”Kenali musuh, kenali diri sendiri, maka kemenangan tidak akan terancam.

Kenali lapangan, kenali iklim, maka kemenangan akan lengkap (Sun Tzu).”

terukur dan mudah diterima banyak pihak. 2. TUJUAN Tujuan dari penulisan ini adalah 1. maka perlu kita kaji lebih mendalam bagaimana strategi para calon bupati dan wakil bupati dan caleg dalam memenangkan pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif. LATAR BELAKANG Dalam rangka membantu para calon bupati dan wakil bupati dan Caleg untuk maju dalam pemilihan kepala daerah dan legislative harus membangun kompetensi dan kapasitas dirinya. Strategi partai Amanat Nasional dalam menghadapi pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif di kabupaten Tanah Datar . B. efektif. utamanya dalam mempersiapkan perangkat kerja strategis pemenangan pemilu dengan berbasis pada aspirasi konstituen.BAB I PENDAHULUAN A. 3. dalam membangun strategi pemenangan pemilu yang efisien. Untuk mengeksplorasi strategi komunikasi politik pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif di kabupaten Tanah Datar. Untuk memenangkan pemilihan kepala daerah dan legislatif kabupaten Tanah Datar.

Benang merah dari terjalinnya interaksi politik antara cabup dan cawabub dengan massa pemilih dapat divisualisasikan ke dalam interaksi proses komunikasi politik diantara keduanya. Strategi kampanye D. Keempat. artinya semua kelompok masyarakat harus memiliki peluang yang sama untuk berpatisipasi dalam Pemilu. Kerangka Pemikiran 1. dalam artian Pemilu bebas dan otonom. Dampak komunikasi politik dapat diukur melalui hasil pemungutan suara dalam Pemilu. RUMUSAN MASALAH Menjelaskan strategi-strategi dalam memenankan pemilu yaitu: 1. penyelenggara Pemilu yang tidak memihak dan independen12. Pertama. pemilih harus diberi keleluasaan untuk mempertimbangkan dan mendiskuiskan alternatif pilihannya dalam suasana bebas tidak di bawah tekanan dan akses informasi yang luas. Sistem Kampanye Pemilu dapat dikatakan aspiratif dan demokratis apabila memenuhi beberapa persyaratan. Pemilu harus inklusif. Kelima. harus besifat kompetetitif. Untuk itu strategi komunikasi politik yang harus digunakan ialah merawat ketokohan dan membesarkan partai. Kedua. .C. Pemilu diselenggarakan secara teratur dengan jarak waktu yang jelas. Ketiga.

1 Maret 2008. 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum . pertemuan tatap muka. Agar penyampaian pesan politik pada bagian kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif dapat diketahui oleh banyak orang pada tempat yang berbeda-beda. dan program partai politik. Penggunaan Media massa dalam bentuk pemberitaan. maka diperlukan upaya yang maksimal dalam rangka penyampaian pesan kampanye oleh Peserta pilkada dan pemilu legislative kepada masyarakat. Sedangkan metode yang dapat dipergunakan dalam pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif meliputi pertemuan terbatas. pemasangan alat peraga di tempat umum. penyebaran bahan kampanye kepada umum. Jurnal Legislasi Indonesia2 berdasarkan visi. dalam Dirjen 2 Volume 5 No. misi dan program politik yang jelas. Sedangkan kegiatan Pemilu yang berkaitan langsung dengan komunikasi politik ialah kampanye dan pemungutan suara3 Pengaturan mengenai materi kampanye cabub dan cawabub dan pemilu legislatif di kabupaten/kota meliputi visi. rapat umum. dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan. Peran Partai Politik Dalam Penyelenggaraan Pemilu Yang Aspiratif dan Demokratis.menciptakan kebersamaan dan membangun consensus1 Perundang-Undangan Departemen Hukum dan HAM. misi. penyiaran dan iklan kampanye adalah solusi efektif untuk memaksimalkan upaya penyampaian pesan politik pada 1 Wicipto Setiadi. Jakarta. media massa cetak dan media massa elektronik.

tulisan dan gambar.tahapan kegiatan kampanye tersebut. karakter. a communication campaign is an organized communication activity. Konsep Kampanye Beberapa pengertian kampanye diantaranya. Disamping keempat hal tersebut kampanye juga memiliki karakter yaitu sumber yang jelas yang menjadi penggagas. penyampai sekaligus penanggungjawab suatu produk kampanye. Setiap aktivitas kampanye komunikasi setidaknya harus mengandung 4 hal yakni: 1. Sedangkan Roger dan Storey mendefinisikan kampanye sebagai serangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu. Pesan kampanye itu sendiri dapat berupa tulisan. 2. yang bersifat naratif. serta yang dapat diterima melalui perangkat penerima pesan. interaktif atau tidak interaktif. atau suara dan gambar. biasanya dipusatkan dalam kurunwaktu dan 4. for a particular period of time. gambar. sehingga setiap individu yang . directed at a particular audience. jumlah khalayak sasaran yang besar 3. to achieve a particular goal. melalui serangkaian tindakan komunikasi yang terorganisir. tidakan kampanye yang ditujukan untuk menciptakan efek atau dampak tertentu. grafis. suara. perancang. 2.

