Kenduren- Adat Istiadat Jawa Tengah JAWA TENGAH - Adat Istiadat - Budaya Kenduren- Adat Istiadat Jawa Tengah

Kenduren Kenduren/ selametan adalah tradisi yang sudaah turun temurun dari jaman dahulu, yaitu doa bersama yang di hadiri para tetangga dan di pimpin oleh pemuka adat atau yang di tuakan di setiap lingkungan, dan yang di sajikan berupa Tumpeng, lengkap dengan lauk pauknya. Tumpeng dan lauknya nantinya di bagi bagikan kepada yang hadir yang di sebut Carikan ada juga yang menyebut dengan Berkat. Carikan/ berkat Tujuan dari kenduren itu sendiri adalah meminta selamat buat yang di doakan, dan keluarganya,kenduren itu sendiri bermacam macam jenisnya, antara lain : * kenduren wetonan ( wedalan ) Di namakan wetonan karena tujuannya untuk selametan pada hari lahir ( weton, jawa ) seseorang. Dan di lakukan oleh hampir setiap warga, biasanya 1 keluarga 1 weton yang di rayain , yaitu yang paling tua atau di tuakan dalam keluarga tersebut. Kenduren ini di lakukan secara rutinitas setiap selapan hari ( 1 bulan ). Biasanya menu sajiannya hanya berupa tumpeng dan lauk seperti sayur, lalapan, tempe goreng, thepleng, dan srundeng. tidak ada ingkung nya ( ayam panggang ). * Kenduren Sabanan ( Munggahan ) Kenduren ini menurut cerita tujuannya untuk menaik kan para leluhur. Di lakukan pada bulan Sya’ban, dan hampir oleh seluruh masyarakat di Watulawang dan sekitarnya, khususnya yang adatnya masih sama, seperti desa peniron, kajoran, dan sekitarnya. Siang hari sebelum di laksanakan upacara ini, biasanya di lakukan ritual nyekar, atau tilik bahasa watulawangnya, yaitu mendatangi makan leluhur, untuk mendoakan arwahnya, biasanya yang di bawa adalah kembang, menyan dan empos ( terbuat dari mancung ). Tradisi bakar kemenyan memang masih di percaya oleh masyarakat watulawang, sebelum mulai kenduren ini pun, terlebih dahulu di di jampi jampi in dan di bakar kemenyan di depan pintu. Menu sajian dalam kenduren sabanan ini sedikit berbeda dengan kenduren Wedalan, yaitu disini wajib memakai ayam pangang ( ingkung ). * Kenduren Likuran Kenduren ini di laksanakan pada tanggal 21 bulan pasa ( ramadan ), yang di maksudkan untuk memperingati Nuzulul Qur’an. dalam kenduren ini biasanya di lakukan dalam lingkup 1 RT, dan bertempat di ketua adat, atau sesepuh di setiap RT. dalam kenduren ini, warga yang datang membawa makanan dari rumah masing2, tidak ada tumpeng, menu sajiannya nasi putih, lodeh ( biasanya lodeh klewek) atau bihun, rempeyek kacang, daging, dan lalapan. * Kenduren Badan ( Lebaran )/ mudunan Kenduren ini di laksanakan pada hari Raya Idul Fitri, pada tanggal 1 sawal ( aboge ). kenduren ini sama seperti kenduren Likuran,hanya tujuannya yang berbeda yaitu untuk menurunkan leluhur. TYang membedakan hanya, sebelum kenduren Badan, biasanya di dahului dengan nyekar ke makam luhur dari masing2 keluarga.

* Kenduren Ujar/tujuan tertentu Kenduren ini di lakukan oleh keluarga tertentu yang punya maksud atau tujuan tertentu. wortel. * Kenduren Muludan Kenduren ini di lakukan pada tanggal 12 bulan mulud. melati. atau ayng punya ujar/ omong. Sebelum kenduren ini biasanya di awali dengan ritual Nyekar terlebih dahulu. Setelah selesai baru makan nasi urab. diusahakan agar mencari pisang raja sesisir yang buahnya hanya satu. Sedangkan saat di cek perut si Ibu ternyata si bayi senang nendang-nendang. dan lauk tambahan lainnya untuk makan nasi). Sedangkan di saat kehamilan berusia 7 (tujuh) bulan. dimana yang mitoni berganti kain sampai 7 (tujuh) kali. artinya memungut anak. maka itu tanda bayi lakilaki. dan demikian sebaliknya jika anaknya perempuan. Kenduren ini biasanya banyak di lakukan pada bulan Suro ( muharram ). dan membawa makanan dari rumah masingmasing. yang secara magis diharapkan dapat menyebabkan hamilnya si Ibu yang memungut anak. biasanya dalam kenduren ini ada ritual mbeleh wedus ( motong kambing ) yang kemudian di amsak sebagai becek dalam bahasa watulawang ( gulai ). Pada saat si Ibu hamil. sebab menurut gugon tuhon (takhayul yang berlaku) jika pisang ini dimakan akan nuwuhaken (menyebabkan) jadinya anak pada wanita yang memakannya. jika pedas maka dipastikan bayinya nanti laki-laki. di lakukan di tempat sesepuh. kenanga dan kantil). dengan air kembang setaman (air yang ditaburi mawar. kluban/gudangan/uraban (taoge. dan menu wajibnya. Anhinga. Disaat para Ibu makan rujak. kelapa parut yang dibumbui. didahului Ibu tertua. yang jika terasa pedas maka si bayi diperkirakan laki-laki. jika mukanya tidak kelihatan bersih dan secantik biasanya. Kepercayaan orang Jawa bahwa anak pertama sebaiknya laki-laki. agar diketahui keturunan dari siapa dan dapat diprediksi perangainya kelak yang tidak banyak menyimpang dari orang tuanya. agar bisa mendem jero lan . Orang Jawa cenderung memungut anak dari sentono (masih ada hubungan keluarga). Syarat sebelum mengambil keputusan mupu anak. Disiapkanlah sebuah kelapa gading yang digambari wayang dewa Kamajaya dan dewi Kamaratih(supaya si bayi seperti Kamajaya jika laki-laki dan seperti Kamaratih jika perempuan). diadakan hajatan nujuhbulan atau mitoni. harus ada ingkung ( ayam panggang ). dan tidak harus memungut anak.dan rujak buah. bisa dimungkinkan hamil. ADAT ISTIADAT JAWA (Manusia Jawa Sejak Dalam Kandungan Sampai Wafat) Lahir Dan Mendewasakan Anak Mupu. disimpulkan bahwa anaknya adalah laki-laki. sama seperti kenduren likuran. kacang panjang. Lalu para Ibu mulai memandikan yang mitoni disebut tingkeban. jika setelah sekian waktu dirasa belum mempunyai anak juga atau akhirnya tidak mempunyai anak. bayem.

