P. 1
jurnal-belajar

jurnal-belajar

|Views: 193|Likes:
Published by Miskat Anwar

More info:

Published by: Miskat Anwar on Sep 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2014

pdf

text

original

JURNAL BELAJAR Hari : ..................... Pertemuan ke : ……. Nama : ……………………............ Tanggal : ............................. Nama Kegiatan Uraian Kegiatan/aktivitas 1.

Apa yang terjadi pada pembelajaran hari ini ? 2. Peran yang saya lakukan dalam proses pembelajaran hari ini 3. Tugas yang saya kerjakan hari ini Refleksi dan analisis 1. Hal positif atau negatif yang saya rasakan tentang proses pembelajaran 2. Isu-isu/ pertanyaan yang muncul pada diri saya Landasan pengetahuan dan pemahaman 1. Teori atau pengetahuan yang membantu memahami kegiatan pembelajaran 2. Sumber-sumber rujukan yang bermanfaat bagi kegiatan pembelajaran Isu-isu untuk pengembangan dan belajar masa depan 1. Hal-hal yang perlu diketahui untuk pengetahuan dan penerapan di tempat tugas Pesan utama 1. Hasil utama yang saya peroleh dari refleksi ini

JURNAL BELAJAR PESERTA DIDIK Hari : ..................... Pertemuan ke : ……. Nama : ……………………............ Tanggal : ............................. Nama Kegiatan Uraian Pengalaman belajar

Materi yang telah dipahami Materi yang belum dipahami dengan menyebutkan alasan dan kendalanya Usaha/cara untuk mengatasinya Upaya pengayaan

JURNAL BELAJAR GURU Hari : ..................... Pertemuan ke : ……. Nama : ……………………............ Tanggal : ............................. Nama Kegiatan Uraian Pengalaman mengajar Materi yang telah diajarkan Materi yang sulit dipahami oleh guru dan atau sulit diajarkan oleh guru dengan

menyebutkan alasan dan kendalanya Usaha/ cara untuk mengatasinya Upaya guru dalam pengayaan materi Tabel 1.3: Format Klasifikasi Masalah Pembelajaran dalam Tiga Aspek No Masalah pembelajaran yang teridentifikasi Termasuk Aspek Keterangan Kurikulum Materi ajar Praktik Pengajaran Tabel 1.4 Format Identifikasi Perbedaan dan Karakteristik Case Study Jenis1 dan 2 Jenis Penulis Tujuan Fokus Case Study Proses Penelitian Jenis 1: Case Study sebagai jenis penelitian Jenis 2: Case Study sebagai alat pengembangan profesi guru peserta Kegiatan 6: PENJELASAN TUGAS GENERIK 1 Tugas terstruktur: 1. Melaksanakan pembelajaran yang terencana dan mengobservasi pembelajaran di sekolahnya (dengan lembar observasi). 2. Setelah direfleksi dan memperhatikan masukan atau pendapat dari siswa atau observer yang lain, hasil observasi ditulis dalam bentuk Case Study (sebagai kegiatan belajar berikutnya) 3. Mencari bacaan berupa artikel ilmiah dalam jurnal, majalah ilmiah, atau laporan penelitian untuk bahan pelatihan menganalisis bacaan secara kritis. Tugas Mandiri: Membaca sumber belajar yang disarankan seperti berikut ini. 1) Untuk lebih jelasnya silahkan membaca sumber belajar “Hylite PTK” yang ada dalam kumpulan sumber belajar, atau buku PTK yang lain (Penelitian Tindakan Kelas oleh IGAK Wardani, 2007, Modul 1: Hakikat Penlitian Tindakan Kelas; Penelitian Tindakan Kelas: Sebagai Sarana Pengembangan Keprofesionalan Guru dan Calon Guru, oleh Herawati Susilo, dkk. 2008) 2) Makalah “Peranan Lesson Study dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan Kualitas Pembelajaran Sains SMP” oleh Ibrohim (dalam Kumpulan Sumber Belajar). 3) Makalah: Case Study Dalam Pembelajaran, oleh Mary dan Teuku Alamsyah Kumpulan Sumber Belajar).   LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Program – BERMUTU Mata Pelajaran/Topik: / Kelas/Sekolah: / Nama Pengajar: TAHAP/ ASPEK INDIKATOR HASIL OBSERVASI KEGIATAN AWAL Apersepsi dan motivasi

1. Apa yang dilakukan guru peserta untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah

terkait dengan apa yang disajikan guru peserta pada kegiatan awal?

KEGIATAN INTI Materi ajar: 3. Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan, lingkungan dan pengetahuan lainnya? Pengelolaan sumber belajar/media 5. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media? Strategi pembelajaran 7. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar? 8. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9. Bagaimana cara guru peserta memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya, berpikir dan beraktivitas? 10. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsulidasi 11. Bagaimana cara guru peserta memberikan penguatan, dengan mereviu, merangkum atau menyimpulkan? 12. Apakah guru peserta memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? Evaluasi 13. Bagaimana cara guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran? 14. Bagaimana ketuntasan belajar siswa? KOMENTAR OBSERVER Keterlaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP):

Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer:

Lain-lain:

……………………, …………………….200 , Observer,

(………………………………………………) Jabatan/Posisi: Diposkan oleh KKG BERMUTU GUGUS 2 BANJARdi 16. Demikian rewad dan pengharagaan saya. Selanjutnya saya memberikan beberapa pertanyaan lagi pada siswa untuk menmggiring menuju materi yang disampaikan. Saya menjelaskan bagaimana cara menjumlah bilangan dengan satu kali teknik memnyimpan. bila jumlah bilangan hasilnya puluhan maka harus disimpan kemudian bila semua bilangan dijumlahkan maka yang disimpan tadi harus ikut dijumlahkan. Sebelum memulai pembelajaran saya mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan segala sumber belajar dan alat peraga berupa rak bilangan yang berhubungan dengan KD dan indikator yang akan dicapai. dan saya menunjuk salah satu siswa untuk menjawab “Ayo Anggi berapa jawabnya nak?” Tujuh belas jawab Anggi. Namun sebagai guru kita harus dapat membuat peserta didik tertarik dan dapat menarik simpati siswa agar mereka dapat termotivasi untuk belajar matematika melalui pendekatan secara individu. Dengan indikator: Menjumlah bilangan dengan satu kali teknik menyimpan. Pada kesempatan ini saya berusaha menyapa mereka dengan penuh kasih sayang dan menanyakan kabar berita serta menyanyikan lagu anak-anak seperti “Satu Tambah Satu” dengan tujuan untuk membangkitkan motivasi siswa. menggunakan berbagai metode yang bervariatif serta penggunaan berbagai alat peraga yang dapat menarik minat siswa. Hari Selasa merupakan penyampaian tema peristiwa. Saat pembelajaran. karena banyak permasalahan dasar yang harus diketahui dan dikuasai oleh peserta didik. Ayo berikan tepuk tangan yang meriah buat Anggi. Setelah itu saya memasuki pembelajaran pada kegiatan inti. Semua siswa berbaris di depan kelas dan diperiksa kebersihan kuku serta kerapihan dalam berpakaian.. Contoh : 1 16 27 + .590 komentar Case Study Case Studi Matematika di kelas 2 SD “Mengapa Kalian Takut dan Mudah Lupa dengan Matematika” Pembelajaran matematika sangat menakutkan bagi orang-orang yang tidak senang melakukan latihan-latihan. Wah hebat ternyata Anggi cerdas dan benar jawabannya. didalamnya terpadu beberapa mata pelajaran dan salah satunya yaitu matematika. metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. misalnya dalam pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan bahkan perkalian serta pembagian yang merupakan masalah paling rumit. saya melakukan tanya jawab dengan peserta didik sebagai kegiatan apersepsi dan berusaha menggali potensi siswa. Saat lonceng berbunyi sebagai tanda masuk untuk belajar. Dengan pertanyaan yang diajukan 9 + 8 berapa ? Ternyata hampir semua siswa mengacungkan jarinya. Disini saya menggunakan rak bilangan sebagai alat peraga. Pengalaman saya ketika akan menyampaikan pembelajaran dari Kompetensi Dasar (KD): Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500.

bu jawab beberapa anak hamper serempak. tidak satupun siwa yang bertanya. Banjar. Selama pembelajaran berlangsung saya berpikir apakah metode yang saya gunakan kurang bervariatif? atau alat peraga tidak menarik bagi siswa? atau sikap saya yang membuat mereka takut bertanya atau mereka takut diolok-olok temannya apabila bertanya? Sambil berkeliling dan memeriksa hasil pekerjaan siswa saya terus berpikir dan berpikir bagaimana unutk menindaklanjuti masalah ini? Dan akhirnya saya menyuruh anak-anak untuk menmgumpulkan pekerjaannya. 04 November 2009 Proposal Bermutu BAB I PENDAHULUAN . Disini terlihat beberapa anak hanya duduk termangu dan bengong diam saja tanpa mengerjakan soal latihan padahal soal-soalnya sudah mereka tulis. Mengapa tadi sewaktu ibu bertanya apakah kalian mengerti atau belum malah diam saja? Dan ketika bu guru memberi kesempatan bertanya kalian tidak bertanya? “Waktu tadi bu guru menerangkan saya bisa bu. “Anak-anak siapa yang belum mengerti bisa bertanya kepada bu guru. tetapi banyak anak-anak yang belum menyelesaikannya. Akhirnya saya bertanya “Mengapa belum dikerjakan. dan saya takut dan malu sama teman-teman kalau saya bertanya kepada ibu. Selanjutnya anak-anak disuruh mengerjakan tugas berupa soal-soal latihan.43 Ketika selesai menjelaskan materi saya bertanya kepada peserta didik. memberikan penguatan kembali serta membuat simpulan. Ketika saya dekati mereka berpura-pura menghitung rak bilangan tapi tetap saja soal-soalnya tidak diisi. Segera saya menyuruh mereka menyanyikan “Sepatu Gelang” dan memberikan salam dan do”a. nak?” Belum mengerti. Saya kaget dan pada akhirnya merasa bahwa saya perlu merefleksi diri dengan pembelajaran yang saya lakukan. Disini saya kembali bertanya-tanya apakah daya tangkap dan daya ingat siswa yang kurang perhatian pada saat pembelajaran berlangsung? Akhirnya bel berbunyi tanda waktu pulang untuk anak-anak kelas 2. anak-anak kelihatan bingung untuk menyimpan.570 komentar Rabu.Ayo siapa yang akan bertanya tidak boleh malu?” Suasana sepi. Begitulah pengakuan polos salah seorang siswa. Nopember 2009 Guru kelas 2 TITIN RUSYANTI Diposkan oleh KKG BERMUTU GUGUS 2 BANJARdi 16. tapi setelah dicoba untuk mengerjakan latihan saya bingung untuk menyimpan angka. Sebelum pulang saya memberikan tugas berupa PR. Dalam hati dan pikiran saya anak-anak pasti sudah mengerti dengan materi yang telah disampaikan.

serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi: Kompetensi pedagogik. Pada Pasal 28 ayat 1. sebagaimanan diatur dalam Pasal 39 ayat 2. Pada sisi lain. para guru bisa menyumbangkan pemikirannya sehingga terkumpul masukan-masukan yang bisa dijadikan sebagai acuan penyusunan KTSP. media pembelajaran. pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. bisa dibicarakan masalahmasalah lain seperti rencana pelaksanaan pembelajaran. pasal 2. Kompetensi profesional dan Kompetensi sosial. Namun pada kenyataannya tidak mudah bagi seorang guru untuk bisa menjabarkan kurikulum. Dengan demikian. para anggota KKG bisa mengambil pengalaman untuk menyusun KTSP di sekolah masing-masing. terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Selanjutnya. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Latar Belakang Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Kompetensi kepribadian/personal. serta memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. kreatif. sehat jasmani dan rohani. Pelaksanaan pendidikan dilapangan dikendalikan oleh para pendidik sekaligus sebagai ujung tombak. sementara itu kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut adanya penyesuaian dan pengembangan pendidikan di sekolah khususnya dalam alih teknologi. Selain sebagai tempat meningkatkan mutu proses belajar mengajar. sehingga guru yang profesional diharapkan dapat menjanjikan peningkatan mutu melalui penjabaran kurikulum di sekolah. Namun. Di sini para guru bisa saling menimba kelebihan maupun kekurangan sekolah masing-masing. Untuk mewujudkan seorang guru yang profesional. melakukan bimbingan dan pelatihan. Dari hasil diskusi itulah. cakap. guru bisa melaksanakan proses pembelajaran dengan baik. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa unjuk kerja (performance) guru di dalam melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) sangat bervariasi dan kualifikasi keguruannya beraneka ragam. perlu disadari bahwa penyusunan kurikulum tidaklah mudah dan tidak setiap guru menguasai penyusunan kurikulum. Memang setiap sekolah mempunyai karakteristik berbeda. berilmu. oleh sebab itu seorang pendidik semestinya harus menjadi seorang professional. Setiap sekolah boleh mengembangkan KTSP sesuai dengan kelebihan masing-masing.A. disebutkan bahwa Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran. keberhasilan usaha peningkatan mutu pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh kualitas kompetensi guru. kerangka dasar KTSP setiap sekolah sama yaitu adanya kesamaan standar isi minimal yang dikeluarkan BSNP. Banyak kegiatan yang bisa . Forum KKG-lah sebagai tempat bertukar pikiran para guru. menilai hasil pembelajaran. Namun. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. dijelaskan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Undang-Undang 20 tahun 2003 bahwa Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. KKG juga sebagai tempat kegiatan pengembangan profesi. sehat. berakhlak mulia. kegiatan pembelajaran. Selain itu. mandiri.

Selain itu. Membantu guru untuk memperoleh angka kredit untuk kenaikan pangkat. C. 2) Terwujudnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KKG Gugus 2 Banjar dalam mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang professional. peningkatan kualifikasi akademik guru dan persiapan guru dalam menghadapi proses sertifikasi. Sasaran Sasaran dari kegiatan KKG program BERMUTU Gugus 2 Banjar tahun 2009 adalah anggota KKG sebanyak 24 orang guru kelas (IV. selain meningkatkan mutu pendidikan. Untuk itu sangat diperlukan sekali adanya upaya untuk mereposisi KKG model bermutu yang diharapkan dapat membantu guru kelas secara terus-menerus dalam peningkatan kualitas kompetensinya. 3) Terwujudnya pemberdayaan anggota KKG Gugus 2 Banjar dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran di sekolah. Tujuan Umum KKG Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan dan profesionalitas guru melalui pemberdayaan kapasitas KKG di Gugus 2 Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar. c. Memberdayakan dan membantu anggota KKG Gugus 2 Banjar dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran. Meningkatkan mutu proses pembelajaran dan mutu pendidikan yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik. Dengan kegiatan ini. Tujuan 1. 5) Terbantunya para guru untuk memperoleh angka kredit untuk kenaikan pangkat. Hasil yang Diharapkan 1) Tersedianya kesempatan bagi anggota KKG Gugus 2 Banjar untuk saling tukar pengalaman dan saling member umpan balik. peningkatan kualifikasi akademik guru dan persiapan guru dalam menghadapi proses sertifikasi melalui program KKG BERMUTU. B. dan 8 orang guru kelas VI yang terbagi ke dalam kelompok mata pelajaran Bahasa Indonesia. V. Atas pertimbangan harapan dan kenyataan guru dilapangan. modul atau bahan ajar serta karya tulis ilmiah populer. Member kesempatan kepada anggota KKG Gugus 2 Banjar untuk berbagi pengalaman serta memberikan umpan balik. sekaligus guru juga mengembangkan dirinya. 2.dilakukan para guru misalnya menyusun karya ilmiah seperti karya tulis ilmiah bentuk penelitian. 4) Terwujudnya peningkatan mutu proses pembelajaran dan mutu pendidikan yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik. dan VI) dari delapan SD yang ada di Gugus 2 Banjar dengan rincian. Tujuan Khusus a. serta mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang lebih professional bagi anggota KKG Gugus 2 Banjar. V. . b. D. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. kegiatan menerjemahkan/menyadur buku atau bahan lain serta melaksanakan orasi ilmiah sesuai dengan bidang pelajaran atau bidang diklat. maka melalui proposal KKG model bermutu ini kami merencakan sebuah program perubahan paradigma pendidikan dan profesionalisme guru dengan judul “Pemberdayaan KKG Program Bermutu untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Profesionalitas Guru di Gugus 2 Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar”. e. d. pembuatan buku. yaitu sebanyak 24 orang guru kelas atas (IV. 8 orang guru kelas V. dan VI) terdiri dari 8 orang guru kelas IV.

Adapun tujuan secara khusunya. Bagi Guru Meningkatnya kompetensi dalam menyelenggarakan pembelajaran. dan III) dan guru kelas atas (kelas IV. serta mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang lebih professional bagi anggota KKG. Efektif. 4. 2) penyampaian materi.. 3. IPA dan IPS. dan 5) workshop. V. 2. terhimpunnya dokumen portofolio yang dapat digunakan untuk kebutuhan peningkatan kualifikasi akademik guru ke jenjang S1/D-IV. dan (f) mendorong guru untuk memiliki kemampuan menggunakan metode Pembelajaran yang Aktif. dan Menyenangkan .Matematika. yaitu (a) memberi kesempatan kepada anggota KKG untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan dan umpan balik. Tujuan yang diharapkan dengan adanya kegiatan KKG secara umum yaitu untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui pemberdayaan KKG. 3) pemecahan masalah. Inovatif.   BAB II DESKRIPSI PROGRAM DALAM 1 TAHUN TERAKHIR A. memperoleh sejumlah angka kredit untuk kenaikan pangkat sebagai salah satu bentuk peningkatan mutu guru secara berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Strategi dan Metode Pelaksanaan Program Strategi dan metode yang digunanakan dalam pelaksanaan program kerja KKG di Gugus 2 Banjar. dan pengembangan profesionalismen guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. dan peningkatan profesionalisme guru yang terpercaya. bermakna dan menyenangkan. Bagi Sekolah Tersedianya guru yang professional dan mampu meningkatkan mutu dan pembenahan pembelajaran di sekolah. yaitu: 1) identifikasi kebutuhan. Guru kelas yang sudah berkualifikasi S1 tetapi belum disertifikasi. Guru kelas yang sedang menempuh perkuliahan jenjang S1. Pemilihan peserta KKG BERMUTU Gugus 2 Banjar diutamakan adalah guru kelas (IV. (e) meningkatkan mutu proses pembelajaran dan mutu pendidikan yang tercermin dari peningkatan haisl belajar peserta didik. Pelaksanaan program deselenggarakan sepenuhnya oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Banjar yang dipandu oleh guru pemandu/ fasilitator yang telah mengikuti diklat dan workshop yang diikuti oleh guru kelas dari 8 sekolah yang ada di Gugus 2 Banjar mulai dari guru kelas bawah (kelas I. kreatif. pembinaan. Bagi KKG Terwujudnya KKG Gugus 2 Banjar sebagai wadah komunikasi. 4) Lesson Study dan Peer Teaching. dan VI). Kreatif. Bagi Peserta Didik Keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran yang aktif. (d) meningkatkan kompetensi dan kinerja anggota KKG dalam mengembangkan profesionalisme guru. II. E. dan VI) yang sesuai berdasarkan kriteria sebagai berikut: 1. (c) memberdayakan dan membantu anggota KKG dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran di sekolah. (b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. V. 2. Manfaat 1. Guru kelas yang belum berkualifikasi S1.

