Log In

Sign Up

Blog Authors

Visit

izzaucon Just another UNS Social Network ™ weblog

Home About

Kamu Pengunjung Ke

Welcome

Izza Ucon
Seseorang yang sekolah di calon guru.

Inspirasi
Website ini butuh inspirasi dari semua dan akan menciptakan inspirasi. . . Ini website milik orang yang sekolah di calon GURU SD Create Account

makalah demokrasi pendidikan
Posted on April 20th, 2011 izzaucon No comments

Manfaatkan Waktu
1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Banyak indikator telah menunjukkan bahwa mutu pendidikan kita masih sedemikian memprihatinkan. Rendahnya rerata NEM yang dapat dicapai oleh siswa dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah April 2011 Atas memberi petunjuk betapa rendahnya mutu pendidikan terhadap penguasaan bahan ajar yang dapat M T W T F S S diserap. 1 2 3 Kesenjangan yang bertingkat juga terjadi dan dirasakan oleh masing-masing jenjang seperti halnya sering 4 5 6 7 8 9 10 dilansir kalangan Perguruan Tinggi yang merasa bahwa bekal kemampuan lulusan SMA masih dipandang kurang memadai, selanjutnya di kalangan guru-guru SMA dirasakan betapa rendahnya kemampuan 11 12 13 14 15 16 17 lulusan SMP, demikian selanjutnya guru-guru SMP juga mengeluh betapa lemahnya kemampuan para 18 19 20 21 22 23 24 lulusan SD. Belum lagi adanya 88,4% lulusan SMA tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan 34,4% 25 26 27 28 29 30 lulusan SMP tidak dapat melanjutkan ke SMA (Balitbang Diknas, 2000). Hal ini tentunya juga berlanjut May » yakni betapa masih banyaknya lulusan SD yang tak dapat melanjutkan ke SMP. “Keterpurukan pendidikan” kita juga akan tampak semakin jelas bila kita mengacu pada komparasi internasional, dimana diketahui betapa rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia sebagaimana yang Izza Ucon Amiza dilaporkan oleh Human Development Index yakni Indonesia menduduki peringkat 102 dari 106 negara yang disurvai, satu peringkat di bawah Vietnam. Sementara itu hasil survai the Political Economic Risk Consultation (PERC) melaporkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke 12 dari 12 negara yang disurvai, juga satu peringkat di bawah Vietnam. Ketika mutu pendidikan belum dapat teratasi, tantangan lain juga tengah muncul seperti angka putus sekolah sebagaimana yang telah disinggung di atas yang relatif tinggi, daya tampung sekolah yang masih sangat terbatas, angka pengangguran yang terus meningkat, lapangan kerja yang masih terbatas, dan seterusnya. Kesan-kesan sementara yang dapat ditangkap adalah bahwa pendidikan baru pantas dinikmati oleh sekelompok orang yang berduit. Kesan semacam ini tampak mencolok ketika sebuah sekolah dan perguruan tinggi favorit secara terbuka memberikan “kesempatan kepada siapapun” untuk menjadi siswa/mahasiswa sejauh mampu memberikan sejumlah dana yang ditawarkan. Sementara itu Buat Lencana Anda masyarakat awam tidak banyak memiliki infomasi tentang hak dan kriterianya untuk menuju kesana. B. Perumusan Masalah Dari latar belakang yang di paparkan di atas. Maka dapat dirumuskan masalah : 1. Apa pengertian demokrasi pendidikan ?