. lebih substansial dan lebih deliberatif. oleh Hibbing dan Theiss-Morse (2002) bahwa ketimbang pembicaraan tentang isu-isu politik dan pengalaman dalam politik. Pesan sebagai elemen kampanye diartikan sebagai pernyataan ringkas yang menyebutkan mengapa pemilih harus memilih seorang kandidat tertentu.menerima pesan kampanye dapat mengindetifikasi bahkan mengevaluasi kredibilitas sumber pesan tersebut setiap saat. Orientasi calon bupati dan wakil bupati dan caleg terhadap kondisi khalayak dalam menyusun pesan politiknya perlu memperhatikan Teori Stealth democracy (demokrasi sembunyisembunyi). kecedasan. maka perlu dilakukan orientasi yang mendalam terhadap berbagai hal yang diinginkan khalayaknya. Dalam kampanye politik modern. bahwa rakyat tidak suka kampanye karena sifatnya yang negatif. pesan harus disusun dengan sangat hati-hati sebelum disebarkan dan menjadi konsumsi media dan publik. praktik-praktik dan strategi kampanye yang memberikan petunjuk tentang kepribadian. Untuk dapat menghasilkan pesan kampanye yang efektif. agar makna pesan dapat diterima secara efektif oleh audiensnya. Lawan dari pendapat ini disampaikan Lipsitz dengan membandingkannya melalui conventional wisdom (kearifan konvensional). Persoalan untuk mengemas pesan politik dalam kampanye pemilu menjadi urusan yang sangat penting bagi partai politik dan calon bupati dan wakil yang maju bersamanya. dangkal dan terlalu bergantung pada jumlah uang yang dibelanjakan. Rakyat suka pada kampanye yang lebih bersih. Pesan adalah salah satu aspek terpenting dalam setiap kampanye politik. kecakapan dan komptensi kandidat lebih mempengaruhi pilihan dalam pemilu.

Sedangkan struktur pesan mensyaratkannya atas sisi pesan (message sidedness). Pernyataan kesimpulan terkait apakah khalayak perlu disajikan kesimpulan secara eksplisit atau memberiakannya untuk menarik kesimpulan sendiri. Sisi pesan memperlihatkan bagaimana argumentasi yang mendasari suatu pesan persuasif disajikan kepada khalayak. Isi pesan juga harus menyertakan visualisasi mengenai dampak positif atas respons tertentu yang diharapkan muncul dari khalayak sasaran. Mereka senang dengan informasi yang sederhana dan dengan sesedikit mungkin menampilkan konflik atau ketidaksetujuan diantara para kontenstan Setidaknya ada 2 aspek penting yang harus diperhatikan berkaitan pengaruh pesan terhadap keberhasilan kampanye yaitu isi pesan dan struktur pesan. Kelemahannya kekuatan posisi pihak lawan tidak pernah dinyatakan secara eksplisit.Teori stealth democracy mengasumsikan rakyat walaupun tidak suka dengan kampanye. Ada beberapa model kampanye yang bisa dijadikan rujukan dalam penelitian ini yaitu . susunan penyajian (order of presentation) dan pernyataan kesimpulan (drawing conclusion). antiklimaks dan susunan pyramidal. Susunan penyajian erat kaitannya dengan cara penyusunan klimaks. belum tentu suka pada kampanye deliberatif atau diskusi isu yang lebih substansial. Bila pelaku kampanye hanya menyajikan pesan-pesan yang mendukung posisinya maka ia menggunakan pola pesan satu sisi (one sided fashion). Isi pesan mensyaratkan materi pendukung seperti ilustrasi dan kejadian bersejarah sangat berpengaruh terhadap kekuatan pesan dalam mempengaruhi sikap orang yang menerima pesan tersebut.