biasanya si calon Bapak selalu berdo’a memohon kepada Tuhan. Saat diteliti di almanak Jawa tentang wukunya. setiap 35 (tiga puluh lima) hari berikutnya diadakan acara peringatan yang sama saja dengan acara selapanan sebelumnya. Tapi peringatan harus dilakukan sehari atau 2 (dua) hari setelah hari kelahiran. kacang dan lain-lain. Setibanya di tempat sunat (dokter atau dukun/bong). singkong. maka acaranya dinamakan tumbuk alit (ulang tahun kecil). hari lahirnya dirayakan karena ia sudah hidup selama 4 (empat) windu. sang Ibu menggendong si anak ke dalam ruangan seraya mengucapkan kalimat: laramu tak sandang kabeh (sakitmu saya tanggung semua). yang diyakini agar usia lebih panjang. dermawan. sayur lodeh kluwih/timbul agar linuwih (kalau sudah besar terpandang). Saat menjelang remaja. maka perlu dilakukan upacara mengadakan wayang kulit yang biasa acara semacam ini dinamakan ngruwat agar bebas dari marabahaya Biasanya tentang cerita Kresno Gugah yang dilanjutkan dengan cerita Murwakala. Setelah ini. jagung. jajanan pasar berupa ubi rebus. Ketika bayi berusia 5 (lima) hari dilakukan slametan sepasaran. Menurut wuku tolu maka Kent Risky Yuwono berdewa Batara Bayu. belum juga mempunyai adik. Peristiwa ini dinamakan windon. termasuk nasi tumpeng dengan irisan telur ayam rebus dan bubur merah-putih. aat dewasa. yakni wuku ke-5 dari rangkaian wuku yang berjumlah 30 (tiga puluh). berpandangan luas. Saat berusia 32 (tiga puluh dua ) tahun yang biasanya sudah kawin dan mempunyai anak. si anak sudah dianggap remaja/perjaka atau jaka. Jika bayinya laki-laki. kuat bergadang hingga pagi. banyak rejekinya. terkadang suka pujian dan sanjungan yang berhubungan dengan kekayaannya. yaitu setiap 8 (delapan) tahun. Kemudian saat peringatan 2 (dua) windu. misalnya bernama Kent Risky Yuwono. Kemudian setelah itu si Ibu melakukan sawuran duwit (menebar uang receh) yang diperebutkan para tamu dan anak-anak yang hadir agar memperoleh berkah dari upacara tedak siten. yang membawa cerita dan foto gadis. ramah-tamah walau bisa berkeras hati. pemberani. dengan jenis makanan sama dengan brokohan. jika ambil kalung emas maka ia akan kaya raya. suaranya ngagor-agori (memberat). Untuk itu diperlukan kurungan ayam yang dihiasi sesuai selera. Hanya saja disini rambut bayi dipotong habis. Peringatan tedak-siten/tujuhlapanan atau 245 (dua ratus empat puluh lima) hari sedikit istimewa. yang terdiri dari nasi tumpeng dikitari uraban berbumbu pedas tanda si bayi laki-laki) dan ikan asin goreng tepung. Sedangkan ulang tahun yang ke 62 (enam puluh dua) tahun disebut tumbuk ageng. Setelah si anak berusia menjelang sewindu atau 8 (delapan) tahun. dimana untuk windu pertama atau sewindu. yang pada pokoknya sama dengan acara sepasaran. banyak congkok atau kasarnya disebut calo calon isteri. ternyata Kent Risky Yuwono berwuku tolu.mikul duwur (menjunjung derajat orang tuanya jika ia memiliki kedudukan baik di dalam masyarakat). jika ambil buku berarti suka membaca. Slametan selapanan yaitu saat bayi berusia 35 (tiga puluh lima) hari. karena untuk pertama kali kaki si bayi diinjakkan ke atas tanah. Dan untuk memperkuat keinginan itu. maka di dalam kurungan juga diberi mainan anak-anak dan alat tulis menulis serta lain-lainnya (jika si bayi ambil pensil maka ia akan menjadi pengarang. tiba waktunya ditetaki/khitan/sunat. bubur merah-putih. dan sebagainya) dan tangga dari batang pohon tebu untuk dinaiki si bayi tapi dengan pertolongan orang tuanya. Bedanya dalam sepasaran rambut si bayi di potong sedikit dengan gunting dan bayi diberi nama. cekatan dalam menjalankan tugas serta ahli di bidang pekerjaannya. Slametan pertama berhubung lahirnya bayi dinamakan brokohan. Tapi si anak dan orang tuanya mempunyai banyak pertimbangan yang antara lain: jangan mbokongi (menulang-punggungi sebab keluarga si gadis lebih kaya) walau ayu . maksudnya agar rambut tumbuh lebat. Orang Jawa kuno sejak dulu terbiasa menghitung dan memperingati usianya dalam satuan windu. diperingati dengan mengadakan slametan bubur merah-putih dan nasi tumpeng yang diberi 8 (delapan) telur ayam rebus sebagai lambang usia.

