‟ani). 2811). Ibnu Juraij berkata: “Apakah sahabat Rasulullah ? Jawabnya : Ya. Ini merupakan pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat. Baihaqi (9/327). Ibnu Abi Syaiban meriwayatkan dengan sanadnya yang sesuai syarat Bukhari Muslim dari Atha‟ bahwa beliau berkata kepada Ibnu Juraij: ” Salafmu biasa memakannya (daging kuda)”. tabi‟in dan ulama setelah mereka berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas seperti di atas.” 8. Adapaun keledai liar. 4219 dan Muslim no. Ishaq bin Rahawaih dan mayoritass ulama salaf berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas di atas. 9. mereka menyembelih kuda. Ini merupakan pendapat Zaid bin Ali. Lalu Rasulullah melarang dari bighal dan khimar dan tidak melarang dari kuda. Penjelasan ini disetujui oleh Al-Allamah Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (5/411) dan Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani dalam AtTa‟liqat Ar-Radhiyyah (3-28) 7. Daraqutni (4/288-289) dan Al-Baghawi dalam Syarhu Sunnah no. KHIMAR AHLIYYAH (KELEDAI JINAK) Hal ini berdasarkan hadits: “Dari Jabir berkata: “Rasulullah melarang pada perang khaibar dari (makan) daging khimar dan memperbolehkan daging kuda”. baik ditinjau dari segi bahasa maupun segi urf (kebiasaan) manusia. Daud dan mayoritas ulama tentang haramnya memakan binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. (Shahih. Syafi‟i. 1941) dalam riwayat lain disebutkan begini : “Pada perang Khaibar.

AD-DHAB (HEWAN SEJENIS BIAWAK) BAGI YANG MERASA JIJIK DARINYA Berdasarkan hadits: “Dari Abdur Rahman bin Syibl berkata: Rasulullah melarang dari makan dhab (hewan sejenis biawak). HR Abu Daud (3796). maka ini tidak termasuk kategori jalalah dan tidak haram dimakan seperti ayam dan sejenisnya…” Hukum jalalah haram dimakan sebagaimana pendapat mayoritas Syafi‟iyyah dan Hanabilah. Al-Juwaini. Abu Daud : 3785. Al-Baghawi dalam Syarh Sunnah (11/254) juga berkata: “Kemudian menghukumi suatu hewan yang memakan kotoran sebagai jalalah perlu diteliti. maka tidak lagi haram hukumnya. (Fahul Bari 9/648). Al-Fasawi dalam Al-Ma‟rifah wa Tarikh (2/318). menaiki dan memakan dagingnya”(HR Ahmad (2/219) dan dihasankan AlHafidz dalam Fathul Bari 9/648). Hadits Abdullah bin Umar secara marfu‟ (sampai pada nabi) . 10. Al-Baghawi dan Al-Ghozali. Benar terdapat beberapa hadits yang banyak sekali dalam Bukhari Muslim dan selainnya yang menjelaskan bolehnya makan dhob baik secara tegas berupa sabda Nabi maupun taqrir (persetujuan Nabi). 2390). Abu Daud no.” (HR. Sebab diharamkannya jalalah adalah perubahan bau dan rasa daging dan susunya. Pendapat ini dikuatkan oleh imam Syaukani dalam Nailul Authar (7/464) dan Al-Albani dan At-Ta‟liqat Ar-Radhiyyah (3/32). AlHafidz Ibnu Hajar menjelaskan (9/648): “Ukuran waktu boelhnya memakan hewan jalalah yaitu apabila bau kotoran pada hewan tersebut hilang dengan diganti oleh sesuatu yang suci menurut pendapat yang benar. (Hasan. Al-Qoffal. Pendapat ini juga ditegaskan oleh Ibnu Daqiq Al-‟Ied dari para fuqaha‟ serta dishahihkan oleh Abu Ishaq Al-Marwazi. “Dalam riwayat lain disebutkan: Rasulullah melarang dari memakan jallalah dan susunya. (Sanadnya shahih sebagaimana dikatakan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648). 2558 dengan sanad shahih). Apabila pengaruh kotoran pada daging hewan yang membuat keharamannya itu hilang. (Lihat Fathul Bari (9/648) oleh Ibnu Hajar). Diantaranya . Baihaqi (9/326) dan dihasankan Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (9/665) serta disetujui oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no. Apabila hewan tersebut memakan kotoran hanya bersifat kadang-kadang. Ibnu Abi Syaiban dalam Al-Mushannaf (5/147/24598) meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa beliau mengurung ayam yang makan kotoran selama tiga hari. Maksud Al-Jalalah yaitu setiap hewan baik hewan berkaki empat maupun berkaki dua-yang makanan pokoknya adalah kotoran-kotoran seperti kotoran manuasia/hewan dan sejenisnya.”. Tirmidzi: 1823 dan Ibnu Majah: 3189). (HR. bahkan hukumnya hahal secara yakin dan tidak ada batas waktu tertentu. “Dari Amr bin Syu‟aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: Rasulullah melarang dari keledai jinak dan jalalah.Hal ini berdasarkan hadits : “Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah melarang dari jalalah unta untuk dinaiki.

347). Dengan demikian binatang . anjing hitam. Haramnya hewan-hewan di atas merupakan pendapat mayoritas ahli ilmu sekalipun ada perselisihan di dalamnya kecuali semut. ” (HR. Ibnu Hibban (7/463) dan dishahihkan Baihaqi dan Ibnu Hajar dalam At-Talkhis 4/916).318) dan dishahihkan Ibnu Hajar dan Al-Albani). Muslim no. Ibnu Majah (3224). karena seandainya boleh dimakan. 12. HEWAN YANG DIPERINTAHKAN AGAMA SUPAYA DIBUNUH “Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: Lima hewan fasik yang hendaknya dibunuh. BINATANG YANG HIDUP DI 2 (DUA) ALAM Sejauh ini BELUM ADA DALIL dari Al Qur‟an dan hadits yang shahih yang menjelaskan tentang haramnya hewan yang hidup di dua alam (laut dan darat). Utsman dan Ibnu Abbas bahwa seluruh bangkai laut hukumnya halal kecuali katak (lihat pula Al-Majmu‟ (9/35) . Abu Daud (5267). Aunul Ma‟bud (14/121) oleh Adzim Abadi dan Taudhihul Ahkam (6/26) oleh Al-Bassam) 13. 1829 dengan lafadz “kalajengking: gantinya “ular” ) Imam ibnu Hazm mengatakan dalam Al-Muhalla (6/73-74): “Setiap binatang yang diperintahkan oleh Rasulullah supaya dibunuh maka tidak ada sembelihan baginya. “Dari Ummu Syarik berkata bahwa Nabi memerintahkan supaya membunuh tokek/cecak” (HR. (HR Ahmad (3/453). (Lihat Subul Salam 4/156. Faaidhul Qadir 6/414 oleh Al-Munawi). tawon. HEWAN YANG DILARANG UNTUK DIBUNUH “Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah melarang membunuh 4 hewan : semut. burung hudhud dan burung surad. Imam Ibnu Abdil Barr berkata dalam At-Tamhid (6/129)” “Tokek/cecak telah disepakati keharaman memakannya”. nampaknya disepakati keharamannya. Adhwaul Bayan (1/59) oleh Syaikh As-Syanqithi.5536 dan Muslim no. Haramnya katak secara mutlak merupakan pendapat Imam Ahmad dan beberapa ulama lainnya serta pendapat yang shahih dari madzab Syafe‟i. Abu Daud (5269). saya tidak memakannya dan saya juga tidak mengharamkannya.” (HR Bukhari no. Nasa‟i (4355). Bukhari no. Al-Abdari menukil dari Abu Bakar As-Shidiq. Al-Mughni (13/345). baik di tanah halal maupun haram yaitu ular. karena Rasulullah melarang dari menyia-nyiakan harta dan tidak halal membunuh binatang yang dimakan” (Lihat pula AlMughni (13/323) oleh Ibnu Qudamah dan Al-Majmu‟ Syarh Muhadzab (9/23) oleh Nawawi). Imam Syafi‟i dan para sahabatnya mengatakan: “Setiap hewan yang dilarang dibunuh berarti tidak boleh dimakan. Umar. 1198 dan Bukhari no. Nailul Authar 8/465-468. lalu Rasulullah melarang membunuhnya. ” (HR Ahmad (1/332. tikus.” (Lihat Al-Majmu‟ (9/23) oleh Nawawi). “Dari Abdur Rahman bin Utsman Al-Qurasyi bahwasanya seorang tabib pernah bertanya kepada Rasulullah tentang kodok/katak dijadikan obat.“Dhab. 3359 dan Muslim 2237). Al-Hakim (4/410-411). tentu tidak akan dilarang membunuhnya. Baihaqi (9/258. 1943) 11.

Atha‟. baik yang kembalinya kepada ruh maupun jasad. anjing. Ada yang diharamkan karena dzatnya. Thawus. Makanan yang haram dalam Islam ada dua jenis: 1.yang hidup di dua alam dasar hukumnya “asal hukumnya adalah halal kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Misalnya: makanan dari hasil mencuri.pernah bersabda: َُّ‫أًٌَُّب نَحى ََجَذَ يٍَ انحشاو فَبنَُّبس أَٔنَى ن‬ ْ ُ ٍْ َ ِ َ َ ْ ِ “Daging mana saja yang tumbuh dari sesuatu yang haram maka neraka lebih pantas untuknya”. Syai‟bi dan Al-Auza‟i (lihat Al-Mughni 13/346). Berikut contoh beberapa dalil hewan hidup di dua alam : KEPITING – hukumnya HALAL sebagaimana pendapat Atha‟ dan Imam Ahmad. akal. dan jasad. Maksudnya asal makanannya adalah halal. sesajen perdukunan. yang mana baik atau buruknya keempat perkara ini sangat ditentukan setelah hidayah dari Allah. Hal ini tidak lain untuk menjaga kesucian dan kebaikan hati. Demikian pula sebaliknya Allah mengharamkan semua makanan yang memudhorotkan atau yang mudhorotnya lebih besar daripada manfaatnya. seperti: bangkai. Maksudnya asal dari makanan tersebut memang sudah haram. 2. ruh. Karenanya Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam.(Lihat AlMughni 13/344 oleh Ibnu Qudamah dan Al-Muhalla 6/84 oleh Ibnu Hazm). . babi. khamar. dan lain sebagainya. Hasan Al-Bashri dan fuqaha‟ Madinah. Allah -Subhanahu wa Ta‟alamenghalalkan semua makanan [1] yang mengandung maslahat dan manfaat. akan tetapi dia menjadi haram karena adanya sebab yang tidak berkaitan dengan makanan tersebut. Ada yang diharamkan karena suatu sebab yang tidak berhubungan dengan dzatnya. Laits. dan selainnya. KURA-KURA dan PENYU – juga HALAL sebagaimana madzab Abu Hurairah. (Lihat Al-Mushannaf (5/146) Ibnu Abi Syaibah dan Al-Muhalla (6/84). Muhammad bin Ali. darah. upah perzinahan. baik kepada individu maupun masyarakat. Syafe‟i.dengan makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia yang kemudian akan berubah menjadi darah dan daging sebagai unsur penyusun hati dan jasadnya. Makanan Halal & Haram Dari A Sampai Z Termasuk di antara keluasan dan kemudahan dalam syari‟at Islam. makanan yang disuguhkan dalam acara-acara yang bid‟ah. ANJING LAUT – juga HALAL sebagaimana pendapat imam Malik. KATAK/KODOK – hukumnya HARAM secara mutlak menurut pendapt yang rajih karena termasuk hewan yang dilarang dibunuh sebagaimana penjelasan di atas.

