P. 1
hUKUM mERKANTILISME

hUKUM mERKANTILISME

|Views: 25|Likes:
Published by Nanie Luphi Yu
TUGAS MIKRO EKONOMI
TUGAS MIKRO EKONOMI

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nanie Luphi Yu on Sep 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2012

pdf

text

original

HUKUM MERKANTILISME

 Istilah merkantilisme berasal dari kata merchant, artinya 

 

pedagang Menurut Paham merkantilisme, setiap negara yg berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dgn negara lain. Sumber kekayaan diperoleh melalui surplus perdagangan luar negeri yg akan diterima dlm bentuk emas atau perak.Uang sebagai hasil surplus perdagangan adalah sumber kekuasaan. Paham Merkantilisme banyak dianut negara Eropah seperti Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis, Belanda, pada abad ke XVI. Selama era merkantilisme perdagangan dan perekonomian maju pesat, perkembangan literatur juga meningkat pesat sekali, tulisan-tulisan ekonomi sangat maju, baik dalam jumlah maupun mutu. Dari tulisan-tulisan ini Adam Smith memperoleh banyak sumber untuk menulis buku The wealth of nations.
AHMAD ROHANI STIE PERSADA BUNDA

TOKOH-TOKOH MERKANTILISME


Jean Bodin (1530 – 1596) adalah ilmuwan Perancis, orang pertama yg sistematis menyajikan teori tentang uang &&& harga. Berdasarkan teori Boudin inilah Irving Fisher mengembangkan teori Kuantitas Uang. Thomas Mun (1571 – 1641) seorang saudagar kaya dari Inggris menulis tentang manfaat perdagangan luar negeri. Jean Babtis Colbert ( 1619 – 1683) adalah pejabat Perancis yaitu menteri utama dibidang ekonomi & keuangan dlm pemerintahan Raja Louis xvi. Pada masa ini perdagangan dianggap sumber utama kemakmuran, konsekuensinya, kedudukan kaum saudagar semakin penting. Terjadi aliansi antara saudagar & penguasa. Kaum saudagar memperkuat & mendudkung kedudukan penguasa. Penguasapun memberi bantuan & perlindungan berupa monopoli, proteksi, dan keistimewaan-keistimewaan lainnya. Sir William Petty (1623 – 1687) mengajar di Oxford University dan banyak menulis tentang politik. Petty menganggap penting arti bekerja ( labor ) jauh lebih penting dari sumber daya tanah. Bukan jumlah hari kerja yang menentukan nilai suatu barang, melasinkan biaya yang diperlukan untuk menjaga agar [para pekerja tersebut dapat tetap bekerja. David Hume ( 1711-1776) seorang filsuf yg menulis buku of the balance of trade, membicarakan tentang harga-harga yg sebagian dipengaruhi oleh jumlah barang dan sebagian lagi ditentukan oleh jumlah uang.
AHMAD ROHANI STIE PERSADA BUNDA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->