My Propill

Who's Online

demokrasi diartikan sebagai gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara. Menjelaskan prinsip-prinsip demokrasi pendidikan ? 3.2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tujuan Penulisan Dari perumusan masalah tersebut. serta juga dengan pengelola pendidikan. dan sebagainya). Memahami prinsip-prinsip demokrasi 3. Bagaimana peranpemimpin yang demokratis dalam demokrasi pendidikan ? C. Mengetahui pentingnya kepemimpinan yang demokratis untuk masa yang akan dating D. Menjelaskan prinsip-prinsip demokrasi menurut Islam ? 4. Maksud demokrasi secara horizontal adalah bahwa setiap anak. Bagi Masyarakat umum Syukr0n Zahidi @rrahmi on Pengembangan Pengajaran Sebagai bahan bacaan yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan tentang demokrasi pendidian. Recent Comments Demokrasi pendidikan sangat bermanfaat bagi mahasiswa calon guru. Dalam pendidikan. Bagaiman upaya dalam penyelesaian masalah-masalah demokrasi pendidikan ? 7. demokrasi ditunjukkan dengan pemusatan perhatian serta usaha pada si anak didik dalam keadaan sewajarnya (intelegensi. Mengerti tentang demokrasi pendidikan 2. demokrasi secara vertikal ialah bahwa setiap anak mendapat kesempatan yang sama untuk mencapai tingkat pendidikan sekolah yang setinggi-tingginya sesuai dengan kemampuannya. Sementara itu. keadaan sosial. suatu sikap demokratis yang mengakui hak si anak untuk tumbuh dan berkembang menurut kodratnya. Dan serta untuk menambahkan peran aktif masyarakat dalam pendidikan. Pengertian Demokrasi Pendidikan Pendidikan yang demokratik adalah pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk mendapatkan pendidikan di sekolah sesuai dengan kemampuannya. Sedangkan demokrasi pendidikan dalam pengertian yang luas mengandung tiga hal yaitu : . Bagaimana dengan demokrasi pendidikan di Indonesia ? 5. Manfaat Penulisan ketikan terbaru Program Kerja Kurikulum Program Bimbingan Konseling PROGRAM UKS PROGRAM KERJA GERAKAN PRAMUKA TAHUN PEMBINAAN 2010/2011 Bimbingan Koseling di Sekolah Dasar Dokumen September 2011 May 2011 April 2011 Categories agama komputer kurikulum makalah program kerja psikologi tugas unik Manfaat yang dapat diperoleh dari penulisan makalah ini mencakup beberapa yang terkait diantaranya sebagai berikut : Bagi Mahasiswa Makalah ini dapat digunakan sebagai bahan referensi atau masukan tentang demokrasi pendidikan. mendapatkanMonggo di isi kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan sekolah. Sholat Yukh BAB II PEMBAHASAN DEMOKRASI PENDIDIKAN A. Hal ini tercermin pada UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yaitu: “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”. Munculnya permasalahan-permasalah demokrasi pendidikan yang ada di Indonesia? 6. Dengan demikian. Pengertian demokratik di sini mencakup arti baik secara horizontal maupun vertikal. Memahami permasalahan demokrasi pendidikan di Indonesia dan upaya penyelesaiannya 4. tidak ada kecualinya. Di kalangan Taman Siswa dianut sikap tutwuri handayani. Tujuan penulisan makalh ini sebagai berikut : 1. kesehatan. tampaknya demokrasi pendidikan merupakan pandangan hidup yang mengutarakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama di dalam berlangsungnya proses pendidikan antara pendidik dan anak didik.

Sedangkan pengembangan demokrasi pendidikan yang berorientasi pada cita-cita dan nilai demokrasi. Kesejahteraan dan kebahagiaan hanya tercapai bila setiap warga negara atau anggota masyarakat dapat mengembangkan tenaga atau pikirannya untuk memanjukan kepentingan bersama karena kebersamaan dan kerjasama inilah pilar penyangga demokrasi. Setiap manusia memiliki perubahan ke arah pikiran yang sehat Dari prinsip inilah timbul pandangan bahwa manusia itu harus dididik. pengertian demokrasi tidaklah dibatasi oleh kepentingan individu-individu lain. ketatanegaraan.1. B. Oleh karena itu. Rela berbakti untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama ShoutMix chat widget Dalam konteks ini. Hak dan kesempatan atas dasar kemampuan mereka Dari prinsip-prinsip di atas dapat dipahami bahwa ide dan nilai demokrasi pendidikan itu sangat banyak dipengaruhi oleh alam pikiran. 3. sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kemampuan anak didik untuk berpikir dan memecahkan persoalan-persoalannya sendiri secara teratur.diantaranya : 1. tidak ada seseorang yang karena kebebasannya berbuat sesuka hatinya sehingga merusak kebebasan orang lain atau kebebasannya sendiri. Memiliki suatu ikatan yang erat dengan cita-cita nasional. 2. akan selalu memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini : . karena dengan pendidikan itu manusia akan berubah dan berkembang ke arah yang lebih sehat. Rasa hormat terhadap harkat sesama manusia Demokrasi pada prinsip ini dianggap sebagai pilar pertama untuk menjamin persaudaraan hak manusia dengan tidak memandang jenis kelamin. Hak asasi setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan 2. sistematis dan komprehensif serta kritis sehingga anak didik memiliki wawasan. Oleh sebab itu. Misalnya masyarakat agraris akan berbeda dengan masyarakat metropolitan dan modern. karena dalam realitasnya bahwa pengembangan demokrasi pendidikan itu akan banyak dipengaruhi oleh latar belakang kehidupan dan penghidupan masyarakat. agama dan bangsa. kemasyarakatan. Keadilan dalam pemerataan kesempata belajar bagi semua warga negara dengan cara adanya pembuktian kesetiaan dan konsisten pada sistem politik yang ada. umur. Berkenaan dengan itulah maka bagi setiap warga negara diperlukan hal-hal sebagai berikut : 1. 3. Dalam pendidikan. suatu keinsyafan dan kesanggupan memberantas kecurangan-kecurangan dan perbuatanperbuatan yang menghalangi kemajuan dan kemakmuran masyarakat dan pemerintah. dan sebagainya. Dalam upaya pembentukan karakter bangsa sebagai bangsa yang baik. baik dan sempurna. pengetahuan yang cukup tentang masalah-masalah kewarganegaraan (civic). nilai-nilai inilah yang ditanamkan dengan memandang perbedaan antara satu dengan yang lainnya baik hubungan antara sesama peserta didik atau hubungan dengan gurunya yang saling menghargai dan menghormati. 2. suatu keinsyafan dan kesanggupan semangat menjalankan tugasnya dengan mendahulukan kepentingan negara atau masyarakat daripada kepentingan sendiri. kemampuan dan kesempatan yang luas. Apabila yang dikemukakan tersebut dikaitkan dengan prinsip-prinsip demokrasi pendidikan yang telah diungkapkan. sifat dan jenis masyarakat dimana mereka berada. Prinsip-prinsip demokrasi dalam pendidikan Dalam setiap pelaksanaan pendidikan selalu terkait dengan masalah-masalah antara lain : 1. Kesempatan yang sama bagi warga negara untuk memperoleh pendidikan 3. 3. soal-soal pemerintahan yang penting.Sponsor Dengan kata lain. warna kulit. tampaknya ada beberapa butir penting yang harus diketahui dan diperhatikan. seseorang menjadi bebas karena orang lain menghormati kepentingannya. 2.

kecuali orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. Surat An-Nahl ayat 43 “dan Kami tidak mengutus sebelum kamu. sehingga hak mereka seolah “terampas” dengan sendirinya . Pembaharuan Sistem Pendidikan Nasioanal dilakukan untuk memperbarui visi. Dalam Undang-Undang No. 2. Wajib menghormati dan melindungi hak asasi manusia yang bermartabat dan berbudi pekerti luhur 3. Secara retorik kedua ayat tersebut. Demikian pula halnya dengan pelaksanaan prinsip belajar seumur hidup. Hal ini berarti bahwa intervensi pemerintah yang berlebihan dalam penyelenggaraan pendidikan perlu ditiadakan. maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui”. dikurangi atau setidaknya ditinjau kembali hal-hal yang sudah tidak relevan. Di dalam Al-qur’an : 1. dan pemerintah memiliki kewajiban dalam bertanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan. masyarakat. sehingga secara konseptual pemerintah telah melaksanakan kewajibannya sesuai dengan ketentuan undang-undang. 3. Selama ini memang kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan telah menuju pada upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun secara realitas masih cukup banyak diantara kelompok usia sekolah yang tidak/belum dapat menikmati pendidikan karena alasan tertentu baik karena ketidakterjangkauan biaya. 20 Tahun 2003 tersebut secara tegas memperkuat tentang amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 tentang pendidikan. 2 Tahun 1989 yang dianggap sudah tidak memadai lagi. dan strategi pembangunan pendidikan nasional. misi. Mengusahakan suatu pemenuhan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran nasional dengan memanfaatkan kemampuan pribadinya. Demokrasi pendidikan di Indonesia Pengakuan terhadap hak asasi setiap individu anak bangsa untuk menuntut pendidikan pada dasarnya telah mendapatkan pengakuan secara legal sebagai-mana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 (1) yang berbunyi bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Terkait dengan pernyataan tersebut. tempat maupun kesempatan. Surat Asy-Syura ayat 38 “dan (bagi) orang-rang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan sholat. kepada keluarga dan masyarakat untuk mendapatkan dan menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan minat dan kebutuhan masyarakat serta sesuai dengan kondisi dan tuntuan lapangan kerja. Oleh karena itu seluruh komponen bangsa yang mencakupi orang tua. sejak tanggal 8 Juli 2003 pemerintah telah mengesahkan UndangUndang RI No. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sesuai dengan nilai-nilai luhurnya 2.1. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menggantikan Undang-Undang No. telah cukup dapat dipergunakan sebagai jawaban atas tuntutan reformasi di bidang pendidikan yakni diberinya peluang bahkan dalam batas tertentu diberikan kebebasan. Mengenai tanggung jawab pemerintah secara tegas telah dicantumkan di dalam UndangUndang Dasar 1945 pasal 31 ayat (3) yang menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. 1. Prinsip-prinsip demokrasi dalam pandangan islam Acuan pemahaman demokrasi dan demokrasi pendidikan dalam pandangan ajaran Islam bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits. dalam rangka mengembangkan kreasinya ke arah perkembangan dan kemajuan iptek tanpa merugikan pihak lain. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka“. C. Dalam kaitannya dengan masyarakat belajar (learning society) perlu diberikan kebebasan kepada masyarakat untuk dapat memilih belajar sesuai dengan kebutuhan dan minatnya sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan undang-undang dan falsafah negara. Hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi : ‫طﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻓﺮﯾﻀﺔ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﺴﻠﻢ و ﻣﺴﻠﻤﺔ‬ “”menuntut ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim (baik pria maupun wanita)” D.

Rendahnya inisiatif kebijakan yang kurang demokratis Telah dijelaskan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal pendidikan. Hal ini terdapat dalam : 1. Garis-garis Besar Haluan Negara di Sektor Pendidikan. Tapi hal-hal yang terkait dalam pendidikan belum mengikuti perkembangan global. keluarga. ada kalanya dalam hal kegiatan sekolah kadang kala orang tua kurang mendukung dalam kegiatan sekolah tersebut. Masalah ini menimbulkan kurang demokratisnya kebijakan pemerintah. Setelah dijelaskan di atas tentang undang-undang yang menerangkan pentingnya partisipasi masyarakat. Padahal pendidikan merupakan cara yang utama dalam peningkatan mutu SDM Indonesia. Pemerintah hanya mempertimbangkan potensi pendidikan secara nasional. 7 dan pasal 8 ayat 1.ini sangat membantu kelangsungan pendidikan mereka. 2 dan ayat 3. c. d. Untuk mengatasi rendahnya kualitas guru pemerintah sekarang mengeluarkan kebijakan bahwa guru SD minimal harus S1 [strata 1] dan dalam proses belajar mengajar harus sesuai dengan kode etik guru untuk meminimalisir hal.dan Berbudi pekerti luhur dengan diterapkannya paradigma ini maka demokrasi pendidikan akan dapat diwujudkan.hal yang tidak diinginkan. psikomotor dan afektif. Sekarang terdiri aspek kognitif. Buktinya pemerintah kita menyempurnakan kurikulum yang dulunya hanya menyangkut kognitif saja.Misal STM . dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. F. Pendidikan juga mengalami perkembangan secara global.untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan yang kurang memadai. Misalnya masih rendahnya pemikiran masyarakat tentang pentingnya pendidikan. Peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan misalnya kebijakan pemerintah dengan mencananangkan DANA BOS [bantuan operasional sekolah] ini sangat bermanfaat untuk perbaikan gedung – gedung sekolah .Sehingga sekarang banyak berdiri sekolah – sekolah kejuruan yang mencetak siswa untuk dapat mempunyai ketrampilan sesuai profesi yang diinginkan . b. 2. Usaha Dalam Penyelesaian Permasalahan Pendidikan di Indonesia Dalam menyelesaikan permasalah pendidikan di Indonesia terdapat beberapa usaha. kelompok.serta guru itu tidak hanya mengajar tetapi harus memberi contoh yang baik atau teladan bagi siswa – siswanya. Kali ini masalah yang muncul dalam pembahasan makalah demokrasi pendidikan di Indonesia meliputi : a. membuat laboratorium praktek sesuai standar selain DANA BOS ada juga beasiswa bagi anak yang orang tuanya kurang mampu maupun anak yang berprestasi baik . Tapi dalam praktiknya peran masyarakat dalam pendidikan rendah.Sebenarnya bangsa Indonesia telah menganut dan mengembangkan asas demokrasi dalam pendidikan sejak diproklamasikannya kemerdekaan hingga sekarang. Upaya peningkatan mutu pendidikan dilakukan dengan menetapkan tujuan dan standar kompetensi pendidikan misalnya dengan penyempurnaan kurikulum . 6. Rendahnya partisipasi masyarakat UUSPN pasal 54 ayat 2 menyatakan bahwa peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perorangan. Peningkatan relevansi pendidikan mengandung arti karena ada ketidakserasian antara hasil pendidikan [output] dengan kebutuhan dunia kerja . E.Yang menjadi masalah utama karena ketrampilan yang di miliki tidak sesuai dengan yang dibutuhkan . UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan 2. . Tantangan kehidupan global Lambat laun semua hal mengalami perkembangan.pelaksanaan paradigma pendidikan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan dasar Negara Indonesia yaitu pancasila yang didalamnya mengandung unsur – unsur pendidikan yang Berketuhanan. c.menambah referensi buku – buku perpustakaan . Kebijakan Pemerintah ini kurang demokratis dalam hal kurang meratanya pendidikan. Padahal setiap daerah potensi dalam hal pendidikan berbedabeda. Sekolah ketrampilan. 3. Permasalahn Pendidikan di Indonesia Salah satu penghambat dalam pendidikan di Indonesia adalah munculnya beberapa masalah. organisasi profesi. antara lain sebagai berikut : a. Salah satunya dalam hal pendidikan. SMK. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 5. pengusaha. dan lain-lain b.Berkemanusiaan. menambah media belajar siswa . Lebih khusus dalam hal demokrasi pendidikan juga mengalami perkembangan.

Dari pembahasan materi ini kami mengalami beberapa kendala dalam penyusunan makalah ini. Pada era globalisasi ini pendidikan kepemimpinan hendaknya lebih diperhatikan. Kesimpulan Demokratisasi pendidikan merupakan suatu kebijakan yang sangat didamba-kan oleh masyarakat. Dengan mengetahui demokrasi pendidikan kita akan menjadi manusia yang demokrasi baik dalam pendidikan dan hal-hal yang lainnya dalam penyelesaian masalah dengan demokratis. BAB III PENUTUP A. B. integrasi dan potensi semua anggota kelas. Melalui kebijakan tersebut diharapkan peluang masyarakat untuk menikmati pendidikan menjadi semakin lebar sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang dimiliki. 2006. elitisme. dan seterusnya dapat terhapus dengan sendirinya. Jurang pemisah antara kelompok terdidik dan belum terdidik menjadi semakin terhapus. Bandung: CV Pustaka Setia Sebarkan : . Dengan demikian isu tentang besarnya putus sekolah. 2000.tunjangan yang melekat pada gaji . sehingga informasi pembangunan tidak lagi menjadi hambatan. Maka ada beberapa kesalahan oleh kami atau kekurangan.berupa gaji pokok. Kelas yang demikian menyadiakan kesempatan luas untuk memperoleh sukses dan hasil yang kreatif. Fuad. Adalah sangat penting untuk secara terus – menerus menganalisis dan merumuskan kembali nilai – niali demokrasi . Prasetya. Penggunaan metode kepemimpinan yang demokratis dalam pendidikan memungkinkan guru – guru untuk membina kelas secara demokratis dengan meletakkan titik berat pada aktifitas bersama dengan penghargaan akan keperluan.e. memungkinkan untuk menerima mereka sendiri dan orang – orang lain serta memberikan kesempatan yang luas untuk mengidentifikasikan diri dengan teman-teman seprofesinya. ketidakterjangkauan dalam meraih pendidikan. Ungkapan pendidikan untuk semua dan semuanya untuk pendidikan diharapkan bukan sekedar wacana tetapi sudah harus merupakan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkannya. sebab hasilnya akan menentukan masa yang akan datang.tunjangan profesi dan lain – lain . Untuk mengatasi rendahnya kesejahteraan guru sekarang pemerintah menaikkan gaji guru .sehingga dengan meningkatkan kesejahteraan guru diharapkan guru itu dapat mencintai profesinya dengan utuh artinya guru itu tidak akan mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan jadi dapat berkonsentrasi dalam proses pendidikan khususnya proses belajar mengajar. Saran Semoga dengan tersusunnya makalah ini dapat memberikan gambaran dan menambah wawasan kita tentang Demokrasi Pendidikan di Indonesia. Pentingnya Kepemimpinan yang Demokrasi pada Pendidikan di Indonesia Praktek kepemimpinan yang demokratis ialah membantu guru – guru memandang dirinya secara positif. Oleh karena itu kami juga membutuhkan saran dari pembaca untuk menyempurnakan makalah ini. Dasar-dasar Jakarta: PT Rineka Cipta Pendidikan. G. 2008. DAFTAR PUSTAKA Hasbullah. Guru – guru yang merasakan suasana kerja yang demokratis akan mempunyai kecenderungan untuk menciptakan suasana yang sama dalam kelasnya. Dasar-dasar Ilmu Jakarta: PT RajaGrafindo Persada Ihsan. Kependidikan. Tri. Filsafat Pendidikan.

kurikulum. type the security word shown in the picture. tugas demokrasi pendidikan. Submit Comment Powered by WordPress Designed by My Mobiles . makalah demokrasi pendidikan Leave a reply Name (required) Mail (will not be published) (required) Website Anti-spam word: (Required)* To prove you're a person (not a spam script).