GARIS

Bentuk Berupa Garis Bentuk disebut garis karena dua hal : (a) bujurnya sempit sekali, dan (b) lintangnya sangat menonjol. Pada umumnya garis menimbulkan kesan tipis. Seperti halnya kecil, tipis juga nisbi. (Wucius, 1986:5-7). Garis sebagai bentuk mengandung arti lebih dari pada titik karena dengan bentuknya sendiri garis menimbulkan kesan tertentu pada pengamat. Garis yang kencang memberikan perasaan yang berbeda dari garis yang membelok atau melengkung. Yang satu memberi kesan yang kaku, keras, dan yang lain memberi kesan yang luwes dan lemah lembut. Kesan yang diciptakan juga tergantung dari ukuran, tebal-tipisnya, dan dari letaknya terhadap garis-garis yang lain, sedang warnanya selaku penunjang, menambahkan kualitas tersendiri. Kumpulan garis-garis dapat disusun (diberi struktur) sedemikian rupa sehingga mewujudkan unsur-unsur struktural seperti misalnya ritme, simetri, keseimbangan, kontras, penonjolan, dan lain-lain. Seolah-olah garis itu sudah bisa ”berbicara” lebih banyak dari pada titik-titik. Garis-garis dapat disusun secara geometris (dengan ukuran, proporsi, siku-siku tertentu yang teratur) sehingga mewujudkan gambar yang memberi kepuasan dan rasa indah karena keserasian dan keseimbangan bentuknya. Susunan garis-garis yang geometris, baik yang polos atau yang lebih rumit pada umumnya tepat untuk digunakan sebagai penghias (ornamen). Garis-garis bisa disusun sedemikian sehingga menimbulkan ilusi pada pengamat, yakni ”kesan buatan.” Membuat persepsi yang diterima sang pengamat lain dari pada yang sesungguhnya. Misalnya garis-garis yang panjangnya sama berkesan tidak sama panjangnya bila diberi tambahan garis-garis yang arahnya berlawanan pada kedua ujung masing-masing. Begitu juga dua garis yang sejajar memberi kesan tidak sejajar setelah dibubuhi rentetan garis-garis pemotong yang arahnya berlawanan. (Djelantik, 1999:1921). Raut Garis Raut adalah ciri khas suatu bentuk. Raut garis adalah ciri khas bentuk garis. Raut garis secara garis besar hanya terdiri dari dua macam, yaitu garis lurus bengkok atau lengkung. Namun, jika dirinci terdapat empat macam jenis garis sebagai berikut :
  

Garis lurus yang terdiri dari garis horizontal, diagonal, dan vertikal. Garis lengkung yang terdiri dari garis lengkung kubah, garis lengkung busur, dan lengkung mengapung. Garis majemuk yang terdiri dari garis zig-zag, dan garis berombak/lengkung S. Garis zigzag sebenarnya merupakan garis-garis lurus berbeda arah bersambung, garis berombak/lengkung S adalah garis-garis lengkung yang bersambung. Garis gabungan, yaitu garis hasil gabungan antara garis lurus, garis lengkung, dan garis majemuk. (Sadjiman,2009:98)

Arah Garis Arah garis hanya ada tiga, yaitu horizontal, diagonal, dan vertikal. Garis bisa lurus, melengkung, berlengung-lengkung, atau bergerigi, namun arah geraknya tetap terdiri dari tiga arah tersebut. (Sadjiman,2009:99). Gerak Garis Gerak garis diartikan arah gerak penggoresan atau arah gerak saat menggoreskan garis tersebut. Gerak garis bisa dikatakan irama garis. Arah garis dapat lurus, lengkung, lengkung ganda/mejemuk. Berombak merata, berombak dari kecil ke besar, berombak dari besar ke kecil, melingkar-lingkar, patah-patah, bergerigi, atau campuran dari beberapa gerak. (Sadjiman,2009:100) Contoh karya nirmana berupa garis geometris (garis dibentuk dengan menggunakan alat bantu) :

tetapi ada kesan bahaya. tetapi statis. kuat. 4. pertentangan. tenang. kontradiksi. 7. gairah. Susunan garisgaris saling memotong akan mengesankan keras.Karya : M Bagja Pelbagai Susunan Garis dan Efeknya : 1. dinamis. rapi. luwes. susunan garis-garis zig-zig memberi kesan semangat. dan kuat. tajam. susunan garis-garis diagonal (kanan/kiri) akan menghasilkan kesan bergerak lari/meluncur. susunan garis-garis horizontal akan menghasilkan kesan tenang. kaku. 3. susunan garis-garis berjajar mengesankan lunak. tetapi pasif 2. 5. damai. susunan garis-garis lengkung memberi kesan ringan dinamis. susunan garis-garis lengkung berombak atau lengkung S memberi kesan indah. dan kengerian. susunan garis-garis vertikal menghasilkan kesan stabil. tetapi tampak tak seimbang. . lemah gemulai.2009:110). 6. keras. dinamis. megah. kuat. (Sadjiman. lembut.

yaitu ruang positif dan ruang negatif. Bidang sebagai ruang bisa dibedakan menjadi dua macam.BIDANG Bentuk Berupa Bidang Bidang dapat diartikan sebagai bentuk yang menempati ruang. Bidang yang menempati ruang dapat berbentuk dasar sejajar dengan tafril yang memiliki panjang dan lebar. tetapi ukurannya relatif tipis. (Sadjiman. sedang ruang negatif adalah ruang yang kosong tanpa objek. ciri khasnya dibedakan berdasarkan rautnya. Wujudnya dapat berupa triplek. kertas. Semua benda itu walaupun memiliki ketebalan. (Sadjiman. sehingga dianggap tidak memiliki ketebalan. seng. Raut bidang geometri atau bidang yang dibuat secara matematika. dan oleh karena itu. kanvas. segiempat. atau dapat berebntuk maya. atau bentuk bidang yang seolah-olah membuat sedut dengan tafril sehingga seperti memiliki kedalaman. Bidang sebagai bentuk yang mengisi ruang. sedangkan bidang non geometri adalah bidang yang dibuat secara bebas. Bidang sebagai ruang adalah ruang dwimatra dan merupakan tempat dimana objek-objek berada (exist). danlain-lain semacamnya. dan sebagainya.2009:117-118) Raut Bidang Macam-macam bentuk bidang meliputi bidang geometri dan non-geometri.2009:118119). yaitu bidang yang seolah-olah melengkung. dan bentuk bidang sebagai ruangnya sendiri disebut ruang dwimatra. lingkaran. karton. Contoh karya nirmana berupa Bidang Geomatris (bidang dibentuk dengan menggunakan alat bantu) : Karya : Andi Prabowo Karya : Dayna Disa N U . segienam. meliputi segitiga. segilima. hanya berdimensi panjang dan lebar. papan tulis. Ruang positif adalah ruang yang terisi objek. segidelapan. Bidang geometri adalah bidang teratur yang dibuat secara matematika.

Karya : M Bagja Karya : Farida Khairani W Karya : Anita Puput Karya : Andi Prabowo .

disebut tekstur raba. kasap-licinm keras-lunak. keras. Dengan demikian. Artinya tekstur yang terlihat kasar jika diraba ternyata bisa halus. tekstur adalah nilai atau ciri khas suatu permukaan atau raut. mata dapat tertipu. secara sederhana tekstur dapat dikelompokkan ke dalam tekstur kasar nyata. Termasuk tekstur raba adalah tekstur kasar-halus. Padahal sesungguhnya permukaan yang halus pun merupakan tekstur dimana nilai. buram. Dengan demikian. dan lain-lain semuanya adalah tekstur. Tekstur raba adalah tekstur yang dapat dirasakan lewat indra peraba (ujung jari). diraba pun nyata kasar. dan tekstur semu. cemerlang-suram. Setiap permukaan atau raut tentu memiliki nilai atau ciri khas.atau ciri khas permukaan kasar-halus. Tekstur lihat adalah tekstur yang dirasakan lewat panca indra penglihatan. Contoh Karya Nirmana berupa Tekstur Manual dan Mekanis : . Dengan demikian. Ada yang bersifat visual disebut tekstur lihat. halus. sifat. mengkilat. polos. bercorak. lunak. tekstur adalah nilai atau ciri khas suatu permukaan atau raut. Itulah tekstur atau ada yang menyebut barik. dan sebagainya. Jadi. dan keras-lunak. tekstur kasar semu. atau bergambar. licin. licin-kasar. Nilai atau ciri khas permukaan tersebut dapat kasar. artinya dilihat tampak kasar. Tekstur raba ini sifatnya nyata. bermotif-polos. Dari berbagai tekstur tersebut ada yang bersfat teraba. bermotif/bercorak. Ujung jari tidak dapat ditipu. Tekstur lihat ini lebih bersifat semu. Namun. Pada umumnya orang menyebut tekstur itu dihubungkan dengan sifat permukaan yang kasar. Termasuk tekstur lihat/semua adalah tekstur bermotif. tekstur lihat dapat pula bersifat nyata di mana dilihat kasar diraba pun kasar.TEKSTUR Setiap bentuk atau benda apa saja di alam ini termasuk karya seni mesti memiliki permukaan atau raut.

Karya : Adi Nugroho Karya : Ilone A S .

Karya : Galuh Marendra KOMPOSISI & GRADASI WARNA Komposisi dan Gradasi Warna : (Sadjiman. 2009:47) .

2009:49) Contoh karya nirmana berupa Komposisi Warna dan detailnya : Karya : Adi Nugroho S Karya : Yayuk .(Sadjiman.

Karya : Ave Romantie Karya : Desmilla Karya : Esti Restu Karya : Indah W Karya : Ratu Edwina Karya : M Ali Zein .

Karya : Rizki Nanda Karya : Setyo Adi P .