Hal 1 PENERAPAN BARISAN DAN DERET A.

MODEL PERKEMBANGAN USAHA Jika perkembangan variabel-variabel tertentu dalam kegiatan usaha

(misalnya:produksi, biaya, pendapatan, penggunaan tenaga kerja, penanaman modal) berpola sepertibarisan aritmetika, maka prinsip-prinsip barisan aritmetika dapat digunakan untukmenganalisa perkembangan variabel tersebut. Berpola seperti barisan aritmetikamaksudnya bahwa variabel yang bersangkutan bertambah secara konstan dari satu periodeke periode berikutnya. Contoh soal: 1.Perusahaan genteng nglames menghasilkan 3000 buah genteng pada bulan pertama produksinya. Dengan penambahan tenaga kerja dan peningkatan

produktifitas,perusahaan mampu menambah produksinya sebanyak 500 buah setiap bulan. Jikaperkembangan produksinya konstan, berapa buah genteng yang dihasilkannya padabulan kelima ? Berapa buah yang telah dihasilkan sampai dengan bulan tersebut ? 2.Besar penerimaan PT ABC dari hasil penjualan barangnya Rp 720 juta pada tahunkelima dan Rp 980 pada tahun ketujuh. Apabila perkembangan hasil penjualan tersebutberpola seperti barisan aritmetika, berapa perkembangan penerimaannya per tahun ?Berapa besar penerimaan pada tahun pertama dan pada tahun ke berapapenerimaannya sebesar Rp 460 juta ? 3.Pabrik sepatu jempol memproduksi Namun karena 10.000 situasi pasang sepatu pada yang tahun tidak

pertamaoperasinya.

perekonomian

menguntungkan,produksinya terus menyusut 500 pasang setiap tahun. Berapa produksinya: ada tahun keempat ? b.pada tahun ke-lima belas ? c.Berapa yang telah diproduksi sampai dengan tahun kesepuluh ? 4.Pabrik kecap XYZ memproduksi 24.000 botol kecap pada tahun ke-6 operasinya. Karena persaingan keras dari kecap-kecap merek lain, produksinya terus menurun secara konstan sehingga pada tahun ke-10hanya memproduksi 18.000 botol. a.Berapa botol penurunan produksinya per tahun ?

Sedangkan jumlah seluruh laba yang diperoleh selama tujuh bulan pertamasebanyak sebanyak Rp 4.Berapa produksi perusahaan Y pada tahun tersebut ? B.penduduk dunia tumbuh mengikuti pola deret ukur.Laba yang diperoleh pada bulan pertama dan peningkatan labanya per bulan Laba pada bulan kesepuluh. MODEL PERTUMBUHAN PENDUDUK Penerapan deret ukur yang paling konvensional di bidang ekonomi adalah dalamhal penghitungan pertumbuhan penduduk. sebagaimana pernah dinyatakan oleh Malthus.Perusahaan X memulai produksinya dengan 1.Jumlah hasil produksi sebuah perusahaan selama 5 tahun pertama operasinya sebanyak3.Pada tahun keberapa produksi mereka sama jumlahnya ? b.meningkat 25 unit setiap tahun.620 ribu. dan berkurang 100 unit setiapbulannya.000 unit. a. Pn = Prn-1 Dimana : P : populasi penduduk pada tahun basis (tahun pertama / ke-1) Pn : populasi penduduk pada tahun ke-n r : (1+ persentase pertumbuhan penduduk per tahun) n : jumlah penduduk Contoh soal: . Hitunglah: a.b.Jumlah laba selama setahun pertama dari kegiatan usahanya ? 6. c. 7.Berapa botol kecap yang dihasilkan selama operasinya ? 5.Pada tahun keberapa pabrik kecap XYZ ini tidak berproduksi lagi (tutup) ? c.Kapan perusahaan X akan memproduksi sebanyak 0 ? c.000 unit. Sedangkan perusahaan Y mengawali produksinya dengan 500 unit.Seorang pedagang memperoleh laba sebesar Rp 700 ribu pada bulan kelima kegiatanusahanya. pada tahun ke-6 perusahaan tersebut tutup. Hitunglah produksi pada tahunpertama dan prosentase kenaikan atau penurunan produksinya.

000 jiwa pada tahun 1975. Hitunglah jumlah penduduk kota tersebut padatahun 1984 dan tahun 2000.. Berapa jumlah penduduk pada tahun 1990 dan 2000.1. Jika tahun 1980 dianggap merupakan tahun basis a.Penduduk sebuah kota tercatat 2.10)= 1210 F2 = (P + Pi) + (P + Pi) i = P + Pi + Pi + Pi2 = P + 2 Pi + Pi2 = P (1 + 2i + i2) = P (1 + i)2 setelah 3 tahun:F3 = P (1 + i)3 setelah n tahun:Fn = P (1 + i)n dengan demikian nilai nilai di masa datang dari suatu jumlah sekarang adalah: . tingkatpertumbuhannya 4 persen per tahun.000. jika tingkat pertumbuhannya 3% per tahun ? 3.Berapa jumlah penduduk pada tahun 1980 ? c. Misal suatu modal sebesar Rp 1.(P) dibungakan secara majemuk dengan suku bunga10% per tahun (i) . Penduduk suatu kota berjumlah 100.10)= 1100 F1 =P + Pi = P(1 + i) setelah 2 tahun:F2 = 1100+ (1100 X 0.5 juta jiwa pada tahun 1982. maka besarnya modal tersebut di masa datang (F) dapat dihitungsebagai berikut: setelah 1 tahun:F1 = 1000+ (1000 X 0.Berapa persen tingkat pertumbuhannya ? b.Berapa jumlah penduduk pada tahun 1991 ? d.pada tahun berapa penduduknya berjumlah 5 juta jiwa ? C. dan diperkirakan menjadi 3 juta jiwa pada tahun 1986. BUNGA MAJEMUK Penghitungan bunga majemuk merupakan penerapan dari barisan geometri (barisan ukur). 2.Penduduk suatu negara tercatat 25 juta jiwa pada tahun 1980.

7#5  ! /-:3.33././.9./.7-.:3 .9.39.8.9:9.-07:9 8090. 90780-:9 / 2././.:3    2.3-:3.:3!    8090.5.73.3.3 ..-07:2.5.380.9 /9:380-.5.5. 07.9.39. :2.503/:/:5.9.8..9.:3 /.   && !039:3.5207:5.3.9.3042097 -. 90780-:95.:2.2.9.9.80.5.:2.9:24/.9:30.7.:3-07. 9.3::7  8.50780393./. /./:9.78.9.9.:3   93.02:/03.  507 9.02:207:5.9: 49.3/5077.:3 -. 503/:/: 5.33.:33!   3 /03...78:.39.350307.3. 24/.:3/.  507803 507 9.33.:3   !03/:/:8:. 07.3/.:3  !03/:/:80-:.  .907.:3 / 5..5079.38:: -:3.  !03/:/: 8:..33.7.9::2.3/02.80-08.95079:2-:.9.5.   . -07:2.5../.95079:2-:.5..:3 /.:3 07.:2..:9..95079:2-:.78./.:3 /.2.3   /.9./.9 :9.3/.503/:/:3./. 503/:/: 49.3 203. 8:.:3          !  ! !    8090.. -08.:3  ..49./2.88 . 5.9.93.9.5.9.:3  9:3.7.5.503/:/:5.907.:3        ! !   ! !  ! ! ! ! ! ! ! !     !    8090./. - 07..9..