sehingga mereka hanya ingin . kompetensi professional. Dan diserahkan kepada yang terkait sesu dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Ditjen PMPTK secara berkala setiap satu bulan sekali. kompetensi social dan kompetensi kepribadian). Kualitas Program Kegiatan KKG di Gugus 2 Banjar telah dilaksanakan secara terprogram dan berkesinambungan dengan diawali oleh proses analiis dan identifikasi kebutuhan dari para guru anggota KKG. Itupun hanya sebatas sosialisasi yang bersifat teori belum mengarah kepada hasil produk. Keterlibatan Peserta Kelompok Kerja Peserta yang terlibat dalam kegiatan KKG baru guru-guru yang ada di SD inti dan SD Imbas yang dekat dengan lokasi. Setiap pelaksanaan kegiatan KKG dilaporkan kepadan instansi yang terkait secara transparansi dan akuntabel. kalaupun ada hanya perwakilan saja dari setiap sekolah lingkup satu gugus. ketua gugus. pengawas dan pihak UPTD Pendidikan. Sistem Dokumentasi Kegiatan/Pelaporan Sistem dokumentasi kegiatan atau pelaporan disusun sesuai dengan pedoman yang diterbitkan oleh Ditjen PMPTK yaitu Buku Pedoman Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan KKG/MGMP. program tahunan. program semester dan RPP. Bukan programnya yang mengaharuskan seperti itu. C. dikarenakan terkadang ada guru yang berhalangan untuk mengikuti kegiatan yang sudah dijadwalkan oleh KKG. Dilengkapi dengan data administrasi kegiatan yang pernah dilaksanakan sebagaimana terlampir. sehingga dalam 1 tahun kegiatan yang dilaksanakan bejumlah minimal 24 kali pertemuan. E. tri wulan dan akhir tahun kepada ketua gugus. Hasil kegiatan dievaluasi dan disupervisi secara berkala. F. B. Frekuensi Kegiatan Pertahun Kegiatan KKG dilaksanakan dua kali dalam sebulan setiap minggu ke 1 dan minggu ke 3. Gambaran Alasan Pelaksanaan Program Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai wahana pertemuan guru-guru untuk berdiskusi dan tukar pendapat tentang proses pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan KKG menggunakan sarana yang dimiliki oleh KKG dengan tidak mengada-ada sarana yang tidak dimiliki dikarenakan dengan kondisi keuangan yang terbatas. yang melibatkan unsur pengurus. mulai dari silabus.(PAIKEM) di dalam kelas tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik. berbagi pengetahuan dan menyusun strategi pembelajaran yang efektif merupakan hal yang muncul dalam pelaksanaan program KKG. Namun kenyataannya hanya didominasi oleh beberapa guru saja dan tidak sampai pada masalah yang penting untuk dipecahkan. namun dari pihak gurunya yang seringkali malas untuk berfikir. Kegiatan umum yang dilaksanakan dalam KKG adalah seputar adminstrasi pembelajaran. Bertukar pengalaman. Itupun ada pemberitahuan yang disampaikan secara tertulis kepada pengurus KKG mengenai alasanan tidak ikut mengikuti kegiatan. Dalam pertemuan ini setiap peserta memiliki keinginan untuk bersama-sama memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi di kelas masing-masing. Tingkat keterlibatan peserta kelompok kerja kurang lebih 90%. Selain itu kegiatan KKG di Gugus 2 Banjar ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru (kompetensi pedagogik. Pelaporan dilengkapi dengan semua data administrasu kegiatan yang diminta mulai dari laporan kegiatan dan laporan penggunaan keuangan. D. anggota KKG.

  BAB III RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM A. Pelaksanaan program kegiatan dilatarbelakangi oleh kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam menciptakan kelompok kerja yang aktif dan efektif. menyusun rencana tindakan (menyusun RPP. atau satu tahun. Pertemuan 16 x KBTM dapat diatur untuk dilaksanakan selama 4 bulan. Kegiatan belajar tatap muka Kegiatan Belajar Tatap Muka (KBTM) dilakukan di KKG sebanyak 16 x pertemuan. Strategi dan Metode Rencana Pelaksanaan Program Proses belajar dilakukan dalam tiga jenis kegiatan sebagai berikut: 1. satu semester. Dengan demikian KKg belum meningkatkan kemampuan guru secara signifikan dalam hal yang berkaitan dengan pembelajaran. peserta diharapkan melakukan beragam aktivitas belajar sesuai dengan Panduan Belajar Model BERMUTU dan dipandu oleh Guru Pemandu/Guru Inti dan Dosen LPTK yang ditunjuk. 2. sehingga menjadi portofolio Model Belajar BERMUTU. proses belajar dilandaskan pada pendekatan penelitian tindakan kelas yang dipadukan dengan lesson study dan studi kasus yang diramu menjadi Model Belajar BERMUTU. Hal-hal lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan KKG. Selain itu. Dalam melaksanakan KBTM. digunakan pendekatan student-centered learning yang menekankan pada pembelajaran aktif dari peserta. dan program-program kegiatan KKG masih kurang sesuai dengan kebutuhan pengembangan profesionalisme guru. Hasil setiap KBTS harus didokumentasikan dengan rapi dalam buku kerja oleh setiap peserta. Kegiatan Belajar Terstruktur (KBTS) dilakukan di tempat bekerja guru atau rumah masing-masing. peserta pelatihan dari KKG masing-masing diberi buku kerja dan beragam sumber belajar yang diwajibkan. sesuai dengan kebutuhan.menerima begitu saja sebagai pelengkap pembelajaran. melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang telah . Media Pembelajaran). 56 Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar Telepon (0265) 745111. berdasarkan tugas-tugas terstruktur yang telah disediakan dalam Panduan Belajar Model BERMUTU. G. yaitu SD Negeri 3 Balokang dengan alamat Jalan Peta No. Tugas Terstruktur untuk bidang ilmu meliputi: penulisan studi kasus pembelajaran untuk merumuskan masalah pembelajaran. Dalam KBTM. LKS. misalnnya: manajemen KKG masih perlu ditingkatkan kualitasnya dalam upaya optimalisasi pembianaan kegiatan KKG. KKG baru berfungsi sebagai tempat memperoleh administrasi pembelajaran tanpa harus berfikir. Guru Pemandu/Guru Inti/Dosen LPTK menggunakan Panduan Belajar Model BERMUTU beserta ke-lengkapannya. observasi pembelajaran. melakukan tindakan pembelajaran. Setiap pertemuan berdurasi minimal 4 jam (4 x 50 menit). KKG hanya bersifat rutinitas untuk melaksanakan program yang harus ada saja. untuk setiap pertemuan tatap muka. portofolio ini akan dinilai untuk memperoleh sertifikat partisipasi dalam Model Belajar BERMUTU dan untuk memperoleh alih kredit dari LPTK atau kredit poin untuk kenaikan pangkat. Sumber belajar ini dapat berbentuk hardcopy atau dapat diakses melalui website Cakrawala Guru. sejalan dengan KBTM. Rancangan umum Model Belajar BERMUTU dibuat untuk 16 x pertemuan. Secara khusus. Pada akhir kegiatan. Secara keseluruhan. Tempat Pelaksanaan Program Pelaksanaan kegiatan bertempat di SD inti.

Adapun materi program BERMUTU yang akan dilaksanakan yaitu: 1. dan 3) Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). dan pembimbingan tentang pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas secara khusus tentang pembelajaran tematik di SD kelas awal untuk guru (peserta) SD kelas awal. dengan materi kegiatan sebagai berikut: 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII XIII XIV XV XVI Generik PTK ICT Bidang Ilmu Laporan Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Keterampilan ICT 1& 2 Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Penyusunan Laporan Keterangan: Pertemuan 1 : Diskusi tentang Model Belajar BERMUTU (bahan tertulis.dilakukan berdasarkan hasil observasi. b. guru-guru juga diminta untuk melakukan kajian kritis terhadap beragam sumber informasi bidang ilmu. Membaca beragam sumber belajar yang disediakan. atau pembelajaran bidang ilmu guru (peserta) SD kelas tinggi. tokoh masyarakat. atau buku sumber yang sesuai yang ada di perpustakaan sekolah atau perpustakaan lain di daerah masingmasing. Pertemuan 2-6 : Diskusi. Materi Kegiatan Materi kegiatan yang akan dilaksanakan bersifat penting. dan perlengkapan/ alat-alat yang diperlukan dalam melakukan PTK. berlatih mengembangkan kurikulum untuk mata pelajarannya (silabus. Melakukan penelitian tindakan kelas siklus 2 Kegiatan diatas dilaksanakan di tingkat KKG. dengan bantuan pengawas wilayah binaan dan bantuan dari Dinas Pendidikan Kota Banjar. contoh pelaksanaan. pelaksanaan (latihan) dan pembimbingan tentang Model Penelitian Tindakan Kelas – konsep. B. rencana program KKG. d. penyusunan laporan PTK. ada di dalam Panduan Belajar). dan juga berdasarkan kebutuhan serta inisiatif masingmasing guru. serta pemanfaatan ICT untuk proses pembelajaran Pertemuan 9-14 : Diskusi. Mencari sumber-sumber belajar lain melalui internet e. Berdiskusi dengan teman sejawat. laporan tindakan best practice. serta penulisan proposal PTK. mendesak dan luas. Dalam PTK untuk bidang ilmu ini. prinsip. 2. Kegiatan pertemuan rutin guru. . berdasarkan arahan yang diberikan dalam Panduan Belajar Model BERMUTU. 3. kajian kritis pada sumber belajar. 2) Pengenalan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU. Kegiatan Belajar Mandiri (KBMD) dilakukan oleh masing-masing guru sejalan dengan KBTM dan KBTS. orang tua murid tentang pendidikan. RPP. penyusunan proposal PTK. prosedur. rencana anggaran kegiatan. Tugas Terstruktur untuk bidang manajemen meliputi: analisis kebutuhan guru. pelaksanaan siklus 1. KBMD antara lain meliputi: a. Melakukan latihan-latihan menggunakan beragam peralatan (misalnya ICT) c. khususnya dalam usaha membelajarkan siswa. Pertemuan 7-8 : Pelatihan dan diskusi tentang keterampilan ICT. Kegiatan pelatihan in-service selama 3 (tiga) hari terdiri dari: 1) Kebijakan Dinas Pendidikan. proposal hibah.

seperti yang dilakukan dalam lesson study. Mempelajari ”penyusunan rencana tindakan” dari buku sumber 4 Pelaksanaan Tindakan Persiapan open class di sekolah tempat kegiatan (penjelasan skenario dan penggunaan instrumen) Melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. Melanjutkan perumusan kalimat rumusan masalah sesuai dengan masalah yang dipilih masingmasing. open class dan observasi). dilanjutkan penyusunan kalimat rumusan masalah (dari salah satu peserta terpilih sebagai contoh. Latihan menyusun rencana tindakan dan instrumennya berdasarkan masalah dari masing-masing guru. pleno dan dipandu Guru Pemandu) Latihan identifikasi dan analisis masalah berdasarkan hasil observasi pembelajaran (lembar observasi/case study). dan secara langsung juga berlatih praktek pembelajaran dengan menerapkan beragam metode pembelajaran yang inovatif.dan media). 3 Perencanaan Tindakan Diskusi hasil penyusunan kalimat rumusan masalah dari masing-masing guru (berkelompok/berpasangan) Latihan bersama menyusun rencana tindakan dan instrumennya dari salah satu masalah terpilih (untuk persiapan open class). Pertemuan 15-16 : Pelaksanaan PTK siklus 2. Menyusun case study Kompilasi data Mempelajari tentang ”pelaksanaan tindakan dalam PTK” dari buku . Lesson Study (plan. strategi) Penjelasan dan latihan menyusun case study Menyusun refleksi diri tentang hasil pembelajaran hari itu (Kegiatan no 4 ini diulang untuk setiap tahapan/pertemuan KKG/MGMP) Mengobservasi pembelajaran di sekolah/di kelasnya sendiri menggunakan lembar observasi menyusun case study Mempelajari “konsep dan prinsip lesson study dan case study” Mempelajari sumber belajar tentang PTK 2 Identifikasi Masalah Membahas hasil observasi dari lembar observasi/case study untuk mengidentifikasi dan analisis masalah untuk PTK. dan Case Study) Latihan Kajian Pebelajaran (identifikasi aspek kurikulum. diskusi dan pembimbingan penulisan laporan PTK. Matrik Materi Pelatihan yang Akan Disampaikan Pada KKG Program BERMUTU Pertemuan Topik Kegiatan Pokok Tugas Peserta Terstruktur Mandiri 1 Pendahuluan (Pengenalan Program BERMUTU dan Pendekatannya) Pejelasan umum tentang Program Bermutu dan Pendekatan/Model Belajarnya (PTK untuk guru. Melanjutkan penyusunan rencana tindakan dan instrumen dari masing-masing guru. atau meminta observer dari teman di sekolahnya). Latihan perumusan kalimat masalah dari masing-masing guru. Mempelajari ”indentifikasi dan analisis masalah dalam PTK” dari buku sumber Memikirkan rencana tindakan untuk penyelesaian masalahnya. dipimpin guru pemandu) Diskusi tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok/berpasangan) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masing-masing (disarankan berpasangan dengan peserta yang lain. peserta yang lain mengobservasi Diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (pleno. agar dapat saling mengobservasi. materi ajar.

Penjelasan tentang format penyusunan proposal dan laporan PTK Melanjutkan menuliskan hasil refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut dari data masingmasing. 6 Refleksi dan Tindak Lanjut Diskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (kelompok/ berpasangan). Latihan merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data dan menyusun rencana tindakan lanjut (pleno. 5 Analisis dan Interpretasi Mendiskusikan hasil pelaksanaan tindakan (case study) dari kelas masing-masing (kelompok/berpasangan). Latihan mengalisis dan interpretasi data dari hasil open class (pleno) Setiap peserta berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data hasil pelaksanaan tindakan masing-masing) Melanjutkan analisis data dan interpretasi Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data Mempelajari tentang ”analisis dan interpretasi data” dari buku sumber. Melanjutkan analisis masalah Membuat rumusan masalah Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik Memikirkan rencana tindakan 10 Perencanaan Tindakan Diskusi rumusan masalah dari masing-masing guru (kelompok/ berpasangan) Latihan menyusun rencana tindakan dan instrumennya (pleno. 12 Pelaksanaan Tindakan Persiapan open class di sekolah tempat kegiatan . dari satu masalah terpilih) Setiap peserta berlatih menyusun proposal (berdasarkan rumusan masalah masingmasing) Diskusi tentang draf proposal dari masing-masing guru (kelompok/berpasangan) Melanjutkan penulisan Proposal PTK Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik. 7 & 8 ICT-1 & 2 Keterampilan ICT dalam Pembelajaran Penjelasan tentang peran dan fungsi ICT dalam Pembelajaran Latihan praktis keterampilan ICT dalam Pembelajaran mengerjakan latihan dan tugas-tugas keterampilan ICT dalam Pembelajaran mempelajari dan berlatih keterampilan ICT dalam Pembelajaran di warnet atau ICT center secara mandiri 9 Identifikasi Masalah mengidentifikasi masalah dari contoh case study Setiap peserta menyampaikan masalah-masalah dari hasil obsrvasi pembelajaran di sekolahnya (bahan lembar observasi dan case study) Latihan menganalisis dan merumuskan masalah (penyebab dan alternatif solusi) dari salah satu peserta (sebagai contoh. sebagai bahan perencanaan open class) Setiap peserta berlatih analisis masalah dan membuat rumusan masalah masingmasing. Setiap peserta berlatih melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut (berdasarkan data/hasil tindakan yang telah dilakukan oleh masing-masing peserta). Mempelajari tentang ”refleksi dan tindak lanjut” dari buku sumber. dari data open class).sumber. satu masalah terpilih) Setiap peserta berlatih menyusun rencana tindakan dan instrumen (berdasarkan rumusan masalah masing-masing) Melanjutkan penulisan rencana tindakan dan menyusun instrumen Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik Menyiapkan pelaksanaan open class (khusu calon guru model) 11 Penyusunan Proposal Diskusi tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok/berpasangan) Latihan menyusun proposal (pleno.

dari salah satu peserta) Setiap peserta berlatih melakukan analisis dan interpretasi data (berdasarkan data masing-masing) Melanjutkan analisis data dan interpretasi Menuliskan hasil analisis dan interpretasi data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik 14 Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Diskusi ttg hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (kelompok/berpasangan) Latihan merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data dan menyusun rencana tindakan siklus 2 (pleno.(penjelasan skenario dan penggunaan instrumen) Melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model. diberi waktu 2-3 minggu) Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik Mempelajari contoh-contoh laporan PTK 15 Penyusunan Laporan Diskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan siklus 2 yang sudah dianalisis. dari salah satu hasil terpilih) Setiap peserta berlatih melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindakan untuk siklus 2 (berdasarkan data/hasil tindakan masing-masing peserta) Diskusi tentang hasil rencana tindakan untuk siklus 2 dari masing-masing peserta Melanjutkan menuliskan hasil refleksi dan penyusunan rencana tindakan pada siklus 2. agar dapat saling mengobservasi. dipimpin guru pemandu) Melaksanakan pelaksanaan tindakan di sekolah masing-masing (disarankan berpasangan dengan peserta yang lain. 16 Penyusunan Laporan Diskusi kelas (pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draf-1 dari salah satu guru (kelompok/berpasangan) Diskusi kelompok/berpasangan untuk membahas hasil penulisan laporan draf-1 dari masing-masing guru Melanjutkan penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing guru Menyelesaikan penulisan laporan akhir (termasuk penjilidan) Penyerahan laporan ke Guru Pemandu Setelah Kegiatan 16 kali pertemuan Penyerahan laporan akhir ke Guru Pemandu ( 1 bulan setelah pertemuan 16) Penyerahan kumpulan laporan dari Guru Pemandu ke koordinator tingkat Kabupaten. peserta yang lain mengobservasi Diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi (pleno. Melaksanakan tindakan siklus 2 di sekolah masing-masing (disarankan berpasangan atau meminta observer dari teman di sekolahnya. atau meminta observer dari teman di sekolahnya. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (kelompok/berpasangan) Latihan menyusun laporan (pleno. Menyusun case study Kompilasi data Mempelajari buku sumber yang terkait dengan topik 13 Analisis dan Interpretasi Data Latihan mengalisis dan interpretasi data hasil observasi dan hasil tes (pleno. dari satu hasil PTK terpilih) Setiap peserta berlatih menyusun laporan PTK (berdasarkan hasil PTK dalam dua siklus dari masing-masing peserta Melanjutkan penulisan Laporan PTK (sampai menjadi laporan draf-1) Mempelajari buku sumber tentang penulisan Laporan Penelitian Tindakan Kelas. untuk pengurusan sertifikat dan pengakuan nilai sks MATRIK RENCANA KEGIATAN IN-SERVICE KKG PROGRAM BERMUTU GUGUS 2 BANJAR .

• Menjelaskan tentang Garis Besar Program BERMUTU.510. kompetensi.000 PCT 3 Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) • Penyaji menjelaskan penggunaan TIK • Membimbing Refleksi diri tentang penggunaan TIK • Peserta menyimak penjelasan penyaji • Refleksi diri tentang penggunaan TIK Hand Out 4 X 50’ Analisis kajian penganalan BBM Kertas folio Pulpen spidol 1.000 Kabid Dikdas Disdik Kota Banjar 2 Pengenalan BBM BERMUTU • Penyaji menjelaskan Bahan Belajar Mandiri (BBM) • Membimbing Refleksi diri tentang pengenalan BBM • Peserta menyimak penjelasan penyaji • Refleksi diri tentang pengenalan BBM Hand Out 4 X 50’ Analisi kajian penganalan BBM Kertas folio Pulpen spidol 1.Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A. Lesson Study. Kegiatan Rutin I Pendahuluan Model BERMUTU (Pengenalan Pola Pembinaan Guru Melalui Program Bermutu) • Kegiatan 1: 5 menit Pendahuluan • Kegiatan 2 : 40 menit Penjelasan Umum • Kegiatan 3 : 100 menit Kajian Pengajaran • Penjelasan tentang: topik yang akan dibahas.pendekatan Belajar Model BERMUTU (PTK. indikator pencapaian kompetensi. • Membimbing peserta dalam kegiatan diskusi .000 Guru Pemandu MATRIK RENCANA KEGIATAN RUTIN KKG PROGRAM BERMUTU GUGUS 2 BANJAR Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 B. • Membimbing peserta dalam melakukan observasi.388. dan kegiatan belajar yang akan dilakukan.388. Case Study) dan tanya jawab. Kegiatan In-Service 1 Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Banjar • Penyaji menjelaskan kebijakan dinas pendidikan kota Banjar • Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya • Peserta menyimak penjelasan penyaji • Refleksi diri tentang kebijakan dinas pendidikan Kota Banjar Hand Out 4 X 50’ Analisi kajian penganalan BBM Kertas folio Pulpen spidol 1.

• Menjelaskan tugas terstruktur kepada peserta. • Menuliskan hasil refleksi diri tentang pemahaman Program BERMUTU. II Identifikasi Masalah • Kegiatan 1 : 10 menit Pendahuluan • Kegiatan 2 : 20 menit .• Membimbing peserta dalam menuliskan hasil observasi • Peserta menyimak penjelasan penyaji • Peserta menyimak dan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh penyaji. Pola Pembinaan Guru Melalui Program BERMUTU BBM. 01 4 X 50’ case study • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1.000 PCT Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 4 : 40 menit Latihan Menyusun Case Stufy • Kegiatan 5 : 10 menit Refleksi Diri • Kegiatan 6 : 5 menit Penjelasan Tugas • Menjelaskan dan mendiskusikan jenis Case Study. materi & pembelajaran. • Observasi kelas (pembelajaran) oleh semua peserta. • Latihan menyusun Case Study berdasarkan pengalaman mengajar di kelas masing-masing. dan Case Study. • Menjelaskan tentang ”Sifat Narasi Pengalaman Mengajar” dan ”Petunjuk Untuk Penulisan Case Study” • Membimbing peserta melakukan refleksi diri. • Dikusi untuk menganalisis aspek kurikulum. • Menuliskan hasil observasi dalam bentuk Case Study. Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Menjelaskan tugas mandiri kepada peserta Mandiri • Membaca buku-buku yang dirujuk dalam sumber belajar. dan menuliskan hasil observasi dalam bentuk Case Study (sebagai bahan kegiatan belajar berikutnya. Lesson Study.388. mengobservasi pembelajaran di sekolahnya (dengan lembar observasi). PTK. Terstruktur: • Melaksanakan pembelajaran yang terencana.

memilih masalah yang akan di PTK-kan. dan cara menulis kalimat rumusan masalah.000 DCT/Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 4: 45 menit DISKUSI KELAS • Kegiatan 5: 45 menit LATIHAN MEMBACA KRITIS • Kegiatan 6: 10 menit REFLEKSI DIRI • Membimbing peserta melekukan diskusi hasil latihan dari setiap peserta • Membimbing peserta memperbaiki hasil latihan • Guru pemandu menjelaskan pentingnya membaca kritis. kegiatan belajar yang akan dilakukan • Penyaji menjelaskan Pengertian Masalah dan Teknik identifikasi masalah. • Menuliskan hasil refleksi diri tentang identifikasi masalah. • Membimbing peserta menuliskan hasil refleksi diri. kompetensi. indikator pencapaian kompetensi. • mengidentifikasi masalah. menganalisis masalah terpilih. dan menuliskan dalam kalimat rumusan masalah.Penjelasan dan diskusi • Kegiatan 3 : 60 menit Latihan mengidentifikasi masalah • Penjelasan tentang: topik yang akan dibahas. • Mendiskusikan hasil membaca kritis. Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 7: 10 menit PENJELASAN TUGAS Terstruktur: • Tugas terstruktur yang berikan berupa tugas untuk menyempurnakan rumusan . 02 4 x 50’ • Daftar masalah • Pemilihan masalah • Artikel ilmiah • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. setiap peserta memperbaiki hasil latihan. BBM. • Latihan membaca secara kritis menggunakan bahan contoh artikel atau bacaan yang dibawa oleh masing-masing peserta. analisis masalah.388. • Diskusi hasil latihan yang dilakukan setiap peserta. • Berdasar hasil diskusi. • Membimbing peserta dalam mengidentifikasi masalah • Peserta menyimak penjelasan yang disampaikan oleh penyaji • diskusi tentang: Pengertian Masalah dan Teknik identifikasi masalah.

• Mengidentifikasi dan mendiskusikan langkah-langkah rencana tindakan perbaikan pembelajaran yang ada dalam contoh. • Membimbing peserta menyusun RPP dan perangkatnya berdasarkan alternatif pemecahan masalah yang dipilih • Membimbing peserta melakukan diskusi skenario pembelajaran yang telah disusun • Mempelajari contoh laporan PTK. indikator pencapaian kompetensi.000 DCT Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 2: 40 menit MEMAHAMI PENGERTIAN RENCANA TINDAKAN • Kegiatan 3: 75 menit MENYUSUN RENCANA TINDAKAN PERBAIKAN • Penjelasan tentang maksud perencanaan tindakan dalam PTK.identifikasi masalah sampai dengan menuliskan kalimat rumusan masalah secara tepat. • Menyusun (RPP) dan perangkatnya berdasarkan alternatif pemecahan masalah yang dipilih • Mendiskusikan skenario pembelajaran yang telah disusun dengan guru pemandu atau teman sejawat. bagian rumusan masalah dan rencana tindakan perbaikan. Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 4: 60 menit MENETAPKAN INSTRUMEN UNTUK PENGAMBILAN DATA • Kegiatan 5: 10 menit REFLEKSI DIRI • Kegiatan 6: 5 menit PENJELASAN TUGAS • Membimbing peserta Mengidentifikasi jenis data yang akan diperoleh • Membimbing peserta Menetapkan istrumen untuk pengumpulan data • Membimbing siswa menetapkan guru model . kegiatan belajar yang akan dilakukan. kompetensi. • Peserta menyimak penjelasan yang disampaikan oleh penyaji BBM. III Perencanaan Tindakan • Kegiatan 1: 10 PENDAHULUAN • Kegiatan 2 • Penjelasan tentang: topik yang akan dibahas. • Menganalisis kritis bacaan/artikel ilmiah yang lain Mandiri: • Setiap peserta diminta untuk membaca Sumber Belajar No: 3-5.388. 03 4 x 50’ laporan tugas terstruktur RPP dan LKS • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1.

kegiatan belajar yang akan dilakukan. • Membimbing mendikusikan RPP • Guru Peserta yang lain melakukan observasi .Menyempurnakan skenario dan perangkat pembelajaran. • Menetapkan calon ”guru model” • Menuliskan hasil refleksi diri pemahaman guru peserta tentang perencanaan tindakan perbaikan pembelajaran Terstruktur: . Mandiri: • Membaca buku-buku yang dirujuk dalam Daftar Sumber Belajar Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 IV Pelaksanaan Tindakan Dan Pengumpulan Data • Kegiatan 1: 10 menit PENDAHULUAN • Kegiatan 2: 20 menit PERSIAPAN PRAKTIK PELAKSANAAN RENCANA TINDAKAN • Kegiatan 3: 80 menit PRAKTIK PELAKSANAAN RENCANA TINDAKAN • Penjelasan tentang: topik yang akan dibahas. kompetensi. indikator pencapaian kompetensi.04 4 x 50’ Menyusun case study • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 2. • Persiapan kelas yang akan dipakai • Penjelasan tentang skenario pembelajaran yang akan di-open class-kan • Persiapan penggunaan instrumen untuk pengumpulan data.000 DCT/Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 4: 60 menit DISKUSI REFLEKSI DAN PENGUMPULAN (KOMPILASI) DATA • Kegiatan 5: 15 menit DISKUSI TENTANG RENCANA TINDAKAN DARI SETIAP PESERTA • Membimbing pelaksanaan observasi • Membimbing siswa melakukan diskusi refleksi • Membimbing siswa merangkung data untuk melengkapi data hasil observasi.100. • Penyaji mengamati pelaksanaan pembelajaran di kelas • Menyimaaak penjelasan penyaji • Membantu penyaji • Menyimak penjelas penyaji • Menggunakan instrument untuk pengumpulan data • Salah satu guru peserta melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana tindakan untuk perbaikan Guru. BBM.• Membimbing peserta Menuliskan hasil refleksi diri pemahaman guru peserta • Menjelaskan tugas terstruktur dan mandiri kepada peserta didik • Mengidentifikasi jenis data yang akan diperoleh (deskriptif kualitatif atau kuantitatif) • Menetapkan istrumen untuk pengumpulan data.

. • Memandu melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut. • Berlatih melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut. observasi pembelajaran. BBM. • Memandu merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data dan menyusun rencana tindakan lanjut. • Menjelaskan format penyusunan proposal dan laporan PTK. dan pengumpulan data dalam buku kerja. • Mendiskusikan rencana tindakan atau skenario pembelajaran dari masing-masing guru peserta secara berpasangan atau kelompok kecil.000 DCT/Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 VII ICT Memberi penjelasan tentang peran dan fungsi ICT dalam pembelajaran. 06 4 X 50 Menuliskan hasil refleksi • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. • Melakukan diskusi-refleksi berdasarkan hasil observasi untuk melengkapi dan memverifikasi data • Merangkum data-data untuk melengkapi data hasil observasi. • Memandu menganalisis dan menginterpretasi data dari open class • Berdiskusi hasil pelaksanaan tindakan (I cse study) • Berlatih menganalisis dan menginterpretasi data dari hasil open class • Berlatih melakukan analisis dan menginterpretasi data BBM.pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang telah ditentukan. • Diskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru (kelompok atau berpasangan) • Latihan merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data dan menyusun rencana tindak lanjut. V Analisis dan Interpretasi • Memandu hasil pelaksanaan tindakan (case study) dari kelas masing-masing. Melatih praktis keterampilan ICT dalam pembelajaran Menyimak penjelasan tentang peran dan fungsi ICT dalam pembelajaran. Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 • Kegiatan 6: 10 menit REFLEKSI DIRI • Membimbing peserta menuliskan hasil refleksi diri pemahaman guru • Setiap peserta menuliskan hasil refleksi diri pemahaman guru peserta tentang pengalaman melaksanakan rencana tindakan.000 DCT/Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 VI Refleksi dan Tindak Lanjut • Memandu diskusi tentang hasil analisis dan interpretasi data dari masing-masing guru.388.388. 05 4 X 50’ Menuliskan data hasil analisisdan interpretasi data • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1.

265.265.000 Guru Pemandu IX Identifikasi Masalah • Mengidentifikasi masalah dari contoh case study • Menyampaikan masalah-masalah dari hasil observasi pembelajaran • Melatih menganalisis dan merumuskan masalah dari salah satu peserta sebagai bahan perencanaan open class. 10 4 X 50’ Menuliskan rencana tindakan dan menyusun instrumen • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. BBM. dari satu masalah terpilih) • Melakukan diskusi tentang draft proposal dari masing-masing guru (kelompok atau pasangan) BBM. 11 4 X 50’ Melanjutkan penulisan proposal • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. BBM.265.265. baik secara kelompok atau perorangan • Melatih menyusun rencana tindakan instrumennya.265.000 Guru Pemandu XI Penyusunan Proposal • Memandu diskusi tentang rencana tindakan dari masingmasing guru (kelompok atau pasangan) • Memandu latihan menyusun proposal (pleno. baik kelompok atau pasangan • Latihan menyusun rencana tindakan dan instrumennya. 09 4 x 50’ Membuat rumusan masalah • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. 08 8 X 50’ Mengerjakan latihan dan tugas keterampilan ICT dalam pembelajaran di warnet • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen • Komputer/ laptop 1.000 Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta . • Berdiksusi merumuskan masalah dari masing-masing guru. • Melatih menganalisis masalah dan membuat rumusan masalah masing-masing • Mengidentifikasi masalah dari contoh case study. • Berlatih analisis masalah dan membuat rumusan masalah masing2.000 Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 X Perencanaan dan Tindakan • Memandu diskusi rumusan masalah dari masingmasing guru. dari satu masalah terpilih) • Memandu diskusi tentang draft proposal dari masing-masing guru (kelompok atau pasangan) • Melakukan diskusi tentang rencana tindakan dari masing-masing guru (kelompok atau pasangan) • Melakukan latihan menyusun proposal (pleno.000 DCT/Guru Pemandu VIII ICT 1. • Menyampaikan masalah-masalah dari hasil observasi pembelajaran di sekolahnya • Latihan menganalisis dan merumuskan masalah dari salah satu peserta sebagai bahan perencanaan.Berlatih praktis keterampilan ICT dalam pembelajaran BBM. 07 BBM.

000 Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XV Penyusunan Laporan • Membimbing diskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan .265. 13 4 X 50’ Melanjutkan analisis data dan interpretasi data Menuliskan hasil analisis data dan interpretasi data • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1.000 Guru Pemandu XIII Analisis dan Interpretasi • Memandu latihan menganalisis dan menginterpretasi data hasil observasi dan hasil tes dari salah satu peserta. • Berlatih merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data • Latihan menyusun rencana tindakan siklus II dari salah satu hasil refleksi terpilih. • Berlatih menganalisis dan menginterpretasi data hasil observasi dan hasil tes dari masing-masing peserta BBM. 14 4 X 10 Menuliskan hasil refleksi dan menusun tindakan 2 • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. • Berlatih menganalisis dan menginterpretasi data hasil observasi dan hasil tes dari salah satu peserta. • Membimbing peserta berlatih melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindakan untuk siklus II (berdasarkan data/hasil tindakan masing-masing peserta) • Membimbing kegiatan diskusi tentang hasil rencana tindakan untuk siklus II • Berdiskusi tentang hasil analisis dan hasil interpretasi data dari masing-masing guru. 12 4 X50’ Menyusun case study • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 2.000 Guru Pemandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XIV Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 • Membimbing diskusi tentang hasil analisis dan hasil interpretasi data dari masing-masing guru. • Membimbing latihan merefleksi hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data • Membimbing latihan penyusunan rencana tindakan siklus II dari salah satu hasil refleksi terpilih.265.115.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XII Pelaksanaan Tindakan • Menjelaskan scenario dan penggunaan instrument • Memandu pelaksanaan tindakan (open class) oleh guru model dan peserta lain mengobservasi • Memandu diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi • Menyimak penjelasan tentang skenario dan penggunaan instrument • Melaksanakan tindakan (open class) oleh guru model • Mengobservasi Melaksanakan diskusi refleksi berdasarkan hasil observasi BBM. • Memandu latihan menganalisis dan menginterpretasi data hasil observasi dan hasil tes dari masing-masing peserta. • Berlatih melakukan refleksi dan penyusunan rencana tindakan untuk siklus II (berdasarkan data/hasil tindakan masing-masing peserta) • Berdiskusi tentang hasil rencana tindakan untuk siklus II BBM.

• Menyelesaikan penulisan laporan PTK oleh masing-masing guru.000 . diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (kelompok atau pasangan) • Berlatih menyusun laporan salah satu hasil PTK terpilih • Berlatih berlatih menyusun laporan PTK (berdasarkan hasil PTK dalam 2 Siklus dari masing-masing peserta) BBM.000 Guru Pemandu   RINCIAN ANGGARAN BIAYA KKG PROGRAM BERMUTU GUGUS 2 BANJAR TAHUN 2009 KODE KEGIATAN/SUB KEGIATAN/JENIS BELANJA/RINCIAN BELANJA TAHUN 2009 VOLUME HARGA JUMLAH DANA SUMBER DANA SATUAN (1) (2) (3) (4) (5) (6) JUMLAH TOTAL 27.000.960. • Berdiskusi kelas (pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draft 1 dari salah satu guru) • Berdiskusi kelompok untuk membahas hasil penulisan laporan draft 1 dari masingmasing guru. • Membimbing penyelesaian penulisan laporan PTK oleh masing-masing guru.000 Belanja Bahan 2.460.000 DBL A.000 . BBM.) INSERVICE (24 org x 3 hr x 1 keg) 4.265. 16 4 X 50’ Menyelesaikan laporan penelitian • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1.000 500.00 KEG 500.000 Guru Prmandu Pertemuan/Hari Kegiatan Metode Bahan Belajar Mandiri Waktu Tagihan Bahan dan Alat Biaya Peran (PCT/DCT/Guru Pemandu) Kegiatan Penyaji Kegiatan Peserta 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XVI Penyusunan Laporan • Membimbing diskusi kelas (pleno) untuk membahas contoh hasil penulisan laporan draft 1 dari salah satu guru) • Membimbing diskusi kelompok untuk membahas hasil penulisan laporan draft 1 dari masing-masing guru.siklus II yang sudah dianalissi.ATK Kegiatan 1. 15 4 X 50’ Melanjutkan penulisan laporan PTK • Kertas Folio bergaris • Spidol • Pulpen 1. diinterpretasi dan direfleksikan dari masing-masing guru (kelompok atau pasangan) • Membimbing latihan menyusun laporan salah satu hasil PTK terpilih • Membimbing peserta berlatih menyusun laporan PTK (berdasarkan hasil PTK dalam 2 Siklus dari masing-masing peserta) • Berdiskusi tentang hasil pelaksanaan tindakan siklus II yang sudah dianalissi.265.

000 1.000 1.) KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN (24 org x 1 hr x 5 keg) 6.00 KEG 150.500.Penggandaan 1.000 200.000 Belanja Bahan 5.000 200.000 .000 Belanja Perjalanan 1.Dokumentasi & surat menyurat 1.00 OH 20.000 Belanja Bahan 800.000 750.500.300.000 .Transport Peserta 24 ORG x 1 KEG 24.Konsumsi Fasilitator 2 ORG x 1 hr x 3 keg 6.000 200.000 .000 700.000 750.000 1.000 Belanja Perjalanan 1.Transport Narasumber 1 org x 2 keg 2.00 KEG 200.000 .000 .000 .200.000 200.940.000 .00 KEG 150.00 OK 15.00 OH 20.Transport Fasilitator 2 ORG x 1 KEG 2.000 .00 KEG 200.) OBSERVASI (24 org x 1 keg x 1 hr) 2.00 OK 50.200.00 KEG 150.00 OK 350.000 .00 KEG 150.000 150.00 OH 300.000 B.000 .000 360.Akomodasi Narasumber 2 org x 1 keg x 1 hr 2.880.Uang Harian Narasumber 2 Org x 1 keg 2.000 .000 600.000 300.200.Konsumsi Narasumber 1 ORG x 1 hr x 2 keg 2.ATK Peserta 24 ORG x 1 keg 24.000 200.000 .000 Belanja Perjalanan 1.00 OK 50.000 .000 120.000 .Penyusunan Laporan 1.00 OK 20.00 KEG 200.00 OK 100.740.Uang Harian Narasumber 1 org x 2 keg 2.ATK Kegiatan 1.000 .000 .00 KEG 200.000 .000 .Penyusunan Laporan 1.00 OK 350..000 .000 .000 .00 OK 100.000 100.000 1.00 KEG 200.000 150.Konsumsi 25 ORG x 3 hr x 1 keg 75.000.00 OK 10.000 C.Transport Narasumber 2 Org x 1 keg 2.000 700.000 .000 200.000 .000 1.Penggandaan 1.Dokumentasi & surat menyurat 5.Dokumentasi & surat menyurat 1.000 40.ATK Kegiatan 5.ATK Peserta 24 ORG x 5 keg 120.100.Penggandaan 5.Penyusunan Laporan 5.00 KEG 300.00 KEG 376.

000 240.Transport Fasilitator 2 org x 6 keg 12. Narasumber/Instruktur/Guru Inti 1.Penggandaan 1.000 .00 OK 50.00 OK 50.00 KEG 150. Guru pemandu diangkat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten berdasarkan hasil pelatihan yang telah diikutinya.000 1.925.00 OH 20.000 .00 OK 10.Konsumsi Narasumber 1 ORG x 1 hr x 3 keg 3.000 .00 OK 100.000 .050. Widyaiswara dari LPMP/PMPTK/PCT Widyaiswara yang menjadi narasumber berasal dari LPMP Jawa Barat/PMPT yang tergabung dalam PCT Propinsi Jawa Barat 3.000 .000 E.ATK Kegiatan 9.435.ATK Peserta 24 ORG X 9 keg 216.000 .350.ATK Kegiatan 1.000 .Penyusunan Laporan 1.00 KEG 200.000 1.000 300.Dokumentasi & surat menyurat 1..000 .350.000 100.00 OK 50. Dosen Pendamping (LPTK) Dosen Pendamping berasal dari LPTK yang telah mengikuti pelatihan Model Belajar .000 165.00 KEG 165. Banyaknya guru pemandu disesuaikan dengan banyaknya KKG yang menyelenggarakan pelatihan dengan Model Belajar BERMUTU 2.000 150.000 .000 D.000 .385.00 KEG 325.000 .Transport Narasumber 1 org x 3 keg 3.000 2.00 KEG 150.000 60.Transport Peserta 24 ORG x 1 KEG 24.000 600.000 C.000 200.Transport Fasilitator 2 ORG x 1 KEG 2.000 300.00 KEG 300.) OBSERVASI (24 org x 1 hr x 1 keg) 2.000 Belanja Bahan 815.000 .Penyusunan Laporan 9.000 Belanja Perjalanan 1.000 .000 Belanja Bahan 9.000 1.300.Dokumentasi & surat menyurat 9.160.115. Guru Pemandu /DCT Guru pemandu (fasilitator) bertugas memandu dan mengusahakan fasilitas pelaksanaan setiap kegiatan pelatihan dengan Model Belajar BERMUTU pada KKG.00 OK 20.000 .000 1.000 Belanja Perjalanan 1.000 300.200.000 .000 1.Penggandaan 9.00 OK 50.Uang Harian Narasumber 1 org x 3 keg 3.000 2.00 OK 350.950.) KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN (24 org x 1 hr x 9 keg) 11.000 .Transport Fasilitator 2 org x 3 keg 6.350.00 KEG 150.Konsumsi Fasilitator 2 ORG x 1 hr x 6 keg 12.00 KEG 150.

56 Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar Telepon (0265) 745111 F. Untuk menjamin pelaksanaan program secara berkualitas. D. Tingkat Propinsi: Dinas Pendidikan dan Tim Inti Provinsi memonitor pelatihan TIK dan memberikan umpan balik 3. maka diupayakan agar para guru merasa nyaman dan leluasa menyampaikan pendapat. E.Bermutu dan memperoleh rekomendasi dari Rektor/Dekan pada LPTK. Apabila para guru mempunyai keluhan atau hal-hal sensitif lainnya yang menurut pemikirannya perlu langsung direspon oleh tingkat propinsi atau pusat. Tingkat Nasional: Tim Pengembang memonitor pelatihan TIK dan kegiatan pelatihan pada KKG dan memberikan umpan balik 2. Tempat Pelaksanaan Adapun pelaksanaan KKG program BERMUTU bertempat di Sekolah Inti yaitu SD Negeri 3 Balokang dengan alamat Jalan Peta No. Para guru akan secara berkala (sesuai dengan kesepakatan/program kerja kelompok masing-masing) mengisi kuesioner tersebut untuk selanjutnya ditelaah dan direspon oleh Tim Inti Kabupaten untuk selanjutnya dihimpun dan dilaporkan kepada PCU sebagai masukan untuk perbaikan program secara menyeluruh. dengan saluran sebagai berikut: Nomor Telepon: 021-57950266 . Waktu/Jadwal Pelaksanaan Waktu Pertemuan dan Materi Pembelajaran yang akan Dilaksanakan I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII XIII XIV XV XVI Generik PTK ICT Bidang Ilmu Laporan Pendahuluan (Model BERMUTU Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Tindak Lanjut Keterampilan ICT 1& 2 Identifikasi Masalah Perencanaan Tindakan Penyusunan Proposal Pelaksanaan Tindakan Analisis dan Interpretasi Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 Penyusunan Laporan Waktu pelaksanaan kegiatan KKG Program Bermutu Gugus 2 Banjar (Kegiatan Inservice 3 hari kegiatan dan Kegiatan Rutin 16 kali pertemuan) akan dilaksanakan setiap hari Kamis mulai dari Bulan Oktober 2009 sampai dengan Bulan April 2010. Dosen Pendamping direkrut dari LPTK yang berdekatan dengan lokasi KKG bimbingan yaitu Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis atau Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya. harapan maupun keluhan. Tingkat Kabupaten/Kota: Dinas Pendidikan dan Tim Inti Kabupaten/Kota memonitor kegiatan pelatihan pada KKG dan memberikan umpan balik 4. pemantauan dan evaluasi program akan dilaksanakan pada setiap tingkatan secara terjadwal maupun tidak terjadwal: 1. dan akhir kegiatan. saat pelaksanaan. yang bersangkutan bisa mennyampaikannya ke PCU Ditjen PMPTK dan/atau ke Gerai Informasi dan Media Depdiknas. Rencana Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Program Rencana pemantauan dan evaluasi dilaksanakan sejak persiapan. Tingkat gugus sekolah: Evaluasi-diri Gugus 5. Tingkat sekolah: Evaluasi-diri Sekolah 6. untuk memaksimalkan kualitas dan kedalaman monitoring kegiatan. Adapun rencana pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program Model Belajar BERMUTU akan dilakukan oleh tim independen yang ditentukan oleh Dirbindiklat ke tiap tempat kegiatan. Selain itu. Tim Pengembang dibantu Konsultan Monitoring dan Evaluasi akan mengembangkan instrumen khusus berupa kuesioner terbuka (open-ended questionaire).

Minggu ke 3 Januari 2008 Penyusunan Program Kerja KKG dan Program Semester II TP.♣ Contoh : 5 (lima) daftar hadir kegiatan yang berbeda dalam 1 tahun terakhir♣   REKAP PELAKSANAAN KEGIATAN UNTUK 1 TAHUN TERAKHIR No Waktu Kegiatan Jenis Kegiatan 1. Dana yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut harus dipergunakan sebagaimana yang telah direncanakan dalam RKA. Bagi Sekolah : Diharapkan mendukung dan memfasilitasi sarana sekolah. 2.♣ Rekap pelaksanaan kegiatan untuk 1 tahun terakhir.go. Bagi dinas terkait (Dinas Pendidikan Kota Banjar) : Dimohon agar memfasilitasi sarana Sekolah dengan menyalurkan dana sharring.   BAB IV PENUTUP A. Rencana Pelaporan Rencana pelaporan dilaksanakan dalam bentuk laporan bulanan/triwulan. LPMP menyusun rekapitulasi laporan dari pengurus KKG dan dikirim kepada Direktur Bindiklat. agar dapat meningktakan kinerja Guru secara Profesional yang mengarah kepada peningkatan Manajemen Pendidikan dan menuju tercapainya tujuan pendidikan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif. Rekomendasi Bagi Guru : Agar berupaya melibatkan diri dalam melakukan inovasi pendidikan dengan melakukan pembelajaran secara profesional. 2007/2008 2.♣ Fotocopy bukti-bukti pengeluaran anggaran untuk kegiatan 1 tahun terakhir. RPP dan KKM sesuai dengan tuntutan KTSP 3. efektif dan menyenangkan (PAKEM) serta dapat meningkatkan kompetensi guru.Fax: 021-5733125 Website: www. Kesimpulan Pemberdayaan KKG Model Belajar BERMUTU di KKG Gugus 2 Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar akan mempersiapkan Guru sebagai tenaga pendidik di sekolah.id G. 3. kreatif. Minggu ke 3 Maret 2008 Perencanaan Jeda Semester . Pengurus KKG menyusun laporan penyelenggaraan pelatihan Model Belajar BERMUTU secara periodik dan dikirim kepada LPMP dan ditembuskan Kepala Dinas Pendidikan Kota. Lampiran-lampiran: Susunan Pengurus yang disyahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Dinas Pendidikan Kecamatan. B.depdiknas. Bagi lembaga terkait (LPMP) Dimohon agar memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dengan menyalurkan Dana Bantuan Langsung (DBL) tahun 2009 pada KKG Gugus 2 Kecamatan Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Minggu ke 3 Pebruari 2008 Sosialisasi Penyusunan Silabus. Penggunaan dana tersebut harus dipertanggungjawabkan kepada pemberi dana sesuai dengan aturan yang berlaku. tengah tahun dan akhir tahun dengan prosedur sebagai berikut: 1.

PdI. Minggu ke 2 Mei 2008 Sosialisasi pelaksanaan Ujian Sekolah dan UASBN 6. F1 dan F2 Diposkan oleh KKG BERMUTU GUGUS 2 BANJARdi 18. S.Pd. dengan harapan bahwa pada akhirnya program ini dapat menjadi model pengembangan profesional yang sistematis bagi KKG dan MGMP di seluruh Indonesia. Bhs.Pd.Pd. Program Belajar BERMUTU dilaksanakan di 76 kabupaten/kota di Indonesia. S. M. S. G. F. 2008/2009 7. Ketua : Adin. Tematik Kelas I : Ai Yani Suryaningsih. Sekretaris : Dudu Nurzaman. 1. C. Minggu ke 3 April 2008 Pelaksanaan Jeda Semester 5. Diposkan oleh KKG BERMUTU GUGUS 2 BANJARdi 18.4. Tematik Kelas II : Dede Juntiah. memberikan kontribusi pada upaya peningkatan kualifikasi peserta melalui pemberian angka kredit kepada yang berhasil menyelesaikan program ini. Minggu ke 3 September 2008 Penyusunan Silabus. dan pengawas untuk memperbaiki kualitas pembe-lajaran. meningkatkan kompetensi guru. S. Tematik Kelas III : Enay Sunarsih. S. memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas sistem pengembangan tenaga . Matematika : Nunung Siti Rohayati. serta Bahan Belajar Mandiri Manajemen untuk kepala sekolah dan pengawas. dan pengawas.Pd.Pd. S. a. Indonesia : Hermin.Pd. E.MPd. S. RPP. 2. 2008/2009 8. yaitu.251 komentar Susunan Pengurus SUSUNAN PENGURUS KKG GURU KELAS GUGUS 2 BANJAR KECAMATAN BANJAR – KOTA BANJAR A.Pd. kepala sekolah. S. S. Pemandu : A. B. Minggu ke 3 Juli 2008 Penyusunan Program Semester I TP. Ada dua Bahan Belajar Mandiri BERMUTU yang dapat digunakan dalam Program Belajar BERMUTU. yaitu Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu untuk guru SD dan SMP. Minggu ke 3 Desember 2008 Sosialisasi penulisan Buku Laporan Pendidikan. Titin Rusyanti. B.PdI D. 3.080 komentar Pengenalan BBM Bermutu PENGENALAN BAHAN BELAJAR BERMUTU BERMUTU Program Belajar BERMUTU yang dilengkapi dengan seperangkat Bahan Belajar Mandiri BERMUTU merupakan program untuk meningkatkan kualitas guru dalam pembelajaran yang dilaksanakan melalui kelompok kerja guru. Bendahara : Ai Saja’ah. S. IPS : Tatang Mugiyana. kepala sekolah. C. Tujuan Program Belajar BERMUTU memiliki 3 tujuan utama. ICT/TIK : Sugriawan.Pd. IPA : Dra. dan KKM Semester 1 TP. H.

IPA. serta pengembangan kompetensi guru untuk menggunakan strategi tersebut. aspek bidang ilmu. menganalisis dampak perbaikan yang dijalankan. Bahan Belajar Mandiri Generik yang memperkenalkan strategi belajar yang diutamakan dalam Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu. c. Halaman (Website) Cakrawala guru sebagai media penyimpan (repository) sumber belajar pendukung dan fasilitas interaksi. dan pengawas yang sistematis dan berkelanjutan. yaitu aspek kurikulum. serta pengembangan dan evaluasi pembelajaran secara terbuka . Bahan Belajar Mandiri Pengelolaan Program Belajar BERMUTU. 2. IPS. Ketiga strategi tersebut sebagai berikut: 1. terutama pengamatan dan pemodelan pembelajaran di kelas terbuka. 3. Tabel 1: Ruang Lingkup Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu Jenjang TIK Kajian Pembelajaran Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri SD/MI Kelas Awal Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas (Generik) Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas untuk PembelajaranTematik Bahan Belajar Mandiri SD/MI Kelas tinggi Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas (Generik) Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas untuk Pembelajaran Matematika. Bahasa Inggris Bahan Belajar Mandiri Generik mengembangkan tiga jenis strategi yang terfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan mengajar. kepala sekolah. serta diarahkan untuk mencapai peningkatan keterampilan guru dalam: 1. Bahan Belajar Mandiri TIK (ICT) dalam pembelajaran. Struktur Paket Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu terdiri atas beberapa komponen: 1. melakukan kajian sistematis terhadap proses belajar mengajar dari beberapa aspek. Bahasa Indonesia. refleksi kelompok dan perencanaan. IPA. 2. menggunakan beberapa strategi dalam Studi Pelajaran (Lesson Study). Bahasa Indonesia Bahan Belajar Mandiri SMP/MTs Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas (Generik) Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas untuk Pembelajaran Matematika. menggunakan dan menuliskan studi kasus pribadi sebagai catatan pengalaman mengajar. merancang tindakan perbaikan secara cermat dan sistematis. Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu akan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru dalam pembelajaran bidang ilmu secara profesional. 4. b. satu-tematik-untuk Kelas Awal) 3. dan 4. serta merangkum hasil-nya untuk menjadi acuan untuk proses belajar mengajar berikutnya.profesional program kelompok kerja guru. melakukan refleksi terhadap proses belajar mengajar yang dilaksanakan. Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi per jenjang (4 mata pelajaran per SD Kelas Tinggi dan SMP. 2. yang ditujukan bagi Dinas setempat dan pengurus program BERMUTU di tingkat KKG/MGMP. Ruang Lingkup Bahan Belajar Mandiri Bidang Ilmu dapat dilihat pada Tabel 1. dan aspek praktek mengajar. melaksanakan tindakan perbaikan. dan 5.

dan memperdalam pemahaman guru. . d. Perhitungan jumlah jam tatap muka dan jumlah jam tugas belajar mandiri didasarkan pada jumlah jam yang diwajibkan pada alokasi SKS.bersama kelompok sejawat 3. Kegiatan tatap muka di KKG/MGMP kemudian ditindaklanjuti dengan kegiatan pembelajaran terstruktur (Tugas Terstruktur) dan kegiatan pembelajaran mandiri (Tugas Mandiri). Sesi tatap muka dari bahan belajar mandiri dirancang berdasarkan asumsi bahwa pertemuan KKG/MGMP biasanya berlangsung selama 4 jam untuk setiap pertemuan. untuk mengerjakan tugas-tugas yang terdapat di dalam paket. Model Belajar BERMUTU Para guru menggunakan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU secara kolaboratif di dalam pertemuan KKG/MGMP. Tugas mandiri dilaksanakan pada setiap tahap kegiatan. Bahan Belajar Mandiri PHBS telah dikembangkan agar para guru dapat memperoleh pengakuan angka kredit dari hasil belajar mereka dalam Program Belajar BERMUTU di KKG dan MGMP. Kerjasama dengan LPTK Program Pembelajaran BERMUTU dirancang untuk membantu peningkatan kualifikasi para guru. tetapi diterapkan secara khusus pada bidang ilmu tertentu. Guru yang menyelesaikan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU akan menghasilkan portofolio belajar yang minimal terdiri dari satu rancangan atau proposal PTK. menggunakan keterampilan PTK guna meningkat-kan pembelajaran. Uraian tugas terstruktur dan mandiri terdapat di dalam setiap Bahan Belajar Mandiri. dan kapasitas guru dalam mengembangkan kurikulum. kesempatan pengakuan hasil belajar sebelumnya (PHBS/Recognition of Prior Learning) dikembangkan melalui program studi yang sesuai dengan kegiatan pengembangan profesional KKG dan MGMP. e. Di dalam pertemuan tersebut terjadi pembelajaran sesama/sejawat yang dipandu oleh guru pemandu. Dalam Tugas Terstruktur setiap peserta pelatihan (guru) berlatih untuk menerapkan hal-hal yang telah dipelajari dari pelatihan di dalam kelas atau sekolah masing-masing. dan untuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya sebagai sumber belajar dalam meningkatkan cara mereka mengajar. Sesuai dengan Undang-Undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Bahan Belajar Mandiri BERMUTU ditujukan bagi guru pemandu yang akan memandu dan memfasilitasi proses pembelajaran guru dalam Program Belajar BERMUTU yang diselenggarakan di tingkat KKG/MGMP. Bahan Belajar Mandiri Program BERMUTU bertujuan memantapkan pengetahuan. dasar lembar sebar untuk merekam kemajuan para siswa. Hasil tugas terstruktur dari masing-masing peserta akan menjadi dasar untuk belajar pada pertemuan KKG/MGMP berikutnya. satu laporan PTK. dan praktik mengajar. Tugas mandiri dimaksudkan untuk memantapkan. dan 3 buah hasil kajian kritis bidang ilmu. Tiaptiap aspek digali melalui keterampilan yang dipelajari dalam Bahan Belajar Mandiri Penelitian Tindakan Kelas yang bersifat generik. dan penggunaan internet untuk pencarian informasi. memperluas. Bahan Belajar Mandiri TIK dalam Pembelajaran menyediakan strategi pengembangan kompetensi dasar komputer yang relevan bagi para guru. meliputi: dasar pengolah kata. Bahan Belajar Mandiri dimaksudkan pula agar dapat digunakan oleh para peserta KKG/MGMP sebagai Bahan Belajar mandiri untuk memeriksa kembali hal-hal yang telah mereka pelajari dalam sesi tatap muka.

Jadwal Program BERMUTU Setiap Bahan Belajar Mandiri BERMUTU memiliki bobot untuk dipelajari selama 16 kali dalam waktu 1 semester sampai satu tahun. Para dosen juga akan menjadi asesor portofolio guru di LPTKnya masing-masing. sehingga diperoleh pola pertemuan sebagai berikut. untuk membantu para guru menganalisis temuan mereka. dosen LPTK diharapkan memberikan pembimbingan setidaknya dua kali dalam 16 (enam belas) kali pertemuan yang dirancang (lihat Tabel 2 berikut ini). Sangat direkomendasikan agar dosen LPTK dapat mengikuti dan menyelia beberapa titik dalam proses PTK.Selain itu. Bahan Belajar Mandiri Bidang Studi 16 x pertemuan dalam waktu 1 tahun 1 Pendahuluan (Model BERMUTU) 2 Generik Identifikasi Masalah 3 Perencanaan Tindakan 4 Pelaksanaan Tindakan 5 Analisis dan Interpretasi 6 Refleksi dan Tindak Lanjut 7 TIK/ICT Keterampilan TIK/ICT 1 & 2 8 9 Bidang Ilmu Identifikasi Masalah 10 Perencanaan Tindakan 11 Penyusunan Proposal 12 Pelaksanaan Tindakan 13 Analisis dan Interpretasi 14 Refleksi dan Perencanaan Siklus 2 15 Laporan Penyusunan Laporan 16 Diposkan oleh KKG BERMUTU GUGUS 2 BANJAR . Namun proses pertemuan di KKG/MGMP diatur untuk mengakomodasikan peserta mempelajari beberapa Bahan Belajar Mandiri selama 16 kali pertemuan. f. LPTK berpartisipasi dalam pembimbingan yang diberikan kepada guru khususnya dalam aspek pelatihan keterampilan PTK. Guna memenuhi persyaratan penjaminan mutu untuk pengakuan angka kredit guru oleh LPTK.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->