Jika seseorang secara sungguhsungguh mengolah pesan-pesan persuasif yang diterimanya dengan semata- . kampanye yang diidentifikasikan dengan pendekatan transmisi ketimbang interaksi dan model ini lebih bersifat satu arah. setelah itu melakukan pengelolaan kampanye yang dimulai dari perancangan sampai evaluasi. 2.1. Model ini diakhiri pada tahap mengarahkan tingkah laku khalayak. model ini dimulai dari surfacing (pemunculan). 4. Model komponensial. The Five Functional Stages Development Model. model ini memfokuskan pada tahapan kegiatan kampanye bukan pada proses pertukaran pesan antara kandidat dengan khalayak. tahap primary yaitu memfokuskan perhatian khalayak pada kandidat. memetakan daerah kampanye. 3. dan tahap terakhir adalah tahap pemilihan yang dilaksanakan saat kampanye sudah berakhir. The Communicative Functions Model. bahwa keputusan yang dibuat khalayak bergantung pada jalur yang ditempuhnya dalam memproses sebuah pesan. Berdasarkan teori Elaboratin Likelihood yang disajikan oleh pakar komunikasi persuasive Richard E Petty dan John T Caciopp. Model Kampanye Ostergaard. Kemampuan calon bupati dan wakil bupati dan caeg dalam menyusun pesan politik juga ditentukan oleh pemahamannya terhadap keputusan khalayak terhadap pesan politik yang diterimanya. langkah pertama bagi sumber kampanye adalah mengindetifikasi masalah faktual yang dirasakan.

mata berfokus pada isi pesan tersebut. Pemetaan Politik adalah untuk memenuhi informasi yg dibutuhkan oleh kandidat dan tim suksesnya. Asumsi yang mendasari teori ini adalah bahwa setiap orang dapat memproses pesan persuasive dengan cara yang berbeda. Sementara jika orang tersebut tidak melakukan evaluasi yang mendalam terhadap isi pesan yang diterimanya melainkan lebih memperhatikan daya tarik penyampai pesan. PETA POLITIK adalah untuk seberapa besar kemungkinan (kans) seorang kandidat dapat meraih kemenangan dibanding dengan kandidat lain di daerah tertentu . kemasan produk dan aspek periferal lainnya. Pemetaan Politik adalah kegiatan pengumpulan pendapat atau persepsi masyarakat terhadap berbagai hal menyangkut seorang tokoh atau kandidat kepala daerah dan caleg dengan cara mewawancarai sejumlah masyarakat. STRATEGI KAMPANYE 1. C. Pada satu situasi kita menilai sebuah pesan secara mendalam. maka ia dipandang menggunakan jalur pinggiran (peripheral route). maka orang tersebut menurut teori ini dianggap menggunakan jalur sentral (central route). B. Namun pada situasi lain kita menilai pesan sambil lalu tanpa mempertimbangkan argumen yang mendasari isi pesan tersebut. hati-hati dan dengan pemikiran kritis. Pemetaan Politik A. E.

Bagi Partai Politik:  Menentukan tim sukses berdasarkan jaringan partai Melal ui peta politk . Output dari survei ini adalah sebuah rekomendasi tentang bagaimana cara MEMPERTAHANKAN dan atau MEMPERBESAR tingkat kemungkinan seorang kandidat menang dalam PILKADA dan legislative Bagi Kandidat:  Posisi Tawar Peta politik dapat dijadikan alat bukti ilmiah yang menyakinkan/sangat kuat bagi kandidat agar parpol dan organisasi politik lainya mendukungnya. partai politik dapat menentukan jaringan berpotensi untuk memenangkan pilkada . kandidat dapat menentukan skala prioritas kampanye sehingga dana yanga ada tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif  Efektivitas Kampanye Peta politik juga dapat digunakan untuk menentukan berbagai bentuk kampanye mana yang paling efektif menarik pemilih.  Memilih Pasangan Yang Paling Tepat Peta politik dapat digunakan untuk menentukan siapa orang yang paling tepat secara taktis dan strategis untuk dijadikan pendamping  Efisiesni Dana Kampanye Dengan melihat peta politk ini.D.

2. Mengetahui variabel apa saja yang menjadi “modal” bagi kandidat lawan. jenis kelamin. Mengetahui Kekuatan dan Kelemahan Lawan 1. umur. jorong. Mengetahui basis dukungan dari kandidat lawan. Mengetahui Peta Politik Lokal peta politik ini juga akan memberikan gambaran yg komprehensif tentang peta politik local Mengetahui Kekuatan dan Kelemahan Diri Sendiri 1. klas sosial dll 3. Mengetahui kelompok/segmen masyarakat (agama. nagari dan kecamatan yang akan memberikan suaranya kepada masing-masing kandidat 2. umur. desa. suku.) mana yang mendukung dan tidak mendukung terhadap masing-masing kandidat. dilihat dari aspek agama. Mengetahui bagaimana kelebihan (citra positif) dan kekurangan (citra negatif) dari masing-masing kandidat. klas sosial. jenis kelamin. pendidikan. afiliasi politik. suku. afiliasi politik. Mengetahui seberapa besar pemilih di jorong. pendidikan. . kecamatan. nagari kecamatan. 3. Mengetahui kelebihan (citra positif) dan kekurangan (citra negatif) dari kandidat lawan.

