Biaya Modal MODUL 8

BIAYA MODAL (COST OF CAPITAL)
Agus Zainul Arifin

Keputusan penganggaran modal yang melibatkan analisis arus kas yang didiskontokan, tingkat diskontonya disini disebut biaya modal.

Biaya modal adalah faktor kunci dalam keputusan yang berhubungan dengan penggunaan modal utang atau modal ekuitas. Biaya modal adalah biya yang harus dikeluarkan / hrs dibayar. Untuk mendapatkan modal yang baik yang berasal dari utang, saham preferen, saham biasa, maupun laba yang ditahan untuk membiayai investasi perusahaan. Konsep biaya modal hanya relevan untuk keputusan jangka panjang.

Pengertian rate of return dapat dilihat dari 2 sisi. Dari pihak investor, tinggi rendahnya tingkat laba yang disyaratkan merupakan pencerminan oleh tingkat resiko aktiva yang dimiliki dan struktur modal serta faktor lain seperti manajemen. Sedangkan di pihak perusahaan, tingkat laba yang diminta. Merupakan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan modal dari pemegang saham secara umum bahwa resiko perusahaan yang tinggi berakibat bahwa tingkat keuntungan yang diminta oleh investor juga tinggi dan biaya modal / juga tinggi. Tinggi rendahnya tingkat keuntungan yang diminta dipengaruhi oleh tingkat keuntungan bebas resiko (risk free rate) (Rf) dan risk premium untuk mengkompensasikan resiko yang melekat pada surat berharga itu. Rp = Rf + risk premium.

EXPECTED RATE OF RETURN Rp = tingkat keuntungan yang diminta. Rp dipengaruhi oleh 2 faktor (1) tingkat inflasi yang diharapkan (2) demand&suppy dana 2 faktor tersebut sangat mempengaruhi return pada surat berharga bebas resiko & Required rate of return bagi semua surat berharga juga akan dipengaruhi oleh risk free. Bagi surat berharga yang spesifik terdapat 4 komponen resiko yang menentukan risk premium : (1) Bussiness risk ditentukan oleh variabilitas laba sebelum bunga & pajak Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Dr. Ir. Agus Zainul Arifin, MM MANAJEMEN KEUANGAN

dan ekuitas saham biasa-disebut komponen modal. ditunjukkan variabilitas laba per lembar (EPS) . dan seperti faktor-faktor lainnya. B. menunjukkan variabilitas tingkat keutungan atas surat berharga.UMB Dr. yang empat komponen struktur modal yang utama . BIAYA UTANG (COST OF DEBT) Besarnya tingkat keuntunganyang diminta investor (Kd) tersebut adalah sama dengan tingkat bunga yang menyamakan present value penerimaan di masa datang yang berupa bunga (I) dan pembayaran pokok pinjaman. (2) Financial risk. dan penerbitan saham biasa baru. (3) Marketability risk. atau ekuitas yang diperoleh dengan menerbitkan saham biasa baru sebagai pengganti laba ditahan WACC = biaya modal rata-rata tertimbang untuk C. Agus Zainul Arifin. LOGIKA BIAYA MODAL RATA-RATA TERTIMBANG Bagi perusahaan ini. Modal merupakan faktor produksi yang dibutuhkan. laba ditahan. modal mempunyai biaya. menunjukkan kemampuan investasi untuk membeli & menjual surat berharga perusahan. MM MANAJEMEN KEUANGAN . DEFINISI DASAR Pos-pos yang berada pada sisi kanan neraca-berbagai jenis utang. marjinal perusahaan. Ir. dimana T merupakan tarif pajak. (4) interest rate risk. Konsentrasi kita dalam membahas biaya modal kali ini pada utang. biaya komponen setiap jenis modal tersebut ditunjukkan dengan simbol-simbol berikut : Kd = suku bunga utang baru perusahaan = biaya komponen utang sebelum pajak Kd (1-T) = biaya komponen utang setelah pajak. Kd (1-T) merupakan biaya utang yang digunakan menghitung biaya modal rata-rata tertimbang Kps = biaya komponen saham preferen Ks = biaya komponen laba ditahan (atau ekuitas internal ) Ke = biaya komponen ekuitas eksternal. A. biaya modal harus merefleksikan biaya rata-rata dari berbagai sumber dana jangka panjang yang digunakan.(M) dengan dana yang diberikan saat ini (harga surat berharga/ obligasi = Po) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . tidak hanya biaya ekuitas perusahaan. saham preferen. saham preferen.Biaya Modal (EBIT).