maka ini menunjukkan bahwa hukum asalnya adalah halal dan boleh. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta‟ala: ‫نٍَظ عهَى انَّزٌٍَ ءايُُٕا ٔعًهُٕا انصبنِحبد جَُبح فًٍِب طَعًٕا إِرا يب ارَّقَٕا ٔءايُُٕا ٔعًهُٕا انصبنِحبد‬ َ َ ْ ِ َ َّ ِ َ َ ِ َ َ َ َ َ ْ َ َ ُ ِ َ ٌ ُ ِ َ َّ َ َ ِ “Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu.Satu hal yang sangat penting untuk diyakini oleh setiap muslim adalah bahwa apa-apa yang Allah telah halalkan berupa makanan. Faidah:Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan. apabila mereka bertakwa serta beriman. maka untuk lebih membantu memahami pembahasan. -Pendahuluan Pertama: Asal dari semua makanan adalah boleh dan halal sampai ada dalil yang menyatakan haramnya. (QS. -Pendahuluan Kedua: Manhaj Islam dalam penghalalan dan pengharaman makanan adalah “Islam menghalalkan semua makanan yang halal. karena Allah tidaklah memberikan nikmat kecuali yang halal dan baik. suci. dan tidak mengandung mudhorot.tidaklah menghalalkan yang baik-baik kecuali bagi siapa yang akan menggunakannya dalam ketaatan kepada-Nya. Al-An‟am: 119) Maka semua makanan yang tidak ada pengharamannya dalam syari‟at berarti adalah halal [2]. Allah -Ta‟ala. Dalam ayat yang lain: ٍَّ‫ٔقَذ فَصم نَكى يب حشو عهٍَكى إِ ََّّل يب اضطُشسرُى إِن‬ ِ ْ ْ ِْ ْ َ ْ ُ ْ َ َ َّ َ َ ْ ُ َ َّ ْ َ “Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu. yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu”. seperti memberikan daging dan roti kepada orang yang akan minum-minum khamar atau akan menggunakannya dalam kejelekan” [3]. dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh”. Al-Ma`idah: 93) Karenanya tidak boleh menolong dengan sesuatu yang mubah jika akan digunakan untuk maksiat. [Muqaddimah Al-Luqothot fima Yubahu wa Yuhramu minal Ath'imah wal Masyrubat dan muqaddimah Al-Ath'imah karya Al-Fauzan] Sebelum kita menyebutkan satu persatu makanan dan minuman yang disebutkan dalam AlQur`an dan Sunnah beserta hukumnya masing-masing. (QS. (QS. . Al-Baqarah: 29) Ayat ini menunjukkan bahwa segala sesuatu -termasuk makanan.yang ada di bumi adalah nikmat dari Allah. “Hukum asal padanya (makanan) adalah halal bagi seorang muslim yang beramal sholeh. maka disitu ada kecukupan bagi mereka (manusia) untuk tidak mengkonsumsi makanan yang haram. karena Allah -Ta‟ala. kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya”. baik. bukan dalam kemaksiatan kepada-Nya. kami dahului dengan beberapa pendahuluan.berfirman: ‫ْٕ انَّزي خهَق نَكى يب فًِ اْلَسض جًٍعب‬ ً ِ َ ِ ْ ْ َ ُْ َ َ ِ َُ “Dia-lah Allah.

harta-harta kalian. Manhaj ini ditunjukkan dalam beberapa ayat. Al-Bukhary dan Muslim) Faidah: .baik dengan segera maupun dengan cara perlahan. dan yang sejenisnya. Al-Baqarah: 195) Juga sabda Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam-: ‫َّلَ ضشس َّٔلَ ضشاس‬ َ َ ِ َ َ َ َ “Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain”. rokok. Al-A‟raf: 157) Allah melarang melakukan apa saja -termasuk memakan makanan. dan kehormatan-kehormatan kalian antara sesama kalian adalah haram”. dan yang mengandung mudhorot”.telah bersabda: ‫إٌَِّ ديبئَكى ٔأَيٕانَكى ٔأَعشاضكى عهٍَكى حشاو‬ ٌ َ َ ُْْ َ ُْ َ َ ْ َ ُْ َ ْ َ ُْ َِ “Sesungguhnya darah-darah kalian.yang bisa memudhorotkan diri. khobits (jelek). (QS. (QS. narkoba dengan semua jenis dan macamnya. najis atau ternajisi. di antaranya: ََ ِ ْ ْ ُ ُ ‫ٌَبأٌَُّٓب انَُّبط كهُٕا يًب فًِ اْلَسض حَل ًَّل طٍَِّجًب‬ َ َّ ِ “Hai sekalian manusia. Adapun makanan yang haram karena diperoleh dari cara yang haram. Karenanya diharamkan mengkonsumsi semua makanan dan minuman yang bisa memudhorotkan diri -apalagi kalau sampai membunuh diri. makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi”. dalam firman-Nya: ‫َّٔلَ ر ُْهقُٕا ثِأٌَذٌكى إِنَى انزَّٓهُكخ‬ ِ َ ْ َ ُْ ِْ “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”. Misalnya: racun. (QS. maka Rasulullah Shallallahu „alaihi wasallam. (HR.demikian pula sebaliknya Islam mengharamkan semua makanan yang haram. Al-Baqarah: 168) Dan Allah mensifatkan Nabi Muhammad dalam firman-Nya: َ َ ْ ُ ِ ْ َ ُ ِّ َ َ ِ ‫ٌُٔحم نَٓى انطٍَِّّجَبد ٌُٔحشو عهٍَٓى انخجَبئِث‬ ُ ُ ُّ ِ َ “Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”.

maka beliau bersabda: ‫أُنقَُْٕب. 3.bahwa Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam. Akan tetapi jika yang kejatuhan najis adalah makanan yang berupa cairan. demikian pula sebaliknya. Al-Maidah: 4) Beliau berkata. ٔيب حٕنَٓب فَبطشحُِٕ، ٔكهُٕا عًَُكى‬ َ ْ َ َ َ ْ ْ ُْ ََ ْ ُ َ ْ ُ َْ “Buanglah tikusnya dan buang juga lemak yang berada di sekitarnya lalu makanlah lemak kalian”. jika najis ini merubah salah satu dari tiga sifatnya (bau. Makanan yang jelek (arab: khobits) ada dua jenis. Adapun ukuran kapan suatu makanan dianggap thoyyib (baik) atau khobits (jelek). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam menjelaskan makna firman Allah -Ta‟ala-: ُ‫ٌَغأَنََُٕك يبرا أُحم نَٓى قُم أُحم نَكى انطٍَِّّجَبد‬ ْ ُ ُ َّ ِ ْ ْ ُ َّ ِ َ َ َ “Mereka menanyakan kepadamu: “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?” Katakanlah: “Dihalalkan bagimu yang baik-baik. Dan bukan pula yang diinginkan darinya (thoyyib) dengan merasa nikmatnya sebagian bangsa -misalnya bangsa Arab. dan babi. dan warna) maka makanannya dihukumi najis sehingga tidak boleh dikonsumsi. contohnya adalah mentega yang kejatuhan tikus. (QS. Maka dari sini diketahuilah bahwa thoyyib dan khobits adalah sifat yang berada pada sebuah benda. yang jelek karena dzatnya -seperti: darah. (HR. rasa. dan Asy-Syarhul Kabir (11/64). Al-Bukhary) Jadi jika yang kejatuhan najis adalah makanan padat.ditanya tentang lemak yang kejatuhan tikus. ini adalah madzhab Malikiyah dan yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah sebagaimana yang akan nampak dalam ucapan beliau. dan bukan . atau menikmati apa yang dilarang oleh dokter [6]. Hukumnya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Maimunah -radhiallahu „anha.1. Lihat Majmu‟ Al-Fatawa (20/334). maka cara membersihkannya adalah dengan membuang najisnya dan makanan yang ada di sekitarnya. karena kepada merekalah asalnya diturunkan Al-Qur`an sehingga mereka yang secara langsung diajak bicara oleh syari‟at. maka hal ini dikembalikan kepada syari‟at. Makna makanan yang najis adalah jelas. 2. maka tentunya kalimat ini tidak ada faidahnya4.dan yang jelek karena salah dalam memperolehnya -seperti: hasil riba dan perjudian-. Lihat Hasyiyah Ibni „Abidin (5/194). dan bukan yang diinginkan dengannya (thoyyib) sekedar kelezatan dalam memakannya. bangkai. adapun sisanya boleh untuk dimakan. Hanya saja ini (pendapat jumhur) adalah pendapat yang kurang kuat. “Seandainya makna “yang baik” di sini adalah apa yang dihalalkan. Maka apa-apa yang dihalalkan oleh syari‟at maka dia adalah thoyyib dan apa-apa yang diharamkan oleh syari‟at maka dia adalah khabits.”.terhadap suatu makanan. Karena terkadang seorang manusia menikmati (merasa lezat) dengan apa yang membahayakan dirinya yang berupa racun [5]. maka hukumnya dirinci. Adapun jumhur ulama. mereka mengatakan bahwa yang menjadi ukuran dalam penentuannya adalah orang-orang Arab. adapun makanan yang ternajisi. Al-Majmu‟ (9/25-26).

dan sejenisnya. mereka memakan yang khobits yang telah Allah haramkan dan sebaliknya mereka tidak menyukai makanan-makanan yang Allah tidak mengharamkannya”. …. Selain hewan. dan yang berupa cairan (air dengan semua bentuknya). baik dia buas maupun tidak.dan para sahabat beliau. Demikian halnya Quraisy. Hewan air juga terbagi menjadi 2: 1. Hewan. “Maka dari sini jelaslah bahwa ketidaksukaan suku Quraisy dan selainnya (dari bangsa Arab) terhadap sebuah makanan tidaklah mengharuskan (baca: menunjukkan) pengharaman makanan tersebut atas segenap kaum mu`minin baik yang Arab maupun yang ajam (non-Arab). padahal orang-orang Arab (dahulu) telah terbiasa (menyukai) dengan memakan darah.dalam Al-Ifshoh (2/453) menukil kesepakatan ulama akan halalnya jenis ini kecuali yang mengandung mudhorot. tidak seorangpun di antara mereka yang mengharamkan makanan yang tidak disukai oleh orang Arab dan sebaliknya tidak pernah membolehkan apa yang (biasa) dimakan oleh orang Arab” [8]. benda-benda (roti. yaitu semua hewan yang tinggal jauh dari manusia dan tidak diberi makan oleh manusia. 1. yaitu semua hewan yang hidup di sekitar manusia dan diberi makan oleh manusia. -Lalu beliau membawakan hadits yang menunjukkan Nabi tidak makan biawak. Jinak. Seperti: singa. terdiri dari tumbuh-tumbuhan. Hukum hewan darat dengan kedua bentuknya adalah halal kecuali yang diharamkan oleh syari‟at [9]. Ibnu Hubairah -rahimahullah. yang rinciannya insya Allah akan datang satu persatu. yang terdiri dari hewan darat dan hewan air. . keberadaan suatu makanan biasa dimakan dan disenangi oleh sebagian bangsa atau sebaliknya mereka tidak menyukainya karena makanan itu tidak ada di negerinya. bukan karena dia haram akan tetapi karena beliau tidak biasa memakannya [7]-. bangkai. kelinci. Liar. buah-buahan. dan selainnya padahal semuanya telah diharamkan oleh Allah -Ta‟ala-.pula dianggap thoyyib karena keberadaannya sebagai makanan yang biasa dimakan (dinikmati) oleh orang-orang Arab. (semua ini) tidaklah mengharuskan Allah mengharamkan sebuah makanan kepada segenap kaum mu`minin dengan alasan mereka (sebagian bangsa) tidak terbiasa dengannya sebagaimana tidak mengharuskan Allah menghalalkan suatu makanan kepada segenap kaum mu`minin dengan alasan mereka (sebagian bangsa) terbiasa dengannya. seperti: hewan ternak 2. ayam hutan. contohnya adalah ikan dan yang sejenisnya. Bagaimana tidak. 2. -Pendahuluan Ketiga: Makanan manusia secara umum ada dua jenis: 1. Hal itu karena. . Hewan yang hidup di air yang jika dia keluar darinya akan segera mati. Dan juga sesungguhnya Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam. kue dan sejenisnya). Hewan darat juga terbagi menjadi dua.