Mengetahui berbagai usulan dari masyarakat tentang bagaimana seharusnya yang harus dilakukan oleh kandidat agar sukses dalam pilkada. dililihat dari aspek wilayah. Mengetahui masalah-masalah mendesak yang dibutuhkan masing-masing segmen social 3. Mengetahui media komunikasi (sosial dan massa) yang paling efektif digunakan oleh masyarakat. pendidikan dll 2. selebaran dll Mengetahui Masalah/Isu/Topik Sosial dan Politik Lokal 1. afiliasi politik. klas sosial. 1. misalnya spanduk. agama. Mengetahui alasan seseorang memilih calon.Mengetahui Karakteristik Perilaku Pemilih Dan Media Komunikasi 1. umur. suku. radio. Mengetahui tema kampanye yang diinginkan oleh masyarakat 2. Pemetaan Perilaku Pemilih • Memetakan pemilih berdasarkan demografi dan preferensi politik • Memetakan isu-isu strategis lokal • Memetakan nama-nama yg berpotensi menjadi kawan dan lawan • Memetakan media komunikasi yg efektif digunakan oleh pemilih • Output : Strategi Mempengaruhi Perilaku Pemilih .

• PELATIHAN MANAJEMEN TIM SUKSES Pemahaman perilaku pemilih. ceramah. targeting. STRATEGI MOBILISASI • PEMBANGUNAN JARINGAN DAN ORGAN POLITIK Design Struktur tim sukses. turnamen. komunikasi tradisional. pawai. penyusunan dan evaluasi program • PENYUSUNAN PROGRAM PEMENANGAN Design program kunjungan. organisasi tim sukses. kecamatan. kontrak politik. jorong dan perluasan jaringan sosial.2. Pemetaan Jaringan • Inventarisir Jaringan yang potensial jadi mesin politik • Memetakan wilayah dari masing-masing jaringan • Inventarisir Nama-nama yang memiliki potensi menjadi tim sukses • Ouput : Strategi Mobilisasi 3. komunikasi multimedia dan alternatif . media kampanye. peresmian. hiburan. aksi sosial. Pembentukan tim sukses tingkat kabupaten. nagari. Pemetaan Media Massa • Menginventarisir semua media massa lokal • Menganalisis Kecenderungan isi media • Menjajaki kemungkinan kerja sama • Analisis media paling efektif • Output : Strategi Pencitraan 2.

storming tim stroming yang terdiri • • pengumpul data akademis .baleho STRATEGI KOMUNIKASI SOSIAL . seminar dll • STRATEGI KOMUNIKASI ALTERNATIF 1.kunjungan-kunjungan dalam pengertian membantu masyarakat seperti contoh membantu anak yatim. target dan evaluasi program pencitraan kandidat • STRATEGI KOMUNIKASI MEDIA CETAK. korban longsor atau kebakaran STRATEGI KOMUNIKASI TATAP MUKA -ceramah. STRATEGI PENCITRAAN • PEMBENTUKAN MEDIA CENTER Mengorganisasi program. RADIO DAN TELEVISI .iklan di Koran dan radio STRATEGI KOMUNIKASI MEDIA OUT DOOR .• PEMBENTUKAN TIM KAMPANYE tim kampanye partai kualisi tim relawan • • PEMBENTUKAN TIM SAKSI PEMBENTUKAN TIM MOBILISATOR 3.

lalu ibu membeli cabe maka penjual cabe menyarankan memilih kandidat yang sama. Sebagai contoh seorang ibu pasti pergi kepasar untuk memenuhi kebutuhannya maka butuh tranportasi untuk maka tukang ojek menyarankan untuk memilih kandidat.• • • • • • tokoh masyarakat local wash brain contohnya (am rancak. maka ia telan informasi tersebut secara mentah 3 SMS PILKADA . ibu tadi tidak punya kemampuan untuk mencroscek informasi yang ia dapatkan. LINGKARAN PEMILIH Kandidat dikomukasikan oleh seluruh pelaku tranportasi dan pelaku ekonomi yang ada di wilayah tertentu. Secara nyata bahwa masyarakat Indonesia masih tradisional dan emosional berdasar fakta pemilu pileg 2009 maka secara psikologis ibu tadi telah mendapatkan pemahaman bahwa dia sudah punya pilihan dalam pilkada dan pemilu legsilatif . rizanto algamar dll) preman buya datuk-datuk tokoh pemuda local 2. lalu membeli kebutuhan lainnya maka saran yang sama didapatkan oleh ibu tadi.

arahan. pemberitahuan. is isms berupa pesan.000 nomor setiap jam. pengenalan karakter maupun ucapan-ucapan tertentu .Satu perangkat system dengan sms mampu mengirim pesan 10.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.