Karena pembayaran bunga merupakan pengurang pajak. kita berkepentingan dengan biaya utang marjinal. Dps. dibagi dengan harga penerbitan bersih. Biaya utang adalah suku bunga atas utang baru. Agus Zainul Arifin. Apabila saham preferen yang dikeluarkanmemiliki jatuh tempomaka untuk mencari biaya modal saham preferen (Kp) adalah sama dengan menghitung biaya modal utang. bergantung pada arus kas setelah pajak. apakah sebuah mesin baru akan menghasilkan pengembalian yang lebih besar daripada biaya modal yang diperlukan untuk memperoleh mesin tersebut? Suku bunga yang dikenakan atas pinjaman perusahaan di masa lalu tidak relevan-kita membutuhkan biaya modal baru. maka biaya utang setelah pajak (Ki) harus disesuaikan dengan cara mengalikan (1-pajak) sehingga menjadi : Ki = Kd (1-t) Biaya utang setelah pajak (Kd(1-T)) digunakan untuk menghitung biaya modal rata-rata tertimbang. Pn. Kps. yang membuat biaya utang setelah pajak lebih kecil daripada biaya utang sebelum pajak. Nilai saham perusahaan. D. MM MANAJEMEN KEUANGAN . Komponen biaya saham preferen = Kps = Dps dibagi Pn Pusat Pengembangan Bahan Ajar . BIAYA SAHAM PREFEREN (KPS) Biaya modal saham preferen adalah sebesar tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh investor saham preferen. dan hal itu merupakan suku bunga utang Kd. maka biaya utang sama dengan tingkat bunga.UMB Dr. dengan kata lain. yang dihitung sebagai deviden saham preferen. Biaya saham preferen merupakan tingkat pengembalian yang diperlukan investor atas saham preferen perusahaan. Karena bunga merupakan beban yang dapat dikurangkan. Ir.Biaya Modal Jika obligasi baru dijual dengan harga sama dengan nilai nominal dan tidak ada floation cost. dikurangi penghematan pajak yang dihasilkan karena bunga sudah dikurangi. bukan atas utang yang masih beredar. maka bunga menghasilkan penghematan pajak yang mengurangi biaya utang bersih. Perhatian utama kita berkaitan dengan biaya modal terletak pada penggunaannya untuk keputusan penganggran modal-misalnya. yang ingin kita maksimumkan.

(2) menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Penerimaan kas dari penjualan saham baru adalah sebesar harga jual dikurangi dengan biaya emisi.UMB Dr. maka : a. Ks Pusat Pengembangan Bahan Ajar . jika perusahaan tidak dapat menginvestasikan laba ditahan dan menghasilkan paling tidak sebesar Ks. Tingkat pengembalian yang diperlukan. dan (3) menggunakan pendekatan bond yield plus risk premium. Ks. atau dalam hal lainnya. Jika saham berada dalam ekuilibrium. Perusahaan memperoleh modal sendiri dengan dua cara : (1) laba ditahan dan (2) mengeluarkan saham baru. Laba perusahaan setelah pajak adalah milik pemegang saham.Biaya Modal Tidak ada penghematan pajak yang berhubungan dengan penggunaan saham preferen. BIAYA MODAL SENDIRI Biaya modal sendiri adalah sebesar tingkat keuntungan yang disyaratkan/ required rate of return investor saham biasa. Karenanya. Dengan demikian manajemen dapat membagikan laba setelah pajak yang diperolehnya sebagai dividen atau menahanya dalam bentuk laba ditahan. Jika manajemen memutuskan untuk menahan laba. maka terdapat biaya oportunitas yang terlibat-pemegang saham akan menerima laba sebagai deviden dan menginvestasikan uang ini dalam saham lainnya. Agus Zainul Arifin. maka perusahaan harus membayar dana tersebut kepada pemegang saham serta membiarkan mereka melakukan investasi secara langsung dalam aktiva lainnya yang dapat memberikan pengembalian ini. 1. Jadi. Ir. Alasan mengapa kita harus membebankan biaya modal ke laba ditahan mencakup prinsip biaya oportunitas. perusahaan harus memperoleh laba ditahan paling tidak sama dengan yang diterima pemegang saham atas investasi alternatif dengan resiko yang sebanding. Terdapat tiga pendekatan untuk menentukan besarnya Ke : (1) menggunakan model pendiskontoan aliran kas. harus = tingkat pengembalian yang diharapkan. MM MANAJEMEN KEUANGAN . dalam real estate. Biaya Laba ditahan Biaya laba ditahan merupakan tingkat pengembalian yang diperlukan pemengang saham atas modal ekuitas perusahaan yang diperoleh dari laba ditahan. E. dalam obligasi.

Jika pertumbuhan perusahaan di masa lalu terlalu tinggi atau terlalu rendah. 1. dan gunakan ini sebagai indeks resiko saham. Ir. dimana pengembalian yang diharapkan atas saham dengan pertumbuhan konstan = hasil deviden saham. Treasury atau suku bunga Treasury Bill jangka pendek (30 hari) Langkah 2 : estimasi koefisien beta saham. Langkah 3 : estimasi tingkat pengembalian yang diharapkan atas pasar. Tanda i menunjukkan beta perusahaan ke-i. yaitu : Langkah 1 : estimasi suku bunga bebas resiko. ditambah tingkat pertumbuhan yang diharapkan.rata saham. baik karena situasinya yang unik maupun karena fluktuasi perekonomian secara umum.UMB Dr. Agus Zainul Arifin. MM MANAJEMEN KEUANGAN . RP.S. Krf. tingkat resistensi. lalu mengalikan tingkat resistensi dengan tingkat pengembalian atas ekuitas yang diharapkan di masa depan perusahaan. ditambah premi resiko. marjin laba. Metode lainnya untuk mengestimasi g meliputi peramalan pertama dari rasio pembayaran deviden rata-rata di masa depan perusahaan dan komplemennya. Krf. 2. Pendekatan CAPM Salah satu pendekatan untuk mengestimasi biaya laba ditahan adalah menggunakan model penetapan harga aktiva modal. Pengembalian yang diperlukan adalah = suku bunga bebas resiko. dan faktor-faktor kompetitif. Pendekatan Hasil Deviden Plus Tingkat Pertumbuhan. maka investor tidak akan memproyeksikan tingkat pertumbuhan masa lalu ke masa depan. yang biasanya berupa suku bunga obligasi U. dengan memperhatikan faktor-faktor seperti proyeksi penjualan. g. D1 / D0. bi. Km.Biaya Modal b. Analisis sekuritas secara reguler membuat ramalan tentang pertumbuhan laba & deviden. atau atas rata. atau Arus Kas yang didiskontokan (DCF) Metode esrimasi biaya ekuitas ini disebut metode arus kas yang didiskontokan atau DCF. Langkah 4 : subtitusi nilai sebelumnya ke persamaan CAPM untuk mengestimasi pernyataan : Ks = Krf + (Km – Krf)bi tingkat pengembalian yang diperlukan atas saham pada Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