dipukul. maka dalam hukumnya ada perselisihan. maka hukumnya adalah halal berdasarkan kesepakatan para ulama. Yang kuat adalah pendapat jumhur dari kalangan Imam Empat kecuali Imam Malik. maka pendapat yang paling kuat adalah pendapat Asy-Syafi‟iyah yang menyatakan bahwa seluruh hewan yang hidup di dua alam -baik yang masih hidup maupun yang sudah jadi bangkai. At-Tirmidzy. AnNasa`iy. اَنحم يٍزَز‬ َُ “Dia (laut) adalah pensuci airnya dan halal bangkainya”. dan Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Imam Al-Bukhary). hanya tiba-tiba diketemukan mengapung di atas air. (HR. Lihat Al-Mughny ma‟a Asy-Syarhul Kabir (11/195) 2.2. Allah -Subhanahu wa Ta‟ala. Al-Mughny ma'a Asy-Syarhul Kabir (11/84. Al-Ma`idah: 96) Adapun bangkainya maka ada rincian dalam hukumnya: 1. Jika dia mati dengan sebab yang jelas. -menurut pendapat yang paling kuat. yaitu hewan yang hidup di dua alam. Abu Daud. Bangkai Bangkai adalah semua hewan yang mati tanpa penyembelihan yang syar‟iy dan juga bukan hasil perburuan. mereka berdalilkan dengan keumuman dalil dalam masalah ini. Asy-Syarhul Kabir (2/115). Jika dia mati tanpa sebab yang jelas. Hewan yang hidup di dua alam. maka berikut penyebutan satu persatu makanan yang dibahas oleh para ulama beserta hukumnya masing-masing: 1.adalah halal untuk dimakan secara mutlak. Lihat At-Talkhish (1/9) [Al-Bidayah (1/345). mereka menyatakan bahwa hukumnya tetap halal. Mughniyul Muhtaj (4/291). Hukum hewan air bentuk yang pertama. di antaranya adalah firman Allah Ta‟ala-: ُّ‫أُحم نَكى صٍذ انجَحش ٔطَعبي‬ ُ َ َ ِ ْ ْ ُ ْ َ ْ ُ َّ ِ “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu” (QS.seluruhnya adalah halal kecuali kodok. dan Al-Majmu' (9/32.195] Adapun bentuk yang kedua dari hewan air.33). disetrum. atau karena air surut. Dikecualikan darinya kodok karena ada hadits yang mengharamkannya [11]. misalnya: terkena lemparan batu. Mereka berdalilkan dengan keumuman sabda Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam-: ْ َ ُّ ِ ْ ُ َ ُ ْ ُ ُُّ‫ْٕ انطَّٕٓس يبؤُِ. Ini adalah pendapat Al-Malikiyah dan Asy-Syafi‟iyah. Lihat Al-Majmu‟ (9/32-33) Setelah memahami ketiga pendahuluan di atas. seperti buaya dan kepiting [10].menyatakan dalam firman-Nya: .

ketiga bangkai ini halal dimakan: 1. Ikan. Al-Mauqudzah. Al-Mutaroddiyah. darah. yang ditanduk. 3. karena dia termasuk hewan air dan telah berlalu penjelasan bahwa semua hewan air adalah halal bangkainya kecuali kodok. yaitu hewan yang mati karena terkena pukulan keras. Hal ini berdasarkan hadits Abu Waqid secara marfu‟: ٌ‫يب قُطُ يٍَ انجًٍَٓخ ًْٔ حٍَّخٌ، فَٕٓ يٍزَخ‬ َْ َُ َ َ ِ َ ِ َِْ ْ ِ َ ِ َ “Apa-apa yang terpotong dari hewan dalam keadaan dia (hewan itu) masih hidup. Hewan yang mati karena dimangsa oleh binatang buas. yaitu hewan yang mati karena tercekik. 2. yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat yang tinggi. Abu Daud. yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya. 6. daging babi. kecuali yang sempat kamu menyembelihnya”. yang jatuh. Semua hewan yang disembelih untuk selain Allah walaupun dengan membaca basmalah. (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. At-Tirmidzy dan dishohihkan olehnya) Diperkecualikan darinya 3 bangkai. 8. Semua bagian tubuh hewan yang terpotong/terpisah dari tubuhnya. Semua hewan yang disembelih dengan sengaja tidak membaca basmalah. (HR. 9. 5. yang dipukul. maka potongan itu adalah bangkai”. Al-Ma`idah: 3) Dan juga dalam firmannya: ُ ‫َّٔلَ رَأْكهُٕا يًب نَى ٌُزكش اعى َّللاِ عهٍَّ ٔإََُِّّ نَفِغق‬ ٌ ْ َ ِ ْ َ َّ ُ ْ ِ َ ْ ْ َّ ِ َ “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. (QS. misalnya disetrum.َ ْ ُ ْ َ ِ ِ َّ ِ ْ َ َّ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ ْ َ ُ َّ َ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ َ ِّ ُ ‫حشيذْ عهٍَكى انًٍزَخُ ٔانذو ٔنَحى انخُضٌش ٔيب أُْم نِغٍش َّللا ثِّ ٔانًُخُِقَخُ ٔانًٕقُٕرحُ ٔانًزَشدٌَخُ ٔانَُّطٍحخُ ٔيب أَكم انغجُُ إِ ََّّل يب‬ ُ َّ َ َ َ َ َ ِ َ ِّ َ ُ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ َ‫ر‬ ‫كٍزُى‬ ْ ْ َّ “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai. Semua hewan yang mati tanpa penyembelihan. AlAn‟am: 121) Jenis-jenis bangkai berdasarkan ayat-ayat di atas: 1. An-Nathihah. 7. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan”. 4. . (QS. dan yang diterkam binatang buas. yang tercekik. Ahmad. Al-Munhaniqoh.

Telah berlalu dalilnya dalam surah Al-Ma`idah ayat ketiga di atas. (QS. (berkorban untuk) berhala.bersabda: ّ‫ركبحُ انجٍٍُِ ركبحُ أُي‬ ِ ِّ َ َ ِ ْ َ ْ َ َ “Penyembelihan untuk janin adalah penyembelihan induknya”. Berdasarkan hadits Ibnu „Umar secara marfu‟: ‫أُحم نََُب يٍزَزَبٌ ٔديبٌ، فَأَيب انًٍزَزَبٌ: فَبنغًك ٔانجشادُ. mengundi nasib dengan panah. Darah. Belalang. adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. AlMa`idah: 90 . Juga dikecualikan darinya darah yang berada dalam urat-urat setelah penyembelihan. Ahmad dan Ibnu Majah) 3. bahwa Nabi Shallallahu „alaihi wasallam. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-An‟am ayat 145: ‫“أَٔ ديب يغفُٕحب‬Atau darah yang mengalir”. sesungguhnya (meminum) khamar. Adapun kedua bangkai itu adalah ikan dan belalang. Daging babi. berjudi. ً ْ َ ً َ ْ Dikecualikan darinya hati dan limfa sebagaimana ditunjukkan dalam hadits Ibnu „Umar yang baru berlalu. Khamar. Maksudnya jika hewan yang disembelih sedang hamil. Yang diinginkan dengan daging babi adalah mencakup seluruh bagian-bagian tubuhnya termasuk lemaknya. ٔأَيب انذيبٌ: فَبنكجِذ ٔانطِّحبل‬ َ َ ْ َ ُ َ َّ َّ ِ ُ َ َ ُ َ ْ ِ َ َّ َّ َ ِ ْ َ ْ َّ ِ َََ ِ َْ “Dihalalkan untuk kita dua bangkai dan dua darah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan kecuali An-Nasa`iy. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Allah -Subhanahu wa Ta‟ala. 4. (HR. 3. [Al-Luqothot fima Yubahu wa Yuhramu minal Ath'imah wal Masyrubat point pertama] 2.2. Janin yang berada dalam perut hewan yang disembelih.”. Yakni darah yang mengalir dan terpancar. Dan adapun kedua darah itu adalah hati dan limfa”.berfirman: ٌَٕ‫ٌَبأٌَُّٓب انَّزٌٍَ ءايُُٕا إًََِّب انخًش ٔانًٍغش ٔاْلََصبة ٔاْلَص ََّلو سجظ يٍْ عًم انشٍطَبٌ فَبجزَُِجُُِٕ نَعهَّكى رُفهِح‬ ْ ِ ْ َّ ِ َ َ ِ ٌ ْ ِ ُ ْ ْ َ ُ َ ْ ْ َ ُ ِ ْ َ ْ َ ُ ْ َ ْ َ ُ ْ ُْ َ ِ َ َ َ “Hai orang-orang yang beriman. maka janin yang ada dalam perutnya halal untuk dimakan tanpa harus disembelih ulang.

melarang dari (mengkonsumsi) semua hewan buas yang bertaring”. (HR.527).dan selainnya menyatakan pengharamannya berdasarkan hadits Ibnu „Abbas -radhiallahu „anhuma-: ‫ََٓى عٍَْ كم ري ََبة يٍَ انغجَبع، ٔكم ري يخهَت يٍَ انطٍَّش‬ ْ ِ ِّ ُ َ ِ ٍ ْ َ ْ ِ ُّ ُ َ ِ ِّ ِ ٍ ِ ْ “Beliau (Nabi) melarang untuk memakan semua hewan buas yang bertaring dan semua burung yang memiliki cakar”.secara marfu‟: ‫كم يغكش حشاو، ٔكم خًش حشاو‬ ٌ َ َ ٍ ْ َ ُّ ُ َ ٌ َ َ ٍ ِ ْ ُ ُّ ُ “Semua yang memabukkan adalah haram. . Yang diinginkan di sini adalah semua hewan buas yang bertaring dan menggunakan taringnya untuk menghadapi dan memangsa manusia dan hewan lainnya. Jumhur ulama dari kalangan Imam Empat kecuali Imam Malik. Dikiaskan dengannya semua makanan dan minuman yang bisa menyebabkan hilangnya akal (mabuk). misalnya narkoba dengan seluruh jenis dan macamnya. Al-Bukhary dan Muslim) Dan dalam riwayat Muslim darinya dengan lafazh. Muslim) [Al-Majmu' (9/22). 5. dan Syarh Tanwiril Abshor ma'a Hasyiyati Ibnu 'Abidin (5/193)] 6. Semua hewan buas yang bertaring. Jumhur ulama berpendapat haramnya berlandaskan hadits di atas dan hadits-hadits lain yang semakna dengannya.Dan dalam hadits riwayat Muslim dari Ibnu „Umar -radhiallahu „anhuma. Lihat Al-Ifshoh (1/457) dan I‟lamul Muwaqqi‟in (2/117). Semua burung yang memiliki cakar. Yang diinginkan dengannya adalah semua burung yang memiliki cakar yang kuat yang dia memangsa dengannya. dan semua khamar adalah haram”. Sahabat Abu Tsa‟labah Al-Khusyany -radhiallahu „anhu. Jallalah. dan Takmilah Fathil Qodir (9/499)] 7. (HR. [Asy-Syarhul Kabir (11/66). Al-Muqni' (3/526. “Semua hewan buas yang bertaring maka memakannya adalah haram”. Mughniyul Muhtaj (4/300). seperti: elang dan rajawali.berkata: ‫أٌََّ سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى ََٓى عٍَْ كم ري ََبة يٍَ انغجبع‬ َ ِ ٍ ْ ِ ِّ ُ ِ َ ِّ “Sesungguhnya Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam.

(HR. Hukumnya adalah haram.berkata: ًِ‫أَكهَُب صيٍَ خٍجَش اَنخٍم ٔحًش انٕحش ، ََٔٓبََب انُجً صهى َّللا عهٍّ ٔعهى عٍَ انحًبس اْلَْه‬ َ َ ِ ْ َ ْ َ ُ ُ َ َ ْ َ ْ ٍ ْ َ َ َ َْ ْ ْ ْ ِ َ ِ ْ ِ “Saat (perang) Khaibar. dan Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam. Ini merupakan pendapat Imam Ahmad -dalam satu riwayat. Lihat Nailul Author (8/128). 2. dan kambing. (HR. Hanya saja mereka berselisih pendapat mengenai berapa lamanya dia dibiarkan. Lihat Al-Majmu‟ (9/28). karena dia adalah najis”. maupun yang berupa burung. dan Takmilah Fathil Qodir (9/499-500)] 8. Dikecualikan juga semua hewan air pemakan feses. Muslim) . Al-Bukhary dan Muslim) Diperkecualikan darinya keledai liar. dan sebagian gagak. [Al-Muqni' (3/527. seperti: garuda. Jika jallalah ini dibiarkan sementara waktu hingga isi perutnya bersih dari feses maka tidak apa-apa memakannya ketika itu. ayam (pemakan feses). baik berupa onta. akan tetapi yang diharamkan hanyalah hewan yang kebanyakan makanannya adalah feses dan jarang memakan selainnya.melarang dari memakan al-jallalah dan dari meminum susunya”. Dari Anas bin Malik -radhiallahu „anhu-.beliau berkata: ‫ََٓى سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى عٍَْ أَكم انجَلَّنَخ ٔأَنجَبَِٓب‬ َ ْ َ ِ َ ْ ِ ْ َ “Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. mereka berdalilkan dengan hadits Ibnu „Umar -radhiallahu „anhuma.melarang kami dari keledai jinak”. Mughniyul Muhtaj (4/304). فَإََِّٓب سجظ‬ ٌ ْ ِ َ ِ ْ ْ ِ ُ ُ ْ ِْ ُ ُْ َ ْ “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya melarang kalian untuk memakan daging-daging keledai yang jinak. angsa (yang memakan feses). Imam Lima kecuali An-Nasa`iy (3787)) Beberapa masalah yang berkaitan dengan jallalah: 1. kami memakan kuda dan keledai liar.dan salah satu dari dua pendapat dalam madzhab Syafi‟iyah. bahwasanya Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallambersabda: ‫إٌَِّ َّللا ٔسعٕنّ ٌٍََُٓبكى عٍَْ نُحٕو ِانحًش اْلَْهٍَِّخ. dan yang benarnya dikembalikan kepada ukuran adat kebiasaan atau kepada sangkaan besar. karena telah berlalu bahwa semua hewan air adalah halal dimakan. Ini merupakan madzhab Imam Empat kecuali Imam Malik dalam sebagian riwayat darinya.Dia adalah hewan pemakan feses (kotoran) manusia atau hewan lain. Tidak semua hewan yang memakan feses masuk dalam kategori jallalah yang diharamkan. (HR. Lihat Hasyiyatul Al-Muqni‟ (3/529). sapi. karena Jabir -radhiallahu „anhu. Keledai jinak (bukan yang liar).529).