Dahulu pasang tarub dikerjakan secara gotong-royong. 6 (enam) potong bahan kebaya zijdelinnen dan voal berwarna dasar aneka. Selanjutnya dilakukan upacara pasang tarub (erat hubungannya dengan takhayul) dan biasanya di rumah sendiri (kebiasaan di gedung baru mulai tahun 50-an). kalaupun seorang ndoro (bangsawan) tapi jangan terlalu tinggi jenjang kebangsawanannya atau setara dengan si anak serta sederhana dan menarik hati. Dalam perkawinan harus dicari hari “baik”. Diletakkan pula sesaji satu ekor ayam panggang di atas genting rumah. di luar terkadang ada pemberian sejumlah perhiasan. yaitu mulai dengan pengurutan perut untuk menempatkan rahim dalam posisi tepat agar dalam persetubuhan pertama dapat diperoleh keturunan. bunga rampai di empat penjuru halaman rumah. sedangkan pihak laki-laki biasanya cukup memberikan sejumlah uang guna membantu pengeluaran yang dikeluarkan pihak perempuan. serta di perempatan dan jembatan paling dekat dengan rumah. biaya dan pelaksana adalah pihak laki-laki. sedang mantu anak bungsu dinamakan mantu regil atau tumplak punjen. Bersamaan itu pula rumah dihiasi janur. dapur dan pendaringan (tempat menyimpan beras). Peningset diletakkan di atas nampan dengan barang-barang tersebut dalam kondisi tertutup. yang bersamaan dengan ini ditaburkan pula kembang setaman. tidak seperti sekarang. secara fisik calon pengantin perempuan disiapkan untuk menjalani hidup perkawinan. Dalam upacara pasang tarub yang terpenting adalah sesaji. Dan lagi pula karena perkawinan ada di gedung. perabot rumah maupun rumahnya sendiri. di depan pintu masuk di pasang batang-batang tebu. Orang yang pertama kali mengawinkan anak perempuannya dinamakan mantu sapisanan atau mbuka kawah. Do’a oleh Pak Kaum dimaksudkan agar hajat di rumah ini selamat. jangan kawin dengan sanak-famili walau untuk nggatuake balung apisah (menghubungkan kembali tulang-tulang terpisah/mempererat persaudaraan) dan bergaya priyayi karena seandainya cerai bisa terjadi pula perpecahan keluarga. Sebelum pasang tarub harus diadakan kenduri untuk sejumlah orang yang ganjil hitungannya (3 – 9 orang). Melamar Bapak dari anak laki-laki membuat surat lamaran. maka perlu dimintakan pertimbangan dari ahli hitungan hari “baik” berdasarkan patokan Primbon Jawa. kamar mandi. keluarga laki-laki berkunjung ke keluarga perempuan dengan sekedar membawa peningset. serta 6 (enam) selendang pelangi berbagai warna dan 2 (dua) cincin emas berinisial huruf depan panggilan calon pengantin berukuran jari pelamar dan yang dilamar (kelak dipakai pada hari perkawinan). daun alang-alang dan opo-opo. daun . Lagi pula si laki-laki sebaiknya harus gandrung kapirangu (tergila-gila/cinta). Setelah ditentukan hari kedatangan. dengan diurut dan diberi jamu oleh ahlinya.dan luwes karena perlu mikir praja (gengsi). Perkawinan rang Jawa khususnya Solo. yang repot dalam perkawinan adalah pada pihak wanitanya. dari bahan bambu serta gedek/bilik dan atap rumbia yang di masa sekarang diganti tiang kayu atau besi dan kain terpal. sampai dengan minum jamu Jawa yang akan membikin tubuh ideal dan singset. Ini dikenal dengan istilah diulik. maka pasang tarub hanya sebagai simbolis berupa anyaman daun kelapa yang disisipkan dibawah genting. Setelah diketemukan hari baiknya. tanda pengikat guna meresmikan adanya lamaran dimaksud. walau biasanya sederhana. yang jika disetujui maka biasanya keluarga perempuan membalas surat sekaligus mengundang kedatangan keluarga laki-laki guna mematangkan pembicaraan mengenai lamaran dan jika perlu sekaligus merancang segala sesuatu tentang perkawinan. maka sebulan sebelum akad nikah. Selain itu saat acara ngunduh (acara setelah perkawinan dimana yang membuat acara pihak laki-laki untuk memboyong isteri ke rumahnya). Sedangkan peningsetnya yaitu 6 (enam) kain batik halus bermotif lereng yang mana tiga buah berlatar hitam dan tiga buah sisanya berlatar putih.

Walau akad nikah adalah sah secara hukum. opor ayam. pengantin perempuan yang sebelumnya sudah dirias dukun nganten (rambut digelung dengan gelungan pasangan. sambel goreng. yang sekarang jarang diindahkan yang mungkin karena malu). Penghulu beserta stafnya datang. Siraman (pemandian) dilakukan sehari sebelum akad nikah. Di kiri kanan pintu digantungkan buah kelapa dan disandarkan pohon pisang raja lengkap dengan tandannya. Midodareni adalah malam sebelum akad nikah. yang bermakna agar tidak terjadi masalah sewaktu acara berlangsung. ia dituntun/digandeng ke pendopo oleh dua orang Ibu yang sudah punya anak dan pernah mantu. Temu adalah upacara adat dan bisa berbeda walau tak seberapa besar untuk setiap daerah tertentu. Tapi saat pengantin beserta pengiring sudah memasuki halaman rumah/gedung. Lalu tiba di pendopo. disiramkan dari atas kepala si calon pengantin dengan air bunga seraya ucapan “semoga selamat di dalam hidupnya”. ditemukan dengan pengantin laki-laki (waktu diatur yaitu saat pengantin pria tiba di rumah/gedung. yang putri langsung duduk bersila di krobongan. Padahal sebetulnya peristiwa terpenting bagi calon pengantin adalah saat pemasangan cincin kawin. di hari “H”nya. dengan iringan gending Kodokngorek. yang setelah itu Penghulu menyatakan bahwa mereka sah sebagai suami-isteri. dsb. seledri dan kapri bercampur brongkos berupa bumbu rawon tapi pakai santan) yang dilengkapi krupuk kulit dan sosis. dengan pelengkap sosis dan krupuk udang. dan para tamu biasanya tahu bahwa pengantin datang. Para penabuh gamelan tanpa berhenti memainkan gending Kebogiro. tetapi dalam kenyataannya masih banyak perhatian orang terpusat pada upacara temu. sehingga harus disediakan kopi susu dan sepotong kue serta nasi lodopindang (nasi lodeh dengan potongan kol. yang terkadang saat ini dijadikan satu dengan upacara temu. Disaat sedang sarapan. Lalu tamu-tamu lainnya. Sedangkan pengantin laki-laki dituntun ke arah krobongan. Ketika mereka sudah berjarak sekitar 2 (dua) meter. Biasanya acara di pagi hari. Tamu yang datang paling awal biasanya sanak-saudara dekat. Upacara akad nikah. yang terkadang menganggap sebagai bagian terpenting dari perayaan perkawinan. agar jika tuan rumah kerepotan bisa dibantu. dirias selengkapnya lagi di dalam kamar rias. yang sekitar 15 (lima belas) menit menjelang kedatangan pengantin laki-laki dimainkan gending Monggang. salam. gending berhenti. wortel. perlambang status raja. harus sesuai sangat (waktu/saat yang baik yang telah dihitung berdasarkan Primbon Jawa) dan Ibu-Ibu kedua calon pengantin tidak memakai subang/giwang (untuk memperlihatkan keprihatinan mereka sehubungan dengan peristiwa ngentasake/mengawinkan anak. misalnya gaya Solo dan gaya Yogya.beringin dan lain-lainnya. yang siapa saja melempar lebih kena ke tubuh . mereka saling melempar dengan daun sirih yang dilipat dan diikat dengan benang. makan bersama berupa nasi dengan sayur tumpang (rebusan sayur taoge serta irisan kol dan kacang panjang yang disiram bumbu terbuat dari tempe dan tempe busuk yang dihancurkan hingga jadi saus serta diberi santan. dengan sajian nasi liwet (nasi gurih karena campuran santan. laos serta daun jeruk purut yang dicampuri irisan pete dan krupuk kulit). Pada malam midodareni sanak saudara dan para tetangga dekat datang sambil bercakap-cakap dan main kartu sampai hampir tengah malam. Misalnya dalam gaya Solo. pengantin perempuan pun juga sudah siap keluar dari kamar rias). dilakukan oleh Ibu-ibu yang sudah berumur serta sudah mantu dan atau lebih bagus lagi jika sudah sukses dalam hidup. lalab timun dan kerupuk). Seusai upacara siraman. dengan lantai permadani dan tumpukan bantal-bantal (biasanya bagi keluarga mampu). dahi dan alis di kerik rambutnya.nya) untuk akad nikah. di sore hari. Lalu setelah siap. ikut sarapan dan setelah selesai langsung dilakukan upacara akad nikah. buncis. ia disambut dan dituntun/digandeng dan diiringi para orang-tua masih sejawat orang tuanya yang terpilih Sementara itu. sedang yang laki-laki duduk di kursi yang tersusun berjajar di Pendopo (sekarang ini laki-laki dan perempuan bercampur di Pendopo semuanya).