Agus Zainul Arifin. MM MANAJEMEN KEUANGAN . nilai saham adalah: S= N I ks Karena itu biaya modal ekuitas adalah: ks = N I S selain itu. definisi akuntansi laba bersih adalah: NI = (X – kbB) – (X – kbB)T Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Kita ketahui bahwa untuk arus laba yang terus-menerus. Ks. Ks = hasil obligasi + premi resiko 2. tentang biaya modal ekuitas. Laba bersih yang tersedia untuk dibagikan kepada yang berhak. adalah laba sesudah dikurangi pajak penghasilan. Pendekatan Hasil Obligasi Plus Premi Resiko Adalah logis untuk menganggap bahwa perusahaan yang beresiko.UMB Dr. dan sebagai akibatnya memiliki suku bunga utang yang tinggi. Pajak Perseroan Saja Kita mulai dengan tarif pajak perseroan yang besarnya proporsional dna kita sebut dengan T. Ir. juga akan memiliki ekuitas yang beresiko dan berbiaya tinggi. berperingkat rendah. atau ekuitas eksternal.Biaya Penerbitan Baru Saham Biasa.Biaya Modal 3. atau Ekuitas Eksternal. Kita mulai dengan definisi biaya modal ekuitas dan laba bersih. Ke Biaya ekuitas saham biasa baru. karena biaya flotasi terlibat dalam penerbitan saham biasa baru. lebih tinggi daripada biaya laba ditahan. Ke. serta prosedur yang mendasarkan ekuitas dapat dengan mudah mengobservasi biaya utang dengan menggunakan logika ini. Dengan demikian kita dapatkan persamaan: VU = X (1 −T ) Ku Penyusunan kembali persamaan diatas menghasilkan persamaan kU = X (1 −T ) Vu Hal ini membawa kita kepada Dalil MM II.

MM MANAJEMEN KEUANGAN . dan ekuitas saham biasa yang akan memaksimalkan harga saham perusahaan. G. Definisi tradisional biaya modal tersebut adalah: k = WACC = kb(1-T) B S + ks VL VL kesulitan utama dari definisi tradisional ini adalah walaupun dapat digunakan untuk menghitung WACC tidak dapat digunakan untuk memberitahukan pada kita bagaimana WACC berubah jika leverage keuangan perusahaan berubah. Sedangkan biaya modal rata-rata tertimbang. Kita mulai dengan model deskristif biaya modal sebagai biaya tertimbang nilai pasar hutang dan ekuitas. BIAYA MODAL MARJINAL. Agus Zainul Arifin. WACC Target struktur modal (optimal) merupakan persentase hutang. F. Definisi Moigliani – Miller tentang rata-rata tertimbang nilai modal tidak hanya menyatakan kepada kita bagaimana WACC berubah dengan meningkatnya leverage.UMB Dr. Seluruh peningkatan nilai perusahaan ditambahkan kepada para pemegang saham yang mula-mula. 3. Jika perusahaan mengerjakan proyek-proyek sehingga memperoleh penghasilan yang lebih besar daripada WACC-nya.Biaya Modal Persamaan ini adalah Dalil MM II dengan pajak penghasilan yang menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah sama dengan biaya modal dari sebuah perusahaan yang unleverage ditambah dengan selisih (sesudah pajak) antara biaya modal perusahaan yang unlevered dengan biaya hutang. 2. Ir. BIAYA MODAL KOMPOSIT. saham preferen. ATAU RATA-RATA TERTIMBANG. dan ekuitas saham biasa. saham preferen. Jika arus kas investasi baru didiskontokan pada tingkat WACC arus ini didefinisikan sebagai arus kas operasi setelah pajak yang akan diterima perusahaan jika perusahaan tersebut tidak mempunyai hutang. tetapi juga menyimpulkan aspek-aspek lain dari pembiayaan atau keuangan yaitu: 1. Selanjutnya. rata-rata tertimbang biaya modal marjinal (weighted average cost of capital = WACC) dapat dirumuskan dalam tiga versi. dibagi dengan rasio leveragenya. hal itu akan meningkatkan kekayaan para pemegang saham. MCC Pusat Pengembangan Bahan Ajar . WACC ialah rata-rata tertimbang komponen biaya hutang.

biaya rata-rata tertimbang setiap dolar modal baru juga meningkat. atau sebagai akibat kenaikan lebih lanjut dari biaya flotasi ketika perusahaan menerbitkan lagi saham biasa. yang didefinisikan sebagai bagian laba tahun ini yang diputuskan akan ditahan dalam bisnis oleh manajemen dan tidak digunakan sebagai deviden (tetapi bukan laba ditahan masa lalu. b. dan laim-lain) 2. Laba ditahan. peralatan. Lebih lanjut kita telah : a. ketika perusahaan memperoleh lebih banyak dana selama satu periode waktu tertentu.Biaya Modal Biaya modal marjinal merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan tambahan dolar modal baru. persediaan. H. Biaya modal juga akan meningkat karena kenaikan biaya utang atau biaya saham preferen.UMB pajak. saham preferen. MM MANAJEMEN KEUANGAN . dan ketika hal ini terjadi. Skedul biaya modal marjinal ialah sebuah grafik yang menghubungkan biaya ratarata tertimbang perusahaan dari setiap dolar modal dengan jumlah total modal baru yang diperoleh. karena laba tersebut telah diinvestasikan dalam pabrik. Memperlihatkan skedul MCC dengan kemiringan ke atas. Hasil dari penjualan saham biasa baru Skedul MCC di luar Break Point Laba Ditahan Apakah ada break lain dalam skedul ini? Jawabannya. Agus Zainul Arifin. serta ekuitas saham biasa mulai meningkat. Ir. biaya utang. biaya rata-rata tertimbang dari dolar terakhir modal baru yang diperoleh. tanpa investasi dengan asumsi tanpa dikenai Pusat Pengembangan Bahan Ajar . adalah ada. yang mencerminkan hubungan positif antara modal yang diperoleh dengan biaya modal. KASUS BEBAS PAJAK Karya klasik Moigliani – Miller (MM) yang membahas sebuah perusahaan tanpa pertumbuhan. Ekuitas saham biasa baru berasal dari 2 sumber : 1. Nilai Dr. Break Point Laba Ditahan Dalam praktiknya. Mengidentifikasikan ketidakmampuan kita untuk mengukur biayabiaya ini secara tepat dengan menggunakan satu band biaya bukan satu garis.

Dalam pembahasannya mereka menerapkan bahwa perusahaan dengan ukuran yang berbeda hanya akan berselisih sebesar ” faktor skala” dan juga menunjukkan bahwa arus kas dari dua perusahaan (atau proyek) yang berbeda ukuran atau skalanya akan berkorelasi dengan sempurna. Ir. rendah dari pada WACC perusahaan tanpa leverage. ku. kita memperoleh hasil berupa persamaan yaitu VL = VU + TB. Yang menyatakan bahwa biaya moal perusahaan apa saja. dibagi dengan biaya modal. k: V= NOI X = k k MM ketika mereka mengatakan bahwa perusahaan dengan tingkat risiko tertentu akan mempunyai tingkat diskonto yang sama.UMB Dr. Kita juga dapat merumuskan kembali pesamaan diatas untuk mencari k. I. tidak tergantung pada struktur modalnya. hal ini menganjurkan diadakannya modifikasi atas model MM yang mula-mula dengan unsur pajak.Biaya Modal perusahaan (atau proyek) yang demikian adalah arus kas perpetualnya. BIAYA MODAL DENGAN PAJAK PERORANGAN DAN PAJAK PERSEROAN Dalam diskusi tentang biaya modal dengan pajak perseroan. Bahkan dikesankan bahwa perusahaan akan menggunakan hutang 100% dalam struktur modalnya. Hal ini terlihat jelas pada persamaan: k = k U (1-TL) Implikasinya adalah makin besar hutang makin baik. Jelas kita akan mengabaikan rasio leveage yang sedemikian tinggi. dan bahwa besar biaya ini adalah sama dengan tingkat kapitalisasi arus modal murni dari jenis (risiko) perusahaan yang bersangkutan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Kita peroleh persamaan k = ku = X V persamaan ini merupakan perumusan kembali Dalil I dalam bentuk biaya modal (atau hasil pengembalian atas aktiva). Agus Zainul Arifin. Implikasi lebih lanjut ialah bahwa biaya modal rata-rata tertimbang dari perusahaan dengan leverage. N I atau O X. MM MANAJEMEN KEUANGAN .

MM MANAJEMEN KEUANGAN . Ir. Tpb akan kita dapatkan: V L = VU + (1 − 1 + Tc ) B L = VU + Tc B. adalah sama dengan pajak atas pendapat obligasi (Tax on Bond Income).   Jika pajak atas pendapatan saham biasa (Tax on Common Stock Income). Dengan demikian kita dapatkan:  (1 − Tc ) (1 − T ps )  α (V L − B L ) = αS U − α   BL  (1 − T pb )    Kita coret α nya dan menyusun kembali persamaan tersebut. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB Dr. Analisis tersebut memberikan kesimpulan seperti sebelumnya. Dua alternatif yang ada adalah membeli saham (equity) dari sebuah perusahaan dengan leverage atau dari perusahaan tanpa leverage. Analisis yang dilakukan serupa dengan yang telah dilakukan dalam dunia dengan pajak perseroan saja.Biaya Modal Perluasan yang mungkin adalah dengan memasukkan pajak penghasilan perorangan (personal taxes) disamping pajak penghasilan perseroan (corporate taxes). Tps. kita akan memperoleh  (1 − TC ) ( (1 − T ps ) )  V L = VU + B L −  (1 − T pb )  BL     = VU + 1 −    (1 − TC ) ( (1 − T ps ) )  (1 − T ) pb  BL   Andaikan kita temukan bahwa G adalah keuntungan yang didapatkan dari leverage dan B adalah BL. Agus Zainul Arifin. maka nilai investasi juga sama. Karena itu kita tetapkan bahwa nilai kedua investasi itu satu dengan lainya adalah sama. dimana karena hasil pengembalian dalam dolar adalah sama.maka G = 1 −    (1 − Tc ) (1 − T ps )  (1 − T ) pb  B. dan menjual obligasi yang menhasilkan hasil pengembalian dalam jumlah yang sama dengan hasil pengembalian yang didapatkan bila alternatif pertama diambil.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA MODAL Ada 2 faktor yang mempengaruhi biaya modal. penyisihan penyusutan dan penyisipan untuk deplesi hasil tambang. Tidak semua perusahaan membayar tarif pajak efektif yang sama. Jadi. Keuntungan marjinal yang iharapkan dari lindungan pajak ini akan dikaitkan dengan biaya kepailitan marjinal yang diharapkan untuk menghasilkan tingkat leverage keuangan yang optimum. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Sebagai tambahan. 2. atau deplesi. Agus Zainul Arifin.Biaya Modal De Angelo dan Masulis (1980) mengembangkan analisis ini lebih lanjut disamping memperhitungkan bunga pinjaman. yaitu : a. maka biaya utang juga akan meningkat karena perusahaan harus membayar pemegang obligasi dengan suku bunga yang lebih tinggi untuk memperoleh modal utang. Mereka menunjukkan bahwa makin besar hutang diambil. jika terdapat biaya kepailitan (bankruptcy costs) yang cukup berarti. Model yang dikembangkan DeAngelo dan Masulis ini menduga bahwa perusahaan akan memilih tingkat hutang yang berkorelasi negatif dengan tingkat lindungan pajak lain seperti kredit pajak investasi penyusutan. mereka juga mempertimbangkan peranan lindungan pajak perusahaan. Selain itu. Tarif Pajak Tarif pajak yang berada jauh di luar kendali perusahaan (walaupun perusahaan telah melakukan lobi untuk mendapatkan perlakuan pajak yang lebih lunak). Tingkat suku bunga Jika suku bunga dalam perekonomian meningkat. Ir. hal ini makin mengutakan kondisi yang mendorong terciptanya suatu struktur modal yang optimum. J. memiliki pengaruh penting terhadap biaya modal. kemungkinan terjadinya keadaan dimana penghasilan tidak mencukupi untuk dapat memanfatkan semua lindungan pajak yang ada juga makin meningkat. eksistensi berbagai lindungan pajak ini dapat menghasilkan struktur hutang optimum. ingat kembali dari perusahaan kita mengenal CAPM di masa suku bunga yang lebih tinggi juga meningkatkan niaya modal ekuitas saham biasa dan preferen. MM MANAJEMEN KEUANGAN . Lindungan pajak perusahaan ini mencakup kredit pajak investasi.UMB Dr. Faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan perusahaan 1.

Kebijakan struktur modal Biaya utang setelah pajak adalah lebih kecil daripada biaya ekuitas. dan menerima proyek jika PV arus kas masuk di masa depan melebihi biaya proyek L.UMB Dr. Agus Zainul Arifin. Ir. Kebijakan investasi Ketika kita mengestimasi biaya modal. MENGGUNAKAN MCC DALAM PENGANGGARAN MODAL : SEBUAH TINJAUAN Pada pokoknya. dan kenaikan komponen biaya ini cendrung mengoffset pengaruh perubahan bobot. arus kas penyusutan dapat direinvestasi atau dikembalikan kepada investor (pemegang saham dan kreditor) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . semakin tinggi rasio pembayaran deviden. semakin rendah jumlah laba ditahan. kita menggunakan tingkat pengembalian yang diperlukan atas saham dan obligasi perusahaan yang beredar sebagai titik awal. Membandingkan PV setiap proyek dengan biayanya. 3. 2. yang didiskontokan pada biaya modal yang digunakan untuk membiayai proyek. BEBERAPA PERMASALAHAN DALAM BIAYA MODAL Masalah tersebut antara lain : a. Mengidentifikasi sejumlah peluang investasi yang tersedia b. dan menjumlahkan PV tersebut untuk memperoleh total PV setiap proyek d. Karenanya.Biaya Modal b. Mengestimasi arus kas di masa depan yang berhubungan dengan setiap proyek c. Mencari nilai sekarang dari setiap arus kas di masa depan. Dana yang dihasilkan dari penyusutan Secara singkat. K. penganggaran modal terdiri dari langkah-langkah berikut : a. untuk setiap tingkat laba tertentu. Kebijakan deviden Laba ditahan merupakan laba yang belum dibayarkan sebagai deviden. kenaikan penggunaan utang akan meningkatkan resiko baik utang maupun ekuitas. Faktor-faktor yang dapat dikendalikan perusahaan 1. MM MANAJEMEN KEUANGAN . sehingga break point laba ditahan semakin jauh bergeser ke kiri dalam skedul MCC. Akan tetapi.

Yogyakarta: BPFE Pusat Pengembangan Bahan Ajar . B. T. Sartono. Florida: Hartcourt. M. 9th ed. Biaya modal untuk proyek dengan resiko yang berbeda f. F. J. Fundamentals of financial management.Biaya Modal b. Usaha Kecil d. Ir. J. Perusahaan Tertutup c. Managerial finance. MM MANAJEMEN KEUANGAN . F. & Houston. Agus. 9th ed. F.. (2001). Bobot struktur modal DAFTAR PUSTAKA Brigham. Florida: Dryden Press. (1992).. E.. Manajemen Keuangan. Copeland. Agus Zainul Arifin..E.UMB Dr. Masalah pengukuran e. (1994). & Weston. A..