9. serta merupakan pendapat Muhammad ibnul Hasan dan Abu Yusuf dari kalangan Hanafiyah.bahwa beliau bersabda: ًََُُّ‫إٌَِّ َّللا إِرا حشو شٍئًب حشو ث‬ َ َ َّ َ ْ َ َ َّ َ َ . Al-Muqni' (3/525). Al-Hanabilah. Telah berlalu dalam hadits Jabir bahwasanya mereka memakan kuda saat perang Khaibar.Inilah pendapat yang paling kuat. Lihat Al-Mughny beserta Asy-Syarhul Kabir (11/65). Ini adalah pendapat jumhur ulama dari kalangan Asy-Syafi‟iyyah. [Al-Bada`i' (5/37). “Tidak ada perselisihan di kalangan ulama zaman ini tentang pengharamannya”.daging keledai jinak dan daging baghol. di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah bahwa anjing termasuk dari hewan buas yang bertaring yang telah berlalu pengharamannya. Baghol. Dan telah tsabit dari Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam. sampai-sampai Imam Ibnu „Abdil Barr menyatakan. salah satu pendapat dalam madzhab Malikiyah. Dia adalah hewan hasil peranakan antara kuda dan keledai. Al-Muqni' beserta hasyiyahnya (3/528). [Mughniyul Muhtaj (4/291-291). Para ulama sepakat akan haramnya memakan anjing.mengharamkan -yakni saat perang Khaibar. 11. Ahmad dan At-Tirmidzy) Dan ini (haram) adalah hukum untuk semua hewan hasil peranakan antara hewan yang halal dimakan dengan yang haram dimakan. (HR.lalu kamipun memakannya”. dan Al-Bidayah (1/344]. Dan ini yang dikuatkan oleh Imam Ath-Thohawy sebagaimana dalam Fathul Bary (9/650) dan Imam Ibnu Rusyd dalam Al-Bidayah (1/3440). Mughniyul Muhtaj (4/299). [Al-Majmu' (9/27). Anjing. Semakna dengannya ucapan Asma` bintu Abi Bakr -radhiallahu „anhuma-: َْ َ ً َ ْ َ ُِ‫ََحشََب فَشعب عهَى عٓذ سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى فَأَكهَُب‬ ِْ َ “Kami menyembelih kuda di zaman Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. Al-Bukhary dan Muslim) Maka ini adalah sunnah taqririyyah (persetujuan) dari Nabi -Shallallahu „alaihi wasallam-. dan Asy-Syarhus Shoghir (2/185)] 10.berkata: ‫حشو سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى – ٌَعًُِ ٌَٕو خٍجَشٍٍ – نُحٕو انحًش اْلَغٍَّخ، ٔنُحٕو انجِغبل‬ ْ ِ َ ْ َ ْ ُ َ ِ ِ ْ ِْ ِ ُ ُ ْ َ ْ ُ ٍ َْ َ ْ َ َّ َ “Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. Ays-Syarhul Kabir (11/75). (HR. Kuda. Al-Bada`i' (5/18). Jabir -radhiallahu „anhuma. dan Majmu' Al-Fatawa (35/208)].

Gajah. Al-Muqni' (3/528). Saya bertanya lagi. “Saya bertanya kepada Jabir. dan Al-Hasan. Dan telah tsabit dalam hadits Abu Mas‟ud Al-Anshory riwayat Al-Bukhary dan Muslim dan juga dari hadits Jabir riwayat Muslim akan haramnya memperjualbelikan anjing. beliau berkata. Dan inilah yang dikuatkan oleh Imam Ibnu „Abdil Barr.tidaklah merubah bentuk (suatu kaum) sebagai hukuman (kepada mereka) menjadi bentuk yang baik dari hewan. Al-Qurthuby. karena Allah -Ta‟ala. [Al-Luqothot point ke-13] 14. . dan salah satu dari dua riwayat dari Imam Ahmad. Asy-Syafi‟iyah. dan Asy-Syarhul Kabir (11/67)] 16. “Dan monyet adalah haram. “apakah hyena termasuk hewan buruan?”. Mujahid. sehingga hal ini menunjukkan haramnya. Hyena/kucing padang pasir (arab: Dhib‟un) Pendapat yang paling kuat di kalangan ulama -dan ini merupakan pendapat Imam Asy-Syafi‟iy dan Imam Ahmad. Dan setiap orang yang masih mempunyai panca indra yang bersih tentunya bisa memastikan bahwa Allah -Ta‟ala. Kucing baik yang jinak maupun yang liar. [Al-Luqothot point ke-12] 12. maka jelaslah bahwa monyet tidak termasuk ke dalam hewan-hewan yang baik sehingga secara otomatis dia tergolong hewan yang khobits (jelek)” [13].“Sesungguhnya Allah jika mengharamkan sesuatu maka Dia akan mengharamkan harganya [12]“. Pendapat ini yang dikuatkan oleh Syaikh Al-Fauzan. beliau menjawab. dan Imam An-Nawawy -rahimahumullah-. „Ikrimah. Ini merupakan madzhab Syafi‟iyah dan merupakan pendapat dari „Atho`. Makhul.adalah halal dan bolehnya memakan daging hyena. karena walaupun bertaring hanya saja dia tidak mempertakuti dan memangsa manusia atau hewan lainnya dengan taringnya dan dia juga termasuk dari hewan yang baik (arab: thoyyib). Monyet. Musang (arab: tsa‟lab) Halal. [Al-Luqothot point ke-14] 15. Dan juga telah warid dalam hadits Jabir riwayat Imam Muslim akan larangan meperjualbelikan kucing. [Mughniyul Muhtaj (4/299).telah merubah sekelompok manusia yang bermaksiat (Yahudi) menjadi babi dan monyet sebagai hukuman atas mereka. Ini merupakan madzhab Malikiyah. “iya”. Madzhab jumhur ulama menyatakan bahwa dia termasuk ke dalam kategori hewan buas yang bertaring. Imam Ibnu Hazm menyatakan. Jumhur ulama menyatakan haramnya memakan kucing karena dia termasuk hewan yang bertaring dan memangsa dengan taringnya. Hal ini berdasarkan hadits „Abdurrahman bin „Abdillah bin Abi „Ammar. [Al-Majmu' (9/8) dan Hasyiyah Ibni 'Abidin (5/194)] 13. Ibnu Qudamah.

(HR.sebanyak 7 peperangan sedang kami hanya memakan belalang”. Hal ini juga ditunjukkan oleh perkataan Anas bin Malik radhiallahu „anhu-: ‫غضٌََٔ ٍَ ا يُ سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى عجُ غضَٔاد ََأْكم انجشاد‬ َ َ َ ْ ُ ُ ٍ َ َ َ َْ َ َ ْ َ “Kami berperang bersama Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhary dan Imam Muslim dari Anas bin Malik -radhiallahu „anhu-: َُّ‫أَََُّّ صهى َّللا عهٍّ ٔعهى أُْذي نَُّ عَضٕ يٍْ أَسََت، فَقَجِه‬ َ ِْ ٍ ْ ِ ٌ ْ “Sesungguhnya beliau (Nabi) -Shallallahu „alaihi wasallam. maka kita jawab bahwa hadits Jabir di atas lebih khusus daripada hadits yang mengharamkan hewan buas yang bertaring sehingga hadits yang bersifat khusus lebih didahulukan. Lihat Talkhishul Khabir (4/152). Saya kembali bertanya. “Kami tidak mengetahui ada seorangpun yang mengatakan haramnya (kelinci) kecuali sesuatu yang diriwayatkan dari „Amr ibnul „Ash”. Kadal padang pasir (arab: dhobbun [15]). At-Tirmidzy dan selainnya. Telah berlalu dalam hadits Ibnu „Umar bahwa bangkai belalang termasuk yang diperkecualikan dari bangkai yang diharamkan. “apakah pembolehan ini telah diucapkan oleh Rasulullah?”. [AlLuqothot point ke-16] 18. “iya”“. Imam Ibnu Qudamah berkata dalam Al-Mughny. [Al-Luqothot point ke17] 19.pernah diberikan hadiah berupa potongan daging kelinci. beliau menjawab. Atau dengan kata lain hyena diperkecualikan dari pengharaman hewan buas yang bertaring.“apakah boleh memakannya?”. beliau menjawab. Diriwayatkan oleh Imam Lima [14] dan dishohihkan oleh Al-Bukhary. Lihat Nailul Author (8/127) dan I‟lamul Muwaqqi‟in (2/117). Pendapat ini yang dikuatkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Al-Fath (9/568) dan Imam AsySyaukany. Belalang. “boleh”. Adapun jika ada yang menyatakan bahwa hyena adalah termasuk hewan buas yang bertaring. Al-Bukhary dan Muslim). Kelinci. . [Mughniyul Muhtaj (4/299) dan Al-Muqni' (3/52)] 17. maka beliaupun menerimanya”.

dan hudhud. beliau berkata: ‫ََٓى سعٕل َّللا صهى َّللا عهٍّ ٔعهى عٍَْ قَزم انصشد ٔانضفذَع ٔانًَُّهَخ ٔانٓذْذ‬ َ ِ ُ ْ ُ ْ َ ِ ْ َ ِ ْ ِّ َ ِ َ ُّ ِ ْ “Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. Lihat Al-Majmu‟ (9/10). (HR. Landak. berdasarkan hadits Abu Hurairah -radhiallahu „anhu-. Ibnu Majah dengan sanad yang shohih). Ini yang dikuatkan oleh Imam An-Nawawy dalam Syarh Muslim (13/97). Adapun larangan membunuh lebah. Dan semua hewan yang haram dibunuh maka memakannyapun haram. 21. Karena tidak mungkin seeokor binatang bisa dimakan kecuali setelah dibunuh. hal ini berdasarkan sabda Nabi -Shallallahu „alaihi wasallamtentang biawak: ‫كهُٕا ٔأَطعًٕا فَإََُِّّ حَلَل‬ ْ ُ ِْ َ ْ ُ ٌ َ “Makanlah dan berikanlah makan dengannya (dhabb) karena sesungguhnya dia adalah halal”. dan merupakan pendapat „Urwah. karena asal dari segala sesuatu adalah halal.Pendapat yang paling kuat yang merupakan madzhab Asy-Syafi‟iyah dan Al-Hanabilah bahwa dhabb adalah halal dimakan. semut. Abu Tsaur. Inilah yang . dan tidak ada satupun dalil yang menyatakan haramnya yarbu‟ ini. dan Ibnul Mundzir.melarang membunuh shurod. Kelima hewan ini haram dimakan. „Atho` Al-Khurosany. yakni beliau tidak biasa memakannya. dan lebah. (HR. burung hud-hud. kodok. Ash-shurod. Ini merupakan madzhab Asy-Syafi‟iyah dan Al-Hanabilah. Al-Bukhary dan Muslim dari hadits Ibnu „Umar) Adapun keengganan Nabi untuk memakannya. hanya saja dia bukanlah makananku”. kodok. warid dalam hadits Ibnu „Abbas yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Daud. [Al-Luqothot point ke-19 s/d 23] 22. Yarbu’. Halal. semut. Syaikh Al-Fauzan menguatkan pendapat Asy-Syafi‟iyyah akan boleh dan halalnya karena tidak ada satupun dalil yang menyatakan haram dan khobitsnya. Hal ini sebagaimana yang beliau khabarkan sendiri dalam sabdanya: ً‫َّلَ ثَأْط ثِّ، ٔنَكَُُّّ نٍَظ يٍْ طَعبي‬ ِ َ ِ َ ْ ِ َ ِ َ “Tidak apa-apa. hanyalah dikarenakan dhabb bukanlah makanan beliau. [Mughniyul Muhtaj (4/299) dan Al-Muqni' (3/529)] 20.

juga tidak halal memakan seseuatupun dari jenis serangga. anjing. Rasulullah -Shallallahu „alaihi wasallam. dan firman Allah -Ta‟ala-. dan cicak. tikus. semut. lalat. Maka semua hewan yang tidak ada cara untuk bisa menyembelihnya. Kalajengking. kecuali bangkai yang tidak disembelih” [16]. Siput (arab: halazun) darat. dan rajawali (HR. Imam Ibnu Hazm menyatakan. karena seandainya hewan-hewan tersebut halal untuk dimakan maka tentunya Nabi tidak akan mengizinkan untuk membunuhnya kecuali lewat proses penyembelihan yang syar‟iy. Telah berlalu penjelasannya pada pendahuluan yang ketiga bahwa ketiga hewan ini adalah halal dimakan. Karena semua hewan yang diperintahkan untuk dibunuh tanpa melalui proses penyembelihan adalah haram dimakan. maka telah warid dari hadits Abu Hurairah riwayat Imam Muslim tentang anjuran membunuh wazag (tokek). “Kecuali yang kalian sembelih”. kumbang. Dan telah jelas dalil yang menunjukkan bahwa penyembelihan pada hewan yang bisa dikuasai/dijinakkan.bersabda: ْ ْ ُ ِ َ ٌ ْ َ ‫خًظ فَٕاعق ٌُقزَهٍَ فًَ انحم ٔانحشو: اَنحٍَّخُ ٔانغشاة اَّلَثقَُ ٔانفَأْسحُ ٔالٍْ كهت ٔانحذٌَّب‬ َ ُ ْ َ ُ ْ َ ٍ َ َ ْ َ ُ ْ ْ ُ َ ُ ْ َ َ ْ ِ َ َ ْ َ ِّ ِ ْ “Ada lima (binatang) yang fasik (jelek) yang boleh dibunuh baik dia berada di daerah halal (selain Mekkah) maupun yang haram (Mekkah): Ular. Penyebutan makanan sampai point ke-25 di atas bukanlah dimaksudkan untuk membatasi bahwa makanan yang haram jumlahnya hanya sekitar itu. tidaklah teranggap secara syar‟iy kecuali jika dilakukan pada tenggorokan atau dadanya. maka tidak ada cara/jalan untuk memakannya. dan kelelawar. “Tidak halal memakan siput darat. tokek. Muslim) Adapun tokek dan -wallahu a‟lam.diikutkan juga kepadanya cicak. cacing. dan kepiting (arab: sarthon). Kura-kura (arab: salhafat). tikus. nyamuk dan yang sejenis dengan mereka. ular. seperti: tokek (masuk juga cicak). serangga kecil. gagak. anjing laut. kutu. [Bidayatul Mujtahid (1/344) dan Tafsir Asy-Syinqithy (1/273)] 24. berdasarkan firman Allah -Ta‟ala-. “Diharamkan untuk kalian bangkai”. [Hasyiyatul Muqni' (3/528) dan Mughniyul Muhtaj (4/299)] 23. akan tetapi yang kami inginkan dengannya hanyalah menjelaskan kaidah umum dalam masalah ini yang bisa dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghukumi hewanhewan lain yang tidak sempat kami sebutkan. [Al-Luqothot point ke-28 s/d 30] 25. sehingga hukumnya adalah haram karena tidak bisa dimakan. gagak yang belang. .dikuatkan oleh Imam Ibnu Qudamah dalam Al-Mughny (11/71). [Al-Luqothot point ke-31 s/d 34] Inilah secara ringkas penyebutan beberapa kaidah dalam masalah penghalalan dan pengharaman makanan beserta contoh-contohnya semoga bisa bermanfaat. lebah.

wallahul muwaffiq. maka hukumnya telah kami terangkan secara global dalam pendahuluan-pendahuluan di awal pembahasan.Adapun makanan selain hewan dan juga minuman. . yang mana pendahuluanpendahuluan ini adalah semacam kaidah untuk menghukumi semuanya.

 809.5 -:7:3 .-07.2805079-:7:3.. 0.3800383./. 2.3 :.2$.2.  02. :82 ...3/.3 -07::9.7:/.7 $.9.

3.9.3 2.7/. 2.7.7 /. 20.8.:/ /./  .3./.7.-7-07.3.32. 20.7.3 -3.  #:4734 /.7 2070.2.7/.7.23.3:8234  /.  .: #.73 /./.3:/.7.5..8 :.3-:7:3.-.20. -..9 /./98 .  # -: .9.- $.7 .  $.7.31.8 .3-07/.7 -.32.3 9/.  .-.. 9039.3 -079.7 2. -. /.2 .507./. 202.  2..2   #   .7 :/./98 3 907/..8::.3 -:. #.3-03 !.507./.35.8::.1   -: .3-07::9.8.:/   .3 .3/.479.3 /.3 2.3 /.3 202507-40..9.3 /.3 /80-:9.20302-0:/.27.

   2./ .

6 .3   .  -3: --..

  .6:93 .7.

7:$:33. ::23.9:2:7:. 2070.3 0..3 . -07/.2...3 :.9/:./98 8.9.3. 3207:5. !079.8.7.2$.2.  ./98/...3.38.8 805079 / ..8  /.2.34   ./.: .7  2.-.5.23.2. /. 8090.- 3 /..7.2.9.7.3 :.9.8./98 ..2..7 .9 $.3503/.9  9.77.3 0805.00/.:3 00/. .3 .. ..8907/.5./.5.  /. /03.

9 :.3 808:.1 -07/.3  0/:./.3 /03.3 .8::. 05./ 8./3.  -.3 8. 402. /..8 / . .3. 202. /.3 :/./-3 $.3. 3207:5. -3: :7../98 8.3:/.9.7 :82 /.2$...6-3 #.:. /.  $.3 207..1  2.9.-07..2 .33..3 0./98 ..9.88 :.2. 8.8.9$:-::8$. 5. 8.8.7 9..9#... -0.9.-..  -3: :7.8  -3: - $.5./.7.3503/..: -07..9.-.12: -..8.3 2..479.-3.  .7.

   402.28 $.3 .3     .

.:/ 34 /03.  .. #.:39:/3.7.3 .33. 3.3 202.3 /.3.7 00/.7.  #  -:.9. /.3 .3./8..8::.7./.38:8:3.7 -07.8.38.3#.20.27.  .  203.8::.3 /. 20. -07.9.3.9.7 .3/80-:9.7202. 3 -07/. # 2.8::.7 27 -3 $: .7-3:&2..:39.#.:/ %72//.  # -:..3/. /.3-3:.. 20...7.7 ./98  ./ ... /..7 .03..3/..- /.

3.1//.3 /.2.7..3  .  /.8.9:.

8:/  . 025..3. 4947.3 5443.:5:3 -07.3 -07.5 0. ...9 2.  .. /:.9: 809.3 4947. 0.3 2. .3:./.3 -.8. .3 805079 4947.3 2.

0.3 800383.3 /.7 .  .: .

2  :8.3 /.1 ..-.  -3: - $.33.

.

2...3 4947.3. -0./3.7 -./.7 -3: &2.3.2. 9.  207..2.. 8.3 .9.3 /.7  $.: 203:7:3 .1//...3 2.9.80-.2 ..7. .9:.3 80.

 .2$../..   .7$:33.

9072.3...34947.7.  ::2 .3 ../..5. 02:/.3 80-.3.2/.  .3 .7.8:.9 3 :.8.. -07.  :.1 ...3 40 -:8.7 .-.-. ./.  "411.9.34947.9 2.6 .3 . 0.39/.479..7. 503/.3  .2 /2..3 40 -3: . /8.507:/909  5.390780-:9202.  !03/.  :...39/.7 5. 1:6.2/2..66  0/ /. .9:.5.-0781..3 4.9.3800383. /90.9047.380-...3.3 203::2 8:.  8079.2.7.9:0.3 202..9.3 2. /././...8 $.3 .3 805079.

7. 503.33.7. . .3 /.7:4947..7  $0-.35..3 202-:./.7. 9: .9.30.3::23. .3 8:8:3.9:9079039:  .3/.72030.33.-. -./. 507:-.  5..3 7.8....90.3 .3 ..: /.9/.2./..2..3  2.3 -.80...- /./.1/-3:.8...7. .39/.2::23.8. /. 40-3:.-.

7 .-.5.:4947.::9../.0.7 !03/...9:-403.35.38:.:.30.3.9:.3/.3.3402.3-03.2.390780-:9.3/03.-.93/:.5.3/.  &:7.203:7:9 503/.5.3940808:.2$..9: ..202.9.9.

39 %.3/./.  /. 6. .97 #.3 -.

3 -3 $- -07. #.7.2  .380038 -../.2.3 /.:/   .7 2.8./98 . %. 20.8.7.8..7 .  ..     $$ #$# 07/.- 0.3 #-:. 71.9.7 -/:7 #.8::..3 /.3 .

6 .. .

.3 ..8.9:.7 .2.1/-3:.7/.3/.3. /.

/809::40 -.28 $.780. 8.-/....3 /4- -./98 -/:.7 907/. . -3 &2.5.7./98 .3 -403.2 :. /.- . .3. 80. 90.3/.-  .3 -. .7 :82 /.3 80.. 2.9 -0-07.5.3.33. 3.- 2.5.8.7.39.25.34   03.  8079. 2.3 2030.7.71:  8. 80.677 507809::..8 -07:5./.3 . ..:5:3 9.

31../-:3: -.8::.734  /.033.:5:3.9::.9.8.303/.3:8234    !#%$&!&& .-078...3.2-3:.#.0.9.2./.9/.2../ .78.2 :.-07.2..  #:.1.33.203. :..393.7.38.2   # :8234 /./ 9.7 34 /03.2.7.7   2. ..3.202..-/.9/..3/.:.8..33.7 9:8 .3:.339..2203.3.

/.3 /..8:5.  :3 .3.9..8::.20.9 5:.3 40#.3 .3-..3  .8::.3/50739.9.3.802-0.7. . 202-:3: -3. /.. 3.9/.3 9/. .3 ./-:3:2.7 203.703.5-3.#...   $09.3 /2..79.

/./.7:.2: $.- . 40-3:":/.2.3 .

7-07..9...  .7&22:$.. 40.-2020739.202-:3:940.38:5..-.

.9.2/ .734 /.3:82 2..29 %.2-3:-/./.77-07.  #  :.0..

  %40.

7-3:--..9.3802:9 9.20./   # 2.7.43 -:7:3:/ ://.3202-:3:0.90.8-07.33..3 -:7:3 8:7..90.#.0.3202./ ../805.2.   #&%&&& .8::.7.

:/  -3: .  -3: --..  -:.3 .

3.6/.7/.3/8..3-3:.29 %.... /.8.

1  /.703.3 202-:3:3..9  . 80.3 5.2:  ..2$.3/.7. .7.. -40 /2.-.3 .9.3.3  ...5 0.3  9039: 9/.3 /-:3: -07.3 $09. 8.3 /. 2.3 /.93.7.79 9/.  . -40 /2. 203.

 802:9  3. 0. /805./.2..23..:.2 .  .5:3 .3 / .9 $:-: $..8 207:5..3 503/.3 0.7. 0.7.9.9 2.8 ..9 0. 507808.3.3 / /.479.5.  .25. 2: 80. 40.33.23.

: :9.  .7 .

/7 ../: ".   .

8 -.  . 8047.3 -3 &982. 05.3. #.3  ":7.2. 9039.3.8::.7 -/:7 #.-- 5073.. -079.8.3 4/4. 40  :3.3 9./.

: #.9.. 20. /.7.8::.  # 2./ ./.3 4-.9  .3 202-:3:3.

2 .8.:/   .     .  -: .

6 ..   .

0.9 5:.5...-$.3503/. .9.78 $/6  &2.3  .:9::23. .3 /8.92..7 &982.503/.//.7/.5.3-3:..7-:.7203:/.23..38.   /.5.3./.9.72./.8-.3-3:--. 8079.9.2:9.33.7.207:5....:..:.2:  .10   -/.3/..7.2..22.80..80:7:-.3 -.3-0-07.

   :3 .

:.3 .. /.

 40$.8 $.369  :3:. -:/ .

 40/2-.2 .//.3%.:/:.

7  ":7 .7.9.88.2 . . 40 . .3 /.3 /:5 / /:.: 3 &   /./98 .8.3 .3 /02.2   %&! &  $0.3 .3 8.3 .3 /. 0.3 9039.9  03.3 ..3 -3.:9 /.23.3 2030.7.

.:. ..2 !%  ::23.3.2 2.8. 503/.33.  80-..2.4394-0-07./.3/:5//:.8.2 /.9 9...5./. ::23.0.3 /:5 / /:. ..2. /.5.9  :3. .3 2.3 203. .  07:9. 0. . .  /.7 ::23..7./ ./.

3 :..2./.40-3:":/..

9 :8. ./. 2.3 !&  :.3 .7.  .8.40-3:.1 ./3.33.2  &# &# /.  %.:8  :.3.  80-.. .31:6./-3 9.- -: :7..22.2.87/.