duduk di pangkuan sang ayah sambil ditanya isterinya: Abot endi Pak? (berat mana Pak ?). Lalu yang laki-laki mendekati si wanita yang berdiri di sisi sebuah baskom isi air bercampur bunga. Selanjutnya mereka dituntun ke krobongan. Mati/Wafat Demikian. pendak loro (tahun kedua) sampai dengan nyewu (seribu hari/3 tahun) macamnya sama saja. intan. kemudian mempunyai cucu dan meninggal dunia. Bersamaan dengan ini. makanan untuk tamu diedarkan (sekarang dengan cara prasmanan) berurutan satu persatu oleh pelayan. dan setelah itu kakinya dibasuh dengan air bunga oleh si wanita sambil berjongkok. Sebab bagi orang Jawa yang masih tebal kejawaannya. adalah saat manusia mati. nyawa itu hanya akan datang menjenguk keluarga pada setiap malam takbiran. orang meninggal selalu didandani berpakaian lengkap dengan kerisnya (ini sulit diterima bagi orang yang mendalam keislamannya). lalu tayuban bagi jamannya yang senang acara itu. pendak siji (setahun pertama). yang dijawab sang suami: Pada dene (sama saja). Lalu setelah itu dilakukan kata sambutan ucapan terima kasih kepada para tamu dan mohon do’a restu. Yang menarik tapi mengundang kontraversi. lalu terbela (peti mayat yang dikubur bersama-sama dengan mayatnya). mulai geblak (waktu matinya). juga bandosa (alat pemikul mayat dari kayu) yang digunakan secara permanen. Inilah yang disebut kacar-kucur. segera Ibu si wanita menyelimutkan slindur/selendang yang dibawanya ke pundak kedua pengantin sambil berucap: Anakku siji saiki dadi loro (anakku satu sekarang menjadi dua). si laki-laki duduk sebelah kanan dan si perempuan sebelah kiri. Itulah. dimana si dukun pengantin membawa masuk sehelai tikar kecil berisi harta (emas. dsb. Kemudian mereka berjajar. Sebelum mayat diberangkatkan ke alat pengangkut (mobil misalnya). . Sedangkan meskipun slametan orang mati. tapi saat nyewu biasanya ditambah dengan memotong kambing untuk disate dan gule. sepasang pengantin itu akan mempunyai anak. dilakukan acara ngabekten (melakukan sembah) kepada orang tua pengantin perempuan dan tilik nganten (kehadiran orang tua laki-laki ke rumah/gedung setelah acara temu selesai yang langsung duduk dikrobongan dan disembah kedua pengantin). mengapa orang Jawa begitu giat memperbaiki dan membersihkan rumah menjelang hari Idul fitri yang dalam bahasa Jawanya Bakdan atau Lebaran dari kata pokok bubar yang berarti selesai berpuasanya. dan rumah dibersihkan agar nyawa nenek moyang atau orang tuanya yang telah mendahului ke alam baka akan merasa senang melihat kehidupan keturunannya bahagia dan teratur rapi. berlian) dan uang pemberian pengantin laki-laki yang dituangkan ke tangan pengantin perempuan yang telah memegang saputangan terbuka. dan disaksikan oleh para tamu secara terbuka.nya. mereka berdiri. Selesai tanya jawab. terlebih dahulu dilakukan brobosan (jalan sambil jongkok melewati bawah mayat) dari keluarga tertua sampai dengan termuda. dimana ayah dari pengantin perempuan menanti sambil duduk bersila. dilakukan suap-menyuap makanan antara pengantin. Nyewu dianggap slametan terakhir dengan nyawa/roh seseorang yang wafat sejauh-jauhnya dan menurut kepercayaan. misalnya gending ladrang wahana. Di depan baskom di lantai terletak telur ayam. yaitu sego-asahan dan segowuduk. yang harus diinjak si laki-laki sampai pecah. Guna lambang kerukunan di dalam hidup. yang kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan berupa suara gending-gending dari gamelan. menjadi dewasa. Setelah itu.diartikan bahwa dalam hidup perkawinannya akan menang selalu.

Pertunangan tidak boleh diartikan lalu boleh bergaul sebebas-bebasnya hingga perbuatan sebagai suami isteri. Perbedaan sikap dan pendirian terhadap hal-hal yang penting (prinsip) seperti diatas. memilih suami atau isteri oleh yang berkepentingan. Berpedoman. saleh. sebaiknya memilih yang berasal dari benih (bibit) yang baik. maka janganlah menuruti kata peribahasa tersebut. kemasyarakatan. Dalam hal itu calon isteri haruslah teguh hati. Pada hakekatnya peribahasa itu sendiri pun mengandung “peringatan”. Bobot: yang berarti nilai/kekuatan. Pertunangan dengan atau tanpa tukar cincin adalah usaha untuk mendekatkan pria dan wanita yang menjalin kisah dan hendak hidup sebagai suami isteri. pertunangan putus. dan lain sebagainya tetapi di dalam hati masih ada keraguan. misalnya dengan berjanji atau memberi berkesanggupan dengan sumpah lisan atau tulisan. dan pikiran. mata kepala. Sekali terjadi peristiwa dan sang wanita hamil tidak mustahil menjadi persoalan sebagai pangkal persengketaan. bahwa calon suami atau istri itu bukan atau belum suami atau istrinya. dan sebagainya. Persesuaian haruslah timbul dari keyakinan dan tidak dengan membohongi diri sendiri. dari jenis (bebet) yang unggul dan yang nilai (bobot) yang berat. sehat wal afiat. Pemilihan yang hanya berdasarkan wujud lahiriah dan harta benda dapat melupakan tujuan “ngudi tuwuh” mendapatkan keturunan yang baik. Kalau sang pria ingkar. agar supaya dalam bercinta tidak buta mata hati. janganlah orang hanya semata-mata memandang lahiriyah yang terlihat berupa kecantikan dan harta kekayaan. agama. Fatwa itu mengandung anjuran pula. Pemilihan ini jangan dianggap sebagai budaya pilih-pilih kasih. Waspada akan tingkah kelakuan satu sama lain dan waspada akan penggoda di dalam hatinya sendiri. Ingatlah. Kriteria yang dimaksud yaitu: Bibit: yang berarti biji/benih. Cinta. berbudi luhur. Waspada.Bibit-Bobot-Bebet Fatwa leluhur tersebut bermaksud agar orangtua malaksanakan pemilihan yang seksama akan calon menantunya atau bagi yang berkepentingan memilih calon teman hidupnya. Memperingtkan. Cinta kasih yang berhubungan erat dengan cita-cita justru harus diliputi oleh waspada dalam hati dan pikiran. Bebet: yang berarti jenis/tipe. Dan Pertunangan Peribahasa mengatakan: “cinta itu buta”. Untuk memilih menantu pria atau wanita. dsb. . bahwa hidup suami isteri itu mengandung cita-cita luhur yaitu mendapatkan keturunan yang baik. cerdas. tapi sebenarnya lebih kepada kecocokan multi dimensi antara sepasang anak manusia. pernikahan di muka kantor pencatatan sipil. niscaya akan mengakibatkan kesukaran dikemudian hari. mencegah jangan sampai terjamah kehormatannya. Kewaspadaan itu menghendaki pengamatan dan penghayatan satu sama lain mengenai sikap dan pendirian terhadap hal-hal yang penting yang sudah pasti dijumpai dalam hidup antara lain soal keluarga. sang wanita menjadi korban.

3.3.:/.

:9.3.37:.203/02074.7-8..9/..5.7:9 .8008.02 4790 0.202.-:72.50/.8-.82.3-.9:9.3../.38. .37:...5079.7..3.3.8:7..  ..3 2. 907.3 .9.3/-:2-: /. $090.3303/.::-:9079:...3 8.-:2.7.3./5077.3 303/.. 9:: .3.3 2943-07.3/.2.40 ..3/9.32943/80-:9930-.95.-:.82.3.9 03..  8.2-.80-..3 //.-:2:. /03.7.3.:7. .5.8.803.3.-..:39:2.3809.0507:98-:9073.3.8 /.2.3 9.3 ..35.:5.3 -./5..25.7:2.347..3.  0507.-. ..33.39 /2.33.3. .3/.-.. .. $0/.3.89.-.3.33.39.3.. .50/....702-.39.3 .7 20.8-.

80.5.-.3907/7/.3.8 9:2503/9..2.89..//..:-70-:8 8343 .3 -:-:7207.3.3/.73.3-./3.73.43..2 2...8.8.3-07-:2-:50/.3/.. . /.39: -.3 .2020/:/:..947.8.35079.2../.3 .7.9033.9 .8-.834703905:3  .3.:3 .8.3.%:.39:..-.3.209.:74/0:.3.7-07:5.-07:-:3.3-744. 5:9  8.3  $.7:7.3:39:202507:..:-07/4 .35.2:/::7 203:3:3/07. 20244305.

7.8.73: ..039#8:434  $.7.9  -075. 28..7.3:.7.7003.39:.3.-0707.9:8.805.35007.  $.8. /072. 5:9  !073. ./03./.2-:9-.3.3.3..3-07:-:3./03./03.3.88079. 9072.2..89:2503 /03..3 .-07:8. 8.3 /03.5:.8.7/.8.3/.37.380-0:23.  9. 9.9 $090.38.77.:8:/.0..3::0 /.9.9/909/.3-07:2.378.3::..3..2.:-8. :...38:...7.-.3.3.38...039#8:434-07/0.3  0/.3.3 8.2-:98-.7 7. 8903.92-:.3::3.3.9.3:393/.79075.3805.2.8./5494380/9/03.5::2.390:7..3-:-:7207.30382.3/.3.2...270-:8/./-07 3. 9073.3..5..7.33./.3/..2203.7.7 .5 9. .3 09. ..5::2.3/03.3 809..35.390/.9039./837.5..-08.3.5443.9-...33.7-07:93./.-073./.:.9 -07.38.209.2.3.3-744..8 .9.3 -.3 907../..3.3. 2.2.30.8:3.2.3-../-/.2-:99:2-:0-.5.8.2../54943. 502-07. 9.9.039#8:434-07::94:  ..33.3:3.2805.209. 5073.8:/3./.-07:8.80.-8 2..380.3.3/..: 7.9.5:: 03:7:9::94: 2.

30.202-.0 .7..8808:...//...3.8-..9./7.8903  $090.7:5..3/5070-:9.720250740-07.9.95::2.7.780/9 8920.39:.-.: /:..7-...:7.3 /...3/03.38090.7:.-07:8.798:. .9.3702.. 02:/.8/.3. .7...347.3.380-.8.99:8203:88079.....3...203.9039..2-./...8-.9.079.9:8025../3.3/..079.7.3:.82... 2. .:.3.3/:9 2030-..370.3203./ 2.2025:3.8..90/.9...5.35443 90-::39:/3.3.3.2:/.3-.39.3 .3.3:7:3..:7.3.35079443.802. 9-.2030.7-0-.89.3. .3:9.70834:.3.7. ./.3.9:8-: 20.3. .3. .3 .7..2 :7:3..7.-.3.2.9. .:302.:39:5079..9:3./909./.703.23 /3.92030.3./-072.8007.5/03..5.35.3. /..2-50382./503.3:5.  $.9::.337:.:3 -0:2:.8-. &39:9: /507:.3.38.9.2.3..3. .3.3803/:.. .507:/..3 9./.3..3:9.. /.:.8...: /0.2--::-07.7. ..3... .72.2.33.

3.9.

98:3.3.9 $09-.8:3.9 /4907 .:/::3./9025.9.

.5.209.3/.9..8:/.3.3 .2039:3/./.3.9/03.5.:.9.3 9.27:.9..2.70.92:8.9:8. %.:3480.3.9:809.3 90:7.3 ..0/.7.3/.3 .32025073.38./.8.3/3.3807..3.55073.3:8.3.  7..3.78090.:39:3/: 5079./.9.3 02:/.2:9.3-:-:7207.28..2-.3.. .2.: /:.3...95073.5 /0.9...7:8/.38.-0 8.270-:880-.3.:803/: /5073.:3 !0789..3/-07 /0.8.7:8.2.3-:20303/438.-43 8.3 3/: .3.9..5.8 9:2503.33./::907-.7.5702. 3/: 8.3:3802:.203:.3203.9:.0- 5.3 /:.380.7. 5:9/...33/43 /2.

8:/./:5 80.8:/.2025:3.3. /.2.3.:30.3.7.31494.3.47 .. 8:.507.9 3/: 2.3....3202-.9.47 202-07....5::/:..3.30 03.8.3.3. 9. .  $0/.03  ./8 %. .73./..32-443 203:.39.3.2.7...9 $.39...7.3.079.:.32025:3./7.3../80-..50792-.25::/:.39:2-:.8. 9.9/0. -.:3/80-:99:2-:.8.3.4.3 -.: .-0:.3.:3.9 :..347.8.3/. 9... .39:.703.438907 ./80-:9.3.3:.9./3.:.7.:.9-07:8.3 5:3:380-.3.:3.7..-.39.. 025..3. .58.73.434.

:3../.3/03.3.2.703. 038 ..302-.3.58.9:.9:.::39: 3..3.0-. 203:-:3.3:08. 1.38.507:2757.3 9:.390758.

7:8.3/7:3.57.9 5078.5:.3 0-..9.38.3/.8079.33/474 -.3.3203./.:9303..:809...3.3.3-07...50750. .8 .:5:38047.7.3 9.33.-8.80/07./5:.9 ./03..5.3.:/. .07.3..3907.703.20250707..80-..3 /.7.3: 907.38.907.3 0:.7.3.80.57..38.7. .

3-...3.7.3/.-:. 8079.3!72-43.3.7.33.8.35079.9:2:.2 54943-..39:8.4.3.380:2.: /.380-0:2..8.2507809:-:.380:2.2. 03.-07.3.370549/.3/-07.25.3.0:..9: 03..39: 5030:.3/8.9.2/.3.7/.2.507025:.7.3 /03.80-:.3-.73.7.8..:39:202-44389070 7:2. 3/03.302.380.7.7.5.39:70.3 -..8:/ $0/./7:2.8.3./.3.3 /:.7..39.5.30....7.750.8-0738.7..3 7..3./.3 ..5.3 0-.35./03.7.:8203:3/.7.70/. .-:. 80.32.243/89079:9:5  7..39..  80/..35. .7907.3.393507025:.7-. ..3 /03..9:-:3.:-.3.../3..9.2...9.7.7./.3 /:.35079.7.3.58.39.3.3.2/.5.35.9:3..3.3202-:.. 9:3.-:38:/3.3.32.2.7202-.383809  $0.3/03.203.5.:./.3 8.2.3/.7 .3/0/:3-.9.39.3..2507.8.3/:5507.3.-.393-07::7. -07/.2.9.3 2..3../0902:.8./.3.3. 80/.-497:2. . . $090./..2:40.3507:9:39:203025.5.3.5033809 9./03303/..3. 507025:.3.88.9.3 !033809/09..33../.350.390780-:9/.3.3.3. ..-07.$44 . 8090.3 507.3.2...3.7-.  ..3/0:.7.25.37.3/.202-././03.8.73.7:2:..:9:25.:7:1/05..3:5..3 0:.3.:8207.3 /.  2.30:.: 2-:.3.3503:7:9.83.80/07.7.3:93.39. 2.2:.507.9:9039.3./809::2../..39:.3.3..5.. 202.3-07-.:3.3.8.88:7. ./9039:.43503..5:303  !07..  0.::5202-07.2.98:7.7.5.3:3/: .7.43503../3.:8:83.7.2.32.503.2 8003/../.3.7:- 07./.:8-0724910703.502-07.3 .7.507025:.3 /2.3.980...3502-..350.3507.18.9.9.39:8.3.7./5.-.9.2 .3.7..3.:5:37:2..9/5074009:7:3.3:39: 203./03.207082.79.350338093. 808:..8.3:3.3 -./.8.3..3  $090.3-.3/2.2507.350792-.7 0.5. 507.9..9.7507.3.3/ .3./.25488 905.9.2. -.3.2.507025:.9.9.3..:.-07:3:300:.9.3.3800/..7:8/.3.75:9  03..7 -.323:2 .3 89.3.3./..7 -..3.0/0. .3.507:/239..9.3202-.94...3202-39:-:/0.3/:7:9/.3.803/7 $0...202-:..7/.-07.35.803/7 0-.320303.3/.507:80./: .30/.2-: 8079. .3.:3 ./03.3.

/.7..33/9.73. .3/885.7:-.3 .82-48-07:5.2.80-.3 9025./0/:3 2.8.3-.. .2:5.3.57:2-.9..3 -:3.:3 .39.8:/.7:-.35.::5.803937:2.8..399..  47.3 .9.9.380.25...72.3809.7:8/.:2/2.8 8079.39.8./.37:2.-/.3/...:3.3-078.39:3.2.2.3/2.9/7:2./507025. 380. 5:.3/.9.37:2.7:-..7.7.35:.7.80507980.3539:2.3/..7:-/07.9 ./.3/0.9.3503/..8.4943 7443 9/.9503:7:..:.39.3. .8:/5.39.7:2.8.3.. 8.3 -07. 078..7.02-.9..2..3/03.8.2.33.5..9/03. $0-0:25.7.507.3 -.3.3.0393 .47.. 09.3/.2.703.3 4 .390-: /.35:.3.3.3454 454 /.3 90750393.39:5:.3:7 / /05.3/.303/:7:39:80:2.920325.3.5.302-.3..5.5:7/.-:7.808.25..808.3/-.80.40!./.2.:-08/.9.3 9075.8.:30..3 ./ 025.9:047.3.3/ /..3.

 /.3.33.:.32.3..35.389.38.2.:79:25..2- -07.3 8:/.3/87.8. 507.33.3/8.3..9:..-07:5..9.7:8808:.93/.8:808/.2.. 80.35.8.39..2-:2-: 907-:.8:/./.:..:8..25:778...9.2.80./3.3/.3  /4/.38..:.5.3/.39:/.8.7.7.2 /03.37:5::9 /03.307:5:  &5....-0733/.79/..87.9 .:79.3.9:. ./-078.3.3 8024..9/.3...3 2.3 .8.5.2./.805.3/.79:8.2.78.3 4547...38..38.25:7.:88079.488079..3.:307:5:7:9.25./.3/.2 .257903..3 /...340-: -:.:0--.9:/03./...7.790250/..58488/. -07.2/:53.5/.9/.8 :7.9.807.0..2-.-07:2:78079.703.3907.38:3 7.2 8.5/03..2-04703 .35090/.9:87.780-0:2.3.39.3 8.7.809 3.3-:.7038.703.:/. $0:8.408079.8:/.280-0:2..3544358.909.3 70-:8.33.3 502.. .2.2..902: !.39.39:3./2.3.7-:3.3 5003.33.2.907./8..3/./0.37:5::/.2/:5  /87..03.:7.7.7.  $7.9//..38.38.7.../.390250-:8:.3.3 :5.43503./.2.7.3539:/.3 7.34/.5 .380.3./3.3../3..3/.393/03.. .3.3-072.8/03.:5.3-078...-92:3/.22/4/.3../.3  8.

3-...8.9..3!72-43. /..43503.3-: -:0/:..3939/. 8:-./9:3 -07/.390.8.202.3.7..

3/03. 3039.8.80:-:3.3057.0.93.3 :39:202507.9..32070.350789.

3503.354943.80..9/. 8..80-09:3.3:5.303/30-474  .80-././3.3 3.3.7.9:!03::203.9079039: 28.7.39: .5/.::2 909.3.393.38..7507..39075:8.2: 9..3 !03::-08079.7...7. -.7.39./3..7.3.38090.2..90750393-.-:2-:7.7 2.84/0/03./.:/./.: ..8.7.7 803.3.8-.9.3.3.3 /03.39.3/.3...5.203.393...3.32:33./.3.8.3.3/....2.80-07.38488 8..3 90750393/.3..:5.347.2:././. ..8:.39..2.8 800/7/.9503.3-8.3203.9.8.3 7:2.980/.. 2.07.3-.070549.7  3...902: .380..3.38:3/:/:-078.7.4.3. -..9..-08.3809.3 -.39.8 20392030../.203.7.3..7..3/3/.. ..-....503.7:39:809.5072.8.7 %..3 .38:3/.8.3.5.13../0.3..3 03/343.-0.33.35:97.3/.8.3.25: 80/..35.-.7:8/80/.7/!03/454 80.7.:5.3507025:..84/453/..8. .3.3.43 503. -.3-8.$44/.2 8907 %02:.3.-07039202.202.58..3.703.35.2070.-07-0/../.439. 8008.  8./2.38090. 507.3.:9.503738:/.37:2.3907.25:7/ !03/454802:.3458:8:/.9.3 .3..3.55.9502.30/....3../-.7.3 9:25:.3 %.:.3 !.5.34 4790 -:3.$44 /.39. /8470.20.2: ./:/:/ :78.3.3.39078:8:3-07../.3507.57 -07..33../.9:.3 :98.25:7-74348-07:5. .57:5::9 /./74-43.2.9 .9.8.38054943:0 8079./5.  .580-.: 9. .7.3... !.393-08079.50789.89.3.3/03.0:.8:./.95.:.8..3-07.5/.9.7.33.-:.

0/:3 03/3-07039 /.8.7.9.35./8.2-:9/.: 9-..:-.3.2:-.3/9:39:3.393/.9.503.3 ./503/454 .9.

35.2. /7././/.7..3/735. :39:.53.393507025:.2-:93.8:/.8.3.2-:9 /0:3/03.2./7.8 .8/::33.39075 $02039../9:39:3.3/03/.8 80./ 3.88003.380-0:23.5 ..:8090.39:.3 9:.47.77.9: 503.3 /..8. /8- 3./.3903 7.7.947.3.3..30:3.2.3.8/077.

47.9:/./7:2.393..2.3.3/03 0503/45440/:.3 503.3-:.39357. .9:8..3/03.9-..9503.39: /902:././.9:7. .35073.5:3.38:/.

8.5.7/03.9/.2.50:.809.3/5.8:/.77.3  09.7/.373.38.7.3-03. .09:-: .0/:3 503.70-03.3/.393.3.7.3 .3/. 20907 2070.8 /03.393 507025:.74-43.:3 87..7 /:.35:3:.-07.7.3503.8.8:/.20025.320025.303/3 4/43470 $0/.8.2070.9/03./9:39:30.

25:7-:3.7:8/3./.8.2/:5507.8:/03.383/:7.3.90:7.98./-.7-:3.2--07434 02:/.408.3.3-07/7/8880-:.7-07. 9:.32070.20302:9.-.90709..38090. .3203.3 -.....8. /05.2 . 203/0..3.:.380.. /..39./.3-.50.7 8007.842/. -07.79.3.-:8.8.39.8428.39..3. .25.33.39.: .

3. $0.393507025:.79.39.8 39. 0/:.:.70.3503.2:/0/.3/9:.3//.3..3.7  /2.39:.503.9:80.3...33 2.-49 03/!. .9.39:.7 :.3203../.3.3502-07.38. 503.3/03..8..7503../:/:80-0.3.3./7.38.2!.2.3  -07.307::3.2020. -07.2070.. .393507025:..393.3/./9:39:3074-43.3.2--07:.3.390.3.3.3/.3503..3:39:9.-0903 20.9: /.3 47..398.-07/7 8.3938../.7..38. 3.:.7.92.38507025:.52.3.3.3907-:.2-.3 80.5 203:./. 57.309.3/80-:9.../.3. 05.3 -07:7:9.2.89073..3.3 $090.3.9.8.3 203../ /:. ..3:..2-/9.3.2/:5 /.:8.2:80.-8.3.5:9.8/::3503..8:800.2070.:7  :3. 907-:.82. /:/:/5.7.3903 0./030 8.9:5078.7.3:93. ... $008.393.9.38:.7.7..38:.05:3/.3/8. .3802-.3..7.2.3 /.8.380-0.503.7.3./474 .3.393 507025:..3405. 02.3 /2.3:.2-/:/:-078.3/03.9:4050.8003/..:88.53.-078.07:2. /.:.3/.393202-.393 078.!..3/-.47.

0/:.3.3.7.3/.805.2.  ...39072..7..:8090.8.3..3.3.302:/.503.3:9././7.3 28.2:/.9.:.38:3/:/: /74-43.32443 /4 ..5.3 .3-07:5.:-.9:/.9..-:7. .393  .9: /8- 3..3803.03/3.7089: .3/.7.:9.03/3 03/3 /.3/03.33.3:.9..7.5..3-..0/:38090..902:8008.8:.20.2-:9.3.3/802-..7.7.

2-434200. :...3 80.8.8 809.9 02.//0.3 203/.32.. 8.3 805.32.1.--.5072.:35079.3939:.47.3.3. 8.:/... 38:9/9072.2../03.:: /.32.47.70:.3.208.8.3-075.3203.3503.7. 02:/.9/.9/-07.2.5203:3/....-.9:2.://.. 503/.9503.92. 9070-/...9.25. .3:9 24-28.32085:38...3.: .7.3/:3.5/03.32033.:.. 503/.2.9 2:./:3.38.3.7..9079:.  $0/.9.33.3.303 ..:30/:..330: 807-:.9-.32033. ../.9 $0-.474 9./03..209.078 .0-. 47.9 /.3-74-48. .3/:-:7-078.3 2025:3.33.3/.34397.2. 8. 80.3/48..  $0-0:22.39072:/.303.3:8. 8.30783.3 . 203.-.32025:3...30.79.9502:2.25.:907-0. 5092./03.347.:..0..2.93.93.890-.7.2.

.8.:3  2.23.3804:/: 9.3907.2-3:39:/8.3:0  0:/..8.8.32024943.930:-.33.2..3.3. .9:804 .3/.90/.8./9. /03.2-.9.58.7/03....58.209.

: ..90/:5.2-.5 2.7. /...8.3 3.3 90..980.8.3202-078..3207.5.   .798008...9:..-075:.:0-.3.803.320303:0:.3 /..3.3.3.3.29.3907.33.9..3.-.3/.47..303024.309:7:3.9. /.-7.7/:197.5..3-07. 203.1.320.3.5 9:.39:.3.37:2.9...73..3 7:2..2030...203/..8.3/. 544-:-./-078.7.3.9..3/.9:77.74808047./.:47./.3.3203:7:90507..9202507-.-09:.::0.7.809.:3.3../.2-.7.

5 5.9.:-..3/.3 .3502.0...43902./..3 2:9/2038.805.2.3:8.3 3.3.7..79-.747.9:-9.8 9.-9 4-49 0-09 . !02.3808.8.580-03..2.3/2..8:/.3/:53.3202.2.39:.39.-:/.73.39:3.. 7907.4.3 -07..580-.0-05.3.3-07050393.0::790780-:9-072..3.8:/.3.4..3.3.9.43203.8..

-03 0-09.79038.3-07.

950 4-49..793.3-07.

9.3503/7.3-.7:8.3.2/:5.3::/..83.:39:203/0.:-40-07.3947503.7.3 .3/2:.3  !079:3.05.3 .2.3/.90:./ 47-.3-.203.85..:9./.2../.9 203..3/02:/.9.350393./50789.3. 2.2.9: .3/.507-..7:8..92-:/.0472.357.3.39.8.2.38.8. .2.8:.3.. 02.9.3.9.9.0 -07-:/::7 ..380-.3.3503.3203.28907 . 0750/42.  $0.35:.3..3907.50780309.9. ..350393 57385 805079/.9..39.9.38./.7 !07808:.8..33.:.3.3/:3 5073.9..7-03 --9 ..07.5./.:897:.:.8.-.3 .9.85.5 /.70.920:5.2 .9/03.802.38:/...9:203/.39.3 /.7.9:803/75:3203.3.3.3.907.79.:.3  39.9.7.39/...-03/.2.2:89..35034/..::7.79.3 -07050393.3./03. 8...380-./:58:.33. 2028:. .3 !07-././.3. .3./.0:.92.3..:8.9..9.9-07:5.3!079:3. //.3.9/.3-.-:9./.357.9.39::.9 /8-  39..3.7 5079:3.2-07.3.3.3203.9.:80-0-.39.:8. .8:.9 2.39../.309:7:3..9.3.38..9/./03.303/.3. .507-.3 5073.320303.3  &39:202203.9:8.39..  !07-0/.7038 -0-09 ../.357.  /.309:7:3.1.7.3.38...357.9.9..7:8/5:940.5./.393.85.8.3 -.28907 !079:3. /. -07/./..85..7.8 38.3.38:25.39..3.3 .-40/....9  .39:57.3   .7.308:.:-0:28:.202.2..3 85 /.3.3/./50784.3 /.380-.289079: 203..3:5.9..3.:202-07 -0708.7.3. ..9.3202-443/7803/7 28.25.9.8.3.9..3/03.78:5...35:9:8 8.9.47.803/7  0.8 -0-.3/03....5.93.3:7.90780-:9 !.3907.5.38.9:8.9:203.8.203..38.0.8..3/:3.2./.0...3.202.3-07:-:3./.3 .3-07.2./.9.507-:.9.3.7. 2.39.3 80-.203. .3503/7..  -.438907.3/.:890740.89/:25.3-07. .9.8./.3.0.3././.:8979:-:.5/..438:.3 0250739.9..9.2.503.380-.8.2.3.3-07.93.0.9..3.9:-:9.909.2.3 .9.3..:8973./:580-. 5.9. 203:7:9.79.9.29/.07/.3/:3.5//.9.85.3.5.3 !02.3.0. 3.3.3 3:/9::  203/.384.3..3907.5. -4-49 .3. .907.39/.9.9.3:3:/.0:.8 80.35. .3../.9:.:9:8..307.39:20303/..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful