P. 1
Laporan Praktikum Bu Nur

Laporan Praktikum Bu Nur

|Views: 1,832|Likes:
Published by mocoz

More info:

Published by: mocoz on Sep 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

Bagian-bagian mesin sekrap adalah : (Alois, 1985)

1.Alas, dapat merupakan tuangan yang bolong atau dibuat dari baja-
pelat. Terdapat pintu-pintu masuk ke lemari alat-alat dan ke ruangan
mekanisme penggerak.
2.Dudukan, dipasang melintang eretan vertikal depan mesin dan
membawakan meja dan ragum mesin. Dudukan dinaikkan dan
diturunkan dengan tangan.
3.Meja, merupakan tuangan yang bolong yang dikerjakan dengan
mesin, dilengkapi dengan alur-alur pada permukaannya. Alur-alur ini
memungkinkan benda-benda kerja yang besar, yang tidak teratur
bentuknya, dipasang langsung pada meja. Meja dioperasikan dengan
tangan atau otomatis.
4.Lengan, tuangan berat yang bergerak horizontal, tegak lurus
terhadap meja. Untuk penyetelan dan keausan disediakan slip baja
yang disepuh keras.

Mekanisme yang mengerakkan lengan terdiri atas engkol beralur
yang dapat disetel dalam roda gigi besar. Engkol dihubungkan pada
lengan dengan perantaraan mata rantai yang bergerak bebas. Lengkapan
ini berputar pada poros bawah. Jarak yang ditempuh oleh lengan
ditentukan oleh posisi lengan dalam alur. Pada engkol terdapat
pembagian derajat untuk memudahkan penyetelan panjang langkah.
Adapun bagian-bagian engkol pada mesin sekrap adalah : (Alois, 1985)
1.Kepala, yang membawa pemegang pahat dan memberikan gerak
vertikal pada pahat. Gerak berputar juga dimungkinkan untuk
melakukan pengerjaan ke samping dan yang bersudut.

Praktikum Proses Produksi

44

2.Penopang Meja, menembus meja bolong dan memberikan
penopangan serta kekakuan selama mesin berjalan.
3.Meja Lintang, meja ini dapat digerakkan dengan tangan atau
otomatis. Bila digerakkan dengan tenaga, maka banyaknya gerak
diatur oleh posisi batang penghubung pada roda penggerak. Batang
itu dihubungkan pada lengan buai dan bila roda penggerak berputar,
lengan buai bergerak ke belakang dan ke depan. Posisi daripada pal
mengatur arah meja. Bila pal dilepaskan, meja dapat dipindahkan ke
samping dengan tangan. Meja tidak boleh bergerak selama langkah
memotong.
4.Rumah Pahat atau Rumah Klaper (Clapper Box). Rumah ini
memegang pahat dan didisain untuk mengangkatnya pada langkah yang
tidak memotong. Dengan demikian melindungi mata pemotong pahat.
Nama “clapper” berasal dari suara yang terdengar pada waktu rumah
pahat melakukan langkah balik. ( Alois,1985 )

i.

Pahat Pada Mesin Sekrap.
Pahat yang digunakan untuk menyekrap pada dasarnya serupa
dengan pahat mesin bubut, tetapi lebih besar dan lebih dalam
penampangnya, memberikan tambahan kekuatan. (Amstead ,1979)
Mesin sekrap menghasilkan permukaan-permukaan yang datar. Hal
ini dicapai oleh pahat yang bergerak horizontal ke depan dengan benda
kerja di bawahnya dan tegak lurus padanya. Benda kerja tetap diam pada
waktu pahat menyayat (pada langkah tenaga) dan berpindah pada
langkah balik pahat. Derajat penyelesaian akhir tergantung pada :
(Amstead,1979)
1.Bentuk pahat
2.Kecepatan pahat lewat di atas benda kerja; hal ini tergantung pada
jenis logam yang disekrap;
3.Kecepatan benda kerja lewat melintangi pahat, misalnya ,penyayatan
halus menghasilkan pekerjaan akhir yang baik.
4.Penerapan cairan pendingin yang tepat.

Praktikum Proses Produksi

45

Kerja pahat pada mesin sekrap di tunjukkan pada gambar 3.3. dibawah
ini :

Gambar 3.3. Kerja Pahat

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->