./.-.3 :.  -3:-$. .

3  :. $.2.10  ..98 $.3.503/.2.80-.92.9 :3.  .  &% :. -/.5.

  %.

/ -.39:2-:/.8:/..3.7 .7. 80-..203..3.7. 8:.3 2. /.3.33.  203.7 .8:/3..9 /9039:.7....3 -07:-..- ./:2.39.9 /.2.9.3.8:39:3.93./.3.307.  .7:2.703.3 2.8.2 .2 5073. . /./.8.3 -/ .3  2.3 .2.05.39.3.    ::23.390780-:9202.2.: . 2:9.2.3 02-..8.75.2...32:/47493.9:.7.7.2.- .3202:/4749.31. .3/.3. 0025.3 /03.3.8.2.80-.3/.3  808.3.9: 80-./  ..  .7.3 80-..7. ..9.  .. -.3909..703.  .03 507/::3.: -:7:3.3 /./.3 . 2.    /..3 /8::.3 ../..7808:.703.3 .7.302:/.31...7 /.7$..8...3 9/.3 2. :38:7 503:8:3 .7..3..3.. ..2.703.9..8.3 ( ..3 .0:.5030.. .%.35:. 2.3.3.:7  :5.3.3.3/.3 /. .3/:3 2.-/.9 507.3 0-.9 02.8.:.3/./.3.703.9  .3 8090./. .3 :39: 203.5/.9  -.3 802:..- $. 3 8.3.. 203.203.  /03.2/.33 . .3..7.  7:  /..38:/.8:/3.2 .72. 203:7:9 503/..3.  /.2 805079-.7. /.8  .. 0- -08.3 9/. -.8: 0 /. .0-5.3.3 .3 90780-:9  8.8.7 /.8.3.7..3 02:/..3:8.7.. 2.8 203.380-.380..3 203.3..25./:.8.8. 08:..3 .7.7... 5073.3 /03../3.3.3 /.93.3 /.  . 3 9/.22..28.3 2...:.. .7.   & &  & &    &                .3 7./.2.3. # 80.3.2. $:-.- . -07:-:3./..05.3/.9 /. .33.3.59 .:5:3..3./ /..3.7.038  /..3.:5:32.3802:./..32.7 .3/-:3:80-.2 9:-: 2..98.3 2. 9072. /.-078. -07.8:0.28.3 /.. %072..93.3.3/. . .3.9.3 /.

2../.-079.2.9: 2.7802:..::23.. ./.3( $0-0:2 9.3!079.: ..:.3.....7.25.7././.::/03.3-07/.83 2..2 -3: %.2.3 -07...3-072.3.3 /.28.3 503..703.5.3 /:3. 203438:28 2.3  .. 0. 32.:39:0-202-.802:.9 3 203:3:.33.0.0. -./. 47./. -.503/.9  805079 202-07.202..(  ..3  !03/.3 23:2. .3.2.5.3 :39: 2.3 .90. -.3 . 8..3 47...5 2:82 .9.7. :39: 9/.320307.703...-072.2  :6..3.79.39075.3.3.3 /. -.3.2  ":7+.3 05.3. ...:: ...3  && & &                   $08:3:3..  .9.3....3 8....3. 202..9-07.9.90.3 .8. 203.2.3/:32:/4749  .2.390.2070.3 .9../. .+/.8..39:202.. / -:2 .3. .8.5..8... .9.2 502-..9 50393 :39: /.:.3. -07172.2.9: .:. 9/.3.2.3 /80-:9.3/.  ..3 23:2 23:2 .3.9/... 8.  :64949 12..3 (  !03/. .32:6. .7.83 2./.2: .3 203:3.5.320307.3 /.3 .3.3 749 05.3./48.3$:33.47.2..9: .87:-.9: 5078.3203.3  ::2 .3 .3  ./..703.-08079.33. 90.3.9: 9072./.3 808:..3. 8:.../.7./..3 .9/.3-. .2203..$.38..2 /.3-07:5.3172.  & & &&& & & && & & &   & ' & & &&& &   &                                %/.3 05.8.%. 2030-:9. 2./..3.3-.8.3/.3..2.3. .3 -.::2..:. :7..2  ..3 40 809.39/.3-.38.7.3.. .2...2070..39/.2/..  9/.3 /.. ..-40/.2:23.3 ..9/..3 -.7. /.7. 2.3 0/:./. 2030.:.3 2. %. . ..380./.503./.2000..0  "$  .//2. 840  ./.::.::.2.3203:3:.9. . .  -:.3/.. 203. -..8: 2..2./.23./.3./89:.  .3:8.: 8.203. .3 /.3 . 2.32...3 ..3  /..3 ./.33.2:202..2.2.3.3-40 ...33.3-0-07..8. /..2:  "$  .2 09.5..7 .. .. 808:.2./.3 . 8. .7./..3 8. 9 2. 8047.3203:3. .8. 80./.3 /. ./.::5.8079.7 .5.//2.8.305.202-07..82:  0./-:2:39:. .5.$. %. 5.2070.-.3/.  "$  3 .9.3 2. :-. .2 503..6.3 203.3.. ..3 2:-.3 2:82 .::.-.3.3 &  '  & &   &            .3...3 .2.332.3.3 .8../. -40 203443 /03.3.9 2.703./.3. .3802:.

 /...8. 507..7.7.: 9073.3 8007. 2...-40202-.3:82  .2  3.3. .80.3. /.3.. 8.3203..79.3 .7.//.2070.79.3 .3...7.   &    &          .39.  & & & &&                    $08:3:3.3802:.3 .5. #.3 5:.2 90. $.3 ./.:5:3 /03.- $. 8.3 2.808..9./03.80...39.5.3. .3800383./.2.2  2.3  8.3. /03.. -. 2. '&& &   & &                   . .3  .23.7.3... .3.5..8 ..703..3 /72: 803/7 0 /. .  /..3:8..3/.3/9:3:..3...9..25.3.7 .3 .3./02.2: 203.6..7 ...3  "$   .323:2.3203..3. 20..7.20381.3.3  .7.39/. .:.2070.3.7/..3 ..2 203.3 .3 0472..038/.3.3/.9 / -:2  "$   .7.-/.9.:3 3.703.3 .8::.7.7.: .3/:32:/4749  ..3 -:7:  "$   7.2.3 907/.7.-:. 80-.74-..3  /.9 /. & &&   & & & & && &               .3-.8 4-98 00 /..3 .9. .. .202:/4749. 202-:3: /7  -. 9072.3. 202:/4749.8: 202.7.7.2  #  :.2...3 0472.9:..3/7803/7/.3 /7 /..-40202-..3  .1  ..7..-078..6.3203438:28802:.5:3 2..3-.: ..  2.2..3203./..3 -8.7.5.3 .3-8.2  &           %/. /50740 /.3.7. .32. /.-/. 744 /.3 ..  ..3 802:.3 .3 2.3-. 80.5.3.3 /7 ..2 0-3.2 ...22.8.2172.3 20. .8.347.3.7.2-0-07.2172.: 8...   :.3 .2.8./.

7.5 .3. 02. .3 02.3.3 . 0.80-.35:.3  2.93.8  .. 02.7..3 .-40/438:28 /02.-4-98 .3/80-:9./. 2.30.   . .. /.9/./.2./73...3 2.3 -07:5.83.9:../...9:/..: 7. /.3. /./. 2.3. / 809. 20390..7..43943. .9:.3./..3./:.8803. 9:83. 7.  . ::23.: . 9039..39:8 2..83207:-. .73.73./.3 -. 805079/.3.3.703. ..3/. .3.9  2.8.3..  -..2:3. -40 :39: /2.7  .80-.39:8 ::23.3 .3 .3.3 507:/.7.8.703./.  .-  /. 038 .3 909. .73.2.2  /9. /.5:3 88.300 .3.8 .3 9073. 2.3 -:..33.9.3 3..3 :..3  .9../. -.3  #  :.8 .3 .  /. .3. / 809..8..33.3 .8 7-.3 0.-0./ .  .3 0.9:... .3.3.  -.: 2.:-078. 805079 .3 ./.5:3 2.8 .. .79. 2.8  .2 202507403.3 5./98.3./..3 0.81.9:.2:  . 202-078..3 3. ...3 00.-/.3 00 .3 202-:. 8. /./... ./...3 3..93.3.8. & & & &  &                 :.3.3./.: .3 3.- $.3 -07. /03./::23.. 2.

38:.703. /. -.3 -. 40 8.7.. -3 -/3 ..:4-98 00 2.3.3.3.3 /..2.5. ./ ::7./.7.7 ..3 /:.2 503039:.   /...- .3/....2 -3: %. 94-/.9:2. 8./..  2070. . 05./. ..33.3 . 3 /02-..3.-98 3. 2070.3 . . 203...3 803.3 203.9..3-0..92.7 .594- -.5. /9:7:3. ..7 ..38:3 /.5:3 :2:7 :.7.3 /.3 47.3 40 8..5.8.3 7.5.3 40 $..:  /..3 05.25../.. ./.9.2.9 .5:3::7.7 . 47.. . .9  . .3.2..: 8.3408..9  . 2070.3/.3 80./.2.5. . 80-./.3  ":7+....8./.2:. .3 3.5..9 2.3. /.2./.9. .

2:  .   .

38 $.  /.-7 .7:.

3.32.9 207.2. 80-:. 0.: 8.5.-. /03.3 . . .7 83 /09..7.3./.9 .2032.2: 5.. . 28.8.  $0.././.:. 2070.3 4-98 .3/73. .3.  .3  2.:2032.7. .22030.2.3.8.3-.3 202-. 9039:3. .3-.5.33.80-. 5.3.5. 94- /. . .  / 83 .3:8.3 -.3 . -.3 /.32.38.700.3/.3 -:.  .3 207...38047.3 /. 81..38. 503/.. 3 503/. 94... 203.3 /03.   & &   & &                     070.73.3..33..3 /.3 /33. .703.- 907.3 -07.93.3 05./.:3( .3 40 /4907 (  .3-07:5.8.5.  0.3..800/.: -07..2 -3: %.58:. 2.3 -.7..  /.9.9 3 9/.3/. 1. . /.3 /..9 ..3 5:../.32.  "$  .3../.9..3./.2:.-07.3.5.3-:.  ..3 :7. . -.3 -:./../../.907.3 :. %.9.3-. ./.3.9 .9..3 /.9 :2:7  . 8.9 /03.9:2. 94.. -03/./. .2202..9.3 /33.172.9  $..

37.: .  /.3 0.7.. ..7.907-. 2.- .3../:.7/03../.5 .2070.:9/.3..:2 2:+233 -.7.: 202-.3 9/./.9  4047.- /.7...3 .3.3:8.3..8. 7.3/.33.3.38.3. -:.0-07..: 9/. 9/.32. 90.09/. .8 /. -..3 . 80-..309.8. 203.8.9/.  -3: :-./.3./.3. 9/..2  184 ././.33. ":7.7 -. 203:3:. 9/.8. 2.3203.5 .7:8.3.3.39. /8:.7.3 9/...3.9.7.33.7 9:2-: 9:2-:.:2:2. 802:.3.33.  907-. -:..(  !03/.  .3. /.2070. 0-07.9/.5 80-:.9..  5. /03./2.8 8003.35:3/.5:..2.703.8.38::":7.3.../. /.3.8..703.703.7:8..3 40 ..3909.305.33.38:.3 7.7830.5.3 -.3 -.3 8:..3 9:9/.38.3 -.-.37.3 .7..37...  .380-:./.3 5.2.3 -..3 80-.380-.3.3 7. /30073.3 05.203.8..7.3 80.3.: -0.2. 203. 5....47. 9/../98..2.3 90780-:9 . 40 47./..38. -0.. 7.8:... 203. 2070.3 ..3. 202-40.3-.9-0..3... 203:.(  .:2 2:+233 /03...038   $0. 907-.3202.2.3.80-.3 800383.3.  802:.2.3-. %. -03/. 203:.  /2.3 2.:: 90.3 4080-.- /. 203:.3.  9/.7. /.:80-.3 47.7.2.3 .3 . 749  :0 /.202.3203:3:.. /03.703.808:3:3.. . 5073./.-9/.::.:5:3.7..8.202./.- 2.3 2.3 ..3.-.5..:.8 2070.8.3.8.3 . 2.    02.7.3/.9:.2 343 7.80.3.5 .7:8.3  907/7 /.2 /. 907.33.32.3 ... 80-..-039:3.7.3:.3-.:2 2:+233 /03.3. /03.-.3 2070.703.- $.3 /32.3 4047./.3  -03/.2..34-98.8.3  503.390.2. 8003..3/.3802:.3 ..2.39/.. .8047.. 203..2.38.8..  /.3.3/803.33.3.3  -:...3 2070.../2..9: 2. 8003. 80-.3-07:5..203..2. 2.9:2.3 80...3 47..594-.3 -.

.3/.3 . 03.73. /.3./..9: 802:. .7.3 .3/.3:8.  . .3402.3907/7/.3800383.3203.38.7 .7...3.907-.9 ( .3 40 2..  .3:8.9/.7. 2.0.  .3 /:5 / ..39073..  8050790.:5:39/.3..3 /:5 / 809.7.. /.-:.7:..33.:.3 /-07 2.9  .-039:3.39/./.30.9:.7 . .9:5078..:/.3/.3/../.7 .3.  ::20. 0./-072.9/03.3:8.2.2.3/:32:/4749   0...   3.0. $0507983./   0.9:802:.03830.30/:.3 .70..72.907-.7 2.3/.3800383.82.3408.9.3 .203.3 /.3 .//:.3/.38...  -.393.203.  203: 0805.3:8.. 0:.3 8007.7 /.3. ./.7  0.9:  0.:.9. ..373.2:9.3 :.43943.

.3.:9 /..7./.2::23..9  .5.7 8:7:9 2. 2:9...7.3.8 $./.7.73.1 . 172. 025.. 2.8.3.3 2.7:.-7 .3..2: -3.30805.9:  /8097:2  /5::  .8. 0.  /. .9.   ../..7-039:..3 /.3.+/.  /. .39.9.  3 . /. 3  / . .5:3-. -07/..7.9.30..- .  203:7:9503/..:.7 . -07/. /./.703.3 8 $...9 . %.3 .:39: /2.:9 80-.5.35..2. ..2 2..2.3 .3 80../.3 0:2:2. 503/.9-. 90703.:.3./.  2070.35079..3:.3 -:7:.8.3 80-.9.. ::23.2.30593 (  ::20.3/.2:  "$  .7.35.3... 2.9 /03.3 /03.3 0.3..9  :32...3/:5//:. .. /.3.3 -07.  &   &              . .3 -..2 805079-:.3 -..8  28.3 .

 -.. /..- .38..3 . .5.:9  .3-3:.8  ...: .:/  9 %72/  3 .2 25.-/.8 . ::23.5 ..5:3 / .3..  070. 9-.+ /.    .2     &  &  &             .3 -. /.3 0.32.. 909.3 .3.9. $.7 .#./.8.8 .3.. 2. ./..3.73.2 .2::23.507808.9 9. 2./.  2070.7  2..503/.9:2:7/. -07/. 9-.35..9 0.8::.3/84. 5038:.3402.7...8..3:.3/03.3 203. 203...9./. /0902:.2 :. 80-.9.:.30:2:2.99 %.  #  -: ./.

   /.. .

  8 $.-7 .7: .

  :3: :9. .

2:  .  /.3  .

   :32. .8 $.-7 .7:.

9.:./.7 . ( .9:0.35.3 203../.503/.:5:3.2:  .5:3-039:. ( /.32.:..2 2..80:7:0../. .9.5.98 $.3:..3.8/:52..3./..5.1 ..3. 0.3.9 .3 /.503/./-...2 -.2.3-.9 .33..7..70. 80:7:3..30/:. .703./98 .3/:5//:.3 /:5//:.3203. .73.. 4/4  0.. 4/4 .38:/.

9: 5078.3  . ..9: 2.::.3/-.9.3:.83  .2.3.83 2.2 09.8405.8  2.3. 203.3..3 / .2..9.38. $:-. -07:9 5030-:9..32.-:.3.3.3.3 .:.3 8... .35.802:.3. ./.   $090.::23.:.50302-0.7 /. 503/.3....2172.7.-08079.8 507-:7:. 202.0.99.3/.%.

 /.9.2.   0.3. 09.:5:3/03.-.3.307.3.   $02:.703.3 .38.9:  .74//.9:0.3/802-0 .507-:.. /80-:9 3.703.3.2: 202.3.9.-  /.9.9:01.7.3.2172..7..3:.   $02:.35.3/802-0/03..0    .2.32.  ..3 /5::  ..50302-0.390754943.30.9.3 .3-..3.9.3202-.-.364 .7.3.82.3. .32.3803.../.3 .. /..99./2.2:20302-03.3/:  /.9/.3 .9.8   $02:.3/:400.39:-:0.3.3. $08:3:3.9.3.9/.9..-.:6:/. 80.82.8 3.33.9.32.0./8097:2   $02:.3 28.393   3 .9.3 /9.+/.5::..3.703.3-:.3.0  .3/802-0:39:80..2.9.3802..33.-07/.703.0. .     & & & &                     ..2: 202.3.29:.9:0.9:/.703.3 907.8.3 -3. .0.3 9/.3-.9:0.3 -.& &  & &   &   &   &  &    &  &   &  &   &                                                    .79025.3 .  "$  .  .. .3.2-3.90703.8:.3 -3..3.202-.:. 20302-03.8.32.9 .9..8    :9.32.3  "$  3 . .2  038 038-.9.3-:.8   :3..38025.3 /907.9.9./.3.8 0.9:0./9.32.907.40-3.3 .

3   .-.4/4  ./2.7 0. 0.:.8.79:-:3.7 .2.3/.: 5030.  5070.  # 2./.8. /.71:         &  &               5. 54943.-..-.3-07/..3 .39:..3 9:  2./.73.703.:. -07./ -:.2 0. 09.3 90..3. 9072.8: 0.. .-.3.90758..7 /.5.7.3 90754943 /.3.3 ./98 -:.:/ 9 %72//.3.7.3403.6/80.3.3/84.3 /.3  .0.3 /.../..3.8 /:5  2.3 -. ../.3... 0. 802:. .

3 -././ /.33./. /9:3:.3-.50302-0.3 0..7.2 .7./.3/:.-:8 $:3.2 507:9 0.  # 2.9 2.7.3203.3  ....+/.7...8.3 /.  .3 808:3:3.954395079. 50302-0.:-.. /.33 ..7. .3203. -07../.3 .../:.3 8./.8.9.(  .5.3. 0.8. 80-.780.. 3 -07/.2 2.7      0.2:23.3/0.7: -07.   .../.3 -07.3 . 507-:.3.2: 203/..3/.3:39:  -07.:580:7:-.3 . . .3 07/.9. /.3 /. .5:30/:..9..2.3.+  -.9:..3   :6494912.- $.7/.3  "$   . /.//..3:39:.73. .3 -07.  . $:-.39075.39.2  2./98-3: &2.321.203..3 /802-0  .47.7.3-3:.3 /.-  %0.   &  & &       !0302-0..3 /802-0 80/.87:-.9072. /. /0.:/..9.%..:.:.3 9: ./98 -3: &2../.3.. 0.. 3 .9.8- /03./. .71:  & &   & & &&  & &  & &  &&   &  &  &                                 . 2023:2 ..3.7 ..8: 507-:.:  :...3 507-:.2 507:93. . -07172.8:02.33 ..9..9 &  &  9.28:7..2.  .7.:../.2 8:7. .33/:3...-. / .3 5.3   .3 -0.:39:/2./...: ./.9 0-07:39:3.9:.9.9 :7.:7.3 47..3 /7.7 .73. 507-:.7.:.  203:3/ 3.7 -07:/  -0747-..9/..2.9 /.8.3      '& & &  ' & &  &&  &  && & &   && &                      &              .2 :7.:.. /.3-.  .:.3 0 9072../98 .8.3.2.39:-:3.9 8090.3 8..2.3.3 .9 09.3 /.3.35.-.-.3 -.7.3-072.7  .3/.3 .: /.8:/3.3..    .-/..3 .3 40 2.+/. /.  .2.5:30/:.3.3 /33.3:39:9.. 3 .3 21. .8  ./.3 /03.3/.7:8/802-0:.3.7 .2 -078.

..3:2.33.3 .3 /.   $02:.2  . /03.3. 0..3 /33. . :39: 203.... /../03.2 7.1. 2030-.73  $.9 :82 /.9:82/. 2.  $02:.  .38.3-079.71:   &    &                 $02:.-.7.8 .7./..3 .3....-.73 2./. & &  &   %&%&     &         $08:3:3.33.3-:. 802:..3 203:3. 202..3..7.8 .3 ..23. 2.8.: .3:8. :8.-.3 -079.3-079..9-:%8./.733.7.8.7/.2  ../987...7 7.7-3: &2..3:82  . 802:.3. 2.73...9  184 .2 /.3/./..3/.7 203438:28 802:.3 23:2.3 -:..9.-:.33.7.: .3: -07.2 20..3 7.. 80.2. $.: .3 / 83 .3 -079.3 .3-:.74-.../.8. .3 -:./.33.380:7:038/.2.-: 28.5 /.2.8.3802:.3 9.3202. 0.8::.3 202..3 0.#.7.73  #  :.3 /03.32.3 -8./.73 /. 0...0.3 /.

2::.66 3 .3  .  /.

3 .3 802.3 .7: . -07.3 .7. -07503/.9 .8.3.9.8 /.3/.2.5.  8 $.33./98 / .  :2:7 :.23./98 ./03.-7 ./98 .

  :3: :9. .

 .37 -847 2.8.  /.3 $. .7 %.9-3: -/3 .

3 202 . /03.8. 802:.8 7.8.3 2.3 /33...7 . 202.-:7:3./.73/...0.: .3 503.7.2.3802:.2 25.. /.: .2:  .7 ..2 .7.33.3 :.- 20.7  .3:2. -:7:3 . 2.  &    & &  &               &        0. 203.  /. (  $02:.33.:.-:7:3 ..3202.3 7../.3-:.7  # :82  .3.  805079 0.9 .33.3:39:202. .9..3 /03.7.3 /./98 -3: --.3 /..3 80.9 0.3 .2..3-079..33.3202.3802:.38. -07/..  :2:7 :.

  :63  .

3%.9"4/7 .  /. .2.

  . (  ...

 .380-.9.38.3-07:5.3....3  2.2-3 2.3  -. .-:7:3 805079..3 10808 4947.310808 .. 0.3 .310808 /.  8. .2 502./..:5:3. -07:5.3 502. 439.3.::947 ..: 0. .9. .5  /.3202..3:8.7:/.

22..5.5./. 802:.3 /.3/. . -0. 0..32.3.9:/.: .0.9.8.7 202.7 2023:28:8:3.2 3207:5..3-07.:-07.3.:-..703. ..3/03.8.  ::23.3.7.3 .8::..9/.9.  0.-$.802:.2./.7 7. $..3909.8.3:2..8...3 /. 2070.3 . & &  & %&%&          #.3 . -07.7.3  .30-.2 .3503/./2.38.. 90... .0.33.2  20.5.7/:.3./.   %/..3 80..7. 0.9047 .3 :..10808/.3.3 ..2.7./ /....3/03.5.:.. /.3...3 10808  .22.2.92...3./98-3: &2.  # 2.3 202.3 .3.503/.7 502...3 .8: /.9: :63  ..9 /.3 202..1 ....3 10808 2./.9.: .. 8..7.7. 802:.28.22.3 /.:...-07/.+   0-07..0.9:7.33./...

3 ..2:  .   .3 ..8507:93. .: 05.3/-.3  /.3802039.8.-078/.33.3 -03.9 0-.2./.3.3. -07808 503/..7..7../.5.3..9:3. 202. ..9 . 2070. 8. /-.7108082.5. ::7.8.3 .7 ..9.5./.3 05. 09. 9:  .3-08.. -07..9 20303.9/.7. . /. /02-.5.73.

   :63  .

  :3::9. .

3%.  /..2.9"4/7 .

9 507. /.3 /.3 :39: 202.-/.7 .8: .7  /....: ././..: ..2/.7.: .3.8.. /./.2 20.:.9..7  3207:5..7  ..-2.2.700/. 20.3  .:.  & & & %& && &  &  &   &                      $.3.225..3. . .280-.73.. ..3.8 -3 ..2..3/.3 00/. $..90.33.. . .. #.3 00/.3:  -./.3: -07.-7 7.: .2  -078.  # :82  ..3.- $.3 .3 /.32.  (  00/.8  #  :.703..8::../..  '&     & & & %&                   $08:3:3./.3 #. 7.7/.00/.7.73.8.37.3.. .2 202.9/.3 ...3:82  5070.-.703.7 3.3 :/.3.8. . -:.

9 .3 :.77 203. 2.7: .2...7.3 503.9  8.25.3.3.  . 8.3 3 9039.9.-7 ./.25.3 :.3 / .2. 503/.2.2 -3: -/ .3 5. . .5.9  :3 -08079. 8 $. 507808.33.3  %/.

   ./.+  .

 .  :3: :9.

   :63  .

 /..3 /. .

 &  %&%&  & &             .2  ./03.7  $02.3 #.2..2.- .   ..2.2 2.2.25:3 202... 2070.  %0.3. 503/..3. -07. 8...- $. 202.33.3.3 /:.  .7 .  8.8..9 :...5. 80-.7 7.3 8 $.3 ..  8079./.: /.8.2 9 %4.: .9 /.2  3 . .: ..3 .9..3./ -3: .8::./.-.9: 503/.3 /.8. / .5.1 .1.:.7/.3:2.8:33..7./..2 20302-0 :/.../..3..9 :2:7 :.9.382.3:82  ..(   :/.8. 507809::.3. /.: .3 :/. $./98 ..33..3 503/..3.-.5.3 3 . 8.  #  :.3 40 2.9:.: ...677.7 .7 .3.3 -: :8:1 /.9 507.3 /.-7 -..5.22.2 .+-39:-../. 207:5.

 . /..2-3:#:8//.32..2 /.

 .  :3::9.

 .   :63 -08079.3.8..

/.+  .  .

 /.3 8 $.7:8$47 .

38..7. /2.7.3 ..3 .7.8507..:/. &  &   & &       %&%&                       #.../.3 ./.3..7.2 203.2 /2. 0./..//.8.3 00/.3:2.7 /..39. ::2 :39: 802:..2.: .300/.9.3 .3 .8 507./..3 /03..3-.39..3 3 .9507.2:  .3. . $.: .-7 7.3.3.3   .8::.7.3/.4  .2  ..3.4  # 2.0. -07.3 .39 %72/  ..3 ./. 0..3.-. (  .

  8 $.-7 .7: .

9.. .3 .  /.2:  .

9 . 3 .7.  (   33  !.39. -0. ..33.. '&  & %&         &       . -.33 9072. :.../.8: /. .7.7. -07.. 805.: -078.3 203:3:.-/.33  / .: .7.8.7 0.2.2  -.. 98.: 503.73 .7 .3 . . 202.8 .3 -:.-9 /..2...3 90.23.3 ..3 .3 90.- $.  . /.3 -079.

33  :649495439 0 (  :.7.9:82.7. (  .3 .3.93. 202.733.3 .7.-0./98-:. .2. ..3 . 3 203:3:.:.3202..5.3 .3 -079.3 203.8 :/ 38477.7.3..3:82/.3 :. /.3 808:..2.9.$08:3:3.7.3.7. .:5:3.38..23.202507:.2.7/.23.33.340$..3.2:82.7.. 9072.9: 2..-9/.-0.3:. .39. .23./03.73/. !03/.92. 203..390.320507:.7.-77..3  803.3/:.3  . .7//..   .9 :.2.2.3 .2.2:  .7  :2:7 :. /.3 . 203.703..3:./98.98.8: 0.90.3 :.9.3-.-77./98.3..

  /.3 . -3 -/3 .8.

73 .70.7 0.- $. 9072. 8.3 202.. 203.. (  4309  3 207:5.3 503/.::2..7.3-072../-039:..20.3 207:5.8: /.33.2  .3402. 8. .3 . /. .3 /.:9 /./.3:8./.9072.9..0.3 -.9.7.:  /..  .1 .3-.3.3:8. . %.3 24309 80-.-/. 90./-.3 8. -8. .:/ 203..3 -079./  :3: :9.8.-98.3  .../.7 94+  72.98/.80.3 -078 9039:3.3.  /.34-98 00 (  :6494954390 (  .  :. 7.3 .38.2 203.9 /.4942..  .77  ":79:- -3:":/.3-.3 .9: /..703.32.243099/.9 . 5./.7 /:.9047 0.3 -.8. -.  .3 24309 ...:2 80-. 2025079./  .3 .9.2070. 9074430. .2...2 -3: . /.733.23 .3 -:.8 2070.3 .  9/.73 .:5:3 -079.9.3  2.3 9.- 94.803.2 .3 2. 207:-.3 -.5. 2.. . 203.8 .9: ..1 . /. ..  8 $.2-3: -/.. 9072. ::2.2..:2:.  :6494954390 (  :8.89. . -039: 8:.207:-.3 2.703.3.2. /03. .- :2:7 :.  3 207:5.  /.: 0. :..3 05.3  ..3/:. 202.7. 3/7.- ../.7 2. .33.../.. %.9 /.3 809..3 0.80042542. .3 2.8: 0/.2 2...7. /. 9/. .3 2. 7.8 2025:3.8.3.5 47.9.8: 0 /.

   :63  .

  /.-7 .7: .3 8 $.

 (  03.

3-07/.303. .3/.3-403./ .5.3:.: -07.202../98 -/:77.3.3.35.2.22.-. .9..1  /.-7  ...  $./. .3 -3 -/.3 -:7:.:.  $.3.92.9..8.28 $.7.3503/./. /.35. 05.:3  !03/.: 203..3.. -3 - 22. 9072.7  -0.3:./. -079../..87 .35.2. .7.32..5. 03.8: 0.33 207:5..3  -0.5.  .9/. -079.

.5.33.22.: 203.  -0.33.-7 .(/..8::. -079.340#. 7.:203. 02-./:.8: . -40 202.9..3..  .340 :.5..380. .3/84. -0.340 2. -40  $...5.3390. 502-40...9%.. .7 9 %72//..

3/:.9.7/...  !03/.9 3 .5.340  .9 .2  .1-3:.

3  /./.73803.3-079..:.73  .8 .- -.:..3 -079.9 ..9. 9.8..8: 0. .7 503.8 .-7 / .3 0. /.2 8 $.75. 9072. . .7.3 -079.2. /5070.3-:.3 0.8 0- :8:8 /.3 -:..5:3 .. 03.3 203.3 9.3 .: :947 .3 /. . ..3 03.9.::..3 -.9:8:80-//.7.3 -:.3-0781. ./98./.73  2.2././98 .9./98 .32.:/03. .3 203.

2::.66 3 .3 . /.

  :3::9. .

3 :63  . /.

7 27-3: 8  :6494954390 (  0.-  $.87 .3. 0...-0.7.8-3 .3 203.2. .39072.  07/.3  .  50507. 3 :.7.:5:3203072.73./.:/.3402..3/./. -0.2.35:3.8::. /-07.9.:.2.8047.: .3/5070. 7.3:82  :6494954390 (  .-/4--:3(  .3.7/.-07. . 7.32.3. ..7.:.: ..3:       %&            $08:3:3./98.3 3.29/.3 80/.: .8.5.303.3 /./.8..9.7-. (  03. -07:5.202.9.3 40 507.3/7.8:.2.2 -07507..2..3.3  #  :./..3/7..3  %0.:.-0. #. $.3.3-0./..-../98-3: &2.3.9./..2:82/...20309. 03.808:.. 2.  2.7.-07..2-3:":/.3:  & &   &   %&%& &               .35.: .3 .2  80-.: .3 /./.7 -. 54943.2  5073.2 :3  .7/..3.8..3.23...8 -3 .9. /9:3:..3/.3 -078.3..2 :.9:.

808:3:3.3/.7  /.3 :.33./.7.3 -0.8.7/...3-.3.3.33.3-07..-/./.3.3.-.3 40 2.  #  :.3. .1 .3-0.  &                      %/.3803/7 /. /...9 .!03/.3.380-.5.2 3 .-.3 /:..3:  3 .....2  9039. /...-:. .2.703.. /../98-3: &2.2.3/03.7.202.-- -:.9 ..3 207:5.7.   &&          . .33.- $.  .9.3.8. 2..3 5.3  ..: ../.-. /.8.-.5.28./.703.- 8 $..3 2. .3:82/. ..3.8.5:3003..2 $.-/.:9/.5..3.3 8. -.3. /2.3.:..3.-:39: 202..7 :82 .-- ...3  ..3./.. ./.: ..2.3-0./.. 3 -07/.

 .  :3: :9.

3 :63  . /.

3-40/.8.9/.3/.9:5:3/..3.703.. .9.1 .3503/. .. ..98 $.  $.5..34-983.3./.3203:.2/.3203..:.7.3.9 . (  .2:  .9.

/-:3:  :6494954390 8.9./03...5:3 .5:3 .7.30.7...33.3-8.3 -07/.  02.3.2  .7./98 -3: --.9.0.   8 8:74/ 4/4 802:9 -:7:3:/ :/ /.:/  ..7.8.7/ /.703. 0.8 ..: -07.22.33..:..30-./.384  /. 202.7.7.2 /-:3: 2.7. 7.//.: .3-:.3 /7.3 802:. 9/...3: -0.3202-:3:8:74/ 4/4 802:9 /.3 202-:3: 0-.3 .8::.2 20..8090./98-::7..  .3:/ :/  # -3:.3.9.8.3 40 2.3.2/2. &  &  &  &  %&%&                  #. $.38. 2:33 800447-3.3 .2 ../2./.: .

3  .7 80.3 503/.7-:  3  3.. .3 .9 &7..5.  /.- 8 $. 808:. /. .8..  94+  :748.3.1 .3 -3: :3/7  .9:5:3 /./. .3 207:5.3 203.9: .7.3 9/.3  -: %8.  3 207:5.. 8. .9..3 2.  /.23.-./. . /./(  .703.3 ../. .7-:  .:7  /..

./:./.9.3402.2 :3 .2-3:":/.2.

9::63  . .8.

 .3 :3::9. /.

3.5:3940/.7..35.. 80.2 /2. .033 :. / /.3 -0.3 202-:3: ..8::.: 574808 50302-0.. /. 2.3 .32033. -3...  2.3 90780-:9 .7.9 2.05.3:. (  .:. :39: /2. 20./98 -: :7.2 -078. .7..././..3 .-/. 2.  .7.0. .9: :9...  &.07.38.3:39:202-:3:3.7 .. 0.3 ..3.3 ..7   #. & &  &   &   && & &  &&  &    &             &                   /.:5:3 ..2 /:9.:.3 0.3 . 802:./ .: . 9:8 940 /.957480850302-0.3 -40 /-:3: -.3  .. . -07.703.3  9:8  .3  .3 2.. 7.2 0.90.7  .3 /50739.3 7..33  /.3 0..2 :82 9039.3:7.3.3 1.. 0.9..7//.....-9/.3 :39: /-:3: 9...8.. # :82  /...8 00  .3/./. 80. $. 9039:3..0.3 . 940  /.703.

3%.1878 $369 . /.

0./.3.309..-8...503/.:5030. /2.33..:9 /. :7.-8..3  :6494954390 8./.7.::. .5.7943  %0.8..-.30593 .-07.09.9 .1.7.33. (  :7.33.

3 802-0 .3 -.3  802:9  0-.3..-./.3 8080:. .0..3 .3 :39: . %.8/.8.380038/03.7  2.3..  .. 9/.  .3 172.  805079 940 2...:.7.3  %/.7.32070.  :2-.. .390..50302-0. . 202..300..3.0.9.3.3 85:9 /.9 .9  :..2 203.7.2 -3: . %.3 . .. .9:5:3 /./ (  $5:9 .  0.35.2:/.7. /:.. -07/..  /.8.7 038 807.3.3-8.7.3203:3:..0..3..2.9 807..3-. .3172. /.:3 /.8: :..3 :9: 3. 202.

9./3. /.3./.:39:-8.9/.3. ..39/.7./.. 903474.../. 8.3 5.0.3  9/.7..5 80.. .7  0./.:.20302-03.:. 2...802:..3 .7. .3. 907.:/..

.::23.3  0.3.7.33.9/..3:39:202...703../802-0 (  :6494954390 8.-.:. 803.../2.2.-8../.39/.

9..3 .22..3..5 .5.7.32.8 -.3.2 :2..3.-8.3 909. /2. :2:2 /..-072...8 -:.9.. 2030.3.39/.3 .3 0.3/. 94.8025.3.3  . /./( 3..4394 ..3.7. ::7 /.3 80-...8. ./.73./.3-08079.3-0-07..3.9 !030-:9.503.3 -8.38.3.2 2.3 .3 .33.2 33..3503.5439 0  / ./.280-:9. 2.3.25.3 2.8:/.7./.8.2..80.9..7 9:  .8024.85030-:9.. 809.31.2 203::2 0.8.43943. . 3 .3 :39: 202-..3 /03.

::23...3.2.3 503/.23:2.7..30..3 / .3..3:.3  .33.802.::..3 2. /.2 503/.8.:39:203::2802:.::.2907. 502-.116    .3.:2:.5:32.3. 503/.380.3 503/. ./././.. 4-.3/.::.::..3 2..380..90..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful